BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
|
|
|
- Verawati Hardja
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Organisasi BPJS Ketenagakerjaan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) merupakan program publik yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi risiko sosial ekonomi tertentu dan penyelenggaraan nya menggunakan mekanisme asuransi sosial. Sebagai Lembaga Negara yang bergerak dalam bidang asuransi sosial BPJS Ketenagakerjaan yang dahulu bernama PT Jamsostek (Persero) merupakan pelaksana undang-undang jaminan sosial tenaga kerja. BPJS Ketenagakerjaan sebelumnya bernama Jamsostek (jaminan sosial tenaga kerja), yang dikelola oleh PT. Jamsostek (Persero), namun sesuai UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS, PT. Jamsostek berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan sejak tanggal 1 Januari BPJS Kesehatan dahulu bernama Askes bersama BPJS Ketenagakerjaan merupakan program pemerintah dalam kesatuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diresmikan pada tanggal 31 Desember Untuk BPJS Kesehatan mulai beroperasi sejak tanggal 1 Januari 2014, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan mulai beroperasi sejak 1 Juli Sejarah Perusahaan Penyelenggaraan program jaminan sosial merupakan salah satu tanggung jawab dan kewajiban Negara - untuk memberikan perlindungan sosial ekonomi kepada masyarakat. Sesuai dengan kondisi kemampuan keuangan Negara. Indonesia seperti halnya negara berkembang lainnya, mengembangkan program jaminan sosial berdasarkan funded social security, yaitu jaminan sosial yang didanai oleh peserta dan masih terbatas pada masyarakat pekerja di sektor formal. Sejarah terbentuknya PT Jamsostek (Persero) mengalami proses yang panjang, dimulai dari UU No.33/1947 menjadi UU No.2/1951 tentang kecelakaan kerja, Peraturan Menteri Perburuhan (PMP) No.48/1952 menjadi PMP No.8/1956 tentang pengaturan bantuan untuk usaha penyelenggaraan kesehatan buruh, PMP 22
2 23 No.15/1957 tentang pembentukan Yayasan Sosial Buruh, PMP No.5/1964 tentang pembentukan Yayasan Dana Jaminan Sosial (YDJS), diberlakukannya UU No.14/1969 tentang Pokok-pokok Tenaga Kerja. Secara kronologis proses lahirnya asuransi sosial tenaga kerja semakin transparan. Setelah mengalami kemajuan dan perkembangan, baik menyangkut landasan hukum, bentuk perlindungan maupun cara penyelenggaraan, pada tahun 1977 diperoleh suatu tonggak sejarah penting dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) No.33 tahun 1977 tentang pelaksanaan program asuransi sosial tenaga kerja (ASTEK), yang mewajibkan setiap pemberi kerja/pengusaha swasta dan BUMN untuk mengikuti program ASTEK. Terbit pula PP No.34/1977 tentang pembentukan wadah penyelenggara ASTEK yaitu Perum Astek. Tonggak penting berikutnya adalah lahirnya UU No.3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK). Dan melalui PP No.36/1995 ditetapkannya PT Jamsostek sebagai badan penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Program Jamsostek memberikan perlindungan dasar untuk memenuhi kebutuhan minimal bagi tenaga kerja dan keluarganya, dengan memberikan kepastian berlangsungnya arus penerimaan penghasilan keluarga sebagai pengganti sebagian atau seluruhnya penghasilan yang hilang, akibat risiko sosial. Selanjutnya pada akhir tahun 2004, Pemerintah juga menerbitkan UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Undang-undang itu berhubungan dengan Amandemen UUD 1945 tentang perubahan pasal 34 ayat 2, yang kini berbunyi: "Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan". Manfaat perlindungan tersebut dapat memberikan rasa aman kepada pekerja sehingga dapat lebih berkonsentrasi dalam meningkatkan motivasi maupun produktivitas kerja. Kiprah Perusahaan PT Jamsostek (Persero) yang mengedepankan kepentingan dan hak normatif Tenaga Kerja di Indonesia dengan memberikan perlindungan 4 (empat) program, yang mencakup Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan
3 24 Pemeliharaan Kesehatan (JPK) bagi seluruh tenaga kerja dan keluarganya terus berlanjutnya hingga berlakunya UU No 24 Tahun Tahun 2011, ditetapkanlah UU No 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Sesuai dengan amanat undang-undang, tanggal 1 Januari 2014 PT Jamsostek akan berubah menjadi Badan Hukum Publik. PT Jamsostek (Persero) yang bertransformasi menjadi BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan tetap dipercaya untuk menyelenggarakan program jaminan sosial tenaga kerja, yang meliputi JKK, JKM, JHT dengan penambahan Jaminan Pensiun mulai 1 Juli Menyadari besar dan mulianya tanggung jawab tersebut, BPJS Ketenagakerjaan pun terus meningkatkan kompetensi di seluruh lini pelayanan sambil mengembangkan berbagai program dan manfaat yang langsung dapat dinikmati oleh pekerja dan keluarganya. Kini dengan sistem penyelenggaraan yang semakin maju, program BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan manfaat kepada pekerja dan pengusaha saja, tetapi juga memberikan kontribusi penting bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi bangsa dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. 3.3 Visi dan Misi Perusahaan Visi : Menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kebanggaan Bangsa, yang Amanah, Bertata kelola Baik serta Unggul dalam Operasional dan Pelayanan. Misi : Melalui Program Jaminan Sosial berkomitmen Untuk: Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan 1. Melindungi dan Menyejahterakan seluruh pekerja dan keluarganya 2. Meningkatkan produktivitas dan daya saing pekerja 3. Mendukung pembangunan dan kemandirian perekonomian nasional
4 Struktur Organisasi Struktur organisasi adalah susunan fungsi-fungsi, departemen atau posisi-posisi organisasi yang digambarkan dalam kotak-kotak dimana dihubungkan satu dengan yang lain dengan garis yang menunjukan rantai perintah dan jalur komunikasi formal. Berikut struktur organisasi dalam proses pelayanan SPO. Kepala Cabang Keuangan Pelayanan Admin Gambar 3.1 Struktur Organisasi Proses pelayanan SPO Berikut ini uraian tentang tugas dan fungsi masing-masing bagian pada proses Pelayanan SPO pada BPJSTK Cabang Batuceper : 1. Kepala Cabang Kepala Cabang memiliki kewenangan dan tanggung jawab penuh atas kantor cabang BPJSTK yang dipimpin. 2. Bagian Keuangan Bertugas memperoleh laporan SPO dan menyimpan laporan tersebut. 3. Bagian Pelayanan Bertugas sebagai frontliner yang berinteraksi dengan pelanggan BPJSTK. 4. Admin Ditunjuk admin yang bertugas untuk melakukan manajemen user, cabang dan master SPO.
5 Flowmap Berikut rich pic alur bisnis SPO BPJSTK dari mulai anggota hingga menuju BPJSTK : Bank SPO Anggota BPJSTK Pembayaran BPJSTK Bagian Keuangan & Pelayanan Data Pembayaran / Klaim JHT Gambar 3.2 Rich pic Alur bisnis SPO BPJSTK Dari gambar diatas berikut flowmap nya : Proses Bisnis SPO BPJSTK Anggota Bank SPO BPJSTK Keuangan BPJSTK Pelayanan Mulai Pembayaran via SPO Daftar Pembayaran SPO Laporan Pembayaran Pembayaran via SPO Data Pembayaran Arsip Pembayaran Klaim JHT Basis Data Daftar Pembayaran SPO Laporan Pembayaran Laporan Klaim JHT Laporan Klaim JHT Selesai Phase Gambar 3.3 Flowmap Alur bisnis SPO BPJSTK
6 Uraian Prosedur Analisa sistem berjalan yaitu menganalisa proses-proses yang terjadi pada proses SPO, berikut prosedur proses nya : 1. Bagian Keuangan mendapatkan data dari bank SPO mengenai status laporan pembayaran kemudian melakukan upload data. 2. Bagian pelayanan dapat melihat data pelaporan yang retur atau sukses terbayar 3. Jika ada status yang retur dan tenaga kerja yang klaim sudah datang kembali ke kantor BPJSTK untuk melakukan pelaporan konfirmasi ulang, maka bagian pelayanan melaporkan ulang ke bagian keuangan. 4. Bagian Keuangan akan melakukan update pembayaran ulang sehingga status menjadi sukses terbayar Analisa Masalah Berikut analisa permasalahan berdasarkan flowmap : 1. Sulitnya mengkompilasi data keuangan. 2. Tidak terdokumentasinya sistem laporan SPO. 3. Semua orang bisa membuka bahkan merubah data-data yang ada di komputer karena tidak adanya hak akses Analisa Kebutuhan Berikut analisa kebutuhan berdasarkan analisa masalah : 1. Dibuatkan hak akses untuk dapat melakukan pencarian data yang sudah tersimpan di database yang sebelumnya diinput oleh bagian keuangan. 2. Dibuatkan monitoring atas proses yang dapat merekam dan melihat data setiap bulan dan setiap tahun.
7 Use Case Berjalan Mendapatkan Laporan SPO Menyimpan Laporan SPO secara manual Meminta Data SPO Keuangan Pelayanan Melakukan Follow Up Data SPO Mengklasifikasi Data SPO Gambar 3.4 Use Case Berjalan SPO Tabel 3.1 Use Case Mendapatkan Laporan SPO Nama Use Case Mendapatkan Laporan SPO Keuangan Keuangan mendapatkan file laporan SPO via dari mitra bank yang sudah bekerja sama dengan BPJSTK Pra-kondisi - Tindakan Keuangan mendapat file SPO Post-Kondisi Menyimpan Laporan SPO secara manual. Tabel 3.2 Use Case Menyimpan Laporan SPO secara manual Nama Use Case Menyimpan Laporan SPO secara manual Keuangan Keuangan menyimpan file laporan SPO di komputer staff keuangan Pra-kondisi Mendapatkan Laporan SPO Tindakan Keuangan menyimpan file SPO Post-Kondisi File SPO tersimpan
8 29 Tabel 3.3 Use Case Meminta Data SPO Nama Use Case Meminta Data SPO Pelayanan Pelayanan meminta data SPO sesuai dengan kebutuhan kepada bagian keuangan Pra-kondisi - Tindakan Post-Kondisi Pelayanan menentukan data SPO yang dibutuhkan Melakukan follow up data SPO Tabel 3.4 Use Case Melakukan follow up data SPO Nama Use Case Melakukan follow up data SPO Pelayanan Pelayanan melakukan konfirmasi dan follow up kepada bagian keuangan apakah data SPO ada atau tidak Pra-kondisi Meminta Data SPO Tindakan Post-Kondisi Pelayanan melakukan konfirmasi ke keuangan Mendapatkan hasil SPO Tabel 3.5 Use Case Mengklasifikasi Data SPO Nama Use Case Mengklasifikasi Data SPO Pelayanan Pelayanan melakukan pencarian data SPO berdasarkan klasifikasi yang dibutuhkan Pra-kondisi Melakukan follow up data SPO Tindakan Post-Kondisi Pelayanan mengisi klasifikasi kebutuhan data SPO Memperoleh data sesuai klasifikasi
9 Analisa Sistem Usulan Use Case Usulan Melakukan Log In Melakukan Upload Pembayaran SPO Keuangan Menklaim JHT SPO Mencari Data Pembayaran SPO Pelayanan Melakukan Manajemen SPO Melakukan Manajemen User Admin Melakukan Manajemen Cabang Nama Use Case Gambar 3.5 Use Case Usulan Tabel 3.6 Use Case Log In Melakukan Log In Keuangan, Pelayanan, Admin Pra-kondisi Tindakan Post-Kondisi Sistem harus bisa mengenali user yang akan mengakses data dan melakukan aktivitas Memiliki username dan password yang sudah terdaftar di sistem Memasukan username dan password Dapat mengakses sistem Tabel 3.7 Use Case Melakukan Upload Pembayaran SPO Nama Use Case Melakukan Upload Pembayaran SPO Keuangan
10 31 Pra-kondisi Tindakan Post-Kondisi Sistem mengolah file yang diupload oleh keuangan kemudian menyimpan laporan tersebut sesuai dengan SPO yang dipilih Login Keuangan memasukan file untuk diupload ke sistem Dapat berhasil diupload dan disimpan. Tabel 3.8 Use Case Menklaim JHT SPO Nama Use Case Pra-kondisi Tindakan Post-Kondisi Menklaim JHT SPO Pelayanan Sistem harus bisa menampilkan data klaim JHT yang ada di laporan SPO Melakukan Upload Pembayaran SPO Memasukan nama SPO dan memilih periode klaim Menampilkan data klaim JHT SPO Tabel 3.9 Use Case Mencari Data Pembayaran SPO Nama Use Case Mencari Data Pembayaran SPO Pelayanan Sistem harus bisa menampilkan data pembayaran SPO sesuai dengan klasifikasi kriteria yang dimasukan oleh pelayanan Pra-kondisi Melakukan Upload Pembayaran SPO Tindakan Post-Kondisi Mengisi kriteria yang di inginkan dalam proses pencarian Menampilkan data pembayaran sesuai klasifikasi yang dimasukan Tabel 3.10 Melakukan Manajemen SPO Nama Use Case Melakukan Manajemen SPO
11 32 Pra-kondisi Tindakan Post-Kondisi Admin Sistem menyimpan hasil penambahan baru, edit dan hapus SPO oleh admin Login Admin menambahkan baru, edit dan hapus SPO Data berhasil diubah Tabel 3.11 Melakukan Manajemen User Nama Use Case Melakukan Manajemen User Admin Pra-kondisi Tindakan Post-Kondisi Sistem menyimpan hasil penambahan baru, edit dan hapus User oleh admin Login Admin menambahkan baru, edit dan hapus User Data berhasil diubah Tabel 3.12 Melakukan Manajemen Cabang Nama Use Case Melakukan Manajemen Cabang Admin Pra-kondisi Tindakan Post-Kondisi Sistem menyimpan hasil penambahan baru, edit dan hapus Kantor Cabang oleh admin Login Admin menambahkan baru, edit dan hapus Kantor Cabang Data berhasil diubah Activity Melakukan Login Activity Diagram melakukan Log In dilakukan setiap user (Admin,Pelayanan, Keuangan), user harus memasukan username dan password mereka untuk masuk ke dalam sistem. Berikut Activity Diagram melakukan login :
12 33 Melakukan Login Admin/Keuangan/Pelayanan Sistem Memilih halaman login Menampilakan halaman login Memasukan Username dan Password Tidak Sesuai Iya Menampilkan halaman utama Phase Gambar 3.6 Activity Diagram Melakukan Login Tabel 3.13 Activity Diagram Melakukan Login Nama Activity Melakukan Login Admin, Keuangan, Pelayanan 1. Admin/Keuangan/Pelayanan memilih halaman login 2. Sistem menampilkan halaman login 3. Admin/Keuangan/Pelayanan memasukan username dan password 4. Sistem melakukan validasi, Jika benar maka menampilkan halaman utama 5. Jika salah, Admin/Keuangan/Pelayanan memasukan username dan password lagi.
13 Activity Melakukan Upload Pembayaran SPO Activity Diagram melakukan upload pembayaran SPO dilakukan oleh Pelayanan. Bagian Keuangan memasukan file dan memilih SPO. Berikut Activity Diagram melakukan upload pembayaran SPO : Melakukan Upload Pembayaran SPO Keuangan Sistem Memilih halaman Upload Menampilkan halaman Upload Memasukan file pembayaran dan memilih SPO Cek Status Pending di database Ada Tidak Iya Update data pending Menyimpan data Pembayaran sesuai SPO Phase Gambar 3.7 Activity Diagram Melakukan Upload Pembayaran SPO Tabel 3.14 Activity Diagram Melakukan Upload Pembayaran SPO Nama Activity Melakukan Login Keuangan 1. Keuangan memilih halaman upload 2. Sistem menampilkan halaman upload 3. Keuangan memasukan file pembayaran dan memilih SPO Activity Mencari Data Pembayaran SPO Activity Diagram melakukan menklaim JHT dilakukan oleh Pelayanan. Bagian Pelayanan memasukan kriteria klasifikasi data pembayaran SPO. Berikut Activity Diagram melakukan manajemen cabang :
14 35 Mencari Data Pembayaran SPO Pelayanan Sistem Memilih halaman Pencarian Menampilkan halaman Pencarian Memasukkan detail nama, nomor kartu, nik, bank SPO, cabang dan nomor rekening Menampilkan data sesuai masukan Cetak pencarian dalam bentuk excel atau pdf Phase Gambar 3.8 Activity Diagram Mencari Data Pembayaran SPO Tabel 3.15 Activity Diagram Mencari data pembayaran SPO Nama Activity Mencari data pembayaran SPO Pelayanan 1. Pelayanan memilih halaman pencarian 2. Sistem menampilkan halaman pencarian 3. Pelayanan memasukan detail nama, nomor kartu, nik, bank SPO, cabang dan nomor rekening 4. Sistem menampilkan data sesuai masukan 5. Sistem cetak pencarian dalam bentuk excel atau pdf
15 Activity Menklaim JHT Activity Diagram melakukan menklaim JHT dilakukan oleh Pelayanan. Bagian Pelayanan memasukan detail cabang SPO dan periode tanggal JHT. Berikut Activity Diagram melakukan klaim JHT : Menklaim JHT Pelayanan Sistem Memilih halaman klaim JHT sesuai SPO Menampilkan halaman Klaim JHT Memasukkan detail cabang SPO, tanggal mulai dan tanggal berakhir Menampilkan data sesuai masukan Cetak laporan dalam bentuk excel atau pdf Phase Gambar 3.9 Activity Diagram Menklaim JHT Tabel 3.16 Activity Diagram Menklaim JHT Nama Activity Menklaim JHT Pelayanan 1. Pelayanan memilih halaman klaim JHT sesuai SPO 2. Sistem menampilkan halaman klaim JHT 3. Pelayanan memasukan detail cabang SPO, tanggal mulai dan tanggal berakhir 4. Sistem menampilkan data sesuai masukan 5. Sistem cetak laporan dalam bentuk excel atau pdf
16 Activity Melakukan Manajemen Cabang Activity Diagram melakukan manajemen cabang dilakukan oleh Admin. Berikut Activity Diagram melakukan manajemen cabang : Melakukan Manajemen Cabang Admin Sistem Memilih halaman Master Cabang Menampilkan halaman Master Cabang Tambah Cabang Pilih Cabang Edit Cabang Hapus Cabang Simpan Data Menyimpan data ke database Phase Gambar 3.10 Activity Diagram Melakukan Manajemen Cabang Tabel 3.17 Activity Diagram Melakukan Manajemen Cabang Nama Activity Melakukan Manajemen Cabang Admin 1. Admin memilih halaman master cabang 2. Sistem menampilkan halaman master cabang 3. Admin memilih fungsi tambah, edit atau hapus cabang 4. Admin memilih simpan data 5. Sistem simpan data ke basis data
17 Activity Melakukan Manajemen SPO Activity Diagram melakukan manajemen user dilakukan oleh Admin. Berikut Activity Diagram melakukan manajemen user : Melakukan Manajemen SPO Admin Sistem Memilih halaman Master SPO Menampilkan halaman Master SPO Tambah SPO Pilih SPO Ada Edit SPO Hapus SPO Transaksi? Tidak ada Simpan Data Menyimpan data ke database Phase Gambar 3.11 Activity Diagram Melakukan Manajemen SPO Tabel 3.18 Activity Diagram Melakukan Manajemen SPO Nama Activity Melakukan Manajemen SPO Admin 1. Admin memilih halaman master SPO 2. Sistem menampilkan halaman master SPO 3. Admin memilih fungsi tambah, edit atau hapus SPO 4. Admin memilih simpan data 5. Sistem simpan data ke basis data
18 Activity Melakukan Manajemen User Activity Diagram melakukan manajemen user dilakukan oleh Admin, tipe user antara lain Admin, Pelayanan, Keuangan. Berikut Activity Diagram melakukan manajemen user: Melakukan Manajemen User/Pengguna Admin Sistem Memilih halaman Master User Menampilkan halaman Master User Tambah user Pilih user Edit user Hapus user Simpan Data Menyimpan data ke database Phase Gambar 3.12 Activity Diagram Melakukan Manajemen User Tabel 3.19 Activity Diagram Melakukan Manajemen User Nama Activity Melakukan Manajemen User Admin 1. Admin memilih halaman master User 2. Sistem menampilkan halaman master User 3. Admin memilih fungsi tambah, edit atau hapus User 4. Admin memilih simpan data 5. Sistem simpan data ke basis data
19 Sequence Melakukan Login Setiap User harus melakukan log in dulu sebelum masuk ke halaman utama aplikasi. User memasukan username dan password di halaman login kemudian dilakukan validasi data ke database, jika benar akan masuk ke halaman utama, tapi jika salah akan dikembalikan ke halaman login dengan pesan kesalahan. : Halaman Login : Form Login : Halaman Utama Admin Pelayanan Keuangan 1: Tampilkan halaman login 1.2: Pilih menu login 2: btnlogin() 2.1: get data db 2.1: Koneksi db 3: Masuk Halaman utama Gambar 3.13 Sequence Melakukan Login Tabel 3.20 Sequence Diagram Melakukan Login Nama Sequence Melakukan Login Admin/Pelayanan/Keuangan Admin/Pelayanan/Keuangan menampilkan halaman login dan mengisi form login selanjutnya data di validasi ke database, jika benar maka masuk ke halaman utama
20 Sequence Melakukan Upload Pembayaran SPO Keuangan melakukan upload pembayaran melalui menu upload. Keuangan memasukan file dan memilih SPO kemudian file akan diolah dan disimpan ke tb_transaksi. : Halaman Utama : Halaman Upload : Form Upload :tbl_transaksi Keuangan 1: Tampilkan halaman utama 1.1 Pilih menu upload 1.2: Masukkan File Upload, SPO 2: btnupload() 2.1: koneksi DB 4: Review() 3: Insert file upload Gambar 3.14 Sequence Melakukan Upload Pembayaran SPO Tabel 3.21 Sequence Diagram Melakukan Login Nama Sequence Melakukan Upload Pembayaran SPO Keuangan Keuangan menampilkan halaman utama dan memilih halaman upload kemudian memasukan file SPO lewat form upload selanjutnya disimpan ke tbl_transaksi
21 Sequence Mencari Data Pembayaran SPO Pelayanan melakukan pencarian data pembayaran SPO melalui menu pencarian. Pelayanan memasukan kriteria klasifikasi dan akan menampilkan data dari tb_transaksi sesuai dengan kriteria yang dimasukan. : Halaman Utama : Halaman Search : tb_transaksi :Halaman Detail Pencarian Pelayanan 1: Tampilkan halaman utama 1.1 Pilih menu search 2: btnsearch() 3: Tampilkan Data 2.1: koneksi DB 4: Tampilkan detail hasil pencarian transaksi Gambar 3.15 Sequence Mencari Data Pembayaran SPO Tabel 3.22 Sequence Diagram Mencari Data Pembayaran SPO Nama Sequence Mencari Data Pembayaran SPO Pelayanan Pelayanan menampilkan halaman utama dan memilih halaman search, kemudian mengisi klasifikasi pencarian selanjutnya sistem akan menampilkan data dari tb_transaksi ke halaman detail pencarian
22 Sequence Menklaim JHT Pelayanan melakukan penarikan data klaim JHT melalui menu klaim JHT. Pelayanan measukan kriteria dan akan menampilkan data dari tb_transaksi sesuai dengan kriteria yang dimasukan. : Halaman Utama : Halaman Klaim JHT : tb_transaksi :Halaman Detail Klaim JHT Pelayanan 1: Tampilkan halaman utama 1.1 Pilih menu klaim 2: btnklaim() 3: Tampilkan Data 2.1: koneksi DB 4: Tampilkan detail klaim JHT Gambar 3.16 Sequence Menklaim JHT Tabel 3.23 Sequence Diagram Menklaim JHT Nama Sequence Menklaim JHT Pelayanan Pelayanan menampilkan halaman utama dan memilih halaman klaim JHT, kemudian mengisi data JHT selanjutnya sistem akan menampilkan data dari tb_transaksi ke halaman detail klaim JHT
23 Sequence Melakukan Manajemen Cabang Admin melakukan manajemen data Cabang melalui menu data. Admin dapat melihat, merubah dan menambah data data jika diperlukan, kemudian data akan masuk ke tbl_cabang. : Halaman Utama : Halaman Cabang : Form Informasi Cabang :tbl_cabang Admin 1: Tampilkan halaman utama 1.1 Pilih menu cabang 1.2: Preview 1.3: Form informasi cabang 2: btnsave() 2.1: koneksi DB 4: Review() 3: Insert data cabang Gambar 3.17 Sequence Melakukan Manajemen Cabang Tabel 3.24 Sequence Diagram Manajemen Cabang Nama Sequence Manajemen Cabang Admin Admin menampilkan halaman utama dan memilih menu cabang selanjutnya memilih fungsi yang diinginkan kemudian menampilkan informasi cabang pada form cabang, selanjut nya melakukan proses simpan ke tbl_cabang
24 Sequence Melakukan Manajemen SPO Admin melakukan manajemen data SPO melalui menu SPO. Admin dapat melihat, merubah dan menambah data SPO jika diperlukan, kemudian data akan masuk ke tbl_spo. : Halaman Utama : Halaman SPO : Form Informasi SPO :tbl_spo Admin 1: Tampilkan halaman SPO 1.1 Pilih menu SPO 1.2: Preview 1.3: Form informasi SPO 2: btnsave() 2.1: koneksi DB 4: Review() 3: Insert data SPO Gambar 3.18 Sequence Melakukan Manajemen SPO Tabel 3.25 Sequence Diagram Manajemen SPO Nama Sequence Manajemen SPO Admin Admin menampilkan halaman utama dan memilih menu SPO selanjutnya memilih fungsi yang diinginkan kemudian menampilkan informasi SPO pada form SPO, selanjut nya melakukan proses simpan ke tbl_spo
25 Sequence Melakukan Manajemen User Admin melakukan manajemen data user melalui menu user. Admin dapat melihat, merubah dan menambah data user jika diperlukan, kemudian data akan masuk ke tbl_user. : Halaman Utama : Halaman User : Form Informasi User :tbl_user Admin 1: Tampilkan halaman utama 1.1 Pilih menu user 1.2: Preview 1.3: Form informasi user 2: btnsave() 2.1: koneksi DB 4: Review() 3: Insert data user Gambar 3.19 Sequence Melakukan Manajemen User Tabel 3.26 Sequence Diagram Manajemen User Nama Sequence Manajemen User Admin Admin menampilkan halaman utama dan memilih menu User selanjutnya memilih fungsi yang diinginkan kemudian menampilkan informasi User pada form User, selanjut nya melakukan proses simpan ke tbl_user
26 Class Diagram Untuk mendukung tampilan data yang ada pada aplikasi, maka disusunlah class diagram. Class diagram menggambarkan class-class yang saling berelasi sehingga dapat memberikan informasi sesuai kebutuhan. Berikut class diagram pada aplikasi ini : Cabang -kode_cabang* -nama_cabang -alamat_cabang -no_telpon_cabang -manager_cabang -no_telpon_manager - -status_kcp Create() Read() Update() Delete() 1 SPO 0...* -kode_spo* -nama_spo -alamat_spo -no_telpon_spo -manager_spo -no_telpon_manager - -kode_cabang -status_spo Create() Read() Update() Delete() 1 1 User -userlogin* -passwd -nama_karyawan -nik -role_karyawan 0...* -kode_cabang -status_karyawan Create() Read() Update() Delete() * TransHdr 0...* -idtrans_hdr* -tanggal_upload -userlogin -kode_spo -status Create() Read() Update() Delete() * TransDtl -idtrans_dtl* -idtrans_hdr -nama_tk -no_kpj -tanggal_pengajuan -tanggal_status -tanggal_dokumen -status_dokumen -no_agenda -no_penetapan -nominal_bersih -no_rekening_debet -no_rekening_tujuan -tanggal_pencarian -kode_cabang -nama_cabang -kantor_cabang -status -created_user Create() Read() Update() Delete() Gambar 3.20 Class Diagram Usulan Perancangan Struktur Basis Data Setelah perancangan sistem dilakukan, selanjutnya adalah perancangan basis data. Berikut ini adalah rancangan basis data yang akan dibangun : Nama Tabel Isi : tbcabang : Data master cabang Primary Key : kode_cabang
27 48 Tabel 3.27 Field dan keterangan tbcabang Field Tipe Data (Panjang) Nullable Keterangan kode_cabang varchar(20) NO Kode cabang BPJSTK nama_cabang varchar(50) YES Nama cabang BPJSTK alamat_cabang varchar(70) YES Alamat cabang no_telpon_cabang varchar(15) YES Nomor telepon cabang yang bisa dihubungi manager_cabang varchar(20) NO Manager penanggung jawab cabang no_telpon_manager varchar(15) YES Nomor telepon manager varchar(30) NO cabang atau manager status_kcp char(1) NO Status aktif cabang Nama Tabel Isi : tbspo : Data master SPO Primary Key : kode_spo Tabel 3.28 Field dan keterangan tbspo Field Tipe Data Nullable Keterangan (Panjang) kode_spo varchar(20) NO Kode SPO nama_spo varchar(50) YES Nama bank SPO alamat_spo varchar(70) YES Alamat pusat bank SPO no_telpon_spo varchar(15) YES Nomor telepon bank SPO manager_spo varchar(20) NO Manager penanggung jawab dari pihak bank no_telpon_manager varchar(15) YES Nomor telepon manager varchar(30) NO dari bank atau manager SPO kode_cabang varchar(20) NO Kode cabang BPJSTK status_spo char(1) NO Status aktif SPO
28 49 Nama Tabel Isi : tbuser : Data master user karyawan Primary Key : userlogin Tabel 3.29 Field dan keterangan tbuser Field Tipe Data (Panjang) Nullable Keterangan userlogin varchar(20) NO Username untuk login karyawan passwd char(32) NO Password login nama_karyawan varchar(50) YES Nama karyawan nik varchar(20) YES Nomor induk karyawan role_karyawan varchar(9) NO Jabatan divisi karyawan kode_cabang varchar(20) NO Kode cabang BPJSTK status_karyawan char(1) NO Status aktif karyawan Nama Tabel Isi : tbtrans_hdr : Data header dari pembayaran SPO Primary Key : idtrans_hdr Tabel 3.30 Field dan keterangan tbtrans_hdr Field Tipe Data Nullable Key (Panjang) idtrans_hdr varchar(12) NO ID transaksi upload SPO tanggal_upload datetime NO Tanggal waktu upload SPO userlogin varchar(20) NO Username yang melakukan upload SPO kode_spo varchar(20) NO Kode bank SPO status char(1) NO Status aktif upload SPO
29 50 Nama Tabel Isi : tbtrans_dtl : Data detail dari pembayaran SPO Primary Key : idtrans_dtl Tabel 3.31 Field dan keterangan tbtrans_dtl Field Tipe Data Nullable Key (Panjang) idtrans_dtl int(11) NO ID detail data upload SPO idtrans_hdr varchar(20) NO ID transaksi upload SPO nama_tk varchar(100) NO Nama tenaga kerja no_kpj varchar(50) NO Nomor BPJSTK tanggal_pengajuan datetime NO Tanggal pengajuan tenaga kerja tanggal_status datetime NO Tanggal status terakhir tanggal_dokumen date NO Tanggal diterbitkan dokumen status_dokumen varchar(50) NO Status dokumen BPJSTK no_agenda varchar(50) NO Nomor agenda no_penetapan varchar(50) YES Nomor penetapan nominal_bersih decimal(16,2) YES Nominal bersih no_rekening_debet varchar(25) YES Nomor rekening BPJSTK yang didebet no_rekening_tujuan varchar(25) YES Nomor rekening tujuan atau nomor rekening tenaga kerja tanggal_pencarian date YES Tanggal pencarian kode_cabang varchar(5) NO Kode cabang bank SPO nama_cabang varchar(20) NO Nama cabang bank SPO kantor_cabang varchar(20) NO Kantor cabang bank SPO status varchar(50) NO Status data created_user varchar(20) NO User pembuat data SPO
30 Rancangan Layar Gambar 3.21 Rancangan Layar Login Gambar 3.22 Rancangan Layar Menu Utama
31 52 Gambar 3.23 Rancangan Layar Menu JHT Gambar 3.24 Rancangan Layar Proses Klaim JHT
32 53 Gambar 3.25 Rancangan Layar Upload file SPO Gambar 3.26 Rancangan Layar Pencarian Data SPO
33 54 Gambar 3.27 Rancangan Layar Hasil Pencarian Gambar 3.28 Rancangan Layar Menu Setting
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Setelah tahap analisa dan tahap perancangan sistem aplikasi, maka tahap selanjutnya merupakan tahap implementasi. Akan dibahas mengenai tahap implementasi
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. 2.1 Sejarah Umum BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Umum BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Penyelenggaraan program jaminan sosial merupakan salah satu tangung jawab dan kewajiban Negara - untuk memberikan perlindungan
BAB II PROFIL BPJS KETENAGAKERJAAN KANTOR WILAYAH. ekonomi kepada masyarakat. Sesuai dengan kondisi kemampuan keuangan
BAB II PROFIL BPJS KETENAGAKERJAAN KANTOR WILAYAH A. Sejarah Ringkas Penyelenggaraan program jaminan sosial merupakan salah satu tangung jawab dan kewajiban Negara untuk memberikan perlindungan sosial
BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. sebagai hak dan bukan dari belas kasihan orang lain. membantu yang berpenghasilan rendah.
BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Riwayat Perusahaan Jamsostek dilandasi filosofi kemandirian dan harga diri untuk mengatasi resiko sosial ekonomi. Kemandirian berarti tidak tergantung orang
BAB I PENDAHULUAN. Gambaran Umum Objek Penelitian
BAB I PENDAHULUAN Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Profil Perusahaan BPJS Ketenagakerjaan BPJS ketenagakerjaan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) merupakan program pemerintah yang
BAB II BPJS KETENAGAKERJAAN KANTOR WILAYAH SUMBAGUT. jawab dan kewajiban Negara - untuk memberikan perlindungan sosial ekonomi
BAB II BPJS KETENAGAKERJAAN KANTOR WILAYAH SUMBAGUT A. Sejarah Ringkas Penyelenggaraan program jaminan sosial merupakan salah satu tangung jawab dan kewajiban Negara - untuk memberikan perlindungan sosial
BAB I PENDAHULUAN. bahwa setiap pekerja berhak mendapatkan perlindungan (protection), pemajuan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pada pasal 27 ayat yang ke 2 Undang-undang Dasar 1945 memberikan jaminan kepada setiap warga Negara Indonesia dalam hal memperoleh pekerjaan yang layak, kemudian
Bab I. Pendahuluan. 1.1 Bentuk, Bidang, dan Perkembangan Usaha. keamanan dan kepastian terhadap resiko-resiko sosial ekonomi, dan
Bab I Pendahuluan 1.1 Bentuk, Bidang, dan Perkembangan Usaha 1.1.1 Bentuk Usaha Penyelenggaraan program jaminan sosial merupakan salah satu tangung jawab dan kewajiban Negara untuk memberikan perlindungan
BAB II DESKRIPSI PERUSAHAAN
BAB II DESKRIPSI PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Perusahaan Penyelenggaraan program jaminan sosial merupakan salah satu tanggung jawab dan kewajiban Negara untuk memberikan perlindungan sosial ekonomi kepada masyarakat
BAB 3 OBJEK PENELITIAN
27 BAB 3 OBJEK PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian Dengan sistem penyelenggaraan yang semakin maju, program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tidak hanya memberikan manfaat kepada pekerja dan pengusaha
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.2 SEJARAH RUMAH HIJAU PT. PRIMA ANDRIYANI LESTARI
39 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 TINJAUAN ORGANISASI Organisasi adalah suatu sistem yang paling berpengaruh, mempengaruhi diantara orang dalam kelompok berkerjasama untuk mencapai suatu tujuan tertentu
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1. Analisa Sistem Dalam melakukan sebuah analisa sistem penulis melakukan wawancara ke salah satu objek yang diambil dalam sebuah penelitian untuk proses pengembangan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Profil Tempat Kerja Praktek Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) adalah program publik yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi resiko sosial ekonomi
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Organisasi Bank bjb (IDX: BJBR) (dahulu dikenal dengan Bank Jabar Banten) adalah bank BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Banten yang berkantor
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 5.1 Objek Penelitian 3.1.1 Sejarah Mutiara College adalah salah satu lembaga contoh tempat bimbingan UN yang terdapat di daerah Tangerang. Lembaga ini memiliki focus
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem yang Sedang Berjalan Sebuah sistem informasi dapat efektif jika sistem tersebut dapat memberikan gambaran secara detail dari karakteristik informasi
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
29 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Kasus Pada usaha yang bergerak di bidang jasa khususnya jasa laundry dan dry cleaning, masih banyak yang melakukan aktifitas atau transaksi penerimaan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan Sistem yang berjalan pada CV. Baritama Guna Sejahtera saat ini masih menggunakan sistem manual, semua kegiatan yang berhubungan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SYSTEM PENCETAKAN PO ONLINE PADA PT. DASS. suatu perusahaan yang memproduksi minuman kaleng didirikan pada tahun 1970.
39 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SYSTEM PENCETAKAN PO ONLINE PADA PT. DASS 3.1 Sejarah dan Struktur PT. DASS PT.DASS adalah industry yang bergerak untuk supplay kebutuhan dari suatu perusahaan yang memproduksi
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Salah satu faktor pendukung keberhasilan pembangunan adalah adanya sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui jalur pendidikan, pemerintah berupaya
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
III.1 BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1 Analisis Sistem yang Berjalan Sistem yang sedang berjalan belum tersedia sistem informasi yang berbasis komputer atau dengan kata lain masih dengan cara manual.
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Gambaran Umum Perusahaan PT. Data Citra Mandiri merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. Erajaya Group Of Companies Tbk yang bergerak dibidang retail penjualan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
31 BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah PT. Perkebunan Nusantara III (Persero), belum memiliki sebuah sistem informasi yang terprogram, belum adanya aplikasi khusus yang digunakan untuk
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Organisasi Manajemen investasi adalah manajemen profesional yang mengelola beragam sekuritas atau surat berharga seperti saham, obligasi dan asset lainnya
SIPP Online. User Manual SIPP Online
PETUNJUK PENGGUNAAN : Aplikasi Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan (SIPP) Online BPJS Ketenagakerjaan, adalah : aplikasi untuk pengelolaan laporan mutasi data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Buku ini
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Tinjauan Organisasi Organisasi adalah suatu sistem yang paling berpengaruh, mempengaruhi diantara orang dalam kelompok berkerjasama untuk mencapai suatu tujuan tertentu
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai Sistem Informasi Geografis Letak Kantor Cabang BRI di Kota Medan yang meliputi analisa sistem yang sedang berjalan dan desain sistem.
BAB IV PERANCANGAN SISTEM
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Diagram Use Case dan Skenarionya 4.1.1 Use Case Usulan 4.1.2 Skenario Use Case 4.1.2.1 Skenario Login Gambar 4. 1 Use Case MT Nama Use Case Login Deskripsi Singkat Melakukan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Gambaran Umum Stasiun Kereta Api Pondok Ranji adalah stasiun kereta api yang terletak di Ciputat, Tangerang Selatan. Stasiun ini juga merupakan stasiun paling
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
23 BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan Adapun analisa sistem yang sedang berjalan dalam penyusutan inventaris kantor pada Kantor Distrik Navigasi Kelas 1 Belawan
BAB IV HASIL PRAKTEK KERJA DAN ANALISIS. penjual dan pihak pembeli. Sistem informasi akuntasi penjualan di CV. Kasih Karunia
1 BAB IV HASIL PRAKTEK KERJA DAN ANALISIS 4.1 Analisis Sistem Penjualan CV Kasih Karunia dilakukan dengan cara online, yaitu proses penjualan/transaksinya dilakukan tanpa ada interaksi langsung dari pihak
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Profil PT Karir Mandiri Sejahtera PT. Karir Mandiri Sejahtera (KMS) adalah lembaga Training, Consulting, Coaching, Recruitment and Placement yang didirikan atas
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai sistem informasi akuntansi gaji karyawan harian lepas pada PT. Daeng Mas Inti Perkasa yang meliputi analisa sistem yang sedang berjalan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem merupakan tahapan awal dalam membuat aplikasi web.
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Analisis sistem merupakan tahapan awal dalam membuat aplikasi web. Pada tahapan ini yaitu membuat analisis aplikasi yang dibutuhkan oleh Sistem
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Masalah Langkah awal dalam pembuatan sistem adalah mengidentifikasi permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang disajikan dalam
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
31 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Organisasi Dalam analisa dan perancangan sistem, tinjauan organisasi perlu dilakukan untuk mengetahui sejarah perusahaan dari mulai berdirinya suatu
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Sistem informasi pengolahan petty cash yang berjalan saat ini di PT. Langkat Nusantara Kepong dapat memberikan hasil yang cukup akurat, namun dari
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem Yang Sedang Digunakan Sistem yang digunakan saat ini pada PT. Media Medan Pers adalah sistem yang dapat dikatakan masih manual, yang saat ini bergerak
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Seiring dengan perkembangan teknologi transportasi saat ini, masyarakat umum tidak bisa lepas dari penggunaan alat transportasi pribadi guna membantu
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Organisasi Perusahaan besar biasanya memiliki suatu bidang atau divisi yang menangani banyak hal yang berkaitan dengan personil perusahaan, maka pada
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Tentang Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan merupakan unsur pelaksana
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Kota medan memiliki jumlah penduduk yang tidak sedikit, baik itu yang memiliki perekonomian menengah ke bawah maupun menengah ke atas. Penduduk
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai Perancangan sistem informasi prosedur pengelolahan penjualan bahan mentah dengan pada PT. Perkebunan Nusantara yang meliputi analisa
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Masalah-masalah yang sering dihadapi oleh Kantor SAR Banda Aceh adalah kesulitan dalam mengolah dan mencatat penerimaan dan pengeluaran kas yang
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
46 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Sejarah Perusahaan Batalion Barbershop adalah salah satu usaha jasa perawatan rambut yang berada di Jakarta Selatan. Batalion Barbershop merupakan usaha yang
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Organisasi Organisasi merupakan wadah serta proses kerjasama sejumlah manusia yang terikat hubungan formal dalam rangkaian hirearki untuk mencapai tujuan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
33 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Gambaran Umum CV.D Besto adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kuliner yang menjual ayam goreng dan burger. CV.D Besto berlokasi di jalan Peninggilan Utara
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan One More Gym adalah perusahan yang bergerak dalam bidang jasa, khusunya jasa penyedia tempat latihan kebugaran yang berupa untuk menyediakan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SYSTEM
24 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SYSTEM 3.1 Gambaran Umum Perusahaan PT. Braling Indo sebagai adalah perusahaan jasa outsourcing dan Badan Usaha Penyaluran Jasa merupakan mitra perusahaan yang memberikan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1. Analisa Sistem Aplikasi ini dibuat berbasis web untuk mendukung aplikasi pencari jasa laundry, dimana aplikasi ini digunakan oleh user admin dan user laundry.
BAB III ANALISA PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA PERANCANGAN SISTEM 3.1 PROFIL PERUSAHAAN PT Bank Central Asia (BCA) Tbk adalah bank swasta terbesar di Indonesia. Bank ini didirikan pada 21 Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Obejek Penelitian 3.1.1 Sejarah Agen Agen AHS Sabna merupakan tempat untuk melakukan isi ulang air mineral resmi dari brand aqua, selain galon AHS Sabna juga
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Sejarah Dan Struktur PT. Kharisma Mulia Abadijaya 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT Kharisma Mulia Abadijaya merupakan salah satu distributor resmi Semen Tiga Roda.
BAB IV PERANCANGAN SISTEM
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Perancangan Activity Diagram Pada perancangan activity diagram ini didasarkan pada analisis use case yang telah di lakukan penulis pada bab sebelumnya. Berikut merupakan gambaran
Bab III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
Bab III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 1.1 Tentang perusahaan Perusahaan otobus Sumber Alam hingga saat ini sudah mengalami beberapa kali transformasi dalam perkembangannya. Pada kisaran tahun 1969 dibentuklah
BAB IV PERANCANGAN SISTEM Perancangan Pembuatan Sistem(Use Case Diagram) SISTEM
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Perancangan Sistem 4.1.1 Perancangan Pembuatan Sistem(Use Case Diagram) SISTEM Gambar 4.1 Diagram Use Case Aplikasi Penjadwalan 35 1. Use Case Input pesanan Tabel 4.1 Deskripsi
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Gambaran Umum Tujuan dari Membuat aplikasi Sistem Informasi Monitoring SP2d dan SPM
30 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1. Gambaran Umum Tujuan dari Membuat aplikasi Sistem Informasi Monitoring SP2d dan SPM berbasis Web dilingkungan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Analisa masalah dilakukan guna mengetahui masalah-masalah yang terkait didalam Sistem Informasi Geografis Lokasi Rekreasi Waterboom di Kota Medan.
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1 Analisa Sistem ng Sedang Berjalan Dari hasil penelitian yang penulis lakukan, maka penulis mendapati beberapa kendala-kendala yang dihadapi pada sistem yang sedang
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2 2.1 Sejarah Sejarah terbentuknya PT. Jamsostek (Persero) mengalami proses yang panjang, dimulai dari UU No 33/1947 jo UU No. 2/1951 tentang kecelakaan kerja, Peraturan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem ng Ada Sistem yang sedang berjalan saat ini dalam melakukan perhitungan PPh 21 dapat dilihat dari beberapa analisa yang penulis temukan berikut ini
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Yang Berjalan Sebelum merancang suatu sistem, ada baiknya terlebih dahulu menganalisis sistem yang sedang berjalan di Distro yang akan dibangun tersebut.
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai Sistem Informasi Administrasi Pertanggungjawaban Perbaikan Infrastruktur pada PNPM-P2KP Mandiri di BKM Sepakat Bandar Khalifah yang
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisa Masalah Mini market adalah sebuah toko yang menjual segala macam barang dan makanan, seperti perlengkapan rumah sehari hari dan juga makanan pokok. Berbeda
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan Dalam penulisan skripsi ini, penulis membahas dan menguraikan tentang masalah sistem informasi geografis lokasi cabang komoditas
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN Analisa sistem adalah metode untuk menemukan kelemahan-kelemahan sistem guna memperoleh gambaran terhadap sistem yang akan dikembangkan sehingga dapat diusulkan perbaikkannya.
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Dalam penulisan skripsi ini, penulis membahas dan menguraikan tentang masalah Sistem Informasi Geografis Lokasi Baby Shop di Kota Medan. Adapun
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem ng Berjalan Masalah-masalah yang sering dihadapi dalam pengembangan sumber daya manusia yang ada pada Victory Education Center adalah sistem pencatatan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Analisa sistem yang berjalan untuk proses pengadaan alat kerja clening service yang dilakukan pada CV. Sapta Darma Utama Medan ini masih
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
25 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisa Sistem Secara umum pengertian dari sistem adalah sekelompok elemen atau komponen yang saling berhubungan dan bekerjasama dalam mencapai suatu tujuan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai Sistem Informasi Geografis Lokasi Transmisi TVRI Di Sumatera Utara yang meliputi analisa sistem yang sedang berjalan dan desain sistem.
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
33 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1. Gambaran Umum Perusahaan PT. Sirtu Alam Makmur adalah perusahaan yang bergerak dibidang kontraktor yang melayani jasa pembangunan proyek jalan dan memproduksi hasil
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
19 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1.Perancangan Sistem yang Diusulkan Tujuan dari perancangan sistem adalah untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam melakukan order laundry sepatu dengan gambaran
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan sistem tersebut, maka perlu diketahui bagaimana sistem yang sedang berjalan pada perusahaan.
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
34 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Sejarah singkat Kantor Pelayanan Pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Pademangan sebelumnya bernama kantor Pelayanan Pajak Jakarta Pademangan. Perubahan
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1 Analisa Sistem yang sedang berjalan Dalam pembahasan analisa sistem yang berjalan diperusahaan CV. Bina Sarana Mandiri sudah terkomputerisasi tetapi belum maksimal
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai sistem informasi akuntansi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada SMPN 13 yang meliputi analisa sistem yang sedang berjalan dan desain
BAB III ANALISIS DAN UJI COBA
BAB III ANALISIS DAN UJI COBA III.1. Analisis Masalah Analisa masalah yang berjalan bertujuan untuk mengidentifikasi serta melakukan evaluasi sistem informasi geografis lokasi toko pancing di kota Medan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
40 BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Masalah-masalah yang sering dihadapi oleh RSUD Lukas Nias Selatan adalah kesulitan dalam mengolah data rekam medis akan pasien dan pelayanan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Gambaran umum Penyewaan fasilitas olahraga adalah tempat untuk masyarakat berolahraga,yang didalam nya terdapat banyak fasilitas olahraga dengan jenis nya.oleh
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN. Analisis sistem ini merupakan penguraian dari sistem yang utuh, kedalam
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN 4.1 Analisis Kebutuhan Sistem Analisis sistem ini merupakan penguraian dari sistem yang utuh, kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud mengidentifikasi dan mengevaluasi
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Berjalan Didalam sistem yang sedang berjalan saat ini informasi mengenai data sarana dan prasarana yang ada didalam wilayah kecamatan Medan Deli
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Objek Penelitian 3.1.1 Sejarah Singkat Perumahan Base Camp Perumahan Base Camp merupakan salah satu perumahan yang berada di wilayah kelurahan Jurumudi Baru,
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Pengkonsepan (Concept) Informasi pada sistem yang berjalan pada saat ini berupa hardcopy seperti buku menu atau daftar menu yang disediakan oleh pihak restaurant dengan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Organisasi Dalam hal ini tinjauan organisasi sangat perlu dilakukan untuk mengetahui tentang sejarah organisasi sejak dari awal pendiriannya hingga sekarang
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
36 BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Dari hasil analisa yang dilakukan oleh penulis pada SMP Harapan Mekar Medan khususnya pada bagian Penerimaan dan Pengeluaran Dana Bantuan Operasional
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Saat ini pengolahan dana kas kecil pada Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Medan tidak dilakukan dengan baik, sehingga menyebabkan
BAB 4 PERANCANGAN. 1. Dengan terhubungnya komputer terhadap server, maka apabila perubahan. lainnya yang terhubung dengan server akan ikut berubah.
BAB 4 PERANCANGAN 4.1 Perancangan sistem Perancangan sistem dibuat berbasiskan web, karena perancangan sistem ini memberikan keuntungan, antara lain: 1. Dengan terhubungnya komputer terhadap server, maka
BAB III ANALISA SISTEM
BAB III ANALISA SISTEM 3.1. Tinjauan Organisasi Organisasi adalah wadah tempat orang - orang yang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali,
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Gambaran umum Pemesanan tiket bus adalah tempat untuk membantu masyarakat yang ingin melakukan pemesanan tiket yang efektif, yang di dalamnya terdapat banyak
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 DETAIL PERUSAHAAN 1.1.1 Profil Perusahaan PT. Cakra IntiAgung didirikan pada tanggal 1 Juni 1983, yang berletak di kawasan Grogol Jl. Daan Mogot II No. 25 Jakarta
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
37 BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISEM III.1. Analisa Sistem yang Sedang Berjalan Analisa sistem sangat berguna untuk mengetahui gambaran umum mengenai sistem informasi geografis lokasi wedding solution
3 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
3 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisa Sistem Berjalan SDN Tunjungsekar I merupakan salah satu sekolah dasar negeri yang ada di Kota Malang. SDN Tunjungsekar I berlokasi di Jalan Terusan
