PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

dokumen-dokumen yang mirip
PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

Daftar Isi. Neraca Konsolidasi Laporan Laba Rugi Konsolidasi Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasi... 5

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT SIANTAR TOP Tbk LAPORAN KEUANGAN UNTUK ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2007 DAN 2006 (TIDAK DIAUDIT)

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT. INTANWIJAYA INTERNASIONAL, Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 MARET 2009 DAN 2008

PT. AKBAR INDO MAKMUR STIMEC Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT. AKBAR INDO MAKMUR STIMEC Tbk

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ENTITAS ANAK

Daftar Isi. Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian...4-5

PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ENTITAS ANAK

PT. PRIMARINDO ASIA INFRASTRUCTURE, Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Per 30 Juni 2010 dan 2009

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2010 DAN 2009 (MATA UANG INDONESIA)

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ENTITAS ANAK

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. pada tanggal 16 Januari 1985 berdasarkan akta notaris Ridwan Suselo, S.H., No. 27.

PT ANEKA KEMASINDO UTAMA Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 SEPTEMBER 2009 DENGAN ANGKA PERBANDINGAN TAHUN 2008 (MATA UANG INDONESIA)

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ENTITAS ANAK

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ENTITAS ANAK

PT MUSTIKA RATU Tbk DAN ENTITAS ANAK

PT Yanaprima Hastapersada Tbk. Laporan Keuangan (tidak diaudit) 30 September 2010 Dengan Angka Perbandingan Periode 2009 (Mata Uang Rupiah Indonesia)

PT SIANTAR TOP Tbk. LAPORAN KEUANGAN INTERIM UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2009 DAN 2008 (TIDAK DIAUDIT)

PT HARTADINATA ABADI, Tbk LAPORAN KEUANGAN. Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2017 dan 2016

PT HARTADINATA ABADI, Tbk LAPORAN KEUANGAN. Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2017 dan 2016

PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk

PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk

Catatan 31 Maret Maret 2010

PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk

BAB III GAMBARAN UMUM ATAS PT MMS. Sejarah Singkat dan Perkembangan Perusahaan

Persediaan Uang muka pembelian mesin dan lainnya

PT AKBAR INDO MAKMUR STIMEC, Tbk LAPORAN KEUANGAN

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi yang merupakan Bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan ini

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI PT INDO EVERGREEN. UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2011 dan 2010

PT SURYA TOTO INDONESIA Tbk. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 30 Juni 2010 dan 2009 ( Dalam Rupiah )

Daftar Isi. Neraca Laporan Laba Rugi Laporan Perubahan Ekuitas Laporan Arus Kas Catatan Atas Laporan Keuangan...

PT Yanaprima Hastapersada Tbk. Laporan Keuangan (tidak diaudit) 30 Juni 2010 Dengan Angka Perbandingan Periode 2009 (Mata Uang Rupiah Indonesia)

PT DANASUPRA ERAPACIFIC Tbk. LAPORAN KEUANGAN 31 MARET 2012 DAN 2011

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk

JUMLAH ASET LANCAR

Laporan Keuangan - Pada tanggal 31 Desember 2008 dan untuk periode sejak 8 April 2008 (tanggal efektif) sampai dengan 31 Desember 2008

PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK

PT TRIWIRA INSANLESTARI Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Laporan Keuangan Konsolidasi 30 Juni 2010 dan 2009 (Mata Uang Rupiah Indonesia)

PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT TEMPO SCAN PACIFIC Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI 31 Maret 2010 dan 2009 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT ASTRA GRAPHIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Catatan 2009*) Kas dan setara kas 2d,

PT PENYELENGGARA PROGRAM PERLINDUNGAN INVESTOR EFEK INDONESIA

AKTIVA LANCAR Kas dan setara kas 2c,2e,4, Penyertaan sementara 2c,2f,

MEMBACA LAPORAN KEUANGAN

PT ASTRA GRAPHIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Catatan 2009*) Kas dan setara kas 2d,

PT ASTRA GRAPHIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

Ronny Kusuma Moentoro Rudy Kurniawan Leonardi

PT. TRIWIRA INSANLESTARI Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT ASTRA GRAPHIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN. Catatan 2009*) Kas dan setara kas 2d,

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 31 MARET 2011 DAN 2010 (MATA UANG INDONESIA)

BAB IV PEMBAHASAN. Pada bab ini penulis akan melakukan pembahasan atas laporan keuangan PT Sari

JUMLAH AKTIVA

P.T. SURYA SEMESTA INTERNUSA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2008 DAN 2007

PT Selamat Sempurna Tbk. Dan Anak Perusahaan

PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK

30 Juni 31 Desember

P.T. EKADHARMA INTERNATIONAL TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

PT ALLBOND MAKMUR USAHA

PT. TRIWIRA INSANLESTARI Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT SEKAWAN INTIPRATAMA Tbk DAN ENTITAS ANAK

PT WICAKSANA OVERSEAS INTERNATIONAL Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian 30 September 2015 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2014 (Diaudit) Serta Untuk

PT Selamat Sempurna Tbk. Dan Anak Perusahaan

PT LIPPO SECURITIES Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (TIDAK DIAUDIT) UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2007 DAN 2006

Ronny Kusuma Moentoro Rudy Kurniawan Leonardi

PT RAMAYANA LESTARI SENTOSA Tbk. NERACA 30 JUNI 2002 DAN 2001 ( Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Nilai Nominal per Saham ) KEWAJIBAN DAN EKUITAS

1 Januari 2010/ 31 Desember 31 Desember 31 Desember (Disajikan kembali)

PT. TRIWIRA INSANLESTARI Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk. DAN ANAK PERUSAHAAN

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1 3. Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian 4-5. Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 6-7

PT. Ekadharma International Tbk. & Entitas Anak

PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk

PT LIPPO SECURITIES Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK

PT SUPARMA Tbk LAPORAN KEUANGAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL - TANGGAL 30 JUNI 2008 DAN Global Reports LLC

PT JAYA REAL PROPERTY TBK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN Per 30 Juni 2011 dan 31 Desember 2010 (Dalam Ribuan Rupiah) 31 Desember 2010

PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian 31 Maret 2015 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2014 (Diaudit) Serta Untuk

1,111,984, ,724,096 Persediaan 12 8,546,596, f, ,137, ,402,286 2h, 9 3,134,250,000 24,564,101,900

PT SIDOMULYO SELARAS Tbk Dan ANAK PERUSAHAAN

Neraca Konsolidasi dengan Informasi Tambahan Konsolidasi Neraca Induk Perusahaan

PT YULIE SEKURINDO Tbk LAPORAN KEUANGAN (TIDAK DIAUDIT) 30 JUNI 2011 DAN 30 JUNI 2010 (MATA UANG INDONESIA)

P.T. EKADHARMA INTERNATIONAL TBK. DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2007 DAN 2006

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk

PT STAR PETROCHEM Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian 30 September 2014 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2013 (Diaudit) Serta Untuk

Jumlah Aset Lancar 12,926,477,

PT Selamat Sempurna Tbk. Dan Anak Perusahaan

Transkripsi:

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI UNTUK BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2007 DAN 2006 (MATA UANG INDONESIA)

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI UNTUK BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL 30 SEPTEMBER 2007 DAN 2006 Daftar Isi Halaman Neraca Konsolidasi... 1-2 Laporan Laba Rugi Konsolidasi... 3 Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasi... 4 Laporan Arus Kas Konsolidasi... 5 Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi... 6-33

NERACA KONSOLIDASI Catatan AKTIVA AKTIVA LANCAR Kas dan setara kas 2,3 94.393.396.369 84.597.920.908 Piutang usaha - setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp 2.422.734.895 pada tahun 2007 dan 2006 2,4,10 79.167.219.581 77.254.547.293 Piutang lain-lain Pihak ketiga 2.520.713.499 3.391.626.573 Persediaan 2,6,10 38.478.318.996 39.829.273.584 Biaya dibayar di muka 2 4.067.651.714 3.257.064.226 Uang muka pemasok dan lainnya 7 7.327.107.815 7.081.593.511 JUMLAH AKTIVA LANCAR 225.954.407.974 215.412.026.095 AKTIVA TIDAK LANCAR Aktiva tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp 58.267.682.199 pada tahun 2007 dan Rp 53.490.051.558 pada tahun 2006 2, 9,10 52.121.761.769 53.281.777.787 Tanah yang belum digunakan untuk usaha 2,9 17.406.861.377 17.406.861.377 Taksiran tagihan restitusi pajak penghasilan 2,13 4.224.347.650 4.746.458.508 Aktiva pajak tangguhan - bersih 2,13 2.323.772.742 1.179.848.352 Uang jaminan Pihak ketiga 44.107.500 44.107.500 Pihak yang mempunyai hubungan istimewa 2,5 1.443.222.071 1.560.218.976 Lain-lain 1.282.346.768 308.666.768 JUMLAH AKTIVA TIDAK LANCAR 78.846.419.877 78.527.939.268 JUMLAH AKTIVA 304.800.827.851 293.939.965.363 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan. 1

NERACA KONSOLIDASI (lanjutan) KEWAJIBAN DAN EKUITAS Catatan KEWAJIBAN LANCAR Hutang bank jangka pendek 4,6,9,10 4.116.983.877 5.680.088.238 Hutang usaha 11 11.928.655.423 16.320.784.910 Hutang lain-lain 12 3.146.406.236 2.652.044.302 Hutang pajak 2,13 4.116.340.551 1.186.387.163 Biaya masih harus dibayar 498.715.802 57.192.497 Hutang dividen 237.450.913 235.653.913 Hutang sewa guna usaha yang jatuh tempo dalam satu tahun 2,9 360.420.224 77.199.117 JUMLAH KEWAJIBAN LANCAR 24.404.973.026 26.209.350.140 KEWAJIBAN TIDAK LANCAR Hutang sewa guna usaha - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 2,9 927.382.313 1.093.291.729 Kewajiban pajak tangguhan - bersih 2,13 945.241.028 1.066.187.533 Kewajiban imbalan kerja 2,14 4.102.076.368 3.174.538.247 JUMLAH KEWAJIBAN TIDAK LANCAR 5.974.699.709 5.334.017.509 JUMLAH KEWAJIBAN 30.379.672.735 31.543.367.649 HAK MINORITAS ATAS AKTIVA BERSIH ANAK PERUSAHAAN 2 12.000.000 12.000.000 EKUITAS Modal saham - nilai nominal Rp125 per saham Modal dasar - 800.000.000 saham Modal ditempatkan dan disetor penuh - 428.000.000 saham 15 53.500.000.000 53.500.000.000 Tambahan modal disetor - agio saham 1,16 56.700.000.000 56.700.000.000 Akumulasi selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan 2 23.009.909.625 19.101.387.844 Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali 10.000.000 10.000.000 Saldo laba 141.189.245.491 133.073.209.870 JUMLAH EKUITAS 274.409.155.116 262.384.597.714 JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 304.800.827.851 293.939.965.363 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan. 2

LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI Catatan PENJUALAN BERSIH 2,18 176.906.464.466 172.704.385.276 BEBAN POKOK PENJUALAN 2,19 80.559.431.531 80.670.218.362 LABA KOTOR 96.347.032.935 92.034.166.914 BEBAN USAHA 2,5,20 Penjualan 64.457.379.970 58.906.016.169 Umum dan administrasi 19.003.160.455 18.391.438.447 Jumlah Beban Usaha 83.460.540.425 77.297.454.616 LABA USAHA 12.886.492.510 14.736.712.298 PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN Penghasilan bunga 2.192.266.877 2.485.739.601 Laba atas penjualan aktiva tetap 2,9 227.565.787 115.333.333 Laba (rugi) selisih kurs - bersih 2 1.095.903.959 (3.291.998.548) Beban program pengembangan perusahaan 21 (2.441.528.123) (1.515.385.922) Beban Rasionalisasi (2.200.000.000) (1.500.000.000 ) Beban bunga (831.283.575) (952.315.761) Lain-lain - bersih 108.917.927 477.596.187 Beban Lain-lain - Bersih (1.848.157.148) (4.181.031.110) LABA SEBELUM BEBAN (MANFAAT) PAJAK PENGHASILAN 11.038.335.362 10.555.681.188 BEBAN (MANFAAT) PAJAK PENGHASILAN 2,13 Kini 2.564.437.028 2.555.574.531 Ditangguhkan 439.185.712 354.802.599 Beban Pajak - Bersih 3.003.622.740 2.910.377.130 LABA BERSIH 8.034.712.622 7.645.304.058. LABA BERSIH PER SAHAM DASAR 2,22 19 18 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan. 3

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Akumulasi Selisih Kurs Modal Ditempatkan Tambahan Modal Entitas Karena Penjabaran Catatan dan Disetor Penuh Disetor-Agio Saham Sepengendali Laporan Keuangan Saldo Laba Jumlah Ekuitas Saldo 31 Desember 2005 53.500.000.000 56.700.000.000 10.000.000 19.986.102.340 125.427.905.812 255.624.008.152 Laba bersih - - - - 7.645.304.058 7.645.304.058 Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan 2 - - - (884.714.496) - (884.714.496) Saldo 30 September 2006 53.500.000.000 56.700.000.000 10.000.000 19.101.387.844 133.073.209.870 262.384.597.714 Saldo 31 Desember 2006 53.500.000.000 56.700.000.000 10.000.000 19.579.168.340 134.524.132.869 264.313.301.209 Laba bersih - - - - 8.034.712.622 8.034.712.622 Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan - - - - (1.369.600.000) (1.369.600.000 ) Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali - - - 3.430.741.285-3.430.741.285 Saldo 30 September 2007 53.500.000.000 56.700.000.000 10.000.000 23.009.909.625 141.189.245.491 274.409.155.116 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan. 4

LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI Catatan ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan kas dari pelanggan 177.798.105.366 167.872.723.212 Pembayaran kas kepada pemasok, karyawan dan beban operasi lainnya (155.912.665.817) (156.291.871.303) Kas diperoleh dari aktivitas operasi 21.885.439.549 11.580.851.909 Pembayaran untuk: Pajak (2.768.676.478) (7.514.570.585) Beban bunga (831.283.575) (952.315.761) Penerimaan dari penghasilan bunga 2.192.266.877 2.485.739.601 Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi 20.477.746.373 5.599.705.164 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Hasil penjualan aktiva tetap 9 228.769.954 120.000.000 Perolehan aktiva tetap (4.487.740.803) (5.329.503.056) Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi (4.258.970.849) (5.209.503.056) ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Penambahan (Pembayaran) pinjaman bank jangka pendek - bersih (90.447.077) 1.451.871.810 Pembayaran dividen kas (1.369.600.000) - Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan (1.460.047.077) 1.451.871.810 KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS 14.758.728.447 1.842.073.918 KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 3 79.634.667.922 82.755.846.990 KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 3 94.393.396.369 84.597.920.908 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan. 5

1. UMUM Pendirian Perusahaan PT Mustika Ratu Tbk ( Perusahaan ) didirikan berdasarkan akta No. 35 pada tanggal 14 Maret 1978 oleh Notaris G.H.S. Loemban Tobing, S.H. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dengan Surat Keputusan No. Y.A.5/188/15 tanggal 22 Desember 1978 dan diumumkan dalam Berita Negara No. 8 tanggal 25 Januari 1980, Tambahan No. 45. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta No. 24 pada tanggal 7 Juni 2006 oleh Notaris Soetjipto, S.H.M.Kn. mengenai susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan. Perubahan tersebut telah dilaporkan dan sampai saat ini masih dalam proses mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Sesuai dengan pasal 2 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan meliputi pabrikasi, perdagangan dan distribusi jamu dan kosmetik tradisional serta minuman sehat, dan kegiatan usaha lain yang berkaitan. Perusahaan berdomisili di Jalan Gatot Subroto, Jakarta dan pabrik berlokasi di Jalan Raya Bogor KM. 26,4 Ciracas, Jakarta Timur. Perusahaan memulai kegiatan komersial pada tahun 1978. Penawaran Umum Saham Perusahaan Perusahaan memperoleh Surat Pemberitahuan Efektif atas Pernyataan Pendaftaran Emisi Saham No. S-874/PM/95 pada tanggal 28 Juni 1995 dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) atas Pendaftaran Perusahaan sebagai Perusahaan Publik. Perusahaan menawarkan 27 juta lembar saham kepada masyarakat dengan nilai nominal Rp 500 per saham dengan harga penawaran Rp 2.600 per saham melalui bursa efek di Indonesia. Kelebihan harga jual saham atas nilai nominal saham telah dibukukan sebagai agio saham (Catatan 16). Perusahaan memperoleh persetujuan untuk mencatatkan seluruh sahamnya sebanyak 107.000.000 lembar saham di Bursa Efek Jakarta tanggal 27 Juli 1995 berdasarkan Surat Direksi PT Bursa Efek Jakarta No. S-376/BEJ.1.2/VII/1995 pada tanggal 24 Juli 1995. Pada tahun 2002 Perusahaan melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan nilai nominal lama Rp 500 per lembar saham menjadi nilai nominal baru sebesar Rp 125 per lembar saham. Pemecahan nilai nominal saham tersebut telah diumumkan oleh PT Bursa Efek Jakarta melalui surat No. PENG-453/BEJ.EEM/08-2002 tanggal 1 Agustus 2002. Jumlah saham beredar setelah dilakukan pemecahan nilai nominal menjadi sebesar 428.000.000 lembar saham. 6

1. UMUM (lanjutan) Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham yang diaktakan dengan akta No. 24 tanggal 7 Juni 2006 dan akta No. 76 pada tanggal 15 Juni 2005 oleh Notaris Sutjipto, S.H.M.Kn., susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal adalah sebagai berikut: Presiden Komisaris : Haryo Tedjo Baskoro Presiden Komisaris : Haryo Tedjo Baskoro Komisaris Independen : F. G. Winarno Komisaris Independen : F. G. Winarno Komisaris : Darodjatun Sanusi Komisarris : Darodjatun Sanusi Presiden Direktur : B.R.A. Mooryati Soedibyo Presiden Direktur : B.R.A. Mooryati Soedibyo Wakil Presiden Direktur : Putri Kuswisnuwardani Wakil Presiden Direktur : Putri Kuswisnuwardani Direktur : Dewi Nur Handayani Direktur : Dewi Nur Handayani Arman S. Tjitrosoebono Arman S. Tjitrosoebono Jumlah gaji dan tunjangan lain yang diperoleh Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan dan Anak Perusahaan masing-masing sebesar Rp 3.356.948.772 dan Rp 3.077.643.141 pada tahun 2007 dan 2006. Pada tanggal, Perusahaan dan Anak Perusahaan masing-masing memiliki 2.454 dan 2.473 karyawan (tidak diaudit). 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasi Laporan keuangan konsolidasi disajikan sesuai dengan prinsip-prinsip dan praktek akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) serta Peraturan dan Pedoman Penyajian Laporan Keuangan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) untuk perusahaan manufaktur. Laporan keuangan konsolidasi disusun berdasarkan basis akrual dengan menggunakan konsep biaya historis (historical cost), kecuali persediaan yang dinyatakan sebesar nilai yang terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih (the lower of cost or net realizable value) dan aktiva tetap Anak Perusahaan luar negeri yang telah dinilai kembali. Laporan arus kas konsolidasi mencerminkan penerimaan dan pembayaran kas dan setara kas dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Laporan arus kas dari aktivitas operasi disusun dengan menggunakan metode langsung. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasi adalah rupiah. 7

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasi meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Anak-anak Perusahaan dengan persentase pemilikan lebih dari 50%, baik dimiliki secara langsung maupun tidak langsung adalah sebagai berikut: Persentase Tahun Mulai Pemilikan (%) Jumlah Aktiva Beroperasi Secara Kegiatan Usaha Domisili Komersial PT Mustika Ratubuana Distribusi dan International perdagangan Jakarta 1992 99.9 99.9 125.619.907.994 151.920.434.737 PT Mustika Ratu Distribusi dan (M) Sdn. Bhd. perdagangan Malaysia 1993 100.0 100.0 27.879.581.218 13.703.272.277 PT Mustika Ratu Properties (M) Penyewaan Sdn. Bhd. properti Malaysia 1997 100.0 100.0 14.370.102.596 18.757.338.836 PT Mustika International Distribusi dan Laboratories * perdagangan Jakarta 1997 99.9 99.9 4.000.000 4.000.000 PT Paras Cantik Distribusi dan Kenanga perdagangan Jakarta 2006 99.8 99.6 489.356.433 1.603.639.898 * Tidak aktif beroperasi PT Mustika Ratubuana International (MRBI) saat ini memiliki cabang-cabang yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya. Untuk tujuan konsolidasi, akun-akun PT Mustika Ratu (M) Sdn. Bhd., dan PT Mustika Ratu Properties (M) Sdn. Bhd., Anak-anak Perusahaan yang berkedudukan di Malaysia, dikonversikan ke mata uang rupiah dengan dasar sebagai berikut: Akun-akun neraca Akun-akun laba rugi - kurs tengah pada tanggal neraca - kurs rata-rata bulanan pada tahun yang bersangkutan Selisih kurs karena penjabaran akun-akun neraca dan laba rugi dilaporkan secara terpisah pada komponen ekuitas dalam akun Akumulasi Selisih Kurs Karena Penjabaran Laporan Keuangan pada neraca konsolidasi. Semua saldo akun dan transaksi yang signifikan antar perusahaan telah dieliminasi. Bagian proporsional dari pemegang saham minoritas pada Anak Perusahaan disajikan sebagai Hak Minoritas atas Aktiva Bersih Anak Perusahaan pada neraca konsolidasi. Setara kas Deposito berjangka yang akan jatuh tempo dalam waktu tiga (3) bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya yang tidak dibatasi penggunaannya serta tidak dijaminkan atas hutang, diklasifikasikan sebagai Setara Kas. 8

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) Transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa Perusahaan dan Anak Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 7 tentang Pengungkapan Pihakpihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa. Semua transaksi material dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa, baik yang dilakukan atau yang tidak dilakukan berdasarkan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana yang dilakukan dengan pihak ketiga, telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasi. Penyisihan piutang ragu-ragu Penyisihan piutang ragu-ragu ditetapkan berdasarkan penelaahan terhadap kolektibilitas piutang masing-masing pelanggan pada akhir tahun. Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi bersih (the lower of cost or net realizable value). Biaya perolehan dinyatakan berdasarkan metode masuk pertama keluar pertama (FIFO). Penyisihan persediaan usang ditetapkan untuk menurunkan nilai tercatat persediaan ke nilai realisasi bersihnya berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir tahun. Biaya dibayar di muka Biaya dibayar di muka dibebankan sesuai masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method). Aktiva tetap Aktiva tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai aktiva. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aktiva tetap sebagai berikut: Tahun Sewa tanah jangka panjang 99 Bangunan dan prasarana 20/50 Mesin dan peralatan pabrik 10 Peralatan dan perabot kantor 2-5 Kendaraan 5 Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi pada saat terjadinya; pemugaran dan penambahan dalam jumlah signifikan dan memperpanjang masa manfaat ekonomis aktiva dikapitalisasi. Aktiva tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau yang dijual, nilai tercatat serta akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari kelompok aktiva tetap yang bersangkutan dan laba atau rugi yang terjadi dibukukan dalam laporan laba rugi tahun yang bersangkutan. 9

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) Aktiva tetap (lanjutan) Aktiva dalam penyelesaian dinyatakan sebesar harga perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aktiva tetap. Akumulasi biaya perolehan aktiva dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masingmasing aktiva tetap yang bersangkutan pada saat aktiva tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan. Sesuai dengan PSAK No. 47 tentang Akuntansi Tanah, perolehan tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak disusutkan. Biaya perpanjangan hak pemilikan tanah ditangguhkan dan diamortisasi sepanjang periode hak atas tanah atau umur ekonomis tanah. Sesuai dengan PSAK No. 48 tentang Penurunan Nilai Aktiva, nilai aktiva ditelaah untuk setiap penurunan dan kemungkinan penghapusan aktiva ke nilai wajar jika terjadi peristiwa atau perubahan keadaan yang menunjukkan bahwa nilai tercatat tidak dapat diperoleh kembali. Sewa guna usaha Transaksi sewa guna usaha digolongkan sebagai sewa guna usaha yang dapat dikapitalisasi (capital lease) apabila memenuhi semua kriteria yang disyaratkan dalam PSAK No. 30, Akuntansi Sewa Guna Usaha. Jika salah satu kriteria tidak terpenuhi, maka transaksi sewa guna usaha dikelompokkan sebagai transaksi sewa menyewa biasa (operating lease). Aktiva sewa guna usaha yang dapat dikapitalisasi disajikan sebagai bagian dari aktiva tetap pada neraca konsolidasi yaitu sebesar nilai tunai dari seluruh pembayaran sewa guna usaha selama masa sewa ditambah nilai sisa (harga opsi) yang harus dibayar pada akhir masa sewa guna usaha dikurangi akumulasi penyusutan. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis yang sama dengan aktiva tetap pemilikan langsung. Hutang sewa guna usaha disajikan sebesar nilai tunai dari seluruh pembayaran sewa guna usaha. Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan dari penjualan lokal diakui pada saat penyerahan barang kepada pelanggan. Pendapatan dari penjualan ekspor diakui sesuai dengan persyaratan pengiriman. Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis). Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal neraca, aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs yang berlaku terakhir dari Bank Indonesia pada tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang terjadi dikreditkan atau dibebankan pada usaha tahun berjalan. 10

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) Transaksi dan saldo dalam mata uang asing (lanjutan) Kurs yang digunakan pada tanggal, adalah sebagai berikut: Dolar Amerika Serikat 9.137,00 9.235,00 Ringgit Malaysia 2.675,56 2.506,79 Dolar Singapura 6.132,03 5.819,35 Kurs tersebut dihitung berdasarkan rata-rata kurs beli dan kurs jual uang kertas asing dan/atau kurs transaksi terakhir dari Bank Indonesia untuk tahun berjalan. Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali Sesuai dengan PSAK No.38 tentang Akuntansi Restrukturisasi Entitas Sepengendali, tidak ada pengakuan laba atau rugi atas pengalihan aktiva, saham, atau instrumen kepemilikan lainnya antar entitas sepengendali. Selisih nilai pengalihan dengan nilai buku sehubungan dengan transaksi antar entitas sepengendali bukan merupakan goodwill dan selisih ini disajikan sebagai bagian dari ekuitas Pajak penghasilan Beban pajak kini disajikan berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak tahun berjalan. Aktiva dan kewajiban pajak tangguhan diakui berdasarkan perbedaan temporer antara dasar pelaporan komersial dan dasar pajak atas aktiva dan kewajiban pada masing-masing tanggal pelaporan. Manfaat pajak masa yang akan datang, seperti akumulasi rugi fiskal yang belum digunakan diakui sejauh terdapat cukup kemungkinan atas realisasi dari manfaat pajak tersebut. Aktiva dan kewajiban pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada saat aktiva tersebut dipulihkan atau kewajiban diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau yang telah berlaku secara substantif pada tanggal neraca. Perubahan atas kewajiban pajak dicatat ketika hasil pemeriksaan diterima atau hasil dari keberatan ditetapkan dalam hal pengajuan keberatan oleh Perusahaan. 11

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) Imbalan Kerja Perusahaan mencatat imbalan kerja berdasarkan Undang-undang No. 13 tahun 2003 tanggal 25 Maret 2003 ( UU No. 13 ). Berdasarkan PSAK No. 24 (Revisi 2004), biaya imbalan kerja dihitung berdasarkan UU No. 13 dengan menggunakan metode perhitungan aktuarial projected unit credit. Keuntungan atau kerugian aktuarial diakui sebagai penghasilan atau beban apabila akumulasi keuntungan atau kerugian aktuarial bersih yang belum diakui untuk masing-masing program pada akhir tahun pelaporan sebelumnya melebihi jumlah 10% dari kewajiban imbalan pasti pada tanggal tersebut. Keuntungan atau kerugian aktuarial ini diakui selama rata-rata sisa masa kerja karyawan dengan menggunakan metode garis lurus. Biaya jasa lalu yang timbul akibat pengenalan program imbalan pasti atau perubahan kewajiban imbalan kerja dari program sebelumnya harus diamortisasi sampai imbalan kerja tersebut telah menjadi hak karyawan. Pelaporan segmen Perusahaan dan Anak Perusahaan bergerak dalam bidang pabrikasi, perdagangan dan distribusi jamu dan kosmetik tradisional serta minuman sehat dan kegiatan usaha lain yang berkaitan. Sesuai dengan struktur organisasi dan struktur manajemen serta sistem pelaporan internal Perusahaan dan Anak Perusahaan, pelaporan segmen primer atas informasi keuangan disajikan berdasarkan segmen usaha karena risiko dan imbalan sangat dipengaruhi oleh jenis kegiatan usaha yang berbeda. Pelaporan segmen sekunder ditentukan berdasarkan lokasi geografis dari kegiatan usaha Perusahaan dan Anak Perusahaan. Informasi keuangan atas pelaporan segmen berdasarkan PSAK No. 5 (revisi 2000) disajikan dalam Catatan 24. Laba bersih per saham dasar Laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan dengan jumlah ratarata tertimbang saham yang beredar selama tahun yang bersangkutan. Pada tanggal 30 September 2007 dan 2006, jumlah rata-rata tertimbang saham adalah sebesar 428.000.000 lembar saham. Penggunaan estimasi Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum mengharuskan manajemen membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi nilai yang dilaporkan. Sehubungan dengan adanya ketidakpastian yang melekat dalam pembuatan estimasi, maka realisasi yang akan terjadi dapat berbeda dengan estimasi yang telah dilaporkan sebelumnya. 12

3. KAS DAN SETARA KAS Kas Rupiah 591.781.228 695.215.096 Ringgit Malaysia 16.534.961 14.238.567 Dolar Amerika Serikat 548.220 544.680 608.864.409 709.998.343 Bank Rupiah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 23.849.355.171 16.968.904.485 PT Bank Lippo Tbk 598.512.650 1.016.436.763 PT Bank Niaga Tbk 173.101.937 168.780.515 PT Bank Central Asia Tbk 93.157.960 87.427.651 PT Bank Danamon Tbk - - Dolar Amerika Serikat Amex Jakarta 1.845.263.707 1.780.993.651 Standard Chartered Bank 1.707.737.280 3.053.965.342 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 628.087.248 401.864.164 Ringgit Malaysia Maybank Malaysia 565.775.576 487.434.336 RHB Bank, Malaysia 2.904.423.068 1.308.251.361 32.365.414.597 25.274.058.268 Deposito berjangka Dolar Amerika Serikat American Express Bank Ltd., Singapura 45.819.117.363 48.513.864.297 Rupiah PT Bank Niaga Tbk 6.500.000.000 - PT Bank Tabungan Negara (Persero) 4.000.000.000 - Pratama Capital 3.000.000.000 - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 2.000.000.000 9.000.000.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 100.000.000 100.000.000 PT Bank Amex Jakarta - 1.000.000.000 Jumlah 94.393.396.369 84.597.920.908 Tingkat suku bunga per tahun adalah sebagai berikut: Deposito berjangka dolar Amerika Serikat 4,75% - 5,07% 3,94% - 7,50% Deposito berjangka Rupiah 7,00% - 9,50% 10,25% - 13,00% 13

4. PIUTANG USAHA Penjualan Langsung Dalam Negeri Jakarta 10.987.251.949 15.118.017.591 Jawa Timur 4.670.668.256 4.682.201.481 Jawa Barat 3.639.080.050 6.176.546.146 Jawa Tengah 923.159.291 2.693.688.736 Luar Negeri Malaysia 16.094.445.723 11.948.861.198 Negara lainnya 1.406.635.046 1.002.440.298 Distributor PT Dos Ni Roha 11.711.715.025 10.401.195.847 PT Global Mitra Prima 3.234.054.656 3.104.575.665 PT Jalur Sutramas 2.872.815.861 1.787.841.686 PT Petama Mustika Utama 2.153.170.532 1.835.597.144 PT Anugrah Niaga Jaya 1.951.215.395 - PT Pulau Baru Jaya 1.759.072.687 1.321.094.441 PT Rajawali Nusindo 1.665.934.255 1.114.883.675 PT Bintang Sri Wijaya 1.640.774.685 1.835.012.144 PT Baru Rusa 1.497.948.378 - PT Sinar Bintang Mas Sejahtera 1.431.201.294 1.435.676.767 CV Mandiri Abadi 1.394.075.876 - PT Delta Pusaka Pratama 1.360.719.261 1.468.666.291 PT Mustika Puteri Kapuas 1.102.362.600 509.321.582 PT Matakar Pantam 997.616.909 1.180.055.777 CV Cakra Nusantara 963.616.699 - PT Sanitas 699.140.276 529.882.860 PD Mitta Jaya 609.887.783 - CV Media Mustika 589.521.749 598.944.946 UD Tunggal Jaya 559.158.450 409.797.828 PD Romeico 536.359.589 206.589.689 UD Aneka 334.443.186 233.100.852 PT Matakar Kendari 307.419.231 - CV Tiara Mas 251.183.803 1.034.461.208 CV Bella Karina 224.113.537 - CV Sinar Pagi Cemerlang 182.055.424 - PT Sumber karya bersama 136.729.038 - PT Unirama Duta Niaga - 2.167.429.033 PT Anugerah Wahyudi Sejahtera 1.672.549.018 CV Barocca Multi Prima - 1.527.477.069 Primajaya Maju Bersama 425.723.401 UD Tiga Mutiara - 226.595.303 CV Citra Putra Mandiri - 131.307.718 14

4. PIUTANG USAHA (lanjutan) PT Gunung Selatan Cipta Reksa - 115.671.495 Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 100.000.000) 3.702.407.982 2.782.075.299 Jumlah 81.589.954.476 79.677.282.188 Penyisihan piutang ragu-ragu (2.422.734.895) (2.422.734.895) Bersih 79.167.219.581 77.254.547.293 Rincian piutang usaha menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut: Rupiah 64.088.873.707 66.725.980.692 Ringgit Malaysia 16.094.445.723 11.948.861.198 Dolar Amerika Serikat 1.406.635.046 1.002.440.298 Jumlah 81.589.954.476 79.677.282.188 Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan akun piutang masing-masing pelanggan pada akhir tahun, Perusahaan tidak mencadangkan kerugian piutang untuk tahun berjalan. Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu telah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha. Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut: Persentase (%) Lancar 58.850.834.165 56.578.838.082 72,13 71,01 Jatuh tempo 1-30 hari 10.663.807.050 10.716.594.454 13,07 13,45 31-60 hari 6.698.535.262 6.493.698.498 8,21 8,15 Lebih dari 60 hari 5.376.777.999 5.888.151.154 6,59 7,39 Jumlah 81.589.954.476 79.677.282.188 100,00 100,00 Piutang usaha digunakan sebagai jaminan atas hutang yang diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 10). 15

5. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan dan Anak Perusahaan melakukan transaksi dengan pihakpihak yang mempunyai hubungan istimewa, sebagai berikut: Perusahaan dan Anak Perusahaan menyewa ruangan kantor yang dimiliki oleh PT Mustika Ratu Centre, perusahaan afiliasi. Biaya sewa yang dibebankan ke dalam usaha sebesar Rp 1.871.354.517 atau 2,24 % dari jumlah beban usaha konsolidasi pada tahun 2007 dan Rp 2.298.625.275 atau 2,97% dari jumlah beban usaha konsolidasi pada tahun 2006. Perusahaan dan Anak Perusahaan juga menempatkan uang jaminan sewa sebesar Rp 1.443.222.071 atau 0,47 % dari jumlah aktiva konsolidasi pada tanggal 30 September 2007 dan Rp 1.560.218.976 atau 0,53% dari jumlah aktiva konsolidasi pada 30 September 2006. 6. PERSEDIAAN Persediaan terdiri dari: Barang jadi 20.561.571.606 22.445.448.577 Bahan baku 15.810.015.848 15.645.249.366 Barang dalam proses 2.106.731.542 1.738.575.641 Jumlah 38.478.318.996 39.829.273.584 Persediaan milik Perusahaan digunakan sebagai jaminan atas hutang yang diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 10). Pada tanggal 30 September 2006 dan 2005, persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan pencurian dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp 60.000.000.000 dan Rp 50.250.000.000. Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari risiko kebakaran dan pencurian. 7. UANG MUKA PEMASOK DAN LAINNYA Uang muka terdiri dari: Uang muka pemasok 3.397.564.008 3.471.488.837 Uang muka kontraktor 2.742.944.444 2.113.567.421 Lain-lain 1.186.599.363 1.496.537.253 Jumlah 7.327.107.815 7.081.593.511 16

8. PENYERTAAN SAHAM Akun ini merupakan penyertaan saham pada Mustika Ratu International Pte., Ltd., Singapura yang terdiri dari 60.000 lembar saham dengan persentase kepemilikan sebesar 60% dan diperoleh dengan biaya sebesar Rp 297.333.600. Laporan keuangan konsolidasi Perusahaan dan Anak Perusahaan tidak lagi mencakup akun-akun Mustika Ratu International Pte., Ltd. karena pengendalian Perusahaan bersifat sementara dan nilai penyertaan ini tidak material terhadap operasional Perusahaan. Penyertaan saham dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi penyisihan atas kerugian. Pada tanggal 30 September 2007 dan 2006, telah dibentuk penyisihan penuh atas kerugian untuk seluruh penyertaan saham ini, sehingga nilai penyertaan saham pada tahun 2007 dan 2006 adalah nihil. 9. AKTIVA TETAP Saldo Saldo 31 Desember 30 September Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2007 Nilai tercatat Pemilikan Langsung Tanah 11.090.469.852 - - - 11.090.469.852 Sewa tanah jangka panjang 12.869.726.298 613.549.628 - - 13.483.275.926 Bangunan dan prasarana 26.202.514.365 1.013.736.982 - - 27.216.251.347 Mesin dan peralatan pabrik 16.640.385.073 478.910.387 - - 17.119.295.460 Peralatan dan perabot kantor 21.666.190.283 1.358.168.362 48.551.661-22.975.806.984 Kendaraan 16.801.793.936 629.975.444 1.474.424.981-15.957.344.399 105.271.079.807 4.094.340.803 1.522.976.642-107.842.443.968 Sewa Guna Usaha Kendaraan 2.153.600.000 393.400.000 - - 2.547.000.000 Jumlah 107.424.679.807 4.487.740.803 1.522.976.642-110.389.443.968 Akumulasi Penyusutan Pemilikan Langsung Sewa tanah jangka panjang 4.286.815.251 306.492.513 - - 4.593.307.764 Bangunan dan prasarana 8.109.346.814 838.929.604 - - 8.948.276.418 Mesin dan peralatan pabrik 11.006.549.358 746.470.794 - - 11.753.020.152 Peralatan dan perabot kantor 16.929.292.514 1.685.058.578 47.347.494-18.567.003.598 Kendaraan 14.418.829.192 755.281.724 1.474.424.981-13.699.685.935 54.750.833.129 4.332.233.213 1.521.772.475-57.561.293.867 Sewa Guna Usaha Kendaraan 392.548.332 313.840.000 - - 706.388.332 Jumlah 55.143.381.461 4.646.073.213 1.521.772.475-58.267.682.199 Nilai Buku 52.281.298.346 52.121.761.769 17

9. AKTIVA TETAP (lanjutan) Saldo Saldo 31 Desember 30 September 2006 2005 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2006 Nilai tercatat Pemilikan Langsung Tanah 11.090.469.852 - - - 11.090.469.852 Sewa tanah jangka panjang 13.107.536.622-474.763.947-12.632.772.675 Bangunan dan prasarana 25.618.597.496 556.549.177 207.447.989-25.967.698.684 Mesin dan peralatan pabrik 16.121.671.499 311.229.967 87.881.839-16.345.019.627 Peralatan dan perabot kantor 20.164.531.663 1.030.439.643 69.457.692-21.125.513.614 Kendaraan 16.343.126.113 488.604.269 348.655.489 16.483.074.893 Aktiva dalam penyelesaian Bangunan dan prasarana - 973.680.000 - - 973.680.000 102.445.933.245 3.360.503.056 1.188.206.956 104.618.229.345 Sewa Guna Usaha Kendaraan 184.600.000 1.969.000.000 - - 2.153.600.000 Jumlah 102.630.533.245 5.329.503.056 1.188.206.956-106.771.829.345 Akumulasi Penyusutan Pemilikan Langsung Sewa tanah jangka panjang 2.875.056.966 1.453.859.603 152.922.791-4.175.993.778 Bangunan dan prasarana 8.368.905.058 888.281.839 1.433.755.473-7.823.431.424 Mesin dan peralatan pabrik 10.072.812.575 706.845.664 36.382.541-10.743.275.698 Peralatan dan perabot kantor 15.283.145.409 1.244.221.269 57.862.769-16.469.503.909 Kendaraan 12.993.736.646 1.341.959.957 341.836.521-13.993.860.082 49.593.656.654 5.635.168.332 2.022.760.095-53.206.064.891 Sewa Guna Usaha Kendaraan 3.076.667 280.910.000 - - 283.986.667 Jumlah 49.596.733.321 5.916.078.332 2.022.760.095-53.490.051.558 Nilai Buku 53.033.799.924 53.281.777.787 Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: Beban pokok penjualan (Catatan 19) 1.109.119.320 1.101.101.064 Beban penjualan (Catatan 20) 2.399.434.346 2.783.840.220 Beban umum dan administrasi (Catatan 20) 761.615.480 654.824.218 Jumlah 4.270.169.146 4.539.765.502 18

9. AKTIVA TETAP (lanjutan) Rincian penjualan aktiva tetap adalah sebagai berikut: Nilai buku 1.204.167 4.666.667 Harga jual 228.769.954 120.000.000 Laba penjualan 227.565.767 115.333.333 Dalam mutasi pengurangan nilai tercatat dan akumulasi penyusutan, termasuk selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan Anak Perusahaan luar negeri masing-masing sebesar Rp 1.117.117.892 dan Rp 375.904.067 pada tahun 2007 (pengurangan masing-masing sebesar Rp 856.466.342 dan Rp 272.171.060 pada tahun 2006. Jenis pemilikan hak atas tanah milik Perusahaan seluruhnya berupa Hak Guna Bangunan (HGB). Hak atas tanah tersebut akan berakhir dalam berbagai tanggal dari tahun 2028 sampai dengan tahun 2030. Manajemen berpendapat bahwa hak atas tanah tersebut dapat diperbaharui atau diperpanjang kembali pada saat jatuh tempo. Perusahaan memiliki tanah seluas 100.995 meter persegi berlokasi di Cibitung, Bekasi, yang belum digunakan untuk usaha. Pada tanggal, jumlah biaya perolehan tanah tersebut sebesar Rp 17.406.861.377 disajikan sebagai tanah yang belum digunakan untuk usaha dalam akun aktiva tidak lancar. Jenis pemilikan hak atas tanah milik Perusahaan seluruhnya berupa Hak Guna Bangunan (HGB). Hak atas tanah tersebut akan berakhir pada tanggal 11 Agustus 2028. Manajemen berpendapat bahwa hak atas tanah tersebut dapat diperbaharui atau diperpanjang kembali pada saat jatuh tempo. Pada tanggal 30 September 2007, aktiva tetap telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 79,14 miliar dan Rp 68,43 miliar pada tahun 2006. Perusahaan juga memiliki asuransi terhadap gangguan usaha sebesar Rp 15 miliar. Manajemen Perusahaan dan Anak Perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari risiko kebakaran dan risiko lainnya. Tanah dan bangunan Perusahaan yang berlokasi di Jalan Raya Bogor KM 26,4, Ciracas, Jakarta Timur digunakan sebagai jaminan atas hutang yang diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, (Catatan 10). Sewa tanah dan bangunan milik Anak Perusahaan di Malaysia dengan nilai buku sebesar Rp 14.336.701.975 untuk tahun 2007 dan Rp 12.632.772.675 pada tahun 2006 digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman cerukan yang diperoleh dari MayBank, Malaysia (Catatan 10). Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aktiva tetap pada tanggal. Pada tahun 2000, rugi penurunan nilai diakui atas sewa tanah dan bangunan Anak Perusahaan luar negeri yang memiliki nilai wajar lebih rendah dari nilai bukunya sebesar RM42.270 (ekuivalen Rp 99.646.030) pada tanggal 31 Desember 2000. 19

9. AKTIVA TETAP (lanjutan) Pada tahun 2005, seluruh aktiva dalam penyelesaian telah direklasifikasikan menjadi aktiva tetap. Perusahaan mengadakan perjanjian sewa guna usaha dengan PT Orix Indonesia Finance, untuk membeli kendaraan dengan jangka waktu 3 tahun yang berakhir pada tanggal 28 September 2008. Pembayaran hutang minimum di masa yang akan datang berdasarkan perjanjian sewa guna usaha pada tanggal 24 Januari 2006 dan 28 November 2005 adalah sebagai berikut: Tahun Jumlah 2007 349.777.222 2008 808.561.000 2009 166.476.000 2010 97.111.000 Jumlah 1.421.925.222 Dikurangi bagian bunga (116.263.970) Jumlah hutang sewa guna usaha 1.305.661.252 Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun (360.420.224) Bagian jangka panjang 945.241.028 10. HUTANG BANK JANGKA PENDEK Akun ini terdiri dari: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 4.116.983.877 5.680.088.238 Jumlah 4.116.983.877 5.680.088.238 Pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk merupakan fasilitas cerukan yang diperoleh Perusahaan dengan jumlah maksimum sebesar Rp 7.400.000.000 yang jatuh tempo pada tanggal 30 September 2006. Pada tanggal 1 Oktober 2006, Bank memperpanjang jangka waktu pinjaman sampai dengan tanggal 30 September 2007. Pinjaman ini dijamin dengan piutang usaha dan persediaan dengan nilai sebesar 150% dari jumlah maksimum pinjaman pada tahun 2007 dan 2006 dan aktiva tetap Perusahaan (Catatan 4, 6 dan 9). Pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga berkisar 12,5% pada tahun 2007 dan 15% pada tahun 2006. Berdasarkan perjanjian kredit dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Perusahaan tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-hal berikut ini tanpa memperoleh persetujuan tertulis dari Bank: a. Mengadakan transaksi merger dan akuisisi b. Membagikan dividen 20

10. HUTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) c. Melakukan penjualan, pemindahtanganan atau pelepasan aktiva Perusahaan d. Mengubah anggaran dasar Perusahaan, struktur permodalan, serta susunan anggota direksi dan komisaris kecuali yang diperbolehkan dalam perjanjian e. Menjadi penjamin atau menjaminkan aktiva Perusahaan kepada pihak lain f. Menerima fasilitas kredit lain atau pinjaman dari pihak ketiga, kecuali digunakan untuk transaksi usaha yang normal g. Mengajukan permohonan pailit di pengadilan. Pinjaman dari MayBank adalah fasilitas pinjaman cerukan yang diperoleh oleh MRM, Anak Perusahaan di Malaysia, dikenakan tingkat suku bunga pertahun pinjaman sebesar 7,50% pada tahun 2006, dan dijamin dengan sewa tanah dan bangunan milik Anak Perusahaan di Malaysia (Catatan 9). Hutang ini telah dibayar lunas pada tahun 2006. 11. HUTANG USAHA Akun ini merupakan kewajiban yang timbul atas pembelian bahan baku, suku cadang, perlengkapan pabrik dan/atau jasa dari pemasok-pemasok sebagai berikut: PT Dynaplast Tbk 1.365.662.210 1.569.916.450 PT Sumber Kita Indah 1.124.739.000 1.794.639.000 PT Syimrise/Multi Fragrance 858.279.648 795.906.405 PT Super Labels Indonesia 718.704.250 815.740.365 PT Smart Corp Tbk 605.785.541 734.099.898 PT Cognis Indonesia 399.290.859 490.936.331 PT Tetra Pak Indonesia 379.532.631 - PT Multiplast Jaya Tata Mandiri 256.700.263 580.228.279 PT Grafilia Prima Printing 237.870.490 337.881.830 PT Tri Tunggal Artha Makmur 236.433.951 334.019.221 PT Hasil Raya Industri 217.834.885 354.424.836 PT Merpati Mahardika 215.646.502 254.969.521 PT Kemas Indah Maju 214.765.215 385.720.500 PT Gunung Slamet 214.570.300 216.492.200 PT Bumi Mulia Indah Lestari 200.850.726 344.699.377 PT Handall Mega Trading - 334.998.980 PT Techpack - 315.837.500 PT Mane Indonesia - 294.266.155 PT Mandira Buana 288.770.790 PT Sinar Jati Mulia Gemilang 250.798.900 PT Essence Indonesia - 249.913.845 PT Rindang Kemasan - 236.611.468 PT Avesta 229.942.020 PT Cahaya Bumi Cemerlang 227.899.291 Lainnya (masing-masing dibawah Rp 200.000.000) 4.681.988.952 4.882.071.748 Jumlah 11.928.655.423 16.320.784.910 21

11. HUTANG USAHA (lanjutan) Rincian hutang usaha berdasarkan jenis mata uang adalah sebagai berikut: Rupiah 11.390.311.135 15.202.640.757 Dolar Amerika Serikat 538.344.288 1.118.144.153 Jumlah 11.928.655.423 16.320.784.910 Analisis umur hutang usaha adalah sebagai berikut: Persentase (%) Lancar 9.588.253.229 10.288.622.807 80,38 63,04 Jatuh tempo 1-30 hari 1.648.540.179 3.711.346.489 13,82 22,74 31-60 hari 650.111.721 2.235.947.533 5,45 13,70 Lebih dari 60 hari 41.750.294 84.868.081 0,35 0,52 Jumlah 11.928.655.423 16.320.784.910 100,00 100,00 12. HUTANG LAIN-LAIN Hutang lain-lain merupakan hutang kepada pihak ketiga yang timbul atas transaksi sebagai berikut: Periklanan 2.494.441.952 1.448.035.984 Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100.000.000) 651.964.284 1.204.008.318 Jumlah 3.146.406.236 2.652.044.302 22

13. HUTANG PAJAK a. Taksiran tagihan restitusi pajak penghasilan Perusahaan 2003-522.110.858 Anak Perusahaan dalam negeri 2005 2.502.501.569 2.502.501.569 2003 769.033.289 769.033.289 2002 952.812.792 952.812.792 Jumlah 4.224.347.650 4.746.458.508 b. Hutang pajak: Pajak Penghasilan Pasal 21 215.960.053 159.209.427 Pasal 23 48.311.337 49.484.389 Pasal 25 283.113.761 165.959.884 Pasal 26 - - Taksiran pajak penghasilan 508.532.590 680.853.813 Pajak Pertambahan Nilai 2.211.260.560 130.746.790 Pajak penjualan atas barang mewah - - Pajak lainnya 849.162.250 132.860 Jumlah 4.116.340.551 1.186.387.163 c. Rekonsiliasi antara laba sebelum beban (manfaat) pajak penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi konsolidasi dan taksiran penghasilan kena pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal adalah sebagai berikut: Laba sebelum beban (manfaat) pajak penghasilan menurut laporan laba rugi konsolidasi 11.038.335.361 10.555.681.188 Dikurangi laba Anak Perusahaan sebelum pajak penghasilan (2.595.934.384) (4.180.218.000) Laba Perusahaan sebelum pajak penghasilan 8.442.400.977 6.375.463.188 23

13. HUTANG PAJAK (lanjutan) Beda temporer Imbalan kerja karyawan 1.540.000.000 (850.863.788) Penyusutan aktiva tetap (2.155.171.224) (28.681.763) Pembayaran Imbalan kerja (475.369.259) - Beda tetap Beban pajak - 1.818.855.727 Beban jamuan tamu, kesejahteraan karyawan, sumbangan dan lain-lain 364.126.036 256.853.938 Penghasilan bunga yang sudah dikenakan pajak penghasilan final (1.843.650.256) (2.164.548.749) Taksiran penghasilan kena pajak Perusahaan 5.872.336.274 5.407.078.553 d. Perhitungan beban pajak kini dan taksiran hutang (lebih bayar) pajak adalah sebagai berikut: Beban pajak kini Perusahaan 1.744.200.876 1.604.623.560 Anak Perusahaan dalam negeri 795.519.167 913.461.805 Anak Perusahaan luar negeri 24.716.985 37.489.166 Jumlah beban pajak kini 2.564.437.028 2.555.574.531 Pajak penghasilan dibayar di muka Perusahaan Pasal 22-1.476.971 Pasal 25 1.483.859.438 1.566.182.847 Fiskal Luar Negeri 18.000.000 12.000.000 1.501.859.438 1.579.659.818 Anak Perusahaan dalam negeri Pasal 25 552.045.000 295.060.900 Fiskal luar negeri 2.000.000-554.045.000 295.060.900 Jumlah pajak penghasilan dibayar di muka 2.055.904.438 1.874.720.718 24

13. HUTANG PAJAK (lanjutan) d. Perhitungan beban pajak kini dan taksiran hutang (lebih bayar) pajak adalah sebagai berikut (lanjutan): Taksiran hutang pajak penghasilan badan Perusahaan 242.341.438 24.963.742 Anak Perusahaan dalam negeri 241.474.167 618.400.905 Anak Perusahaan luar negeri 24.716.985 37.489.166 Taksiran lebih bayar pajak penghasilan badan 508.532.590 680.853.813 Anak Perusahaan dalam negeri - - Pada tahun 2005 selisih sebesar Rp 125.978.868 dibebankan ke operasi tahun 2005 sebagai bagian dari Penghasilan (Beban) Lain-lain. Perusahaan telah menerima pembayaran dari SKPLB diatas sebesar Rp 999.856.054 akan tetapi berdasarkan STP No.0000543/WPJ.20/KP.0608/2004 tanggal 25 Agustus 2005, Anak Perusahaan memiliki tunggakan pajak PPh Pasal 25 untuk tahun 2004 sebesar Rp 144.032.881 yang dipindahbukukan dari perhitungan lebih bayar, sehingga terdapat taksiran pajak lebih bayar pajak sebesar Rp 769.033.289. e. Perhitungan penghasilan (beban) pajak tangguhan dengan menggunakan tarif pajak maksimum sebesar 30% adalah sebagai berikut: Perusahaan Penyisihan imbalan kerja karyawan 319.389.222 (255.259.136) Penyusutan aktiva tetap (646.551.367) (8.604.529) (327.162.145) (263.863.665) Anak Perusahaan dalam negeri Penyisihan imbalan kerja karyawan 1.371.032 (66.145.183) Penyusutan aktiva tetap (74.795.601) (24.793.751) Sewa guna usaha (38.598.998) - (439.185.712) (354.802.599) Manfaat (beban) pajak penghasilan tangguhan bersih (439.185.712) (354.802.599) 25

13. HUTANG PAJAK (lanjutan) f. Rekonsiliasi antara laba sebelum beban (manfaat) pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak maksimum dan beban pajak. Laba sebelum beban (manfaat) pajak penghasilan menurut laporan laba rugi konsolidasi 11.038.335.361 10.555.681.188 Dikurangi laba Anak Perusahaan sebelum pajak penghasilan (2.595.934.384) (4.180.218.000) Laba Perusahaan sebelum pajak penghasilan 8.442.400.977 6.375.463.188 Tarif pajak maksimum sebesar 30% 2.532.720.293 1.912.638.956 Pengaruh pajak atas beda tetap berdasarkan tarif pajak maksimum Beban pajak - 545.656.718 Beban jamuan tamu, kesejahteraan karyawan, sumbangan dan lain-lain 109.237.811 77.056.182 Penghasilan bunga yang sudah dikenakan pajak penghasilan final (553.095.077) (649.364.625) Beban pajak - Perusahaan 2.088.863.027 1.885.987.231. Anak Perusahaan dalam negeri 450.857.016 986.900.733 Anak Perusahaan luar negeri 24.716.985 37.489.166 Beban Pajak - Bersih 2.564.437.028 2.910.377.130 g. Aktiva (kewajiban) pajak tangguhan terdiri dari: Perusahaan Aktiva pajak tangguhan Kewajiban imbalan kerja 1.516.816.580 946.376.500 Kewajiban pajak tangguhan Penyusutan aktiva tetap (812.223.269) (202.268.426) Pembayaran imbalan kerja (697.855.529) - Aktiva pajak tangguhan - bersih 6.737.782 744.108.074 26

13. HUTANG PAJAK (lanjutan) Anak Perusahaan Luar Negeri Aktiva pajak tangguhan Penyisihan piutang ragu-ragu 471.362.986 471.362.986 Kewajiban pajak tangguhan Penyusutan aktiva tetap 1.845.671.974 (35.622.708) Aktiva (kewajiban) pajak tangguhan - bersih 2.317.034.960 435.740.278 Anak Perusahaan dalam negeri Aktiva pajak tangguhan Imbalan kerja 198.360.417 (66.145.183) Kewajiban pajak tangguhan Penyusutan aktiva tetap (956.548.454) (1.000.042.350) Sewa guna usaha (169.194.276) - Kewajiban pajak tangguhan - bersih (927.382.313) (1.066.187.533) 14. KEWAJIBAN IMBALAN KERJA Perusahaan memberikan imbalan untuk karyawannya yang telah mencapai usia pensiun yaitu 55 tahun sesuai dengan Undang-undang No.13/2003 tanggal 25 Maret 2003. Kewajiban imbalan kerja tersebut tidak didanai. Tabel berikut ini merangkum komponen-komponen atas beban imbalan kerja bersih yang diakui dalam laporan laba rugi dan jumlah yang disajikan dalam neraca sebagai kewajiban imbalan kerja berdasarkan penilaian aktuaria yang dilakukan oleh aktuaris independen (PT Dian Artha Tama) berdasarkan laporannya pada tanggal 21 Februari 2007 untuk tahun 2006 dan tanggal 17 Maret 2006 untuk tahun 2005. Mutasi kewajiban imbalan kerja adalah sebagai berikut : Saldo awal tahun 2.727.680.318 4.245.885.978 Penyisihan tahun berjalan 2.200.000.000 1.500.000.000 Pembayaran selama tahun berjalan (825.603.950) (2.571.347.731) Saldo akhir tahun 4.102.076.368 3.174.538.247 Asumsi-asumsi dasar yang digunakan dalam menentukan kewajiban imbalan kerja pada tanggal 30 September 2007 dan 2006 adalah sebagai berikut: Tingkat diskonto : 10-12% per tahun Tingkat kenaikan upah : 0-5 % per tahun Tingkat kematian : CSO 1980 Umur pensiun : 55 tahun 27

15. MODAL SAHAM Berdasarkan catatan dari PT Datindo Entrycom, Biro Administrasi Efek, susunan pemilikan saham Perusahaan pada tanggal adalah sebagai berikut: Jumlah Saham Ditempatkan dan Persentase Pemegang Saham Disetor penuh Pemilikan (%) Jumlah PT Mustika Ratu Investama 305.002.000 71,26 38.125.250.000 Mellon S/A Investors PAC International, Jakarta 39.453.500 9,22 4.931.687.500 Masyarakat (masing-masing dengan pemilikan kurang dari 5%) 83.544.500 19,52 10.443.062.500 Jumlah 428.000.000 100,00 53.500.000.000 16. TAMBAHAN MODAL DISETOR - AGIO SAHAM Agio saham merupakan selisih sebesar Rp 56.700.000.000 antara jumlah nilai nominal per saham seperti yang tercantum dalam anggaran dasar Perusahaan dengan hasil yang diterima dari para pemegang saham sehubungan dengan penawaran saham kepada masyarakat pada tahun 1995 (Catatan 1). 17. DIVIDEN KAS Dalam Rapat Umum Tahunan Para Pemegang Saham pada tanggal 7 Juni 2006 yang diaktakan dengan akta No. 22 oleh Notaris Sutjipto, S.H., para pemegang saham setuju untuk tidak membagikan laba yang diperoleh Perseroan untuk tahun buku 2005. Dalam Rapat umum Tahunan Para Pemegang saham pada tanggal 6 Juni 2007 yang diaktakan oleh Notaris Sutjipto, S.H., para pemegang saham setuju untuk membagikan dividen kas sebesar Rp.1.369.600.000 atau Rp. 3,20 per saham untuk tahun buku 2006. 18. PENJUALAN BERSIH Rincian penjualan bersih adalah sebagai berikut: Penjualan Kosmetik 200.769.271.119 187.926.970.860 Jamu 36.338.219.924 52.729.836.468 28

18. PENJUALAN BERSIH (lanjutan) Minuman kesehatan 2.157.506.053 2.707.881.426 Lain-lain 3.151.413.335 2.806.349.847 Jumlah 242.416.410.431 246.171.038.601 Retur dan potongan penjualan (65.509.945.965) (73.466.653.325) Penjualan Bersih 176.906.464.466 172.704.385.276 Tidak terdapat penjualan kepada satu pelanggan yang jumlah penjualan selama setahun melebihi 10% dari jumlah penjualan bersih konsolidasi. 19. BEBAN POKOK PENJUALAN Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut: Bahan baku yang digunakan 59.136.655.127 63.625.840.391 Upah buruh langsung 8.475.467.946 6.160.143.973 Beban pabrikasi 9.045.470.716 9.795.979.334 Jumlah Beban Produksi 76.657.593.789 79.581.963.698 Persediaan barang dalam proses Awal tahun 3.521.861.442 4.703.813.126 Akhir tahun (2.106.731.542) (1.738.575.641) Beban Pokok Produksi 78.072.723.689 82.547.201.183 Persediaan barang jadi Awal tahun 23.048.279.448 20.568.465.756 Akhir tahun (20.561.571.606) (22.445.448.577) Beban Pokok Penjualan 80.559.431.531 80.670.218.362 Tidak terdapat pembelian dari satu pemasok yang jumlah pembelian selama setahun melebihi 10% dari jumlah penjualan bersih konsolidasi. 29

20. BEBAN USAHA Rincian beban usaha adalah sebagai berikut: Beban Penjualan Iklan dan promosi 32.932.673.949 30.901.044.453 Gaji, upah dan imbalan kerja karyawan (Catatan 14) 20.611.957.841 19.790.150.498 Transportasi 2.810.538.223 1.302.383.300 Penyusutan aktiva tetap (Catatan 9) 2.399.434.346 2.783.840.220 Perjalanan dinas 1.433.378.724 727.629.666 Telekomunikasi 1.068.480.378 739.282.524 Pendidikan dan seminar 683.991.080 343.001.963 Asuransi dan perizinan 463.564.165 510.033.515 Perlengkapan kantor 439.977.303 266.559.755 Perbaikan dan pemeliharaan 435.626.160 527.789.027 Listrik dan energi 290.480.496 197.284.730 Sewa gedung 279.224.807 334.149.896 Jamuan tamu dan sumbangan 118.991.736 112.723.385 Jasa profesional 3.207.112 - Lain-lain 485.853.650 370.143.237 Jumlah Beban Penjualan 64.457.379.970 58.906.016.169 Beban Umum dan Administrasi Gaji, upah dan imbalan kerja karyawan (Catatan 14) 12.060.078.478 10.506.993.324 Sewa gedung 1.989.927.967 2.410.897.525 Telekomunikasi 1.000.503.522 848.922.746 Penyusutan aktiva tetap (Catatan 9) 761.615.480 654.824.218 Perjalanan dinas 544.050.987 541.880.552 Jasa profesional 528.963.950 422.839.173 Asuransi dan perizinan 485.696.266 761.497.154 Perbaikan dan pemeliharaan 342.569.208 292.965.768 Listrik dan energi 277.535.201 374.367.314 Perlengkapan kantor 267.439.891 312.573.978 Jamuan tamu dan sumbangan 192.413.376 210.543.972 Pendidikan dan seminar 119.587.722 23.201.342 Transportasi 564.401 1.049.500 Lain-lain 432.214.006 1.028.881.881 Jumlah Beban Umum dan Administrasi 19.003.160.455 18.391.438.447 Jumlah Beban Usaha 83.460.540.425 77.297.454.616 30

21. BEBAN PROGRAM PENGEMBANGAN PERUSAHAAN Akun ini merupakan beban program pengembangan perusahaan yang terjadi sehubungan dengan program pelestarian dan pengembangan kebudayaan dengan tujuan memelihara citra Perusahaan dan Anak Perusahaan pada produk-produk tradisional. 22. LABA BERSIH PER SAHAM DASAR Laba bersih per saham dasar dihitung sebagai berikut: Jumlah Rata-rata Laba Bersih Laba Bersih Tertimbang Saham per Saham Dasar 2007 8.034.712.622 428.000.000 19 2006 7.645.304.058 428.000.000 18 23. AKTIVA DAN KEWAJIBAN DALAM MATA UANG ASING Pada tanggal 30 September 2007, aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing adalah sebagai berikut: Mata Uang Asing Ekuivalen Rupiah Aktiva Dolar Amerika Serikat Kas dan setara kas Kas AS$ 60 548.220 Bank 457.600 4.181.088.235 Deposito berjangka 5.014.678 45.819.117.363 Piutang usaha 153.949 1.406.635.046 Uang jaminan 94.941 867.475.917 AS$ 5.721.228 52.274.864.781 Ringgit Malaysia Kas dan setara kas Kas RM 6.180 16.534.961 Bank 1.296.999 3.470.198.644 Piutang usaha 6.015.356 16.094.445.723 Piutang lain-lain - pihak ketiga 145.935 390.458.491 Uang jaminan 4.305 11.518.286 RM 7.468.775 19.983.156.105 Kewajiban Dolar Amerika Serikat Hutang usaha AS$ 58.919 538.344.288 31

23. AKTIVA DAN KEWAJIBAN DALAM MATA UANG ASING (lanjutan) Mata Uang Asing Ekuivalen Rupiah Ringgit Malaysia Hutang lain-lain RM 76.734 205.306.046 Aktiva Bersih 71.514.370.552 24. PELAPORAN SEGMEN Informasi berdasarkan segmen usaha adalah sebagai berikut: 2007 Perdagangan Pabrikasi dan distribusi Eliminasi Konsolidasi Penjualan Penjualan ekstern 5.868.466.752 171.037.997.714-176.906.464.466 Penjualan antar segmen 99.464.236.586 - (99.464.236.586) - Jumlah Penjualan 105.332.703.338 171.037.997.714 (99.464.236.586) 176.906.464.466 Penghasilan Laba kotor 20.811.876.059 75.839.735.114 (304.578.238) 96.347.032.935 Beban usaha (11.271.425.703) (74.845.493.012) 2.656.378.290 (83.460.540.425) Penghasilan bunga - bersih 1.217.203.983 143.779.319-1.360.983.302 Penghasilan (beban) lain-lain - bersih (3.003.378.749 ) 570.743.654 (776.505.355) (3.209.140.450) Beban pajak (2.071.363.021 ) (932.259.719) - (3.003.622.740) Laba bersih 5.682.912.569 776.505.356 1.575.294.697 8.034.712.622 Informasi lainnya Aktiva segmen 270.120.553.230 168.362.948.240 (133.682.673.619) 304.800.827.851 Kewajiban segmen 21.382.180.494 57.602.639.682 (48.605.147.441) 30.379.672.735 Perolehan aktiva tetap 1.911.264.003 2.576.476.800-4.487.740.803 Beban penyusutan 1.865.819.174 2.404.349.972-4.270.169.146 2006 Perdagangan Pabrikasi dan distribusi Eliminasi Konsolidasi Penjualan Penjualan ekstern 5.014.343.608 167.690.041.668-172.704.385.276 Penjualan antar segmen 89.288.308.253 - (89.288.308.253) - Jumlah Penjualan 94.302.651.861 167.690.041.668 (89.288.308.253) 172.704.385.276 32

24. PELAPORAN SEGMEN (lanjutan) 2006 Perdagangan Pabrikasi dan distribusi Eliminasi Konsolidasi Penghasilan Laba kotor 25.528.454.109 67.745.696.099 (1.239.983.294 ) 92.034.166.914 Beban usaha (15.393.928.491 ) (63.064.568.062) 1.161.041.937 (77.297.454.616) Penghasilan bunga - bersih 1.463.318.604 70.105.236-1.533.423.840 Penghasilan (beban) lain-lain - bersih (2.005.111.583 ) (492.073.917) ( 3.217.269.450) (5.714.454.950) Beban pajak (1.868.487.225) (1.041.889.905) - (2.910.377.130) Laba bersih 7.724.245.414 3.217.269.451 (3.296.210.807) 7.645.304.058 Informasi lainnya Aktiva segmen 299.597.453.250 186.322.780.033 (191.980.267.920) 293.939.965.363 Kewajiban segmen 58.853.779.213 79.841.480.397 (107.151.891.961) 31.543.367.649 Perolehan aktiva tetap 1.499.346.641 3.830.156.415-5.329.503.056 Beban penyusutan 1.798.883.703 2.740.881.799-4.539.765.502 Informasi berdasarkan segmen geografis adalah sebagai berikut: 2007 Perdagangan Pabrikasi dan distribusi Eliminasi Konsolidasi Penjualan Luar negeri 19.188.746.600 20.445.203.694 13.320.279.848 26.313.670.446 Dalam negeri 86.143.956.738 150.592.794.020 86.143.956.738 150.592.794.020 Jumlah 105.332.703.338 171.037.997.714 99.464.236.586 176.906.464.466 2006 Perdagangan Pabrikasi dan distribusi Eliminasi Konsolidasi Penjualan Luar negeri 17.209.547.716 18.454.936.686 (12.195.204.108) 23.469.280.294 Dalam negeri 77.093.104.145 149.235.104.982 (77.093.104.145) 149.235.104.982 Jumlah 94.302.651.861 167.690.041.668 (89.288.308.253) 172.704.385.276 25. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Manajemen Perusahaan dan Anak Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasi terlampir yang diselesaikan pada tanggal 30 Oktober 2007. 33