LAPORAN TAHUNAN 2016

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "LAPORAN TAHUNAN 2016"

Transkripsi

1 BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN SURABAYA KEMENTERIAN KESEHATAN RI DIREKTORAT JENDERAL PELAYANAN KESEHATAN BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN SURABAYA Jl. Karangmenjangan No. 18 Surabaya Telp , Fax [email protected] website :

2 Laporan Semester I Tahun 2013 KATA PENGANTAR Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa Balai Besar Laboratorium telah selesai menyusun Laporan Tahunan Laporan Tahunan 2016 merupakan laporan pelaksanaan tugas dan fungsi dari Kesehatan Surabaya yang memuat hasil pencapaian kinerja meliputi : kegiatan pelayanan laboratorium, pemantapan mutu dan bimbingan teknik serta keuangan dan administrasi umum dalam kurun waktu 1 Januari s.d 31 Desember 2016 Laporan Tahunan 2016 ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber informasi kesehatan di Provinsi Jawa Timur dan beberapa Provinsi Lain di Indonesia serta membantu dalam monitoring evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan periode tahun 2016 sehingga dapat dijadikan bahan perbaikan dalam pelaksanaan Rencana Strategis Bisnis tahun Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan Laporan Tahunan 2016 ini, oleh karena itu kami sangat mengharapkan adanya kritik, saran serta sumbangan pemikiran untuk perbaikan penyajian laporan yang akan datang. Kepada semua pihak yang telah menyumbangkan pikiran serta tenaganya hingga terbitnya Laporan Tahunan 2016 ini kami mengucapkan terima kasih. Surabaya, 31 Januari 2017 Kepala Kesehatan Surabaya dr. Endriana Soeryat, Sp.PK NIP i

3 Laporan Semester I Tahun 2013 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii DAFTAR TABEL... iv DAFTAR GAMBAR... vii EXECUTIVE SUMMARY... ix BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Maksud dan Tujuan Laporan Ruang Lingkup Laporan... 2 BAB II ANALISIS SITUASI AWAL TAHUN Hambatan Tahun Lalu Kelembagaan Sejarah Singkat Organisasi Visi, Misi dan Motto Landasan Hukum Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi Struktur Organisasi Sumber Daya Sumber Daya Manusia (SDM) Sumber Daya Sarana dan Prasarana Sumber Daya Anggaran BAB III TUJUAN DAN SASARAN KERJA Dasar Hukum Tujuan, Sasaran dan Indikator Tujuan Sasaran Strategis Indikator Kinerja BLU Key Performance Indicators (KPI) sesuai Renstra UPT Standar Pelayanan Minimum (SPM) Perjanjian Kinerja Hal. ii

4 Laporan Semester I Tahun 2013 BAB IV STRATEGI PELAKSANAAN Strategi Pencapaian Tujuan dan Sasaran Hambatan dalam Pelaksanaan Strategi Hambatan dari Faktor Internal dan Upaya Tindak Lanjut Hambatan dari Faktor Eksternal dan Upaya Tindak Lanjut BAB V HASIL KERJA TAHUN Pencapaian Target Kinerja Pencapaian Target Kegiatan dan Pendapatan Indikator BLU Standar Pelayanan Minimum (SPM) Key Performance Indicator (KPI) Promotif Preventif Program Unggulan Sumber Daya Keuangan Laporan Realisasi Anggaran Neraca Upaya untuk Meraih WTP dan Reformasi Birokrasi BAB VI PENUTUP Kesimpulan Saran LAMPIRAN iii

5 Laporan Semester I Tahun 2013 DAFTAR TABEL Hal. Tabel 2.1 Data Pegawai Menurut Golongan/Ruang per-31 Desember Tabel 2.2 Data Jenis Ketenagaan di Kesehatan Surabaya Menurut Pendidikan per-31 Desember Tabel 2.3 Data Pegawai Naik Pangkat Reguler periode 1 April Tabel 2.4 Data Pegawai Naik Pangkat Periode 1 Oktober Tabel 2.5 Data Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang Diangkat Menjadi PNS per-1 Juli Tabel 2.6 Data Pegawai Pensiun Tahun Tabel 2.7 Penambahan Alat Laboratorium / Medik periode 1 Januari s.d 31 Desember Tabel 2.8 Penambahan Alat Laboratorium /Medik periode 1 Januari s.d 31 Desember Tabel 2.9 Sumber Dana Tabel 2.10 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja periode 1 Januari s.d 31 Desember 2016 per Jenis Belanja Tabel 3.1 Penilaian Indikator Kinerja BLU BBLK Surabaya Semester I tahun Tabel 3.2 Konversi Nilai IKI Berdasarkan Total Skor yang Diperoleh Tabel 3.3 Target IKU Sesuai Rencana Strategis Bisnis Tahun Tabel 3.4 Penetapan Kinerja Tahun Tabel 5.1 Rekapitulasi Pembuatan Media dan Reagensia di Balai Besar Laboratorium Tahun Tabel 5.2 Kegiatan Pencucian dan Sterilisasi Peralatan Laboratorium Periode 1 Januari s.d 31 Desember Tabel 5.3 Rekapitulasi Jumlah Pemeriksaan Laboratorium dan Penunjang Medik Periode tahun Tabel 5.4 Pendapatan Badan Layanan Umum per-instalasi tahun di Tabel 5.5 Target dan Realisasi Pelayanan Tahun iv

6 Laporan Semester I Tahun 2013 Tabel 5.6 Target dan Realisasi Pendapatan Tahun Berdasarkan Rencana Strategis Bisnis Tabel 5.7 Pemeriksaan Rutin TB dan Hasil Positif TB Menurut Asal Spesimen (Mikroskopis s/d Desember 2016, Positif kultur s/d November 2016) Tabel 5.8 Pemeriksaan PMDT TB dan Hasil Positif TB Menurut Asal Spesimen (Mikroskopis s.d Desember 2016, Positif kultur s/d November 2016) Tabel 5.9 Prevalensi Resisten OAT Lini I pada Pemeriksaan Rutin Januari - November Tabel 5.10 Prevalensi Resisten Oat Lini I & Lini II Pada Pemeriksaan Rutin Januari November Tabel 5.11 Prevalensi Resisten OAT Lini I & Lini II Pada Pemeriksaan PMDT Januari - November Tabel 5.12 Laporan Pemeriksaan Spesimen Kasus KLB Difteri Menurut Kabupaten / Kota di Provinsi Jawa Timur, Periode 1 Januari 31 Desember Tabel 5.13 Laporan Pemeriksaan Spesimen Kasus KLB Difteri yang Berasal dari Luar Provinsi Jawa Timur periode 1 Januari 31 Desember Tabel 5.14 Laporan Pemeriksaan Spesimen Kontak Difteri Menurut Kabupaten / Kota di Jawa Timur periode 1 Januari 31 Desember Tabel 5.15 Laporan Pemeriksaan Spesimen Kontak Difteri yang Berasal dari Luar Provinsi Jawa Timur Periode 1 Januari 31 Desember Tabel 5.16 Kinerja Laboratorium Polio Kesehatan Surabaya tahun 2012 s.d Tabel 5.17 Rekapitulasi Hasil Pemeriksaan Kasus AFP Menurut Provinsi Periode 1 Januari s.d 31 Desember Tabel 5.18 Rekapitulasi Pemeriksaan Isolasi Virus Campak dan PCR Genotyping menurut Provinsi, periode 1 Januari Desember Tabel 5.19 Pemeriksaan Isolasi Virus Rubella & PCR Genotyping Tahun Tabel 5.20 Rekapitulasi Hasil Pemeriksaan Campak dan Rubella Periode 1 Januari 31 Desember v

7 Laporan Semester I Tahun 2013 Tabel 5.21 Kinerja Laboratorium Measles untuk Case Based Measles Surveilans (CBMS) Kesehatan Surabaya Periode 1 Januari - 31 Desember Tabel 5.22 Laporan Pemeriksaan Spesimen Kejadian Luar Biasa (KLB) Measles Periode 1 Januari - 31 Desember Tabel 5.23 Jenis Parameter dan atau Metode Baru Uji Pelayanan Laboratorium dan Surveilans Menurut Instalasi Tahun Tabel 5.24 Target Indikator Tahun 2016 serta Capaian Tahun 2016 Berdasarkan Rencana Strategis Bisnis Tahun Tabel 5.25 Rincian Estimasi dan Realisasi Pendapatan TA Tabel 5.26 Rincian Estimasi dan Realisasi Belanja TA Tabel 5.27 Ringkasan Neraca per 31 Desember Tabel 5.28 Pencapaian Strategi dan Langkah-Langkah Raih WTP tahun 2016 di vi

8 Laporan Semester I Tahun 2013 DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Struktur Organisasi Kesehatan Surabaya Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 52 Tahun Gambar 2.2 Grafik Pegawai Menurut Golongan/Ruang per-31 Desember Gambar 2.3 Persentase Pegawai Menurut Tingkat Pendidikan per-31 Desember Gambar 5.1 Persentase Realisasi Kegiatan Pelayanan Laboratorium Menurut Parameter Tahun Gambar 5.2 Persentase Realisasi Pendapatan BLU Per-Instalasi tahun Gambar 5.3 Jumlah Kunjungan Pelanggan Berdasarkan Asal Instansi Tahun Gambar 5.4 Jumlah Kunjungan Pelanggan Laboratorium Klinik dan Uji Kesehatan Berdasarkan Kelompok Umur Tahun Gambar 5.5 Mapping Area Difteri Patogenik di Jawa Timur Periode 1 Januari 31 Desember Gambar 5.6 Persentase Kasus Difteri Positif di Jawa Timur Menurut Kelompok Umur Periode 1 Januari s.d 31 Desember Gambar 5.7 Mapping Positif Rate Spesimen Pemeriksaan Anti HIV per-kabupaten/kota di Jawa Timur Tahun Gambar 5.8 Jumlah Peserta Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan Orientasi Per-Institusi Pendidikan Periode Januari Desember Gambar 5.9 Jumlah Peserta Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan Orientasi Berdasarkan Tingkat Pendidikan Periode Januari Desember Gambar 5.10 Bidang Peminatan PKL, Orientasi, Kunjungan dan Konsultasi serta Magang Periode Januari Desember Gambar 5.11 Bimbingan Teknik terhadap kepada 80 petugas laboratorium RSUD/Puskesmas/Labkes di Kabupaten / Kota di Jawa Timur Gambar 5.12 Kegiatan Capacity Building BBLK Surabaya pada Mei Gambar 5.13 Kunjungan Sekretaris Ditjen Pelayanan Kesehatan Gambar 5.14 Sosialisasi Analisis Beban Kerja (ABK) Online dari Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Pelayanan Kesehatan Hal. vii

9 Laporan Semester I Tahun 2013 Gambar 5.15 Sosialisasi Pelaporan pajak online dengan e-filling oleh KPP Pratama Gubeng Surabaya Gambar 5.16 Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Karya Husada Tahun Buku Gambar 5.17 Kegiatan Praktek Kerja Lapangan / PKL Mahasiswa Gambar 5.18 Kegiatan Kunjungan Mahasiswa Gambar 5.19 Asesmen ISO 15189:2007 tanggal 15 Agustus Gambar 5.20 Pelatihan ISO 17043:2010 tanggal 15 September Gambar 5.21 Workshop TB tanggal 27 Oktober Gambar 5.22 Assesment ISO 9001:2008 tanggal November Gambar 5.23 Kunjungan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan tanggal 23 November Gambar 5.2 Pelatihan Laboratorium Survei Resistensi Obat Anti Tuberkulosis di Indonesia tanggal 8 Desember viii

10 Laporan Semester I Tahun 2013 EXECUTIVE SUMMARY dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 52 Tahun 2013 terdiri dari Bidang Pelayanan, Bidang Pemantapan Mutu dan Bimbingan Teknik serta Bagian Keuangan dan Administrasi Umum. BBLK Surabaya dalam Bidang Pelayanan melaksanakan kegiatan Upaya Kesehatan Peorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) melalui pemeriksaan sampel klinik dan uji kesehatan serta sampel kesehatan masyarakat. Bidang Pelayanan selama tahun 2016 telah terealisasi pemeriksaan (tercapai 112,30% dari target tahun 2016 yang ditetapkan sebesar pemeriksaan). Sedangkan dari segi pendapatan BLU tahun 2016 tercapai Rp (133,71% dari target yang ditetapkan sebesar Rp ). BBLK Surabaya terus berupaya melakukan pengembangan layanan melalui penambahan parameter pemeriksaan maupun pemutahiran metode sesuai perkembangan teknologi. Bidang Pemantapan Mutu dan Bimbingan Teknik selama tahun 2016 telah terlaksana kegiatan bimbingan teknik terhadap 80 petugas laboratorium Puskesmas/Labkes/RSUD di 10 wilayah Kabupaten/Kota di Jawa Timur serta 50 petugas laboratorium Puskesmas, BLK, RSU di 3 Provinsi lain yang menjadi wilayah binaan BBLK Surabaya yaitu : Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Sedangkan kegiatan bimbingan teknik terhadap peserta PKL, magang, orientasi dan kunjungan di BBLK Surabaya telah terlaksana dengan jumlah orang dari 66 Instansi. Kegiatan Pemantapan Mutu Internal telah dilaksanakan secara rutin di seluruh Instalasi, meliputi pre-analitik, analitik dan pasca analitik. BBLK Surabaya sebagai peserta Pemantapan Mutu Eksternal (PME) Internasional bidang Imunologi (penyelenggara NRL Australia dengan parameter : Anti HIV; penyelenggara CDC Atlanta dengan parameter : VDRL, TPHA; penyelenggara WHO- SEARO dengan parameter : IgM Anti Campak, IgM Anti Rubella) mendapat hasil baik; bidang Virologi (penyelenggara WHO dengan parameter : ITD Virus Polio; penyelenggara : Badan Litbangkes Kemenkes RI dengan parameter PCR H5N1 dan H1N1) mendapat hasil baik; bidang Bakteriologi Sanitasi (penyelenggara IFM Quality Services Pty. Ltd. Australia dengan parameter : mikroba air) mendapat hasil baik dan baik sekali, serta pada bidang Kimia Kesehatan (penyelenggara PP Kim-LIPI dengan ix

11 Laporan Semester I Tahun 2013 parameter : As, Cd, Pb, Hg) mendapat hasil memuaskan untuk parameter As, Cd dan Pb. Selain itu BBLK Surabaya telah mengikuti PME Nasional bidang Hematologi, Kimia Klinik dan Urinalisis dengan penyelenggara PDS-PATKLIN mendapat hasil baik dan baik sekali. Sedangkan PME yang diikuti BBLK Surabaya namun belum menerima hasil evaluasi antara lain : bidang Hematologi, Kimia Klinik dan Imunologi dengan penyelenggara BBLK Jakarta. BBLK Surabaya sebagai penyelenggara PME tahun 2016 sesuai Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.02.02/MENKES/400/2016 telah terlaksana dengan 264 laboratorium peserta untuk bidang klinik (Patologi, Imunologi dan Mikrobiologi) serta 37 laboratorium untuk bidang Kimia Kesehatan. Kegiatan akreditasi yang dilaksanakan tahun 2016 meliputi asesmen ISO 15189:2007, ISO 9001:2008 dengan hasil lulus serta persiapan re-asesmen KALK dan akreditasi ISO 17043:2010. Bagian Keuangan dan Administrasi Umum telah terlaksana kegiatan Capacity Building serta pelatihan, seminar dan workshop dalam upaya meningkatkan kualitas SDM BBLK Surabaya. Selain itu kenaikan pangkat reguler terealisasi 6 pegawai dan kenaikan pangkat jabatan fungsional terealisasi 17 pegawai. Tahun 2016 realisasi belanja negara (Netto) adalah Rp (91,24% dari anggarannya dalam DIPA TA 2016 sebesar ). Sebagai salah satu satuan kerja di bawah Kementerian Kesehatan RI, BBLK Surabaya berkewajiban menyelenggarakan akuntansi dan laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan menyusun laporan keuangan berupa Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, dan Catatan atas Laporan Keuangan. Dengan terlaksananya program dan kegiatan tahun 2016 sesuai tugas pokok dan fungsi, BBLK Surabaya terus berupaya meningkatkan kinerjanya sehingga target yang tertuang dalam Rencana Strategis Bisnis dapat tercapai. x

12 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG merupakan Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI di bidang laboratorium kesehatan. Laboratorium kesehatan sebagai salah satu mata rantai pelayanan kesehatan mempunyai peran penting dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Untuk melaksanakan tugas tersebut, mempunyai fungsi pelayanan laboratorium, pemantapan mutu, pelaksanaan bimbingan teknis, sistem rujukan, jejaring kerja dan kemitraan di bidang laboratorium kesehatan serta pelaksanaan urusan keuangan dan administrasi umum. Seluruh kegiatan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 52 tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kesehatan di Lingkungan Kementerian Kesehatan. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di lingkungan yang berubah sangat cepat, maka yang mempunyai fungsi pelayanan publik dalam bidang kesehatan harus senantiasa melakukan perubahan ke arah perbaikan dan siap bersaing serta menerapkan prinsip-prinsip manajemen bisnis untuk memenuhi tuntutan pelayanan prima dari masyarakat. Peningkatan mutu pelayanan baik dari segi kecepatan layanan, kualitas sumber daya manusia, mengembangkan pelayanan unggulan serta peralatan laboratorium yang canggih merupakan tantangan untuk mendorong institusi ini dalam mempertahankan komitmennya melakukan usaha perbaikan secara berkesinambungan. Untuk mengetahui gambaran kinerja dalam satu tahun, Balai Besar Laboratorium perlu menyusun suatu laporan yang disajikan dalam bentuk Laporan Tahunan. 1

13 Informasi tentang pencapaian kinerja tahunan akan disampaikan mengenai kinerja berdasarkan target yang tertuang dalam Rencana Strategis Bisnis. Penyajian kinerja ini sangat bermanfaat sebagai sarana evaluasi dan pengembangan organisasi, mengoptimalkan tugas dan fungsi Kesehatan serta meningkatkan akuntabilitas kinerja yang berorientasi kepada pencapaian hasil pada kurun waktu tahun MAKSUD DAN TUJUAN LAPORAN Penyusunan Laporan Tahunan 2016 Kesehatan Surabaya dimaksudkan agar dapat mengetahui pencapaian kinerja terhadap sasaran melalui indikator-indikator dalam kurun waktu 1 Januari 2016 sampai dengan 31 Desember Penyajian kinerja tahun 2016 ini sangat bermanfaat untuk sarana monitoring dan evaluasi kinerja, sehingga dapat diketahui capaian kinerja terhadap target yang ditetapkan tahun 2016 sebagaimana tertuang dalam Rencana Strategis Bisnis. Dengan demikian dapat digunakan untuk perbaikan dan peningkatan kinerja periode berikutnya. 1.3 RUANG LINGKUP LAPORAN Penyampaian informasi dalam Laporan Tahunan 2016 ini meliputi : a. Analisis situasi awal tahun b. Tujuan dan sasaran kerja c. Strategi pelaksanaan d. Hasil/pencapaian kinerja tahun 2016, yang meliputi pencapaian target kegiatan dan pendapatan, indikator kinerja BLU, Standar Pelayanan Minimum (SPM), Key Performance Indicator (KPI), realisasi anggaran, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta upaya untuk meraih WTP. 2

14 BAB II ANALISIS SITUASI AWAL TAHUN 2.1 HAMBATAN TAHUN LALU Pada tahun 2015 masih ada beberapa hambatan dalam pelaksanaan program kegiatan di. Hambatan-hambatan yang belum terselesaikan di antaranya : 1. Sistem pemanggilan pelanggan secara elektronik, kartu identitas pelanggan/kartu rekam medik serta pembayaran bagi pelanggan secara debit dan kredit masih belum terealisasi sesuai permintaan pelanggan. 2. Ada beberapa reagen yang terlambat datang pada program surveilans dikarenakan adanya kendala di Kementerian Kesehatan. 3. Kecepatan distribusi sampel masih belum mencapai target SPM. 4. Dalam surveilans ISO terdapat beberapa temuan ketidaksesuaian terhadap pengendalian kondisi lingkungan sesuai persyaratan SMM ISO/IEC17025:2005, seperti belum adanya fasilitas penyimpanan sementara contoh uji dan lokasi penempatan neraca analitik. 2.2 KELEMBAGAAN Sejarah Singkat Organisasi Berikut sejarah singkat organisasi BBLK Surabaya : a. Berdiri tahun 1917 dengan nama Gewesteelijk Laboratorium. b. Tahun 1976 sebagai UPT Labkesda Propinsi Jawa Timur c. Tahun 1978 (SK Menkes RI Nomor : 142/MENKES/SK/IV/1978), berubah status dari milik Pemda menjadi Unit Pelayanan Teknis (UPT) Departemen Kesehatan RI dan berubah nama menjadi Balai Laboratorium Kesehatan Surabaya dengan status kelas B. d. Tahun 1992 (SK Menkes RI Nomor : 563/MENKES/SK/VII/1992) Balai Laboratorium status meningkat menjadi BLK kelas A dengan Eselon IIIa. e. Tahun (SK Menkes RI Nomor : 1063/MENKES/SK/IX/2004 yang diperbarui dengan Permenkes RI Nomor 558/MENKES/PER/VII/2006) menjadi, dengan Eselon IIb. 3

15 f. Tahun 2010 (SK Menteri Keuangan RI Nomor 57/KMK.05/2010) Balai Besar Laboratorium menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum. g. Tahun 2013 (Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 52 Tahun 2013) Balai Besar Laboratorium berubah struktur organisasi serta penambahan wilayah binaan dari 7 menjadi 8 wilayah. Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 52 Tahun 2013, tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kesehatan di Lingkungan Kementerian Kesehatan, terjadi perubahan struktur organisasi dan tata kerja. Dengan perubahan struktur tersebut, Kepala BBLK dibantu Kepala Bagian Keuangan dan Administrasi Umum dan dua Kepala Bidang (Kabid Pelayanan, Kabid Pemantapan Mutu dan Bimbingan Teknis). Kepala Bagian Keuangan dan Administrasi Umum dibantu dua Kepala Sub Bagian (Kasubbag Keuangan dan Barang Milik Negara; Kasubbag Administrasi Umum), Kabid Pelayanan dibantu dua Kepala Seksi (Kasie Lab. Klinik dan Uji Kesehatan; Kasie Lab. Kesmas), Kabid Pemantapan Mutu dan Bimbingan Teknis dibantu dua Kepala Seksi (Kasie Pemantapan Mutu ; Kasie Bimbingan Teknis). Di samping perubahan struktur, pada peraturan tersebut terdapat penambahan wilayah binaan yang semula 7 wilayah menjadi 8 wilayah, yaitu : a. Jawa Timur b. Kalimantan Timur c. Kalimantan Tengah d. Kalimantan Selatan e. Bali f. Nusa Tenggara Barat g. Nusa Tenggara Timur h. Kalimantan Utara Visi, Misi dan Motto Berdasarkan Rencana Strategis Bisnis , Visi Misi dan Motto Balai Besar Laboratorium sebagai berikut : Visi : Menjadi laboratorium kesehatan nasional yang terkemuka di Indonesia tahun

16 Misi : 1) Memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan laboratorium yang terstandarisasi. 2) Melaksanakan bimbingan teknik, Pemantapan Mutu Eksternal, pemeriksaan spesimen Surveilans dan Kejadian Luar Biasa di wilayah regional dan nasional. 3) Meningkatkan kualitas dan kesejahteraan sumber daya manusia yang berkesinambungan. 4) Mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada serta melaksanakan manajemen keuangan yang akuntabel. Motto : Untuk Anda Kami Memberikan yang Terbaik Landasan Hukum 1) Peraturan Menteri Kesehatan R.I. Nomor 52 Tahun 2013 tanggal 22 Juli 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kesehatan di Lingkungan Kementerian Kesehatan. 2) Peraturan Pemerintah No. 74 tahun 2012 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan BLU (Lembaran Negara RI Tahun 2012 Nomor 171). 3) Keputusan Menteri Keuangan R.I. Nomor 57/KMK.05/2010 tanggal 05 Februari 2010 tentang Penetapan Kesehatan Surabaya pada Kementerian Kesehatan sebagai Instansi Pemerintah yang Menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum. 4) Keputusan Menteri Kesehatan R.I. Nomor : 605/MENKES/SK/VII/2008 tentang Standar Balai Laboratorium Kesehatan dan Balai Besar Laboratorium Kesehatan. 5) Keputusan Menteri Kesehatan R.I. Nomor : 1647/MENKES/SK/XII/2005 tentang Pedoman Jejaring Pelayanan Laboratorium Kesehatan. 6) Keputusan Menteri Kesehatan R.I. Nomor : 298/MENKES/SK/III/2008 tentang Pedoman Akreditasi Laboratorium Kesehatan. 7) Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI Nomor : HK.02.03/I/2630/2016 tanggal 29 Agustus 2016 tentang Perubahan Keputusan Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI Nomor : HK.02.03/I/0173/2016 tentang Pedoman Teknis Penilaian Indikator Kinerja 5

17 Individu (IKI) Tahun 2016 Dirut RSU/Khusus dan Kepala Balai di Lingkungan Ditjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI. 8) Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI Nomor : HK.02.03/I/2642/2016 tanggal 31 Agustus 2016 tentang Perubahan Keputusan Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI Nomor : HK.02.03/I/0147/2016 tentang Indikator Kinerja Terpilih (IKT) Tahun 2016 Dirut RSU/Khusus dan Kepala Balai di Lingkungan Ditjen Pelayanan Kesehatan Kemekes RI. 9) Rencana Strategis Bisnis Tahun Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi BBLK Surabaya mempunyai tugas melaksanakan pelayanan laboratorium klinik, uji kesehatan dan laboratorium kesehatan masyarakat, dan pemberian bimbingan teknis di bidang laboratorium kesehatan. Dalam melaksanakan tugas tersebut, BBLK Surabaya menyelenggarakan fungsi : 1. pelaksanaan pelayanan laboratorium klinik, uji kesehatan dan laboratorium kesehatan masyarakat; 2. pemantauan, analisis dan evaluasi pemantapan mutu laboratorium kesehatan; 3. pelaksanaan bimbingan teknis laboratorium kesehatan di wilayah kerja; 4. pelaksanaan sistem rujukan laboratorium kesehatan; 5. pelaksanaan jejaring kerja dan kemitraan di bidang laboratorium kesehatan; dan 6. pelaksanaan urusan keuangan dan administrasi umum BBLK Struktur Organisasi Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 52 Tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kesehatan ditetapkan bahwa struktur organisasi sebagai berikut : 6

18 Gambar 2.1 Struktur Organisasi Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 52 Tahun 2013 K E P A L A Satuan Pengawas Intern ( S P I ) Kepala Bagian Keuangan & Administrasi Umum Kepala Sub Bagian Administrasi Umum Kepala Sub Bagian Keuangan & Barang Milik Negara Kepala Bidang Pelayanan Kepala Bidang Pemantapan Mutu & Bimbingan Teknis Kepala Seksi Laboratorium Klinik & Uji Kesehatan Kepala Seksi Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kepala Seksi Pemantapan Mutu Kepala Seksi Bimbingan Teknis Kepala Instalasi Patologi Kepala Instalasi Mikrobiologi Kepala Instalasi Kimia Kesehatan Kepala Instalasi Penerimaan, Pengambilan Sampel & Penyerahan Hasil Kepala Instalasi Imunologi Kepala Instalasi Bakteriologi Sanitasi K E L O M P O K J A B A T A N Kepala Instalasi Virologi Kepala Instalasi Bimbingan Teknis Kepala Instalasi Data dan Informasi F U N G S I O N A L Kepala Instalasi Media, Reagensia & Hewan Percobaan Kepala Instalasi Sterilisasi Kepala Instalasi Pemeliharaan Sarana 7

19 2.3 SUMBER DAYA Sumber Daya Manusia (SDM) a. Jumlah Pegawai dan Status Jumlah Pegawai pada per 31 Desember 2016 sejumlah 116 orang, yang terdiri dari : 1) PNS : - teknis : 67 - non teknis : 33 2) Non PNS : - teknis : 4 - non teknis : 12 b. Jabatan Struktural Jumlah pejabat struktural di Kesehatan Surabaya adalah 10 Jabatan, yaitu : a. Jabatan Eselon II.b sebanyak 1 jabatan yaitu : 1) Kepala b. Jabatan Eselon III.b sebanyak 3 jabatan yaitu : 1) Kepala Bidang Pelayanan 2) Kepala Bidang Pemantapan Mutu dan Bimbingan Teknis 3) Kepala Bagian Keuangan dan Administrasi Umum c. Jabatan Eselon IV.a sebanyak 6 jabatan yaitu : 1) Kepala Seksi Laboratorium Klinik dan Uji Kesehatan 2) Kepala Seksi Laboratorium Kesehatan Masyarakat 3) Kepala Seksi Pemantapan Mutu 4) Kepala Seksi Bimbingan Teknis 5) Kepala Sub Bagian Keuangan dan Barang Milik Negara 6) Kepala Sub Bagian Administrasi Umum 8

20 Tabel 2.1 Data Pegawai Menurut Golongan/Ruang per-31 Desember 2016 JABATAN Gol/Ruang Eselon Eselon Eselon Jabfung Jabfung Total II.b III.b IV.a Tertentu Umum IV/c IV/b 1 1 IV/a III/d III/c III/b III/a II/d II/c II/b II/a 2 2 Total Sumber : Sub Bagian Administrasi Umum BBLK Surabaya, 2016 Jumlah Pegawai Menurut Golongan Golongan IV : 14 orang Golongan III : 60 orang Golongan II : 26 orang Golongan I : - orang 9

21 Gambar 2.2 Grafik Pegawai Menurut Golongan/Ruang per-31 Desember IV/c IV/b IV/a III/d III/c III/b III/a II/d II/c II/b II/a Eselon II.b 1 Eselon III.b 3 Eselon IV.a 4 1 JFT JFU Sumber : Sub Bagian Administrasi Umum BBLK Surabaya, 2016 Jenis ketenagaan di menurut pendidikan dapat dilihat dalam tabel berikut : Tabel 2.2 Data Jenis Ketenagaan di Kesehatan Surabaya Menurut Pendidikan per-31 Desember 2016 PNS PENDIDIKAN Non Teknis Teknis Jumlah Pasca Sarjana (S2) Spesialis Patologi Klinik 3 3 S.2 Kefarmasian Magister Manajemen Magister Kesehatan Magister Kesehatan Lingkungan 1-1 Sarjana (S1) Dokter Umum Apoteker 1-1 S.1 Biologi S.1 Ekonomi Akuntansi 7-7 S.1 Ekonomi Manajemen 1-1 S.1 Kesehatan Masyarakat

22 PENDIDIKAN Non Teknis Teknis Jumlah S.1 Kimia S.1 MIPA Biologi 1-1 S.1 Pendidikan Matematika S.1 Teknologi Industri Fisika Diploma IV D.IV Analis Kesehatan Diploma III / Akademi Akademi Analis Kesehatan Akademi Teknik Elektromedik D.III Analis Kesehatan D.III Laboratorium Kesehatan D.III Perawat Umum D.III Radiodiagnostik D.III Sistem Informasi 1-1 D.III Teknik Komputer 1-1 SLTA KPAA/KKPA 1-1 Sekolah Menengah Analis Kesehatan Sekolah Menengah Atas 7-7 SMEA 2-2 STM Mesin Industri 1-1 SLTP Sekolah Menengah Pertama 3-3 SD Sekolah Dasar Umum 2-2 Total PNS Non PNS Sarjana (S1) S1 Ekonomi 5-5 Diploma III DIII Analis Kesehatan SLTA SLTA 7-7 Total Non PNS TOTAL PEGAWAI (PNS + NON PNS) 50 (43%) 66 (57%) 116 (100%) Sumber : Sub Bagian Administrasi Umum BBLK Surabaya,

23 Gambar 2.3 Persentase Pegawai Menurut Tingkat Pendidikan per-31 Desember 2016 SLTP 3% SD 2% Pasca Sarjana (S2) 6% SLTA 18% N = 116 Sarjana (S1) 30% Diploma III / Akademi 35% Diploma IV 6% Sumber : Sub Bagian Administrasi Umum BBLK Surabaya, 2016 Tabel 2.3 Data Pegawai Naik Pangkat Periode 1 April 2016 No NAMA NIP Gol JAB 1 Siti Amna Muslaeni, SKM, M.KL ' III/d Eselon IV.a 2 Lindawati, A.Md ' III/d JFT 3 Winarni Handayani, A.Md ' III/d JFT 4 Wiwik Dwi Irawati, SST ' III/d JFT 5 Aris Wiji Utami, S.Si, M.Kes ' III/d JFT 6 Yenda Mita Barus, A.Md ' III/c JFT 7 Anis Heruwati, A.Md ' III/c JFT 8 Bayu Angga Pribadi, S.T ' III/b JFT 9 Ratna Handayani, A.Md AK ' III/a JFT 10 Siti Makrifah, A.Md Kep ' III/a JFT 11 Farida Setyaningsih, A.Md AK ' III/a JFT 12 Dewi Chitraningtyas, A.Md AK ' III/a JFT 12

24 No NAMA NIP Gol JAB 13 Indra Suwarin Kurniawati, A.Md AK ' III/a JFT 14 Azmil Laily Fardhani, AMd. AK ' II/d JFT 15 Dwi Ratih Rahmawati, AMd. AK ' II/d JFT 16 Damarhati Maya Puspitasari, SE ' III/c JFU 17 Endah Sulistyowati, SKM ' III/c JFU 18 Ida Era Nuria Wati Ningsih, SE ' III/b JFU 19 Slamet Hariyanto ' II/c JFU Sumber : Sub Bagian Administrasi Umum BBLK Surabaya, 2016 Tabel 2.4 Data Pegawai Naik Pangkat Periode 1 Oktober 2016 No NAMA NIP Gol JAB 1 dr. ENDRIANA SOERYAT, Sp.PK IV/b Eselon II.b 2 ANIF RODHIANA, S.ST III/a JFT 3 KOTIM III/c JFT 4 SUPARDJO III/c JFT Sumber : Sub Bagian Administrasi Umum BBLK Surabaya, 2016 Tabel 2.5 Data Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang Diangkat Menjadi PNS per-1 Juli 2016 No Nama NIP Gol Pend 1 Ira Ikahayati Syamita, SE III/a S1 2 Primi Isnandini, SE III/a S1 3 Marinda Wibisono, SKM III/a S1 4 Chasanah Sri Cahyani Putri, AMd. AK II/c DIII 5 Adhistya Dewi Permata Sari, AMd. AK II/c DIII 6 Agnes Dwi Budi Sukesi, AMd. AK II/c DIII Sumber : Sub Bagian Administrasi Umum BBLK Surabaya,

25 Tabel 2.6 Data Pegawai Pensiun Tahun 2016 NO NAMA NIP GOL TMT 1 HESTY WISMIARINI III/b 1 Maret KASIYATI III/d 1 Mei SUSENO II/c 1 Juni MUDJIJANTO III/b 1 Agustus MUDJIHARTUTI, SST IV/a 1 November SUPRIH ESTININGTYAS, SE III/d 1 November 2016 Sumber : Sub Bagian Administrasi Umum BBLK Surabaya, Sumber Daya Sarana dan Prasarana Mutasi Barang Pada periode 1 Januari s.d 31 Desember 2016 terdapat penambahan alat laboratorium/medik dan peralatan kantor/non medik yang berasal dari pengadaan/pembelian dengan sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai berikut : No. Tabel 2.7 Penambahan Alat Laboratorium / Medik periode 1 Januari s.d 31 Desember 2016 Nama Jumlah Barang (Unit) Merk/Tipe Keterangan 1. Micropippette 2 Socorex Fix 500 µl Pembelian 2 Micropippette 2 Soccorex Adjustable 100 µl-1000 µl Pembelian 3 Thermohygrometer 10 Constant Pembelian 4 Thermometer vaksin/cool box 2 Medicom Pembelian 5 Thermometer air digital 1 Madgetech Pembelian 6 Thermometer ruangan digital 7 Constant Pembelian 7 Water Purification System 1 Merck Pembelian 8 Staining Jar 1 Lokal Pembelian 14

26 No. Nama Jumlah Barang (Unit) Merk/Tipe Keterangan 9 Vortex Mixer 1 Biosan Pembelian 10 Digital Multimeter 1 Fluke Pembelian 11 Autoclave 1 Tomy Pembelian 12 Oven 2 Binder Pembelian 13 Ultrasonic Cleaner 1 Branson Pembelian 14 Micropippettes 1 Gilson Adjustable 100 µl µl Pembelian 15 Micropippette 1 Gilson Fix 1000 µl Pembelian 16 Power Pipet 1 Eppendorf Pembelian 17 Pipet Dispensing 1 Eppendorf Pembelian 18 ECG 3 Channel 1 Fukuda Pembelian 19 Meja timbang 1 Lokal Pembelian 20 Air Sampler 1 Merck/MAS 100 NT Pembelian 21 Lemari Asam 1 ESCO Pembelian Total 40 Sumber : Sub Bagian Keuangan dan BMN BBLK Surabaya, 2016 Sedangkan penambahan alat laboratorium/medik dan non medik periode 1 Januari s.d 31 Desember 2016 yang berasal dari hibah masuk sebagai berikut : No. Tabel 2.8 Penambahan Alat Laboratorium /Medik periode 1 Januari s.d 31 Desember 2016 Nama Jumlah Barang (Unit) Merk/Tipe Keterangan 1. Shaker 1 IKA Hibah 2 Fine pipette µl 1 Gilson Hibah 3 Micropipette µl 1 Biohit Hibah 4 Autoclave 2 Tomy Hibah 5 Refrigerator Centrifuge 1 Eppendorf Hibah 6 UPS 5 ICA Hibah 7 Freezer -20 C 1 Sanyo Hibah 8 Traceable Thermometer 7 VWR Hibah 9 Pippete Controler 2 Bibbyjet Pro Hibah 15

27 No. Nama Jumlah Barang (Unit) Merk/Tipe Keterangan 10 Biosafet Class II 3 Backer Hibah 11 Medical Refrigerator 1 Sanyo Hibah 12 Multichannel Micropipette µl 1 Capp Hibah 13 Incubator 1 Binder Hibah 14 Accu Jet Pipette Controller 2 Accu Jet Hibah 15 Micropipette 7 Gilson Hibah 16 Accupippette 2 Gilson Hibah 17 Multichannel pippette 1 Gilson Hibah 18 Real time PCR unit 1 ABI Hibah 19 CPU 1 Dell Hibah 20 Biosafety Class II 1 Labconco Hibah 21 Monitor 1 Dell Hibah 22 Keyboard 1 Dell Hibah 23 Low speed mini centrifuge 1 Biorad Hibah 24 Mini centrifuge spin down 1 Tomy Hibah 25 Biosafety Class II 1 Thermo Hibah 26 Mini centrifuge 1 VWR Hibah 27 Air Velocity 11 Testo Art Hibah 28 Mini centrifuge 2 Daihan Hibah 29 Freezer -20 C 1 Hibah 30 Microscope inverted 2 Zeiss Hibah 31 PCR Cooler for 0,2 ml tube 3 Sigma Hibah 32 Eppendorf Isotherm System 2 Sigma Hibah 33 Deionizer water unit 1 Barnstead Hibah 34 Digital tachometer 1 Zeiss Hibah 35 Multichannel Micropipette 5-50 µl 1 Thermo Hibah 36 Fine pipette µl 1 Gilson Hibah 37 Fine pipette 1-20 µl 1 Gilson Hibah Total 74 Sumber : Sub Bagian Keuangan & BMN BBLK Surabaya,

28 Bangunan dan Halaman Luas Bangunan dan Halaman BBLK Surabaya per-31 Desember 2016 terdiri dari : - Bangunan dengan fungsi administrasi : 518 m 2 - Tempat parkir : 450 m 2 - Bangunan dengan fungsi teknis : 749,27 m 2 - Halaman : 1.520,4 m 2 - Bangunan dengan fungsi penunjang : 513 m 2 - Rumah dinas : m 2 - Mess belakang : 684 m 2 Pada tahun 2014 terdapat alih fungsi ruangan : - ruang Perpustakaan menjadi Ruang Laboratorium TB Rujukan Nasional sesuai standard WHO. - Ruang teknis TBC menjadi Ruang Pertemuan. Fasilitas Penunjang yang Dimiliki - Listrik : 107 KVA - Faximili : 4 buah - Air / PDAM : m3 / th - Aiphone : 32 buah - Telepon : 6 buah - Kendaraan roda 4 : 4 buah Penghapusan Sarana dan Prasarana Pada tahun 2016 tidak ada penghapusan sarana dan prasarana di Balai Besar Laboratorium Sumber Daya Anggaran Tabel 2.9 Sumber Dana Tahun Anggaran Rupiah Murni Jenis Sumber Dana BLU 2012 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Sumber : Sub Bagian Keuangan dan BMN BBLK Surabaya,

29 Tabel 2.10 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja periode 1 Januari s.d 31 Desember 2016 per Jenis Belanja Kode Jenis Belanja Uraian Jenis Belanja Anggaran (Rupiah) Realisasi Belanja (Rupiah) Persentase =(4/3)x100% 51 Belanja Pegawai ,12 52 Belanja Barang ,49 53 Belanja Modal ,65 Jumlah ,24 Sumber : Sub Bagian Keuangan dan BMN BBLK Surabaya,

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii DAFTAR TABEL... iv DAFTAR GAMBAR... vii EXECUTIVE SUMMARY... ix

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii DAFTAR TABEL... iv DAFTAR GAMBAR... vii EXECUTIVE SUMMARY... ix DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii DAFTAR TABEL... iv DAFTAR GAMBAR... vii EXECUTIVE SUMMARY... ix BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Maksud dan Tujuan Laporan... 2 1.3 Ruang

Lebih terperinci

BAB III TUJUAN DAN SASARAN KERJA

BAB III TUJUAN DAN SASARAN KERJA BAB III TUJUAN DAN SASARAN KERJA 3.1 DASAR HUKUM Dalam menetapkan tujuan, sasaran dan indikator kinerja Balai Besar Laboratorium menggunakan acuan berupa regulasi atau peraturan sebagai berikut : 1) Peraturan

Lebih terperinci

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2016

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2016 Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2016 KEMENTERIAN KESEHATAN RI DIREKTORAT JENDERAL PELAYANAN KESEHATAN BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN SURABAYA Jl. Karangmenjangan No.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban secara tertulis atas pelaksanaan tugas-tugas

Lebih terperinci

BAB II ANALISIS SITUASI AWAL TAHUN

BAB II ANALISIS SITUASI AWAL TAHUN BAB II ANALISIS SITUASI AWAL TAHUN 2.1 HAMBATAN TAHUN LALU Pada tahun 2012 ada beberapa hambatan dalam pelaksanaan program kegiatan di. Hambatan-hambatan yang dihadapi di antaranya : 1. Adanya perencanaan

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN KINERJA SAAT INI

BAB II GAMBARAN KINERJA SAAT INI 6 BAB II GAMBARAN KINERJA SAAT INI 2.1 Gambaran Kinerja Aspek Pelayanan 2.1.1 Kinerja Pelayanan Laboratorium Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian

Lebih terperinci

BAB III TUJUAN DAN SASARAN KERJA

BAB III TUJUAN DAN SASARAN KERJA BAB III TUJUAN DAN SASARAN KERJA 3.1 DASAR HUKUM a. Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 57/KMK.05/2010 tanggal 05 Februari 2010 tentang Penetapan pada Kementerian Kesehatan sebagai Instansi Pemerintah

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Surabaya, Desember 2013 Kepala Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya

KATA PENGANTAR. Surabaya, Desember 2013 Kepala Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya KATA PENGANTAR Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya telah berhasil menyusun Rencana Strategis tahun 2014. Rencana Strategis ini akan dijadikan

Lebih terperinci

BAB III TUJUAN DAN SASARAN KERJA

BAB III TUJUAN DAN SASARAN KERJA BAB III TUJUAN DAN SASARAN KERJA 3.1 DASAR HUKUM Dalam menetapkan tujuan, sasaran dan indikator kinerja Balai Besar Laboratorium menggunakan acuan berupa regulasi atau peraturan sebagai berikut : 1) Peraturan

Lebih terperinci

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA LAKIP Tahun 203 BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA Perencanaan Kinerja merupakan proses penetapan kegiatan tahunan dan indikator kinerja berdasarkan program, kebijakan dan sasaran yang telah ditetapkan

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KESEHATAN RI DIREKTORAT JENDERAL BINA UPAYA KESEHATAN BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN SURABAYA

KEMENTERIAN KESEHATAN RI DIREKTORAT JENDERAL BINA UPAYA KESEHATAN BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN SURABAYA KEMENTERIAN KESEHATAN RI DIREKTORAT JENDERAL BINA UPAYA KESEHATAN BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN SURABAYA Jl. Karangmenjangan No. 18 Surabaya Telp. 031-5021451, Fax. 031-5020388 e-mail : [email protected]

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KESEHATAN RI DIREKTORAT JENDERAL BINA UPAYA KESEHATAN BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN SURABAYA

KEMENTERIAN KESEHATAN RI DIREKTORAT JENDERAL BINA UPAYA KESEHATAN BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN SURABAYA KEMENTERIAN KESEHATAN RI DIREKTORAT JENDERAL BINA UPAYA KESEHATAN BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN SURABAYA Jl. Karangmenjangan No. 18 Surabaya Telp. 031-5021451, Fax. 031-5020388 e-mail : [email protected]

Lebih terperinci

BAB II ANALISIS SITUASI AWAL TAHUN

BAB II ANALISIS SITUASI AWAL TAHUN BAB II ANALISIS SITUASI AWAL TAHUN 2.1 HAMBATAN TAHUN LALU Pada Tahun 2011 ada beberapa hambatan dalam pelaksanaan program kegiatan di. Hambatan-hambatan yang dihadapi diantaranya : 1. Berkembangnya produk

Lebih terperinci

DATA STATISTIK BALAI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA BATUSANGKAR 2015

DATA STATISTIK BALAI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA BATUSANGKAR 2015 DATA STATISTIK BALAI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA BATUSANGKAR 215 A. ORGANISASI Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 52 Tahun 212 Tanggal 2 Juli 212 tentang Organisasi dan Tata Kerja

Lebih terperinci

PENETAPAN KINERJA. No Sasaran strategis Indikator Kinerja Target. (1) (2) (3) (4) 1 Meningkatnya kualitas dan kuantitas berbagai

PENETAPAN KINERJA. No Sasaran strategis Indikator Kinerja Target. (1) (2) (3) (4) 1 Meningkatnya kualitas dan kuantitas berbagai Lampiran 1 PENETAPAN KINERJA Unit Eselon II : Tahun Anggaran : 2013 No Sasaran strategis Indikator Kinerja Target (1) (2) (3) (4) 1 Meningkatnya kualitas dan kuantitas berbagai Jumlah capaian pemeriksaan

Lebih terperinci

2.1 Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD

2.1 Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD Bab II Gambaran Pelayanan SKPD 2.1 Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD Pembentukan Organisasi Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 12

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM INSTANSI

BAB II GAMBARAN UMUM INSTANSI BAB II GAMBARAN UMUM INSTANSI 2.1. Deskripsi Singkat Instansi Biro Umum Sekretariat Daerah (SETDA) Provinsi Jawa Timur terdiri dari beberapa biro, salah satunya adalah biro umum. Kantor SETDA ini terletak

Lebih terperinci

PERNYATAAN PENETAPAN KINERJA BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN SURABAYA KEMENTERIAN KESEHATAN PENETAPAN KINERJA TAHUN 2013

PERNYATAAN PENETAPAN KINERJA BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN SURABAYA KEMENTERIAN KESEHATAN PENETAPAN KINERJA TAHUN 2013 PERNYATAAN PENETAPAN KINERJA BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN SURABAYA KEMENTERIAN KESEHATAN PENETAPAN KINERJA TAHUN 2013 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan, dan

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN KESEHATAN. Organisasi. Tata Kerja.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN KESEHATAN. Organisasi. Tata Kerja. No.585, 2010 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN KESEHATAN. Organisasi. Tata Kerja. PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1144/MENKES/PER/VIII/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN PELAYANAN BIRO ORGANISASI

BAB II GAMBARAN PELAYANAN BIRO ORGANISASI BAB II GAMBARAN PELAYANAN BIRO ORGANISASI II.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Biro Organisasi Tugas dan Fungsi pada Biro Organisasi berdasarkan pada Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 58 Tahun

Lebih terperinci

BAB V Analisa dan Mitigasi Risiko Identifikasi Risiko Penilaian Tingkat Risiko Rencana Mitigasi Risiko...

BAB V Analisa dan Mitigasi Risiko Identifikasi Risiko Penilaian Tingkat Risiko Rencana Mitigasi Risiko... DAFTAR ISI Kata Pengantar... i Daftar Isi... ii Daftar Tabel... iv Daftar Grafik Dan Gambar... vi BAB I Pendahuluan... 1 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Tujuan Rencana Strategis Bisnis (RSB)... 3 1.3 Dasar

Lebih terperinci

MEMUTUSKAN PERATURAN PEMERINTAH TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 99 TAHUN 2000 TENTANG KENAIKAN PANGKAT PEGAWAI NEGERI SIPIL.

MEMUTUSKAN PERATURAN PEMERINTAH TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 99 TAHUN 2000 TENTANG KENAIKAN PANGKAT PEGAWAI NEGERI SIPIL. PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2002 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 99 TAHUN 2000 TENTANG KENAIKAN PANGKAT PEGAWAI NEGERI SIPIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Menimbang

Lebih terperinci

B a b I I G a m b a r a n P e l a y a n a n S K P D Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD

B a b I I G a m b a r a n P e l a y a n a n S K P D Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD Bab II Gambaran Pelayanan SKPD 2.1 Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD Pembentukan Organisasi Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 12

Lebih terperinci

PENETAPAN KINERJA. Unit Eselon II : Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya Tahun Anggaran : 2012

PENETAPAN KINERJA. Unit Eselon II : Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya Tahun Anggaran : 2012 Lampiran 1 PENETAPAN KINERJA Unit Eselon II : Tahun Anggaran : 2012 No Sasaran strategis Indikator Kinerja Target 2012 Satuan (1) (2) (3) (4) 1 Terlaksananya berbagai jenis pelayanan laboratorium yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2008 tanggal 7 Juni 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja

Lebih terperinci

LAKIP DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN GRESIK TAHUN

LAKIP DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN GRESIK TAHUN LAKIP DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN GRESIK TAHUN 07 BAB I PENDAHULUAN. LATAR BELAKANG Dalam perspektif yang luas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah mempunyai fungsi sebagai media / wahana

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2002 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 99 TAHUN 2000 TENTANG KENAIKAN PANGKAT PEGAWAI NEGERI SIPIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta berdiri sejak tanggal 25 Januari 1950. Pada awalnya, laboratorum ini merupakan Laboratorium Assaineering DIY yang berada di bawah

Lebih terperinci

LAPORAN KINERJA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN GRESIK TAHUN 2016 BAB I PENDAHULUAN

LAPORAN KINERJA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN GRESIK TAHUN 2016 BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Dalam perspektif yang luas Laporan Kinerja Pemerintah mempunyai fungsi sebagai media/wahana pertanggungjawaban kepada publik atas penyelenggaran Pemerintahan. Untuk

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Bab I Pendahuluan. L K I P B K D K o t a B a n d u n g T a h u n LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN. Bab I Pendahuluan. L K I P B K D K o t a B a n d u n g T a h u n LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Sejalan dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung sebagai Lembaga Teknis Daerah berbentuk

Lebih terperinci

2015, No.75 2 Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja

2015, No.75 2 Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja No.75, 2015 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BERSAMA. Jabatan Fungsional Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Angka Kredit. Ketentuan Pelaksanaan. PERATURAN BERSAMA MENTERI KETENAGAKERJAAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penilaian dan pelaporan kinerja pemerintah daerah menjadi salah satu kunci untuk menjamin penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis, transparan, akuntabel, efisien

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kedudukan, Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kedudukan, Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sejalan dengan meningkatnya urusan-urusan Pemerintahan Daerah Provinsi Bali di Jakarta baik yang meliputi urusan administratif, teknis maupun koordinatif, peran dan

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.886, 2011 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN KESEHATAN. Organisasi. Tata Kerja. Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Perubahan. PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

Lebih terperinci

PERATURAN BERSAMA MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 39 TAHUN 2014 NOMOR 31 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN BERSAMA MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 39 TAHUN 2014 NOMOR 31 TAHUN 2014 TENTANG SALINAN PERATURAN BERSAMA MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 39 TAHUN 2014 NOMOR 31 TAHUN 2014 TENTANG KETENTUAN PELAKSANAAN PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.265, 2015 PERATURAN BERSAMA. Polisi Pamong Praja. Jabatan Fungsional. Angka Kredit. PERATURAN BERSAMA MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN

Lebih terperinci

LAPORAN KINERJA UPT RUMAH SAKIT KUSTA SUMBERGLAGAH TAHUN 2016

LAPORAN KINERJA UPT RUMAH SAKIT KUSTA SUMBERGLAGAH TAHUN 2016 LAPORAN KINERJA UPT RUMAH SAKIT KUSTA SUMBERGLAGAH TAHUN 2016 DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR RUMAH SAKIT KUSTA SUMBERGLAGAH JL.SUMBERGLAGAH PACET, MOJOKERTO Telp. (0321) 690441 Kode Pos. 61374 Fax

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. BKDD Kab. Banyumas

KATA PENGANTAR. BKDD Kab. Banyumas KATA PENGANTAR Booklet Informasi Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Banyumas Tahun 2017 ini berisi tabel dan grafik serta analisis singkat informasi pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN FASILITASI AKREDITASI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN FASILITASI AKREDITASI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN FASILITASI AKREDITASI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR JAWA TIMUR, Menimbang

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 2349/MENKES/PER/XI/2011 TENTANG

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 2349/MENKES/PER/XI/2011 TENTANG PERATURAN MENTERI KESEHATAN NOMOR : 2349/MENKES/PER/XI/2011 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS DI BIDANG TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

BUPATI PENAJAM PASER UTARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PERATURAN BUPATI PENAJAM PASER UTARA NOMOR TAHUN 2018 TENTANG

BUPATI PENAJAM PASER UTARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PERATURAN BUPATI PENAJAM PASER UTARA NOMOR TAHUN 2018 TENTANG BUPATI PENAJAM PASER UTARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PERATURAN BUPATI PENAJAM PASER UTARA NOMOR TAHUN 2018 TENTANG TAMBAHAN PENGHASILAN BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH DENGAN

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.878, 2011 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN KESEHATAN. Organisasi. Tata Kerja. UPT Bidang Teknik Kesehatan Lingkungan. PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2349/MENKES/PER/XI/2011

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA POLTEKKES KEMENKES BANTEN TAHUN Program / Kegiatan. Penyusunan Dokumen Perencanaan Program dan Anggaran

RENCANA KINERJA POLTEKKES KEMENKES BANTEN TAHUN Program / Kegiatan. Penyusunan Dokumen Perencanaan Program dan Anggaran RENCANA KINERJA POLTEKKES KEMENKES BANTEN TAHUN 2016 No Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Target Program / Kegiatan Waktu Pelaksanaan Anggaran 1 Meningkatnya lulusan tepat waktu Persentase lulusan tepat

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Penyesuaian Ijazah bagi Pegawai Negeri Sipil Daerah; BERITA DAERAH KABUPATEN

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 31 TAHUN 2013 TENTANG IZIN BELAJAR, PENGGUNAAN GELAR AKADEMIK DAN KENAIKAN PANGKAT PENYESUAIAN IJAZAH BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2002 TENTANG

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2002 TENTANG PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2002 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 99 TAHUN 2000 TENTANG KENAIKAN PANGKAT PEGAWAI NEGERI SIPIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

Bab I Pendahuluan Latar Belakang

Bab I Pendahuluan Latar Belakang Bab I Pendahuluan 1.1. Latar Belakang Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, bahwa pembangunan yang berkeadilan dan demokratis

Lebih terperinci

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA SALINAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2016 TENTANG

Lebih terperinci

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2017 NOMOR : SP DIPA /2017

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2017 NOMOR : SP DIPA /2017 SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 21 MOR SP DIPA-32.1-/21 DS553-54-8921-629 A. DASAR HUKUM 1. 2. 3. UU No. 1 Tahun 23 tentang Keuangan Negara. UU No. 1 Tahun

Lebih terperinci

GUBERNUR BALI, Mengingat

GUBERNUR BALI, Mengingat GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 89 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS KEPENDUDUKAN, PENCATATAN SIPIL DAN KELUARGA BERENCANA PROVINSI

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.458, 2015 PERATURAN BERSAMA. Penera. Jabatan Fungsional. Angka Kredit. Ketentuan Pelaksanaan. PERATURAN BERSAMA MENTERI PERDAGANGAN DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.138, 2015 PERATURAN BERSAMA. Jabatan Fungsional Perawat. Angka Kredit. Petunjuk Pelaksanaan. PERATURAN BERSAMA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA DAN KEPALA BADAN

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN PELAYANAN BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH

BAB II GAMBARAN PELAYANAN BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH BAB II RENCANA STRATEGIS GAMBARAN PELAYANAN BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH A. STRUKTUR ORGANISASI Struktur organisasi Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Wonogiri diatur dalam Peraturan daerah Kabupaten Wonogiri

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA -1- PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2015 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGANGKATAN, KENAIKAN JABATAN/PANGKAT, PEMBEBASAN SEMENTARA, PENURUNAN JABATAN, PENGANGKATAN

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. BKDD Kab. Banyumas

KATA PENGANTAR. BKDD Kab. Banyumas KATA PENGANTAR Profil Pegawai Pemerintah Kabupaten Banyumas Tahun 2017 ini berisi kondisi pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas sampai dengan 31 Desember 2017. Data yang kami sajikan bersumber

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA TAHUNAN

RENCANA KINERJA TAHUNAN RENCANA KINERJA TAHUNAN BALAI BESAR PENGUJIAN MUTU DAN SERTIFIKASI OBAT HEWAN TAHUN ANGGARAN 2016 KEMENTERIAN PERTANIAN DIREKTORAT JENDERAL PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN BALAI BESAR PENGUJIAN MUTU DAN

Lebih terperinci

-2- MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN GUBERNUR TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS KESEHATAN.

-2- MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN GUBERNUR TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS KESEHATAN. GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 103 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS KESEHATAN PROVINSI BALI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI TEMPAT PENELITIAN Sejarah Balai Teknik Air Minum dan Sanitasi Wilayah I

BAB II DESKRIPSI TEMPAT PENELITIAN Sejarah Balai Teknik Air Minum dan Sanitasi Wilayah I BAB II DESKRIPSI TEMPAT PENELITIAN 2.1. Sejarah Balai Teknik Air Minum dan Sanitasi Wilayah I Balai Teknik Air Minum dan Sanitasi Wilayah I diresmikan pada tanggal 28 Mei 1990 dengan nama Pusat Latihan

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR Ketentuan yang mengatur tenaga fungsional penyuluh kehutanan adalah Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 130/KEP/M.PAN

KATA PENGANTAR Ketentuan yang mengatur tenaga fungsional penyuluh kehutanan adalah Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 130/KEP/M.PAN PETUNJUK PELAKSANAAN DAN TEKNIS JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH KEHUTANAN DAN ANGKA KREDITNYA KEMENTERIAN KEHUTANAN BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM KEHUTANAN PUSAT PENGEMBANGAN PENYULUHAN KEHUTANAN Jakarta,

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 114 TAHUN 2008 TENTANG

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 114 TAHUN 2008 TENTANG GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 114 TAHUN 2008 TENTANG URAIAN TUGAS DIREKTUR, WAKIL DIREKTUR, BIDANG, BAGIAN SEKSI DAN SUB BAGIAN Dl RUMAH SAKIT UMUM HAJI SURABAYA PROVINSI JAWA

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.401, 2012 KEMENTERIAN KESEHATAN. Organisasi. Tata Kerja. RS. Kusta Dr. Tadjuddin Chalid. Makasar. PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 009 TAHUN 2012

Lebih terperinci

- 2 - MEMUTUSKAN: BAB I KEDUDUKAN, TUGAS DAN FUNGSI, DAN SUSUNAN ORGANISASI. Bagian Kesatu Kedudukan, Tugas dan Fungsi. Pasal 1

- 2 - MEMUTUSKAN: BAB I KEDUDUKAN, TUGAS DAN FUNGSI, DAN SUSUNAN ORGANISASI. Bagian Kesatu Kedudukan, Tugas dan Fungsi. Pasal 1 - 2-5. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82); 6. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan

Lebih terperinci

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 34 TAHUN 2012 TENTANG

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 34 TAHUN 2012 TENTANG SALINAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 34 TAHUN 2012 TENTANG PEMBERIAN IZIN BELAJAR DAN KENAIKAN PANGKAT PENYESUAIAN IJAZAH PEGAWAI NEGERI

Lebih terperinci

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 24 TAHUN 2014 T E N T A N G

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 24 TAHUN 2014 T E N T A N G WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 24 TAHUN 2014 T E N T A N G KENAIKAN PANGKAT PENYESUAIAN IJAZAH BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA PAREPARE DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA POLTEKKES KEMENKES BANTEN TAHUN Pembinaan dan Supervisi - Uang Makan Mahasiwa yang di asramakan

RENCANA KINERJA POLTEKKES KEMENKES BANTEN TAHUN Pembinaan dan Supervisi - Uang Makan Mahasiwa yang di asramakan RENCANA KINERJA POLTEKKES KEMENKES BANTEN TAHUN 2015 1 2 No Sasaran Indikator Kinerja Meningkatnya lulusan tepat waktu Meningkatnya prestasi akademik peserta didik Persentase lulusan tepat waktu target

Lebih terperinci

PEMBINAAN TEKNIS TIM PENILAI PRANATA KOMPUTER - ADMINISTRASI

PEMBINAAN TEKNIS TIM PENILAI PRANATA KOMPUTER - ADMINISTRASI BADAN PUSAT STATISTIK PEMBINAAN TEKNIS TIM PENILAI PRANATA KOMPUTER - ADMINISTRASI (Berdasarkan : SK MenPAN Nomor 66/Kep/M.PAN/7/2003 (Perka BPS Nomor 16 Tahun 2008) Bagian Jabatan Fungsional TUJUAN PENETAPAN

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 31/PERMEN-KP/2017 TENTANG TATA CARA PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM JABATAN FUNGSIONAL PENGENDALI HAMA DAN PENYAKIT IKAN MELALUI

Lebih terperinci

WALIKOTA TANGERANG PROVINSI BANTEN

WALIKOTA TANGERANG PROVINSI BANTEN WALIKOTA TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN WALIKOTA TANGERANG NOMOR 100 TAHUN 2016 TENTANG PEMBENTUKAN ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS LABORATORIUM KESEHATAN DAERAH PADA DINAS KESEHATAN

Lebih terperinci

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) DINAS PENDIDIKAN KOTA PROBOLINGGO Tahun

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) DINAS PENDIDIKAN KOTA PROBOLINGGO Tahun BAB I PENDAHULUAN Peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas merupakan mandat yang harus dilakukan Bangsa Indonesia sesuai dengan tujuan Negara Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2013 TENTANG

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2013 TENTANG PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2013 TENTANG POLA TARIF BADAN LAYANAN UMUM BALAI KESEHATAN DI LINGKUNGAN DIREKTORAT JENDERAL BINA UPAYA KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN DENGAN

Lebih terperinci

A. Tugas Pokok dan Fungsi / Tupoksi

A. Tugas Pokok dan Fungsi / Tupoksi A. Tugas Pokok dan Fungsi / Tupoksi Dinas Komunikasi dan Informatika merupakan unsur pelaksana Pemerintah Daerah, yang dipimpin oleh Kepala Dinas dan mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah

Lebih terperinci

BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG 1 SALINAN BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN KAPUAS

Lebih terperinci

Magister (S-2), Dokter, Apoteker

Magister (S-2), Dokter, Apoteker PEMERINTAH KABUPATEN BLORA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH Jalan Reksodiputro No. 24 Telp./Fax. (0296) 531284 Website http://bkd.blorakab.go.id B L O R A 58215 Blora, 10 November 2016 Mei 2016 Nomor : 823/1152

Lebih terperinci

2 Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lemba

2 Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lemba BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1330, 2014 LAN. Formasi. Jabatan Fungsional. Analis Kebijakan. Pedoman. PERATURAN KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA NOMOR 32 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN FORMASI

Lebih terperinci

CURRICULUM VITAE. No Tingkat Nama Pendidikan Jurusan Lulus Tahun Tempat. No Uraian Kegiatan Penyelenggara Tempat Jadwal Bukti

CURRICULUM VITAE. No Tingkat Nama Pendidikan Jurusan Lulus Tahun Tempat. No Uraian Kegiatan Penyelenggara Tempat Jadwal Bukti CURRICULUM VITAE I. IDENTITAS DIRI Nama Lengkap : Syah Aidil Fitri, ST NIP : 19731030 200003 1 001 Pangkat dan golongan ruang : Penata Muda Tk. I (gol. III/b) Jabatan : Tenaga Teknisi Tempat dan tanggal

Lebih terperinci

BUPATI SUMBAWA BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

BUPATI SUMBAWA BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT BUPATI SUMBAWA BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN BUPATI SUMBAWA BARAT NOMOR 31 TAHUN 2017 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS KESEHATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN NOMOR: PER-709/K/JF/2009

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN NOMOR: PER-709/K/JF/2009 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN NOMOR: PER-709/K/JF/2009 TENTANG PELAKSANAAN PENGANGKATAN, KENAIKAN JABATAN/PANGKAT, PEMBEBASAN SEMENTARA,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penyusunan Rencana Strategis Bisnis (RSB) bagi suatu organisasi pemerintah merupakan suatu kewajiban sebagai upaya mewujudkan tata kelola system yang modern. RSB

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN PELAYANAN PD. 2.1 Tugas Fungsi dan Struktur Organisasi Disparbud Kabupaten Lamongan

BAB II GAMBARAN PELAYANAN PD. 2.1 Tugas Fungsi dan Struktur Organisasi Disparbud Kabupaten Lamongan BAB II GAMBARAN PELAYANAN PD 2.1 Tugas Fungsi dan Struktur Organisasi Disparbud Kabupaten Lamongan Dalam rangka pelaksanaan tugas di bidang pariwisata dan kebudayaan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan(Disparbud)

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA NOMOR 05/E/2009 TENTANG PEDOMAN FORMASI JABATAN FUNGSIONAL PENELITI

PERATURAN KEPALA LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA NOMOR 05/E/2009 TENTANG PEDOMAN FORMASI JABATAN FUNGSIONAL PENELITI Menimbang PERATURAN KEPALA LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA NOMOR 05/E/2009 TENTANG PEDOMAN FORMASI JABATAN FUNGSIONAL PENELITI KEPALA LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA, : a. bahwa untuk mendapatkan

Lebih terperinci

Dindin Firmansyah BDK Bandung

Dindin Firmansyah BDK Bandung 1. Profil Lembaga a. Sejarah Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Bandung (Balai Diklat) berdiri pada tahun 1981 dengan penetapan Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 45 tahun 1981 dengan nama Balai Diklat

Lebih terperinci

-2- Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679); 6. Undang-Un

-2- Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679); 6. Undang-Un GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 79 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH PROVINSI BALI DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

INSPEKTORAT IV INSPEKTORAT JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN

INSPEKTORAT IV INSPEKTORAT JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN INSPEKTORAT IV INSPEKTORAT JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN BAB I PENDAHULUAN A. UMUM Memasuki awal tahun 2016 sesuai dengan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Inspektorat IV melakukan kegiatan yang

Lebih terperinci

WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR

WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN WALIKOTA PROBOLINGGO NOMOR 85 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA BADAN KEPEGAWAIAN DAN

Lebih terperinci

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 8 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA RUMAH SAKIT

Lebih terperinci

ALOKASI FORMASI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL BAGI PELAMAR UMUM KEMENTERIAN KESEHATAN RI T.A 2013

ALOKASI FORMASI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL BAGI PELAMAR UMUM KEMENTERIAN KESEHATAN RI T.A 2013 ALOKASI FORMASI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL BAGI PELAMAR UMUM KEMENTERIAN KESEHATAN RI T.A 2013 Peminatan : DKI Jakarta FORMASI NO SATUAN KERJA GOL NAMA JABATAN PENDIDIKAN RUANG JML GAJI 1 2 3 4 5 6 1.

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JAYAPURA NOMOR 4 TAHUN 2006 TENTANG PEMBENTUKAN, SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JAYAPURA NOMOR 4 TAHUN 2006 TENTANG PEMBENTUKAN, SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN JAYAPURA NOMOR 4 TAHUN 2006 TENTANG PEMBENTUKAN, SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JAYAPURA, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA SEKRETARIAT INSPEKTORAT JENDERAL TAHUN 2016

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA SEKRETARIAT INSPEKTORAT JENDERAL TAHUN 2016 LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA SEKRETARIAT INSPEKTORAT JENDERAL TAHUN 2016 SEKRETARIAT INSPEKTORAT JENDERAL KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN JAKARTA, JANUARI 2017 Laporan Akuntabilitas Kinerja Sekretariat Inspektorat

Lebih terperinci

PEMANTAUAN DAN EVALUASI CAPAIAN KINERJA KEGIATAN DUKUNGAN MANAJEMEN DAN TEKNIS LAINNYA PADA DITJEN TANAMAN PANGAN TRIWULAN II 2016

PEMANTAUAN DAN EVALUASI CAPAIAN KINERJA KEGIATAN DUKUNGAN MANAJEMEN DAN TEKNIS LAINNYA PADA DITJEN TANAMAN PANGAN TRIWULAN II 2016 PEMANTAUAN DAN EVALUASI CAPAIAN KINERJA KEGIATAN DUKUNGAN MANAJEMEN DAN TEKNIS LAINNYA PADA DITJEN TANAMAN PANGAN TRIWULAN II 2016 KEMENTERIAN PERTANIAN-RI DIREKTORAT JENDERAL TANAMAN PANGAN SEKRETARIAT

Lebih terperinci

2012, No

2012, No 2012, No.882 6 LAMPIRAN PERATURAN KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK NOMOR 55 TAHUN 2012 TENTANG PEJABAT YANG BERWENANG MENJATUHKAN HUKUMAN DISIPLIN TERHADAP PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN BADAN PUSAT STATISTIK

Lebih terperinci