BNPC HS 2012 Qualification Round. Problem A. Kotak Mainan Windi. Time Limit: 3s

dokumen-dokumen yang mirip
Bina Nusantara Programming Contest for High School Student (BNPC HS) Problem A. Bujur Sangkar Ajaib. Time Limit: 3s

BNPC-HS 2014 Babak Penyisihan. Problem A. Kartu Sepuluh. Time Limit: 3s

BNPC-HS 2010 BABAK PENYISIHAN (PILIHAN GANDA)

Problem A. Teks Fibonacci

A. Bimbel. Time limit: 1 detik

Faktorial. Kode Soal: OSN601 Batas Run-time: 1 detik / test-case Batas Memori: 32 MB Masukan: Standard input Keluaran: Standard output

INFORMATIKA/KOMPUTER. Hari Pasar 16 Ilir 2. Menjinakkan Bom 3. Pos Wisata Sungai

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Problem A Kamus Panda

Untuk soal (1) s/d (3) berhubungan dengan data berikut :

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

KONSEP DASAR PROBABILITAS

OLIMPIADE SAINS NASIONAL VII

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Problem A. Raja yang Bijak

OLIMPIADE SAINS NASIONAL IX

OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2015 DESKRIPSI SOAL

Sugeng Rawuh Malih Ing Ngayogyakarta

SOAL PELUANG KELAS XI MATEMATIKANET.COM 1.! B. 4 2 C. 2 2 D. E. 2 2 A. 840 B. 504 C. 162 D. 84 E. 168

Problem A. Turnamen Panco

Problem A. 3 Prima. Kasus #1: 2 Kasus #2: 1 Kasus #3: 135 Kasus #4: 20

OLIMPIADE SAINS NASIONAL VIII

SOAL BRILLIANT COMPETITION 2013

Contoh Masukan: Contoh Keluaran: Perhatikan dalam setiap baris satu bilangan dengan bilangan lain hanya dipisahkan 1 (satu) spasi.

Problem A. Liga Adu Ayam

Pertahanan Pekanbaru. Deskripsi. Format Masukan. Time limit: 1 s. Memory limit: 64 MB

BAB III PENYANDIAN ONE TIME PAD MENGGUNAKAN SANDI VIGENERE

SOAL BABAK PENYISIHAN TAHAP Informatic Logical Programming Competition 2010

PENCACAHAN RUANG SAMPEL

Analisis Cerpen Kartu Pos dari Surga

Programmer dan Meeting

BAB I PENDAHULUAN. lain. Pada masyarakat modern dikenal dua macam cara berkomunikasi, yaitu. menulis dan membaca merupakan komunikasi tertulis.

Nama Soal Peta Jalan Batas Waktu - Nama Berkas peta[no.urut].out.[1..10] Batas Memori - Tipe output only Sumber Prima Chairunnanda

Problem A Lama Menonton

Hari 1 / Soal 1: Bukit dan Lembah

Sistem Komputer. Software / Perangkat Lunak. Hardware / Perangkat keras. Brainware / Pemakai

ATURAN PENCACAHAN 9/29/2014. C. Aturan Kombinasi. Soal 01W362. Latihan W22c

Soal-soal dan Pembahasan Matematika Dasar SBMPTN-SNMPTN 2009

STATISTIK DESKRIPTIF

INFORMATIKA/KOMPUTER. Hari 0 (Sesi Latihan) 1. Empek-empek 2. Gunting Kertas 3. Matriks Biner

Peluang Aturan Perkalian, Permutasi, dan Kombinasi dalam Pemecahan Masalah Ruang Sampel Suatu Percobaan Peluang Suatu Kejadian dan Penafsirannya

Air dan Api. Time limit

Berkas Soal Final Competitive Programming Tingkat Mahasiswa. CompFest 2013

Universitas Komputer Indonesia

SOAL FINAL LOGIKA ILPC 2011

SOAL PENYISIHAN PCS JOINTS

RANGKUMAN MATERI FUNGSI KOMPOSISI DAN FUNGSI INVERS

BNPC-HS 2010 BABAK PENYISIHAN (PILIHAN GANDA)

Kalimat aktif Kalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan atau melakukan perbuatan.

Problem 1. Sorting Data

Latihan-Latihan OSN Bidang Informatika/Komputer. Pembinaan Olimpiade Sains Nasional dan Bimbingan Belajar. SMA di Kabupaten Simalungun

Saat menemui penjumlahan langsung pikirkan hasilnya dengan cepat lalu lakukan penjumlahan untuk setiap jawaban yang diperoleh.

Kasus A : Enkripsi Kalimat

SUGENG RAWUH ING NGAYOGYAKARTA

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

A. Mati Lampu. Format Masukan. Format Keluaran. Contoh Masukan. Contoh Keluaran

Tugas UTS Pemrograman Berorientasi Obyek

PROGRAM TAHUNAN Mata Pelajaran PKn Kelas 2

KESALAHAN PENGGUNAAN TANDA BACA TITIK DAN KOMA DALAM KARANGAN NARASI SISWA KELAS V DI SEKOLAH DASAR

A. Catur. Time Limit : 1 detik

NASKAH SOAL MATEMATIKA HIMSO Tingkat SD/MI 2017

Ini Ibu Budi. Time Limit: 1 second(s) Memory Limit: 32 megabyte(s)

Kegiatan Sehari-hari

CALISTUNG UNTUK PAUD * Ika Budi Maryatun, M.Pd

Problem A Duel Maut A

ALGORITMA ELGAMAL DALAM PENGAMANAN PESAN RAHASIA

SILABUS PEMBELAJARAN. Indikator Pencapaian Kompetensi

Combinatorics dan Counting

KISI-KISI PENILAIAN TENGAH SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN MATA PELAJARAN : TEMA 5 PENGALAMANKU ( 1-2 ) KELAS 1

kegiatan sehari hari pelajaran 2

Bundel Soal Sesi 2 Bidang Informatika Olimpiade Sains Nasional X

Kasus A : Character Tracking

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

KISI-KISI UTS TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Penghasilan JokeMart

NPC 2010 LEMBAR SOAL BABAK FINAL NPC NPC 2010 Be a Geeks, Enjoy your Code!!

BAB 1 PENDAHULUAN. sesamanya, berlandaskan pada budaya yang mereka miliki bersama. Sistem pada

pelajaran 1 keluarga setiap anak pasti punya ayah ibu kakek nenek dan saudara semua itu disebut keluarga tahukah kamu anggota keluargamu keluarga 1

Statemen Perintah, variable, dan Operator Pada Qbasic

41 A. Menyampaikan Pesan Pendek

BOCORAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2015/2016 UTAMA SMA/MA PROGRAM STUDI IPA. MATEMATIKA Selasa, 5 April 2016 ( )

A - Runner Game. Time limit: 2 s. Memory limit: 64 MB

Bundel Soal Sesi 1 Bidang Informatika Olimpiade Sains Nasional X

PENERAPAN AKSIOMA KETERBAGIAN DALAM PEMBELAJARAN KONSEP AKAR PANGKAT DUA DI KELAS VII SMP Oleh : Andi Syamsuddin*

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

OLIMPIADE SAINS NASIONAL VII

Mewarnai Tabel. Masukan. Keluaran. Batasan. Asia-Pacific Informatics Olympiad 2011 Bahasa Indonesia Version

Sesi/Perkuliahan ke: 3

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

BAB III ANALISIS. Pada tahap analisis, dilakukan penguraian terhadap topik penelitian untuk

ANALISIS PERMAINAN KATA MENGGUNAKAN ALGORITMA PEMROGRAMAN ANAGRAM DAN SUBANAGRAM

BARISAN DAN DERET Jenis-jenis barisan dan deret yang sering diujikan adalah soal-soal tentang :

Chapter 2. Tipe Data dan Variabel

OLIMPIADE SAINS NASIONAL VIII

BAB 2 LANDASAN TEORI. Universitas Sumatera Utara

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Kriptografi Berikut ini akan dijelaskan sejarah, pengertian, tujuan, dan jenis kriptografi.

PENGENALAN BAHASA C. A. Struktur Kode Program dalam Bahasa C Secara garis besar, suatu kode program dalam bahasa C memiliki struktur umum seperti ini:

Transkripsi:

1/9/2016 www.suhendry.net/contest/bnpchs12/qual/a kotak.html BNPC HS 2012 Qualification Round Problem A Kotak Mainan Windi Time Limit: s Windi memiliki sebuah kotak mainan berisi bola bola kecil berwarna warni yang masing masing bertuliskan sebuah bilangan antara 1 hingga 100. Ayah Windi sering melihat Windi memainkan bola bola tersebut, sehingga suatu hari beliau memiliki ide untuk mengajarkan Windi mengenai bilangan. Ayah Windi akan menanyakan kepada Windi beberapa pertanyaan seperti "Windi, ada berapa bola yang memiliki angka lebih besar dari 15 dan lebih kecil dari 20?" Secara formal, ayah Windi akan memberikan dua buah bilangan bulat A dan B dengan A < B, dan Windi harus menjawab ada berapa bola di dalam kotaknya yang memiliki angka X sedemikian sehingga A < X < B. Contoh, misalnya di kotak mainan Windi terdapat 10 bola dengan angka: { 12, 8, 45, 6, 8, 10, 17, 20, 17, 19 }. Perhatikan bahwa bisa saja ada dua atau lebih bola yang memiliki angka yang sama. Jika ayah Windi bertanya "Windi, ada berapa bola yang memiliki angka lebih besar dari 7 dan lebih kecil dari 20?", maka Windi harus menjawab "7", yaitu bola bola dengan angka: 8, 8, 10, 12, 17, 17 dan 19. Bola dengan angka 20 bukan merupakan bagian dari jawaban karena yang ditanya adalah bola dengan angka yang lebih besar dari 7 dan lebih kecil dari 20 (20 tidak lebih kecil dari 20). Input Baris pertama berisi sebuah bilangan bulat T (T 50) yang menyatakan jumlah kasus. Setiap kasus dimulai dengan dua bilangan bulat N dan M (1 N 100; 1 M 10) yang menyatakan banyaknya bola di dalam kotak mainan Windi dan jumlah pertanyaan dari ayah Windi secara berturut turut. Baris berikutnya berisi N buah bilangan bulat P i (1 P i 100) yang menyatakan angka yang dimiliki bola ke i. M baris berikutnya masing masing berisi dua buah bilangan bulat A dan B (1 A < B 100) yang merepresentasikan pertanyaan dari ayah Windi. Output Untuk setiap kasus, output dalam satu baris "Kasus #X:" (tanpa kutip) dengan X adalah nomor kasus dimulai dari 1. M baris berikutnya pada setiap kasus masing masing berisi sebuah bilangan bulat yang merepresentasikan banyak bola dengan angka yang memenuhi pertanyaan yang diajukan secara berurutan. Contoh input 2 10 12 8 45 6 8 10 17 20 17 19 7 20 15 20 1 100 5 2 0 50 20 50 15 20 60 50 60 Output untuk contoh input Kasus #1: 7 10 Kasus #2: 0 http://www.suhendry.net/contest/bnpchs12/qual/a kotak.html 1/2

1/9/2016 www.suhendry.net/contest/bnpchs12/qual/a kotak.html Catatan Jangan lupa menuliskan "Kasus #X:" (tanpa kutip, dengan X adalah nomor kasus dimulai dari 1 secara berurutan) pada output setiap kasus seperti pada contoh output di atas, jika tidak maka program anda TIDAK akan mendapatkan status "Yes Accepted". Penjelasan contoh k asus 1 Bola bola yang diberikan sama dengan contoh pada deskripsi permasalahan di atas. A = 7, B = 20. Pertanyaan ini sama dengan contoh pada deskripsi permasalah di atas. A = 15, B = 20. Ada bola yang memenuhi pertanyaan ini: { 17, 17, 19 } A = 1, B = 100. Semua bola di dalam kotak memenuhi pertanyaan yang diberikan. Penjelasan contoh k asus 2 A = 20, B = 60. Ada bola yang memenuhi pertanyaan ini: { 0, 50, 50 }. A = 50, B = 60. Tidak ada satupun bola yang memenuhi pertanyaan. http://www.suhendry.net/contest/bnpchs12/qual/a kotak.html 2/2

1/9/2016 www.suhendry.net/contest/bnpchs12/qual/b kata.html BNPC HS 2012 Qualification Round Problem B Kata Rahasia Time Limit: s Oscana adalah seorang anak yang memiliki kebiasaan aneh dalam menulis. Setiap kali ia menulis sebuah kata, ia akan mengubah beberapa huruf pada kata tersebut menjadi angka (setiap angka mewakili tepat sebuah karakter), mengubah beberapa huruf kecil menjadi huruf kapital dan menambahkan beberapa tanda baca secara acak yang tidak ada hubungannya dengan kata tersebut. Contoh: "makan" bisa ditulis menjadi "M!4 kan". Perhatikan bahwa belum tentu semua huruf pada kata yang ditulis akan diubah oleh Oscana, bisa saja ia menuliskan "makan dengan "m4k4!n". Berikut adalah daftar angka yang mewakili perubahan huruf yang digunakan Oscana: 'o' menjadi 0. 'i' menjadi 1. 'z' menjadi 2. 'e' menjadi. 'a' menjadi 4. 's' menjadi 5. 'g' menjadi 6. 't' menjadi 7. 'b' menjadi 8. 'q' menjadi 9. Selain itu Oscana juga memiliki kebiasaan untuk membalik urutan kata pada kalimat yang ia tuliskan. Contoh: "saya ingin makan nasi" akan ditulis menjadi "N.4.s.1 m.4!k an I.n.g i!n s'4'ya". Membaca pesan dari Oscana cukup merepotkan, meskipun anda sedang terburu buru, Oscana tidak pernah mengubah kebiasaan menulisnya. Buatlah program untuk menerjemahkan pesan yang ditulis Oscana yang sudah diubah menjadi pesan aslinya. Asumsikan isi pesan asli yang ditulis Oscana hanya terdiri dari 1 kalimat yang terdiri dari huruf kecil (tidak mengandung tanda baca, huruf kapital ataupun angka). Input Baris pertama berisi sebuah bilangan bulat T (T 100) yang menyatakan jumlah kasus. Setiap kasus dimulai dengan sebuah bilangan bulat N (1 N 100) yang menyatakan banyaknya kata dalam kalimat yang dikirim oleh Oscana. Baris berikutnya berisi N buah kata yang merupakan kalimat yang dikirimkan. Setiap kata panjangnya antara 1 dan 1000, inklusif. Setiap kata terdiri dari huruf kecil, huruf kapital, angka ataupun tanda baca (karakter ASCII yang bisa dibaca selain spasi). Antar kata hanya dipisahkan oleh tepat satu buah spasi. Output Untuk setiap kasus, output dalam satu baris "Kasus #X: Y" (tanpa kutip, antara titik dua ':' dan Y dipisahkan oleh tepat sebuah spasi) dengan X adalah nomor kasus dimulai dari 1 secara berurutan, dan Y adalah sebuah kalimat yang merupakan pesan asli yang dikirim oleh Oscana. Pisahkan antar kata di dalam kalimat Y dengan tepat satu buah spasi (tidak ada spasi di akhir kalimat). http://www.suhendry.net/contest/bnpchs12/qual/b kata.html 1/2

1/9/2016 www.suhendry.net/contest/bnpchs12/qual/b kata.html Contoh input 4 N.4.s.1 m.4!k an I.n.g i!n s'4'ya 5 T1DuR 1ng1n dan Ng4ntuk 54y4... 6?4nD4 RUMAH K PrG1 54ya 80lehk4h Output untuk contoh input Kasus #1: saya ingin makan nasi Kasus #2: saya ngantuk dan ingin tidur Kasus #: bolehkah saya pergi ke rumah anda http://www.suhendry.net/contest/bnpchs12/qual/b kata.html 2/2

1/9/2016 www.suhendry.net/contest/bnpchs12/qual/c ganda.html BNPC HS 2012 Qualification Round Problem C Ganda Campuran Time Limit: s Indonesia memiliki cukup banyak pemain bulutangkis yang handal dan setiap tahunnya PBSI selalu merekrut dan membina puluhan ribu bibit muda dari seluruh nusantara. Saat ini terdapat N peserta putra dan M peserta putri yang sedang mengikuti pelatihan dasar bulutangkis yang diselenggarakan PBSI. Setiap peserta pelatihan sudah dinilai kemampuannya oleh pelatih dengan setiap nilai (rating) berada pada rentang 1 hingga 100.000. Untuk mengukur kemajuan pelatihan ini, sang pelatih ingin mengetahui ada berapa banyak cara membentuk sebuah tim yang terdiri dari 1 putra dan 1 putri (ganda campuran) sedemikian sehingga jumlah rating mereka setidaknya sebesar K. Contoh, diberikan data: 5 peserta putra: Andi, dengan rating 100. Budi, dengan rating 105. Chandra, dengan rating 450. Dedi, dengan rating 700. Eko, dengan rating 1025. peserta putri: Lili, dengan rating 400. Maya, dengan rating 500. Nina, dengan rating 500. dan K = 1200. Dari data di atas, dapat disimpulkan ada 5 cara untuk membentuk tim dengan jumlah rating minimal 1200, yaitu: 1. Dedi dengan Maya (700 + 500 = 1200). 2. Dedi dengan Nina (700 + 500 = 1200).. Eko dengan Lili (1025 + 400 = 1425). 4. Eko dengan Maya (1025 + 500 = 1525). 5. Eko dengan Nina (1025 + 500 = 1525). Diberikan data rating N putra dan M putri yang masing masing sudah terurut, buat program untuk menentukan ada berapa cara membentuk sebuah tim yang terdiri dari 1 putra dan 1 putri sedemikian sehingga jumlah rating mereka setidaknya sebesar K. Input Baris pertama berisi sebuah bilangan bulat T (T 20) yang menyatakan jumlah kasus. Setiap kasus dimulai dengan tiga bilangan bulat N, M dan K (1 N, M 40.000; 1 K 100.000) yang menyatakan banyaknya peserta putra, peserta putri, dan jumlah rating minimal yang diharapkan secara berurutan. Baris kedua berisi N buah bilangan bulat A i (1 A i 100.000; i=1..n) dengan A i 1 A i untuk i=2..n yang merepresentasikan rating semua peserta putra. Baris ketiga berisi M buah bilangan bulat B i (1 B i 100.000; i=1..m) dengan B i 1 B i untuk i=2..m yang http://www.suhendry.net/contest/bnpchs12/qual/c ganda.html 1/2

1/9/2016 www.suhendry.net/contest/bnpchs12/qual/c ganda.html merepresentasikan rating semua peserta putri. Output Untuk setiap kasus, output dalam satu baris "Kasus #X: Y" (tanpa kutip, antara titik dua ':' dan Y dipisahkan oleh tepat sebuah spasi) dengan X adalah nomor kasus dimulai dari 1 secara berurutan dan Y adalah sebuah bilangan bulat yang menyatakan banyaknya cara membentuk tim yang terdiri dari 1 putra dan 1 putri sedemikian sehingga jumlah rating mereka minimal K pada kasus tersebut. Contoh input 5 1200 100 105 150 720 1025 400 500 500 5 6 1250 70 180 560 770 970 420 460 490 620 790 960 5 200 10 20 0 50 60 70 80 90 Output untuk contoh input Kasus #1: 5 Kasus #2: 12 Kasus #: 0 http://www.suhendry.net/contest/bnpchs12/qual/c ganda.html 2/2