dokumen-dokumen yang mirip
BAB IV HASIL PENELITIAN

HANDOUT METODE PENELITIAN KUANTITATIF ANALISIS DATA MENGGUNAKAN SPSS

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISI DATA

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

UJI VALIDITAS KUISIONER

BAB 4 ANALISIS KORELASI DAN REGRESI

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA

BAB III METODE PENELITIAN

CARA PENGUJIAN HIPOTESIS PENELITIAN KORELASI

UJI PERSYARATAN ANALISIS DATA

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini digolongkan sebagai penelitian lapangan (Field Research) keterangan mengenai apa yang ingin diketahui.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Statistika Psikologi 2

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian eksperimen. Bentuk eksperimen yang digunakan desain eksperimen

BAB III METODE PENELITIAN

Materi Kuliah Metode Penelitian. Uji Asumsi

LAPORAN PRAKTIKUM 8 & 9 STATISTIKA TENTANG UJI HIPOTESIS (Z OR T) DAN UJI RERATA (STUDENT T)

Uji Validitas Instrumen. by Ifada Novikasari

ANALISIS REGRESI BERGANDA

BAB III METODE PENELITIAN

KORELASI DAN ASOSIASI

UJI T SATU SAMPEL. 2. Bentuk uji hipotesis satu sisi (one sided atau one tailed test) untuk sisi atas (upper tailed) dengan hipotesis:

ONE SAMPLE T TEST. Uji Pihak Kiri : dikatakan sebagai uji pihak kiri karena t tabel ditempatkan di bagian kiri Kurva

BAB 3 PERUMUSAN OBYEK PENELITIAN. PT. Uvindo Prima Cemerlang merupakan perusahaan jasa UV Varnish yang

UJI ANOVA. Uji kesamaan varian. Lihat output TEST of HOMOGENEITY of VARIANCE

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

MODUL 1 SAMPLE t-test

STATISTIKA DESKRIPTIF

BAB III METODE PENELITIAN

Skala pengukuran dan Ukuran Pemusatan. Ukuran Pemusatan

BAB III METODE PENELITIAN. pelaksanaan penelitian adalah hal yang sangat penting, sebab dengan

LANGKAH-LANGKAH PENGUJIAN INSTRUMEN UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS

UJI ASUMSI KLASIK DENGAN SPSS Disusun oleh: Andryan Setyadharma

BAB IV HASIL PENELITIAN. variabel yang diperoleh dari hasil penelitian di lapangan. Variabel dalam

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

Statistik Uji Kruskal-Wallis

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB II. Transformasi Data. Pedoman Memilih Teknik Statistik. Transformasi Data Compute Data Recode Data Tabulasi Silang Output dan Interpretasi

BAB III METODE PENELITIAN

LAMPIRAN 1. Pengujian Data Berdistribusi Poisson dengan Menggunakan SPSS Langkah 1 : Buka Program SPSS 17.0

BAB III PROSEDUR PENELITIAN. Lebih lanjut Surakhmad (1998, hlm. 131) menjelaskan bahwa:

PEDOMAN PRAKTIKUM APLIKASI KOMPUTER LANJUT

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

UJI ASUMSI KLASIK DENGAN SPSS Disusun oleh: Andryan Setyadharma

III. METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1

III. METODE PENELITIAN. Penelitian dilakukan di SMA Muhammadiyah I Pringsewu pada semester genap

Analisis Perbandingan Rata-rata: Independent-Sample T Test

MODUL V REGRESI, KORELASI, ANALISIS VARIAN, VALIDITAS DAN RELIABILITAS

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. atau memberikan atau member gambaran terhadap objek yang diteliti melalui. kesimpulan yang berlaku secara umum.

Uji Asumsi Klasik. Rowland Bismark Fernando Pasaribu

ANALISIS DATA ASOSIATIF

PAIRED-SAMPLES T TEST

BAB III METODE PENELITIAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) MATA KULIAH APLIKASI SPSS Psikologi

BAB III METODE PENELITIAN. yang sudah disebutkan, yang hasilnya dipaparkan dalam bentuk laporan

BAB III METODE PENELITIAN

Uji 2 Sampel Tidak Berpasangan Bag 4b dan 4c. (Uji Mann U Whitney dan Uji Kolmogorov Smirnov)

PEDOMAN PRAKTIKUM ANALISIS STATISTIK

Analisis Data kategorik tidak berpasangan skala pengukuran numerik

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 13 Bandarlampung, mulai 22 Oktober

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. tahun ajaran 2015/2016 pada bulan Oktober tahun 2015.

BAB IV PEMBAHASAN. suatu sebaran dikatakan tidak normal apabila p<0,05.

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini akan menggunakan metode eksperimen. Desain eksperimen yang

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV PELAKSANAAN, HASIL PENELITIAN, DAN PEMBAHASAN

BAB III METODE PENELITIAN. menyatakan bahwa variabel dapat dikatakan sebagai suatu sifat yang

TEKNIK ANALISIS POPULER DALAM SKRIPSI. (Korelasi Parsial)

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

RELIABILITAS INSTRUMEN PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yang telah peneliti lakukan menunjukkan bahwa di sekolah tersebut

III. METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Al-Huda Jati

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Uji statistik multivariat digunakan untuk menguji

>>> Pelatihan Analisis Statistik dengan SPSS. Materi. Oleh: Ali Muhson

BAB III METODE PENELETIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Kuesioner Biaya Transportasi

Statistika Psikologi 2

BAB 14 UJI DESKRIPTIF, VALIDITAS DAN NORMALITAS DATA

BAB III METODE PENELITIAN

UJI NORMALITAS DATA. Sebelum kita bicarakan ujin normalitas berikut kita perhatikan gambar distribusi normal berikut ini :

STATISTIK DESKRIPTIF. Statistics. Strategi Membaca

METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bandar

R 1 Y. r 2. Gambar 3.1 Desain Penelitian (Sugiyono, 2013: hlm. 68)

Transkripsi:

http://antonaryana.byethost13.com Manual SPSS Studi Korelasi Hai ketemu lagi dengan saya di topik Manual SPSS Studi Korelasi. Artikel ini meneruskan artikel lalu tentang seleksi item. Kali ini saya ingin menemani teman-teman yang akan menguji hipotesis korelasinya. Sebelum masuk kepada uji hipotesis, baiklah kita masukkan terlebih dahulu data-data hasil penelitian kita. Yang menjadi contoh adalah hasil data yang diperoleh dengan skala Likert. Setelah kita melakukan skoring terhadap respon-respon item skala kita, kita masukkan skor-skor tersebut ke dalam tabel SPSS seperti di bawah ini. Kemudian kita hitung skor totalnya. Caranya adalah Langkah selanjutnya adalah menghitung skor totalnya. Caranya demikian. Tahap 1 : pilih tranform Tahap 2 : pilih compute Studi Korelasi dengan SPSS / nov des 07 1

Tahap 3 : akan muncul kotak dialog compute variable Tahap 4 : tulis skor_tot di kotak di bawah target variable Tahap 5 : klik 2x item_1 masukkan ke kotak numeric expression kemudian klik 1x tombol + lalu klik 2x item_2 yang akan masuk ke kotak numeric expression. kemudian klik 1x tombol +. Demikian seterusnya hingga semua item masuk ke kotak numeric expression. lalu klik tombol ok. Studi Korelasi dengan SPSS / nov des 07 2

Kemudian, dalam tabel akan muncul kolom baru dengan judul skor_tot di sebelah kanan kolom item terakhir seperti gambar di bawah ini. Lakukan tahap 1 hingga 6 untuk skala psikologi yang lain. Namun, gunakan file yang berbeda dan beri nama yang berbeda dengan skala psikologi yang pertama. Hehehehehe...gampang kan... Langkah selanjutnya adalah memindahkan kolom skor total dari kedua skala ke file baru. Katakanlah file skor total. Hingga terjadi seperti gambar di bawah ini. Sebelum kita menghitung korelasi kita menggunakan korelasi Product Moment, kita harus melakukan uji asumsi terlebih dahulu. A. Uji Asumsi Teknik korelasi Product Moment dari Karl Pearson membutuhkan pemenuhan dua asumsi dasar, yaitu (Hadi, 1996 : 303) 1. Hubungan antara variabel X dan variabel Y merupakan hubungan linear, 2. Bentuk distribusi variabel X dan variabel Y adalah atau mendekati distribusi normal. Selain itu, data skor skala berada pada level interval. Mengapa perlu memenuhi asumsi-asumsi itu? Hal itu dilakukan agar kesimpulan yang ditarik tidak menyimpang dari kebenaran yang seharusnya ditarik. Dengan lain kata, agar hasil tes akurat. Sebelum melangkah pada uji asumsi, buatlah skor total masing-masing skala yang akan diuji. Uji asumsi dan uji hipotesis menggunakan data skor total skala. 1. Uji Normalitas Uji ini dilakukan dengan menggunakan teknik Kolmogorov Smirnov Goodness of Fit Test. Teknik ini digunakan karena data yang akan diuji berada dalam level interval (( Engineering Statistics Handbook) dan Garson (2003)). Selain itu, teknik ini lebih ketat dibandingkan dengan X 2 karena teknik ini memperlakukan observasi individual secara terpisah sehingga tidak seperti X 2, tidak perlu kehilangan informasi karena pembuatan kategorisasi (Siegel, 1956 : 51). Suatu data dikatakan normal jika nilai p > 0.05 (Field, 2000 : 46). Studi Korelasi dengan SPSS / nov des 07 3

Langkah dalam program SPSS. Langkah 1 : klik Analize Non Parametric Test 1 Sample Kolmogorov-Smirnov Kemudian akan muncul kotak dialog One-sample kolmogorov-smirnov Test langkah 2 : Skor total skala (pada kotak kiri) dipindahkan ke kotak sebelah kanan (test variable list) dengan meng klik tombol anak panah hingga seperti contoh di bawah ini. Pada bagian test distribution, pilihlah normal. Klik ok. Hasilnya adalah demikian. Studi Korelasi dengan SPSS / nov des 07 4

Yang perlu diperhatikan dalam uji ini adalah nilai Kolmogorov-Smirnov Z merupakan angka Z yang dihasilkan dari teknik Kolmogorov Smirnov untuk menguji kesesuaian distribusi data kita dengan suatu distribusi tertentu,dalam hal ini distribusi normal. Angka ini biasanya juga dituliskan dalam laporan penelitian ketika membahas mengenai uji normalitas (www.psikologistatistik.blogspot.com). Suatu data dikatakan normal jika nilai p > 0.05 (Field, 2000 : 46) dengan melihat pada asymp.sig (2-tailed). Satu lagi pesan sponsor, janganlah terkecoh dengan kalimat test distribution in Normal karena kalimat itu hanya ingin mengatakan bahwa kita menguji distribusi skor kita dengan distribusi normal, bukan distribusi yang lain (poisson, uniform ataupun exponential) (bandingkan dengan Santoso, Agung dalam www.psikologistatistik.blogspot.com). 2. Uji Linearitas Suatu data dikatakan linear jika nilai signifikasinya (p) lebih kecil dari 0.05. (Field, 2000 : 46) Langkah dalam program SPSS. Langkah 1 : klik Analize compare means means Hingga muncul kotak dialog means Langkah 2 : isi kotak dependent list dengan skor total skala yang menjadi variabel tergantung yang berada di kotak kiri; demikian pula dengan kotak independent list. Caranya, sorot skor yang mau dipindah, lalu klik tombol anak panah Studi Korelasi dengan SPSS / nov des 07 5

Pada options, pilihlah test for linearity seperti pada contoh berikut.lalu klik continue Klik Ok. Hasilnya adalah Yang perlu diperhatikan dalam uji ini adalah nilai F dan nilai Sig. dari Linearity. Perhatikan, nilai sig. linearity < 0.05 menandakan bahwa data ini linear. B. Uji Hipotesis Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi. Jika data yang ada memenuhi kedua asumsi di atas, uji hipotesis dapat menggunakan model parametrik, dalam hal ini teknik korelasi Produck Moment dari Pearson. Langkah dalam program SPSS. Langkah 1 : klik Analize correlation bivariat Kemudian muncul kotak dialog seperti ini Langkah 2 : skor skala pada kotak kiri, dipindah ke kotak yang kanan (kotak variable ). Caranya, sorot skor yang ingin dipindah, lalu klik tombol anak panah. Studi Korelasi dengan SPSS / nov des 07 6

Pada bagian correlation coeficien pilih sesuai teknik korelasi yang digunakan, Pearson atau Spearman atau Kendall. Pada bagian test significance pilihlah 2 tail atau 1 tail sesuai hipotesis penelitian Anda. Hasilnya adalah demikian. Jika demikian sudah terjadi, silakan lihat bagian Pearson Correlation untuk melihat besarnya korelasi. Na gampang kan Met menguji hipotesis, ya. Wish the best be with you alway. Good luck. Bacaan lanjut : Santoso, Agung dalam www.psikologistatistik.blogspot.com Daftar Pustaka :.2003. Engineering Statistics Handbook dalam www.itl.nist.gov/div898/handbook/eda/section3/eda35g.htm Azwar, Saifuddin. 1998. Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya (eds. 2). Yogyakarta : Pustaka Pelajar Azwar, Saifuddin. 1999. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Field, Andy. 2000. Discovering Statistics Using SPSS for Windows Advanced Techniques for The Beginner. London : SAGE Publications Garson, G. David. 2003. One Sample Kolmogorov-Smirnov Goodness of- Fit Test dalam www2.chass.ncsu.edu/garson/pa765/kolmo.htm Siegel, Sidney. 1956. Nonparametric Statistics For The Behavioral Sciences. New York : McGraw-Hill Book Company, Inc Hadi, S. 1996. Statistik jilid 2. Yogyakarta : Andi Offset Program SPSS Siegel, Sidney. 1956. Nonparametric Statistics For The Behavioral Sciences. New York : McGraw-Hill Book Company, Inc Santoso, Agung dalam www.psikologistatistik.blogspot.com Ditulis oleh : Anton P. Aryana. November 2007. http://www.antonaryana.byethost13.com Studi Korelasi dengan SPSS / nov des 07 7