Nutrition Care Process (NCP), oleh Dian Handayani, SKM., M.Kes., PhD; Olivia Anggraeny, S.Gz.,M.Biomed; Cleonara Yanuar Dini, S.Gz., Dietisien; Fuadiyah Nila Kurniasari, S.Gz., MPH; Inggita Kusumastuty, S.Gz.,M.Biomed; Kanthi Permaningtyas Tritisari, S.Gz., MPH; Mira Mutiyani, S.Gz, M.Sc; Ummu Ditya Erliana, S.Gz; Editor: Dian Handayani, SKM., M.Kes., PhD Olivia Anggraeny, S.Gz., M.Biomed Hak Cipta 2015 pada penulis GRAHA ILMU Ruko Jambusari 7A Yogyakarta 55283 Telp: 0274-882262; 0274-889398; Fax: 0274-889057; E-mail: info@grahailmu.co.id Hak Cipta dilindungi undang-undang. Dilarang memper banyak atau memindahkan sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apa pun, secara elektronis maupun mekanis, termasuk memfotokopi, merekam, atau dengan teknik perekaman lainnya, tanpa izin tertulis dari penerbit. ISBN: 978-602-262-427-1 Cetakan ke Pertama, tahun 2015 Semua informasi tentang buku ini, silahkan scan QR Code di cover belakang buku ini
KATA PENGANTAR Nutrition Care Process (NCP) merupakan kerangka berpikir secara sistematis yang perlu diketahui oleh seorang ahli gizi professional dalam melaksanakan asuhan gizi. Kemampuan mengkaji data yang spesifik terkait problem gizi merupakan wujud profesionalisme seorang ahli gizi. Buku NCP ini mencoba mengupas aplikasi NCP secara mudah. Standar rujukan dengan referensi yang jelas diharapkan akan membantu para ahli gizi professional dan calon ahli gizi professional untuk menjalankan proses NCP secara baik dan benar. Semoga kehadiran buku ini dapat menambah khasanah keilmuan pembaca di bidang NCP dan mempermudah praktek NCP di lapangan. Malang, 2 April 2014 Penulis
DAFTAR ISI KATA PENGANTAR v DAFTAR ISI vii BAB 1 PENDAHULUAN 1 (Dian Handayani, SKM.,M.Kes.,PhD) 1.1 Apakah yang disebut dengan NCP? 1 1.2 Nutrition Care Process (NCP) dan Medical Nutrition Therapy (MNT) apakah sama? 4 Daftar Pustaka 5 BAB 2 SKRINING GIZI 7 (Fuadiyah Nila Kurniasari, S.Gz.,MPH) 2.1 Apakah Skrining Gizi itu? 2.2 Posisi Screening dalam NCP 8 Daftar Pustaka 16 BAB 3 ASSESSMENT 17 Kanthi Permaningtyas Tritisari, S.Gz.,MPH; Ummu Ditya Erliana, S.Gz; Cleonara Yanuar Dini, S.Gz.,Dietisien; Mira Mutiyani, S.Gz, M.Sc. 3.1 Antropometri 17 3.2 Biokimia 66
viii Nutrition Care Process (NCP) 3.3 Clinical 71 3.4 Dietary Assessment 79 Daftar Pustaka 98 BAB 4 DIAGNOSA GIZI 101 (Dian Handayani, SKM.,M.Kes.,PhD) 4.1 Definisi Problem 101 4.2 Definisi Etiologi 102 4.3 Definisi Sign/Symptomp 102 4.4 Domain dalam Diagnosa Gizi 103 Daftar Pustaka 113 BAB 5 MATRIKS INTERVENSI GIZI DALAM NCP 115 (Inggita Kusumastuty, S.Gz.,M.Biomed) 5.1 Benang merah antara Diagnosa gizi dan Intervensi Gizi 115 5.2 Berfikir Kritis pada Langkah Intervensi Gizi 117 5.3 Apakah Tujuan dari Intervensi Gizi? 117 5.4 Penggunaan Intervensi Gizi Berdasarkan Lokasi Praktek 120 Daftar Pustaka 121 BAB 6 MONITORING DAN EVALUASI DALAM NCP 123 (Inggita Kusumastuty, S.Gz.,M.Biomed) BAB 7 INTERAKSI OBAT DAN MAKANAN 129 (Dian Handayani, SKM.,M.Kes.,PhD; Olivia Anggraeny, S.Gz.,MBiomed) -oo0oo-
BAB 1 PENDAHULUAN Dian Handayani, SKM.,M.Kes.,PhD 1.1 APAKAH YANG DISEBUT DENGAN NCP? Istilah Nutrition care process dikenalkan pertama kali pada tahun 2003 oleh American Dietetic Association (ADA). Nutrition care procees (NCP) adalah suatu metode pemecah an masalah yang digunakan oleh seorang ahli gizi profesional untuk menyelesaikan problem gizi dengan cara yang aman dan berkualitas (sehingga dapat menunjang kesembuhan dan perbaik an gizi dari penderita). Metode NCP ini merupakan metode standar dalam melaksanakan asuhan gizi dengan tahapan yang jelas, terdiri dari proses: I. Assessment Tahapan assessment ini merupakan tahapan pengkajian data dasar pasien yang nantinya akan digunakan sebagai dasar menegakkan diagnosa gizi dan intervensi gizi. Adapun data-data dasar yang diperlukan dalam proses pengkajian ada tidaknya masalah gizi kita singkat de ngan ABCD, yang terdiri dari: NCP adalah suatu metode peme cahan masalah yang di gunakan oleh seorang ahli gizi profesio nal untuk menyelesaikan problem gizi dengan cara yang aman
2 Nutrition Care Process (NCP) Antropometri: merupakan Hasil pengukuran dimensi tubuh. Data antropometri ini meliputi tinggi badan, berat badan, lebar, ketebalan dan masa lemak. Dengan data antropometri ini akan dapat diketahui status gizi seseorang. Beberapa metode pengukuran antropometri ini dapat dilihat pada bab 3. Biokimia: merupakan kumpulan data hasil pemeriksaan laboratorium pasien/klien yang dapat menunjukkan ada tidaknya permasalahan gizi pasien terkait perubahan data lab. Clinic (data klinik dan fisik pasien): merupakan gambaran kondisi fisik klinis pasien baik yang merupakan hasil laporan keluhan pasien ataupun hasil pemeriksaan fisik klinis oleh tenaga medis. Dietary (data riwayat gizi pasien/klien): merupakan gambaran data riwayat gizi pasien terkait dengan pola makan pasien, data asupan rata-rata perhari yang dapat mendukung ada tidaknya permasalah gizi terkait asupan makan pasien/klien. Lebih detail kegiatan assessment ini dapat dilihat pada bab 3. II. Diagnosa gizi Tahap ke 2 NCP adalah penentuan diagnosa gizi. Diagnosa gizi adalah jembatan antara hasil assessment atau intepretasi hasil pengkajian data dasar pasien dengan pelaksanaan intervensi. Diagnosa gizi merupakan tahapan pemberian nama problem terkait gizi yang akan mendukung seorang ahli gizi professional melakukan intervensi secara mandiri. Komponen diagnosa gizi yang merupakan susunan kalimat yang menggambarkan problem, etiologi dan sign symtomp (tanda dan gejala) ini dapat dibaca lebih detail pada bab 4. NCP merupakan kegiatan yang terus menerus dan tidak terputus hingga problem gizi dapat terselesaikan Sumber: modifikasi dari Lacey, K. and E. Pritchett (2003)