Kasus A : Enkripsi Kalimat

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Kasus A : Enkripsi Kalimat"

Transkripsi

1 Kasus A : Enkripsi Kalimat (waktu: 5 menit, score:5) Sebagai kurir yang bertugas untuk mengirimkan pesan ke kantor pusat, namun agar pesan yang dikirim tidak dapat dimengerti oleh pihak yang tidak berkepentingan maka pesan tersebut harus dienkripsi. Untuk melakukan enkripsi pesan tersebut tidak digunakan teknik yang rumit, cukup mengganti huruf pada kalimat dengan huruf setelahnya. Misalnya string berisi Mampus Gue, maka string tersebut akan berubah menjadi Nbnqvt Hvf, karena huruf setelah huruf M adalah N, huruf setelah huruf a adalah b, huruf setelah huruf m adalah n, huruf setelah huruf p adalah q, huruf setelah huruf u adalah v, huruf setelah huruf s adalah t, spasi diabaikan, huruf setelah huruf G adalah H, huruf setelah huruf u adalah v, huruf setelah huruf e adalah f Baris pertama diisi oleh jumlah kalimat yang akan dienkripsi (1 N 0), baris berikutnya adalah kalimat-kalimat yang akan dienkripsi Kalimat-kalimat hasil enkripsi MampusGue C`m`mfF`msdmf NbnqvtHvf DanangGanteng Algoritma & Pemrograman I Ver/Rev : 1/1 Halaman : 1 dari 13

2 Kasus B : Mungkin Maksud Anda?? (waktu: 30 menit, score:30) Sebuah permain yang bernama Mungkin Maksud Anda, adalah permainan yang mengganti kata dengan kata yang anda inginkan pada kalimat kalimat yang telah diberikan. Baris pertama oleh jumlah kalimat (1 nk 5) Baris kedua sampai ke nk adalah kalimat yang dimaksud Baris selanjutnya kata yang anda cari Baris selanjutnya kata pengganti kata yang dicari Kalimat yang telah diganti katanya Saya sudah ganteng Sudah ganteng saya jenius ganteng kasep Saya sudah kasep Sudah kasep saya jenius Algoritma & Pemrograman I Ver/Rev : 1/1 Halaman : dari 13

3 Kasus C : Pecah Kalimat (waktu: 5 menit, score:5) Seorang mahasiswa ditugaskan untuk membuat sebuah aplikasi untuk memecah kalimat menjadi kata, misalkan kalimat Saya lumayan cakep, dipecah menjadi tiga kata yaitu: Saya Lumayan Cakep Baris pertama oleh jumlah kalimat (1 nk 5) Baris kedua sampai ke nk adalah kalimat yang akan dipecah menjadi kata-kata Baris baris yang berisi kata-kata yang telah dipecah dari kalimat masukan. 3 Saya ini cakep Udah Cakep juga ganteng Saya juga rajin Saya Ini Cakep Udah Cakep Juga Ganteng Saya Juga Rajin Algoritma & Pemrograman I Ver/Rev : 1/1 Halaman : 3 dari 13

4 Kasus D : Nomor Telepon (waktu: 5 menit, score:5) Tombol telepon standar terdiri dari angka 0-9, dimana untuk angka -9 berasosiasi dengan hurufhuruf seperti ditunjukan oleh tabel berikut ini : Digit Huruf Digit Huruf A B C 6 M N O 3 D E F 7 P Q R S 4 G H I 8 T U V 5 J K L 9 W X Y Z Melakukan konversi suatu kata dalam nomor telepon menjadi nomor sesuai dengan angka yang memiliki asosiasi dengan huruf tersebut Baris pertama diisi oleh jumlah kata yang akan dienkripsi (1 N 0), baris berikutnya adalah N buah kata-kata yang akan dikonversi menjadi angka-angka Angka hasil konversi N buah kata 4 GARUDA NUMBERS PINTAR POLISI Algoritma & Pemrograman I Ver/Rev : 1/1 Halaman : 4 dari 13

5 Kasus E : Huruf Vokal (waktu: 0 menit, score:5) Seorang anak sedang belajar menghitung huruf vokal pada sebuah kalimat dan menyusunnya, misal ada kalimat saya sehat maka anak itu akan menuliskan aaea Baris pertama oleh jumlah kalimat (1 nk 5) Baris kedua sampai ke nk adalah kalimat yang dimaksud Baris pertama sampai n berisi kata yang terdiri dari huruf vokal pada masing-masing kalimat masukan. 4 Saya sedang belajar string String itu menyenangkan Saya ga mau menyerah Walau programming itu memusingkan aaeeaai iiueeaa aaaaueea aauoaiiueuia Algoritma & Pemrograman I Ver/Rev : 1/1 Halaman : 5 dari 13

6 Kasus F : String - (waktu: 15 menit, score:0) Pada suatu hari ada seorang anak sedang bermain-main dengan string, anak itu tiba-tiba ingin membentuk sesuatu bentukan dari stringnya. Saat itu di sedang memainkan string dan Baris pertama oleh jumlah kata(1 nk 5) Baris kedua sampai ke nk adalah kalimat yang dimaksud Tampilan bentuk @@##@@ K Ka Kas Kase Kasep Algoritma & Pemrograman I Ver/Rev : 1/1 Halaman : 6 dari 13

7 Kasus G : Character Tracking (waktu: 15 menit, score:0) Seorang anak sedang belajar menghitung dan membaca dengan ibunya. Setiap ibunya mengucapkan 1 kalimat, dan 1 karakter, maka si anak akan meyebutkan pada urutan ke berapa saja karakter yang disebutkan itu berada. si ibu menyebutkan Anak yang pintar, lalu si ibu bertanya pada anaknya huruf n ada ada dimana aja, si anak menyebutkan,8,13. Baris pertama jumlah kalimat (1 nk 10) Baris pertama diisi oleh sebuah kalimat dengan panjang karakter (1 p 1000) Baris kedua diisi dengan karakter yang dicari Posisi dimana karakter itu ditemukan Anak yang pintar n Saya Senang Belajar String S Walau pusing yang penting senang U Algoritma & Pemrograman I Ver/Rev : 1/1 Halaman : 7 dari 13

8 Kasus H : Deret Ganjil yang Serakah (waktu: 15 menit, score:0) Pada sebuah kisah hiduplah orang anak bersaudara, yaitu ganjil dan genap. Suatu ketika mereka mendapat buah jeruk dari pamannya sebanyak 9 buah. Si ganjil pun mengambil 7 buah jeruknya dan si genap hanya di beri. Terinspirasi dari cerita tersebut seorang kakek tua yang sedang bermain deret angka ingin membuat bilangan ganjil menjadi 7 kali lipatnya dan yang genap hanya kali lipatnya Baris pertama merupakan banyaknya deret bilangan (0 < banyak 15), baris kedua merupakan banyaknya bilangan pada deretnya (0 < n 100), dan baris selanjutnya adalah bilangan pada masing-masing deretnya Hasil deret bilangan sebanyak yang dimasukan dan bilangannya telah diubah sesuai kasus Algoritma & Pemrograman I Ver/Rev : 1/1 Halaman : 8 dari 13

9 Kasus I : Munculnya Tidak Habis Dibagi 3 dan 5 (waktu: 15 menit, score:0) Ada seorang mahasiswa yang sedang asik belajar statistika. Mahasiswa tersebut sedang menyelesaikan soal deret yang habis dibagi 3 dan 5. Kemudian dia iseng-iseng mencari bilangan yang tidak habis dibagi 3 dan 5 dari tabel bilangan yang hanya berisi bilangan acak.. Baris pertama merupakan banyaknya baris (0 < b 15), dan baris kedua merupakan banyaknya kolom (0 < k 5), baris selanjutnya adalah bilangan-bilangan pada posisi baris dan kolomnya Tampilkan bilangan yang tidak habis dibagi 3 dan Algoritma & Pemrograman I Ver/Rev : 1/1 Halaman : 9 dari 13

10 Kasus J : Baris jadi kolom, kolom jadi baris (waktu: 15 menit, score:0) Pada sebuah kasus matematika, seorang mahasiswa diberi tugas oleh dosennya untuk mengubah sebuah array berdimensi dua, yaitu baris menjadi kolom, dan kolom menjadi baris. Baris kedua banyaknya kolom (k) dan baris (b) array Baris ketiga sampai sampai b adalah nilai dari array berdimensi banyak Array yang telah diubah antara kolom dan barisnya Algoritma & Pemrograman I Ver/Rev : 1/1 Halaman : 10 dari 13

11 Kasus K : Horizontal, Vertikal, dan Diagonal (waktu: 5 menit, score:30) Seorang anak SD ditugasi oleh gurunya semacam puzzle dengan kolom dan baris yang sama, masing kolom pada baris diberi nilai, si anak disuruh menjumlahkan nilai yang ada pada semua kolom secara horizontal, vertical, diagonal. baris pertama diisi oleh jumlah kolom/baris (1 N 10) baris ke sampe ke N selanjutnya di isi oleh N kolom nilai baris pertama kolom ke 1 diisi dengan menjumlahkan seluruh nilai (secara horizontal) pada baris 1, baris pertama kolom ke diisi dengan menjumlahkan seluruh nilai pada baris, seterusnya hingga baris pertama kolom ke N diisi dengan menjumlahkan seluruh nilai pada baris ke N, baris kedua kolom ke 1 diisi dengan menjumlahkan seluruh nilai (secara vertikal) pada kolom 1, baris kedua kolom ke diisi dengan menjumlahkan seluruh nilai pada kolom ke, seterusnya hingga baris kedua kolom ke N diisi dengan menjumlahkan seluruh nilai pada kolom ke N, baris ketiga kolom 1 diisi dengan menjumlahkan seluruh nilai pada diagnonal pertama baris ketiga kolom diisi dengan menjumlahkan seluruh nilai pada diagnonal kedua (pasti memiliki dua diagonal) No Algoritma & Pemrograman I Ver/Rev : 1/1 Halaman : 11 dari 13

12 Kasus L : Tabel untuk AM (waktu: 15 menit, score:0) Ada seorang pria yang sedang bermain dengan tabel kosong. Dia ingin memenuhi tabel kosong tersebut dengan karakter A dan M, tetapi karakter A hanya pada baris dan kolom yang apabila dijumlahkan tidak habis dibagi dua bilangan tertentu dan karakter M diisikan pada sisanya yang kosong. Baris pertama merupakan banyaknya baris (0 < b 5), baris kedua merupakan banyaknya kolom (0 < k 5), baris ketiga merupakan bilangan pembagi pertama (0 < bil1 15), dan baris keempat merupakan bilangan pembagi kedua (0 < bil 15) Hasil array setelah diisi dengan karakter A dan M M M M M M M M A M A M M M A M A M M M A M A M M M Algoritma & Pemrograman I Ver/Rev : 1/1 Halaman : 1 dari 13

13 Kasus M : Yuu kita tukar (waktu: 0 menit, score:5) Seorang anak sedang bermain game di komputernya, game itu mempunyai prinsip menukar menukar baris pada kumpulan nilai, misal baris ditukar dengan baris 3. Baris pertama jumlah input (1 n 10) Baris kedua banyaknya kolom (k) dan baris (b) array Baris ketiga sampai sampai b adalah nilai dari array berdimensi banyak Baris selanjutnya adalah nomor baris yang akan ditukar Baris pertama dan selanjutnya nilai dari array berdimensi banyak yang telah ditukar barisnya Algoritma & Pemrograman I Ver/Rev : 1/1 Halaman : 13 dari 13

Kasus A : Character Tracking

Kasus A : Character Tracking Kasus A : Character Tracking Seorang anak sedang belajar menghitung dan membaca dengan ibunya. Setiap ibunya mengucapkan 1 kalimat, dan 1 karakter, maka si anak akan meyebutkan pada urutan ke berapa saja

Lebih terperinci

Kasus A : Tabel untuk AM

Kasus A : Tabel untuk AM Kasus A : Tabel untuk AM Ada seorang pria yang sedang bermain dengan tabel kosong. Dia ingin memenuhi tabel kosong tersebut dengan karakter A dan M, tetapi karakter A hanya pada baris dan kolom yang apabila

Lebih terperinci

Kasus A : Permainan Jumlah Hari

Kasus A : Permainan Jumlah Hari Kasus A : Permainan Jumlah Hari Adek dan Kakak suka maen tebak-tebakan terutama yang berhubungan sama matematika. Pemenangnya adalah yang menebak dengan selisih nilai paling rendah atau paling mendekati

Lebih terperinci

Kasus A : Coklat Gratis

Kasus A : Coklat Gratis Kasus A : Coklat Gratis (Waktu: 0 menit, Score: 0) Dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya, Coklat merk Kedburi mengadakan promosi dengan memberikan satu coklat gratis bila menukarkan bungkus coklat

Lebih terperinci

Kasus A : Permainan Prima

Kasus A : Permainan Prima Kasus A : Permainan Prima Ada seorang penggemar bilangan prima ingin bermain-main dengan bilangan prima. Dia ingin menginput banyak bilangan pada table array dan kemudian dia ingin mencari bilangan prima

Lebih terperinci

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK Universitas Widyatama. Kasus A : Mudik Euy

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK Universitas Widyatama. Kasus A : Mudik Euy Kasus A : Mudik Euy Si PengPulKam baru lulus SMA, dia dikasih sepeda motor oleh ayahnya dengan merk YAMAHAL yang ajaib. Kecepatan yang diinginkan tergantung dari gigi yang dipilih, gigi 1 untuk kecepatan

Lebih terperinci

SOAL 1 2: Teori Deret bilangan Fibonacci didefisikan secara rekursif sbb. f1 = 1 f2 = 1. fn = fn-1 + fn-2 untuk semua n>2

SOAL 1 2: Teori Deret bilangan Fibonacci didefisikan secara rekursif sbb. f1 = 1 f2 = 1. fn = fn-1 + fn-2 untuk semua n>2 SOAL 1 2: Teori Deret bilangan Fibonacci didefisikan secara rekursif sbb. f1 = 1 f2 = 1 fn = fn-1 + fn-2 untuk semua n > 2 1. Berapa banyak kah bilangan Fibonacci antara 10 sampai dengan 100? (A) 90 (B)

Lebih terperinci

PENERAPAN AKSIOMA KETERBAGIAN DALAM PEMBELAJARAN KONSEP AKAR PANGKAT DUA DI KELAS VII SMP Oleh : Andi Syamsuddin*

PENERAPAN AKSIOMA KETERBAGIAN DALAM PEMBELAJARAN KONSEP AKAR PANGKAT DUA DI KELAS VII SMP Oleh : Andi Syamsuddin* PENERAPAN AKSIOMA KETERBAGIAN DALAM PEMBELAJARAN KONSEP AKAR PANGKAT DUA DI KELAS VII SMP Oleh : Andi Syamsuddin* A. Aksioma Keterbagian Sebuah bilangan dikatakan habis dibagi (terbagi) dengan sebuah bilangan

Lebih terperinci

[BS204]-Algoritma Pemrograman Take Home Test Pengumpulan : 27 Maret 2015 Tulis Tangan di kertas A4. Genap 2014/2015 Page 1 of 6

[BS204]-Algoritma Pemrograman Take Home Test Pengumpulan : 27 Maret 2015 Tulis Tangan di kertas A4. Genap 2014/2015 Page 1 of 6 [BS]-lgoritma Pemrograman Take Home Test Pengumpulan : 7 Maret Tulis Tangan di kertas Soal. (Nilai Maksimum : ) Buatlah program dalam Bahasa Java yang digunakan untuk membaca sebuah bilangan integer N>

Lebih terperinci

SOAL FINAL LOGIKA ILPC 2011

SOAL FINAL LOGIKA ILPC 2011 SOAL FINAL LOGIKA ILPC 2011 1. Jika diketahui bahwa dua dari tiga hari di Surabaya terjadi hujan, maka berapa probabilitas terjadi setidaknya 4 hari cerah dari 5 hari yang dipilih? (*) 2. Seorang laki

Lebih terperinci

MODUL. Array (Larik) Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK

MODUL. Array (Larik) Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK MODUL 5 Array (Larik) Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer Semester Genap 2017/2018 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK MODUL 5 ARRAY A. Tujuan Setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1. Tampilan Hasil Berdasarkan hasil perancangan aplikasi yang telah dilakukan pada bab analisa dan perancangan, dapat di tampikan beberapa tampilan dari game puzzle kakuro

Lebih terperinci

2.3 Algoritma Tidak Berhubungan dengan Bahasa Pemrograman Tertentu

2.3 Algoritma Tidak Berhubungan dengan Bahasa Pemrograman Tertentu DAFTAR ISI BAB 1 Pengantar Sistem Komputer Dan Pemrograman 1.1 Sistem Komputer 1.2 Program, Aplikasi, Pemrogram, dan Pemrograman 1.3 Kompiler dan Interpreter 1.4 Kesalahan Program BAB 2 Pengantar Algoritma

Lebih terperinci

OLIMPIADE SAINS NASIONAL VII

OLIMPIADE SAINS NASIONAL VII SOAL SESI 2 OLIMPIADE SAINS NASIONAL VII BIDANG INFORMATIKA 10 AGUSTUS 2008 MAKASSAR, SULAWESI SELATAN Selamat Bekerja, Berkompetisi, Jadilah Yang Terbaik! Kartu 1 Nama Program: kartu1.pas / C / CPP Pak

Lebih terperinci

KELAS 8 NASKAH SOAL OLIMPIADE MATEMATIKA ANAK BANGSA HOTEL MERDEKA, 16 JANUARI 2011

KELAS 8 NASKAH SOAL OLIMPIADE MATEMATIKA ANAK BANGSA HOTEL MERDEKA, 16 JANUARI 2011 NSKH SOL OLIMPIDE MTEMTIK NK NGS HOTEL MERDEK, 6 JNURI 0 KELS 8 Pusat elajar nak angsa Kantor Pusat : Perumahan Taman sri III/74 Madiun Telepon : 035 454 Website : http://www.anak-bangsa.com E-mail : [email protected]

Lebih terperinci

SOAL BABAK PENYISIHAN TAHAP Informatic Logical Programming Competition 2010

SOAL BABAK PENYISIHAN TAHAP Informatic Logical Programming Competition 2010 SOAL BABAK PENYISIHAN TAHAP II Informatic Logical Programming Competition 2010 29 Januari 2010 Jurusan Informatika Fakultas Teknikk Universitas Surabaya Peraturan Babak Penyisihan ILPC 2010 Hari Kedua

Lebih terperinci

Larik/ Array int a1, a2, a3, a4, a5;

Larik/ Array int a1, a2, a3, a4, a5; Matakuliah : Struktur Data Versi : 1.0.0 Materi : Larik/ Array Penyaji : Zulkarnaen NS 1 Larik/ Array Variabel digunakan hanya untuk menyimpan 1 (satu) buah nilai dengan tipe data tertentu. Misalnya: int

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI Metode Circulant Matrices / Square Matrices. baris maka akan menempati posisi pertama pada baris berikutnya.

BAB II LANDASAN TEORI Metode Circulant Matrices / Square Matrices. baris maka akan menempati posisi pertama pada baris berikutnya. 7 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Metode Circulant Matrices / Square Matrices Merupakan metode Matrik bujur sangkar yang mana diagonalnya mempunyai nilai yang sama dan jika nilai menempati posisi terakhir pada

Lebih terperinci

SMP kelas 9 - MATEMATIKA BAB 16. HIMPUNANLatihan Soal 16.1 {22, 25, 26, 28, 30) {21, 24, 26, 28, 30) {21, 23, 24, 27, 29) {21, 23, 25, 27, 29)

SMP kelas 9 - MATEMATIKA BAB 16. HIMPUNANLatihan Soal 16.1 {22, 25, 26, 28, 30) {21, 24, 26, 28, 30) {21, 23, 24, 27, 29) {21, 23, 25, 27, 29) SMP kelas 9 - MATEMATIKA BAB 16. HIMPUNANLatihan Soal 16.1 1. Complemen gabungan 2 himpunan. Diketahui : S = {21, 22, 23, 24,..., 30} A = {x 20 x 30, X Bil.Prima} B = {y 20 x 30, X Bil.Kelipatan 3} {22,

Lebih terperinci

RANCANGAN,IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN ZENARC SUPER CIPHER SEBAGAI IMPLEMENTASI ALGORITMA KUNCI SIMETRI

RANCANGAN,IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN ZENARC SUPER CIPHER SEBAGAI IMPLEMENTASI ALGORITMA KUNCI SIMETRI RANCANGAN,IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN ZENARC SUPER CIPHER SEBAGAI IMPLEMENTASI ALGORITMA KUNCI SIMETRI Ozzi Oriza Sardjito NIM 13503050 Program Studi Teknik Informatika, STEI Institut Teknologi Bandung

Lebih terperinci

Analisis Kriptografi Klasik Jepang

Analisis Kriptografi Klasik Jepang Analisis Kriptografi Klasik Jepang Ryan Setiadi (13506094) Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10 Bandung 40132, Indonesia [email protected]

Lebih terperinci

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK Universitas Widyatama UJIAN TENGAH SEMESTER TA. 2009/2010

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK Universitas Widyatama UJIAN TENGAH SEMESTER TA. 2009/2010 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK Universitas Widyatama UJIAN TENGAH SEMESTER TA. 2009/2010 Mata Kuliah/Jurusan : Algoritma & Pemrograman I / Teknik Informatika-S1 Hari/Tanggal : Senin, 25 Oktober

Lebih terperinci

A. Bimbel. Time limit: 1 detik

A. Bimbel. Time limit: 1 detik A. Bimbel Time limit: 1 detik Minko dan teman-temannya berencana mengikuti bimbel untuk persiapan UN. Mereka melihat poster suatu bimbel yang isinya jika mendaftar dengan mengajak tiga temannya yang belum

Lebih terperinci

Enkripsi Pesan pada dengan Menggunakan Chaos Theory

Enkripsi Pesan pada  dengan Menggunakan Chaos Theory Enkripsi Pesan pada E-Mail dengan Menggunakan Chaos Theory Arifin Luthfi P - 13508050 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10

Lebih terperinci

Contoh Kasus A : Belajar Naik Motor

Contoh Kasus A : Belajar Naik Motor Contoh Kasus A : Belajar Naik Motor Si Nono baru lulus SMA, dia dikasih sepeda motor oleh ayahnya dengan merk YAMAHAL. Namun sayangnya motor tersebut bukan motor matic, jadi nono harus belajar mengenai

Lebih terperinci

Pembimbing 1 : TOHARI AHMAD, S.Kom., MIT., Ph.D. Pembimbing 2 : HUDAN STUDIAWAN, S.Kom., M.Kom. Melvin Simon Zepta Marbun

Pembimbing 1 : TOHARI AHMAD, S.Kom., MIT., Ph.D. Pembimbing 2 : HUDAN STUDIAWAN, S.Kom., M.Kom. Melvin Simon Zepta Marbun Steganografi pada Teks Terkompresi Menggunakan Media Surat Elektronik Pembimbing 1 : TOHARI AHMAD, S.Kom., MIT., Ph.D. Pembimbing 2 : HUDAN STUDIAWAN, S.Kom., M.Kom. Melvin Simon Zepta Marbun 5109100035

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. bilangan bulat dan mengandung berbagai masalah terbuka yang dapat dimengerti

BAB II LANDASAN TEORI. bilangan bulat dan mengandung berbagai masalah terbuka yang dapat dimengerti BAB II LANDASAN TEORI A. Teori Bilangan Teori bilangan adalah cabang dari matematika murni yang mempelajari sifat-sifat bilangan bulat dan mengandung berbagai masalah terbuka yang dapat dimengerti sekalipun

Lebih terperinci

Biner. Bilangan desimal yang dinyatakan sebagai bilangan biner akan berbentuk sebagai berikut:

Biner. Bilangan desimal yang dinyatakan sebagai bilangan biner akan berbentuk sebagai berikut: Biner Sistem bilangan biner atau sistem bilangan basis dua adalah sebuah sistem penulisan angka dengan menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan biner modern ditemukan oleh Gottfried Wilhelm

Lebih terperinci

Kombinatorial. Pendahuluan. Definisi. Kaidah Dasar Menghitung. Sesi 04-05

Kombinatorial. Pendahuluan. Definisi. Kaidah Dasar Menghitung. Sesi 04-05 Pendahuluan Kombinatorial Sesi 04-05 Sebuah sandi-lewat (password) panjangnya 6 sampai 8 karakter. Karakter boleh berupa huruf atau angka. Berapa banyak kemungkinan sandi-lewat yang dapat dibuat? abcdef

Lebih terperinci

BAB III. ANALISIS MASALAH

BAB III. ANALISIS MASALAH BAB III. ANALISIS MASALAH Pada bab ini, akan dijelaskan analisis permasalahan dan solusi untuk mengatasi masalah dalam tugas akhir ini. Solusi yang dipaparkan bisa berupa adaptasi algoritma pada implementasi

Lebih terperinci

Kombinatorial. Matematika Deskrit. Sirait, MT 1

Kombinatorial. Matematika Deskrit. Sirait, MT 1 Kombinatorial Matematika Deskrit By @Ir.Hasanuddin Sirait, MT 1 Pendahuluan Sebuah sandi-lewat (password) panjangnya 6 sampai 8 karakter. Karakter boleh berupa huruf atau angka. Berapa banyak kemungkinan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Aplikasi permainan (game) sekarang ini sudah semakin berkembang. Hal ini dibuktikan melalui media yang dipakai untuk game yang semakin beragam. Sekarang ini game

Lebih terperinci

PERANGKAT LUNAK PERMAINAN SCRABBLE. Ichsan Wiratama 1

PERANGKAT LUNAK PERMAINAN SCRABBLE. Ichsan Wiratama 1 PERANGKAT LUNAK PERMAINAN SCRABBLE Ichsan Wiratama 1 Abstraksi Scrabble adalah suatu permainan menyusun huruf-huruf menjadi sebuah kata yang mempunyai arti yang populer di kalangan masyarakat dunia, baik

Lebih terperinci

CCH1A4 / Dasar Algoritma & Pemrogramanan

CCH1A4 / Dasar Algoritma & Pemrogramanan CCH1A4 / Dasar Algoritma & Pemrogramanan Yuliant Sibaroni M.T, Abdurahman Baizal M.Kom KK Modeling and Computational Experiment Pendahuluan Beberapa Definisi Mendefinisikan analisis kasus berarti juga

Lebih terperinci

KRIPTOGRAFI PADA FILE AUDIO MP3 MENGGUNAKAN METODE PENGEMBANGAN TRANSPOSISI

KRIPTOGRAFI PADA FILE AUDIO MP3 MENGGUNAKAN METODE PENGEMBANGAN TRANSPOSISI KRIPTOGRAFI PADA FILE AUDIO MP3 MENGGUNAKAN METODE PENGEMBANGAN TRANSPOSISI Said Fachmi Salim*,1, Zainal Arifin 2, Dyna Marisa Khairina 3 1,2,3 Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas

Lebih terperinci

MATA KULIAH : LOGIKA DAN ALGORITMA KONSEP DASAR ALGORITMA

MATA KULIAH : LOGIKA DAN ALGORITMA KONSEP DASAR ALGORITMA MATA KULIAH : LOGIKA DAN ALGORITMA PERTEMUAN 3 KONSEP DASAR ALGORITMA CREATED BY: AYU ANGGRIANI H 092904010 PTIK A 2009 1 PRODI PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Hak Cipta Dilindungi Undang-undang SOAL UJIAN SELEKSI CALON PESERTA OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2015 TINGKAT PROVINSI INFORMATIKA/KOMPUTER SESI-2 SOAL & LEMBAR JAWAB Bagian Tes Pemrograman Sederhana KEMENTERIAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Informasi merupakan suatu hal yang sangat penting dalam. kehidupan kita. Seperti dengan adanya teknologi internet semua

BAB I PENDAHULUAN. Informasi merupakan suatu hal yang sangat penting dalam. kehidupan kita. Seperti dengan adanya teknologi internet semua BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Informasi merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Seperti dengan adanya teknologi internet semua orang memanfaatkannya sebagai media pertukaran

Lebih terperinci

Pertemuan 5: Pengenalan Variabel Array

Pertemuan 5: Pengenalan Variabel Array Pertemuan 5: Pengenalan Variabel Array Contoh kasus: Penghitungan Nilai IPK Nilai IPK mahasiswa ditentukan dengan algoritma sebagai berikut: Untuk setiap mata kuliah yang diambil oleh mahasiswa: Ambil

Lebih terperinci

OLIMPIADE SAINS NASIONAL VIII

OLIMPIADE SAINS NASIONAL VIII SOAL SESI 2 OLIMPIADE SAINS NASIONAL VIII BIDANG INFORMATIKA 5 AGUSTUS 2009 DKI JAKARTA Selamat Bekerja, Berkompetisi, Jadilah Yang Terbaik! Soal 1: Kuadrat Sempurna Nama Program: kuadrat.pas / C / CPP

Lebih terperinci

OLIMPIADE SAINS NASIONAL VII

OLIMPIADE SAINS NASIONAL VII SOAL SESI 1 OLIMPIADE SAINS NASIONAL VII BIDANG INFORMATIKA 10 AGUSTUS 2008 MAKASSAR, SULAWESI SELATAN Selamat Bekerja, Berkompetisi, Jadilah Yang Terbaik! OSN2008: Olimpiade Sain Nasional 2008 Pilihan

Lebih terperinci

Petunjuk Pengerjaan Soal Semifinal Olimpiade Matematika ITS (OMITS) tingkat SMP/Sederajat tahun 2012

Petunjuk Pengerjaan Soal Semifinal Olimpiade Matematika ITS (OMITS) tingkat SMP/Sederajat tahun 2012 Petunjuk Pengerjaan Soal Semifinal Olimpiade Matematika ITS (OMITS) tingkat SMP/Sederajat tahun 202 Bagian Kedua. Soal Semifinal OMITS 2 tingkat SMP/Sederajat Bagian Kedua terdiri dari 20 Soal Isian Singkat

Lebih terperinci

Bina Nusantara Programming Contest for High School Student (BNPC HS) Problem A. Bujur Sangkar Ajaib. Time Limit: 3s

Bina Nusantara Programming Contest for High School Student (BNPC HS) Problem A. Bujur Sangkar Ajaib. Time Limit: 3s Bina Nusantara Programming Contest for High School Student (BNPC HS) 2009 Problem A Bujur Sangkar Ajaib Time Limit: s Bujur sangkar ajaib orde N (

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Bab ini menjelaskan mengenai analisa sistem dan perancangan yang akan digunakan untuk membuat Aplikasi Permainan Hangman Tebak Kalimat untuk Pembelajaran Bahasa Inggris

Lebih terperinci

1.1 Sistem Komputer... 2

1.1 Sistem Komputer... 2 PRAKATA... DAFTAR lsi... III V BAB 1 PENGANTAR SISTEM KOMPUTER DAN PEMROGRAMAN... 1 1.1 Sistem Komputer... 2 1.2 Program, Aplikasi, Pemrogram, dan Pemrograman... 3 1.3 Kompiler dan Interpreter.... 3 1.4

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Kriptografi 2.1.1 Pengertian Kriptografi Kriptografi (cryptography) berasal dari Bahasa Yunani criptos yang artinya adalah rahasia, sedangkan graphein artinya tulisan. Jadi kriptografi

Lebih terperinci

Aplikasi Perkalian dan Invers Matriks dalam Kriptografi Hill Cipher

Aplikasi Perkalian dan Invers Matriks dalam Kriptografi Hill Cipher Aplikasi Perkalian dan Invers Matriks dalam Kriptografi Hill Cipher Catherine Pricilla-13514004 Program Studi Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha

Lebih terperinci

KELAS 4 NASKAH SOAL OLIMPIADE MATEMATIKA ANAK BANGSA HOTEL MERDEKA, 29 JANUARI 2012

KELAS 4 NASKAH SOAL OLIMPIADE MATEMATIKA ANAK BANGSA HOTEL MERDEKA, 29 JANUARI 2012 NASKAH SOAL OLIMPIADE MATEMATIKA ANAK BANGSA HOTEL MERDEKA, 29 JANUARI 202 KELAS 4 Pusat Belajar Anak Bangsa Kantor Pusat : Perumahan Taman Asri III/74 Madiun Telepon : 035 452242 Website : http://www.anak-bangsa.com

Lebih terperinci

Pembangkitan Nomor Kartu Kredit dan Pengecekannya Dengan Menggunakan Algoritma Luhn

Pembangkitan Nomor Kartu Kredit dan Pengecekannya Dengan Menggunakan Algoritma Luhn Pembangkitan Nomor Kartu Kredit dan Pengecekannya Dengan Menggunakan Algoritma Luhn Shanny Avelina Halim (13504027) Program Studi Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung email: [email protected]

Lebih terperinci

Algoritma & Pemrograman #11. by antonius rachmat c, s.kom, m.cs

Algoritma & Pemrograman #11. by antonius rachmat c, s.kom, m.cs Algoritma & Pemrograman #11 by antonius rachmat c, s.kom, m.cs Perkalian 2 buah Matriks Kedua matriks harus memiliki bentuk m x n untuk matriks A dan n x o untuk matriks B Sehingga matriks hasil akan memiliki

Lebih terperinci

REVIEW ARRAY. Institut Teknologi Sumatera

REVIEW ARRAY. Institut Teknologi Sumatera REVIEW ARRAY DASAR PEMROGRAMAN Institut Teknologi Sumatera TUJUAN PERKULIAHAN Mahasiswa mengingat kembali konsep dan cara kerja array Mahasiswa mampu membuat program menggunakan array PRE TEST Tuliskan,

Lebih terperinci

MAKALAH KRIPTOGRAFI KLASIK

MAKALAH KRIPTOGRAFI KLASIK MAKALAH KRIPTOGRAFI KLASIK Disusun Oleh : Beny Prasetyo ( 092410101045 ) PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS JEMBER 2011 BAB 1 LATAR BELAKANG 1.1. Latar Belakang Kriptografi berasal dari bahasa

Lebih terperinci

Mewarnai Tabel. Masukan. Keluaran. Batasan. Asia-Pacific Informatics Olympiad 2011 Bahasa Indonesia Version

Mewarnai Tabel. Masukan. Keluaran. Batasan. Asia-Pacific Informatics Olympiad 2011 Bahasa Indonesia Version Mewarnai Tabel Sam dan saudara perempuannya, Sara, memiliki sebuah tabel berukuran n x m sel. Mereka ingin mewarnai semua sel tersebut dengan warna merah atau biru. Berdasarkan kepercayaan pribadi, mereka

Lebih terperinci

Chapter 2. Tipe Data dan Variabel

Chapter 2. Tipe Data dan Variabel Chapter 2 Tipe Data dan Variabel Pada prinsipnya suatu program computer memanipulasi data untuk dijadikan informasi yang berguna. Komputer memanipulasi berbagai macam data, bukan hanya angka, tetapi juga

Lebih terperinci

PERKENALAN STRUKTUR DATA. Firmansyah, S.Kom

PERKENALAN STRUKTUR DATA. Firmansyah, S.Kom PERKENALAN STRUKTUR DATA Firmansyah, S.Kom A. TEMA DAN TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Tema Perkenalan Struktur Data 2. Fokus Pembahasan Materi Pokok 1. Definisi Struktur Data 2. Tipe-tipe data 3. Algoritma

Lebih terperinci

Olimpiade Sains Nasional XI Bidang Komputer/Informatika

Olimpiade Sains Nasional XI Bidang Komputer/Informatika Berkas Kompetisi Soal Hari 2 Olimpiade Sains Nasional XI Bidang Komputer/Informatika 2-7 September 2012, Jakarta www.tokilearning.org www.siswapsma.org BARISAN BILANGAN Batas Waktu Batas Memori 1 detik

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini keamanan terhadap data yang tersimpan dalam komputer sudah menjadi persyaratan mutlak. Dalam hal ini, sangat terkait dengan betapa pentingnya data tersebut

Lebih terperinci

Materi W6b BARISAN DAN DERET. Kelas X, Semester 2. B. Barisan dan Deret Aritmatika.

Materi W6b BARISAN DAN DERET. Kelas X, Semester 2. B. Barisan dan Deret Aritmatika. Materi W6b BARISAN DAN DERET Kelas X, Semester 2 B. Barisan dan Deret Aritmatika www.yudarwi.com B. Barisan dan Deret Aritmatika Barisan adalah kumpulan objek-objek yang disusun menurut pola tertentu U

Lebih terperinci

Algoritma,Flowchart, Konsep

Algoritma,Flowchart, Konsep Algoritma,Flowchart, Konsep dasar PASCAL Masih ingat??? Algoritma Penulisan Algoritma Menggunakan bahasa natural (Bahasa manusia: Indonesia, Inggris) Kelemahannya masih sering membingungkan (ambigu) /

Lebih terperinci

DASAR PEMROGRAMAN. Institut Teknologi Sumatera

DASAR PEMROGRAMAN. Institut Teknologi Sumatera DASAR PEMROGRAMAN REVIEW STRUKTUR DASAR, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN Institut Teknologi Sumatera TUJUAN KULIAH Mengenalkan konsep dasar pemrograman: dekomposisi problem, modularisasi, rekurens; skill/praktek

Lebih terperinci

Keg. Pembelajaran 5 : Perulangan dalam C++ 1. Tujuan Kegiatan Pembelajaran 2. Uraian Materi while do..while for continue dan break go to

Keg. Pembelajaran 5 : Perulangan dalam C++ 1. Tujuan Kegiatan Pembelajaran 2. Uraian Materi while do..while for continue dan break go to Keg. Pembelajaran 5 : Perulangan dalam C++ 1. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari materi kegiatan pembelajaran ini mahasiswa akan dapat : 1) Mengenal bentuk perulangan while, do while dan

Lebih terperinci

SOAL-JAWAB MATEMATIKA PENCACAHAN

SOAL-JAWAB MATEMATIKA PENCACAHAN SOAL-JAWAB MATEMATIKA PENCACAHAN Soal 1 Tersedia angka-angka 1, 2, 3, 7, 8, 9. a) Dari angka-angka tersebut disusun bilangan terdiri dari tiga angka berbeda. Berapa banyaknya bilangan yang dapat disusun?

Lebih terperinci

A. Soal isian singkat 1. Temukan nilai A yang memenuhi operasi berikut ini: x : 5 20

A. Soal isian singkat 1. Temukan nilai A yang memenuhi operasi berikut ini: x : 5 20 A. Soal isian singkat 1. Temukan nilai A yang memenuhi operasi berikut ini: A x 4 + 8 : 5 20 2. Carilah nilai dari: (a) 83 + 60 : 5 9 x 4 =. (b) 105 + 21 : 7 4 x 8 =. (c) 16 x 630 : 70 : 72 + 3 =. (d)

Lebih terperinci

Perulangan (Looping)

Perulangan (Looping) Perulangan (Looping) Mahasiswa memahami dan mampu menggunakan mekanisme perulangan dengan benar. Mahasiswa memahami dan mampu menggunakan mekanisme perulangan bersarang dengan benar. While Do-while For

Lebih terperinci

Aplikasi Aljabar Lanjar untuk Penyelesaian Persoalan Kriptografi dengan Hill Cipher

Aplikasi Aljabar Lanjar untuk Penyelesaian Persoalan Kriptografi dengan Hill Cipher Aplikasi Aljabar Lanjar untuk Penyelesaian Persoalan Kriptografi dengan Hill Cipher Nursyahrina - 13513060 Program Studi Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Jl.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. dapat dirasakan hampir di setiap bidang kehidupan. Salah

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. dapat dirasakan hampir di setiap bidang kehidupan. Salah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat dapat dirasakan hampir di setiap bidang kehidupan. Salah satunya di bidang komunikasi dan informasi. Hal ini terlihat

Lebih terperinci

PROJEK. Kemudian kirimkan melalui e-learning ini sebelum tanggal terakhir pengumpulan yang telah ditentukan.

PROJEK. Kemudian kirimkan melalui e-learning ini sebelum tanggal terakhir pengumpulan yang telah ditentukan. PROJEK Pilih salah satu diantara soal-soal berikut. Compress file program dan file hasil kompilasi dalam zip file dan beri nama Projek-PBO-Nim-NamaAnggotaKelompok-NoSoalYangDipilih. Contoh: Projek-PBO-

Lebih terperinci

Modifikasi Affine Cipher Dan Vigènere Cipher Dengan Menggunakan N Bit

Modifikasi Affine Cipher Dan Vigènere Cipher Dengan Menggunakan N Bit Modifikasi Affine Cipher Dan Vigènere Cipher Dengan Menggunakan N Bit Nur Fadilah, EntikInsannudin Jurusan Teknik Informatika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jln. A.H.Nasution

Lebih terperinci

Untuk soal (1) s/d (3) berhubungan dengan data berikut :

Untuk soal (1) s/d (3) berhubungan dengan data berikut : Untuk soal () s/d (3) berhubungan dengan data berikut : Sebanyak 30 siswa mengikuti test materi Statistik Skor hasil test dikelompokkan dalam tabulasi berikut. Nilai Frekuensi (f) 4 50 2 5 60 n 6 70 7

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi pada masa sekarang ini, dimana penggunaan jaringan internet sudah lazim digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan saling

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pada era teknologi informasi yang semakin berkembang, pengiriman data

BAB I PENDAHULUAN. Pada era teknologi informasi yang semakin berkembang, pengiriman data 1 BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Pada era teknologi informasi yang semakin berkembang, pengiriman data dan informasi merupakan suatu hal yang sangat penting. Apalagi dengan adanya fasilitas internet

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Hal 1. 1 Dan W. Patterson, Introduction to Artificial Intelligence and Expert System, Prentice Hall, 1990,

BAB 1 PENDAHULUAN. Hal 1. 1 Dan W. Patterson, Introduction to Artificial Intelligence and Expert System, Prentice Hall, 1990, BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Pengantar Sesuai dengan perkembangan jaman dan kemajuan teknologi, saat ini terdapat berbagai macam teknologi aplikasi yang dirancang untuk menggantikan fungsi benda yang dioperasikan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1. Hasil Dalam bab ini akan dijelaskan dan ditampilkan bagaimana hasil dari rancangan program beserta pembahasan tentang program. Dimana di dalam program ini terdapat tampilan

Lebih terperinci

INFORMATIC LOGIC PROGRAMMING CONTEST

INFORMATIC LOGIC PROGRAMMING CONTEST INFORMATIC LOGIC PROGRAMMING CONTEST PENYISIHAN TAHAP 1 16 FEBRUARI 2011 1. Di toko Serba Untung, untuk setiap 8 buah baterai sisa, bisa ditukarkan dengan 1 buah baterai baru. Jika saat ini, anda mempunyai

Lebih terperinci

PERCABANGAN PADA PYTHON

PERCABANGAN PADA PYTHON AP2B DINI TRIASANTI 1 PERCABANGAN PADA PYTHON 1. Percabangan Pada umumnya dalam membuat program, selalu ada seleksi dimana diperlukan pengecekan suatu kondisi untuk mengarahkan program agar berjalan sesuai

Lebih terperinci

Security Chatting Berbasis Desktop dengan Enkripsi Caesar Cipher Key Random

Security Chatting Berbasis Desktop dengan Enkripsi Caesar Cipher Key Random Security Chatting Berbasis Desktop dengan Enkripsi Caesar Cipher Key Random Gratia Vintana #1, Mardi Hardjianto #2 # Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Game Game adalah suatu sistem yang memiliki aturan dengan suatu variabel dan hasil yang dapat dihitung, di mana hasil yang berbeda ditugaskan dengan nilainilai yang

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS HASIL PENGUJIAN

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS HASIL PENGUJIAN BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS HASIL PENGUJIAN Pada bab ini akan dijelaskan proses pengujian, hasil, dan analisis dari hasil pengujian. Ada tiga bagian yang diuji, yaitu perangkat keras, perangkat lunak,

Lebih terperinci

Teknik Konversi Berbagai Jenis Arsip ke Dalam bentuk Teks Terenkripsi

Teknik Konversi Berbagai Jenis Arsip ke Dalam bentuk Teks Terenkripsi Teknik Konversi Berbagai Jenis Arsip ke Dalam bentuk Teks Terenkripsi Dadan Ramdan Mangunpraja 1) 1) Jurusan Teknik Informatika, STEI ITB, Bandung, email: [email protected] Abstract Konversi berbagai

Lebih terperinci

Ruang Sampel. Bahan Kuliah II2092 Probabilitas dan Statistik Oleh: Rinaldi Munir Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB

Ruang Sampel. Bahan Kuliah II2092 Probabilitas dan Statistik Oleh: Rinaldi Munir Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB Ruang Sampel Bahan Kuliah II2092 Probabilitas dan Statistik Oleh: Rinaldi Munir Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB 1 Ruang Sampel (Sample Space) Ruang sampel: himpunan semua hasil (outcome) yang

Lebih terperinci

PERTEMUAN 2 KONSEP DASAR PEMROGRAMAN

PERTEMUAN 2 KONSEP DASAR PEMROGRAMAN PERTEMUAN 2 KONSEP DASAR PEMROGRAMAN I. Algoritma Pemrograman Yang Baik Ciri-ciri algoritma pemrograman yang baik adalah: 1. Memiliki logika perhitungan/metode yang tepat dalam memecahkan masalah 2. Menghasilkan

Lebih terperinci

Algoritma & Pemrograman #3

Algoritma & Pemrograman #3 Algoritma & Pemrograman #3 by antonius rachmat c, s.kom, m.cs Tentukan nama variabel yang benar : 1. 9kepala 2. _nilaimax 3. data nilai 4. _4445 5. a_b Review: Deklarasi Identifier Variabel Bentuk umum:

Lebih terperinci

Array. Pengantar. int a, b, c, d, e;

Array. Pengantar. int a, b, c, d, e; Array Pengantar Program yang cukup kompleks membutuhkan variabel dalam jumlah besar. Kita mungkin saja mendeklarasikan variabel-variabel tersebut satu per satu. Andaikan sebuah program membutuhkan 5 (lima)

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA Searching ( Pencarian ) Modul III

LAPORAN PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA Searching ( Pencarian ) Modul III LAPORAN PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA Searching ( Pencarian ) Modul III UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA yang dibina oleh Bapak Didik Dwi Prasetya Oleh: Adhe

Lebih terperinci

Tugas UTS Pemrograman Berorientasi Obyek

Tugas UTS Pemrograman Berorientasi Obyek Tugas UTS Pemrograman Berorientasi Obyek Group A Setiap mahasiswa mengerjakan satu soal dari group ini menurut aturan sebagai berikut: NRP berakhiran angka 1 mengerjakan soal nomor 1 NRP berakhiran angka

Lebih terperinci

Tipe Data dan Variabel. Dosen Pengampu Muhammad Zidny Naf an, M.Kom

Tipe Data dan Variabel. Dosen Pengampu Muhammad Zidny Naf an, M.Kom Tipe Data dan Variabel Dosen Pengampu Muhammad Zidny Naf an, M.Kom Format Pseudocode Lengkap Judul program/algoritma PROGRAM Euclidean Program untuk mencari GCD dari dua buah bilangan bulat positif m dan

Lebih terperinci

Decission : if & if else

Decission : if & if else PRAKTIKUM 5 Decission : if & if else A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Menjelaskan tentang operator kondisi (operator relasi dan logika) 2. Menjelaskan penggunaan pernyataan if 3. Menjelaskan penggunaan pernyataan

Lebih terperinci

PEMBEKALAN PESERTA OLIMPIADE SMA 1 KALASAN Februari-Maret 2009 SOAL-SOAL LATIHAN

PEMBEKALAN PESERTA OLIMPIADE SMA 1 KALASAN Februari-Maret 2009 SOAL-SOAL LATIHAN PEMBEKALAN PESERTA OLIMPIADE SMA 1 KALASAN Februari-Maret 2009 SOAL-SOAL LATIHAN 1. Wati menuliskan suatu bilangan yang terdiri dari 6 angka di papan tulis, tetapi kemudian Iwan menghapus 2 buah angka

Lebih terperinci

OLIMPIADE SAINS NASIONAL VIII

OLIMPIADE SAINS NASIONAL VIII SOAL SESI 1 OLIMPIADE SAINS NASIONAL VIII BIDANG INFORMATIKA 5 AGUSTUS 2009 DKI JAKARTA Selamat Bekerja, Berkompetisi, Jadilah Yang Terbaik! 1. Ada 27 buah bola tenis. 1 di antaranya lebih berat dibanding

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) B. KOMPETENSI DASAR 5.1 Menyampaikan kembali isi pengumuman yang dibacakan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) B. KOMPETENSI DASAR 5.1 Menyampaikan kembali isi pengumuman yang dibacakan RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah :... Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas / Semester : IV / Alokasi Waktu : x 35 menit A. STANDAR KOMPETENSI 5. Mendengarkan pengumuman B. KOMPETENSI

Lebih terperinci

Peluang. Hazmira Yozza Izzati Rahmi HG Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas LOGO

Peluang. Hazmira Yozza Izzati Rahmi HG Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas LOGO Peluang Hazmira Yozza Izzati Rahmi HG Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas LOGO Kompetensi menjelaskan mengenai ruang contoh, titik contoh dan kejadian mencacah titik contoh menghitung peluang

Lebih terperinci

BAB III PENYANDIAN ONE TIME PAD MENGGUNAKAN SANDI VIGENERE

BAB III PENYANDIAN ONE TIME PAD MENGGUNAKAN SANDI VIGENERE BAB III PENYANDIAN ONE TIME PAD MENGGUNAKAN SANDI VIGENERE 3.1 SANDI VIGENERE Sandi Vigenere termasuk dalam kriptografi klasik dengan metode sandi polialfabetik sederhana, mengenkripsi sebuah plaintext

Lebih terperinci

+ Basic Cryptography

+ Basic Cryptography + Basic Cryptography + Terminologi n Kriptografi (cryptography) merupakan ilmu dan seni untuk menjaga pesan agar aman. Crypto berarti secret (rahasia) dan graphy berarti writing (tulisan). n Para pelaku

Lebih terperinci

APLIKASI JAVA KRIPTOGRAFI MENGGUNAKAN ALGORITMA VIGENERE. Abstract

APLIKASI JAVA KRIPTOGRAFI MENGGUNAKAN ALGORITMA VIGENERE. Abstract APLIKASI JAVA KRIPTOGRAFI MENGGUNAKAN ALGORITMA VIGENERE Muhammad Fikry Teknik Informatika, Universitas Malikussaleh e-mail: [email protected] Abstract Data merupakan aset yang paling berharga untuk

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dari isinya, informasi dapat berupa penting atau tidak penting. Bila dilihat dari sifat

BAB I PENDAHULUAN. dari isinya, informasi dapat berupa penting atau tidak penting. Bila dilihat dari sifat BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Informasi adalah inti yang dipertukarkan dalam proses berkomunikasi. Jenis informasi yang digunakan dalam komunikasi pun bermacam-macam. Jika dilihat dari isinya, informasi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Beberapa tahun terakhir ini terjadi perkembangan yang pesat pada teknologi, salah satunya adalah telepon selular (ponsel). Mulai dari ponsel yang hanya bisa digunakan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 10 BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Bab ini menjelaskan mengenai analisis linear congruent method untuk mengacak pertanyaan dan perancangan aplikasi pada permainan kuis Islam berbasis android. 3.1

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Seiring dengan perkembangan peradaban manusia dan kemajuan pesat di

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Seiring dengan perkembangan peradaban manusia dan kemajuan pesat di BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan peradaban manusia dan kemajuan pesat di bidang teknologi, tanpa disadari komputer telah ikut berperan dalam dunia pendidikan terutama penggunaannya

Lebih terperinci