BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB III METODOLOGI PENELITIAN"

Transkripsi

1 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Lokasi Penelitian Dalam penelitian skripsi ini penulis melakukan penelitian di PT. AMS yang berlokasi di jl. Pos Pengumben Raya No.8, Sukabumi Selatan- Jakarta Barat Sejarah Singkat Perusahaan 1) Sejarah singkat perusahaan Pada tahun 70-an berdirilah PT.Pharos yang merupakan perusahan manufaktur farmasi.perusahaan tersebut didirikan oleh bapak Edy Lembong yang kantornya terletak di jalan limo, Permata hijau senayan.untuk mendistribusikan produknya, PT.Pharos menggunakan system multidistributor yaitu pendistribusian produk dilakukan oleh lebih dari satu distributor.karena banyaknya jumlah distributor rekanan membuat monitoring dari PT.Pharos menjadi lemah. Oleh karena itu bapak Edy Lembong berinisiatif mengurangi jumlah distributor rekanan dan mendirikan perusahaan distribusi sendiri yang tujuan awalnya khusus mendistribusi produk Pharos sehingga pengawasannya dapat maksimal.kemudian pada tanggal 15 september 1990 berdirilah perusahaan distributor farmasi atas perkasa bapak Edy Lembong dengan nama PT. Antar Mitra Sembada (AMS) di jakarta dengan lokasi kantor di jalan limo No.42 Permata Hijau Senayan. Hingga 24

2 saat ini PT. Antar Mitra Sembada merupakan distributor utama PT. Pharos. Sejak awal berdiri perusahaan pimpinan tertinggi PT. AMS dipegang langsung oleh bapak Edy Lembong.setelah itu beliau pensiun, tahun 1997 puncuk pimpinan diambil ahli oleh bapak Roy Lembong yang merupakan putra 3 dari bapak Edy Lembong. 2)Perkembangan Perusahaan hingga kini Pada awalnya pendiriannya PT. Antar Mitra Sembada hanya memiliki kurang dari 100 orang karyawan dengan satu cabang Jakarta dijalan limo No.44 (sekarang bernama cabang Jakarta). Setelah itu berturut turut diikuti pembukaan cabang cabang lain. Hingga 2010 PT. AMS telah memiliki 27 cabang diseluruh kota-kota besar seperti Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan dan Sulawesi dengan jumlah karyawan kurang lebih dari 2000 ribu orang. Selain mendistribusikan obat-obatan yang diproduksi oleh PT. Pharos, AMS juga medistibusikan obat-obatan produksi perusahaan lain seperti Novell, Pyridam, SDM, dan sebagai berikut. Disamping sebagai distributor farmasi, AMS juga medistribusikan produk-produk Consumer Goods yang diproduksi oleh PT.Sindomuncul, Nutrifood, Jamupuspo,dan sebagai berikut.untuk menciptakan health care dimasyarakat pada tahun 2000 AMS membentuk tim marketing.tim marketing ini terdiri dari dua divisi yaitu marketing health care yang kemudian berganti nama menjadi prodevice. Marketing health care ini bertugas memasarkan alat-alat kesehatan. 25

3 VISI Visi: Tumbuh dan berkembangnya menjadi perusahaan besar bersekala nasional dibidang distribusifarmasi,selain mendistribusikan obat-obatan produksi perusahaan lain seperti: novell, Pyridam, SDM, dan sebagai berikutnya MISI Misi: Pasar dan distributor kesehatan yang berkualitas baik. Untuk mencapai misi dan visi tersebut, perusahan mendorong para karyawannya untuk melakukan inovasi yang berkesinambungan, menumbuhkan insiatif dan kerjasama kelompok antara karyawan, peka dan kemampuan untuk mengantisipasi dan merespon secara efektif atas segala perubahan lingkungan bisnis dan perubahan teknologi serta menciptakan peluang dan kesempatan guna kemajuan perusahaan. 3.2 Desain Penelitian Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian yang digunakan untuk mengetahui hubungan satu atau lebih variabel dengan variabel lainnya. Hal tersebut untuk mengetahui apakah ada hubungan antara variabel X, yaitu gaya kepemimpinan terhadap variabel Y, yaitu motivasi kerja karyawan, serta untuk mengetahui bagaimana hubungan variabel satu dengan variabel lain, dimana analisa yang digunakan adalah perhitungan korelasi statistik. 26

4 3.3 Hipotesis Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap permasalahan yang sedang diteliti yang sebenarnya perlu diuji secara empiris. Maka hipotesis yang penulis dapat diajukan dalam penelitian skripsi ini adalah: Diduga terdapat hubungan positif antara Gaya Kepemimpinan Terhadap Motivasi Kerja Karyawan pada PT. AMS (Antar Mitra Sembada). Dengan rumus hipotesis yang akan digunakan adalah: Ho: r = 0 (tidak ada hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja karyawan di PT AMS). Ha: r > 0 (ada hubungan yang positif signifikan antara gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja karyawan di PT AMS). 3.4 Populasi dan Sampel Penelitian Populasi penelitian adalah keseluruhan subjek penelitian yang akan digunakan sebagai dasar pengujian hipotesis. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. AMS sebanyak 50 orang. Responden dalam penelitian ini berjumlah 30 orang karyawan yang bekerja di perusahaan PT.AMS. Responden dipilih secara acak ( random) dengan pertimbangan banyaknya jumlah karyawan dan sebagai asas keterwakilan dari sejumlah karyawan. Pada pemilihan departemen pun dilakukan secara sengaja (purposive) dikarenakan tidak semua departemen mempunyai waktu luang untuk mengisi kuesioner dan diwawancarai. 27

5 Teknik penentuan sampel, yang kemudian menggunakan rumus slovin (Bambang Prasetyo & Lina Muftahul Jannah:2005). Rumus Slovin: n = N 1 + N (e)² Dimana : n = ukuran sample N = ukuran populasi e² = persen kelonggaran ketidak telitian karena keselahan pengambilan sample yang salah yang masih dapat ditolerir atau diinginkan.penulis menggunakan 10%. Berdasarkan rumus diatas penulis melakukan perhitungan dan diperoleh jumlah responden sebagai berikut : n = N 1 + N (e)² n = (10 %)² n = (0,1)² n = (0,01) 28

6 n = ,5 n = 50 1,5 n = 33, 333 dibawah metode analisa data Variabel Dan Pengukuran Variabel adalah segala sesuatu yang akan menjadi objek pengamatan dalam penelitian yang berupa sesuatu konsep yang mempunyai variasi nilai. Dalam penelitian ini pengukuran skala yang digunakan oleh penulis adalah skala ordinal atau likert yang digunakan untuk mengukur pendapat, sikap, persepsi seseorang dengan menyatakan sikap setuju atau ketidak setuju atas kejadian tertentu. Dengan skala likert, maka variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan titik tolak untuk menyusun itemitem peryataan didalam kuesioner. Skala likert juga dapat memungkinkan untuk pengurutan data dari tingkat paling rendah ke tingkat paling tinggi atau sebaliknya, untuk itu penulis memberikan bobot penilian didalam setiap jawaban kuesioner, yaitu sebagai berikut: 29

7 1.Pilihan jawaban sangat setuju = 5 2. Pilihan jawaban setuju = 4 3. Pilihan jawaban ragu-ragu = 3 4. Pilihan jawaban tidak setuju = 2 5. Pilihan jawaban sangat tidak setuju = 1 Menurut Sugiono (2001:32) variabel penelitian adalah: atribut sifat atau nilai dari orang, objek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya. 1.Identifikasi Variabel Variabel dalam penelitian ini, adalah sebagai berikut: a. Variabel bebas (independent variabel) atau variabel x Dalam penelitian ini variabel bebas yang digunakan adalah gaya kepemimpinan sebagai variabel x. b.variabel tidak bebas (Dependent variabel) atau variabel y Dalam penelitian ini variabel bebas yang digunakan adalah motivasi kerja sebagai variabel y. 3.6 Definisi Operasional Variabel Definisi Operasional variabel bertujuan untuk memberikan pengertian yang akurat terhadap variabel yang digunakan. Dalam hal ini, penulis menggunakan Gaya Kepemimpinan sebagai variabel X dan Motivasi Kerja sebagai variabel Y. 30

8 Tabel 3.1 Definisi Operasional Variabel Variabel Indikator Definisi Operasional Gaya kepemimpinan (X) 1. Prosedur standar 1. Pimpinan/atasan melaksanakan penetapan prosedur kerja standard, aturan kerja sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara Sumber: Malayu (2007:172) 2. Pembagian Tugas yang tepat 3. Uraian tugas yang jelas 4. Penjadwalan tugas 5. Komunikasi Dua Arah 6. Menghormati Gagasan 7. Menyediakan Waktu Khusus 8. Dukungan terhadap Absensi 9. Menentukan Jabatan 10. Penyelesaian Pekerjaan bersama. 2.Pimpinan/atasan memberikan tugas yang tepat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki karyawan. 3.Pimpinan/atasan berusaha memberikan tugas yang jelas kepada karyawan sesuai bagiannya. 4.Pimpinan/atasan memberikan waktu dalam penyelesaian tugas kepada karyawannya sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. 5.Pimpinan/Atasan memberikan kebijakan kepada karyawannya untuk komunikasi dua arah, jika karyawannya ada permasalahan. 6.Pimpinan/Atasan berusaha menghormati gagasan karyawan yang ingin menyampaikan ide-ide tentang pekerjaan. 7.Pimpinan/atasan menyediakan waktu khusus untuk mendengarkan masalahmasalah karyawan dan menindak lanjutinya. 8.Pimpinan/atasan melakukan penilaian absensi terhadap karyawannya sesuai keadaan. 9.Pimpinan/atasan menentukan tingkat jabatan karyawan berdasarkan pendidikan dan skill. 10.Perusahaan memberikan tambahan waktu kepada karyawan yang belum tuntas dalam penyelesaian pekerjaan. 31

9 Tabel 3.2 Definisi Operasional Motivasi Kerja (Y) Variabel Indikator Definisi Operasional Motivasi Kerja (Y) 1. Dorongan untuk berprestasi 2. Dorongan untuk bertanggung jawab. 1. Dorongan untuk menyelesaikan tugas/pekerjaan. 2. Kemauan untuk bekerjasama. 3. Dorongan untuk kemungkinan berkembang. 4. Dorongan terhadap tugas pekerjaan. 5. Dorongan untuk lebih baik 6. Dorongan untuk meningkatkan kemampuan yang ada 7. Dorongan untuk mengerjakan pekerjaan 8. Dorongan untuk bersemangat untuk tugas 9. Dorongan untuk membuat suatu hubungan yang baik 10. Dorongan untuk menjalin hubungan kerja yang baik 3. Dorongan untuk memberikan hasil pekerjaan yang berkualitas. 4. Perasaan untuk bekerja lebih giat untuk menyelesaikan pekerjaan. 5. Dorongan untuk belajar dan bekerja lebih baik. 6. Keinginan untuk meningkatkan kemampuan agar lebih baik dari karyawan lain. 7. Dorongan untuk mengerjakan tugas. 8. Perasaan senang atas tugas yang diberikan. 9. Memabntu hubungan dengan rekan sekerja adalah perlu 10. Hubungan baik dengan rekan sekerja dan atasan membantu terlaksananya pekerjaan. Sumber: Iman Ghozali (2003: ) 32

10 3.6 Difinisi Operasional Variabel 1.Kepemimpinan Dedifinisikan sebagai kegiatan yang mempengaruhi orang-orang agar mereka mau bekerja sama untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Menurut Rivai (2007:64) dalam bukunya kepemimpinan dan perilaku organisasi mengemukan bahwa, Gaya Kepemimpinan adalah sekumpulan ciri yang digunakan pimpinan untuk mempengaruhi bawahan agar sasaran organisasi tercapai. 2.Motivasi Didefinisikan sebagai keinginan dan kesungguhan seseorang mengerjakan pekerjaannya dengan baik serta berdisiplin untuk mencapai prestasi kerja yang maksimal. Motivasi adalah suatu proses kegiatan yang dilakukan oleh setiap manager untuk mendorong dan membina moral kerja karyawan dalam tercapainya suatu tujuan organisasi secara efisien. 3.7 Metode Pengumpulan Data Metode yang digunakan oleh penulis dalam rangka mengumpulkan data skripsi ini adalah: 1. Penilian keperpustakaan Yaitu metode pengumpulan data berdasarkan pada bidang yang ingin penulis bahas. Penulis mengumpulkan data dengan membaca buku-buku dan literatureliteratur yang erat hubungannya dengan pembahasan penelitian. 33

11 2. Penelitian Lapangan (kuesioner) Metode ini adalah metode pengumpulan data melalui daftar pertanyaan yang diajukan secara tertulis dan diisi oleh para responden. Adapun para responden adalah karyawan PT. AMS tujuan menggunakan kuesioner ini adalah untuk memperoleh informasi yang relavan tentang masalah yang akan penulis teliti yaitu Gaya Kepemimpinan Terhadap Motivasi Kerja Karywan. 3.8 Jenis Data Data primer Yaitu data yang didapat dari sumber baik dari individu atau kelompok seprti hasil dari pengisian kuesioner yang dilakukan peneliti. 3.9 Metode Analisis Data Dalam metode analisa data, penulis menggunakan alat analisis statistik sebagai berikut: a. Analisa Deskriptif, dilakukan untuk mengetahui distribusi jawaban responden dengan indikator pertanyaan kuesioner. b. Analisa Korelasional analisa bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Tujuan adalah untuk mengetahui seberapa erat hubungan antara variabel yang diteliti sehingga dalam penelitian ini. 34

12 Koefisien korelasi spearman digunakan untuk mengukur keeratan hubungan antara dua variabel yang keduanya mempunyai sekala pengukuran ordinal. Rumus korelasi rs = 1 - {6ΣDi²} n ( n² - 1 ) 3.9 Validitas Validitas adalah pertanyaan data yang ditampung pada suatu kuesioner dapat mengukur apa yang ingin diukur. Umar,husein (2005,111) Analisis Korelasi Untuk menganalisis hubungan Gaya Kepemimpinan dengan Motivasi Kerja Karyawan digunakan analisis korelasi yaitu suatu analisis yang dapat digunakan untuk menunjukan adanya korelasi antara variabel serta kuat tidaknya hubungan antara x dan y dan dapat diukur dengan koefisien korelasi rangking sperman. Besarnya koefisen korelasi rangking sperman dapat dihitung dengan menggunakan formula: Rumus spearman melalui data ordinal: rs = 1 - {6ƩDi²} 35

13 n (n²-1) ket: rs = Koefisien korelasi rank spearman Di = Selisih rank x dan rank y n = Jumlah sample Tabel 3.3 Koefisien Korelasi Koefisien Korelasi Sifat Hubungan 0,00 0,199 sangat rendah 0,20 0,399 rendah 0,40 0,599 cukup kuat 0,60 0,799 kuat 0,80 1,000 sangat kuat Sumber: (Sugiyono,2005) Uji Hipotesis (uji t) Uji t dipergunakan untuk mengetahui signifikasi korelasi antara gaya kepemimpinan (x) dengan motivasi kerja (y). Iman Ghazali 2002:46. Langkah- langkah penyelesaian: 1. Pengujian koefisien korelasi 36

14 a. Ketentuan Pengujian Dengan melakukan uji t memungkinkan bagi seseorang untuk mengambil keputusan tersebut diterima atau ditolak terhadap anggapan atau hipotesis yang diajukan untuk mencari t, maka digunakan rumus: Rumus spearman melalui data ordinal: Rs a. Rumus t hit yaitu: Dimana: t = statiska uji t n = banyaknya responden rs= koefisien korelasi spearman b. Kriteria Pengujian Ho : r = 0 Ha : r > 0 c. Menggambarkan daerah penolakan dan penerimaan Ho 37

15 1. Gambar 3.1 Gambar Uji t Tolak Ho Tolak Ho -t a. N t a, n-2 Daerah Penerimaan dan Penolakan H0 = 5% Keputusan: a. Jika t hitung > t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima (gaya kepemimpinan berhubungan dengan motivasi kerja karyawan). b. jika t hit < t tabel maka Ho diterima dan Ha di tolak (tidak ada hubungan gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja). 38

METODOLOGI PENELITIAN

METODOLOGI PENELITIAN 30 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian 3.1.1 Lokasi Penelitian Penelitian dilakukan di PT Selamat Sempurna Tbk. yang beralamat di Jl. LPPU Curug no.88, Tangerang, Banten 3.1. Gambaran Umum

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Dalam persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan perlu mengadopsi

BAB I PENDAHULUAN. Dalam persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan perlu mengadopsi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan perlu mengadopsi visi, misi dan strategi yang tepat yang didukung oleh strategi sumber daya manusia dan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 35 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah singkat Citasco Citasco adalah suatu lembaga konsultan pajak yang didirikan pada tahun 2005 oleh Ruston Tambunan, Ak, M.Si, M.Int.Tax,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Pahlawan Seribu ITC BSD No. 33A&35 Serpong, Tangerang Selatan. Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. Pahlawan Seribu ITC BSD No. 33A&35 Serpong, Tangerang Selatan. Penelitian BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Dalam penelitian ini, yang menjadi objek penelitian adalah karyawan PT Bank BNI Syariah Kantor Cabang Bumi Serpong Damai yang beralamat di Jalan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. yang berlokasi di Jalan H. Muhtar Raya AMD X Petukangan Utara, Jakarta

BAB III METODE PENELITIAN. yang berlokasi di Jalan H. Muhtar Raya AMD X Petukangan Utara, Jakarta BAB III METODE PENELITIAN 1.1 Objek Penelitian Dalam penelitian ini, penulis melakukan penelitian di PT. Mandiri Berlima yang berlokasi di Jalan H. Muhtar Raya AMD X Petukangan Utara, Jakarta Selatan dan

Lebih terperinci

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. rangka memperoleh data-data yang berkaitan dengan permasalahan yang

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. rangka memperoleh data-data yang berkaitan dengan permasalahan yang BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian merupakan suatu Permasalahan yang dijadikan sebagai topik penelitian dalam rangka menyusun laporan, penelitian ini dilakukan dalam

Lebih terperinci

III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. berlokasi di desa Toyomarto, Malang Jawa Timur. Variabel yang diamati yaitu

III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. berlokasi di desa Toyomarto, Malang Jawa Timur. Variabel yang diamati yaitu 25 III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah pegawai di UPT BBIB Singosari yang berlokasi di desa Toyomarto, Malang Jawa Timur. Variabel yang diamati yaitu gaya kepemimpinan

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN III. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Penelitian Upaya perusahaan untuk meningkatkan kemajuannya lebih banyak diorientasikan kepada manusia sebagai salah satu sumber daya yang penting bagi perusahaan.

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di RM Sederhana Palembang, Sumatra Selatan yang

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di RM Sederhana Palembang, Sumatra Selatan yang 23 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di RM Sederhana Palembang, Sumatra Selatan yang beralamat di Jl. Demang. Pemilihan lokasi didasarkan pada pertimbangan bahwa

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 43 BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Berdasarkan judul yang diangkat yaitu: Pengaruh pemberian program kesejahteraan dan pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Asphalt

Lebih terperinci

BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN. Penelitian akan selalu berhadapan dengan objek penelitian. Penelitian ini

BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN. Penelitian akan selalu berhadapan dengan objek penelitian. Penelitian ini BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Penelitian akan selalu berhadapan dengan objek penelitian. Penelitian ini mempelajari dua variabel. Dalam penelitian ini, yang menjadi objek penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODELOGI PENELITIAN Sejarah dan Perkembangan Toko Buku Gramedia Asri Media

BAB III METODELOGI PENELITIAN Sejarah dan Perkembangan Toko Buku Gramedia Asri Media BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1 Gambaran Umum 3.1.2 Sejarah dan Perkembangan Toko Buku Gramedia Asri Media Tak bisa dipungkiri bahwa distribusi merupakan mata rantai yang lemah dalam dunia bisnis di

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 34 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian 3.1.1 Lokasi Penelitian Penelitian dilakukan di jadikan obyek langsung dalam penelitian ini yang berlokasi di MT.HARYONO JAKARTA. 3.1.2 Sejarah Singkat

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Yang Digunakan Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Nasir (1999:64), menjelaskan bahwa metode deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti status

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam melakukan penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriftif

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam melakukan penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriftif BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Dalam melakukan penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriftif kualitatif dan kuantitatif. Metode Deskriftif Kualitatif yaitu mendeskripsikan dan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 24 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek penelitian Lokasi penelitian bertempat di salah satu BUMN di Kota Cilegon yaitu di PT. Krakatau Medika (Rumah Sakit Krakatau Steel), Jalan Semang Raya, Komplek Perumahan

Lebih terperinci

BAB III METODELOGI PENELITIAN

BAB III METODELOGI PENELITIAN 1 BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1. Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1. Lokasi Penelitian Dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian di PT Dharma Poliplast yang berlokasi di Jl Industri Imam Bonjol

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR LAMPIRAN... xii

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR LAMPIRAN... xii DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR LAMPIRAN... xii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian... 1 1.2 Identifikasi Masalah...

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 18 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian 3.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan Pesatnya kemajuan ekonomi global telah mengundang produsen baru untuk turut ambil bagian dalam kancah perekonomian, sekaligus

Lebih terperinci

HUBUNGANGAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT. AMS SKRIPSI : DESI NATASYA NIM :

HUBUNGANGAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT. AMS SKRIPSI : DESI NATASYA NIM : HUBUNGANGAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT. AMS SKRIPSI Nama : DESI NATASYA NIM :43108010068 FAKULTAS EKONOMI& BISNIS UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA 2012 i HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR LAMPIRAN... x

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR LAMPIRAN... x DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR LAMPIRAN... x BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang Penelitian... 1 1.2 Identifikasi Masalah...

Lebih terperinci

PENGARUH DISIPLIN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA RUMAH SAKIT PARU PROVINSI JAWA BARAT DI KABUPATEN CIREBON

PENGARUH DISIPLIN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA RUMAH SAKIT PARU PROVINSI JAWA BARAT DI KABUPATEN CIREBON PENGARH DISIPLIN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA RMAH SAKIT PAR PROVINSI JAWA BARAT DI KABPATEN CIREBON Oleh : MOCHAMMAD GNAWAN Dosen Fakultas Ekonomi NTAG Cirebon ABSTRAKSI Kedisiplinan merupakan kunci

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. skripsi ini pada Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana Jakarta.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. skripsi ini pada Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana Jakarta. BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Penulis melakukan penelitian dan pengumpulan data untuk penulisan skripsi ini pada Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana Jakarta. 3.2 Gambaran Umum

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional.

III. METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional. 29 III. METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang digunakan Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional. Menurut Suharsimi Arikunto (2006:270). Metode korelasional

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Visi dan Misi bagi sebuah perusahaan sangat penting. Dalam persaingan

BAB I PENDAHULUAN. Visi dan Misi bagi sebuah perusahaan sangat penting. Dalam persaingan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Visi dan Misi bagi sebuah perusahaan sangat penting. Dalam persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan perlu mengadopsi visi, misi dan strategi yang tepat

Lebih terperinci

HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN KINERJA KARYAWAN MCDONALD S CABANG KARANG SATRIA, BEKASI

HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN KINERJA KARYAWAN MCDONALD S CABANG KARANG SATRIA, BEKASI HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN KINERJA KARYAWAN MCDONALD S CABANG KARANG SATRIA, BEKASI Nama : Eri Cahyo Nugroho NPM : 12210385 Fakultas : Ekonomi Jurusan : Manajemen Dos.Pembimbing: Ir. Titiek Irewati,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. BAB III METODE PENELITIAN 3. Metode Penelitian Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode ini melihat keterkaitan dua variabel melalui analisa data yang dikemukakan

Lebih terperinci

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Pengamatan dilakukan terhadap karyawan di Daerah Operasional II PT.

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Pengamatan dilakukan terhadap karyawan di Daerah Operasional II PT. BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Pengamatan dilakukan terhadap karyawan di Daerah Operasional II PT. Kereta Api (Persero) Daop II Bandung Adapun Variabel-variabel yang akan diteliti

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. selanjutnya berkembang menjadi gagasan, teori, dan konseptualisme. Metode

BAB III METODE PENELITIAN. selanjutnya berkembang menjadi gagasan, teori, dan konseptualisme. Metode BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian yang Digunakan Penelitian merupakan suatu proses yang berawal dari kemauan atau minat untuk mengetahui permasalahan tertentu dan memberi jawabannya yang

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Tempat yang dipilih sebagai objek penelitian adalah PT Komatsu

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Tempat yang dipilih sebagai objek penelitian adalah PT Komatsu BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Waktu dan Tempat Penelitian Tempat yang dipilih sebagai objek penelitian adalah PT Komatsu Indonesia yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri alat

Lebih terperinci

III. METODELOGI PENELITIAN. Untuk mendapatkan data dalam penelitian ada dua jenis penelitian yang

III. METODELOGI PENELITIAN. Untuk mendapatkan data dalam penelitian ada dua jenis penelitian yang 30 III. METODELOGI PENELITIAN 3.1.1 Jenis Penelitian Untuk mendapatkan data dalam penelitian ada dua jenis penelitian yang digunakan, yaitu: a. Riset Kepustakaan (Library Research) Penelitian kepustakaan

Lebih terperinci

BAB III DESAIN PENELITIAN. emosional (emotional intelligence) pimpinan sebagai variabel X dan variabel

BAB III DESAIN PENELITIAN. emosional (emotional intelligence) pimpinan sebagai variabel X dan variabel BAB III DESAIN PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Variabel bebas (independent variabel) dalam penelitian ini yaitu kecerdasan emosional (emotional intelligence) pimpinan sebagai variabel X dan variabel terikatnya

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian 3.1.1 Lokasi Penelitian Dalam penulisan skripsi ini, penulis melakukan penelitian di perusahaan tempat penulis bekerja yaitu di Lembaga Pendidikan Primagama

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. yang bersangkutan. Kondisi organisasi yang sedang dipimpin akan

BAB I PENDAHULUAN. yang bersangkutan. Kondisi organisasi yang sedang dipimpin akan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam suatu organisasi atau perusahaan, diperlukan suatu jajaran pimpinan yang bertugas pokok untuk memimpin dan mengelola organisasi yang bersangkutan. Kondisi organisasi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 36 BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Dalam hal ini penelitian dipilih tentang implementasi SAP dalam menghasilkan laporan keuangan. Objek penelitian ini adalah PT Tri Swardana Utama

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Halaman KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... iii DAFTAR TABEL... v DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR LAMPIRAN... viii

DAFTAR ISI. Halaman KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... iii DAFTAR TABEL... v DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR LAMPIRAN... viii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... iii DAFTAR TABEL... v DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR LAMPIRAN... viii I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang... 1 1.2. Rumusan Masalah... 4 1.3. Tujuan Penelitian...

Lebih terperinci

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN 37 BAB 3 METODE PENELITIAN Bab ini akan memberikan penjelasan tentang jenis penelitian, pendekatan penelitian, teknik pengumpulan data, populasi, sampel, dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian.

Lebih terperinci

Bab III METODOLOGI PENELITIAN. SMK Dewi Sartika terletak di Jl. Tanjung Duren Barat 1 Komplek Green

Bab III METODOLOGI PENELITIAN. SMK Dewi Sartika terletak di Jl. Tanjung Duren Barat 1 Komplek Green Bab III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Gambaran Umum 3.1.1 Tinjauan Tentang SMK Dewi Sartika SMK Dewi Sartika terletak di Jl. Tanjung Duren Barat 1 Komplek Green Ville blok AY no.1 Jakarta Barat. Situasi SMK

Lebih terperinci

DAFTAR ISI ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN Latar Belakang... 1

DAFTAR ISI ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN Latar Belakang... 1 DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... xii DAFTAR LAMPIRAN... xiii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Identifikasi Masalah... 4 1.3

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Objek Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah nasabah

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Objek Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah nasabah BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah nasabah Prioritas Bank Mandiri Cabang Wisma Tugu dengan jangka waktu 1 bulan yaitu di bulan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN Jenis Dan Sumber Data Penelitian Data yang di gunakan dalam penelitian ini meliputi: data primer dan

BAB III METODE PENELITIAN Jenis Dan Sumber Data Penelitian Data yang di gunakan dalam penelitian ini meliputi: data primer dan BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Dan Sumber Data Penelitian Data yang di gunakan dalam penelitian ini meliputi: data primer dan data sekunder. 1 A. Data Primer Data primer adalah data yang di dapat

Lebih terperinci

36 Kompensasi. Variabel kompensasi ini terdiri dari Gaji, Reward dan Insentif. 1. Gaji Menurut Hasibuan (2007) gaji adalah balas jasa yang dibayar sec

36 Kompensasi. Variabel kompensasi ini terdiri dari Gaji, Reward dan Insentif. 1. Gaji Menurut Hasibuan (2007) gaji adalah balas jasa yang dibayar sec BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini akan dilakukan pada bulan September-Desember 2014. Penelitian ian ini dilaksanakan pada CV.Sumber Buah Serang, Jl. Cinanggung

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, karena

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, karena BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, karena dalam memberikan gambaran atas suatu peristiwa atau gejala menggunakan alat bantu

Lebih terperinci

V. KARAKTERISTIK, MOTIVASI KERJA, DAN PRESTASI KERJA RESPONDEN

V. KARAKTERISTIK, MOTIVASI KERJA, DAN PRESTASI KERJA RESPONDEN V. KARAKTERISTIK, MOTIVASI KERJA, DAN PRESTASI KERJA RESPONDEN 5.1 Karakteristik Responden Karyawan Harian Jurnal Bogor yang menjadi responden pada penelitian ini berjumlah 35 orang. Dari 35 orang tersebut,

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian, lokasi dan waktu penelitian 3.1.1. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif. Penelitian asosiatif adalah penelitian yang menggabungkan

Lebih terperinci

III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. dalam kelompok peternak Lebaksiuh yang ada di desa Sindanggalih, kecamatan

III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. dalam kelompok peternak Lebaksiuh yang ada di desa Sindanggalih, kecamatan 25 III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek penelitian Objek yang diamati dalam penelitian ini adalah peternak yang tergabung dalam kelompok peternak Lebaksiuh yang ada di desa Sindanggalih, kecamatan

Lebih terperinci

Bab 3 METODE PENELITIAN

Bab 3 METODE PENELITIAN Bab 3 METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan dan Metodologi Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Dengan metode kuantitatif ini diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai perilaku

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Said Kav 2-3 Blok X-5 Kuningan, Jakarta Selatan,

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Said Kav 2-3 Blok X-5 Kuningan, Jakarta Selatan, BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Dalam melakukan penulisan skripsi ini penulis melakukan penelitian pada PT. Dowtel Indonesia yang berlokasi di Menara Kadin Lantai 25 Jl. HR Rasuna Said

Lebih terperinci

BAB III. Metode Penelitian. penilitian terdiri dari variabel terikat (dependent variable) dan variabel bebas (independent

BAB III. Metode Penelitian. penilitian terdiri dari variabel terikat (dependent variable) dan variabel bebas (independent BAB III Metode Penelitian 1.1 Variabel Penelitian dan Definisi Opersional Variabel 1.1.1 Variabel Penelitian Variabel adalah apa saja yang dapat membedakan variabel yang dipengaruhi dan yang tidak dapat

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei, sedangkan metodenya adalah analisis

III. METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei, sedangkan metodenya adalah analisis III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah survei, sedangkan metodenya adalah analisis deskriptif. Metode survei deskriptif merupakan metode penelitian dengan

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN III. METODE PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran Sebuah organisasi perlu menerapkan organisasi pembelajaran agar dapat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi pada lingkungan eksternal maupun internal disegala

Lebih terperinci

BAB IV METODOLOGI RISET

BAB IV METODOLOGI RISET BAB IV METODOLOGI RISET 4.. Objek Riset Objek penelitian ini dilakukan LPP TVRI Kantor Pusat yang beralamat di Jalan Gerbang Pemuda, Senayan Jakarta selama kurang lebih 4 bulan mulai bulan Oktober 20 sampai

Lebih terperinci

horizon penelitian ini yaitu cross sectional, di mana informasi yang didapat hanya

horizon penelitian ini yaitu cross sectional, di mana informasi yang didapat hanya BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan penelitian asosiatif. Menurut Sugiyono (2007, p.11) mengatakan bahwa penelitian deskriptif adalah penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Utama Bandung. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah karyawan PT

BAB III METODE PENELITIAN. Utama Bandung. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah karyawan PT BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian Penelitian ini membahas mengenai pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan pada PT Askes (Persero) Cabang Utama Bandung. Subjek

Lebih terperinci

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Penelitian ini mengenai pengaruh keragaman tenaga kerja (workforce diversity) terhadap kinerja karyawan bagian pemeliharaan (maintenance section)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kelangsungan hidup dan pertumbuhan dari suatu perusahaan bukan hanya ditentukan dari keberhasilan dalam mengelola keuangan, pemasaran serta produknya, tetapi juga ditentukan

Lebih terperinci

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan dan Metodologi 3.1.1 Pendekatan Objektif Berdasarkan buku Teknik Praktis Riset Komunikasi (Kriyantono, 2010 : 54) pendekatan objektif menganggap perilaku manusia

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian/ Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri obat-obatan, yang terletak

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan sebagai suatu organisasi mempunyai tujuan yang ingin dicapai,

BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan sebagai suatu organisasi mempunyai tujuan yang ingin dicapai, BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perusahaan sebagai suatu organisasi mempunyai tujuan yang ingin dicapai, misalnya meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Dalam usaha merealisasikan tujuan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Didalam suatu penelitian, obyek penelitian merupakan hal yang sangat penting

BAB III METODE PENELITIAN. Didalam suatu penelitian, obyek penelitian merupakan hal yang sangat penting BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Penetapan Obyek Penelitian Didalam suatu penelitian, obyek penelitian merupakan hal yang sangat penting untuk ditetapkan agar penelitian tersebut terarah pada sasaran yang

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Sekretaris No 88 BA Daan Mogot, Jakarta Barat.

BAB III METODE PENELITIAN. Sekretaris No 88 BA Daan Mogot, Jakarta Barat. 32 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian 3.1.1 Tempat Penelitian Dalam penulisan skripsi ini, penulis memilih PT Meprofarm sebagai objek penelitian. PT Meprofarm adalah perusahaan yang

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif adalah penelitian yang berusaha mendeskripsikan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan Pada tanggal 14 November 2001 awal berdirinya sebuah perusahaan yang bernama PT. Shindengen Indonesia sebuah

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... iii. DAFTAR ISI... vii. DAFTAR TABEL... xii. DAFTAR GAMBAR DAN GRAFIK... xvii BAB I PENDAHULUAN... 1

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... iii. DAFTAR ISI... vii. DAFTAR TABEL... xii. DAFTAR GAMBAR DAN GRAFIK... xvii BAB I PENDAHULUAN... 1 DAFTAR ISI ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... xii DAFTAR GAMBAR DAN GRAFIK... xvii BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang Penelitian... 1 1.2 Identifikasi

Lebih terperinci

pujian atau kritik atas hasil kerja karyawan Tabel 4.14 Tanggapan responden mengenai pemimpin selalu meminta karyawan untuk berpartisipasi

pujian atau kritik atas hasil kerja karyawan Tabel 4.14 Tanggapan responden mengenai pemimpin selalu meminta karyawan untuk berpartisipasi DAFTAR TABEL Tabel 3.1 Operasional Variabel... 37 Tabel 3.2 Arti pembobotan dengan Skala Likert... 45 Tabel 3.3 Skala Interval Gaya Kepemimpinan... 46 Tabel 3.4 Skala Interval Motivasi... 46 Tabel 3.5

Lebih terperinci

DAFTAR ISI LEMBARAN PENGESAHAAN... SURAT PERNYATAAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN...

DAFTAR ISI LEMBARAN PENGESAHAAN... SURAT PERNYATAAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... DAFTAR ISI LEMBARAN PENGESAHAAN... SURAT PERNYATAAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... i iv vii ix x BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Sincere Music Yamaha yang berlokasi di Jalan Bungur No 63, Jakarta Pusat.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Sincere Music Yamaha yang berlokasi di Jalan Bungur No 63, Jakarta Pusat. BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian 3.1.1 GambaranUmum Perusahaan Objek penelitian ini adalah para karyawan yang bekerja pada PT Sincere Music Yamaha yang berlokasi di Jalan Bungur No 63,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Restoran Adem Ayem dan Restoran Solo Bristo. Sampel dalam penelitian ini

BAB III METODE PENELITIAN. Restoran Adem Ayem dan Restoran Solo Bristo. Sampel dalam penelitian ini BAB III METODE PENELITIAN A. Ruang Lingkup Penelitian Objek dalam penelitian ini adalah beberapa restoran di Surakarta, sampel yang digunakan yaitu Restoran Goela Klapa, Restoran Boga Bogi, Restoran Adem

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. A. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri Karanganyar Paiton

BAB III METODE PENELITIAN. A. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri Karanganyar Paiton BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri Karanganyar Paiton di Jl. Karanganyar Probolinggo. Alasan penulis memilih Madrasah Aliyah Negeri Karanganyar

Lebih terperinci

BAB 3 METODE PENELITIAN. Pendekatan objektif menganggap perilaku manusia disebabkan oleh

BAB 3 METODE PENELITIAN. Pendekatan objektif menganggap perilaku manusia disebabkan oleh BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Metodologi 3.1.1 Pendekatan Objektif Pendekatan objektif menganggap perilaku manusia disebabkan oleh kekuatan-kekuatan diluar kemauan mereka sendiri. Manusia dianggap

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Waktu Dan Tempat Penelitian Waktu yang dilakukan dalam penelitian ini dimulai pada april 2015. Lokasi penulisan skripsi ini adalah karyawan pada Pranaya Suites Hotel, yang

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. sampel tertentu, teknik pengambilan sampel biasanya dilakukan dengan cara random,

BAB III METODE PENELITIAN. sampel tertentu, teknik pengambilan sampel biasanya dilakukan dengan cara random, BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Penelitian yang akan dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Pendekatan kuantitatif merupakan pendekatan yang

Lebih terperinci

BAB III. Objek dan Metode Penelitian

BAB III. Objek dan Metode Penelitian 46 BAB III Objek dan Metode Penelitian 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian merupakan proses yang mendasari pemilihan, pengolahan, dan penafsiran semua data dan keterangan yang berkaitan dengan apa yang

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 8 BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan asosiatif. Menurut Modul Metode Penelitian Bisnis Jurusan Manajemen Universitas Bina Nusantara, metode

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Sumber data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah :

BAB III METODE PENELITIAN. Sumber data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah : A. Jenis dan Sumber Data BAB III METODE PENELITIAN Sumber data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah : 1. Data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari informasi melalui wawancara dan hasil-hasil

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Setelah merumuskan hipotesis yang diturunkan secara deduktif dari landasan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Setelah merumuskan hipotesis yang diturunkan secara deduktif dari landasan BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Setelah merumuskan hipotesis yang diturunkan secara deduktif dari landasan teoritis pada Bab II, maka langkah berikutnya pada Bab III ini adalah menguji

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Suatu badan usaha tidak lepas dari faktor sumber daya manusia yang juga

BAB I PENDAHULUAN. Suatu badan usaha tidak lepas dari faktor sumber daya manusia yang juga BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Suatu badan usaha tidak lepas dari faktor sumber daya manusia yang juga merupakan inti dari suatu organisasi. Disamping itu mengingat saat

Lebih terperinci