Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
|
|
|
- Sukarno Iskandar
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 _ Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
2
3 DAFTAR ISI Definisi Operasional 3 Jadwal Pelaksanaan 5 Tahapan Musrenbang Kelurahan 6 Lampiran 18 Pusat Layanan Informasi Musrenbang 27 2
4 Definisi Operasional 1. Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) adalah forum antar pemangku kepentingan dalam rangka menyusun rencana pembangunan Daerah. 2. Rembuk Rukun Warga (RW) adalah kegiatan rembuk masyarakat di tingkat rukun warga (RW) untuk mengidentifikasi masalah, kebutuhan dan menentukan kegiatan dalam rangka menyelesaikan masalah di tingkat RW berdasarkan skala prioritas. 3. Musrenbang Kelurahan adalah salah satu tahapan dari Proses Musrenbang Provinsi DKI Jakarta yang dilaksanakan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap usulan rencana kegiatan pembangunan di wilayah Kelurahan. 4. Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode 1 (satu) tahun atau disebut dengan rencana pembangunan tahunan daerah. 5. Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) adalah dokumen perencanaan SKPD untuk periode 1 (satu) tahun 6. SKPD adalah unsur pembantu kepala daerah dan DPRD dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, yang terdiri dari Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat, Dinas, Badan dan Kecamatan. 7. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD dan ditetapkan dengan Peraturan Daerah. 8. e-musrenbang adalah aplikasi perencanaan berbasis website & mobile apps untuk mendukung pelaksanaan Musrenbang dalam rangka penyusunan RKPD, dengan alamat musrenbang.jakarta.go.id. 9. e-budgeting adalah aplikasi penganggaran berbasis website untuk mendukung sinergi perencanaan dan penganggaran dalam rangka penyusunan APBD, dengan alamat apbd.jakarta.go.id. 10. Informasi Pembangunan (Infobang) adalah informasi tentang pembangunan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta pada tahun berkenaan. 11. Filantropi adalah pihak yang berbagi dukungan dan sumber daya secara sukarela kepada sesama dan bertujuan untuk mengatasi masalah sosial kemanusiaan serta memajukan kepentingan umum dan berkelanjutan. 3
5 Gambar 1. Alur Proses Perencanaan Provinsi DKI Jakarta 4
6 Jadwal Pelaksanaan 1 Pelaksanaan Musrenbang merupakan bagian dari proses panjang penyusunan RKPD, yang akan menjadi acuan dalam penyusunan APBD (lihat gambar 1). Musrenbang di provinsi DKI Jakarta terdiri dari beberapa tahapan kunci (key stages), yang diawali oleh Rembuk RW. Pelaksanaan Musrenbang Kelurahan memiliki 2 (dua) sub-tahapan, yaitu Pra Musrenbang Kelurahan dan Musrenbang Kelurahan (lihat tabel 1). Tanggal dan waktu pelaksanaan kegiatan Musrenbang Kelurahan lebih detail, akan dikoordinasikan oleh Suku Badan Perencanaan Kota/Kabupaten bersama para Camat di wilayahnya masing-masing. Tabel 1. Garis Besar Susunan dan Jadwal Sub-Tahapan pada pelaksanaan Musrenbang Kelurahan No URAIAN 1 Pra Musrenbang Kelurahan 2 Musrenbang Kelurahan Januari Februari 31/12 7/1 14/1 21/1 28/1 4/2 11/2 18/2 25/2 1 Dapat berubah sesuai dengan kondisi 5
7 Tahapan Musrenbang Kelurahan Persiapan Pra Musrenbang Kelurahan Musrenbang Kelurahan KEY ACTIVITY 1. Penyiapan dokumen Pra Rancangan Awal RKPD Tingkat Kelurahan 2. Penyiapan Rancangan Rencana Kerja Kelurahan 1. Penyelenggaraan Forum Pra Musrenbang Kelurahan 2. Pelaksanaan Survei awal terhadap usulan fisik hasil Rembuk RW khususnya usulan yang bersifat fisik sebagai bahan pertimbangan Lurah untuk memverifikasi usulan tersebut 3. Pelaksanaan proses verifikasi usulan Hasil Rembuk RW yang sudah divalidasi oleh Lurah dengan menggunakan User ID Lurah 1. Pelaksanaan Forum Musrenbang Kecamatan 2. Pelaksanaan proses validasi usulan Hasil Rembuk RW yang telah diverifikasi pada Pra Musrenbang Kelurahan 3. Penandatanganan Berita Acara Musrenbang Kelurahan 4. Penyusunan dan penyampaian Laporan oleh Tim Penyelenggara 6
8 Hal yang perlu diketahui 1 1. Pra Musrenbang Kelurahan dilaksanakan secara online melalui sistem emusrenbang dengan melibatkan para Ketua RW; 2. Musrenbang Kelurahan dilaksanakan secara online melalui Sistem Informasi emusrenbang dan Sistem Informasi ebudgeting Provinsi DKI Jakarta. I. Persiapan Hal yang perlu disiapkan sebagai bahan dalam pelaksanaan Musrenbang Kelurahan adalah: 1. Dokumen Pra Rancangan Awal RKPD Tingkat Kelurahan, yang terdiri atas: a. Hasil Rembuk; b. Arah Kebijakan Pembangunan Kelurahan; dan c. Program dan Kegiatan Prioritas Kelurahan sesuai dengan kewenangan yang diberikan. 2. Rancangan Rencana Kerja (Renja) Kelurahan. II. Pra Musrenbang Kelurahan Hal yang perlu diketahui 2 Pada tahapan Pra Musrenbang Kelurahan, terdapat 2 (dua) tipe user yang aktif di Sistem Informasi emusrenbang yakni user Subanppeko/Kab. dan user Lurah. User Subanppeko/Kab. digunakan untuk mengunggah Foto hasil dokumentasi dari pelaksanaan Kegiatan Musrenbang Kelurahan melalui aplikasi mobile Musrenbang untuk digunakan sebagai berita pada Sistem e-musrenbang. Sedangkan user Lurah digunakan untuk mengecek hasil inputan para Ketua RW pada proses Rembuk RW dengan melakukan penyempurnaan (edit) pada usulan-usulan kegiatan yang dirasa perlu perbaikan dan menambahkan usulan penting dan prioritas yang belum masuk pada proses Rembuk RW dengan tetap mengacu pada template Musrenbang. BAPPEDA 1. Menyusun Pra Rancangan Awal RKPD Tingkat Kelurahan sebagaimana dimaksud pada bagian Persiapan poin 1; dan 2. Menarik data seluruh usulan kegiatan hasil Rembuk RW yang telah diinput ke dalam Sistem Informasi emusrenbang untuk diinformasikan kepada Subanppeko/kab. 7
9 WALIKOTA/BUPATI 1. Menetapkan Tim Teknis Musrenbang Kecamatan yang diketuai oleh Camat; 2. Bersama Subanppeko/kab dan Camat: a. Memastikan Lurah menetapkan Tim Penyelenggara dan Tim Teknis Musrenbang Kelurahan; b. Memastikan Lurah melakukan inventarisasi Hasil Pelaksanaan Rembuk RW dari Para Ketua RW; c. Memastikan Lurah menyusun Rancangan Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Tahun 2019; dan d. Memastikan Lurah menyelenggarakan Forum Pra Musrenbang Kelurahan sesuai dengan Panduan Musrenbang Kelurahan. 3. Memantau hasil koordinasi Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Musrenbang Kelurahan yang dilakukan oleh Subanppeko/kab bersama para Lurah. SUBANPPEKO/SUBANPPEKAB 1. Bersama Walikota/Bupati dan Camat: a. Memastikan Lurah menetapkan Tim Penyelenggara dan Tim Teknis Musrenbang Kelurahan; b. Memastikan Lurah melakukan inventarisasi Hasil Pelaksanaan Rembuk RW dari Para Ketua RW; c. Memastikan Lurah menyusun Rancangan Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Tahun 2019; dan d. Memastikan Lurah menyelenggarakan Forum Pra Musrenbang Kelurahan sesuai dengan Panduan Musrenbang Kelurahan. 2. Bersama Lurah menyusun jadwal pelaksanaan Pra Musrenbang Kelurahan dan Forum Musrenbang Kelurahan serta menginformasikannya kepada Bappeda; 3. Berkoordinasi dan memberikan arahan kepada Tim Teknis yang akan melaksanakan survei awal terhadap usulan kegiatan hasil Rembuk RW (khususnya untuk usulan fisik). Tim Teknis akan dibekali dengan Form 7 (yang disiapkan dalam sistem) untuk Verifikasi Lapangan dalam melakukan Survei dan data seluruh usulan kegiatan hasil Rembuk RW dari Bappeda;dan 4. Memantau pelaksanaan tugas Tim Teknis Kelurahan. Tugas Tim Teknis Kelurahan Tim Teknis Kelurahan sekurang-kurangnya terdiri dari unsur Perangkat Daerah terkait (Kelurahan), Rukun Warga dan Lembaga Masyarakat Kelurahan dengan tugas sebagai berikut : 1. Berkoordinasi dengan Subanppeko/kab terkait tugas yang harus dilakukan; dan 2. Melakukan Verifikasi (Survei Awal) dengan cara melakukan kroscek kesesuaian data seluruh usulan Hasil Rembuk RW khususnya yang bersifat fisik antara lain: - memastikan kesesuaian alamat lokasi usulan kegiatan; - memastikan kelayakan administratif pelaksanaan usulan kegiatan; dan - melakukan pengukuran volume usulan kegiatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kewajaran. 8
10 Tugas Tim Teknis Kecamatan Tim Teknis sekurang-kurangnya terdiri dari unsur : a. Dinas Pendidikan; b. Dinas Sumber Daya Air; c. Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan; d. Dinas Perhubungan; e. Dinas Pemuda dan Olahraga; f. Dinas Lingkungan Hidup; g. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman; h. Kecamatan; dan i. Kelurahan. dengan tugas sebagai berikut : a. menentukan jadwal rinci survei oleh Tim Teknis terhadap usulan kegiatan hasil Rembuk Rukun Warga Tahun 2018 pada tahap pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan tingkat Kecamatan sesuai jadwal sebagaimana tercantum dalam Instruksi Gubernur nomor 144 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tahun 2019; b. melakukan survey teknis terhadap usulan yang bersifat fisik hasil Rembuk Rukun Warga, untuk : - memastikan ulang kesesuaian alamat lokasi usulan kegiatan; - memastikan ulang kelayakan pelaksanaan usulan kegiatan (baik secara teknis maupun administratif); dan - melakukan pengukuran ulang volume usulan kegiatan. CAMAT 1. Membantu walikota dalam memastikan Lurah menetapkan Tim Penyelenggara dan Tim Teknis Musrenbang Kelurahan; 2. Membantu walikota dalam memastikan Lurah melakukan inventarisasi Hasil Pelaksanaan Rembuk RW dari Para Ketua RW; 3. Membantu walikota dalam memantau hasil koordinasi mengenai jadwal pelaksanaan Musrenbang Kelurahan; 4. Membantu walikota dalam memastikan Lurah menyusun Rancangan Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Tahun 2019; dan 5. Memantau dan memastikan Lurah menyelenggarakan Forum Pra Musrenbang Kelurahan sesuai dengan Panduan Musrenbang Kelurahan. LURAH 1. Menetapkan Tim Penyelenggara Musrenbang Kelurahan dan Tim Teknis Kelurahan (yang terdiri atas unsur Kelurahan dan unsur masyarakat, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan dan komitmen untuk aktif terlibat dalam seluruh tahapan pelaksanaan Musrenbang Kelurahan), paling lambat minggu ke IV bulan Januari 2018; 2. Memastikan para Ketua RW telah mengirimkan laporan Hasil Pelaksanaan Rembuk RW; 3. Melakukan koordinasi dengan Suku Badan Perencanaan Pembangunan 9
11 Kota/Kabupaten terkait jadwal pelaksanaan Pra Musrenbang Kelurahan dan Forum Musrenbang Kelurahan; 4. Menyusun Rancangan Rencana Kerja (Renja) Kelurahan Tahun 2019 ke dalam Sistem ebudgeting; 5. Menyajikan hasil usulan Rembuk RW pada papan pengumuman kantor Kelurahan; 6. Menyelenggarakan dan memimpin Forum Pra Musrenbang Kelurahan, dengan agenda: a. Menambahkan usulan dari warga yang sebelumnya belum terakomodir dalam Rembuk RW menggunakan User ID Lurah, dengan catatan bahwa usulan tersebut memiliki dokumen pendukung dan memenuhi syarat dan ketentuan sebagaimana tercantum dalam Panduan Rembuk RW. b. Verifikasi usulan kegiatan hasil Rembuk RW yang telah diinput ke dalam Sistem Informasi emusrenbang, dengan meminta masukan dan pertimbangan para Ketua RW pengusul. Tugas Tim Penyelenggara 1. Membantu Lurah dalam Penyelenggaraan Forum Pra Musrenbang Kelurahan dan Forum Musrenbang Kelurahan; 2. Mengundang para Ketua RW dalam Forum Pra Musrenbang Kelurahan; 3. Membantu Lurah dalam menyusun Rancangan Rencana Kerja Kelurahan; 4. Mengundang peserta Pra Musrenbang Kelurahan dan Musrenbang Kelurahan, yaitu: a. Anggota DPRD yang berdomisili di kelurahan setempat; b. Unsur Swasta yang berdomisili di kelurahan setempat; c. Perwakilan SKPD/UKPD teknis; d. Seksi Teknis Kecamatan; e. Puskesmas Kelurahan; f. Unsur masyarakat Kelurahan lainnya, terdiri dari: - Para Ketua RW di lingkungan Kelurahan; - Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK); - Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK); - Keterwakilan Perempuan dari yang diundang; - Majelis taklim; - Karang Taruna; - Remaja Masjid; - Kepala Sekolah atau Unsur Pendidikan (Direktur Perguruan Tinggi atau Lembaga Pendidikan) di lingkungan Kelurahan; - Tokoh Masyarakat; - Tokoh Agama; - Usahawan; - Forum Anak tingkat Kelurahan; - Ormas dan Orsospol; dan - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). 5. Menyiapkan tempat (ruangan), ATK, Papan Tulis, kesiapan jaringan internet, proyektor, layar, tempat, peralatan dan bahan/materi serta kelengkapan 10
12 lain yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Forum Pra Musrenbang Kelurahan dan Forum Musrenbang Kelurahan; 6. Mengunduh dan mencetak Daftar Hadir Peserta Forum Pra Musrenbang Kelurahan dan Musrenbang Kelurahan (sesuai Form 2 dan Form 3, yang tersedia dalam menu download pada sistem); dan 7. Mengunduh dan mencetak dokumen Pra Rancangan Awal RKPD tingkat Kelurahan yang telah diupload ke dalam Sistem Informasi emusrenbang (musrenbang.jakarta.go.id) Hal yang perlu diketahui 3 1. Lurah wajib menolak usulan tambahan baru yang tidak dilengkapi dengan dokumen pendukung, dan atau tidak sesuai persyaratan sebagaimana tercantum dalam Keputusan Gubernur Nomor 21 Tahun 2018 tentang Standardisasi Usulan Kegiatan Rembuk RW Dalam Rangka Penyusunan RKPD Tahun Lurah wajib memastikan bahwa usulan tambahan baru merupakan kebutuhan masyarakat. Usulan Baru Untuk menambah usulan baru maka User kelurahan dapat melakukan langkah sebagai berikut: - Login ke Sistem Informasi emusrenbang di alamat: musrenbang.jakarta.go.id dengan login pengguna dan password yang diberikan untuk Lurah; - Masuk ke Menu Rekap Usulan RW, pada menu ini tersaji tabel rekapitulasi hasil input RW di tahap Rembuk RW; - Klik Total Usulan yang dikirim di RW tersebut, maka akan muncul tabel usulan lengkap dari RW yang dimaksud; - Untuk menambah usulan silahkan Klik Tombol Tambah Usulan yang ada di pojok kanan atas tabel daftar usulan lengkap RW tersebut; - Silahkan Isi Form Tambah Usulan Baru dengan terlebih dahulu memilih isu yang terkait, dilanjutkan dengan mengisikan masalah yang ingin diselesaikan dan kemudian pilih usulan kegiatan dari template musrenbang yang sesuai; - Setelah template usulan kegiatan terpilih akan muncul detil informasi terkait dengan usulan kegiatan tersebut, mohon dibaca dengan teliti di bagian definisi operasional dan juga syarat ketentuan usulan; - Silahkan Isi Volume dengan merujuk pada satuan yang telah ditetapkan (pastikan anda tidak salah mengisikan volume dengan terlebih dahulu melihat satuannya); - Selanjutnya silahkan Isi Syarat dan Ketentuan yang diminta sesuai dengan usulan yang dipilih (syarat bisa berbeda satu dengan usulan yang lain); - Untuk usulan fisik wajib untuk mengisikan foto kondisi saat ini, alamat jelas 11
13 serta titik lokasi peta; - Untuk menitik lokasi peta silahkan untuk search lokasi yang anda maksud pada titik pencarian peta; - Setelah lokasi ditemukan pastikan anda menitik lokasi di peta dengan cara klik titik di peta dengan mouse anda (klik kiri). Sebagai tanda lokasi sudah tertitik di peta maka akan muncul nilai longitude dan lattitude dibawah lokasi peta; - Jika semua usulan sudah lengkap silahkan simpan; - Jika ada persyaratan wajib yang belum dilengkapi maka usulan tidak akan dapat disimpan; - Proses penambahan usulan baru di fase pra musrenbang kelurahan selesai. Silahkan diulangi langkah diatas pada usulan RW lainnya yang telah memenuhi persyaratan sesuai Keputusan Gubernur tentang Standardisasi Usulan Kegiatan (template) Rembuk RW. Verifikasi Verifikasi usulan tersebut dilakukan dengan cara: 1. Mengecek konsistensi data pendukung usulan hasil pelaksanaan Rembuk RW dengan data usulan yang telah diinput ke dalam Sistem Informasi emusrenbang; 2. Memastikan bahwa seluruh usulan kegiatan tersebut memenuhi persyaratan dan ketentuan sebagaimana tercantum dalam Panduan Rembuk RW, dan Keputusan Gubernur Nomor 21 Tahun 2018 tentang Standardisasi Usulan Kegiatan Rembuk Rukun Warga dalam rangka Penyusunan RKPD Tahun 2019; 3. Memastikan seluruh usulan kegiatan hasil pelaksanaan Rembuk RW tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tidak berlebihan volumenya dengan pertimbangan Tim Pendamping Rembuk RW; Hal yang perlu diketahui 4 1. Lurah wajib melakukan verifikasi kepada RW terhadap usulan-usulan kegiatan yang memiliki ketidakwajaran dalam nilai volume yang dimasukkan. 2. Lurah wajib mengetahui detil dari volume yang diusulkan (misalnya nama peserta pelatihan pada usulan kegiatan pelatihan). 3. Lurah dapat menolak usulan kegiatan yang volumenya tidak wajar. Volume usulan kegiatan dimaksud dapat dipertanyakan kembali oleh Lurah. KETUA RW 1. Hadir dalam Forum Pra Musrenbang Kelurahan; 2. Memberikan masukan kepada Lurah dalam melakukan verifikasi dan validasi usulan kegiatan hasil Rembuk RW dalam Sistem Informasi emusrenbang; 12
14 3. Memberikan penjelasan dan klarifikasi terhadap usulan kegiatan hasil Rembuk RW masing-masing; 4. Membantu Lurah dalam menetapkan skala prioritas Kelurahan terhadap usulan hasil Rembuk RW; dan 5. Memberi masukan kepada Lurah terkait rancangan Rencana Kerja Kelurahan Tahun 2019 yang telah diinput oleh Lurah ke dalam ebudgeting. PARA PEMANGKU KEPENTINGAN LAINNYA 1. Hadir dalam Forum Pra Musrenbang Kelurahan; 2. Mencermati dan memberi masukan kepada Lurah terkait rancangan Rencana Kerja Kelurahan Tahun 2019 yang telah diinput oleh Lurah ke dalam ebudgeting;dan 3. Menginformasikan Pendanaan Usulan Kegiatan di wilayah Kelurahan melalui mekanisme Filantropi. III. Musrenbang Kelurahan BAPPEDA 1. Memantau seluruh pelaksanaan Musrenbang Kelurahan di Jakarta melalui Sistem Informasi emusrenbang dan ebudgeting; 2. Memberikan dukungan teknis kepada Suku Badan Perencanaan Kota/Kabupaten terkait Sistem Informasi emusrenbang dan ebudgeting; 3. Bersama Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota/Kabupaten memilah data usulan langsung dan data hasil reses DPRD yang telah diparipurnakan sesuai dengan SKPD Tujuannya. WALIKOTA/BUPATI 1. Bersama Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota/Kabupaten dan Camat: a. Memantau dan memastikan para Lurah di wilayahnya menyelenggarakan Forum Musrenbang Kelurahan sesuai dengan Panduan Musrenbang Kelurahan; b. Memastikan Lurah mengumumkan hasil Musrenbang Kelurahan di papan pengumuman Kantor Kelurahan setelah pelaksanaan Musrenbang Kelurahan; dan c. Memastikan Lurah dapat memfasilitasi pelaksanaan Musrenbang Kelurahan secara on-line apabila terdapat kendala pelaksanaan di tingkat Kelurahan. 2. Memantau penyampaian laporan hasil pelaksanaan Musrenbang Kelurahan oleh Lurah kepada Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota/Kabupaten, dengan jadwal paling lambat minggu II Februari 2018 atau sebelum pelaksanaan Pra Musrenbang Kecamatan. 13
15 SUBANPPEKO/SUBANPPEKAB 1. Bersama Walikota/Bupati dan Camat: a. Memantau dan memastikan para Lurah di wilayahnya menyelenggarakan Forum Musrenbang Kelurahan sesuai dengan Panduan Musrenbang Kelurahan; b. Memastikan Lurah mengumumkan hasil Musrenbang Kelurahan di papan pengumuman Kantor Kelurahan setelah pelaksanaan Musrenbang Kelurahan; dan c. Memastikan Lurah dapat memfasilitasi pelaksanaan Musrenbang Kelurahan secara on-line apabila terdapat kendala pelaksanaan di tingkat Kelurahan. 2. Memastikan Lurah menyampaikan laporan hasil pelaksanaan Musrenbang Kelurahan kepada Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota/Kabupaten, dengan jadwal paling lambat minggu II Februari 2018 atau sebelum pelaksanaan Pra Musrenbang Kecamatan; 3. Bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah memilah data usulan langsung dan data hasil reses DPRD yang telah diparipurnakan sesuai dengan SKPD Tujuannya; dan 4. Mengunggah hasil dokumentasi pelaksanaan Musrenbang melalui aplikasi mobile Musrenbang sebagai bahan Berita Musrenbang. CAMAT 1. Membantu Walikota dalam memantau dan memastikan para Lurah di wilayahnya menyelenggarakan Forum Musrenbang Kelurahan sesuai dengan Panduan Musrenbang Kelurahan; 2. Membantu Walikota dalam memastikan Lurah mengumumkan hasil Musrenbang Kelurahan di papan pengumuman Kantor Kelurahan setelah pelaksanaan Musrenbang Kelurahan; 3. Membantu Walikota dalam memastikan Lurah menyampaikan laporan hasil pelaksanaan Musrenbang Kelurahan kepada Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota/Kabupaten paling lambat minggu II Februari 2018 atau sebelum pelaksanaan Pra Musrenbang Kecamatan. 4. Menjadi narasumber (jika forum membutuhkan masukan) pada saat pelaksanaan Musrenbang Kelurahan; dan 5. Memfasilitasi pelaksanaan Musrenbang Kelurahan secara on-line apabila terdapat kendala pelaksanaan di tingkat Kelurahan. LURAH 1. Mengumpulkan informasi dari warga terhadap Aset/Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum) di lingkungan Kelurahan yang belum diserahterimakan kepada Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta dan diinventarisir melalui Form 6; 2. Menyelenggarakan dan memimpin Forum Musrenbang Kelurahan, dengan 14
16 agenda: a. Melakukan pengecekan bersama terhadap seluruh usulan kegiatan Hasil Pelaksanaan Rembuk RW yang telah diverifikasi dalam Forum Pra Musrenbang Kelurahan, dengan menampilkan data seluruh kegiatan yang telah diinput dalam Sistem Informasi e-musrenbang; b. Validasi usulan kegiatan hasil Rembuk RW yang telah diinput ke dalam Sistem Informasi e-musrenbang hasil Forum Pra Musrenbang Kelurahan; c. Menyepakati seluruh usulan yang telah dimusyawarahkan bersama; d. Mencetak dan menandatangani Berita Acara Hasil Musrenbang Kelurahan dan lampirannya (sesuai Form 1 s.d. Form 5 yang disediakan oleh sistem); e. Menyepakati dan menetapkan 1 (satu) orang delegasi RW yang akan hadir pada saat Musrenbang Kecamatan; 3. Mendokumentasikan pelaksanaan Musrenbang Kelurahan sesuai dengan alat dokumentasi yang tersedia; 4. Mengumumkan hasil Musrenbang Kelurahan di papan pengumuman Kantor Kelurahan setelah pelaksanaan Musrenbang Kelurahan; 5. Menyampaikan Laporan Hasil Pelaksanaan Musrenbang Kelurahan kepada Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota/Kabupaten paling lambat minggu II Februari 2018 atau sebelum pelaksanaan Pra Musrenbang Kecamatan dalam bentuk soft copy dengan format PDF. Validasi Usulan Kegiatan Validasi usulan hasil Rembuk RW tersebut dilakukan dengan langkah sebagai berikut: - Login ke sistem e-musrenbang di alamat: musrenbang.jakarta.go.id dengan login khusus yang diberikan untuk Lurah; - Masuk ke Menu Rekap Usulan RW, pada menu ini akan tersaji tabel rekapitulasi hasil input RW di tahap Rembuk RW; - Klik Total Usulan yang dikirim di RW tersebut, maka akan muncul tabel usulan lengkap dari RW yang dimaksud; - Silahkan dibaca, diamati dan dipelajari dengan seksama setiap usulan dalam tabel usulan lengkap RW tersebut, selain itu dapat memanfaatkan fasilitas pencarian usulan untuk mencari usulan dengan kata kunci tertentu; - Untuk melihat rincian data usulan secara lebih lengkap silahkan Klik Tombol Pengaturan yang ada di sebelah paling kanan dari baris usulan tersebut; - Selanjutnya akan tampil detil rincian usulan dimana pada halaman ini anda akan mendapat informasi yang lengkap mulai dari detil usulan sampai dengan peta dan foto usulan - Dibawah halaman detil usulan tersebut disediakan 2 tombol yakni Teruskan dan Tolak - Silahkan pilih Teruskan apabila usulan Rembuk RW tersebut dianggap layak dan penting untuk dapat diteruskan ke SKPD tujuan. Dalam hal ini berarti Lurah melakukan validasi setuju usulan tersebut disampaikan ke tahap musrenbang yang lebih tinggi. - Silahkan pilih Tolak jika usulan Rembuk RW tersebut dianggap tidak layak atau tidak perlu untuk diteruskan ke SKPD tujuan. Dengan memilih Tolak maka usulan warga hasil rembug RW tesebut tidak akan diteruskan ke 15
17 tahapan musrenbang selanjutnya, dan menjadi bank data usulan yang ditolak pada tahun ini. - Khusus untuk usulan yang ditolak, diwajibkan untuk memilih alasan penolakan sebagai bentuk pertanggungjawaban ke masyarakat pengusul; - Alasan penolakan disediakan secara khusus berupa daftar template alasan penolakan yang dapat dipilih oleh Lurah. Dalam hal lurah merasa ada alasan penolakan lain dari alasan yang disediakan oleh template maka lurah berhak untuk memilih Alasan Lainnya dan dipersilahkan untuk mengetikkan alasan penolakannya secara jelas dalam sistem emusrenbang - Dalam Fase musrenbang kelurahan ini, sesuai dengan panduan, Lurah tidak diperkenankan untuk menambah usulan baru ataupun mengedit usulan warga. Lurah hanya melakukan verifikasi usulan dengan memilih Teruskan atau Tolak usulan warga. - Usulan Lurah yang bukan berasal dari masyarakat atau biasa disebut dengan Rencana Kerja (Renja) Kelurahan diinput secara terpisah bukan di sistem emusrenbang tapi di sistem ebudgeting sesuai dengan Program dan Indikator Renstra Kota/Kabupaten serta kewenangan Kelurahan. Hal yang perlu diketahui 5 1. Lurah dapat menolak usulan kegiatan yang tidak sesuai dengan prioritas wilayahnya. 2. Lurah wajib menolak usulan kegiatan yang memiliki nilai volume yang tidak wajar 3. Lurah wajib menolak usulan kegiatan yang tidak memiliki dokumen pendukung. Laporan Hasil Pelaksanaan Musrenbang Kelurahan 1. Berita Acara Hasil Kesepakatan Musrenbang Kelurahan (sesuai Form 1, yang disiapkan dalam sistem e-musrenbang); 2. Lampiran I Format Berita Acara Kesepakatan Hasil Musrenbang Kelurahan Tahun 2018: Daftar Hadir Peserta Musrenbang Kelurahan (sesuai Form 3, yang disiapkan dalam sistem). 3. Lampiran II Format Berita Acara Kesepakatan Hasil Musrenbang Kelurahan Tahun 2018: Daftar Usulan Kegiatan Prioritas Kelurahan Menurut SKPD/UKPD (sesuai Form 4, yang disiapkan dalam sistem). 4. Lampiran III Format Berita Acara Kesepakatan Hasil Musrenbang Kelurahan Tahun 2018: Daftar Usulan Kegiatan Yang Belum Disepakati (sesuai Form 5, yang disiapkan dalam sistem); dan 5. Lampiran IV Format Berita Acara Kesepakatan Hasil Musrenbang Kelurahan Tahun 2018: Daftar Inventarisasi Aset/Fasos Fasum yang belum diserahterimakan Ke Pemda (sesuai Form 6, yang disiapkan dalam sistem) 6. Copy Laporan Hasil Pelaksanaan Rembuk RW 16
18 KETUA RW 1. Hadir dalam Forum Musrenbang Kelurahan; 2. Bersama Lurah melakukan pengecekan ulang terhadap seluruh usulan hasil Rembuk RW yang telah divalidasi dalam Sistem Informasi emusrenbang; 3. Bersama Lurah melakukan pengecekan ulang terhadap seluruh Renja Kelurahan dalam Sistem Informasi ebudgeting; 4. Menyepakati seluruh usulan yang telah dimusyawarahkan bersama; PARA PEMANGKU KEPENTINGAN LAINNYA 1. Hadir dalam Forum Musrenbang Kelurahan; 2. Menyepakati seluruh usulan yang telah dimusyawarahkan bersama; dan 3. Mengkonfirmasikan Pendanaan Usulan Kegiatan di wilayah Kelurahan melalui mekanisme Filantropi. 17
19 Lampiran Form 1 s.d. Form 7 disediakan dalam sistem e-musrenbang 18
20 Form 1 BERITA ACARA HASIL KESEPAKATAN MUSRENBANG KELURAHAN. KECAMATAN... KOTA/KAB...TAHUN 2018 Nomor :... Pada hari... tanggal... sampai dengan tanggal bulan tahun bertempat di...telah diselenggaran Musrenbang Kelurahan yang dihadiri pemangku kepentingan sesuai dengan daftar hadir peserta yang tercantum dalam LAMPIRAN I berita acara ini. Setelah memperhatikan, mendengar dan mempertimbangkan: 1. Sambutan-sambutan yang disampaikan oleh... (dijelaskan secara berurutan pejabat yang menyampaikan) pada acara pembukaan Musrenbang Kelurahan. 2. Pemaparan materi lainnya (disesuaikan dengan materi dan nama pejabat yang menyampaikan). 3. Pemaparan hasil Rembuk RW yang telah divalidasi pada Forum Pra Musrenbang Kelurahan dan Rancangan Rencana Kerja Kelurahan Tahun Tanggapan dan saran dari seluruh peserta musrenbang Kelurahan terhadap materi yang dipaparkan dalam diskusi sebagaimana telah dirangkum menjadi hasil keputusan Musrenbang Kelurahan, maka pada: Hari dan Tanggal :... J a m :... Tempat :... Musrenbang Kelurahan :... MENYEPAKATI KESATU : Kegiatan Prioritas, Sasaran, yang disertai target dan kebutuhan pendanaan dalam Daftar Prioritas Kelurahan Kecamatan..Kabupaten/kota... Tahun... sebagaimana tercantum dalam LAMPIRAN II berita acara ini. KEDUA : Usulan program dan kegiatan yang belum dapat diakomodir dalam rancangan Rencana Kerja (Renja) SKPD/UKPD Tahun... beserta alasan penolakannya sebagaimana tercantum dalam LAMPIRAN III berita acara ini. KETIGA : Berita acara ini dijadikan sebagai bahan penyusunan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019 KEEMPAT : 1 (satu) orang delegasi Ketua Rukun Warga (RW) a.n. Bapak/Ibu... yang akan mewakili para Ketua RW dalam forum Musrenbang Kecamatan Demikian berita acara ini dibuat dan disahkan untuk digunakan sebagaimana mestinya. Ditetapkan di Jakarta, Mengetahui, Kepala Subanppeko/Kab. Lurah... NIP. (...) NIP. (...) 19
21 Mewakili peserta musrenbang Kelurahan... NO Nama L/P Lembaga/instansi Alamat Tanda Tangan Dst.. Catatan: Minimal satu orang perwakilan per lembaga/instansi Tembusan : Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota/Kabupaten Administrasi Provinsi DKI Jakarta 20
22 Form 2 DAFTAR HADIR PESERTA PRA MUSRENBANG KELURAHAN Kelurahan Tanggal Tempat :... :... :... No Nama L/P Lembaga/Instansi Alamat & no telp. Tanda tangan 21
23 Form 3 LAMPIRAN I : BERITA ACARA KESEPAKATAN HASIL MUSRENBANG KELURAHAN NOMOR : TANGGAL : DAFTAR HADIR PESERTA MUSRENBANG KELURAHAN Kelurahan Tanggal Tempat :... :... :... No Nama L/P Lembaga/Instansi Alamat & no telp. Tanda tangan 22
24 Form 4 LAMPIRAN II : BERITA ACARA KESEPAKATAN HASIL MUSRENBANG KELURAHAN NOMOR : TANGGAL : DAFTAR USULAN KEGIATAN PRIORITAS KELURAHAN MENURUT SKPD/UKPD Kelurahan Tahun :... :... No Permasalahan Program Usulan Kegiatan Lokasi Volume Satuan Perkiraan Anggaran SKPD/UKPD Tujuan (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (10) Mengetahui, Ditetapkan di Jakarta, Kepala Subanppeko/Kab. Lurah... NIP. (...) (...) NIP. 23
25 Form 5 LAMPIRAN III : BERITA ACARA KESEPAKATAN HASIL MUSRENBANG KELURAHAN NOMOR : TANGGAL : DAFTAR USULAN KEGIATAN YANG BELUM DISEPAKATI Kelurahan Tahun :... :... No Usulan Kegiatan Lokasi Volume (1) (2) (3) (4) Alasan (5) Ditetapkan di Jakarta,... Mengetahui, Ka. Subanppeko/Kab. Lurah... (...) (...) NIP NIP 24
26 Form 6 LAMPIRAN IV : BERITA ACARA KESEPAKATAN HASIL MUSRENBANG KELURAHAN NOMOR : TANGGAL : DAFTAR INVENTARISASI ASET/FASOS FASUM YANG BELUM DISERAHTERIMAKAN KE PEMDA Kelurahan : Kecamatan : Kota/Kabupaten : No. Lokasi RW Status Kepemilikan Usulan penggunaan (1) (2) (3) (4) (5) Ditetapkan di Jakarta,... Lurah... (...) NIP 25
27 Form 7 Formulir Verifikasi Usulan Fisik Tim Teknis Hasil Rembuk RW Tahun 2018 Kelurahan : RW : Catatan Surveyor Alamat Jenis Usulan Lengkap Volume Kesesuaian Usulan No Usulan Cek Lokasi Cek Volume Rekomendasi Kegiatan Lokasi yang di Usulan Hasil Ukur UKPD/SKPD (Isu) Survei Ulang Tidak Pelaksana Sesuai Benar Tidak Setuju Tidak Sesuai (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) 1 Tim Teknis 1. Tim Kelurahan Petunjuk Pengisian : Kolom (1) : Cukup jelas Kolom (2) : Diisi sesuai dengan jenis isu pada Keputusan Gubernur nomor 113 tahun 2017 tentang Standardisasi usulan kegiatan Rembuk RW Kolom (3) : Cukup jelas Kolom (4) : Diisi dengan alamat lengkap usulan kegiatan Kolom (5) : Diisi volume usulan kegiatan hasil rembuk rw Kolom (6) : Diisi ceklis jika lokasi usulan kegiatan sesuai Kolom (7) : Diisi ceklis jika lokasi usulan kegiatan tidak sesuai Kolom (8) : Diisi ceklis jika volume usulan kegiatan disetujui oleh tim survei Kolom (9) : Diisi ceklis jika volume usulan kegiatan tidak disetujui oleh tim survei Kolom (10) : Diisi dengan volume hasil ukur ulang oleh tim survei Kolom (11) : Diisi ceklis jika usulan kegiatan sesuai dengan permasalahan Kolom (12) : Diisi ceklis jika usulan kegiatan tidak sesuai dengan permasalahan Kolom (13) : Diisi dengan SKPD/UKPD pelaksana Kolom (14) : Diisi dengan Ya/Tidak 26
28 PUSAT LAYANAN INFORMASI MUSRENBANG BAPPEDA Provinsi DKI Jakarta membuka layanan informasi Musrenbang melalui: Website e-musrenbang musrenbang.jakarta.go.id Grup Telegram Grup Whatsapp 27
Panduan. Musrenbang Kecamatan. Musrenbang R K P D Provinsi DKI Jakarta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Cover depan : Tugu Tani
Panduan Musrenbang Kecamatan Musrenbang R K P D Provinsi DKI Jakarta 2019 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Cover depan : Tugu Tani DAFTAR ISI Definisi Operasional 3 Jadwal Pelaksanaan 5 Tahapan Musrenbang
JUKNIS PELAKSANAAN MUSRENBANG KELURAHAN TAHUN 2016
0 JUKNIS PELAKSANAAN MUSRENBANG KELURAHAN TAHUN 2016 A. Jadwal Pelaksanaan Musrenbang Kelurahan Pelaksanaan Musrenbang Kelurahan Tahun 2016 dilaksanakan pada minggu ke-4 Februari 2016 sampai dengan minggu
DAFTAR ISI. SE Sekda Nomor 7/SE/ i. Daftar Isi... ii. Musrenbang Kelurahan Tahun I. Pendahuluan... 17
ii i DAFTAR ISI SE Sekda Nomor 7/SE/2016... i Daftar Isi... ii Musrenbang Kelurahan Tahun 2016... 1 I. Pendahuluan... 1 II. Mekanisme Pelaksanaan Musrenbang Kelurahan... 3 Lampiran Musrenbang Kelurahan
JUKNIS PELAKSANAAN MUSRENBANG KECAMATAN TAHUN 2016
JUKNIS PELAKSANAAN MUSRENBANG KECAMATAN TAHUN 2016 A. Jadwal Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Tahun 2016 dilaksanakan pada minggu ke-2 sampai dengan minggu ke-3 Maret 2016,
JUKNIS PELAKSANAAN MUSRENBANG KELURAHAN TAHUN 2017
JUKNIS PELAKSANAAN MUSRENBANG KELURAHAN TAHUN 2017 A. Jadwal Pelaksanaan Musrenbang Kelurahan Pelaksanaan Musrenbang Kelurahan Tahun 2017 dilaksanakan pada minggu ke 1 sampai minggu ke 2 Februari 2017
PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW
COVER ` PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW TUGAS-TUGAS KETUA RW Courtesy of: https://masyarakat11.files.wordpress.com/2010/02/imgp01423.jpg 0 PEDOMAN PELAKSANAAN REMBUK RW TAHUN 2017 UNTUK KETUA RW A. Prolog
PEDOMAN MUSRENBANG 2017 MUSRENBANG KELURAHAN
COVER PEDOMAN MUSRENBANG 2017 MUSRENBANG KELURAHAN 0 Courtesy of: http://beritadaerah.co.id/wp-content/uploads/2015/01/antarafoto-pembangunan-jalur-mrt-090115-rn-11.jpg PEDOMAN PELAKSANAAN MUSRENBANG KELURAHAN
PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW
COVER PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW TUGAS-TUGAS LURAH Courtesy of: cdn.metrotvnews.com/images/library/images/ppsu%20mi%20galih%20pradipta.jpg PEDOMAN PELAKSANAAN REMBUK RW TAHUN 2017 UNTUK LURAH PROVINSI
PEDOMAN MUSRENBANG 2017 MUSRENBANG KECAMATAN
PEDOMAN MUSRENBANG 2017 MUSRENBANG KECAMATAN Courtesy of: http://beritadaerah.co.id/wp-content/uploads/2015/01/antarafoto-pembangunan-jalur-mrt-090115-rn-11.jpg 0 PEDOMAN PELAKSANAAN MUSRENBANG KECAMATAN
PEDOMAN MUSRENBANG 2017 MUSRENBANG KOTA / KABUPATEN
PEDOMAN MUSRENBANG 2017 MUSRENBANG KOTA / KABUPATEN Courtesy of: http://beritadaerah.co.id/wp-content/uploads/2015/01/antarafoto-pembangunan-jalur-mrt-090115-rn-11.jpg 0 PEDOMAN PELAKSANAAN MUSRENBANG
TATA CARA MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) RKPD KOTA BANDUNG DI KELURAHAN BERDASARKAN PERMENDAGRI NO.54 TAHUN 2010
TATA CARA MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) RKPD KOTA BANDUNG DI KELURAHAN BERDASARKAN PERMENDAGRI NO.54 TAHUN 2010 1. PENGERTIAN Musrenbang Kelurahan adalah forum musyawarah perencanaan
Panduan Rembuk RW. Musrenbang Provinsi DKI Jakarta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Cover depan : Tugu Tani
_ Panduan Rembuk RW Musrenbang Provinsi DKI Jakarta 2018 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Cover depan : Tugu Tani DAFTAR ISI Definisi Operasional 3 Jadwal Pelaksanaan 3 Syarat & Ketentuan 5 Hal-hal
PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW
COVER PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW TUGAS-TUGAS SUBANPPEKO/ SUBANPPEKAB Courtesy of: http://usimages.detik.com/community/media/visual/2015/12/23/1fc843c0-24a9-4d81-8b2a-d4bce116f9f5.jpg?w=3000 0 PEDOMAN
PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW
COVER PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW TUGAS-TUGAS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH Courtesy of: www.friends-international.org/blog/wp-content/uploads/2013/08/jakarta-from-sky.jpg 0 PEDOMAN PELAKSANAAN
PANDUAN MUSRENBANG RKPD DI KELURAHAN TAHUN 2015
PANDUAN MUSRENBANG RKPD DI KELURAHAN TAHUN 2015 2.1 Pengertian Musrenbang RKPD di Kelurahan Musrenbang kelurahan merupakan forum musyawarah antar para pemangku kepentingan di kelurahan untuk membahas dan
DAFTAR ISI. Lampiran I. Mekanisme Perencanaan Partisipatif di Provinsi DKI Jakarta... 20
Panduan Musrenbang Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta Tahun 2016 i Panduan Musrenbang Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta Tahun 2016 ii DAFTAR ISI Kata Pengantar... i Daftar Isi... ii BAB I PENDAHULUAN...
https://t.me/musrenbangdki2018 musrenbang.jakarta.go.id
https://t.me/musrenbangdki2018 musrenbang.jakarta.go.id Mekanisme Penyusunan APBD musrenbang.jakarta.go.id MEKANISME ALUR USULAN MASYARAKAT Persiapan Rembuk RW Musrenbang Kelurahan Musrenbang Kecamatan
MUSRENBANG RKPD DI KECAMATAN
MUSRENBANG RKPD DI KECAMATAN 3.1 Pengertian Musrenbang RKPD di Kecamatan Musrenbang RKPD kabupaten/kota di kecamatan dilaksanakan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana
TAHAPAN DAN TATACARA PELAKSANAAN MUSRENBANG RKPD KABUPATEN BANYUWANGI DI KECAMATAN (MUSRENBANGCAM) TAHUN 2015
TAHAPAN DAN TATACARA PELAKSANAAN MUSRENBANG RKPD KABUPATEN BANYUWANGI DI KECAMATAN (MUSRENBANGCAM) TAHUN 2015 Musrenbang RKPD Kabupaten Banyuwangi di kecamatan (Musrenbang Kecamatan) merupakan forum musyawarah
SOP Pelaksanaan Rembuk Warga Kota Medan Tahun 2017
SOP Pelaksanaan Rembuk Warga Kota Medan Tahun 2017 A. Pengertian Rembuk Warga Rembuk Warga adalah suatu wadah yang mempertemukan seluruh elemen dan anggota yang ada di lingkungan, yang difasilitasi oleh
PETUNJUK TEKNIS PEYELENGGARAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) TAHUN
A. PENDAHULUAN PETUNJUK TEKNIS PEYELENGGARAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) TAHUN 08 Untuk menyusun Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD), yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan tahunan,
GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA INSTRUKSI GUBERNUR PROVINSI OAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 11 TAHUN 2016 TENTANG
, GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA INSTRUKSI GUBERNUR PROVINSI OAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 11 TAHUN 2016 TENTANG PELAKSANAAN REMBUK RUKUN WARGA TAHUN 2016 GUBERNUR PROVINSI DAERAH
PELAKSANAAN MUSRENBANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH (RPJPD)
LAMPIRAN I : PERATURAN BUPATI BANDUNG 60 TAHUN 2012 TANGGAL : 27 Desember 2012 TENTANG : PEDOMAN PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH (RPJPD), RENCANA
-1- BUPATI SINJAI PROPINSI SULAWESI SELATAN
-1- BUPATI SINJAI PROPINSI SULAWESI SELATAN PERATURAN BUPATI SINJAI NOMOR 13 TAHUN 2015 TENTANG MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI
Panduan. Rembuk. Musrenbang R K P D Provinsi DKI Jakarta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Cover depan : Tugu Tani
_ Panduan Rembuk RW Musrenbang R K P D Provinsi DKI Jakarta 2019 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Cover depan : Tugu Tani DAFTAR ISI Definisi Operasional 3 Jadwal Pelaksanaan 3 Syarat & Ketentuan 5
LAMPIRAN V : PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR : 60 TAHUN 2012 TANGGAL : 27 Desember 2012 TENTANG : PEDOMAN PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN
LAMPIRAN V : PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR : 60 TAHUN 2012 TANGGAL : 27 Desember 2012 TENTANG : PEDOMAN PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH (RPJPD),
PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW
COVER PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW TUGAS-TUGAS SKPD Courtesy of: https://static01.nyt.com/images/2016/10/02/world/03jakarta-web1/03jakarta-web1-superjumbo.jpg PEDOMAN PELAKSANAAN REMBUK RW TAHUN 2017
PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW
COVER PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW TUGAS-TUGAS WALIKOTA/BUPATI Courtesy of: http://sukarno.org/file/2016/05/pancoran-1024x576.jpg PEDOMAN PELAKSANAAN REMBUK RW TAHUN 2017 UNTUK WALIKOTA/BUPATI PROVINSI
PELAKSANAAN MUSRENBANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD)
LAMPIRAN II : PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR : 60 TAHUN 2012 TANGGAL : 27 Desember 2012 TENTANG : PEDOMAN PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH (RPJPD),
PERATURAN BUPATI SINJAI NOMOR 47 TAHUN 2013 TENTANG MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH
PERATURAN NOMOR 47 TAHUN 2013 TENTANG MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH PERATURAN NOMOR 47 TAHUN 2013 TENTANG MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN RENCANA KERJA PEMBANGUNAN
PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW
PCOVER ` PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW TUGAS-TUGAS KETUA RT Courtesy of: http://2.bp.blogspot.com/-jwoxulzx51c/uqpfi8gamli/aaaaaaaaale/tereblptbke/s1600/file2993.jpg 0 PEDOMAN PELAKSANAAN REMBUK RW
PETUNJUK TEKNIS PENYELENGGARAAN MUSRENBANG DESA/ KELURAHAN
PETUNJUK TEKNIS PENYELENGGARAAN MUSRENBANG DESA/ KELURAHAN A. Pengertian 1. Musrenbang Desa/ Kelurahan adalah forum musyawarah tahunan yang dilaksanakan secara partisipatif oleh para pemangku kepentingan
BIMBINGAN TEKNIS Sistem Informasi Pengendalian APBD Tahun Anggaran 2017
BIMBINGAN TEKNIS Sistem Informasi Pengendalian APBD Tahun Anggaran 2017 e-musrenbang Provinsi DKI Jakarta BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROV DKI JAKARTA SIMULASI SISTEM FASE MUSRENBANG KECAMATAN
User Kecamatan. BUKU PANDUAN APLIKASI EPLANNING Usulan kegiatan Musrembang dan Renja Kerja tahun 2019
User Kecamatan BUKU PANDUAN APLIKASI EPLANNING Usulan kegiatan Musrembang dan Renja Kerja tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Banyumas Tahun 2018 EPLANNING A. PENDAHULUAN Aplikasi Eplanning atau Sistem Informasi
Juknis Pelaksanaan Rembuk RW Tahun 2016
Juknis Pelaksanaan Rembuk RW Tahun 2016 A. Jadwal Pelaksanaan Rembuk Rukun Warga (RW) Pelaksanaan Rembuk RW Tahun 2016, dilaksanakan pada minggu ke-2 dan ke-3 bulan Februari 2016, mengenai tanggal dan
Pointers Konsultasi Publik RKPD DKI Jakarta Tahun 2018 PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
Pointers Konsultasi Publik RKPD DKI Jakarta Tahun 2018 PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DASAR HUKUM KONSULTASI PUBLIK a. Pasal 354 ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW
COVER PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW TUGAS-TUGAS CAMAT Courtesy of: http:// http://1.bp.blogspot.com/-vwl99rndr3m/uoduvwnx4qi/aaaaaaaaav8/vmhaclbslee/s1600/kantor+camat+tebet.jpg 0 PEDOMAN PELAKSANAAN
Updating Aplikasi SIPPDA (Lanjutan) DAFTAR ISI
DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN... 1 A. Latar Belakang... 1 B. Maksud dan Tujuan... 2 BAB II MENU ADMIN DAN CARA PENGGUNAANNYA... 3 A. Persyaratan Penggunaan Aplikasi... 3 1. Kebutuhan Sistem... 3 2. Hak
PERATURAN BUPATI SINJAI NOMOR 47 TAHUN 2013 TENTANG MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH
PERATURAN BUPATI SINJAI NOMOR 47 TAHUN 2013 TENTANG MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SINJAI, Menimbang : a. bahwa salah satu
https://t.me/musrenbangdki2018 musrenbang.jakarta.go.id
https://t.me/musrenbangdki2018 Mekanisme Penyusunan APBD MEKANISME ALUR USULAN MASYARAKAT Persiapan Rembuk RW Musrenbang Kelurahan Musrenbang Kecamatan Input Renja Kelurahan & Kecamatan Input Renja Kelurahan
Berita acara tersebut dijadikan sebagai bahan masukan dalam penyusunan rancangan Renja SKPD Kota Bima.
PENDAHULUAN A. GAMBARAN UMUM APLIKASI e-musrenbang Aplikasi e-musrenbang sangat mudah digunakan dan tidak membutuhkan bandwith internet yang besar. Aplikasi ini dikembangkan dengan konsep AJAX jquery sehingga
PELAKSANAAN FORUM SKPD RENCANA STRATEGIS (RENSTRA)
LAMPIRAN III : PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR : 60 TAHUN 2012 TANGGAL : 27 Desember 2012 TENTANG : PEDOMAN PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH (RPJPD),
Bappeda Kabupaten Langkat
PENDAHULUAN 1.1. Tujuan Pembuatan Dokumen Dokumen Panduan Aplikasi Musrenbang Kecamatan ini dibuat untuk tujuan sebagai berikut : Menggambarkan dan menjelaskan penggunaan aplikasi Musrenbang Kecamatan
FORUM RENCANA KERJA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH
FORUM RENCANA KERJA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH 4.1 Pengertian Forum Rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah Forum Rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah yang selanjutnya disebut Forum Renja-OPD merupakan
USER MANUAL MUSRENBANG KELURAHAN
USER MANUAL MUSRENBANG KELURAHAN APLIKASI E-PERENCANAAN KOTA MEDAN EPERENCANAAN.PEMKOMEDAN.GO.ID 1 PENDAHULUAN 1.1. Tujuan Pembuatan Dokumen Dokumen user manual Aplikasi Musrenbang Kelurahan ini dibuat
BERITA DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2008 NOMOR 5 SERI E PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 5 TAHUN 2008 TENTANG
BERITA DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2008 NOMOR 5 SERI E PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 5 TAHUN 2008 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) TAHUNAN KOTA BOGOR WALIKOTA
Dokumen user manual Aplikasi Musrenbang Kenagarian ini dibuat untuk. Menggambarkan dan menjelaskan penggunaan aplikasi Musrenbang
PENDAHULUAN 1.1. Tujuan Pembuatan Dokumen Dokumen user manual Aplikasi Musrenbang Kenagarian ini dibuat untuk tujuan sebagai berikut : Menggambarkan dan menjelaskan penggunaan aplikasi Musrenbang Kenagarian
BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO
BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO NOMOR : 87 TAHUN : 2012 PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 87 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN UMUM PENYELENGGARAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DENGAN RAHMAT TUHAN
PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW
COVER PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW TUGAS-TUGAS WALIKOTA/BUPATI Courtesy of: http://sukarno.org/file/2016/05/pancoran-1024x576.jpg PEDOMAN PELAKSANAAN REMBUK RW TAHUN 2017 UNTUK WALIKOTA/BUPATI PROVINSI
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANJAR NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANJAR,
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANJAR NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANJAR, Menimbang : a. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 27 ayat
PELAKSANAAN MUSRENBANG RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) KABUPATEN
LAMPIRAN IV : PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR : 60 TAHUN 2012 TANGGAL : 27 Desember 2012 TENTANG : PEDOMAN PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH (RPJPD),
PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIAMIS NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI CIAMIS,
PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIAMIS NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI CIAMIS, Menimbang : a. bahwa penyelenggaraan pemerintahan yang
Pointers Konsultasi Publik RKPD DKI Jakarta Tahun 2018 PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
Pointers Konsultasi Publik RKPD DKI Jakarta Tahun 2018 PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DASAR HUKUM KONSULTASI PUBLIK a. Pasal 354 ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
PERATURAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU NOMOR 3 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN DOKUMEN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
PERATURAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU NOMOR 3 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN DOKUMEN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu PERATURAN
BUPATI MALUKU TENGGARA
SALINAN N BUPATI MALUKU TENGGARA PERATURAN BUPATI MALUKU TENGGARA NOMOR 3.a TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN UMUM PERENCANAAN DAERAH KABUPATEN MALUKU TENGGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MALUKU
BUPATI SUKOHARJO PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUKOHARJO NOMOR 5 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
BUPATI SUKOHARJO PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUKOHARJO NOMOR 5 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUKOHARJO, Menimbang : bahwa
GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN
GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN Banjarbaru, 10 Mei 2016 Kepada Yth. Sdr. Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di - tempat SURAT EDARAN NOMOR: 050/ 350 /PMP/Bappeda/2016. TENTANG
TUTORIAL RENJA PERANGKAT DAERAH/RKPD. APLIKASI E-PLANNING KABUPATEN ASAHAN
TUTORIAL RENJA PERANGKAT DAERAH/RKPD APLIKASI E-PLANNING KABUPATEN ASAHAN http://eplanning.asahankab.go.id PENDAHULUAN 1.1. Tujuan Pembuatan Dokumen Dokumen panduan Aplikasi Eperencanaan Modul Renja SKPD
PEMERINTAH KABUPATEN BANGKA SELATAN
PEMERINTAH KABUPATEN BANGKA SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANGKA SELATAN NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANGKA SELATAN, Menimbang
PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 17 TAHUN 2015 TENTANG TATA LAKSANA PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
1 PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 17 TAHUN 2015 TENTANG TATA LAKSANA PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MADIUN, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan
PANDUAN POKOK PIKIRAN APLIKASI E-PLANNING KOTA PEMATANGSIANTAR
PANDUAN POKOK PIKIRAN APLIKASI E-PLANNING KOTA PEMATANGSIANTAR 1 A. Pendahuluan 1.1. Tujuan Pembuatan Dokumen Dokumen user manual Aplikasi Pokok Pikiran ini dibuat untuk tujuan sebagai wujud dari kedaulatan
PERUBAHAN JUKNIS MUSRENBANG KOTA SURAKARTA TAHUN 2012
PERUBAHAN JUKNIS MUSRENBANG KOTA SURAKARTA TAHUN 2012 PERUBAHAN UMUM PERUBAHAN 1. Penyebutan Tahun 2012 Perwali dan Lampiran 2. Istilah stakeholder menjadi pemangku kepentingan pembangunan 3. Istilah Persiapan
LAMPIRAN VI : PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR : 60 TAHUN 2012 TANGGAL : 27 Desember 2012 TENTANG : PEDOMAN PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN
LAMPIRAN VI : PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR : 60 TAHUN 2012 TANGGAL : 27 Desember 2012 TENTANG : PEDOMAN PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH (RPJPD),
WALIKOTA CIREBON PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN DAERAH KOTA CIREBON NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA CIREBON
WALIKOTA CIREBON PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN DAERAH KOTA CIREBON NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA CIREBON DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA CIREBON, Menimbang
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANTUL
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANTUL NOMOR 24 TAHUN 2008 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 21 TAHUN 2016 TENTANG TATA CARA, MEKANISME DAN TAHAPAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 21 TAHUN 2016 TENTANG TATA CARA, MEKANISME DAN TAHAPAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BALI, Menimbang : a. b. bahwa
PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW LAMPIRAN-LAMPIRAN SYARAT & KETENTUAN FORM
COVER PEDOMAN MUSRENBANG 2017 REMBUK RW LAMPIRAN-LAMPIRAN SYARAT & KETENTUAN FORM 0 PEDOMAN PELAKSANAAN REMBUK RW TAHUN 2017 LAMPIRAN SYARAT, KETENTUAN & FORM A. SYARAT DAN KETENTUAN 1. Kegiatan yang perlu
PANDUAN MUSRENBANG DESA/KELURAHAN
PANDUAN MUSRENBANG DESA/KELURAHAN APLIKASI E-MUSRENBANG KABUPATEN BENGKULU SELATAN EMUSRENBANG.BENGKULUSELATANKAB.GO.ID 1 PENDAHULUAN 1.1. Tujuan Pembuatan Dokumen Dokumen user manual Aplikasi Musrenbang
LAPORAN TIM PENYELANGGARA MUSRENBANG KECAMATAN GEDEBAGE TAHUN 2015
LAPORAN TIM PENYELANGGARA MUSRENBANG KECAMATAN GEDEBAGE TAHUN 2015 PENDAHULUAN A. Pengertian dan Tujuan Musrenbang Kecamatan adalah suatu Forum Musyawarah tahunan para pemangku kepentingan di tingkat Kelurahan
PROVINSI JAMBI PERATURAN WALIKOTA JAMBI
SALINAN PROVINSI JAMBI PERATURAN WALIKOTA JAMBI NOMOR 14 TAHUN 2016 TENTANG PENGGUNAAN DAN PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA JAMBI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROV DKI JAKARTA. Ruang Pola 1-3 MARET 2017
BIMBINGAN TEKNIS Sistem Informasi Pengendalian APBD Tahun Anggaran 2017 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROV DKI JAKARTA Ruang Pola 1-3 MARET 2017 PENGEMBANGAN e-monev 2017 PEMISAHAN INDIKATOR KEUANGAN&FISIK
MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN ( MUSRENBANG )
MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN ( MUSRENBANG ) I. PENGERTIAN Musrenbang Kecamatan merupakan forum musyawarah antar para pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan
Perencanaan dan Penganggaran. Provinsi DKI Jakarta
Perencanaan dan Penganggaran Provinsi DKI Jakarta OUTLINE Dasar Hukum Perencanaan & Penganggaran Mekanisme Perencanaan & Penganggaran Integrasi Perencanaan dan Penganggaran Dasar Hukum Perencanaan & Penganggaran
PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 38 TAHUN 2013 TENTANG
PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 38 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN REMBUG WARGA DAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN KELURAHAN DAN KECAMATAN DALAM RANGKA PENYUSUNAN RENCANA KERJA PEMBANGUNAN
PERATURAN DAERAH KOTA KUPANG NOMOR 18 TAHUN 2007 TENTANG MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN KELURAHAN DAN KECAMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN DAERAH KOTA KUPANG NOMOR 18 TAHUN 2007 TENTANG MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN KELURAHAN DAN KECAMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA KUPANG, Menimbang : a. bahwa sehubungan dengan
KABUPATEN CIANJUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIANJUR NOMOR 08 TAHUN 2011 TENTANG SISTEM PERENCANAANN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN CIANJUR
LEMBARAN DAERAH NOMOR 36 KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2011 PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIANJUR NOMOR 08 TAHUN 2011 TENTANG SISTEM PERENCANAANN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN CIANJUR DENGANN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
PANDUAN REMBUK WARGA
PANDUAN REMBUK WARGA APLIKASI e-planning KOTA PEMATANGSIANTAR eplanning.pematangsiantarkota.go.id A. PENDAHULUAN 1.1. Tujuan Pembuatan Dokumen Dokumen user manual Aplikasi Rembuk Warga ini dibuat untuk
PEDOMAN PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) PERANGKAT KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN
PEDOMAN PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) PERANGKAT KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 207-2022 I. PENGANTAR Pedoman Penyusnan Rencana Strategis (Renstra) SKPK Lingkup Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah disusun
PANDUAN MUSRENBANG KELURAHAN
PANDUAN MUSRENBANG KELURAHAN RKPD KOTA BEKASI TAHUN 018 Berkarya Melalui Kreativitas dan Inovasi untuk Terwujudnya Kota Bekasi Maju, Sejahtera dan Ihsan BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA BEKASI
PANDUAN MUSRENBANG DESA / KELURAHAN
PANDUAN MUSRENBANG DESA / KELURAHAN APLIKASI PERENCANAAN KABUPATEN LANGKAT perencanaan.langkatkab.go.id PENDAHULUAN 1.1. Tujuan Pembuatan Dokumen Dokumen panduan Aplikasi Musrenbang Desa/Kelurahan ini
LEMBARAN DAERAH KOTA CIMAHI NOMOR : 58 TAHUN : 2006 SERI : D PERATURAN DAERAH KOTA CIMAHI NOMOR 2 TAHUN 2006 TENTANG
LEMBARAN DAERAH KOTA CIMAHI NOMOR : 58 TAHUN : 2006 SERI : D PERATURAN DAERAH KOTA CIMAHI NOMOR 2 TAHUN 2006 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA CIMAHI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PANDUAN POKOK PIKIRAN
PANDUAN POKOK PIKIRAN APLIKASI E-PERENCANAAN KOTA MEDAN EPERENCANAAN.PEMKOMEDAN.GO.ID 1 PENDAHULUAN 1.1. Tujuan Pembuatan Dokumen Dokumen user manual Aplikasi Pokok Pikiran ini dibuat untuk tujuan sebagai
PANDUAN PENGGUNAAN APLIKASI SISTEM MANAJEMEN AKREDITASI (SIMAK) UNTUK OPERATOR PROGRAM STUDI
PANDUAN PENGGUNAAN APLIKASI SISTEM MANAJEMEN AKREDITASI (SIMAK) UNTUK OPERATOR PROGRAM STUDI 1 1. Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Akreditasi (SIMAK) Aplikasi SIMAK memungkinkan Program Studi dapat
PANDUAN MUSRENBANG DESA/KELURAHAN
PANDUAN MUSRENBANG DESA/KELURAHAN APLIKASI E-MUSRENBANG KABUPATEN BENGKULU SELATAN EMUSRENBANG.BENGKULUSELATANKAB.GO.ID PENDAHULUAN 1.1. Tujuan Pembuatan Dokumen Dokumen user manual Aplikasi Musrenbang
LEMBARAN DAERAH KOTA CIMAHI NOMOR : 58 TAHUN : 2006 SERI : D PERATURAN DAERAH KOTA CIMAHI NOMOR 2 TAHUN 2006 TENTANG
LEMBARAN DAERAH KOTA CIMAHI NOMOR : 58 TAHUN : 2006 SERI : D PERATURAN DAERAH KOTA CIMAHI NOMOR 2 TAHUN 2006 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA CIMAHI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
TUTORIAL FORUM PERANGKAT DAERAH. APLIKASI E-PLANNING KABUPATEN ASAHAN
TUTORIAL FORUM PERANGKAT DAERAH APLIKASI E-PLANNING KABUPATEN ASAHAN http://eplanning.asahankab.go.id PENDAHULUAN 1.1. Tujuan Pembuatan Dokumen Dokumen panduan Aplikasi Eperencanaan Modul Forum Perangkat
BUPATI LOMBOK BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
BUPATI LOMBOK BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT NOMOR 9 TAHUN 2015 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR PERATURAN DAERAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR NOMOR 3 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN
DAFTAR ISI. Panduan Penggunaan Pengadaan Software Dan Aplikasi E-Planning (User Kecamatan)
DAFTAR ISI A.- Persyaratan Penggunaan Aplikasi E-Planning ---------------------------------------------------- 1 1.----Kebutuhan Sistem ------------------------------------------------------------------------------------
LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2008 NOMOR : 07 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 07 TAHUN 2008 TENTANG
LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2008 NOMOR : 07 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 07 TAHUN 2008 TENTANG TAHAPAN, TATA CARA PENYUSUNAN, PENGENDALIAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA PEMBANGUNAN SERTA
USER UMUM. User umum dapat digunakan untuk melihat kamus usulan, mendownload Buku Manual/Tata Cara Pengisian, Usulan 2017, Peta Usulan 2017.
0 USER UMUM User umum dapat digunakan untuk melihat kamus usulan, mendownload Buku Manual/Tata Cara Pengisian, Usulan 2017, Peta Usulan 2017. 1. Kamus Usulan berisi informasi daftar nama kegiatan, plafon
BERITA DAERAH KOTA SURAKARTA NOMOR 6 TAHUN 2005 PEMERINTAH KOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 6 TAHUN 2005 TENTANG
BERITA DAERAH KOTA SURAKARTA NOMOR 6 TAHUN 2005 PEMERINTAH KOTA SURAKARTA PERATURAN WALIKOTA SURAKARTA NOMOR 6 TAHUN 2005 TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN DAN PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN
WALIKOTA TASIKMALAYA
WALIKOTA TASIKMALAYA PERATURAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR 2 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA DAN TEKNIS PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA TASIKMALAYA,
DAFTAR ISI. Panduan Penggunaan Pengadaan Software Dan Aplikasi E-Planning (User SKPD)
DAFTAR ISI A.- Persyaratan Penggunaan Aplikasi E Planning --------------------------------------------------.----Kebutuhan Sistem ------------------------------------------------------------------------------------
PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PENDATAAN KELUARGA MISKIN DI KOTA YOGYAKARTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PENDATAAN KELUARGA MISKIN DI KOTA YOGYAKARTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Menimbang : Mengingat : WALIKOTA YOGYAKARTA, a. bahwa dalam
PANDUAN POKOK PIKIRAN
PANDUAN POKOK PIKIRAN APLIKASI E-PERENCANAAN KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Eperencanaan.Limapuluhkotakab.Go.Id 1 PENDAHULUAN 1.1. Tujuan Pembuatan Dokumen Dokumen user manual Aplikasi Pokok Pikiran ini dibuat
TUTORIAL MUSRENBANG DESA/KELURAHAN. APLIKASI E-PLANNING KABUPATEN ASAHAN
TUTORIAL MUSRENBANG DESA/KELURAHAN APLIKASI E-PLANNING KABUPATEN ASAHAN http://eplanning.asahankab.go.id PENDAHULUAN 1.1. Tujuan Pembuatan Dokumen Dokumen user manual Aplikasi Musrenbang Desa/Kelurahan
PANDUAN PENGGUNAAN APLIKASI SISTEM MANAJEMEN AKREDITASI (SIMAK) UNTUK OPERATOR PROGRAM STUDI
PANDUAN PENGGUNAAN APLIKASI SISTEM MANAJEMEN AKREDITASI (SIMAK) UNTUK OPERATOR PROGRAM STUDI 1 1. Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Akreditasi (SIMAK) Aplikasi SIMAK memungkinkan Program Studi dapat
