SEGITIGA BOLA DAN ARAH KIBLAT



dokumen-dokumen yang mirip
Simulasi Penentuan Sudut Arah Kiblat dengan Metode Segitiga Bola Menggunakan Bahasa Pemrograman GUI MatLab R2009

APLIKASI SEGITIGA BOLA DALAM RUMUS-RUMUS HISAB RUKYAT

BAB IV ANALISIS METODE BAYANG-BAYANG AZIMUTH TERHADAP ARAH KIBLAT MASJID BAITUR ROHIM

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

METODE PENGUKURAN ARAH KIBLAT DENGAN SEGITIGA SIKU-SIKU DARI BAYANGAN MATAHARI SETIAP SAAT

0 o 0 0 BT. Dari hasil perhitungan diperoleh azimuth Mushola Miftahul Huda terhadap

(Fenomena Matahari di Atas Ka bah) Pandapotan Harahap NIM: Abstrak

SISTEM KOORDINAT GEOGRAFIK

BAB IV ANALISIS PENENTUAN ARAH KIBLAT DALAM KITAB. A. Analisis Penentuan Arah Kiblat dengan Bayang- bayang Matahari dalam

Cara Mudah Penentuan Arah Kiblat

MENGENAL GERAK LANGIT DAN TATA KOORDINAT BENDA LANGIT BY AMBOINA ASTRONOMY CLUB

MAKALAH SEGITIGA BOLA. disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Astronomi. Program Studi Pendidikan Fisika. oleh. 1. Dyah Larasati ( )

BAB IV ANALISIS PEMIKIRAN SAADOEDDIN DJAMBEK TENTANG ARAH KIBLAT. A. Penentuan Arah Kiblat Pemikiran Saadoeddin Djambek

BAB IV UJI KOMPARASI DAN EVALUASI QIBLA LASER SEBAGAI ALAT PENENTU ARAH KIBLAT. A. Konsep Penentuan Arah Kiblat Dengan Qibla Laser Setiap Saat Dengan

BAB IV ANALISIS FORMULA PENENTUAN ARAH KIBLAT DENGAN THEODOLIT DALAM BUKU EPHEMERIS HISAB RUKYAT 2013

BAB II LANDASAN TEORI. hukum menghadap kiblat dan cara menentukan arah kiblat sangat

METODE PENENTUAN ARAH KIBLAT DENGAN TEODOLIT

Trigonometri. Trigonometri

5. BOLA LANGIT 5.1. KONSEP DASAR SEGITIGA BOLA

BAB IV ANALISIS METODE PENGUKURAN ARAH KIBLAT SLAMET HAMBALI. A. Analisis Konsep Pemikiran Slamet Hambali tentang Metode

BAB II HAL-HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN ARAH KIBLAT

RUMUS-RUMUS SEGITIGA BOLA

BAB 3 TRIGONOMETRI. csc = sec = cos. cot = tan

BAB IV ANALISIS PENENTUAN ARAH KIBLAT DENGAN LINGKARAN JAM TANGAN ANALOG. A. Prinsip Penentuan Arah Kiblat dengan Menggunakan Lingkaran Jam

BAB III HASIL STUDI LAPANGAN

CORPORATE SOCIAL RESPONSIBLE

BAB IV APLIKASI DAN UJI AKURASI DATA GLOBAL POSITIONING SYSTEM (GPS) DAN AZIMUTH MATAHARI PADA SMARTPHONE BERBASIS ANDROID UNTUK HISAB ARAH KIBLAT

SEGITIGA BOLA. Kelompok 7. Saraswati Basuki Putri Nila Muna Intana Hesti Nikmah Safitri Alik Sus Adi

TATA KOORDINAT BENDA LANGIT. Kelompok 6 : 1. Siti Nur Khotimah ( ) 2. Winda Yulia Sari ( ) 3. Yoga Pratama ( )

BAB I SISTEM KOORDINAT

SAATNYA MENCOCOKKAN ARAH KIBLAT. Oleh: Drs. H. Zaenal Hakim, S.H. 1. I.HUKUM MENGHADAP KIBLAT. Firman Allah dalam Surat al-baqarah ayat 144: Artinya:

PEMANFAATAN METODE PERGESERAN TITIK BAYANGAN MATAHARI DALAM MENENTUKAN ARAH KIBLAT MESJID AGUNG DAN MESJID JAMI KOTA PALOPO

Macam-macam Waktu. Universal Time dan Dynamical Time

BAB IV ANALISIS KOMPARASI ISTIWAAINI KARYA SLAMET HAMBALI SEBAGAI PENENTU ARAH KIBLAT DENGAN THEODOLIT

BAB IV ANALISIS PENGGUNAAN BINTANG SEBAGAI PENUNJUK ARAH KIBLAT KELOMPOK NELAYAN MINA KENCANA DESA JAMBU KECAMATAN MLONGGO KABUPATEN JEPARA

PROYEKSI PETA DAN SKALA PETA

BAB IV ANALISIS TERHADAP PEDOMAN PRAKTIS PENENTUAN ARAH KIBLAT KARYA M. MUSLIH HUSEIN

BAB IV ANALISIS SISTEM HISAB ARAH KIBLAT DR. ING KHAFID DALAM PROGRAM MAWĀQIT 2001

TRANSFORMASI KOORDINAT BOLA LANGIT KE DALAM SEGITIGA BOLA (EQUATORIAL DAN EKLIPTIKA) DALAM PENENTUAN AWAL WAKTU SALAT

BAB I PENDAHULUAN. dan seluruh tubuhnya ke arah Ka bah yang berada di Masjidil Haram, karena

Meridian Greenwich. Bujur

PROGRAM APLIKASI FALAKIYAH Bagian IV : APLIKASI PERHITUNGAN UNTUK PENGGUNAAN SUNDIAL MIZWALA dengan Casio Power Graphic Fx-7400g Plus

PENDAHULUAN Surveying : suatu ilmu untuk menentukan posisi suatu titik di permukaan bumi

BAB IV UJI AKURASI AWAL WAKTU SHALAT SHUBUH DENGAN SKY QUALITY METER. 4.1 Hisab Awal Waktu Shalat Shubuh dengan Sky Quality Meter : Analisis

Proyeksi Stereografi. Proyeksi Stereografi

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Paparan Data Masjid Ulul Albab (UIN) Maulana Malik Ibrahim

PERANGKAT LUNAK UNTUK PERHITUNGAN SUDUT ELEVASI DAN AZIMUTH ANTENA STASIUN BUMI BERGERAK DALAM SISTEM KOMUNIKASI SATELIT GEOSTASIONER

Prosiding Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika (SNFPF) Ke Volume 6 Nomor ISSN :

Dr. Ramadoni Syahputra Jurusan Teknik Elektro FT UMY

MENGHITUNG ARAH KIBLAT DENGAN RUMUS SEGITIGA BOLA

Pengembangan Aplikasi Penentu Arah Kiblat Berdasarkan Global Positioning System (GPS) dan Arah Bayangan Matahari pada Smartphone Berbasis Android

SISTEM KOORDINAT SISTEM TRANSFORMASI KOORDINAT RG091521

DAFTAR ISI... HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR...

Koordinat Kartesius, Koordinat Tabung & Koordinat Bola. Tim Kalkulus II

Datum Geodetik & Sistem Koordinat Maju terus

SISTEM INFORMASI ARAH KIBLAT DAN JADWAL WAKTU SHALAT BERBASIS ANDROID

By. Y. Morsa Said RAMBE

SISTEM KOORDINAT SISTEM TRANSFORMASI KOORDINAT RG091521

MENGUJI KAKURATAN HASIL PENGUKURAN ARAH KIBLAT MENGGUNAKAN ISTIWAAINI KARYA SLAMET HAMBALI

BAB IV ANALISIS METODE DAN FAKTA ARAH KIBLAT MASJID DIKECAMATAN WRINGINANOM KABUPATEN GRESIK

AS Astronomi Bola. Suhardja D. Wiramihardja Endang Soegiartini Yayan Sugianto Program Studi Astronomi FMIPA Institut Teknologi Bandung

Bab1. Sistem Bilangan

Buku Pendalaman Konsep. Trigonometri. Tingkat SMA Doddy Feryanto

BAB IV ANALISIS TERHADAP ARAH KIBLAT MASJID AGUNG BANTEN. A. Analisis terhadap Akurasi Arah Kiblat Masjid Agung Banten

A. Peta 1. Pengertian Peta 2. Syarat Peta

BENTUK BUMI DAN BIDANG REFERENSI

Telaah Penentuan Arah Kiblat dengan Perhitungan Trigonometri Bola dan Bayang-Bayang Gnomon oleh Matahari

Modul 13. Proyeksi Peta MODUL KULIAH ILMU UKUR TANAH JURUSAN TEKNIK SIPIL POLIBAN. Modul Pengertian Proyeksi Peta

TRIGONOMETRI Matematika

KOMPETENSI. Menentukan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut.

BAB IV AKURASI METODE PENENTUAN ARAH KIBLAT MASJID AGUNG AT TAQWA BONDOWOSO JAWA TIMUR

MATEMATIKA ASTRONOMI: BAGAIMANA MATEMATIKA MEMPELAJARI ALAM

: Jarak titik pusat benda langit, sampai dengan Equator langit, di ukur sepanjang lingkaran waktu, dinamakan Deklinasi. Jika benda langit itu

Pelatihan Tracking dan Dasar-Dasar Penggunan GPS PUSAT DATA DAN STATISTIK PENDIDIKAN - KEBUDAYAAN KEMENDIKBUD

BAB IV ANALISIS PEMIKIRAN HISAB ARAH KIBLAT KH. NOOR AHMAD SS DALAM KITAB SYAWAARIQUL ANWAAR

BAB I PENDAHULUAN. beraktifitas pada malam hari. Terdapat perbedaan yang menonjol antara siang

BAB IV ANALISIS METODE AZIMUTH BULAN SEBAGAI ACUAN PENENTUAN ARAH KIBLAT. A. Analisis Penentuan Arah Kiblat dengan Metode Azimuth Bulan

Vektor. Vektor memiliki besaran dan arah. Beberapa besaran fisika yang dinyatakan dengan vektor seperti : perpindahan, kecepatan dan percepatan.

MACAM-MACAM LETAK GEOGRAFI.

FUNGSI dan LIMIT. 1.1 Fungsi dan Grafiknya

Pelatihan Tracking dan Dasar-Dasar Penggunan GPS PUSAT DATA, STATISTIK PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KEMENDIKBUD

Peta Topografi. Legenda peta antara lain berisi tentang : a. Judul Peta

BAB V PENUTUP. Dari hasil penelitian penulis yang berjudul Perancangan Aplikasi. Mobile Phone, dapat diambil beberapa kesimpulan, bahwa :

Matematika Astronomi: Bagaimana Matematika Mempelajari Alam 1

BAB I PENDAHULUAN. Ilmu falak merupakan ilmu yang sangat penting dalam kehidupan kita.

PENENTUAN AWAL AKHIR WAKTU SHOLAT

BAB 3 TRIGONOMETRI. Gambar 3.1

BAB IV ANALISIS KOMPARASI ALGORITMA EQUATION OF TIME JEAN MEEUS DAN SISTEM NEWCOMB

HUBUNGAN SATUAN PANJANG DENGAN DERAJAT

(A) 3 (B) 5 (B) 1 (C) 8

LAPORAN TUGAS AKHIR APLIKASI PETUNJUK ARAH KIBLAT BERBASIS ANDROID. Disusun Oleh : : Hanasta Toar Wibawa : A

SURVEYING (CIV 104) PERTEMUAN 2 : SISTEM SATUAN, ARAH DAN MENENTUKAN POSISI DALAM SURVEYING

MENYAMBUT ISTIWA UTAMA 16 JULI 2013 ; AYO LURUSKAN ARAH KIBLAT KITA!

III HASIL DAN PEMBAHASAN

VEKTOR. 45 O x PENDAHULUAN PETA KONSEP. Vektor di R 2. Vektor di R 3. Perkalian Skalar Dua Vektor. Proyeksi Ortogonal suatu Vektor pada Vektor Lain

BAB IV NAVIGASI MAPALSA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. begitu saji di terapkan di peta karena adanya variasi magnet bumi, yaitu yang disebut

ALAT PENUNJUK ARAH KIBLAT DENGAN SENSOR KOMPAS DAN GPS BERBASIS MICROCONTROLLER TUGAS AKHIR

BAB II LANDASAN TEORI TENTANG ARAH KIBLAT

LA - WB (Lembar Aktivitas Warga Belajar) PERBANDINGAN FUNGSI, PERSAMAAN, DAN IDENTITAS TRIGONOMETRI

Transkripsi:

SEGITIGA BOLA DAN ARAH KIBLAT Pengetahuan tentang arah kiblat yang benar sangat penting bagi ummat Islam. Ketika ummat Islam malaksanakan ibadah shalat, terdapat sebuah kewajiban untuk menghadap kiblat yaitu Ka bah di Masjidil Haram. Allah SWT berfirman, Dan dari mana saja engkau keluar (untuk mengerjakan shalat) hadapkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram (Ka'bah). Sesungguhnya perintah berkiblat ke Ka'bah itu benar dari Allah (Tuhanmu) dan ingatlah bahwa Allah tidak sekali-kali lalai akan segala apa yang kamu lakukan. (Al Baqarah 149) Pada kesempatan ini penulis bermaksud menyampaikan secara ringkas metode menentukan arah kiblat dengan dasar-dasar segitiga bola (trigonometri bola) beserta rumus-rumusnya. Hal ini disebabkan bumi kita dapat dianggap sebagai bola. Rumus-rumus dalam trigonometri bola diberikan tanpa melalui penurunan. Pembaca yang tertarik untuk untuk mendalami segitiga bola dapat merujuk ke sejumlah literatur [1]. Geometri bola Bola (sphere) adalah benda tiga dimensi yang unik, dimana jarak antara setiap titik di permukaan bola dengan titik pusatnya selalu sama. Permukaan bola itu berdimensi dua. Karena bumi sangat mirip dengan bola, maka cara menentukan arah dari satu tempat (misalnya masjid) ke tempat lain (misalnya Ka bah) dapat dilakukan dengan mengandaikan bumi seperti bola. Posisi di permukaan bumi seperti posisi di permukaan bola. Gambar 1. Geometri bola 1

Ada beberapa definisi yang penting untuk diketahui. Lihat bola pada Gambar 1. Lingkaran besar (great circle) adalah irisan bola yang melewati titik pusat O. Dari Gambar 1, ABCDA adalah lingkaran besar. Jika irisan bola tidak melewati titik pusat O maka disebut lingkaran kecil (small circle). EFGHE adalah lingkaran kecil. Jari-jari bola = OB = OC = OP = OF dan sebagainya. Besar jari-jari bola adalah R. Besar sudut BOC adalah Theta (dengan satuan radian). Karena itu panjang busur BC = s = Theta*R. Jika R = 1, maka s = Theta. Setiap titik di permukaan bumi dapat dinyatakan dalam dua koordinat, yaitu bujur (longitude) dan lintang (latitude). Semua titik yang memiliki bujur nol terletak pada garis meridian Greenwich (setengah lingkaran besar yang menghubungkan kutub utara dan selatan dan melewati Greenwich). Sementara itu semua titik yang memiliki lintang nol terletak pada garis ekuator (khatulistiwa). Bujur timur terletak di sebelah timur Greenwich, sedangkan bujur barat terletak di sebelah barat Greenwich. Sesuai kesepakatan umum, bujur positif bernilai positif, sedangkan bujur barat bernilai negatif. Sementara itu semua titik yang terletak di sebelah utara ekuator disebut lintang utara, demikian juga untuk titik di selatan ekuator disebut lintang selatan. Lintang utara bernilai positif, sedangkan lintang selatan bernilai negatif. Untuk menentukan arah kiblat, terlebih dahulu disajikan rumus trigonometri bola. Gambar 2. Segitiga bola ABC yang menghubungkan titik A (Ka bah), titik B (lokasi) dan titik C (kutub Utara). 2

Dari Gambar 2, segitiga bola ABC menghubungkan antara tiga titik A (Ka bah), titik B (lokasi) dan titik C (Kutub Utara). Titik A (Ka bah) memiliki koordinat bujur Ba dan lintang La. Titik B memiliki koordinat bujur Bb dan lintang Lb. Titik C memiliki lintang 90 derajat. Busur a adalah panjang busur yang menghubungkan titik B dan C. Busur b adalah panjang busur yang menghubungkan titik A dan C. Busur c adalah panjang busur yang menghubungkan titik A dan B. Sudut C tidak lain adalah selisih antara bujur Ba dan bujur Bb. Jadi sudut C = Ba - Bb. Sementara sudut B adalah arah menuju titik A (Ka bah). Jadi arah kiblat dari titik B dapat diketahui dengan menentukan besar sudut B. Selanjutnya, jari-jari bumi dianggap sama dengan 1. Sudut yang menghubungkan titik di khatulistiwa, pusat bumi dan kutub utara adalah 90 derajat. Karena lintang titik A adalah La, maka busur b sama dengan 90 La. Karena lintang titik B adalah Lb, maka busur a sama dengan 90 Lb Rumus segitiga bola Dalam trigonometri bola, terdapat rumus-rumus standar sebagai berikut. cos( b) = cos( a)cos( c) + sin( a)sin( c)cos( B). cos( c) = cos( a) cos( b) + sin( a)sin( b) cos( C). sin( A) sin( B) sin( C) = =. sin( a) sin( b) sin( c) Dengan menggabungkan ketiga rumus di atas, pada akhirnya akan diperoleh rumus sin( C) tan( B) = sin( a) cot( b) cos( a) cos( C) Karena C = Ba - Bb, a = 90 - Lb, b = 90 - La, serta mengingat cos (90 - x) = sin(x), sin (90 - x) = cos (x) dan cot (90 - x) = tan (x), rumus di atas menjadi sin( Ba Bb), tan( B) = cos( Lb) tan( La) sin( Lb) cos( Ba Bb) sehingga sudut B adalah B = arctan(tan B). Azimuth arah kiblat ditunjukkan oleh sudut B. Azimuth 0 derajat menunjukkan arah utara (true north). Arah sudut azimuth searah dengan jarum jam. Azimuth 90, 180 dan 270 derajat masing-masing menunjukkan arah timur, selatan dan barat. 3

Nilai B disini tergantung dari pembilang dan penyebut ruas kanan rumus tan(b). Dengan kata lain, nilai B bergantung pada nilai sin(ba - Bb) dan nilai cos(lb)*tan(la) - sin(lb)*cos(ba-bb). Untuk mudahnya, tan(b) dapat ditulis sama dengan y/x. Karena itu nilai sudut B yang sesuai bergantung pula dari positif atau negatifnya nilai x dan y. Dalam MS Excel, B dapat ditentukan dengan format atan2(x, y). Jika x positif dan y positif, tan(b) positif yang menghasilkan 0 < B < 90. Jika x negatif dan y positif, tan(b) negatif yang menghasilkan 90 < B < 180. Jika x negatif dan y negatif, tan(b) positif yang menghasilkan 180 < B < 270 atau -180 < B < -90. Jika x positif dan y negatif, tan(b) negatif yang menghasilkan 270 < B < 360 atau -90 < B < 0. Untuk dua kasus terakhir diatas, jika B negatif, tambahkan dengan 360 derajat. Sebagai informasi koordinat Kabah adalah bujur Ba = 39:49:34,18 E = 39,82616111 derajat dan lintang La = 21:25:21,03 N = 21,42250833 derajat [2]. Berikut ini contoh arah kiblat beberapa tempat. Soal: Tentukan arah kiblat dari masjid Istiqlal (Bujur Bb = 106,8307333 derajat dan lintang Lb = -6,169777778 derajat). Jawab: Ba - Bb = -67,00457219 derajat. Sin(Ba - Bb) = -0,92053603. Cos(Ba - Bb) = 0,39065767. Sin(Lb) = -0,10747495. Cos(Lb) = 0,99420779. Tan(La) = 0,39234896. Dari angka-angka di atas, diperoleh tan(b) = -0,92053603/0,43206231 = -2,13056314. Dari nilai tan(b) di atas, -90 < B < 0 atau 270 < B < 360. Azimuth arah kiblat = sudut B = -64,8565421 derajat = 295,1434579 derajat = 295 derajat 8 menit busur 36 detik busur = 295:8:36. Ini berarti arah kiblat dari masjid Istiqlal adalah ke arah barat lalu miring ke kanan sebesar 25,14 derajat. Soal: Tentukan arah kiblat dari kota Fukuoka, Japan (Bujur Bb = 130:27 E = 130,45 derajat dan lintang Lb = 33:35 N = 33,5833 derajat). Jawab: tan(b) = -0,99994/0,33288 = -3,00389. 4

Arah kiblat dari kota Fukuoka = B = -71,587 derajat = 288,412 derajat. Gambar 3. Arah kiblat dari Masjid Istiqlal sebesar 295,14 derajat dari arah utara searah jarum jam. Soal: Tentukan arah kiblat dari kota New York (Bujur Bb = 73:58 W = -73,9667 derajat dan Lintang Lb = 40:47 N = 40,7833 derajat). Jawab: tan(b) = 0,9150/0,5606 = 1.6322. Arah kiblat dari kota New York = B = 58,5053 derajat. Arah kiblat dari kota New York menuju ke arah timur laut atau northeast (catatan: penyebutan yang lebih tepat untuk arah kiblat dari New York adalah east northeast, yaitu arah antara timurlaut dan timur). Secara umum arah kiblat dari kota di Amerika menuju ke arah timurlaut dengan sudut azimuth bervariasi antara 18 63 derajat, bergantung dari lokasinya. Ini penulis sampaikan disini, sebab di Amerika pernah terjadi polemik soal arah kiblat [3]. Banyak yang berpendapat bahwa arah kiblat dari Amerika adalah tenggara (southeast). Yang berpendapat ke arah tenggara ini, nampaknya karena dari peta datar bumi (Mercator projection map), jika ditarik garis lurus dari Amerika ke Arab Saudi, arahnya menuju ke tenggara. Padahal bumi berbentuk bola, bukan bidang datar. Arah tenggara dari Amerika tidak akan menuju ke Ka bah. Ini dapat dibuktikan dengan mudah menggunakan bola globe (atau software Google Earth). Jika ditarik garis lurus (menggunakan tali/benang) dari New York ke arah tenggara (azimuth 135 derajat), maka rutenya kurang lebih akan melewati Brazil bagian timur, Samudra Atlantik Selatan, Samudra antara Afrika dan benua Antartika, Samudra Hindia bagian selatan, Australia, Papua, Samudra Pasifik, Kanada dan kembali ke New York. Arah tenggara tidak pernah sampai ke Ka bah. Sedangkan jika dari New York menggunakan arah kiblat yang benar yaitu 58,5 5

derajat, maka rutenya adalah Samudra Atlantik Utara, Perancis, Italia Selatan, Laut Mediterania, Mesir, Laut Merah dan sampai ke Ka bah Masjidil Haram. Jika rute ini diteruskan, maka akan melewati Laut Hindia, Laut Selatan Australia, Samudra Pasifik, Meksiko dan akhirnya kembali ke New York. Arah kiblat dari seluruh tempat di bumi dapat dilihat pada Gambar 4 [4]. Sebagai contoh, arah kiblat dari Indonesia adalah pada angka 290-an derajat, dari Afrika Selatan sekitar 20-an, dari Inggris sekitar 110-120 derajat. Tentu saja, arah kiblat yang tepat akan bergantung dari posisi setiap tempat. Gambar 4. Arah kiblat dari seluruh tempat di bumi. Ada satu posisi yang menarik untuk dikaji, yaitu tempat yang merupakan titik antipodal Ka bah. Titik ini adalah titik yang paling jauh dari Ka bah, dimana bujurnya berselisih 180 derajat dengan bujur Ka bah dan lintangnya tepat berlawanan dengan lintang Ka bah. Hanya sebuah pengandaian saja, jika dibuat terowongan dari Ka bah menembus pusat bumi maka ujung terowongan tersebut akan sampai di titik antipodal Ka bah. Jadi titik antipodal Ka bah ini memiliki bujur 140:10:25,42 W = -140,17383889 derajat dan lintang 21:25:21,03 S = -21,42250833 derajat. Di titik antipodal ini, ke arah mana saja orang menghadap maka pasti akan menuju Ka bah. Ini dapat ditunjukkan dengan rumus arah kiblat di atas. Jika dimasukkan lokasi berupa titik antipodal Ka bah, maka nilai tan(b) = 0/0. Kita tahu bahwa 0/0 bisa bernilai berapa saja, sehingga B dapat bernilai berapa saja. Namun secara kebetulan, titik antipodal itu terletak di Samudra Pasifik dan tidak ada orang yang tinggal di sana. 6

Titik lain yang menarik untuk dikaji adalah titik ekstrim kutub Utara dan kutub Selatan. Tepat di titik kutub Utara, lintang sama dengan 90 derajat, sedangkan bujur tidak dapat didefinisikan. Jika orang berdiri di titik tersebut, kemanapun arah menghadap adalah selatan. Bagaimanakah caranya menentukan arah kiblat di titik tersebut? Buat lingkaran berjari-jari kira-kira 1 meter yang berpusat di titik tersebut. Selanjutnya tentukan titik bujur nol yang menlambangkan bujur Greenwich di lingkaran tersebut (bukan di titik kutub Utara, sebab di titik kutub Utara tidak ada bujur). Selanjutnya dari titik bujur nol tersebut, tentukan sudut berlawanan dengan jarum jam yang besarnya sama dengan bujur Ka bah. Maka titik sudut yang besarnya sama dengan bujur Ka bah ini adalah arah kiblat dari titik kutub Utara. Selanjutnya jika kita telah mengetahui sudut azimuth kiblat, bagaimanakah caranya menentukan arah yang tepat? Tentukan kutub utara sejati (true north). Jika kita menggunakan kompas, arah utara pada kompas tidak menunjukkan arah utara yang sebenarnya tetapi mengalami penyimpangan magnet (magnetic declination) beberapa derajat yang disebabkan oleh medan magnet bumi. Besarnya penyimpangan ini harus diperhitungkan dalam menentukan arah utara yang sebenarnya. Nilai penyimpangan ini bergantung pada posisi dan juga waktu. Besarnya magnetic declination dapat dilihat di website http://www.ngdc.noaa.gov/geomagmodels/declination.jsp Secara praktis, arah kiblat dapat pula ditentukan dengan menggunakan peralatan GPS. Dalam peralatan GPS, posisi pengamat (bujur, lintang, ketinggian) dapat ditentukan dengan akurasi sangat tinggi. Beberapa cara lain untuk menentukan arah kiblat, diantaranya adalah: 1. Menggunakan website www.qiblalocator.com Buka website tersebut yang contentnya sama dengan Google Maps (www.maps.google.com), kemudian carilah titik yang akan ditentukan arah kiblatnya. Arah kiblat pada titik atau tempat tersebut ditandai dengan garis menuju arah kiblat. Rumus sudut azimuth arah kiblat pada website tersebut sama dengan rumus trigonometri di atas. Selain arah kiblat, jarak antara titik tersebut dengan Ka bah juga dapat diperoleh. 2. Menggunakan Google Earth Jalankan software Google Earth. Carilah lokasi Ka bah. Selanjutnya klik menu ruler untuk membuat garis antara Ka bah dengan tempat anda. Selanjutnya Garis antara Ka bah dengan tempat anda menunjukkan arah kiblat. Ada sebuah cara klasik yang selalu akurat yaitu saat matahari tepat berada di atas Ka bah. Saat 7

matahari tepat di atas Ka bah, arah bayangan matahari menujukkan arah kiblat.dalam satu tahun, matahari tepat berada di atas Ka bah sebanyak dua kali, yaitu tanggal 28 Mei sekitar pukul 16.18 WIB dan tanggal 16 Juli sekitar pukul 16.28 WIB. Soal ini Insya Allah dibahas lebih detil pada kesempatan lain. Semoga bermanfaat. Wallahu a lam. Rinto Anugraha Referensi: [1] Sebagai contoh, H. Karttunen, et.al., Fundamental Astronomy, Springer (2007); W.M. Smart, Textbook on Spherical Astronomy, Cambridge University Press (1931). [2] Software Google Earth v.5. [3] K. Abdali, The Correct Qibla (1997). [4] Software Accurate Times v.5.1. 8