MODUL VIII FISIKA MODERN Transformasi Lorentz

dokumen-dokumen yang mirip
INTEGRAL TAK-WAJAR. bentuk tak-tentu karena bentuk ini saling membantu dan tidak bersaing.

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Yogyakarta 2011

Matematika EBTANAS Tahun 1987

Fisika Dasar I (FI-321) 3) Gerak dalam Dua dan Tiga Dimensi Posisi dan Perpindahan Kecepatan Percepatan Gerak Parabola Gerak Melingkar

VEKTOR. 1. Pengertian Vektor adalah besaran yang memiliki besar (nilai) dan arah. Vektor merupakan sebuah ruas garis yang

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

r x = 0. Koefisien-koefisien persamaan yang dihasilkan adalah analitik pada x = 0. Jadi dapat kita gunakan metode deret pangkat.

PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LOGARITMA

Materi V. Determianan dinotasikan berupa pembatas dua gris lurus,

KINEMATIKA. Membahas gerak suatu benda tanpa memandang penyebabnya. Dinamika : Membahas hubungan gaya & gerak

c. keseluruhan perjalanannya jawab: 1. Perhatikan gambar berikut ini.

Kerjakan di buku tugas. Tentukan hasil operasi berikut. a. A 2 d. (A B) (A + B) b. B 2 e. A (B + B t ) c. A B f. A t (A t + B t ) Tes Mandiri

MODEL POTENSIAL 1 DIMENSI

Gerak Suatu benda dikatakan bergerak jika:

DETERMINAN. Misalkan A adalah suatu matriks persegi. a) Jika A memiliki satu baris atau satu kolom bilangan nol, maka det(a) = 0.

matematika K-13 IRISAN KERUCUT: PERSAMAAN HIPERBOLA K e l a s A. Definisi Hiperbola Tujuan Pembelajaran

Solusi Pengayaan Matematika Edisi 4 Januari Pekan Ke-4, 2007 Nomor Soal: 31-40

CONTOH SOLUSI BEBERAPA SOAL OLIMPIADE MATEMATIKA Oleh: Wiworo, S.Si, M.M. 3. Untuk k 2 didefinisikan bahwa a

PERTEMUAN 2 DASAR METODE NUMERIK

1. HUKUM SAMBUNGAN KIRCHOFF (HUKUM KIRCHOFF I) 2. HUKUM CABANG KIRCHOFF (HUKUM KIRCHOFF II)

Solusi Pengayaan Matematika Edisi 3 Januari Pekan Ke-3, 2008 Nomor Soal: 21-30

SOAL PILIHAN GANDA A. 10 B. 100 C D E

15. INTEGRAL SEBAGAI LIMIT

M E K A N I K A. Dr. Muktar Panjaitan, M.Pd

7. Ruang L 2 (a, b) f(x) 2 dx < }.

Volume Bangun Ruang. 1. Balok. Perhatikan gambar di atas. 1. Bangun apa saja yang ada di atas meja? 2. Termasuk bangun apa benda yang dibawa Tini?

12. LUAS DAERAH DAN INTEGRAL

Jawaban Tugas Awal Gerak dan Gaya. Eksperimen Kereta dinamika

matematika WAJIB Kelas X RASIO TRIGONOMETRI Kurikulum 2013 A. Definisi Trigonometri

IRISAN KERUCUT: PERSAMAAN ELIPS. Tujuan Pembelajaran

BAB: PENERAPAN INTEGRAL Topik: Volume Benda Putar (Khusus Kalkulus 1)

Eyus Sudihartinih Tugas MK Geometri

6. Himpunan Fungsi Ortogonal

selisih positif jarak titik (x, y) terhadap pasangan dua titik tertentu yang disebut titik

Vektor di R 2 dan R 3

Hubungan integral garis yang umum antara ke dua kuantitas tersebut,

Solusi Pengayaan Matematika

Bab 2 HUKUM KEKEKALAN. 2.1 Hukum Kekekalan Skalar

Menerapkan konsep vektor dalam pemecahan masalah. Menerapkan konsep vektor pada bangun ruang

Universitas Esa Unggul

PROBLEM SOLVING TERKAIT DENGAN KELAS X SEMESTER 1 PADA STANDAR KOMPETENSI (SK) 1.

RUMUS HERON DAN RUMUS BRAHMAGUPTA

SIFAT-SIFAT LOGARITMA

LIMIT FUNGSI. DEFINISI Notasi. dibaca. limit f(x) bila x mendekati a sama dengan L. atau. f(x) mendekati L bila x mendekati a.

FISIKA BESARAN VEKTOR

Diana Holidah Bagian Farmasi Klinik dan Komunitas Fakultas Farmasi Universitas Jember

Tujuan Pembelajaran. ) pada elips. 2. Dapat menentukan persamaan garis singgung yang melalui titik (x 1

matematika K-13 TEOREMA FAKTOR DAN OPERASI AKAR K e l a s

SELEKSI OLIMPIADE TINGKAT KABUPATEN/KOTA TAHUN 2002 TIM OLIMPIADE MATEMATIKA INDONESIA TAHUN 2003

Analisis Rangkaian Listrik Di Kawasan s

Solusi Ujian Kenaikan Kelas - Fisika Kelas X Kode Soal 01

SISTEM BILANGAN REAL. 1. Sifat Aljabar Bilangan Real

Materi IX A. Pendahuluan

Bab 3: Vektor & Gerak Dua Dimensi

Tujuan Pembelajaran. ) pada hiperbola yang berpusat di (0, 0). 2. Dapat menentukan persamaan garis singgung di titik (x 1

MA3231 Analisis Real

ANALISIS NUMERIK. Inter polasi. SPL simultan. Akar Persama. linear

Aljabar Linear Elementer

Sistem Persamaan Linier

KINEMATIKA Kelas XI. Terdiri dari sub bab : 1. persamaan gerak 2. Gerak Parabola 3. Gerak Melingkar

SIMAK UI 2011 Matematika Dasar

Aljabar Linear Elementer

Bab a. maka notasi determinan dari matriks A ditulis : det (A) atau. atau A.

INTEGRAL FOURIER KED. Diasumsikan syarat-syarat berikut pada f(x): 1. f x memenuhi syarat Dirichlet pada setiap interval terhingga L, L.

Sistem Persamaan Linear Bagian 1

APLIKASI INTEGRAL PENERAPAN INTEGRAL. Luas daerah kelengkungan

NILAI EIGEN DAN VEKTOR EIGEN

matematika PEMINATAN Kelas X FUNGSI LOGARITMA K-13 A. Definisi Fungsi Logaritma

METODE ANALISIS. Tentukan arus pada masing-masing tahanan dengan menggunakan metode arus cabang untuk rangkaian seperti pada Gambar 1.

FUNGSI TRANSENDEN. Sifat satu kesatu yang mengakibatkan fungsi

Rumus Luas Daerah Segi Empat Sembarang? Oleh: Al Jupri Dosen Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Indonesia

APLIKASI INTEGRAL PENERAPAN INTEGRAL. Luas daerah kelengkungan

BAB 7. LIMIT DAN LAJU PERUBAHAN

1) BENTUK UMUM DAN BAGIAN-BAGIAN PERSAMAAN KUADRAT Bentuk umum persamaan kuadrat adalah seperti di bawah ini:

VEKTOR. Adri Priadana. ilkomadri.com

Teorema Dasar Integral Garis

E-LEARNING MATEMATIKA

DE DF. = maka tentukan nilai x + 1!

Bab 3 Terapan Integral Ganda

Minggu ke 3 : Lanjutan Matriks

SEMI KUASA TITIK TERHADAP ELIPS

Bab 3 Terapan Integral Ganda

Dosen: Ir. Suroso Dipl.HE, M.Eng. Dr. Eng. Alwafi Pujiraharjo

Matriks. Pengertian. Lambang Matrik

Interpolasi. Umi Sa adah

Aljabar Linear Elementer

Deret Fourier. (Pertemuan X) Dr. AZ Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

BAB 3 SOLUSI NUMERIK SISTEM PERSAMAAN LINEAR

BENTUK PANGKAT, AKAR DAN LOGARITMA

c y X = B D y D x h t t p : / / m a t e m a t r i c k. b l o g s p o t. c o m

PEMBAHASAN SOAL OSN MATEMATIKA SMP 2013 TINGKAT KABUPATEN

b. Notasi vektor : - Vektor A dinotasikan a atau a atau PQ - Panjang vektor a dinotasikan a atau PQ

3. LIMIT DAN KEKONTINUAN

TURUNAN FUNGSI. LA - WB (Lembar Aktivitas Warga Belajar) MATEMATIKA PAKET C TINGKAT VI DERAJAT MAHIR 2 SETARA KELAS XI

CHAPTER 1 EXPONENTS, ROOTS, AND LOGARITHMS

BAB III MATRIKS

MATERI I : VEKTOR. Pertemuan-01

MATERI POKOK MATA PELAJARAN FISIKA-1

Transkripsi:

MODUL VIII FISIKA MODERN Trnsformsi Loren Tujun Insruksionl Umum : Agr mhsisw dp memhmi mengeni Trnsformsi Loren Tujun Insruksionl Khusus : Dp menjelskn enng kedu posul Einsein Dp menjelskn enng perbedn rnsformsi Loren dn rnsformsi Glileo. Buku rujukn : Fisik modern Hllid-Resnik

Trnsformsi Loren Sekrng mri ki gunkn kedu ponsul Einsein unuk menurunkn persmn rnsformsi ng sejenis dengn rnsfomsi Glileo nmun berlku unuk keepn ng inggi sekli. Trnsfomsi ini dinmkn Trnsfomsi Loren, Trnsfomsi Loren ini kn menjdi rnsformsi Glileo pd keepn rendh (lebih keil dri keepn h) dn dp menunjukkn bhw keepn h ep sm pd semu kerngk. Anggp d du inersil dengn su kerngk dengn keepn bergerk keepn relie erhdp kerngk ng lin kerh sumbuh. ki nggp kerngk S dim dn kerngk S dlh kerngk ng bergerk dengn keepn relie erhdp kerngk S. Anggp suu perisiw erjdi pd koordin rung wku (,,,) menuru pengm di S dn pd koordin rung wku (,,, ) menuru pengm di S. gr seluruh koordin mempuni dimensi ng sm mri ki klikn koordin wku dengn (keepn h), sehingg penulisn koordin perisiw iu menjdi (,,,) unuk pengm S dn (,,, ) unuk pengm di S. Penulisn seperi ini sering dinmkn penulisn emp dimensi. Y' S Z S' X Gmbr. Sekrng mri ki uliskn sebgi kombinsi dri,, dn

3 ' 3 4 dengn,, 3, dn 4 dlh konsn ng hrus ki ri. Mengp hn dimbil suku ng linier dengn,, dn? bgimn dengn suku,,,... ds? Ki memng idk memsukkn suku berorde lebih inggi kren suku berorde lebih inggi ini kn mengkibkn erjdin ke idk homogenn. Mksudn dlh sebgi beriku : mislkn hubungn nr dn dlh =. dengn dlh konsn. Anggp nd mempuni sebng ongk ng pnjngn sun ng ujungn dilekkn pd koordin = dn =. Menuru pengm di S posisi ujung ng su dlh: ' dn posis ujung ng lin dlh ' 4 sehingg pnjng ongk menuru pengm di S dlh ' ' 4 =3. Sekrng jik ujung ongk dilekkn pd =3 dn = 4 mk menuru pengm di S pnjng ongk menjdi. l ' ' 4 3 7 Ini idk msuk kl bgimn mungkin ongk ng sm dilekkn kerngk inersil ng sm (wlupun pd koodin ng berbed) kn berubh pnjngn?. Jdi ser lengkp hubungn nr,, dn dengn,, dn dlh: ' ' ' ' 3 4 3 4 3 3 33 43 4 34 4 () Sekrng mri ki ri ke 6 koofisien di s dengn menggunkn posul Einsein. Posul perm mengkn bhw hukum Fisik sm dlm semu inersil. Dengn posul ini mk ki boleh mengkn = dn =. unuk mengeri ini mri ki

4 bngkn du orng A dn B mengmi sebuh bend ng juh bebs dri keinggin erenu o B bergerk dengn keepn kerh sumbuh sedngkn A dim. A B Gmbr. Kren A dn B ssem inersil, mk menuru posul A dn B kn melih bend ng juh dengn hukum ng sm iu rumus g o Jdi A dn B sennis men keinggin ng sm dengn k lin =. Kondisi = dn = kn memberikn 3 3 4 3 3 Dengn demikin persmn 3 menjdi : ' 3 4 ' ' ' 4 4 43.() Perhikn persmn dis Jik 4 idk sm dengn nol mk jm ng dilekkn pd posisi dn - kn men hsil ng berbed. Ini idk logis demikin jug jik koofisien 43 idk nol mk jm ng dilekkn pd posisi dn kn men wku ng berbed jdi dp diuliskn bhw:

5 4 43 Sekrng perhikn persmn perm dri persmn () Keik ssem S bergerk dengn keepn, posisi sebuh iik pd = seelh wku dlm ssem S dlh =. Gunkn du d ini ke persmn perm dri persmn 4 unuk memperoleh, ' ( 4 ) 3 3 4 4 3 Kren, dn idk bergnungn mk persmn dis kn dipenuhi hn jik : 4 3 Dengn demikin ki mempuni persmn beriku : ' ( ' ' ) ' 4.(3) Unuk menenukn keig koofisien,4 dn ki gunkn posul kedu ng mengkn bhw keepn h sm pd seip kerngk inersil. S=S S S' ' P(,, ) () O O' (b) Gmbr.3 -b

6 Perhikn gmbr.3 Pd gmbr gelombng elekromgneik dipnrkn keik S dn S berimpi. Gelombng dri iik O (O) Gelombng ini mermb ke segl rh. Menuru pengm S seelh wku gelombng menpi iik P(,, ). jik dlm kerngk bergerk ini keepn h sm dengn mk pnjng linsn O P sm dengn. O ' P ' ' ' ' ' ' ' ' '..(4) Pengm S men gelombng ini menpi iik P dlm wku dn menuru pengm S posisi iik P dlh (,,). Jik keepn h dlh jug sm dengn pd kerngk ini mk jrk OP menuru pengm ini sm dengn.. OP (5) Subiusi persmn (3) ke persmn (5) unuk memproleh, ' ' ' ' ( ) ( 4 ) ( 4) ( 4) ( ) gr persmn ini sm dengn persmn (5 )mk 4 4

7 Dri keig persmn di s ki peroleh 4 / / / / Dengn demikin ki peroleh rumus rnsfomsi Loren ' / ' ' Unuk menederhnkn penulisn di s ki definisikn dn / / ( ' ) ' ' ' ( ' )...(6) Bgimn menkn posisi dn suku,, dn? Ki boleh mengikui prosedur di s u ukup menggni nd ksen menjdi idk dn seblikn ser mengmbil keepn kerngk menjdi,

' ' ( ' ( ' ) ' )...(7) Sebelum ki lnjukn konsekuensi dri Loren rnsformion, mri ki es dulu pkh rnsformsi ng berdsrkn posul Einein ini sesui dengn rsnformsi Glileo. Pd rsnformsi Glileo keepn bend bisn keil << sehingg suku / dp dibikn u = pd kondisi ini rnsformsi loren menjdi : ' ' ' '...() Tern pd keepn rendh rnsformsi Loren sesui dengn rsnformsi Glileo. Conoh : Seorng pengm di S men kejdin pd =3 dn =s. ssem S bergerk dengn keepn,5 relie erhdp ssem S serh sumbuh X. Tenukn koordin ng di oleh ssem pengm di ssem S? bndingkn hsil ng diperoleh dengn rnsfomsi Glileo. Penelesin : Dlm sol ini keepn ssem sng inggi sekli kren iu rnformsi Glileo idk berlku. Koordin menuru pengm di S dp dihiung dengn rumus (6) unuk memudhkn ki hiung dulu

9 / (,5) /,6 Ki idk perlu menghiung dn kren ki boleh nggp ini sm dengn nol Dikehui : 3 m - s,5,5 m/s Din?? Jwb : ( - ),6(3-,5. - ),74 m ' (,5.3 ),6 5, (3 ) 9 s Trnsformsi Glileo ; ' ( ) (3,5. ),5 = = - s ki lih bhw persmn rnsformsi Loren ng berlku unuk semu jenis keepn mermlkn hsil ng sng berbed dengn p ng dirmlkn oleh rnsformsi Glileo. Tepi jik keepn ukup rendh mk kedu rnsformsi Loren dn rnsformsi Glileo epi = 9 km/jm =5 m/s.