RETNONINGSIH SUHARNO, S.Pd

dokumen-dokumen yang mirip
PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN DAN OPTIMALISASI FUNGSI KELUARGA

MENGHIDUPKAN 8 FUNGSI KELUARGA MENUJU KELUARGA SEJAHTERA

BAB I PENDAHULUAN. pribadi dalam menciptakan budaya sekolah yang penuh makna. Undangundang

BAB IV ANALISIS PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI LINGKUNGAN KELUARGA DALAM MEMBENTUK AKHLAQUL KARIMAH PADA REMAJA DI DUSUN KAUMAN PETARUKAN PEMALANG

BAB I PENDAHULUAN. semua aspek perkembangan anak, meliputi perkembangan kognitif, bahasa,

SILABUS MATA KULIAH PENDIDIKAN KARAKTER FIS UNY

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. karakter di Sekolah Dasar Negeri 2 Botumoputi Kecamatan Tibawa Kabupaten

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Setiap pasangan suami istri yang telah menikah pasti mengharapkan

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. perkembangan sebuah negara. Untuk menyukseskan program-program

PENGUATAN KELUARGA DALAM MENGHADAPI ERA GLOBALISASI

BUKU PEGANGAN KADER BKR

INVENTORI TUGAS PERKEMBANGAN SISWA SD. Berikut ini 50 rumpun pernyataan, setiap rumpun terdiri atas 4 pernyataan

MENANAMKAN NILAI MORAL DAN KEAGAMAAN PADA ANAK

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka, (Jakarta : Kemenpora, 2010), hlm Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Undang-Undang Republik

No Karakter Pengertian No 1. Bermutu adalah mencapai standar kualitas yang ditetapkan. Bermutu

Apa respons masyarakat terhadap individu yang sukses atau gagal dalam hidup?

Memahami Budaya dan Karakter Bangsa

BAB I PENDAHULUAN. untuk mengikuti dan menaati peraturan-peraturan nilai-nilai dan hukum

BAB I PENDAHULUAN. Undang-Undang Sisdiknas tahun 2003 pasal I mengamanahkan bahwa tujuan

BAB IV ANALISIS PENDIDIKAN AKHLAK ANAK DALAM KELUARGA NELAYAN DI DESA PECAKARAN KEC.WONOKERTO KAB. PEKALONGAN

A. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI SMALB AUTIS

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. pendapatan. Pendapatan merupakan balas jasa bekerja setelah

Dr. H. MUDZAKKIR ALI, MA. Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Wahid Hasyim

PANCASILA. Sebagai Sistem Etika. Disampaikan pada perkuliahan Pancasila kelas PKK. H. U. Adil Samadani, SS., SHI.,, MH. Modul ke: Fakultas Teknik

ASTA CITRA ANAK INDONESIA

BAB IV ANALISIS KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KITAB AT-TAHLIYATU WA AT-TARGÎB FI AT-TARBIYATU WA AT-TAHDÎB KARYA SAYYID MUHAMMAD

BAB III PENYAJIAN DATA

ITEM VALID (ANGKET KEHARMONISAN KELUARGA ISLAMI) Variabel Sub Variabel Indikator Item Valid Total (+) (-) keluarga

PERKAWINAN KELUARGA SAKINAH

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Dalam kehidupan bermasyarakat banyak sekali nilai-nilai dalam

A. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI SMPLB TUNAGRAHITA

BAB IV ANALISIS IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DALAM KITAB AKHLAK LIL BANIN JUZ I DI PONDOK

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan usaha yang dilakukan dengan sengaja dan sistematis

A. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI SDLB TUNADAKSA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Tris Yuniar, 2015 Peranan panti sosial asuhan anak dalam mengembangkan karakter kepedulian sosial

STUDI TENTANG IMPLEMENTASI NILAI-NILAI BUDI PEKERTI SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 21 PEKANBARU

PENDIDIKAN PANCASILA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

31. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI SMP/MTs

A. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI SMPLB TUNADAKSA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan karena pendidikan

Nilai, Budaya dan Etika

A. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI SDLB AUTIS

PEMBINAAN PESERTA DIDIK DALAM PENINGKATAN KEDISIPLINAN DI SEKOLAH. Oleh : Pitriani

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 Pasal 1 Ayat (1) tentang

BAB I PENDAHULUAN. membawa bangsa menuju bangsa yang maju. Masa kanak-kanak adalah masa

ETIKA PERGAULAN DI MASYARAKAT

BAB I PENDAHULUAN. untuk mengikuti dan menaati peraturan-peraturan nilai-nilai dan hukum

BAB I PENDAHULUAN. bermoral, sopan santun dan berinteraksi dengan masyarakat.

LANGKAH AWAL KKN DI DESA ETIKA DAN MORAL PERGAULAN DI MASYARAKAT. LANGKAH AWAL KKN DI DESA (lanjt) 12/11/2015

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. diwujudkan dalam berbagai sisi kehidupan, bukan hanya terjadi ketika seseorang

Apa respons masyarakat terhadap individu yang sukses atau gagal dalam hidup?

PENDIDIKAN PANCASILA

A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan hak bagi semua warga Negara Indonesia.

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

KOMUNIKASI MENGOKOHKAN FUNGSI KELUARGA

BAB II LANDASAN TEORI. dengan judul Nilai-Nilai Moral dalam Novel Nyanyian Lembayung Karya Sin

PANCASILA SEBAGAI LANDASAN ETIKA (I)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. (aspek keterampilan motorik). Hal ini sejalan dengan UU No.20 tahun 2003

PENDIDIKAN PANCASILA. Pancasila Sebagai Sistem Etika (2) Modul ke: 09Fakultas EKONOMI. Program Studi Manajemen S1

LAMPIRAN C ALAT UKUR YANG DIGUNAKAN

Kompetensi Inti Kompetensi Dasar

A. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI SMPLB AUTIS

E. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA DAN BUDI PEKERTI SDLB TUNADAKSA

Kelompok Azizatul Mar ati ( ) 2. Nur Ihsani Rahmawati ( ) 3. Nurul Fitria Febrianti ( )

BAB IV ANALISIS TENTANG PERAN GURU PAI DALAM PEMBINAAN MENTAL KEAGAMAAN SISWA SMP N 2 WARUNGASEM BATANG

BAB IV ANALISIS KURIKULUM TAMAN KANAK-KANAK RELEVANSINYA DENGAN PERKEMBANGAN PSIKIS ANAK DI TK AL HIDAYAH NGALIYAN SEMARANG

BAB IV ANALISIS TENTANG UPAYA GURU PAI DALAM PEMBINAAN MENTAL KEAGAMAAN SISWA SMP N 2 WARUNGASEM BATANG

MEMBANGUN KARAKTER MELALUI INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI LINGKUNGAN KELUARGA. Listyaningsih

Memiliki motivasi internal dan menunjukkan rasa ingin tahu dalam bekerja sama memenemukan dan memahami keteraturan atom, unsur dan molekul.

PENDIDIKAN KARAKTER CERDAS FORMAT KELOMPOK (PKC - KO) DALAM MEMBENTUK KARAKTER PENERUS BANGSA

Delapan Fungsi Keluarga dalam Membentuk Generasi Penerus Bangsa

BAB I PENDAHULUAN. Pembinaan moral bagi siswa sangat penting untuk menunjang kreativitas. siswa dalam mengemban pendidikan di sekolah dan menumbuhkan

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH/SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN (SMA/MA/SMK/MAK)

BAB I PENDAHULUAN. pokok dalam memajukan suatu bangsa khususnya generasi muda untuk

KODE ETIK PENGAWAS PERIKANAN, PENYIDIK PERIKANAN DAN AWAK KAPAL PENGAWAS PERIKANAN TYPE SPEED BOAT

BAB III PENYAJIAN DATA. Dalam Bab ini, penulis menyajikan data yang diperoleh dari lokasi

NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL SANG PEMIMPI KARYA ANDREA HIRATA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMSA

Kejadian Sehari-hari

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Masa usia dini merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan

PEMBENTUKAN WATAK BANGSA INDONESIA MELALUI PENDIDIKAN PANCASILA SEBAGAI UPAYA PEMBANGUNAN BANGSA INDONESIA ABAD 21

A. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI SMALB TUNAGRAHITA

PERENCANAAN PROGRAM PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

MENGEMBANGKAN TANGGUNG JAWAB PADA ANAK C3.2.SPOT.010

Sebagai pengalaman baru

PERANAN NILAI BUDAYA DALAM MEMBANGUN KARAKTER BANGSA

A. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI SMPLB TUNARUNGU

JURNAL PENELITIAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATERI AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 SD TERBITAN TIGA SERANGKAI SKRIPSI

Kode Kehormatan Pramuka

36. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA KHONGHUCU DAN BUDI PEKERTI SMP

Sudah berkembang dengan baik Term 1. SC DIPERCAYA Mensyukuri nikmat Allah atas dirinya. Tahsin Al-Qur'an sesuai target

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA

PERANAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN NILAI MORAL ANAK DI KELOMPOK B TK AISYIYAH V PALU

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

rutinitas dan enggan berpikir tentang hal-hal yang baru. Semua itu dibentuk oleh mindset kita.

I. PENDAHULUAN. Pendidikan di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003

Transkripsi:

RETNONINGSIH SUHARNO, S.Pd

BIODA TA My name is Achmad Sopian, S.Pd. I Was born in Jakarta, 30 Juni 1982 I live in Kebonjeruk Jakarta Barat I Work for Pusdiklat Kependudukan dan KB BKKBN Pusat Telp. 081281665572 E-mail : miftahulamal74@yahoo.co.id

PENANAMAN DAN PENERAPAN NILAI-NILAI MORAL MELALUI DELAPAN FUNGSI KELUARGA ADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASION 2012

APA YANG ADA DI BENAK ANDA TENTANG GAMBAR INI??

DELAPAN FUNGSI KELUARGA

FUNGSI AGAMA Keluarga dikembangkan untuk mampu menjadi wahana yang pertama dan utama untuk membawa seluruh anggotanya melaksanakan ibadah dengan penuh keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME

FUNGSI SOSIAL BUDAYA Keluarga dikembangkan menjadi wahana untuk melestarikan budaya nasional yang luhur dan bermartabat

FUNGSI CINTA DAN KASIH SAYANG Keluarga menjadi wahana pertama dan utama untuk menumbuhkan cinta kasih antar sesama anggotanya, antar ortu dengan pasangannya, antar anak dengan ortu dan sesama anak sendiri

FUNGSI PERLINDUNGAN Keluarga menjadi pelindung yang pertama, utama dan kokoh dalam memberikan kebenaran dan keteladanan kepada anak-anak dan keturunannya

FUNGSI REPRODUKSI Keluarga menjadi pengatur reproduksi keturunan secara sehar dan berencana, sehingga anak-anak yang dilahirkan menjadi generasi penerus yang berkualitas

FUNGSI SOSIALISASI DAN PENDIDIKAN Keluarga berfungsi sebagai sekolah dan guru yang pertama dan utama dalam mengantarkan anakanaknya untuk menjadi panutan masyarakat luas dan dirinya sendiri

FUNGSI EKONOMI Keluarga menyiapkan dirinya untuk menjadi suatu unit yang mandiri dan sanggup untuk meningkatkan kesejahteraan lahir dan batinnya dengan penuh kemandirian

FUNGSI LINGKUNGAN Keluarga siap dan sanggup untuk memelihara kelestarian lingkungan untuk memberikan yang terbaik kepada anak cucunya dimasa yang akan datang

AGAMA Keimanan Penanaman/ penerapan Biasakan jalankan ibadah secara bersama ajak anak ikuti kegiatan agama spt ceramah, mendalami kitab suci Berikan sedekah kpd orang tak mampu Selalu ucap syukur dan sabar

AGAMA Ketaqwaan (pengamalan ajaran agama) Penanaman/ penerapan tidak meremehkan orang lain, semua sama, tidak ada yang lebih tinggi beri pengertian, yg bedakan seseorang adalah ketaqwaan kpd. Tuhan YME

AGAMA Kejujuran Penanaman/ penerapan berlaku jujur dalam ucapan dan tindakan berbuat jujur terhadap siapapun dalam segala hal jelaskan manfaat bersikap jujur ceritakan contoh orang-orang yang selalu jujur tunjukkan rasa percaya kepada anak saat berbicara

AGAMA Bersyukur Penanaman/ penerapan biasakan ucapkan terima kasih ketika minta tolong kepada anak biasakan ucapkan terima kasih bila orangtua atau anak berikan sesuatu biasakan ajak anak mengucap syukur kepada Tuhan

AGAMA Kepedulian Tenggangrasa Penanaman/ penerapan berkunjung ke panti asuhan, atau saudara/tetangga yang sedang terkena musibah/sakit saling membantu dalam berbagai hal saling hormat dan pahami perasaan orang lain- peduli. ajarkan untuk gunakan pakaian/alat sekolah yang biasa saja

AGAMA Kerajinan Kesalehan Penanaman/ penerapan biasakan anak untuk melaksanakan tugas dengan baik, benar dan tepat waktu sesuai dengan aturan menghindari hal tidak baik, bersih lahir batin. berperilaku sesuai ajaran agama. perlakukan orang lain dengan baik

AGAMA Penanaman/ penerapan Ketaatan biasakan untuk menjalankan ibadah sebagai wujud kewajiban kpd Tuhan selesaikan tugas tanpa perintah ortu Suka Menolong berikan teladan menolong orang lain yang membutuhkan bantuan

AGAMA Disiplin Penanaman/ penerapan Biasakan jalankan ibadah tepat waktu selalu tepati janji ikuti aturan yang ada Sopan santun biasakan ucapkan salam waktu keluar dan masuk rumah pamit sebelum pergi sopan dalam pergaulan berkata dan berperilaku sopan

AGAMA Penanaman/ penerapan Kesabaran tenang, tidak tergesagesa dalam melakukan sesuatu menunda keinginan anak tenang dan sabar hadapi orang bekerja tidak asalasalan menahan hawa nafsu/emosi Kasih sayang Perhatian thd permasalahan anak tidak kasar Berikan bantuan sesuai kebutuhan

SOSIAL BUDAYA Gotong Royong Sopan santun Penanaman/ penerapan ajak bersihkan rumah dan halaman menata kamar tidur ikut kegiatan di sekolah ingatkan selalu berlaku sopan dimanapun berada hargai aturan pada daerah/budaya lain.

SOSIAL BUDAYA Kerukunan Kepedulian Penanaman/ penerapan mampu menghargai perbedaan, termasuk agama, adat, sifat dan watak. Menjaga persatuan kesatuan hubungan harmonis antar anggota keluarga. peduli terhadap budaya dan adat daerah manapun juga kondisi sosial orang lain.

SOSIAL BUDAYA Kebersamaan Toleransi Kebangsaan Penanaman/ penerapan mendorong anak ikut dalam kegiatan di sekitar rumah, dalam kel.besar, ikut oganisasi kemasyarakatan sikap menghormati dan toleran thd.agama, budaya orang lain. menghargai sejarah bangsa. mencintai produk dalam negeri.

? CINTA KASIH Empati (peka) Keakraban Keadilan Penanaman/ penerapan mengajak kunjungi teman, sahabat, tetangga yang sedang sakit. tunjukkan empati kepada anak yang sedang menghadapi masalah. Ciptakan komunikasi terbuka, saling beri perhatian perlakuan adil thd. semua anak (pendidikan)

pa CINTA KASIH Penanaman/ penerapan Pemaaf orangtua dan anak harus dapat saling memaafkan, juga dengan orang lain. tidak menghakimi kesalahan anak tanpa bertanya. Kesetiaan menepati janji tanamkan rasa kasih pada sesama Pengorbanan ajarkan ikhlas dalam membantu orang lain meski ada risiko

CINTA KASIH Penanaman/ penerapan Suka menolong senang menolong orang lain dengan dasar kasih. Bertanggungjawab bertanggungjawab atas semua tindakan anak siap menerima risiko perbuatannya

PERLINDUNGAN Pemaaf Tanggap Penanaman/ penerapan memaafkan kesalahan anak disertai nasihat, shg anak merasa aman dan terlindungi. Ortu tidak menghakimi. bertanya bila ada perubahan sikap anak. tunjukkan kesediaan untuk bantu atasi masalah bersama atasi masalah

PERLINDUNGAN Ketabahan Penanaman/ penerapan beri kesadaran untuk tabah hadapi masalah beri dorongan untuk selalu lakukan hal terbaik libatkan diri dalam masalah anak secara proporsional

REPRODUKSI Bertanggung jawab kesehatan Penanaman/ penerapan beri penyadaran agar anak tidak menyalahgunakan fungsi reproduksi tegas utk gegah hal tersebut. bimbing anak menjaga kebersihan organ rerpoduksi luar perkuat iman dan taqwa dlm menjaga kespro diskusi ttg perilaku menyimpang dalam kespro

REPRODUKSI Keteguhan Penanaman/ penerapan pertahankan diri utk tdk lakukan hub seksual pra-nikah. berani katakan tidak utk hindari pelecehan seksual berikan info akibat hub.seks menyimpang hindari pergaulan bebas ajarkan berbusana sopan

SOSIALISASI DAN PENDIDIKAN Percaya Diri Penanaman/ penerapan beri kesempatan kpd semua anak utk lakukan keg.bermanfaat sarankan utk ikut dlm kelompok heterogen dorong anak berani tampil Beri peran yang jelas pada acara formal kel/masy beri kesempatan utk ambil keputusan

SOSIALISASI DAN PENDIDIKAN Keluwesan Kebangggaan Penanaman/ penerapan jaga komunikasi efektif dlm.keluarga Biasakan anak bergaul sejak dini dorong anak untuk belajar kelompok bimbing khusus anak yang rendah diri. ajarkan anak untuk menghargai keberhasilannya, meski hanya dalam lomba.

SOSIALISASI DAN PENDIDIKAN Kerajinan Kreatif Penanaman/ penerapan rajin laksanakan ibadah agama rajin lakukan pekerjaan rumah secara bersama. berikan sanksi bila perlu Ajak anak membuat kerajinan dari barang bekas/daur ulang

SOSIALISASI DAN PENDIDIKAN Bertanggungjawab Kerjasama Penanaman/ penerapan berikan tugas sesuai kemampuan dan jenis pekerjaan berikan kebebasan anak susun jadwal harian terapkan aturan utk kembalikan barang ke tempat semula. ajak anak bersamasama menata ruang keluarga

EKONOMI Penanaman/ penerapan Hemat sisihkan uang saku utk ditabung Berikan sesuatu atas dasar kebutuhan bukan keinginan Rencanakan pengeluaran harian/ bulanan bersama anak Ketelitian ajak dan bimbing anak lihat kembali tugas sekolah/rumah. periksa uang kembali

EKONOMI Disiplin Penanaman/ penerapan penggunaan anggaran sesuai kesepakatan mis.uang saku. Kepedulian beri bantuan uang kepada orang yang memerlukan. Keuletan tidak kenal menyerah/putus asa besarkan hati hadapi kegagalan

PEMELIHARAAN LINGKUNGAN Penanaman/ penerapan Kebersihan biasakan anak hidup bersih libatkan anak jaga kebersihan rumah dan lingkungan. Disiplin ajarkan tentang aturan untuk tidak merusak lingkungan, fasilitas umum tetapi justru menjaganya.

Tahapan Penanaman dan Penerapan Nilai Moral dalam Keluarga 1.1. PEMAHAMAN PEMAHAMAN 2. 2. PELATIHAN PELATIHAN 3. 3. PEMBIASAAN PEMBIASAAN 4. 4. MENJADI MENJADI KARAKTER KARAKTER

KESIMPULAN Delapan fungsi keluarga terdiri dari fungsi Agama, Sosial Budaya, Cinta dan Kasih Sayang, Perlindungan, Reproduksi, Sosialisasi dan Pendidikan, Ekonomi dan Lingkungan. Delapan fungsi keluarga merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan orang tua dalam membantu pembentukan karakter anak sehingga memiliki kepribadian yang matang.

Harta yang paling indah adalah keluarga Istana yang paling megah adalah keluarga