Tutorial Aksara Jawa 2009

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PDF created with FinePrint pdffactory trial version YUK BELAJAR NIHONGO

PASANGAN DAN SANDHANGAN DALAM AKSARA JAWA 1. oleh: Sri Hertanti Wulan Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah FBS UNY

DAFTAR PENILAIAN PELAKSANAAN PEKERJAAN PEGAWAI NON AKADEMIK UKSW

Sa Âsk 0 2t Sanskerta CARA MENULIS VOKAL DEWANAGARI

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

Proposal for encoding the Javanese Script in the UCS (A900-A97F) (correcting for Michael Everson Proposal)

PERATURAN WALIKOTA JAMBI NOMOR 37 TAHUN 2014 TENTANG LAGU MARS DAN HYMNE KOTA JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA JAMBI,


USAHA KONVEKSI PAKAIAN JADI

A a B b C c D d E e F f G g H h I i J j K k L l M m N n O o P p Q q R r S s T t U u V v W w X x Y y Z z. A I U E O a i u e o

P r o f i l U s a h. a A s p e k P a s a r P e r m i n t a a n H a r g a...

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PELINDUNGAN, PEMBINAAN, DAN PENGEMBANGAN BAHASA, SASTRA, DAN AKSARA JAWA

Dokumentasi dan Panduan Pemakaian Hanacaraka Truetype Font Untuk Perangkat Lunak Komputer Berbasis Sistem Operasi Windows

ꦏ ꦑ ꦒ ꦓ ꦔ ꦏ ꦑ ꦒ ꦓ ꦔ ꦏ ꦑ ꦒ ꦓ ꦔ. Ka Kha Ga Gha Nga ꦕ ꦖ ꦗ ꦙ ꦚ ꦕ ꦖ ꦗ ꦙ ꦚ ꦕ ꦖ ꦗ ꦙ ꦚ. Ca Cha Ja Jha Nya ꦛ ꦜ ꦝ ꦞ ꦟ ꦛ ꦜ ꦝ ꦞ ꦟ. ꦛ ꦜ ꦝ ꦞ ꦟ Ṭa Ṭha Ḍa Ḍha Ṇa

Program Kerja TFPPED KBI Semarang 1

1, 1 PENANGKAPAN IKAN DENGAN PURSE SEINE

BAB III AKSARA SUNDA

19 JANUARI 2010 BENGKEL PRABACAAN

PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBONG NOMOR TAHUN 2013 TENTANG AKSARA KA GA NGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LEBONG,

m 2 BUDIDAYA PEMBESARAN IKAN LELE

136 Kerajaan yang Telah Berdiri Datanglah!

BAB III METODE PENELITIAN

Notasi Gamelan Berkahing Gusti Mijil Pelog Nem Mu - ji Gus - ti ing si - ang lan ra - tri

A s p e k P a s a r P e r m i n t a a n... 9

1 0 0 m 2 BUDIDAYA PEMBESARAN IKAN NILA

BAB II LANDASAN TEORI. pada tanggal 22 s.d. 26 Oktober 1996 di Batu, Malang, Jawa Timur. Salah satu

Lu r 2 r h v u, r Oh o r uu r Bu B Brw u hu 300 h u h Th Bu, D rh u r 30 r uh h - u u hu u f) ( f uju f U j S - uu ) (ooo Drh rh 999 Thu 22 Noor u cu

TUGAS AKHIR PERENCANAAN PERBAIKAN KALI BABON KOTA SEMARANG

0,8 9 0,9 4 1,2 4 7,1 6 %

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

0 u, Au gu uu g h hw yu yu gg hgg g u h h,,, j o hgg hw g 3 03 Ay, 97 Ey, Gch c h, u, h g u u o gu j, ghu, oh gug, uu,, g D huu, h Sc u g o o hoogf, g

Bagian Aksara Batak (dominan Toba)

Aplikasi Belajar Menulis Aksara Jawa Menggunakan Android

Vol : 13 1 E D hl ff o uh : 11 u Tl lh 1 l T J o h Nol B, hl Dl u o I uh uu 009, D Io B J lu 6 R 009 Auo uu 009, hu l uuh h Io o jl lh I l uuh

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA BERPIKIR, DAN HIPOTESIS

Deskripsi karya Komposisi MARS UNDIKSHA

Deskripsi karya Komposisi MARS VISI

BAB II KAJIAN TEORI. lain. Menulis merupakan suatu kegiatan yang produktif dan ekspresif.

5 S u k u B u n g a 1 5 %

Deskripsi karya Komposisi MARS WIJAYA KUSUMA SURABAYA

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

ANALISIS KESALAHAN MENULIS HURUF JAWA PADA SISWA KELAS VIIA MTs DARUL MA ARIF PRINGAPUS

Aplikasi Pengenalan Ucapan Berdasarkan Suku Kata Konsonan-Vokal Menggunakan Algoritma Hidden Markov Model

Panduan Guru. Unit 1 : Modul Guru

Baca Tulis Qur an (BTQ) Kelas 1

BAB 1 PENDAHULUAN. sosial tidak dapat hidup tanpa adanya komunikasi dengan sesama. seseorang dengan status sosial dan budaya dalam masyarakat itu

USAHA PENANGKAPAN IKAN PELAGIS DENGAN ALAT TANGKAP GILLNET

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yaitu

BABA V PENUTUP. musik gambus menjadi bagian dari kehidupan budaya Lamaholot. musik gambus seolah-olah tersingkir dari kehidupan budaya setempat.

PEDOMAN TRANSLITERASI

Hasimi. Gemar Berbahasa Arab. Kelas 1. Bahasa Arab Bahasa Alquran. Gampang Dan Menyenangkan. Jaringan Sekolah Islam Terpadu Empowering Islamic Schools

KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK Norma dan Implementasi

2 Me o i g e P e n il it n a T e b l. 1 ti s m ti n A t a ( r p ) k - T e b l. 2 n ti s Me ti n A t a ( r p ) k

Anatomi Abjad & Aksara Carakan (*)

6 S u k u B u n g a 1 5 % 16,57 % 4,84 tahun PENGOLAHAN IKAN BERBASIS FISH JELLY PRODUCT

TRANSLITERASI ARAB LATIN.

OLIMPIADE NASIONAL MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM TINGKAT PERGURUAN TINGGI (ONMIPA-PT) Bidang Kimia Sub bidang Kimia Anorganik

PENGGUNAAN MEDIA KARTU HURUF DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA AKSARA JAWA PADA SISWA KELAS V SDN 2 LUNDONG TAHUN AJARAN 2015/2016

Pembuka. JAMINAN HIDUP KEKAL do = g 3/4 1/4 =

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

GEREJA PROTESTAN di INDONESIA bagian BARAT (G P I B) TATA IBADAH HARI KENAIKAN YESUS KRISTUS

SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Islam Program Studi Ekonomi Islam

PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB LATIN

LAPORAN AKHIR PROGRAM P2M PENERAPAN IPTEKS. Upaya Peningkatan Kemampuan Calistung bagi Siswa SDN 4 dan 7 Banyuning yang Seharusnya Sudah Bisa Membaca

GEREJA PROTESTAN di INDONESIA bagian BARAT (G P I B) TATA IBADAH HARI KENAIKAN YESUS KRISTUS

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN CIREBON NOMOR 36 TAHUN 2005 SERI D.22 PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIREBON NOMOR 05 TAHUN 2005 TENTANG

BAB 1 PENDAHULUAN. Bahasa yang digunakan terdiri atas bahasa lisan dan bahasa tulis. Oleh karena itu,

RANCANGAN PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR NOMOR... TAHUN 2012 TENTANG TINGKAT KLIERENS

STANDAR ISI BAHASA JAWA SD/MI

ANALISIS KESALAHAN BENTUK DALAM KETERAMPILAN MENULIS SUKU KATA BERAKSARA JAWA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 KRETEK, BANTUL, YOGYAKARTA SKRIPSI

Pada tanggal 9 Oktober 2009 akhirnya aksara Jawa bisa diakui dan masuk pada sistem UNICODE untuk aksara aksara daerah di dunia.

USAHA PEMBUATAN GULA AREN

PENGEMBANGAN SOFTWARE VIRTUAL AJI SAKA SEBAGAI ALAT BANTU UNTUK BELAJAR MENGENAL AKSARA JAWA DENGAN PENDEKATAN MULTIMEDIA

d. Siswa menunjukan 20 suku kata [(bu-ku), (ca-be), (da-du), (gu-la), (ja-ri),

B A B I V H A S I L P E N E L I T I A N D A N P E M B A H A S A N

ANALISIS KEKELIRUAN PENULISAN AKSARA JAWA DALAM ULANGAN HARIAN SISWA KELAS IV SD N PERCOBAAN 3 PAKEM SLEMAN YOGYAKARTA SKRIPSI

D FTR II H Juu... D f I.... huu... Bg.... R uu Mh.... h.... Tg h Thu g Kj... uu

BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR REPUBLIK INDONESIA

KAJIAN FILOLOGI SÊRAT SÊKAR WIJÅYÅKUSUMÅ SKRIPSI

SUPLEMEN BUKU NOVENA ROH KUDUS 2014 UNTUK DIRIGEN, ORGANIS DAN SOLIS

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MALANG,

s\ fr Eni fzto v3z t ei* Et\^ fr 6 6-E iep EI :EeBEs eee **c 1Eg r: HH* E3s , E eeee =*s ehe *ts *EE9E5 d. xo 9<E =E tr6 2<fi {vr :..

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN. Permasalahan yang sering terjadi di kawasan perkotaan adalah kurangnya

2. PERSIAPAN DOA Do=C,4/4. 1. TANDA SALIB Do=D/E. 5< < 5< X X Dalam nama Ba pa dan Pu tra dan Roh Ku dus, A min.

TRANSLITERASI. Pengertian Transliterasi. Manfaat Transliterasi. Metode Transliterasi. Masalah-Masalah Transliterasi

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN. Secara keseluruhan desain yang diterapkan dalam perancangan ulang kemasan produk

EVALUASI KINERJA TRANSJAKARTA BUSWAY KORIDOR I RUTE (BLOK M-KOTA) Oleh : ANINDITO PERDANA ( )

USAHA BUDIDAYA CABAI MERAH

PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB LATIN

KAEDAH SEBUT, EJA DAN BUNYIKAN. Oleh. Cathy John ABSTRAK

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN CIREBON NOMOR 88 TAHUN 2005 SERI B.6 PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIREBON NOMOR 18 TAHUN 2005 TENTANG

PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB LATIN

Kelas Tema Materi Waktu. P1 Sesrawungan Mendengarkan: mendengarkan dan membedakan berbagai bunyi/suara dan atau bunyi bahasa

Deskripsi karya Komposisi MARS PT KERETA API INDONESIA (KAI)

DAFTAR ISI. Pedoman Translitrasi... Abstraks...

HAND OUT MATA KULIAH KOMPREHENSI TULIS

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GARAM BERYODIUM DENGAN PEMILIHAN GARAM DI KELURAHAN BANARAN KECAMATAN BOYOLALI

Transkripsi:

PENGENALAN AKSARA JAWA Oleh Setya Amrih Prasaja,S.S Aksara Jawa adalah sebuah aksara yang digunakan oleh orang Jawa dalam mengembangkan tradisi tulis mereka, aksara ini merupakan aksara turunan dari aksara Devanagari yang pada perkembangannya menjadi aksara Jawa yang masih bisa kita lihat sampai saat ini, adapun aksara Jawa yang digunakan oleh orang Jawa sekarang ini adalah aksara Jawa yang pernah berkembang pada masa kejayaan kerajaan Majapahit 1, namun telah diformat dan disusun ulang semasa imperium Islam mulai menghegemoni tanah Jawa, sehingga susunan huruf tersebut berbunyi ha, na, ca, ra, ka.dan seterusnya. Wujud dan susunan aksara Jawa yang akan dibahas lebih lanjut dalam tulisan ini adalah aksara Jawa yang telah mengalami penyusunan baru dan didasarkan pada tata eja Sriwedari, adapun kelengkapan aksara Jawa berdasar weton Sriwedari adalah sebagai berikut ; 1. Aksara Wyanjana, aksara ini juga dikenal sebagai aksara nglegena, disebut demikian karena aksara ini dihadirkan dalam bentuk suka kata terbuka [a], yang dalam istilah Jawa disebut aksara wuda (telanjang) karena belum mendapatkan imbuhan atau sandhangan baik sandhangan swara maupun sigeg. Jumlah aksara ini ada duapuluh buah ; a n c r k f t s w l ha na ca ra ka da ta sa wa la 1 Coba bandingkan dengan distribusi aksara aksara yang digunakan pada kropak lontar kakawin kakawin Jawa Kuna periode Majapahit, yang sekarang masih terus dilestarikan di pulau Bali. www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 1

p d j y v m g b q z pa dha ja ya nya ma ga ba tha nga 2. Pasangan aksara Wyanjana, adalah aksara yang merupakan pasangan dari masing masing aksara Wyanjana. Fungsi dari aksara pasangan ini adalah untuk menggantikan aksara Wyanjana apabila aksara Wyanjana tersebut berada dibelakang aksara yang bersifat sigeg (konsonan), yang proses perubahan konsonannya tidak dikarenakan mendapat sandhangan sigeg pangkon. Jumlah aksara pasangan Wyanjana sama seperti aksara Wyanjananya ; N C R K F T W L D J Y M G B Q Z H S ha na ca ra ka da ta sa wa la P V pa dha ja ya nya ma ga ba tha nga Pasangan pasangan tersebut letaknya di bawah aksara yang dipasanginya kecuali untuk pasangan ha, sa, pa, dan nya. Sedangkan untuk pasangan na dan wa letaknya menggantung pada aksara yang dipasanginya. 3. Aksara Murda, pada dasarnya aksara Murda menurut pemahaman weton Sriwedari adalah aksara aksara yang digolongkan sebagai aksara aksara tua, tua dalam pengertian aksara ini dulunya digunakan untuk menulis bunyi aksara Jawa Kuna terutama yang diadopsi langsung dari bahasa sumbernya yaitu Sanskerta, dalam perkembangannya karena sastra Jawa dan bahasa Jawa yang berkembang di Jawa setelah runtuhnya Imperium Majapahit, dan hukum bunyi Jawa Kuna tidak lagi dipegang teguh, maka lambat laun keberadaan aksara aksara ini tersisihkan dalam penulisan kata bahasa Jawa yang lebih modern, oleh karena itu keberadaannya lantas dikategorikan sebagai bentuk kapital huruf Jawa. www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 2

Jumlah aksara Murda ini ada delapan, dan ditambah satu lagi aksara şa yang jarang dikenal dan hamper hilang dari susunan aksara Jawa sekarang, adapun yang dimaksud aksara Murda dan aksara şa antara lain : Aksara Murda Na, pada awalnya aksara ini untuk menuliskan bunyi aksara Ņa Sanskerta ;! [ Aksara Murda Ka, pada awalnya aksara ini untuk menuliskan bunyi aksara Kha Sanskerta ; @ o Aksara Murda Ta, pada awalnya aksara ini untuk menuliskan bunyi aksara Tha Sanskerta ; # Q Aksara Murda Sa, pada awalnya aksara ini untuk menuliskan bunyi aksara Ņa Sanskerta ; $ z Aksara Murda Pa, pada awalnya aksara ini untuk menuliskan bunyi aksara Pha Sanskerta ; % ) Aksara Murda Nya, pada awalnya aksara ini untuk menuliskan bunyi aksara Jha Sanskerta ; ^ Aksara Murda Ga, pada awalnya aksara ini untuk menuliskan bunyi aksara Gha Sanskerta ; www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 3

& " Aksara Murda Ba, pada awalnya aksara ini untuk menuliskan bunyi aksara Bha Sanskerta ; * - Aksara Şa, pada awalnya aksara ini untuk menuliskan bunyi aksara Şa Sanskerta ; ' ; Untuk lebih jelasnya keberadaan kedelapan aksara Murda tersebut bisa dicermati di bawah ini ;! @ # $ % ^ & * Na Ka Ta Sa Pa Nya Ga Ba 4. Pasangan aksara Murda, adalah aksara yang merupakan pasangan dari masing masing aksara Murda. Fungsi dari aksara pasangan ini adalah untuk menggantikan aksara Murda apabila aksara Murda tersebut berada dibelakang aksara yang bersifat sigeg (konsonan), yang proses perubahan konsonannya tidak dikarenakan mendapat sandhangan sigeg pangkon. Jumlah aksara pasangan Murda sama seperti aksara Murdanya ; ± ³ µ ² Na Ka Ta Sa Pa Nya Ga Ba Pasangan pasangan tersebut letaknya di bawah aksara yang dipasanginya kecuali untuk pasangan pa Murda. Sedangkan untuk pasangan Ta Murda letaknya menggantung pada aksara yang dipasanginya. www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 4

5. Aksara Rékan, adalah aksara yang ditambahkan ke dalam susunan aksara Jawa untuk melengkapi, dan menuliskan ejaan huruf yang utamanya diadopsi dari kosakata bahasa Arab, jumlah aksara rékan tidak dibatasi hal ini tergantung dari ketersediaan aksara tersebut sudah cukup memadai belum untuk menulis kosakata asing, dan bisa bertambah sesuai kebutuhan, adapun aksara aksara rékan tersebut seperti ; a+ / k+ g+ f+ p+ j+ kha gha dza fa/va za 6. Pasangan aksara Rékan, adalah aksara yang merupakan pasangan dari masing masing aksara Rékan. Fungsi dari aksara pasangan ini adalah untuk menggantikan aksara Rékan apabila aksara Rékan tersebut berada dibelakang aksara yang bersifat sigeg (konsonan), yang proses perubahan konsonannya tidak dikarenakan mendapat sandhangan sigeg pangkon. Jumlah aksara pasangan Rékan sama seperti aksara Rékannya, meskipun ada beberapa yang berpendapat bahwa aksara Rékan ini tidak tersedia pasangannya, maka dalam tulisan ini akan coba dihadirkan pasangan pasangan tersebut ; H+ / K + G+ F+ P+ J+ kha gha dza fa/va za 7. Aksara Swara, aksara ini adalah bagian yang takterpisahkan dari aksara Jawa, fungsinya hampir sama dengan keberadaan aksara Murda, aksara Swara pada awalnya hadir sebagai pelengkap aksara Jawa dalam penulisan kata kata pinjaman Jawa Kuna dari kosakata kosakata Sansekerta, pada perkembangannya sekarang aksara ini sebagai pelengkap untuk menuliskan kata kata pinjaman dari bahasa bahasa Asing lainnya, seperti bahasa Inggris, www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 5

Indonesia dan lain sebagainya. Aksara Swara tidak memiliki pasangan, adapun aksara aksara tersebut meskipun tidak memiliki pasangan namun tetap bisa mendapatkan sandhangan utamanya sandhangan sigeg. Jumlah aksara Swara ada lima buah ; A I U E O A I U E O 8. Angka, selain aksara aksara tersebut di atas aksara Jawa juga dilengkapi dengan aksara numeric atau angka, seperti di bawah ini ; 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 9. Sandhangan, adalah kelengkapan aksara Jawa yang berupa simbol simbol, fungsi dari sandhangan ini adalah untuk merubah bunyi aksara aksara yang masih terbaca nglegena atau aksara yang hadir masih dengan suku kata terbuka [a], sandhangan terbagi menjadi tiga macam ; Sandhangan Swara, sandhangan ini adalah sandhangan yang digunakan untuk merubah bunyi aksara aksara nglegena bias wyanjana, Murda, maupun Rékan terbaca sesuai dengan bunyi suara [i], [è], [é], [e], [u], dan [o]. Sandhangan sandhangan yang dimaksud adalah ; o Wulu, sandhangan ini berfungsi merubah bunyi aksara yang disandhanginya terbaca [i], contoh ; i + a ai hi dan seterusnya. o Taling cerek, sandhangan ini berfungsi merubah bunyi aksara yang disandhanginya terbaca [è], contoh ; www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 6

{ + a {a hè dan seterusnya. o Taling, sandhangan ini berfungsi merubah bunyi aksara yang disandhanginya terbaca [é], contoh ; [ + a [a hé dan seterusnya. o Pepet, sandhangan ini berfungsi merubah bunyi aksara yang disandhanginya terbaca [e], contoh ; e + a ae he dan seterusnya. o Suku, sandhangan ini berfungsi merubah bunyi aksara yang disandhanginya terbaca [u], contoh ; u + a au hu dan seterusnya. o Taling tarung, sandhangan ini berfungsi merubah bunyi aksara yang disandhanginya terbaca [o], contoh ; [ o + a [ao ho dan seterusnya. Sandhangan Sigeg, sandhangan ini adalah sandhangan yang digunakan untuk merubah bunyi aksara aksara nglegena bisa wyanjana, Murda, Swara maupun Rékan terbaca seoalah muncul bunyi konsonan [h], [r], dan [ng]. Sandhangan sigeg ini dimaksud sebagai pengganti aksara ha, ra, dan nga yang mengalami proses konsonisasi, adapun proses tersebut akan dijelaskan lebih lanjut pada bab ketiga tulisan ini. Sandhangan sandhangan yang dimaksud adalah ; www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 7

o Wignyan, sandhangan ini berfungsi merubah bunyi aksara yang disandhanginya seolah mendapat bunyi konsonan [h], contoh ; h + s sh sah dan seterusnya. o Layar, sandhangan ini berfungsi merubah bunyi aksara yang disandhanginya seolah mendapat bunyi konsonan [r], contoh ; / + s s/ sar dan seterusnya. o Cecak, sandhangan ini berfungsi merubah bunyi aksara yang disandhanginya seolah mendapat bunyi konsonan [ng], contoh ; = + s s= sang dan seterusnya. Sandhangan Anuswara, sandhangan ini adalah sandhangan yang digunakan untuk merubah bunyi aksara aksara nglegena bisa wyanjana, Murda, maupun Rékan terbaca seolah muncul peluluhan bunyi konsonan [y], dan [r]. Sandhangan sandhangan yang dimaksud adalah ; o Péngkal, sandhangan ini berfungsi merubah bunyi aksara yang disandhanginya seolah mendapat peluluhan bunyi konsonan [y], contoh ; - + k k- kya dan seterusnya. ] o Cakra, sandhangan ini berfungsi merubah bunyi aksara yang disandhanginya seolah mendapat peluluhan bunyi konsonan [r], contoh ; + k k] kra dan seterusnya. www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 8

10. Adeg adeg atau tanda baca, adalah kelengkapan aksara Jawa yang berupa simbol simbol, fungsi dari adeg - adeg ini adalah sama seperti halnya fungsi tanda baca pada system alphabet lainnya yang ada, beberapa tanda baca dalam aksara Jawa adalah Purwa pada, tanda baca ini digunakan untuk mengawali penulisan pada awal sebuah pupuh tembang macapat ; bunyinya Mangajapa Becik Madya pada, tanda baca ini digunakan untuk mengawali perubahan dari satu pupuh ke pupuh lain sebuah serat tembang macapat ;!F` bunyinya Mandrawa Wasana pada, tanda baca tembang macapat ; ini digunakan untuk mengakhiri sebuah serat I bunyinya Titi Pada luhur, tanda baca ini digunakan untuk mengawali sebuah surat pribadi dari orang tua kepada anaknya ;.. Pada madya, tanda baca ini digunakan untuk mengawali sebuah surat pribadi dari orang yang sederajat ;.. www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 9

Pada andhap, tanda baca ini digunakan untuk mengawali sebuah surat pribadi dari seorang kepada orang yang lebih tua ;.. Adeg - adeg, tanda baca ini digunakan untuk mengawali penulisan sebuah kalimat ;?.. Pada lingsa, tanda baca penulisan aksara latin ; ini digunakan seperti halnya tanda koma pada.., Pada lungsi, tanda baca penulisan aksara latin ; ini digunakan seperti halnya tanda titik pada... Pada pangkat, tanda baca ini digunakan untuk mengapit pada setiap penulisan angka Jawa ; ;..; Pangkon, tanda baca ini digunakan untuk mematikan atau membuat aksara yang dipasanginya terbaca konsonan utuh bn + \ bn\ dibaca ban bandingkan bn tanpa pangkon dibaca bana www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 10

BUNYI DALAM AKSARA JAWA A. BUNYI BUNYI AKSARA BAHASA JAWA Distribusi bunyi dalam aksara Jawa yang dimaksud dalam bab ini, tidak lain adalah gambaran tentang wujud aksara serta bunyi aksara tersebut setelah mengalami proses sandhangan. Hukum bunyi dalam bahasa Jawa dikenal sebagai Widyāksara, jumlah aksara yang digunakan dalam bahasa Jawa ada 32 buah, yang terbagi menjadi 2 golongan yaitu aksara swara (vokal), dan aksara sigeg (konsonan). 1. Aksara swara (Vokal), berjumlah tujuh buah yaitu [a], [i], [u], [è], [e], [é], dan [o]. ketujuh jumlah tersebut apabila diucapkan ada sebelas bunyi aksara swara ; a. Aksara Swara [a], meskipun dalam pengucapannya terbagi menjadi dua, namun penulisannya tetap [a] ; Aksara swara [a] jejeg, bunyi aksara ini seperti bunyi aksara [o] pada kata konon, contoh ; sp sapa tidak ditulis sopo aj aja tidak ditulis ojo p]j praja tidak ditulis projo Aksara swara [a] miring, bunyi aksara ini seperti bunyi aksara [a] pada kata aparat, contoh ; sp/ sapar www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 11

aj ajar p]j prajan b. Aksara Swara [i], meskipun dalam pengucapannya terbagi menjadi dua, namun penulisannya tetap [i] ; Aksara swara [i] jejeg, bunyi aksara ini seperti bunyi aksara [i] pada kata kini, contoh ; spi sapi aji aji piliha piliha Aksara swara [i] miring, bunyi aksara ini seperti bunyi aksara [e] pada kata daerah, contoh ; spi/ sapir tidak ditulis saper mijil\ mijil tidak ditulis mijel c. Aksara Swara [u], meskipun dalam pengucapannya terbagi menjadi dua, namun penulisannya tetap [u] ; Aksara swara [u] jejeg, bunyi aksara ini seperti bunyi aksara [u] pada kata bulu, contoh ; spu sapu tuku tuku tiru tiru www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 12

Aksara swara [u] miring, bunyi aksara ini seperti bunyi aksara [o] pada kata obat, contoh ; sru= sarung tidak ditulis sarong alun\ alun tidak ditulis alon furu= durung tidak ditulis durong d. Aksara Swara [e], dalam pengucapannya terbagi menjadi tiga, dan dalam penulisan latinnya dibedakan 2 ; Aksara swara [è] taling jejeg, bunyi aksara ini seperti bunyi aksara [e] pada kata kabupaten, bunyi ini dalam penulisan latinnya ditulis [è] contoh ; {a{lk\ èlèk tidak ditulis elek me{lk\ melèk tidak ditulis melek Aksara swara [é] taling miring, bunyi aksara ini seperti bunyi aksara [e] pada kata hebat, bunyi ini dalam penulisan latinnya ditulis [é] contoh ; spi[nn sapiné tidak ditulis sapine s[t saté tidak ditulis sate Aksara swara [e] pepet, bunyi aksara ini seperti bunyi aksara [e] pada kata kena, bunyi ini dalam penulisan latinnya ditulis [e] contoh ; pexm\ pelem tidak ditulis pêlêm 2 Silahkan baca Pedoman Penulisan Bahasa Jawa Tulisan Latin yang Disempurnakan Edisi Revisi, terbitan Kanisius 2006. www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 13

xg rega tidak ditulis rêga e. Aksara Swara [o], meskipun dalam pengucapannya terbagi menjadi dua, namun penulisannya tetap [o] ; Aksara swara [o] jejeg, bunyi aksara ini seperti bunyi aksara [o] pada kata toko, contoh ; [co[ro coro [bo[jo bojo [bo[do bodho Aksara swara [o] miring, bunyi aksara ini seperti bunyi aksara [o] pada kata botol, contoh ; [co[l=o colong [bo[j=o bojong [go[s= gosong 2. Aksara sigeg (Konsonan), aksara konsonan yang digunakan dalam bahasa Jawa sama dengan yang digunakan dalam bahasa Indonesia, jadi dalam bab ini tidak akan dibahas lebih lanjut. B. DISTRIBUSI AKSARA JAWA BESERTA KELENGKAPANNYA Dibawah ini sedikit dipaparkan, distribusi aksara Jawa beserta beberapa kasus yang terjadi dalam penulisan aksara Jawa ; 1. AKSARA WYANJANA DAN SANDHANGAN SWARA www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 14

A I U È E É O H a ai au {a a [a [ao N n ni nu {n n [n [no C c ci cu {c c [c [co R r ri ru {r x [r [ro K k ki ku {k k [k [ko D f fi fu {f f [f [fo T t ti tu {t t [t [to S s si su {s s [s [so W w wi wu {w w [w [wo L l li lu {l X [l [lo P p pi pu {p p [p [po DH d di du {d d [d [do J j ji ju {j j [j [jo Y y yi yu {y y [y [yo NY v vi vu {y v [v [vo M m mi mu {m m [m [mo G g gi gu {g g [g [go www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 15

B b bi bu {b b [b [bo TH q qi qu {q q [q [qo NG z zi zu {z z [z [zo a. AKSARA WYANJANA DAN SANDHANGAN SIGEG CECAK ANG ING UNG ÈNG ENG ÉNG ONG H a= ai= au= {a= a_ [a= [a=o N n= ni= nu= {n= n_ [n= [n=o C c= ci= cu= {c= c_ [c= [c=o R r= ri= ru= {r= x= [r= [r=o K k= ki= ku= {k= k_ [k= [k=o D f= fi= fu= {f= f_ [f= [f=o T t= ti= tu= {t= t_ [t= [t=o S s= si= su= {s= s_ [s= [s=o W w= wi= wu= {w= w_ [w= [w=o L l= li= lu= {l= X= [l= [l=o P p= pi= pu= {p= p_ [p= [p=o DH d= di= du= {d= d_ [d= [d=o J j= ji= ju= {j= j_ [j= [j=o www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 16

Y y= yi= yu= {y= y_ [y= [y=o NY v= vi= vu= {y= v_ [v= [v=o M m= mi= mu= {m= m_ [m= [m=o G g= gi= gu= {g= g_ [g= [g=o B b= bi= bu= {b= b_ [b= [b=o TH q= qi= qu= {q= q_ [q= [q=o NG z= zi= zu= {z= z= [z= [z=o b. AKSARA WYANJANA DENGAN SANDHANGAN SIGEG LAYAR AR IR UR ÈR ER ÉR OR H a/ ai/ au/ {a/ a/ [a/ [a/o N n/ ni/ nu/ {n/ n/e [n/ [n/o C c/ ci/ cu/ {c/ c/ [c/ [c/o R r/ ri/ ru/ {r/ x/ [r/ [r/o K k/ ki/ ku/ {k/ k/ [k/ [k/o D f/ fi/ fu/ {f/ f/ [f/ [f/o T t/ ti/ tu/ {t/ t/ [t/ [t/o S s/ si/ su/ {s/ s/ [s/ [s/o W w/ wi/ wu/ {w/ w/ [w/ [w/o www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 17

L l/ li/ lu/ {l/ X/ [l/ [l/o P p/ pi/ pu/ {p/ p/ [p/ [p/o DH d/ di/ du/ {d/ d/e [d/ [d/o J j/ ji/ ju/ {j/ j/ [j/ [j/o Y y/ yi/ yu/ {y/ ye/ [y/ [y/o NY v/ vi/ vu/ {y/ v/e [v/ [v/o M m/ mi/ mu/ {m/ me/ [m/ [m/o G g/ gi/ gu/ {g/ g/e [g/ [g/o B b/ bi/ bu/ {b/ be/ [b/ [b/o TH q/ qi/ qu/ {q/ qe/ [q/ [q/o NG z/ zi/ zu/ {z/ ze/ [z/ [z/o c. AKSARA WYANJANA DENGAN SANDHANGAN SIGEG WIGNYAN AH IH UH ÈH EH ÉH OH H ah aih auh {ah ah [ah [aoh N nh nih nuh {nh nh [nh [noh C ch cih cuh {ch ch [ch [coh R rh rih ruh {rh xh [rh [roh K kh kih kuh {kh kh [kh [koh www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 18

D fh fih fuh {fh fh [fh [foh T th tih tuh {th th [th [toh S sh sih suh {sh sh [sh [soh W wh wih wuh {wh wh [wh [woh L lh lih luh {lh Xh [lh [loh P ph pih puh {ph ph [ph [poh DH dh dih duh {dh dh [dh [doh J jh jih juh {jh jh [jh [joh Y yh yih yuh {yh yh [yh [yoh NY vh vih vuh {yh vh [vh [voh M mh mih muh {mh mh [mh [moh G gh gih guh {gh gh [gh [goh B bh bih buh {bh bh [bh [boh TH qh qih quh {qh qh [qh [qoh NG zh zih zuh {zh zh [zh [zoh d. AKSARA WYANJANA DENGAN PANJING RA (CAKRA) RA RI RU RÈ RE RÉ RO H a] ai] a( {a] a} [a] [a]o www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 19

N n] n]i n( {n] n} [n] [n]o C c] c]i c( {c] c} [c] [c]o R r] ri] r( {r] x} [r] [r]o K k] k]i k( {k] k} [k] [k]o D f] fi] f( {f] f} [f] [f]o T t] t]i t( {t] t} [t] [t]o S s] s]i s( {s] s} [s] [s]o W w] wi] w( {w] w} [w] [w]o L l] l]i l( {l] l} [l] [l]o P p] pi] p( {p] p} [p] [p]o DH d] di] d( {d] d} [d] [d]o J j] ji] j( {j] j} [j] [j]o Y y] yi] y( {y] y} [y] [y]o NY v] v]i v( {y] v} [v] [v]o M m] mi] m( {m] m} [m] [m]o G g] g]i g( {g] g} [g] [g]o B b] b]i b( {b] b} [b] [b]o TH q] qi] q( {q] q} [q] [q]o www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 20

NG z] zi] z( {z] z} [z] [z]o e. AKSARA WYANJANA DENGAN PANJING YA (PÉNGKAL) YA YI YU YÈ YE YÉ YO H a- ai- aú {a- a- [a- [a-o N n- ni- nú {n- n- [n- [n-o C c- ci- cú {c- c- [c- [c-o R r- ri- rú {r- x- [r- [r-o K k- ki- kú {k- k- [k- [k-o D f- fi- fú {f- f- [f- [f-o T t- ti- tú {t- t- [t- [t-o S s- si- sú {s- s- [s- [s-o W w- wi- wú {w- w- [w- [w-o L l- li- lú {l- l- [l- [l-o P p- pi- pú {p- pe- [p- [p-o DH d- di- dú {d- d- [d- [d-o J j- ji- jú {j- j- [j- [j-o Y y- yi- yú {y- y- [y- [y-o NY v- vi- vú {y- v- [v- [v-o www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 21

M m- mi- mú {m- m- [m- [m-o G g- gi- gú {g- g- [g- [g-o B b- bi- bú {b- b- [b- [b-o TH q- qi- qú {q- q- [q- [q-o NG z- zi- zú {z- z- [z- [z-o f. AKSARA MURDA DAN SANDHANGAN SWARA A I U È E É O N!!i!u {!! [! [!0 K @ @i @u {@ @e [@ [@o T # #i #u {# # [# [#o S $ $i $u {$ $e [$ [$o P % %i %u {% % [% [%o NY ^ ^i ^u {^ ^ [^ [^o G & &i &u {& & [& [&o B * *i *u {* *e [* [*o g. AKSARA MURDA DAN SANDHANGAN SIGEG CECAK ANG ING UNG ÈNG ENG ÉNG ONG N!=!i=!u= {!=!_ [!= [!=0 www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 22

K @= @i= @u= {@= @_ [@= [@=o T #= #i= #u= {#= #_ [#= [#=o S $= $i= $u= {$= $_ [$= [$=o P %= %i= %u= {%= % [%= [%=o NY ^= ^i= ^u= {^= ^ [^= [^=o G &= &i= &u= {&= &_ [&= [&=o B *= *i= *u= {*= *_ [*= [*=o h. AKSARA MURDA DENGAN SANDHANGAN SIGEG LAYAR AR IR UR ÈR ER ÉR OR N!/!i/!u/ {!/!e/ [!/ [!/0 K @/ @i/ @u/ {@/ @e/ [@/ [@/o T #/ #i/ #u/ {#/ #/ [#/ [#/o S $/ $i/ $u/ {$/ $e/ [$/ [$/o P %/ %i/ %u/ {%/ %/ [%/ [%/o NY ^/ ^i/ ^u/ {^/ ^/ [^/ [^/o G &/ &i/ &u/ {&/ &/ [&/ [&/o B */ *i/ *u/ {*/ *e/ [*/ [*/o i. AKSARA MURDA DENGAN SANDHANGAN SIGEG WIGNYAN www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 23

AH IH UH ÈH EH ÉH OH N!h!ih!uh {!h!h [!h [!0h K @h @ih @uh {@h @eh [@h [@oh T #h #ih #uh {#h #h [#h [#oh S $h $ih $uh {$h $eh [$h [$oh P %h %ih %uh {%h %h [%h [%oh NY ^h ^ih ^uh {^h ^h [^h [^oh G &h &ih &uh {&h &h [&h [&oh B *h *ih *uh {*h *eh [*h [*oh www.setyawara.tk E Learning Bahasa Jawa SMA 24