Sistem Absensi Sidik Jari dan Barcode 2010
|
|
|
- Suryadi Hardja
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 SISTEM ABSENSI PEGAWAI DENGAN MENGGUNAKAN SIDIK JARI DAN BARCODE I.Absensi Sistem Sidik Jari 1.Sekilas Informasi Mengenai absensi Sidik Jari Sebelum lebih jauh menjelaskan mengenai Absensi sidik jari, berikut akan kami paparkan mengenai apa itu Sidik Jari. Setiap manusia diberikan dua tangan dan dua kaki oleh Sang Maha Pencipta. Pada jari-jari tangan dan kaki manusia pasti memiliki gambaran atau image sidik jari. Sidik jari, dalam bahasa Inggris disebut Fingerprint biasanya berbentuk garis-garis horizontal dan vertical atau gabungan keduanya dan juga ada bentuk lengkungan-lengkungan. Seluruh manusia di dunia diciptakan dengan sidik jari yang berbeda satu sama lainnya. Karena itu, setiap sidik jari digunakan untuk mengidentifikasi setiap manusia. Contoh sederhana adalah ketika kita membuat sebuah kartu tanda penduduk atau surat izin mengemudi atau surat-surat penting lainnya biasanya membubuhkan sidik jari di atasnya Nah, karena keunikannya itulah, sidik jari saat ini sering digunakan untuk memonitor kehadiran seseorang di sebuah kantor atau mungkin sekolah. Dengan mesin absensi sidik jari maka kemungkinan adanya penitipan absent maupun manipulasi data dapat diminimalisir. Mesin absensi sidik jari kebanyakan dikenal Fingerprint atau FingerSpot dan masih banyak lagi dalam penyebutanya. Mesin absensi sidik jari adalah mesin yang digunakan untuk mendata kehadiran dengan menggunakan sensor yang dapat membaca garis atau image sidik unik. Sistem pembacaan Mesin absensi sidik jari tidak seperti scanner atau pembaca gambar. Sistem pembacaanya sangat detail sesuai dengan tekstur sidik jari. Untuk system kerja mesin absensi sidik jari kita bahas berikutnya setelah kita mengenal lebih jauh tentang absensi sidik jari. 2.Keunggulan Absensi Sidik Jari Menggunakan identifikasi sidik jari untuk abseni suatu pilihan yang tepat dibanding yang lain. Berikut ini sekerumit dari kami akan menjelaskan beberapa faktor mengapa memilih absensi menggunakan mesin absenis sidik jari sebagai pilihan yang tepat dengan berbagai keunggulanya. 1
2 a. Kenyamanan Dimulai dari registrasi yang simple, karyawan tidak perlu repot membawa kartu karyawan maupun kertas atau kartu. Setiap karyawan tidak akan lupa membawa alat absensinya atau jari yang telah di registrasi. Dalam berabsensi kita tidak pelu menekan password atau pin yang merepotkan. Yang kita lakukan hanya menaruh jari kita tepat diatas sensor sidik jari. Atau tinggal Place Finger! b. Keamanan Dengan menggunakan absensi sidik jari tingkat keamanan sangat tinggi dikarenakan setiap sidik jari setiap pengguna berbeda-beda atau unik. Jadi pengguna tidak bisa saling menitipkan absensi seperti yang dilakukan ketika kita menggunakan absensi tanda tangan, amano atau menggunakan kartu. c. Efektivitas Waktu Lihatlah perubahan pertama ketika perusahaan anda menggunakan absensi sidik jari. Karyawan atau pengguna akan datang lebih tepat waktu beda dengan hari sebelum menggunakan absensi sidik jari. Dalam penggunaan absensi lebih cepat dari pada amano, barcode apalagi tanda tangan manual. Absensi sidik jari pada umumnya mempunyai kecepatan pambacaan <= 0.5 detik. Absensi sidik jari mempunyai tingkat akurasi yang tinggi. Dalam pendataan dapat terpusat dalam satu database. Dengan mesin absensi sidik jari data dapat terpusat walau diluar kota tanpa menunggu terlalu lama karena dalam pembuatan laporan kita tidak perlu repot merekap manual satu persatu. Semuanya bisa di bilang Just Click!. Dengan faktor ini kita bisa meningkatkan produktifitas berdasarkan kedisiplinan. d. Efisiensi Biaya Absensi sidik jari lebih efisien jika dibandingkan dengan identifikasi dengan suara maupun retina mata. atau dengan amano yang setiap bulanya harus mengeluarkan biaya membeli kertas, tinta maupun maintenance yang repot. Dengan mesin absensi sidik jari juga dapat mengurangi kecurangan jam kerja yang bisa saja membuat bangkrut perusahaan anda. Bahkan dewasa ini perusahaan yang sudah menggunakan absensi sidik jari mereka memperkerjakan bagian penggajian atau HRD jumlahnya cukup 1-2 orang. Jadi selain mengefisiensi biaya perawatan, pemakaian juga mengefisiensi dalam pengeluaran penggajian setiap bulannya. Silahkan di perhitungkan. e. Investasi Terjangkau Dibandingkan harga absensi amano maupun card, barcode, harga absensi sidik jari lebih murah. Tetapi harga juga bermacam macam sesuai viturnya. Dengan beberapa factor tersebut mesin absensi sidik jari jauh lebih sesuai untuk berbagai perusahaan, instansi, sekolah atau kampus dsb.. 3.Kelemahan Absensi Sidik Jari Absensi sidik jari tidak akan mengenali Sidik jari apabila: 1. Jari Terkena Kotoran seperti Cat, atau 2. Jari Basah Karena Air 3. Jari terluka karena suatu sebab 2
3 II. Absensi Dengan Sistem Barcode Berbeda dengan menggunakan Sistem Sidik jari, Absensi dengan menggunakan system Barcode dilakukan dengan cara Sistem membaca Code (barcode) yang biasanya dicetak di kartu Pegawai masing-masing. Contoh kartu Karyawan yang menggunakan Barcode a. Cara Pemakaian Cara penggunaan system ini sangat gampang sekali, user cukup menempelkan kartu dientitas ke Barcode Scaner dan selanjutnya system ini akan melakukan proses pembacaan dan perekaman data. Jika data sesuai maka akan direkam kedalam database. Hanya Kartu pegawai dengan Barcode yang terdaftar yang dapat melalukan proses absensi. b. Keunggulan Keunggulan Sistem Absensi dengan menggunakan barcode adalah, Sistem ini sangat akurat, proses pembacaan cepat sekali, jadi kemungkinan karyawan tidak terabsen sangat kecil sekali. Hal ini berbeda dengan yang menggunakan Sistem Sidik Jari yang memiliki kelemahan jika tangan tergores atau terkena cat maka tidak akan dapat mengabsen III.Sistem Absensi Kepegawaian Bagian kepegawaian di dalam sebuah perusahaan mempunyai fungsi utama melayani keperluan pegawai, baik secara administratif maupun keuangan.semakin besar jumlah pegawai yang harus dilayani semakin tinggi pula pekerjaan bagian kepegawaian ini. Rutinitas yang biasa dilakukan oleh bagian kepegawaian antara lain, mengurus absensi, penggajian, jenjang karir 3
4 (kenaikan pangkat atau kenaikan berkala), membuat daftar urutan kepangkatan dan pembuatan laporan-laporan kegiatan kepegawaian. Tidak dapat disangkal lagi, bila kita ingin meningkatkan pelayanan yang baik terhadap pegawai diperlukan sebuah sistem informasi kepegawaian yang handal, cepat dan akurat, sehingga apapun yang diminta baik oleh pegawai itu sendiri maupun oleh pihak manajeman dapat disajikan dengan cepat. Jadi tidak ada alasan untuk menunggu lama karena sedang dicari dulu, dan biasanya kejadian seperti ini sering kita jumpai pada perusahaan-perusahaan yang belum menterapkan sistem informasi kepegawaian yang benar. Sebuah sistem informasi kepegawaian yang baik haruslah merangkum semua tugas-tugas kepegawaian secara menyeluruh dan terpadu, informatif dan mudah diperbaharui (updateable) dan biasanya memuat unsur-unsur : Pemeliharaan file master data pegawai Pemeliharaan file master data penunjang, misalnya tabel gaji, daftar jabatan, bagian, seksi dan lain sebagainya Query atau permintaan manajemen akan data pegawai yang spesifik. Unsur ini merupakan titik kekuatan pada sebuah sitem informasi Pelaporan sesuai format, grafik pegawai dan statistik pegawai yang memudahkan untuk pengambilan kesimpulan atau keputusan. 1. Laporan-laporan yang dihasilkan Dengan menggunakan Sistem Absensi Pegawai yang kami tawarkan anda akan mendapatkan fiturfitur utama sebagai berikut: 1. Mendata Absensi Masuk dan Keluar Karyawan 2. Membuat laporan kehadiran Harian 3. Membuat laporan kehadiran Mingguan 4. Membuat laporan kehadiran Bulanan 5. Membuat Laporan Gaji karyawan sesuai dengan output yang diharapkan 2. Waktu Pengerjaan Untuk membangun sebuah system Absensi Pegawai dengan Menggunakan Sidik Jari ataupun Barcode diperlukan waktu sekitar 60 Hari Kerja 3.Biaya Pembuatan Biaya pembuatan aplikasi dan Penyediaan Alat Absensi Sidik Jari atau Barcode adalah sebesar Rp ,- (Lima Puluh Juta Rupiah) Dengan Rincian Pembayaran Sebagai Berikut: 1. Ketika Kontrak ditanda tangani pembayaran sebesar 50% 2. Penyerahan Aplikasi Sebesar 50% 4.Garansi Sistem Kami memberikan Garansi Maintenance selama 2 Bulan terhitung sejak serah terima Aplikasi. 4
5 5. Contoh Ilustrasi Sistem Informasi Absensi Pegawai Berikut beberapa tampilan sistem informasi Absensi pegawai. Figure 1. Tampilan Program Kepegawain Figure 2. Data Lengkap Pegawai 5
6 Figure 3. Grafik Jumlah Pegawai Otomatis Figure 4. Laporan Jumlah Karyawan Demikianlah Sekilas Informasi mengenai absensi sidik jari dan Absensi Sistem Barcode yang kami tawarkan, terimakasih atas perhatian dan kerjasamanya. Taryana Suryana.M.Kom UnikomCenter Universitas Komputer Indonesia Bandung HP
Pengembangan Sistem Kehadiran Dosen STIKOM Bali
JUSI Vol. 1, No. 2 ISSN 2087-8737 September 2011 Pengembangan Sistem Kehadiran STIKOM Bali I Gusti Rai Agung Sugiarta 1, Ni Nyoman Harini Puspita 1 1 Program Studi Sistem Informasi, (STMIK) STIKOM Bali
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Deskripsi Teori Sugiyono (2010:55) berpendapat teori adalah seperangkat konsep asumsi generalisasi yang dapat digunakan untuk mengungkapkan dan menjelaskan perilaku dalam berbagai
BAB I PENDAHULUAN. karyawan menggunakan mesin pencatat kehadiran (check clock) dimana kartu
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan suatu perusahaan dewasa ini seringkali ditentukan oleh bagaimana cara perusahaan dalam memanfaatkan teknologi yang ada, baik itu teknologi yang
SISTEM INFORMASI ABSENSI FINGER PRINT
11/15/2017 PROPOSAL SISTEM INFORMASI ABSENSI FINGER PRINT Hari Pratomo KLATENWEB No : 071/MKT/IMS/2017 Klaten, 15 November 2017 Lampiran Hal. : 1 (satu) berkas : Penawaran Software Sistem Informasi Absensi
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan dunia kerja dewasa ini memperketat tingkat persaingan. harus ditekankan untuk meningkatkan pola sistem manajemen kerja
23 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Perkembangan dunia kerja dewasa ini memperketat tingkat persaingan beberapa perusahaan yang mulai merangkak menguasai pasar. Hal tersebut menuntut manajemen perusahaan
BAB I PENDAHULUAN. Teknologi-teknologi yang adapun bermacam-macam. Perkembangan teknologi. teknologi canggih yang memudahkan usaha manusia dalam
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sejalan dengan perkembangan zaman teknologipun semakin maju. Teknologi-teknologi yang adapun bermacam-macam. Perkembangan teknologi tersebut tidak hanya melahirkan
Kelebihan Absensi Biometrik Fingerprint Dibandingkan Dengan Absensi Manual
Kelebihan Absensi Biometrik Fingerprint Dibandingkan Dengan Absensi Manual ELVITASARI HERIYANTHI [email protected] Abstraksi Salah satu kunci keberhasilan suatu perusahaan adalah bergantung
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Banyak peluang dalam bisnis yang memaksa pemilik perusahaan tidak bisa lagi menghabiskan waktunya hanya untuk mengawasi aktifitas kerja karyawannya. Aktifitas kerja
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Komputer merupakan satu dari sekian banyaknya peralatan teknologi yang diciptakan oleh manusia dalam hal membantu manusia itu sendiri untuk meningkatkan efisiensi kerja,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Salah satu kewajiban PNS yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS adalah kewajiban masuk kerja dan menaati ketentuan
Hasil Penelitian 2009
PENGEMBANGAN MODEL PENGUKURAN KINERJA PEGAWAI BERBASIS FINGER PRINT DI FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS Abstrak Kedisiplinan karyawan dalam hal mematuhi jam kerja merupakan salah satu bagian kecil
Absensi karyawan Offline & Online
Absensi karyawan Offline & Online Mesin Absensi Karyawan dan Software Absensi Karyawan merupakan perlengkapan kantor yang wajib ada di berbagai perusahaan, baik berupa mesin absensi sidik jari, wajah atau
PROPOSAL INOVASI PELAYANAN PUBLIK Judul Inovasi : Penerapan Sistem Manajemen Absensi Real Time (SMART) melalui Face Scan.
1 PROPOSAL INOVASI PELAYANAN PUBLIK Judul Inovasi : Penerapan Sistem Manajemen Absensi Real Time (SMART) melalui Face Scan. A. Gambaran Umum dan Latar Belakang Inovasi Daerah Birokrasi merupakan suatu
Model Aplikasi Monitoring Sistem Absensi Sidik Jari Sebagai Pendukung Keputusan Untuk Penilaian Kinerja Pegawai
Konferensi Nasional Sistem & Informatika 2015 STMIK STIKOM Bali, 9 10 Oktober 2015 Model Aplikasi Monitoring Sistem Absensi Sidik Jari Sebagai Pendukung Keputusan Untuk Penilaian Kinerja Pegawai Junaidi
BAB I PENDAHULUAN. Sumber daya manusia seperti tenaga kerja merupakan salah satu asset terpenting dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Sumber daya manusia seperti tenaga kerja merupakan salah satu asset terpenting dalam perusahaan karena merekalah yang menjalankan kegiatan operasional perusahaan.
E-ATTENDANCE.MALANGKOTA.GO.ID
E-ATTENDANCE.MALANGKOTA.GO.ID USER MANUAL / PETUNJUK PENGOPERASIAN SISTEM ABSENSI ELEKTRONIK BAGI ADMIN SKPD e-attendance.malangkota.go.id 1. Menu Login 2. Menu Utama Terdiri dari 3 menu, antara lain
BUPATI MADIUN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MADIUN,
BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 28 A TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PRESENSI SIDIK JARI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN MADIUN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MADIUN,
Petunjuk Teknis. Modul Tunjangan Kinerja (TUKIN) - SIM Kepegawaian
2014 Petunjuk Teknis Modul Tunjangan Kinerja (TUKIN) - SIM Kepegawaian Modul tunjangan kinerja pegawai adalah modul yang dibangun didalam SIM Kepegawaian (SIMPEG) yang digunakan untuk menghitung potongan
BUPATI BANYUASIN, 4. Undang
Menimbang : a. BUPATI BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN PERATURAN BUPATI BANYUASIN NOMOR 187 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN ABSENSI SIDIK JARI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN BANYUASIN DENGAN
BAB II LANDASAN TEORI. Berdasarkan kamus Bahasa Indonesia, absen adalah tidak bekerjanya
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Absensi Berdasarkan kamus Bahasa Indonesia, absen adalah tidak bekerjanya seorang pegawai pada saat hari kerja, karena sakit, izin, alpa atau cuti. Absensi adalah daftar
e-attendance.malangkota.go.id
USER MANUAL / PETUNJUK PENGOPERASIAN SISTEM ABSENSI ELEKTRONIK BAGI ADMIN SKPD e-attendance.malangkota.go.id 1. Menu Login 2. Menu Utama Terdiri dari 3 menu, antara lain : Menu Laporan, berisi sub menu
PROPOSAL SISTEM INFORMASI SEKOLAH TERPADU
PROPOSAL SISTEM INFORMASI SEKOLAH TERPADU Latar Belakang Institusi sekolah merupakan tempat untuk membentuk serta mendidik generasi muda, tetapi kebanyakan permasalahan institusi sekolah kesulitan dalam
Sistem Informasi Absensi dengan Barcode Berbasis Jaringan Pada CV. Banue Perkasa Sidoarjo
1 Sistem Informasi Absensi dengan Barcode Berbasis Jaringan Pada CV. Banue Perkasa Sidoarjo Devi Syahidatun Nihayati (04104030) Fakultas Ilmu Komputer Pembimbing : M. Noor Al Aza am, S.Kom, MT Universitas
No : 205/SPH/Soft - Absensi/MSIC/I/ January 2011 Hal : Penawaran Software Absensi Lamp : 1 berkas
No : 205/SPH/Soft - Absensi/MSIC/I/2011 13 January 2011 Hal : Penawaran Software Absensi Lamp : 1 berkas Kepada Yth. di Dengan Hormat, Melalui surat ini, kami ingin memperkenalkan PT. Murray Sarana Insancipta
BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN Siklus penggajian merupakan salah satu aktivitas yang terdapat dalam fungsi Sumber Daya Manusia. Pengelolaan penggajian yang dilaksanakan dengan baik di perusahaan dapat mempengaruhi
PENGEMBANGAN DAN PENGUJIAN ANTARMUKA PERANGKAT LUNAK PRESENSI SIDIK JARI
PENGEMBANGAN DAN PENGUJIAN ANTARMUKA PERANGKAT LUNAK PRESENSI SIDIK JARI Suyanto Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bina Darma Jalan A. Yani No. 12 Plaju Palembang 30264 [email protected] Abstrak
SISTEM ABSENSI MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE BARCODE BERBASIS ANDROID
SISTEM ABSENSI MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE BARCODE BERBASIS ANDROID SKRIPSI Disusun oleh : I MADE DHARMA SUSILA ( 0934015002 ) JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN
MENGENAL TEKNOLOGI BIOMETRIK
MENGENAL TEKNOLOGI BIOMETRIK Yully Brigita [email protected] Abstrak Biometrik adalah teknologi yang menggunakan data biologis dari manusia yang unik sebagai pembeda antar manusia. Berbagai metode autentikasi
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. untuk menjadi dasar pembahasan. Berikut adalah penjabarannya:
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Bidang Kepegawaian dan menyebarkan kuesioner kepada 50 orang responden yang merupakan pegawai Kementerian Koperasi
BAB I PENDAHULUAN. berbagai bidang, sehingga kini semakin banyak instansi yang berusaha
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan dunia teknologi informasi saat ini semakin cepat memasuki berbagai bidang, sehingga kini semakin banyak instansi yang berusaha meningkatkan pelayanannya
BAB I PENDAHULUAN. bersama untuk mencapai beberapa maksud atau sasaran. Sebuah sistem bukanlah
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Sistem merupakan bagian-bagian saling berkaitan yang beroperasi bersama untuk mencapai beberapa maksud atau sasaran. Sebuah sistem bukanlah seperangkat unsur yang tersusun
Pengembangan dan Pengujian Antarmuka Perangkat Lunak Presensi Sidik Jari
Pengembangan dan Pengujian Antarmuka Perangkat Lunak Presensi Sidik Jari Suyanto Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bina Darma Jalan A. Yani No. 12 Plaju Palembang 30264 [email protected] Abstrak
BAB IV AUDIT OPERASIONAL ATAS FUNGSI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PADA PT ABC
BAB IV AUDIT OPERASIONAL ATAS FUNGSI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PADA PT ABC IV.1. Survei Pendahuluan (Preliminary Survey) Tahap survei pendahuluan merupakan tahap awal yang harus dilaksanakan oleh seorang
PEMBUATAN APLIKASI SISTEM ABSENSI PENDUKUNG MESIN KOMBINASI SIDIK JARI DAN BARCODE DARI TDX 2500
PEMBUATAN APLIKASI SISTEM ABSENSI PENDUKUNG MESIN KOMBINASI SIDIK JARI DAN BARCODE DARI TDX 2500 Seine Darusatya Jotex 1), Sholiq 2) Program Studi Sistem Informasi, STIKOMP Surabaya Email: [email protected];
BAB I PENDAHULUAN. dalam tubuh suatu perusahaan. Jika di dalam suatu perusahaan informasi tersebut
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan dunia teknologi informasi saat ini semakin cepat memasuki berbagai bidang, sehingga kini semakin banyak perusahaan yang berusaha meningkatkan usahanya
Form ini berisi daftar shift. Pada form ini juga terdapat tombol tambah, update, dan
277 e. Form Master Jabatan Form ini berisi daftar shift. Pada form ini juga terdapat tombol tambah, update, dan hapus di mana user bisa menambah, meng-update, dan menghapus data jabatan. Gambar 4.32 Form
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Pada zaman globalisasi ini bidang-bidang sudah mengalami banyak kemajuan termasuk juga bidang teknologi. Kemajuan teknologi dapat mendukung proses bisnis juga memudahkan
BAB II KAJIAN PUSTAKA. manajemen juga memiliki peranan penting. Prosedur merupakan rangkaian
BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Prosedur 2.1.1 Pengertian Prosedur Prosedur tidak hanya melibatkan aspek financial saja, tetapi aspek manajemen juga memiliki peranan penting. Prosedur merupakan rangkaian langkah
BARCODE UNTUK SISTEM PRESENSI DAN AKSES ADMINISTRASI PERKULIAHAN MENGGUNAKAN PROGRAM DELPHI7
BARCODE UNTUK SISTEM PRESENSI DAN AKSES ADMINISTRASI PERKULIAHAN MENGGUNAKAN PROGRAM DELPHI7 TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Melengkapi Salah Satu Syarat Mencapai Gelar Sarjana Teknik Jurusan Elektro Universitas
ABSENSI PRAKTIKUM JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UPN VETERAN JATIM MENGGUNAKAN FINGERPRINT DENGAN KONSEP ARSITEKTUR MVVM SKRIPSI.
ABSENSI PRAKTIKUM JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UPN VETERAN JATIM MENGGUNAKAN FINGERPRINT DENGAN KONSEP ARSITEKTUR MVVM SKRIPSI Disusun Oleh: NEMICIO DE SOUSA GAMA NPM 1134010007 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
BAB IV ANALISIS PRAKTEK KERJA LAPANGAN. yang ada yaitu system informasi absensi. System ini meliputi analisis prosedur,
19 BAB IV ANALISIS PRAKTEK KERJA LAPANGAN 1.1. Analisis Sistem yang Berjalan Analisis system dapat di artikan sebagai suatu proses untuk memahami system yang ada yaitu system informasi. System ini meliputi
HADIR hadir absensi berbasis sidik jari
HADIR hadir absensi berbasis sidik jari 08:00 PT Solusi Teknologi Nusantara Office : Jl. Plered Raya No. 13, Antapani Tengah, Antapani, Bandung Telp : 022 20512503 HP: 081214136860 Email : [email protected]
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Sistem Informasi Akuntansi Penggajian dan Pengupahan PT. Soon Poh
39 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Sistem Informasi Akuntansi Penggajian dan Pengupahan PT. Soon Poh Technologies Sistem Informasi Akuntansi Penggajian dan Pengupahan terdiri dari tahapan-tahapan
Rancang Bangun Sistem Kehadiran Berbasis Fingerprint Sebagai Portal Aktivitas Praktikum Mahasiswa
Rancang Bangun Sistem Kehadiran Berbasis Fingerprint Sebagai Portal Aktivitas Praktikum Mahasiswa Rudi Rosadi 1, Erick Paulus 2, Akik Hidayat 3, Aditya Pradana 4, Ino Suryana 5 1,2,3,4,5 Departemen Ilmu
BAB I PENDAHULUAN. Suara merupakan salah satu media komunikasi yang paling sering dan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Suara merupakan salah satu media komunikasi yang paling sering dan umum digunakan oleh manusia. Manusia dapat memproduksi suaranya dengan mudah tanpa memerlukan
BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN
BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN Pada bab ini akan dilakukan analisis sistem penggajian pada PT. Sistemaju Mandiri Prakarsa dengan tujuan untuk meneliti dan mempelajari sistem penggajian yang sedang diterapkan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Suatu perusahaan haruslah melakukan penghitungan gaji yang harus diterima oleh pegawainya berdasarkan peraturan yang berlaku pada perusahaan tersebut, absensi dan pajak
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Identitas merupakan pendefinisian diri seseorang sebagai individu yang berbeda baik dari ciri-ciri fisik maupun non fisik, sedangkan dalam arti umum identitas merupakan
Bersama ini saya lampirkan bahan yang akan dibahas dalam penulisan Laporan Tugas Akhir ini. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Lamp : Abstrak, BAB I Perihal : Proposal Laporan Tugas Akhir Kepada Yth. Koordinator Laporan Tugas Akhir Program Studi Teknik Informatika Universitas Mercu Buana Dengan hormat, Untuk mendapatkan gelar
1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1. PENDAHULUAN Pada bab ini berisi penjelasan tentang hal yang mendasari dibuatnya tugas akhir ini. Penjelasan tersebut dimulai dari latar belakang masalah, perumusan poin-poin penting dari latar belakang
I. PENDAHULUAN. dimaksud adalah melancarkan kegiatan pelayanan publik, dan memberikan
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Suatu instansi pemerintah didirikan dengan beberapa tujuan, tujuan yang dimaksud adalah melancarkan kegiatan pelayanan publik, dan memberikan lapangan kerja.
Analisis Sistem Penghitungan Gaji PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk
Analisis Sistem Penghitungan Gaji PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk Nama : Okta Merita NPM : 45209647 Kelas : 3 DA 04 Pembimbing : Prof.Ir. Dr.Euphrasia Suzy Suhendra.,M.S Latar Belakang Bab 1 Pendahuluan
SISTEM DAN PROSEDUR PEMBAYARAN GAJI KARYAWAN GUNA MENDUKUNG PENGENDALIAN INTERNAL (Studi pada Rumah Sakit Teja Husada Kepanjen-Malang)
SISTEM DAN PROSEDUR PEMBAYARAN GAJI KARYAWAN GUNA MENDUKUNG PENGENDALIAN INTERNAL (Studi pada Rumah Sakit Teja Husada Kepanjen-Malang) Hesti Dwi Maharani Topowijono Devi Farah Azizah Fakultas Ilmu Administrasi
BAB I PENDAHULUAN. sehingga informasi yang diharapkan cepat didapat. di kontraktor pengeboran minyak. Berkantor pusat di Kota Sidoarjo, PT MU
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sistem atau aplikasi telah menjadi bagian di dalam kehidupan manusia modern saat ini. Berbagai macam sistem baik untuk keperluan permainan, bekerja dan pendidikan
APLIKASI PENCATATAN KEHADIRAN MAHASISWA MENGGUNAKAN BARCODE DENGAN MEMANFAATKAN PEMROGRAMAN PHP (Studi Kasus di STT POMOSDA)
APLIKASI PENCATATAN KEHADIRAN MAHASISWA MENGGUNAKAN BARCODE DENGAN MEMANFAATKAN PEMROGRAMAN PHP (Studi Kasus di STT POMOSDA) Siti Wahyuniati*), Sukarni**) ABSTRAK Pencatatan kehadiran mahasiswa merupakan
kata lain SDM sebagai karyawan di perusahaan merupakan sumber keunggulan perusahaan, karena hal itu berkaitan bukan saja dengan faktor faktor personal
Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sebuah bidang yang mulai berkembang semenjak tahun 1960-an. Walau tidak terdapat konsensus tunggal, secara umum SIM didefinisikan sebagai sistem yang menyediakan
MANUAL BOOK BUKU PETUNJUK PEMAKAIAN
MANUAL BOOK BUKU PETUNJUK PEMAKAIAN Edisi 2011 Kata Pengantar Terima kasih telah menggunakan produk kami, demi kenyamanan anda dalam mengoperasikan silahkan membaca buku panduan sebelum menggunakan mesin
BAB I PENDAHULUAN. PT. Ayoe Indotama Textile adalah sebuah perusahaan tekstil yang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT. Ayoe Indotama Textile adalah sebuah perusahaan tekstil yang bergerak dibidang pencelupan kain dimana saat ini dihadapkan oleh suatu hambatan dalam memenuhi kebutuhan
BAB III OBJEK PENELITIAN. penyediaan jasa pelayanan kebersihan (cleaning service) yang dipimpin oleh Bapak
BAB III OBJEK PENELITIAN III.1 Sejarah Singkat Perusahaan III.1.1 Pendirian dan Informasi Umum PT. X berdiri pada tahun 2008, selaku perusahaan yang bergerak dibidang penyediaan jasa pelayanan kebersihan
1. BAB I PENDAHULUAN
1. BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Di dalam sebuah perusahaan, kehadiran karyawan merupakan hal yang paling penting dalam berjalannya proses bisnis di perusahaan. Rata-rata perusahaan masih
BAB I PENDAHULUAN. meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan melalui
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk menyelenggarakan pembangunan kesehatan dalam mencapai tujuan pembangunan nasional.pembangunan di bidang kesehatan
BAB I PENDAHULUAN. Kebutuhan akan informasi yang akurat dan tepat waktu untuk menyajikan data yang. yang benar, akurat, tepat guna dan tepat waktu.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Kebutuhan akan informasi yang akurat dan tepat waktu untuk menyajikan data yang lengkap sangatlah diperlalukan oleh instansi, organisasi dan perusahaan. Komputer sesuai
BAB III TEORI DAN PRAKTIK
BAB III TEORI DAN PRAKTIK 3.1 Tinjauan Teori 3.1.1 Fungsi yang terlibat Fungsi yang terlibat dalam sistem penggajian di dinas perikanan kota semarang adalah sebagai berikut : 1. Fungsi Kepegawaian Bertanggungjawab
BAB IV Efektifitas Penerapan Absensi Fringer Print dan Pemberian Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan
BAB IV Efektifitas Penerapan Absensi Fringer Print dan Pemberian Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan A. Efektifitas Penerapan Absensi Fringer Print Terhadap Kinerja Karyawan Kedisiplinan adalah kepatuhan
BAB I PENDAHULUAN. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dalam teknologi sistem
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dalam teknologi sistem informasi mendorong manusia melakukan suatu hal yang baru dalam berbagai pekerjaan. Dengan perkembangan
Petunjuk Penggunaan MAGIC SSR
Petunjuk Penggunaan MAGIC SSR http://www.fingerx.com/ 2014 A. Sekilas tentang MAGIC SSR Mesin MAGIC SSR merupakan mesin absensi fingerprint mandiri, dimana laporan absensi sederhana dapat dihasilkan tanpa
Lampiran 8 : Daftar Pertanyaan Wawancara. No Pertanyaan Jawaban
Lampiran 8 : Daftar Pertanyaan Wawancara Pengendalian Operasional No Pertanyaan Jawaban 1. Apakah pemisahan tugas / Ya penempatan karyawan telah sesuai dengan fungsi dan bidang nya? 2. Evaluasi terhadap
BAB I 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perlu diketahui didalam universitas memiliki beberapa fasilitas yang mempunyai akses pintu ke dalam ruangan misalnya pada laboratorium. Biasanya akses masuk ke dalam
Hari Purwanto
Aplikasi Sistem Absensi Karyawan Dengan Menggunakan Metode Barcode Pada PT. XYZ Hari Purwanto [email protected] ABSTRAK PT. XYZ merupakan sebuah perusahaan berskala menengah yang bergerak di bidang
1 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
1 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 1.1 Analisa Sistem Berjalan Pemilihan Umum Kepala Daerah merupakan kegiatan pesta rakyat yang dilakukan setiap akhir masa jabatan seorang Gubernur dan Wakil Gubernur,
MANUAL BOOK SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEKOLAH
MANUAL BOOK SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEKOLAH Keterangan Software Sistem Informasi Manajemen Sekolah Versi Kla 2.15.1 Web Demo : http://simsekolah.cmsloka.com User Level : 1. Administrator Username dan
BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN
BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Riwayat Organisasi 3.1.1 Sejarah Organisasi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1967, mengamanatkan bahwa pengurusan hutan pada hakekatnya adalah untuk mendapatkan manfaat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi berkembang semakin cepat seiring berkembangnya zaman. Di era sekarang ini, segala sesuatu dapat diselesaikan dengan cara-cara yang praktis. Hal ini merupakan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penggajian merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh Karyawan. Gaji dan Upah dibayarkan berdasarkan hari kerja, jam kerja, atau jumlah satuan produk
BAB I PENDAHULUAN. Manajerial Kepala Seksi. Manajerial Kepala Departemen Manajerial Kepala Bagian
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang PT. Primarindo Asia Infrastructure, Tbk. Adalah perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang produksi sepatu dan memiliki jumlah karyawan sebanyak 1.190 untuk sekarang
DESAIN APLIKASI SISTEM INFORMASI ABSENSI KARYAWAN DENGAN RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID) PADA PT. SKYPUTRA PANCASURYA
ISSN 2302-3805 DESAIN APLIKASI SISTEM INFORMASI ABSENSI KARYAWAN DENGAN RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID) PADA PT. SKYPUTRA PANCASURYA Aris1),Ikhsan Mubarak2),Windy Yuliardi3),Ageng Ramadhan4),Angga
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. pembuatan daftar gaji, dan prosedur pembayaran gaji. Penjelasan secara
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Sistem dan Prosedur Penggajian Sistem dan prosedur penggajian yang diterapkan PT. Framas Indonesia sesuai dengan peraturan Manajemen Perusahaan. Prosedur-prosedur
ANALISIS PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM ABSENSI BERBASIS ELECTRONICS FINGER PRINT
ANALISIS PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM ABSENSI BERBASIS ELECTRONICS FINGER PRINT UNTUK MENGUKUR TINGKAT PRESENSI PEGAWAI STUDI KASUS: UNIT SDM POLITEKNIK TELKOM Eka Widhi Yunarso Program Studi Manajemen
PENDAHULUAN Latar Belakang
PENDAHULUAN 7 8 1.1 Latar Belakang Setiap instansi memerlukan asset pokok yang disebut sumber daya manusia atau pekerja sebagai pelaksana aktivitas organisasi/perusahaan, sumber daya tersebut sangat penting
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi dan kebutuhan manusia yang semakin
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi dan kebutuhan manusia yang semakin meningkat merupakan dua hal yang saling mempengaruhi satu sama lain. Dengan berkembangnya teknologi terutama
Prosedur menjalankan program
Prosedur menjalankan program Saat pertama kali user membuka sistem, user harus melakukan login terlebih dahulu. Dengan memasukan username dan password, pada saat username dan password sudah benar maka
ANALISIS PROSEDUR PENGGAJIAN GUNA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERN PADA AUTO2000 MADIUN
ANALISIS PROSEDUR PENGGAJIAN GUNA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERN PADA AUTO2000 MADIUN Maryani Program Studi Pendidikan Akuntansi - FPIPS ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada perusahaan Auto2000
AMIK MDP. Program Studi Manajemen Informatika Tugas Akhir Ahli Madya Semester Genap Tahun 2010/2011
AMIK MDP Program Studi Manajemen Informatika Tugas Akhir Ahli Madya Semester Genap Tahun 2010/2011 APLIKASI SISTEM ABSENSI DAN PENGGAJIAN PADA PT BHANDA GHARA REKSA CABANG PALEMBANG Amelia Rosalina 2007110048
