BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

dokumen-dokumen yang mirip
Pembangunan Perangkat Lunak Steganografi Audio MP3 dengan Teknik Parity Coding pada Perangkat Mobile Phone

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Studi Dan Implementasi Steganografi Pada Video Digital Di Mobile Phone Dengan DCT Modification

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. dilanjutkan dengan pengujian terhadap aplikasi. Kebutuhan perangkat pendukung dalam sistem ini terdiri dari :

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Adalah kebutuhan yang dibutuhkan dalam memenuhi kebutuhan spesifikasi

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. pengkodean dan implementasi, memberikan petunjuk pemakaian program, dan

BAB I PERSYARATAN PRODUK

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

Implementasi Kriptografi dan Steganografi pada File Audio Menggunakan Metode DES dan Parity Coding

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN

BAB I PENDAHULUAN. Steganografi adalah teknik menyisipkan pesan kedalam suatu media,

BAB III ANALISIS PENYELESAIAN MASALAH

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

1. Pilih BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. kebutuhan sistem yang meliputi emulator Java2 Micro Edition(J2ME) dan telepon

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Dalam perancangan program Spesifikasi sistem yang digunakan saat

APLIKASI STEGANOGRAFI UNTUK MENJAGA KERAHASIAAN INFORMASI MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN JAVA

Pembangunan Perangkat Lunak Steganografi Audio MP3 dengan Teknik Parity Coding pada Perangkat Mobile Phone

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. menggunakan metode pendekatan mundur ini, dibuat dan diuji pada komputer dengan

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Dalam perancangan program aplikasi ini, penulis menggunakan komputer dan

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Perangkat keras yang digunakan untuk merancang sistem ini adalah: Processor : Intel Pentium IV 2,13 GHz

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN HASIL PENELITIAN. Pada bab 4 ini akan dijelaskan hasil rancangan sistem aplikasi optimizer, yaitu

MEMBANGUN APLIKASI E BOOK READER DENGAN JAVA MICRO EDITION (JAVA ME) UNTUK PONSEL BERBASIS JAVA MIDP 2.0

BAB 3 METODOLOGI. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB V. IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN APLIKASI. Setelah melakukan analisis dan perancangan terhadap Aplikasii

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latarbelakang

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB 4 PERANCANGAN PROGRAM

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN

Tugas Rekayasa Perangkat Lunak Berorientasi Obyek Review IDE untuk Java (NetBeans, Eclipse, Intellij IDEA)

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

Saat ini minimnya perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan menghambat kemampuan siswa untuk mendapatkan informasi berupa materi dan latihan soal

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM. Pengkodean merupakan tahap menerjemahkan hasil perancangan perangkat lunak

PROSEDUR MENJALANKAN APLIKASI

BAB III ANALISA PEMBAHASAN MASALAH

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB I PERSYARATAN PRODUK

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

HASIL DAN PEMBAHASAN. 2 Perangkat keras: Prosesor AMD Athlon II 245 2,9 GHz; Memori 2046 MB; HDD 160 GB. Client:

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB I PERSYARATAN PRODUK

PERANCANGAN APLIKASI STEGANOGRAFI AUDIO MP3 DENGAN METODE SPREAD SPECTRUM DAN ENKRIPSI EL-GAMAL PADA PERANGKAT MOBILE PHONE.

BAB V. IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI PROGRAM. Processor : Intel Pentium IV 1.60 GHz RAM : 256 MB

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB V IMPLEMENTASI SISTEM

BAB 4 IMPLEMENTASI PROGRAM

BAB VI. PENGUJIAN DAN ANALISIS HASIL UJI

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN. permasalahan secara umum dan analisis perancangan sistem dari aplikasi Iqra ini.

PENYEMBUNYIAN PESAN TEKS PADA FILE WAV DENGAN METODE LEAST SIGNIFICANT BIT BERBASIS ANDROID

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB V IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK. Aplikasi setelah dianalisa dan dirancang, maka aplikasi tersebut siap

HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis SIRANJAJA Perancangan Modul Pembangunan Content Streaming

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. memadai. Berikut ini akan dijelaskan spesifikasi perangkat lunak dan keras yang Spesifikasi Perangkat Keras

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB IV PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

PERANCANGAN PROGRAM. struktur/hirarki menu, State Transition Diagram (STD), modul dan pseudocode, serta

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. rumah makan berbasis Java 2 Micro Edition (J2ME) ini kedalam implementasi

Transkripsi:

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Bab ini mengulas tentang proses implementasi perangkat lunak, dari hasil perancangan yang telah dibuat sebelumnya. Selain itu terdapat hasil-hasil pengujian untuk membuktikan kebenaran kinerja perangkat lunak. 5.1 Implementasi Penjelasan implementasi perangkat lunak ini meliputi pembahasan mengenai lingkungan implementasi, implementasi kelas, serta implementasi layar antarmuka dari perangkat lunak. 5.1.1 Lingkungan implementasi Perangkat lunak TangoStego dikembangkan pada perangkat keras Desktop PC Acer dengan spesifikasi sebagai berikut : 1. Processor Intel Pentium 4 CPU 3.00GHz 2. Memory RAM 1GB 3. Harddisk 40GB Perangkat lunak TangoStego memiliki spesifikasi sebagai berikut : 1. Sistem operasi Microsoft Windows XP atau Windows Vista 2. IDE Netbeans 6.5 3. Java 2 Micro Edition yang menggunakan Java Development Kit 1.6 Update 11 dan Java Runtime Environment 1.6 Update 11. 4. Sun Java Wireless Toolkit 2.5.2 5.1.2 Implementasi kelas Setiap kelas pada perangkat lunak diimplementasikan dalam sebuah bahasa pemrograman Java. Sebuah kelas akan diimplementasikan dalam sebuah file dimana semua kelas tersebut sesuai dengan kelas perancangan yang telah diuraikan pada V-1

V-2 subbab 4.2.2. kecuali pada kelas MediaMP3 ditambahkan satu implementasi kelas khusus menanganin struktur region. Pada TangoStegoMidlet.java, proses yang dilakukan tidak hanya pada pengaturan interface tetapi juga urut-urutan eksekusi proses. Hal ini membuat TangosStegoMidlet memasukkan kelas Pesan, MP3Audio, Kunci dan Library sebagi atribut utama. Adapun daftar file-file implementasi dari rancangan kelas dapat dilihat pada Tabel V-1. Pada implementasi proses penyembunyian, berkas audio akan menyisipkan sebuah data tambahan yang berupa informasi pesan yang disisipkan yaitu panjang bit pesan dan nama pesan. Informasi ini akan disisipkan secara merata dengan mengambil byte pertama tiap frame. Informasi tidak akan mengalami proses pengacakan seperti proses utama dan nilainya akan digabungkan pada region yang ditempati. Tabel V-1 Implementasi kelas-kelas perancangan Rancangan Kelas Implementasi Kelas TangoStegoMidlet TangoStegoMidlet.java Manager Manager.java MP3Audio MP3Audio.java Region.java Pesan Pesan.jva Kunci Kunci.java Library Library.java Karena proses penyembunyian pesan dilakukan pada level bit dan satu byte pertama tiap frame telah dipakai untuk menyimpan informasi pesan maka panjang region minimal 2 byte sehingga panjang pesan yang bisa disembunyikan harus lebih kecil daripada setengah datalength frame. Jika dalam analisis panjang bit pesan tidak memenuhi ketentuan maka proses penyembunyian tidak dapat dilakukan dan akan muncul alert peringatan kepada user. Pada proses penyembunyian pesan pembacaan berkas audio MP3 dilakukan sebanyak dua kali dimana yang pertama untuk menentukan batas-batas frame dan region dan yang kedua untuk penulisan data pada berkas audio. Hal ini disebabkan karena pada

V-3 bahasa pemrograman Java pada J2ME tidak ada library yang bisa melakukan read dan write data secara bersamaan. Bahasa Java sebenarnya memiliki fungsi pembangkit nilai MD5, tetapi tidak pada J2ME. Oleh karena itu, untuk membangkitkan nilai MD5 sebagai bilangan seed akan menggunakan sebuah library pembangkit nilai MD5 yang dikembangkan pada platform J2ME untuk CLDC. Library ini terdapat pada [MAC08]. 5.1.3 Batasan Implementasi Perangkat lunak TangoStego yang dikembangkan memiliki batasan sebagai berikut : 1. TangoStego mengasumsikan bahwa proses ekstraksi menerima masukan berkas audio MP3 yang memang mengandung pesan rahasia didalamnya sehingga tidak dilakukan penanganan lanjut apabila berkas tidak mengandung pesan 2. Pesan berupa teks yang dimasukkan secara manual dapat ditampilkan ke layar, tidak bisa disimpan ke dalam file. 3. TangoStego tidak membatasi lamanya proses eksekusi penyembunyian dan ekstraksi pesan. 5.1.4 Implementasi Antarmuka Implementasi tampilan pada TangoStego sesuai dengan perancangan pada subbab 4.2.1 sesuai ilustrasi Gambar V-1 dengan tambahan layar konfirmasi dan layar alert penanda error pada setiap kesalahan yang terjadi. Layar informasi menampilkan pesan konfirmasi beserta tombol Yes untuk lanjut dan No untuk kembali. Layar error akan menampilkan pesan selama jeda tertentu dan secara otomatis kembali ke layar sebelumnya. Pada implementasi juga ditambahkan sebuah layar sebagai pengisi delay waktu pada saat proses dilakukan. Layar ini disebut juga waiting screen. Penambahan layar-layar diluar perancangan terlihat pada ilustrasi Gambar V-2. Layar konfirmasi akan muncul apabila nama file untuk berkas audio keluaran telah ada sehingga dikonfirmasi apakah file tersebut ditimpa atau tidak. Layar error akan muncul apabila salah satu dari hal berikut terjadi : 1. Berkas audio yang dimasukkan tidak valid yaitu selain berkas audio MP3

V-4 2. Terdapat masukan yang belum lengkap pada proses penyembunyian dan ekstraksi 3. Proses penyembunyian tidak berhasil diselesaikan atau mengalami error 4. Memori tidak mencukupi 5. Masukan pesan dan berkas audio tidak memenuhi ketentuan Gambar V-1 Implementasi Antarmuka Modul Penyembunyian

V-5 TangoStego Data Hiding Hide messages into mp3 file Data Extraction Extract messages from mp3 file Exit Next Gambar V-2 Implementasi Antarmuka Menu Utama Gambar V-3 Implementasi Antarmuka Menu Utama Gambar V-4 Implementasi Antarmuka Layar Konfirmasi, Layar Notifikasi Error, dan Layar Waiting Screen

V-6 5.2 Pengujian Perangkat Lunak Pada Tugas Akhir ini dilakukan pengujian terhadap kebenaran kinerja perangkat lunak yang mencakup proses penyembunyian dan ekstraksi pesan, serta pengujian kualitas kinerja perangkat lunak dari berkas audio keluaran yang dibandingkan dengan berkas audio yang asli. Berikut ini akan dijelaskan mengenai lingkungan pengujian, kasus uji dan hasilnya masing-masing beserta evaluasi dari hasil pengujian. 5.2.1 Lingkungan Pengujian Pengujian dilakukan pada perangkat mobile phone Sony Ericsson K610i yang dapat menjalankan aplikasi Java dengan konfigurasi CLDC 1.1 dan MIDP 2.0, serta dukungan terhadap API JSR 75. Pengujian kualitas audio MP3 digunakan dengan bantuan Perangkat Lunak Cool Edit 2000. 5.2.2 Tujuan Pengujian Tujuan pada pengujian ini adalah sebagai berikut : 1. Menguji kebenaran proses penyembunyian dan ekstrasi pesan pada berkas audio MP3 2. Menguji dampak perubahan noise berkas audio setelah penyembunyian 5.2.3 Data Uji Berikut adalah berkas audio MP3 yang digunakan pada pengujian : 1. Zoe.mp3 dengan ukuran 51,5 KB dan jumlah frame ada 132 2. Kekkaishi.mp3 dengan ukuran 1,616 KB dan jumlah frame 4003 Sedangkan file pesan untuk pengujian adalah : 1. heri.txt berukuran 35 bytes Isi pesan : paul orang dan tidak sombong. 2. sindentosca.txt berukuran 1,030 bytes Isi pesan : Intro: G C Am D G Dulu kita sahabat C

V-7 dengan begitu hangat Am D mengalahkan sinar mentari G Dulu kita sahabat C berteman bagai ulat Am D berharap jadi kupu-kupu Am C G Kini kita berjalan berjauh-jauhan Am C G kau jauhi diriku karena sesuatu Am C G mungkin ku terlalu bertingkah kejauhan Am D namun itu karena ku sayang G C Persahabatan bagai kepompong Am D Mengubah ulat menjadi kupu-kupu G C Persahabatan bagai kepompong Am D Hal yang tak mudah berubah jadi indah G C Persahabatan bagai kepompong Am D Maklumi teman hadapi perbedaan G C Persahabatan bagai kepompong Am D na na na na na.. G Semua yang berlalu C Biarkanlah berlalu Am D Seperti hangatnya mentari

V-8 3. a.jpg berukuran 558 bytes 4. images.jpeg berukuran 2,092 bytes 5. nada.mp3 berukuran 2,635 bytes 5.2.4 Kasus Uji Berdasarkan tujuan pengujian yang didefinisikan pada subbab 5.2.2, maka terdapat dua buah kasus pengujian : 1. Kasus uji 1 Menguji kebenaran proses penyembunyian dan ekstraksi pesan Pengujian ini dilakukan untuk menguji kebenaran proses penyembunyian dan ekstraksi pesan. Caranya adalah menyembunyikan pesan dengan sebuah kunci lalu mengekstraksinya dengan menggunakan kunci yang sama. Pengujian akan berhasil apabila pesan berhasil disembunyikan dan dapat diekstrak kembali dengan benar. 2. Kasus uji 2 Menguji kualitas berkas audio MP3 keluaran Pengujian ini dilakukan untuk menguji kualitas dari berkas audio keluaran hasil penyembunyian yaitu dengan membandingkan dengan audio berkas yang asli. Pengujian ini memakai dua cara perbandingan yaitu subjektif dan objektif. Pengujian akan berhasil apabila dari masing-masing cara, didapatkan hasil seperti berikut : 1. Pada cara subjektif, audio dianggap masih terdengar jelas 2. Pada cara objektif, perhitungan nilai PSNR (Peak Signal to Noise Ratio) dengan nilai minimal 30 DB. Perhitungan PSNR ini dilakukan dengan memakai rumus persamaan (5-1).

V-9 2 P PSNR =10log 1 10 P 2 1 + P 2 (5-1) 0 2P 1 P 0 Dimana P 1 adalah kekuatan sinyal berkas audio setelah proses penyembunyian pesan dan P 0 adalah kekuatan sinyal awal. 5.2.5 Hasil Pengujian Berikut adalah hasil pengujian dari kasus uji yang dilakukan beserta evaluasi dari masing-masing kasus uji 1. Kasus uji 1 Kunci yang digunakan pada pada pengujian kasus ini adalah string heri dan berkas MP3 keluaran diberi nama baru sesuai dengan kunci dan nama file pesan. Hasil penyembunyian pesan ini ditunjukkan pada Tabel V-2. Setelah proses penyembunyian selesai, dilakukan proses ekstraksi dari masing-masing berkas audio. Hasil dari proses ekstraksi dapat dilihat dari pada tabel V-2. Kunci yang dimasukkan harus sama dengan proses penyembunyian sehingga pesan yang dihasilkan juga sama. Dari tabel tersebut terlihat ada dua contoh pada kasus uji ini yang tidak sesuai dengan kebenaran yang diharapkan dari kinerja perangkat lunak yaitu kesalahan input kunci pada ekstraksi dan kapasitas data pada masukan pesan yang melebihi ketentuan harus lebih kecil dari setengah jumlah frame berkas audio MP3. Tabel V-2 Hasil Pengujian Kasus 1 (Penyembunyian Pesan) Masukan audio Masukan pesan Masukan kunci Keluaran audio heri.txt heri zoe-t-heri.mp3 sindentosca.txt heri zoe-t-sindentosca.mp3 a.jpg heri zoe-g-a.mp3 Zoe.mp3 images.jpeg heri Masukan tidak dapat diproses karena berkas audio tidak mencukupi nada.mp3 heri Masukan tidak dapat diproses karena berkas audio tidak mencukupi heri.txt heri kekka-t-heri.mp3 sindentosca.txt heri kekka-t-sindentosca.mp3 Kekkaishi.mp3 a.jpg heri kekka-g-a.mp3 images.jpeg heri kekka-g-images.mp3 nada.mp3 heri kekka-s-nada.mp3

V-10 Tabel V-3 Hasil pengujian kasus 1 (Ekstraksi Pesan) Keluaran audio Masukan kunci Pesan keluaran Kesimpulan zoe-t-heri.mp3 hero heri.txt tapi dengan isi yang tidak valid Tidak diterima zoe-t-sinde.mp3 heri sindestosca.txt Diterima zoe-g-a.mp3 heri a.jpg Diterima kekka-t-heri.mp3 heri heri.txt Diterima kekka-t-sinde.mp3 heri sindentosca.txt Diterima kekka-g-a.mp3 heri a.jpg Diterima kekka-gimages.mp3 heri images.jpeg Diterima kekka-s-nada.mp3 heri nada.mp3 diterima Dari hasil pengujian terbukti bahwa TangoStego sudah berhasil menjalankan proses penyembunyian dan ekstraksi dengan benar. Semua pesan yang sesuai ketentuan berhasil disembunyikan lalu dengan kunci yang sama berhasil diekstraksi ke pesan asli. 2. Kasus uji 2 Hasil pengujian pada kasus ini terlihat dari tabel V-4 Tabel V-4 Hasil Pengujian Kasus 2 Berkas audio asli zoe.mp3 P0 = -14.68dB Kekkai.mp3 P0 = -19.32dB Objek Steganografi zoe-t-heri.mp3 P1 = -14.49dB zoe-t-sinde.mp3 P1 = -10.92dB zoe-g-a.mp3 P1 = -11.41dB Kekkai-T-heri.mp3 P1 = -19.45dB Kekkai-T-sinde.mp3 P1 = -19.39dB Kekkai-G-a.mp3 P1 = -19.44 Kekkai-G-image.mp3 P1 = -19.42dB Kekkai-S-nada.mp3 P1 = -19.34dB Hasil Pengujian Subjektif PSNR 37.6dB buruk 9.3dB buruk 10.9dB 43.5dB 48.9dB 44.2dB 45.8dB 59.7dB

V-11 5.2.6 Evaluasi Hasil Pengujian Perangkat lunak yang diimplementasikan telah sesuai dengan spesifikasi kebutuhan perangkat lunak yang telah dipaparkan sebelumnya. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan perangkat lunak dalam melakukan penyembunyian dan ekstraksi pesan, serta pemutaran berkas audio MP3 sebelum dan sesudah penyembunyian. Pengujian kinerja perangkat lunak menunjukkan hasil yang memuaskan. Kecepatan proses penyembunyian dan ekstraksi tergantung pada besarnya media steganografi yang digunakan dan besarnya pesan yang disembunyikan. Akan tetapi, ketergantungan ini lebih dipengaruhi oleh besar media. Hal ini dikarenakan proses penyembunyian membutuhkan pembacaan media secara menyeluruh terlebih dahulu untuk menganalisis struktur berkas audio tersebut sedangkan pada proses utamanya dibutuhkan pembacaan media sekali lagi untuk pembagian region dan penulisan bit parity region. Dari hasil pengujian kasus 2 dapat dianalisis bahwa ada keterkaitan nilai objektif PSNR dengan nilai subjektif. Semakin besar nilai PSNR media maka semakin pula kualitas audio tersebut secara subjektif. Jika nilai PSNR yang didapat lebih kecil dari 30 db maka akan terdengar noise yang sangat jelas terdengar oleh telinga manusia. Nilai PSNR ini sendiri dipengaruhi oleh dua hal yaitu besarnya pesan yang disembunyikan dan struktur media steganografi. Semakin besar pesan yang disembunyikan pada media yang sama, maka semakin besar kecil pula nilai PSNR yang didapat. Tapi terkadang nilai ini bisa berubah tergantung dari penyebaran frame dan kecocokannya dengan panjang bit pesan. Jika bit pesan bisa tersebar merata sesuai jumlah frame maka nilai PSNR yang didapat cenderung naik.