BAB II RANCANGAN SISTEM SOFTWARE 2.1. Kebutuhan Software Monitoring Untuk mengoperasikan data logger Onlimo OSS yang berbasis mainboard PC diperlukan dua program aplikasi yang harus dikembangkan, yaitu : 1. Program Control Data Logger yang berfungsi untuk mengendalikan kerja sensor. Program ini bekerja berdasarkan masukan parameter yang diberikan oleh pengguna sebelum dioperasikan. Program ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman GNU C++ dan dikompilasi menggunakan compiler GNU Cpp dan diinstalasikan pada sistem data logger. 2. Database Online Monitoring yang berfungsi untuk menyimpan dan mengelola data pemantauan kualitas air yang diperoleh dari data logger. Database ini mengelola data stasiun pemantauan dan data pengukuran di masing-masing stasiun. Program ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman HTML, PHP, JavaScript dan SQL serta diinstalasikan pada komputer server. Sedangkan untuk mendukung pengoperasian kedua aplikasi perangkat lunak yang dikembangkan ini diperlukan beberapa perangkat lunak open source software / OSS lainnya, yaitu : 1. Apache Web Server yang berfungsi sebagai penyedia layanan informasi berbasis web. Melalui program web server ini Database Online Monitoring yang dikembangkan dapat memberikan informasi data pemantauan online melalui direktori hypertext document (htdocs). Jadi seluruh source code program Database Online Monitoring yang berbasis web perlu disalinkan pada direktori htdocs ini. 2. Mysql Database Server yang berfungsi sebagai penyedia layanan pengelolaan data. Melalui program database server ini, data logger berkomunikasi untuk mengirimkan data hasil pengukurannya untuk disimpan ke dalam file database. Beberapa query disusun untuk memudahkan operator dalam penelusuran data kembali. 3. PHP PreProcessor yang berfungsi sebagai penerjemah kode sumber aplikasi database monitoring berbasis web yang dikembangkan dalam bahasa pemrograman php. 4. Aplikasi phpmyadmin yang berfungsi untuk mengelola file database online monitoring. Dengan menggunakan aplikasi ini, pengguna dapat dengan mudah meng-update struktur tabel dan data pengukuran online. 4
2.2. Disain Software Control Data Logger Sistem kerja software control data logger dikembangkan sesuai dengan fiturfitur yang dibutuhkan oleh pengguna, yaitu sebagai berikut : Software dapat dijalankan secara manual dan otomatis baik background maupun foreground. Software memiliki beberapa opsi eksekusi, yaitu : Serial untuk menentukan nama device file koneksi serial ke sensor Baudrate untuk menentukan kecepatan komunikasi data ID untuk menentukan nomor identifikasi data logger Waktu untuk menentukan interval waktu pengambilan data periodik Fdata untuk menentukan nama file ascii / text data pengukuran Opsi -f untuk menjalankan program secara foreground Opsi -v untuk mengaktifkan mode verbose Software dapat dieksekusi lebih dari satu kali proses, sehingga dapat digunakan untuk mengoperasikan lebih dari satu sensor Metode akses yang diinginkan adalah : # program Serial Baudrate ID Waktu Fdata Opsi Contoh : # onlimo /dev/com0 9600 OSS1 600 pengukuran.txt -v Artinya : Program control data logger bernama onlimo yang dikoneksikan ke sensor melalui file device /dev/com0 dengan kecepatan transmisi 9600 bps melalukan pencatatan data untuk nomor identifikasi logger OSS1 dan menyimpan hasil pengukurannya ke dalam file pengukuran.txt. Program onlimo berjalan dalam mode verbose untuk melihat hasilnya di layar monitor. Software dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan pengguna, sehingga pencatatan versi dan perubahan setiap versi perlu dilakukan. Software dapat dikompilasi pada sistem operasi PC Unix FreeBSD maupun Ubuntu dengan mudah, sehingga perlu dibuatkan mekanisme Makefile yang dapat digunakan di kedua sistem operasi. Setting parameter yang dibutuhkan oleh software untuk beroperasi dapat diletakkan di dalam file konfigurasi onlimo.conf yang berisi konfigurasi sebagai berikut : comport = /dev/ttyu0 (nama file communication port) baudrate = 9600 (kecepatan koneksi data) idstasiun= SB1 (nomor identifikasi stasiun) twarning = 60 (interval waktu data peringatan dini dalam detik) tperiodik = 600 (interval waktu data periodik dalam detik) mysqldb = onlimodb (nama database MySQL) mysqltable = Pengukuran (nama tabel dalam database onlimodb) ipaddress = 192.168.0.100 (alamat IP MySQL server) username = root (MySQL user name) password = * **** (MySQL password) filelog = monitoring.log (nama file pencatatan pesan error) datatxt = Pengukuran.txt (nama file text data pengukuran) 5
BMSUHU = 25,00 ~ 32,00 (batasan baku mutu temperatur) BMDHL = 10,00 ~ 20,00 (batasan baku mutu konduktifitas/dhl) BMTDS = 10,00 ~ 15,00 (batasan baku mutu zat padat terlarut) BMSAL = 10,00 ~ 15,00 (batasan baku mutu Salinitas / kadar garam) BMDO = 05,00 ~ 06,00 (batasan baku mutu DO/oksigen terlarut) BMPH = 06,50 ~ 07,05 (batasan baku mutu ph /asam basa) Gambar berikut adalah flow diagram program control data logger yang digunakan untuk mengendalikan proses pengambilan data oleh sensor dan pengirimannya ke pusat data/server. Gambar 2.1. Flow Diagram Program Control Data Logger 6
Cara kerja program control data logger dalam berkomunikasi ke sensor untuk mengukur kualitas air dan mengirimkan hasil pengukurannya ke komputer server adalah sebagai berikut : 2.3. Program control data logger melakukan koneksi ke sensor dan mengambil data pengukuran sesuai interval waktu yang ditentukan. Data yang diperoleh kemudian disimpan ke dalam database di komputer server. Ada dua interval waktu yang diberikan, yaitu interval waktu periodik dan interval waktu peringatan dini (early warning system) / EWS. Interval waktu periodik harus lebih panjang daripada interval waktu EWS. Secara rutin program control data logger akan melakukan pengambilan data menurut interval waktu EWS, apabila data yang diperoleh tidak melampaui baku mutunya, maka data diabaikan (tidak disimpan), tetapi jika data yang diperoleh melampaui baku mutu, maka data disimpan. Selanjutnya pada interval waktu periodik program control data logger melakukan pengukuran dan data dikirimkan ke komputer server. Apabila komputer server tidak dapat dihubungi atau gagal mengirimkan data ke komputer server, maka data logger menuliskan data tersebut ke dalam file pengukuran.txt, sehingga dapat digabungkan kemudian. Apabila program control data logger tidak dapat berkomunikasi ke sensor maka program harus menuliskan pesan error ke dalam file monitoring.log untuk keperluan penelusuran kesalahan/error. Apabila program control data logger tidak dapat mengirimkan datanya ke komputer server, maka program juga harus menuliskan pesan error ke dalam file log untuk keperluan penelusuran kesalahan juga. Data pengukuran yang masuk ke dalam komputer server dikelola sedemikian rupa, sehingga dengan bantuan GUI berbasis web dapat ditelusuri kembali dalam bentuk angka maupun grafik analisa. Disain Software Database Online Monitoring Software database online monitoring dikembangkan menurut fitur-fitur yang dibutuhkan, yaitu sebagai berikut : Sistem basis data dirancang menggunakan sistem database SQL untuk mempermudah keperluan migrasi di masa mendatang jika diperlukan. Data dapat diakses baik melalui program client mysql maupun dengan GUI yang berbasis web. GUI dikembangkan berbasis web dan dapat diakses melalui web browser dari remote komputer. Database berbasis SQL dan GUI berbasis web diinstalasikan di komputer server selanjutnya diakses melalui remote komputer untuk memantau data pengukuran. Database dapat mengelola informasi data stasiun monitoring dan data pengukuran baik periodik maupun EWS. Data dapat ditelusuri kembali dengan mudah dan ditampilkan dalam bentuk angka maupun grafik. Data dapat ditelusuri sebagai analisa grafik per jam, analisa grafik harian analisa grafik bulanan dan grafik realtime. Software database menyediakan menu untuk import/export data dalam format lain. 7
Basisdata yang terdapat di pusat pengolahan data memuat data-data yang dikirim oleh stasiun pemantauan. Data dasar yang dikirim oleh stasiun pemantauan adalah nilai besaran yang dipantau beserta tanggal dan jam pengambilan data di lokasi pemantauan. Masing-masing stasiun pemantauan memiliki nomor kode data tertentu. Pengembangan basisdata sangat tergantung dengan kebutuhan pengguna sistem, karena hal ini sangat terkait dengan kebutuhan akan penyajian informasi dalam format tertentu. Perancangan database online monitoring kualitas air dikembangkan melalui beberapa proses tahapan, yaitu : a. Survei pengumpulan data. Data yang dikumpulkan meliputi peraturan perundangan yang berkaitan dengan penetapan baku mutu kualitas air, datadata hasil pengukuran dan dokumentasi pelaporan data. b. Interview kebutuhan pengguna. Interview dilakukan kepada pengguna (staf teknis) yang berhubungan langsung dengan kegiatan pemantuan kualitas air. Interview ini dilakukan untuk mendapatkan kepastian mengenai penggunaan parameter pengukuran dan contoh format penulisan data. c. Analisa data dan pelaporan data. Data-data dan contoh-contoh pelaporan data yang telah dikumpulkan dianalisa untuk menentukan entitas data kualitas air. Dari entitas yang dihasilkan ditentukan pula parameter kualitas air yang akan digunakan. Dari hasil analisa terhadap data-data yang telah dikumpulkan, data kualitas air dapat diklasifikasikan ke dalam dua entitas data, yaitu entitas stasiun dan entitas parameter dengan relasi/hubungan pengukuran. Masing-masing entitas dan relasi tersebut memiliki atribut informasi yaitu : 1. Entitas Stasiun Monitoring ID stasiun Nama stasiun Alamat Stasiun Nomor telepon Kontak person Koordinat lokasi Foto lokasi Keterangan lain 2. Entitas Parameter Ukur Derajat keasaman/kebasaan (ph) Temperatur / suhu Oksigen terlarut (DO) Kadar garam / salinitas Daya hantar listrik / konduktifitas (DHL) Jumlah zat padat terlarut (TDS) Jenis Data 8
3. Entitas Pengukuran Tanggal pengukuran Jam pengukuran Stasiun Pengukuran ---------------------------------------------------------- Parameter Gambar 2.2. Entitas Data Monitoring Ketiga entitas di atas selanjutnya disusun dalam rancangan struktur tabel seperti di bawah ini : Tabel 2.1. Data Stasiun Monitoring No. Field Parameter Tipe Data 1. IDStasiun * 2. NamaStasiun Text(100) Nama Stasiun Monitoring 3. AlamatStasiun Text(250) Alamat Lengkap Lokasi Stasiun Monitoring 4. NoTelepon Text(50) Nomor Telepon / HP / IP di Data Logger Unit 5. KontakPerson Text(100) 6. LintangDerajat Posisi Koordinat Lintang Derajat 7. LintangMenit 8. LintangDetik Posisi Koordinat Lintang Detik 9. BujurDerajat Posisi Koordinat Bujur Derajat 10. BujurMenit Posisi Koordinat Bujur Menit 11. BujurDetik Posisi Koordinat Bujur Detik 12. Keterangan Text(500) Keterangan Lain Tentang Stasiun Monitoring 13. Foto Text(250) Nama Direktori dan File Foto Stasiun Text(8) Keterangan Nomor Identifikasi Stasiun Monitoring Nama Penanggungjawab Stasiun Monitoring Posisi Koordinat Lintang Menit * Primary Key Data Definition Language SQL (DDL) untuk struktur tabel Stasiun di atas adalah sebagai berikut : CREATE TABLE IF NOT EXISTS `stasiun` ( `IDStasiun` varchar(8) NOT NULL, `NamaStasiun` varchar(100) NOT NULL, `AlamatStasiun` varchar(250) NOT NULL, `NoTelepon` varchar(50) NOT NULL, `KontakPerson` varchar(100) NOT NULL, `LintangDerajat` double NOT NULL, `LintangMenit` double NOT NULL, `LintangDetik` double NOT NULL, `BujurDerajat` double NOT NULL, 9
`BujurMenit` double NOT NULL, `BujurDetik` double NOT NULL, `Keterangan` varchar(500) NOT NULL, `Foto` varchar(250) NOT NULL, PRIMARY KEY (`IDStasiun`), UNIQUE KEY `IDStasiun` (`IDStasiun`) ) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1; Berikut ini adalah struktur table data pengukuran yang digunakan untuk menyimpan informasi data pengukuran. Tabel 2.2. Data Pengukuran No. Field Parameter Tipe Data Keterangan Text(8) Nomor Identifikasi Stasiun Monitoring Tanggal * Date Tanggal Pengukuran (YYYY-MM-DD) 3. Jam * Time Waktu Pengukuran (HH:MM:SS) 4. Suhu Temperatur / Suhu 5. DHL Daya Hantar Listrik / Konduktifitas 6. TDS Kandungan Zat Padat Terlarut 7. Salinitas Kadar Garam 8. DO Kandungan Oksigen Terlarut 9. ph Kondisi Keasaman / Kebasaan 10. EWS_PER Text(3) Data EWS atau PERiodik 1. IDStasiun * 2. * Primary Key Data Definition Language SQL (DDL) untuk struktur tabel pengukuran di atas adalah sebagai berikut : CREATE TABLE IF NOT EXISTS `Pengukuran` ( `IDStasiun` varchar(8) NOT NULL DEFAULT '', `Tanggal` date NOT NULL DEFAULT '0000-00-00', `Jam` time NOT NULL DEFAULT '00:00:00', `Suhu` double DEFAULT NULL, `DHL` double DEFAULT NULL, `TDS` double DEFAULT NULL, `Salinitas` double DEFAULT NULL, `DO` double DEFAULT NULL, `PH` double DEFAULT NULL, `EWS_PER` varchar(3) DEFAULT NULL, PRIMARY KEY (`IDStasiun`,`Tanggal`,`Jam`), UNIQUE KEY `IDStasiun` (`IDStasiun`,`Tanggal`,`Jam`) ) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1; 10
Relasi antara tabel stasiun monitoring dan tabel pengukuran parameter ukur online adalah seperti gambar berikut : Tabel Stasiun Monitoring Tabel Pengukuran * IDStasiun NamaStasiun AlamatStasiun NoTelepon KontakPerson LintangDerajat LintangMenit LintangDetik IDStasiun * Tanggal * Jam * Suhu DHL TDS Salinitas DO ph Jenis Gambar 2.3. Relasi Tabel Stasiun dan Tabel Pengukuran Database online monitoring berbasis web dikembangkan untuk membantu pengguna dalam mengamati dan mengelola data pengukuran melalui sistem database terstruktur. Tampilan Graphical User Interface / GUI nya dibuat untuk memudahkan pengguna dalam penelusuran data. Secara umum tampilan GUI aplikasi database online monitoring berbasis web terdiri dari 2 frame seperti gambar di bawah ini, yaitu : 1. Frame atas : berisi menu pilihan stasiun dan beberapa ikon untuk menelusuri data dan membuat analisa grafik. 2. Frame bawah : berisi informasi hasil penelusuran. Menu Penelusuran Data [Home] Pilihan Stasiun [Ikon1] [Ikon2] [Ikon3] LOGO [Ikon4] [Ikon5] [Ikon6] [Menu pilihan query data] Uraian Keterangan dan Hasil Penelusuran Gambar 2.4. Tampilan Menu Home 11
Fungsi dari masing-masing menu dan ikon adalah sebagai berikut : 1. [Home] : ikon ini digunakan untuk kembali ke tampilan awal aplikasi. Pada frame bawah dijelaskan mengenai sistem database ini dan fungsi dari masingmasing menu yang ditampilkan 2. Pilihan Stasiun : menu ini digunakan untuk memilih salah satu stasiun yang terdaftar. Daftar nama stasiun diambil langsung dari tabel Stasiun database yang diberi nama onlimodb. Jika ikon segitiga diklik, maka daftar akan muncul memanjang ke bawah dan dapat dipilih dengan bantuan scroll bar. 3. [Ikon1] : ikon ini adalah [Data Stasiun] yang digunakan untuk menampilkan informasi detail mengenai stasiun pengukuran yang dipilih. Informasi yang ditampilkan terdiri dari : IDStasiun Nama Stasiun Alamat Stasiun Nomor Telepon Kontak Person Koordinat Lintang Koordinat Bujur Keterangan Foto Kondisi Lokasi Layout tata letak halaman webnya adalah seperti gambar di bawah ini : Foto Kondisi Lokasi Gambar / Foto ID Stasiun Nama Stasiun Alamat Stasiun Nomor Telepon/IP Kontak Person Koordinat Lintang Koordinat Bujur Keterangan : : : : : : : : Gambar 2.5. Layout Halaman Web Data Stasiun 4. [Ikon2] : ikon ini adalah [Data Pengukuran] yang digunakan untuk menampilkan seluruh data pengukuran untuk nama stasiun yang dipilih dan dapat dinavigasikan per halaman. Jika ikon ini diklik, maka komputer akan membuat rekap seluruh data yang ada dan menampilkannya dalam bentuk menu pilihan, yang terdiri dari : Menu Tahun : untuk memilih tahun pengukuran Menu Bulan : untuk memilih bulan pengukuran pada tahun yang dipilih Menu Tanggal : untuk memilih tanggal pengukuran pada bulan dan tahun yang dipilih. Jika ketiga menu pilihan telah diisi, ikon [Cari Data] dapat digunakan untuk mulai melakukan pencarian data berdasarkan kondisi di atas. 12
Hasil penelusuran sesuai kondisi pencarian di atas ditampilkan dalam bentuk tabel data yang dapat dinavigasikan per halaman menggunakan ikon navigasi yang disediakan di bagian bawah tabel. Layout tata letak halaman webnya adalah seperti gambar di bawah ini : TABEL DATA PENGUKURAN Pilihan tanggal pengukuran, Tahun - Bulan - Tanggal No. ID Tgl Jam [ <<First ] Suhu DHL [ << Prev ] TDS [ Next>> ] Sal [Cari Data] DO ph Data [ Last>> ] Gambar 2.6. Layout Halaman Web Data Pengukuran Tabel data di atas terdiri dari beberapa kolom data, yaitu : No. : nomor urut data ID / ID Stasiun : nomor identifikasi stasiun pemantauan Tgl / Tanggal : tanggal pengukuran Jam : jam pengukuran Suhu : nilai data pengukuran untuk parameter temperatur / suhu dalam derajat selsius [oc]. DHL : nilai data pengukuran untuk parameter daya hantar listrik / konduktifitas dalam satuan [ms/cm]. TDS : nilai data pengukuran untuk parameter total dissolved substance / jumlah zat pada terlarut dalam satuan [g/l]. Sal : nilai data pengukuran untuk parameter salinitas / kadar garam dalam satuan [%]. DO : nilai data pengukuran untuk parameter dissolved oxygen / jumlah kandungan oksigen terlarut dalam air dalam satuan [mg/l]. ph : nilai data pengukuran untuk parameter asam basa / derajat keasaman larutan. Data : jenis data pengukuran periodik atau peringatan dini (EWS) 13
Ikon navigasi yang disediakan adalah sebagai berikut, yaitu : [ <<First ] [ <<Prev ] [ Next>> ] [ Last>> ] : untuk menuju nomor record data paling awal. : untuk menuju nomor record data sebelumnya. : untuk menuju nomor record data berikutnya. : untuk menuju nomor record data paling akhir. 5. [Ikon3] : ikon ini adalah [Grafik Per Jam] yang digunakan untuk menampilkan grafik analisa per jam. Analisa grafik per jam merupakan grafik yang menampilkan data pengukuran selama satu hari pemantauan di salah satu stasiun dengan batasan jam mulai sampai jam akhir pengukuran. Analisa grafik per jam dapat dibuat dengan memilih salah satu nama Stasiun, dengan batasan data menggunakan Tahun pengukuran, Bulan pengukuran, Tanggal pengukuran, Jam Mulai dan Jam Akhir pengukuran serta Parameter kualitas air yang ingin ditampilkan grafiknya. Batasan waktu pengukuran merupakan data sesungguhnya yang ada di dalam tabel data pengukuran, sehingga dimungkinkan setiap stasiun memiliki batasan waktu pengukuran yang berbeda-beda. Komputer akan membuat rekap data pemantauan sebelum menampilkan pilihan waktu pengukuran, sehingga proses loading data sangat bergantung kepada banyak data dan kecepatan processor komputer. Jika ikon ini diklik, maka rekap data yang dibuat oleh komputer akan ditampilkan dalam bentuk menu pilihan, yaitu : Menu Tahun : untuk memilih tahun pengukuran Menu Bulan : untuk memilih bulan pengukuran pada tahun yang dipilih Menu Tanggal : untuk memilih tanggal pengukuran pada bulan dan tahun yang dipilih. Menu Jam Mulai : untuk memilih jam mulai pengukuran pada tanggal, bulan dan tahun yang dipilih. Menu Jam Akhir : untuk memilih jam akhir pengukuran pada tanggal, bulan dan tahun yang dipilih. Menu Parameter : untuk memilih salah satu parameter pengukuran pada jam mulai, jam akhir, tanggal, bulan dan tahun yang dipilih. Parameternya adalah : Suhu/Temperatur, TDS / Zat Pada Terlarut, Conductivity / Daya Hantar Listrik, Salinity / Kadar Garam, DO / Oksigen Terlarut, ph / Kadar Keasaman Jika keenam menu pilihan telah diisi, ikon [Gambar Grafik] dapat digunakan untuk mulai melakukan pencarian data berdasarkan kondisi batasan di atas. Hasil pencarian sesuai kondisi batasan pencarian di atas ditampilkan dalam bentuk gambar grafik analisa per jam dan tabel data pemantauan di bawahnya. Layout tata letak halaman webnya adalah seperti gambar di bawah ini : 14
ANALISA GRAFIK PER JAM Pilihan waktu pengukuran : Tahun - Bulan - Tanggal - Jam Mulai - Jam Akhir - Parameter [Gambar Grafik] Grafik Per jam Parameter [Satuan] Stasiun X Pada Tanggal : yyyy/mm/dd Sumbu Y (Parameter) Sumbu X (Jam) Tabel Data Pemantauan No. Jam Hasil Pengukuran Parameter [Satuan] Gambar 2.7. Layout Halaman Web Analisa Grafik Per Jam 6. [Ikon4] : ikon ini adalah [Grafik Harian] yang digunakan untuk menampilkan grafik analisa harian. Analisa grafik harian merupakan grafik yang menampilkan data pengukuran selama satu bulan pemantauan di salah satu stasiun dengan batasan tanggal mulai dan tanggal akhir pengukuran. Analisa grafik harian dapat dibuat dengan memilih salah satu nama Stasiun, dengan batasan data menggunakan Tahun pengukuran, Bulan pengukuran, dan Tanggal pengukuran, serta Parameter kualitas air yang ingin ditampilkan grafiknya. 15
Batasan waktu pengukuran harian merupakan data sesungguhnya yang ada di dalam tabel data pengukuran, sehingga dimungkinkan setiap stasiun memiliki batasan waktu pengukuran harian yang berbeda-beda. Komputer akan membuat rekap data pemantauan sebelum menampilkan pilihan waktu pengukuran harian, sehingga proses loading data sangat bergantung kepada banyak data dan kecepatan processor komputer. Layout tata letak halaman webnya adalah seperti gambar di bawah ini : ANALISA GRAFIK HARIAN Pilihan waktu pengukuran : Tahun - Bulan - Tanggal Mulai - Tanggal Akhir - Parameter [Gambar Grafik] Grafik Harian Parameter [Satuan] Stasiun X Pada Bulan : bulan Sumbu Y (Parameter) Sumbu X (Tanggal) Tabel Data Pemantauan No. Jam Rata-rata Parameter Harian [Satuan] Gambar 2.8. Layout Halaman Web Analisa Grafik Harian 16
Jika ikon 4 [Grafik Harian] ini diklik, maka rekap data yang dibuat oleh komputer akan ditampilkan dalam bentuk menu pilihan, yaitu : Menu Tahun : untuk memilih tahun pengukuran Menu Bulan : untuk memilih bulan pengukuran pada tahun yang dipilih Menu Tanggal Mulai : untuk memilih tanggal mulai pengukuran pada bulan dan tahun yang dipilih. Menu Tanggal Akhir : untuk memilih tanggal akhir pengukuran pada bulan dan tahun yang dipilih. Menu Parameter : untuk memilih salah satu parameter pengukuran pada tanggal, bulan dan tahun yang dipilih. Parameternya adalah : Suhu/Temperatur, TDS / Zat Pada Terlarut, Conductivity / Daya Hantar Listrik, Salinity / Kadar Garam, DO / Oksigen Terlarut, ph / Kadar Keasaman Jika kelima menu pilihan telah diisi, ikon [Gambar Grafik] dapat digunakan untuk mulai melakukan pencarian data berdasarkan kondisi di atas. Hasil pencarian sesuai kondisi pencarian di atas ditampilkan dalam bentuk gambar grafik analisa harian dan tabel data pemantauan di bawahnya. 7. [Ikon5] : ikon ini adalah [Grafik Bulanan] yang digunakan untuk menampilkan grafik analisa bulanan. Analisa grafik bulanan merupakan grafik yang menampilkan data pengukuran selama satu tahun pemantauan di salah satu stasiun dengan batasan bulan mulai dan bulan akhir pengukuran. Analisa grafik bulanan dapat dibuat dengan memilih salah satu nama Stasiun, dengan batasan data menggunakan Tahun pengukuran, Bulan Mulai, dan Bulan Akhir pengukuran, serta Parameter kualitas air yang ingin ditampilkan grafiknya. Batasan waktu pengukuran bulanan juga merupakan data sesungguhnya yang ada di dalam tabel data pengukuran, sehingga dimungkinkan setiap stasiun memiliki batasan waktu pengukuran bulanan yang berbedabeda. Komputer akan membuat rekap data pemantauan sebelum menampilkan pilihan waktu pengukuran bulanan, sehingga proses loading data sangat bergantung kepada banyak data dan kecepatan processor komputer. Jika ikon ini diklik, maka rekap data yang dibuat oleh komputer akan ditampilkan dalam bentuk menu pilihan, yaitu : Menu Tahun : untuk memilih tahun pengukuran Menu Bulan Mulai : untuk memilih bulan mulai pengukuran pada tahun yang dipilih Menu Bulan Akhir : untuk memilih bulan akhir pengukuran pada tahun yang dipilih. 17
Menu Parameter : untuk memilih salah satu parameter pengukuran pada bulan dan tahun yang dipilih. Parameternya adalah : Suhu/Temperatur, TDS / Zat Pada Terlarut, Conductivity / Daya Hantar Listrik, Salinity / Kadar Garam, DO / Oksigen Terlarut dan ph / Kadar Keasaman Jika keempat menu pilihan telah diisi, ikon [Gambar Grafik] dapat digunakan untuk mulai melakukan pencarian data berdasarkan kondisi di atas. Hasil pencarian sesuai kondisi pencarian di atas ditampilkan dalam bentuk gambar grafik analisa bulanan dan tabel data pemantauan di bawahnya. Layout tata letak halaman webnya adalah sebagai berikut: ANALISA GRAFIK BULANAN Pilihan waktu pengukuran : Tahun - Bulan Mulai - Bulan Akhir - Parameter [Gambar Grafik] Grafik Bulanan Parameter [Satuan] Stasiun X Pada Tahun : yyyy Sumbu Y (Parameter) Sumbu X (Bulan) Tabel Data Pemantauan No. Jam Rata-rata Parameter Bulanan [Satuan] Gambar 2.9. Layout Halaman Web Analisa Grafik Bulanan 18
8. [Ikon6] : ikon ini adalah [Grafik Realtime] yang digunakan untuk menampilkan grafik analisa realtime. Analisa grafik realtime merupakan grafik yang menampilkan data pengukuran online dan realtime hari ini di salah satu stasiun pengukuran. Analisa grafik realtime dapat dibuat dengan memilih salah satu nama Stasiun dan memilih salah satu Parameter kualitas air yang ingin ditampilkan grafiknya. Tampilan grafik realtime akan berubah-ubah sesuai data yang masuk setiap interval waktu pengukuran. Web browser akan memuat ulang (refresh) tampilan grafik realtime dengan interval waktu 10 menit dan dapat diubah dari dalam kode sumber halaman webnya. Jika ikon ini diklik, maka komputer akan menampilkan pilihan Menu Parameter : untuk memilih salah satu parameter pengukuran pada hari ini. Parameternya adalah : Suhu/Temperatur, TDS / Zat Pada Terlarut, Conductivity / Daya Hantar Listrik, Salinity / Kadar Garam, DO / Oksigen Terlarut dan ph / Kadar Keasaman Ikon [Refresh Grafik] digunakan untuk memperbarui data pengukuran dan menampilkannya dalam grafik analisa realtime terkini. Layout tata letak halaman webnya adalah sebagai berikut: ANALISA GRAFIK REALTIME HARI INI Tanggal : Hari, tgl bulan tahun Parameter : Parameter [Refresh Grafik] Grafik Realtime Parameter [Satuan] Stasiun X pada hari ini yyyy-mm-dd Sumbu Y (Parameter) Sumbu X (Jam) Tabel Data Pemantauan Hari Ini No. Jam Hasil Pengukuran Parameter [Satuan] Jenis Data Gambar 2.10. Layout Halaman Web Analisa Grafik Realtime 19