Statistika Farmasi

dokumen-dokumen yang mirip
Penyajian Data (Bag. I)

Metode Penelitian Kuantitatif Aswad Analisis Deskriptif

Statistik Dasar. 1. Pendahuluan Persamaan Statistika Dalam Penelitian. 2. Penyusunan Data Dan Penyajian Data

Aplikasi statistika...

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

REVIEW BIOSTATISTIK DESKRIPTIF

PENGUKURAN DESKRIPTIF

Pertemuan 8 UKURAN PENYEBARAN. A. Ukuran Penyebaran untuk Data yang tidak Dikelompokkan. Terdapat empat ukuran penyebaran absolut yang utama, yaitu:

STATISTIKA -deskripsi data-

A. PENYAJIAN DATA. Nama Dwi Willi Nita Wulan Dani. Tabel 3.1

STATISTIKA INDUSTRI I. Agustina Eunike, ST., MT., MBA.

BAB III UKURAN TENGAH DAN DISPERSI

Materi KBK sem 7 Prinsip data Prinsip statistik dalam penelitian Statistik deskriptif Statistik inferensial

HARISON,S.Pd,M.Kom JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI PADANG

Peranan Statistika. Disusun oleh Putriaji Hendikawati, S.Si., M.Pd., M.Sc. Dr. Scolastika Mariani, M.Si.

Penyimpulan data numerik & kategorik. Elsa Roselina Dewi Gayatri

PENGANTAR STATISTIK Pusat Data dan Satistik Pendidikan-Kebudayaan Setjen, Kemdikbud 2014

Siklus Pengambilan Keputusan

PENGANTAR STATISTIK JR113. Drs. Setiawan, M.Pd. Pepen Permana, S.Pd. Deutschabteilung UPI Pertemuan 6

STATISTIKA DASAR MAF Dosen: Dr. Lutfi Rohman Wenny Maulina, M.Si

Satatistik dan Probabilitas. Ir. I Nyoman Setiawan, MT. NIP HP

Ukuran Statistik Bagi Data

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN JURUSAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

statistika untuk penelitian

KEGIATAN BELAJAR ANALISIS DATA SECARA DESKRIPTIF UNTUK DATA NUMERIK. Dr. Heru Santoso Wahito Nugroho, CPMC

Pengukuran Deskriptif

Ukuran Statistik Bagi Data

BAB IV UKURAN PEMUSATAN DATA (MODUS DAN MEDIAN)

DATA. Populasi adalah keseluruhan dari karakteristik atau unit hasil pengukuran yang menjadi obyek penelitian. 1

DISPERSI DATA. - Jangkauan (Range) - Simpangan/deviasi Rata-rata (Mean Deviation) - Variansi (Variance) - Standar Deviasi (Standart Deviation)

UKURAN PEMUSATAN : MEAN, MEDIAN, MODUS

Pengukuran Deskriptif. Debrina Puspita Andriani /

Materi-1 Statistika, data, penyajian data, Ukuran Pusat dan Sebaran Data. Nurratri Kurnia Sari, M. Pd

STATISTIKA DESKRIPTIF

STAND N AR R K OMP M E P T E EN E S N I:

Statistics everywhere

Pengukuran Statistik Deskriptif UKURAN PUSAT, UKURAN VARIASI DAN UKURAN POSISI

DATA. Arum Handini Primandari, M.Sc.

STATISTIKA DESKRIPTIF. Tendensi Sentral & Ukuran Dispersi

I. BERKENALAN DENGAN STATISTIK

III. BESARAN, LOKASI, DAN VARIASI

PERTEMUAN 2 STATISTIKA DASAR MAT 130

PEMBAHASAN UTS 2015/2016 STATISTIKA 1

Catatan Kuliah. Analisis Data. Orang Cerdas Belajar Statistika. disusun oleh. Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

Materi UAS: 1. Indeks 2. Trend Linear dan Non Linear 3. Regresi dan korelasi sederhana

MA2081 Statistika Dasar

PENGANTAR STATISTIK SUGENG ENJANG...!!! Pengertian Statistik. Imam Gunawan. Arti sempit (data):

MENGHITUNG NILAI RATA-RATA SUATU DISTRIBUSI DATA

dapat digunakan formulasi sebagai berikut : Letak Letak Letak

King s Learning Be Smart Without Limits NAMA : KELAS :

MODUL MATEMATIKA SMA IPA Kelas 11

BAB IV DISPERSI DATA

LEMBAR AKTIVITAS SISWA STATISTIKA 2 B. PENYAJIAN DATA

Bab 2 LANDASAN TEORI

STATISTIKA. Statistika pengkuantifikasian (pengkuantitatifan) hasil-hasil pengamatan terhadap kejadian, keberadaan, sifat/karakterisitik, tempat, dll.

UKURAN TENGAH DAN UKURAN DISPERSI

Rata-rata hitung sekumpulan data hasil observasi dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut :

BAB 3: NILAI RINGKASAN DATA

Oleh Azimmatul Ihwah

UKURAN PENYEBARAN DATA

ALAT UJI STATISTIK. Endang Sri Utami, S.E., M.Si., Ak., CA

Statistika & Probabilitas

Distribusi Sampling. Ayundyah K., M.Si. PROGRAM STUDI STATISTIKA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA 2015

RANCANGAN AKTIVITAS TUTORIAL (RAT)

Statistika I. Pertemuan 2 & 3 Statistika Dasar (Basic( Ari Wibowo, MPd Prodi PAI Jurusan Tarbiyah STAIN Surakarta. Konsep Peubah

STATISTIKA 3 UKURAN PENYEBARAN

UKURAN DISPERSI (SEBARAN)DATA

Metode Statistika STK211/ 3(2-3)

STATISTIKA. Standar kompetensi : Menggunakan aturan statistika, kaidah, pencacahan, dan sifatsifat peluang dalam pemecahan masalah

LOGO.

Pengertian dan Contoh Data Nominal,Ordinal,Interval dan Rasio

Tabel 7-1 Rata-rata hitung hasil test mata kuliah statistik deskriptif kelompok A dan B. A B

Macam ukuran penyimpangan. Range/Rentang/Jangkauan Standar Deviasi/simpangan baku Varians Ukuran penyimpangan lain

Pengantar Statistik. Nanang Erma Gunawan

Pertemuan Ke-4 Klasifikasi Data dan Tipe Pengukuran Data

STK 211 Metode statistika. Agus Mohamad Soleh

BAB 2 LANDASAN TEORI

Probabilitas dan Statistika Analisis Data Lanjut. Adam Hendra Brata

Mengolah dan Menganalisis Data

TKS 4209 PENELITIAN DAN STATISTIKA 4/1/2015

Ukuran Pemusatan Data

Pertemuan Ke-4 Pengertian Data Jenis Jenis/Klasifikasi Data

1.0 Distribusi Frekuensi dan Tabel Silang

UKURAN PEMUSATAN DATA STATISTIK

Statistik Deskriptif. Statistik Farmasi 2015

STATISTIKA EKONOMI. Fakultas Ekonomi-Akuntansi Universitas Negeri Jakarta. Nisrina Anzilla

STK 211 Metode statistika. Materi 2 Statistika Deskriptif

UKURAN NILAI SENTRAL&UKURAN PENYEBARAN. Tita Talitha, MT

Skala dan Alat Analisa Data

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Gadjah Mada 1

UKURAN PENYEBARAN DATA

KATA PENGANTAR. Kelapa Dua, September Tim Litbang

Statistika (MMS-1403)

Pokok Bahasan. Jenis-jenis Data (Berdasarkan Sifatnya)

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa mampu menjelaskan prinsipprinsip dasar statistika, dan mampu melakukan beberapa analisis statistika

VARIABEL PADA PENELITIAN

UKURAN PEMUSATAN DATA

Mata Kuliah : Statistik dan Probabilitas Kelas : 22 Kode Soal : Tugas Elearning Uplaod : web FTI (Sebelum pertemuan berikutnya)

PENGUKURAN VARIANS DAN SIMPANGAN BAKU

Standar Kompetensi. Sesudah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa. menggunakan statistika secara tepat dalam kegiatan penelitian ilmiah.

Transkripsi:

Bab 1:,, Statistika FMIPA Universitas Islam Indonesia

Data Populasi dan Sampel Menurut Websters New World Dictionary, data berarti sesuatu yang diketahui atau dianggap. Dengan demikian, data dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan. Data tentang sesuatu umumnya dikaitkan dengan tempat dan waktu. Misalnya, terdapat 400 orang dengan tekanan darah sistolik di antara 105 sampai 120 mmhg di FMIPA UII pada bulan September 2015.

Syarat Data Populasi dan Sampel Syarat data yang baik (dapat diandalkan) adalah: 1 Objektif: data harus sesuai dengan keadaan yang sebenarnya 2 Representatif: data harus mewakili objek yang diamati. 3 Kesalahan sampling kecil: suatu perkiraan dikatakan baik (mempunyai tingkat ketelitian yang tinggi) jika kesalahan samplingnya kecil.

Pembagian Data Populasi dan Sampel Menurut sifatnya, data dibagi menjadi dua, yaitu: 1 Data Kualitatif / Kategorik Data mengenai sifat kualitatif, umumnya dinyatakan bukan dalam bentuk angka. Contoh: jenis pekerjaan, golongan darah, jenis kelamin, dll. 2 Data Kuantitatif / Pengukuran Data yang dinyatakan dalam bentuk angka. Contoh: tinggi dan berat badan, jumlah penduduk, harga beras, tekanan darah dll.

Populasi dan Sampel 1. Nominal Angka yang berfungsi hanya untuk membedakan, sebagai lambang atau simbol. Disebut data kategori/ nonmetrik/ kualitatif. Contoh: Jenis kelamin: Perempuan = 0, Laki-laki = 1 Agama: Islam = 1, Kristen = 2, Hindu = 3, dst Nomor KTP, jaminan sosial, SIM

Populasi dan Sampel 2. Ordinal Angka yang selain berfungsi sebagai nominal, juga menunjukkan urutan. Contoh: Jenjang pendidikan: SD = 1, SMP = 2, SMA = 3, Sarjana = 4. Ranking kelas: Nilai Ujian Ordinal Abas 3 Budi 1 Charles 2 Dadang 4 Eko 5

Populasi dan Sampel 3. Interval Jenis pengukuran di mana angka-angka yang digunakan tidak memungkinkan kita untuk membandingkan ukuran dari selisih angka-angka. Contoh: Suhu atau temperatur naik dari 20 sampai 30, tetapi tingkat panas (level of heatness) dari 20 sampai 30 tidak menjadi 1.5 kali. Nilai Rini 90 dan nilai Dian 45, namun tidak dapat dikatakan bahwa Rini 2 kali lebih pintar dari Dian.

Populasi dan Sampel 4. Rasio Jenis pengukuran yang menggunakan titik absolut nol sehingga memungkinkan kita membandingkan magnitude angka-angka tersebut. Contoh: Berat badan Budi 90 kg dan berat badan Adi 60 kg, bisa dikatakan bahwa berat Budi 1.5 kali berat badan Adi.

Populasi dan Sampel Populasi dan Sampel Populasi adalah himpunan pengukuran (atau catatan beberapa sifat kualitatif) yang berhubungan dengan seluruh koleksi unit tentang informasi yang dicari. Sampel adalah himpunan bagian dari pengukuran, yang terdiri dari beberapa unit, yang dihimpun dalam suatu penelitian / investigasi.

Populasi dan Sampel Contoh:

Populasi dan Sampel Parameter Populasi dan Statistik Sampel Parameter adalah karakteristik dari populasi. Contoh: rata-rata berat seluruh produksi tablet, rata-rata tekanan darah penderita hipertensi di Indonesia. Statistik adalah karakteristik dari sampel. Contoh: rata-rata berat 10 tablet, rata-rata tekanan darah penderita hipertensi berjenis kelamin laki-laki di Indonesia.

1 Mean (rata-rata) 2 Median (nilai tengah) 3 Modus

Mean (Rata-Rata) Misalkan terdapat N observasi, yaitu X 1, X 2,..., X N, maka 1 Rata-rata populasi 2 Rata-rata sampel µ = 1 N N i=1 n X i X = 1 n i=1 dengan n adalah banyaknya sampel, n < N. X i

Contoh: Berikut adalah data banyaknya penderita penyakit kolesterol di suatu negara selama 10 tahun: 145, 150, 110, 135, 125, 145, 130, 120, 115, 135 a. Hitung rata-rata banyaknya penderita penyakit kolesterol yang sebenarnya. b. Ambil sampel sebanyak n = 5, misalnya setelah diambil sampelnya diperoleh: X 2, X 3, X 5, X 7, X 10. Hitung rata-rata perkiraan banyaknya penderita gizi buruk per tahun.

a. Rata-rata sebenarnya (populasi) b. Rata-rata sampel µ = 1 10 10 i=1 X i = 1 (1310) = 131 10 X = 1 (150 + 110 + 125 + 130 + 135) = 130 5

Ukuran Rata-Rata Lain Rata-rata berbobot X W = Wi X i Wi di mana W i adalah bobot untuk masing-masing X i. Contoh: Data kandungan tablet Kandungan (mg) Frekuensi 90 1 91 1 92 2 93 1 Jadi, X W = 90(1) + 91(1) + 92(2) + 93(1) 1 + 1 + 2 + 1 = 458 5 = 91.6

Median (Nilai Tengah) Untuk n Ganjil med = X n+1 2 Contoh: Berikut adalah data mengenai tekanan darah diastolik dari 9 pasien: 90, 70, 60, 75, 65, 80, 40, 45, 50, tentukan mediannya. Urutkan datanya terlebih dahulu: 40, 45, 50, 60, 65 med = X n+1 2 = X 9+1 2 = X 5 = 65

Untuk n Genap med = 1 2 ( X n 2 + X n 2 +1 ) Contoh: Data uang saku 8 mahasiswa (dalam ribuan rupiah) adalah 20, 80, 75, 60, 50, 85, 45, 90. Hitung mediannya. Setelah diurutkan: 20, 45, 50, 60, 75, 80, 85, 90 med = 1 2 ( ) X n + X n 2 2 +1 = 1 ( ) X 8 + X 8 2 2 2 +1 = 1 2 (X 4 + X 5 ) = 1 (60 + 75) = 67.5 2

Modus Modus merupakan nilai/data yang memiliki frekuensi tertinggi. Contoh: Berapa modus dari data berikut? 2, 5, 7, 9, 9, 9, 10, 10, 11, 12, 18 Maka modus data tersebut adalah data dengan frekuensi terbanyak yaitu mod = 9

Ketika kita mendengar suatu kalimat: Rata-rata tekanan darah dari 10 pasien adalah 110 mmhg Maka secara otomatis kita akan membayangkan bahwa banyaknya pencari kerja setiap tahunnya berada di sekitar nilai rata-rata tersebut. Ada yang sama dengan, lebih kecil, dan lebih besar dari rata-rata tersebut. Dengan kata lain, ada variasi atau dispersi dari nilai-nilai tersebut.

Range Range, yang dinotasikan dengan R, adalah selisih nilai terbesar dan terkecil di dalam suatu set data. Berdasarkan contoh sebelumnya mengenai data tekanan darah diastolik 9 pasien: 90, 70, 60, 75, 65, 80, 40, 45, 50, maka rangenya adalah R = X max X min = 90 40 = 50

Standar Deviasi dan Variansi Perhatikan dua jenis data berikut Variasi (penyebaran) dari setiap data terhadap pusat data (mean sampel) tercermin dari simpangannya (deviasinya), yaitu: Deviasi = Observasi - Mean Sampel =X i X

Untuk mengukur sebaran, kita harus mengeliminasi tanda negatif sebelum menjumlahkan dan merata-ratakannya. Cara menghilangkan tanda negatif yaitu dengan mengkuadratkan nilai deviasinya. Ukuran penyebaran data ini disebut dengan variansi. Variansi Populasi σ 2 = 1 N N (X i µ) 2 i=1 Simpangan Baku (Standar Deviasi) Populasi σ = 1 N (X i µ) N 2 i=1

Variansi Populasi S 2 = 1 n 1 n (X i X ) 2 i=1 Simpangan Baku (Standar Deviasi) Populasi S = 1 n (X i X ) n 1 2 i=1

Contoh: