Waktu Retraksi Bekuan Darah pada Sapi Bali

dokumen-dokumen yang mirip
Waktu Beku Darah Sapi Bali

KETERKAITAN ANTARA SIFAT FISIK EMPEDU TERHADAP KELAINAN ORGAN HATI SAPI BALI SKRIPSI. Oleh Eva Candra Ardia NIM

ABSTRAK. Kata kunci : kambing kacang, eritrosit, Denpasar Barat

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... LEMBAR PERSETUJUAN... HALAMAN PENETAPAN PANITIA PENGUJI... ABSTRAK... ABSTRACK... v KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI...

Tekanan Osmosis Membran Eritrosit Sapi Bali Jantan

DAMPAK VOLUME DARAH DALAM TABUNG K2EDTA DENGAN HASIL JUMLAH LEUKOSIT

PENGUKURAN BESAR SUDUT KUKU SAPI BALI (Measurement of the Angle Nail Bali Cattle) ABSTRAK

ABSTRAK KESESUAIAN PERHITUNGAN NILAI RATA-RATA ERITROSIT FLOW CYTOMETER DENGAN GAMBARAN POPULASI ERITROSIT PADA PEMERIKSAAN SEDIAAN APUS DARAH TEPI

KETERANDALAN PITA DALTON UNTUK MENDUGA BOBOT HIDUP KERBAU LUMPUR, SAPI BALI DAN BABI PERSILANGAN LANDRACE

Kata kunci: Fascioliosis, total eritrosit, kadar hemoglobin,pakced cell voleme, Sapi Bali

ABSTRAK. Kata kunci : Prevalensi, Intensitas, Leucocytozoon sp., Ayam buras, Bukit Jimbaran.

STRUKTUR HISTOLOGI DAN HISTOMORFOMETRI ERITROSIT, LIMFOSIT, DAN MONOSIT SAPI BALI PASCA PEMBERIAN MINERAL

PENGARUH VOLUME SAMPEL SERUM DAN WAKTU INKUBASI TERHADAP KADAR ASAM URAT SKRIPSI FITRI JUNITASARI

Implikasi Pengetahuan Ayat Tentang Pemotongan Undang-Undang Peternakan dan Kesehatan Terhadap Sapi Bali

PROFIL MINERAL KALIUM (K) DAN KOBALT (Co) PADA SAPI BALI YANG DIPELIHARA DI LAHAN PERKEBUNAN SKRIPSI. Oleh. Putu Satya Dwipartha NIM.

BAB I PENDAHULUAN. laboratorium dituntut untuk memberikan hasil yang tepat, cepat dan akurat.

PERBEDAAN KADAR GLUKOSA SERUM DAN PLASMA NATRIUM FLUORIDA DENGAN PENUNDAAN PEMERIKSAAN LAPORAN HASIL KARYA TULIS ILMIAH

ABSTRAK UJI VALIDITAS HASIL PENGUKURAN LAJU ENDAP DARAH METODE HUMASED 20 DIBANDINGKANDENGAN METODE WESTERGREN PADA PENDERITA TBC

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

ABSTRACT PENDAHULUAN SOSIALISASI FLU BURUNG SERTA PEMERIKSAAN JUMLAH SEL DARAH PUTIH DAN TROMBOSIT PENDUDUK DESA BERABAN KABUPATEN TABANAN

Hubungan Umur, Bobot dan Karkas Sapi Bali Betina yang Dipotong Di Rumah Potong Hewan Temesi

Frekuensi Hepatitis B dan Hepatitis C Positif pada Darah Donor di Unit Transfusi Darah Cabang Padang pada Tahun 2012

RASIO PEMOTONGAN SAPI DI RUMAH PEMOTONGAN HEWAN PESANGGARAN SKRIPSI. Diajukan oleh I Made Fajar Swanditha

!"#!$%&"'$( )) Kata kunci: Differential counting, zona atas dan bawah

Pemotongan Sapi Betina Produktif di Rumah Potong Hewan di Daerah Istimewa Yogyakarta

HUBUNGAN VOLUME DARAH DALAM TABUNG K 2 EDTA DENGAN JUMLAH LEUKOSIT

PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN LAJU ENDAP DARAH CARA WESTERGREN MENGGUNAKAN DARAH EDTA TANPA PENGENCERAN DENGAN CARA OTOMATIK

BAB I PENDAHULUAN. (agregasi) atau menempel pada benda asing (adhesi). Menghitung jumlah

Ratih Hardisari, Supartuti. Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta ABSTRACT

D DIMER PADA KEGANASAN HEMATOLOGI DI RSUP SANGLAH ABSTRAK

Hubungan antara Umur dengan Berat Karkas Depan (Fore Quarter) Ditinjau dari Potongan Primal Sapi Bali Jantan

GAMBARAN KADAR TRIGLISERIDA (METODE GPO- PAP) PADA SAMPEL SERUM DAN PLASMA EDTA

Medical Laboratory Technology Journal

RIWAYAT HIDUP Prevalensi Benda Asing pada Rumen Sapi Bali yang Disembelih di Rumah Potong Hewan Kota Denpasar Periode Mei-Juni 2015

GAMBARAN KLINIS THELAZIASIS PADA SAPI BALI SKRIPSI

ABSTRAK. UJI TOKSISITAS SUBKRONIS DERMAL MINYAK ROSMARINI (Rosmarinus officinalis L) PADA TIKUS WISTAR DENGAN PARAMETER HEMATOLOGI DAN BIOKIMIAWI

Endah Subekti Pengaruh Jenis Kelamin.., PENGARUH JENIS KELAMIN DAN BOBOT POTONG TERHADAP KINERJA PRODUKSI DAGING DOMBA LOKAL

PENGARUH PEMBERIAN KLOROFIL TERHADAP KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA TIKUS MODEL ANEMIA

HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KADAR TRIGLISERIDA PADA DEWASA MUDA OBESITAS DI STIKES INDONESIA PADANG

PENGUJIAN KEMURNIAN SAPI BALI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ISOELEKTRIC FOCUSING

DAFTAR ISI RIWAYAT HIDUP... ABSTRACT... UCAPAN TERIMAKASIH... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR...

ABSTRAK UJI VALIDITAS PEMERIKSAAN LAJU ENDAP DARAH METODE MODIFIKASI WESTERGREN DENGAN SUDUT KEMIRINGAN 45 0 TERHADAP METODE RUJUKAN ICSH 1993

Kualitas Susu Kambing Peranakan Etawah Post-Thawing Ditinjau dari Waktu Reduktase dan Angka Katalase

Prevalensi Trematoda pada Sapi Bali yang Dipelihara Peternak di Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung

HUBUNGAN PERSEPSI MUTU PELAYANAN LABORATORIUM PATOLOGI KLINIK DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH DENPASAR TAHUN 2015

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. oksigen. Darah terdiri dari bagian cair dan padat, bagian cair yaitu berupa plasma

MATA KULIAH PATOLOGI KLINIK

Prevalensi Trematoda di Sentra Pembibitan Sapi Bali Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung

BAB I PENDAHULUAN. memfokuskan diri dalam bidang life support atau organ support pada pasienpasien

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Darah merupakan bagian dari tubuh yang jumlahnya 6-8 % dari berat badan total.

PENGARUH PENUNDAAN PEMERIKSAAN TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN PARAMETER ERITROSIT MENGGUNAKAN HEMATOLOGY ANALYZER SKRIPSI. Untuk Memenuhi Persyaratan

SISTEM BREEDING DAN PERFORMANS HASIL PERSILANGAN SAPI MADURA DI MADURA

BENTUK KELAINAN KUKU SAPI BALI KEREMAN YANG DI PELIHARA DI TANAH BERDASARKAN JENIS KELAMIN DAN UMUR SKRIPSI. Diajukan oleh. Ida Yuni Erdia Reni

KORELASI GENETIK DAN FENOTIPIK ANTARA BERAT LAHIR DENGAN BERAT SAPIH PADA SAPI MADURA Karnaen Fakultas peternakan Universitas padjadjaran, Bandung

MATERI DAN METODE. Lokasi dan Waktu

NI MADE AYU SRI HARTATIK

Perdarahan Antepartum No Revisi 0/0. Batasan. Perdarahan dari jalan lahir pada kehamilan >20 minggu sampai sebelum janin lahir. I.

GAMBARAN HEMATOLOGI DOMBA SELAMA TRANSPORTASI : PERAN MULTIVITAMIN DAN MENIRAN

BAB V HEMOSTASIS Definisi Mekanisme hemostasis Sistem koagulasi

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. sakit antara lain pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat (Undangundang

ABSTRAK. Pembimbing I : Lisawati Sadeli, dr., M.Kes. Pembimbing II : Hartini Tiono, dr.

RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN MINGGUAN

GAMBARAN KLINIS SAPI BALI YANG TERINFEKSI. CACING Fasciola spp SKRIPSI

STUDI HEMATOLOGIS DAN HISTOPATOLOGIS ORGAN PADA TIKUS YANG DIINDUKSI KUININ SEBAGAI UJI POTENSI METABOLIK ANGKAK HANIFAH RAHMI

Buletin Veteriner Udayana Vol. 4 No.2: ISSN : Agustus 2012

an sistem pemel ubucapan TERIMA KASIH

Pemeriksaan Kadar Protein Supernatan Akhir Pada Pemantapan Mutu Komponen Washed Red Cells (WRC) di UTDC PMI Kota Semarang

PEMERIKSAAN LAJU ENDAP DARAH (LED) SEBAGAI INDIKATOR TERHADAP ABNORMALITAS ORGAN HATI KAMBING LOKAL

ABSTRAK. PERBANDINGAN STABILITAS KADAR GLUKOSA DARAH DALAM SAMPEL SERUM DENGAN PLASMA NATRIUM FLUORIDA (NaF)

PERBEDAAN JUMLAH TROMBOSIT CARA MANUAL PADA PEMBERIAN ANTIKOAGULAN EDTA KONVENSIONAL (PIPET MIKRO) DENGAN EDTA VACUTAINER

DISERTASI HUBUNGAN STRES, KEPRIBADIAN, KADAR DOPAMIN TRANSPORTER DAN SEROTONIN TRANSPORTER DENGAN KECANDUAN INTERNET PADA SISWA SMA DI KOTA PADANG

Korelasi Antara Nilai Frame Score Dan Muscle Type... Tri Antono Satrio Aji

ABSTRAK. Kata kunci: anjing kintamani, AST, ALT, jenis kelamin, dan umur.

DAFTAR PUSTAKA : Gandasoebrata R, Penuntun Laboratorium Klinik. Cetakan ke 15, Jakarta:Dian Rakyat

ABSTRAK. EFEK JUS PAPRIKA (Capsicum annuum L. annuum) TERHADAP WAKTU PEMBEKUAN DARAH PRIA DEWASA NORMAL

Kualitas Daging Sapi Wagyu dan Daging Sapi Bali yang Disimpan pada Suhu 4 o C

Ruswantriani, Pembimbing : Penny Setyawati, dr, SpPK, M. Kes

BAB I PENDAHULUAN. hemoglobin, jumlah lekosit, hitung jenis lekosit, Laju Endap Darah (LED).

Bentuk dan Kelainan Kuku Sapi Bali yang Dipelihara Dalam Kandang Berlantai Keras

Kelainan Bentuk Kuku Sapi Bali Kereman yang dipelihara di Tanah berdasarkan Jenis Kelamin

BAB I PENDAHULUAN. Pemeriksaan laboratorium merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk

Identifikasi Ookista Isospora Spp. pada Feses Kucing di Denpasar

Pemeriksaan Jumlah Trombosit pada Penderita Thalasemia-β Mayor yang telah di Splenektomi Lebih Dari Tiga Bulan

ABSTRAK. PENGARUH LENDIR Abelmoschus esculentus (OKRA) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL TIKUS WISTAR JANTAN MODEL TINGGI LEMAK

Hubungan Antara Umur dan Bobot Badan...Firdha Cryptana Morga

VARIASI MORFOMETRI MONYET EKOR PANJANG (Macaca. fascicularis) DI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DAN TAMAN NASIONAL BALURAN SKRIPSI

Indek Eritrosit (MCV, MCH, & MCHC)

RIWAYAT HIDUP Perbandingan Jumlah Bakteri Coliform Pada Feses Sapi Bali Menurut Tingkat Kedewasaan Dan Tipe Pemeliharaannya

Kata kunci: waktu perdarahan, pencabutan gigi, ekstrak etanol daun teh (Camellia Sinensis L.Kuntze), mencit Swiss Webster.

BAB I PENDAHULUAN. Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah utama kesehatan

PERBEDAAN RERATA KADAR VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR (VEGF) PADA KANKER OVARIUM EPITELIAL DERAJAT DIFERENSIASI BAIK DENGAN SEDANG-BURUK

ESTIMASI OUTPUT SAPI POTONG DI KABUPATEN SUKOHARJO JAWA TENGAH

Daya Simpan dan Variasi Bumbu Daging Se i Babi Produksi Kota Denpasar pada Suhu Ruang

ABSTRAK. Penny Setyawati Martioso, dr., Sp.PK., M.Kes.

SERVICE PER CONCEPTION (S/C) DAN CONCEPTION RATE (CR) SAPI PERANAKAN SIMMENTAL PADA PARITAS YANG BERBEDA DI KECAMATAN SANANKULON KABUPATEN BLITAR

PEMBERIAN TEKNIK RELAKSASI PERNAFASAN PADA TERAPI LATIHAN PASIF MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN LUKA BAKAR DERAJAT II DI RSUP SANGLAH DENPASAR

JNPH Volume 6 No. 1 (April 2018) The Author(s) 2018

Transkripsi:

Waktu Retraksi Bekuan Darah pada Sapi Bali BLOOD CLOT RETRACTION TIME IN BALI CATTLE Juli Yanti 1, Iwan Harjono Utama 2, Sri Kayati Widyastuti 3 1 Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Hewan 2 Laboratorium Biokimia Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana 3 Laboratorium Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Jl. PB. Sudirman Denpasar, Bali; Telp: (0361) 223791 Email: drh.jbarani@gmail.com ABSTRAK Pemeriksaan hematologi dilakukan untuk melihat nilai abnormalitas pada sel darah, salah satu metode yang dilakukan yaitu waktu retraksi bekuan darah pada sapi bali. Tujuannya untuk mengetahui nilai rata-rata waktu retraksi bekuan darah pada sapi bali yang sehat secara klinis. Penelitian ini bersifat deskriptif yang dilakukan di Rumah Potong Hewan Pesanggaran, Denpasar dengan menggunakan sampel 50 ekor sapi bali berjenis kelamin jantan dan betina. Sampel yang digunakan berupa darah yang berasal dari vena jugularis sapi yang telah dipotong dan dimasukkan ke dalan tabung tanpa antikoagulan dan dibiarkan sampai terjadinya retraksi bekuan darah berupa serum. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan waktu retraksi bekuan darah pada sapi bali rataan 50,76 (SD=12,045) menit. Nilai retraksi berdasarkan uji Wilcoxon tidak berpasangan bahwa nilai waktu retraksi bekuan darah antara sapi bali betina dan jantan terdapat perbedaan sangat nyata (P < 0,01). Retraksi bekuan darah pada jenis sapi lain memiliki nilai rataan yang berbeda. Kata kunci: Sapi bali, retraksi bekuan darah, trombosit ABSTRACK Hematological examination was conducted to examine clot retraction time in bali cattle. The goal is to determine the average value of a blood clot retraction time in Bali cattle clinically healthy. This is a descriptive study at bali cattle were examined Pesanggaran abattoir Denpasar fifty samples of healthy male and female. The sample used in the form of blood from the jugular vena of cattle that had been deducted and put into tubes without anticoagulant and allowed to clot retraction in the form of serum. Results showed mean clot retraction time in bali cattle was of 50.76 (SD = 12,045) minutes. Value retraction by unpaired Wicoxon test, we conclude that value of a blood clot retraction time between female and male bali cattle are higly significant difference (P<0,01). Clot retraction on the type of the other cows have different average value. Key words: Bali cattle, blood clot retraction, platelet 66

PENDAHULUAN Sapi memiliki peran sangat penting dari jenis-jenis hewan ternak yang dipelihara oleh manusia. Sapi bali merupakan salah satu sapi lokal asli sebagai hasil dari domestikasi dan plasma nutfah yang dimiliki Indonesia (Tim Pusat Kajian Sapi Bali Universitas Udayana, 2012). Oleh sebab itu, kesehatan hewan ini sangat penting karena nilai ekonominya setara dengan tabungan pemiliknya, Untuk menjaga kesehatan hewan perlu dilakukan pemeriksaan seperti pemeriksaan fisik, klinis dan laboratorium. Namun terkadang dari hasil pemeriksaan secara fisik maupun klinis tidak menunjukkan gejala penyakit yang membahayakan dan bisa berdampak fatal sehingga dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan diagnosa awal (Dharmawan, 2002). Jenis sampel yang digunakan dalam pemeriksaan laboratorium berupa urin, feses dan darah, tetapi sampel yang sering digunakan dalam dunia kedokteran dan kedokteran hewan adalah darah (Kerr, 2002). Salah satu pemeriksaan darah yang sudah cukup lama digunakan yakni retraksi bekuan darah yang merupakan proses terbentuknya suatu bekuan yang dapat dilakukan pada sebuah tabung dimana darah tersebut memadat kemudian bekuan mengecil dan setelah melewati proses retraksi maka akan muncul cairan berwarna kuning akibat terperasnya dari bekuan yang disebut sebagai serum. Terbentuknya serum ini dapat dilihat dari peranan atau jumlah trombosit dalam dalam darah mampu melakukan terbentuknya rektraksi bekuan darah (Gandasoebrata, 2010). Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk memperoleh informasi waktu rata-rata retraksi bekuan darah khususnya pada sapi bali. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan sampel berupa darah sapi bali tanpa antikoagulan sebanyak 50 ekor yang terdiri dari 25 jantan dan 25 betina dengan umur sekitar 2-3 tahun yang sehat secara fisik dan klinis. Pengambilan sampel dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) Pesanggaran Denpasar. Darah diambil melalui vena jugularis sapi yang telah disembelih kemudian darah dimasukan ke dalam tabung tanpa antibekuan sebanyak 3 ml. Tabung yang berisi darah tersebut diletakkan miring agar permukaan darah dalam tabung lebih luas. Tabung 67

dibiarkan sambil diperiksa waktunya terjadi bekuan darah yang stabil dan tidak cair lagi. Bekuan darah dalam tabung terus diamati dan diperiksa waktunya sampai munculnya cairan kuning (serum) akibat terperas keluar dari bekuan berupa titik titik dipermukaan bekuan. Pada saat itulah mulai waktu retraksi bekuan ditetapkan. Cepat dan lamanya waktu proses retraksi bekuan darah tergantung pada peran trombosit yang bekerja selama proses bekuan tersebut berlangsung (Widman, 1992). HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukan waktu retraksi bekuan darah pada sapi jantan dan betina dengan rata-rata 50,76 (SD= 12,045) menit (Gambar 1.) Gambar 1. Histogram Sebaran Waktu Retraksi Bekuan Darah pada Sapi Bali Jantan dan Betina Hasil pengamatan menunjukan bahwa waktu minimum berkisar 35 menit dan waktu tertinggi 85 menit. Trombosit memiliki peran sangat besar untuk mengatur proses interaksi biokimia yang terdiri atas tiga yakni adhesi, agregasi dan retraksi. Waktu pengukuran retraksi ini dibutuhkan untuk menunjukkan fungsi trombosit secara keseluruhan (Feghhi dan Sniadecki, 2010). Menurut Smyth et al., (2010) apabila waktu terjadinya retraksi bekuan darah lebih lama bisa dikarenakan adanya kelainan pada kaskade koagulasi yang ditunjukkan dengan waktu 68

Rataan Retraksi Bekuan Darah Indonesia Medicus Veterinus 2015 4(1) : 66-70 perdarahan yang berkepanjangan, pembentukan trombus atau gangguan pada fungsi trombosit dan fibrinogen yang rendah serta konsentrasi sel darah merah yang tinggi dapat memperpanjang waktu retraksi bekuan (Tucker et al., 2011). Penggunaan obat antitrombosit juga dapat memperpanjang waktu retraksi bekuan darah. Selain itu lambatnya waktu retraksi dikarenakan adanya kelainan pada hati. Sebagian besar faktor pembekuan darah disintesis di hati. Apabila hati mengalami penyakit atau kerusakan maka bisa berdampak terhadap proses retraksi bekuan darah yang mengganggu sintesis ini dan menimbulkan kesulitan dalam pembekuan. Selain hati, peran vitamin K sangat penting karena apabila kekurangan vitamin tersebut maka dapat menghambat lambatnya waktu pembekuan (Tocantis, 1936). Sehingga waktu retraksi lebih lama dikarenakan adanya kerusakkan pada hati atau kekurangan Vitamin K. Waktu singkat pada waktu retraksi dikarenakan adanya goncangan pada tabung saat penelitian berlangsung. Perbedaan waktu retraksi bekuan darah berdasarkan jenis kelamin pada histogram (Gambar 2). Ini membuktikan bahwa retraksi bekuan darah berbeda berdasarkan jenis kelamin. Jantan Jenis Kelamin Betina Gambar 2. Histogram perbedaan waktu berdasarkan jenis kelamin pada sapi bali (P<0,01). Waktu retraksi bekuan darah yang diperoleh dari penelitian ini dapat menjadi acuan waktu rata-rata khususnya pada sapi bali. 69

SIMPULAN Waktu retraksi bekuan darah khususnya pada sapi bali yang dilakukan di Rumah Potong Hewan Pesanggaran Denpasar berkisar 51 menit (SD = 12,045) menit. SARAN Dilakukan penelitian lanjutan berdasarkan jenis kelamin, umur atau asal daerah yang kemungkinan dapat mempengaruhi waktu retraksi bekuan darah untuk menyimpulkan hasil waktu retraksi secara keseluruhan pada sapi bali, hubungan antara retraksi bekuan darah terhadap organ hati dan jumlah trombosit. DAFTAR PUSTAKA Dharmawan NS. 2002. Pengantar Patologi Klinik Veteriner, Hematologi Klinik. Universitas Udayana. Denpasar. Gandasoebrata. 2010. Penuntun Laboratorium Klinik Cetakan keenambelas. Dian Rakyat : Jakarta. Feghhi S, Sniadecki NJ. 2011. Mechanobiology of platelets: techniques to study the role of fluid flow and platelet retraction forces at the micro and nano-scale. Int J Mol Sci. 12(12): 9009-30. Kerr MG. 2002. Veterinary Laboratory Medicine Clinical Biochemestry and Haematology. Blackwell Science Ltd. Oxford. London. McSherry BJ, Horney FD, dan Groot JJ. 1970. Plasma Fibrinogen Levels in Normal and Sick. Department of Pathology and Department of Clinical Studies, Ontario Veterinary College, University of Guelph. Guelph. Ontario. Smyth SS, Whiteheart S, Italiano JE dan Coller BS. 2010. Platelet Morphology, Biochemistry, and Function Chapter 114. eds. Williams Hematology. 8 th ed. New York: McGraw-Hill. Tocantins LM. Platelets and the Structure and Physical Properties of Blood Clots. Am. J. Physiol 1936;114:709. Tucker, Katherine L, dan Tanya S. 2011. Platelets and Megacaryocytes. in: Jonatan M, Gibbins dan Martyn P. Mahaut Smith. Clot Retraction. Humana: Totowa, NJ; 2011:101-07. Tim Pusat Kajian Sapi Bali-Unud. (2012). Sapi Bali Sumberdaya Genetik Asli Indonesia. Penerbit Udayana University Press. Denpasar. Widman FK. 1992. Tinjauan Klinis Atas Hasil Pemeriksaan Laboratorium Edisi 9. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta. 70