BAB III METODE MEMASAK
|
|
|
- Hadian Pranata
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 65 BAB III METODE MEMASAK Tujuan Pembelajaran: Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa memiliki pengetahuan tentang tahapan-tahapan proses pengolahan makanan dan macam-macam tehnik dasar pengolahan makanan. PENGERTIAN MEMASAK Proses penerapan panas yang dilakukan pada bahan mentah hingga bahan tersebut menjadi matang dan siap untuk dikonsumsi tidak berbahaya pada kesehatan. TUJUAN MEMASAK a. Membuat bahan makanan lebih mudah dicerna b. Membuat bahan makanan aman untuk dimakan c. Meningkatkan rasa dan aroma pada makanan d. Meningkatkan rupa/penampilan juga warna pada makanan e. Melengkapi/menyeimbangkan kandungan gizi (jika dicampur dengan bahan lain) TAHAPAN-TAHAPAN SEBELUM PROSES PENGOLAHAN MAKANAN MELIPUTI : a. Penimbangan ( Weighting ) b. Pencucian ( Washing ) c. Pengupasan/penyiangan ( Trimmi9ng ) d. Pemotongan ( Cutting ) e. Memeras ( Squeeze ) f. Menyaring ( Siff ) g. Mengocok ( Whisk ) h. Mencampur ( Toss/Mixing ) i. Merendam dengan bumbu ( Marinade ) j. Menghaluskan ( Grind ) k. Pembumbuan ( Seasoning )
2 66 MACAM MACAM TEHNIK DASAR PENGOLAHAN MAKANAN Tehnik dasar pengolahan makanan di klasifikasikan dalam 3 tehnik, yaitu : 1. Tehnik pengolahan panas basah ( Moist Heat Cooking ) 2. Tehink pengolahan panas kering ( Dry Heat Cooking ) 3. Tehnik pengolahan panas minyak ( Oil Heat Cooking ) Ad. 1 TEHNIK PENGOLAHAN PANAS BASAH ( MOIST HEAT COOKING ) a. Merebus ( BOILING ) Mengolah bahan makanan dengan cairan mendidih ( suhu 100 C) Ciri-ciri air mendidih ialah cairan akan menggelembung besar dan memecah di atas permukaan. Contoh : air, susu, kaldu b. Merebus di bawah titik didih dengan api kecil ( SIMMERING ) Merebus bahan makanan dalam cairan pada suhu 90 C 95 C dengan perbandingan cairan dan bahan makanan 10 : 1 Cara menyimmer : Cairan didihkan terlebih dahulu hingga mendidih ( suhu 100 C) kemudian api dikecilkan hingga suhu berkisar 90 C 95 C Tujuan menyimmer : Untuk mengeluarkan zat ekstratif yang terdapat pada bahan makanan Prinsip dasar Simmering : Ciri-ciri Suhu 90 C 95 C : gelembung cairan naik secara perlahan dan berbentuk gelembung kecil-kecil. Selama proses simmering, bahan makanan seluruhnya harus tertutup cairan Buih dan kotoran yang naik ke permukaan cairan hendaknya diambil ( SKIMMING ) dan di buang c. Merebus di bawah titik didik 80 C 90 C ( POACHING ) Proses merebus dengan api yang lebih kecil dari proses simmering, dan cairan yang dipergunakan merupakan campuran cuka dan air. Tehnik memerlukan waktu yang agak lama. Prinsip dasar Poaching : Makanan harus seluruhnya tenggelam
3 67 Suhu 80 C 90 C Peralatan yang digunakan harus bersih, tidak mudah luntur sehingga dapat mempertajam warna bahan makanan yang diolah Kriteria hasil masakan yang diolah dengan tehnik Poaching : a. Tidak hancur b. Tidak keras ( lunak/empuk ) c. Warna tidak berubah/luntur ( cerah/alami ) d. Matang merata d. Menggulai ( Stewing ) Mengolah bahan makanan dengan cairan berbumbu, api sedang dan sering diaduk. Prinsip dasar Stewing : Bahan dipotong terlebih dahulu, diblanch. Untuk ikan dimarinate dengan bumbu terlebih dahulu Bila mempergunakan saos, saos dapat dikentalkan dengan menggunakan tepung Kriteria hasil masakan yang diolah dengan menggunakan tehnik Stewing : Bentuk potongan bahan sama dan rapi Tidak hancur dank eras Warna tidak berubah Saos kental e. Merebus dalam cairan sedikit ( Braising ) Merebus bahan makanan di dalam oven atau diatas api dengan mempergunakan cairan jumlah sedikit atau setengah dari jumlah bahan di dalam panci tertutup dengan mempergunakan api kecil secara perlahan-lahan. Bahan di tumis terlebih dahulu kemudian ditambah dengan stock kecuali sayuran tidak perlu ditumis. Prinsip dasar tehnik Braising : Bahan dipotong rapi, untuk unggas atau daging sebaiknya diikat lebih dahulu Selama proses berlangsung cairan boleh ditambah jika cairan telah berkurang Kriteria hasil masakan yang diolah dengan menggunakan tehnik Braising : a. Empuk/lunak b. Berwarna coklat ( untuk daging, unggas )
4 68 c. Berwarna segar ( untuk sayuran ) d. Tidak hancur e. Saus kental f. Mengukus ( STEAMING ) Memasak bahan makanan dengan uap air panas. Bahan makanan diletakkan di suatu tempat ( Steamer ), lalu uap air disalurkan di sekeliling bahan makanan yang dikukus. Prinsip dasar Steaming : Sebelum melakukan tehnik mengukus dilakukan, alat pengukus dipanaskan terlebih dahulu hingga mengeluarkan uap ( air mendidih) Alat pengukus disesuaikan dengan banyaknya bahan yang dikukus Makanan yang tidak memerlukan sentuhan uap air, harus dibungkus atau tutup steamer dibungkus dengan serbet yang bersih Periksa cairan pengukus, jika habis bisa ditambah cairan yang panas ( mendidih ) Waktu untuk mengukus harus tepat, hal ini sangat diperlukan karena akan mempengaruhi hasilnya Kriteria hasil masakan yang diolah dengan menggunakan tehnik Steaming : 1. Tidak hancur 2. Warna segar ( untuk sayuran ) 3. Berongga baik untuk pudding 4. Permukaan tidak tergenang air ( untuk pudding ) 5. Matang merata g. Blansir ( BLANCHING ) Mengolah dengan cara memasukkan bahan makanan ke dalam cairan mendidih yang diberi garam dan dalam waktu yang singkat. Makanan setelah diangkat langsung direndam dalam air dingin/air es bertujuan untuk menghentikan proses pemasakan dan untuk mempertahankan warna agar tidak berubah. Tehnik ini bisa dilakukan dalam minyak yang mendidih Bahan yang diblansir misalnya : daging, unggas, tulang, sayuran dan tomat. Tujuan Blanching :
5 69 1. Membebaskan bahan makanan dari kotoran dan lemak ( daging, unggas, tulang ), sebelum diproses 2. Membuang kulit atau bagian luar yang tidak diperlukan, misalnya tomat 3. Membuat bahan makanan menjadi ½ matang, kemudian dimatangkan lebih lanjut 4. Memberi lapisan pelindung dan memudahkan membuang kotoran. Lapisan ini berguna untuk melindungi sari makanan dari tulang, selanjutnya dicuci air dingin. Contoh : pada pembuatan stock ( kaldu ) Prinsip dasar Blanching : Cairan (air atau minyak) dididihkan 100 C, bahan baru dimasukkan Bahan makanan harus terendam seluruhnya dalam cairan Blanching hanya diperlukan pada bahan makanan yang perlu dimasak terlebih dahulu atau masak ½ matang, contoh : tomat Kriteria hasil masakan yang diolah dengan menggunakan tehnik Blanching : 1. Daging/tulang bersih dari kotoran/darah/lemak 2. Warna sayuran cerah, tekstur agak keras 3. Tomat masih agak keras dan mudah dikupas Ad. 2 TEHNIK PENGOLAHAN PANAS KERING ( DRY HEAT COOKING ) a. Mengepan ( BAKING ) Mengolah bahan makanan dalam oven dengan panas dari segala arah. Prinsip dasar Baking : Panaskan oven sesuai dengan suhu yang dibutuhkan sebelum masakan dimasukkan didalam oven Letakkan makanan dalam posisi yang tepat Periksa suhu oven sebelum digunakan Periksa makanan sebelum diangkat dari oven Penanganan harus teliti, karena sangat mempengaruhi mutu makanan Hal-hal yang harus diperhatikan pada saat proses Baking adalah : 1.Oven harus dipanaskan lebih dahulu 2.Pintu oven jangan sering dibuka 3.Pintu oven jangan dibanting waktu proses pemasakan sedang berlangsung 4.Atur suhu dengan tepat, alat control suhu harus bekerja secara sempurna
6 70 5.Jangan membuka oven terlalu cepat sebelum masakan masak 6.Waktu memasak harus sesuai dengan ketentuan Suhu untuk proses pengolahan secara Baking : NO BAHAN SUHU 1 Baked potatoes 200 C 2 Bread 200 C 3 Sponge 195 C 4 Biscuit/cookies/cake 180 C 5 Pudding 170 C 6 Fish 100 C 7 Vegetables 100 C Kriteria hasil Baking : 1. Matang dengan merata 2. Tekstur halus/lembut 3. Jika dipotong tidak hancur 4. Berpori halus, permukaan tidak pecah untuk cake 5. Tidak hangus 6. Renyah/tidak keras untuk biscuit 7. Untuk pudding, lembut, tidak padat dan bagian dalam sedikit lembab 8. Tidak hancur untuk ikan b. Membakar ( Grilling/Broilling ) Grilling adalah tehnik mengolah bahan makanan diatas lempengan besi panas (griddle) yang diletakkan diatas perapian dengan suhu 292 C. panas ini biasa juga didapat dari arang, batubara, elpiji atau alat elektrik yang lain. Broiling adalah tehnik mengolah bahan makanan diatas pan dadar ( pan frying) Prinsip dasar Grilling : Pilih daging yang empuk dan mutu terbaik Bahan makanan yang akan digrill harus di marinate lebih dahulu
7 71 Oles permukaan grill dengan sedikit minyak un tuk menghindari supaya tidak lengket. Bahan makanan yang akan di grill juga dioles dengan sedikit minyak. Penggunaan penjepit (Tong) untuk membalikkan makanan, jangan menggunakan garpu, karena bila tertusuk bahan makanan, cairan akan keluar Kriteria hasil grill : 1. Matang merata sampai kedalam atau sesuai dengan permintaan tamu ( untuk jenis steak : rare, medium, welldone) 2. Utuh tidak lengket di griddle 3. Ada garis-garis dari grill itu sendiri c. Roasting Tehnik mengolah bahan makanan dengan cara memanggang, bahan makanan dalam bentuk besar di dalam oven. Daging, ayam diletakkan dalam roasting pan dimasukkan dalam oven, selama didalam oven disiram-siram( Basting ) dengan cairan yang keluar dari bahan makanan tersebut atau bahan lain sehingga permukaan bahan tidak kering. Prinsip dasar Roasting Untuk mendapatkan warna yang baik, kadang perlu bahan di sauté atau di griddle terlebih dahulu Selama proses pengolahan perlu dibolak-balik agar matangnya merata Jika waktu roasting menggunakan alas (mire poix/tulang -tulang) tidak perlu sering dibolak balik, karena alas tersebut merupakan penghantar panas Daging jenis loin sebaiknya jangan dibolak-balik untuk mencegah pengerutan Jika makanan kering selama meroasting, perlu dibasahi permukaannya dengan lemak atau cairan lemak yang keluar dari makanan tersebutjika ingin melihat tingkat kematangan, daging ditusuk dengan alat penusuk daging atau tusuk sate/garpu : Rare (kurang matang), temperature daging 60 C Medium (setengah matang, temperature daging 70 C Welldone (matang), temperature daging 82 C -85 C Roasting untuk daging yang berbentuk utuh (bongkahan) setelah di marinade diikat dengan tali yang rapi (berbentuk net) agar bentuk daging tidak banyak berubah (cara Trussing) Kriteria hasil Roasting:
8 72 1. Bentuk utuh dan tidak banyak susut 2. Warna kecoklatan (daging), kuning kecoklatan (ayam) 3. Empuk dan lembut 4. Hasil keseluruhan tidak kering (lembab) Ad. 3 TEHNIK PENGOLAHAN DENGAN PANAS MINYAK a. Menumis ( Sauteing ) Mengolah bahan makanan dengan minyak sedikit sambil diaduk dan dilakukan secara cepat. Tehnik ini biasa dilakukan pada tehnik penyelesaian sayuran atau pada masakan cina Prinsip dasar Sauteing: Bahan makanan dipotong rapi Gunakan minyak yang bersih ( butter ) Masukkan bumbu (garlic/onion), jika minyak sudah panas, masukkan bahan makanan Api jangan terlalu besar, gunakan api sedang Kriteria hasil Sauteing : 1. Bumbunya beraroma harum dan tidak hangus, warna kekuningan 2. Sayuran tidak terlalu matang, warna segar 3. Jika yang di sauté daging, sebaiknya di sauté hingga empuk, warna kecoklatan b. Stir Fried Pengolahan bahan makanan dengan prinsip dasar sama dengan tehnik Sauteing, hanya yang membedakan jika Stir fried menggunakan bahan pengental diakhir proses pengolahan c. Menggoreng (Frying) Mengolah bahan makanan dengan minyak banyak hingga memperoleh hasil yang crispy atau kering dan berwarna kecoklatan Tehnik menggoreng dibedakan menjadi 2, yaitu : a. Deep Frying b. Shallow Frying
9 73 Ad.a Deep Frying Menggoreng bahan makanan dengan menggunakan minyak banyak. Perbandingan bahan makanan dan minyak 1 : 2 Deep frying dapat dilakukan dengan beberapa cara : French style : Bahan makanan di marinade, diberi lapisan tepung trigu dan digoreng English style : Bahan makanan yang akan digoreng di marinade, diberi lapisan bread crumb telur dan bread crumb Orly style : Bahan makanan yang akan digoreng dicelupkan kedalam Adonan frying butter (campurang dari telur, tepung trigu, cairan) Prinsip dasar Deep Frying : Minyak goreng berbentuk cair Bahan makanan yang digoreng harus terendam Dimasukkan jika minyak sudah betul-betul panas dan atau dengan api sedang Tiriskan jika makanan sudah matang Kriteria hasil Deep Frying : a. Matangnya rata b. Empuk, tidak hancur c. Warna kuning kecoklatan d. Crispy jika bahan dari adonan liquid dan bentuk rapi e. Jika menggunakan isi, tidak ada isinya yang kelur Ad. b Shallow Frying Menggoreng bahan makanan dengan minyak atau lemak yang menutup permukaan bahan makanan. Perbandingan bahan makanan dan minyak 2 : 2
10 74 Tugas Bab III : 1. Lakukan observasi tentang tentang tahapan-tahapan proses pengolahan makanan dan macam-macam tehnik dasar pengolahan makanan. 2. Buatlah rangkuman dari hasil observasi yang anda lakukan! 3. Secara individual mempraktekkan tentang tahapan-tahapan proses pengolahan makanan dan macam-macam tehnik dasar pengolahan makanan.
METODE MEMASAK I. PENGERTIAN
METODE MEMASAK I. PENGERTIAN Pengolahan makanan adalah suatu proses mengolah bahan makanan dari mentah menjadi bahan makanan siap saji yang dalam prosesnya dapat menggunakan penerapan panas atau tidak.
METODE MEMASAK. Oleh : Atat Siti Nurani
METODE MEMASAK Oleh : Atat Siti Nurani Program Studi Pendidikan Tata Boga Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia 2010 Metode
PENGOLAHAN PANAS DAN PENGOLAHAN PEMBEKUAN KELOMPOK 1
PENGOLAHAN PANAS DAN PENGOLAHAN PEMBEKUAN KELOMPOK 1 Latar Belakang Dalam pengolahan bahan makanan kita harus mengetahui bagaimana cara pengolahan bahan makanan, sehingga tidak terjadi kesalahan dalam
TEKNIK DASAR MEMASAK. Panas yang diberikan oleh sumber panas dalam proses memasak akan merambat dengan beberapa cara yaitu : 1.
TEKNIK DASAR MEMASAK I. Pendahuluan Memasak pada prinsipnya adalah proses atau pemberian panas pada bahan makanan sehingga bahan itu menjadi mudah dicerna, aman dan lezat serta mengubah bentuk penyajian.
SOAL ULANGAN SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2017/2018
PEMERINTAH PROVINSI BALI DINAS PENDIDIKAN DAN OLAHRAGA SMK NEGERI 1 TAMPAKSIRING Alamat : Jl. Dr. Ir. Soekarno di Sanding (0361) 981681 SOAL ULANGAN SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2017/2018 NAMA MATA
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pesantren merupakan salah satu tempat potensial untuk mengembangkan strategi sadar pangan dan gizi. Santri remaja di pesantren adalah sumber daya manusia yang
Waktu yang dibutuhkan untuk menggoreng makanan tergantung pada:
Baking and roasting Pembakaran dan memanggang pada dasarnya operasi dua unit yang sama: keduanya menggunakan udara yang dipanaskan untuk mengubah kualitas makanan. pembakaran biasanya diaplikasikan pada
BAB I PENDAHULUAN. bersenang-senang maupun melakukan kegiatan wisata/rekreasi (Pratama, 2015).
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pariwisata adalah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau lebih, untuk melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat yang lain dengan tujuan untuk bersenang-senang
Cara membuat steak tenderloin mudah dan sederhana.hasilnya pun sangat mantap dan gurih
Cara membuat Steak Tenderloin Sederhana Cara membuat steak tenderloin mudah dan sederhana.hasilnya pun sangat mantap dan gurih Bahan: 1 kg daging sirloin 3 sdm tepung maizena air kaldu sapi 1 sendok makan
Ulangan Akhir Semester Ganjil Tahun Pelajaran Mata Pelajaran : Boga Dasar
PEMERINTAH PROVINSI BALI DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 TAMPAKSIRING Jl. DR. Ir. Soekarno, Desa Sanding, Kecamatan Tampaksiring Telp. (0361) 981 681 Ulangan Akhir Semester Ganjil Tahun
tips: Menyimpan Tahu Segar
Tip's Memasak Tip's Memasak tips: Kaldu Udang Mendapatkan kaldu udang yang gurih, sangrai atau panggang kulit, dan kepala udang hingga kering dan harum. Angkat lalu rebus dengan air secukupnya di atas
tips: Menyimpan Tahu Segar
Tip's Memasak Tip's Memasak tips: Kaldu Udang Mendapatkan kaldu udang yang gurih, sangrai atau panggang kulit, dan kepala udang hingga kering dan harum. Angkat lalu rebus dengan air secukupnya di atas
Pengertian peralatan pengolahan makanan. Klasifikasi peralatan pengolahan makanan
Pengertian peralatan pengolahan makanan Peralatan pengolahan adalah berbagai benda atau perkakas yang digunakan untuk mengolah suatu masakan. Klasifikasi peralatan pengolahan makanan Peralatan pengolahan
BAB I PENDAHULUAN. makanan dan minuman. Dalam suatu hotel terdapat section lain yang berperan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Hotel merupakan salah satu fasilitas penting dalam dunia parwisata. Hotel tidak hanya menyediakan jasa penginapan akan tetapi juga menawarkan section makanan dan minuman.
Menerapkan Teknik Pengolahan Menggunakan Media Penghantar Panas. KD 1. Melakukan Proses Pengolahan Abon Ikan
1 Menerapkan Teknik Pengolahan Menggunakan Media Penghantar Panas KD 1. Melakukan Proses Pengolahan Abon Ikan Pengertian Abon Abon merupakan salah satu jenis makanan awetan berasal dari daging (sapi, kerbau,
PENGOLAHAN BUAH-BUAHAN
1 DAFTAR ISI I. Kata Pengantar II. Daftar Isi III. Pendahuluan...1 IV. Bahan Tambahan 1. Pemanis...1 2. Asam Sitrat...1 3. Pewarna...1 4. Pengawet...2 5. Penstabil...2 V. Bentuk Olahan 1. Dodol...2 2.
INSTRUMEN PENELITIAN
07 INSTRUMEN PENELITIAN MANFAAT HASIL BELAJAR PENGETAHUAN BAHAN MAKANAN PADA PRAKTIK PEMBUATAN MAIN COURSE DARI SEAFOOD (Penelitian Terbatas Pada Siswa Kelas X Progran Studi Keahlian Jasa Boga Di SMK Negeri
Written by Administrator Thursday, 10 September :01 - Last Updated Thursday, 10 September :08
Kreasi Pound Cake Tampil Baru Anda kenal dengan marble cake atau lapis legit? Umumnya cake-cake ini termask kategori dari jenis pound cake. Anda yang kreatif pasti akan mudah memvariasikan poun cake menjadi
Uji Coba 1 (Tiramisu Pumpkin) Formula 30%
LAMPIRAN Uji Coba 1 (Tiramisu Pumpkin) Formula 30% Tempat : Rumah Hari/ tanggal : Kamis, 22-03- 2012 Pukul : 09.00 WIB No Bahan Resep Acuan Formula 30% Sponge 1 Telur 4 btr 4 btr 2 Mentega cair 50 grm
Lezat & Praktis Tahu Pedas Manis Kontributor: Odilia Winneke; Foto: dok.g-shot
Tahu Tumis Tausi 2 buah tahu putih yang bagus mutunya 1 sdm minyak sayur, cincang 25 g bawang Bombay, cincang 100 g udang kupas ukuran sedang 1 sdm saus tiram 1 sdm kecap asin 1 sdm tausi ½ sdt garam 75
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA JOB SHEET PENGOLAHAN BAKERY
1. Kompetensi: JST/TBB/BOG329/50 Menguasai pengolahan produk pengembangan fried dough dari sisi resep, bentuk, isi atau topping maupun kemasan. 2. Sub Kompetensi: a. Menjelaskan pengembangan fried dough
IDENTIFIKASI PERALATAN, PERSIAPAN, PENGOLAHAN, PENYAJIAN MAKANAN, DAN POLA STANDART RESEP MASAKAN TRADISIONAL & INTERNASIONAL
IDENTIFIKASI PERALATAN, PERSIAPAN, PENGOLAHAN, PENYAJIAN MAKANAN, DAN POLA STANDART RESEP MASAKAN TRADISIONAL & INTERNASIONAL Disusun Oleh : Putri Sahari (41151006) S1 ILMU GIZI 2015/2016 STIKES PERTAMINA
Resep Makanan Bayi. (6-8 Bulan) Copyright TipsBayi.com & KartuBayi.com
Resep Makanan Bayi (6-8 Bulan) Copyright TipsBayi.com & KartuBayi.com Resep Makanan Bayi (6 Bulan, 7 Bulan, 8 Bulan) Bayi Anda sudah berusia 6 bulan? Jika Anda seperti para bunda lainnya, pasti Anda sedang
Bab. Mengungkep. Kegiatan Awal. Membuat Kaldu
Bab 1 Mengungkep Apakah anda pernah mencicipi hidangan semur? Semur adalah hidangan dari daging sapi yang berwarna coklat disertai cairan yang mengental. Cita rasanya cukup lezat dengan kombinasi rasa
MENU MAKAN PAGI. Talas dan ubi yang sudah digiling halus. Di aduk kemudian ditambahkan santan dan garam
MENU MAKAN PAGI KETUPAT JALA TALAS KETUPAT JALA TALAS Bahan 225 gr Talas 100 gr Talas 100 gr Ubi 50 gr Ubi 200 gr Santan 60 gr Santan 5 gr Garam 5 gr Garam 3 gr Gula KETUPAT Talas dan ubi yang sudah digiling
CARA MEMBUAT: -Potong ayam menjadi 2 bagian atau belah membujur dadanya dan tekan hingga terbuka lebar. -Lumuri bumbu halus hingga rata
(Resep 1).. Serba Ayam Ayam Tulang Lunak 1 ekor ayam 50 g gula Jawa, sisir halus 1 sdm air asam Jawa kental 2,5 liter air kelapa 5 lembar daun salam 4 cm lengkuas, memarkan minyak goreng Bumbu, haluskan:
TEKNOLOGI PENGOLAHAN NUGGET
TEKNOLOGI PENGOLAHAN NUGGET REFERENSI Barbut, S. 2012. Convenience breaded poultry meat products New developments. Trends in Food Science & Technology 26: 14-20. 1 PRODUK PENGERTIAN DAN ISTILAH Nugget:
Teknik Pengolahan Karkas Daging Sapi
ATAT SITI NURANI Teknik Pengolahan Karkas Daging Sapi Memanggang/ Grilling/ Barbeque Merupakan cara teknik pengolahan yang sangatsederhana. Daging yang cocok digunakan dalam teknik ini, daging yang empuk
SOTO BANJAR. Elly Lasmanawati
SOTO BANJAR Elly Lasmanawati Program Studi Pendidikan Tata Boga Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia 2010 SOTO Soto, sroto,
Profesionalisme Chef Dalam Pengolahan Dan Meningkatkan Kualitas Makanan Di Cavinton Hotel Yogyakarta
Profesionalisme Chef Dalam Pengolahan Dan Meningkatkan Kualitas Makanan Di Cavinton Hotel Yogyakarta T. Prasetyo Hadi Atmoko 1), Hery Krestanto 2) Akademi Pariwisata Yogyakarta E-mail : [email protected]
SD kelas 6 - BAHASA INDONESIA BAB 8. MENULIS TERBATASLatihan Soal 8.4
SD kelas 6 - BAHASA INDONESIA BAB 8. MENULIS TERBATASLatihan Soal 8.4 1. Cara membuat mi instan 1. Setelah air mendidih masukkan mi ke dalam air dan tunggu sampai bentuk mi berubah menjadi lebih empuk!
Resep Puding - Cara Membuat Puding Istimewa
Resep Puding - Cara Membuat Puding Istimewa Selain memposting resep puding yang super enak, kami juga akan memberikan tips bagaimana cara membuat puding yang lezat dan istimewa. 1. Wadah yang digunakan
HIDANGAN PEMBUKA PANAS (HOT APPETIZER)
HOT APPETIZER HIDANGAN PEMBUKA PANAS (HOT APPETIZER) Hidangan pembuka dalam bentuk kecil biasanya dengan rasa gurih dan asin yang berfungsi untuk merangsang nafsu makan, tidak mengenyangkan, dibuat dan
PENGOLAHAN DAGING NUGGET. Materi 6b TATAP MUKA KE-6 Semester Genap
PENGOLAHAN DAGING NUGGET Materi 6b TATAP MUKA KE-6 Semester Genap 2015-2016 BAHAN KULIAH TEKNOLOGI HASIL TERNAK Laboratorium Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman REFERENSI
CONTOH TEKNOLOGI PENGOLAHAN PANGAN PADA KELOMPOK BAHAN PANGAN
CONTOH TEKNOLOGI PENGOLAHAN PANGAN PADA KELOMPOK BAHAN PANGAN 1. Serealia ) Pengolahan jagung : a. Pembuatan tepung jagung (tradisional) Bahan/alat : - Jagung pipilan - Alat penggiling - Ember penampung
Resep kue basah : kue lumpur, tips dan variasinya
Resep kue basah : kue lumpur, tips dan variasinya Kue lumpur merupakan salah satu jajanan pasar yang sangat populer. Jika anda berkunjung ke berbagai wilayah di Indonesia anda akan menemukan dengan mudah
Resep Kue. Resep kue nastar
Resep kue nastar Resep kue nastar memang paling banyak dicari dan dipraktekan pada hari raya idul fitri. Pada lebaran tahun 2012 ini admin masakanmama.com pun tidak ketinggalan untuk membuat kue nastar
TIM MI AYAM TIM MAKARONI. Bahan: Bahan:
TIM MAKARONI 25 gr makaroni 250 cc air 25 gr daging giling 25 gr tahu, potong kecil 25 gr wortel, parut kasar 25 gr tomat, iris halus 1. Rebus makaroni bersama dengan air, daging giling, dan tahu sampai
Buletin Peternakan Edisi IV 2017 Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Sulawesi Selatan
PROSES PEMBUATAN TELUR ASIN SEBAGAI PELUANG USAHA Oleh : Andi Mulia, Staff Pengajar di UIN Alauddin Makassar Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang memilik rasa yang lezat, mudah dicerna, dan
PEMBUATAN SAOS CABE MERAH Nurbaiti A. Pendahuluan Cabe merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi
PEMBUATAN SAOS CABE MERAH Nurbaiti A. Pendahuluan Cabe merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi dan dikembang secara luas oleh petani di Propinsi Aceh.
Pembuatan Sosis Ikan
Pembuatan Sosis Ikan Sosis ikan adalah salah satu olahan yang dibuat dari pasta ikan yang ditambah dengan bumbu-bumbu, kemudian dibungkus/dikemas dengan usus kambing atau pengemas lainnya yang biasa disebut
Coklat. Berikut ini Jenis-jenis coklat yang beredar dipasaran antara lain : 1. Couverture
Coklat http://www.superindo.co.id/upload//images/header COKLAT 1(1).jpg http://www.superindo.co.id/upload//images/header COKLAT 2.jpg Produk coklat cukup beraneka ragam. Misalnya, ada coklat susu yang
Teknologi Pengolahan PRODUK HORTIKULTURA SPESIFIK KALIMANTAN SELATAN
SPESIFIK KALIMANTAN SELATAN Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Selatan Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian
BAB I PENDAHULUAN. satu tonggak utama dalam perekonomian Indonesia. Hal ini dikarenakan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tidak dapat dipungkiri, industri pariwisata perlahan menjadi salah satu tonggak utama dalam perekonomian Indonesia. Hal ini dikarenakan wilayah nusantara yang dianugerahi
HANDOUT Uraian Materi perkuliahan
HANDOUT 9 Mata Kuliah : Katering Pelayanan Lembaga Program : Pendidikan Tata Boga/ Paket Katering Jenjang : S-1 Semester : VI Minggu : 14 Pokok Bahasan : Prosedur Persiapan dan Pemasakan Bahan Makanan
HeHeader
SOTO PEKALONGAN 750 gram daging sandung lamur 3 cm jahe, memarkan 3 batang serai, memarkan 3 lembar daun jeruk 3 sdm taoco manis 2 sdm kecap manis 1,5 liter air 6 cabai merah besar 8 bawang merah 6 siung
Kue atau yang disebut juga cake merupakan produk bakery yang banyak diminati masyarakat. Dalam membuat kue, ada tiga faktor yang sangat menentukan
Kue atau yang disebut juga cake merupakan produk bakery yang banyak diminati masyarakat. Dalam membuat kue, ada tiga faktor yang sangat menentukan baik tidaknya kualitas kue yang dihasilkan. Ketiga faktor
Aneka Resep Masakan Sayur
Aneka Resep Masakan Sayur Sayur mayur sangat penting bagi tubuh kita, karenanya kita mesti menyeimbangkan asupan gizi dari makanan yang mama masak. Aneka resep masakan sayur kami sajikan kali ini. Ada
MODUL 5 PIZZA IKAN. Indikator Keberhasilan: Mutu pizza ikan yang dihasilkan memiliki tekstur yang lembut, rasa dan aroma khas ikan.
MODUL 5 PIZZA IKAN Standar Unit Kompetensi: Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa mampu membuat pizza ikan yang enak, bertekstur lembut dan rasa yang lezat. Indikator Keberhasilan: Mutu pizza ikan
No Alur Proses Jenis Bahaya Cara Pencegahan 1.Bahaya Fisik segar 2 Bahan baku Sering adanya pencucian yang tidak bersih
Tabel 1. Identifikasi Bahaya dan Cara Pencegahannya Nama Produk : Bakso Tahu Kuah Deskripsi Produk : Produk yang kami hasilkan adalah bakso tahu kuah, makanan yang merupakan kombinasi dari bakwan, tahu,
JAGUNG. Bahan Pangan Alternatif SERI BACAAN ORANG TUA
19 SERI BACAAN ORANG TUA JAGUNG Bahan Pangan Alternatif Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Nasional
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA JOB SHEET PENGOLAHAN BAKERY
Revisi : Tgl. Februari 2013 1. Kompetensi: Menguasai pengolahan produk pengembangan choux paste dari sisi resep, bentuk, isi atau topping maupun kemasan. 2. Sub Kompetensi: a. Menganalisis resep dasar
denaturasi pada saat pemanasan dan mempertahankan bentuk pada produk akhir. Pati yang merupakan komponen utama dalam tepung (sekitar 67%) pada proses
BAB III PEMBAHASAN Pembuatan mie kering umumnya hanya menggunakan bahan dasar tepung terigu namun saat ini mie kering dapat difortifikasi dengan tepung lain agar dapat menyeimbangkan kandung gizi yang
TEKNOLOGI PENGOLAHAN CABE MERAH. Oleh: Gusti Setiavani, STP
TEKNOLOGI PENGOLAHAN CABE MERAH Oleh: Gusti Setiavani, STP Cabe merah (Capsicum annum, L) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memepunyai nilai ekonomis cukup tinggi. Cabe merah tersebut banyak
Masakan Pedas Penambah Nafsu Makan
Tuesday, 22 September 2009 21:29 Masakan Pedas Penambah Nafsu Makan Ingin nafsu makan Anda bertambah? Coba menjajal menu masakan dengan rasa yang pedas, karena rasa pedas dipercayai bisa menambah nafsu
Pastry. Pandu Prabowo Susilo
Pastry Pandu Prabowo Susilo Pengertian Pastry merupakan jenis olahan tepung terigu, lemak dan telur yang melewati proses pemanggangan Pada umumnya pastry bertekstur krispy, adonan tidak kalis. Beberapa
INOVASI PEMBUATAN SUSU KEDELE TANPA RASA LANGU
INOVASI PEMBUATAN SUSU KEDELE TANPA RASA LANGU Oleh: Gusti Setiavani, S.TP, M.P Staff Pengajar di STPP Medan Kacang-kacangan dan biji-bijian seperti kacang kedelai, kacang tanah, biji kecipir, koro, kelapa
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Pustaka 1. Ascaris lumbricoides a. Morfologi telur Ascaris lumbricoides Secara morfologi dapat dibedakan menjadi 4 macam bentuk: fertil, infertil, dekortikasi, dan embrio.telur
ANEKA RUJAK DAN ASINAN NAN SEGAR
ANEKA RUJAK DAN ASINAN NAN SEGAR Rujak dan asinan sangat cocok disajikan saat cuaca panas seperti sekarang ini. Jenisnya pun dapat Anda pilih sesuai selera. Dari rujak buah, asinan betawi, sampai asinan
GULAI REBUNG TUNJANG. HeHeader
GULAI REBUNG TUNJANG 750 gram tunjang/kikil sapi 2 lembar daun kunyit 2 biji pala 4 batang serai, memarkan 8 lembar daun jeruk 4 cm jahe, memarkan 2 cm lengkuas, memarkan 300 gram rebung, iris tipis rebus
TEHNIK PEMBUATAN MIE SEHAT. Dr. Sri Handayani
TEHNIK PEMBUATAN MIE SEHAT Dr. Sri Handayani Tim PPM Jurusan Pendidikan Kimia FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2013 1 TEHNIK PEMBUATAN MIE SEHAT Dr. Sri Handayani
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. aroma spesifik dan mempunyai nilai gizi cukup tinggi. Bagian kepala beratnya
2.1 Komposisi Kimia Udang BAB II TINJAUAN PUSTAKA Udang merupakan salah satu produk perikanan yang istimewa, memiliki aroma spesifik dan mempunyai nilai gizi cukup tinggi. Bagian kepala beratnya lebih
Berbagi Kehangatan Masakan Kambing Bango
Berbagi Kehangatan Masakan Kambing Bango Jelang Perayaan Idul Adha Daging Kambing Daging g kambing cukup menjadi favorit dan disukai oleh para penggemar kuliner Beberapa kendala yang ada berkaitan dengan
BAHAN MAKANAN SETENGAH JADI
BAHAN MAKANAN SETENGAH JADI Definisi : * Bahan makanan olahan yang harus diolah kembali sebelum dikonsumsi manusia * Mengalami satu atau lebih proses pengolahan Keuntungan: * Masa simpan lebih panjang
Resep Kastengel Bawang Merah
MEMBUAT RANCANGAN DAN KARYA TEKNOLOGI DIVERSIVIKASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN PANGAN BERBASIS BAWANG MERAH YANG TIDAK DIPATENKAN; TINGKAT INTERNASIONAL Resep Kastengel Bawang Merah Bahan Adonan: 1 kg Tepung
Serba Pepes dan Botok
Serba Pepes dan Botok Resep Botok Ares Botok Ares adalah jenis masakan kukus dibungkus daun berbentuk tum dengan bahan utamanya ares, yakni bagian dalam dari batang pohon pisang. Untuk rasanya, silakan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Pada proses penggolahan stick singkong, singkong yang digunakan yaitu
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN terdiri dari : Tahapan-tahapan proses pengolahan stick singkong di UKM Flamboyan 4.1 Persiapan Bahan Baku Pada proses penggolahan stick singkong, singkong yang digunakan yaitu
HASIL DAN PEMBAHASAN Pembuatan Adonan Kerupuk
HASIL DAN PEMBAHASAN Peubah yang diamati dalam penelitian ini, seperti kadar air, uji proksimat serka kadar kalsium dan fosfor diukur pada kerupuk mentah kering, kecuali rendemen. Rendemen diukur pada
I PENDAHULUAN. Bab ini menguraikan mengenai: (1) Latar Belakang, (2) Identifikasi Masalah, (3) Maksud
I PENDAHULUAN Bab ini menguraikan mengenai: (1) Latar Belakang, (2) Identifikasi Masalah, (3) Maksud dan Tujuan Penelitian, (4) Manfaat Penelitian, (5) Kerangka Pemikiran, (6) Hipotesis dan (7) Waktu dan
1. Masak beras dengan air / kaldu kira-kira ¼ matang masukkan daging giling
BUBUR SUSU TEPUNG BERAS 1. 20gr tepung beras 2. 200cc susu dari 100cc susu sapi / cair yang dicairkan 3. 1sdm gula pasir 1. Cairkan tepung beras dengan 50cc susu. 2. Sisa susu di campurkan gula. Didihkan,
TELUR ASIN 1. PENDAHULUAN
TELUR ASIN 1. PENDAHULUAN Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang memilik rasa yang lezat, mudah dicerna, dan bergizi tinggi. Selain itu telur mudah diperoleh dan harganya murah. Telur dapat
Mengenal Marinasi. Oleh Elvira Syamsir (Tulisan asli didalam Kulinologi Indonesia)
Mengenal Marinasi Oleh Elvira Syamsir (Tulisan asli didalam Kulinologi Indonesia) Marinasi adalah proses perendaman daging didalam marinade, sebelum diolah lebih lanjut. Marinade adalah nama populer dari
OLAHAN PANGAN DARI UBI JALAR UNGU
OLAHAN PANGAN DARI UBI JALAR UNGU 1. Kupas,cuci, lalu kukus ubi ungu. Setelah matang, haluskan. 2. Siapkan bahan kering, terigu, gula 3sdm, susu bubuk,ragi, lalu tuang SKM yg sudah dicairkan dgn 100 ml
I. PENDAHULUAN. Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jenis sayuran sehat
1 I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang dan Masalah Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jenis sayuran sehat yang dewasa ini sudah banyak dikenal dan dikonsumsi oleh berbagai kalangan
Bahan Baku daging ikan 500 g. tepung tapioka 50 g. merica halus 1/2 sendok teh. bawang merah 7,5 g. bawang putih 1,5 g. jahe 0,5 g.
SOSIS IKAN Sosis adalah salah satu produk olahan dari bahan hewani. Secara umum sosis diartikan sebagai makanan yang dibuat dari daging yang telah dicincang, dihaluskan, dan diberi bumbubumbu, dimasukkan
KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS BISNIS MARTABAK
KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS BISNIS MARTABAK Disusun oleh: Nama:Nariswari Kelas:D3-MI-01 NIM:11-02-7968 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2012 ABSTRAK Usaha yang ingin saya lakukan di bidang makanan. Makanan yang
DAFTAR ISI ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR
DAFTAR ISI ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR Hal i ii iii v viii BAB I PENDAHULUAN 1 A. Latar Belakang Masalah 1 B. Pembatasan Masalah Dan Perumusan masalah 5 C. Tujuan Penelitian
Oleh : SRI PALUPI, M.Pd
PROPOSAL PENGABDIAN MASYARAKAT Oleh : SRI PALUPI, M.Pd Pelatihan Produk Makanan Tradisional Berselera Modern, untuk Bekal Wirausaha Bagi Penduduk Usia Produktif di Desa Karang Malang Kecamatan Condong
LAPORAN PRAKTEK TEKNOLOGI MAKANAN PEMBUATAN NUGGET AYAM
LAPORAN PRAKTEK TEKNOLOGI MAKANAN PEMBUATAN NUGGET AYAM Penyusun: Haikal Atharika Zumar 5404416017 Dosen Pembimbing : Ir. Bambang Triatma, M.Si Meddiati Fajri Putri S.Pd, M.Sc JURUSAN PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN
III BAHAN DAN METODE PENELITIAN. Cobb umur 55 minggu yang di ambil bagian dadanya dan dipisahkan dari
III BAHAN DAN METODE PENELITIAN 3.1 Bahan dan Peralatan Penelitian 3.1.1 Bahan Penelitian Bahan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari bahan utama dan bahan tambahan. Bahan utama yang digunakan
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pancake Gambar 2.1 Pancake 2.1.1 Pengertian Pancake Menurut Bette Kroening (2003), Pancake dalam bahasa belanda adalah pannenkoek. Pancake adalah kue dadar yang dibuat dari terigu,
Kumpulan Resep Sup ( Baru )
SUP PASTA BENING BAHAN : Kaldu ikan 250 gram ikan kakap 1 buah bawang Bombay potong-potong 1 batang daun bawang iris 1 batang seledri iris 5 biji merica butiran 1 liter air Isi : 12 udang ukuran sedang
RESEP KUE TALAM BESERTA TIPS dan VARIASINYA
RESEP KUE TALAM BESERTA TIPS dan VARIASINYA Kue talam memang biasanya diolah dari bahan ubi. Namun sebenarnya tidak harus seperti itu. Banyak sekali bahan yang bisa dimanfaatkan untuk membuat kue talam
TEKNOLOGI PEMBUATAN SAUS TOMAT Oleh: Masnun Balai Pelatihan Pertanian Jambi I. PENDAHULUAN
Page1 TEKNOLOGI PEMBUATAN SAUS TOMAT Oleh: Masnun Balai Pelatihan Pertanian Jambi I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) merupakan salah satu komoditi sayuran buah yang sangat
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Kue bolu merupakan kue berbahan dasar tepung terigu dengan penambahan
3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Bolu Kukus Kue bolu merupakan kue berbahan dasar tepung terigu dengan penambahan telur dan gula. Terdapat banyak macam kue bolu, misalnya kue tart yang biasa dihidangkan
METODE Waktu dan Tempat Alat dan Bahan Metode Penelitian Penelitian Pendahuluan
METODE Waktu dan Tempat Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan mulai dari bulan Mei 2012 sampai bulan Agustus 2012. Tempat yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah Laboratorium Percobaan
Calzone. Selera Mancanegara. HeHeader
Calzone Bahan : Dasar : 500 gram tepung terigu, ayak 1 sdt ragi instant 2 sdm gula pasir 1/2 sdt garam 200 ml air 50 ml minya selada Isi : 1 sdm margarin 3 sdm bawang bombay, cincang 5 siung bawang putih,
BAB III ANALISIS PELAKSANAAN STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE (SOP) PEMBUATAN RECIPE PADA FOOD AND BEVERAGE PRODUCT
BAB III ANALISIS PELAKSANAAN STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE (SOP) PEMBUATAN RECIPE PADA FOOD AND BEVERAGE PRODUCT DEPARTMENT A. Pelaksanaan Standard Operational Procedure (SOP) Pembuatan Recipe Bagian
LAPORAN MODIFIKASI RESEP DI INSTALASI GIZI RSU SUNAN KALIJAGA DEMAK SUP AYAM FANTASI
LAPORAN MODIFIKASI RESEP DI INSTALASI GIZI RSU SUNAN KALIJAGA DEMAK SUP AYAM FANTASI DISUSUN OLEH : RIRIN SURYANI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG DIPLOMA IV JURUSAN GIZI TAHUN 2013 A. GAMBARAN RESEP
CARA PRODUKSI PANGAN Jejaring Promosi Keamanan Pangan dalam Sistem Keamanan Pangan Terpadu Nasional SIAP SAJI YANG BAIK
CARA PRODUKSI PANGAN Jejaring Promosi SIAP SAJI YANG BAIK BAHAYA BIOLOGIS BAHAYA KIMIA AMANKAN PANGAN dan BEBASKAN PRODUK dari BAHAN BERBAHAYA BAHAYA FISIK BEBAS BAHAYA Direktorat Surveilan dan Penyuluhan
Resep Cake : Kumpulan Kue Cake Terlezat
Resep Cake : Kumpulan Kue Cake Terlezat Kue Cake atau kue bolu merupakan jenis makanan ringan yang berbahan dasar tepung (biasanya tepung terigu), telur dan gula. Kue cake biasanya dibuat dengan cara dipanggang
METODE. Waktu dan Tempat
14 METODE Waktu dan Tempat Penelitian ini berlangsung pada bulan Juni sampai September 2010. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia dan Analisis Pangan, Laboratorium Percobaan Makanan, dan Laboratorium
BAB 7 PERUBAHAN SIFAT BENDA. Kamu dapat menyimpulkan hasil penyelidikan tentang perubahan sifat benda, baik sementara maupun tetap.
BAB 7 PERUBAHAN SIFAT BENDA Tujuan Pembelajaran Kamu dapat menyimpulkan hasil penyelidikan tentang perubahan sifat benda, baik sementara maupun tetap. Di sekitar kita terdapat bermacam-macam benda, antara
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Setelah melakukan beberapa pengamatan dan pengujian maka peneliti menghasilkan satu produk baru dengan melakukan inovasi terhadap jajanan pasar Indonesia yaitu lemper,
4 Resep Masakan Rumahan Sehari Hari Yang Wajib Anda Coba
4 Resep Masakan Rumahan Sehari Hari Yang Wajib Anda Coba recepmakanan.blogspot.co.id/2017/01/resep-masakan-sehari-hari.html resep masakan rumahan sehari hari - Ada banyak sekali resep masakan nusantara
PENGGORENGAN, EKSTRUSI, & PEMANGANGGAN. Teti Estiasih - THP - FTP - UB
PENGGORENGAN, EKSTRUSI, & PEMANGANGGAN 1 PENGGORENGAN 2 TUJUAN Tujuan utama: mendapatkan cita rasa produk Tujuan sekunder: Inaktivasi enzim dan mikroba Menurunkan aktivitas air pada permukaan atau seluruh
Analisis Usaha Diversifikasi Produk Olahan Tempe. Oleh Siti Marwati Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA UNY
Analisis Usaha Diversifikasi Produk Olahan Tempe Oleh Siti Marwati Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA UNY [email protected] Tempe merupakan jenis makanan fermentasi dengan bahan dasar kedelai atau jenis
Gambar 36. Selai sebagai bahan olesan roti
MODUL 6 SELAI RUMPUT LAUT Standar Unit Kompetensi: Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa mampu mengolah selai rumput laut dengan baik dan benar. Indikator Keberhasilan: Mutu selai rumput laut yang
HIDANGAN SULAWESI SELATAN
HIDANGAN SULAWESI SELATAN Dra Elly Lasmanawati. Msi Program Studi Pendidikan Tata Boga Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia
LOGO BAKING TITIS SARI
LOGO BAKING TITIS SARI PENGERTIAN UMUM Proses pemanasan kering terhadap bahan pangan yang dilakukan untuk mengubah karakteristik sensorik sehingga lebih diterima konsumen KHUSUS Pemanasan adonan dalam
