Address Mapping / Address Decoding

dokumen-dokumen yang mirip
Interfacing i8088 dengan Memori

Ujian Akhir Sistem Mikroprocessor EE-2623

Partially Decoded Addressing (Non Fully Decoded Addresing)

Diktat Kuliah Memory Hardware

Cache Memori (bagian 2)

DCH1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer

Interfacing µp Intel 8088 dengan I/O

8.3. DASAR TEORI : KONSEP DASAR MEMORY

Dosen : Team (no cheating, no book, no note, no additional paper, no calculator)

PENGENALAN SISTEM MIKROPROSESOR. Judul Pokok Bahasan

Dalam bahasan instruksi telah dipahami cara bekerjanya ALU, register, dan Memori dalam mengeksekusi sebuah instruksi.

Review Kuliah. TKC305 - Sistem Digital Lanjut. Eko Didik Widianto

TSK505 - Sistem Digital Lanjut. Eko Didik Widianto

MACAM - MACAM MEMORI Yoyo somantri Dosen Jurusan Pendidikan Teknik Elektro FPTK Universitas Pendidikan Indonesia

SISTEM MIKROPROSESOR RIZAL SURYANA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO - UNJANI

JNT-ITTELKOM. Antarmuka Memori. Jumlah bit Memori disebut Kapasitas Chip (chip capacity) yang mempunyai satuan Kbits, Mbits.

MIKROKONTROLER AT89S52

MEMORI. (aktif LOW). Kaki 9 A0 D A1 D A2 D A3 D A4 D A5 D A6 D A7 D7 23 A8 22 A9 19 A10 21 W 20 G 18 E 6116

Model Mikroprosesor Ideal Konsep Data Bus Ruang Memori Konsep Address Bus Konsep Control Bus Pemetaan Memori

Interkoneksi CPU-Memory-IO

SEMINAR NASIONAL PERANCANGAN MODUL PEMBELAJARAN ELEKTRONIKA DIGITAL ENCODER, DECODER, MULTIPLEXER DAN DEMULTIPLEXER.

ARSITEKTUR MIKROPROSESOR

KATA PENGANTAR. Segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-nya,

Operasi Transfer Data

MIKROPENGENDALI TEMU 1 INTRODUCTION TO COMPUTING. Sub-Tema : 1. Numbering and Coding System 2. Semiconductor Memory 3.

MICROPROCESSOR. Published by. imeldaflorensia91

Mikroprosesor. Nuryono Satya Widodo, S.T.,M.Eng. Mikroprosesor 1

TUGAS 1 KARAKTERISTIK GERBANG LOGIKA 1

Strategi Perancangan Hardware menggunakan 2 Metode Bersamaan dan Pengantar Arsitektur Mikroprosesor

CENTRAL PROCESSING UNIT (CPU) Sebuah mesin tipe von neumann

BAB VI ENCODER DAN DECODER

Perkembangan Mikroprosesor

MIKROPROSESOR & INTERFACE PENDAHULUAN

Mata Kuliah : Bahasa Rakitan Materi ke-3

UJIAN AKHIR SEMESTER TAHUN AKADEMIK 2010/2011

PERTEMUAN 1 PENGENALAN MIKROPROSESOR

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

CENTRAL PROCESSING UNIT (CPU)

Sistem Mikroprosessor

Output. Input R.Kombinasi Onal. Flip-Flop. Pulsa Clock. Pulsa Clock

Karnaugh MAP (Bagian 1)

Pengantar Programable Logic Control. Dr. Fatchul Arifin, MT

Chapter 4 Internal Memory

Arsitektur Komputer. Rangkaian Logika Kombinasional & Sekuensial

HASIL DAN PEMBAHASAN

4/27/2012 GALAT/ ERROR SIMPANGAN ATAU SELISIH DARI NILAI SEBENARNYA PADA VARIABEL YANG DIUKUR GALAT BERBEDA DENGAN SALAH GALAT DALAM PENGUKURAN

Mikroprosesor Z80 Suryanto Sutikno

Kuliah#13 TKC205 Sistem Digital. Eko Didik Widianto. 11 Maret 2017

BAB VI RANGKAIAN KOMBINASI

Lab Elektronika Industri Mikrokontroler - 1 AT89C1051

Universitas Indraprasta PGRI / Teknik Informatika. CONTOH 1 : IP Address : Kelas C IP Address : Subnet Mask :

Blok sistem mikrokontroler MCS-51 adalah sebagai berikut.

BAB 2 LANDASAN TEORI

Tabel kebenaran untuk dua masukan (input) Y = AB + AB A B Y

PERTEMUAN MEMORY DAN REGISTER MIKROKONTROLER

ARSITEKTUR MIKROKONTROLER AT89C51/52/55

Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN

8/4/2011. Read Only Memory (ROM) Microprocessor & Microcontroller Programming. Random Access Memory (RAM) Serial/Sequential Access Memory (SAM)

ORGANISASI SISTEM KOMPUTER & ORGANISASI CPU Oleh: Priyanto

Apa itu Mikrokomputer?

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER. No.RPS/PTE/PTI6208 Revisi/Tgl : 00/18 Agustus 2015 Semester 2 Hal 1 dari 7

Tabel 1. Karakteristik IC TTL dan CMOS

MODUL MATA KULIAH PRAKTIKUM TEKNIK DIGITAL

BAB 1. KONSEP DASAR DIGITAL

FLIP-FLOP. FF-SR merupakan dasar dari semua rangkaian flip flop. FF-SR disusun dari dua gerbang NAND atau dua gerbang NOR. Gambar Simbol SR Flip-Flop

R E G I S T E R 8.1 Register Pemalang

PEMERINTAH KABUPATEN GIANYAR DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAH RAGA SMK NEGERI 1 TAMPAKSIRING Alamat : Jl. DR.Ir. Soekarno, Tampaksiring

PROSESOR Register Memori A L U. Cache Memori Memori Utama Memori Sekunder C U

APLIKASI MIKROKONTROLER

GERBANG LOGIKA DASAR

Pengantar Sistem Mikroprosesor

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN

PETA MEMORI MIKROPROSESOR 8088

Simple As Possible (SAP) - 2. Abdul Syukur

Modul 3 : Rangkaian Kombinasional 1

Mikroposesor-berbasis Sistem PC

1. FLIP-FLOP. 1. RS Flip-Flop. 2. CRS Flip-Flop. 3. D Flip-Flop. 4. T Flip-Flop. 5. J-K Flip-Flop. ad 1. RS Flip-Flop

Simple As Possible (SAP) - 2. Abdul Syukur

MIKROPROSESOR PENDAHULUAN PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA STIMIK AMIKOM PURWOKERTO

UNIT MEMORI DALAM SISTEM MIKROPROSESOR

SATUAN ACARA PERKULIAHAN. Proses Pembelajaran (kegiatan mahasiswa)

MANAJEMEN MEMORI. Memory manager : Salah satu bagian sistem operasi yang mempengaruhi dalam menentukan proses mana yang diletakkan pada antrian.

DT-51 Application Note

Mikroposesor-berbasis Sistem PC. Sistem Komputer Universitas Gunadarma

Arsitektur Mikrokontroler

SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA

dasar pembentuk dlm sistem digital. beroperasi dlm bilangan biner (gerbang logika biner).

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS. Sensor TGS 2610 merupakan sensor yang umum digunakan untuk mendeteksi adanya

Jawaban Ujian Tengah Semester EL3096 Sistem Mikroprosesor & Lab

I/O Interface. Sistem Komputer Universitas Gunadarma

MEMORI INTERNAL Minggu 9

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET PRAKTIK TEKNIK DIGITAL

MODUL I GERBANG LOGIKA

Pertemuan 10 Arsitektur Mikrokontroler 8051

SISTEM MIKROPROSESOR

Sistem Tertanam. Pengantar Atmega328 dan Arduino Uno. Dennis Christie - Universitas Gunadarma

RANGKAIAN LOGIKA DISKRIT

Memori Semikonduktor

Transkripsi:

ddress Mapping / ddress Decoding ). Isolated I/O Kasus 1 : Rancang lamat tanpa range Jika diketahui lamat Sebuah Port X adalah : 13F8 H, Maka agaimana ambar Rangkaiannya. Sebelum menggambar Rangkaian dari alamat Port X, terlebih dahulu buatlah ddress Mapping seperti pada tabel di bawah ini : lamat 15 14 13 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 13F8 H 1 3 F 8 Setelah mendapatkan tabel tersebut, Tentukan ddress yang mana sebagai it Selektor (biasanya setelah Don t care). Karena tidak ada don t care maka 0 2 (untuk it Selektor 3 it) Sebagai it selektor. Kemudian Tentukan Juga bit,, 1 2 dimana kita dapat sebagai berikut : 1. Untuk ddress yang di gunakan adalah 3 s/d 9, Kemudian di NND semua ddress tersebut gar mendapat Logika 0 2. Untuk 2 ddress yang di gunakan adalah 10 s/d 12, Kemudian di OR semua ddress tersebut agar mendapat logika 0 (Tapi 12 kita NOT terlebih dahulu). 3. Untuk ddress yang di gunakan adalah 13 s/d 15, Kemudia di NOR semua ddress tersebut agar mendapat Logika 1. Dari ke-3 ketentuan tersebut, maka gambar rangkaian lamat Port X adalah : 13 14 15 0 1 2 2 Port X 12 10 11 3 4 5 6 7 8 9 Kasus 2 : Rancang lamat yang berange Diketahui bahwa lamat Port Y adalah D00 H s/d DDFF H. agaimana Rangkaian ddress Tersebut. Seperti kasus sebelumnya, uatlah Tabel untuk pengalamatan tersebut. lamat 15 14 13 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 D00 H 1 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 DDFF H 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Mikroprosesor & Mikrokomputer Univ. unadarma 1 dari 5 halaman

Dengan memperhatikan Tabel di atas, carilah ddres awal (D00 H ) yang mempunyai logika 0 dari LS sampai dengan ke ddress berapa? Kita dapat logika 0 pada address awal adalah dari 0 s/d 9. Kemudian cari juga untuk address akhir (DDFF H ) yang mempunya logika 1 dari LS sampai dengan ke address berapa? Kita dapat Logika 1 dari 0 s/d 8. Karena Don t didapat dari jika ddress awal berlogika 0 mulai dari LS ( 0 ) secara berurutan, sedangkan address akhir berlogika 1 juga mulai dari LS secara berututan, maka kita dapa address don t care adalah 0 s/d 8. Kemudian Tentukan it Selektor,,, 1 2 1. Untuk it selektor pada kasus ini kita harus memperhatikan address awal dan akhir apakah sama? (biasanya bit selektor setelah don t care). Kita tentukan 9 s/d 11 sebagai bit selektor. 2. Untuk ddress dapat kita tentukan 14 s/d 15, yang nantinya akan di NOR agar akan mendapatkan logika 0 3. Untuk 2 ddress dapat kita tentukan 13 saja. 4. Untuk ddress dapat kita tentukan 12 saja Dari ketentuan tersebut kita akan mendapatkan ambar rangkaiannya sebagai berikut. 12 13 9 10 11 2 Port Y 14 15 KSUS 3 : Merancang alamat berange (lebih dari 1 Port) Jika diketahui : Port X beralamat 4500 H s/d 45FF H Port Y beralamat 4600 H s/d 46FF H Rancang rangkaian untuk alamat di atas lamat 15 14 13 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 4500 H 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 45FF H 0 1 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 4600 H 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 46FF H 0 1 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1. Seperti kasus sebelumnya kita mencari Don t care (X), kita dapatkan 0 s/d 7 adalah Don t care 2. it Selektor address adalah 8 10 3. Untuk & 1 2 ddress dapat kita tentukan 11 s/d 15, di OR semua address tersebut (tapi 14 di NOT sebelumnya) 4. Untuk dapat kita tentukan dengan langsung memberikan +V, karena address lainnya tidak ada lagi. Mikroprosesor & Mikrokomputer Univ. unadarma 2 dari 5 halaman

Dari kententuan tersebut dapat kita gambar rangkaian tersebut. +V 8 9 10 2 Port X Port Y 11 12 13 14 15 LTIHN 1. Rancang rangkaian untuk alamat 1280 H s/d 12FF H untuk Port R 2. Rancang rangkaian untuk alamat E800 H s/d E9FF H E00 H s/d EFF H 3. Rancang rangkaian untuk alamat F230 H s/d F23F H F240 H s/d F24F H F330 H s/d F33F H F340 H s/d F34F H 4. arilah alamat dari masing-masing port pada gambar rangkaian alamat I/O dibawah ini : 10 11 7 8 9 2 Port 1 Port 2 Port 3 Port 4 Port 5 Port 6 Port 7 Port 8 12 13 14 15 ). Memory Map Kasus I: Pengalamatan Memory, jika di ketahui besar kapasitas untuk masingmasing memory Jika diketahui : lamat Memory Ram adalah F1000 H s/d F4FFF H,dimana kapasitas masing-masing memory adalah 2K (2048 yte). Pertanyaan : 1. erapakah Total Kapasitas memory yang di dapat secara keseluruhan. 2. erapakah jumlah I memory yang akan digunakan. 3. Sebutkan alamat dari masing-masing I RM tersebut. 4. agaimana rancangan rangkaian untuk memory map tersebut. Mikroprosesor & Mikrokomputer Univ. unadarma 3 dari 5 halaman

Jawab : 1. ddress Max ( F4FFF H ) di jumlahkan dengan 1, kita akan dapatkan F4FFF H +1 H =F5000 H. Kemudian kita Jumlahkan Hasil tersebut (F5000 H ) dengan F1000 H, maka akan kita dapatkan hasilnya adalah F5000 H F1000 H = 4000 H. Hasil tersebut (4000 H ) di rubah ke desimal, maka akan di dapat sebesar 16384 yte (16 K = 16*1024). Jadi esar Kapasitas memory keseluruhan adalah 16 Kbyte. 2. Untuk Mendapatkan jumlah memory, kapasitas memory keseluruhan di bagi dengan kapasitas memory untuk masing-masing I. Maka kita akan dapat adalah 16384 : 2048 = 8. Jadi banyak I yang akan di gunakan adalah 8 uah I memory. 3. Karena kita telah mengetahui 8 buah I memory yang dipakai, tapi sebelumnya kita mencari range untuk masing-masing I memory tersebut. aranya adalah Kapasitas untuk masing-masing memory di rubah ke bentuk Hex. Maka akan di dapat 2048 (2Kbyte) = 800 H. Hasil tersebut akan di kurangkan dengan 1, hasilnya 800 H 1 H = 7FF H. lamat masing-masing I RM adalah sbb: a) lamat RM ke-1 = F1000 H F17FF H b) lamat RM ke-2 = F1800 H F1FFF H c) lamat RM ke-3 = F2000 H F27FF H d) lamat RM ke-4 = F2800 H F2FFF H e) lamat RM ke-5 = F3000 H F37FF H f) lamat RM ke-6 = F3800 H F3FFF H g) lamat RM ke-7 = F4000 H F47FF H h) lamat RM ke-8 = F4800 H F4FFF H 4. Rancangan Rangkaian alamat memory tersebut adalah : lamat 19 18 17 16 15 14 13 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 F1000 1 1 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 F17FF 1 1 1 1 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 F1800 1 1 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 F1FFF 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 F2000 1 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 F27FF 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 F2800 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 F2FFF 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 F3000 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 F37FF 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 F3800 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 F3FFF 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 F4000 1 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 F47FF 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 F4800 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 F4FFF 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Dari tabel di atas dapat kita tentukan : a) Don t care berada pada address 0 10 b) it Selektor dengan tiga bit adalah address 12 14 Mikroprosesor & Mikrokomputer Univ. unadarma 4 dari 5 halaman

c) Untuk ddress dapat kita tentukan 15 saja d) Untuk 2 ddress dapat kita tentukan 11 saja, dimana address tersebut yang akan menentukan decoder yang mana yang akan aktif dengan cara salah satu harus di NOT. e) untuk dapat kita tentukan dengan address 16 19, dimana seluruh address di ND agar mendapatkan Output berlogika 1. 12 13 14 2 RM 1 RM 3 RM 5 RM 7 11 15 2 RM 2 RM 4 RM 6 RM 8 16 17 18 19 LTIHN 1. uatlah rangkaian dari alamat memory ROM di bawah ini, jika alamatnya adalah 38000 H 3FFFF H, dimana masing-masing memorynya sebesar 16Kbyte. 2. Jika Total memory RM 3Kbyte, dengan menggunakan 3 I RM. Jika di ketahui alamat awal sebesar 1F000 H. arilah Rangkaian memory map dari alamat tersebut Mikroprosesor & Mikrokomputer Univ. unadarma 5 dari 5 halaman