RINGKASAN RISKA NURIDHA PUTRI.
|
|
|
- Teguh Santoso
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1
2 RINGKASAN RISKA NURIDHA PUTRI. Analisis Ukuran Risiko Keuangan Menggunakan Teori Nilai Ekstrim : Studi Kasus Indeks Harga Saham Gabungan Periode Dibawah bimbingan Dr. Ir. Anik Djuraidah, MS. dan La Ode Abdul Rahman, S.Si.,M.Si. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan salah satu ukuran paling luas mengenai kinerja pasar modal di Indonesia. Kondisi makroekonomi, politik, dan stabilitas nasional menjadi faktor risiko yang memberikan ketidakpastian imbal hasil indeks harga saham. Pada umumnya pemodelan imbal hasil indeks harga saham menggunakan sebaran normal, namun pada kenyataannya data imbal hasil cenderung memiliki banyak nilai ekstrim sehingga tidak sesuai apabila dimodelkan dengan sebaran normal.teori nilai ekstrim (Extreme Value Theory/EVT) adalah salah satu cara untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan kejadian-kejadian ekstrim. Oleh karena itu, imbal hasil indeks harga saham didekati dengan sebaran pareto terampat (GeneralizedPareto Distribution/GPD) yang merupakan salah satu sebaran EVT. Plot Mean Excess Function (MEF) digunakan untuk menentukan nilai ambang, sehingga data dapat disebut sebagai ekstrim. Berdasarkan plot MEF diperoleh nilai ambang pada kuantil 97.4% sebesar Metode penduga kemungkinan maksimum (Maximum Likelihood Estimation/MLE) digunakan untuk menduga parameter GPD, dari hasil pendugaan diperoleh parameter bentuk (ξ) dan parameter skala (β) adalah dan Ukuran risiko, Value at Risk (VaR) dan Expected Shortfall (ES) dihitung menggunakan model GPD yang diperoleh. Nilai VaR dan ES pada kuantil 95% sebesar dan 0.038, sedangkan untuk kuantil 99% nilai VaR dan ES sebesar dan Kata kunci: teori nilai ekstrim, mean excess function, ukuran risiko
3 ANALISIS UKURAN RISIKO KEUANGAN MENGGUNAKAN TEORI NILAI EKSTRIM (Studi Kasus : Indeks Harga Saham Gabungan Periode ) RISKA NURIDHA PUTRI Skripsi Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Statistika Pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor DEPARTEMEN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2011
4 Judul : Analisis Ukuran Risiko Keuangan Menggunakan Teori Nilai Ekstrim Studi Kasus : Indeks Harga Saham Gabungan Periode Nama : Riska Nuridha Putri NRP : G Menyetujui : Pembimbing I, Pembimbing II, Dr. Ir. Anik Djuraidah, MS. NIP : La Ode Abdul Rahman, S.Si, M.Si. Mengetahui : KetuaDepartemenStatistika Dr. Ir. HariWijayanto, M.Si NIP : TanggalLulus :
5 RIWAYAT HIDUP Penulis dilahirkan di kota Karanganyar pada tanggal 13 Juli 1989 dari pasangan Marno Purwanto dan Siti Anwariyah. Penulis merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Pada tahun 2007 penulis lulus dari SMAN 1 Karanganyar dan tahun yang sama penulis diterima di Institut Pertanian Bogor melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) Departemen Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam serta minor Matematika Keuangan dan Aktuaria. Selama mengikuti perkuliahan, penulis aktif dalam kepengurusan Himpunan Keprofesian Gamma Sigma Beta (GSB) periode 2010 sebagai bendahara umum. Selain itu, penulis pernah menjadi asisten praktikum Metode Statistika, Perancangan Percobaan I, dan Analisis Deret Waktu.
6 KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala karunia, anugerah, rahmat, rizeki, dan ilmu-nya sehingga karya ilmiah ini dapat diselesaikan. Shalawat serta salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, serta pengikutnya yang senantiasa istiqomah mengemban syariat Islam hingga akhir zaman. Dalam proses pembuatan karya ilmiah ini penulis mendapatkan banyak ilmu, inspirasi, dan pelajaran yang begitu berharga, sehingga penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada: 1. Ibu Dr. Ir. Anik Djuraidah, MS. dan Bapak La Ode Abdul Rahman, S.Si.,M.Si. sebagai pembimbing I dan pembimbing II yang telah memberikan waktu dan sarannya kepada penulis. 2. Prof. Aunuddin selaku penguji luar yang telah memberikan arahan dan saran kepada penulis. 3. Seluruh dosen Departemen Statistika IPB atas nasehat dan ilmu yang bermanfaat. 4. Almarhumah Ibu, Ayah dan adik, Taufiqurrahman Muhammad yang telah memberikankasih sayang sepenuhnya, semangat, dan doa yang tulus. 5. Teman-teman Pondok Jaika, Triyastuti Prasetyoningrum, Andi Inggryd Cheryana, Mey Fitriyani, Dian Mayasafira, Norma Arisanti Kinasih, Hermin Wahyuni, dan Ayuningtyas Widhiprastiwi. 6. Donny Arief Setiawan Sitepu, yang telah banyak membantu dan memberi dukungan kepada penulis. 7. Teman-teman seperjuangan STK 44 atas kebersamaannya selama ini. 8. Terima kasih khusus kepada Ibu Markonah, Bu Tri, Bu Aat, Mang Dur, Mang Herman, Mang Iqbal, dan Pak Heri atas bantuannya selama ini. Bogor, Juli 2011 Penulis
7 DAFTAR ISI DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR... viii DAFTAR LAMPIRAN... ix PENDAHULUAN Latar Belakang... 1 Tujuan... 1 TINJAUAN PUSTAKA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)... 1 Imbal Hasil... 1 Teori Nilai Ekstrim (Extreme Value Theory/EVT)... 2 Plot Mean Excess Function (MEF)... 3 Ukuran Risiko... 3 METODOLOGI Data... 4 Metode... 4 HASIL DAN PEMBAHASAN Eksplorasi Data... 5 Pendugaan Parameter GPD... 5 Ukuran Risiko... 6 Validasi Data... 6 KESIMPULAN... 6 DAFTAR PUSTAKA... 7
8 DAFTAR TABEL Halaman 1. Statistikadeskriptifimbalhasil IHSG Nilaiukuranrisikountukkuantil 95% dan 99%... 6 DAFTAR GAMBAR Halaman 1. Histogram imbal hasil (negatif) IHSG Plot Mean Excess Function (MEF) Plot kuantil-kuantil GPD Plot kepekatan peluang GPD... 6 DAFTAR LAMPIRAN Halaman 1. Nilai ambang pada beberapa persentil Plot Kuantil Empirik dan Plot Kuantil Teoritik Sintaks R... 10
9 PENDAHULUAN Latar Belakang Pasar modal memiliki peranan penting dalam perekonomian suatu negara. Perkembangan pasar modal akan menunjang kegiatan peningkatan produk domestik bruto. Dengan kata lain, berkembangnya pasar modal akan mendorong kemajuan ekonomi suatu negara. Beberapa tahun terakhir, investasi pada pasar modal Indonesia mengalami peningkatan yang sangat pesat. Hal ini ditunjukkan dengan adanya tren positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merupakan salah satu ukuran terluas kinerja pasar modal di Indonesia. Investasi pada pasar modal menjadi pilihan tepat bagi para investor yang menginginkan keuntungan dalam waktu singkat. Dalam berinvestasi, para investor mempertimbangkan dua faktor penting, yaitu keuntungan dan kerugian. Investor penghindar risiko akan memilih investasi bebas risiko atau yang memiliki prospek risiko nol (Bodie et al. 2006). Investasi di pasar modal sangat terkait dengan adanya kejadian-kejadian ekstrim yang mempengaruhi kestabilan nasional. Kondisi makroekonomi, politik, stabilitas nasional menjadi salah satu faktor risiko yang memberikan pengaruh secara dinamis terhadap kinerja pasar modal. Dampak yang muncul dari kejadiankejadian ekstrim menimbulkan ketidakpastian terkait pergerakan indeks harga saham (Bilada 2010). Ketidakpastian imbal hasil yang tinggi dalam dinamika pasar modal merupakan hal yang menarik untuk diteliti. Pada umumnya, pemodelan imbal hasil menggunakan sebaran normal. Namun, pada kenyataannya sebaran imbal hasil menyimpang dari kenormalan, ekor sebaran yang lebih panjang dan puncak yang lebih tinggi. Penyimpangan yang terjadi dimungkinkan akibat dari kejadian-kejadian ekstrim (Gilli dan Kёllezi 2000). Model sebaran yang dapat menggambarkan pola sebaran kejadian-kejadian ekstrim membantu dalam menganalisis ukuran risiko. Teori Nilai Ekstrim (Exteme Value Theory/EVT) merupakan salah satu cara mengatasi masalah yang disebabkan oleh kejadian-kejadian ekstrim.evt memiliki dua sebaran yaitu sebaran nilai ekstrim terampat (Generalized Extreme Value Distribution/GEVD) dan sebaran pareto terampat (Generalized Pareto Distribution/GPD). Penelitian ini menggunakan GPD yang diturunkan dari konsep pengambilan data di atas nilai ambang. GPD merupakan metode yang bermanfaat untuk penerapan praktis karena lebih efisien untuk data ekstrim. Dinamika pergerakan IHSG mengakibatkan para investor waspada terhadap kemungkinan risiko yang akan terjadi. Oleh sebab itu, pengukuran risiko juga merupakan hal penting dalam berinvestasi. Ukuran risiko yang biasa digunakan adalah Value at Risk (VaR)dan Expected Shortfall (ES). Oleh karena itu, dalam penelitian ini menggunakan pendekatan EVT- GPD untuk menganalisis ukuran risiko. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan imbal hasil saham menggunakan EVT-GPD dan menerapkan model yang diperoleh untuk pengukuran risiko. TINJAUAN PUSTAKA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) IHSG dalam bahasa inggris disebut juga Jakarta Composite Index, JCI, atau JSX Composite merupakan salah satu indeks pasar saham yang digunakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). IHSG diperkenalkan pertama kali pada tanggal 1 April 1983 sebagai indikator pergerakan harga saham di Bursa Efek Jakarta, indeks ini mencakup pergerakan seluruh saham biasa dan saham preferen yang tercatat di BEI. Hari dasar untuk perhitungan IHSG adalah tanggal 10 Agustus Pada tanggal tersebut, indeks ditetapkan dengan nilai dasar 100. Dasar perhitungan IHSG adalah jumlah nilai pasar dari total saham yang tercatat pada tanggal 10 Agustus Jumlah nilai pasar adalah total perkalian setiap saham tercatat (kecuali untuk perusahaan yang berada dalam program restrukturisasi) dengan harga di BEJ pada hari tersebut. Formula perhitungannya adalah sebagai berikut (Bagus 2009): IHSG = Σp d x 100 denganp adalah harga penutupan di pasar reguler,x adalah jumlah saham, dan d adalah nilai dasar. Perhitungan indeks merepresentasikan pergerakan harga saham di pasar/bursa yang terjadi melalui sistem perdagangan lelang. Perhitungan IHSG dilakukan setiap hari, yaitu setelah penutupan perdagangan setiap harinya. Imbal Hasil Imbal hasil merupakan ukuran keuntungan atau kerugian harian harga saham. Imbal hasil suatu saham adalah hasil yang diperoleh dari investasi dengan cara menghitung selisih harga 1
10 saham periode berjalan dengan periode sebelumnya, maka dapat ditulis rumus: R = P P P dengan R p adalah imbal hasil saham, P t adalah harga saham periode berjalan, dan P t-1 adalah harga saham periode sebelumnya (Bodie et al. 2006). Teori Nilai Ekstrim (Extreme Value Theory/EVT) EVT diperkenalkan oleh Fisher, Tippet, dan Gnedenko ( ) dan Gumbel (1920). EVT adalah salah satu teori yang membahas kejadiankejadian ekstrim. EVT memberi perhatian pada informasi kejadian-kejadian ekstrim yang diperoleh untuk membentuk fungsi sebaran dari nilai-nilai tersebut. Model EVT didasarkan pada karakteristik Mn: M = maks{x,, X } dengan X i peubah acak yang bebas stokastik identik (bsi). Sebaran Mn pada teori dapat diturunkan dengan mudah jika sebaran Xi diketahui. Misalkan F(x) adalah sebaran X i, maka: F (x) = P(Mn x) = P(X,, X ) = P(X x) P(X x) = [F(x)] Pada umumnya sebaran X i tidak diketahui. Oleh karena itu, salah satu pemecahannya adalah menduga F(x) yang didasarkan pada nilai-nilai amatan dan kemudian menurunkan F Mn (x). Pemecahan lain adalah mencari sebaran yang dapat memodelkan F Mn berdasarkan data ekstrim. Hal ini dapat dianalogikan dengan dalil limit pusat: M = (M b ) a a n dan b n adalah konstanta dengana n >0. Parameter Mn * akan stabil ketika n. Semua sebaran yang mungkin untuk Mn * diberikan oleh EVT: I: G(x) = exp exp x b a II: G(x) = 0, x b exp x b a, < <, x > III: G(x) = exp x b a 1, x b, x < dengan a > 0, b, dan α > 0, dengan a, b, dan α berturut-turut adalah parameter skala, lokasi, dan bentuk. Tipe I,II, dan III dikenal dengan sebaran Gumbel, Frechet, dan Weibull. Namun terdapat permasalahan penting, yaitu penentuan model yang tepat. Permasalahan ini dapat dipecahkan dengan menggabungkan ketiga tipe sebaran kedalam sebaran nilai ekstrim terampat (Generalized Extreme Value Distribution/GEVD): H(x) = exp 1 + ξ x µ σ ξ = ξ > 0, ξ < 0, ξ 0, GEVD Weibull dengan x 1 + ξ > 0, - < µ <, σ > 0 dan - < ξ <, dalam model ini ξ, σ, dan µ berturut-turut adalah parameter bentuk, skala, dan lokasi. Metode penerapkan GEVD mengharuskan membagi data kedalam ukuran blok yang sama. Pemilihan ukuran blok selalu menjadi permasalahan antara bias dan ragam, namun data deret waktu biasanya memilih ukuran blok satu tahunan. Kejadian-kejadian ekstrim dapat didefinisikan sebagai X i yang melebihi nilai ambang u dengan peluang bersyarat X u dan X > u. Pickands (1975), Balkema dan de Haan (1974) menyatakan bahwa sebaran F(x) dengan fungsi sebaran ekses bersyarat F u (y), maka dapat didekati dengan sebaran pareto terampat (Generalized Pareto Distribution/GPD): F (y) = P(X u X > ) = F (y) G, (y), ketika u G, (y) = D (, ) = ξy β, ξ 0 1 exp y β, ξ = 0 [0, ), ξ > 0 0, β, ξ < 0 ξ F(u + y) F(u) 1 F(u) 2
11 Parameter GPD secara unik ditentukan oleh parameter GEVD tanpa memperhatikan ukuran blok. Hal ini dikarenakan parameter bentuk merupakan ukuran blok yang bebas. Demikian juga β = σ + ξ(u µ) dimana σ dan µ berasal dari GEVD (Embrechts et al. 1997). Parameter merupakan penciri dari suatu sebaran. Perubahan pada parameter lokasi hanya akan menggeser titik pusat sebaran pada sumbu-x. Pengaruh dari perubahan parameter skala akan terlihat dari semakin menyempit atau melebarnya pola sebaran. (Aunuddin 1989). Parameter bentuk menunjukkan bentuk ekor sebaran, ξ < 0 menunjukkan ekor sebaran yang terbatas, sedangkan ξ > 0 menunjukkan ekor sebaran yang tak terbatas. Plot Mean Excess Function (MEF) Langkah awal dalam memodelkan data ekstrim menggunakan GPD adalah pemilihan nilai ambang. Pemilihan nilai ambang yang tepat dapat dianalogikan dengan masalah penentuan ukuran blok. Apabila nilai ambang terpilih terlalu rendah, maka data yang melampaui nilai ambang akan menyimpang secara signifikan dari GPD. Disisi lain apabila nilai ambang terpilih terlalu tinggi, maka tidak akan cukup data untuk menduga model sehingga menghasilkan ragam yang besar. Salah satu metode untuk menentukan nilai ambang adalah dengan menggunakan plot MEF. Teori menyebutkan bahwa jika Y menyebar GPD, maka E(Y) = sehingga sebaran ekses yang berada di atas nilai ambang u dituliskan sebagai berikut: E(X u X > u ) = β(u ) 1 ξ dengan β(u 0 ) adalah nilai β pada ambang u 0. Ekses yang melebihi u 0 dapat dimodelkan dengan GPD, sehingga u > u 0 : E(X u X > ) = β(u ) + ξu 1 ξ Setelah nilai ambang yang tepat terpilih, selanjutnya adalah pendugaan parameter GPD. Metode penduga kemungkinan maksimum merupakan salah satu metode pendugaan parameter GPD. Berikut adalah fungsi kepekatan peluang GPD (Embrechts et al 1997): g(y) = 1 β 1 + ξy, ξ 0 β 1 β exp y β, ξ = 0 dengan memaksimumkan log-kemungkinannya diperoleh: L(ξ, β y) = nln(β) 1 ξ + 1 ln 1 + ξ β y, ξ 0 nlnβ y, ξ = 0 Ukuran Risiko Risiko dalam hal ini merupakan kerugian yang dialami investor pada satu hari perdagangan. Dua macam ukuran risiko yaitu Value at Risk(VaR) dan Expected Shortfall (ES). VaR didefinisikan sebagai kecukupan modal risiko untuk menangani kerugian dari suatu portofolio. Misalkan sebuah pubah acak X dengan fungsi sebaran F, memodelkan positif dan negatif imbal hasil suatu periode tertentu, maka VaR p adalah fungsi kuantil ke-p suatu sebaran F atau dapat ditulis: VaR = F (1 p) dengan F -1 disebut sebagai fungsi kuantil ke-p. Sebagian besar perusahaan keuangan menghitung VaR 95% untuk tujuan kontrol risiko internal satu hari kedepan. Sedangkan, Basle mengusulkan VaR 99% untuk peramalan sepuluh hari kedepan (Gilli dan Kёllezi 2000). Misalkan F(x) adalah sebaran imbal hasil yang tidak diketahui dari suatu peubah acak X, u adalah nilai ambang, maka x-u adalah ekses yang melebihi ambang dengan syarat x > u. F u (y) merupakan fungsi sebaran ekses bersyarat yang dituliskan sebagai berikut: F (y) = P(X u y X > sehingga F u (y) dapatdituliskan: F (y) = P(x u y x > ) F (y) = P(x u y x > ) P(x > ) F (y) = F(x) F(u) 1 F(u) F(x) = F (y)(1 F(u) + F(u) F (y) G, (y), u ), 0 y x u 3
12 GPD, (y) = ξ β y, ξ 0 1 e, ξ = 0 F(u) diduga dengan ( ), n adalah jumlah amatan dan N u adalah jumlah amatan yang berada di atas nilai ambang. Sehingga dapat dituliskan: F(x) = ξ β y F(x) = 1 N n 1 + ξ (x u) β F (x) = VaR = u + β ξ 1 (n N n n N p 1 + n N n Ukuran risiko lainnya adalah Expected Shortfall (ES) atau ekor harapan bersyarat yang menduga potensi kerugian yang melebihi VaR. ES = E[X X > ] ES = VaR + E X VaR X > VaR dengan persamaan kedua yang berada di kanan merupakan rata-rata sebaran ekses F (y) yang melebihi ambang VaR p. e(u) = E(X u X > sehingga diperoleh: β + ξ(var u) ES = VaR + 1 ξ ES = VaR 1 ξ + β ξu 1 ξ ) = β + ξu 1 ξ, β + ξu > 0 METODOLOGI Data Data yang digunakan adalah data sekunder Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Data diperoleh dari berupa data harian dari bulan Januari 2001 hingga Desember Software yang digunakan adalah R versi paket EVIR. Metode Tahapan analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Menghitung imbal hasil harian IHSG. 2. Melakukan eksplorasi data menggunakan histogram. 3. Membagi data ke dalam dua bagian. Data imbal hasil tahun untuk membuat model. Sedangkan data tahun untukvalidasi. 4. Penentuan nilai ambang menggunakan plot Mean Excess Function (MEF). Adapun langkah-langkah pembentukan plot MEF adalah sebagai berikut(embrechts et al. 1997): 1. Urutkan data imbal hasil saham (x) dari yang terkecil hingga yang terbesar. 2. Untuk setiap nilai ambang (u) hitung rata-rata contoh untuk seluruh x > u: 1 u, n x ( ) u ; u < x dengan n u adalah banyaknya amatan yang melampaui ambang u.dalam keuangan, batas atas kerugian tidak dapat ditentukan dengan tepat. Oleh karena itu, GPD dengan ξ > 0 sesuai untuk memodelkan imbal hasil IHSG.Pemilihan nilai ambangyang menghasilkan ξ > 0 terkecil, jika ξ > 0 tidak diperoleh maka dipilih ξ terbesar (Koemadji 2004). 5. Pendugaan parameter GPD menggunakan penduga kemungkinan maksimum. 6. Pemeriksaan kesesuaian model menggunakan plot kuantil-kuantil. Plot kuantil-kuantil berfungsi memeriksa kesesuaian data yang bertujuan untuk menyesuaikan statistik tataan (x (1),x (2),...,x (n) ) dengan kuantil dari sebaran teoritis. Prosedur pemeriksaan sebaran data menggunakan plot kuantil-kuantil adalah sebagai berikut (Gilli dan Kёllezi 2000): 1. Urutkan data yang berada di atas nilai ambang (x) dari yang terkecil hingga terbesar 2. Untuk setiap x i hitung nilai p =, plot antaran x i dengan p i adalah plot kuantil. Tentukan nilai F -1 (p i )= Q(p i ) untuk setiap p i. Plot antara p i dan Q(p i ) merupakan plot kuantil teoritik. Misalkan G(p i ) merupakan fungsi sebaran GPD, sehingga akan diperoleh Q(p i ): G(p ) = ξ β x misalkan G(p ) = t, maka: 4
13 Frekuensi ,100-0,075-0,050-0,025 0,000 Imbal Hasil 0,025 0,050 0,075 Statistik Jumlah Data 2399 Rata-Rata Simpangan Baku Kemenjuluran (skewness) Kurtosis Maksimum Minimun
14 E m piric al M odel R eturn lev el menyatakan data sebagai ekstrim. pemilihan nilai ambang menggunakan plot MEF adalah dengan mengambil nilai-nilai ambang yang sudah tidak membentuk pola linear (Gambar 2), dari beberapa nilai ambang yang dicobakan (Lampiran 1), maka diperoleh nilai ambang yang tepat pada persentil 97.4yaitu sebesar , dengan menggunakan penduga kemungkinan maksimum diperoleh parameter bentuk (ξ) dan parameter skala(β) adalah dan R e tu rn L e v e l P lo t g(y) f(x ) D e n s ity P lo t Rata-rata Ekses Mean Excess Gambar 2. Plot MEF Threshold Gambar 3 merupakan gambar plot kuantilkuantil, dapat dilihat bahwa data cenderung mengikuti garis lurus, sehingga imbal hasil IHSG dapat didekati dengan GPD. Gambar 4 fungsi kepekatan peluang imbal hasil IHSG yang sesuai dengan bentuk fungsi sebaran dan fungsi peluang GPD. data 0,11 0,10 0,09 0,08 0,07 0,06 0,05 0,04 0,03 0,00 R eturn period (y ears ) 0,01 0,02 0,03 0,04 Kuantil GPD Gambar 3. Plot Kuantil-Kuantil. Nilai Ambang Sehingga, model akhir yang diperoleh adalah fungsi sebaran GPD sebagai berikut: 0,05 0,06 0,07 Gambar 4. Fungsi kepekatan peluang GPD. Ukuran Risiko Setelah model diperoleh, maka tahap selanjutnya adalah menghitung VaR dan ES. Dalam bidang keuangan, kuantil 95% dan 99% masing-masing menunjukkan ramalan satu hari dan sepuluh hari kedepan (Gilli dan Këllezi 2000). Pada Tabel 2 dapat dilihat hasil pengukuran VaR dan ES dengan GPD. Misalkan investasi sebesar x rupiah, maka nilai VaR GPD(95%) = artinya sebesar Rp 0.021x maksimum kerugian yang akan diderita oleh investor satu hari kedepan. VaR GPD(99%) = artinya sebesar Rp 0.048x maksimum kerugian yang akan diderita investor sepuluh hari kedepan. Nilai ES sebesar dan memiliki makna, potensi kerugian yang melebihi VaR sebesar Rp x dan Rp x pada kuantil 95% dan 99%. Tabel 2. Nilai ukuran risiko untuk kuantil 95% dan 99% p VaR ES 95% % Validasi Model Data tahun 2009 dan 2010 digunakan untuk validasi model. MAD merupakan salah satu ukuran kebaikan model yang mengukur nilai mutlak penyimpangan nilai aktual dengan nilai ramalannya. Berdasarkan perhitungan nilai MAD GPD sebesar 1.15, penyimpangan ini cukup besar untuk imbal hasil IHSG. y x KESIMPULAN dengan fungsi kepekatan peluang GPD yaitu: EVT-GPD dapat digunakan dalam memodelkan imbal hasil IHSG. Penentuan nilai ambang diperlukan untuk menyatakan suatu nilai sebagai ekstrim. Berdasarkan plot Mean Excess
15 Function (MEF)diperoleh nilai ambang pada kuantil ke-97.4 dan selanjutnya parameter GPD diduga menggunakan penduga kemungkinan maksimum. Model GPD yang diperoleh diterapkan untuk menganalisis Value at Risk dan Expected Shortfall. Dari hasil perhitungan dengan model GPD yang diperoleh, kenaikan dari kuantil 95% ke 99% mengakibatkan kenaikan VaR dan ES sebesar dua kali lipat. DAFTAR PUSTAKA Aunuddin Analisis Data. Bogor: IPB. Bagus I Mengenal Seluk Beluk IHSG. Juli 2011]. Bilada A Dampak Extreme Events Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan dan Indeks Sektoral [tesis]. Bogor:Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Bodie Z, Kane A, Marcus AJ Investment 6 th Edition. Penerjemah: Dalimunthe Zuliani dan Wibowo Budi. Jakarta : Salemba Empat. Embrechts P, Kluppelberg C, Mikosch T Modelling Extremal Events for Insurance and Finance. New York : Springer. Gilli M, Këllezi E Extreme Value Theory for Tail-Related Risk Measures. [jurnal online]. 0v1786h8h2u6.pdf [15 Jan 2011]. Koemadji AZ Pendekatan Teori Nilai Ekstrim (Extreme Value Theory) Untuk Menentukan Ukuran Risiko (Nilai VaR) [tesis]. Bogor : Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. 7
16 Lampiran 1. Nilai ambang pada berbagai persentil Nilai ambang Jumlah data di atas nilai ambang ξ β 9
17 0,11 0,07 0,10 0,06 Data 0,09 0,08 0,07 0,06 Q(pi) 0,05 0,04 0,03 0,05 0,02 0,04 0,01 0,03 0,0 0,2 0,4 pi 0,6 0,8 1,0 0,00 0,0 0,2 0,4 pi 0,6 0,8 1,0
HASIL DAN PEMBAHASAN Eksplorasi Data
HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini menggunakan data nilai mata uang harian guna mengukur tingkat risiko harian atas suatu posisi dalam perdagangan mata uang. Nilai mata uang selalu berubah dalam hitungan
dari tahun pada stasiun pengamat yang berada di daerah Darmaga, Bogor.
Jika plot peluang dan plot kuantil-kuantil membentuk garis lurus atau linier maka dapat disimpulkan bahwa model telah memenuhi asumsi (Mallor et al. 2009). Tingkat Pengembalian Dalam praktik, besaran atau
SKRIPSI. Disusun Oleh : TYAS ESTININGRUM
APLIKASI METODE PUNCAK AMBANG BATAS MENGGUNAKAN PENDEKATAN DISTRIBUSI PARETO TERAMPAT DAN ESTIMASI PARAMETER MOMEN-L PADA DATA CURAH HUJAN (Studi Kasus : Data Curah Hujan Kota Semarang Tahun 2004-2013)
PENERAPAN DAN PERBANDINGAN CARA PENGUKURAN RESPON PADA ANALISIS KONJOIN
PENERAPAN DAN PERBANDINGAN CARA PENGUKURAN RESPON PADA ANALISIS KONJOIN (Studi Kasus: Preferensi Mahasiswa Statistika IPB Angkatan 44, 45, dan 46 terhadap Minat Bidang Kerja) DONNY ARIEF SETIAWAN SITEPU
BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dianalisis dan dibahas tentang pengukuran risiko operasional klaim asuransi kesehatan pada PT. XYZ menggunakan metode EVT. Pengukuran risiko operasional
PENDUGAAN NILAI EKSTRIM MENGGUNAKAN SEBARAN CHAMPERNOWNE TERMODIFIKASI, SEBARAN PARETO TERAMPAT, DAN NILAI GABUNGAN
PENDUGAAN NILAI EKSTRIM MENGGUNAKAN SEBARAN CHAMPERNOWNE TERMODIFIKASI, SEBARAN PARETO TERAMPAT, DAN NILAI GABUNGAN (Studi Kasus Curah Hujan Harian Darmaga Bogor) MUHAMMAD HAFID DEPARTEMEN STATISTIKA FAKULTAS
SEBARAN PARETO TERAMPAT UNTUK MENENTUKAN CURAH HUJAN EKSTRIM (Studi Kasus: Curah Hujan Periode pada Stasiun Darmaga) MUHAMMAD IRFAN
SEBARAN PARETO TERAMPAT UNTUK MENENTUKAN CURAH HUJAN EKSTRIM (Studi Kasus: Curah Hujan Periode 2001-2010 pada Stasiun Darmaga) MUHAMMAD IRFAN DEPARTEMEN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN
SEBARAN GENERALIZED EXTREME VALUE (GEV) DAN GENERALIZED PARETO (GP) UNTUK PENDUGAAN CURAH HUJAN EKSTRIM DI WILAYAH DKI JAKARTA
SEBARAN GENERALIZED EXTREME VALUE (GEV) DAN GENERALIZED PARETO (GP) UNTUK PENDUGAAN CURAH HUJAN EKSTRIM DI WILAYAH DKI JAKARTA Achi Rinaldi Pendidikan Matematika, IAIN Raden Intan [email protected]
Sebaran Generalized Extreme Value (GEV) dan Generalized Pareto (GP) untuk Pendugaan Curah Hujan Ekstrim di Wilayah DKI Jakarta
Sebaran Generalized Extreme Value (GEV) dan Generalized Pareto (GP) untuk Pendugaan Curah Hujan Ekstrim di Wilayah DKI Jakarta Achi Rinaldi IAIN Raden Intan Lampung; [email protected] Abstract Extreme
Nur Alamah Fauziyah. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Kata Kunci : Return,Risk,EVT, Portofolio, Saham JII, VaR,VaR-GEV.
ANALISIS RISIKO PADA PORTOFOLIO SYARIAH DENGAN PEMODELAN VALUE AT RISK (VaR) BLOCK MAXIMA GENERALIZED EXTREME VALUE (Studi Kasus : Indeks Harga Saham Syariah Jakarta Islamic Index (JII) Periode 3 Januari
RISIKO GEMUK (FAT-TAILED ADRINA LONY SEKOLAH
PENENTUAN BESARNYA PREMI UNTUK SEBARAN RISIKO YANG BEREKOR GEMUK (FAT-TAILED RISK DISTRIBUTION) ADRINA LONY SEKOLAH PASCASARJANAA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2009 PERNYATAAN MENGENAI TESIS DAN SUMBER
PENENTUAN VALUE AT RISK
PENENTUAN VALUE AT RISK SAHAM KIMIA FARMA PUSAT MELALUI PENDEKATAN DISTRIBUSI PARETO TERAMPAT (Studi Kasus : Harga Penutupan Saham Harian Kimia Farma Pusat Periode Oktober 2009 September 2014) SKRIPSI
ANALISIS VAR (VECTOR AUTOREGRESSIVE) UNTUK MEKANISME PEMODELAN PRODUKSI, KONSUMSI, EKSPOR, IMPOR, DAN HARGA MINYAK BUMI AGUS WAHYULI
ANALISIS VAR (VECTOR AUTOREGRESSIVE) UNTUK MEKANISME PEMODELAN PRODUKSI, KONSUMSI, EKSPOR, IMPOR, DAN HARGA MINYAK BUMI AGUS WAHYULI DEPARTEMEN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
Aplikasi Pemodelan Klaim Asuransi dengan Pendekatan Mixture Exponential Untuk Mencari Value-at-Risk Sebagai Threshold Dalam Menentukan Nilai Ekstrim
ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.4, No.1 April 2017 Page 1325 Aplikasi Pemodelan Klaim Asuransi dengan Pendekatan Mixture Exponential Untuk Mencari Value-at-Risk Sebagai Threshold Dalam
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. return, mean, standard deviation, skewness, kurtosis, ACF, korelasi, GPD, copula,
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini akan dibahas semua konsep yang mendasari penelitian ini yaitu return, mean, standard deviation, skewness, kurtosis, ACF, korelasi, GPD, copula, VaR, estimasi VaR dengan
PEMODELAN DATA PANEL SPASIAL DENGAN DIMENSI RUANG DAN WAKTU TENDI FERDIAN DIPUTRA
PEMODELAN DATA PANEL SPASIAL DENGAN DIMENSI RUANG DAN WAKTU TENDI FERDIAN DIPUTRA DEPARTEMEN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2012 RINGKASAN TENDI
Metode Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1. Eksplorasi data. Identifikasi model ARCH
6 Metode Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1. Eksplorasi data Identifikasi model ARCH Pendugaan parameter dan pemilihan model ARCH/GARCH Uji pengaruh asimetrik
METODE LEAST MEDIAN OF SQUARES (LMS) PADA ANALISIS REGRESI DENGAN PENCILAN AMIR A DALIMUNTHE
METODE LEAST MEDIAN OF SQUARES (LMS) PADA ANALISIS REGRESI DENGAN PENCILAN AMIR A DALIMUNTHE DEPARTEMEN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010 RINGKASAN
SKRIPSI. Oleh: RENGGANIS PURWAKINANTI
APLIKASI METODE MOMEN MOMEN PROBABILITAS TERBOBOTI UNTUK ESTIMASI PARAMETER DISTRIBUSI PARETO TERAMPAT PADA DATA CURAH HUJAN (Studi Kasus Data Curah Hujan Kota Semarang Tahun 2004-2013) SKRIPSI Oleh: RENGGANIS
TINJAUAN PUSTAKA Asuransi Kelompok Penyakit Lanjut Usia (Lansia) di Indonesia
3 TINJAUAN PUSTAKA Asuransi Asuransi berasal dari kata assurance atau insurance, yang berarti jaminan atau pertanggungan. Asuransi dalam Undang-Undang No.2 Th 1992 tentang usaha perasuransian adalah perjanjian
BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. Kriteria kriteria optimasi terhadap resiko operasional pada PT. HOME SPIRIT
BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH 3.1 Penetapan Kriteria Optimasi Kriteria kriteria optimasi terhadap resiko operasional pada PT. HOME SPIRIT dikelompokkan menjadi 7 resiko operasional, yaitu : a. Resiko
ANALISIS VAR (VECTOR AUTOREGRESSION) UNTUK MEKANISME PEMODELAN HARGA DAGING AYAM EFI RESPATI
ANALISIS VAR (VECTOR AUTOREGRESSION) UNTUK MEKANISME PEMODELAN HARGA DAGING AYAM EFI RESPATI SEKOLAH PASCA SARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2005 ABSTRAK EFI RESPATI. Analisis VAR (Vector Autoregression)
ARI SUPRIYATNA A
ANALISIS INTEGRASI PASAR JAGUNG DUNIA DENGAN PASAR JAGUNG DAN DAGING AYAM RAS DOMESTIK, SERTA PENGARUH TARIF IMPOR JAGUNG DAN HARGA MINYAK MENTAH DUNIA Oleh: ARI SUPRIYATNA A14303050 PROGRAM STUDI EKONOMI
EVALUASI PELAKSANAAN KURIKULUM SISTEM MAYOR-MINOR PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA (S1) INSTITUT PERTANIAN BOGOR DICKY PRATAMA YENDRA
EVALUASI PELAKSANAAN KURIKULUM SISTEM MAYOR-MINOR PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA (S1) INSTITUT PERTANIAN BOGOR DICKY PRATAMA YENDRA DEPARTEMEN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT
Estimasi Nilai VaR Dinamis Indeks Saham Menggunakan Peak-Over Threshold dan Block Maxima
Jurnal Matematika Vol. 2 No. 2, Desember 2012. ISSN : 1693-1394 Estimasi Nilai VaR Dinamis Indeks Saham Menggunakan Peak-Over Threshold dan Block Maxima Komang Dharmawan Jurusan Matematika FMIPA, Universitas
BAB I PENDAHULUAN. investasi yang telah dilakukan. Dalam berinvestasi jika investor mengharapkan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam dunia bisnis, hampir semua investasi mengandung ketidakpastian atau resiko. Investor tidak mengetahui dengan pasti hasil yang akan diperolehnya dari investasi
MA4183 MODEL RISIKO Control your Risk!
Catatan Kuliah MA4183 MODEL RISIKO Control your Risk! disusun oleh Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD. Kelompok Keilmuan STATISTIKA - FMIPA Institut Teknologi Bandung 2014 Tentang MA4183 Model Risiko A. Jadwal
Catatan Kuliah. MA4183 Model Risiko
Catatan Kuliah MA4183 Model Risiko Forecast and control your risk Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD. Kelompok Keilmuan Statistika - FMIPA Institut Teknologi Bandung 2015 1 Tentang MA4183 Model Risiko
ANALISIS RISIKO OPERASIONAL BANK XXX DENGAN MENGGUNAKAN TEORI NILAI EKSTRIM ARIS YAMAN
ANALISIS RISIKO OPERASIONAL BANK XXX DENGAN MENGGUNAKAN TEORI NILAI EKSTRIM ARIS YAMAN DEPARTEMEN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2011 RINGKASAN
STUDI KARAKTERISTIK BENIH BELIMBING (Averrhoa carambola L.) DAN DAYA SIMPANNYA. Oleh Eko Purwanto A
STUDI KARAKTERISTIK BENIH BELIMBING (Averrhoa carambola L.) DAN DAYA SIMPANNYA Oleh Eko Purwanto A34404039 PROGRAM STUDI PEMULIAAN TANAMAN DAN TEKNOLOGI BENIH FAKULTAS PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Risiko adalah kerugian karena kejadian yang tidak diharapkan terjadi. Misalnya, kejadian sakit mengakibatkan kerugian sebesar biaya berobat dan upah yang hilang karena
ANALISIS TINGKAT IMBAL HASIL DAN FAKTOR RESIKO PADA PENAWARAN UMUM PERDANA (Initial Public Offering) SAHAM SECARA SEKTORAL DI BURSA EFEK JAKARTA
ANALISIS TINGKAT IMBAL HASIL DAN FAKTOR RESIKO PADA PENAWARAN UMUM PERDANA (Initial Public Offering) SAHAM SECARA SEKTORAL DI BURSA EFEK JAKARTA Oleh : MONICA ANGGUNADI PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN
PADA PORTOFOLIO SAHAM
PERBANDINGAN PENDEKATAN GENERALIZED EXTREME VALUE DAN GENERALIZED PARETO DISTRIBUTION UNTUK PERHITUNGAN VALUE AT RISK PADA PORTOFOLIO SAHAM SKRIPSI Disusun oleh: AYU AMBARSARI 24010212140079 DEPARTEMEN
RINGKASAN. NILA SARI. Analisis Risiko Investasi pada Saham Perbankan (Studi Kasus pada Tujuh Bank di Indonesia) (dibimbing oleh NUNUNG NURYARTONO).
RINGKASAN NILA SARI. Analisis Risiko Investasi pada Saham Perbankan (Studi Kasus pada Tujuh Bank di Indonesia) (dibimbing oleh NUNUNG NURYARTONO). Pasar modal merupakan suatu wadah yang menjembatani hubungan
PENGUKURAN RISIKO OPERASIONAL DENGAN PENDEKATAN PEAK OVER THRESHOLD GENERALIZED PARETO DISTRIBUTION SKRIPSI YENNY HERMIANA ALGA
PENGUKURAN RISIKO OPERASIONAL DENGAN PENDEKATAN PEAK OVER THRESHOLD GENERALIZED PARETO DISTRIBUTION SKRIPSI YENNY HERMIANA ALGA 090823049 DEPARTEMEN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN
ANALISIS PENGARUH PERKEMBANGAN PASAR MODAL TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA OLEH EDI SUMANTO H
ANALISIS PENGARUH PERKEMBANGAN PASAR MODAL TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA OLEH EDI SUMANTO H14102021 DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2006 RINGKASAN EDI
ANALISIS HUBUNGAN CURAH HUJAN DAN PRODUKSI KELAPA SAWIT DENGAN MODEL FUNGSI TRANSFER ERWIN INDRA PRASETYO
ANALISIS HUBUNGAN CURAH HUJAN DAN PRODUKSI KELAPA SAWIT DENGAN MODEL FUNGSI TRANSFER ERWIN INDRA PRASETYO DEPARTEMEN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR
SKRIPSI. Oleh: ANNISA RAHMAWATI
IDENTIFIKASI CURAH HUJAN EKSTREM DI KOTA SEMARANG MENGGUNAKAN ESTIMASI PARAMETER MOMEN PROBABILITAS TERBOBOTI PADA NILAI EKSTREM TERAMPAT (Studi Kasus Data Curah Hujan Dasarian Kota Semarang Tahun 1990-2013)
ANALISIS INPUT-OUTPUT PERANAN INDUSTRI MINYAK GORENG DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA OLEH: NURLAELA WIJAYANTI H
ANALISIS INPUT-OUTPUT PERANAN INDUSTRI MINYAK GORENG DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA OLEH: NURLAELA WIJAYANTI H14101038 DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2006
TEKNIK PEMBIUSAN MENGGUNAKAN SUHU RENDAH PADA SISTEM TRANSPORTASI UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) TANPA MEDIA AIR
TEKNIK PEMBIUSAN MENGGUNAKAN SUHU RENDAH PADA SISTEM TRANSPORTASI UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) TANPA MEDIA AIR Oleh : Wida Handini C34103009 PROGRAM STUDI TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN FAKULTAS
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pada era sekarang ini, bahaya, kerusakan dan kerugian adalah kenyataan yang harus dihadapi manusia di dunia, termasuk di Indonesia. Ini menyebabkan kemungkinan terjadi
Catatan Kuliah. AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria Insure and Invest. Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.
Catatan Kuliah AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria Insure and Invest Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD. Kelompok Keilmuan Statistika - FMIPA Institut Teknologi Bandung 2017 1 Tentang AK5161 Matematika
MA4183 MODEL RISIKO Control your Risk!
Catatan Kuliah MA4183 MODEL RISIKO Control your Risk! disusun oleh Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD. Kelompok Keilmuan STATISTIKA - FMIPA Institut Teknologi Bandung 2014 Tentang MA4183 Model Risiko A. Jadwal
Analisis Harga Saham Properti di Indonesia menggunakan metode GARCH
Analisis Harga Saham Properti di Indonesia menggunakan metode GARCH Dhafinta Widyasaraswati1,a), Acep Purqon1,b) 1 Laboratorium Fisika Bumi, Kelompok Keilmuan Fisika Bumi dan Sistem Kompleks, Fakultas
BAB III METODE PENELITIAN
18 BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini akan dikemukakan metode-metode yang akan digunakan pada bab selanjutnya. Metode-metode pada bab ini yaitu metode Value at Risk dengan pendekatan distribusi normal
PERBANDINGAN METODE PEMULUSAN (SMOOTHING) EKSPONENSIAL DAN ARIMA (BOX-JENKINS) SEBAGAI METODE PERAMALAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) SKRIPSI
PERBANDINGAN METODE PEMULUSAN (SMOOTHING) EKSPONENSIAL DAN ARIMA (BOX-JENKINS) SEBAGAI METODE PERAMALAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) SKRIPSI WARSINI 070803042 DEPARTEMEN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA
ANALISIS PERBANDINGAN IKLIM INVESTASI: INDONESIA VERSUS BEBERAPA NEGARA LAIN OLEH: SUSI SANTI SIMAMORA H
ANALISIS PERBANDINGAN IKLIM INVESTASI: INDONESIA VERSUS BEBERAPA NEGARA LAIN OLEH: SUSI SANTI SIMAMORA H14102059 DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2006 RINGKASAN
ANALISIS PORTOFOLIO KREDIT (KONSUMTIF DAN PRODUKTIF) DAN PENGARUHNYA TERHADAP LABA (STUDI KASUS PT BANK X Tbk) Oleh DIAH RISMAYANTI H
1 ANALISIS PORTOFOLIO KREDIT (KONSUMTIF DAN PRODUKTIF) DAN PENGARUHNYA TERHADAP LABA (STUDI KASUS PT BANK X Tbk) Oleh DIAH RISMAYANTI H24051975 DEPARTEMEN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT
PENDAHULUAN TINJAUAN PUSTAKA
1 PENDAHULUAN Latar Belakang Analisis regresi berguna dalam menelaah hubungan antara sepasang peubah atau lebih, dan terutama untuk menelusuri pola hubungan yang modelnya belum diketahui sempurna sehingga
Catatan Kuliah. AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria Insure and Invest. Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.
Catatan Kuliah AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria Insure and Invest Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD. Kelompok Keilmuan Statistika - FMIPA Institut Teknologi Bandung 2016 1 Tentang AK5161 Matematika
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Risiko adalah besarnya penyimpangan antara tingkat pengembalian yang diharapkan (expected return) dengan tingkat pengembalian aktual (actual return). Pengukuran
MANAJEMEN DATA PENCILAN PADA ANALISIS REGRESI KOMPONEN UTAMA MAGRI HANDOKO
MANAJEMEN DATA PENCILAN PADA ANALISIS REGRESI KOMPONEN UTAMA MAGRI HANDOKO DEPARTEMEN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2011 RINGKASAN MAGRI HANDOKO. Manajemen
MA4181 MODEL RISIKO Risk is managed, not avoided
Catatan Kuliah MA4181 MODEL RISIKO Risk is managed, not avoided disusun oleh Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD. Kelompok Keilmuan STATISTIKA - FMIPA Institut Teknologi Bandung 2013 Tentang MA4181 Model Risiko
Catatan Kuliah. MA4183 Model Risiko Forecast, assess, and control your risk. Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.
Catatan Kuliah MA4183 Model Risiko Forecast, assess, and control your risk Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD. Kelompok Keilmuan Statistika - FMIPA Institut Teknologi Bandung 2016 1 Tentang MA4183
Catatan Kuliah. AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria Insure and Invest. Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.
Catatan Kuliah AK5161 Matematika Keuangan Aktuaria Insure and Invest Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD. Kelompok Keilmuan Statistika - FMIPA Institut Teknologi Bandung 2017 1 Tentang AK5161 Matematika
Analisis Risiko Operasional Bank XXX dengan Metode Teori Nilai Ekstrim
Statistika, Vol. 11 No. 2, 115 126 Nopember 2011 Analisis Risiko Operasional Bank XXX dengan Metode Teori Nilai Ekstrim Anik Djuraidah 1), Pika Silvianti 1), dan Aris Yaman 2) 1)Departemen Statistika FMIPA
ANALISIS KORELASI KANONIK ANTARA CURAH HUJAN GCM DAN CURAH HUJAN DI INDRAMAYU. Oleh : Heru Novriyadi G
ANALISIS KORELASI KANONIK ANTARA CURAH HUJAN GCM DAN CURAH HUJAN DI INDRAMAYU Oleh : Heru Novriyadi G4004 PROGRAM STUDI STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR
ANALISIS PERENCANAAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN TOMAT BANDUNG DI SUPERMARKET SUPER INDO MUARA KARANG JAKARTA UTARA SKRIPSI
ANALISIS PERENCANAAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN TOMAT BANDUNG DI SUPERMARKET SUPER INDO MUARA KARANG JAKARTA UTARA SKRIPSI Oleh: ARIEF FERRY YANTO A14105515 PROGRAM SARJANA EKSTENSI MANAJEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS
MODEL REGRESI LOGISTIK UNTUK KEJADIAN INFEKSI LUKA OPERASI NOSOKOMIAL ANTON
MODEL REGRESI LOGISTIK UNTUK KEJADIAN INFEKSI LUKA OPERASI NOSOKOMIAL ANTON DEPARTEMEN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2006 Untuk Mama dan Andri Aku tahu
ISSN: JURNAL GAUSSIAN, Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015, Halaman Online di:
ISSN: 2339-2541 JURNAL GAUSSIAN, Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015, Halaman 141-150 Online di: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/gaussian APLIKASI METODE PUNCAK AMBANG BATAS MENGGUNAKAN PENDEKATAN DISTRIBUSI
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN WISATAWAN KE KAWASAN WISATA PANTAI CARITA KABUPATEN PANDEGLANG
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN WISATAWAN KE KAWASAN WISATA PANTAI CARITA KABUPATEN PANDEGLANG Oleh: RINA MULYANI A14301039 PROGRAM STUDI EKONOMI PERTANIAN DAN SUMBERDAYA FAKULTAS PERTANIAN
ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN MONETER TERHADAP VOLATILITAS RETURN DI PASAR SAHAM BURSA EFEK INDONESIA OLEH : MARIO DWI PUTRA H
ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN MONETER TERHADAP VOLATILITAS RETURN DI PASAR SAHAM BURSA EFEK INDONESIA OLEH : MARIO DWI PUTRA H14050206 DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN
Catatan Kuliah. MA4283 Teori Risiko dan Kredibilitas Forecasting Risk: Precise and Prospective. Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.
Catatan Kuliah MA4283 Teori Risiko dan Kredibilitas Forecasting Risk: Precise and Prospective Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD. Kelompok Keilmuan Statistika - FMIPA Institut Teknologi Bandung 2018
Catatan Kuliah. MA4183 Model Risiko
Catatan Kuliah MA4183 Model Risiko Forecast and control your risk Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD. Kelompok Keilmuan Statistika - FMIPA Institut Teknologi Bandung 2015 1 Tentang MA4183 Model Risiko
OPTIMALISASI PRODUKSI KAIN TENUN SUTERA PADA CV BATU GEDE DI KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOGOR
OPTIMALISASI PRODUKSI KAIN TENUN SUTERA PADA CV BATU GEDE DI KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOGOR SKRIPSI MAULANA YUSUP H34066080 DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN
ANALISIS KINERJA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BERDASARKAN SURVEI KEPUASAN MAHASISWA DAN EPBM AHMAD CHAERUS SUHADA
ANALISIS KINERJA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BERDASARKAN SURVEI KEPUASAN MAHASISWA DAN EPBM AHMAD CHAERUS SUHADA DEPARTEMEN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR
Catatan Kuliah. MA4283 Teori Risiko dan Kredibilitas Forecasting Risk: Precise and Prospective. Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.
Catatan Kuliah MA4283 Teori Risiko dan Kredibilitas Forecasting Risk: Precise and Prospective Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD. Kelompok Keilmuan Statistika - FMIPA Institut Teknologi Bandung 2018
PENGARUH INVESTASI DAN PERTUMBUHAN DI SEKTOR PERTANIAN TERHADAP JUMLAH TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN SKRIPSI MUHAMMAD ISMAIL MAHIR RANGKUTI A
PENGARUH INVESTASI DAN PERTUMBUHAN DI SEKTOR PERTANIAN TERHADAP JUMLAH TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN SKRIPSI MUHAMMAD ISMAIL MAHIR RANGKUTI A14104585 PROGRAM EKSTENSI MANAJEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN
PENGGUNAAN REGRESI SPLINE ADAPTIF BERGANDA UNTUK DATA RESPON BINER AZWIRDA AZIZ SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2005
1 PENGGUNAAN REGRESI SPLINE ADAPTIF BERGANDA UNTUK DATA RESPON BINER AZWIRDA AZIZ SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2005 2 SURAT PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis yang berjudul
ANALISIS PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL SAHAM DENGAN PENDEKATAN OPTIMISASI MULTIOBJEKTIF UNTUK PENGUKURAN VALUE AT RISK SKRIPSI
ANALISIS PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL SAHAM DENGAN PENDEKATAN OPTIMISASI MULTIOBJEKTIF UNTUK PENGUKURAN VALUE AT RISK SKRIPSI Oleh : FIKI FARKHATI NIM. 24010210120050 JURUSAN STATISTIKA FAKULTAS SAINS
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PETERNAKAN KELINCI ASEP S RABBIT PROJECT, LEMBANG, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT. Oleh : Nandana Duta Widagdho A
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PETERNAKAN KELINCI ASEP S RABBIT PROJECT, LEMBANG, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT Oleh : Nandana Duta Widagdho A14104132 PROGRAM STUDI MANAJEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN INSTITUT
PENYELESAIAN MASALAH PENGIRIMAN PAKET KILAT UNTUK JENIS NEXT-DAY SERVICE DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK PEMBANGKITAN KOLOM. Oleh: WULAN ANGGRAENI G
PENYELESAIAN MASALAH PENGIRIMAN PAKET KILAT UNTUK JENIS NEXT-DAY SERVICE DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK PEMBANGKITAN KOLOM Oleh: WULAN ANGGRAENI G54101038 PROGRAM STUDI MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU
ANALISIS RISIKO INVESTASI SAHAM AGRIBISNIS ROKOK DENGAN PENDEKATAN ARCH-GARCH
106 ANALISIS RISIKO INVESTASI SAHAM AGRIBISNIS ROKOK DENGAN PENDEKATAN ARCH-GARCH Oleh : EDY ISKANDAR A14102019 PROGRAM STUD1 MANAJEMEN AGRIBISNlS FAKULTAS PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2006 EDY ISKANDAR.
ANALISIS MODEL PELUANG BERTAHAN HIDUP DAN APLIKASINYA SUNARTI FAJARIYAH
ANALISIS MODEL PELUANG BERTAHAN HIDUP DAN APLIKASINYA SUNARTI FAJARIYAH SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2009 2 PERNYATAAN MENGENAI TESIS DAN SUMBER INFORMASI Dengan ini saya menyatakan
Penggunaan Metode VaR (Value at Risk) dalam Analisis Risiko Investasi Saham dengan Pendekatan Generalized Pareto Distribution (GPD)
JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol. 1, No. 1, (Sept. 212) ISSN: 231-928X D-56 Penggunaan Metode VaR (Value at Risk) dalam Analisis Risiko Investasi Saham dengan Pendekatan Generalized Pareto Distribution (GPD)
PENGGUNAAN VALUE-AT-RISK UNTUK MENGUKUR RISIKO DENGAN MENGGUNAKAN SIMULASI MONTE CARLO YUNDA FITARI
PENGGUNAAN VALUE-AT-RISK UNTUK MENGUKUR RISIKO DENGAN MENGGUNAKAN SIMULASI MONTE CARLO YUNDA FITARI DEPARTEMEN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2013
ADLN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
EVALUASI KINERJA PORTOFOLIO SAHAM DANA JAMINAN SOSIAL HARI TUA DENGAN METODE SINGLE INDEX MODEL DAN INDEKS TREYNOR TESIS Untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Magister Manajemen. Oleh :
ANALISIS PENGARUH PERKEMBANGAN PASAR MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA
1 ANALISIS PENGARUH PERKEMBANGAN PASAR MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA Oleh GILMAN PRADANA NUGRAHA H14103024 DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR
PENENTUAN VALUE AT RISK SAHAM KIMIA FARMA PUSAT MELALUI PENDEKATAN DISTRIBUSI PARETO TERAMPAT
ISSN: 2339-2541 JURNAL GAUSSIAN, Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015, Halaman 453-462 Online di: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/gaussian PENENTUAN VALUE AT RISK SAHAM KIMIA FARMA PUSAT MELALUI PENDEKATAN
ANALISIS PENGELUARAN ENERGI PEKERJA PENYADAPAN KOPAL DI HUTAN PENDIDIKAN GUNUNG WALAT KABUPATEN SUKABUMI JAWA BARAT AVIANTO SUDIARTO
ANALISIS PENGELUARAN ENERGI PEKERJA PENYADAPAN KOPAL DI HUTAN PENDIDIKAN GUNUNG WALAT KABUPATEN SUKABUMI JAWA BARAT AVIANTO SUDIARTO DEPARTEMEN HASIL HUTAN FAKULTAS KEHUTANAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2007
UJI DAN APLIKASI KOMPUTASI PARALEL PADA JARINGAN SYARAF PROBABILISTIK (PNN) UNTUK PROSES KLASIFIKASI MUTU BUAH TOMAT SEGAR
UJI DAN APLIKASI KOMPUTASI PARALEL PADA JARINGAN SYARAF PROBABILISTIK (PNN) UNTUK PROSES KLASIFIKASI MUTU BUAH TOMAT SEGAR oleh: MOH. KHAWARIZMIE ALIM F14101030 2006 FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN INSTITUT
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. keuntungan atau coumpouding. Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Investasi Menurut Fahmi dan Hadi (2009) investasi merupakan suatu bentuk pengelolaan dana guna memberikan keuntungan dengan cara menempatkan dana tersebut pada alokasi
PEMODELAN STOK GABAH/BERAS DI KABUPATEN SUBANG MOHAMAD CHAFID
PEMODELAN STOK GABAH/BERAS DI KABUPATEN SUBANG MOHAMAD CHAFID SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2006 SURAT PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis yang berjudul : PEMODELAN STOK GABAH/BERAS
PENDUGAAN NILAI RISIKO DENGAN SEBARAN TRANSFORMASI-KERNEL DAN SEBARAN NILAI EKSTREM BUDI HARYANTO
PENDUGAAN NILAI RISIKO DENGAN SEBARAN TRANSFORMASI-KERNEL DAN SEBARAN NILAI EKSTREM BUDI HARYANTO PROGRAM STUDI STATISTIKA SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012 PERNYATAAN MENGENAI TESIS
BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Pergerakan Harga Saham Pergerakan harga harian indeks LQ45 dan lima saham perbankan yang termasuk dalam kelompok LQ45 selama periode penelitian ditampilkan dalam bentuk
PREDIKSI CURAH HUJAN EKSTRIM SECARA SPASIAL (Studi Kasus: Curah Hujan Bulanan di Kabupaten Indramayu) FITRI MUDIA SARI
PREDIKSI CURAH HUJAN EKSTRIM SECARA SPASIAL (Studi Kasus: Curah Hujan Bulanan di Kabupaten Indramayu) FITRI MUDIA SARI SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2013 PERNYATAAN MENGENAI TESIS
ANALISIS KINERJA SAHAM PERUSAHAAN AGRIBISNIS PETERNAKAN DI PT. BURSA EFEK INDONESIA (Periode Januari Desember 2007)
ANALISIS KINERJA SAHAM PERUSAHAAN AGRIBISNIS PETERNAKAN DI PT. BURSA EFEK INDONESIA (Periode Januari 2003 - Desember 2007) SKRIPSI GALIH MEITANUL IMAN PROGRAM STUDI SOSIAL EKONOMI PETERNAKAN FAKULTAS PETERNAKAN
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB PENDAHULUAN. Latar Belakang Dunia perbankan sebagai institusi yang memiliki izin untuk melakukan banyak aktivitas seperti menghimpun dana secara langsung dari masyarakat dalam bentuk simpanan (giro,
STABILITAS MONETER PADA SISTEM PERBANKAN GANDA DI INDONESIA OLEH HENI HASANAH H
STABILITAS MONETER PADA SISTEM PERBANKAN GANDA DI INDONESIA OLEH HENI HASANAH H14103001 DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2007 STABILITAS MONETER PADA SISTEM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKIAN UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON
S T A T I S T I K A Oleh : WIJAYA email : [email protected] FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKIAN UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON 2010 Wijaya : Statistika 0 I. PENDAHULUAN Statistika adalah
MASALAH SISWA YANG MEROKOK DI SMP NEGERI 3 KERTAK HANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016
STRATEGI GURU BIMBINGAN dan KONSELING dalam MENANGANI MASALAH SISWA YANG MEROKOK DI SMP NEGERI 3 KERTAK HANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016 OLEH ROBY KUSMADANI INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ANTASARI BANJARMASIN
PENERAPAN MODEL FINITE LENGTH LINE SOURCE UNTUK MENDUGA KONSENTRASI POLUTAN DARI SUMBER GARIS (STUDI KASUS: JL. M.H. THAMRIN, DKI JAKARTA)
PENERAPAN MODEL FINITE LENGTH LINE SOURCE UNTUK MENDUGA KONSENTRASI POLUTAN DARI SUMBER GARIS (STUDI KASUS: JL. M.H. THAMRIN, DKI JAKARTA) EKO SUPRIYADI DEPARTEMEN GEOFISIKA DAN METEOROLOGI FAKULTAS MATEMATIKA
3.3 Pengumpulan Data Primer
10 pada bagian kantong, dengan panjang 200 m dan lebar 70 m. Satu trip penangkapan hanya berlangsung selama satu hari dengan penangkapan efektif sekitar 10 hingga 12 jam. Sedangkan untuk alat tangkap pancing
Catatan Kuliah. MA4183 Model Risiko Risk: Quantify and Control. Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.
Catatan Kuliah MA4183 Model Risiko Risk: Quantify and Control Dosen: Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD. Kelompok Keilmuan Statistika - FMIPA Institut Teknologi Bandung 2017 1 Tentang MA4183 Model Risiko
