Visi. Misi. Tujuan. Tujuan

dokumen-dokumen yang mirip
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

LAMPIRAN I KEPUTUSAN KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Nomor : /Kw.19.1/2/OT.01/01/2017

Sasaran yang ingin dicapai oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan adalah :

LAPORAN KINERJA TAHUN 2016

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

LAPORAN KINERJA 2017 KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

BAB I PENDAHULUAN. Provinsi Kalimantan Selatan Tahun , perlu adanya VISI yang. merupakan cita-cita atau keinginan yang akan dicapai.

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KAB. PURWOREJO

ALOKASI (Juta Rupiah) JUMLAH TARGET (Juta Rupiah)

MVVM Mission-Vision-Values-Meaning merupakan istilah yang terdiri dari rangkaian kata Mission - Vision - Values- Meaning

MATRIKS 2.3 RENCANA TINDAK PEMBANGUNAN KEMENTERIAN/LEMBAGA TAHUN 2011 KEMENTERIAN/LEMBAGA: KEMENTERIAN AGAMA

LAPORAN KINERJA TAHUN 2016 KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2016

KEBIJAKAN PENGANGGARAN TUNJANGAN PROFESI GURU Oleh : Kasubbag Renkeu Kanwil Kemenag

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

LAMPIRAN III KEPUTUSAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2015 TENTANG RENCANA STRATEGIS KEMENTERIAN AGAMA TAHUN

LAPORAN KINERJA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI GORONTALO TAHUN 2015

BAB II PERJANJIAN KINERJA

BAB II VISI, MISI, DAN TUJUAN KEMENTERIAN AGAMA

MATRIKS RENCANA STRATEGIS KANWIL KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI BENGKULU TAHUN

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTANSI VERTIKAL KEMENTERIAN AGAMA

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA KEMENTERIAN AGAMA TAHUN

, No.1735 Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166,

BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

BAB 31 PENINGKATAN KUALITAS KEHIDUPAN BERAGAMA

KATA PENGANTAR. Jakarta, Februari 2017 Direktur Jenderal Bimas Katolik. Drs. Eusabius Binsasi NIP

KEMENAG. Pendidikan. Keagamaan. Budha. PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2014 TENTANG PENDIDIKAN KEAGAMAAN BUDDHA

JL. TAMAN BAHAGIA NO.32 KOTA SUKABUMI

JL. TAMAN BAHAGIA NO.32 KOTA SUKABUMI

BAB III TINJAUAN UMUM. 3.1 Sejarah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SEMARANG NOMOR 6 TAHUN 2009 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SEMARANG,

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTANSI VERTIKAL KEMENTERIAN AGAMA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA,

BAGIAN TATA USAHA Bagian Tata Usaha Membawahi 5 (lima) sub. bagian, antara lain:

LAPORAN SINGKAT KOMISI VIII DPR RI

TABEL KETERKAITAN VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

Lampiran : Nomor : Tentang : Nama Jabatan Kepala Kankemenag

BIMAS ISL STRATEGI DAN IMPLEMENTASI BIMAS ISLAM DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN URUSAN AGAMA ISLAM DAN PEMBERDAYAAN ZAKAT DAN WAKAF

PERATURAN DAERAH KOTA TASIKMALAYA NOMOR 2 TAHUN 2011 TENTANG PENDIDIKAN DINIYAH DI KOTA TASIKMALAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BAB II TINJAUAN TENTANG KEMENTERIAN AGAMA PEKANBARU. Kantor Kementerian Agama dibawah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi

PENETAPAN KINERJA TAHUN 2013 DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR Manajemen Pendidikan TK / RA 915,000,000

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Pemalang Tahun 2013 IKHTISAR EKSEKUTIF

BAB 31 PENINGKATAN KUALITAS KEHIDUPAN BERAGAMA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 83 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN AGAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

BAB 31 PENINGKATAN KUALITAS KEHIDUPAN BERAGAMA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 83 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN AGAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

2 MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN PRESIDEN TENTANG KEMENTERIAN AGAMA. BAB I KEDUDUKAN, TUGAS, DAN FUNGSI Pasal 1 (1) Kementerian Agama berada di ba

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BOJONEGORO. Jl. Pattimura No. 09 Bojonegoro

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA,

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN AGAMA. Pembentukan Kantor Kementerian. Provinsi Nusa Tenggara Timur.

MI/Ula) 2 Angka Putus Sekolah MTs/Wustha 13,43% 13,16% 12,89% 12,64% 12,38% 12,38%

: Hj. Ledia Hanifa Amaliah, S.Si.,M.Psi.T. : Hadir 40 Anggota, Izin 8 Anggota dari 45 Anggota Komisi VIII DPR RI

MASA PERSIDANGAN II TAHUN SIDANG SENIN, 16 FEBRUARI 2015

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN PENDIDIKAN AGAMA PADA SEKOLAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Ringkasan Eksekutif

BAB II GAMBARAN UMUM KANTOR DEPARTEMEN AGAMA KABUPATEN BREBES. A. Visi dan Misi Kantor Departemen Agama Kabupaten Brebes

EFISIENSI PENGGUNAAN SUMBER DAYA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN VISI : Menuju Sidoarjo Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 83 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN AGAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PENETAPAN KINERJA BUPATI TEMANGGUNG TAHUN ANGGARAN 2014 NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET (Usia 0-6 Tahun)

BAB II PROFIL INSTANSI Sejarah Singkat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

BAB 31 PENINGKATAN KUALITAS KEHIDUPAN BERAGAMA

KATA PENGANTAR. Martapura, Desember 2014 Kepala Dinas Pendidikan Kab. Banjar. H. Gusti Ruspan Noor, SE Pembina Tingkat I NIP

Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan global

Biro Bina Sosial, Sekretariat Daerah Propinsi Sumatera Barat

BAB VI PEMBANGUNAN BIDANG AGAMA

VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN. "Terwujudnya peningkatan kualitas kinerja Biro Pemerintahan Provinsi

MATRIKS BUKU I RKP TAHUN 2011

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Mandailing Natal Tahun

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Kata Pengantar

MATRIKS BUKU I RKP TAHUN 2011

LAPORA AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH TAHUN 2014 (LAKIP)

PROFIL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PROVINSI JAWA TENGAH PEMERINTAH   

SUB BAG. TATA USAHA SUB BAG. TATA USAHA

Raffles City Hotel 5-7 September 2013

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN TANGERANG

DIREKTORI TELEPON BERBASIS INTERNET VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VOIP) KEMENTERIAN AGAMA PUSAT DAN DAERAH

DAFTAR ISI. DAFTAR ISI, KATA SAMBUTAN KA.KANWIL i-ii. VISI, MISI KEMENAG RI, PEMPROV KEPRI dan SEJARAH KANWIL KEMENAG KEPRI 1-9 GALERY FOTO 83-87

PEMERINTAH KOTA SALATIGA DAFTAR INFORMASI PUBLIK RINGKASAN RENCANA KERJA DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA SALATIGA TAHUN 2017

2011, No Menetapkan : 3. Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama (Berita Negara Republik

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

Susunan Organisasi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi JawaTimur terdiri atas:

BAB VI INDIKATOR KINERJA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR YANG MENGACU PADA RPJMD PROVINSI JAWA TIMUR

Terlampir. Terlampir

RENCANA ANGGARAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI 2018 (PROGRAM, SASARAN DAN INDIKATOR) 12

BAB IV PENUTUP A. KESIMPULAN

VISI MISI,TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN INDIKATOR SASARAN

BAB VI PEMBANGUNAN AGAMA

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. A. Sejarah kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA,

Transkripsi:

No 1 2 3 4 5 6 7 Visi TERWUJUDNYA MASYARAKAT KOTA DENPASAR YANG TAAT BERAGAMA, RUKUN, CERDAS, DAN SEJAHTERA LAHIR BATIN DALAM RANGKA MEWUJUDKAN INDONESIA YANG BERDAULAT, MANDIRI DAN BERKEPRIBADIAN BERLANDASKAN GOTONG ROYONG Misi Misi Meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama Memantapkan kerukunan intra dan antar umat beragama Menyediakan pelayanan kehidupan beragama yang merata dan berkualitas Meningkatkan pemanfaatan dan kualitas pengelolaan potensi ekonomi keagamaan Mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang berkualitas dan akuntabel Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan umum berciri agama, pendidikan agama pada satuan pendidikan umum, dan pendidikan keagamaan Mewujudkan tatakelola pemerintahan yang bersih, akuntabel dan terpercaya Tujuan No Tujuan Misi : Meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama TA.1 Peningkatan kualitas pemahaman dan pengamalan ajaran agama masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan beragama Misi : Memantapkan kerukunan intra dan antar umat beragama TA.2 Pengukuhan suasana kerukunan hidup umat beragama yang harmonis sebagai salah satu pilar kerukunan nasional Misi : Menyediakan pelayanan kehidupan beragama yang merata dan berkualitas TA.3 Pemenuhan kebutuhan akan pelayanan kehidupan beragama yang berkualitas dan merata Misi : Meningkatkan pemanfaatan dan kualitas pengelolaan potensi ekonomi keagamaan TA.4 Peningkatan pemanfaatan dan perbaikan kualitas pengelolaan potensi ekonomi keagamaan dalam meningkatkan kontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan Misi : Mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang berkualitas dan akuntabel TA.5 Peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang trasparan dan akuntabel untuk pelayanan ibadah haji yang prima Misi : Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan umum berciri agama, pendidikan agama pada satuan pendidikan umum, dan pendidikan keagamaan TP.1 Peningkatan akses pendidikan yang setara bagi masyarakat tidak mampu terhadap pendidikan dasar-menengah (wajib belajar 12 tahun) TP.2 Peningkatan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat pada berbagai jenjang pendidikan TP.3 Penurunan tingkat kegagalan masyarakat dalam menyelesaikan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar-menengah (wajib belajar 12 tahun) TP.4 Peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan pada semua jenjang pendidikan TP.5 Peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan dalam melakukan proses mendidik yang profesional di seluruh satuan pendidikan TP.6 Peningkatan akses masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan agama pada satuan pendidikan umum yang berkualitas TP.7 Peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan keagamaan yang berkualitas Misi : Mewujudkan tatakelola pemerintahan yang bersih, akuntabel dan terpercaya TA.6 Peningkatan kualitas tatakelola pembangunan bidang agama dalam menunjang penyelenggaraan pembangunan bidang agama yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel Sasaran Strategis No Sasaran Tujuan : Peningkatan kualitas pemahaman dan pengamalan ajaran agama masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan beragama 1 Meningkatnya kualitas dan ketersediaan bimbingan dan fasilitasi keagamaan Tujuan : Pengukuhan suasana kerukunan hidup umat beragama yang harmonis sebagai salah satu pilar kerukunan nasional 1 Meningkatnya harmoni sosial dan kerukunan antar umat beragama Tujuan : Pemenuhan kebutuhan akan pelayanan kehidupan beragama yang berkualitas dan merata 1 Meningkatnya kualitas pelayanan kehidupan beragama Tujuan : Peningkatan pemanfaatan dan perbaikan kualitas pengelolaan potensi ekonomi keagamaan dalam meningkatkan kontribusi pada peningkatan 1 Meningkatnya kualitas dan akuntabilitas pengelolaan potensi ekonomi keagamaan Tujuan : Peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang trasparan dan akuntabel untuk pelayanan ibadah haji yang prima 1 Meningkatnya kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang transparan, efisien, dan akuntabel Tujuan : Peningkatan akses pendidikan yang setara bagi masyarakat tidak mampu terhadap pendidikan dasar-menengah (wajib belajar 12 tahun) 1 Meningkatnya akses masyarakat tidak mampu terhadap Program Indonesia Pintar pada pendidikan dasar-menengah melalui manfaat Kartu Tujuan : Peningkatan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat pada berbagai jenjang pendidikan 1 Meningkatnya Angka Partisipasi Penduduk Usia Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Tinggi Tujuan : Penurunan tingkat kegagalan masyarakat dalam menyelesaikan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar-menengah (wajib belajar 12 tahun) 1 Menurunnya jumlah siswa yang tidak melanjutkan pendidikan Tujuan : Peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan pada semua jenjang pendidikan 1 Meningkatnya jaminan kualitas pelayanan pendidikan Tujuan : Peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan dalam melakukan proses mendidik yang profesional di seluruh satuan pendidikan 1 Meningkatnya proporsi pendidik yang kompeten dan profesional pada pendidikan umum berciri khas agama Tujuan : Peningkatan akses masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan agama pada satuan pendidikan umum yang berkualitas 1 Meningkatnya ketersediaan guru pendidikan agama yang telah bersertifikat Tujuan : Peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan keagamaan yang berkualitas 1 Meningkatnya akses pendidikan keagamaan sesuai aspirasi umat beragama Tujuan : Peningkatan kualitas tatakelola pembangunan bidang agama dalam menunjang penyelenggaraan pembangunan bidang agama yang efektif, 1 Terselenggaranya tatakelola pembangunan bidang agama yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel

Indikator Sasaran No Indikator Kinerja Tipe Nilai IKU Sasaran Strategis : Meningkatnya kualitas dan ketersediaan bimbingan dan fasilitasi keagamaan 1 Jumlah Penyuluh dan Tenaga Teknis Keagamaan Islam yang difasilitasi dalam Pembinaan dan Pengembangan 2 Jumlah penyuluh dan tenaga teknis keagamaan Hindu 3 Jumlah Penyuluh dan Tenaga Teknis Keagamaan Kristen yang Difasilitasi dalam Pembinaan dan 4 Jumlah penyuluh dan tenaga teknis keagamaan Katolik 5 Jumlah penyuluh dan tenaga teknis keagamaan Buddha 6 Persentase lembaga sosial keagamaan Islam yang 7 Persentase lembaga sosial keagamaan Hindu yang 8 Persentase lembaga sosial keagamaan Kristen yang 9 Persentase lembaga sosial keagamaan Katolik yang 10 Persentase lembaga sosial keagamaan Buddha yang Sasaran Strategis : Meningkatnya harmoni sosial dan kerukunan antar umat beragama 1 Jumlah FKUB pada tingkat kabupaten Kota 2 Persentase fasilitasi sarana dan prasarana Sekber FKUB yang memenuhi standar 3 Jumlah Dialog Kerukunan Untuk Meningkatkan Kerukunan Intern Umat Beragama Islam 4 Jumlah Dialog Kerukunan Untuk Meningkatkan Kerukunan Intern Umat Beragama Hindu 5 Jumlah Dialog Kerukunan Untuk Meningkatkan Kerukunan Intern Umat Beragama Kristen 6 Jumlah Dialog Kerukunan Untuk Meningkatkan Kerukunan Intern Umat Beragama Katolik 7 Jumlah Dialog Kerukunan Untuk Meningkatkan Kerukunan Intern Umat Beragama Buddha Sasaran Strategis : Meningkatnya kualitas pelayanan kehidupan beragama 1 Jumlah Rumah Ibadah Agama Islam yang Difasilitasi untuk Ditingkatkan Kualitas Pelayanannya 2 Jumlah rumah ibadah Agama Hindu yang 3 Jumlah rumah ibadah Agama Kristen yang 4 Jumlah rumah ibadah Agama Katolik yang 5 Jumlah rumah ibadah Agama Buddha yang 6 Jumlah Kantor Urusan Agama yang memenuhi standar pelayanan dalam layanan administrasi keagamaan 7 Jumlah Kitab Suci Agama Islam yang dicetak dan 8 Jumlah Kitab Suci Agama Hindu yang dicetak dan 9 Jumlah Kitab Suci Agama Kristen yang dicetak dan 10 Jumlah Kitab Suci Agama Katolik yang dicetak dan 11 Jumlah Kitab Suci Agama Buddha yang dicetak dan Sasaran Strategis : Meningkatnya kualitas dan akuntabilitas pengelolaan potensi ekonomi keagamaan 1 Dana Zakat yang terhimpun (Triliun Rupiah) 2 Jumlah lembaga zakat yang memenuhi standar pelayanan minimal 3 Persentase tanah wakaf bersertifikat Sasaran Strategis : Meningkatnya kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang transparan, efisien, dan akuntabel 1 Jumlah jemaah haji yang dilayani. 2 Jumlah pembimbing haji bersertifikat Sasaran Strategis : Terselenggaranya tatakelola pembangunan bidang agama yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel 1 Persentase temuan BPK, BPKP dan Itjen yang ditindaklanjuti Sasaran Strategis : Meningkatnya akses masyarakat tidak mampu terhadap Program Indonesia Pintar pada pendidikan dasar-menengah melalui manfaat Kartu Indonesia Pintar (KIP) 1 Jumlah siswa MI/Ula/SDTK 2 Jumlah siswa MTs/Wustha/SMPTK 3 Jumlah siswa MA/Ulya/SMTK Sasaran Strategis : Meningkatnya Angka Partisipasi Penduduk Usia Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Tinggi 1 APK RA 2 APK MI/Ula 3 APM MI/Ula 4 APK MTs/Wustha 5 APM MTs/Wustha 6 APK MA/Ulya 7 APM MA/Ulya Sasaran Strategis : Menurunnya jumlah siswa yang tidak melanjutkan pendidikan 1 Angka putus sekolah MI/ULA 2 Angka putus sekolah MTs / Wustha 3 Angka putus sekolah MA/Ulya/SMTK Sasaran Strategis : Meningkatnya jaminan kualitas pelayanan pendidikan 1 Persentase Pendidikan RA yang terakreditasi minimal B 2 Persentase Pendidikan MI yang terakreditasi minimal B 3 Persentase MTs yang terakreditasi minimal B 4 Persentase MA yang terakreditasi minimal B 5 Rata-rata nilai ujian sekolah MTs/SMPTK 6 Rata-rata nilai ujian sekolah MA/SMATK Sasaran Strategis : Meningkatnya proporsi pendidik yang kompeten dan profesional pada pendidikan umum berciri khas agama 1 Persentase guru RA-Madrasah berkualifikasi minimal S1/D4 2 Persentase guru RA-Madrasah bersertifikasi Sasaran Strategis : Meningkatnya ketersediaan guru pendidikan agama yang telah bersertifikat 1 Persentase guru pendidikan agama Islam bersertifikat 2 Meningkatnya persentase guru pendidikan agama Kristen bersertifikat 3 Meningkatnya persentase guru pendidikan agama Katolik bersertifikat 4 Meningkatnya persentase guru pendidikan agama Hindu bersertifikat 5 Meningkatnya persentase guru pendidikan agama Buddha bersertifikat

6 Meningkatnya persentase guru pendidikan agama Khonghucu bersertifikat Sasaran Strategis : Meningkatnya akses pendidikan keagamaan sesuai aspirasi umat beragama 1 Jumlah peserta didik pada pendidikan keagamaan Islam 2 Jumlah peserta didik pada pendidikan keagamaan Kristen 3 Jumlah peserta didik pada pendidikan keagamaan Katolik 4 Jumlah peserta didik pada pendidikan keagamaan Hindu (Pasraman) 5 Jumlah peserta didik pada pendidikan keagamaan Buddha (SMB, Dhammasekha, Pabbajja Samanera, dan 6 Jumlah peserta didik pada pendidikan keagamaan Konghucu

No Indikator Kinerja 2015 2016 2017 2018 2019 Sasaran Strategis : Meningkatnya kualitas dan ketersediaan bimbingan dan fasilitasi keagamaan 1 Jumlah Penyuluh dan Tenaga Teknis Keagamaan Islam yang difasilitasi dalam Pembinaan dan Pengembangan 67 67 67 67 67 2 Jumlah penyuluh dan tenaga teknis keagamaan Hindu 3 Jumlah Penyuluh dan Tenaga Teknis Keagamaan Kristen yang Difasilitasi dalam Pembinaan dan Pengembangannya 4 Jumlah penyuluh dan tenaga teknis keagamaan Katolik 5 Jumlah penyuluh dan tenaga teknis keagamaan Buddha 6 Persentase lembaga sosial keagamaan Islam yang 7 Persentase lembaga sosial keagamaan Hindu yang 8 Persentase lembaga sosial keagamaan Kristen yang 9 Persentase lembaga sosial keagamaan Katolik yang 10 Persentase lembaga sosial keagamaan Buddha yang 136 56 138 138 138 7 7 7 7 7 0.9 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1.8 3 2 2 2 Sasaran Strategis : Meningkatnya harmoni sosial dan kerukunan antar umat beragama 1 Jumlah FKUB pada tingkat kabupaten Kota 2 Persentase fasilitasi sarana dan prasarana Sekber FKUB 0 0 1 1 1 yang memenuhi standar 3 Jumlah Dialog Kerukunan Untuk Meningkatkan 0 1 1 1 1 Kerukunan Intern Umat Beragama Islam 4 Jumlah Dialog Kerukunan Untuk Meningkatkan 1 0 1 1 1 Kerukunan Intern Umat Beragama Hindu 5 Jumlah Dialog Kerukunan Untuk Meningkatkan Kerukunan Intern Umat Beragama Kristen 6 Jumlah Dialog Kerukunan Untuk Meningkatkan Kerukunan Intern Umat Beragama Katolik 7 Jumlah Dialog Kerukunan Untuk Meningkatkan Kerukunan Intern Umat Beragama Buddha Sasaran Strategis : Meningkatnya kualitas pelayanan kehidupan beragama 1 Jumlah Rumah Ibadah Agama Islam yang Difasilitasi untuk Ditingkatkan Kualitas Pelayanannya 17 20 20 25 25 2 Jumlah rumah ibadah Agama Hindu yang difasilitasi 3 Jumlah rumah ibadah Agama Kristen yang difasilitasi 4 Jumlah rumah ibadah Agama Katolik yang difasilitasi 5 Jumlah rumah ibadah Agama Buddha yang difasilitasi 6 Jumlah Kantor Urusan Agama yang memenuhi standar pelayanan dalam layanan administrasi keagamaan 7 Jumlah Kitab Suci Agama Islam yang dicetak dan 8 Jumlah Kitab Suci Agama Hindu yang dicetak dan 9 Jumlah Kitab Suci Agama Kristen yang dicetak dan 10 Jumlah Kitab Suci Agama Katolik yang dicetak dan 11 Jumlah Kitab Suci Agama Buddha yang dicetak dan Target Indikator Sasaran 5 0 4 4 4-0 0 0 0-0 0 0 0 1 0 1 1 1 4 4 4 4 4

Sasaran Strategis : Meningkatnya kualitas dan akuntabilitas pengelolaan potensi ekonomi keagamaan 1 Dana Zakat yang terhimpun (Triliun Rupiah) 0 0 0 0 2 Jumlah lembaga zakat yang memenuhi standar 1 2 7 7 7 pelayanan minimal 3 Persentase tanah wakaf bersertifikat 100% 100% 100% 100% 100% Sasaran Strategis : Meningkatnya kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang transparan, efisien, dan akuntabel 1 Jumlah jemaah haji yang dilayani. 244 250 260 270 280 2 Jumlah pembimbing haji bersertifikat 2 4 6 8 10 Sasaran Strategis : Terselenggaranya tatakelola pembangunan bidang agama yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel 1 Persentase temuan BPK, BPKP dan Itjen yang ditindaklanjuti 100% 100% 100% 100% 100% Sasaran Strategis : Meningkatnya akses masyarakat tidak mampu terhadap Program Indonesia Pintar pada pendidikan dasar-menengah melalui manfaat Kartu Indonesia Pintar (KIP) 1 Jumlah siswa MI/Ula/SDTK 4 72 32 32 32 2 Jumlah siswa MTs/Wustha/SMPTK 4 11 22 22 22 3 Jumlah siswa MA/Ulya/SMTK 2 4 10 10 10 Sasaran Strategis : Meningkatnya Angka Partisipasi Penduduk Usia Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Tinggi 1 APK RA 2.14% 3% 4.70% 4.70% 4.70% 2 APK MI/Ula 4.74% 5.10% 5.45% 5.80% 6% 3 APM MI/Ula 5.25% 5.64% 6.03% 6.42% 6.50% 4 APK MTs/Wustha 2.65% 3.02% 3.20% 3.30% 3.50% 5 APM MTs/Wustha 3.02% 3.44% 3.45% 3.50% 4% 6 APK MA/Ulya 0.57% 0.81% 0.91% 0.99% 1% 7 APM MA/Ulya 0.79% 1.11% 1.25% 1.50% 1.75% Sasaran Strategis : Menurunnya jumlah siswa yang tidak melanjutkan pendidikan 1 Angka putus sekolah MI/ULA 0% 0% 0% 0% 0% 2 Angka putus sekolah MTs / Wustha 0% 0% 0% 0% 0% 3 Angka putus sekolah MA/Ulya/SMTK 0% 0% 0% 0% 0% Sasaran Strategis : Meningkatnya jaminan kualitas pelayanan pendidikan 1 Persentase Pendidikan RA yang terakreditasi minimal B 58.82% 58.82% 58.82% 58.82% 58.82% 2 Persentase Pendidikan MI yang terakreditasi minimal B 58.34% 58.34% 58.34% 66.67% 66.67% 3 Persentase MTs yang terakreditasi minimal B 75% 100% 100% 100% 100% 4 Persentase MA yang terakreditasi minimal B 50% 755 100% 100% 100% 5 Rata-rata nilai ujian sekolah MTs/SMPTK 70 75 80 80 80 6 Rata-rata nilai ujian sekolah MA/SMATK 76.16 80 81 81 81 Sasaran Strategis : Meningkatnya proporsi pendidik yang kompeten dan profesional pada pendidikan umum berciri khas agama 1 Persentase guru RA-Madrasah berkualifikasi minimal 71.18% 80% 90% 100% 100% S1/D4 2 Persentase guru RA-Madrasah bersertifikasi 37.50% 39.24% 45% 50% 75% Sasaran Strategis : Meningkatnya ketersediaan guru pendidikan agama yang telah bersertifikat 1 Persentase guru pendidikan agama Islam bersertifikat 72,53% 73.63% 75% 75% 75% 2 Meningkatnya persentase guru pendidikan agama 20.37% 20.37% 20.40% 20.40% 20.50% Kristen bersertifikat 3 Meningkatnya persentase guru pendidikan agama 11% 11% 12.50% 12.50% 15% Katolik bersertifikat 4 Meningkatnya persentase guru pendidikan agama 60% 60% 70% 80% 80% Hindu bersertifikat 5 Meningkatnya persentase guru pendidikan agama 31% 31% 34% 34% 37% Buddha bersertifikat 6 Meningkatnya persentase guru pendidikan agama Khonghucu bersertifikat Sasaran Strategis : Meningkatnya akses pendidikan keagamaan sesuai aspirasi umat beragama 1 Jumlah peserta didik pada pendidikan keagamaan Islam 9888 9900 9950 10000 10200 2 Jumlah peserta didik pada pendidikan keagamaan Kristen 3 Jumlah peserta didik pada pendidikan keagamaan Katolik 4 Jumlah peserta didik pada pendidikan keagamaan Hindu (Pasraman) 5 Jumlah peserta didik pada pendidikan keagamaan Buddha (SMB, Dhammasekha, Pabbajja Samanera, dan Widya Darma) 6 Jumlah peserta didik pada pendidikan keagamaan Konghucu 1191 1195 1200 1210 1220 490 500 510 520 525 42 42 45 45 45