SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

dokumen-dokumen yang mirip
SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA

Ilmu Pengetahuan Alam

Sistem Peredaran Darah Manusia

SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 6. SISTEM TRANSPORTASI PADA MANUSIALATIHAN SOAL

A. KOMPONEN DARAH SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA

- - SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA - - dlp5darah

5 Sistem. Peredaran Darah. Bab. Di dalam tubuh makhluk hidup terdapat suatu sistem yang berfungsi untuk mengedarkan makanan dan O 2

UPT Balai Informasi Teknologi LIPI Pangan & Kesehatan Copyright 2009

SISTEM PEREDARAN DARAH DAN KARDIOVASKULAS

SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA

Tujuan Pembelajaran. 1. Dapat menjelaskan 3 komponen penyusun sistem peredaran darah pada manusia.

biologi SET 12 TUBUH MANUSIA 1 (SISTEM PEREDARAN DARAH) DAN LATIHAN SOAL SBMPTN ADVANCE AND TOP LEVEL A. SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA

6. Siklus peredaran darah besar meliputi... a. ventrikel kiri - nadi - seluruh tubuh - atrium kanan

Sistem peredaran darah pada manusia tersusun atas jantung sebagai pusat peredaran darah, pembuluh-pembuluh darah dan darah itu sendiri.

mendeskripsikan sistem peredaran darah pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.

SISTEM PEMBULUH DARAH MANUSIA. OLEH: REZQI HANDAYANI, M.P.H., Apt

SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 6. SISTEM TRANSPORTASI PADA MANUSIALatihan Soal 6.2. Varises. Anemia. Polisitemia. Hipertensi

PENYAKIT YANG MUNGKIN TERJADI SERTA IMPLIKASINYA PADA SALINGTEMAS

SISTEM CARDIOVASCULAR

SD kelas 6 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 12. RANGKA DAN SISTEM ORGAN PADA MANUSIALatihan soal 12.5

SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA Disusun oleh : Moh. Amuy Saepudin NIM : Kelas : Biologi 3a. Click here to begin

menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan/penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada salingtemas.

BAB V SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA Jaringan pada sistem peredaran darah terdiri dari pembuluh darah. Pembuluh darah ini beredar ke seluruh tubuh.

SISTEM SIRKULASI OLEH : DRS. DJOKO IRAWANTO

PRAKTIKUM II : DARAH, PEMBULUH DARAH, DARAH DALAM BERBAGAI LARUTAN, PENGGOLONGAN DARAH SISTEM ABO DAN RHESUS.

Mengenal Penyakit Kelainan Darah

Peta Konsep. Kata Kunci. golongan darah tekanan darah gangguan peredaran darah transfusi darah peredaran darah. 80 IPA SMP/MTs Kelas VIII

SISTEM SIRKULASI MANUSIA

SISTEM SIRKULASI MANUSIA

Susunan dan Fungsi Sistem Peredaran Darah

II. TINJAUAN PUSTAKA. Menyikapi perubahan kondisi kehidupan sekarang ini, khususnya di bidang

SISTEM PEREDARAN DARAH

SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 6. SISTEM TRANSPORTASI PADA MANUSIALatihan Soal 6.1

JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH JANTUNG

Makalah Sistem Hematologi

BAB II KAJIAN PUSTAKA Defenisi Model Pembelajaran Konstruktivisme. Konsep pembelajaran menurut teori konstruktivisme adalah suatu proses

ADLN - Perpustakaan Universitas Airlangga

BAB I SISTEM TRANSPORTASI. A. Sistem Transportasi Pada Manusia Transportasi adalah proses pengambilan dan pengedaran zat-zat dalam tubuh mahluk hidup.

Kompetensi SISTEM SIRKULASI. Memahami mekanisme kerja sistem sirkulasi dan fungsinya

SISTEM SIRKULASI JANTUNG, PEMBULUH ARTERI, VENA, KAPILER. ial_fibrillation.html

STORYBOARD SISTEM PEREDARAN DARAH

SYSTEM PEREDARAN DARAH DARAH JANTUNG DAN ANATOMI PEMBULUH DARAH SIRKULASI DARAH

Kamu dapat mendeskripsikan sistem peredaran darah pada manusia serta hubungannya dengan kesehatan. Sistem Sirkulasi. membahas.

ANFIS SISTEM HEMATOLOGI ERA DORIHI KALE

BAHAYA AKIBAT LEUKOSIT TINGGI

KELAS XI SMA IPA KODE SOAL 713 SENIN 20 NOVEMBER 2017

Kumpulan Soal IPA Kelas 8 SMP MTs Hindayani.com

Darah 8 % bb Komposisi darah : cairan plasma ± 60 % Padatan 40-45% sel darah merah (eritrosit), sel darah putih, trombosit

BAB V PENUTUP. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa penerapan

Sistem Transportasi Manusia L/O/G/O

BAB 5 SISTEM PEREDARAN DARAH

Hitung denyut nadi masing selama satu menit

BAB II KAJIAN PUSTAKA. satu sama lain. Belajar menunjuk pada apa yang harus dilakukan seseorang subjek

Cairan intraseluler terdapat di dalam sel cairan sitoplasma dan nukleus; cairan interstitial atau cairan ekstraseluler cairan diantara sel-sel /

Sistem Peredaran Darah:

PRINSIP BIOENERGETIKA PADA HEWAN

Darah 8 % bb Komposisi darah : cairan plasma ± 60 % Padatan 40-45% sel darah merah (eritrosit), sel darah putih, trombosit

A. Sistem Sirkulasi pada Hewan Sistem difusi Sistem peredaran darah terbuka Sistem peredaran darah tertutup 2. Porifera

sistem sirkulasi darah dalam tubuh manusia

MAKALAH KELOMPOK DISUSUN OLEH:

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. tubuh, membawa nutrisi, membersihkan metabolisme dan membawa zat antibodi

Sistem Sirkulasi BIO 2 A. PENDAHULUAN B. SISTEM PEREDARAN DARAH C. DARAH SISTEM SIRKULASI. materi78.co.nr

Eritrosit Vertebrata

BAB VII SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA

5. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang dinamakan... a. pleura b. bronkus c. alveolus d. trakea

BAB V PENUTUP. hasil belajar siswa kelas VIII pada materi pokok sistem peredaran darah pada

PEREDARAN DARAH BERGUNA UNTUK :

Jaringan adalah kumpulan dari selsel sejenis atau berlainan jenis termasuk matrik antar selnya yang mendukung fungsi organ atau sistem tertentu.

MATERI V SISTEM TRANSPORTASI MAHLUK HIDUP

STRUKTUR & PERKEMBANGAN HEWAN. Achmad Farajallah

BAB I PENDAHULUAN. zat sisa metabolisme. Berbagai proses metabolisme membutuhkan materi dasar dan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS KONTROL BUKU TEKS

PS-S1 Jurusan Biologi, FMIPA, UNEJ (2017) JARINGAN IKAT SYUBBANUL WATHON, S.SI., M.SI.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

BAB II PENDEKATAN PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW, STAD, HASIL BELAJAR DAN SISTEM PEREDARAN DARAH

ANATOMI FISIOLOGI JANTUNG DAN SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA

MODUL MATA PELAJARAN IPA

KURIKULUM DAN STRATEGI PEMBELAJARAN

SISTEM SIRKULASI. Alat-alat peredaran darah pada manusia. Pembuluh darah. Ada tiga jenis pembuluh darah yaitu:

3. Perhatikan gambar di bawah ini!

LAPORAN PRAKTIKUM HEMATOLOGI I PENGAMBILAN DARAH VENA DAN DARAH KAPILER

Cara Kerja Fungsi Anatomi Fisiologi Jantung Manusia

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. rawat inap di RSU & Holistik Sejahtera Bhakti Kota Salatiga. kanker payudara positif dan di duga kanker payudara.

Sistem Pernapasan dan Peredaran Darah Manusia BAB 4. A. Susunan dan Fungsi Sistem Pernapasan B. Susunan dan Fungsi Sistem Peredaran Darah

Kelainan darah pada Lupus eritematosus sistemik

BAB V PENUTUP. bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif pendekatan Student Teams. Tahun Ajaran 2015/2016. Hal ini ditandai dengan:

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Disusunoleh: Nama : Devi Kusumaningrum NIM :

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Jantung dalam terminologi sederhana, merupakan sebuah pompa yang terbuat

MENJELASKAN STRUTUR DAN FUNGSI ORGAN MANUSIA DAN HEWAN TERTENTU, KELAINAN/ PENYAKIT YANG MUNGKIN TERJADI SERTA IMPLIKASINYA PADA SALINGTEMAS

SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN

SISTEM IMUN (SISTEM PERTAHANAN TUBUH)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dari tubuh yang jumlahnya 6-8% dari berat badan total. a. Plasma darah, merupakan bagian yang cair

Sistem Sirkulasi Darah pada Hewan dan Manusia

BAYI DENGAN RESIKO TINGGI: KELAINAN JANTUNG KONGENITAL. OLEH. FARIDA LINDA SARI SIREGAR, M.Kep

Bunyi Jantung I (BJ I)

SMP JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN IX (SEMBILAN) ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SISTEM PERNAPASAN MANUSIA. A. Organ-Organ Pernapasan

JANTUNG dan PEREDARAN DARAH. Dr. Hamidie Ronald, M.Pd, AIFO

Sistem Pernafasan Manusia

Transkripsi:

SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA 1. Struktur dan Fungsi Darah a. Plasma Darah Plasma darah merupakan cairan darah yang berwarna kekuning kuningaan, yang mengandung 91 % air, sari sari makanan, garam garam mineral, sisa- sisa metabolisme,dan protein darah: albumin, globulin, dan fibrinogen. Fungsi plasma darah untuk mengatur tekanan osmosis darah, membawa zat zat makanan ke seluruh tubuh,dan mengangkut sisa metabolisme dari jaringan tubuh. Didalam plasma darah terdapat antibody, macam antibodi berdasarkan cara kerja nya: 1. antibodi yang menggumpalkan antigen -> presipitin 2. antibodi yang menguraikan antigen-> lisin 3. antibodi yang menawarkan racun-> antitoksin b. Sel- sel darah Sel sel darah terdiri dari 3 bagian, yaitu : 1. Sel darah merah ( eritrosit) : Eritrosit merupakan bagian utama dari darah. Jumlahnya pada pria dewasa sekitar 5 juta/cc dan pada wanita dewasa sekitar 4,5 juta/cc. Bentuknya bikonkaf, serta berwarna merah disebabkan oleh hemoglobin (mengandung protein, zat besi, dan globin ). Oksigen terikat pada Hb ketika darah melewati paru paru kemudian eritrosit bergeraak ke jaringan tubuh dan melepas oksigen yang selanjutnya berdifusi ke dalam sel tubuh. 2. Sel darah putih ( leukosit )

Leukosit bentuknya tidak tetap, memiliki inti, dapat bergerak secara ameboid,dapat menembus dinding pembuluh darah atau bersifat diapeidesis dan Leukosit bersifat fagosit (pemakan benda asing atau kuman yang masuk ke dalam tubuh). Setiap 1mm 3 mengandung kira kira 6000 9000 sel darah putih. Leokosit terdiri dari dua macam yakni : a. Granulosit : merupakan sel darah putih yang mempunyai sitoplasma dengan berbutir butir spesifik dan inti umumnya relative besar. Terdiri atas neutrofil, eosinofil, basofil. Neutrofil berguna untuk menjaga masuknya bakteri. Jumlahnya mencapai 65%-75% dari jumlah seluruh leukosit. Eosinofil jumlahnya sekitar 1% - 3% dari leukosit. Jumlah eosinofil akan meningkat apabila terjadi reaksi alergi dan infeksi oleh cacaing, misalnya oleh cacing trichinella. Basofil jumlahnya paling sedikit dibandingkan sel darah putih lainnya ( 0,5%). Basofil mengandung heparin yang berdifusi kedalam darah untuk mencegah pembekuan darah. b.agranulosit : merupakan sel darah putih yang sitoplasmanya tidak bergranula. Terdiri dari dua yaitu : Monosit : merupakan leukosit dengan ukuran terbesar, monosit dapat membesar menjadi makrofag (sel besar yang bersifat memekan). Monosit sangat penting untuk mempertahankan tubuh terhadap infeksi yang bersifat kronis, seperti TBC dan typus. Limfosit dibedakan menjadi dua yaitu - Limfosit B bergerak tetap di sum sum tulang belakang. - Limfosit T bergerak menuju kelenjar timus 3. Keping darah ( trombosit) Trombosit berbentuk tidak beratur dan tidak berinti. Dalam ke adan normal 1mm 3 jumlahnya kurang lebih 200 rb 300rb butir trombosit. Trombosit berperan sebagai proses pembekuan darah.

Proses pembekuan darah adalah sebagai berikut: 2. Alat Transportasi Pada Manusia a. Jantung ( kurang gambar + keterangan ) Jantung terletak dalam rongga dada dilindungi oleh rangka dada yaitu tulang dada, tulang iga dan tulang belakang. Jantung terletak dalam dada bersama dengann paru-paru yaitu terdapat diantaranya. Posisi jantung berada agak sebelah kiri dari tulang dada. Fungsi jantung adalah untuk mempompa darah ke seluruh tubuh. Bagian-Bagian Jantung : 1. Jantung dibagi dua bagian yaitu kanan dan kiri yang masing-masing terdiri dari dua bagian pula yaitu atrium dan ventrikel. 2. Jantung bagian kanan berhubungan dengan fungsi pertukaran gas oksigen dan karbondioksida di paru-paruu dimana jantung kananlah yang memompa darah ke paru-paru. 3. Sedangkan jantung kiri berhubungan dengan fungsi peredaran darah ke seluruh tubuh karena jantung kiri yang memompa darah ke seluruh tubuh. 4. Atrium kanan jantung menerima aliran darah balik dari seluruh tubuh. Atrium kiri jantung menerima darah dari paru-paru. Ventrikel kanan memompa darah ke paru-paru. ke seluruh tubuh. Sedangkan ventrikel kiri memompa darah 5. Katup jantung. Pada masing-masing bagian jantung, atrium dan ventrikel dipisahkan oleh suatu katup yang berfungsi mencegah baliknya aliran darah dari ventrikel ke atrium yang secara normal darah mengalir dari atrium ke ventrikel. Bunyi jantung yang bisa kita

dengarkan melalui alat stetoskop atau melalui telinga yang ditempelkan di dada timbul akibat menutupnya katup ini. Cara Kerja Jantung Pada saat berdenyut, setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut diastol). Selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung (disebut sistol). Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan. Darah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida (darah kotor) dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena berbesar (vena kava) menuju ke dalam serambi kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, dia akan mendorong darah ke dalam bilik kanan. Darah dari bilik kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis, menuju ke paru-paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, menyerap oksigen dan melepaskan karbondioksida yang selanjutnya dihembuskan. Darah yang kaya akan oksigen (darah bersih) mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke serambi kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner. Darah dalam serambi kiri akan didorong menuju bilik kiri, yang selanjutnya akan memompa darah bersih ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini disediakan untuk seluruh tubuh, kecuali paru-paru. b. Pembuluh Darah ( kurang gambar+ keterangan) Pembuluh darah terdiri dari dua macam : 1. Pembuluh nadi (arteri), yaitu pembuluh yang mengangkut darah dari jantung ke seluruh tubuh. Letaknya agak kedalam dari permukaan tubuh. Pembuluh ini dibedakan menjadi aorta, arteri dan arteriole. Karakterisik pembuluh ini adalah - elastic dan tebal sehngga mampu menahan tekanan darah yang berasal dari jantung. - Denyutya terasa pada tubuh tertentu yaitu di pergelangan tangan atau leher. - Pembuluh ini mempunyai satu katup yang letaknya dekat dengan jantung yang berfungsi menjaga darah agar tidak mengalir kembali ke dalam bilik jantung.

Pembuluh nadi memilki tiga bagian : - Aorta ( nadi utama ) : letaknya berpangkal pada bilik kiri dan kanan jantung dan berfungsi mengangkut darah bersih yang kaya oksigen. - Arteri : berasal dari bilik kanan yang bertugas membawa darah yang terkontaminasi karbondiokisda dari setiap bagian tubuh menuju paru paru. - Arteriole : pembuluh nadi yang terkecil 2. Pembuluh balik (vena), yaitu pembuluh yang mengangkut darah dari seluruh organ tubuh menuju ke jantung. Pembuluh vena terdiri dari dua macam yaitu - pembuluh vena kava anterior adalah pembuluh balik yang berasal dari bagian atas tubuh - pembuluh vena kava pulmonalis adalah pembuluh balik yang berasal dari bagian bawah tubuh. Karakteristik pembuluh ini adalah : - Dindingnya tipis dan elastic dengan lubang pembuluh lebih besar dari arteri - Banyak terdapat katup untuk menegah darah tidak mengalir kembali. - Banyak mengandung karbondioksida kecuali vena pulmonalis - Terletak didekat permukaan tubuh 3. Pembuluh kapiler, yaitu pembuluh halus yang menghubungkan arteriole dengan venule. Pada pembuluh inilah terjadi pertukaran oksigen dari darah dengan karbondioksida jaringan. Pembuluh ini berada di ujung yang berada di paling akhir dari pembuluh arteri. Jaringan pembuluh darah kapiler membentuk suatu anyaman rumit di mana setiap mili meter dari suatu jaringan memiliki kurang lebih sekitar 2000 kapiler darah.

3. Sisitem Peredaran Darah Manusia Sistem peredaran darah manusia ada dua jenis,yaitu : a. Peredaran darah kecil ( peredaran pulmonary ) : Peredaran darah ini membawa darah tidak beroksigen dari jantung melalui arteri pulmonary ke paru paru dan kembali ke jantung melalui vena pulmonari. Ventrikel kanan arteri pulmonalis paru - paru vena pulmonalis atrium kiri. Atau dapat di singkat menjadi : jantung paru paru jantung b. Peredaran Darah Besar (peredaran sistemik ) Peredaran darah ini membawa darah beroksigen dari jantung melalui aorta ke seluruh bagian tubuh dan kembali ke jantung. Ventrikel kiri aorta arteri arteriola kapiler venula vena vena cava superior+vena cava superior atrium kanan. Atau dapat disingkat : jantung seluruh tubuh jantung c. Sistem Portae : Darah sebelum masuk kembali ke jantung terlebih dahulu masuk ke dalam suatu organ yang disebut system portae. Pada mamalia termasuk pula pada manusia, hanya terdapat satu system portae, yaitu portae hepatica. 4. Gangguan pada system peredaran darah a. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome ) : Merupakan kelainan (kerusakan) system kekebalan tubuh secara meluas. Gejala AIDS diawali dari kelelahan, lemah, penurunan berat badan, demam, diare kronis, napas pendek, dan kelainan sel limfosit ( jumlah dan fungsinya menurun). Peyebab AIDS adalah virus HIV. (Human Immuno Deficiency Virus).

Peyakit AIDS umumnya menyerang laki laki homoseksual, pecandu narkotika, laki laki heteroseksual, dan penderita hemophilia yan mengalami kesalahan pad a pengobatan. Penularan penyakit ini dapat melalui hubungan seks brbas, transfuse darah, mengunakan jarum suntik bekas penderita, dan ibu hami yang penerita AIDS kepada janin yang dikandungnya. b. Leukimia ( kanker darah ): Penyakit ini terjadi karena sela darah putih membelah memperbanyak diri ) secara tidak terkendali sehinhha jumlahnya meningkat pesat dan kemudian memakan sel darah merah. Pada penderita leukemia, jumlah sel darah putih biasanya mencapai 200.000/mm³. c. Leukopenia : adalah penyakit menurunnya jumlah sela darah putih karena infeksi kuman tifus sehingga sel dara utihdapat menurun hingga 3000/ mm³. d. Sklerosis : penyakit pengerasan pada dinding arteri akibat endapan senyawa lemak atau zat kapur.bila endapan berupa senyawa lemak disebut artheroklerosis, sedangkan bila endapan senyawa zat kapur disebut artherioklerosis. Penyakt ini umumnya bersaman dengan hipertensi dan penyakit ginjal yang kronis. e. Serangan Jantung ( Heart attack) : Penyakit ini disebabkan karena kurangnya suplai darah ke otot jantung. Suplai darah yang kurang umumnya karena pembuuh darah mengalami arteriokolorosis sehingga otot jantung mengalami gangguan bahka n dapat menyebabkan jantung berhenti detaknya dan akhirnya menimbulkan kematian. f. Anemia Adalah penyakit kekurangan jumlah sel darah merah atau kekurangan jumlah hemoglobin yang membawa oksigen sehinga darah tidak mampu membawa oksigen yang cukup untuk tubuh. Macam anemia adalah sebagai berikut : Anemia Pernisiosa : disebabkan karena makanan yang kurang mengandung vitamin atau karena dinding lambung tidak dapat menghasilkan zat yang dapat

menyerap vit.. Penyakit ini ditandai oleh rendahnya jumalah sel darah merah. Penyakit ini dapat diobati dengan menambah asupan vit. kedalam tubuh baik melalui suntikan ataupun makanan yang mengandung vit. Anemia Sel Sabit : meupakan penyakit keturunan, disebabkan adanya hemoglobin di dalam sel merah yang tidak sempurna. Bentuk sel darah merah seperti bulan sabit karena hemoglobin bergabung dengan hemoglobin yang lainnya membentuk struktur kaku seperti batang. g. Thalasemia : merupakan penyakit keturunan karena adanya kelainan darah yaitu adanya sel darah merah yang tidak normal. Penyebab penyakit ini adalah kegagalan gen dalam memproduksi protein penyusun hemoglobin secara lengkap. Talasemiaa mengakibatkan trnsportasi oksigen keseluruh tubuh terganggu. Thalasemia dapat diatasi dengan transfuse darah secara berkala setiap satu bulan sekali atau dengan transfuse sumsum tulang belakang. h.hemofilia : penyakit darah sukar membeku akibat factor keturunan. i. Hipertensi : adalah penyakit tekanan darah tinggi bila nilai ambang tekanan sistolik sekitar 140-200 mmhg atau lebih., dan nilai ambang tkanan diastolic sekitar 90-110 mmhg.atau lebih. j. Hipotensi : adalah penyakit tekaan darah rendah,bila tekanan sistolik dibawah 100 mmhg. k.varises : adalah penyakit membesarnya pembuluh darah vena akibat tidak lancarnya aliran darah menuju jantung. Varises umumnya dijumpai pada kaki. l. Ambeien : merupakan suatuu keadaan pembuluh darah di sekitar anus melebar. Penyakit ini disebabkan karena trlalu lama duduk, sehingga menyebabkan pembuluh darah pada anus membesar atau ada kelainann pada pembuluh darah sehingga aliran darah tertahan.

Sstem peredaran darah pada manusia...