Perbandingan Metode SOM/Kohonen dengan ART 2 pada Data Mining Perusahaan Retail
|
|
|
- Inge Kurnia
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Teknologi Elektro, Vol. 16, No. 02, Mei - Agustus Perbandingan Metode SOM/Kohonen dengan ART 2 pada Data Mining Perusahaan Retail Anak Agung Gede Bagus Ariana 1, I Ketut Gede Darma Putra 2, Linawati 3 Abstract This study investigates the performance of artificial neural network method on clustering method. Using UD. Fenny s customer profile in year 2009 data set with the Recency, Frequency and Monetary model data. Clustering methods were compared in this study is between the Self Organizing Map and Adaptive Resonance Theory 2. The performance evaluation method validation is measured by the index cluster validation. Validation index clusters are used, among others, Davies-Bouldin index, index and index Dunn Silhouette. The test results show the method Self Organizing Map is better to process the data clustering. Index term Data Mining, Artificial Neural Network, Self Organizing Map, Adaptive Resonance Theory 2. Intisari Penelitian ini ingin mengetahui unjuk kerja metode clustering data berbasis jaringan saraf tiruan. Menggunakan data set profil pelanggan UD. Fenny tahun 2009 dengan atribut Recency, Frequency dan Monetary. Metode clustering yang dibandingkan pada penelitian ini adalah Self Organizing Map dan Adaptive Resonance Theory 2. Evaluasi kinerja metode dilakukan dengan mengukur validasi index dari cluster yang terbentuk. Validasi cluster yang digunakan antara lain Indeks Davies-Bouldin, Indeks Dunn dan Indeks Silhouette. Hasil pengujian menunjukkan metode Self Organizing Map lebih baik dalam melakukan proses clustering data. Kata Kunci Data Mining, Jaringan Saraf Tiruan Self Organizing Map, Adaptive Resonance Theory 2. I. PENDAHULUAN Perusahaan ritel adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang transaksi jual beli dalam jumlah kecil, satuan, atau eceran. Usaha ritel ini memiliki peranan penting dalam dunia perekonomian, karena tanpa usaha ritel suatu barang dari produsen tidak akan sampai di tangan konsumen. UD. Fenny merupakan perusahaan ritel yang menjual bahan kue, berlokasi di Jalan Nakula, Denpasar. Sejak tahun 2006 UD. Fenny telah menggunakan sistem informasi untuk menangani point of sales (POS) dan sistem inventory. Jumlah record transaksi ini bertambah secara signifikan dari tahun ke tahun. Jumlah record transaksi yang besar ternyata menyebabkan pihak manajemen sulit untuk menentukan keputusankeputusan bisnis yang terkait dengan masalah strategi 1 Mahasiswa, Magister Teknik Elektro Universitas Udayana Gedung Pascasarjana Universitas Udayana Jl. PB Sudirman Denpasar-Bali (tlp/fax: ; [email protected]) 2, 3 Dosen, Magister Teknik Elektro Universitas Udayana, Gedung Pascasarjana Jl. PB Sudirman Denpasar-Bali (tlp/fax: ; [email protected]) pemasaran. Akibatnya perusahaan sering kehilangan pelanggan yang potensial menjadi pelanggan loyal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan proses customer identification atau pengenalan pelanggan. Salah satu cara yang dilakukan adalah customer segmentation. Pelanggan dapat disegmentasi dengan mengacu pada beberapa atribut. Salah satu model atribut yang sering digunakan adalah model RFM (Recency, Frequency, dan Monetary). Recency merupakan waktu pembelian akhir dari pelanggan yang diukur dalam satuan hari, bulan maupun tahun. Frequency menggambarkan jumlah total jumlah transaksi pelanggan yang diukur dalam rentang waktu tertentu, dan monetary menggambarkan jumlah nilai yang dibelanjakan oleh pelanggan [1] [2] [3]. Penelitian Nugraheni [4] telah membandingkan dua metode Fuzzy yang digunakan untuk proses clustering data yaitu metode Fuzzy C-Means dan metode Fuzzy Substractive. Pemodelan data menggunakan model RFM. Evaluasi kinerja pembanding menggunakan metode Modified Partition Coefficient dan Partition Entropy. Hasil perbandingan menunjukkan metode Fuzzy C-Means menghasilkan cluster yang lebih baik daripada metode Fuzzy Subtractive. Menurut Smita [5] pada penelitian mengenai potensi penggunaan jaringan saraf tiruan pada data mining, menyebutkan metode SOM/Kohonen, Neuro Fuzzy dan Adaptive Resonance Theory 2 sebagai metode yang memiliki kehandalan yang baik dalam melakukan proses clustering, namun belum dijelaskan secara spesifik perbandingan unjuk kerja ketiga metode tersebut. Penelitian sebelumnya [6] oleh penulis telah berhasil membangun aplikasi data mining dengan mengunakan metode SOM/Kohonen dengan menggunakan data set yang sama. Pada penelitian ini belum dilakukan pembahasan mengenai unjuk kerja metode SOM/Kohonen. Model data yang digunakan pada penelitian ini adalah model RFM. Penelitian ini menekankan pada proses pembentukan data set, melalui tahapan pembangunan data warehouse yang siap untuk penelitian selanjutnya. Penelitian sebelumnya [7] oleh penulis telah menerapkan penggunaan metode ART 2 untuk segmentasi pelanggan PDAM kabupaten Gianyar dengan menggunakan atribut data pemakaian air, golongan tarif PDAM dan diameter pipa. Pengukuran kualitas cluster menggunakan Indeks Validasi Silhouette. Mencapai nilai tertinggi mendekati 1 yaitu 0.95, hal ini menunjukkan metode ART 2 baik untuk melakukan clustering data pelanggan PDAM. Berdasarkan pemaparan diatas, dilakukan perbandingan kinerja metode SOM/Kohonen dan ART 2 dalam melakukan clustering data. Penilaian tingkat unjuk kerja metode dalam menentukan cluster terbaik diukur dengan menggunakan validasi cluster Indeks Davies-Bouldin, Indeks Dunn, dan
2 56 Teknologi Elektro, Vol. 16, No. 02, Mei - Agustus 2017 Indeks Silhouette. Metode akan diuji dengan menggunakan data set profil pelanggan UD. Fenny tahun II. SELF ORGANIZING MAP/KOHONEN Jaringan saraf tiruan SOM/Kohonen merupakan salah satu model jaringan saraf tiruan yang menggunakan metode unsupervised learning. Artinya, jaringan tersebut melakukan pembelajaran tanpa bimbingan data input-target [8]. Jaringan ini terdiri dari dua lapisan (layer), yaitu lapisan input dan lapisan output. Setiap neuron dalam lapisan input terhubung dengan setiap neuron pada lapisan output. Setiap neuron dalam lapisan output merepresentasikan cluster dari input yang diberikan. Adapun algoritma metode SOM/Kohonen adalah 0. Neuron pada lapisan input (neuron input) sebanyak n dinotasikan sebagai x 1, x 2,, x n dan neuron pada lapisan output (neuron output) sebanyak m dinotasikan sebagai y 1, y 2,, ym. Bobot koneksi antara neuron input dan output dinotasikan sebagai w ij ditentukan secara acak antara 0 dan Selama kondisi penghentian bernilai salah, lakukan langkah Untuk setiap masukan x, lakukan langkah Hitung semua j dengan menggunakan persamaan (1) d = w x (1) 4. Tentukan indeks j sedemikian hingga d (j) minimum 5. Untuk setiap unit j di sekitar j modifikasi bobot dengan persamaan (2) w = w + αx w (2) 6. Modifikasi laju pemahaman 7. Uji kondisi penghentian dilakukan dengan menghitung selisih antara bobot baru dengan bobot lama, apabila nilai berubah tidak signifikan, berarti pengujian sudah mencapai konvergensi sehingga dapat dihentikan. tiga grup neuron yaitu: (1) Input processing field - F 1 layer yang mengombinasikan sinyal-sinyal dari bagian masukan dan lapisan F 2 yang nantinya digunakan dalam membandingkan kemiripan sinyal masukan dengan vektor bobot untuk unit cluster yang telah dipilih sebagai calon yang diperbolehkan untuk mempelajari pola masukan yang dimasukkan. (2) Cluster units - F 2 layer yang merupakan lapisan kompetitif, artinya unit cluster dengan jumlah masukan terbesar menjadi calon kuat yang diperbolehkan mempelajari pola masukan. (3) Reset mechanism. Suatu unit cluster diperbolehkan mempelajari pola masukan tergantung kepada kemiripan vektor top-down-nya dengan vektor masukan. Hal ini diatur oleh reset berdasarkan sinyal-sinyal yang diterimanya dari bagian masukan F 1 (a) dan bagian antarmuka F 1(b) pada lapisan F 1. [11] [12] [13] Gambar 2: Arsitektur Adaptive Resonance Theory 2 Gambar 1: Arsitektur Self-Organizing Map III. ADAPTIVE RESONANCE THEORY 2 Adaptive Resonance Theory (ART) dirancang untuk mengatasi masalah kemampuan stabilitas-plastisitas (stabilityplasticity) untuk menyimpan informasi yang telah dipelajari ketika ada informasi baru yang dihadapi oleh jaringan saraf tiruan lainnya [9] [10]. Arsitektur dasar dari ART 2 terdiri dari Dalam algoritma ART 2 pemilihan parameter harus dilakukan dengan baik karena merupakan komponen penting dalam menggunakan algoritma ART 2 baik tipe pembelajaran cepat atau tipe pembelajaran lambat. Parameter dalam algoritma ART 2 terdiri dari: n : Jumlah komponen inputan. a,b : Nilai tetap atau konstanta. c : Diinisialisasi sebagai 0,1. Pemilihan nilai yang lebih kecil memberikan keefektifan terhadap nilai parameter vigilance. d : Aktivasi dari unit pemenang dalam layer F 2, nilainya harus dipilih hampir mendekati 1 misalkan 0,9 karena akan memberikan keefektifan terhadap nilai parameter vigilance. ISSN Anak Agung Gede Bagus Ariana: Perbandingan Metode SOM/Kohonen dengan
3 Teknologi Elektro, Vol. 16, No. 02, Mei - Agustus θ : Noise suppression, nilai ini didapat menggunakan Y = 1 (Inhibit J) (22) persamaan (3) dan fungsi ini berhubungan dengan fungsi aktivasi (4). Nilai reset = true, ke langkah 5 θ = 1/ n (3) Jika r > p e, maka x, x 0 f(x) = (4) w = s + au (23) 0, x < 0 w (24) α : Learning rate, atau laju pembelajaran. ρ : Vigilance factor atau derajat kewaspadaan. Nilai parameter ini dapat diset dari 0 sampai 1 namun pemberian nilai parameter kurang dari 0,7 adalah kurang efektif karena sama saja artinya dengan nilai 0 b : Nilai bobot bottom-up dapat ditentukan dengan t menggunakan persamaan (5). 1 b (5) (1 d) n : Inisialisasi nilai bobot top-down menggunakan nilai yang kecil sehingga dapat mencegah reset terjadi pada input pertama yang masuk dalam suatu cluster. Berikut adalah algoritma pembelajaran ART 2: 0. Inisialisasi parameter a, b, θ, c, d, e, α, p. 1. Lakukan langkah 2-12 untuk setiap epoch training. 2. Untuk setiap masukan vektor s, lakukan langkah Modifikasi unit aktivasi F u = 0 (6) q = 0 (7) p = 0 (8) s Modifikasi unit aktivasi F1 lagi. e + s (9) w = s (10) v = f(x ) (11) v u = (12) w = s + au (13) p = u (14) w q = (25) v = f(x ) + bf(q ) (26) Nilai reset = false, ke langkah 8 8. Lakukan langkah 9-11 untuk jumlah iterasi 9. Modifikasi bobot untuk pemenang unit J. t = αdu + {1 + αd(d 1)}t (27) b = αdu + {1 + αd(d 1)}b (28) 10. Modifikasi aktivasi F1 p v u = (30) w = s + αu (31) p = u + dt (32) w p (33) q = (34) v = f(x ) + bf(q ) (35) 11. Tes kondisi berhenti untuk tiap perubahan bobot 12. Tes kondisi berhenti untuk jumlah epoch yang telah ditentukan. Fungsi aktivasi yang digunakan adalah x, if x θ f(x) = (36) 0, if x < θ IV. METODE (15) Sebelum kinerja metode diukur, dilakukan pendefinisian q = p tujuan pengujian, skenario pengujian dan parameter yang (16) dibutuhkan dalam pengujian ini. Hasil pengujian dianalisis untuk menentukan pengaruh-pengaruh parameter pada v = f(x ) + bf(q ) (17) masing-masing metode dan menentukan metode yang memiliki kinerja pengelompokan data yang lebih baik. 4. Hitung sinyal unit F Pengujian yang dilakukan memiliki beberapa tujuan y = b p (18) 1. Menganalisis pengaruh parameter learning rate, jumlah 5. Selama kondisi reset = true lakukan langkah 6-7 cluster, dan nilai neigborhood pada hasil cluster metode 6. Untuk unit F pilih Y dengan nilai paling besar. SOM. 7. Cek nilai reset 2. Menganalisis pengaruh parameter vigilance factor, noise u = v suppresion, dan bobot pada hasil cluster metode ART 2. (19) 3. Menganalisis tingkat kesempurnaan hasil masing-masing p = u + dt (20) metode berdasarkan indeks validasi Davies-Bouldin Index, u + cp Dunn Index, dan Silhouette Index. r = (21) e + u + c p Skenario pengujian dilakukan agar proses pengujian dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Skenario pengujian Jika r < p e, maka yang dilakukan yaitu dengan melakukan proses clustering pada database yang sudah dipersiapkan. Untuk mengetahui
4 58 Teknologi Elektro, Vol. 16, No. 02, Mei - Agustus 2017 pengaruh masing-masing parameter, maka dilakukan pengujian terhadap kombinasi nilai parameter pada masingmasing metode. Adapun parameter yang akan diberi nilai kombinasi pada metode SOM dan ART 2 adalah sebagai berikut: TABEL I PARAMETER PENGUJIAN Metode Parameter Simbol Kombinasi Nilai SOM Jumlah cluster nc 2, 3, 4, 5 Learning rate α 0,2; 0,4; 0,6; 0,8; 0,9 Neighborhood Ne 1, 2, 3, 4, 5 value ART 2 Vigilance factor ρ 0,7; 0,8; 0,9; 0,95 Noise supression θ 0,1; 0,2; 0,3; 0,4; 0,5 Bobot w 1, 2, 3, 4, 5 TABEL II HASIL VALIDASI INDEX DATASET 2009 METODE SOM nc α Ne Validasi Nilai 4 0,2; 0,8 1, 2 Davies-Bouldin 0, ,2 s/d 0,9 1 s/d 5 Dunn Index 2, ,2 s/d 0,9 1 s/d 5 Silhouette Index 0,53502 Berdasarkan keseluruhan percobaan dapat disimpulkan 1. Nilai indeks validasi cluster sangat dipengaruhi oleh jumlah cluster. 2. Nilai neighbor satu dan dua menghasilkan nilai indeks validasi yang lebih baik. 3. Nilai learning rate tidak terlalu mempengaruhi nilai indeks validasi. Hasil cluster akan diuji dengan indeks validasi Davies- Bouldin Index, Dunn Index, dan Silhouette Index. Parameter pembentuk cluster terbaik berdasarkan pengujian masingmasing indeks validasi akan disimulasikan pada proses pengenalan kelas masing-masing cluster. Berikut adalah proses segmentasi dengan menggunakan metode ART 2 dengan parameter vigilance factor = 0,9; noise suppresion = 0,1; dan bottom up weight = 1. V. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut adalah proses segmentasi dengan menggunakan metode SOM dengan parameter jumlah cluster = 3, learning rate = 0,9, dan neighbor size = 2. Gambar 4: Antar Muka Metode ART 2 Berikut adalah ringkasan nilai indeks validasi cluster terbaik berdasarkan kombinasi nilai parameter. TABEL III HASIL VALIDASI INDEX DATASET 2009 METODE ART 2 Gambar 3: Antar Muka Metode SOM/Kohonen Berikut adalah ringkasan nilai indeks validasi cluster terbaik berdasarkan kombinasi nilai parameter pada metode SOM/Kohonen. nc ρ θ w Validasi Nilai 2 0,7; 0,8 0,1 1 Davies-Bouldin 1,0893 Index 2 0,7; 0,8 0,1 1 Dunn Index 1, ,7; 0,8 0,1 1 Silhouette Index 0,3307 Berdasarkan keseluruhan percobaan dapat disimpulkan ISSN Anak Agung Gede Bagus Ariana: Perbandingan Metode SOM/Kohonen dengan
5 Teknologi Elektro, Vol. 16, No. 02, Mei - Agustus Nilai vigilance factor atau derajat kewaspadaan sangat [9] Carpenter, G.A., & S. Grossberg (1987) ART 2: Self-organization of mempengaruhi jumlah cluster yang terbentuk. Semakin Stable Category Recognition Codes for Analog Input Patterns. Applied Optics. 26: A reprint from Applied Optics volume 26, tinggi nilai vigilance factor maka semakin banyak cluster number 23, December yang dihasilkan. [10] Yao, X. (1999) Evolving Artificial Neural Networks, Proceedings of 2. Nilai bobot juga mempengaruhi jumlah cluster yang the IEEE, 7(9): , September dihasilkan. Semakin besar nilai bobot maka cluster yang [11] Sivanandam, S. N., Sumathi, S. (2006) Introduction to Data Mining and its Applications. Spinger, Verlag Berlin Heidelberg. terbentuk akan lebih banyak. [12] Sivanandam, S. N., Sumathi, S., & Deepa, S. N. (2006) Introduction to 3. Nilai noise berpengaruh terhadap rata-rata nilai validasi neural networks using MATLAB 6.0. New Delhi: The McGraw-Hill cluster. Nilai noise yang kecil menimbulkan nilai validasi Companies. [13] Fausset, Laurene (1994) Fundamentals of Neural Networks: cluster yang lebih baik. Architectures, Algorithms and Applications. Prentice-Hall, New Jersey, Nilai indeks validasi menunjukkan tingkat kesempurnaan USA. cluster yang terbentuk. Berikut adalah ringkasan nilai validasi indeks. TABEL IV PERBANDINGAN NILAI VALIDASI METODE SOM DAN ART 2 Indeks Validasi Unjuk Kerja SOM ART 2 Davies-Bouldin Lebih rendah 0, ,0893 Dunn Silhouette Lebih tinggi Mendekati satu 2, ,7959 0, ,3307 Tabel IV menunjukkan unjuk kerja metode SOM dinyatakan lebih baik daripada metode ART 2 diukur oleh validasi indeks Davies-Bouldin, indeks Dunn dan indeks Silhouette. VI. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian, nilai Davies-Bouldin Index terendah, Dunn Index tertinggi dan Silhouette Index yang mendekati satu didapatkan dari metode SOM/Kohonen. Jadi Metode SOM/Kohonen menghasilkan pengelompokan cluster dengan lebih baik. REFERENSI [1] Tsiptsis, K., Chorianopoulos, A. (2009) Data Mining Techniques in CRM. United Kingdom: John Wiley and Sons [2] Cheng, C. H. & Chen Y. S. (2009) Classifying the segmentation of customer value via RFM model and RS Theory. Expert System with Application, 36, [3] Hughes, A. M. (1994) Strategic Database Marketing. Chicago: Probus Publishing Company. [4] Nugraheni, Yohana (2013) Data Mining Using Fuzzy Method for Customer Relationship Management in Retail Industry. Lontar Komputer Vol. 4 No. 1, April ISSN: Universitas Udayana. [5] Smita, N., (2010) Potential use of Artificial Neural Network in Data Mining. Computer and Automation Engineering (ICCAE), 2010 The 2nd International Conference. Vol.2, [6] Ariana, A.A. Gede Bagus (2011) Customer Segmentation dengan Metode Self Organizing Map (Studi Kasus: UD. Fenny) Lontar Komputer Vol. 2 No. 1 Juni ISSN: Universitas Udayana [7] Ariana, A.A. Gede Bagus., Dita Andriawan, I Wayan (2014) Segmentasi Pelanggan PDAM dengan Metode Adaptive Resonance Theory 2. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Komputer ISBN: Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. [8] Kohonen, T. (1990) The Self-Organizing Map, Invited Paper. Procedings of the IEEE, Vol. 78, No. 9, September 1990.
Customer Segmentation Dengan Metode Self Organizing Map (Studi Kasus: UD. Fenny)
Customer Segmentation Dengan Metode Self Organizing Map (Studi Kasus: UD. Fenny) A. A. Gde Bagus Ariana STIKI Denpasar email: [email protected] Abstrak Saat ini persaingan bisnis pada perusahaan retail
UCAPAN TERIMA KASIH. Perbandingan Metode SOM/Kohonen Dengan Adaptive Resonance Theory 2
UCAPAN TERIMA KASIH Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan hidayah-nya penulis dapat menyelesaikan tesis dengan judul Perbandingan Metode SOM/Kohonen Dengan Adaptive
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Customer Relationship Management (CRM) Pelanggan adalah aset yang paling penting dari sebuah organisasi. Tidak mungkin terdapat prospek bisnis tanpa memuaskan pelanggan yang
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Jaringan Syaraf Tiruan Artificial Neural Network atau Jaringan Syaraf Tiruan (JST) adalah salah satu cabang dari Artificial Intelligence. JST merupakan suatu sistem pemrosesan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN Bab Pendahuluan terdiri dari uraian latar belakang yang mendasari pembuatan tugas akhir, pengenalan masalah yang dibahas didalam tugas akhir, manfaat maupun tujuan penelitian yang ingin
SEGMENTASI PELANGGAN MENGGUNAKAN METODE PARTICLE SWARM OPTIMIZATION DAN K-MEANS
SEGMENTASI PELANGGAN MENGGUNAKAN METODE PARTICLE SWARM OPTIMIZATION DAN K-MEANS TUGAS AKHIR Diajukan guna memenuhi sebagian persyaratan dalam rangka menyelesaikan Pendidikan Sarjana Strata Satu (S1) Program
SEGMENTASI PELANGGAN PADA PERUSAHAAN RETAIL DENGAN METODE ART 2 DAN MODEL RFM JUDUL TUGAS AKHIR
SEGMENTASI PELANGGAN PADA PERUSAHAAN RETAIL DENGAN METODE ART 2 DAN MODEL RFM JUDUL TUGAS AKHIR Diajukan Guna Memenuhi Sebagian Persyaratan dalam Rangka Menyelesaikan Pendidikan Sarjana Strata Satu (S1)
PEMANFAATAN NEURAL NETWORK PERCEPTRON PADA PENGENALAN POLA KARAKTER
PEMANFAATAN NEURAL NETWORK PERCEPTRON PADA PENGENALAN POLA KARAKTER Fakultas Teknologi Informasi Universitas Merdeka Malang Abstract: Various methods on artificial neural network has been applied to identify
PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH BERDASARKAN PERSENTASE PENDUDUK MISKIN TAHUN MENGGUNAKAN METODE KOHONEN
Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Terapannya 016 p-issn : 550-0384; e-issn : 550-039 PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH BERDASARKAN PERSENTASE PENDUDUK MISKIN TAHUN 009-013 MENGGUNAKAN
SISTEM PENGENALAN KARAKTER DENGAN JARINGAN SYARAF TIRUAN ALGORITMA PERCEPTRON
Jurnal Informatika Mulawarman Vol. 7 No. 3 Edisi September 2012 105 SISTEM PENGENALAN KARAKTER DENGAN JARINGAN SYARAF TIRUAN ALGORITMA PERCEPTRON Anindita Septiarini Program Studi Ilmu Komputer FMIPA,
Implementasi Metode Clustering DBSCAN pada Proses Pengambilan Keputusan
Implementasi Metode Clustering DBSCAN pada Proses Pengambilan Keputusan Ni Made Anindya Santika Devi, I Ketut Gede Darma Putra, I Made Sukarsa Jurusan Teknologi Informasi, Universitas Udayana Bukit Jimbaran,
BABI PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BABI PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Setiap perusahaan dituntut untuk siap menghadapi persaingan yang semakin ketat dengan perusahaan lain. Makin intensifnya persaingan yang dihadapi, telah menyebabkan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Hal-hal yang dipaparkan pada Bab Tinjauan Pustaka adalah penelaahan kepustakaan yang mendasari proses perancangan dan pembuatan aplikasi meliputi data mining, Customer Relationship
VOL. 01 NO. 02 [JURNAL ILMIAH BINARY] ISSN :
PENERAPAN JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MEMPREDIKSI JUMLAH PRODUKSI AIR MINUM MENGGUNAKAN ALGORITMA BACKPROPAGATION (STUDI KASUS : PDAM TIRTA BUKIT SULAP KOTA LUBUKLINGGAU) Robi Yanto STMIK Bina Nusantara
Perbandingan Antara Metode Kohonen Neural Network dengan Metode Learning Vector Quantization Pada Pengenalan Pola Tandatangan
Jurnal Sains & Matematika (JSM) ISSN Kajian 0854-0675 Pustaka Volume14, Nomor 4, Oktober 2006 Kajian Pustaka: 147-153 Perbandingan Antara Metode Kohonen Neural Network dengan Metode Learning Vector Quantization
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 State of the Art Penelitian mengenai segmentasi pasar pada sebuah perusahaan telah banyak digunakan dengan tujuan untuk mengetahui strategi pasar yang baik dan dapat menguntungkan
Aplikasi Algoritma Competitive Network Untuk Clustering Minat Mahasiswa Terhadap Topik-Topik Penelitian
Aplikasi Algoritma Competitive Network Untuk Clustering Minat Mahasiswa Terhadap Topik-Topik Penelitian Wiji Lestari, Singgih Purnomo STMIK Duta Bangsa Surakarta ABSTRAK Clustering adalah suatu metode
PENERAPAN METODE LEARNING VECTOR QUANTIZATION (LVQ) PADA PREDIKSI JURUSAN DI SMA PGRI 1 BANJARBARU
PENERAPAN METODE LEARNING VECTOR QUANTIZATION (LVQ) PADA PREDIKSI JURUSAN DI SMA PGRI 1 BANJARBARU Risky Meliawati 1,Oni Soesanto 2, Dwi Kartini 3 1,3Prodi Ilmu Komputer FMIPA UNLAM 2 Prodi Matematika
PERAMALAN HARGA SAHAM PERUSAHAAN MENGGUNAKAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK DAN AKAIKE INFORMATION CRITERION
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 20 (SNATI 20) ISSN: 19-5022 Yogyakarta, 16 Juni 20 PERAMALAN HARGA SAHAM PERUSAHAAN MENGGUNAKAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK DAN AKAIKE INFORMATION CRITERION
Lingkungan Implementasi Clustering Menggunakan SOM HASIL DAN PEMBAHASAN Pengumpulan Data Perkembangan Anak Validasi Cluster Menggunakan
sehingga dapat diproses dengan SOM. Pada tahap seleksi data, dipilih data perkembangan anak berdasarkan kategori dan rentang usianya. Kategori perkembangan tersebut merupakan perkembangan kognitif, motorik
Data Mining dengan Algoritma Fuzzy C-Means Clustering Dalam Kasus Penjualan di PT Sepatu Bata
Data Mining dengan Algoritma Fuzzy C-Means Clustering Dalam Kasus Penjualan di PT Sepatu Bata Cakra Ramadhana 1, Yohana Dewi Lulu W 2, Kartina Diah K. W. 3 1,2 Program Studi Sistem Informasi, Politeknik
PERAMALAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA KE LOMBOK MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN
PERAMALAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA KE LOMBOK MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN Titik Misriati AMIK BSI Jakarta Jl. R.S Fatmawati No. 24 Pondok Labu, Jakarta Selatan [email protected] ABSTRACT
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Permasalahan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Permasalahan Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat berdampak pada terjadinya penurunan substansial dalam biaya penyimpanan data, peningkatan pesat
PEMETAAN SEBARAN MUTU PENDIDIKAN DASAR MENGGUNAKAN METODE SELF ORGANIZING MAPS
PEMETAAN SEBARAN MUTU PENDIDIKAN DASAR MENGGUNAKAN METODE SELF ORGANIZING MAPS Ahmad Mulla Ali Basthoh 1, Surya Sumpeno 2, dan I Ketut Eddy Purnama 3 Jurusan Teknik Elektro FTI, ITS, Surabaya Kampus ITS
MENGENALI FUNGSI LOGIKA AND MELALUI PEMROGRAMAN PERCEPTRON DENGAN MATLAB
POLITEKNOSAINS VOL. X NO. 2 Juni 2011 MENGENALI FUNGSI LOGIKA AND MELALUI PEMROGRAMAN PERCEPTRON DENGAN MATLAB Yaya Finayani Teknik Elektro, Politeknik Pratama Mulia, Surakarta 57149, Indonesia ABSTRACT
Perbaikan Metode Prakiraan Cuaca Bandara Abdulrahman Saleh dengan Algoritma Neural Network Backpropagation
65 Perbaikan Metode Prakiraan Cuaca Bandara Abdulrahman Saleh dengan Algoritma Neural Network Backpropagation Risty Jayanti Yuniar, Didik Rahadi S. dan Onny Setyawati Abstrak - Kecepatan angin dan curah
BAB II KAJIAN PUSTAKA
BAB II KAJIAN PUSTAKA Sumber-sumber yang digunakan dalam pembuatan tugas akhir, baik yang diambil dari buku, internet, maupun jurnal diuraikan secara terperinci pada Bab Tinjuan Pustaka. Konsep dan definisi
P E N D A H U L U A N Latar Belakang
KLASIFIKASI KEKERAPAN KUNJUNGAN LOKASI BERBASIS LOCATION BASED SERVICE (LBS) MENGGUNAKAN SELF-ORGANIZING MAP (SOM) Oleh : Dhanang Fitra Riaji (NRP : 2208205737) PROGRAM MAGISTER JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
Pengelompokan Data Guru Untuk Pemilihan Calon Pengawas Satuan Pendidikan Menggunakan Metode Fuzzy C-Means dan Kohonen Self Organizing Maps
Pengelompokan Data Guru Untuk Pemilihan Calon Pengawas Satuan Pendidikan Menggunakan Metode Fuzzy C-Means dan Kohonen Self Organizing Maps Muslem 1, Eko Mulyanto Yuniarno 2, I Ketut Eddy Purnama 3 Magister
PENGENALAN HURUF DAN ANGKA PADA CITRA BITMAP DENGAN JARINGAN SARAF TIRUAN METODE PROPAGASI BALIK
PENGENALAN HURUF DAN ANGKA PADA CITRA BITMAP DENGAN JARINGAN SARAF TIRUAN METODE PROPAGASI BALIK Naskah Publikasi disusun oleh Zul Chaedir 05.11.0999 Kepada SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
Pengelompokan Huruf Cetak Menggunakan Algoritma Adaptive Resonance Theory 1 (ART 1)
Pengelompokan Huruf Cetak Menggunakan Algoritma Adaptive Resonance Theory 1 (ART 1) Elisabeth Lany Oktorina/0222135 Email: [email protected] Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Jln.Prof.Drg.Suria
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Data Yang Digunakan Dalam melakukan penelitian ini, penulis membutuhkan data input dalam proses jaringan saraf tiruan backpropagation. Data tersebut akan digunakan sebagai
Realisasi Pengenalan Tulisan Tangan Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan dengan Metode Kohonen
Realisasi Pengenalan Tulisan Tangan Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan dengan Metode Kohonen David Novyanto Candra/0322003 Email: [email protected] Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Jln.Prof.Drg.Suria
CLUSTERING DATA PENCEMARAN UDARA SEKTOR INDUSTRI DI JAWA TENGAH DENGAN KOHONEN NEURAL NETWORK
CLUSTERING DATA PENCEMARAN UDARA SEKTOR INDUSTRI DI JAWA TENGAH DENGAN KOHONEN NEURAL NETWORK Budi Warsito, Dwi Ispriyanti dan Henny Widayanti Program Studi Statistika FMIPA UNDIP Semarang ABSTRACT Industrial
Prosiding Seminar Sains dan Teknologi FMIPA Unmul Vol. 1 No. 2 Desember 2015, Samarinda, Indonesia ISBN :
Clustering Data Status Tugas Belajar Dan Ijin Belajar Menggunakan Metode Fuzzy C-Means (Studi Kasus : Di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur) Fevin Triyas Rantika 1, Indah Fitri Astuti, M.Cs
SEGMENTASI PELANGGAN PERUSAHAAN PERHOTELAN MENGGUNAKAN METODE CLUSTERING DBSCAN DAN MODEL RFM TUGAS AKHIR
SEGMENTASI PELANGGAN PERUSAHAAN PERHOTELAN MENGGUNAKAN METODE CLUSTERING DBSCAN DAN MODEL RFM TUGAS AKHIR Diajukan Guna Memenuhi Sebagian Persyaratan Dalam Rangka Menyelesaikan Pendidikan Sarjana Strata
Penyelesaian Masalah Symmetric Traveling Salesman Problem Dengan Jaringan Saraf Continuous Hopfield Net
Penyelesaian Masalah Symmetric Traveling Salesman Problem Dengan Jaringan Saraf Continuous Hopfield Net Apul Prima S, Sri Suwarno, R. Gunawan Santosa Fakultas Teknologi Informasi, Program Studi Teknik
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Citra Digital Citra digital adalah citra yang bersifat diskrit yang dapat diolah oleh computer. Citra ini dapat dihasilkan melalui kamera digital dan scanner ataupun citra yang
BAB 2 KONSEP DASAR PENGENAL OBJEK
BAB 2 KONSEP DASAR PENGENAL OBJEK 2.1 KONSEP DASAR Pada penelitian ini, penulis menggunakan beberapa teori yang dijadikan acuan untuk menyelesaikan penelitian. Berikut ini teori yang akan digunakan penulis
PERAMALAN BEBAN LISTRIK JANGKA PENDEK DI BALI MENGGUNAKAN PENDEKATAN ADAPTIVE NEURO-FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS)
PERAMALAN BEBAN LISTRIK JANGKA PENDEK DI BALI MENGGUNAKAN PENDEKATAN ADAPTIVE NEURO-FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS) L K Widyapratiwi 1, I P A Mertasana 2, I G D Arjana 2 1 Mahasiswa Teknik Elektro, Fakultas
Penyelesaian Masalah Syarat Batas dalam Persamaan Diferensial Biasa Orde Dua dengan Menggunakan Algoritma Shooting Neural Networks
Penyelesaian Masalah Syarat Batas dalam Persamaan Diferensial Biasa Orde Dua dengan Menggunakan Algoritma Shooting Neural Networks Dewi Erla Mahmudah 1, Ratna Dwi Christyanti 2, Moh. Khoridatul Huda 3,
terinspirasi dari sistem biologi saraf makhluk hidup seperti pemrosesan informasi
25 BAB III JARINGAN SARAF TIRUAN (JST) 3.1 Pengertian JST JST merupakan sebuah model atau pola dalam pemrosesan informasi. Model ini terinspirasi dari sistem biologi saraf makhluk hidup seperti pemrosesan
PENGENALAN POLA KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (STUDI KASUS DI STMIK AKAKOM YOGYAKARTA) Abstrak
PENGENALAN POLA KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (STUDI KASUS DI STMIK AKAKOM YOGYAKARTA) Dini Fakta Sari Teknik Informatika STMIK AKAKOM Yogyakarta [email protected] Abstrak Tenaga
Proses Pengelompompokan Saraf Menggunakan Jaringan Saraf Tiruan (JST) dengan Algoritme Self-Organizing Maps (SOM)
Prosiding Statistika ISSN: 2460-6456 Proses Pengelompompokan Saraf Menggunakan Jaringan Saraf Tiruan (JST) dengan Algoritme Self-Organizing Maps (SOM) 1 Tantri Lestari, 2 Abdul Kudus, 2 Sutawanir Darwis
Penerapan Metode Fuzzy C-Means dengan Model Fuzzy RFM (Studi Kasus : Clustering Pelanggan Potensial Online Shop)
157 Penerapan Metode Fuzzy C-Means dengan Model Fuzzy RFM (Studi Kasus : Clustering Pelanggan Potensial Online Shop) Elly Muningsih AMIK BSI Yogyakarta E-Mail : [email protected] Abstrak Berkembangnya
EVALUASI PENGARUH FUNGSI AKTIFASI DAN PARAMETER KEMIRINGANNYA TERHADAP UNJUKKERJA PENGENALAN JARINGAN SYARAF TIRUAN
EVALUASI PENGARUH FUNGSI AKTIFASI DAN PARAMETER KEMIRINGANNYA TERHADAP UNJUKKERJA PENGENALAN JARINGAN SYARAF TIRUAN (Studi Kasus pada Pengenalan Karakter Angka Tulisan Tangan) Iwan Suhardi Jurusan Teknik
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2004 Yogyakarta, 19 Juni 2004
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 004 Yogyakarta, 19 Juni 004 Klasifikasi Pola Menggunakan Jaringan Probabilistik Sri Kusumadewi Jurusan Teknik Informatika, Universitas Islam Indonesia Jl.
KLASIFIKASI DATA MENGGUNAKAN JST BACKPROPAGATION MOMENTUM DENGAN ADAPTIVE LEARNING RATE
KLASIFIKASI DATA MENGGUNAKAN JST BACKPROPAGATION MOMENTUM DENGAN ADAPTIVE LEARNING RATE KLASIFIKASI DATA MENGGUNAKAN JST BACKPROPAGATION MOMENTUM DENGAN ADAPTIVE LEARNING RATE Warih Maharani Fakultas
Oleh: Ulir Rohwana ( ) Dosen Pembimbing: Prof. Dr. H. M. Isa Irawan, M.T.
Oleh: Ulir Rohwana (1209 100 702) Dosen Pembimbing: Prof. Dr. H. M. Isa Irawan, M.T. DAFTAR ISI I II III IV V VI PENDAHULUAN TINJAUAN PUSTAKA METODOLOGI PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI HASIL DAN PENGUJIAN
KLASIFIKASI DATA DENGAN QUANTUM PERCEPTRON
KLASIFIKASI DATA DENGAN QUANTUM PERCEPTRON Lipantri Mashur Gultom 1* 1 Program Studi Teknik Komputer, Politeknik LP3I Medan Tel: 061-7867311 Fax: 061-7874466 * Email : lipantri@gmailcom ABSTRAK Klasifikasi
APLIKASI JARINGAN SARAF TIRUAN METODE PERCEPTRON PADA PENGENALAN POLA NOTASI
APLIKASI JARINGAN SARAF TIRUAN METODE PERCEPTRON PADA PENGENALAN POLA NOTASI Muhamad Arifin SMK Telkom Malang Email: [email protected] Khoirudin Asfani Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang
Algoritma Kohonen dalam Mengubah Citra Graylevel Menjadi Citra Biner
Jurnal Ilmiah Teknologi dan Informasia ASIA (JITIKA) Vol.9, No.2, Agustus 2015 ISSN: 0852-730X Algoritma Kohonen dalam Mengubah Citra Graylevel Menjadi Citra Biner Nur Nafi'iyah Prodi Teknik Informatika
BAB VIII JARINGAN SYARAF TIRUAN
BAB VIII JARINGAN SYARAF TIRUAN A. OTAK MANUSIA Otak manusia berisi berjuta-juta sel syaraf yang bertugas untuk memproses informasi. Tiaptiap sel bekerja seperti suatu prosesor sederhana. Masing-masing
PERANCANGAN ALGORITMA BELAJAR JARINGAN SYARAF TIRUAN MENGGUNAKAN PARTICLE SWARM OPTIMIZATION (PSO)
Jurnal POROS TEKNIK, Volume 5, No. 1, Juni 2013 : 18-23 PERANCANGAN ALGORITMA BELAJAR JARINGAN SYARAF TIRUAN MENGGUNAKAN PARTICLE SWARM OPTIMIZATION (PSO) Nurmahaludin (1) (1) Staf Pengajar Jurusan Teknik
Jurnal Sains & Informatika ISSN: X Volume 2,Nomor 2, Nopember Perbandingan PNN dan LVQ dalam Identifikasi Jenis Bercak pada Daun Cabai
Perbandingan PNN LVQ dalam Identifikasi Jenis Bercak pada Daun Cabai Jaka Permadi Jurusan Teknik Informatika, Politeknik Negeri Tanah Laut Jl. A. ni Km.06 Desa Panggung, Pelaihari [email protected]
BAB III METODE PENELITIAN. Pada bab ini akan dijelaskan bahan dan software yang digunakan
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini akan dijelaskan bahan dan software yang digunakan dalam membantu menyelesaikan permasalahan, dan juga langkah-langkah yang dilakukan dalam menjawab segala permasalahan
KOMPRESI CITRA BERWARNA DENGAN ALGORITMA ENHANCED SELF ORGANIZING MAP (ENHANCED SOM)
KOMPRESI CITRA BERWARNA DENGAN ALGORITMA ENHANCED SELF ORGANIZING MAP (ENHANCED SOM) Bambang Trianggono *, Agus Zainal Arifin * Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi
Model Prediksi Berbasis Neural Network untuk Pengujian Perangkat Lunak Metode Black-Box
Model Prediksi Berbasis Neural Network untuk Pengujian Perangkat Lunak Metode Black-Box Zulkifli Program Studi Teknik Informatika STMIK Teknokrat Bandar Lampung, Indonesia [email protected] Abstrak
Jaringan Syaraf Tiruan
Jaringan Syaraf Tiruan (Artificial Neural Network) Intelligent Systems Pembahasan Jaringan McCulloch-Pitts Jaringan Hebb Perceptron Jaringan McCulloch-Pitts Model JST Pertama Diperkenalkan oleh McCulloch
BAB 2 LANDASAN TEORI. fuzzy logic dengan aplikasi neuro computing. Masing-masing memiliki cara dan proses
8 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Teori Neuro Fuzzy Neuro-fuzzy sebenarnya merupakan penggabungan dari dua studi utama yaitu fuzzy logic dengan aplikasi neuro computing. Masing-masing memiliki cara dan proses
MENGGUNAKAN DATA MINING
E.11 MENGGUNAKAN DATA MINING UNTUK SEGMENTASI CUSTOMER PADA BANK UNTUK MENINGKATKAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) DENGAN METODE KLASIFIKASI (AGORITMA J-48, ZERO-R DAN NAIVE BAYES) Maghfirah, Teguh
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGENALAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN BANYAKNYA JUMLAH KELAS POLA YANG DIKENALI DAN TINGKAT KERUMITAN POLANYA
ISSN: 1693-6930 159 ANALISIS HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGENALAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN BANYAKNYA JUMLAH KELAS POLA YANG DIKENALI DAN TINGKAT KERUMITAN POLANYA Iwan Suhardi, Riana T. Mangesa Jurusan
PREDIKSI CURAH HUJAN DI KOTA MEDAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK
PREDIKSI CURAH HUJAN DI KOTA MEDAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK Yudhi Andrian 1, Erlinda Ningsih 2 1 Dosen Teknik Informatika, STMIK Potensi Utama 2 Mahasiswa Sistem Informasi, STMIK
DATA MINING CLUSTERING DENGAN ALGORITMA FUZZY C-MEANS UNTUK PENGELOMPOKAN JADWAL KEBERANGKATAN DI TRAVEL PT. XYZ TASIKMALAYA
DATA MINING CLUSTERING DENGAN ALGORITMA FUZZY C-MEANS UNTUK PENGELOMPOKAN JADWAL KEBERANGKATAN DI TRAVEL PT. XYZ TASIKMALAYA Aseptian Nugraha, Acep Irham Gufroni, Rohmat Gunawan Teknik Informatika Fakultas
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
7 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 21 Anatomi Ayam Pengetahuan tentang anatomi ayam sangat diperlukan dan penting dalam pencegahan dan penanganan penyakit Hal ini karena pengetahuan tersebut dipakai sebagai dasar
Adiguna¹, -². ¹Teknik Telekomunikasi, Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom
Powered by TCPDF (www.tcpdf.org) ALGORITMA PENGENALAN SIDIK JARI MENGGUNAKAN ADAPTIVE RESONANCE THEORY DAN FILTER GABOR FINGERPRINT RECOGNITION ALGORITHM USING ADAPTIVE RESONANCE THEORY AND GABOR FILTER
IMPLEMENTASI SELF ORGANIZING MAP DALAM KOMPRESI CITRA DIGITAL
IMPLEMENTASI SELF ORGANIZING MAP DALAM KOMPRESI CITRA DIGITAL Hisar M. Simbolon (1) Sri Suwarno (2) Restyandito (3) [email protected] [email protected] [email protected] Abstraksi Kompresi citra digital
ANALISIS CLUSTER DAN DIAGNOSA PENYAKIT MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN
Prosiding FMIPA Universitas Pattimura 03 ISBN: 978-60-975-0-5 ANALISIS CLUSTER DAN DIAGNOSA PENYAKIT MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN Zeth Arthur Leleury, Henry Willyam Michel Patty Jurusan Matematika
OPTIMALISASI ARSITEKTUR PROPAGASI BALIK PADA PELATIHAN JARINGAN SYARAF TIRUAN LAPIS BANYAK
OPTIMALISASI ARSITEKTUR PROPAGASI BALIK PADA PELATIHAN JARINGAN SYARAF TIRUAN LAPIS BANYAK ABSTRAK Jurusan Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar Algoritma umum metode propagasi
KLASIFIKASI CITRA PARU MENGGUNAKAN MODEL SELF-ORGANIZING MAPS RADIAL BASIS FUNCTION NEURAL NETWORKS (SOM-RBFNN) SKRIPSI
KLASIFIKASI CITRA PARU MENGGUNAKAN MODEL SELF-ORGANIZING MAPS RADIAL BASIS FUNCTION NEURAL NETWORKS (SOM-RBFNN) SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri
PENGENALAN KARAKTER DENGAN MENGGUNAKAN HAMMING NETWORK
PENGENALAN KARAKTER DENGAN MENGGUNAKAN HAMMING NETWORK Thiang Jurusan Teknik Elektro, Universitas Kristen Petra Siwalankerto 121-131, Surabaya, Indonesia E-mail: [email protected] Abstrak Makalah ini
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Jaringan Saraf Tiruan Jaringan saraf tiruan adalah paradigma pengolahan informasi yang terinspirasi oleh sistem saraf secara biologis, seperti proses informasi pada otak manusia.
PERKIRAAN PENJUALAN BEBAN LISTRIK MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN RESILENT BACKPROPAGATION (RPROP)
PERKIRAAN PENJUALAN BEBAN LISTRIK MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN RESILENT BACKPROPAGATION (RPROP) Apriliyah, Wayan Firdaus Mahmudy, Agus Wahyu Widodo Program Studi Ilmu Komputer Fakultas MIPA Universitas
APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN MULTI LAYER PERCEPTRON PADA APLIKASI PRAKIRAAN CUACA
Aplikasi Jaringan Syaraf Tiruan Multilayer Perceptron (Joni Riadi dan Nurmahaludin) APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN MULTI LAYER PERCEPTRON PADA APLIKASI PRAKIRAAN CUACA Joni Riadi (1) dan Nurmahaludin
PENGENALAN POLA GARIS DASAR KALIMAT PADA TULISAN TANGAN UNTUK MENGETAHUI KARAKTER SESEORANG DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA PROBABILISTIC NEURAL NETWORK
PENGENALAN POLA GARIS DASAR KALIMAT PADA TULISAN TANGAN UNTUK MENGETAHUI KARAKTER SESEORANG DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA PROBABILISTIC NEURAL NETWORK ABSTRAK Dwi Putra Alexander (0722067) Jurusan Teknik
Disusun oleh MUHAMMAD NAJIB HILMI SKRIPSI. Diajukan Sebagai Syarat untuk Mendapatkan Gelar Sarjana Pada Jurusan Statistika
PEMETAAN PREFERENSI MAHASISWA BARU DALAM MEMILIH JURUSAN MENGGUNAKAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK (ANN) DENGAN ALGORITMA SELF ORGANIZING MAPS (SOM) (Studi Kasus di Fakultas Sains dan Matematika Universitas
TOLERANSI UNJUK PENGENALAN JARINGAN SYARAF TIRUAN PADA PENAMBAHAN DERAU DAN SUDUT PUTARAN TERHADAP POLA KARAKTER TULISAN TANGAN JENIS ANGKA
Iwan Suhardi, Toleransi Jaringan Syaraf Tiruan TOLERANSI UNJUK PENGENALAN JARINGAN SYARAF TIRUAN PADA PENAMBAHAN DERAU DAN SUDUT PUTARAN TERHADAP POLA KARAKTER TULISAN TANGAN JENIS ANGKA Iwan Suhardi Jurusan
KLASIFIKASI SISWA KELAS UNGGULAN MENGGUNAKAN FUZZY C-MEANS
KLASIFIKASI SISWA KELAS UNGGULAN MENGGUNAKAN FUZZY C-MEANS Nunik Mariastuti Wijilestari, Moch. Hariadi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya 60
PENGENALAN POLA GARIS DASAR KALIMAT PADA TULISAN TANGAN UNTUK MENGETAHUI KARAKTER SESEORANG DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA RESILIENT BACKPROPAGATION
PENGENALAN POLA GARIS DASAR KALIMAT PADA TULISAN TANGAN UNTUK MENGETAHUI KARAKTER SESEORANG DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA RESILIENT BACKPROPAGATION ABSTRAK Juventus Suharta (0722026) Jurusan Teknik Elektro
CLUSTERING MENGGUNAKAN SELF ORGANIZING MAPS (STUDI KASUS: DATA PPMB IPB)
CLUSTERING MENGGUNAKAN SELF ORGANIZING MAPS (STUDI KASUS: DATA PPMB IPB) Irman Hermadi 1, Imas S. Sitanggang 1, Edward 2 1 Staf Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan IPA, Institut Pertanian
IMPLEMENTASI DETEKSI OUTLIER PADA ALGORITMA HIERARCHICAL CLUSTERING
IMPLEMENTASI DETEKSI OUTLIER PADA ALGORITMA HIERARCHICAL CLUSTERING Yoga Bhagawad Gita 1, Ahmad Saikhu 2 1,2 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember
PERBANDINGAN ALGORITMA PARTICLE SWARM OPTIMIZATION DAN REGRESI PADA PERAMALAN WAKTU BEBAN PUNCAK
Jurnal POROS TEKNIK, Volume 6, No. 2, Desember 2014 : 55-10 PERBANDINGAN ALGORITMA PARTICLE SWARM OPTIMIZATION DAN REGRESI PADA PERAMALAN WAKTU BEBAN PUNCAK Nurmahaludin (1) (1) Staff Pengajar Jurusan
BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK AS A METHOD OF FORECASTING ON CALCULATION INFLATION RATE IN JAKARTA AND SURABAYA
BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK AS A METHOD OF FORECASTING ON CALCULATION INFLATION RATE IN JAKARTA AND SURABAYA Anggi Purnama Undergraduate Program, Computer Science, 2007 Gunadarma Universiy http://www.gunadarma.ac.id
JURNAL PENGELOMPOKAN SKRIPSI MENGGUNAKAN SELF ORGANIZING MAPS CLUSTERING (STUDI KASUS : PRODI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI)
JURNAL PENGELOMPOKAN SKRIPSI MENGGUNAKAN SELF ORGANIZING MAPS CLUSTERING (STUDI KASUS : PRODI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI) CLASSIFICATION OF THESIS USING SELF ORGANIZING MAPS CLUSTERING
Segitiga Fuzzy-Neural Network untuk Mengenali Pola dari Model Input Data yang Berdistribusi
J. Math. and Its Appl. ISSN: 1829-605X Vol. 4, No. 1, May 2007, 9 16 Segitiga Fuzzy-Neural Network untuk Mengenali Pola dari Model Input Data yang Berdistribusi Hary Budiarto Pusat Teknologi Informasi
KLASIFIKASI ARITMIA EKG MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN FUNGSI AKTIVASI ADAPTIF
KLASIFIKASI ARITMIA EKG MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN FUNGSI AKTIVASI ADAPTIF Asti Rahma Julian 1, Nanik Suciati 2, Darlis Herumurti 3 Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, ITS
LEARNING VECTOR QUANTIZATION UNTUK PREDIKSI PRODUKSI KELAPA SAWIT PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA I PULAU TIGA
LEARNING VECTOR QUANTIZATION UNTUK PREDIKSI PRODUKSI KELAPA SAWIT PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA I PULAU TIGA 1,2,3 Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, Universitas Sumatera Utara e-mail: [email protected],
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengenalan Pola Pengenalan pola (pattern recognition) adalah suatu ilmu untuk mengklasifikasikan atau menggambarkan sesuatu berdasarkan pengukuran kuantitatif fitur atau sifat
DATA MINING WORKFLOW DENGAN SEGITIGA FUZZY. A ang Subiyakto Abstrak
DATA MINING WORKFLOW DENGAN SEGITIGA FUZZY A ang Subiyakto E-mail: [email protected] Abstrak Paper ini membahas tentang konsep penggunaan Segitiga Fuzzy (SF) dalam dalam pengembangan data mining
APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MEMPREDIKSI PENJUALAN OBAT Pada PT. METRO ARTHA PRAKARSA MENERAPKAN METODE BACKPROPAGATION
APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK MEMPREDIKSI PENJUALAN OBAT Pada PT. METRO ARTHA PRAKARSA MENERAPKAN METODE BACKPROPAGATION Zulkarnain Mahasiswa Teknik Informatika STMIK Budi Darma Jl. Sisingamangaraja
Analisis Jaringan Saraf Tiruan Model Perceptron Pada Pengenalan Pola Pulau di Indonesia
Jurnal Ilmiah Teknologi dan Informasi ASIA (JITIKA) Vol.11, No.1, Februari 2017 ISSN: 0852-730X Analisis Jaringan Saraf Tiruan Model Perceptron Pada Pengenalan Pola Pulau di Indonesia Muhammad Ulinnuha
CLUSTERING TRAFO DISTRIBUSI MENGGUNAKAN ALGORITMA SELF- ORGANIZING MAP
CLUSTERING TRAFO DISTRIBUSI MENGGUNAKAN ALGORITMA SELF- ORGANIZING MAP Tutik Khotimah Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Informatika Universitas Muria Kudus Email: [email protected] Abdul Syukur
WAVELET -JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK PREDIKSI DATA TIME SERIES
J. Math. and Its Appl. ISSN: 1829-605X Vol. 4, No. 2, November 2007, 53 64 WAVELET -JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK PREDIKSI DATA TIME SERIES Daryono Budi Utomo Jurusan Matematika FMIPA Institut Teknologi
METODOLOGI PENELITIAN
III. METODOLOGI PENELITIAN A. Kerangka Pemikiran Perusahaan dalam era globalisasi pada saat ini, banyak tumbuh dan berkembang, baik dalam bidang perdagangan, jasa maupun industri manufaktur. Perusahaan
JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol. 4, No.2, (2015) ( X Print) A-31
JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol 4, No2, (2015) 2337-3520 (2301-928X Print) A-31 Perbandingan Performansi Metode Peramalan Fuzzy Time Series yang Dimodifikasi dan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation (Studi
