dokumen-dokumen yang mirip
BAB IV. HASIL dan PEMBAHASAN

BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN. buah. Dari 105 kuesioner yang dikirimkan kepada seluruh

BAB IV PENGUJIAN. Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. jasa BMT SM NU Cabang Kesesi. a. Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Deskripsi Pengumpulan Data Penelitian. Yamaha SS Cabang Kedungmundu Semarang. Kuesioner dibagikan

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. menjadi sampel dalam penelitian mengenai pengaruh harga, kualitas produk, citra merek

BAB III ANALISIS DAN INTERPRETASI HASIL PENELITIAN. Sebelum melakukan penelitian sebaiknya dilakukan pengujian terlebih dahulu

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN. Berikut ini diringkas pengiriman dan penerimaan kuesioner : Tabel 4.1. Rincian pengiriman Pengembalian Kuesioner

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. dari karyawan koperasi pondok pesantren Az-Zahra Pedurungan Semarang

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Lazada Indonesia merupakan top online retailer di Indonesia. Perusahaan

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENELITIAN. disebarkan ke seluruh sampel. Jumlah kuesioner yang kembali sebanyak 45

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN. lainnya secara lengkap. Bapak Hilman, pemilik dari toko busana muslim

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Cabang Pekalongan yang berjumlah nasabah. Dengan

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. berada di meruya selatan. dengan total 100 kuesioner yang diantarkan langsung

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. dan pembangun ekonomi. Sesuai dengan Undang- Undang Nomor 20 Tahun

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Tabel: 3.1. Pengelompokan Responden Berdasarkan Usia s/d s/d ,7.

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pengelompokan Responden Berdasarkan Usia. Salam Sari dapat dilihat pada tabel 3.1 adalah sebagai berikut :

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. uji instrumen penelitian, analisis data dan pembahasan. Statistik deskriptif data,

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Elektronik CASIO yang di dirikan sejak tahun Memiliki 125

BAB IV HASIL PENELITIAN. pola asuh orang tua, motivasi belajar dan prestasi belajar IPS. 1. Pola asuh orang tua

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Analisis Karakteristik Berdasarkan Responden

PENGARUH BUDAYA, SOSIAL DAN PRIBADI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL TOYOTA AVANZA

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Cabang Majapahit Semarang)

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. tahun terakhir yaitu tahun 2001 sampai dengan tahun Data yang. diambil adalah data tahun 2001 sampai 2015.

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. diperoleh dari penyebaran kuesioner pada konsumen.

BAB III ANALISIS DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN. pegawai BPBD Semarang yang berjumlah 56 orang. Untuk mendapatkan

BAB IV HASIL PENELITIAN. transaksi untuk pembelian fashion muslim melalui e-commerce, maka akan. Tabel 4.1 Data responden berdasarkan gender

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini menggunakan 125 responden untuk menjelaskan pengaruh

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. pembelian pelumas SHELL HELIX Semarang. Jumlah kuesioner yang di sebar

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. melalui kuesioner. Kuesioner yang disebar sebanyak 34 kuesioner, pekerjaan, dan tingkat pendidika terakhir.

Budhi Darmakusuma. Analisis Pengaruh Waktu Dan Harga terhadap Keputusan Konsumen Dalam Berbelanja Online Melalui Media Kaskus

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Perusahaan didirikan pada tanggal 20 Maret 1958 di Jakarta. Ruang lingkup

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. sembako. Adapun pertanyaan yang termuat dalam kuesioner terdiri dari

BAB IV HASIL DAN ANALISIS PEMBAHASAN. ditawarkan tidak hanya berasal dari produsen lokal saja, namun juga

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk menguji apakah motivasi,

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Responden dari penelitian ini adalah mahasiswa STAIN Pekalongan

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. nama awalnya Perum Pelabuhan Jakarta Cengkareng berdiri sejak tahun 1984.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Novotel Jakarta Mangga Dua Square, hotel bintang 4 yang didirikan pada

KUESIONER PENELITIAN ANALISIS PENGARUH STRATEGI BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN MEMILIH MAKAN DI RUMAH MAKAN MIE AYAM MAHMUD MEDAN

BAB IV HASIL PENELITIAN. Dari 83 orang orang responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini, dilakukan

BAB IV PEMBAHASAN Pengumpulan Data. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan

BAB IV HASIL PENELITIAN. Dalam penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 19 Mei - 12 Juni 2014 di. tempat usaha masing-masing pengusaha.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. berkembang dari tahun ke tahun, dan pada tahun 2004 PT. Bank Danamon

Jumlah Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. BMT MATRA Pekalongan yakni sebesar 100 orang, sehingga dalam penentuan

Tiara Puri Yasinta Manajemen Ekonomi 2016 PENGARUH LOKASI DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SUSU PADA TOKO LULU KIDS DEPOK

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Purwokerto.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Responden dalam penelitian ini adalah pelanggan Toko Roti Pollaris

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN HASIL

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. A. ANALISIS DATA 1. Deskripsi Responden Penelitian Responden penelitian ini adalah UMKM di Kecamatan

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. alat ukur yang digunakan dalam penelitian. Tabel 5.1 Hasil Uji Validitas. Variable Corrcted item total R tabel Keterangan

BAB IV ANALISIS DATA. dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN

PENGARUH PERSEPSI SEKURITI, PERSEPSI PRIVASI, PERSEPSI INTEGRITAS, PERSEPSI KOMPETENSI TERHADAP KEPERCAYAAN PELANGGAN DALAM BELANJA ONLINE

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. per bulan. Dengan demikian diharapkan dapat mengetahui gambaran yang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN (Studi Kasus pada McDonald s Kelapa Dua Depok)

BAB V HASIL PENELITIAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Survey dilakukan dengan menyebar kuesioner sebanyak 277 untuk bagian

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN DATA. perusahaan, visi, misi, struktur organisasi dan kegiatan usaha perusahaan sehingga

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dilakukan oleh peneliti yaitu sebagai berikut: suatu keputusan pembelian.

ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI PEMILIHAN KARIR MAHASISWA AKUNTANSI UNTUK MENJADI AKUNTAN PUBLIK (STUDI EMPIRIS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS GUNADARMA

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dan teknik sampling yang digunakan adalah teknik accidental sampling. menggunakan kartu Indosat Ooredoo.

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. lanjut yang disajikan dalam Tabel 4.1. berikut ini: Tabel 4.1. Data kuesioner yang disebar

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 110 responden yang berada di

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Transkripsi:

64 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Obyek Penelitian Batik Air adalah maskapai penerbangan swasta terbaru Indonesia yang didirikan pada tahun 2013. Maskapai ini merupakan anak perusahaan Lion Air yang berlayanan penuh. Penerbangan perdana dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 3 Mei 2013 dari Jakarta ke Manado. Pesawat ini lepas landas dari Jakarta pada jam 10:00 WIB dan tiba di Manado pada jam 14:00 WITA. Batik Air adalah maskapai penerbangan usulan Indonesia yang dijadwalkan akan memulai operasinya pada 2013. Maskapai ini merupakan salah satu perusahaan jarak jauh Lion Air, maskapai penerbangan Indonesia lain. Batik Air berencana untuk membasiskan pesawatnya di Manado, sebuah kota di Pulau Sulawesi, Indonesia. Direncanakan akan bersaing dengan maskapai berlayanan lengkap seperti Garuda Indonesiaserta maskapai penerbangan biaya rendah lainnya seperti Jetstar Airways. Gambar IV.1 Logo Batik Air

65 Untuk mengalihkan jumlah pesanan yang banyak dipesan oleh Lion Air, maskapai yang didirikan oleh Rusdi Kirana ini merencanakan untuk sebuah maskapai penerbangan berpelayanan penuh bernama Batik Air yang berdiri pada bulan Maret 2013 dengan menggunakan pesawat Boeing 737-900ER. Selain itu, untuk melayani rute jarak jauh, Lion Air juga menandatangani pembelian pasti lima pesawat Boeing 787 Dreamliner yang direncanakan datang mulai tahun 2015. Namun pada Januari 2014, Batik Air membatalkan pesanan pesawat Boeing 787 Dreamliner, karena Batik Air menunda ekspansi Internasional jarak jauhnya dan maskapai masih membutuhkan pesawat kelas medium. Atas kejadian ini maka pesanan Dreamliner ini di ganti dengan Boeing 737. Batik Air memiliki 24 tujuan sebagai berikut: Gambar IV.2 Tujuan Penerbangan Batik

66 4.2 Hasil Penelitian 4.2.1 Gambaran Umum Responden Setelah melakukan penyebaran kuesioner pada penelitain ini, maka gambaran umum responden pada penelitian ini akan dilakukan dengan identifikasi berdasarkan umur, jenis kelamin, status perkawinan dan pendidikan. 1. Deskripsi Responden Berdasarkan Umur Umur mencerminkan masa produktif responden dalam beraktifitas. Pada tabel ini disajikan mengenai kelompok umur responden : Tabel IV.1 Kelompok Umur Responden No Kategori F % 1 17-22 th 38 38 2 23-28 th 40 40 3 29-34 th 11 11 4 35-40 th 6 6 5 >40 th 5 5 Total 100 100 Sumber: Data Primer yang Diolah, 2015 Berdasarkan latar belakang responden menurut umur memperlihatkan bahwa jumlah terkecil terdapat pada kategori berumur >40 dam 35-40 tahun berjumlah 5 responden (5%) dan 6% yang termasuk golongan tua, dan

67 jumlah terbanyak berumur 23 sampai 28 tahun berjumlah 40 responden (40%) termasuk golongan usia produktif. 2. Deskripsi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Berdasarkan data yang diperoleh dari daftar pertanyaan 100 responden dapat dilihat gambaran mengenai jenis kelamin responden yang menjadi sampel pada penelitian ini: Tabel IV.2 Jenis KelaminResponden No Kategori F % 1 Laki-Laki 70 70 2 Perempuan 30 30 Total 100 100 Sumber: Data Primer yang Diolah, 2015 Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa 70 responden (70%) berjenis kelamin laki-laki dan sisanya 30 responden (30%) adalah berjenis kelamin perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa lebih banyak responden laki-laki dibandingkan dengan responden perempuan karena responden laki-laki lebih banyak melakukan penerbangan dengan Batik Air. 3. Deskripsi Responden Berdasarkan Status Perkawinan Berdasarkan data yang diperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada 100 responden dapat diketahui mengenai status perkawinan responden, datadata dapat dilihat pada tabel berikut ini :

68 Tabel IV.3 Status PerkawinanResponden No Kategori F % 1 Belum Menikah 47 47 2 Menikah 53 53 Total 100 100 Sumber: Data Primer yang Diolah, 2015 Dari tabel tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar responden yaitu 53 responden atau 53 persen dari responden berstatus menikah, dan 47 responden atau 47 persen berstatus belum menikah. Hal ini menunjukkan bahwa lebih banyak pengguna Batik Air dari mereka yang telah menikah tetapi hasilnya cukup berimbang dengan mereka yang masih belum menikah. 4. Deskripsi Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Pendidikan digunakan untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan, pemikiran, intelektualitas responden. Data-data mengenai tingkat pendidikan responden Tabel IV.4 Tingkat Pendidikan Responden No Kategori F % 1 SMP sederajat 12 12 2 SMA sederajat 24 24 3 Akademi/diploma 10 10 3 Sarjana 49 49 4 Pascasarjana 5 5 Total 100 100

69 Sumber: Data Primer yang Diolah, 2015 Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa sebagian besar responden yaitu 49 responden (49%) mempunyai tingkat pendidikan sarjana sehingga dapat disimpulkan bahwa responden berpendidikan memadai yaitu S1. Hal ini mengindikasikan bahwa dengan tingkat pendidikan yang memadai tersebut responden memutuskan untuk menggunakan Batik Air. 5. Deskripsi Responden Berdasarkan Pekerjaan Data responden berdasarkan pekerjaan responden dapat dilihat pada tabel berikut ini : Tabel IV.5 Pekerjaan Responden No Keterangan F $ 1 Pelajar/mahasiswa 38 38 2 Pegawai swasra 44 44 3 PNS 4 4 4 Wiraswasta 14 14 Total 100 100 Sumber: Data Primer yang Diolah, 2015 Dari tabel tersebut dapat diketahui bahwa sebagian responden yaitu sebanyak 44 responden (44%) mempunyai pekerjaan sebagai pegawai swasta sedangkan pada urutan kedua adalah palajar atau mahasiswa (38%). Hal ini mengindikasikan bahwa mayoritas responden berasal dari kalangan menengah yaitu memiliki pekerjaan sebagai pegawai swasta sehingga memiliki kemampuan untuk menggunakan Batik Air jika melakukan penerbangan.

70 4.2.2 Hasil Pengujian Validitas dan Reliabilitas Pengujian validitas dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung dengan r tabel. Pengujian pertama untuk uji validitas dilakukan untuk menguji variabel E-WOM Intensity: Tabel IV.6 Hasil Pengujian Validitas Variabel E-WOM intensity Pertanyaan r hitung r tabel Keterangan X1 0,714 0,195 Valid X2 0,739 0,195 Valid X3 0,695 0,195 Valid Sumber: Data Primer yang Diolah Dilihat dari tabel 4.6. diketahui bahwa nilai r hitung > r tabel sehingga semua item pertanyaan untuk variabel E-WOM Intensity ini dapat dikatakan valid. Kemudian berikutnya adalah hasil pengujian validitas untuk variabel E- WOM Valence of opinion: Tabel IV.7 Hasil Pengujian Validitas Variabel E-WOM Valence of Opinion Pertanyaan r hitung r tabel Keterangan X1 0,889 0,195 Valid X2 0,901 0,195 Valid X3 0,783 0,195 Valid X4 0,667 0,195 Valid Sumber: Data Primer yang Diolah

71 Dilihat dari tabel 4.7. diketahui bahwa nilai r hitung > r tabel sehingga semua item pertanyaan untuk variabel ini adalah valid. Tabel IV.8 Hasil Pengujian Validitas Variabel E-WOM Content Pertanyaan r hitung r tabel Keterangan X1 0,739 0,195 Valid X2 0,878 0,195 Valid X3 0,862 0,195 Valid X4 0,734 0,195 Valid Sumber: Data Primer yang Diolah Dilihat dari tabel 4.8. diketahui bahwa nilai r hitung > r tabel sehingga semua item pertanyaan untuk variabel ini adalah valid. Tabel IV.9 Hasil Pengujian Validitas Variabel Brand Image Pertanyaan r hitung r tabel Keterangan X1 0,445 0,195 Valid X2 0,501 0,195 Valid X3 0,565 0,195 Valid X4 0,522 0,195 Valid X5 0,273 0,195 Valid X6 0,380 0,195 Valid X7 0,520 0,195 Valid

72 X8 0,321 0,195 Valid X9 0,214 0,195 Valid Sumber: Data Primer yang Diolah Dilihat dari tabel 4.9. diketahui bahwa nilai r hitung > r tabel sehingga semua item pertanyaan untuk variabel ini adalah valid. Untuk pengujian reliabilitas dilakukan untuk mengetahui apakah hasil dari kuesioner ini dapat dipercaya atau reliabel. Berikut ini adalah hasilnya: Tabel IV.10 Hasil Pengujian Reliabilitas Penelitian Pertanyaan Alpha Cronbach Keterangan E-WOM Intensity 0,848 Reliabel E-WOM Valence of 0,915 Reliabel opinion E-WOM Content 0,912 Reliabel Brand Image 0,715 Reliabel Sumber: Data Primer yang Diolah Dilihat dari tabel 4.10. dapat diketahui bahwa untuk masing-masing variabel pada penelitian ini memiliki nilai yang lebih besar daripada 0,6 sehingga dikatakan reliabel. 4.2.3 Hasil Uji Asumsi Klasik 4.2.3.1 Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel dependen dan independent keduanya memiliki distribusi normal ataukah

73 tidak normal. 56 Model regresi yang baik adalah memiliki distribusi data normal atau mendekati normal. Berikut ini adalah hasilnya: Gambar IV.3 Hasil Pengujian Normalitas Normal P-P Plot of Regression Standardized 1.0 Dependent Variable: Brand_image 0.8 Expected Cum Prob 0.6 0.4 0.2 0.0 0.0 0.2 0.4 0.6 0.8 Sumber: Data Primer yang Diolah Dilihat dari gambar tersebut diketahui bahwa titik-titik data mendekati garis normal sehingga dapat dikatakan data pada penelitian ini normal. 4.2.3.2 Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varians dari residual satu pengamatan ke 56 Ghozali, Imam. 2004. Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Undip, 104.

74 pengamatan yang lain. 57 Model regresi yang baik adalah yang homoskedastisitas atau tidak terjadi heteroskedastisitas. Pengujian ini dilakukan dengan uji Scatterplot. Sedangkan untuk hasil pengujian heteroskedastisitas juga dilakukan untuk model regresi pada penelitian ini dengan hasil sebagai berikut: Gambar IV.4 Hasil Uji Heteroskedastisitas Scatterplot Dependent Variable: Brand_image 2 Regression Standardized Predicted Value 1 0-1 -2-3 -6-4 -2 Sumber: Data Primer yang Diolah Dilihat dari gambar tersebut diketahui bahwa titik-titik data menyebar secara acak dan tidak membentuk pola tertentu maka artinya data pada penelitian ini telah bebas dari heteroskedastisitas. 57 Ghozali, Imam. 2004. Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Undip, 105.

75 4.2.3.3 Uji Multikolinearitas Uji multikolinieritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas (independen). Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara variabel independen. Pengujian multikolinieritas dilakukan dengan melihat nilai tolerance dan lawannya. Suatu model regresi dikatakan bebas dari multikolinieritas jika nilai tolerance> 0,1 dan VIF < 10. 58 Berikut ini adalah tabel yang menunjukkan hasil pengujian multikolinearitas: Tabel IV.11 Hasil Uji Multikolinearitas Model 1 (Constant) Intensity Value_opinion Content Unstandardized Coefficients a. Dependent Variable: Brand_image Coefficients a Standardized Coefficients Collinearity Statistics t Sig. Tolerance VIF B Std. Error Beta 2,666,730 3,653,000,182,049,177 3,699,000,726 1,378,144,048,167 3,003,003,534 1,871,666,058,688 11,504,000,464 2,155 Sumber: Data Primer yang Diolah Dilihat dari tabel tersebut diketahui bahwa nilai Tolerance di atas 0,1 dan VIF di bawah 10 sehingga dengan demikian dapat dikatakan tidak terjadi multikolinearitas. 58 Ghozali, Imam. 2004. Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Undip, 110.

76 4.2.4 Hasil Analisis Regresi Tabel IV.12 Hasil Pengujian Hipotesis (Uji t) Coefficients a Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Collinearity Stat Model B Std. Error Beta t Sig. Tolerance V 1 (Constant) 2,666,730 3,653,000 Intensity,182,049,177 3,699,000,726 Value_opinion,144,048,167 3,003,003,534 Content,666,058,688 11,504,000,464 a. Dependent Variable: Brand_image Persamaan regresi: Y = 2,666 + 0,182 X 1 + 0,144 X 2 + 0,666 X 3 + e Dimana: Y = Brand Image X1 = E-WOM Intensity X2 =E-WOM Valence of opinion X3 = E-WOM Content Artinya: a) Nilai konstanta sebesar 2,666 artinya jika variabel X1-X3(E-WOM Intensity, Valence of opinion, content) adalah nol, maka variabel Y (brand image) adalah sebesar 2,666. b) Nilai koefisien regresi sebesar 0,182 artinya variabel X1 (E-WOM Intensity) berpengaruh positif terhadap variabel Y (brand image). Jika

77 semakin tinggi E-WOM Intensity maka akan semakin meningkatkan brand image Batik Air. c) Nilai koefisien regresi sebesar 0,144 artinya variabel X2 (E-WOM Valence of Opinion) berpengaruh positif terhadap variabel Y (brand image).jika semakin tinggi E-WOM Valence of Opinion maka akan semakin meningkatkan brand image Batik Air. d) Nilai koefisien regresi sebesar 0,666 artinya variabel X3 (E-WOM Content) berpengaruh positif terhadap variabel Y (brand image). Jika semakin tinggi E-WOM Content maka akan semakin meningkatkan brand image Batik Air. e) Variabel yang paling berpengaruh adalah E-WOM Content dengan nilai koefisien regresinya yang tertinggi, yaitu sebesar 0.666. 1. Hipotesis Pertama Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh hasil nilai signifikansi sebesar 0,000< 0,05 dan nilai koefisien regresi +0.182sehingga dapat dikatakan bahwa hipotesis pertama diterima. Artinya ada pengaruh positif E-WOM Intensity terhadapbrand Image Batik Air. 2. Hipotesis Kedua Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh hasil nilai signifikansi sebesar 0,003< 0,05 dan nilai koefisien regresi +0.144sehingga dapat

78 dikatakan bahwa hipotesis kedua diterima. Artinya ada pengaruh positif E-WOM Valence of opinion terhadap brand image Batik Air. 3. Hipotesis Ketiga Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh hasil nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien regresi sebesar +0.666 sehingga dapat dikatakan bahwa hipotesis ketiga diterima. Artinya ada pengaruh positif E-WOM Content terhadap brand image Batik Air. 4.3 Pembahasan Berdasarkan pada hasil pengujian hipotesis pertama terbukti secara empiris bahwa terdapat pengaruh antara E-WOM Intensity terhadap brand image Batik Air. Artinya semakin tinggi atau semakin baik E-WOM Intensity dalam arti banyaknya pendapat yang ditulis oleh konsumen dalam sebuah situs jejaring sosial semakin baik maka akan semakin meningkatkan brand image positif dimata konsumen. Dari hasil pengujian hipotesis kedua juga terbukti secara empiris bahwa bahwa terdapat pengaruh antara E-WOM Valence of opinion terhadap brand image Batik Air. Artinya semakin tinggi atau semakin baik E-WOM Valence of opinion dalam arti pendapat konsumen baik positif atau negatif mengenai produk, jasa dan brand akan berpengaruh terhadap brand image.

79 Berdasarkan hasil pengujian hipotesis ketiga terbukti secara empiris bahwa terdapat pengaruh antara E-WOM Content terhadap brand image Batik Air. Artinya semakin tinggi atau semakin baik E-WOM Content dalam arti isi informasi dari situs jejaring sosial berkaitan dengan produk dan jasa semakin baik akan berpengaruh positif terhadap peningkatan brand image Batik Air.