Penilaian Autentik
Penilaian Pembelajaran Pendidikan dan Latihan Profesi Guru Rayon 138 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 1. Pendahuluan Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik Proses Pengumpulan informasi/bukti tentang capaian pembelajaran peserta didik dalam kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan, yang dilakukan secara terencana dan sistematis, selama dan setelah proses pembelajaran. Dasar Hukum Permendikbud RI No. 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Permendikbud RI No. 104 Tahun 2014 tentang Penilaian hasil Belajar oleh Pendidik pada Pendidikan Dasar dan Menengah 1
Penilaian Hasil Belajar 1. Makna Proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik 2. Tujuan Mengetahui tingkat penguasaan peserta didik Menetapkan ketuntasan penguasaan kompetensi Menetapkan program perbaikan/pengayaan Memperbaiki proses pembelajaran 3. Acuan Penilaian Acuan Kriteria, yakni penilaian kemajuan peserta didik dibandingkan dengan kriteria yang ditetapkan (KKM). Bagi yang belum berhasil ada pembelajaran remedial setelah kegiatan penilaian. Bagi yang sudah berhasil dapat diberi pengayaan (pendalaman atau perluasan dari kompetensi) Prinsip dan Pendekatan Penilaian Prinsip 1. Sahih 2. Objektif 3. Adil 4. Terpadu 5. Ekonomis 6. Transparan 7. Menyeluruh dan kesinambungan 8. Sistematis 9. Akuntabel 10.Edukatif Pendekatan 1. Pendekatan penilaian yang digunakan adalah penilaian acuan kriteria (PAK) 2. PAK merupakan penilaian pencapaian kompetensi yang didasarkan pada kriteria ketuntasan minimal (KKM). 3. KKM Pengetahuan dan Keterampilan : > 2.67 4. KKM Sikap : Baik Penilaian Proses dan Hasil Belajar 2
Acuan Kriteria Modus untuk sikap Rerata untuk pengetahuan Capaian optimum untuk keterampilan Fungsi Penilaian Formatif Sumatif Memperbaiki kekurangan hasil belajar (sikap, pengetahuan, keterampilan) Menentukan keberhasilan peserta didik (1 semester, 1 tahun, atau masa pendidikan di satuan pendidikan) Dasar untuk remedial dan pembelajaran selanjutnya Dasar penulisan rapor, kenaikan kelas, dan keberhasilan belajar di satuan pendidikan 3
Penilaian Proses Selama Pembelajaran Hasil Setelah Pembelajaran Informal Komentar guru terhadap jawaban/pertanyaan/komen tar peserta didik Formal Kegiatan yg disusun secara sistematis dengan tujuan untuk membuat simpulan tentang kemajuan peserta didik Penilaian Proses dan Hasil Belajar Kekhasan Penilaian dalam Kurikulum 2013 Penilaian Autentik Lebih mampu memberikan informasi kemampuan peserta didik secara holistik dan valid. Penilaian Autentik Bentuk penilaian yang menghendaki peserta didik menampilkan sikap, menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pembelajaran dalam melakukan tugas pada situasi yang sesungguhnya. 4
2. Lingkup dan Sasaran Penilaian Kompetensi dasar dan indikator, Kegiatan Belajar Mengajar, dan Penilaian Hasil Belajar, merupakan tiga komponen pembelajaran yang berhubungan erat dan tidak dapat dipisahkan. Kompetensi dasar dan indikator dicapai melalui kegiatan belajar mengajar (KBM) dan penilaian pembelajaran dimaksudkan untuk mengetahui perubahan sikap dan perilaku yang terjadi pada siswa setelah mengalami KBM. (lihat Gronlund, 1971) Hubungan 3 Komponen Pembelajaran Kompetensi Dasar dan Indikator Kognitif Materi Keterampilan Afektif KBM Penilaian 5
Lingkup Penilaian Hasil Belajar Sikap (spiritual dan sosial) Pengetahuan Keterampilan (abstrak atau konkret) Sasaran Penilaian Mencipta Mengamalkan Mengkomunikasikan Mengevaluasi Menghayati Manalar Menganalisis Mengharg ai Mencoba Menerapk an Menanggapi Menanya Memahami Menerima Mengamati Mengingat Sikap (Krathwohl) Keterampilan Abstrak (Dyers) Kognitif (pengetahuan) (Bloom) 12 6
Sasaran Penilaian Mencipta Mengamalkan Tindakan Orisinal Mengevaluasi Menghayati Mengharg ai Alami Mahir Menganalisis Menerapkan Menanggapi Membiasakan gerakan Memahami Menerima Meniru Kesiapan Persepsi Mengingat Sikap (Krathwohl) Keterampilan Konkret (Dyers) Kognitif (pengetahuan) (Bloom) 13 Sasaran Penilaian Ranah Pengetahuan Kemampuan Berpikir Mengingat ( K1) Memahami (K2) Menerapkan (K3) Mengalisis (K4) Mengevaluasi (K5) Mencipta (K6) Deskripsi Kemampuan menghafal verbal atau mengingat materi pembelajaran yang sudah dipelajari dari guru, buku, atau sumber lain tanpa melakukan perubahan tentang pengetahuan hafalan berupa fakta, konsep, prinsip, dan prosedur. Kemampuan mengolah pengetahuan yang dipelajari menjadi sesuatu yang baru, seperti mengganti kata dengan sinonim, menulis kembali sesuatu dengan gaya sendiri, mengubah bentuk komunikasi dari tulisan ke tabel atau visual, memberi tafsir terhadap sesuatu hal, Kemampuan menggunakan informasi /menerapkan rumus, dalil, atau prinsip pada kasus nyata yang terjadi di lapangan atau untuk sesuatu yang baru. Kemampuan menggunakan informasi untuk mengklasifikasi, mengelompokkan, menentukan hubungan suatu informasi dengan informasi lain, antara fakta dan konsep, argumentasi dan kesimpulan. Kemampuan menilai suatu objek, suatu benda, atau informasi dengan kriteria tertentu. Kemampuan membuat sesuatu yang baru (cerita/tulisan) dari apa yang sudah ada sehingga hasil tersebut menjadi baru dan berbeda dari yang ada. 7
Sasaran Penilaian Keterampilan Konkret Tingkat Psikomotorik Persepsi Kemampuan yang diharapkan Menunjukkan perhatian untuk melakukan suatu gerakan Kesiapan Meniru Menunjukkan kesiapan mental dan fisik untuk melakukan suatu gerakan Meniru gerakan secara terbimbing Membiasakan gerakan Melakukan gerakan mekanistik Mahir Menjadi gerakan alami Melakukan gerakan kompleks dan termodifikasi Menjadi gerakan alami yang diciptakan sendiri atas dasar gerakan yang sudah dikuasai sebelumnya Menjadi gerakan orisinal Menjadi gerakan baru yang orisinal dan sukar ditiru oleh orang lain dan menjadi ciri khasnya Sasaran Penilaian pada Keterampilan Abstrak Tingkat Psikomotorik Mengamati Kemampuan yang diharapkan Perhatian pada waktu mengamati suatu objek, membaca tulisan, catatan tentang yang diamati, atau mendengar suatu penjelasan. Menanya Jumlah, kualitas, dan jumlah pertanyaan yang diajukan peserta didik (pertanyaan faktual, konseptual, prosedural, dan hipotetik). Mengumpulkan informasi /Mencoba Menalar Mengkomunikasikan Jumlah dan kualitas sumber yang dikaji/digunakan, kelengkapan informasi, validitas informasi, alat yang digunakan untuk mengumpulkan data. Mengembangkan interpretasi, argumentasi dan kesimpulan mengenai keterkaitan informasi dari dua fakta/konsep, interpretasi argumentasi dan kesimpulan tentang hubungan dua fakta/konsep, mensintesis dan menyimpulkan. Manyajikan hasil kajian (dari mengamati sampai menalar) dalam bentuk tulisan, grafis, media elektronik, dan dalam bentuk lisan (presentasi). 8
Sasaran Penilaian pada Ranah Sikap Tingkatan Sikap Menerima nilai Menanggapi nilai Menghargai nilai Menhayati nilai Mengamalkan Deskripsi Kesediaan menerima suatu nilai dan memberikan perhatian pada nilai tersebut. Kesediaan menjawab suatu nilai dan ada rasa puas dalam membicarakan nilai tersebut. Menganggap nilai tersebut baik; menyukai nilai tersebut; dan komitmen terhadap nilai tersebut. Memasukkan nilai tersebut sebagai bagian dari sistem nilai dirinya. Mengembangkan nilai tersebut sebagai ciri dirinya dalam berpikir, berkata, berkomunikasi, dan bertindak (karakter) 3. Tingkat Kompetensi Batas minimal pencapaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan Kompetensi Sikap dinyatakan dalam deskripsi kualitas tertentu Kompetensi Pengetahuan dinyatakan dalam skor tertentu untuk kemampuan berpikir Kompetensi Keterampilan dinyatakan dalam deskripsi kemahiran dan atau skor tertentu 9
Tingkat Pencapaian Kompetensi No. Tingkat Kompetensi Tingkat Kelas 1. Tingkat 0 TK/RA 2. Tingkat 1 Kelas I SD/MI/SDLB/Paket A Kelas II SD/MI/SDLB/Paket A 3. Tingkat 2 Kelas III SD/MI/SDLB/Paket A Kelas IV SD/MI/SDLB/Paket A 4. Tingkat 3 Kelas V SD/MI/SDLB/Paket A Kelas VI SD/MI/SDLB/Paket A 5. Tingkat 4 Kelas VII SMP/MTs/SMPLB/Paket B Kelas VIII SMP/MTs/SMPLB/Paket B 6. Tingkat 4A Kelas IX SMP/MTs/SMPLB/Paket B 7. Tingkat 5 Kelas X SMA/MA/SMALB/SMK/MAK/Paket C Kelas XI SMA/MA/SMALB/SMK/MAK/Paket C 8. Tingkat 6 Kelas XII SMA/MA/SMALB/SMK/MAK/Paket C Nilai Ketuntasan Sikap 4. Ketuntasan Belajar Nilai Ketuntasan Pengetahuan dan Keterampilan Predikat Rentang Angka Huruf Pengetahuan 3,85 4,00 A ditetapkan Sangat Baik (SB) 3,51 3,84 dengan skor A- 3,18 3,50 rerata 2,67 dan keterampilan B+ 2,85 3,17 dengan capaian B Baik (B) 2,51 2,84 optimum 2,67 B- 2,18 2,50 C+ Cukup (C) 1,85 2,17 C 1,51 1,84 C- Kurang (D) 1,18 1,50 D+ 1,00 1,17 D 10
13/07/2015 5. Teknik dan Bentuk Penilaian Kurikulum 2013 menerapkan penilaian autentik untuk menilai kemajuan belajar peserta didik yang meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan Tes Non-Tes Kognitif Sikap Spiritual (KD-KI 3) (KD-KI 1) Keterampilan Sikap Sosial (KD-KI 2) (KD-KI 4) Ruang Lingkup Penilaian dan Bentuk Instrumen Observasi Penilaian diri Penilaian teman sebaya Jurnal Tes Tulis Tes Lisan Penugasan Sikap Pengetahuan KD KI- 1 KD KI-3 dan 2 Keterampilan KD KI-4 Penilaian Proses dan Hasil Belajar Tes Praktek Projek Produk Portofolio Tertulis 11
a. Mengukur Pengetahuan Tes Lisan Penugasan Tes Tulis Kompetensi Pengetahuan: Tes Tulis Penilaian kompetensi pengetahuan merupakan penilaian untuk mengukur kemampuan berpikir (tingkat rendah maupun tingkat tinggi) yang sudah dikuasai peserta didik setelah mendapat pengalaman belajar. Tes yang digunakan berupa tes tulis, yang menuntut peserta didik memilih jawaban (pilihan ganda, dua pilihan (B-S atau ya-tidak), menjodohkan, atau sebabakibat) atau mensuplai jawaban (isian singkat, jawaban pendek, atau uraian). Soal tes tulis yang bersifat autentik adalah soal yang menghendaki peserta didik merumuskan jawaban sendiri, seperti uraian menggunakan kata-kata sendiri (mengemukakan pendapat, menyimpulkan, dsb). 12
Kompetensi Pengetahuan: Tes Lisan Penilaian kompetensi pengetahuan juga dapat dilakukan menggunakan tes lisan. Tes lisan menuntut peserta didik untuk mengeskpresikan pengetahuannya dalam berbagai kegiatan seperti diskusi, tanya jawab, dan percakapan. Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, kemampuan pengungkapan gagasan yang orisinal, kebenaran konsep tentang berbagai keilmuan, ketepatan diksi, struktur, kaidah kebahasaan, akan terlihat oleh guru. Tes lisan ini adalah teknik tes yang mencerminkan penilaian autentik. Format Observasi dalam Diskusi Nama Peserta A B C Pengungkapan gagasan yang orisinal Kebenaran Konsep Pernyataan Ketepatan penggunaan istilah dsb ya tidak ya tidak ya tidak ya tidak 13
13/07/2015 Kompetensi Pengetahuan: Penugasan Penilaian kompetensi pengetahuan juga dapat dilakukan menggunakan penugasan. Bentuk instrumen penugasan berupa pekerjaan rumah dan atau proyek yang dikerjakan secara individu atau kelompok sesuai dengan karakter tugas. b. Mengukur Keterampilan Unjuk Kerja Tertulis Projek Keterampilan Portofolio Produk 14
Kompetensi Keterampilan (Unjuk Kerja/Kinerja/Praktik) Penilaian keterampilan ranah konkret dilakukan dengan cara mengamati kegiatan peserta didik dalam melakukan sesuatu (membuat, memodifikasi, merangkai) yang memperlihatkan gerak motorik dalam praktikum di lab, praktik ibadah, praktik olah raga, praktik menyanyi, menari, bermain peran, presentasi, dsb. Penilaian keterampilan ranah abstrak dilakukan dengan cara mengamati kegiatan peserta didik dalam menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang. Kompetensi Ketermpilan: Pengamatan Pengamatan merupakan cara untuk mendapatkan data secara langsung (live) ketika peserta didik melakukan unjuk kerja (on the spot) melalui penggunaan pancaindera penglihatan dan pendengaran. Unjuk kerja peserta didik tersebut sengaja dirancang guru dalam Kegiatan Belajar Mengajar di kelas atau di luar kelas. 15
Pengamatan Unjuk Kerja/Kinerja/Praktik Kemampuan berbicara Diskusi Berpidato Bercerita Wawancara Kemampuan Kerja di Lab Penggunaan alat Penggunaan bahan praktikum Kemampuan praktik olah raga dan seni Gerakan Penggunaan alat Produk/hasil karya seni Bentuk Instrumen Pengamatan Daftar Cek Daftar cek dipilih jika unjuk kerja yang dinilai relatif sederhana, sehingga kinerja peserta didik representatif untuk diklasifikasikan menjadi dua kategorikan saja, ya atau tidak, memenuhi atau tidak memenuhi. Skala Penilaian Skala penilaian dengan rentang nilai 1, 2, 3 atau 1, 2, 3, 4 dapat dipilih jika penilaian unjuk kerja perlu lebih detail, lebih dalam, atau lebih mengungkap keterampilan-keterampilan yang spesifik. 16
Format Instrumen Pengamatan Praktik di Laboratorium Nama Peserta Didik Bobby Indah Thomas Nadya Mengikuti Prosedur Kerja Aspek yang dinilai Memakai Jas Lab dan kelengkapannya Membersihkan alat Menyimpan alat pada tempatnya Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Skor Diisi dengan menggunakan tanda cek ( ). Kategori penilaian: Ya mendapat skor 1, dan Tidak mendapat skor 0. Jumlah skor maksimum adalah 4. Format Instrumen Penilaian Praktik di Laboratorium Nama Peserta Didik Bobby Indah Thomas Nadya Mengikuti Prosedur Kerja Aspek yang dinilai Memakai Jas Lab dan kelengkapannya Membersihkan alat Menyimpan alat pada tempatnya 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Skor Diisi dengan menggunakan tanda cek ( ). Kategori penilaian: 4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup, dan 1 = kurang. Akan lebih baik jika penentuan kategori penilaian didasarkan pada rubrik penilaian seperti halaman berikutnya. Jumlah maksimum skor adalah 16. 17
Aspek Memakai jas lab dan kelengkapannya Mengikuti prosedur kerja Membersihkan alat Menyimpan alat pada tempatnya Format Rubrik Penilaian Praktik Tidak memakai ketiga -tiganya Ada dua langkah atau lebih tidak dilakukan Semua alat tidak dibersihkan Kriteria dan Skor 1 2 3 4 Semua alat tidak dikembalikan pada tempatnya Hanya memakai jas lab saja Ada dua langkah yang tidak sepenuhnya dilakukan Hanya sebagian kecil alat yang dibersihkan Hanya sebagian kecil alat yang dikembalikan pada tempatnya Memakai jas lab, dan salah satu dari masker atau sarung tangan Ada satu langkah yang tidak sepenuhnya dilakukan Sebagian besar alat dibersihkan Sebagian besar alat dikembalikan pada tempatnya Memakai jas lab, masker, dan sarung tangan secara lengkap Seluruh langkah yang ditetapkan diikuti Semua alat dibersihkan Semua alat dikembalikan pada tempatnya Kompetensi Keterampilan: Projek Penilaian projek digunakan untuk mengetahui kemampuan mengaplikasi, menyelidiki, dan kemampuan menginformasikan sesuatu hal secara jelas. Perencanaan Pelaksanaan Pelaporan 18
Format Instrumen Penilaian Projek Nama Peserta Didik Bobby Indah Thomas Nadya Aspek yang dinilai Persiapan Pelaksanaan Pelaporan Tertulis 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Skor Diisi dengan menggunakan tanda cek ( ). Kategori penilaian: 4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup, dan 1 = kurang. Akan lebih baik jika penentuan kategori penilaian didasarkan pada rubrik penilaian seperti halaman berikutnya. Jumlah maksimum skor adalah 12. Aspek Persiapan Pelaksanaan Format Rubrik Penilaian Projek Kriteria dan Skor 1 2 3 4 Jika hanya memuat 3 komponen saja, 3 komponen lain tidak Data tidak lengkap, tidak terstruktur, dan tidak sesuai dengan tujuan Jika memuat 4 komponen saja, 2 komponen tidak Data lengkap, tidak terstruktur, dan tidak sesuai dengan tujuan Jika memuat 5 komponen saja, 1 komponen tidak Data lengkap, terstruktur, namun tidak sesuai dengan tujuan Jika memuat 6 komponen, yakni tujuan, topik, alasan, tempat, responden, dan daftar pertanyaan Data lengkap, terstruktur, dan sesuai dengan tujuan Pelaporan Tertulis Pembahasan tidak berdasarkan data, tidak sesuai dengan tujuan, demikian juga kesimpulan dan saran Pembahasan berdasarkan data, sesuai dengan tujuan, namun kesimpulan dan saran tidak relevan Pembahasan berdasarkan data, sesuai dengan tujuan, dan kesimpulan relevan, namun saran tidak relevan Pembahasan berdasarkan data, sesuai dengan tujuan, dan kesimpulan serta saran relevan 19
Kompetensi Keterampilan: Produk Penilaian produk meliputi penilaian kemampuan peserta didik dalam membuat produk-produk, teknologi, dan seni seperti makanan, pakaian, sarana kebersihan, alat teknologi, hasil karya seni, dan barang kerajinan. Persiapan Pembuatan Produk Produk Format Instrumen Penilaian Produk No. Aspek yang dinilai Skor 1. Perencanaan Bahan 2. Proses Pembuatan a. Persiapan alat b. Teknik Pengolahan c. K3 (keamanan, keselamatan, kebersihan) 1 2 3 4 Skor 4. Hasil Produk a. Kebaruan/orisionalitas b. Kesesuaian spesifikasi Diisi dengan menggunakan tanda cek ( ). Kategori penilaian: 4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup, dan 1 = kurang. Akan lebih baik jika penentuan kategori penilaian didasarkan pada rubrik penilaian. Jumlah maksimum skor adalah 24. 20
Kompetensi Keterampilan: Portofolio Penilaian portofolio pada dasarnya menilai karya-karya peserta didik secara individu pada satu periode untuk suatu mata pelajaran. Misalnya: karangan, puisi, komposisi musik, laporan penelitian, lukisan, dsb. Puisi 2 Puisi 1 Puisi 3 Portofolio Format Penilaian Portofolio Mata Pelajaran Alokasi Waktu Sampel yang dikumpulkan Nama Peserta didik No. Kompetensi Dasar 1. Menulis karangan deskripsi. 2. Membuat resensi buku Bahasa Indonesia 1 semester Karangan Kelas Waktu Aspek yang dinilai Keterangan/ kebahasa an EYD Sistematika penulisan Catatan 30/7 10/8 12/9 20/9 12/10 5/11 21
Kompetensi Keterampilan: Tertulis Selain menilai kompetensi pengetahuan, penilaian tertulis juga digunakan untuk menilai kompetensi keterampilan, khususnya menulis karangan, menulis laporan, dan menulis surat. c. Menilai Sikap Sikap bermula dari perasaan (suka atau tidak suka) yang terkait dengan kecenderungan peserta didik dalam merespon sesuatu/objek. Sikap juga sebagai ekspresi dari nilainilai atau pandangan hidup yang dimiliki oleh peserta didik. Sikap dapat dibentuk, sehingga terjadi perilaku atau tindakan yang diinginkan. guru Siswa Penilaian diri Penilaian Teman Sebaya 22
Observasi Sikap dan perilaku keseharian peserta didik direkam melalui pengamatan dengan menggunakan format yang berisi sejumlah indikator perilaku yang diamati. Lembar Pengamatan Misal: Ketekunan, percaya diri, kerjasama, kejujuran, disiplin, atau nilai-nilai yang diturunkan dari visi, misi SD/SMP Santa Ursula Format Pengamatan Sikap ke tanggal... No. Nama Peserta Didik Aspek Perilaku yang dinilai Bekerjasama Percaya diri Tanggungjawab 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Skor 1 Bobby 2 Indah 3 Thomas 4 Nadya Diisi dengan menggunakan tanda cek ( ). Kategori penilaian: 4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup, dan 1 = kurang. Akan lebih baik jika penentuan kategori penilaian didasarkan pada rubrik penilaian seperti halaman berikutnya. Jumlah maksimum skor adalah 12. 23
Penilaian Jurnal Jurnal merupakan kumpulan rekaman catatan guru dan atau tenaga kependidikan di lingkungan sekolah tentang sikap dan perilaku positif atau negatif, selama dan di luar proses pembelajaran mata pelajaran. Nama : Kelas : Format Penilaian Jurnal Hari, Tanggal Kejadian Keterangan 24
Merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk mengemukakan kelebihan dan kekurangan dirinya dalam konteks pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian diri. Penilaian Diri Format Penilaian Diri Nama Penilaian Sikap Tanggal Pengisian Dony Partisipasi (keaktifan) dalam diskusi kelompok. No. Pernyataan Skala 1. Selama diskusi saya mengusulkan ide kepada kelompok untuk didiskusikan 2. Selama diskusi saya menjawab pertanyaan dari teman 3. Saya memberikan solusi atas masalah yang dibahas di kelompok 4. Saya mengerjakan tugas kelompok yang menjadi bagian saya 5. Saya membantu teman kelompok yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugasnya Keterangan: 4 = selalu; 3 = sering; 2 = kadang-kadang; 1 = tidak pernah 25
Penilaian Teman Sebaya Penilaian teman sebaya atau antarpeserta didik merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk saling menilai (3 teman sekelasnya) terkait dengan pencapaian kompetensi sikap. Format Penilaian Teman Sebaya Nama Penilai Penilaian Sikap Tanggal Pengisian Dony Partisipasi (keaktifan) dalam diskusi kelompok. No. Pernyataan Adi Booby Tommy 1. Selama diskusi teman saya mengusulkan ide kepada kelompok untuk didiskusikan 2. Selama diskusi teman saya menjawab pertanyaan dari teman lain 3. Teman saya memberikan solusi atas masalah yang dibahas di kelompok 4. Teman saya mengerjakan tugas kelompok yang menjadi bagiannya 5. Teman saya membantu teman kelompok yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugasnya 26
6. Waktu Pelaksanaan Penilaian No. Penilaian Waktu 1. Ulangan Harian Setiap akhir pembelajaran suatu KD atau beberapa bagian KD 2. Ujian Tengah Semester Pada minggu 7 suatu semester 3. Ujian Akhir Semester Pada akhir suatu semester 4. Ujian Sekolah Pada akhir tahun belajar satuan pendidikan 5. Penilaian Proses Dilaksanakan selama proses pembelajaran sepanjang tahun ajaran 6. Penilaian Diri Dilaksanakan pada akhir setiap semester 7. Penilaian teman sebaya Dilaksanakan pada akhir setiap semester 7. Pengolahan Penilaian setiap kompetensi hasil belajar (sikap, pengetahuan, keterampilan) dilakukan secara terpissah karena karakternya berbeda. Hasil pekerjaan atau performance peserta didik harus segera dianalisis untuk menentukan tingkat pencapaian kompetensi sehingga dapat ditindaklajuti memerlukan pembelajaran remedial atau program pengayaan. 27
Format Analisis Hasil Pekerjaan Peserta Didik No. Nama Indikator dalam satu RPP Kesimpulan 1. Bunga 2. Amin 3. Candra 4. Dara 5. Bambang 6... 1 2 3 4 5 6 dst Yang dikuasai Yang belum 8. Pelaporan Pencapaian Kompetensi Peserta Didik Menggunakan skala skor penilaian 4,00 1,00 dalam menyekor pekerjaan peserta didik untuk seluruh kegiatan penilaian. Untuk masing-masing ranah digunakan penyekoran dan pemberian predikat yang berbeda sebagai tercantum dalam Tabel berikut. 28
Tabel Konversi Skor Sikap Pengetahuan Keterampilan Modus Predikat Skor Rerata Huruf Capaian Optimum 4,00 Sangat baik 3,85 4,00 A 3,85 4,00 A 3,51 3,84 A- 3,51 3,84 A- 3,00 Baik 3,18 3,50 B+ 3,18 3,50 B+ 2,85 3,17 B 2,85 3,17 B 2,51-2, 84 B- 2,51-2, 84 B- 2,00 Cukup 2,18 2,50 C+ 2,18 2,50 C+ 1,85 2,17 C 1,85 2,17 C 1,51 1,50 C- 1,51 1,50 C- 1,00 Kurang 1,18 1,50 D+ 1,18 1,50 D+ 1,00 1,17 D 1,00 1,17 D Huruf 5. Penutup Penilaian kognitif, keterampilan/psikomotorik, dan afektif wajib dilakukan manakala semua kompetensi itu memang dituntut dalam silabus maupun Rencana Perkuliahan. Masing-masing kompetensi memiliki teknik dan bentuk penilaian tersendiri sehingga ada teknik dan bentuk penilaian untuk kognitif, keterampilan, dan sikap/afektif. Agar penilaian memenuhi kriteria kesahihan dan objektivitas, maka diperlukan instrumen-instrumen pendukung seperti lembar pengamatan, rubrik penilaian, dan sistem penyekoran. 29
Daftar Pustaka Gronlund, Norman E. 1971. Measurement and Evaluation in Teaching. Second Edition. New York: The Macmillan Company. Krathwohl, D.R., Bloom, B.S., dan Masia, B.B. 1973. Taxonomy of Educational Objectives. The classification of educational goals. Handbook II: Affective Domain. New York: David MacKay. Permendikbud. No. 66 Tahun 2013 Tentang Standar Penilaian.. Permendikbud. No. 104 Tahun 2014. Tentang Pedoman Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik. Sudjana, Nana. 2010. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya. Supratiknya, A. 2012. Penilaian Hasil Belajar dengan Teknik Nontes. Yogyakarta: Penerbit Universtas Sanata Dharma. Widharyanto, B. 2012. Ragam Teknik Penilaian dan Pengembangannya. Makalah diseminarkan. 30