R a t a p a n bagi S e o r a n g P u t r a

dokumen-dokumen yang mirip
MENJADIKAN SEGALANYA BERMAKNA

P e r a n g. Kata-kata

Relasi. Kekusutan yang Layak Dihadapi. Tim Lane dan Paul Tripp

Penghiburan. Orang Percaya

PANGGILAN MISI MENEMUKAN TEMPAT ANDA DALAM RANCANGAN ALLAH BAGI DUNIA INI M. DAVID SILLS

KEHIDUPAN KRISTEN. Copyright momentum.or.id S INCLAIR B. FERGUSON. Sebuah Pengantar Doktrinal. Penerbit Momentum 2007

Konseling dalam Komunitas DAVID POWLISON

RENCANA ALLAH. Utz ANDA J. I. PACKER. Copyright momentum.or.id PENERBIT MOMENTUM 2004

DARI IMAN KEPADA IMAN

Air Mata. Pernikahan

TAKHTA KRISTUS DALAM KELUARGA

PENGINJILAN dan KEDAULATAN ALLAH J.I. PACKER. Penerbit Momentum Copyright momentum.or.id

Bagaimana Orang Berubah. Timothy S. Lane & Paul David Tripp

DOKTRIN YANG SULIT MENGENAI KASIH ALLAH

IA BERIKAN KITA KISAH-NYA

MERAYAKAN SABAT. Menemukan Peristirahatan di Dunia yang Tidak Pernah Beristirahat BRUCE A. RAY. Copyright momentum.or.id

KECANDUAN. Copyright momentum.or.id EDWARD T. WELCH. Sebuah Pesta dalam Kubur. Temukan Harapan dalam Kuasa Injil. Penerbit Momentum 2007

YESUS KRISTUS JURUSELAMAT DUNIA

DASAR-DASAR IMAN KRISTEN

SUPREMASI ALLAH DALAM KHOTBAH

MEMANDANG PERSPEKTIF BARU

FIRMAN ALLAH AKAL BUDI MANUSIA. dan. Copyright momentum.or.id. Ronald H. Nash. Penerbit Momentum 2008

Tafsiran Matthew Henry. Kitab. Mazmur 1-50 MOMENTUM

PENGUDUSAN EMOSI. Tufqifo!Upoh! Copyright momentum.or.id

Copyright momentum.or.id

SEGALA SESUATU UNTUK KEBAIKAN KITA

hidup yang Berlimpah di dalam Allah

DIRANCANG bagi KEMULIAAN

LIMa POKOK CALVINISME

ALLAH TRINITAS. Dalam Alkitab, Sejarah, Theologi, dan Penyembahan ROBERT LETHAM

yang kepada Copyright momentum.or.id SINCLAIR B. FERGUSON

ALLAH, KEBEBASAN, KEJAHATAN. Alvin C. Plantinga. dan. Copyright momentum.or.id. Penerbit Momentum 2003

Bagaimana dan Kapan. Memberitahu Anak Anda. Copyright momentum.or.id. STANTON L. dan BRENNA B. JONES

Mutiara kehidupan kristen

Bimbingan Ilahi bagi Setiap Orang Kristen. selangkah. Demi. selangkah. James C. Petty. P e n e r b i t M o m e n t u m

Allah di Lahan Terbengkalai

DOGMATIKA REFORMED JILID 1: PROLEGOMENA HERMAN BAVINCK. Editor Umum Edisi Bahasa Inggris John Bolt

SEMESTA PEMIKIRAN JAMES W. SIRE. Sebuah Katalog Wawasan Dunia Dasar. Copyright momentum.or.id. Penerbit Momentum 2005

Tuhan Hadir Dalam Kebuntuan Hidup 1 Raja-raja 19:9-18

1 Tesalonika. 1 1 Dari Paulus, Silas, dan Timotius. 2 1 Saudara-saudara, kamu tahu bahwa

HW Prakoso. Yang Terabaikan. ~ Kumpulan Naskah Gatot!! ~ Publishing

Kodokhitamputih Dkk. #Cintaitu. Penerbit Kodok Hitam Putih. Nulisbuku.com. Bekerjasama dengan

PL1 : terhadap kaum yang tidak saleh! U : Luputkanlah aku dari orang penipu dan orang curang!

Bagaimana Aku Dapat Meminta Allah untuk KESEMBUHAN FISIK? Panduan alkitabiah DAVID J. SMITH

Musuh dalam Diriku. Copyright momentum.or.id. Pembicaraan Terus Terang mengenai Kuasa dan Kekalahan Dosa. Penerbit Momentum 2004


Ditetapkan untuk Menghasilkan Buah

MENDIDIK. untuk KEHIDUPAN REFLEKSI MENGENAI PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN KRISTEN. Nicholas P. Wolterstorff

Budi Mulyanto. Hati Bicara

Minggu, 21 Januari 2018 ALLAH MENYESAL. Yunus 3:1-10 PERSIAPAN T A T A I B A D A H M I N G G U G K I K E B A Y O R A N B A R U 0

Copyright momentum.or.id

Gereja Melayani Orang

TATA IBADAH MINGGU GKI KEBAYORAN BARU

Penerbit PT Elex Media Komputindo

"Jika saya begitu takut maka biarlah saya mati malam ini". Saya takut, tetapi saya tertantang. Bagaimanapun juga toh akhirnya kita harus mati.

The Good Girl The Good Girl haldep.indd 1 1/2/2018 4:10:23 PM

Mempunyai Pendirian Dalam Masyarakat

Kuk Tuhan Memberi Kelegaan Matius 11 : 20-30

Tata Ibadah Minggu Paskah IV. Minggu, 07 Mei » Berhimpun «

MENEMUKAN KEHENDAK ALLAH

PL1 : Sebab TUHAN, Yang Mahatinggi, adalah dahsyat, U : Raja yang besar atas seluruh bumi.

TEMA MASA RAYA PASKAH: MENJADI SAKSI-SAKSI KEBANGKITAN KRISTUS

Kesengsaraan adalah aku! Apakah ia kan mencampur kesedihannya atas jalinan persahabatan dengan sahabat lainnya yang serupa? Apakah ia tidak kesepian

Karya Kreatif Tanah Air Beta. Karya ini diciptakan untuk menuturkan isi hati Mama Tatiana di dalam buku hariannya. Karya

K2 KEMAMPUAN KUESIONER KARUNIA-KARUNIA ROH

Baptisan. Mencuci Bersih Dosa HIDUP BARU BERSAMA KRISTUS

Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. (Roma 12 : 11)

MEMOAR 1. Aku Anak Nelayan

SINOPSIS. Universitas Darma Persada

TATA IBADAH HARI MINGGU

(Aku Melihatnya & Dia Melihatku)

Liturgi Minggu. Jadilah Penurut-Penurut Allah. GKI Bintaro Utama 9 Agustus 2015 Pukul 06.30, 09.00, dan WIB

KITAB AYUB PERTANYAAN DISKUSI

MEDIA PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI MEDIA PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI

GKI MENGALAMI PEMBARUAN BUDI Roma 12:1-2

Siapakah Yesus Kristus? (5/6)

Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No. 2, oleh Chris McCann. Selamat malam dan selamat datang di Pemahaman Alkitab EBible

Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB)

Level 2 Pelajaran 12

Title: Preached by Dr. w eugene SCOTT, PhD., Stanford University Copyright 2007, Pastor Melissa Scott. - all rights reserved

SMP kelas 8 - BAHASA INDONESIA BAB 1. TEKS CERITA MORAL/FABELLatihan Soal 1.7

PEMIKIRAN PASCA-KRISTEN. Harry Blamires. Penerbit Momentum Copyright momentum.or.id

Minggu 5 : Mengapa dan Bagaimana Saya Berdoa? Panduan Acara & Bantuan untuk Penceramah

Ketika mimpi menjadi sebuah bayangan, aku menanyakan "kapan ini akan terwujud?" Mungkin nanti, ketika aku telah siap dalam segalagalanya

Kalau kau mendengar sesuatu, itu akan hanya memudar dan menjadi bagian dari latar belakang.

Raja yang Baik, Raja yang Jahat

Bulan Keluarga 2017 Tema : Keluarga : Bersatu Kita Teguh, Terpisah Pun Kita Kuat (1 Timotius 1 : 5) Sub Tema : Kebun Anggur Tuhan

GPIB Immanuel Depok Minggu, 27 September 2015

Berdiri. 2. NYANYIAN JEMAAT Ya Tuhan, Tiap Jam KJ 457:1,4,5. (prosesi Alkitab simbol Firman Allah yang siap untuk diberitakan)

AKHIR PERJALANAN. ( Kisah Tentang Kehidupan ) Aghana V Idents. Diterbitkan secara mandiri. melalui Nulisbuku.com

Hanya Allah yang Layak

BAB II RINGKASAN CERITA. sakit dan mengantarkan adik-adiknya ke sekolah. Karena sejak kecil Lina

Level 2 Pelajaran 13

Adalah baik jika dalam ibadah ini keluarga duduk bersamasama.

Kolose. 1 1 Dari Paulus, rasul* Kristus Yesus

Pelajaran untuk Murid STUDENT LESSON SUATU HAL TENTANG WAKTU

Bagaimana Memotivasi Anak Belajar?

MENGUKIR KARAKTER DALAM DIRI ANAK

Buah Kejujuran Putri Amanda Karimatullah LL

Transkripsi:

R a t a p a n bagi S e o r a n g P u t r a Nicholas Wolterstorff Penerbit Momentum 2003

(Lament for a Son) Oleh: Nicholas Wolterstorff Penerjemah: Ellen Hanafi Editor: Solomon Yo Tata Letak: Djeffry Desain Sampul: Darman dan Minerva Editor Umum: Solomon Yo Originally published in English under the title, Lament for a Son copyright 1987 by Wm. B. Eerdmans Publishing Co. 255 Jefferson Ave. S.E., Grand Rapids, Mich. 49503 All rights reserved Hak cipta terbitan bahasa Indonesia pada Penerbit Momentum (Momentum Christian Literature) Andhika Plaza C/5-7, Jl. Simpang Dukuh 38-40, Surabaya 60275, Indonesia. Copyright 1997 Telp.: +62-31-5472422; Faks.: +62-31-5459275 e-mail: momentum-cl@indo.net.id Perpustakaan LRII: Katalog dalam Terbitan (KDT) Wolterstorff, Nicholas, Ratapan bagi seorang putra/nicholas Wolterstorff, terj. Ellen Hanafi cet. 1 Surabaya: Momentum, 2003. xii + 115 hlm.; 14 cm. ISBN 979-8131-41-x 1. Anak Kematian Aspek-aspek Psikologis 2. Perkabungan Aspek-aspek Psikologis 3. Ayah dan anak 4. Wolterstorff, Nicholas Keluarga 5. Wolterstorff, Nicholas Amerika Serikat Biografi 2003 155.9 37 Cetakan pertama: Desember 2003 Hak cipta dilindungi oleh Undang-Undang. Dilarang mengutip, menerbitkan kembali, atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apa pun dan dengan cara apa pun untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari penerbit, kecuali kutipan untuk keperluan akademis, resensi, publikasi, atau kebutuhan nonkomersial dengan jumlah tidak sampai satu bab.

Kata Pengantar S AYA MENULIS ISI BUKU INI lebih dari dua belas tahun yang silam, untuk memberi penghormatan bagi putra sekaligus saudara kami, Eric, yang meninggal dunia dalam suatu kecelakaan pendakian gunung di Austria pada usianya yang ke-25 tahun, dan untuk mengungkapkan kedukaan saya. Meski bersifat sangat pribadi, saya memutuskan untuk menerbitkan ini dengan harapan kata-kata saya dalam buku ini akan mewakili rasa hormat dan kedukaan yang juga dirasakan oleh sebagian orang yang mengalami hal yang sama dengan saya. Apa yang telah saya pelajari dengan rasa takjub adalah bahwa dalam partikularitas terdapat universalitas. Banyak orang yang kehilangan anak karena kematian menulis surat kepada saya. Namun banyak yang kehilangan kerabat juga menulis hal yang sama, bersamaan dengan mereka yang

mengalami kehilangan selain kematian kerabat atau teman. Kata-kata ratapan yang bersifat pribadi dan tajam menusuk, seperti yang telah saya pelajari, menyuarakan kepedihan dari berbagai bentuk rasa kehilangan. Saya sering ditanya apakah kadar kedukaan saya masih sekuat saat menulis ini dulu. Jawabannya adalah, Tidak. Luka di hati ini sudah tak lagi menganga, namun tetap belum hilang. Memang itulah yang seharusnya terjadi. Apabila ia bernilai untuk dicintai, maka ia pun bernilai untuk menerima rasa duka kita. Kedukaan merupakan kesaksian kehidupan tentang nilai seseorang yang dikasihi. Nilai itu akan terus ada. Maka saya tetap berdukacita. Saya tidak berusaha menutupinya, memungkiri, dan melupakannya. Saya tidak berusaha untuk tidak mengakuinya. Jika seseorang bertanya, Siapa dirimu, beri tahu saya tentang dirimu, maka saya akan menjawab pendek meski tidak segera, Saya adalah seorang yang kehilangan seorang anak. Rasa kehilangan itu menentukan identitas saya; memang tidak seluruh identitas saya, tetapi sebagian besar. Identitas itu ada dalam kisah yang akan saya ceritakan. Saya benar-benar berjuang untuk tidak hanya memiliki kedukaan, tetapi memilikinya sebagai yang telah mengalami kuasa penebusan. Namun saya tak akan dan tak dapat memungkirinya. Saya akan senantiasa mengingat Eric. Ratapan merupakan bagian dari kehidupan. vi ii

Seorang teman memberitahukan bahwa ia telah memberikan beberapa buku Ratapan ini kepada anak-anaknya. Mengapa kaulakukan itu? tanya saya. Karena buku ini merupakan lagu cinta, sahutnya. Setiap ratapan merupakan lagu cinta. Mungkinkah suatu hari kelak lagu-lagu cinta tak lagi berupa ratapan? Nicholas Wolterstorff Lent, 1997 ix

Prakata Penerbit P ENGALAMAN KEDUKAAN atas kematian orang-orang yang kita kasihi merupakan pengalaman universal setiap orang, siapa yang dapat menghindarinya? Karena itu, bagaimana kita meresponsnya, lebih tepatnya, bagaimana kita meresponsnya secara benar, merupakan hal yang perlu kita pelajari. Dalam buku ini, Nicholas Wolterstorff berbagi pengalaman kedukaannya yang mendalam atas kematian putranya, dan bagaimana ia meresponsnya di dalam iman, sampai ia mengalami kuasa penebusan Kristus atas kedukaannya itu. Pengalamannya ini telah menjadikan dia seorang yang berbeda, dalam arti lebih baik. Walaupun mungkin kita memiliki respons yang berbeda dengannya dalam menghadapi kedukaan, tetapi apa yang diungkapkan Wolterstorff dalam bukunya ini akan memperkaya pengertian kita tentang apa itu kedukaan, bagaimana

bersikap jujur dalam menghadapi kedukaan, dan bagaimana mengalami kuasa penebusan Kristus atas kedukaan kita; setidaknya kita akan ditolong untuk lebih memahami orang yang sedang berduka dan kedukaan mereka, sehingga kita akan lebih dimampukan untuk menghibur mereka. Wolterstorff mengingatkan kita bahwa pengalaman kedukaan yang sangat menyakitkan itu hendaknya membuat kita lebih mengenal Allah dan menjadikan kita lebih baik berdasarkan kuasa kemenangan Kristus yang telah mengalahkan kuasa kematian. Kiranya Tuhan memakai buku ini menjadi berkat besar bagi umat-nya yang sedang berduka atau yang sedang berusaha untuk menghibur orang yang berduka. Desember 2003 Penerbit Momentum vi

D ILAHIRKAN di suatu malam yang bersalju di New Haven, ia meninggal dunia 25 tahun kemudian di atas lereng yang bersalju pula di Kaisergebirger. Dalam kelembutan kami makamkan ia di bulan Juni yang hangat. Benih-benih pohon willow yang berwarna putih tersemai, menyelimuti permukaan tanah. Saya tercenung: Dia-kah yang kami kuburkan? Saya telah menyentuh pipinya. Terasa dingin, kaku membisu, membuat saya tertegun. Saya tahu, kematian itu dingin. Juga hening. Namun tak seorang pun pernah mengatakan bahwa semua kelembutan itu akan lenyap. Rohnya telah pergi dengan membawa serta kehangatan, aktivitas, dan kelembutan yang ada. Dia telah tiada. Eric, di manakah kau? Akan tetapi saya tidak pandai memahami tentang pemisahan seorang dari tubuhnya. Mungkin itu dapat diperoleh melalui latihan. Berambut merah, berlesung pipit, dan berwajah lucu itulah Eric.

T ELEPON BERDERING pukul 3.30 pada hari Minggu siang yang cerah. Kami baru saja mengantar adiknya laki-laki ke bandara untuk menemaninya di sana pada musim panas. Pak Wolterstorff? Ya, saya sendiri. Apakah Anda ayah Eric? Benar. Pak Wolterstorff, saya terpaksa menyampaikan berita buruk ini. Berita apa? Eric mendaki gunung dan mengalami kecelakaan. Kecelakaan? Ia mengalami kecelakaan serius. Serius? Pak Wolterstorff, perlu saya beritahukan, kini Eric sudah meninggal. Pak Wolterstorff, Anda masih di sana? Anda harus datang segera! Eric meninggal, Pak. Selama tiga detik saya merasakan adanya kedamaian dalam suatu kematian: saya rentangkan tangan lalu memeluk putra saya, dan dengan penuh kedamaian saya menyerahkan dia kepada satu pribadi satu Pribadi yang kudus. Selanjutnya, muncullah kepedihan kepedihan yang sangat mendalam. 2

I A, SEPERTI semua anak kami yang lain, senantiasa cekatan dan cerdas. Di universitas ia menjadi Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional. Dengan kemampuan yang luar biasa dalam sains dan matematika, ia menghabiskan waktu musim panasnya di universitas untuk belajar pemrograman komputer. Pada akhirnya, ia memutuskan untuk menekuni sejarah seni, bukan sains. Di sanalah ia merasa menyentuh hal-hal yang berbau kemanusiaan. Ia seorang seniman yang bermutu, pembuat barang-barang tembikar yang sempurna, yang berpengetahuan luas tentang musik, dan dapat memainkannya dengan baik. Ia seorang pekerja keras, tidak suka membuang-buang waktu barangkali dengan terlalu bersikap demikian, ia cenderung jarang menikmati atau bahkan jarang bertoleransi terhadap gangguan-gangguan yang muncul, terlalu berorientasi pada tujuan-tujuannya, dan cenderung tidak humoris. Ia tidak mau bermain-main karena itu tidak sesuai dengan rencana-rencananya. Namun ia mengenal kesenangan. Ia seorang yang berjiwa petualang, melakukan perjalanan seorang diri ke banyak tempat di dunia ini, tak pernah berkecil hati terhadap tantangan atau mengesampingkan penjelajahan ke daerah baru, cenderung menilai keterampilan dan kekuatan fisiknya terlalu tinggi. Pada usia sepuluh tahun ia nyaris tenggelam, namun ia tidak mau mengakui bahwa ia tidak begitu terampil berenang. Ia hidup dengan semangat yang menyala-nyala. 3

Pada Hari Pengucapan Syukur (Thanksgiving Day), sang pendeta berbicara tentang mendapatkan perhatian yang menyenangkan. Perhatian Eric merupakan perhatian yang menyenangkan, begitu pula dengan telinganya yang bersedia mendengar dan pikirannya. Bukan hanya perhatian yang menyukakan, tetapi juga menyenangkan. Ia seorang yang beriman. Pada usia enam tahun kalau tidak salah, saat berkeliling dengan mobil ke suatu tempat bersama saya, ia pernah bertanya, Ayah, bagaimana kita tahu Allah itu ada? Ia memang menanyakan hal itu, tetapi saya tak melihat dia meragukan hal itu dengan serius. Ia suka beribadah dalam kelompok komunitas yang bersungguh-sungguh. Ia meninggal dunia dalam Tuhan. Ia meninggalkan karakter pada segala sesuatu. Saya teringat akan pemikiran penyair Gerard Manley Hopkins tentang keindahan: Bagi Hopkins, sesuatu itu memiliki keindahan apabila memiliki karakter tertentu. Dalam salah satu suratnya, Hopkins berbicara tentang kesedihan yang dirasakannya manakala sebatang pohon di kebun, yang diselimuti keindahan, ditebang. Eric memberikan keindahan pada segala sesuatu: caranya berpakaian, caranya memasak, caranya menjabat tangan orang, caranya menjawab telepon. Lebih baik saya mati agar tidak melihat lagi berbagai keindahan dunia hancur. Ketika saya marah terhadapnya, itu biasanya berkenaan dengan keegoisannya. Kendati pada suatu musim panas ia 4