Customer Segmentation Dengan Metode Self Organizing Map (Studi Kasus: UD. Fenny)

dokumen-dokumen yang mirip
Perbandingan Metode SOM/Kohonen dengan ART 2 pada Data Mining Perusahaan Retail

UCAPAN TERIMA KASIH. Perbandingan Metode SOM/Kohonen Dengan Adaptive Resonance Theory 2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Definisi Operasional Indikator Pemerataan Pendidikan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Student Clustering Based on Academic Using K-Means Algoritms

PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH BERDASARKAN PERSENTASE PENDUDUK MISKIN TAHUN MENGGUNAKAN METODE KOHONEN

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III METODE PENELITIAN. Pada bab ini akan dijelaskan bahan dan software yang digunakan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PEMANFAATAN NEURAL NETWORK PERCEPTRON PADA PENGENALAN POLA KARAKTER

BABI PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

DIAGNOSA GANGGUAN SALURAN PERNAFASAN MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION

Aplikasi Algoritma Competitive Network Untuk Clustering Minat Mahasiswa Terhadap Topik-Topik Penelitian

Perbandingan Antara Metode Kohonen Neural Network dengan Metode Learning Vector Quantization Pada Pengenalan Pola Tandatangan

PERAMALAN HARGA SAHAM PERUSAHAAN MENGGUNAKAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK DAN AKAIKE INFORMATION CRITERION

PENGENALAN HURUF DAN ANGKA PADA CITRA BITMAP DENGAN JARINGAN SARAF TIRUAN METODE PROPAGASI BALIK

Realisasi Pengenalan Tulisan Tangan Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan dengan Metode Kohonen

BAB 2 LANDASAN TEORI

CLUSTERING DATA PENCEMARAN UDARA SEKTOR INDUSTRI DI JAWA TENGAH DENGAN KOHONEN NEURAL NETWORK

IMPLEMENTASI SELF ORGANIZING MAP DALAM KOMPRESI CITRA DIGITAL

SISTEM PENGENALAN KARAKTER DENGAN JARINGAN SYARAF TIRUAN ALGORITMA PERCEPTRON

P E N D A H U L U A N Latar Belakang

Penerapan Jaringan Saraf Tiruan Metode Backpropagation Menggunakan VB 6

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

PENGENALAN POLA GARIS DASAR KALIMAT PADA TULISAN TANGAN UNTUK MENGETAHUI KARAKTER SESEORANG DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA RESILIENT BACKPROPAGATION

BAB 1 PENDAHULUAN. terhadap peran sistem informasi dalam perusahaan sebagai bagian dari produktivitas.

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang. Pertumbuhan pasar swalayan dewasa ini telah meningkat dengan pesat di

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. Wiley & Sons, 2003, Hal : 1. 1 Poe Vidette, Klauer Patricia dan Brobst Stephen, Building A Data WareHouse for Decision Support

Penerapan Metode Fuzzy C-Means dengan Model Fuzzy RFM (Studi Kasus : Clustering Pelanggan Potensial Online Shop)

BAB II LANDASAN TEORI. Teori teori yang digunakan sebagai landasan dalam desain dan. implementasi dari sistem ini adalah sebagai berikut :

BAB II LANDASAN TEORI

IDENTIFIKASI NOMOR POLISI KENDARAAN BERMOTOR MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN SELF ORGANIZING MAPS (SOMS)

PENERAPAN METODE LEARNING VECTOR QUANTIZATION (LVQ) PADA PREDIKSI JURUSAN DI SMA PGRI 1 BANJARBARU

ek SIPIL MESIN ARSITEKTUR ELEKTRO

PENDEKATAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK (ANN) UNTUK MENGKLASIFIKASIKAN HEWAN VETEBRATA MENGGUNAKAN KOHONEN SELF ORGANIZING MAP (SOM)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Architecture Net, Simple Neural Net

SEGMENTASI PELANGGAN MENGGUNAKAN METODE PARTICLE SWARM OPTIMIZATION DAN K-MEANS

Implementasi Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation dan Steepest Descent untuk Prediksi Data Time Series

Penyelesaian Masalah Symmetric Traveling Salesman Problem Dengan Jaringan Saraf Continuous Hopfield Net

RANCANG BANGUN TOOL UNTUK JARINGAN SYARAF TIRUAN (JST) MODEL PERCEPTRON

SATIN Sains dan Teknologi Informasi

JARINGAN SARAF TIRUAN (ARTIFICIAL NEURAL NETWORK) ERWIEN TJIPTA WIJAYA, ST, M.KOM

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Meter Air. Gambar 2.1 Meter Air. Meter air merupakan alat untuk mengukur banyaknya aliran air secara terus

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Permasalahan

Abidah Elcholiqi, Beta Noranita, Indra Waspada

Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2004 Yogyakarta, 19 Juni 2004

Jaringan Syaraf Tiruan

Penyelesaian Masalah Syarat Batas dalam Persamaan Diferensial Biasa Orde Dua dengan Menggunakan Algoritma Shooting Neural Networks

Proses Pengelompompokan Saraf Menggunakan Jaringan Saraf Tiruan (JST) dengan Algoritme Self-Organizing Maps (SOM)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Meyer & Kolbe (2005) dalam papernya yang berjudul Integration of

PEMETAAN SEBARAN MUTU PENDIDIKAN DASAR MENGGUNAKAN METODE SELF ORGANIZING MAPS

BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK AS A METHOD OF FORECASTING ON CALCULATION INFLATION RATE IN JAKARTA AND SURABAYA

UKDW BAB I PENDAHULUAN

APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN DALAM PENGHITUNGAN PERSENTASE KEBENARAN KLASIFIKASI PADA KLASIFIKASI JURUSAN SISWA DI SMA N 8 SURAKARTA


BAB 2 KONSEP DASAR PENGENAL OBJEK

PREDIKSI CURAH HUJAN DI KOTA MEDAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK

Jaringan Syaraf Tiruan. Disusun oleh: Liana Kusuma Ningrum

BAB 2 LANDASAN TEORI

RANCANG BANGUN APLIKASI MARKET BASKET ANALYSIS (MBA) PADA MINIMARKET UD. DIANI DENGAN ALGORITMA CT-PRO

Implementasi Metode Clustering DBSCAN pada Proses Pengambilan Keputusan

IMPLEMENTASI JARINGAN SARAF TIRUAN HAMMING DALAM KASUS PENGENALAN POLA ANGKA DAN HURUF. Oleh : M. Husaini., S.T., M.T Dosen IAIN Bandar Lampung

VOL. 01 NO. 02 [JURNAL ILMIAH BINARY] ISSN :

BAB III PERANCANGAN SISTEM

DETEKSI KESESUAIAN BIDANG MINAT TERHADAP PROPOSAL TUGAS AKHIR MAHASISWA STUDI KASUS : MAHASISWA SI UKDW

SATUAN ACARA PERKULIAHAN PROGRAM PASCA SARJANA MAGISTER TEKNIK INFORMATIKA (MKom) UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

BAB 2 LANDASAN TEORI. fuzzy logic dengan aplikasi neuro computing. Masing-masing memiliki cara dan proses

BAB 1 PENDAHULUAN Building A Data WareHouse for Decision Support Second Edition Data Mining : Concepts, Models, Methods, and Algorithms

PERANCANGAN ALGORITMA BELAJAR JARINGAN SYARAF TIRUAN MENGGUNAKAN PARTICLE SWARM OPTIMIZATION (PSO)

terinspirasi dari sistem biologi saraf makhluk hidup seperti pemrosesan informasi

PENGENALAN AKSARA JAWAMENGGUNAKAN LEARNING VECTOR QUANTIZATION (LVQ)

SEGMENTASI PELANGGAN PADA PERUSAHAAN RETAIL DENGAN METODE ART 2 DAN MODEL RFM JUDUL TUGAS AKHIR

MENGGUNAKAN DATA MINING

SEGMENTASI PELANGGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS UNTUK CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) PADA HIJAB MIULAN

Farah Zakiyah Rahmanti

Data Warehouse, Data Mart, OLAP, dan Data Mining CHAPTER 6

Data Mining dengan Algoritma Fuzzy C-Means Clustering Dalam Kasus Penjualan di PT Sepatu Bata

PENGENALAN PLAT NOMOR KENDARAAN DALAM SEBUAH CITRA MENGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN ABSTRAK

PENGGUNAAN MATLAB DALAM PENYELESAIAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR MENGGUNAKAN JARINGAN HOPFIELD LINEAR ABSTRAK

KLASIFIKASI POLA MENGGUNAKAN JARINGAN PROBABILISTIK

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Prediksi Nilai Tukar Petani Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation

Muhammad Fahrizal. Mahasiswa Teknik Informatika STMIK Budi Darma Jl. Sisingamangaraja No. 338 Simpanglimun Medan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Meter air merupakan alat untuk mengukur banyaknya air yang digunakan oleh

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN PROGRAM APLIKASI

MENGENALI FUNGSI LOGIKA AND MELALUI PEMROGRAMAN PERCEPTRON DENGAN MATLAB

ANALISIS HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGENALAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN BANYAKNYA JUMLAH KELAS POLA YANG DIKENALI DAN TINGKAT KERUMITAN POLANYA

Disusun oleh MUHAMMAD NAJIB HILMI SKRIPSI. Diajukan Sebagai Syarat untuk Mendapatkan Gelar Sarjana Pada Jurusan Statistika

Transkripsi:

Customer Segmentation Dengan Metode Self Organizing Map (Studi Kasus: UD. Fenny) A. A. Gde Bagus Ariana STIKI Denpasar email: gungariana@yahoo.com Abstrak Saat ini persaingan bisnis pada perusahaan retail tidak hanya dengan menggunakan perangkat sistem informasi namun sudah dilengkapi dengan sistem pendukung keputusan. Salah satu metode sistem pendukung keputusan yang digunakan adalah data mining. Data mining digunakan untuk menemukan pola-pola yang tersembunyi pada database. UD. Fenny sebagai perusahaan retail ingin menemukan pola segmentasi pelanggan dengan menggunakan model RFM (Recency, Frequency, Monetary). Metode data mining untuk melakukan proses segmentasi adalah metode clustering. Clustering merupakan proses penggugusan data menjadi kelompok-kelompok yang memiliki kemiripan secara tidak terawasi (unsupervised). Sebelum melakukan proses clustering, dilakukan proses persiapan data dengan membuat datawarehouse menggunakan skema bintang (star scema). Selanjutnya dilakukan proses clustering dengan menggunakan metode Self Organizing Map (SOM/Kohonen). Metode ini merupakan salah satu model jaringan saraf tiruan yang menggunakan metode unsupervised. Dari hasil percobaan metode SOM melakukan proses clustering dan menggambarkan hasil clustering pada SOM plot. Dengan melakukan proses clustering, pihak pengambil keputusan dapat memahami segmentasi customer dan melakukan upaya peningkatan pelayanan customer. Kata kunci: Segmentasi, SOM, Recency, Frequency, Monetary Abstract Currently the company's retail business competition is not only using the information system but also is equipped with a decision support system. One method is to use decision support system is data mining. Data mining is used to find patterns hidden in databases. UD. Fenny as a retail company would like to find a pattern by using a customer segmentation model RFM (Recency, Frequency, Monetary). Data mining methods to make the process of segmentation is a method of clustering. Clustering is an unsupervised process of segmentation data into groups that have similarities. Before performing the clustering process, carried out the data preparation process by creating datawarehouse using star schema. Clustering process is then performed using the Self Organizing Map (SOM / Kohonen). This method is one of the artificial neural network models that use unsupervised methods. From the experimental results of the SOM method to describe the process of clustering and clustering on the SOM plot. By performing the process of clustering, decision makers can understand customer segmentation and improve efforts in customer service. Key words: Segmentation, SOM, recency, Frequency, Monetary 1. PENDAHULUAN Perusahaan ritel adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang transaksi jual beli dalam jumlah kecil, satuan, atau eceran. Usaha ritel ini memiliki peranan penting dalam dunia perekonomian, karena tanpa usaha ritel, suatu barang dari produsen tidak akan sampai di tangan konsumen. UD. Fenny merupakan perusahaan ritel yang menjual bahan kue, berlokasi di Jalan Nakula, Denpasar. Sejak tahun 2006 UD. Fenny telah menggunakan sistem informasi untuk menangani point of sales (POS) dan sistem inventory. Database UD. Fenny bertambah dengan cepat dari tahun ke tahun. Ukuran database yang bertambah dengan cepat disebabkan oleh volume transaksi yang tinggi, jumlah customer yang banyak dan item barang yang beragam. Saat ini terdapat hampir tiga juta transaksi penjualan, 1.200 customer, dan 10.000 item barang. Customer Segmentation Dengan Metode Self Organizing (Ariana) 1

Gambar 1 Pertumbuhan record transaksi penjualan (UD. Fenny, 2010) Jumlah record transaksi yang besar ternyata menyebabkan pihak manajemen sulit untuk menentukan keputusan-keputusan bisnis yang terkait dengan masalah strategi pemasaran. Akibatnya perusahaan sering kehilangan customer yang potensial menjadi customer loyal dan biaya marketing terkadang tidak tepat sasaran. Kondisi seperti ini disebut data rich, poor information, atau kebanjiran data, namun miskin informasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan proses customer identification atau pengenalan customer. Salah satu cara untuk melakukan hal tersebut adalah customer segmentation. Tujuan utama melakukan customer segmentation adalah untuk mengetahui tingkah laku customer. Customer dapat disegmentasi dengan mengacu pada beberapa variabel. Salah satu model yang sering digunakan adalah model RFM (Recency, Frequency, Monetary). Recency menggambarkan waktu pembelian akhir dari customer, frequency menggambarkan frekuensi kedatangan customer dan monetary menggambarkan jumlah uang yang dibelanjakan oleh customer. Untuk melakukan segmentasi pada database besar, dilakukan proses data mining. Menurut Berry dan Linoff (2004) data mining adalah proses untuk mengekstraksi atau mendeteksi pola-pola yang tersembunyi dari sebuah database besar. Salah satu teknik data mining yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan segmentasi adalah clustering. Clustering merupakan penggugusan data ke dalam kelompok-kelompok secara alami. Dengan melakukan clustering, maka data yang memiliki kemiripan pola akan berada pada cluster yang sama dan data yang berbeda pola akan berada pada cluster yang berbeda. Terdapat bermacam-macam metode untuk melakukan clustering, mulai dari metode sederhana dengan menggunakan statistik hingga metode kompleks dengan menggunakan kecerdasan buatan. Salah satu metode clustering adalah dengan menggunakan jaringan saraf tiruan atau neural network. Metode jaringan saraf tiruan yang digunakan untuk melakukan clustering adalah metode jaringan saraf yang menggunakan paradigma pembelajaran tidak terawasi (unsupervised). Penelitian ini akan dilakukan proses data mining untuk menyelesaikan masalah customer segmentasi pada perusahaan retail UD. Fenny dengan menggunakan metode SOM/Kohonen. 2. TEORI PENUNJANG Jaringan saraf tiruan memegang peranan penting pada kemajuan teknologi terutama digunakan untuk membaca pola atau pattern recognizing. Berikut akan dijabarkan perbandingan jaringan saraf tiruan dengan jaringan biologis, arsitektur jaringan saraf, dan metode pembelajaran pada jaringan saraf. 2.1. Perbandingan Jaringan Saraf Biologi dan Tiruan Pembuatan struktur jaringan saraf tiruan diilhami oleh struktur jaringan biologi, khususnya jaringan otak manusia. Neuron adalah satuan unit pemroses terkecil pada otak, bentuk sederhana sebuah neuron yang para ahli dianggap sebagai satuan unit pemroses tersebut di gambarkan sebagai berikut: Customer Segmentation Dengan Metode Self Organizing (Ariana) 2

Gambar 2 Struktur Jaringan Saraf Biologis dan Tiruan Jaringan saraf biologi merupakan kumpulan dari sel-sel saraf (neuron). Neuron memiliki tugas mengolah informasi. Komponen-komponen utama dari sebuah neuron dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu: 2 Dendrit, bertugas untuk menerima informasi 3 Badan Sel (Soma), badan sel berfungsi sebagai tempat pengolah informasi. 4 Akson, mengirim impuls-impuls ke sel saraf lainnya. Tabel 1 Perbandingan Jaringan Saraf Biologis dan Tiruan Jaringan Saraf Tiruan Jaringan Saraf Biologis Node atau input Badan sel (soma) Input Dendrit Output Akson Bobot Sinapsis 2.2. Topologi Jaringan SOM Neuron target Jaringan SOM tidak diletakkan dalam sebuah baris seperti layaknya model jaringan syaraf tiruan yang lain. Neuron target diletakkan dalam 2 dimensi yang bentuk/topologinya dapat diatur. Fasilitas untuk mendefinisikan topologi jaringan yang berbedabeda disediakan oleh Matlab. Topologi yang berbeda akan menghasilkan neuron sekitar neuron pemenang yang berbeda sehingga bobot yang dihasilkan juga akan berbeda. Ada 3 macam topologi yang dapat dibentuk yaitu: (a) Gridtop (b) Hextop Customer Segmentation Dengan Metode Self Organizing (Ariana) 3

(c) Randtop Gambar 3 Topologi jaringan SOM. 2.3. Algoritma Jaringan Kohonen Algoritma pengelompokan pola jaringan Kohonen adalah sebagai berikut: 0. Inisialisasi a. Bobot w ji (acak) b. Laju pemahaman awal dan faktor penurunannya c. Bentuk dan jari-jari (=R) topologi sekitarnya. 1. Selama kondisi penghentian bernilai salah, lakukan langkah 2-7 2. Untuk setiap vektor masukan x, lakukan langkah 3-5 3. Hitung untuk semua j 4. Tentukan indeks J sedemikian hingga D (J) minimum 5. Untuk setiap unit j di sekitar J modifikasi bobot: 6. Modifikasi laju pemahaman 7. Uji kondisi penghentian Kondisi penghentian iterasi adalah selisih antara w ij saat itu dengan w ji pada iterasi sebelumnya. Apabila semua w ji hanya berubah sedikit saja, berarti iterasi sudah mencapai konvergensi sehingga dapat dihentikan. 3. METODE PERANCANGAN 4.1. Tahap perancangan datawarehouse. Pada tahap ini, akan dirancang data warehouse untuk menampung data dari database transaksi. Data dari database tersebut akan melawati proses ETL (Extracts, Transfer, Loading). Model konseptual data warehouse yang digunakan adalah star schema. Star schema akan menggambarkan fact table, yaitu tabel yang merepresentasikan measure, sebagai pusat data. Tabel ini nantinya akan terkoneksi dengan tabel-tabel yang mendeskripsikan dimensi untuk measure tersebut (dimension table). Adapun tabel fakta adalah tabel fakta penjualan, sedangkan tabel dimensi terdiri dari tabel dimensi produk, pelanggan, lokasi rak, dan waktu. Berikut adalah skema data warehouse. Customer Segmentation Dengan Metode Self Organizing (Ariana) 4

Gambar 4 Rancangan datawarehouse 4.2. Tahap Persiapan Data. Setelah proses pembuatan data warehouse, maka sistem akan melakukan query data untuk mendapatkan data yang siap untuk di-mining. Sesuai dengan tujuan penelitian, maka akan dilakukan ekstraksi data terhadap data yang mewakili atribut recency, frequency, dan monetary. Field KodeCustomer TglBeliAkhir FrekuensiBeli TotalBeli Tabel 2 Data yang akan di-mining Keterangan Kode customer Menandakan recency, merupakan tanggal transaksi pembelian terakhir yang dilakukan oleh customer Menandakan frequency, merupakan jumlah transaksi selama periode yang ditentukan Menandakan monetary, merupakan jumlah uang selama periode yang ditentukan 4.3. Tahap Mining dengan Metode SOM Berikut adalah gambaran topologi metode SOM yang akan melakukan proses cluster terhadap data yang sudah disiapkan. Customer Segmentation Dengan Metode Self Organizing (Ariana) 5

Gambar 5 Arsitektur cluster dengan metode SOM 4. HASIL DAN PEMBAHASAN Database transaksi yang digunakan di UD. Fenny menggunakan SQL Server 2000. Pembuatan data warehouse juga menggunakan SQL Server 2000. Selanjutnya untuk mendapatkan data yang mewakili recency, frequency, dan monetary digunakan bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic. 6.0. Berikut adalah tampilan data sebelum dilakukan proses mining. Gambar 6 Query Data yang akan di-clustering. Setelah dilakukan proses mining dengan menggunakan software Matlab 2010a, berikut adalah output yang dihasilkan dari proses clustering dengan menggunakan metode SOM. Pada Customer Segmentation Dengan Metode Self Organizing (Ariana) 6

gambar terlihat terbentuk tiga cluster. Jika diperbesar maka akan tampak label kode customer pada masing-masing neuron yang akan menunjukkan cluster dari masing-masing customer. Gambar 7 Hasil cluster dengan SOM 5. PENUTUP 5.1. Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa metode self organizing map dapat digunakan untuk mengetahui pola-pola cluster pada sebuah basis data. Metode SOM bersifat black box, jadi kita tidak mengetahui bagaimana metode mengelompokkan data menjadi sebuah output. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui perbandingan ukuran map pada layer dua dari topologi SOM, sehingga didapat hasil cluster yang lebih valid dan akurat. 6. DAFTAR PUSTAKA [1] Berry, M. J. A., & Linoff, G. S. (2004). Data mining techniques second edition-for marketing, sales, and customer relationship management. Wiley. [2] Carpenter, G.A., & S. Grossberg. (1987b). "ART2: Self-organization of Stable Category Recognition Codes for Analog Input Patterns." Applied Optics, 26:4919-4930. a reprint from Applied Optics volume 26, number 23, December, 1987 [3] Carrier, C. G., & Povel, O. (2003). Characterising data mining software. Intelligent Data Analysis,7,181 192. [4] Cheng, C. H. & Chen Y. S. (2009). Classifying the segmentation of customer value via RFM model and RS Theory. Expert System with Application, 36, 4176-4184. [5] Fausset, Laurene,(1994) Fundamentals of Neural Networks: Architectures, Algorithms and Applications, Prentice-Hall, New Jersey, USA. [6] H Lu, R Setiono,(1996) H Liu. Effective Data Mining Using Neural Network. IEEE Transactions on Knowledge and Data Engineering, 8(6): 957-961. [7] Hughes, A. M. (1994). Strategic database marketing. Chicago: Probus Publishing Company. [8] Kincaid, J. W. (2003). Customer relationship management: Getting it right. Upper saddle river. N. J.: Prentice Hall PTR. [9] Kohonen, T. (1990). The Self-Organizing Map, Invited Paper. Procedings of the IEEE, Vol. 78, No. 9, September 1990. [10] Krieger, C. (1996). Neural Networks in Data Mining [11] Tsiptsis, K., Chorianopoulos, A. 2009. Data Mining Techniques in CRM. A John Wiley and Sons, Ltd., Publication. United Kingdom. Customer Segmentation Dengan Metode Self Organizing (Ariana) 7