ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
|
|
|
- Ratna Sumadi
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 ABSTRAK PT X merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang minuman ringan. Produk yang dihasilkan oleh PT X adalah teh, kopi, gula asam, dan minuman rasa buah. Berdasarkan hasil wawancara, masalah yang dialami perusahaan terjadi pada proses pengadaan bahan baku untuk produk minuman rasa buah. Kebijakan pemesanan perusahaan saat ini dilakukan dengan waktu siklus selama 17 hari dan jumlah pemesanan sebanyak kuantitas dengan harga termurah dari supplier dengan lokasi terdekat. Hal tersebut dapat mengakibatkan biaya produksi yang ditanggung perusahaan menjadi lebih besar karena salah satu faktor yang cukup mempengaruhi total biaya produksi yang dikeluarkan adalah dari bahan baku. Perusahaan ingin mengurangi biaya produksi minuman rasa buah agar keuntungan yang diperoleh meningkat sehingga diperlukan perbaikan kebijakan pemesanan buah-buahan. Sebelum menentukan kebijakan pemesanan yang lebih baik, dilakukan pengolahan data dan analisis. Ada beberapa tahap yang dilakukan dalam pengolahan data. Tahap pertama adalah mengidentifikasi biaya-biaya yang terkait dalam perhitungan total biaya. Tahap kedua adalah menghitung total biaya/tahun menggunakan metode usulan untuk kedua supplier dan metode perusahaan untuk kedua supplier. Metode usulan kebijakan pemesanan bahan baku dilakukan dengan menggunakan metode EOQ multi item untuk perishable item dengan pertimbangan all unit discount. Tahap ketiga adalah membandingkan total biaya yang dihasilkan dari perhitungan metode usulan untuk supplier A dan supplier B, serta metode perusahaan untuk supplier A dan supplier B. Tahap terakhir adalah memilih metode terbaik dengan total biaya per tahun termurah. Dari pengolahan data didapatkan hasil berupa total biaya, jumlah pemesanan, dan waktu siklus. Metode usulan untuk supplier A menghasilkan total biaya sebesar Rp ,82/tahun dengan waktu siklus selama 21 hari dan jumlah pemesanan buah jeruk sebesar 1036 kg/siklus, buah stoberi sebesar 1208kg/siklus, dan buah anggur sebesar 66 kg/siklus. Metode usulan untuk supplier B menghasilkan total biaya sebesar Rp ,00/tahun dengan waktu siklus selama 33 hari dan jumlah pemesanan buah jeruk sebesar 2037 kg/siklus, buah stoberi sebesar 1884 kg/siklus, dan buah anggur sebesar 102 kg/siklus. Kebijakan pemesanan yang dilakukan oleh perusahaan saat ini adalah memesan buah di supplier A dengan jumlah pemesanan buah jeruk sebesar 1000 kg, buah stoberi sebesar 1000 kg, dan buah anggur sebesar 75 kg dengan waktu siklus 17 hari dengan total biaya yang ditanggung adalah Rp ,90/tahun. Kebijakan pemesanan dengan metode perusahaan jika memesan buah di supplier B dengan jumlah pemesanan buah jeruk sebesar 1000 kg, buah stoberi sebesar 1000 kg, dan buah anggur sebesar 100 kg dengan waktu siklus 17 hari menghasilkan total biaya yang ditanggung adalah Rp ,43/tahun. Hal ini berarti kebijakan pemesanan terbaik yang menghasilkan total biaya per tahun termurah adalah kebijakan pemesanan untuk supplier B dengan menggunakan metode usulan. iv
2 DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN... ii PERNYATAAN HASIL KARYA PRIBADI... iii ABSTRAK... iv KATA PENGANTAR... v DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... xi DAFTAR GAMBAR... xiii DAFTAR LAMPIRAN... xv DAFTAR NOTASI MATEMATIS... xvi BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Identifikasi Masalah Pembatasan Masalah dan Asumsi Perumusan Masalah Tujuan Penelitian Sistematika Penulisan BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian dan Fungsi Persediaan Jenis-jenis Persediaan Komponen Biaya Persediaan Klasifikasi Persediaan Potongan Harga Incremental Discount All Unit Discount Metode Pengendalian Persediaan Pengendalian Persediaan untuk Perishable Item Metode EOQ (Economic Order Quantity) Asumsi Metode EOQ Formulasi Matematika dan Notasi Metode EOQ vii
3 2.6.3 Metode EOQ Single Item untuk Perishable Item dengan Pertimbangan All Unit Discount Asumsi Metode EOQ Single Item untuk Perishable Item dengan Pertimbangan All Unit Discount Formulasi Matematika dan Notasi Metode EOQ Single Item untuk Perishable Item dengan Pertimbangan All Unit Discount Algoritma Metode EOQ Single Item untuk Perishable Item dengan Pertimbangan All Unit Discount Metode EOQ Multi Item untuk Perishable Item dengan Pertimbangan All Unit Discount Asumsi Metode EOQ Multi Item untuk Perishable Item dengan Pertimbangan All Unit Discount Formulasi Matematika dan Notasi Metode EOQ Multi Item untuk Perishable Item dengan Pertimbangan All Unit Discount Algoritma Metode EOQ Single Item untuk Perishable Item dengan Pertimbangan All Unit Discount BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Bagan Metodologi Penelitian Keterangan Bagan Alir Metodologi Penelitian Penelitian Pendahuluan Pembatasan Masalah dan Asumsi Perumusan Masalah Penentuan Tujuan Penelitian Studi Pustaka Penentuan Metode Pemecahan Masalah viii
4 3.2.7 Pengumpulan Data Pengolahan Data dan Analisis Langkah-langkah Pengolahan Data Keterangan Langkah-langkah Pengolahan Data Analisis Kesimpulan dan Saran Bagan Metodologi Penelitian BAB 4 PENGUMPULAN DATA 4.1 Data Umum Perusahaan Sejarah Perusahaan Struktur Organisasi Perusahaan Bagan Struktur Organisasi Deskripsi Pekerjaan Data Supplier Data Buah-buahan Data Harga Buah-buahan Data Kebutuhan Buah-buahan Data Harga Buah Kedaluwarsa Data Persediaan Buah-buahan Data Kapasitas Produksi Perusahaan BAB 5 PENGOLAHAN DATA DAN ANALISIS 5.1 Pengolahan Data Identifikasi dan Analisis Biaya Biaya Pesan Biaya Simpan Biaya Kekurangan Biaya Kedaluwarsa Kebijakan Pemesanan Metode Usulan Metode Perusahaan ix
5 Perbandingan Metode Usulan dengan Metode Perusahaan Analisis Analisis Kebijakan Pemesanan untuk Masing-masing Metode Analisis Kebijakan Pemesanan dengan Metode Usulan Analisis Kebijakan Pemesanan dengan Metode Perusahaan Analisis Komponen Biaya Metode Usulan Analisis Komponen Biaya Metode Perusahaan Analisis Komponen Biaya Metode Usulan dan Metode Perusahaan Analisis Pemilihan Metode Terbaik BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Saran Saran untuk Perusahaan Saran untuk Penelitian Selanjutnya DAFTAR PUSTAKA... xvii LAMPIRAN x
6 DAFTAR TABEL Tabel Judul Halaman 4.1 Data Supplier Buah Data Harga Buah Supplier A Data Harga Buah Supplier B Data Kebutuhan Buah Data Harga Jual Kembali Data Persediaan Buah Jeruk Data Persediaan Buah Stoberi Data Persediaan Buah Anggur Data Kapasitas Produksi Minuman Rasa Buah Tarif Biaya Telepon dan Fax Rincian Biaya Telepon dan Fax untuk Supplier A Rincian Biaya Telepon dan Fax untuk Supplier B Rincian Biaya Transportasi oleh Supplier A Rincian Biaya Transportasi oleh Supplier B Biaya Transportasi yang Ditanggung Perusahaan Biaya Bongkar Muat dan Inspeksi Rincian Total Biaya Pesan Supplier A Rincian Total Biaya Pesan Supplier B Nilai Buah yang Disimpan Ringkasan Persentase Komponen Biaya Simpan Biaya Simpan Masing-masing Buah Supplier A Biaya Simpan Masing-masing Buah Supplier B Biaya Kekurangan Masing-masing Produk Biaya Kedaluwarsa Masing-masing Buah dari Supplier A Biaya Kedaluwarsa Masing-masing Buah dari Supplier B Indikator Perhitungan Metode Usulan untuk Supplier A Indikator Perhitungan Metode Usulan untuk Supplier B 5-14 xi
7 Tabel Judul Halaman 5.19 Perhitungan Nilai T* dan Q Supplier A Perhitungan Nilai T* dan Q Supplier B Perhitungan Nilai Qk Metode Usulan Biaya Pembelian Metode Usulan Biaya Pemesanan Metode Usulan Biaya Penyimpanan Metode Usulan Biaya Kekurangan Metode Usulan Biaya Kedaluwarsa Metode Usulan Perhitungan Total Biaya Metode Usulan Perhitungan Nilai Qk Metode Perusahaan Indikator Perhitungan Metode Perusahaan untuk Supplier A Indikator Perhitungan Metode Perusahaan untuk Supplier A Biaya Pembelian Metode Perusahaan Biaya Pemesanan Metode Perusahaan Biaya Penyimpanan Metode Perusahaan Biaya Kekurangan Metode Perusahaan Biaya Kedaluwarsa Metode Perusahaan Perhitungan Total Biaya Metode Perusahaan Total Biaya Metode Usulan dan Metode Perusahaan Kebijakan Pemesanan Optimal Rincian Komponen Biaya Metode Usulan Rincian Komponen Biaya Metode Perusahaan Rincian Komponen Biaya Metode Usulan dan Metode Perusahaan Kebijakan Pemesanan dengan Metode Usulan Perbandingan Total Biaya per Tahun 6-2 xii
8 DAFTAR GAMBAR Gambar Judul Halaman 2.1 Model Persediaan EOQ Model Persediaan EOQ Single Item untuk Perishable Item Model Persediaan EOQ Multi Item untuk Perishable Item Bagan Aliran Pengolahan Data Bagan Metodologi Penelitian Struktur Organisasi Perusahaan Perbandingan Biaya Pembelian Metode Usulan Perbandingan Biaya Pemesanan Metode Usulan Perbandingan Biaya Penyimpanan Metode Usulan Perbandingan Biaya Kekurangan Metode Usulan Perbandingan Biaya Kedaluwarsa Metode Usulan Perbandingan Total Biaya Metode Usulan Perbandingan Biaya Pembelian Metode Perusahaan Perbandingan Biaya Pemesanan Metode Perusahaan Perbandingan Biaya Penyimpanan Metode Perusahaan Perbandingan Biaya Kekurangan Metode Perusahaan Perbandingan Biaya Kedaluwarsa Metode Perusahaan Perbandingan Total Biaya Metode Perusahaan Perbandingan Biaya Pembelian Metode Usulan dan Metode Perusahaan Perbandingan Biaya Pemesanan Metode Usulan dan Metode Perusahaan Perbandingan Biaya Penyimpanan Metode Usulan dan Metode Perusahaan Perbandingan Biaya Kekurangan Metode Usulan dan Metode Perusahaan 5-44 xiii
9 Gambar Judul Halaman 5.17 Perbandingan Biaya Kedaluwarsa Metode Usulan dan Metode Perusahaan Perbandingan Keseluruhan Biaya Metode Usulan dan Metode Perusahaan Perbandingan Total Biaya Metode Usulan dan Metode Perusahaan 5-46 xiv
10 DAFTAR LAMPIRAN Lampiran Judul Halaman 1 Penurunan Rumus Q Metode EOQ L1-1 2 Penurunan Rumus Q Metode EOQ Single Item Untuk Perishable Item L2-1 3 Penurunan Rumus T* Metode EOQ Multi Item Untuk Perishable Item L3-1 xv
11 DAFTAR NOTASI MATEMATIS Q = Jumlah pemesanan optimum. Qk = Jumlah barang yang kedaluwarsa. Pi = Harga beli barang perunit. R = Jumlah permintaan barang dalam satu periode perencanaan. S = Biaya pemesanan untuk setiap kali pesanan diajukan. H = Biaya simpan barang perunit perperiode perencanaan. Ck = Biaya kekurangan barang perunit. J = Harga jual barang kedaluwarsa perunit. Cp = Biaya pembelian selama satu periode perencanaan. Co = Biaya pemesanan selama satu periode perencanaan. Cs = Biaya penyimpanan selama satu periode perencanaan. Cso = Biaya kekurangan selama satu periode perencanaan. Ckd = Biaya kedaluwarsa selama satu periode perencanaan. T = Satu periode perencanaan. B = Titik pemesanan kembali. L = Lead time pengiriman barang. P l R l S = Harga beli untuk barang l (Rp/kg) = Permintaan per tahun untuk barang l (kg) = Biaya pesan/siklus (Rp) T* = Waktu siklus optimal (tahun) H l Q l Qk l Ɵ l = Biaya simpan untuk barang l (Rp/kg) = Jumlah pemesanan untuk barang l (kg) = Jumlah barang kedaluwarsa untuk barang l (kg) = Fraksi barang baik (presentase barang baik) untuk barang l Ckr l = Biaya kekurangan untuk barang l (Rp/kg) Ck l = Biaya kedaluwarsa untuk barang l (Rp/kg) t 1 t 2 = Periode penyimpanan barang sebelum kedaluwarsa. = Periode terjadinya kekurangan barang. TC = Biaya total persediaan. xvi
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT X merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri karet. Salah satu produk yang dihasilkan oleh perusahaan adalah Rb Bellow, dimana ada 3 bahan baku yang diteliti yaitu tepung
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT X adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan ringan atau snack. Produk yang dihasilkan oleh PT X sangat beragam, mulai dari wafer, biscuit, wafer stick dan lain-lain. Berdasarkan
Abstrak. Universitas Kristen Maranatha
Abstrak CV Belief Shoes merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur sepatu. Sepatu yang diproduksi terdiri dari 2 jenis, yaitu sepatu sandal dan sepatu pantofel. Dalam penelitian ini penulis
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT Dirgantara Indonesia merupakan salah satu perusahaan dirgantara di Asia Tenggara yang memproduksi pesawat, komponen-komponen pesawat dan komponen-komponen Helikopter. Berdasarkan hasil wawancara
TAKARIR. : Pemesanan optimum. : Modal yang dikeluarkan oleh. : Tenggang waktu pemesanan
TAKARIR EOQ Interval Order Investasi Inventory System Inventory Lead time Supplier Multiplier : Pemesanan optimum : Jarak Pemesanan : Modal yang dikeluarkan oleh : Sistem Persediaan : Prsediaan : Tenggang
Kesimpulan dan Saran BAB 4 PENGUMPULAN DATA 4.1 Sejarah Singkat Perusahaan Struktur Organisasi dan Uraian Jabatan
DAFTAR ISI ABSTRAK... iv KATA PENGANTAR DAN UCAPAN TERIMA KASIH... v DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... xii DAFTAR GAMBAR...xv DAFTAR LAMPIRAN... xvi BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LatarBelakang Masalah... 1-1 1.2
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam perkembangan ekonomi dewasa ini, dunia usaha tumbuh dengan semakin pesat. Sehingga menuntut perusahaan untuk bekerja dengan lebih efisien dalam menghadapi persaingan
ABSTRAK. iv Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT Coca Cola Amatil Indonesia merupakan salah satu produsen minuman ringan berkarbonasi terbesar di Indonesia. Saat ini, PT Coca Cola Amatil Indonesia telah memiliki 10 pabrik yang tersebar hampir
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Persediaan merupakan suatu hal yang cukup penting dari suatu organisasi perusahaan. Terlebih pada perusahaan manufaktur, persediaan ada dimana-mana dan memiliki bentuk,
BAB X MANAJEMEN PERSEDIAAN
BAB X MANAJEMEN PERSEDIAAN 10.1. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Besarnya Persediaan Perusahaan Manufaktur pada umumnya mempertahankan 3 jenis persediaan: a. Persediaan Bahan Baku, Faktor- faktor yang
BAB 3 METODE PENELITIAN. Jenis dan metode yang digunakan peneliti dalam menyelesaikan skripsi ini adalah
32 BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Metode Penelitian Jenis dan metode digunakan peneliti dalam menyelesaikan skripsi ini adalah dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif dan menggunakan metode
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL SKRIPSI... HALAMAN PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME... ii. HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI... iii
DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL SKRIPSI... i HALAMAN PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME... ii HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI... iii HALAMAN PENGESAHAN UJIAN SKRIPSI... iv HALAMAN PERSEMBAHAN... v HALAMAN MOTTO...
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT. Sinar Continental adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang garmen. Produk yang dihasilkan yaitu kain interior, seperti kain untuk sofa, karpet, gorden, kain printing fashion (sprei,
COST ACCOUNTING MATERI-9 BIAYA BAHAN BAKU. Universitas Esa Unggul Jakarta
COST ACCOUNTING MATERI-9 BIAYA BAHAN BAKU Universitas Esa Unggul Jakarta PENGERTIAN BAHAN BAKU Adalah bahan yang membentuk bagian menyeluruh dari produk jadi. Bahan baku dapat diperoleh dari pembelian
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE EOQ. Hanna Lestari, M.Eng
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE EOQ Hanna Lestari, M.Eng 1 Masalah produksi merupakan hal penting bagi perusahaan karena berkaitan dengan pencapaian laba perusahaan. Jika proses
ABSTRAK Giffler dan Thompson
ABSTRAK Untuk tetap dapat bersaing, maka setiap perusahaan perlu melakukan perbaikan secara terus menerus dalam berbagai faktor. PT. Sarana Wira Reksa merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di industri
2.4.3 Krtiteria Pemilihan Metode Peramalan Verifikasi Model Peramalan Uji Verifikasi Peramalan dengan Moving Range Chart...
DAFTAR ISI ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... xiii DAFTAR LAMPIRAN... xiv BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang Masalah... 1 1.2 Perumusan
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Persediaan Persediaan merupakan komponen penting dalam suatu kegiatan produksi maupun distribusi suatu perusahaan. Persediaan digunakan sebagai cadangan atau simpanan pengaman
Metode Pengendalian Persediaan Tradisional L/O/G/O
Metode Pengendalian Persediaan Tradisional L/O/G/O Perencanaan Persediaan Input data yang harus dipertimbangkan dalam merencanakan jumlah dan periode siklus waktu antar pemesanan/ pembuatan adalah: Total
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT. Gistex Textile Division (Lagadar) adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang tekstil. Hasil produksinya adalah kain jadi (kain yang telah diberi warna) yang diekspor ke luar negeri. Berdasarkan
Berupa persediaan barang berwujud yang digunakan dalam proses produksi. Diperoleh dari sumber alam atau dibeli dari supplier
Hand Out Manajemen Keuangan I Disusun oleh Nila Firdausi Nuzula Digunakan untuk melengkapi buku wajib Inventory Management Persediaan berguna untuk : a. Menghilangkan resiko keterlambatan datangnya bahan
IMPLEMENTASI METODE PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN DALAM PEMESANAN BAHAN BAKU KERIPIK KENTANG DI INDUSTRI KECIL MENENGAH BENCOK 26
IMPLEMENTASI METODE PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN DALAM PEMESANAN BAHAN BAKU KERIPIK KENTANG DI INDUSTRI KECIL MENENGAH BENCOK 26 Disusun Oleh: Charlos Lalack Pembimbing: Ir. Asep Mohamad Noor, MT. Latar
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Supply chain adalah jaringan entitas-entitas yang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan pemakai akhir. Entitas yang
BAB I PENDAHULUAN. tujuan yang diinginkan perusahaan tidak akan dapat tercapai.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Indonesia adalah negara agraris, pengendalian persediaan merupakan fungsi-fungsi yang sangat penting, karena dalam persediaan melibatkan Investasi rupiah terbesarnya
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT X adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi cat, berdiri sejak tanggal 21 Agustus 1973 dan berlokasi di Lewigajah, Cimahi-Bandung. Perusahaan ini memproduksi berbagai macam cat,
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT Sumber Kerang Indah merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi pelumas dan liquefied petroleum gas (LPG) yang berada di kota Bandung. Supplier produk yang dijual perusahaan adalah
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. economic order quantity telah dilakukan oleh 5 pustakawan, pustaka pertama oleh
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Penelitian terkait dengan manajemen persediaan menggunakan metode economic order quantity telah dilakukan oleh 5 pustakawan, pustaka pertama
BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Arti dan Peranan Pengendalian Persediaan Produksi
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Arti dan Peranan Pengendalian Persediaan Produksi Persediaan dapat diartikan sebagai bahan atau barang yang disimpan yang akan digunakan untuk memenuhi tujuan tertentu, misalnya
Data untuk Perhitungan Biaya Kirim Data untuk Perhitungan Biaya Simpan Pembeli Data untuk Perhitungan Biaya
ABSTRAK Perkembangan zaman yang semakin maju menyebabkan persaingan semakin meningkat. Namun, persaingan yang terjadi saat ini adalah bukan lagi persaingan antar perusahaan, tetapi persaingan antar rantai
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Sistem persediaan adalah serangkaian kebijaksanaan dan pengendalian
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sistem persediaan adalah serangkaian kebijaksanaan dan pengendalian yang memonitor tingkat persediaan dan menentukan tingkat persediaan yang harus dijaga, kapan persediaan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah persediaan merupakan salah satu masalah penting yang harus diselesaikan oleh perusahaan. Salah satu upaya dalam mengantisipasi masalah persediaan ini adalah
Manajemen Operasional. Metode EOQ
Manajemen Operasional Metode EOQ ECONOMIC ORDER QUANTITY METODE EOQ Pendekatan yang umum digunakan untuk manajemen persediaan dalam menganalisis inventory adalah dengan model EOQ (Economic Order Quantity).
BAB 1 PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Menjadi hal yang biasa bagi setiap perusahaan manufaktur untuk memesan bahan baku yang akan melewati proses produksi beberapa waktu sebelumnya yang tujuannya
RANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN KOMPONEN MOBIL PANSER MENGGUNAKAN METODE MULTI ITEM SINGLE SUPPLIER DI PT.
RANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN KOMPONEN MOBIL PANSER MENGGUNAKAN METODE MULTI ITEM SINGLE SUPPLIER DI PT. PINDAD (PERSERO) Fifi Herni Mustofa 1*, Arie Desrianty 2, Verina R. Pertiwi 3 1,2,3 Jurusan
BAB I PENDAHULUAN. bahan baku sangat besar sehingga tidak mungkin suatu perusahaan akan dapat
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Setiap perusahaan manufaktur mempunyai bahan baku, baik itu perusahaan besar maupun perusahaan kecil. Ketergantungan perusahaan terhadap bahan baku sangat besar sehingga
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
15 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian ini dilakukan di PT.CHEETHAM GARAM INDONESIA yang berlokasi di Jl. Australia I Kav.1.3 No. 01, Kawasan Industri KIEC, Kotasari- Grogol, Cilegon, Banten
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Fungsi Pengendalian Persediaan Masalah pengendalian persediaan merupakan salah satu masalah penting yang dihadapi oleh perusahaan. Kekurangan bahan baku akan mengakibatkan adanya
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Persediaan pada Supply Chain Persediaan adalah bahan atau barang yang disimpan yang akan digunakan untuk memenuhi tujuan tertentu, misalnya untuk proses produksi atau perakitan,
DAFTAR ISI ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL... xxiv. DAFTAR LAMPIRAN... xxv BAB I PENDAHULUAN...
DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR GAMBAR... vii viii x xv DAFTAR TABEL... xxiv DAFTAR LAMPIRAN... xxv BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang Masalah... 1 1.2 Rumusan
Daftar Isi Lembar Pengesahan Lembar Pernyataan Abstrak Lembar Peruntukan Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar Daftar Lampiran
Daftar Isi Lembar Pengesahan... i Lembar Pernyataan... ii Abstrak... iii Lembar Peruntukan... iv Kata Pengantar... v Daftar Isi... vi Daftar Tabel... ix Daftar Gambar... xii Daftar Lampiran... xiv Bab
BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi penelitian yang akan dilakukan di koperasi Brosem yang
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Lokasi penelitian yang akan dilakukan di koperasi Brosem yang beralamatkan di Jl. Semeru 29 Kel. Sisir kota Batu. Perusahaan ini merupakan perusahaan manufaktur
MANAJEMEN PERSEDIAAN. Heizer & Rander
MANAJEMEN PERSEDIAAN Persediaan : stok dari elemen-elemen/item-item untuk memenuhi kebutuhan di masa yang akan datang atau bahan/barang yang disimpan yang akan digunakan untuk memenuhi tujuan tertentu
MODEL OPTIMASI ECONOMIC ORDER QUANTITY DENGAN SISTEM PARSIAL BACKORDER DAN INCREMENTAL DISCOUNT
Jurnal Matematika Vol. 20, No. 1, April 2017 : 1-7 MODEL OPTIMASI ECONOMIC ORDER QUANTITY DENGAN SISTEM PARSIAL BACKORDER DAN INCREMENTAL DISCOUNT Neri Nurhayati 1, Nikken Prima Puspita 2, Titi Udjiani
MANAJEMEN PERSEDIAAN
MANAJEMEN PERSEDIAAN PERSEDIAAN: TIPE, MANFAAT DAN BIAYA Jenis Persediaan: a. Persediaan bahan mentah. Bahan mentah adalah bahan yang akan digunakan untuk memproduksi barang dagangan. b. Persediaan barang
PENGENDALIAN PERSEDIAN : INDEPENDEN & DEPENDEN
PENGENDALIAN PERSEDIAN : INDEPENDEN & DEPENDEN M A N A J E M E N O P E R A S I O N A L M I N G G U K E S E P U L U H B Y. M U H A M M A D W A D U D, S E., M. S I. F A K U L T A S E K O N O M I U N I V.
BAB I PENDAHULUAN. Tujuan perusahaan adalah untuk mendapat keuntungan dengan biaya
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Laju perekonomian yang semakin meningkat dan tingkat persaingan yang semakin tajam, suatu perusahaan harus lebih giat dalam mencapai tujuan. Tujuan perusahaan
BAB V PENGELOLAAN PERSEDIAAN
BAB V PENGELOLAAN PERSEDIAAN A. Pengertian Persediaan Persediaan merupakan bagian utama dari modal kerja, sebab dilihat dari jumlahnya biasanya persediaan inilah unsur modal kerja yang paling besar. Hal
MANAJEMEN KEUANGAN. Kemampuan Dalam Mengelola Persediaan Perusahaan. Dosen Pengampu : Mochammad Rosul, Ph.D., M.Ec.Dev., SE. Ekonomi dan Bisnis
MANAJEMEN KEUANGAN Modul ke: 12 Kemampuan Dalam Mengelola Persediaan Perusahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen Keuangan www.mercubuana.ac.id Dosen Pengampu : Mochammad Rosul, Ph.D.,
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA. Jurusan Teknik Industri Tugas Akhir Sarjana Semester Genap tahun 2006/2007
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Industri Tugas Akhir Sarjana Semester Genap tahun 2006/2007 ANALISA PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU CAT DI PABRIK TOPAINT Michael Willian NIM: 0700688983 Abstrak
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pengendalaian persediaan merupakan salah satu aspek penting dari beberapa aspek yang diuraikan diatas. Kebutuhan akan sistem pengendalian persediaan, pada dasarnya
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Persediaan adalah bahan atau barang yang disimpan yang akan digunakan untuk memenuhi tujuan tertentu, misalnya untuk digunakan dalam proses produksi atau perakitan,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah CV. Karya Mina Putra adalah perusahaan pengolahan kayu bangkirai menjadi berbagai macam produk konstruksi bangunan, antara lain Antislip, Decking, dan Beam.
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1. Pengendalian Persediaan Setiap perusahaan, apakah itu perusahaan dagang, pabrik, serta jasa selalu mengadakan persediaan, karena itu persediaan sangat penting. Tanpa adanya
PERANCANGAN PENGELOLAAN INFORMASI PERGUDANGAN (STUDI KASUS : PT. SURYA INTI ALAM) ODE S.L.I. LADAMAY
PERANCANGAN PENGELOLAAN INFORMASI PERGUDANGAN (STUDI KASUS : PT. SURYA INTI ALAM) ODE S.L.I. LADAMAY 6907 040 027 LATAR BELAKANG Gudang merupakan fasilitas yang cukup penting Sistem manajemen pergudangan
BAB II KONSEP PERSEDIAAN DAN EOQ. menghasilkan barang akhir, termasuk barang akhirnya sendiri yang akan di jual
BAB II KONSEP PERSEDIAAN DAN EOQ II.1 Pengertian Persediaan Persediaaan adalah semua sediaan barang- barang untuk keperluan menghasilkan barang akhir, termasuk barang akhirnya sendiri yang akan di jual
MANAJEMEN PERSEDIAAN (INVENTORY)
MANAJEMEN PERSEDIAAN (INVENTORY) KONSEP DASAR Salah satu fungsi manajerial yang sangat penting dalam operasional suatu perusahaan adalah pengendalian persediaan (inventory control), karena kebijakan persediaan
BAB I PENDAHULUAN. Setiap bentuk perusahaan mempunyai tujuan yang harus dicapai oleh
14 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Setiap bentuk perusahaan mempunyai tujuan yang harus dicapai oleh semua pihak yang ada di dalam perusahaan. Proses penetapan tujuan membutuhkan kemampuan
BAB I PENDAHULUAN. yang ada di dunia usaha saat ini semakin ketat. Hal ini disebabkan tuntutan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi, kondisi persaingan yang ada di dunia usaha saat ini semakin ketat. Hal ini disebabkan tuntutan konsumen
BAB 1 PENDAHULUAN. sumber daya yang digunakan dalam proses produksi. Bahan baku yang digunakan
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Secara umum tujuan perusahaan dalam memproduksi barang adalah untuk mendapatkan keuntungan. Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan harus dapat membuat perencanaan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Inventory atau Persediaan Inventory adalah item atau material yang dipakai oleh suatu organisasi atau perusahaan untuk menjalankan bisnisnya[10]. Persediaan adalah
Nama : Mutiara Dey NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Widada, SE.,MM,
PERBANDINGAN METODE EOQ (ECONOMIC ORDER QUANTITY) DAN JIT (JUST IN TIME) TERHADAP EFISIENSI BIAYA PERSEDIAAN PADA KOVEKSI RANTI Nama : Mutiara Dey NPM : 21209532 Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Widada,
MANAJEMEN PERSEDIAAN
Modul ke: MANAJEMEN PERSEDIAAN Merencanakan Kebutuhan Barang Persediaan dengan Economic Order Quantity Fakultas EKONOMI DAN BISNIS M. Soelton Ibrahem, S.Psi, MM Program Studi Manajemen PERSEDIAAN Pengertian
BAB III METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY DAN PERIOD ORDER QUANTITY
BAB III METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY DAN PERIOD ORDER QUANTITY A. Penentuan Ukuran Pemesanan (Lot Sizing) Lot sizing merupakan teknik dalam meminimalkan jumlah barang yang akan dipesan, sehingga dapat
Akuntansi Biaya. Bahan Baku : Pengendalian, Perhitungan Biaya, dan Perencanaan (Materials : Controlling, Costing and Planning)
Akuntansi Biaya Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Bahan Baku : Pengendalian, Perhitungan Biaya, dan Perencanaan (Materials : Controlling, Costing and Planning) Rista Bintara, SE., M.Ak Program Studi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengendalian bahan baku kayu di perusahaan manufaktur Sagitria Collection yang beralamat di Jl.
BAB 1 PENDAHULUAN. adanya kemampuan manusia dalam mempertimbangkan segala kemungkinan sebelum
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan yang pesat di bidang ilmu dan teknologi dewasa ini menuntut adanya kemampuan manusia dalam mempertimbangkan segala kemungkinan sebelum mengambil keputusan
BAB II LANDASAN TEORI
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... PERNYATAAN TUGAS AKHIR... PENGESAHAN TUGAS AKHIR... TANDA LULUS MEMPERTAHANKAN TUGAS AKHIR... KATA PENGANTAR... ABSTRAK... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, termasuk dalam bidang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, termasuk dalam bidang teknologi informasi mengakibatkan pengolahan data transaksi dapat dilakukan dengan cepat
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Objek dan Lokasi Penelitian Obyek penelitian ini adalah CV. Tani Jaya Perkasa yang beralamat di Dusun Gebangan RT 02 RW 02 Kelurahan Putat, Kecamatan Purwodadi, Kaubapten
BAB 1. PENDAHULUAN. Pemesanan barang merupakan kegiatan yang sangat penting pada bagian
BAB 1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pemesanan barang merupakan kegiatan yang sangat penting pada bagian pengendalian persediaan barang atau inventory control dalam suatu perusahaan atau organisasi,
4.10 Minimum Order Struktur Produk BAB 5 ANALISA 5.1 Pengolahan Data Perhitungan Coefficient of Variance
ABSTRAK Dalam industri manufaktur, ketersediaan bahan baku merupakan salah satu bagian yang penting dalam menunjang kelancaran operasi. Dengan ketersediaan bahan baku yang memadai, maka kegiatan produksi
MANAJEMEN PERSEDIAAN YULIATI,SE,MM
MANAJEMEN PERSEDIAAN YULIATI,SE,MM Mengapa Perusahaan Mempunyai Persediaan? Persediaan diperlukan untuk mengantisipasi ketidaksempurnaan pasar. Contoh: Jika perusahaan membutuhkan bahan mentah untuk proses
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... HALAMAN JUDUL KE-2... HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI... HALAMAN PENGESAHAN UJIAN... iv HALAMAN PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME...
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... HALAMAN JUDUL KE-2... HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI... i ii iii HALAMAN PENGESAHAN UJIAN... iv HALAMAN PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME... HALAMAN PERSEMBAHAN... v vi KATA PENGANTAR...
BAB 4 PENGUMPULAN DAN ANALISA DATA
BAB 4 PENGUMPULAN DAN ANALISA DATA 4.1 Pengumpulan Data Data yang dikumpulkan adalah data yang didapat dari bulan Mei 2007 sampai bulan Juli 2007 yaitu berupa data-data yang berkaitan dengan perencanaan
MANAJEMEN PERSEDIAAN
MANAJEMEN PERSEDIAAN PERSEDIAAN: BAHAN / BARANG YG DISIMPAN & AKAN DIGUNAKAN UTK MEMENUHI TUJUAN TERTENTU MISAL UTK PROSES PRODUKSI / PERAKITAN, UNTUK DIJUAL KEMBALI & UTK SUKU CADANG DR SUATU PERALATAN
iv Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK
ABSTRAK PT Gemilang Putra Mandiri Sejahtera (GPMS) adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha pakan ternak seperti ayam dan bebek yang berlokasi di Sukabumi. Saat ini perusahaan mengalami permasalahan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kekurangan atau kelebihan persediaan merupakan faktor yang memicu peningkatan biaya. Jumlah persediaan yang terlalu banyak akan berakibat pemborosan dalam biaya simpan,
kegiatan produksi pada sistem manufaktur, kegiatan pemasaran pada sistem distribusi
BABTI KAJIAN PUSTAKA 2.1 Persediaan Persediaaan adalah sumber daya menganggur (idle resource) yang menunggu proses lebih lanjut. Yang dimaksud dengan proses lebih lanjut tersebut adalah berupa kegiatan
LAPORAN RESMI MODUL VI INVENTORY THEORY
LABORATORIUM STATISTIK DAN OPTIMASI INDUSTRI FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAWA TIMUR LAPORAN RESMI MODUL VI INVENTORY THEORY I. Pendahuluan
PERENCANAAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU YANG OPTIMUM PADA PT. CHAROEN POKPHAND INDONESIA KIM MABAR
PERENCANAAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU YANG OPTIMUM PADA PT. CHAROEN POKPHAND INDONESIA KIM MABAR TUGAS SARJANA Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat-syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik
DAFTAR GAMBAR. Halaman
DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PENGESAHAN... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR TABEL... viii DAFTAR LAMPIRAN... ix BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1. Latar Belakang...
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA. gelondongan kemudian dipotong menjadi papan papan kayu. Perusahaan yang
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1 Pengumpulan Data 4.1.1 Profil Perusahaan CV. Jati Mulyo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kayu dan masuk dalam kelompok industri penggergajian
BAB I PENDAHULUAN. Setiap perusahaan dagang selalu mengadakan persediaan (inventory).
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Setiap perusahaan dagang selalu mengadakan persediaan (inventory). Tanpa adanya persediaan, para pengusaha akan dihadapkan pada risiko bahwa perusahaannya
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT. Y adalah sebuah perusahaan distributor makanan dan minuman yang ada di kota Bandung. Perusahaan memasarkan produknya ke wilayah Jawa Barat. Dalam menjalankan aktivitas pemasaran produknya,
MODUL PERKULIAHAN MANAJEMEN KEUANGAN. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh Helsinawati, SE, MM Bisnis
MODUL PERKULIAHAN MANAJEMEN KEUANGAN MANAJEMEN PERSEDIAAN Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh Ekonomi dan Manajemen 84008 Helsinawati, SE, MM Bisnis S! 12 Abstract Berdasarkan Analisa
Model EOQ dengan Holding Cost yang Bervariasi
Model EOQ dengan Holding Cost yang Bervariasi Elis Ratna Wulan 1, a) 2, b) dan Ai Herdiani 1,2 Jurusan Matematika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung a) [email protected]
Analisis Persediaan Bahan Baku PT. BS dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ)
Analisis Persediaan Bahan Baku PT. BS dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Jessica Juventia, Lusia P.S Hartanti Program Studi Teknik Industri Universitas Pelita Harapan Surabaya, Indonesia [email protected],
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA USULAN PEMILIHAN SUPPLIER DAN PERENCANAAN PEMESANAN KOMPONEN MESIN PADA PT.ADIKENCANA MAHKOTABUANA
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Industri Tugas Akhir Sarjana Semester Genap tahun 2007/2008 USULAN PEMILIHAN SUPPLIER DAN PERENCANAAN PEMESANAN KOMPONEN MESIN PADA PT.ADIKENCANA MAHKOTABUANA
