PENILAIAN PEMBELAJARAN I Made Alit Karyawan Salain Pengembangan Pendidikan Kurikulum Tujuan Tujuan Peserta Didik Pembelajaran Penilaian Tujuan 1
Pengertian Penilaian Kegiatan terstruktur seorang pendidik yang dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi dengan proses pembelajaran dengan tujuan untuk menentukan tingkat capaian pembelajaran peserta didik serta sebagai umpan balik bagi perbaikan proses pembelajaran yang dilaksanakan dengan menggunakan instrumen yang relevan Pengertian Penilaian Terstruktur Terencana dan terarah sesuai dengan capaian pembelajaran (learning outcomes) yang dirumuskan Komprehensif Meliputi aspek kognitif dan psikomotor ( hard skills) serta afektif ( soft skills) Terintegrasi dengan proses pembelajaran Dilaksanakan secara berkesinambungan dalam setiap kegiatan pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas, mencakup proses dan hasil belajar Tujuan Penilaian Penilaian sebagai fungsi formatif dan sumatif Instrumen yang relevan Menggunakan instrumen penilaian yang sesuai 2
Prinsip Penilaian Edukatif: memotivasi mahasiswa agar mampu memperbaiki perencanaan dan cara belajar serta meraih capaian pembelajaran lulusan. Otentik: berorientasi pada proses belajar yang berkesinambungan dan hasil belajar yang mencerminkan kemampuan mahasiswa pada saat proses pembelajaran berlangsung. Objektif: didasarkan pada standar yang disepakati antara dosen dan mahasiswa serta bebas dari pengaruh subjektivitas penilai dan yang dinilai. Akuntabel: dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan kriteria yang jelas, disepakati pada awal kuliah, dan dipahami oleh mahasiswa. Transparan: prosedur dan hasil penilaiannya dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan. TEKNIK DAN INSTRUMEN PENILAIAN 3
Teknik Penilaian Penilaian Tes Non-Tes Tes Tulis Tes Lisan Tes Kinerja* Wawancara Observasi Penilaian Produk Portofolio Instrumen Penilaian Pedoman Penskoran Rubrik Check List Skala Penilaian : katagori atau numerik 4
Jenis Tagihan Kuis Pertanyaan lisan Tugas individu Tugas kelompok Presentasi tugas dan diskusi Laporan praktikum atau laporan kerja praktik Ujian praktek Ujian tengah semester Ujian akhir semester Tes vs Non Tes Tes Untuk menilai aspek kognitif & psikomotorik (hard skills) Non-Tes Untuk menilai aspek afektif (soft skills) : sikap, tingkah laku, motivasi, minat, 5
Tes vs Non Tes Penilaian proses belajar memiliki bobot 60% dan penilaian hasil belajar memiliki bobot 40% Penilaian sikap memiliki bobot antara 25-40% dari keseluruhan ranah: pengetahuan, keterampilan dan sikap Hasil akhir Diolah secara kuantitatif (angka) : mengintegrasikan berbagai teknik dan instrumen penilaian yang digunakan serta jenis tagihan yang dibebankan tingkat capaian pembelajaran Tes Tes Umum digunakan untuk mengukur tingkat capaian pembelajaran peserta didik Hasil tes diolah secara kuantitatif (angka) tingkat capaian pembelajaran Kriteria Tes Valid : mengukur apa yang hendak diukur Reliable : menghasilkan informasi yang konsisten Relevan : sesuai dengan tingkat kemampuan Spesifik : tidak ada ambivalensi jawaban Representatif : mewakili seluruh pokok bahasan Proporsional : hal penting lebih banyak 6
Tes Tulis : tes esai Tes esai Peserta didik diminta menjawab pertanyaan dengan cara menjelaskan/menguraikan dengan kalimat yang disusun sendiri Berguna untuk mengukur kemampuan menyusun jawaban secara sistematis, penggunaan bahasa Untuk menghindari subjektivitas dalam penskoran : Jawaban tiap soal tidak panjang Memeriksa tiap butir soal secara keseluruhan Menyiapkan pedoman penskoran Tes Tulis : tes obyektif Tes obyektif Peserta didik diminta untuk memilih jawaban yang sudah disediakan Misal : tes pilihan ganda, melengkapi, menjodohkan Ketentuan penulisan soal : Soal harus sesuai dengan indikator Hanya ada satu jawaban benar Alternatif jawaban lebih banyak dari premis (menjodohkan) Rumusan soal harus komunikatif Menggunakan bahasa baku Tidak menggunakan istilah lokal 7
Tes Lisan Tes lisan Tes yang dilaksanakan dimana peserta didik diminta menjawab pertanyaan secara lisan Untuk menilai secara mendalam pemahaman peserta didik tentang permasalahan yang dinilai konsep, hubungan, pendapat/pandangan Pertanyaan tidak terlalu luas tetapi mendalam Jumlah peserta tes tidak banyak Tes Kinerja Tes kinerja Merupakan tes dalam bentuk peragaan kinerja dari peserta didik Untuk mengetahui kemampuan dan keterampilan peserta didik dalam mengerjakan suatu kegiatan tertentu Penilaian menggunakan kriteria menyeluruh (Rubrik) Bentuk tes kinerja : Demonstrasi, Presentasi, Simulasi Tes terstruktur (latihan), penyelesaian tugas menggunakan alat dan sumber-sumber Tes tindakan khusus, amati cara pemecahan masalah 8
Rubrik Rubrik merupakan instrumen penilaian yang menggambarkan kriteria yang digunakan dosen dalam menilai atau memberi tingkatan dari hasil pekerjaan mahasiswa Rubrik perlu memuat daftar karakteristik yang diinginkan yang perlu ditunjukkan dalam suatu pekerjaan mahasiswa disertai dengan panduan untuk mengevaluasi masing-masing karakteristik tersebut Manfaat Rubrik Rubrik menjelaskan deskripsi tugas Rubrik memberikan informasi bobot penilaian Penilaian lebih objektif dan konsisten Mahasiswa memperoleh umpan balik yang cepat dan akurat 9
Rubrik untuk menilai kemampuan menulis No Komponen Indikator Bobot 1 Isi karangan Relevansi topik dengan substansi tugas 2 Organisasi ide Susunan dan pengungkapan ide-ide 3 Penggunaan kosakata 4 Penggunaan tatabahasa 5 Penggunaan ejaan/tandabaca Kompleksitas, efektifitas kalimat, akurasi penggunaan bahasa Keluasan kosakata, ketepatan penggunaan kata, idiom, bentuk kata Ketepatan penggunaan tanda baca, huruf besar, ejaan 3 2 2 2 1 Skor (1-5) Total BxS Rubrik untuk menilai presentasi lisan Dimensi Patut Dicontoh Memuaskan Di Bawah Harapan Skor Organisasi Isi Gaya Presentasi Skor Total Presentasi terorganisasi dengan baik dan menyajikan fakta yang meyakinkan untuk mendukung kesimpulan-kesimpulan. (6-8) Isi akurat dan lengkap. Para pendengar menambah wawasan baru tentang topik tersebut. (10-13) Pembicara tenang dan menggunakan intonasi yang tepat, berbicara tanpa bergantung pada catatan, dan berinteraksi secara intensif dengan pendengar. Pembicara selalu kontak mata dengan pendengar. (7-9) Presentasi mempunyai fokus dan menyajikan beberapa bukti yang mendukung kesimpulan-kesimpulan. (3-5) Isi secara umum akurat, tetapi tidak lengkap. Para pendengar bisa mempelajari beberapa fakta yang tersirat, tetapi mereka tidak menambah wawasan baru tentang topik tersebut. (5-9) Secara umum pembicara tenang, tetapi dengan nada yang datar dan cukup sering bergantung pada catatan. Kadang-kadang kontak mata dengan pendengar diabaikan. (3-6) Tidak ada organisasi yang jelas. Fakta tidak digunakan untuk mendukung pernyataan. (0-2) Isinya tidak akurat atau terlalu umum. Pendengar tidak belajar apapun atau kadang menyesatkan. (0-4) Pembicara cemas dan tidak nyaman, dan membaca berbagai catatan daripada berbicara. Pendengar sering diabaikan. Tidak terjadi kontak mata karena pembicara lebih banyak melihat ke papan tulis atau layar. (0-2) endrotomoits@yahoo.com 10
Rubrik untuk menilai sesama anggota tim DIMENSI Luar Biasa Baik Di bawah harapan Kontribusi Pada Tugas Sangat berkontribusi dalam hasil kerja tim. Berkontribusi secara adil dalam hasil kerja tim. Membuat beberapa kontribusi nyata dalam hasil kerja tim. Kepemimpinan Secara rutin melakukan kepemimpinan yang baik. Menerima pembagian yang adil dari tanggung jawab kepemimpinan. Jarang atau tidak pernah berlatih tentang memimpin. Kolaborasi Menghargai pendapat orang lain dan berkontribusi besar dalam diskusi kelompok. Menghargai pendapat orang lain dan berkontribusi dalam diskusi kelompok. Tidak berkontribusi pada diskusi kelompok atau sering gagal berpartisipasi. endrotomoits@yahoo.com Non-Tes Non-Tes Digunakan untuk menilai aspek afektif : sikap, tingkah laku, motivasi, minat Jenis Non-Tes Wawancara Observasi Penilaian Produk Penilaian Portofolio 11
Non-Tes : Wawancara Wawancara Komunikasi langsung antara pewawancara dengan yang diwawancarai Jenis Wawancara Wawancara langsung : pewawancara melaksanakan komunikasi dengan subyek yang ingin dinilai Wawancara tak langsung : pewawancara memperoleh data subyek yang dinilai melalui perantara Non-Tes : Observasi Observasi Cara penilaian dengan cara mengamati tingkah laku subyek yang dinilai Dapat dilaksanakan untuk perorangan atau kelompok Untuk kepentingan observasi perlu disiapkan instrumen penilaian pedoman observasi : ceklist, skala penilaian 12
Non-Tes : Observasi Ceklist Pedoman observasi yang berisikan daftar dari semua indikator yang akan diobservasi Observer hanya memberi tanda ada atau tidak adanya indikator yang diobservasi dengan tanda cek ( ) Bentuk Ceklist Ceklist perorangan : untuk menentukan ada tidaknya indikator yang dinilai pada seseorang Ceklist kelompok : untuk mencatat kegiatan seseorang dalam suatu kelompok Non-Tes : Observasi Contoh Ceklist Perorangan Nama Mahasiswa : NIM : Topik Observasi : Tempat Observasi : Waktu Observasi : Observer : No. Indikator yang diobservasi Hasil observasi 1. Perhatian 2. Bertanya 3. Pendapat 4. 13
Non-Tes Contoh Ceklist Kelompok Jenis Kegiatan : Diskusi Kelompok Tempat Observasi : Waktu Observasi : Observer : No. Indikator yang diobservasi Nama Peserta A B C D E 1. Perhatian 2. Bertanya 3. Mengemukakan pendapat 4. Menghargai pendapat 5. Non-Tes Skala Penilaian Indikator yang dinilai dijabarkan dalam bentuk skala atau kriteria tertentu hasil penilaian lebih halus Tetapkan indikator yang mencerminkan aspek yang dinilai Tentukan skala penilaian untuk setiap indikator, dalam bentuk katagori atau numerik Katagori : Selalu, Sering, Ada kalanya, Jarang, Tidak Pernah Numerik : Skor 5 jika suatu indikator selalu dilaksanakan Skor 4 jika suatu indikator sering dilaksanakan Skor 3 jika suatu indikator ada kalanya dilaksanakan Skor 2 jika jarang Skor 1 jika tidak pernah 14
Non-Tes : Penilaian Produk Penilaian Produk Digunakan untuk menilai kemampuan peserta didik dalam menghasilkan suatu karya tertentu Penilaian dilaksanakan pada berbagai tahapan Perencanaan : pemilihan ide Pelaksanaan : penentuan bahan & alat Produk yang dihasilkan : bentuk, estetika, kekuatan Non-Tes : Penilaian Portofolio Penilaian terhadap kumpulan hasil karya, tugas atau pekerjaan peserta didik selama proses pembelajaran yang digunakan untuk memantau perkembangan kompetensinya dalam suatu mata kuliah tertentu 15
Non-Tes : Penilaian Portofolio Penilaian terhadap kumpulan hasil karya, tugas atau pekerjaan peserta didik selama proses pembelajaran yang digunakan untuk memantau perkembangan kompetensinya dalam suatu mata kuliah tertentu Mengapa Portofolio Kompleksitas aspek yang hendak dinilai Keterbatasan informasi yang diperoleh bila digunakan hanya satu model penilaian Perlu model penilaian yang tepat dan sesuai agar proses belajar dapat dipantau dan dinilai Penilaian portofolio merupakan salah satu pendekatan yang memberi kesempatan dilakukannya penilaian yang komprehensif baik terhadap proses maupun hasil belajar 16
Nilai Tambah Penilaian Portofolio Penilaian yang berkelanjutan, menghargai peserta didik sebagai individu dengan keunikan masing-masing, dan adanya pengembangan kompetensi melalui refleksi dan evaluasi diri Memacu keterlibatan (involvement) dalam belajar, meningkatkan motivasi, dan prestasi Elemen penting penilaian portofolio, yaitu hasil karya peserta didik, refleksi dan evaluasi diri, serta kriteria penilaian yang jelas dan terbuka Implementasi Penilaian Portofolio Tahap Perencanaan Identifikasi tujuan dan fokus pembelajaran yang akan dinilai dengan portofolio Rencanakan isi portofolio Desain kriteria, frekuensi dan waktu penilaian Rencanakan penggunaan portofolio dalam pembelajaran 17
Implementasi Penilaian Portofolio Tahap Pelaksanaan Jelaskan kepada peserta didik : - Pelaksanaan penilaian portofolio - Jumlah dan bentuk hasil karya minimal yang harus dikumpulkan serta cara penyajiannya - Kriteria penilaian dan kesepakatannya Adakan pertemuan/diskusi untuk mendorong dan memotivasi serta perbaikan dan penyempurnaan Berikan umpan balik secara kontinu Implementasi Penilaian Portofolio Tahap Penilaian Analisis berbagai sumber dan bentuk informasi Lakukan penilaian sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan Bila terdapat perbedaan persepsi dibicarakan dalam pertemuan Refleksi dan evaluasi diri 18
Format Folder Portofolio Cover Identitas dan lingkup waktu penyusunan Daftar Isi Hasil karya peserta didik Cantumkan tanggal penyelesaian dan riwayat pengerjaannya Refleksi dan evaluasi diri peserta didik Bahan-Bahan Portofolio 1. PENGHARGAAN TERTULIS (SERTIFIKAT DLL) 2. PENGHARGAAN LISAN 3. HASIL KERJA BIASA DAN HASIL PELAKSANAAN TUGAS-TUGAS (BUKU TUGAS, BUKU PR, BUKU KERJA, CLIPPING, FOTO, GAMBAR) 4. DAFTAR RINGKASAN HASIL PEKERJAAN 5. CATATAN SEBAGAI PESERTA DALAM KERJA KELOMPOK 6. CONTOH TERBAIK HASIL PEKERJAAN (MENURUT PENDAPAT PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK) 7. CATATAN LAPORAN DARI PIHAK LAIN YANG RELEVAN (DARI ORANG TUA, TEMAN) 8. HASIL REKAPITULASI DAFTAR KEHADIRAN 9. HASIL ULANGAN HARIAN/SEMESTERAN 10. PERSENTASE TUGAS-TUGAS YANG BELUM SELESAI DIKERJAKAN 11. CATATAN PRIBADI 12. DAFTAR KEHADIRAN 13. PERSENTASE TUGAS-TUGAS YANG TELAH SELESAI DIKERJAKAN 14. CATATAN TENTANG PERINGATAN YANG DIBERIKAN PENDIDIK 15. AUDIO VISUAL DAN DISKET 19
Format Penilaian Substansi No Uraian Substansi Skala Bobot Total 1 Langkah analisis diikuti secara sistematis 1 2 3 4 5 2 Rumusan Hipotesis 10 3 Penyusunan Tabel Kerja 10 4 Kecermatan perhitungan dalam penyusunan tabel kerja 5 Langkah-langkah dan kecermatan perhitungan dalam substitusi data 6 Uji signifikansi 15 7 Menarik simpulan analisis 10 5 20 25 8 Kecermatan penggunaan simbul-simbul statistik T o t a l 5 Format Penilaian Kinerja No Uraian Kinerja Skala Bobot Total 1 Kelengkapan setiap tugas sesuai dengan asignment yang diberikan 2 Kelengkapan setiap tugas di atas harapan (out-standing) 1 2 3 4 5 3 Kerapian dan tampilan tugas 5 4 Respon terhadap preskriptif/ balikan tugasnya, dalam rangka menyusun karya terbaik 5 Respon/ partisipasi pada conference terhadap permasalahan yang terkait dengan tugas 6 Presentasi Portofolio 10 7 Kelengkapan Isi Folder 15 T o t a l 20 10 20 20 20
Ceklist Evaluasi Diri Untuk Pemantauan Kinerja No Kegiatan Pantauan Ya Ragu-ragu Tidak 1 Langkah analisis diikuti secara sistematis 2 Rumusan Hipotesis 3 Penyusunan Tabel Kerja 4 Kecermatan perhitungan dalam penyusunan tabel kerja 5 Langkah-langkah dan kecermatan perhitungan dalam substitusi data 6 Uji signifikansi 7 Menarik simpulan analisis 8 Kecermatan penggunaan simbul-simbul statistik 9 Kelengkapan setiap tugas sesuai dengan asignment yang diberikan 10 Kelengkapan setiap tugas di atas harapan (out-standing) 11 Kerapian dan tampilan tugas 12 Respon terhadap preskriptif/balikan tugasnya, dalam rangka menyusun karya terbaik 13 Respon/ partisipasi pada conference terhadap permasalahan yang terkait dengan tugas 14 Kelengkapan Isi Folder Penilaian Diri Nama : --------------------------------------------------------- Anggota Kelompok : --------------------------------------------------------- Kegiatan Kelompok : -------------------------------------------------------- Untuk pertanyaan 1 sampai dengan 5 tulis masing-masing huruf sesuai dengan pendapatmu! (A) = selalu; (B) = jarang; (C) = jarang sekali; (D) = tidak pernah 1. ----- Selama diskusi saya memberikan saran kepada kelompok untuk didiskusikan 2. ----- Ketika kami berdiskusi, setiap anggota memberikan masukan untuk didiskusikan 3. ----- Semua anggota kelompok semestinya melakukan sesuatu dalam kegiatan kelompok 4. ----- Setiap anggota kelompok mengerjakan kegiatannya sendiri dalam kegiatan kelompok 5. Selama kegiatan kelompok, saya ------ mendengarkan ----- mengendalikan kelompok ------ bertanya ----- mengganggu kelompok ------ merancang gagasan ----- tidur 6. Selama kegiatan kelompok, tugas apa yang kamu lakukan? 21
Penilaian Portofolio Hasil Belajar Kemampuan Akhir : Menetapkan properti fisik bahan pembentuk beton Indikator Menentukan kadar air agregat Menentukan kadar lumpur Menentukan gradasi Menghitung modulus kehalusan Nama Peserta Didik : Maksin Mata Kuliah : Teknologi Beton Tanggal : 9 Juni 2015 Penilaian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 0 Keterangan : Komentar pendidik : Maksin sudah bagus dalam hal membedakan kadar air agregat dan menentukan kadar lumpur, namun masih perlu ditingkatkan dalam menentukan gradasi dan menghitung modulus kehalusan Penilaian Portofolio Hasil Belajar Aspek Psikomotor No. 1 Cara mengukur larutan dengan gelas ukur 2 Cara mentitrasi 3 Cara mengamati perubahan warna 4 Cara membersihkan buret 5 Kebersihan dan kerapian tempat kerja Skor 1 2 3 4 5 Keterangan : 1 : Sangat tidak tepat 2 : Kurang tepat 3 : Agak tepat 4 : Tepat 5 : Sangat tepat 22
Penilaian Portofolio Proses Belajar Aspek yang Dinilai : Motivasi Belajar Indikator 1. Keantusiasan dalam belajar Nama : Tanggal : MK : Kriteria 1 2 3 4 5 2. Partisipasi dalam kegiatan diskusi 3. Keseriusan dalam penyelesaian tugas Keterangan : Komentar Pendidik : Penilaian Portofolio Hasil Karya Peserta Didik Kemampuan Akhir : Membuat karangan singkat sesuai dengan pengalaman masing-masing Indikator Nama : Tanggal : MK : Kriteria 1 2 3 4 5 1. Pengembangan ide atau gagasan V 2. Penyusunan alur cerita V 3. Sistematika Penulisan V 4. Pemilihan kata V 5. Penggunaan EYD V Keterangan : Komentar Pendidik : Berhasil menyusun cerita sesuai dengan pengalaman. Hanya saja dalam penempatan kata yang sesuai dan penggunaan ejaan dengan kaidah bahasa Indonesia perlu ditingkatkan, ayo berlatih terus...! 23
MEKANISME DAN PROSEDUR PENILAIAN Mekanisme Penilaian Menyusun, menyampaikan, menyepakati tahap, teknik, instrumen, kriteria, indikator, dan bobot penilaian antara penilai dan yang dinilai sesuai dengan rencana pembelajaran Melaksanakan proses penilaian sesuai dengan rencana Memberikan umpan balik dan kesempatan untuk mempertanyakan hasil penilaian kepada mahasiswa Mendokumentasikan penilaian proses dan hasil belajar mahasiswa secara akuntabel dan transparan 24
Prosedur Penilaian Tahap perencanaan Kegiatan pemberian tugas atau soal, observasi kinerja, pengembalian hasil observasi, dan pemberian nilai akhir. Prosedur penilaian ini dapat dilakukan melalui penilaian bertahap dan/atau penilaian ulang. PELAKSANAAN DAN PELAPORAN PENILAIAN 25
Pelaksanaan Penilaian Pelaksanaan penilaian dilakukan sesuai dengan rencana pembelajaran Pelaksanaan penilaian dapat dilakukan oleh: dosen pengampu atau tim dosen pengampu dosen pengampu atau tim dosen pengampu dengan mengikutsertakan mahasiswa dan/atau dosen pengampu atau tim dosen pengampu dengan mengikutsertakan pemangku kepentingan yang relevan Pelaporan Penilaian Pelaksanaan penilaian untuk program spesialis dua dan program doktor wajib menyertakan tim penilai eksternal yang mempunyai kompetensi yang memadai Kualifikasi keberhasilan mahasiswa dalam menempuh suatu mata kuliah 26
PENDEKATAN DALAM PENILAIAN Penilaian Acuan Patokan (PAP) Disebut juga penilaian acuan absolut Pendekatan ini dipergunakan untuk menentukan tingkat capaian pembelajaran peserta didik Peserta didik dinyatakan telah memenuhi capaian pembelajaran apabila telah mencapai nilai minimal 55. 27
Pendekatan PAP Dalam proses pembelajaran mengacu pada : Capaian pembelajaran, Kemampuan akhir dan Indikator Sistem pembelajaran tuntas, yakni : sistem pembelajaran yang menekankan pada semua ranah (kognitif, psikomotor dan afektif) Penyelenggaraan kurikulum pendidikan tinggi mengharuskan peserta didik memiliki kemampuan sesuai capaian pembelajaran yang dirumuskan Pedoman PAP Dengan Skala Lima Persentase Penguasaan Nilai Angka Nilai Huruf Predikat 80 100 4 A Sangat baik 65 79 3 B Baik 55 64 2 C Cukup 40 54 1 D Kurang 0 39 0 E Sangat kurang Catatan : dinyatakan mencapai kompetensi jika minimal memiliki penguasaan 55% 28
Rancangan Penilaian Program Studi : Teknik Sipil Matakuliah/Kode : Teknologi Bahan/SI 369 Dosen Pengampu : Prof. Dr. Ir. I Made Alit Karyawan Salain, DEA Semester/sks : III/3 Capaian Pembelajaran : Memahami sifat dan persyaratan dari bahan pembentuk beton & aspal Mampu merancang campuran beton berkualitas sesuai SNI 03-2834-2000 Kemampuan Akhir Mengetahui apa itu beton & aspal Memahami sifat & syarat bahan pbtk beton dan aspal Menetapkan properti fisik bahan pbtk beton Menentukan kinerja beton Menggunakan metode SNI 03-2834-2000 untuk merancang campuran beton Indikator Dapat mendefinisikan beton & aspal Dapat menguraikan sifat dan syarat bahan pembentuk beton dan aspal Dapat menentukan properti fisik bahan pembentuk beton Mampu menentukan kelecakan dan kekuatan beton Dapat menghitung kebutuhan bahan untuk membuat 1 m 3 beton dan koreksi kadar air kondisi lapangan Jenis Tagihan Bobot (%) Kognitif Psikomotorik Afektif Workshop JUMLAH Kurikulum 50 25 25 Jenis Penilaian Kuis 5 Tes tulis Tugas individu, diskusi Tugas kelompok, presentasi Tugas kelompok, presentasi 5 5 Tes kinerja Observasi 10 10 10 Tes kinerja Observasi 10 15 10 Tes kinerja Observasi UAS 20 Tes tulis Terima kasih 29