RENCANA STRATEGIS BISNIS ( )

dokumen-dokumen yang mirip
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA BALAI BESAR INSEMINASI BUATAN SINGOSARI TAHUN 2012

2013, No TARIF LAYANAN BADAN LAYANAN UMUM BALAI BESAR INSEMINASI BUATAN SINGOSARI PADA KEMENTERIAN PERTANIAN

RENCANA KERJA TAHUNAN BALAI BESAR INSEMINASI BUATAN SINGOSARI TAHUN 2016 (DATA RKT BBIB SINGOSARI TAHUN 2016) A. DATA UMUM 1 UNIT KERJA :

BAB I PENDAHULUAN. LAKIN BBIB Singosari Tahun

RENCANA KERJA TAHUNAN BALAI INSEMINASI BUATAN LEMBANG TAHUN 2018

CAPAIAN KINERJA SKPD DALAM PENCAPAIAN 9 PRIORITAS PROGRAM PEMBANGUNAN RKPD 2014

RENCANA KINERJA TAHUNAN

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI TAHUN 2015

I. PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN 2016

RENCANA KINERJA TAHUNAN

RINCIAN KERTAS KERJA SATKER T.A 2016

KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PERTANIAN: Upaya Peningkatan Produksi Komoditas Pertanian Strategis

RUMUSAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SKPD TAHUN 2018 PRAKIRAAN MAJU TAHUN 2019 KABUPATEN BLORA

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF

(Rp.) , ,04

KATA PENGANTAR. Singosari, Januari 2015 Kepala Balai, drh. MAIDASWAR, MSi NIP

STANDAR PELAYANAN. Tanggal Terbit : Bagian : 1 Halaman ke : 1 dari 1 Terbitan/Revisi ke : 1 / 0 Tanggal Revisi : Paraf Ka.

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF

Lampiran 3. PENGUKURAN KINERJA KEGIATAN TAHUN 2014 DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN

MATRIKS RENCANA KEGIATAN DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN KABUPATEN MALANG TAHUN ANGGARAN 2014

III. AKUNTABILITAS KEUANGAN

RENCANA KINERJA TAHUNAN BPTU-HPT DENPASAR TAHUN 2016

BAB III TUJUAN DAN SASARAN KERJA

Revisi ke 05 Tanggal : 27 Desember 2017

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

STANDAR PELAYANAN PUBLIK BALAI EMBRIO TERNAK CIPELANG REVISI 2

No NAMA PROGRAM DAN KEGIATAN ANGGARAN (Rp.) KELUARAN KEGIATAN VOLUME KET

LAPORAN KINERJA DINAS TANAMAN PANGAN DAN PETERNAKAN LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH KABUPATEN PACITAN (LKJ.IP) KABUPATEN PACITAN

IMPLEMENTASI SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (SAKIP) BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BLITAR

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) BALAI EMBRIO TERNAK CIPELANG. (sub sektor Peternakan) Tahun

KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PETERNAKAN DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

INFORMASI PROGRAM DAN KEGIATAN APBD PADA DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROVINSI BALI TAHUN 2017

CAPAIAN KINERJA KELUARAN (OUTPUT ) UTAMA APBN PKH TAHUN 2014

RENCANA KERJA TAHUNAN (RKT) TAHUN 2013

DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH

INDIKATOR KINERJA BAGIAN ADMINISTRASI PEMBANGUNAN

PENETAPAN KINERJA DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN KABUPATEN JOMBANG TAHUN ANGGARAN 2015

PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 PETERNAKAN KABUPATEN PELALAWAN SASARAN INDIKATOR KINERJA TARGET PROGRAM/KEGIATAN ANGGARAN

BAB I PENDAHULUAN. Pengawasan atas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah adalah proses

BAGIAN PEREKONOMIAN DINAS PERTANIAN ,95 JUMLAH

RENCANA AKSI PERUBAHAN DINAS PETERNAKAN KABUPATEN PELALAWAN TAHUN X X X X Itik ,249 `- Jl Lingkungan UPTD Langgam 50 m X X X X X

RENCANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

BAB III AKUNTABILITAS KERJA

LAPORAN REALISASI KEGIATAN APBN PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2015 KEADAAN s/d AKHIR BULAN : DESEMBER 2015

II. PENGUKURAN KINERJA

RENCANA KERJA TAHUNAN (RKT) TAHUN 2013

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA 2013

MANAJEMEN PEMASARAN SEMEN BEKU SAPI PERAH DI BALAI BESAR INSEMINASI BUATAN SINGOSARI DESA TOYOMARTO, KECAMATAN SINGOSARI, KABUPATEN MALANG TUGAS AKHIR

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT DINAS PETERNAKAN, PERIKANAN DAN KELAUTAN Jalan Patriot No. 14, (0262) Garut

LAMPIRAN PERJANJIAN KINERJA NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA SATUAN TARGET PROGRAM KEGIATAN ALOKASI ANGGARAN (RP)

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Tekstil disebut BBT adalah unit Pelaksana

Revisi ke 02 Tanggal : 16 Maret 2017

RENCANA AKSI DINAS PETERNAKAN KABUPATEN PELALAWAN TAHUN X X X X Itik ,249 `- Jl Lingkungan UPTD Langgam 50 m X X X X X

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN VISI : BERKUALITAS DI SEMUA LINI PELAYANAN MISI TUJUAN SASARAN

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN PETIKAN TAHUN ANGGARAN 2017 NOMOR : SP DIPA /2017

PEMERINTAH KOTA SALATIGA DAFTAR INFORMASI PUBLIK RINGKASAN RENCANA KERJA RSUD KOTA SALATIGA TAHUN 2017

RENCANA KINERJA TAHUNAN

Kecamatan Klojen Jl. Surabaya No. 3 Malang

LAPORAN KINERJA UPT RUMAH SAKIT KUSTA SUMBERGLAGAH TAHUN 2016

I. PENDAHULUAN. A. Maksud dan Tujuan

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan. Data Capaian pada Tahun Awal Perencanaan. Indikator Kinerja Program (outcomes) dan Kegiatan (output)

MISI MENJADI RUMAH SAKIT BERSTANDAR KELAS DUNIA PILIHAN MASYARAKAT KEPUASAN DAN KESELAMATAN PASIEN ADALAH TUJUAN KAMI

STANDAR PELAYANAN MINIMUM PADA BALAI EMBRIO TERNAK CIPELANG BAB I PENDAHULUAN

RENCANA KINERJA TAHUNAN

Peningkatan Penghargaan Terhadap Kompetensi Penyediaan jasa kebersihan kantor

RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/ JASA (RUP) LINGKUP DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROVINSI BENGKULU KEMENTERIAN PERTANIAN RI TAHUN ANGGARAN 2013

Penyempurnaan Buku Panduan Program Doktor sesuai dengan peraturan yang berlaku

IV.C.6. Urusan Pilihan Perindustrian

BAB IV PENUTUP. LAK RSSN Bukittinggi Tahun

RENCANA KINERJA TAHUN ANGGARAN 2016

Rencana Kerja Tahunan TA KATA PENGANTAR

OLEH DR. Drh. RAIHANAH, M.Si. KEPALA DINAS KESEHATAN HEWAN DAN PETERNAKAN ACEH DISAMPAIKAN PADA :

1 of 8 7/31/17, 9:02 AM

RENCANA KERJA TAHUNAN (RKT) TAHUN 2013

LAPORAN KINERJA 2014 BAB I. PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

BAB 5 RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

PEDOMAN PELAKSANAAN UJI PERFORMAN SAPI POTONG TAHUN 2012

BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM, DAN KEGIATAN

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA. Berikut ini merupakan gambaran umum pencapaian kinerja Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur :

RENJA BAGIAN PERTANAHAN TAHUN 2015 (REVIEW)

RENCANA PROGRAM, KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DA TAHUN DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANA

Independensi Integritas Profesionalisme

VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN. "Terwujudnya peningkatan kualitas kinerja Biro Pemerintahan Provinsi

BAB III KEBIJAKAN PEMBANGUNAN TAHUN Target. Realisasi Persentase URAIAN (Rp)

Tabel. 2.1 Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh Provinsi Aceh

LAKIP Kabupaten Temanggung Tahun 2013 SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA. Meningkatnya penanaman modal bagi pengembangan potensi unggulan

RENCANA AKSI PENCAPAIAN KINERJA 2017

BAGIAN ANGGARAN LAPORAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM

KATA PENGANTAR. Bandung, Januari 2015 KEPALA BADAN PENANAMAN MODAL DAN PERIJINAN TERPADU PROVINSI JAWA BARAT

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. 2.1 Uraian Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur

Transkripsi:

RENCANA STRATEGIS BISNIS (200 204) A. VISI DAN MISI. Visi Terwujudnya penyedia jasa layanan inseminasi buatan dan jasa manajemen peternakan lainnya yang mampu bersaing di tingkat internasional 2. Misi a. Meningkatkan produksi dan diversifikasi semen beku serta produk layanan penunjang yang berkualitas. b. Melaksanakan replacement pejantan dan produksi bibit unggul secara berkesinambungan yang ditunjang oleh optimalisasi manajemen ternak. c. Meningkatkan profesionalisme SDM melalui pendidikan dan pelatihan serta promosi dan penempatan berdasarkan kompetensi guna tercapainya kesejahteraan d. Mengoptimalkan fasilitas serta meningkatkan nilai tambah aset fisik dan intelektual dengan pengembangan teknologi dan pendaftaran hak paten. e. Meningkatkan kualitas pelayanan, pemasaran dan penjualan produk, monitoring dan evaluasi. f. Meningkatkan tertib administrasi dan keuangan, efisiensi dan akuntabilitas, koordinasi dan komunikasi serta pelayanan guna mewujudkan manajemen bisnis modern.. Tujuan. Terpenuhinya kebutuhan pemangku kepentingan dan ekspor semen beku yang berkualitas. 2. Terwujudnya replacement pejantan dan produksi bibit unggul secara berkesinambungan.

. Tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan kompeten di bidangnya baik internal maupun eksternal (dalam dan luar negeri). 4. Terwujudnya peningkatan kesejahteraan SDM. 5. Terlaksananya pengkajian teknologi terapan bidang Inseminasi Buatan dan layanan penunjang. 6. Terlaksananya pengembangan metode dalam melakukan analisa pasar, promosi, pemasaran semen beku dan layanan penunjang. 7. Terwujudnya pelayanan prima kepada pemangku kepentingan. 8. Terwujudnya transparansis dan sistem keuangan yang efisien, efektif dan akuntabel. 4. Sasaran. Tersedianya semen beku yang berkualitas 2. Tercapainya optimalisasi produk sesuai dengan permintaan pemangku kepentingan.. Terealisasinya ekspor semen beku sesuai dengan permintaan pemangku kepentingan 4. Diversifikasi Produk. 5. Peningkatan penjualan produk dan layanan penunjang 6. Terpenuhinya kebutuhan pejantan unggul. 7. Meningkatkan efisiensi produksi pejantan unggul. 8. Tercapainya optimalisasi kinerja SDM. 9. Tersedianya SDM siap pakai. 0. Meningkatnya motivasi dan kinerja SDM.. Terwujudnya metode yang aplikatif untuk pengembangan produk. 2. Terwujudnya metode yang akurat dalam melakukan analisa pasar, promosi dan pemasaran.. Meningkatkan fasilitas wisata peternakan pelayanan pemangku kepentingan. 4. Meningkatkan kepuasan pemangku kepentingan. 5. Terlaksananya sistem manajemen yang mudah diakses 6. Terwujudnya sistem keuangan yang akuntabel 7. Mengoptimalkan dukungan pendanaan dari masyarakat.

5. Strategi. Melakukan produksi semen beku sesuai dengan standar dan menerapkan serta memelihara ISO/IEC : 7025 2005 2. Melakukan analisa kebutuhan pemangku kebutuhan dan kapasitas produksi. Mencukupi kebutuhan dalam negeridan menjamin mutu semen beku 4. Pengembangan dan diversifikasi produk sesuai kebutuhan pemangku kepentingan 5. Memperluas pasar dan jangkauan pemasaran 6. Melakukan analisa kebutuhan dan penyediaan pejantan 7. Melakukan analisa optimalisasi produksi pejantan 8. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM 9. Melaksanakan bimbingan teknis sesuai kebutuhan masyarakat 0. Meningkatkan kesejahteraan SDM. Melakukan penlitian dan pengembangan metode 2. Melakukan validasi metode. Meningkatkan saran dan prasarana serta SDM 4. Melakukan pelayanan prima 5. Menerapkan transparansis 6. Meningkatkan kinerja keuangan 7. Mengusahakan sumber anggaran baru 6. Kebijakan. Melakukan sistem kendali mutu produksi semen beku secara optimal 2. Melakukan optimalisasi produk sesuai analisa kebutuhan pemangku kepentingan dengan mengoptimalkan sumberdaya yang dimiliki.. Mengupayakan ekspor melalui promosi keluar negeri dan produk yang spesifik 4. Melaksanakan diversifikasi produk untuk memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan

5. Meningkatkan promosi dan pemasaran produk dan layanan penunjang serta meningkatkan sarana dan prasarana layanan produk. 6. Melaksanakan program produksi pejantan unggul melalui uji performans dan uji zuriat. 7. Melaksanakan pemeliharaan pejantan unggul yang bebas penyakit secara optimal 8. Melaksanakan pendidikan formal, pelatihan, study banding bagi pegawai. 9. Melaksanakan pelatihan, magang dan praktek kerja lapang bidang IB. 0. Memaksimalkan pendapatan dan memberikan remunerasi berdasarkan kinerja SDM. Melaksanakan analisa dan evaluasi terhadap metode yang digunakan. 2. Melaksanakan strategi pemasaran yang tepat terhadap produk BBIB Singosari. Meningkatkan fasilitas pelayanan prima 4. Melaksanakan pelayanan purna jual. 5. Membuat program database. 6. Menerapkan sistem keuangan yang akuntabel. 7. Meningkatkan intensifikasi penerimaan dan pengelolaan dana masyarakat. 7. Program a. Aspek Pelayanan. Produksi semen beku sesuai ISO 7025 : 2005 2. Program optimalisasi produk (Wisata Peternakan, Jasa Pengujian Mutu semen, Jasa Konsultasi, Pemanfaatan aset, Jasa Instruktur dan Juri Kontes Ternak, Pelayanan Penelitian). Ekspor semen beku. 4. Diversifikasi Produk. (Semen sexing (X), Semen sexing (Y), Semen ikan, Semen ayam) 5. program Analisa pasar dan promosi.

6. Program pemenuhan kebutuhan pejantan unggul. 7. Peningkatan produktifitas pejantan. 8. Peningkatan pelayanan b. Aspek SDM. Peningkatan kualitas SDM ( Pelatihan, Study banding, Pendidikan formal ISO 9000:200). 2. Bimbingan Teknis ( B. T. Inseminator sapi/kerbau, B. T. Inseminator kambing, B. T. PKB, B. T. ATR, B. T. Manajemen Peternakan, B.T. Penanganan semen beku, B.T. Bull Master, B. T. Laboran, B.T. Pembuatan Hay dan Silase, B.T. Potong kuku dan salon pejantan.). Penilaian kinerja (Peningkatan remunerasi) 4. Pengkajian metode. ( Metode dan Hak Paten) 5. Pengembangan metode pemasaran dan informasi. c. Aspek Sarana dan Prasarana. Peningkatan sarana dan prasarana. 2. Pengadaan sarana dan prasarana teknologi informasi. d. Aspek Keuangan. program : pembinaan administrasi dan pengelolaan keuangan. 2. program : intensifikasi penerimaan dan pengelolaan dana masyarakat. C. Matriks Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Kebijakan, Program dan Kegiatan. Institusi : Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari Visi : Terwujudnya penyedia jasa layanan inseminasi buatan dan jasa manajemen peternakan lainnya yang mampu bersaing di tingkat internasional Misi :. Meningkatkan produksi dan diversifikasi semen beku serta produk layanan penunjang yang berkualitas.

2. Melaksanakan replacement pejantan dan produksi bibit unggul secara berkesinambungan yang ditunjang oleh optimalisasi manajemen ternak.. Meningkatkan profesionalisme SDM melalui pendidikan dan pelatihan serta promosi dan penempatan berdasarkan kompetensi guna tercapainya kesejahteraan 4. Mengoptimalkan fasilitas serta meningkatkan nilai tambah aset fisik dan intelektual dengan pengembangan teknologi dan pendaftaran hak paten. 5. Meningkatkan kualitas pelayanan, pemasaran dan penjualan produk, monitoring dan evaluasi. 6. Meningkatkan tertib administrasi dan keuangan, efisiensi dan akuntabilitas, koordinasi dan komunikasi serta pelayanan guna mewujudkan manajemen bisnis modern. NO MISI TUJUAN SASARAN STRATEGI KEBIJAKAN PROGRAM KEGIATAN 2 4 5 6 7 8. Meningkatkan Terpenuhiny. Tersedianya Melakukan Melakukan sistem Produksi semen. Produksi Semen produksi dan a kebutuhan semen beku produksi semen kendali mutu produksi beku sesuai Beku Sapi diversifikasi pemangku yang beku sesuai semen beku secara ISO 7025 : 2. Produksi Semen semen beku serta produk layanan penunjang yang berkualitas. kepentingan dan ekspor semen beku yang berkualitas berkualitas dengan standar dan menerapkan serta memelihara ISO/IEC: 7025 2005 optimal 2005. Beku kambing 2 4 5 6 7 8 2. Tercapainya optimalisasi produk sesuai dengan permintaan Melakukan analisa kebutuhan pemangku kebutuhan dan Melakukan optimalisasi produk sesuai analisa kebutuhan pemangku kepentingan dengan mengoptimalkan Optimalisasi produk. Wisata Peternakan 2. Jasa Pengujian Mutu semen. Jasa Konsultasi

pemangku kepentingan. kapasitas produksi sumberdaya yang dimiliki 4. Pemanfaatan aset 5. Jasa Instruktur dan Juri Kontes Ternak 6. Pelayanan Penelitian. Terealisasinya ekspor semen beku sesuai dengan permintaan pemangku kepentingan Mencukupi kebutuhan dalam negeri dan menjamin mutu semen beku Mengupayakan ekspor melalui promosi keluar negeri dan produk yang spesifik Ekspor semen beku.. Pengurusan Ijin Ekspor 2. Ekspor Semen Beku 4. Diversifikasi Produk. Pengembang an dan diversi fikasi produk sesuai kebutuhan pemangku kepentingan Melaksanakan diversifikasi produk untuk memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan Diversifikasi Produk.. Produksi Semen Beku Sexing 2. Produksi Semen Beku Ikan. Produksi Semen Beku Burung 5. Peningkatan penjualan produk dan layanan penunjang Memperluas pasar dan jangkauan pelayanan Meningkatkan promosi dan pemasaran produk dan layanan penunjang serta meningkatkan sarana dan prasarana layanan produk. Analisa pasar dan promosi.. Pelaksanaan Analisa Pasar 2. Pelaksanaan Promosi

2 4 5 6 7 8 2. Melaksanakan replacement pejantan dan produksi bibit unggul secara berkesinambungan yang ditunjang oleh optimalisasi manajemen ternak. Terwujud nya replacement pejantan dan produksi bibit unggul secara berkesinamb ungan. 6. Terpenuhinya kebutuhan pejantan unggul. 7. Meningkatkan efisiensi produksi pejantan unggul. Analisa kebutuhan dan penyediaan pejantan Melakukan analisa optimalisasi produksi pejantan Melaksanakan program produksi pejantan unggul melalui uji performans dan uji zuriat. Melaksanakan pemeliharaan pejantan unggul yang bebas penyakit secara optimal Pemenuhan Kebutuhan pejantan unggul. Peningkatan produktifitas pejantan. Pengadaan Pejantan Unggul Evaluasi produktifitas pejantan unggul.. Meningkatkan profesionalisme SDM melalui pendidikan dan pelatihan serta promosi dan penempatan berdasarkan kompetensi guna tercapainya kesejahteraan Tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan kompeten dibidangnya baik internal maupun eksternal (dalam dan luar negeri). 8. Tercapainya optimalisasi kinerja SDM. 9. Tersedianya SDM siap pakai. Meningkatkan manajemen, pengetahuan dan keterampilan SDM Melaksanakan bimbingan teknis sesuai kebutuhan Melaksanakan pendidikan formal, pelatihan, study banding bagi pegawai. Melaksanakan pelatihan, magang dan praktek kerja lapang bidang IB. Peningkatan Kualitas SDM Bimbingan Teknis. Pelatihan 2. Study banding. Pendidikan formal 4. ISO 9000:200. Bimtek Inseminator sapi/kerbau 2. Bimtek Inseminator kambing. Bimtek PKB 4. Bimtek ATR 5. Bimtek Manajemen Peternakan. 6. Bimtek Penanganan semen beku

2 4 5 6 7 8 7. Bimtek Bull Master 8. Bimtek Laboran 9. Bimtek Pembuatan Hay dan Silase. 0. Bimtek Potong kuku dan salon pejantan. 4. 5. Mengoptimalkan fasilitas serta meningkatkan nilai tambah aset fisik dan intelektual dengan pengembangan teknologi dan pendaftaran hak paten. Meningkatkan kualitas pelayanan, pemasaran dan penjualan produk, monitoring dan evaluasi. Terwujud nya peningkatan kesejahteraan SDM. Terlaksana nya Pengkajian teknologi terapan bidang Inseminasi Buatan dan Layanan penunjang. Terlaksana nya pengem bangan metode dalam melakukan analisa pasar, promosi, pemasaran semen beku dan layanan penunjang. 0. Meningkat nya motivasi dan kinerja SDM.. Terwujudnya metode yang aplikatif untuk pengembang an produk. 2. Terwujudnya metode yang akurat dalam melakukan analisa pasar, promosi dan pemasaran Meningkatkan kesejahteraan SDM Melakukan penelitian dan pengembang an metode Melakukan validasi metode Memaksimalkan pendapatan dan memberi kan remunerasi berdasar kan kinerja SDM Melaksanakan analisa dan evaluasi terhadap metode yang digunakan. Melaksanakan strategi pemasaran yang tepat terhadap produk BBIB Singosari Penilaian kinerja Pengkajian metode. Pengembangan metode pemasaran dan informasi. Peningkatan remunerasi. Validasi Metode 2. Pendaftaran Hak Paten Upaya Peningkatan pasar.

2 4 5 6 7 8 Terwujud nya pelayanan prima kepada pemangku kepentingan.. Meningkat kan fasilitas pelayanan pemangku kepentingan. Meningkatkan sarana dan prasarana serta SDM Meningkatkan fasilitas pelayanan prima Peningkatan sarana dan prasarana.. Penyempurnaan gedung auditorium 2. Pembuatan lab. mini.. Pembuatan penginapan 4. Pembuatan gedung perpustakaan 5. Pembuatan ruang kuliah 6. Pembuatan kandang karantina. 7. Pengadaan kendaraan roda 8. Pengadaan kendaraan roda 4. 9. Pengadaan roda 2. 0. Pembuatan Fasilitas bimbingan teknis.. Pemeliharaan pagar 2. Pengadaan alat dan mesin perkantoran.. Pembuatan pagar

2 4 5 6 7 8 4. Pengadaan filling sealing machine. 5. Pengadaan mesin printing 6. Pengadaan cold top. 7. Pengadaan Container prefreezing. 8. Renovasi gedung laboratorium. 9. Pengadaan Peralatan sexing. 20. Pengadaan container storage. 2. Pengadaan mobil layanan teknis. 22. Pengadaan Traktor. 2. Pengadaan corn planting. 24. Pengadaan peralatan flogging 25. Pengadaan perawatan harrowing. 26. Pengadaan peralatan percetakan. 27. Pembuatan kandang sapi.

2 4 5 6 7 8 28. Pembuatan sumur bor. 29. Pengadaan kereta biosecurity. 0. Pengadaan Gudang peralatan mesin pertanian.. Pembuatan gedung sarana olah raga. 2. Pengaspalan jalan.. Renovasi gedung kantor Meningkatkan tertib administrasi dan keuangan, efisiensi dan akuntabilitas, koordinasi dan komunikasi serta pelayanan guna mewujudkan manajemen bisnis modern. Terwujud nya transparansis dan sistem keuangan yang efisien, efektif dan akuntabel 4. Meningkatkan kepuasan pemangku kepentingan. 5.Terlaksana nya sistem manajemen yang mudah diakses 6.Terwujud nya sistem keuangan yang akuntabel Pelayanan Prima Menerapkan Transparansis Meningkatkan Kinerja Keuangan Melaksanakan pelayanan purna jual Membuat database Menerapkan sistem keuangan yang akuntabel. program Peningkatan pelayanan Peningkatan sarana dan prasarana teknologi informasi Pembinaan administrasi dan pengelola an keuangan. Pelayanan purna jual. 2.Survey kepuasan Pengadaan Sarana dan prasarana TI. Peningkatan Kemampuan SDM Keuangan

2 4 5 6 7 8. 7.Mengoptimalkan Mengusaha kan Meningkatkan Intensifika si Upaya Peningkatan sumbersumber intensifikasi penerimaan peneri maan Prosentase dukungan anggaran baru dan pengelolaan dana dan pengelola dukungan dana dari pendanaan masyarakat an dana masyarakat. dari masyara kat. masyarakat D. Matriks Keterkaitan Kegiatan, Indikator, Anggaran dan Target Pencapaian. Kegiatan Satuan Volume Output Anggaran (dalam ribuan rupiah) 200 20 202 20 204 200 20 202 20 204. Produksi Semen Beku (sapi dan kambing) 2. Wisata Peternakan. Jasa Pengujian Mutu semen 4. Jasa Konsultasi 5. Pemanfaatan aset 6. Jasa Instruktur dan Juri Kontes Ternak 7. Pelayanan Penelitian Produksi Semen Beku (sapi dan kambing) Dosis 2.500.000 2.875.000.60.000.476.000.820.000 5.000. 7.250. 8.960. 20.856. 22.920. 000 000 000 000 000 Pengujian 00 200 0 0 24 2400 225 5 5 28 2 500 225 5 20 2 500 225 5 20 2 4 700 250 25 0 40 5 6.500 20.000 75.000 0.000 24.000.000 7.000 22.500 2.500 5.000 28.000 2.000 7.500 22.500 2.500 20.000 2.000.000 8.000 50.000 6.000 4.000 8.500 87.500 0.000 40.000 5.000 Ekspor semen beku Dosis.000.500 2.250.500 00.000 50.000 2 50.000 450.000. Semen sexing (X). 2. Semen sexing (Y).. Semen ikan. 4. Semen ayam. Dosis Dosis Dosis Dosis 2.000 4.000.000.000 5.000.00 4.000 6.000.200 00 5.000 7.000.00 50 6.000 8.000.400 200 60.000 20.000 6.000 90.000 50.000 6.600 420.000 80.000 7.200 600 450.000 20.000 7.800 900 480.000 240.000 8.400.200. Analisa pasar 0 2 4 6 8

2. Promosi Kali 0 2 4 6 8 Kegiatan Pokok Satuan Volume Output Rencana Tingkat Capaian 200 20 202 20 204 200 20 202 20 204 Pengadaan pejantan Ekor 0 5 6 5 8 900.000 60.000 540.000.50.0 72.000 00 Produktifitas pejantan unggul % 50 55 60 65 70. Pelatihan 2. Study banding. Pendidikan formal 4. ISO 9000:200 2 76 4 5 5 82 6 0 8 90 42.000 20.000 20.000 49.000 7.500 40.000 262.500 20.000 56.000 50.000 6.000 80.000 20.000 Kelompok. B. T. Inseminator sapi/kerbau 2. B. T. Inseminator kambing. B. T. PKB 4. B. T. ATR 5. B. T. Manajemen Peternakan. Perorangan 6. B.T. Penanganan semen beku 7. B.T. Bull Master 8. B. T. Laboran 9. B.T. Pembuatan Hay 00 20 25 25 0 0 20 0 0 0 20 20 5 5 0 0 20 5 5 0 40 20 5 5 0 460.000 77.000 22.500 22.500 506.000 77.000 47.000 47.000 552.000 77.000 7.500 7.500 598.000 77.000 7.500 7.500 644.000 77.000 7.500 7.500

dan Silase. 0. B.T. Potong kuku dan salon pejantan. Peningkatan remunerasi % 0 0 0 0 0 5 5 5 5 5. Metode 2. Hak Paten Peningkatan pasar. % 0 0 0 0 0. Penyempurnaan gedung auditorium. 2. Pembuatan lab. mini.. Pembuatan penginapan. 4. Pembuatan gedung perpustakaan. 5. Pembuatan ruang kuliah. 2 6. Pembuatan kandang karantina. 7. Pengadaan kendaraan roda 6. 8. Pengadaan kendaraan roda 4. 9. Pengadaan roda 2. 2 2 0. Fasilitas bimbingan teknis.. Pemeliharaan pagar 2. Pengadaan alat dan mesin perkantoran.. Pembuatan pagar. 4. Pengadaan filling sealing machine. 5. Pengadaan mesin printing 6. Pengadaan cold top. 7. Pengadaan Container prefreezing..000.0.000.0 00 00 500.000 600.000 400.000 250.000 500.000 0.000 250.000 250.000 00.000 0.000 7.500 00.000 50.000 00.000 00.000 50.000 50.000 200.000 200.000 200.000 400.000 900.000 400.000 650.000.000.0 00.500.0 00 500.000 250.000 00.000 00.000 00.000 50.000 200.000

8. Renovasi gedung laboratorium. 500.000 0.000 9. Pengadaan Peralatan sexing. 50.000 50.000 20. Pengadaan container storage. 50.000 50.000 2. Pengadaan mobil layanan teknis. 250.000 50.000 22. Pengadaan Traktor. 250.000 2. Pengadaan corn planting. 75.000 600.000 24. Pengadaan peralatan flogging 25. Pengadaan perawatan harrowing. 50.000 26. Pengadaan peralatan percetakan. 27. Pembuatan kandang sapi. 00.000 50.000 28. Pembuatan sumur bor. 600.000 29. Pengadaan kereta biosecurity. 400.000 0. Pengadaan Gudang peralatan mesin 200.000 pertanian.. Pembuatan gedung sarana olah raga. 200.000 2. Pengaspalan jalan. 250.000 500.000 250.000. Renovasi gedung kantor. 200.000 250.000 200.000 00.000 200.000. Pelayanan purna jual. 5 7 9 20 2 200.000 2. Indeks kepuasan Sarana dan prasarana TI. 50.000 Tingkat kepercayaan (Realibilitas) 80 85 90 95 97,5 Prosentase dukungan dana dari masyarakat. 50 55 60 65 70