KONSEPTUAL MODEL KEPERAWATAN JIWA

dokumen-dokumen yang mirip
PENDEKATAN- PENDEKATAN/ALIRAN DALAM PSIKOLOGI

Psikologi Kepribadian I Sejarah Psikoanalisa Dasar & Teori Sigmund Freud

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

Teori Sigmund Freud. Sejarah hidup, Struktur Kepribadian dan Perkembangan Psikoseksual. Fitriani, S. Psi., MA. Modul ke: Fakultas PSIKOLOGI

KONSEP TUMBUH KEMBANG

KONSEP PERAWATAN KESEHATAN JIWA

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Manusia sebagai makhluk holistik dipengaruhi oleh lingkungan dari dalam

Pandangan Teori Perkembangan Psikoanalisis menurut Sigmund Freuds

Jahoda (Ihrom, 2008), batasan lebih luas Kesehatan mental mencakup : 1) sikap kepribadian yang baik terhadap diri sendiri, kemampuan mengenali diri

BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA. yang ada di luar bahasa yang digunakan oleh akal budi untuk memahami hal-hal

MODEL TERAPI KONSELING. Teori dan Praktek

Psikologi muncul sebagai ilmu pengetahuan di Jerman (psikologi asosiasi) Filsafat Descartes: cogito ergo sum saya berfikir maka saya ada.

BERBAGAI PENDEKATAN DALAM PSIKOLOGI

Teori-teori Psikologi Perkembangan. Dr. Andi Thahir, S.Psi.,MA IAIN Raden Intan Lampung 2013

PERSPEKTIF DAN MAKNA PENDEKATAN KONSELING

PSIKOLOGI UMUM 1. Aliran Psikoanalisa

KONSEP DASAR KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA

Psikologi Konseling Psychoanalysis Therapy and Person Center Therapy

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KONSEP, KERANGKA TEORI

BAB I PENDAHULUAN. dengan adanya distress ( tidak nyaman, tidak tentram dan rasa nyeri ), disabilitas

Bab 2. Landasan Teori. Tokoh-tokoh tersebut tidak saja berfungsi untuk memainkan cerita, tetapi juga berperan

Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi

Dasar-Dasar Perilaku Manusia O L E H M U N A E R A W A T I, S. P S I, M. S I

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : Psikologi Perkembangan 1. perkembangan

FASE PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN MANUSIA

Selamat Membaca, mempelajari dan Memahami Materi e-learning Rentang Perkembangan Manusia I

Perkembangan Manusia

By. Lufthiani, S.Kep, Ns

Freud s Psychoanalytic Theories

Psikologi Kepribadian I. Psikologi Psikologi

BAB II LANDASAN TEORI. Psikologi Tokoh Eko Prasetyo dalam Novel Jangan Ucapkan Cinta Karya

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

BERDUKA DAN KEHILANGAN. Niken Andalasari

Dinamika kepribadian / Prinsip Motivasional. Ego cemas karena tuntutan id dan superego. 1. Dorongan-dorongan a. Seks b. Agresi 2.

SATUAN ACARA PERKULIAHAN-FAKULTAS PSIKOLOGI-UNIVERSITAS GUNADARMA MATAKULIAH: PSIKOLOGI KEPRIBADIAN 1 KODE MATAKULIAH/SKS = IT / 3 SKS

Pengertian Kehilangan adalah perubahan dari sesuatu yang ada menjadi tidak ada atau situasi yang diharapkan terjadi tidak tercapai. Kehilangan dapat d

TAHAPAN PERKEMBANGAN MANUSIA

BUKU PANDUAN LABORATORIUM KEPERAWATAN JIWA I

RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN (RPP) Mata Kuliah PSIKOLOGI PERKEMBANGAN

SELAMAT MEMBACA, MEMPELAJARI DAN MEMAHAMI MATERI ELEARNING RENTANG PERKEMBANGAN MANUSIA I

UNESA, GROWING WITH CHARACTER BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

Hanya orang Lain yang tahu. Dirinya dan orang Lain tidak tahu

NURSE-CLIENT RELATIONSHIP

Periodisasi Perkembangan Peserta Didik

- keluarga besar. Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap perbedaan Individual

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. Harga diri merupakan evaluasi yang dibuat individu dan kebiasaan

Gangguan Ansietas, Fobia, dan Obsesif kompulsif

BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA. Ada empatkonsep yang dikemukakan dalam penelitian ini yaitu pergolakan

Pertemuan 4. Dra. Sri Hastuti Handayani, Psi., M.Si

PENGANTAR MANAJEMEN KEPERAWATAN. Sumijatun

BAB I PENDAHULUAN. Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan di zaman global seperti sekarang

BAB I PENDAHULUAN. Keperawatan sebagai bagian intergral dari pelayanan kesehatan, ikut menentukan mutu dari pelayanan kesehatan.

BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Pusat Bahasa

SE S J E A J R A A R H DA D N A N A L A I L R I A R N A N PSI S KO K LOGI G Pertemuan 4

PRE PLANNING TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK ORIENTASI REALITA SESI I: PENGENALAN ORANG

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS

BAB I PENDAHULUAN. Menuju era globalisasi manusia disambut untuk memenuhi kebutuhan

Saifullah, S. Ag., M. Ag NIP

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latarbelakang Latarbelakang Pengadaan Proyek

kepada terapis, kemudian terapis memberikan interpretasi melalui arahan-arahan saat proses terapi berlangsung, yang memunculkan insight untuk pasien.

PSIKOLOGI SEPANJANG HAYAT

INTERVENSI DALAM PSIKOLOGI KLINIS. DITA RACHMAYANI, S.Psi., M.A dita.lecture.ub.ac.id

SEJARAN DAN ALIRAN PSIKOLOGI. Pertemuan 4

Psikologi Kepribadian I Teori Personologi Henry Murray

Diskusikanlah...! Genetik atau hasil belajar? Tunggal atau jamak? Kepribadian. Tetap atau Berubah? Ada atau tidak?

Psikologi Kepribadian I Teori Psikososial Erik Erikson

BAB IV ANALISIS HASIL DATA PENELITIAN. dan dapat dirumuskan hipotesis kerja seperti yang disarankan oleh data. 77

MEMAHAMI PERKEMBANGAN NILAI MORAL KEAGAMAAN PADA ANAK

Rentang Perkembangan Manusia UMBY

3 Aspek-aspek Psikoanalitis dari Kepribadian 71

TERAPI MODALITAS DALAM KEPERAWATAN JIWA

Mekanisme Pertahanan Fungsi Mekanisme Pertahanan Klasifikasi Mekanisme Pertahanan Mekanisme Pertahanan Ego yang Tergolong Matang(Mature)

PENDEKATAN DALAM ABNORMALITAS

Psikologi Kepribadian I. Psikologi Psikologi

HAKIKAT MORAL KRISTIANI: ETHIC IN MODERN WORLD

BAB II TINJAUAN TEORI TERKAIT. di bedakan menjadi sebagai berikut: (Sarwono, 2009)

BAB 1 PENDAHULUAN. keluarga, kelompok, organisasi, atau komunitas. (Stuart, 2007).

Jenis-jenis Kecemasan

PENGANTAR ETIKA KEPERAWATAN

GANGGUAN MOOD (ALAM PERASAAN)

BAB I PENDAHULUAN. dalam dirinya dan lingkungan luar baik keluarga, kelompok maupun. komunitas, dalam berhubungan dengan lingkungan manusia harus

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Seorang wanita yang mengalami kesulitan tidur dan kehilangan konsentrasi setelah kematian suaminya. Seorang wanita muda mencoba memanjakan dirinya

PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL

KONSEP PERKEMBANGAN SOSIAL

MODUL KEPERAWATAN JIWA I NSA : 420 MODUL ANXIETAS DISUSUN OLEH TIM KEPERAWATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL

BAB I PENDAHULUAN. Terry Eagleton (dalam Dewojati, 2014: 1) pernah memaparkan karya sastra

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Segala sesuatu di muka bumi ini diciptakan Allah secara berpasangan.

BAB I PENDAHULUAN. dapat meningkatkan jumlah penderita gangguan jiwa (Nurdwiyanti,2008),

Reality Therapy. William Glasser

Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi Modul ke:

DASAR DASAR PERILAKU SOSIAL

Teori Personaliti Sigmund Freud / Erikson Perubahan personaliti individu berdasarkan Teori Personaliti Sigmund Freud / Erikson.

BAB I PENDAHULUAN. yang dikembangkan di Jepang pada akhir abad ke 19. Istilah manga dalam Bahasa

Ilmu Perkembangan Anak Universitas Negeri Yogyakarta. Oleh : Yulia Ayriza

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian. Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup tanpa orang lain.

Pendahuluan. By : Farida Harahap Tim: Nanang Erma by FH 1. Gunawan:

BAB II TINJAUAN TEORI

PENGANTAR PSIKOLOGI KLINIS DITA RACHMAYANI, S.PSI., M.A

Transkripsi:

KONSEPTUAL MODEL KEPERAWATAN JIWA Ns. Wahyu Ekowati MKep., Sp Jiwa 1

TUJUAN PEMBELAJARAN Memahami konseptual model dalam keperawatan jiwa Memahami konsep dasar masing masing model konseptual keperawatan jiwa 2

PENGERTIAN Model: cara mengorganisasi pokok pengetahuan yg kompleks. Mengarahkan pengorganisasian data Mengukur efektivitas proses penanganan Memfasilitasi penelitian dalam perilaku manusia Model membantu klinisi: Latar belakang perilaku yg diobservasi Strategi penanganan terapeutik Peran yg sesuai untuk pasien dan terapis 3

MODEL : Suatu alat yang mengorganisir body of knowledge yang kompleks, sebagai suatu konsep yang berhubungan dengan perilaku manusia Penggunaan sebuah model : Membantu mempraktekkan dan menjadikan suatu dasar untuk pengkajian dan intervensi yang lebih baik serta mengevaluasi keefektifan tindakan 4

MODEL KONSEP KEPERAWATAN JIWA Model psikoanalisa Model Interpersonal Model Sosial Model Perilaku Model Eksistensial Model Medis Model Komunikasi Model Terapeutik 5

MODEL PSIKOANALISA Tokoh: Sigmund Freud, Erik Erickson, Anna Freud, Melanie Klein, Horney, Fromm-Reichmann, Karl Menninger. 6

MODEL PSIKOANALISA Fokus : perilaku menyimpang dan prkembangan mns. Ada struktur mental : id, ego, super ego Memperkenalkan level : Sadar --- Tidak sadar Deviasi perilaku: didasarkan pd penyelesaian tdk adekuat konflik perkembangan. Pertahanan ego tdk mampu mengontrol ansietas. Gejala muncul sbg upaya mengatasi ansietas dan berkaitan dg konflik yg tdk terselesaikan tsb 7

FOKUS : PERKEMBANGAN PSIKOSEKSUAL Perkembangan kepribadian fase yang mempunyai ciri tersendiri dan saling berhubungan : Fase oral ( 0 18 bulan ) Fase anal ( 18 3 tahun ) Fase phalik ( 3 6 tahun ) Fase laten ( 6 12 tahun ) Fase genital ( 13 18/20 tahun ) 8

Jika tugas yang dikembangkan pada fase oral tidak terputuskan maka akan terjadi fiksasi / hambatan untuk perkembangan berikutnya (pengalaman masa anak yang gagal gangguan pada masa dewasa) 9

STRUKTUR FUNGSI JIWA / PSIKO MANUSIA id, ego, super ego 10

ID EGOIS, ASOSIAL, AMORAL Tidak mempunyai konsep etika Tidak dapat menunda keinginan yang harus dipenuhi dengan secara prinsip kesenangan Tidak belajar dari pengalaman Tidak mengenal waktu Bagian yang paling primitif Fungsi dorongan / energi libido Bayi terdiri dari id 11

EGO AKU Memberi identitas diri pada individu Bagi yang rasional Prinsip realitas Mentesis realita 3 10 bulan ( nilai nyata ) 12

SUPER EGO Berhubungan dengan moral, peraturan, nilai cita cita Mulai dibentuk dari konsep: orang tua, gereja / pranata pranata Mengontrol impuls id agar individu memperoleh kepuasan sebesar besarnya Perasaan bersalah individu melanggar aturan Dapat dikatakan kata hati, suara hati, hati nurani keinsafan hati 13

FUNGSI EGO Power Ego harus tahu tentang tuntutan realita dan mendorong / mempengaruhi kelakuan yang sesuai dengan tuntutan tersebut Ego menyadari ke dokter ego harus kuat mendorong individu untuk pergi ke dokter Selektif Memilih reaksi yang cocok dengan keadaan dan kapasitas individu pada saat itu ( reality testing ) Ego mentest menyesuaikan diri Sintesa Ego mengatur pekerjaan dan pengaruh agar tetap dalam keseimbangan daya toleransi seorang individu 14

Kita tidak menghendaki id terlalu kuat individu hanya ingin memenuhi kehendaknya tanpa memperhatikan orang lain Kita tidak mengharapkan super ego terlalu kuat individu akan terus menerus selalu merasa bersalah (klien sakit jiwa dengan waham dosa) Kita mengharapkan ego kuat, karena berhubungan dengan identitas diri seseorang dan merupakan bagian yang rasional dan matur (matang jiwa ) 15