petunjuk untuk mengukur perubahan

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. Oleh karena itu SDM harus dibina dengan baik agar terjadi peningkatan efesiensi,

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI RUMAH SAKIT. Chriswardani S FKM MIKM UNDIP

TESIS MAGISTER. Oleh : Irwan Apriyanto NIM :

Human Resource Diagnostic

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian

Kualitas kualitas Penting seorang Juara

Becoming a Learning Organization. Becoming. a Learning Organization. File D:optima/Klien/SIPF/Becoming a Learning Org/PP-H/120214

PT. PERKEBUNAN NUSANTARA III (PERSERO)

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI, DAN KEBIJAKAN

SCHEDULE OF INSAN PERFORMA PUBLIC TRAINING Insan Performa. Business Driven People Management Consultants

Overview on. Soft Skill.

Human Resource Management

Human Resource Management

PENGEMBANGAN KARIER PNS

MAHASISWA SEBAGAI PEMIMPIN PERUBAHAN PENDIDIKAN

PAKET SPECIAL HEMAT INHOUSE TRAINING PROSYNERGI

DAFTAR ISI. ABSTRAK. i KATA PENGANTAR ii DAFTAR ISI.. v DAFTAR TABEL.. viii DAFTAR GAMBAR.. ix DAFTAR LAMPIRAN.. x

PENILAIAN KINERJA PEGAWAI

Entry Meeting Bimtek Kapabilitas APIP Ittama Setjen DPR RI. 8 Desember 2017

BAB IV PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN MODEL KOMPETENSI

RPP MANAJEMEN PPPK KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Seiring dengan pesatnya perkembangan zaman dan semakin kompleksnya

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI, DAN KEBIJAKAN

Strategic Human Resources Management and Planning Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik dan Perencanaan. Pertemuan ke-2

BAB II VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN STRATEGIS BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

ARAH PENGUATAN DIKLAT ASN SINKRONISASI PROGRAM DIKLAT 2018 PROVINSI JAWAH TENGAH

UNDANGAN. Building Speed. of Innovations. of Innovations. Anniversary. Undangan untuk menghadiri seminar dan workshop:

VISI MISI. Supersonality Institute SUPERSONALITY INSTITUTE. Telp Hp

BAB I PENDAHULUAN. Penilaian pelaksanaan pekerjaan pegawai merupakan proses kegiatan yang

KERANGKA ACUAN KEGIATAN SOSIALISASI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEPEGAWAIAN TAHUN 2017

TERMS OF REFERENCE. Remuneration Officer

BAB III SOLUSI BISNIS

ambutan internal maupun eksternal BKN tentang berbagai

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Teori Pembangunan Sumber Daya Manusia

Perancangan Arsitektur Informasi Dengan Menggunakan Bussiness System Planning (Studi Kasus:Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten P )

PT. PIRANTI TEKNOLOGI MANDIRI

BAB III GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH

PENGEMBANGAN SOFT SKILL BAGI MAHASISWA UNY OLEH JUMADI

Dunamis Human Capital Overview Program. 11 Februari 2016

PENGEMBANGAN KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA (ASN)

SUMBER DAYA MANUSIA YAYASAN PENDIDIKAN INTERNAL AUDIT PUSAT PENDIDIKAN & PENGEMBANGAN AUDIT DAN MANAJEMEN YPIA

HUGe IMPACT LEADERSHIP

IMPLIKASI Penerapan PP Nomor 11 Tahun 2017 Terhadap Pengembangan Kompetensi Perencana

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) masih merupakan dambaan bagi sebagian

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Perubahan sistem pemerintahan yang sebelumnya sistem sentralisasi

Computer Careers and Certification

INTEGRATION OF COMPANY PERFORMANCE MANAGEMENT AND EMPLOYEE PERFORMANCE MANAGEMENT

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. Berdasarkan analisis hasil penelitian dan pembahasan yang dijelaskan

ORGANISASI PEMBELAJARAN. Hendrawan Soetanto. Bagian Ketiga

Fenni Agustina

(Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia, Ruang lingkup dan Fungsi MSDM) Fauzie Rahman

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Org. Chart. Decission Document

PERENCANAAN KINERJA Rencana Strategis dan Target Tahun L K I P B K D K o t a B a n d u n g T a h u n

Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) Tim Teknis UPRBN Kementerian PAN dan RB

ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN. Disampaikan Oleh: Dr. H. Ngusmanto, M.Si Jl. Karangan No. 27 Komplek UNTAN HP

Evaluasi Kurikulum Prodi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia FTI UII Yogyakarta

1. SENIOR OFFICER MULTI CHANNEL CRM BUSINESS

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Perancangan Arsitektur Informasi dengan Menggunakan Bussiness System Planning (Studi Kasus:Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten P )

(PSIKOLOGI SDM) MSDM

Developing Effective Leadership Skills

1 PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN I.1

BAB 1. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. TelkomRisTI merupakan unit pendukung PT Telekomunikasi Indonesia yang

Departemen Ilmu Adminstrasi FISIP Universitas Indonesia. di Indonesia

Effective Leadership Skills

LAPORAN AKHIR PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN EGOVERNMEN PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN TAHUN

2016, No Guru dan Tenaga Kependidikan Menjadi Pegawai Negeri Sipil Daerah Provinsi; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Si

PENILAIAN KINERJA MALCOLM BALDRIDGE

Building Up PROFESSIONAL ATTITUDE SOFT SKILLS. Membangun Karakter Sukses & Mulia

AND Learning & Coaching mulai berdiri sejak tahun 1993 dan telah memiliki badan usaha CV. AND Learning & Coaching, hingga saat ini kami telah

Integrated Management System QMS ISO 9001, EMS & OHSMS 4501 Jakarta 19 Desember 2016

Pemahaman ISO 9001: Sistem Manajemen Mutu. Hotel / Business Center Pkl wib

PAKET SUPER HEMAT 2016

Human Capital Readiness to Drive Holding Organization

Customer Service Excellence

RENCANA STRATEGIS PENGADILAN NEGERI MUARA TEWEH

SISTEM PEMBINAAN SUMBER DAYA MANUSIA PEMERINTAHAN NEGARA

Model Kompetensi. Dalam hal ini untuk mengidentifikasi perilaku seseorang yang sesuai dengan visi, misi & strategi organisasi.

Menyusun system remunerasi

3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung

Integrasi Sistem Manajemen. Ihda Taftazani

BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI Identifikasi Permasalahan Berdasar Tugas Dan Fungsi Pelayanan SKPD

A. TUJUAN DAN SASARAN REFORMASI BIROKRASI

Training Need Analysis in Action (1)

Transkripsi:

Pengertian Indeks Profesionalitas ASN adalah sebuah indikator untuk mengukur tingkat profesionalitas individu atau kelompok dalam suatu organisasi (Renstra BKN 2015 2019). Indikator adalah variabel-variabel yang mengindikasi atau memberi petunjuk kepada kita tentang suatu keadaan tertentu, sehingga dapat digunakan untuk mengukur perubahan 2

Dasar Hukum Peraturan Presiden No. 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Tahun 2015-2019, mengamanatkan kepada BKN untuk mengukur tingkat Profesionalitas ASN dengan menggunakan Indeks Profesionalitas. Peraturan Presiden No. 2 Tahun 2016 tentang Rencana Kerja Pemerintah tahun 2017 Keputusan Kepala BKN No 131/KEP/2015 tentang Rencana Strategis Badan Kepegawaian Negara Keputusan Kepala BKN No../KEP/2016 tentang Tata Cara Penghitungan Indeks Profesionalitas ASN 3

Tujuan Tersedianya indikator kualitas PNS yang lebih terukur, memiliki kredibilitas dan reliabilitas ketersediaan data Mengetahui proxy tingkat pencapaian profesionalitas di sebuah organisasi untuk memberi ukuran yang lebih jelas dalam upaya perbaikan kualitas ASN Sebagai bahan masukan untuk perbaikan dan perencanaan pepengembangan profesionalitas ASN dalam sebuah organisasi dimasa yang akan datang 4

Manfaat 1. Diketahuinya jumlah Jabatan yang belum terisi untuk diisi atau diperbaiki struktur organisasinya 2. Diketahuinya pejabat-pejabat yang potensinya (Pendidikan, pengalaman, pelatihan teknis dan kepemimpinan) belum sesuai untuk dapat ditingkatkan melalui reposisi pejabat dan menyusun rencana pengembangan SDM yang lebih jelas 3. Diketahuinya tingkat disparitas pemberian remunerasi dalam satu organisasi dan disparitas dengan lingkungan dalam upaya untuk mengurangi disparitas 4. Optimalisasi penilaian kinerja agar lebih objektif 5. Diketahuinya tingkat pelanggaran disiplin dalam satu organisasi untuk bahan evaluasi dan perbaikan kedepan 5

Teori Dasar : Accelerated Reform Programs for BKN Improving Integrated IT Based Systems Call center/help desk Enhancing the competency of system management. External Interfaces Integrity Campaigns Improvement of salary (internal and external equity) Improving NCSIS. Implementing IT Based NCSRS. Further development of e-csid. Integrating CS managements. Service Performances Clean and Profesional Eliminating gratification in personel management administration services and procurement processes. Increasing quality of HR in personel administration services. Systems Development Professional & Integrity Human Resources Development Implementing e-office systems. Increasing the use of IT Based Systems. Introducing modern working culture. Modern Organization Systems Agresive Competency Improvements Acquiring advance skills and knowledge in HRM. Individual characters development. The Development of Office Automation Trainings and Workshops Change Management Internal Interfaces Overseas Education and Trainings Soft Skill Training: Personal effectiveness, Team building, Achievement motivation, Mind setting, Effective communication, Interpersonal relation Technical Trainings 6 Bima H. Wibisana 2014

Indikator Seseorang dianggap semakin profesional apabila : Semakin tinggi tingkat kompetensinya. Semakin tinggi kinerjanya Semakin dekat kompensasi yang diterima seseorang baik secara internal maupun eksternal dengan pegawai lainnya pada kompleksitas pekerjaan dan resiko yang setara. (termasuk kebutuhan dasar) Semakin rendah tingkat pelanggaran disiplin 7

Penyesuaian Data Untuk Penghitungan 1. Hasil Penilaian Objektif Potensi Pegawai berdasarkan Pendidikan, Pengalaman, Pelatihan Teknis dan Pelatihan Kepemimpinan 2. Sasaran Kinerja Pegawai 3. Selisih Gaji dan Tunjangan termasuk Tunjangan Kinerja secara internal pada kompleksitas pekerjaan dan resiko yang setara 4. Tingkat Pelanggaran Individu dalam Lembaga 8

Cara Penghitungan IdxPro = koef(1 gaps) + Koef(Kj) + Koef(1 δ Sl(inex)) +Koef(1- indiscpl) Dimana : gaps adalah % ASN yang tidak kompeten Kj adalah angka SKP δ Sl dalah selisih rata-rata gaji dan tunjangan kinerja PNS untuk jabatan yang sama (%) indiscpl adalah jumlah pelanggaran disiplin

TERIMA KASIH Selanjutnya.. Cara penghitungan Indeks Profesionalitas ASN akan dijelaskan oleh FASILITATOR.