BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. B PAUD Tunas Bangsa Desa Merambung Kecamatan Ulu Manna

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Kabupaten Bengkulu Selatan yang berjumlah 11 orang yang terdiri dari 4. b) Membaca doa sebelum belajar

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. BPAUD Sherina Desa Tanjung Aur II Kabupaten Bengkulu Selatan yang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. kelompok B2 TK Nur Fajri Desa Simpang Pino Kabupaten Bengkulu

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. B PAUD Anggrek Desa Tanjung Beringin Kecamatan Air Nipis Manna

N : Jumlah seluruh anak(depdiknas, 2003:12) apabila kemampuan anak dalam permainan tebak angka dapat

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Kelompok B1TK Nur Fajri Desa Simpang Pino Kabupaten Bengkulu

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. B PAUD Dahlia Desa Kaban Jati Kecamatan Ulu Manna Kabupaten

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Kabupaten Bengkulu Selatan yang berjumlah 18 orang yang. indikator pada siklus I adalah sebagai berikut:

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Kelompok B PAUD Budi Mulya Kecamatan Kota Manna Kabupaten

BAB III METODE PENELITIAN

KD yang dicapai : 1.1, 2.2, 2.8, , , , , ,

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Sebelum melaksanakan rencana pembelajaran yang telah

BAB IV HASIL PENELITIAN. A. Deskripsi Pra Tindakan

Dalam pengembangan kegiatan pembelajaran perlu dibuat sebuah perencanaan yang disebut silabus.

ARTIKEL PENELITIAN. Disusun Oleh : INA SALAMAH NPM :

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelompok B Paud Hidayatul

MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAYA PIKIR ANAK MELALUI PERMAINAN MENYUSUN BALOK PADA KELOMPOK B PAUD AL HIDAYAH KABUPATEN BENGKULU SELATAN KARYA ILMIAH

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SLBN 1 Palu pada Materi Mengenal Pecahan dengan Menggunakan Kertas Lipat

KATMINI AR. KOESDYANTHO NIM:

Pembelajaran Sistem Area Dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Di TK Purwo Kencono Desa Purworejo

INDIKATOR KEGIATAN PEMBELAJARAN METODE. Bercakap-cakap tentang Makanan Kesukaanku (Roti)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Deskripsi Pra tindakan

UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PERMAINAN PUZZLE PADA ANAK KELOMPOK B DI TK TRISULA PERWARI 2 KLATEN TAHUN AJARAN 2012/2013

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan di PAUD AL-AZHAR. Kabupaten Bengkulu Selatan. Subjek penelitian yaitu kelompok B dengan

ARTIKEL PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK MELALUI PERMAINAN LEMPAR SUSUN DADU

PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI PERMAINAN MELIPAT KERTAS PADA ANAK KLAS B TK ABA MERBUNG KLATEN SELATAN TAHUN AJARAN 2012/2013

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

JURNAL PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini.

Oleh: Sri Hidayati TK Dharma Wanita 3, Karangan, Trenggalek

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Siklus ke I dilaksanakan

PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI MEMBILANG DENGAN BALOK ANGKA DI TK ATMA JAYA JLUBANG PRINGKUKU PACITAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA GAMBAR PADA ANAK. Abstrak

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

PENINGKATAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK MELALUI BERMAIN PERAN DI TAMAN KANAK-KANAK SYUKRILLAH AGAM. Azwinar

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Kondisi Awal Keterampilan Sosial Anak Kelompok A2 di TK Kemala

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTETIK DENGAN LATIHAN GERAK DASARTARI PADA ANAK KELOMPOK B DI TK PEMBINA MANNA BENGKULU SELATAN KARYA ILMIAH

BAB IV HASIL PENELITIAN. pengamatan dalam proses pembelajaran untuk masing-masing siklus.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Shandy Putra Telkom Kota Bengkulu. Subjek dalam penelitian ini adalah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. hasil tes pada tiap siklus. Selanjutnya data yang diperoleh diuraikan dalam

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tindakan kelas ini yang dilaksanakan di Taman Kanak-kanak

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI MEDIA BUBUR KERTAS PADA ANAK KELOMPOK B TK PERTIWI BEKU TAHUN AJARAN 2013/2014 NASKAH PUBLIKASI

PENGGUNAAN PERMAINAN BALOK DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AL KAUSAR

BAB IV HASIL PENELITIAN. B PAUD Melati Kabupaten Rejang Lebong yang berjumlah 10 orang yang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Samaritania dilaksanakan dengan membagi anak berdasarkan kelompok usia.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI PENDEKATAN PAIKEM PADA KELOMPOK B DI TK UMMAHAT DDI

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini apabila dalam. pembelajaran tingkat keberhasilan anak mencapai 75 %

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI METODE PEMBERIAN TUGAS DI KELOMPOK B TK AISYIYAH PARIGI

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB III METODE PENELITIAN. perbaikan dalam berbagai aspek. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN 018

MENINGKATKAN MOTORIK KASAR ANAK MELALUI BERMAIN PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI PADA KELOMPOK A

III. METODE PENELITIAN. adalah suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Siswa dikelas ini

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Deskripsi Lokasi, Waktu dan Subjek Penelitian Deskripsi Lokasi dan Waktu Penelitian

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tindakan kelas yang dilakukan di PAUD MELATI Desa Suka

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dari empat tahap yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action),

MENGURUTKAN ANGKA 1-20 DENGAN METODE BERMAIN MENCARI NOMOR KURSI PADA ANAK KELOMPOK B DI PAUD SEKAR PAGUNG KECAMATAN SEMEN KABUPATEN KEDIRI

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MERANGKAI HURUF MENJADI KATA MELALUI MEDIA KOTAK ALFABET PADA KELOMPOK B

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Oktober 2016 dan Selasa, 18 Oktober Tahap pra siklus ini bertujuan untuk

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PENERAPAN METODE SAS (STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK) ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK TAMAN HARAPAN

MENINGKATKAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKAANAK MELALUI BERNYANYI DI KELOMPOK B PAUD BUDI MULYAKECAMATAN KOTA MANNA KABUPATEN BENGKULU SELATAN

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI PERMAINAN KARTU ANGKA DAN GAMBAR PADA ANAK KELOMPOK B DI TK KANISIUS SIDOWAYAH KLATEN TAHUN AJARAN

KARYA ILMIAH OLEH JUWITA OVITA SARI NPM A1I111014

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini dilakukan di PAUD Amanah yang berlokasi di Perumahan Graha Bumi

PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MELIPAT KERTAS DENGAN METODE PEMBERIAN TUGAS. Warjiatun

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

CONTOH RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TEMATIK KELAS 1 SD

NASKAH PUBLIKASI MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN KOLASE PADA KELOMPOK B TK DAWUNGAN I MASARAN SRAGEN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK MELALUI PERMAINAN MEMANCING ANGKA DI TAMAN KANAK- KANAK SANGRINA BUNDA PASAR TIKU

BAB III METODE PENELITIAN A.

BAB III METODE PENELITIAN. melakukan tindakan didalam kelas (Classroom Action research) atau biasa juga

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Masa usia Taman Kanak-kanak (TK) atau masa usia dini merupakan masa

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Mengenalkan Konsep Huruf Dengan Metode Permainan Kartu Huruf Pada Anak

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Pada Jurusan PG-PAUD FKIP UNP Kediri

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

CARA PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN UNTUK KELOMPOK USIA 4-5

NASKAH PUBLIKASI MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PERMAINAN BALOK PADA ANAK KELOMPOK A TK PERTIWI SUMBER TRUCUK KLATEN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Usia dini (0 6 tahun) merupakan usia peka dimana pada usia ini anak memiliki

BAB I PENDAHULUAN. berhasil dari mereka. Sebaliknya tidak ada orang tua di muka bumi ini yang

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

PERANAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN NILAI MORAL ANAK DI KELOMPOK B TK AISYIYAH V PALU

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN. mengidentifikasi masalah pembelajaran matematika yang terdapat di kelas

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Pembelajaran berlangsung 2 x 35 menit, selama 2 x pertemuan yang diikuti

Transkripsi:

26 Indikator keberhasilan PTK didasarkan kepada ketentuan sebagai berikut : 1. Kemampuan anak dalam motorik halus dikategorikan berhasil dengan baik minimal 80 %. 2. Kemampuan anak dalam motorik halus dikategorikan sedang apabila hasil mencapai 50%-79%. 3. Kemampuan anak dalam motorik halus dikategorikan kurang apabila hasil hanya mencapai < 50%. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

27 A. Hasil Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada anak didik Kelompok B Permata Bunda Desa Suka Maju Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan yang berjumlah 9 orang yang terdiri dari 3 orang anak laki-laki dan 6 orang anak perempuan. Pelaksanaan penelitian tindakan ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahap pelaksanaan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Adapun hasilnya sebagai berikut. 1. Siklus Pertama a. Pelaksanaan Tindakan 1) Kegiatan awal a) Mengucapkan salam b) Membaca doa sebelum belajar c) Menyanyikan lagu anak d) Menjelaskan tema pembelajaran 2) Kegiatan inti a) Guru menjelaskan alat dan media yang digunakan dalam kegiatanmelipat bentuk baju b) Guru menjelaskan cara melipat bentuk baju. c) Guru mencontohkan cara melipat bentuk baju

28 d) Menulis huruf awal dari kata baju 3) Kegiatan penutup a) Menyanyikan lagu anak topi saya bundar b) Evaluasi kegiatan hari ini. c) Mengulas pembelajaran berikutnya d) Salam dan doa pulang b. Observasi dan Evaluasi Observasi dilakukan pada saat kegiatan tindakan berlangsung yaitu pada saat anak sedang melipat bentuk baju. Guru menilai anak berdasarkan indikator yang telah dipersiapkan sebelumnya. Hasil observasi pada siklus pertama direfleksi dan kemudian dilakukan perbaikan pada siklus kedua. Adapun hasil observasi anak pada siklus pertama dan kedua dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 4.1. Hasil Penilaian Anak dalam Kegiatan Melipat Bentuk Baju Pada Siklus I

29 Nama anak tepat rapih cepat terampil berani minat Mampu cara bahan Hasil Jlh Ag 3 2 1 1 2 2 3 3 3 2 22 2.2 Lm 4 2 4 4 3 3 4 4 2 4 34 3.4 Nk 4 4 1 4 4 2 4 4 2 4 33 3.3 Nt 1 2 3 1 3 2 1 2 4 2 21 2.1 Ul 1 2 2 2 4 3 2 2 2 2 22 2.2 Lt 2 3 2 2 2 2 2 2 4 2 23 2.3 Yl 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 38 3.8 Yk 2 2 3 3 2 2 3 2 4 2 25 2.5 Mt 1 1 1 2 2 3 1 2 2 2 17 1.7 Jlh 21 22 21 23 26 23 24 24 27 24 235 23.5 Rata 2,33 2,44 2,33 2,56 2,89 2,56 2,67 2,67 3,00 2,67 26,11 2.61 Keterangan: Tepat Rapih Cepat Terampil Berani Minat Mampu Cara Bahan Hasil : Ketepatan melipat. : Kerapian lipatan. : Kecepatan melipat. : Keterampilan melipat. : Keberanian dalam melipat : Minat anak dalam melipat. : Kemampuan anak dalam melipat. : Pemahaman anak tentang cara melipat. : Pemahaman tentang bahan yang digunakan. : Hasil lipatan anak. Berdasarkan hasil pengamatan, maka dapat dilihat kategori penilaian pada setiap anak sesuai dengan jumlah skor menurut interval kategori penilaian. Adapun kategori penilaian pada setiap anak adalah sebagi berikut: rata Tabel 4.2. Kategori Penilaian Anak Siklus I No Nama Anak Jumlah Skor Kategori Penilaian

30 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Ag Lm Nk Nt Ul Lt Yl Yk Mt 22 34 33 21 22 23 38 25 17 Sedang Sangat baik Sangat baik Sedang Sedang Sedang Sangat baik Sedang Kurang Selanjutnya tingkat keberhasilan anak dalam setiap indikator dipersentasekan dengan menggunakan rumus sebagai berikut: X = 100% Keterangan : X Y N : Persentase : Jumlah anak pada kategori sangat baik : Jumlah seluruh anak Adapun hasil persentase nilai ketegori sangat baik seluruh anak pada setiap indikator adalah sebagai berikut :

31 Tabel 4.3. Persentase Tingkat Keberhasilan Siklus I No Sangat Butir-butir yang Baik Sedang Kurang Baik diamati/dinilai Jlh % Jlh % Jlh % Jlh % 1 Ketepatan melipat 2 22,22 2 22,22 2 22,22 3 33,33 2 Kerapian lipatan 2 22,22 1 11,11 5 55,56 1 11,11 3 Kecepatan melipat 2 22,22 2 22,22 2 22,22 3 33,33 4 Keterampilan melipat 3 33,33 1 11,11 3 33,33 2 22,22 5 Keberanian dalam melipat 3 33,33 2 22,22 4 44,44 0 0 6 Minat anak dalam melipat 1 11,11 3 33,33 5 55,56 0 0 7 Kemampuan anak dalam melipat 3 33,33 2 22,22 2 22,22 2 22,22 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 2 22,22 2 22,22 5 55,56 0 0 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 4 44,44 1 11,11 4 44,44 0 0 10 Hasil lipatan anak 3 33,33 0 0 6 66,67 0 0 c. Refleksi 2. Siklus Kedua Setelah dilakukan observasi dan evaluasi serta analisis data, maka masih terdapat 3 orang anak yang masuk dalam katagori penilaian sedang. Oleh karena itu masih dibutuhkan siklus kedua agar tindakan perbaikan dapat mencapai tujuan. a. Pelaksanaan Tindakan 1) Kegiatan awal a) Mengucapkan salam b) Membaca doa sebelum belajar c) Menyanyikan lagu anak d) Menjelaskan tema pembelajaran

32 2) Kegiatan inti a) Guru menjelaskan alat dan media yang digunakan dalam kegiatan melipat bentuk baju b) Guru menjelaskan cara melipat bentuk baju. c) Guru mencontohkan cara melipat bentuk baju d) Menulis huruf awal dari kata baju 3) Kegiatan Penutup a) Menyanyikan lagu anak topi saya bundar b) Evaluasi kegiatan hari ini. c) Mengulas pembelajaran berikutnya d) Salam dan doa pulang b. Observasi dan Evaluasi Observasi dilakukan pada saat kegiatan tindakan berlangsung yaitu pada saat anak sedang melipat bentuk baju. Guru menilai anak berdasarkan indikator yang telah dipersiapkan. Hasil observasi pada siklus kedua direfleksi. hasil observasi anak pada siklus kedua dapat dilihat pada tabel berikut ini.

33 Nama anak Tabel 4.4. Hasil Penilaian Anak dalam Kegiatan Melipat Bentuk baju Pada Siklus II Tepat Rapih cepat Terampil berani Minat Mampu cara bahan Hasil Jlh Ag 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 38 3.8 Lm 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4 37 3.7 Nk 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 38 3.8 Nt 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 39 3.9 Ul 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 39 3.9 Lt 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 40 4 Yl 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 40 4 Yk 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 40 4 Mt 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 37 3.7 Jlh 35 35 36 34 34 35 35 34 35 35 348 34.8 Rata 3.89 3.89 4.00 3.78 3.78 3.89 3.89 3.78 3.89 3.89 38.67 3.87 Keterangan: Tepat Rapih Cepat Terampil Berani Minat Mampu Cara Bahan Hasil : Ketepatan melipat. : Kerapian lipatan. : Kecepatan melipat. : Keterampilan melipat. : Keberanian dalam melipat : Minat anak dalam melipat. : Kemampuan anak dalam melipat. : Pemahaman anak tentang cara melipat. : Pemahaman tentang bahan yang digunakan : Hasil lipatan anak Ratarata Berdasarkan hasil pengamatan, maka dapat dilihat kategori penilaian pada setiap anak sesuai dengan jumlah skor menurut interval kategori penilaian. Adapun kategori penilaian pada setiap anak adalah sebagi berikut:

34 Tabel 4.5. Kategori Penilaian Anak Siklus II No Nama Anak Jumlah Skor Kategori Penilaian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Ag Lm Nk Nt Ul Lt Yl Yk Mt 38 37 38 39 39 40 40 40 37 Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Selanjutnya tingkat keberhasilan anak dalam setiap indikator dipersentasekan dengan menggunakan rumus sebagai berikut: X = 100% Keterangan : X Y N : Persentase : Jumlah anak pada kategori sangat baik : Jumlah seluruh anak Adapun hasil persentase nilai ketegori baik seluruh anak pada setiap indikator adalah sebagai berikut :

35 Tabel 4.6. Persentase Tingkat Keberhasilan Siklus II No Sangat Butir-butir yang Baik Sedang Kurang Baik diamati/dinilai Jlh % Jlh % Jlh % Jlh % 1 Ketepatan melipat 8 88,89 1 11,11 0 0 0 0 2 Kerapian lipatan 8 88,89 1 11,11 0 0 0 0 3 Kecepatan melipat 9 100 0 0 0 0 0 0 4 Keterampilan melipat 7 77,78 2 22,22 0 0 0 0 5 Keberanian dalam melipat 7 77,78 2 22,22 0 0 0 0 6 Minat anak dalam melipat 8 88,89 1 11,11 0 0 0 0 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 88,89 1 11,11 0 0 0 0 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 7 77,78 2 22,22 0 0 0 0 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 8 88,89 1 11,11 0 0 0 0 10 Hasil lipatan anak 8 88,89 1 11,11 0 0 0 0 c. Refleksi Setelah dilakukan observasi dan evaluasi serta analisis data, maka dapat dilihat bahwa tidak ada anak yang termasuk dalam kategori sedang ataupun kurang. Oleh karena itu tidak dibutuhkan perbaikan pada siklus berikutnya. 3. Perbandingan Siklus I dan Siklus II Berdasarkan hasil penelitian di atas maka dapat dibandingkan antara siklus pertama dan siklus kedua. Pada siklus pertama tingkat keberhasilan masih dibawah 80%, sedangkan pada siklus kedua sudah

36 mencapai 80%. Perbandingan siklus pertama dan siklus kedua dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 4.7. Perbandingan Siklus I dan Siklus II No Butir-butir yang diamati/dinilai Kategori Sangat Baik Siklus I Siklus II 1 Ketepatan melipat 22,22 % 88,89 % 2 Kerapian lipatan 22,22 % 88,89 % 3 Kecepatan melipat 22,22 % 100 % 4 Keterampilan melipat 33,33 % 77,78 % 5 Keberanian dalam melipat 33,33 % 77,78 % 6 Minat anak dalam melipat 11,11 % 88,89 % 7 Kemampuan anak dalam melipat 33,33 % 88,89 % 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 22,22 % 77,78 % 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 44,44 % 88,89 % 10 Hasil lipatan anak 33,33 % 88,89 % B. Pembahasan Berdasarkan hasil penelitian pada siklus pertama, masih terdapat beberapa orang anak yang termasuk dalam kategori sedang. Pada indikator kecepatan anak dalam melipat masih terdapat anak yang kurang cepat dalam melipat. Hal ini dikarenakan minat anak tersebut dalam melipat juga masih kurang. Selanjutnya pada siklus kedua tidak terdapat anak yang termasuk dalam kategori sedang ataupun kurang dan sudah tidak ada lagi anak yang lambat dalam melipat. Hal ini dikarenakan anak sudah mulai memahami dan memiliki minat dalam melipat.dengan demikian kemampuan motorik halus anak

37 sudah meningkat.keterampilan motorik halus dapat dilihat dari hasil tes kemampuan seseorang menyelesaikan tugas yang melibatkan jari-jari tangan dengan mengikuti tingkat akurasi tertentu. Semakin tinggi keterampilan motorik seseorang maka semakin mudah ia menyelesaikan tugas dengan akurasi tinggi. Secara umum keterampilan motorik anak dapat dilihat dan dibandingkan dengan teman seusianya.

38 BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian maka penulis dapat menyimpulkan bahwa kegiatan melipat kertas origami dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak.hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan dari siklus pertama ke siklus kedua pada setiap indikator pengamatan.adapun peningkatan pada setiap indikator adalah sebagai berikut: 1. Ketepatan melipat anak mencapai 22,22 % pada siklus I meningkat menjadi 88,89% pada siklus II. 2. Kerapian lipatan anak mencapai 22,22 % pada siklus I meningkat menjadi 88,89% pada siklus II. 3. Kecepatan melipat anak mencapai 22,22 % pada siklus I meningkat menjadi 100% pada siklus II. 4. Keterampilan melipat anak mencapai 33,33 % pada siklus I meningkat menjadi 77,78% pada siklus II. 5. Keberanian dalam melipat anak mencapai 33,33 % pada siklus I meningkat menjadi 77,78% pada siklus II 6. Minat anak dalam melipat anak mencapai 11,11 % pada siklus I meningkat menjadi 88,89% pada siklus II. 38

39 7. Kemampuan anak dalam melipat anak mencapai 33,33 % pada siklus I meningkat menjadi 88,89% pada siklus II. 8. Pemahaman anak tentang cara melipat anak mencapai 22,22 % pada siklus I meningkat menjadi 77,78% pada siklus II. 9. Pemahaman tentang bahan yang digunakan anak mencapai 44,44 % pada siklus I meningkat menjadi 88,89% pada siklus II 10.Hasil lipatan anak anak mencapai 33,33 % pada siklus I meningkat menjadi 88,89% pada siklus II B. Rekomendasi Sesuai dengan kesimpulan di atas, maka penulis ingin memberi saran kepada: 1. Pihak sekolah, agar dapat menambah variasi kertas origami sehingga anak akan lebih tertarik untuk melipat dengan adanya beragam warna kertas origami. 2. Guru, agar dapat lebih memperjelas dan memperbanyak contoh dalam memperagakan kegiatan melipat kertas sehingga anak akan dengan mudah dapat memahami. 3. Peneliti lain, agar dapat meneliti dengan berbagai macam bentuk lipatan sehingga anak akan semakin berkembang dalam kemampuan motorik halusnya.

40 DAFTAR PUSTAKA Ahmad. 2004. Perkembangan Perilaku Anak Usia Dini. Jakarta : Rineka Ilmu. Aqib, Zainal, dkk. 2009. Penelitian tindakan kelas. Bandung: Yrama Widya Arikunto (2009).Metodologi Penelitian Penerbit Erlangga : Jakarta Depdiknas (2003).Pedoman Pembelajaran Melalui Penelitian Tindakan Kelas.Jakarta Djamrah (2000). Metode dan Teknik Pengajaran Anak Usia Dini. Jakarta Elizar (1996). Bentuk Metode Pembelajaran PAUD. Yogyakarta Januar, (1999). Perkembangan Motorik Pada anak Usia Dini. Gagasmedia Marni suniati, 2007.Meningkatkan kemampuan Motorik Halus Anak dengan Permainan Menggunting dan melipat melalui Metode Demonstrasi.Skripsi. Moeslichatoen. 2006. Teknik Pengajaran di Taman Kanak-Kanak.Jakarta: Depdikbud Dirjen-Dikti. Suharsimi, dkk. 2003. Penelitian Tindakan Kelas.Jakarta: Bumi Aksara Usman (2002). Teknik Penerapan Metode Demonstrasi. Jakarta

41 Lampiran 1. Daftar Nama Anak DAFTAR NAMA ANAK KELOMPOK B PAUD PERMATA BUNDA DESA SUKA MAJU No Nama Anak Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan 1 Ag P 2 LM P 3 NK L 4 Nt P 5 Ul P 6 Lt P 7 Yl P 8 Yk L 9 Mt L

42 Lampiran 2. RPP RENCANA PERSIAPAN PEMBELAJARAN BCCT Nama Sekolah : PAUD Permata Bunda Tema/sub tema : kebutuhanku/pakaianku Semester/Minggu : 1/12 Hari : senin Kelompok : B Alokasi Waktu : I. Tingkat Pencapaian Perkembangan Agama Moral 2. membiasakan diri beribadah Sosial emosional 8. bangga terhadap hasil karya sendiri Bahasa 6. melanjutkan sebagian cerita yang telah diperdengarkan kognitif 3. mengklasifikasikan benda yang lebih banyak kedalam kelompok yang sama Fisik 2. meniru bentuk 3. melakukan eksplorasi dengan berbagai media dan kegiatan II. Capaian Perkembangan Agama Moral 2.1 terbiasa melakukan ibadah sesuai aturan menurutkeyakinan Sosial emosional 8.1 bangga terhadap hasil karya sendiri Bahasa 6.1 melanjutkan sebagian cerita yang telah diperdengarkan Kognitif 3.1 mengklasifikasikan benda yang lebih banyak kedalam kelompok yang sama Fisik 2.1 meniru bentuk 3.1 menciptakan sesuatu dengan berbagai media 3.2 bereksplorasi dengan berbagai media

43 I. Indikator Agama Moral Sosial emosional Bahasa Kognitif Fisik 2.1.1 berdo a sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan melipat kertas 8.1.2 memelihara hasil lipatan sendiri 6.1.1 bercerita tentang cara melipat baju 3.1.1 memasangkan gambar baju sesuai dengan pasangannya 2.1.2 meniru melipat kertas sederhana 3.1.1 membuat bentuk baju dari kertas 3.2.4 membuat baju mainan dengan tehknik melipat IV. TUJUAN Setelah mengikuti kegiatan diharapkan: Anak dapat mengucapkan do a sebelum dan sesudah melakukan kegiatan Anak dapat memelihara hasil kerjanya Anak dapat menceritakan cara melipat baju Anak dapat memasangkan gambar baju dengan celana Anak dapat melipat kertas Anak dapat membuat bentuk baju dari kertas V. MATERI PEMBELAJARAN 1. membaca doa sebelum melakukan kegiatan 2. menirukan bercerita cara melipat baju dari kertas 3. menyayikan lagu baju baru alhamdulillah 5. memasangkan gambar baju dengan pasangannya 6. melipat kertas membentuk baju 7. membuat bentuk baju dari kertas 8. membuat baju mainan dengan tehknik melipat VI. LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN BCCT 1. MAIN PEMBUKAAN (PENGALAMAN GERAKAN KASAR) 15 menit Guru menyiapkan seluruh anak dalam lingkaran, lalu menyebutkan kegiatan pembukaan yang akan dilakukan. Kegiatan main pembukaan berlangsung sekitar 15 menit.

44 2. KEGIATAN INTI DI MASING-MASING KELOMPOK 1. Pijakan Pengalaman Sebelum Main (15 menit) a. Guru dan anak duduk melingkar. Guru memberi salam pada anakanak, menanyakan kabar anak-anak. b. Guru meminta anak-anak untuk memperhatikan siapa saja yang tidak hadir hari ini (mengabsen) c. Berdoa bersama, memintalah anak secara bergilir siapa yang akan memimpin doa hari ini d. Guru menyiapkan tema kebutuhanku e. Guru Tanya jawab tentang sub tema pakaian f. Guru mengaitkan isi Tanya jawab dengan kaitan isi dengan kaitan main yang akan dilakukan anak g. Guru mengenal semua tempat dan alat main yang sudah disiapkan h. Dalam memberikan pijakan, guru harus mengaitkan kemampuan apa yang diharapkan muncul pada anak, sesuai dengan rencana belajar yang sudah disusun 1) Guru menyampaikan bagaimana aturan main di sentra: a) Seni Melipat kertas Membuat bentuk baju dari kertas Membuat baju mainan dengan tehknik melipat b) Persiapan Memasangkan gambar baju dengan celana(digali dari anak), memilih teman main, cara menggunakan alatalat, kapan memulai dan mengakhiri main, serta merapikan kembali alat yang sudah dimainkan. Guru mengatur teman main dengan memberi kesempatan kepada anak untuk memilih teman mainnya. Apabila ada anak yang hanya memilih anak tertentu sebagai teman mainnya, maka guru/kader/pamong agar menawarkan untuk menukar teman mainnya Setelah anak siap untuk main, guru mempersilakan anak untuk mulai bermain, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

45 2. Pijakan Pengalaman Selama Anak Main: (60 menit) a. Guru berkeliling diantara anak-anak yang sedang bermain b. Memberi contoh cara main pada anak yang belum biasa menggunakan bahan/alat c. Memberi dukungan berupa pernyataan positif tentang pekerjaan yang dilakukan anak d. Memancing dengan pernyataan terbuka untuk memperluas cara main anak. Pertanyaan terbuka artinya pertanyaan yang tidak cukup dengan dijawab ya atau tidak saja, tetapi banyak kemungkinan jawaban yang dapat diberikan e. Memberikan bantuan pada anak yang membutuhkan f. Mendorong anak untuk mencoba dengan cara lain, sehingga anak memiliki pengalaman main yang kaya g. Mencatat yang dilakukan anak (jenis main, tahap perkembangan, tahap sosial) h. Mengumpulkan hasil kerja anak. Jangan lupa mencatat nama dan tanggal di lembar kerja anak i. Setelah waktu tinggal 5 menit, guru memberitahukan pada anak-anak untuk bersiap-siap menyelesaikan kegiatan 3. Pijakan Pengalaman Setelah Anak Main: (30 menit) a. Bila waktu main habis, guru memberi tahukan saatnya membereskan. Membereskan alat dan bahan yang sudah digunakan dengan melibatkan anak-anak b. Bila anak belum terbisa untuk membereskan, guru bisa membuat permainan yang menarik agar anak ikut membereskan c. Saat membereskan, guru menyiapkan tempat yang berbeda untuk setiap jenis alat, sehingga anak dapat mengelompokkan alat main sesuai dengan tempatnya. d. Bila bahan main sudah dirapikan kembali, satu orang guru membantu anak membereskan baju anak (menggantinya bila basah), sedangkan kader lainnya dibantu orang tua membereskan semua mainan hingga semuanya rapi ditempatnya. e. Bila anak sudah rapi, mereka diminta duduk melingkar bersama guru

46 f. Setelah semua anak duduk dalam lingkaran, guru menanyakan pada setiap anak kegiatan tadi yang dilakukannya. Kegiatan menanyakan kembali (recalling) melatih daya ingat anak dan melatih anak mengemukakan gagasan dan pengalaman mainnya (memperluas perbendaharaan kata anak) 3. MAKAN BEKAL BERSAMA (15 MENIT) 1. Usahakan setiap pertemuan ada kegiatan makan bersama. Jenis makanan berupa kue atau makanan lainnya yang dibawa oleh masing-masing anak. Sekali dalam satu bulan diupayakan ada makanan yang disediakan untuk perbaikan gizi 2. Sebelum makan bersama, guru mengecek apakah ada anak yang tidak membawa makanan. Jika ada tanyakan siapa yang mau memberi makan pada temannya (konsep berbagi) 3. Guru memberitahukan jenis makanan yang baik dan kurang baik 4. Jadikan waktu makan bekal bersama sebagai pembiasaan tata cara makan yang baik (adab makan) 5. Libatkan anak untuk membereskan bekas makanan dan membuang bungkus makanan ke tempat sampah 4. KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT) 1. Setelah semua anak berkumpul membentuk lingkaran guru dapat mengajak anak bernyanyi. Guru menyampaikan rencana kegiatan esok hari, dan menganjurkan anak untuk bermain yang sama dirumah masing-masing. 2. Guru meminta anak yang sudah besar secara bergiliran untuk memimpin doa penutup. Untuk menghindari berebut saat pulang, digunakan urutan warna baju atau cara lain untuk keluar dan bersalaman terlebih dahulu. VII. METODE 1. Praktek langsung 2. Bercakap-cakap 3. Pemberian tugas

47 VIII. SUMBER DAN MEDIA 1. Sumber : sumber buku pedoman pembelajaran 2. Media : kertas, gambar baju IX. EVALUASI/ASESSMEN 1. Penugasan dengan tanda bintang Melipat kertas membentuk baju 2. Hasil karya dengan tanda bintang Membuat baju mainan dengan tehknik melipat 3. Unjuk kerja dengan tanda bintang Menyanyikan lagu baju baru alhamdulillah Ketua, PAUD Permata Bunda Suka Maju, Desember 2013 Guru MARLIANA LOHANIAHNPM.A1I111018

48 Lampiran 3. Langkah-Langkah Melipat Cara-cara melipat kertas menjadi bentuk lipatan baju: 1. Kertas yang bentuknya segi empat, ambil sedikit bagian atasnya lalu lipat kebelakang 2. Kemudian kertas tersebut di balik 3. Pertemukan sudut kanan dan kiri kertas 4. Lipat bagian samping kiri dan kanan kertas 5. Ambil setengah bagian kertas, lalu lipat kebelakang 6. Lipat bagian bawah kertas kebelakang 7. Jadilah bentuk lipatan baju

49 Lampiran 4. Lembar Observasi Anak LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS I Nama anak : anggel no Butir-butir yang Sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 26 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

50 LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS I Nama anak : lara marsalena no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 33 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

51 LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS I Nama anak : nando kusboyo no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 28 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 = Keterangan:

52 LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS I Nama anak : Natan no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 35 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

53 LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS I Nama anak : ulivia no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 34 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

54 LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS I Nama anak : lesta no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 35 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

55 LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS I Nama anak : yelsi no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 40 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

56 LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS I Nama anak : yiki no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 32 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

57 LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS I Nama anak : mister no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 27 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

58 LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS II Nama anak : anggel no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 32 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 = Keterangan:

59 LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS II Nama anak : lara marsalena no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 38 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

60 Nama anak : nando kusboyo LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS II no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 34 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

61 LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS II Nama anak : Natan no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 40 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

62 LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS II Nama anak : ulivia no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 36 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

63 LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS II Nama anak : lesta no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 37 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

64 LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS II Nama anak : yelsi no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 40 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

65 Nama anak : yiki LEMBAR OBSERVASI ANAK SIKLUS II no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 40 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

66 LEMBAR OBSERVASI ANAK Nama anak : mister no Butir-butir yang sekor diamati/dinilai 1 2 3 4 1 Ketepatan melipat 2 Kerapian lipatan 3 Kecepatan melipat 4 Keterampilan melipat 5 Keberanian dalam melipat 6 Minat anak dalam melipat 7 Kemampuan anak dalam melipat 8 Pemahaman anak tentang cara melipat 9 Pemahaman tentang bahan yang digunakan 10 Hasil lipatan anak Jumlah sekor 34 Keterangan: 33-40 = 26-32 = 18-25 = 10-17 =

67 Lampiran 5. Lembar Observasi Guru LEMBAR OBSERVASI GURU Nama Peneliti Status Peneliti Siklus Tema/sub : Lohania : Guru kelas : 1 (satu) : Kebutuhanku/Pakaianku Petunjuk : berilah tanda centang ( ) pada pilihan ya atau tidak sesuai kegiatan atau kondisi yang dilakukan. No Kegiatan/ Kondisi Ya Tidak I II III Kegiatan awal pembelajaran Memberi salam, do a sebelum belajar Memberitahukan tema yang akan dipelajari pada proses pembelajaran berlangsung berdasarkan SKH. Kegiatan Inti Guru menjelaskanalat dan bahan permainan melipat. Guru membagiperalatan dan bahan untuk permainan melipat. Guru memberikan contoh membuat bentuk li[atan. Adanya keterlibatan guru dalam proses permainan melipat. Guru memberi arahan dan bimbingan kepada anak (guru sebagai fasilitator) Guru memantau dan merespon aktivitas anak selama pembelajaran berlangsung. Kegiatan Akhir Guru mengevaluasi kegiatan yang sudah dipelajari berdasarkan SKH Observer/ Teman Sejawat Suka Maju, Nopember 2013 Guru Kelas Ismi Hayati Lohaniah NPM. A1I111018

68 LEMBAR OBSERVASI GURU Nama Peneliti Status Peneliti Siklus Tema/sub : Lohania : Guru kelas : 2 (dua) : Kebutuhanku/Pakaianku Petunjuk : berilah tanda centang ( ) pada pilihan ya atau tidak sesuai kegiatan atau kondisi yang dilakukan. No Kegiatan/ Kondisi Ya Tidak I II III Kegiatan awal pembelajaran Memberi salam, do a sebelum belajar Memberitahukan tema yang akan dipelajari pada proses pembelajaran berlangsung berdasarkan SKH. Kegiatan Inti Guru menjelaskanalat dan bahan permainan melipat. Guru membagiperalatan dan bahan untuk permainan melipat. Guru memberikan contoh membuat bentuk li[atan. Adanya keterlibatan guru dalam proses permainan melipat. Guru memberi arahan dan bimbingan kepada anak (guru sebagai fasilitator) Guru memantau dan merespon aktivitas anak selama pembelajaran berlangsung. Kegiatan Akhir Guru mengevaluasi kegiatan yang sudah dipelajari berdasarkan SKH Observer/ Teman Sejawat Suka Maju, Nopember 2013 Guru Kelas Ismi Hayati Lohaniah NPM. A1I111018

69 Lampiran 6. Surat Pernyataan teman Sejawat SURAT PERYATAAN SEBAGAI TEMAN SEJAWAT Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : Lohaniah NPM : A1/111018 Falkutas : FKIP Prodi : S1 PAUD Menyatakan bahwa Nama : Ismi Hayati Tempat mengajar : PAUD Permata Bunda Desa Suka Maju Adalah teman sejawat yang akan membetulkan pelaksanaan perbaikan pembelajaran pada penelitian tentang Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak DenganPermainan Melipat di Paud Permata Bunda Desa Suka Maju Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan. Demikian pernyataan ini dibuat dipergunakan sebagaimana mestinya. Observer/ Teman Sejawat Suka Maju, Nopember 2013 Guru Kelas Ismi Hayati Lohaniah NPM. A1/111018

70 Lampiran7. Surat Keterangan Melakukan Penelitian PEMERINTAH KABUPATEN BENGKULU SELATAN UPTD DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PAUD PERMATA BUNDA Desa Suka Maju Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan SURAT KETERANGAN Nomor: / / Yang bertanda tangan di bawah ini, Ketua PAUD Permata Bunda menerangkan bahwa: Nama : Lohaniah NPM : A1/111019 Falkutas Prodi : FKIP UNIVERSITAS BENGKULU : S1 PAUD Yang bersangkutan telah benar-benar melaksanakan Penelitian Tindakan kelas (PTK) dengan judul : Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak DenganPermainan Melipat di Paud Permata Bunda Desa Suka Maju Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan Demikianlah surat keterangan ini kami buat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan sebagimana mestinya. Suka Maju, Nopember 2013 Ketua PAUD Tunas Bangsa MARLIANA

71 Lampiran 8.PHOTO PENELITIAN Guru menjelaskan kegiatan melipat kertas dengan media kertas origami Guru mempraktekkan cara melipat kertas origami bentuk baju dan diikuti oleh anak

72 Guru membagikan media kertas origami Guru mempraktekkan cara melipat kertas origami bentuk baju dan diikuti oleh anak

73 Hasil lipatan anak pada siklus pertama Hasil lipatan anak pada siklus kedua

74 Lampiran 9. RIWAYAT HIDUP Lohaniah Penulis lahir di Suka Maju pada tanggal 06 Agustus 1979.Nama ayah Sarjoyo dan ibu Jusmani. Penulis memulai pendidikan di SD dari tahun 1986 hingga tamat tahun 1992.Penulis melanjutkan pendidikan di SMP mulai tahun 1992 sampai tahun 1995. Kemudian penulis bersekolah di SMA selama 3 tahun dari tahun 1995 sampai tahun 1998.Untuk ketahap berikutnya penulis mengikuti Program S1 Pendidikan PAUD Universitas Bengkulu hingga sekarang. Sekarang penulis merupakan pendidik di PAUD Permata Bunda Desa Suka Maju Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan. 74