INOVASI DALAM ORGANISASI

dokumen-dokumen yang mirip
Definisi-definisi Difusi adalah proses inovasi yang dikomunikasikan melalui saluran-saluran tertentu kepada anggota sistem sosial Komunikasi adalah se

Tujuan pembelajaran:

MATERI INISIASI KEEMPAT: BIROKRASI ORGANISASI

Praktikum Perilaku Konsumen

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dirasa baru oleh individu atau unit adopsi lain. Sifat dalam inovasi tidak hanya

Materi 10 Organizing/Pengorganisasian: Manajemen Team

Desain Struktur Organisasi: Spesialisasi dan Koordinasi

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN. kesimpulan bahwa proses difusi, inovasi dan adopsi motor trail pada komunitas

RINGKASAN CHAPTER 23 (BRINK S): BOARD AUDIT COMMITTEE COMMUNICATIONS

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. dapat mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut:

DIFUSI INOVASI. Agustina Bidarti Fakultas Pertanian Unsri

STREES? STREES KERJA & KONFLIK. Sumber Stress. Dampak Stress 1/3/2012 STRESS PDB M13

BAB II. Kajian Pustaka. 2.1 Penelitian Sebelumnya (State of the Art) Sumber Internasional :

BAB I PENDAHULUAN. ketidakpastian, maka perlu menciptakan kondisi ekonomi yang lebih fleksibel dan

Tantangan Dasar Desain Organisasi

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

Komunikasi Organisasi W 5

BAB I PENDAHULUAN. setiap negara sehingga muncul slogan Quality is everybody business, dimana

BAB 2 LANDASAN TEORI

2 Dalam rangka penerapan tata kelola terintegrasi yang baik, Konglomerasi Keuangan perlu memiliki Pedoman Tata Kelola Terintegrasi dengan mengacu pada

PIAGAM DEWAN KOMISARIS PT UNILEVER INDONESIA Tbk ( Piagam )

PASAL I Nama dan Lokasi. PASAL II Tujuan

Bab 9 - Project Human Resource Management Sumber: PMBOK 2000, Diterjemahkan oleh Mahasiswa STMIK Mardira Indonesia, Bandung

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Desain Struktur Organisasi: Kewenangan dan Pengendalian

Kuesioner Peranan controller Dalam Pengendalian Penjualan guna Meningkatkan Efektivitas Penjualan

2017, No tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik Indone

KEBIJAKAN HADIAH, HIBURAN DAN PEMBERIAN. 1. Untuk Pelanggan, Pemasok, Mitra bisnis dan Pemangku kepentingan Eksternal.

HAK GURU. Uraian tentang hak-hak guru selanjutnya dituangkan dalam tabel di bawah ini.

Yth. 1. Direksi Perusahaan Pembiayaan; dan 2. Direksi Perusahaan Pembiayaan Syariah, di tempat.

HOGANDEVELOP INSIGHT. Laporan untuk: John Doe ID: HC Tanggal: 4 November HOGAN ASSESSMENT SYSTEMS INC.

PIAGAM DIREKSI PT UNILEVER INDONESIA Tbk ( Piagam )

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang sering muncul ketika pertama kali mengkaji inovasi adalah masalah

teguhfp.wordpress.com HP : Flexi:

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

7 Prinsip Manajemen Mutu - ISO (versi lengkap)

TI-3252: Perancangan Organisasi LINGKUNGAN (MATERI)

LAMPIRAN 1 Instrumen Penelitian

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. diam, melainkan suatu proses yang tidak berhenti. Karena di dalam masyarakat

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang Masalah

ANALISIS KONTEKSTUAL ORGANISASI. Amalia, ST, MT

LAMPIRAN LAMPIRAN ARAHAN STRATEGI (STRATEGIC INTENTION) Wawancara dilakukan pada pengguna aplikasi (user) yang berhubungan

PENGORGANISASIAN DOSEN : DIANA MA RIFAH

Materi 8 Organizing/Pengorganisasian: Perancangan Organisasi

Organizations & Structures

BAB 1 PENDAHULUAN. tidur dan tenaga kerja sebanyak 677 orang. Masalah utama dalam penelitian ini

PEDOMAN DAN KODE ETIK DEWAN KOMISARIS A. LANDASAN HUKUM

BAB 4 PENUTUP 4.1 Kesimpulan

BAB II LANDASAN TEORI. Kepemimpinan merupakan titik sentral dan penentu kebijakan dari

Konsep Manajemen Proyek

PERILAKU MANUSIA DALAM ORGANISASI

KEBIJAKAN ANTIKORUPSI

1. Melakukan pendekatan terhadap peluang pendanaan dari donatur potensial. 2. Menyerahkan proposal pendanaan. 3. Memenuhi persyaratan kontrak

Materi Minggu 10. Implementasi Strategik, Evaluasi dan Pengawasan

LAMPIRAN 6. PERJANJIAN KERJASAMA UNTUK MELAKSANAKAN CSR DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN MASYARAKAT DI INDONESIA (Versi Ringkas)

BAB V PENUTUP. di perusahaan dan juga kaitannya dengan aspek penelitian.

INTERNAL AUDIT CHARTER 2016 PT ELNUSA TBK

LAMPIRAN II PERATURAN WALIKOTA BOGOR

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 18/POJK.03/2014 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA TERINTEGRASI BAGI KONGLOMERASI KEUANGAN

PEDOMAN & TATA TERTIB KERJA KOMITE KEBIJAKAN TATA KELOLA PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Usaha Kecil Menengah (UKM) merupakan jenis usaha yang dapat dikelola

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian

S2-Ek.Per Unlam BAGIAN 1 PENGANTAR EKONOMI. 1. Lingkup dan Metode dari Ilmu Ekonomi. 2. Masalah Ekonomi: Kelangkaan dan Pilihan

2016, No Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan L

STATUTA INSTITUT INTERNASIONAL UNTUK DEMOKRASI DAN PERBANTUAN PEMILIHAN UMUM*

Nilai-Nilai dan Kode Etik Grup Pirelli

BAB VIII PENGAMBILAN KEPUTUSAN INOVASI PRIMA TANI OLEH PETANI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGANNYA

NILAI-NILAI DAN KODE ETIK GRUP PIRELLI

PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK PT SURYA CITRA MEDIA Tbk

BAB IV ANALISA DATA. 1. Komunikasi Organisasi Top Down Antara Pengurus Dan Anggota. Karang Taruna Setya Bhakti Dalam Membangun Solidaritas

KERANGKA PENDEKATAN TEORI. seperti industri, jasa, pemasaran termasuk pertanian. Menurut Rogers (1983),

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN PERUMUSAN HIPOTESIS. fase diyakini sebagai titik di mana ide ini pertama kali diadopsi, yaitu titik

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Tingkat persaingan hidup semakin hari semakin ketat dan sulit. Banyak

LINGKUNGAN EKSTERNAL. BAGIAN II Dasar Manajemen dan Bisnis

MATERI KULIAH ETIKA BISNIS. Norma, Moral, dan Etika dalam Bisnis Global

Tentang Generali Group Compliance Helpline (EthicsPoint)

Struktur dan Desain Organisasi. Kelompok 1 : Ade Febriany Cindy Yusman Ismi Nurhasanah Muhammad Aly Al-Husaini Puteri Prayakanza

Anggaran Dasar. Konsil Lembaga Swadaya Masyarakat Indonesia [INDONESIAN NGO COUNCIL) MUKADIMAH

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 1 /POJK.05/ TENTANG INVESTASI SURAT BERHARGA NEGARA BAGI LEMBAGA JASA KEUANGAN NON-BANK

BAB I PENDAHULUAN. Organisasi merupakan tempat berkumpulnya orang-orang yang didalamnya

GERAKAN REFORMASI BUDGET DI NEGARA BAGIAN Willifam F. Willoughby

Jenis jenis budaya organisasi dapat ditentukan berdasarkan proses informasi dan tujuannya.

struktur organisasi, analisis tentang dasar dan desain organisasi MELISA A

KODE ETIK PT DUTA INTIDAYA, TBK.

2 Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4846); 2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelaya

Etika di Sekolah : Sebuah Model Program Pemberantasan Korupsi di USA

BAB I PENDAHULUAN. maupun kinerja manajerial hingga kini masih menjadi issue yang menarik diteliti,

Transkripsi:

INOVASI DALAM ORGANISASI Banyak inovasi yang telah diadopsi oleh organisasi. Dan dalam banyak kasus, seorang individu tidak bisa mengadopsi ide baru sampai organisasi sebelumnya diadopsi. Bab ini terutama berkaitan dengan keputusan inovasi kolektif dan otoritas: kedua jenis keputusan ini biasanya memerlukan suatu organisasi sebagai sistem di mana keputusan dalam organisasi terjadi. Di sini kita menelusuri perubahan penting dari studi awal inovasi organisasi, di mana data dikumpulkan biasanya dari sampel besar organisasi, dengan investigasi dari proses inovasi dalam organisasi. Studi-studi terakhir memberikan wawasan ke dalam sifat proses inovasi dan perilaku organisasi saat mereka berubah. Penelitian tahapan pelaksanaan proses inovasi yang terlibat dalam menempatkan suatu inovasi mulai digunakan dalam sebuah organisasi. Studi ini proses inovasi memperbaiki difusi penelitian sebelumnya yang umumnya berhenti menyelidiki implementasi. Setelah keputusan untuk mengadopsi telah dibuat dalam sebuah organisasi, pelaksanaan program tidak selalu mengikuti secara langsung. Dibandingkan dengan proses keputusan inovasi oleh individu, proses inovasi dalam organisasi jauh lebih kompleks. Implementasi biasanya melibatkan sejumlah orang, yang masingmasing memainkan peran yang berbeda dalam proses inovasi keputusan. Jenis inovasi-keputusan Tiga jenis inovasi-keputusan: 1. Inovasi keputusan opsional, adalah pilihan untuk mengadopsi atau menolak inovasi yang dibuat oleh individu independen keputusan oleh anggota lain dari suatu sistem. 2. Inovasi keputusan kolektif, adalah pilihan untuk mengadopsi atau menolak inovasi yang dibuat oleh konsensus di antara para anggota suatu sistem.

3. Inovasi keputusan otoritas, adalah pilihan untuk mengadopsi atau menolak inovasi yang dibuat oleh individu yang relatif sedikit dalam sebuah sistem yang memiliki kekuatan, status, atau keahlian teknis Organisasi Sebuah organisasi adalah sebuah sistem yang stabil dari individu yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama melalui hirarki pangkat dan pembagian kerja (Roger dan Agarwala-Rogers, 1976). Organisasi diciptakan untuk menangani tugas-tugas rutin skala besar melalui pola hubungan manusia yang teratur. Efisiensi mereka sebagai alat mendalangi usaha manusia adalah sebagian hasil dari stabilitas ini, yang berasal dari tingkat struktur yang relatif tinggi yang dikenakan pada pola komunikasi. Struktur organisasi diprediksi diperoleh melalui: 1. Tujuan yang telah ditentukan. Organisasi yang resmi didirikan untuk tujuan eksplisit untuk mencapai tujuan tertentu. Tujuan organisasi menentukan untuk sebagian besar struktur dan fungsi organisasi. 2. Ditetapkan peran. Organisasi tugas didistribusikan di antara berbagai posisi sebagai peran atau tugas. 3. Struktur otoritas. Dalam sebuah organisasi formal semua posisi tidak memiliki otoritas yang sama. 4. Aturan dan peraturan. Sistem formal yang didirikan dari prosedur tertulis yang mengatur keputusan dan tindakan anggota organisasi. 5. Pola informal. Setiap organisasi formal ditandai dengan berbagai jenis praktik informal, norma, dan hubungan sosial antara para anggotanya. Mengingat relatif stabil organisasi, orang mungkin berharap bahwa inovasi akan sangat jarang. Sebaliknya, inovasi yang terjadi di sepanjang waktu di kebanyakan organisasi.banyak hambatan dan resistensi terhadap perubahan yang ada dalam sebuah organisasi. Tetapi kita tidak boleh lupa bahwa inovasi adalah salah satu proses berlangsung mendasar dalam semua organisasi.

Inovasi organisasi Studi-studi awal inovasi organisasi adalah dalam bahwa data yang diperoleh dari satu individu. Pada intinya, masing-masing organisasi dalam studi ini telah diturunkan menjadi setara dengan individu. Seluruh organisasi diperlakukan sebagai satu kesatuan analisis. Namun demikian, pengetahuan yang berguna banyak yang diperoleh dari studi inovasi organisasi dan ada pula yang masih dilakukan hari ini. Penting inovasi tersebar di antara perusahaan-perusahaan dalam suatu industri dalam proses difusi yang mirip dengan cara yang inovasi berdifusi antara individu dalam komunitas atau beberapa sistem lainnya. Bukti ini berasal dari (Czepiel, 1975), yang melakukan penyelidikan tentang difusi inovasi dari proses pengecoran kontinyu antara 18 perusahaan di industri baja Amerika Serikat. Sekali lagi, kita melihat bahwa difusi adalah proses sosial. Sampai tahun 1970-an sarjana hanya mempelajari organisasi model dan metode menyelidiki inovasi sebelumnya dikembangkan untuk individu, seringkali tanpa hati-hati memikirkan cara-cara di mana dua tingkat sistem yang sama atau berbeda (Eveland, 1979). Beberapa ratus studi tentang inovasi organisasi telah diselesaikan oleh 1970-an. Kemudian berbagai jenis penelitian difusi dalam organisasi dimulai, melihat proses inovasi dalam organisasi. Alih-alih menentukan variabel yang berkaitan dengan organisasi yang lebih inovatif dan kurang-inovatif, proses inovasi dijiplak dalam satu organisasi dari waktu ke waktu. Studi-studi awal dari inovasi organisasi membantu menerangi karakteristik organisasi yang inovatif; banyak dari karakteristik ini setara dengan karakteristik individu yang inovatif. Sebagai contoh, organisasi yang lebih besar lebih inovatif, seperti adalah individu dengan pendapatan yang lebih besar dan status sosial ekonomi lebih tinggi.tapi tertentu dari karakteristik organisasi tidak memiliki mitra individu, misalnya, karakteristik struktur organisasi seperti sistem keterbukaan dan formalisasi yang

ditemukan berhubungan positif dan negatif, masing-masing, untuk inovasi organisasi.tingkat orisinalitas konseptual wajar terjadi dalam studi inovasi organisasi, walaupun metodologi penelitian mereka langsung disalin dari studi inovasi tingkat individu. Mengapa studi tentang inovasi organisasi umumnya menjadi ketinggalan zaman? 1. Penelitian inovasi organisasi memiliki hubungan agak rendah antara variabel independen (kualitas diukur dari organisasi) dan variabel dependen dari inovasi. 2. Satu masalah menganggu dalam studi inovasi organisasi adalah bagaimana cukup data yang diberikan oleh kepala eksekutif mewakili perilaku inovasi seluruh organisasi. Karena investigasi inovasi organisasi biasanya mengumpulkan data hanya dari eksekutif atas setiap organisasi dalam organisasi, tidak ada cara untuk menentukan bagaimana data ini benar-benar cukup mewakili perilaku seluruh organisasi yang berkaitan dengan inovasi teknologi. Ukuran dan inovasi Organisasi Ukuran organisasi secara konsisten ditemukan menjadi positif berkaitan dengan inovasi tersebut. Mytinger (1968) bertanya: "inovasi hasil dari orang, lembaga, atau tempat?" Inovasi empat puluh departemen kesehatan setempat di California itu terkait dengan: 1. Ukuran mereka, diukur dalam ukuran jumlah staf dan jumlah anggaran mereka. 2. Ukuran kota yang mereka melayani. 3. Akreditasi, dan prestise dari direktur kesehatan di antara para pejabat kesehatan. "Studi ini menunjukkan bahwa ukuran-ukuran masyarakat dan ukuran departemen kesehatan paling menarik untuk dilakukan inovasi" (Mytinger, 1968).

Mengapa konsisten peneliti menemukan ukuran yang salah satu ahli prediksi terbaik dari inovasi organisasi? Pertama, ukuran adalah variabel yang mudah diukur, mungkin dengan tingkat presisi yang relatif tinggi. Kedua, ukuran pengganti dari beberapa dimensi yang mengarah pada inovasi: - Total sumber daya - sumber daya kendur - keahlian teknis karyawan - struktur organisasi Karakteristik struktural dan inovasi organisasi terkait dengan variabel independen seperti: 1) karakteristik individu (pemimpin) 2) karakteristik struktur organisasi internal 3) karakteristik eksternal organisasi. Kesimpulan Inovasi Organisasi adalah Usaha yang terkelola dari suatu organisasi untuk mengembangkan produk atau jasa baru, atau kegunaan baru dari produk dan jasa yang ada. Inovasi dalam organisasi dilakukan meliputi: tujuan, peran, struktur otoritas, aturan dan pola informal. Ada dua hal yang mendorong suatu organisasi melakukan inovasi yaitu dorongan eksternal (aturan baru dalam produksi dan persaingan, politik, hukum baru, keputusan pengadilan, teknologi, ekonomi dan sosiokultural) dan eksternal (dari dalam organisasi misal:sikap pekerja). Inovasi organisasi membantu menerangi karakteristik organisasi yang inovatif; banyak dari karakteristik ini setara dengan karakteristik individu yang inovatif. Sebagai contoh, organisasi yang lebih besar lebih inovatif, seperti adalah individu dengan pendapatan yang lebih besar dan status sosial ekonomi lebih tinggi.tapi tertentu dari karakteristik organisasi tidak memiliki mitra individu, misalnya, karakteristik struktur organisasi seperti

sistem keterbukaan dan formalisasi yang ditemukan berhubungan positif dan negatif, masing-masing, untuk inovasi organisasi Inovasi dalam sebuah organisasi dianggap ketinggalan zaman disebabkan karena penelitian terhadap inovasi organisasi memiliki hubungan yang rendah antar variabel penelitian dan tidak terwakilinya data yang diambil untuk penelitian dari suatu organisasi yang dijadikan sampel penelitian. Dalam penelitian terhadap inovasi organisasi, variabel yang diukur memiliki tingkat presisi tinggi dan mudah diukur Contoh inovasi organisasi: Pentingnya inovasi organisasi juga tersebar di antara perusahaanperusahaan dalam suatu industri dalam proses difusi yang mirip dengan cara yang inovasi berdifusi antara individu dalam komunitas atau beberapa sistem lainnya. Seperti difusi inovasi dari proses pengecoran kontinyu antara 18 perusahaan di industri baja Amerika Serikat. Inovasi yang dilakukan di Departemen Kesehatan California terkait dengan jumlah staf, jumlah anggaran, ukuran kota, akreditasi dan prestise dari organisasi mereka. Ukuran organisasi secara konsisten ditemukan menjadi positif berkaitan dengan inovasi tersebut. Menurut Mytinger, Departemen kesehatan merupakan suatu organisasi yang paling menarik untuk dilakukan inovasi dalam organisasinya.