EdisiketujuhTahun 2013

dokumen-dokumen yang mirip
Edisi kedelapan Tahun 2014

GANGGUAN SISTEM UROGENITAL. STUDENT`S GUIDE EdisikeenamTahun 2012

GANGGUAN SISTEM UROGENITAL

Edisi kedelapan Tahun 2015

GANGGUAN SISTEM UROGENITAL

BLOK 1.5 UROGENITAL PENDAHULUAN. Koordinator Blok 1.5. Dr. Susila sastri M.Biomed. Pencernaan, Metabolisme, dan Hormon 1

Student s Guide Blok 2.5 (Gangguan Hormon Dan Metabolisme) Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

BLOK 1.4 PENCERNAAN, METABOLISME, DAN HORMON

Hormon Dan Metabolisme) Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Tim Pengelola Blok 2.4 (Gangguan Hormon dan Metabolisme)

Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Metabolisme dan Nutrisi) Edisi Ke-1 Tahun

PERSAMAAN PERSEPSI TUTORIAL SISTEM UROGENITALIA 13 APRIL Program Studi Pendidikan Dokter FKK UMJ

UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN SILABUS

PEDOMAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB IV PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN

CHECKLIST KELUHAN UROGENITAL. Nama mahasiswa : Penguji : Tanggal : Nilai :

BLOK 1.5 UROGENITAL PENDAHULUAN. Koordinator Blok 1.5. Dr. Susila sastri M.Biomed. Pencernaan, Metabolisme, dan Hormon 1

MUDAH LAPAR DAN HAUS

JADWAL KEGIATAN PENDIDIKAN BLOK 2.3(GANGGUAN ENDOKRIN, NUTRISI DAN METABOLISME) TAHUN AJARAN 2016/2017

KULIT MENGHITAM MODUL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MAHASISWA SISTEM ENDOKRIN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN

MODUL GLOMERULONEFRITIS AKUT

MODUL-1 LUKA / TRAUMA

LAPORAN KASUS / RESUME DIARE

PELATIHAN NEFROLOGI MEET THE PROFESSOR OF PEDIATRICS. TOPIK: Tata laksana Acute Kidney Injury (AKI)

BUKU PANDUAN STUDENT GUIDE BLOK 3.3 GANGGUAN RESPIRASI

Kesan : terdapat riwayat penyakit keluarga yang diturunkan

TERAPI INHALASI MODUL PULMONOLOGI DAN KEDOKTERAN RESPIRASI. : Prosedur Tidakan pada Kelainan Paru. I. Waktu. Mengembangkan kompetensi.

CHECKLIST UJIAN SKILLS LAB GENITALIA LAKI-LAKI. Nama mahasiswa : Penguji : Tanggal : Nilai :

Panduan Modul Manajemen Rumah Sakit

MODUL SISTEM MUSKULOSKELETAL

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1. PENGUMPULAN/PENYAJIAN DATA DASAR SECARA LENGKAP

TUTORIAL SKENARIO B BLOK X 1.1 Data Tutorial : dr. Nia Ayu Saraswati

Buku Pegangan Mahasiswa MODUL KAKI BENGKAK. Diberikan pada Mahasiswa Semester Kedua Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin

Buku Kerja Mahasiswa MODUL KESADARAN MENURUN. Semester Awal Tahun Akademik 2016/2017

LAMPIRAN. 1. Hasil wawancara dengan pihak RSUD untuk pengumpulan data Narasumber : Dr. Herlina Jabatan : Dokter Umum. No Pertanyaan Jawaban

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

BAB 1 PENDAHULUAN. tujuan mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit, mempertahankan

Ditetapkan Tanggal Terbit

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS

MODUL PROBLEM BASED LEARNING NYERI KEPALA

BUKU PANDUAN MAHASISWA BLOK 4.3 ELEKTIF TOPIK 3B KESEHATAN KERJA

MODUL 4 IKTERUS NEONATORUM

BUKU REGISTER PERINATOLOGI DI RUMAH SAKIT

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Pengumpulan/Penyajian Data Dasar Secara Lengkap

BUKU PANDUAN MAHASISWA

BAB I PENDAHULUAN. I. 1. Latar Belakang. Pada beberapa tahun terakhir ini terjadi inovasi. di dalam sistem pendidikan kedokteran di Indonesia,

Buku Kerja Mahasiswa MODUL DIARE SISTEM MEKANISME DASAR PENYAKIT

MANUAL PROSEDUR PENERTIBAN DAFTAR HADIR DOSEN DAN MAHASISWA

ADHIM SETIADIANSYAH Pembimbing : dr. HJ. SUGINEM MUDJIANTORO, Sp.Rad FAKULTAS KEDOKTERAN UNIV. MUHAMMADIYAH JAKARTA S t a s e R a d i o l o g i, R u

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Langkah I : Pengumpulan/penyajian data dasar secara lengkap

LAPORAN TUTORIAL BLOK MUSKULOSKELETAL SKENARIO II MENGAPA LUTUT NENEK NYERI DAN BENGKAK?

BAB III TINJAUAN KASUS. Pengkajian dilakukan pada tanggal 8 Mei 2007 jam : Jl. Menoreh I Sampangan Semarang

MODUL PULMONOLOGI DAN KEDOKTERAN RESPIRASI BATUK DARAH. Oleh

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN I. PENGUMPULAN/PENYAJIAN DATA DASAR SECARA

UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN 2014 SILABUS

PTIRIASIS VERSIKOLOR

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Pengumpulan atau Penyajian Data Dasar Secara Lengkap

Pelayanan Kesehatan bagi Anak. Bab 7 Gizi Buruk

BAB I PENDAHULUAN. sedangkan penyakit non infeksi (penyakit tidak menular) justru semakin

Sistem UROGENITALIA (422K6) (6 SKS/semester IV) 13 April sd 23 mei 2015

CHECKLIST UJIAN SKILLS LAB GENITALIA PEREMPUAN. Nama mahasiswa : Penguji : Tanggal : Nilai :

( MEU ) Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Rapat Kerja Pendidikan FK-UNAND, 2005 DIRJEN DIKTI KONSEP PARADIGMA BARU PENDIDIKAN DOKTER

BAB I PENDAHULUAN. Meningkatnya kesejahteraan dan ketersediaan pangan dapat. mengakibatkan sejumlah masalah, termasuk meningkatnya kejadian penyakit

BAB I PENDAHULUAN. penyakit semakin dikenal oleh masyarakat. Salah satu diantaranya adalah apa yang

BAB III TINJAUAN KASUS. Pada bab ini akan penulis paparkan hasil pengelolaan asuhan keperawatan pada klien

BAB V PEMBAHASAN. aktif dalam proses pembelajaran. Metode PBL adalah salah satu dari beberapa

BUKU PANDUAN MAHASISWA

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn. S DENGAN GANGGUAN SISTEM ENDOKRIN DIABETES MELLITUS PADA Ny.T DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURWOSARI

PANDUAN PELAYANAN MEMINTA PENDAPAT LAIN (SECOND OPINION)

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) MASSAGE PADA KAKI PASIEN DM. Disusun oleh Intan Yunitasari NPM

SKILLS LAB BLOK 4.3 TOPIK 1B KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT

MODUL PROBLEM BASED LEARNING GANGGUAN TIDUR

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Sistem perkemihan merupakan salah satu system yang tidak kalah

PENGKAJIAN PNC. kelami

BUKU PANDUAN INSTRUKTUR SKILLS LEARNING SISTEM EMERGENSI DAN TRAUMATOLOGI RESUSITASI CAIRAN

LAPORAN JAGA 24 Maret 2013

BUKU PANDUAN MAHASISWA BLOK 4.3 (ELEKTIF) TAHUN AJARAN 2016/2017 MODUL 3A. OBAT TRADISIONAL. SUB KOORDINATOR : Dra.Erlina Rustam, MS.

BUKU PEGANGAN MAHASISWA MODUL 4 BAYI BERATLAHIR RENDAH

riwayat personal-sosial

Asuhan Keperawatan Pasien Rujuk Balik dengan Diabetes Mellitus di Instalasi Rawat Jalan. RSUD Kota Yogyakarta

BAB 1 PENDAHULUAN. kemajuan kesehatan suatu negara. Menurunkan angka kematian bayi dari 34

MODUL PROBLEM BASED LEARNING GANGGUAN SOMATOFORM

CLINICAL EXPOSURE BLOK NEUROPSIKIATRI

BUKU PANDUAN MAHASISWA

FORMULIR PERSETUJUAN (INFORMED CONSENT) : Analisis Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Preoperatif dan Pascaoperatif di RSUD Dr.

BAB I PENDAHULUAN. Setiap manusia diharapkan memiliki kemampuan untuk beradaptasi

PORTOFOLIO KASUS MEDIK

ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT PADA PASIEN NY. S DENGAN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DI IGD RS HAJI JAKARTA

Evaluasi. Metoda Evaluasi

JADWAL BLOK KARDIOVASKULER

SKILLS LAB BLOK 4.3 TOPIK 1B KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT

BAB III RESUME KEPERAWATAN

BAB I PENDAHULUAN. pada beberapa Negara industri maju dan Negara berkembang seperti

TUGAS SISTEM INTEGUMEN

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI UJIAN KETERAMPILAN KLINIK DASAR MODUL GASTROINTESTINAL PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER ANGKATAN

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

BLOK 3.2 GANGGUAN KARDIOVASKULAR

CASE REPORT SESSION OSTEOARTHRITIS. Disusun oleh: Gisela Karina Setiawan Abednego Panggabean

Transkripsi:

UNIVERSITAS ANDALAS FAKULTAS KEDOKTERAN Alamat : Jl.Perintis Kemerdekaan. Padang 25127. Indonesia Telp.: +62 751 31746. Fax.: +62 751 32838 e-mail : fk2unand@pdg.vision.net.id BLOK 3.4 : GANGGUAN SISTEM UROGENITAL STUDENT`S GUIDE EdisiketujuhTahun 2013 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS PADANG - INDONESIA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS Padang, Indonesia Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 0

Tim Pengelola Blok 3.4 (Gangguan Urogenital) Surat Tugas Dekan FKUA tanggal 2 Januari 2013 No:010/UN16.02.D/PP/2013 Koordinator : dr. H. Syaiful Azmi, SpPD-KGH, FINASIM Sekretaris : dr. Alvarino, SpB SpU Anggota : dr. Saptino Miro, SpPD dr. Rudy Afriant, SpPD dr. Yenita M Biomed, SpPA Padang, 14 Januari 2013 Wakil Dekan I Koordinator Blok 3.4 Prof. Dr. dr. Hj. Eryati Darwin, PA(K) dr. H. Syaiful Azmi, SpPD-KGH, FINASIM Nip. 195311091982112001 Nip. 195202171980031005 Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 1

BLOK 3.4 GANGGUAN SISTEM UROGENITAL PENDAHULUAN Pada Blok 3.4 (Gangguan Sistem Urogenital), mahasiswa dipersiapkan untuk kompeten dalam bidang sistem urogenital. Pembelajaran dalam Blok 3.4 ini meliputi kuliah pengantar, tutorial, skills lab dan praktikum. Pembelajaran dalam Blok urogenital (Blok 3.4) terdiri dari patofisiologi, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan dari - Kelainankongenitalsistem urogenital, - Gangguankeseimbangancairandanelektrolit - Infeksidanotoimun - Trauma sistem urogenital - Penyakitdegeneratifdanneoplasmasistem urogenital - PenyakitGinjalKronik Padaakhirpembelajaran di Blok 3.4ini, diharapkanmahasiswamampuberkompetensidalammendiagnosisdanmenatalaksanakelainansist emutogenitaldalampendekatansebagaidokterdalampelayanan primer. Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 2

TUJUAN PEMBELAJARAN BLOK 3.4 TUJUAN BLOK Mampumenjelaskandasar diagnosis danpenatalaksanaankomprehensifgangguan system urogenitaliadenganpendekatankedokterankeluarga. TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM 1. Menjelaskan patogenesis, prinsip diagnosis dan penatalaksanaan kelainan kongenital sistem urogenital dengan pendekatan kedokteran keluarga. 2. Menjelaskan prinsip diagnosis dan penatalaksanaan gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit pada anak dan dewasa dengan pendekatan kedokteran keluarga. 3. Menjelaskan prinsip diagnosis dan penatalaksanaan penyakit infeksi, dan autoimun sistem urogenital pada anak dan dewasa dengan pendekatan kedokteran keluarga. 4. Menjelaskan prinsip diagnosis dan penatalaksanaan trauma pada sistem urogenital dengan pendekatan kedokteran keluarga. 5. Menjelaskan prinsip diagnosis dan penatalaksanaan penyakit degeneratif dan neoplasma pada sistem urogenital dengan pendekatan kedokteran keluarga. 6. Menjelaskan prinsip diagnosis dan penatalaksanaan gagal ginjal pada anak dan dewasa dengan pendekatan kedokteran keluarga. Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 3

POHON TOPIK Sistem Urogenital Patogenesis / kelainan Sistem Urogenital KelainanKo ngenital Ganggua n keseimb angan cairan dan elektrolit Trau ma Infeksidanpenyak itotoimun Penyakitdegeneratifda nneoplasma PenyakitGinja lkronik - Anamnesis - Kelainanfisis - Kelainanlaboratorium - Pemeriksaanpenunjang - Diagnosis - Diagnosis banding Prognosis Penatalaksanaan Dirujuk Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 4

METODE PEMBELAJARAN A. Aktivitas Pembelajaran. a. Tutorial. Diskusi kelompok dengan tutor dijadwalkan dua kali seminggu. Jika berhalangan hadir karena sesuatu hal, mahasiswa yang bersangkutan harus menginformasikan kepada tutor dalam waktu 2 x 24 jam. b. Skill s lab. Kegiatan untuk mendapatkan keterampilan medik, mulai dari komunikasi, keterampilan laboratorium, keterampilan prosedural dan keterampilan klinik c. Praktikum Kegiatan yang dilakukan di laboratorium, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang teori. d. Diskusi pleno Tujuan dari diskusi ini untuk mempersamakan dan membandingkan proses pembelajaran kelompok untuk mencegah adanya kelompok yang mengambil jalur yang salah. Kelompok dapat mengajukan masalah yang belum terpecahkan dan fasilitator akan mengarahkan diskusi. Kegiatan ini diadakan sekali seminggu dan dihadiri oleh dosen yang terkait. e. Kuliah Pengantar Kuliah yang diberikan oleh dosen, yang bertujuan untuk memberikan pedoman kepada mahasiswa dalam mempelajari suatu topik. f. Konsultasi dengan fasilitator / instruktur / pakar. Konsultasi dengan fasilitator, instruktur atau dosen apabila diperlukan dengan membuat perjanjian sebelumnya g. Belajar mandiri Sebagai seorang pelajar dewasa, anda diharapkan untuk melakukan belajar mandiri, suatu keterampilan yang penting untuk karir anda ke depan dan perkembangannya. Keterampilan ini meliputi mengetahui minat anda sendiri, mencari informasi yang lebih banyak dari sumber pembelajaran yang tersedia, mengerti informasi dengan menggunakan strategi pembelajaran yang berbeda dan berbagai aktivitas, menilai pembelajaran anda sendiri dan mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran selanjutnya. Tidaklah cukup belajar hanya dari catatan kuliah atau buku teks. Belajar mandiri adalah ciri yang penting pada pendekatan Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 5

PBL dan belajar harus dianggap sebagai perjalanan yang tiada akhir tanpa batas untuk memperoleh informasi. Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 6

h. Diskusi kelompok tanpa tutor Tergantung pada kebutuhan, mahasiswa juga dapat merancang pertemuan kelompok tanpa kehadiran tutor. Tujuan dari diskusi tanpa tutor bisa bervariasi, seperti mengidentifikasi pertanyaan secara teoritis, mengidentifikasi tujuan pembelajaran kelompok, untuk memastikan bahwa kelompok tersebut telah mengumpulkan cukup informasi, atau untuk mengidentifikasi pertanyaan praktis B. Sumber Pembelajaran. Sumber pembelajaran berupa: a. Buku teks. b. Majalah dan Jurnal. c. Internet (e-library). d. Nara sumber. e. Laboratorium. C. Media Instruksional. Media instruksional yang digunakan a. Panduan tutorial (student s guide). b. Penuntun Praktikum. c. CD Rom. d. Preparat dan peraga praktikum. e. Panduan Skill s Lab. Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 7

EVALUASI NO KOMPONEN BOBOT 1 Penilaian Tutorial 20% 2 Ujian Skills Lab 20% 3 Ujian Tulis (MCQ, PAQ) 60% Ketentuan : 1. Mahasiswa yang akan mengikuti ujian tulis/skills lab/praktikum harus memenuhipersyaratan berikut : a. Minimal kehadiran dalam kegiatan diskusi tutorial 90% b. Minimal kehadiran dalam kegiatan diskusi pleno 90% c. Minimal kehadiran dalam kegiatan skills lab 100% d. Minimal kehadiran dalam kegiatan praktikum 100% 2. Apabila tidak lulus dalam ujian tulis, mahasiswa mendapat kesempatan untuk ujian remedial satu kali pada akhir tahun akademik yang bersangkutan. Jika masih gagal, mahasiswa yang bersangkutan harus mengulang blok. 3. Apabila tidak lulus ujian skills lab, mahasiswa mendapat kesempatan untuk ujian remedial satu kali di akhir blok. Jika masih gagal, mahasiswa yang bersangkutan harus mengulang blok 4. Ketentuan penilaian berdasarkan peraturan akademik program sarjana Universitas Andalas tahun 2006. Nilai Angka Nilai Mutu Angka Mutu Sebutan Mutu 90-100 A+ 4.00 Sangat cemerlang 85-89 A 3.75 Cemerlang 80-84 A- 3.50 Hampir cemerlang 75-79 B+ 3.25 Sangat baik 70-74 B 3.00 Baik 65-69 B- 2.75 Hampir baik 60-64 C+ 2.25 Lebih dari cukup 55-59 C 2.00 Cukup 50-54 C- 1.75 Hampir cukup 40-49 D 1.00 Kurang <40 E 0.00 Gagal Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 8

MODUL 1 DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAN KELAINAN KONGENITAL GANGGUAN SISTEM UROGENITAL UNIT PEMBELAJARAN 1 SKENARIO 1 : PUTRA TIDAK MAU SEKOLAH Putra 9 tahun tidak mau sekolah karena diejek kawan ketika buang air kecil di kamar mandi sambil jongkok, yang berbeda dengan kebiasaan kawannya. Ketika dibawa ke dokter Puskesmas, dianjurkan untuk dirujuk ke RSU Dr.MDjamil karena disana sarana fasilitas serta dokter yang berkompeten tersedia. Sambil mempersiapkan rujukan, dokter Puskesmas menjelaskan bahwa apabila ada kelahiran seperti ini sebaiknya segera dirujuk, tunda penentuan jenis kelamin, dan tunda membuat akta kelahiran sampai ada kejelasan jenis kelaminnya, walaupun sex of rearing nya laki-laki. Pada pemeriksaan umum Putra tampak sehat, tidak ada kelainan fisik, dan tidak ada kelainan bawaan lain. Pada regio genitalia belum ada rambut pubis, ukuran phalus 2 cm,terdapat khordae, skrotum bifida, dan hipospadia phenoskrotal. Teraba gonad di skrotum kanan dan tidak teraba di skrotum kiri. Selanjutnya Putra menjalani pemeriksaan analisis kromosom yang hasilnya adalah 46,XY, dan hasil pemeriksaan genitografi, sesuai dengan genitalia interna laki-laki. Dokter Spesialis Anak menjelaskan bahwa Putra menderita kelainan kromosom 46,XY DSD yang masih perlu penelusuran lanjutan untuk menentukan diagnosis pasti dan tatalaksananya. Keadaan ini tentu jauh berbeda dengan 46,XX DSD. Dokter juga menjelaskan apabila penelusuran sudah selesai, Putra akan ditangani secara multidisiplin, ahli agama dan lainnya. Orangtua Putra menanyakan apakah proses buang air kecil anaknya akan normal dan bagaimana kehidupan dewasanya nanti? Bagaimana anda menjelaskan apa yang dialami oleh Putra dan penatalaksanaannya?. Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 9

MODUL 2 DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAN GANGGUAN KESEIMBANGAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT UNIT PEMBELAJARAN 2 SKENARIO 2 : MUNTABER Tn. Koleri 20 tahun, dibawa ke Puskesmas dengan keluhan diare lebih 20 kali sejak 2 hari yang lalu dan disertai muntah-muntah. Dari pemeriksaan didapatkan, kesadaran baik, tekanan darah 80/50 mmhg, nadi 110x/menit, nafas 30 x/menit cepat dan dalam, turgor jelek. Dokter segera memasang oksigen, menghitung defisit cairan dan memberikan infus, kemudian setelah KU membaik Tn. Koleri di rujuk ke RS. Di rumah sakit, Tn. Koleri dirawat di HCU, diperiksa analisa gas darah dengan kesanasidosis metabolik. Pada pemeriksaan laboratorium : Na 130 meq/l, K2,0 meq/l dan pada EKG ditemukan gelombang U.Dokter segera mengoreksi asidosis dan hipokalemi. Bagaimana anda menjelaskan apa yang terjadi pada Tn. Koleri? Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 10

MODUL 3 DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAN PENYAKIT INFEKSI DAN AUTOIMUN PADA GANGGUAN SISTEM UROGENITAL. UNIT PEMBELAJARAN 3 SKENARIO 3 : KAKI DANPERUTNONASINEF Nn. Sinef, 16 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kaki sembab dan perut buncit sejak 2 minggu yang lalu. Dari pemeriksaan fisik didapatkan asites dan edem kedua tungkai. Dari hasil laboratorium didapatkan albuminurine ++++. Dokter menerangkan pada Nn. Sinef dan keluarganya, kemungkinan telah terjadi kebocoran di ginjal dan menganjurkan untuk dirujuk ke RS, guna pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut. Pada saat yang sama juga dijumpai pasien datang dengan keluhan nyeri sewaktu buang air kecil, dan disertai poli uria. Hasil laboratorium terlihat sedimen leukosit +++. Pasien ini cemas janganjangan jengkol yang dimakannya kemarin penyebab infeksi ini. Di RS dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap Nn.Sinef, dengan hasil Esbach 4gr/24 jam, kolesterol total 950 mg/dl. Dokter menerangkan pada Nn. Sinef tentang penyakitnya dan meminta persetujuan Nn. Sinef untuk dilakukan biopsiginjal, sehingga diagnosis dan penatalaksanaannya lebih tepat. Bagaimana anda menjelaskan apa yang terjadi pada keduapasiendiatas? Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 11

MODUL 4 DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAN TRAUMA PADA GANGGUAN SISTEM UROGENITAL SKENARIO 4 : KELUARDARAHDARIKEMALUAN AHMAD Tadi malam hingga pagi hujan deras sekali mengguyur desa KuraiTaji. Padahal pagi itu Ahmad (23 tahun) harus kesawah untuk mencari rumput buat kambingnya. Jalan menuju ke sawah yang banyak rumput pada pematangnya, Ahmad harus menyeberang kali dengan meniti sebatang bambu. Karena hari habis hujan, bambunya licin, Ahmad tergelincir waktu meniti dan selangkangannya tepat mengenai batang bambu tsb. Ahmad kesakitan, lalu segera pulang dan tidak jadi mencari rumput. Dirumah waktu mau mengganti pakaian, terlihat ada noda darah pada celana dalam dan pada ujung penisnya terlihat tetesan darah. Dia coba untuk kencing ternyata tidak bisa keluar, lalu dia berangkat ke Puskesmas untuk berobat. Dari anamnesis, dokter menyimpulkan bahwa Ahmad mengalami saddle injury. Waktu diperiksa oleh dokter ternyata pada selangkangannya terlihat hematoma. Pada palpasi, terabavesicaurinaria penuh. Dokter mengatakan telah terjadi retensio urine dan memutuskan untuk melakukan suprapubic puncture. Kemudian dokter merujuk Ahmad ke RSU Dr. M. Djamil Padang. Tn Ahmad di rujuk bersama seorang anak perempuan umur 11 tahun dengan kasus trauma yang disebabkab Child Abuse. Bagaimanaandamenjelaskanapa yang terjadipada Ahmad? Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 12

MODUL 5 DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAN PENYAKIT DEGENERATIF DAN NEOPLASMA GANGGUAN SISTEM UROGENITAL UNIT PEMBELAJARAN 5 SKENARIO 5: DERITA TN. KARTA Tn. Karta 80 tahun datang kepuskesmas dengan keluhan tidak bisa kencing sejak satu hari yang lalu. Sejak satu bulan yang lalu Tn. Karta sudah merasakan kencing tidak lancar serta sedikit-sedikit dan sering. Dari pemeriksaan didapatkan, KU lemah, gizi kurang.pada pemeriksaan abdomen teraba masa di supra simpisis. Pada RT teraba kelenjar prostat membesar, berbenjol dan konsistensi keras. Dokter menerangkan pada Tn. Karta tentang penyakitnya dan minta persetujuan Tn. Karta untuk memasang kateter. Ternyata kateter gagal dipasang dan dokter menganjurkan untuk di rujuk ke RS. Di RS dilakukan pemasang kateter secara SPP, dan dari pemeriksaan lebih lanjut didapatkan PSA 15 ngr/l. Dokter menerangkan pada Tn. Karta, bahwa ia menderita keganasan kelenjar prostat dan menganjurkan untuk operasi. Bagaimana anda menjelaskan apa yang terjadi pada Tn. Karta? Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 13

MODUL 6 DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAN GAGAL GINJAL UNIT PEMBELAJARAN 6 SKENARIO 6 : GINJALKUSAYANGGINJALKUMALANG Ny. Diagin 54 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhanmual-mual sejaksatu bulan yang lalu. Ny. Diagin sudah dikenal menderita diabetes mellitus sejak 10 tahun yang lalu, berobat di Puskesmas, tetapitidakteratur.dari pemeriksaan didapatkan konyungtivaanemis, tekanan darah 180/100 mmhg dan edem pada keduatungkai.dari laboratorium di dapatkan Hb 8gr/dl, guladarah sewaktu 240 mg/ dl, danalbumin urine ++. Dokter menganjurkan Ny. Diagin untuk dirujuk ke RS, karena telah terjadi komplikasi diabetesnya keginjal. Di RS dilakukan pemeriksaan lanjutan, dan dari hasil laboratorium di dapat kanureum 110 mg/dl dankreatinin 8 mg/ dl.dokter menerangkan pada Ny. Diagin bahwa telah terjadi kegagalan ginjal karena diabetes yang telah lama diderita. Dokter menganjurkan untuk dilakukan dialisis. Suami Ny. Diagin merasa cemas, apakah cucunya kelak akan menderita penyakit seperti istrinya? Bagaimana anda menjelaskan apa yang terjadipadany. Diagin dan penatalaksanaannya? Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 14

LAMPIRAN 1 METODA TUJUH LANGKAH (SEVEN JUMPS) DALAM DISKUSI TUTORIAL Untuk mencapai tujuan pembelajaran, digunakan metoda tujuh langkah (sevenjumps) dalam diskusi kelompok. Diskusi kelompok yang pertama mencakup langkah 1-5, dan langkah berikutnya dilakukan dalam diskusi kelompok kedua tentang skenario yang sama. Pertanyaan yang digarisbawahi adalah : Apa yang perlu diketahui? Apa yang telah diketahui? Apa yang ingin diketahui? Langkah 1. Mengklarifikasi terminologi dan konsep Langkah 2. Menentukan masalah Langkah 3. Menganalisis masalah melalui brainstorming dengan menggunakan prior knowledge Langkah 4. Membuat pengkajian yang sistematik dari berbagai penjelasan yang didapatkan pada langkah 3 Langkah 5. Memformulasikan tujuan pembelajaran Langkah 6. Mengumpulkan informasi di perpustakaan, internet, dll Langkah 7. Sintesa dan uji informasi yang telah diperoleh Gangguan Sistem Urogenital edisi ke-7 Tahun 2013 15