Sumber: BAPPEDA KAB. JENEPONTO

dokumen-dokumen yang mirip
KABUPATEN JENEPONTO KONDISI UMUM A. GEOGRAFI

BAB I PENDAHULUAN. langsung persoalan-persoalan fungsional yang berkenaan dengan tingkat regional.

PENDAHULUAN. Maksud dari penyusunan Profil Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi Kabupaten Jeneponto adalah sebagai berikut :

V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN DAN KARAKTERISTIK RESPONDEN. wilayah kilometerpersegi. Wilayah ini berbatasan langsung dengan

GAMBARAN UMUM. Wilayah Sulawesi Tenggara

Muatan Rencana Tata Ruang Wilayah. Profil Singkat Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Jeneponto

Perkembangan Ekonomi Makro

PROFIL KECAMATAN. a) Adminitrasi Pemerintahan :

PROFIL KECAMATAN. 1. Nama : KECAMATAN KARERA 2. Ibu Kota Kecamatan : NGGONGI 3. Tahun Berdiri : 4. Batas Wilayah : a) Adminitrasi Pemerintahan :

PROFIL KECAMATAN. 1. Nama : KECAMATAN PABERIWAI. 2. Ibu Kota Kecamatan : KANANGGAR. 3. Tahun Berdiri : 5 JUNI

KEADAAN UMUM LOKASI. Tabel 7. Banyaknya Desa/Kelurahan, RW, RT, dan KK di Kabupaten Jepara Tahun Desa/ Kelurahan

Potensi Kota Cirebon Tahun 2010 Bidang Pertanian SKPD : DINAS KELAUTAN PERIKANAN PETERNAKAN DAN PERTANIAN KOTA CIREBON

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Lampung Selatan adalah salah satu dari 14 kabupaten/kota yang terdapat di Provinsi

PROFIL KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. Potensi kekayaan alam yang dimiliki Indonesia sangatlah berlimpah, mulai

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

Profil Kabupaten Aceh Singkil

Nama Kecamatan : Haharu Jumlah Desa / Kelurahan : 7 Desa Nama Desa atau kelurahan yang sekretarisnya PNS: Rambangaru,kadahang,Wunga,Napu

4.1. Letak dan Luas Wilayah

4 GAMBARAN UMUM LOKASI

PENDAHULUAN. Latar Belakang

IV. KONDISI UMUM PROVINSI RIAU

V. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN

KARAKTERISTIK WILAYAH STUDI. A. Lokasi Geografis

PROFIL KECAMATAN TOMONI 1. KEADAAN GEOGRAFIS

IV. KEADAAN UMUM KABUPATEN SLEMAN. Berdasarkan kondisi geografisnya wilayah Kabupaten Sleman terbentang

S. Andy Cahyono dan Purwanto

KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN. bujur timur. Wilayahnya sangat strategis karena dilewati Jalur Pantai Utara yang

1. PERTANIAN, KEHUTANAN, KELAUTAN, PERIKANAN, PETERNAKAN & PERKEBUNAN. Tabel 1.1.1C

3. KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN. Letak Geografis

Bab 2 GAMBARAN UMUM LOKASI PROYEK

Perekonomian Daerah. 1. KEGIATAN PRODUKSI 1.1. Pertanian

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. pemerintahan Hindia Belanda bermula. Sebelumnya Luwu telah menjadi

Kajian. Hasil Inventarisasi LP2B. Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan

STATISTIK DAERAH KECAMATAN AIR DIKIT.

5 GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN

diperoleh melalui sistem pendataan pengunjung. dilihat pada tabel

V. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN

PEMERINTAH KABUPATEN JENEPONTO

BAB II DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN. A. Balai Pelaksana Teknis Bina Marga Wilayah Magelang

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Tanggamus merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Lampung yang

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kecamatan Sragi merupakan salah satu kecamatan dari 17 Kecamatan yang

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung. Kota

III. KEADAAN UMUM LOKASI

kaurkab.bps.go.id Statistik Daerah Kecamatan Padang Guci Hilir 2016 Halaman i

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB II PROFIL DAERAH. Pemerintah Kabupaten Donggala A. GAMBARAN UMUM WILAYAH. Badan Lingkungan Hidup Daerah

PRODUKSI PERTAMBANGAN MENURUT JENIS BARANG TAHUN

LEMBAR KERJA INDIKATOR PERTANIAN 2012/2013. Produksi Tanaman Pangan Menurut Jenis Tanaman. Luas Panen Tanaman Pangan Menurut Jenis Tanaman

IV. KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN. DIY. Secara geografis, Kabupaten Bantul terletak antara 07 44' 04" ' 27"

IV. GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN


Kegiatan Ekonomi. Berdasarkan Potensi Alam

PROFIL KECAMATAN ANGKONA

II. B. KETERANGAN RUMAH TANGGA USAHA PERTANIAN

BAB III MONOGRAFI KECAMATAN BUNGUS TELUK KABUNG KOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT

5.1. Analisa Produk Unggulan Daerah (PUD) Analisis Location Quotient (LQ) Sub Sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan

V. GAMBARAN UMUM PROVINSI JAWA BARAT. Provinsi Jawa Barat, secara geografis, terletak pada posisi 5 o 50-7 o 50

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

LEMBAR KERJA INDIKATOR PERTANIAN 2013/2014. Produksi Tanaman Pangan Menurut Jenis Tanaman. Luas Panen Tanaman Pangan Menurut Jenis Tanaman

BAB III DESKRIPSI WILAYAH KAJIAN

DATA SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR SAMPAI DENGAN SEMESTER I TAHUN 2016

4 GAMBARAN UMUM KABUPATEN BLITAR

IV. KONDISI UMUM DAERAH PENELITIAN

GAMBARAN UMUM WILAYAH. tenggara dari pusat pemerintahan kabupaten. Kecamatan Berbah berjarak 22 km

BAB IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sragi Kabupaten Lampung Selatan.

Statistik Daerah. Kecamatan Andam Dewi. Katalog BPS : Sopo Godang Raja U

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kabupaten Pringsewu dengan ibukota Pringsewu terletak 37 kilometer sebelah

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. bernama Tiuh Margakaya pada tahun 1738 Masehi yang dihuni masyarakat

KECAMATAN SARUDIK DALAM ANGKA

Tabel 7.1 Luas Lahan Sawah Provinsi Jawa Barat Tahun (ha)

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROV. SULAWESI TENGAH 2016

V. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kota Kendari dengan Ibukotanya Kendari yang sekaligus Ibukota Propinsi

Batas-batas Desa Pasir Jambu adalah sebagai berikut:

HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Analisis Spasial

Selayang Pandang Kabupaten Musi Rawas Utara 1

KL 4099 Tugas Akhir. Desain Pengamananan Pantai Manokwari dan Pantai Pulau Mansinam Kabupaten Manokwari. Bab 2 GAMBARAN UMUM LOKASI STUDI

A. Realisasi Keuangan

GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kabupaten Tanggamus terbentuk atas dasar Undang-undang Nomor 2 tertanggal 3

IV. GAMBARAN LOKASI PENELITIAN. A. Keadaan Umum Kabupaten Lampung Tengah BT dan LS, dan memiliki areal daratan seluas

KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN

STATISTIK DAERAH KECAMATAN KOTA MUKOMUKO

2.1 Gambaran Umum Provinsi Kalimantan Timur A. Letak Geografis dan Administrasi Wilayah

PEMERINTAH KABUPATEN LUMAJANG MATRIK RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH TAHUN

PEMERINTAH KABUPATEN LUMAJANG MATRIK RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH TAHUN

1. Penyempurnaan Database 2. Penyempurnaan Aplikasi

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. A. Keadaan Umum Kabupaten Lampung Selatan

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kabupaten Tulang Bawang adalah kabupaten yang terdapat di Provinsi

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dibentuk berdasarkan Undang-undang

INVENTARISASI KEGIATAN PERTANIAN DI KABUPATEN KUTAI BARAT

V. GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN

Magrobis Journal 41 EVALUASI PEMBANGUNAN BIDANG PERTANIAN DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA TAHUN 2013 ABSTRAK BAB I. PENDAHULUAN

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN Keadaan Umum Kabupaten Lampung Selatan. Wilayah Kabupaten Lampung Selatan terletak antara 105.

4 GAMBARAN UMUM KABUPATEN SAMPANG

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kabupaten Tulang Bawang Barat terletak pada BT dan

GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kabupaten Kampar terletak antara 1º 02' Lintang Utara dan 0º 20' Lintang

KARAKTERISTIK WILAYAH STUDI. A. Letak, Luas dan Batas Wilayah Penelitian. Kabupaten Kuningan terletak di bagian timur Jawa Barat dengan luas

V. GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN DAN KERAGAAN EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan provinsi yang mempunyai

Transkripsi:

Sumber: BAPPEDA KAB. JENEPONTO

Jarak Dari Ibukota Provinsi 91 Km arah selatan Luas Wilayah 74.979 ha atau 749,79 km 2 (1,65% dari luas SULSEL) Letak Astronomis 5 o 16 13 5 o 39 35 LS dan antara 12 o 40 19 12 o 7 31 BT. Kab. Gowa Bantaeng Batas- Batas Administrasi Kabupaten Gowa dan Takalar di sebelah utara, Laut Flores di sebelah selatan Kabupaten Takalar di sebelah barat, Kabupaten Bantaeng di sebelah timur. Tarowang 2

Bentang Wilayah Kab. Jeneponto bervariasi Bagian utara terdiri dari dataran tinggi dan bukit-bukit yang membentang dari barat ke timur dengan ketinggian 500 sampai dengan 1.400 meter diatas permukaan laut.(potensi : Hortikultura, Perkebunan dan Kehutanan ) bagian tengah meliputi wilayah-wilayah dataran dengan ketinggian 100 sampai dengan 500 meter diatas permukaan laut. (Potensi : Padi, Jagung, Palawija dan Peternakan) bagian selatan meliputi wilayah-wilayah dataran rendah & Pesisir dengan ketinggian 0 sampai dengan 100 meter di atas permukan laut (Potensi : Perikanan, Tambak, Garam Rakyat, Padi, Jagung, Palawija) Panjang Pantai 114 Km 3

4

5

Uraian 2013 Jumlah Penduduk ( Jiwa ) 351.100 Jumlah Perempuan Jumlah Laki-laki ( Jiwa ) 181.200 % 51.61 ( Jiwa ) 169.900 % 48.39 Jumlah Rumah Tangga KK 80,209 Rata-rata jml anggota RT Orang 4 Kepadatan Penduduk Jiwa/Km2 468 Rata-rata Pertumbuhan Penduduk pertahun % 0,79 6

Potensi Lahan Sawah Irigasi Potensi Lahan Tadah Hujan Potensi Lahan Kering Potensi Lahan Kebun 23.408 Ha 2.862 Ha 40.701 Ha 1.243 Ha (29,28%) (3,58%) (50,91%) (1,55%) Total Luas Lahan : 79.950 Ha (RTRW Kab. Jeneponto/Hasil Interpretasi Citra) 7

Potensi Lahan Hutan Potensi Lahan Hutan Bakau Potensi Lahan Pemukiman Potensi Lahan Lain-lain 1.974 Ha 1.605 Ha 2.674 Ha 5.483 Ha (2,47%) (2,01%) (3,34%) (6,75%) Total Luas Lahan : 79.950 Ha (RTRW Kab. Jeneponto/Hasil Interpretasi Citra) 8

Jenis Potensi Luas Tanam (Ha) Luas Panen (Ha) Produksi (Ton) Produktivitas (Ton/Ha) 1. Padi Sawah 23.030 22.842 134.048 5,70 2. Padi Ladang 2.125 2.125 9.993 4,70 3. Jagung 53.466 53.439 277.646 5,20 4. Ubi Kayu 6.918 6.918 151.231 21,86 5. Kacang Tanah 624 615 654 1,06 6. Kacang Hijau 3.096 3.096 4.010 1,30 7. Ubi Jalar 287 287 3.347 11,66 8. Kedelai 2.070 2.070 2.877 1,39 9

Industri Budidaya 2022 10

Jenis Potensi (Sayuran) Luas Panen (Ha) Produksi (Ton) 1. Bawang Merah 178 901,10 2. Kubis 500 342,70 3. Wortel 53.439 277.65 4. Kentang 54.62 241.6 5. Cabe Kecil 6.918 151.231 6. Cebe Besar 615 654 7. Kacang Panjang 3.096 4.010 11

Jenis Potensi (Buah-Buahan) Produksi (Ton) 1. Mangga 10.163,70 2. Alpokat 90,20 3. Jeruk Siam/Keprok 1,70 4. Pepaya 174,60 5. Pisang 2.235 6. Nangka 8.075 12

Jenis Tanaman Luas (Ha) Produksi (Ton) Sentra Tanaman 1. Kelapa Dalam 5.512,50 3.631,469 Bangkala 2. Kopi 2.437,75 1.965,017 Rumbia 3. Jambu Mente 2.574,75 1.076,784 Bontoramba, Kelara, Rumbia 4. Kalapa Hibrida 228,50 143,609 Arungkeke 5. Kapok 1.598 525,148 Kelara, Tarowang 6. Tembakau 25,15 9.153 Rumbia 13

Jenis Tanaman Luas (Ha) Produksi (Ton) Sentra Tanaman 7. Kapas 111,25 33,946 Kelara 8. Kakao 102,75 31,817 Kelara, Rumbia 9. Kemiri 185,50 67,628 Rumbia 10. Lada 31,10 2.202 Kelara, Rumbia, Bangkala Barat 11. Cengkeh 201 58,590 Kelara, Rumbia 14

Gambar: Buah Lontar dijajakan oleh ibu sebagai buah khas Jeneponto Pohon Lontar (Siwalan)yang merupakan tanaman khas Kabupaten Jeneponto yang memiliki potensi yang sangat besar dan tersebar pada semua kecamatan sehingga sangat potensial untuk pengembangan sentra industri gula merah. Gula merah, saat ini masih diolah secara tradisional sehingga kualitas dan produksinya belum memadai, oleh karena itu sangat diharapkan adanya sentuhan teknologi untuk lebih meningkatkan kualitas produksi dan memiliki daya saing. 15

TERNAK BESAR & KECIL 1. Kuda 61.816 Ekor 2. Sapi 20.743 Ekor 3. Kerbau 3.287 Ekor 4. Kambing 137.441 Ekor 5. Domba 507 Ekor PADANG PENGGEMBALAAN TERNAK UNGGAS 1. Ayam Ras 737.750 Ekor 2. Ayam Buras 1.505.457 Ekor 3. Itik 478.403 Ekor Pasar Kuda Tolo 16

Produksi Rumput laut : 136.172 Ton Rumah tangga = 7.251 KK (21.753 Orang) Produksi perikanan budidaya, meliputi budidaya tambak sebesar 2.748,88 ton, sementara budidaya kolam air tawar sebesar 93,7 ton. Nelayan sebayak 2.240 orang, Petani Tambak 1.425 RTP (Rumah Tangga Perikanan),dan Petani Kolam Air Tawar sebanyak 201 RTP. 17

Industri Budidaya 2031 18

Garam Rakyat Garam rakyat di Kabupaten Jeneponto merupakan komoditi andalan dan boleh dikatakan terbesar di kawasan Timur Indonesia, dengan Luas areal penggaraman 556,55 Ha Produksi rata-rata pertahun 29.647,50 Ton Jumlah tenaga kerja sebanyak 2.162 orang 19

Jenis Bahan Galian (Pertambangan) di Kabupaten Jeneponto No. Jenis Sumberdaya Mineral Potensi (Hipotetik) Lokasi 1 Pasir Besi 2.504.928 ton (alluvial Deposite) Binamu dan Arungkeke 2 Bentonit 45.600.000 m3 Bangkala 3 Lempung 27.000.000 m3 Binamu, Bangkala, Tamalatea 4 Batu Gamping 1.500.000.000 m3 Bangkala Barat, Bangkala, Tamalatea 5 Batu Gamping Dolomitan 57.800.000 ton Tamalatea (Kel. Bontotangga) 6 Oker 500.000 m3 Rumbia (Desa Kassi-kassi) 7 Mika 70.000 m3 Bangkala Barat Pasir Besi Bentonit Lempung Oker 20

No. Jenis Sumberdaya Mineral Potensi (Hipotetik) Lokasi 8 Andesit 1.500.000.000 m3 Batang 9 Basal 13.400.000.000 m3 Bangkala, Tamalatea, Rumbia, Bontoramba 10 Breksi 2.800.000.000 m3 Bangkala Barat, Kelara, Turatea, Batang 11 Tufa 1.800.000.000 m3 Bontoramba, Bangkala 12 Sirtu 23.000.000 m3 Turatea, Binamu, Bontoramba, Tamalatea, Bangkala 13 Kaldeson 9.040.000 m3 Tamalatea dan Bangkala 14 Zelolit 23.000.000 m3 Turatea, Binamu, Bontoramba, Tamalatea, Bangkala Breksi Basal Breksi Sirtu 21

22

Sebaran Pariwisata Alam (Pantai dan Pegunungan) No. Nama Lokasi 1 Pantai Bira Ria Kassi Kelurahan Tonrokassi, Kec. Tamalatea 2 Pantai Balangloe Tarowang Desa Tarowang Kec. Tarowang 3 Tanjung Mallasoro' Kec. Bangkala berhadapan dengan Pantai Harapan 4 Pulau Libukang Desa Bontorannu, Kecamatan Bangkala 5 Air Terjun Je'ne Ariba Desa Kapita, Kec. Bangkala 6 Air Terjun Boro Kec. Rumbia 7 Kawasan Mangrove Kampung Kassi-kassi, Desa Tarowang Kassi Kec. Tarowang 8 Bungung Salapang Desa Bontorappo, Kec. Batang 9 Agrowisata dan Pesanggrahan Loka Kec. Rumbia 10 Pantai Karsut Desa Kampala Kec. Arungkeke 11 Lembah Hijau Rumbia Desa Tompo Bulu Kec. Rumbia Lembah Hijau Rumbia Birtaria Kassi Air Terjun Boro 23

Sebaran Pariwisata Buatan di Kab. Jeneponto No. Nama Lokasi 1 Bintang Karaeng Resort Kecamatan Binamu 2 Pembuatan Garam Tradisional Desa Nassara, Kec.Bangkala 3 Lokasi Pacuan Kuda Kec. Bangkala & Kec. Binamu 4 Dermaga Tanrusampe Kel. Biringkassi Kec. Binamu Bintang Karaeng Resort Pacuan Kuda di Bangkala 24

Sebaran Pariwisata Budaya di Kab. Jeneponto No Nama Lokasi 1 Rumah Adat (Balla Kambara) dan Masjid Tua Tolo Desa Tolo Kecamatan Kelara 2 Rumah Adat Kampala Desa Kampala, Kecamatan Arung Keke 3 Rumah Adat Binamu Kelurahan Pabbiringa, Kec.Binamu 4 Rumah Adat Kalimporo Kelurahan Kalimporo, Kecamatan Bangkala 5 Artefak Serpih Bilah Dusun Palengu, Kelurahan Palengu, Kecamatan Bangkala 6 Situs Serpih Bilah Karama Desa Tuju, Kecamatan Bangkala Barat 7 Bungung Lompoa Kampung Bungung Lompoa, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara 8 Benteng Karampuang Berada di Lingkungan Karampuang dan Balai Pasui, Kel. Tolo Toa, Kecamatan Kelara 9 Kompleks Makam Raja-Raja Binamu Kec. Bontoramba 10 Makam Manjang Loe Kec. Bontoramba 11 Kompleks Makam Joko Kec. Bontoramba 25

No Nama Lokasi 12 Kompleks Makam Kalimporo Kelurahan Kalimporo, Kecamatan Bangkala 13 Makam Pasiri Dg Mangasa Karaeng Labbua Talibannanna Desa Tuu, Kelurahan Tuju, Kecamatan Bangkala Barat 14 Makam I Maddi Dg Ri Makka Kelurahan Tonrokassi, Lingkungan Cinong, Kecamatan Tamalatea 15 Makam Pattima Dg Ti'no Kelurahan Pabbiringa, Kecamatan Binamu 16 Makam Karampuang Butung Kelurahan Biringkasi, Kecamatan Binamu 17 Makam Sapanang (Kr. Babang) kecamatan Binamu 18 Kompleks Makam Nong Kampung Bungung Lompoa, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara 19 Makam Dampang Tolo Desa Tolo Toa, Kecamatan Kelara 20 Makam Karaeng Sapaloe Desa Tolo Toa, Kecamatan Kelara 21 Makam Ta'baka Kelurahan Arung Keke Pallantikang, Kecamatan Arung Keke 22 Makam Karaeng Sengge Desa Balang Loe Tarowang Kecamatan Batang 23 Makam Karaeng Bisea Desa Balang Loe Tarowang Kecamatan Batang 26

Tenaga Matahari Jeneponto Gambar : Peta Penyinaran Radiasi Sinar Matahari di Indonesia, dalam Kwh/m 2 /hari Sumber : World Design Insolation, Solarex Potensi Solar Energi Kabupaten Jeneponto memiliki potensi radiasi sinar matahari yang potensial yaitu 4,5-4,8 Kwh/m 2 /hari, hal ini sangat baik untuk dimanfaatkan/dikonversi menjadi energi listrik. 27

Tenaga Angin JENEPONTO Gambar : Peta Potensi Energi Tenaga Angin-Kecepatan Angin (m/s) Potensi Aero Energi Frekuensi kejadian angin pada tiap arah mata angin dan kelas kecepatan angin pada lokasi dan waktu tertentu di Kabupaten Jeneponto menunjukkan bahwa kecepatan angin harian di Kabupaten Jeneponto berada pada kisaran 5,5-8 m/s, terutama pada daerah Pesisir. hal ini sangat baik untuk dimanfaatkan/dikonversi menjadi energi listrik. 28

Tenaga Uap Potensi Tenaga Uap Saat ini beberapa investasi swasta (PT. Bosowa) dan Pemerintah (PLN) telah membangun PLTU. Hal ini di mungkinkan karena Jeneponto memiliki Pantai yang relatif dalam 0 2000m potensial untuk pengembangan Pelabuhan serta letak Jeneponto relatif dekat dengan Kalimantan sebagai daerah pengahasil Batubara (bahan bakar UAP) PLTU BOSOWA Gambar : Karakteristik kedalaman perairan laut Sulawesi Selatan bagian Selatan (Sumber Musbir, 2007). 29

Potensi BLOK MIGAS KARAENGTA Berdasarkan hasil studi seismik yang dilakukan oleh Perusahaan Eksplorasi Minyak Bumi, maka di temukan cekungan sedimen Minyak Bumi yang berada di Kawasan Kabupaten Jeneponto, Takalar dan Bantaeng yang disebut oleh BLOK MIGAS KARAENGTA. 30

31