Barisan dan Deret Bilangan

dokumen-dokumen yang mirip
BAB V BARISAN DAN DERET BILANGAN

Barisan dan Deret. Matematika dapat dikatakan sebagai bahasa simbol. Hal ini. A. Barisan dan Deret Aritmetika B. Barisan dan Deret Geometri

Barisan dan Deret. Bab 3

PENELAAHAN SOAL MATEMATIKA PREDIKSI UN 2012

2 x 1 dengan x anggota bilangan bulat adalah. 1 bagian senang sepakbola, 2

Bab 6. Barisan dan Deret. Standar Kompetensi

Nama:... Kelas/Kelompok :... Tanggal:... Pola Bilangan Genap dan Bilangan Ganjil

Pembahasan Matematika SMP IX

PEMANTAPAN UJIAN NASIONAL 2013 (SOAL DAN PENYELESAIAN)

BAB 1 Pola Bilangan, Barisan dan Deret

TRY OUT 2 TAHUN PELAJARAN 2015/2016

a. 15 b. 18 c. 20 d Diketahui rumus fungsi f(x) = -2x + 5. Nilai f(-4) adalah a. -13 b. -3 c. 3 d Gradien garis -3x - 2y = 7 adalah

Matematika Bahan Ajar & LKS

model bangun lingkungan, kawat atau datar dari karton 2x40 menit Buku teks, sebangun? Mengapa? Teknik Bentuk

SILABUS. 1. Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah

SILABUS. Standar Kompetensi : GEOMETRI DAN PENGUKURAN. 1. Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah

A. LATIHAN SOAL UNTUK KELAS 9A

MATEMATIKA (Paket 2) Waktu : 120 Menit

PREDIKSI SOAL UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SMP/MTs DAN PEMBAHASAN

PEMANTAPAN UJIAN NASIONAL Kerjakan dengan sungguh-sungguh dengan kejujuran hati!

Piramida Besar Khufu

MATEMATIKA (Paket 3) Waktu : 120 Menit

1 m, maka jumlah anak yatim yang menerima. menerima Bilangan 3 jika dinyatakan dalam bentuk akar menjadi... A. 9 3 C. 5 2 B. 6 3 D.

NO SOAL PEMBAHASAN 1

UJI COBA UJIAN NASIONAL SMK. Tahun Pelajaran 2014 / 2015 PAKET 04 MATEMATIKA NON TEKNIK KELOMPOK AKUNTANSI DAN PENJUALAN (UTAMA)

PEMBAHASAN SOAL-SOAL UN TAHUN 2012 KODE : A13 NO SOAL PEMBAHASAN 1

B. POLA BILANGAN 1. Pengertian pola bilangan Pola bilangan adalah aturan terbentuknya sebuah kelompok bilangan.

SMP NEGERI 199 JAKARTA LATIHAN PERSIAPAN UJIAN SEKOLAH MATEMATIKA 2012

CONTOH SOAL CONTOH SOAL CONTOH SOAL TENTUKAN JUMLAH DERET GEOMETRI TAK HINGGA BERIKUT

UJICOBA UJIAN NASIONAL SMP-MTs NEGERI SWASTA KOTA MALANG TAHUN 2013/2014 Mata Pelajaran Hari,Tanggal Waktu Jumlah Soal

PANGKAT TAK SEBENARNYA

PEMBAHASAN SOAL-SOAL UN TAHUN 2012 KODE : C37 NO SOAL PEMBAHASAN 1

PEMBAHASAN SOAL-SOAL UN TAHUN 2012 KODE : A13 NO SOAL PEMBAHASAN 1

PEMBAHASAN SOAL-SOAL UN TAHUN 2012 KODE : E57. NO SOAL PEMBAHASAN 1 Hasil dari adalah = Ingat!

UJI COBA UJIAN NASIONAL BERDASARKAN KISI-KISI TAHUN PELAJARAN 2011/ : Hasil dari - 4 A. 6 B. 3

PEMBAHASAN SOAL-SOAL UN TAHUN 2012 KODE : E57 NO SOAL PEMBAHASAN. Ingat! a = a a a A = 643 = 64 = 4 2 = 16. Ingat!

MATA PELAJARAN : Matematika : SMP / MTs. WAKTU PELAKSANAAN : Rabu, 25 April 2012 :

KUMPULAN SOAL OSP MATEMATIKA SMP PEMBINAAN GURU OLIMPIADE DISUSUN: DODDY FERYANTO

PEMBAHASAN SOAL-SOAL UN TAHUN 2012 KODE : C32 NO SOAL PEMBAHASAN. Ingat!

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG MGMP MATEMATIKA SMPN SATAP TRYOUT UN menit

PREDIKSI UN MATEMATIKA SMP

NO SOAL PEMBAHASAN 1

Refleksi. Tes Kompetensi Bab 1

Wardaya College. Tes Simulasi Ujian Nasional SMP Berbasis Komputer. Mata Pelajaran Matematika Tahun Ajaran 2017/2018

PEMBAHASAN SOAL-SOAL UN TAHUN 2012 KODE : D45 NO SOAL PEMBAHASAN. Ingat! a = a a a a a A. 10. Ingat!

KUNCI JAWABAN UJI LATIH MANDIRI MATEMATIKA

Soal-soal dan Pembahasan UN Matematika SMP/MTs Tahun Pelajaran 2007/2008

SELEKSI TINGKAT PROPINSI MATEMATIKA SMA/MA

7. Suku ketiga dan suku kelima dari barisan aritmetika adalah 17 dan 31. Suku ke-20 dari barisan tersebut adalah... a. 136 b. 144 c. 156 d.

PEMBAHASAN SOAL-SOAL UN TAHUN 2012 KODE : B25 NO SOAL PEMBAHASAN 1

PEMBAHASAN SOAL-SOAL UN TAHUN 2012 KODE : D49 NO SOAL PEMBAHASAN 1

UJICOBA UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN : MATEMATIKA Hari Tanggal : 2012

Bab. Faktorisasi Aljabar. A. Operasi Hitung Bentuk Aljabar B. Pemfaktoran Bentuk Aljabar C. Pecahan dalam Bentuk Aljabar

TEKNIK MEMBILANG. b T U V W

NO SOAL PEMBAHASAN 1

SIAP UJIAN NASIONAL (UCUN MANDIRI)

Sumber: Kamus Visual, 2004

1. Nilai dari log 3 2 log 6 =. a. 3 b. 1 c. 0 d. 1 e. 3

UJICOBA UJIAN NASIONAL SMP-MTs NEGERI SWASTA KOTA MALANG TAHUN 2013/2014 MataPelajaran Hari,Tanggal Waktu Jumlah Soal

SELEKSI OLIMPIADE MATEMATIKA INDONESIA 2006 TINGKAT PROVINSI

SELEKSI OLIMPIADE TINGKAT PROVINSI 2013 TIM OLIMPIADE MATEMATIKA INDONESIA 2014

EKSPLORASI BILANGAN. 1.1 BARISAN BILANGAN

Soal-soal dan Pembahasan UN Matematika SMP/MTs Tahun Pelajaran 2011/2012

MATEMATIKA (Paket 5) Waktu : 120 Menit

4. Penyelesaian sistem persamaan x + 2y = 10 dan 2x + 3y = 13 adalah x dan y. Hasil dari 4x + 3y adalah... a. -4 b. -2 c. 3 d. 5 e.

PERANGKAT PEMBELAJARAN (PBM)

MATA PELAJARAN WAKTU PELAKSANAAN PETUNJUK UMUM

BILANGAN BERPANGKAT. Jika a bilangan real dan n bilangan bulat positif, maka a n adalah

SOAL PR ONLINE IX SMP MATA UJIAN: MATEMATIKA (KODE: P18) 1. Alas sebuah limas berbentuk segi-6. Banyak rusuk dan sisi limas berturutturut

Latihan Ujian 2012 Matematika

UJICOBA UJIAN NASIONAL SMP-MTs NEGERI SWASTA KOTA MALANG TAHUN 2013/2014 Mata Pelajaran Hari,Tanggal Waktu Jumlah Soal

UAN MATEMATIKA SMP 2007/2008 C3 P13

PEMBAHASAN SOAL-SOAL UN TAHUN 2012 KODE : D45. NO SOAL PEMBAHASAN 1 Hasil dari adalah... Ingat!

MATEMATIKA BISNIS DERET. Muhammad Kahfi, MSM. Modul ke: Fakultas Ekonomi Bisnis. Program Studi Manajemen

1. Hasil dari 5 ( 6) + 24 : 2 ( 3) =... A. -15 B. -6 C. 0 D Hasil dari 2 : 75% + 8,75 1 =... A. 14 B. 15 C. 16 D Uang Irna sama dengan 2

PEMBAHASAN SOAL-SOAL UN TAHUN 2012 KODE : B29 NO SOAL PEMBAHASAN 362 = 362 = 36 = 6 3 = 216. Ingat!

Bab II Pola, Barisan, dan Deret

UJICOBA UJIAN NASIONAL SMP-MTs NEGERI SWASTA KOTA MALANG TAHUN 2013/2014 Mata Pelajaran Hari,Tanggal Waktu Jumlah Soal

PEMBAHASAN SOAL-SOAL UN TAHUN 2012 KODE : E52 NO SOAL PEMBAHASAN 1

Sri Purwaningsih. Modul ke: Fakultas EKONOMI BISNIS. Program Studi Manajemen dan Akuntansi.

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALANG MGMP MATEMATIKA SMPN SATAP TRYOUT UN menit

3 OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR

Kumpulan Soal Matematika VII ( BSE Dewi Nurhariyani)

UJICOBA UJIAN NASIONAL SMP-MTs NEGERI SWASTA KOTA MALANG TAHUN 2013/2014 Mata Pelajaran Hari,Tanggal Waktu Jumlah Soal

UJI COBA UJIAN NASIONAL SMK

Dosen prmbimbing. Bintang Wicaksono M.Pd. BAHAN AJAR DERET BILANGAN. Oleh : Junainah ( ) Siti Zumanah ( )

BARISAN DAN DERET. A. Pola Bilangan

LOMBA MATEMATIKA NASIONAL KE-26

MATEMATIKA (Paket 1) Waktu : 120 Menit

UN SMK AKP 2014 Matematika

PEMBAHASAN SOAL-SOAL UN TAHUN 2012 KODE : E52 NO SOAL PEMBAHASAN 1

Dari gambar jaring-jaring kubus di atas bujur sangkar nomor 6 sebagai alas, yang menjadi tutup kubus adalah bujur sangkar... A. 1

Tata dan Dio bermain permainan bola di komputer. Bolabola itu bertuliskan bilangan-bilangan yang disusun seperti gambar berikut.

Bahan Ajar Matematika. Kelas X SMA Semester 1 Barisan dan Deret Waktu : 15 x 45 Menit (5 x Pertemuan) Kelompok :..

ULANGAN AKHIR SEMESTER 1 SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) TAHUN PELAJARAN 2011/2012

LATIHAN ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL SMP NEGERI 196 JAKARTA TAHUN PELAJARAN 2010/2011 LEMBAR SOAL

OLIMPIADE MATEMATIKA SLTP TINGKAT KABUPATEN KOTA 2006

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ( KTSP ) ANALISIS MATERI KOMPETENSI SISWA SMP ( SILABUS )

MATA PELAJARAN : Matematika : SMP / MTs. WAKTU PELAKSANAAN : Rabu, 25 April 2012 :

KISI-KISI UJIAN SEKOLAH

Transkripsi:

Bab 6 Barisan dan Deret Bilangan Sumber: www.scatork.com Pada bab ini, kamu akan diajak untuk memahami barisan dan deret bilangan serta penggunaannya dalam pemecahan masalah dengan cara menentukan pola barisan bilangan sederhana, menentukan suku ke-n barisan aritmetika dan barisan geometri, menentukan jumlah n suku pertama deret aritmetika dan deret geometri, serta memecahkan masalah yang berkaitan dengan barisan dan deret. Barisan dan deret bilangan tentu merupakan pelajaran yang baru kamu kenal. Konsep barisan dan deret bilangan sangat penting peranannya dalam ilmu pengetahuan dan teknologi serta dalam kehidupan sehari-hari, seperti uraian berikut ini. Sebuah stadion olahraga yang baru dibangun mempunyai 00 tempat duduk pada barisan paling depan di tribun barat dan timur, serta 60 tempat duduk pada barisan paling depan di tribun utara dan selatan. Setiap baris tempat duduk tersebut 4 kursi lebih banyak daripada baris di depannya. Berapa kapasitas penonton dalam stadion tersebut jika terdapat 5 baris tempat duduk? Untuk menjawab permasalahan tersebut, kamu harus mempelajari konsep barisan dan deret bilangan seperti materi yang dibahas pada bab ini. A. Pola Bilangan B. Barisan dan Deret Bilangan 5

Diagram Alur Barisan dan Deret Bilangan materi dasarnya membahas tentang Pola Bilangan misalnya Barisan Bilangan Deret Bilangan Pola bilangan ganjil Pola bilangan genap Pola bilangan segitiga Pola bilangan persegi Pola bilangan persegipanjang Barisan Aritmetika terdiri atas Barisan Geometri Deret Aritmetika terdiri atas Deret Geometri Tes Apersepsi Awal Sebelum mempelajari materi bab ini, kerjakanlah soal-soal berikut di buku latihanmu.. Sebutkanlah bilangan genap positif yang kurang dari 0.. Sebutkanlah bilangan ganjil positif antara dan 0.. Sebutkanlah bilangan kuadrat dari sampai dengan 5. 4. Sebutkanlah bilangan asli kelipatan 6 antara dan 00. 5. Sebutkanlah bilangan asli kelipatan 0 dari 0 sampai dengan 50. Sumber: CD Image Gambar 6. A. Pola Bilangan Gambar 6. memperlihatkan gedung pertunjukan yang mempunyai 40 tempat duduk pada barisan paling depan. Setiap baris tempat duduk tersebut 4 kursi lebih banyak daripada baris di depannya. Apabila kamu tuliskan banyaknya tempat duduk pada setiap baris, diperoleh tabel sebagai berikut. Baris ke- 4 5... 0 Banyak Kursi 40 44 48 5 56... 6 6 Belajar Matematika Aktif dan Menyenangkan untuk Kelas IX

Amati bilangan-bilangan 40, 44, 48, 5, 56,..., 6. Bilangan-bilangan tersebut membentuk suatu kumpulan (himpunan) bilangan dengan pola tertentu, yang setiap suku berikutnya diperoleh dari suku sebelumnya ditambah 4. Contoh lain bilangan-bilangan yang memiliki pola adalah nomor rumah di jalan raya atau di perumahan. Rumah-rumah di sebelah kiri bernomor,, 5, 7, 9,..., 87. Adapun rumahrumah di sebelah kanan bernomor, 4, 6, 8, 0,..., 88. Amati barisan bilangan,, 5, 7, 9,..., 87 dan juga barisan bilangan, 4, 6, 8, 0,..., 88. Kedua barisan bilangan tersebut memiliki pola, dengan setiap suku berikutnya diperoleh dari suku sebelumnya ditambah. Sumber: Dokumentasi Penerbit Gambar 6. Penomoran rumah di suatu jalan merupakan contoh pola bilangan.. Pengertian Pola Bilangan Jika kamu amati, anggota-anggota himpunan bilangan yang telah dipelajari, diurutkan dengan suatu aturan tertentu sehingga bilangan-bilangan pada himpunan tersebut membentuk suatu barisan. Suatu barisan bilangan dapat ditunjukkan dengan polapola. Untuk itu, pelajarilah barisan bilangan berikut ini. a. Barisan,, 5, 7, 9... disebut barisan bilangan ganjil. Pola barisan ini dapat dilihat pada Gambar 6.. Gambar 6. b. Barisan, 4, 6, 8,... Barisan ini disebut barisan bilangan asli genap. Polanya dapat dilihat pada Gambar 6.4. c. Amati Gambar 6.5 berikut. Gambar 6.4 Gambar 6.5 Pola tersebut dapat disusun dengan barisan bilangan berikut. = = + 6 = + + 0 = + + + 4 Sumber: images.search.yahoo.com Gambar 6.6 Barisan dan Deret Bilangan 7

Pola bilangan tersebut adalah salah satu contoh barisan bilangan segitiga. d. Amati pola bilangan pada Gambar 6.7. Pola bilangan pada Gambar 6.7 disebut pola bilangan persegi. Mengapa? Diskusikan dengan temanmu. Gambar 6.7 Tugas untukmu Coba kamu selidiki mengapa barisan,, 6, 0,... disebut barisan bilangan segitiga. Jelaskan hasil penyelidikanmu. Pola tersebut dapat disusun dari barisan bilangan berikut. = atau = 4 = + atau = + 9 = + + 5 atau = + + 5 6 = + + 5 + 7 atau 4 = + + 5 + 7 e. Pola bilangan persegipanjang di antaranya dapat kamu lihat pada Gambar 6.8. Gambar 6.8 a b 5 4 6 4 0 0 5 Gambar 6.9 Pola tersebut dapat disusun dari barisan bilangan berikut. = = 4 6 = 0 = 4 5 Mengapa barisan tersebut dinamakan barisan persegipanjang? Coba kamu jelaskan.. Pola Bilangan pada Segitiga Pascal Orang yang pertama kali menemukan susunan bilangan yang berbentuk segitiga adalah Blaise Pascal. Untuk meng abadikan namanya, hasil karyanya tersebut kemudian disebut segitiga Pascal. Adapun bentuk dari bilangan pada segitiga itu tampak dalam Gambar 6.9. Jika kamu amati dengan cermat, bilangan-bilangan yang terdapat pada segitiga Pascal memiliki pola tertentu, yaitu dua bilangan yang berdekatan dijumlahkan untuk mendapatkan bilangan pada baris selanjutnya. Sekarang, amati bilangan-bilangan yang ter dapat pada sepanjang garis a dan b pada Gambar 6.9. Bilangan-bilangan tersebut membentuk suatu barisan dengan aturan berikut. 8 Belajar Matematika Aktif dan Menyenangkan untuk Kelas IX

= + = + + = 6 + + + 4 = 0 Dengan demikian, barisan,, 6, 0,... merupakan barisan bilangan pada segitiga Pascal. Segitiga Pascal dapat digunakan untuk menentukan koefisien pada suku banyak (x + y) n dengan n bilangan asli. Misalnya, (x + y) = x + y = x + y (x + y) = x + xy + y = x + xy + y (x + y) = x + x y + xy + y = x + x y + xy + y (x + y) 4 = x 4 + 4x y + 6x y + 4xy + y 4 = x 4 + 4x y + 6x y + 4xy + y 4. Menemukan Pola dari Perhitungan Bilangan Pada Bagian, kamu telah mengetahui bahwa jumlah bilangan-bilangan ganjil berurutan (jumlah n bilangan ganjil yang pertama) memiliki pola tertentu, yaitu: + =, + + 5 =, + + 5 + 7 = 4, dan seterusnya. Jika kamu amati, akan diperoleh: a. Jumlah dua bilangan ganjil yang pertama sama dengan kuadrat dari bilangan, b. Jumlah tiga bilangan ganjil yang pertama sama dengan kuadrat dari bilangan, c. Jumlah empat bilangan ganjil yang pertama sama dengan kuadrat dari bilangan 4, dan seterusnya. Sekarang, amatilah pola bilangan dari perhitungan berikut ini. = 4 = = +, = 9 4 = 5 = +, 4 = 6 9 = 7 = 4 +, 5 4 = 5 6 = 9 = 5 + 4, dan seterusnya. Pola bilangan ini menunjukkan bahwa selisih dari kuadrat bilangan berurutan sama dengan jumlah dari bilangan berurutan tersebut. Hal ini dapat ditunjukkan dengan cara aljabar berikut ini. InfoMatika Blaise Pascal (6 66) Blaise Pascal, ilmuwan berkebangsaan Prancis yang merupakan keajaiban dalam dunia matematika. Segitiga Pascal yang ditunjukkan di sini telah dikenal selama 600 tahun. Kemudian, ia menemukan bahwa banyak dari sifat-sifat segitiga dihubungkan dengan barisan-barisan dan deret-deret yang istimewa. Sumber: Ensiklopedi Matematika & Peradaban Manusia, 00 Barisan dan Deret Bilangan 9

Misalkan, bilangan yang berurutan itu adalah a dan a + maka (a + ) a = a + a + a = a + = (a + ) + a Pola bilangan tersebut selalu benar untuk setiap a bilangan asli. Tes Kompetensi 6. Kerjakan soal-soal berikut dalam buku latihanmu.. a. Gambar berikut menunjukkan suatu pola yang disusun dari batang-batang korek api. 4 9 Salin gambar tersebut, kemudian lanjutkan dengan dua suku berikutnya. b. Berdasarkan gambar tersebut, tulislah barisan bilangannya. c. Pola bilangan apakah yang memi liki baris an seperti itu?. Gambarlah pola noktah (seperti pada Gambar 6.) dengan meng guna kan barisan bilang an berikut. a. ( 4), ( 5), ( 6), (4 7),... b. ( ), ( ), ( ), ( 4),... c. ( + ), ( + ), (4 + ), (5 + 4),.... Gunakan segitiga Pascal untuk mengurai kan bentuk perpangkatan berikut. a. (x + y) 5 b. (x + y) 6 c. (x y) d. (x y) 4 4. Berapa jumlah dari: a. sembilan bilangan ganjil yang pertama, b. sebelas bilangan ganjil yang pertama, c. lima belas bilangan ganjil yang per tama, dan d. dua puluh dua bilangan ganjil yang pertama. 5. Hitunglah bilangan-bilangan berikut dengan cepat (tanpa menggunakan kalkulator). a. 98 97 b. 576 575 c. 07 07 d. 56 55 6. Amatilah kesamaan-kesamaan berikut. 5 = 5 = 00 + 5 = ( ) 00 + 5 5 = 65 = 600 + 5 = ( ) 00 + 5 5 = ( 4) 00 + 5 45 = (4 5) 00 + 5 Dengan melihat pola tersebut, hitunglah soal-soal berikut ini dengan cepat. a. 55 b. 65 c. 95 d. 05 7. Amatilah kesamaan-kesamaan berikut. + = + 8 = 9 = = ( + ) + + = + 8 + 7 = 6 = 6 = ( + + ) + + + 4 = ( + + + 4) Dengan melihat pola tersebut, hitunglah soal-soal berikut ini dengan cepat. 40 Belajar Matematika Aktif dan Menyenangkan untuk Kelas IX

a. + + + 4 + 5 b. + + + 4 + 5 + 6 c. + + + 4 + 5 + 6 + 7 d. + + + 4 + 5 + 6 + 7 + 8 8. Tentukan urutan bilangan yang habis dibagi: a. 0; c. ; b. 5; d.. B. Barisan dan Deret Bilangan. Barisan Bilangan Bilangan-bilangan yang diurutkan dengan pola (aturan) tertentu membentuk suatu barisan bilangan. Misalnya, barisan bilangan a. 40, 44, 48, 5, 56,..., 6 b.,, 5, 7, 9,..., 5 dan c., 4, 6, 8, 0,...,98. Suatu barisan bilangan dapat pula dibentuk dari bilangan-bilangan yang tidak mempunyai pola (aturan) tertentu, misalnya barisan bilangan,, 5, 7,, 4.... Barisan bilangan seperti ini disebut barisan bilangan sebarang. Bilangan-bilangan yang membentuk suatu barisan bilangan disebut suku barisan tersebut. Misalnya, pada barisan bilangan ganjil,, 5, 7,... suku ke- dari barisan tersebut adalah, suku ke- adalah, suku ke- adalah 5, dan seterusnya. Dapatkah kamu menentukan suku ke-, suku-, dan suku-5 dari barisan,, 5, 7,, 9...,6. Jadi, suatu barisan bilangan dapat dikatakan sebagai suatu barisan yang dibentuk oleh suku-suku bilangan.. Deret Bilangan Amati kembali barisan-barisan bilangan berikut. a. 40, 44, 48, 5, 56, b.,, 5, 7, 9, c., 4, 6, 8, 0. Berdasarkan pola ketiga barisan tersebut, dapat diperoleh penjumlahan berikut. a. 40 + 44 + 48 + 5 + 56, b. + + 5 + 7 + 9, c. + 4 + 6 + 8 + 0. Penjumlahan suku-suku dari barisan-barisan tersebut dinamakan deret. Oleh karena itu, jika U, U, U,..., adalah suatu barisan bilangan maka U + U + U +... + dinamakan deret. InfoMatika Terdapat dua macam deret bilangan berdasarkan atas banyaknya suku pada deret tersebut, yaitu deret berhingga dan deret tak berhingga. Deret berhingga adalah suatu deret yang banyak sukunya terbatas. Contoh, + + +... + 00. Deret ini ditulis dengan notasi U + U +... +. Adapun deret tak berhingga adalah deret yang banyak sukunya tak terbatas. Contoh, + + +... Deret ini biasanya ditulis dengan notasi U + U + U +... Dapatkah kamu membedakan kedua macam deret tersebut? Coba beri contoh lain deret berhingga dan deret tak berhingga. Barisan dan Deret Bilangan 4

Berikut adalah sekumpulan bilangan yang di antaranya terdapat beberapa bilangan yang memenuhi rumus = n( n ) Jika U =, hubungkanlah bilanganbilangan yang memenuhi rumus tersebut dengan garis. Bentuk apakah yang kamu peroleh? 55 9 44 4 Matematika Ria 7 8 78 8 66 45 6 6 0 0 8 7 5. Barisan Aritmetika Amati keempat barisan bilangan berikut. a.,, 5, 7, 9,...,, b. 99, 96, 9, 90,...,, c.,, 5, 7,,...,, d., 4, 8, 6,,...,. Selisih dua suku berurutan pada barisan (a) selalu tetap, yaitu. Demikian pula selisih dua suku berurutan pada barisan (b) selalu tetap, yaitu. Barisan bilangan yang demikian dinamakan barisan aritmetika. Adapun selisih dua suku berurutan pada barisan (c) tidak tetap. Barisan bilangan (c) bukan merupakan barisan aritmetika. Apakah barisan (d) merupakan barisan aritmetika? Coba selidiki olehmu. Pada barisan aritmetika, selisih dua suku berurutan dinamakan beda dan dilambangkan dengan b. Secara umum, barisan aritmetika didefinisikan sebagai berikut. Suatu barisan U, U, U,...,, + dinamakan barisan aritmetika jika untuk setiap n bilangan asli memenuhi + = =... = U U = b. Jika suku pertama barisan aritmetika adalah a dengan beda b maka barisan aritmetika U, U, U,..., menjadi a, a + b, a + b,..., a + (n )b U U U Dengan demikian, suku ke-n barisan aritmetika dirumus kan sebagai berikut. = a + (n ) b Dapatkah kamu menemukan rumus + dengan mengguna kan rumus suku ke-n yang telah kamu ketahui? Contoh 6.. Selidikilah apakah barisan-barisan berikut merupakan barisan aritmetika atau bukan. a.,,, 5, 7, 9,,, 5 b.,,,, a. Barisan aritmetika dengan b = = ( ) = 5 ( ) = 4 Belajar Matematika Aktif dan Menyenangkan untuk Kelas IX

b. Bukan barisan aritmetika karena selisih dua suku yang berurutan tidak sama atau tidak tetap.. Tentukan suku ke-0 dari barisan bilangan asli kelipatan kurang dari 00. Barisan bilangan asli kelipatan yang kurang dari 00 adalah, 6, 9,,..., 99. a = dan b = sehingga = a + (n )b U 0 = + (0 ) = + 57 = 60 Jadi, suku ke-0 dari barisan bilangan asli kelipatan kurang dari 00 adalah 60.. Tuliskan lima suku pertama barisan aritmetika jika diketahui Siapa Berani?. Di antara barisanbarisan bil angan berikut, selidiki manakah yang merupakan barisan aritmetika? a. 5, 4, 4,,, b.,,, 4, 8 a = 5 dan b = 5. c. 5,, 6, U = a = 5 dan b = 5 U = a + b = 5 + 5 = 5 5, 7. Tuliskan lima suku pertama barisan aritmetika jika diketahui u 6 = 9 dan u 0 = 4. U = a + ( ) b = a + b = 5 + 5 = 5 4 5 U 4 = a + (4 )b = a + b = 5 + 5 U 5 = a + (5 )b = a + 4b = 5 + 4 5 = 6 5 = 6 5 Catatan Jadi, lima suku pertama barisan tersebut adalah 5, 5 5, 5 4 5, 6 5, dan 6 5. 4. Deret Aritmetika Berdasarkan pola kedua barisan aritmetika pada Bagian, dapat diperoleh penjumlahan sebagai berikut. a) + + 5 + 7 + 9 +... +. Deret ini dinamakan deret aritmetika naik karena nilai semakin besar. b) 99 + 96 + 9 + 90 +... +. Deret ini dinamakan deret aritmetika turun karena nilai semakin kecil. Kamu dapat menentukan suku-suku pada deret aritmetika sebagai berikut. Misalkan, jumlah n suku pertama deret tersebut dilambangkan dengan maka Jika aturan suatu barisan aritmatika ditambah b maka suku ke-n akan memuat b n, yaitu = b n +... atau = b n... Contoh: Tentukan rumus suku ke-n dari 7, 0,, 6,..., 64. Oleh karena aturannya ditambah tiga maka suku ke-n memuat n, yaitu U = 7 = + 4 U = 0 = + 4 U = = + 4 (Nilai 4 ditentukan sendiri agar hasilnya sama seperti suku barisan yang dimaksud). Uraian tersebut menggambarkan rumus suku ke-n dari barisan 7, 0,, 6,..., yaitu = n + 4 = n + 4. Barisan dan Deret Bilangan 4

= a + (a + b) +... + (a + (n )b) + (a + (n )b) = (a + (n )b) + (a + (n )b) +... + (a + b) + a + = (a + (n )b) + (a + (n )b) +... + (a + (n )b) n faktor sama Tugas untukmu Dapatkah kamu membuktikan bahwa pada deret aritmetika berlaku =? Tuliskan hasil pembuktian tersebut pada buku tugasmu, kemudian kumpulkan pada gurumu. Hal Penting pola bilangan barisan aritmetika barisan geometri deret aritmetika deret geometri sukubeda segitiga Pascal jumlah n suku pertama = n(a + (n )b) maka = n (a + (n )b) Jadi, jumlah n suku pertama deret aritmetika adalah = n (a + (n )b) Oleh karena = a + (n )b, rumus dapat dituliskan sebagai berikut. = n (a + ) atau = n (U + ) Dapatkah kamu menemukan rumus + dengan menggunakan rumus yang telah kamu ketahui? Contoh 6.. Tentukan jumlah bilangan bulat antara 50 dan.000 yang habis dibagi 7. Jumlah bilangan bulat antara 50 dan.000 yang habis dibagi 7 adalah 5 + 59 + 66 +... + 994. Deret bilangan ini merupakan deret arimetika dengan a = 5, b = 7, dan = 994 sehingga = a + (n )b 994 = 5 + (n )7 994 = 5 + 7n 7 994 = 45 + 7n 7n = 994 45 7n = 749 n = 07 = n (a + U ) maka S = 07 (5 + 994) = 66.66 n 07 Jadi, jumlahnya adalah 66.66.. Jumlah n suku pertama suatu deret aritmetika dirumuskan dengan = 5n 4n. Tentukanlah suku ke-n deret tersebut. Jumlah n suku pertama adalah = 5n 4n Jumlah (n ) suku pertama adalah 44 Belajar Matematika Aktif dan Menyenangkan untuk Kelas IX

= 5(n ) 4(n ) = 5(n n + ) 4(n ) = 5n 0n + 5 4n + 4 = 5n 4n + 9 = = (5n 4n) (5n 4n + 9) = 5n 4n 5n + 4n 9 = 0n 9 Jadi, suku ke-n deret tersebut adalah = 0n 9. Contoh 6. Sebuah perusahaan mobil mainan memproduksi.000 buah mobil mainan di tahun pertama produksinya. Karena permintaan konsumen setiap tahunnya meningkat, perusahaan tersebut memutuskan untuk mening katkan jumlah produksinya dengan menambah produksi mobil mainan sebanyak 0% dari produksi awal tiap tahunnya. Tentukanlah: a. Jumlah mobil mainan yang diproduksi pada tahun kedelapan; b. Jumlah mobil mainan yang telah diproduksi sampai dengan tahun kedelapan. Langkah Menentukan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan soal. Diketahui: Suku pertama (a) =.000 Beda (b) = 0%.000 = 00 n = 8 Ditanyakan: a. Jumlah mobil mainan yang diproduksi pada tahun kedelapan (U 8 ). b. Jumlah mobil mainan yang telah diproduksi sampai tahun kedelapan (S 8 ). Langkah a. Menentukan U 8 dengan menggunakan rumus = a + (n )b, sebagai berikut. U 8 = a + (8 )b = a + 7b =.000 + 7 (00) = 5.00 Jadi, jumlah mobil mainan yang diproduksi pada tahun kedelapan adalah 5.00 buah. Langkah b. Menentukan S 8 dengan menggunakan rumus = n (a + U ), sebagai berikut n S 8 = 8 (.000 + U ) = 4 (.000 + 5.00) =.400 8 Jadi, jumlah mobil mainan yang telah diproduksi sampai tahun kedelapan adalah.400 buah. Siapa Berani?. Jumlah n suku pertama suatu deret aritmetika ditentukan oleh rumus = n + n. Tentukan suku ke-n dan beda (b) deret tersebut.. Sebuah perusahaan kompor memproduksi 4.000 buah kompor di tahun pertama produksinya. Setiap tahun jumlah produksinya bertambah dengan jumlah yang sama. Total produksi sampai dengan tahun kedelapan adalah 7.600 buah. a. Berapa penambahan produksi setiap tahunnya? b. Berapa kompor yang diproduksi pada tahun kesepuluh?. Seorang pengusaha kecil meminjam modal m rupiah dari suatu bank dengan suku bunga tunggal,% per bulan. Setelah setahun pengusaha itu mengembalikan pinjaman dan bunga sebesar 57.00.000,00. Berapa rupiah modal yang dipinjam pengusaha tersebut? Tugas untukmu Coba kamu gunakan kalkulator untuk mencari S 07 dari Contoh 6. nomor tersebut. Apakah hasil yang kamu peroleh adalah 75? Barisan dan Deret Bilangan 45

InfoMatika Johan Gauss (77 885) Banyak orang mengatakan, Johan Gauss adalah seorang jenius dalam aritmetika. Ketika ia berusia 9 tahun, seorang guru menyuruh murid-murid di kelasnya untuk menjumlahkan deret bilangan + + +... + 40. Gauss hanya memerlukan waktu beberapa saat saja untuk memperoleh jawaban (80), bahkan tanpa menulis sesuatu. Ia mendapat jawaban dalam otaknya dengan menyadari jumlah itu dapat dipikirkan sebagai berikut: ( + 40) + ( + 9) +... + (0 + ) = 4 + 4 +... + 4 = 0 4 = 80. Raja sangat kagum akan kemampuan Gauss muda sehingga raja bersedia membayar biaya pendidikannya. Akhirnya, Gauss menjadi salah satu ahli matematika terkemuka di dunia. Ia juga meninggalkan hasil karyanya dalam bidang astronomi, pengu kuran tanah, dan elektromagnetisme. Sumber: Khazanah Pengetahuan Bagi Anak-Anak Matematika, 979 5. Barisan Geometri Amatilah ketiga barisan berikut ini. a. 5, 5, 45, 5, b. 60, 80, 40, 0, c., 8, 4, 0. Pada barisan (a) tampak bahwa 5 5 = 45 5 = 5 45 =. Jadi, perbandingan dua suku yang berurutan pada barisan tersebut sama, yaitu. Demikian pula barisan (b) memiliki perbandingan yang sama untuk dua suku yang berurutan, yaitu. Barisan bilangan (a) dan (b) dinamakan barisan geometri. Adapun perbandingan dua suku yang berurutan pada barisan (c) tidak sama. Barisan (c) bukan merupakan barisan geometri. Perbandingan dua suku yang berurutan pada barisan geometri dinamakan pembanding atau rasio, dilambangkan dengan p. Secara umum, barisan geometri didefinisikan sebagai berikut. Suatu barisan U, U, U,..., U, + dinamakan barisan geometri apabila untuk setiap n bilangan asli berlaku U n = U U U n n n = U n =... = U U = p Jika suku pertama barisan geometri adalah a dengan pembandingnya p maka barisan geometri U, U, U,..., dinyatakan dengan a, ap, ap,..., ap n,... U, U, U,..., sehingga rumus suku ke-n barisan geometri adalah sebagai berikut. = ap n Dapatkah kamu menemukan rumus + dengan mengguna kan rumus suku ke-n yang telah kamu ketahui? Contoh 6.4. Selidiki apakah barisan-barisan berikut merupakan barisan geometri atau bukan. 46 Belajar Matematika Aktif dan Menyenangkan untuk Kelas IX

a., 4, 6, 64, 56 b.,, 5, 7, 9,,, 5, 7 a. Barisan geometri karena perbandingan dua suku berurutan sama, yaitu 4 = 6 4 = 64 6 = 56 64 = 4. b. Bukan barisan geometri karena perbandingan dua suku berurutan tidak sama, yaitu 5.. Tentukan pembanding (rasio) dan suku ke-8 dari barisan, 6, 8, 54,..., 9.66 a = dan p = 6 = 8 6 = = ap n sehingga U 8 = 8 = 7 = 4.74. Jadi, pembanding (rasio) = dan suku ke-8 = 4.74. 6. Deret Geometri Seperti yang telah kamu ketahui, jika U, U, U,..., adalah barisan geometri maka suku-sukunya dapat ditulis a, ap, ap, ap,..., ap n. Dari barisan geometri tersebut, kamu dapat memperoleh barisan penjumlahan berikut. a + ap + ap + ap +... + ap n Barisan penjumlahan ini disebut deret geometri. Misalkan, jumlah n suku pertama deret geometri dilambang kan dengan maka berlaku hubungan berikut. = a + ap + ap +... + ap n + ap n p = ap + ap + ap +... + ap n + ap n ( p) = a ap n = a( p n ) Dengan demikian, jumlah n suku pertama deret geometri adalah sebagai berikut. = a p n ; p < atau S p n = a p n ; p > p Contoh 6.5 Tentukan jumlah delapan suku pertama dari barisan, 6, 8, 54,... InfoMatika Fibonacci (80 50) Fibonacci mempunyai nama lengkap Leonardo of Pisa. Dalam perjalanannya ke Eropa dan Afrika Utara, ia mengembangkan kegemarannya akan bilangan. Dalam karya terbesarnya, Liber Abaci, ia menjelaskan suatu teka-teki yang membawanya kepada apa yang sekarang dikenal sebagai Barisan Bilangan Fibonacci. Barisannya adalah,,, 5, 8,,,... Setiap bilangan dalam barisan ini merupakan jumlah dari dua bilangan sebelumnya ( + =, + =, + = 5,...). Barisan Fibonacci bisa diteliti dalam susunan daun bunga atau segmen-segmen dalam buah nanas atau biji cemara. Sumber: Ensiklopedi Matematika & Peradaban Manusia, 00 Tugas untukmu Apakah mungkin suatu barisan aritmetika juga merupakan barisan geometri? Coba selidiki olehmu. Berikan beberapa contoh lalu amati. Kemudian, tulislah hasil penyelidikanmu pada buku tugasmu dan kumpulkan pada gurumu. Barisan dan Deret Bilangan 47

Catatan Apabila aturan suatu barisan geometri dikali dengan p, maka suku ke-n akan memuat pemangkatan dari p. Contoh: Tentukan rumus suku ke-n dari 9, 7, 8,... Oleh karena aturannya dikali tiga maka suku ke-n memuat n, yaitu U = 9 = + ditentukan sendiri agar hasilnya sama seperti suku barisan yang dimaksud. U = 7= + U = 8= + Uraian tersebut menggambar kan rumus suku ke-n dari barisan 9, 7, 8,..., yaitu = n +. a = dan p = 6 = 8 6 = = a p n sehingga p S 8 = 8 = ( 6. 56 ) = 6.560 Jadi, jumlah delapan suku pertamanya adalah 6.560.. Jumlah n suku pertama suatu deret geometri dirumuskan dengan = n. Tentukan suku ke-n deret tersebut. = n maka = (n ) = n = = = ( n n ) = n n 8 = 8 n = 7 n = 7 8 8 8 n n Contoh 6.6 Tugas untukmu Dapatkah kamu membuktikan bahwa pada deret geometri berlaku =? Tuliskan hasil pembuktian tersebut pada buku tugasmu, kemudian kumpulkan pada gurumu. Uji Kecerdikan Dari suatu deret geometri diketahui = 50, + = 55, dan + = 57,5. Tentukan suku pertama deret tersebut. Di sebuah kabupaten, jumlah penduduk pada Januari 008 adalah 50.000 jiwa. Jika tingkat pertumbuhan penduduk di kabupaten itu 0% per tahun, hitunglah jumlah penduduk di kabupaten itu pada Januari 08. Langkah Menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan soal. Diketahui: Ditanyakan: Jumlah penduduk pada Januari 08. Langkah Membuat model matematika dari masalah tersebut. Misalkan, jumlah penduduk pada Januari 008 adalah U = 50.000 maka diperoleh model berikut. U = 50.000 + 0,(50.000) (gunakan sifat distributif) = 50.000 ( + 0,) =, 50.000 U =, 50.000 + 0,(, 50.000) (gunakan sifat =, 50.000 ( + 0,) distributif) 48 Belajar Matematika Aktif dan Menyenangkan untuk Kelas IX

=, 50.000, = (,) 50.000 U 4 = (,) 50.000 + 0,{(,) 50.000} (gunakan sifat = (,) 50.000 ( + 0,) distributif) = (,) 50.000 (,) = (,) 50.000 Dengan demikian, diperoleh barisan berikut. U, U, U, U 4,... 50.000 (,) 50.000 (,) 50.000 (,) 50.000... Langkah Menentukan jumlah penduduk pada Januari 08. Amati bahwa barisan yang diperoleh pada Langkah adalah barisan geometri dengan suku pertama U = a = 50.000 dan pembanding p =,. Jumlah penduduk pada Januari 08 adalah suku ke- atau U. Mengapa? Coba kamu jelaskan alasannya. Rumus suku ke-n barisan geometri adalah = ap n maka U = 50.000(,) = 50.000(,) 0 = 9.687, Jadi, jumlah penduduk pada Januari 08 adalah 9.687 jiwa. Contoh 6.7 Bu Aminah membeli mobil baru seharga Rp 00.000.000,00. Mobil tersebut mengalami depresiasi (penurunan harga jual) sebesar 0% pada setiap akhir tahun. Berapa rupiah harga jual mobil tersebut pada akhir tahun keenam? Langkah Menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan soal. Diketahui: Harga mobil baru Rp00.000.000,00 Depresiasi 0% atau 0, setiap akhir tahun Ditanyakan: harga jual mobil pada akhir tahun keenam. Langkah Membuat model matematika dari masalah pada soal, sebagai berikut. Misalnya harga mobil baru adalah a = 00.000.000,00 dengan demikian diperoleh model berikut. U = 00.000.000 0, (00.000.000) (gunakan sifat = 00.000.000 ( 0,) distributif) = 0,8 00.000.000 U = 0,8 00.000.000 0, (0,8 00.000.000) Siapa Berani?. Awal bulan, Pak Tobing menabung di suatu bank se besar Rp00.000,00 dengan suku bunga majemuk % per bulan. Berapa rupiah jumlah tabungan Pak Tobing setelah disimpan selama tahun?. Seekor ikan berenang lurus dengan kecepatan tetap km/jam selama jam pertama. Pada jam kedua kecepatannya menjadi -nya, demikian seterusnya setiap jam kecepatannya menjadi kecepatan jam sebelumnya. Berapa kilometer jarak yang ditempuh ikan tersebut pada 8 jam pertama? Catatan Perhitungan suku bunga majemuk adalah perhitungan bunga yang akan diperoleh pada bulan atau tahun berikutnya, dihitung dari saldo pada bulan atau tahun sebelumnya. Penjelasan lebih dalam tentang materi ini akan kamu temui di tingkat SMA/SMK Barisan dan Deret Bilangan 49

InfoNet Kamu dapat menambah wawasanmu tentang materi dalam bab ini dari internet dengan mengunjungi alamat: www.smu-net.com/main. php?act=um&gptp=materi& umtr= Siapa Berani? Dari deret geometri diketahui U 4 : U 6 = k dan U U 8 =. k Nyatakan suku pertama deret tersebut dalam k. = 0,8 00.000.000 ( 0,) (gunakan sifat distributif) = 0,8 00.000.000 (0,8) = (0,8) 00.000.000 U 4 = (0,8) 00.000.000 0, (0,8 00.000.000) = (0,8) 00.000.000 ( 0,) (gunakan sifat distributif) = (0,8) 00.000.000 (0,8) = 0,8 00.000.000 Dengan demikian, diperoleh barisan berikut. a, U, U, U 4,... 00.000.000, (0,8) 00.000.000, (0,8) 00.000.000, (0,8) 00.000.000,... Langkah Menentukan harga jual mobil pada akhir tahun keenam (U 7 ), sebagai berikut. Amatilah bahwa barisan yang diperoleh pada langkah ke- adalah barisan geometri dengan suku pertama (U ) = 00.000.000 dan pembanding p = 0,8. Rumus suku ke-n barisan geometri adalah = ap n maka U 7 = 00.000.000 (0,8) 7 = 00.000.000 (0,8) 6 = 5.48.800 Jadi, harga jual mobil pada akhir tahun keenam adalah Rp5.48.800,00. Tes Kompetensi 6. Kerjakan soal-soal berikut dalam buku latihanmu.. Tentukan beda dan suku ke-0 dari barisan berikut. a. 7,, 5,... b.,,,... 5 0 c. 0, 8, 5 d. k, k,, k,... 5 5 5. Tentukan rumus suku ke-n dari setiap barisan bilangan berikut. a., 5, 8,,... b. 6,, 64, 8,... c. 5,, 7,,... d. 08, 6,, 4,.... Tentukan masing-masing 5 contoh barisan arit metika dan bukan barisan aritmetika selain contoh yang sudah ada. 4. Carilah suku ke-n deret aritmetika jika diketahui suku pertama (a) dan beda (b) berikut. a. a = 9, b =, dan n = 4 b. a =, b = 7, dan n = 8 c. a = 4, b = 4, dan n = 00 d. a =, b = 9, dan n = 5 5. Tulislah lima suku pertama dari barisan yang suku ke-n-nya dinyatakan dengan rumus berikut. a. n + c. n + n b. n + d. 5 n 50 Belajar Matematika Aktif dan Menyenangkan untuk Kelas IX

6. Tentukan rasio (pembanding) dan suku ke-n ( ) dari setiap barisan geometri berikut. a.,,,... b., 8,,... c. 5,, 4. d., 7, 49,... 7. Berapakah jumlah dua belas suku pertama deret berikut. a. 5 + ( ) + +... b. 6 + + ( 4) +... c. + 6 + 8 +... d.... 9 7 Untuk soal nomor 8 sampai dengan nomor 0, ten tukan jumlah barisan untuk soal-soal berikut. 8. Tiga puluh bilangan cacah yang pertama. 9. Dua puluh lima bilangan asli genap yang pertama. 0. Dua puluh delapan bilangan ganjil yang pertama.. Jumlah n suku pertama suatu deret aritmetika adalah = n 5(n ). Tentukan: a. suku ke-0; b. beda; c. sepuluh suku pertama deret ter sebut.. Tentukan nilai t agar barisan berikut menjadi barisan geometri. a. t, t +, t + 6 b. t, t +, t +. Carilah nilai dari ( + 4 + 6 +... + 00) ( + + 5 +... + 99). 4. Hitunglah deret bilangan berikut. a.... 4 8 6 5 04 b. + + + 44 + 55 + 66 + 77 + 88 + 99 c. + 4 + 6 + 8 +... + 94 + 96 + 98 + 00 5. Carilah x sehingga x +, x +, dan 5x + adalah bi langan berurutan yang memenuhi ba risan aritmetika. 6. Sebuah bank swasta memberikan bunga majemuk 6% per tahun. Jika bunganya ditutup se tiap akhir tahun, berapakah uang nasabah se besar Rp.000.000,00 setelah disimpan selama 4 tahun? 7. Dalam suatu rapat, setiap peserta diminta berjabatan tangan satu kali dengan peserta lain. Berapa kalikah jabatan tangan yang terjadi jika peserta yang datang sebanyak: a. 5 orang; c. 5 orang b. 8 orang d. 0 orang Ringkasan Berikut ini contoh rangkuman dari sebagian materi pada bab ini.. Beberapa pola barisan bilangan, di antaranya adalah sebagai berikut. a. barisan bilangan ganjil adalah,, 5, 7,..., b. barisan bilangan genap adalah, 4, 6, 8,..., c. barisan bilangan segitiga adalah,, 6, 0,..., d. barisan bilangan persegi adalah, 4, 9, 6,..., dan. Barisan bilangan berpola diperoleh dengan mengurutkan bilangan-bilangan dengan aturan tertentu, dan tiap-tiap bilangan yang terdapat pada barisan bilangan disebut suku dari barisan itu. Barisan dan Deret Bilangan 5

. Rumus suku ke-n barisan aritmetika = a + (n )b 4. Jumlah n suku pertama deret aritmetika = n (a + U ) atau S = n n n (U + U ) n 5. Rumus suku ke-n barisan geometri = ap n 6. Jumlah n suku pertama deret geometri = a p n ; p < p atau = a p n ; p > p Coba kamu buat rangkuman dari materi yang telah kamu pelajari pada bab ini dengan katakatamu sendiri. Tuliskan rangkuman tersebut pada buku latihanmu. Refleksi. Buatlah kelompok yang terdiri atas 5 sampai 8 orang atau disesuaikan dengan kondisi kelasmu.. Setiap anggota kelompok menceritakan tentang faktor-faktor yang menghambatmu dalam memahami materi Barisan dan Deret Bilangan.. Tuliskan hasilnya, kemudian presentasikan di depan kelas bergantian dengan kelompok lain. Tes Kompetensi Bab 6 Kerjakanlah pada buku tugasmu. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat.. Suku berikutnya dari barisan,, 6, 0 adalah... a. 4 b. 5 c. 6 d. 7. Jumlah 7 bilangan ganjil yang pertama sama a dengan... a. 6 b. 4 c. 89 d. 56. Hasil dari 47 46 sama dengan... a. (47 46) b. (47) 46 c. (47) + 46 d. 47 + 46 4. Suku berikutnya dari barisan, 6,, 8 adalah... a. 8 b. 7 c. 6 d. 5 5 Belajar Matematika Aktif dan Menyenangkan untuk Kelas IX

5. Suku ke-n dari suatu barisan ditentukan dengan rumus n. Suku ke-5 dari barisan tersebut adalah... a. c. b. d. 4 6. Rumus suku ke-n dari barisan 0,, 6,, 0 adalah... a. n(n + ) b. n + c. n n d. n n 7. Amoeba yang terdiri atas satu sel berkembang biak dengan cara membelah diri. Setelah 0 menit, Amoeba itu membelah menjadi ekor, setelah 40 menit menjadi 4 ekor, setelah 60 menit men jadi 8 ekor, dan demikian seterusnya. Banyaknya Amoeba setelah jam adalah... a. 5 ekor b. 56 ekor c. 8 ekor d. 64 ekor 8. Ibu Ina pergi ke Jakarta selama 50 hari. Jika ia berangkat hari Sabtu, ia kembali hari... a. Sabtu b. Minggu c. Senin d. Selasa 9. Jika suku ke-n dari suatu barisan bilangan adalah n, tiga suku n pertamanya adalah... a.,, c. 5,, 5 7 b., 5, d.,, 5 0. Jika suku ke-n dari suatu barisan adalah 5n, suku ke-7 adalah... a. 4 c. b. 77 d. 67. Suku pertama dan kedua suatu deret geometri berturut-turut adalah 4 dan x. Jika suku kedelapan adalah 5 maka x sama dengan... a. 6 b. c. 8 d. 4. Suku kelima dan kesepuluh dari suatu barisan aritmatika berturutturut adalah 0 dan 50. Suku ketujuh barisan tersebut adalah... a. 5 b. 5 c. 8 d. 48. Suku ke- barisan,, 8,,..., 98 adalah... a. 65 b. 78 c. 80 d. 8 4. Pada suatu barisan aritmetika, U = 0 dan U 8 = 9. Beda antara dua suku yang berurutan adalah... a. b. c. 4 d. 5 5. Jumlah 50 suku pertama deret 98, 95, 9, 89,... adalah... a..55 c..05 b..5 d..05 Barisan dan Deret Bilangan 5

Tes Kompetensi Semester Kerjakanlah pada buku tugasmu. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat.. Nilai n jika 5 = n + adalah... a. 5 c. 7 b. 4 d.. Bilangan nol dipangkatkan dengan bilang an bulat positif akan menghasilkan... a. bilangan bulat positif b. bilangan bulat negatif c. bilangan nol (0) d. bilangan real. Bentuk pangkat x y dapat dituliskan tanpa pangkat bilangan bulat x negatif menjadi... y a. xy c. x y y b. d. x x 4. Sebuah bilangan bulat positif yang dipangkat kan dengan bilangan nol hasilnya sama dengan... a. 0 b. c. bilangan bulat positif d. bilangan bulat negatif p 5. r Bentuk akar dari y a. p y r b. r y p c. p x d. r x adalah... 6. Jika =,44; maka nilai dari 50 adalah... a. 7,07 b. 7,4 c. 4,4 d. 6,44 7. Diketahui a b = 4 maka nilai dari 4 a b adalah... b a a. 4 b. 4 c. 4 d. 4 8. Bentuk yang paling sederhana dari 5 4 x x x ; x 0 adalah... x x a. x 5 b. x 6 c. x 7 d. x 8 9. Bentuk sederhana dan rasional dari 5 adalah... 5 0 5 a. 5 5 0 b. 5 0 c. 5 0 d. 5 + 0 54 Belajar Matematika Aktif dan Menyenangkan untuk Kelas IX

0. Diketahui barisan bilangan berikut., 4, 8, Suku berikutnya adalah... a. 9 c. b. 0 d.. Diketahui barisan bilangan berikut.,, 4,..., 5 5 Suku ke-n barisan tersebut adalah... a. n + n b. n n c. (n ) n d. n (n ). Diketahui barisan bilangan berikut. 600, 580, 560, 540,..., 0. Suku kedua belas dari barisan tersebut adalah... a. 80 c. 0 b. 00 d. 00. Jumlah 5 bilangan genap pertama adalah... a. 40 c. 0 b. 0 d. 0 4. Suku ketiga dan suku kelima suatu barisan geometri berturut-turut 7 dan 4. Suku pertama barisan tersebut adalah... a. c. 5 b. d. 6 5. Suatu jenis motor mengalami penurunan harga sebesar % pada setiap akhir tahun. Pada Januari harga motor baru Rp6.000.000,00. Harga jual motor ter sebut pada akhir tahun ke-4 adalah... a. Rp4.70.000,00 b. Rp4.740.000,00 c. Rp4.400.000,00 d. Rp4.080.000,00 6. Diketahui barisan bilangan, 4, 7,,..., 56. Rumus suku ke-n barisan tersebut adalah... a. = (n + ) b. = (n + n + ) c. = (n + ) d. = 4 (n + ) 7. Wawan pergi ke Bali selama 40 hari. Jika ia berangkat pada hari Senin, ia akan kembali hari... a. Senin c. Jumat b. Selasa d. Sabtu 8., 4, 6, 0, 6,... Barisan bilangan tersebut adalah barisan bilangan... a. segitiga b. Fibonacci c. persegi d. genap 9. Satu pasukan parade drum band yang berjumlah 49 orang membentuk formasi barisan. Paling depan orang, kemudian di belakangnya bertambah, dan berikut nya bertambah lagi dan seterusnya. Maka banyaknya orang pada barisan terakhir adalah... a. c. 5 b. d. 7 0. Sebuah deret aritmetika terdiri dari 0 suku, jumlah suku pertama dan ke- adalah 9. Adapun jumlah suku ke-5 dan ke-6 adalah. Jumlah deret tersebut adalah... a. 0 c. 56 b. 67 d. 65 Tes Kompetensi Semester 55

Tes Kompetensi Akhir Tahun Kerjakanlah pada buku tugasmu. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat.. Rumus suku ke-n dari barisan 4, 7, 0, adalah... a. n + c. n b. n + d. n. Panjang sebuah jalan pada peta yang mempunyai skala : 500.000 adalah 0 cm. Panjang jalan sesungguhnya adalah... a. 0,05 km c. 5 km b. 0,5 km d. 50 km. Dari seperangkat kartu dilakukan pengambilan secara acak sebanyak 60 kali dan setiap kali pengambilan kartu dikembalikan. Frekuensi harapan yang terambil kartu As adalah sebanyak... a. 5 kali c. 40 kali b. 0 kali d. 60 kali 4. Diketahui data sebagai berikut. 8, 5, 6,, 4, 7,,, 9, 8, 7, 4,,, 4, 5, 5, 7,, 6. Median dari data tersebut adalah... a. c. 5 b. 4 d. 6 5. Jika diketahui luas permukaan sebuah tangki BBM yang berbentuk bola adalah.464 m dan π = 7 maka jari-jari tangki tersebut adalah... a. 7 m c. m b. 4 m d. 8 m 6. Suku ke-5 dari barisan bilangan, 4, 9, 6,... adalah... a. 5 c. 56 b. 50 d. 65 7. Jika 6 y, nilai y adalah... a. 4 c. b. 6 d. 6 8. Frekuensi harapan munculnya mata dadu kelipatan dua yang dilempar 480 kali adalah... a. 80 c. 40 b. 60 d. 0 9. Pada gambar berikut diketahui panjang BC = 0 cm. Jika BD = 6 cm, panjang AD adalah... a. 8 cm c. 8 cm b. cm d. 6 cm 0. Jika luas permukaan tabung 858 cm dan diameter tabung cm maka volume kerucut dalam tabung tersebut adalah... a. 88,75 cm b. 866,5 cm c..50,5 cm d..7,5 cm. Seorang pemain sepakbola telah mencetak 68 gol dari 85 kali penam pilan - nya. Jika ia ingin mencapai rata-rata gol 0,84 dalam 5 pertandingan selanjutnya, banyak gol yang harus ia cetak adalah... a. c. 5 b. 4 d. 6 C A D B 56 Belajar Matematika Aktif dan Menyenangkan untuk Kelas IX

. Jika 5 7 5 4 7 = x maka nilai x 5 4 adalah... a. c. 5 b. 4 d. 6. Segitiga KLM dengan besar K = 8 dan L = 6 sebangun dengan segitiga ABC dengan besar... a. A = 8 dan B = 80 b. B = 6 dan C = 80 c. A = 80 dan C = 8 d. B = 8 dan C = 6 4. Peluang munculnya muka dadu berjumlah 5 pada pelemparan buah dadu adalah... a. c. 9 6 b. d. 4 6 5. Jumlah 7 suku pertama dalam barisan, 6, 8,... adalah... a. 486 c..86 b. 976 d. 4.7 6. Simpangan kuartil dari data: 6, 4, 6, 4,, 6, 5,, 6 adalah... a.,75 c.,5 b.,50 d.,00 7. Amati gambar berikut. PQ// ST, PQ = 8 cm, ST = cm, dan QR = 54 cm. Panjang TR adalah... a. 8 cm c. 6 cm b. 4 cm d. 48 cm 8. Sebuah tabung dengan diameter 0 cm diisi minyak sampai bagian. Jika 4 volume minyak 8.478 cm maka tinggi tabung tersebut adalah... (π =,4) a. 4 c. b. 8 d. 6 P S R T Q 9. Bentuk x y x dapat dituliskan tanpa pangkat bilangan bulat negatif menjadi... a. x 5 y c. xy b. x y d. x y 0. Suku ke-8 dari barisan bilangan, 7,, 7,... adalah... a. c. 4 b. 7 d. 47. Dalam suatu kelas terdapat 5 siswa putri dan 5 siswa putra. Jika salah seorang dipanggil oleh wali kelas secara acak, peluang terpanggilnya siswa putri adalah... 5 a. c. 8 8 b. d. 5 4. Volume kerucut yang garis pelukisnya 0 cm dan jari-jarinya cm dengan π =,4 adalah... a. 75,6 cm c..4,5 cm b. 5.04 cm d..04,4 cm. Dua bola jari-jarinya masing-masing adalah r dan R, sedangkan luas kulitnya masing-masing L dan L. Jika R = 4r maka L : L adalah... a. : 4 c. : 6 b. : 8 d. : 4 4. Jika a = dan b = 5 maka 45 =... a. a b c. a b b. ab d. a 4 b 5. Mean dari data 5,, 8, 4, 5, 7, x,,, adalah 4. Nilai x yang memenuhi adalah... a. c. 4 b. d. 5 Tes Kompetensi Akhir Tahun 57