LAMPIRAN 1 KI DAN KD GEOGRAFI KURIKULUM 2013
|
|
|
- Hadian Oesman
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 LAMPIRAN 1 KI DAN KD GEOGRAFI KURIKULUM
2 109 Tabel 1. Kompetensi Dasar (KD) 3 dan 4 mata pelajaran Geografi Kelas X Kompetensi Dasar 3.1 Memahami pengetahuan dasar geografi dan terapannya dalam kehidupan sehari-hari. 4.1 Menyajikan contoh penerapan pengetahuan dasar geografi pada kehidupan sehari-hari dalam bentuk tulisan. 3.2 Menganalisis langkah-langkah penelitian geografi terhadap fenomena geosfera. 4.2 Menyajikan contoh penerapan langkahlangkah penelitian geografi dalam bentuk laporan observasi lapangan. 3.3 Menganalisis dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan. 4.3 Mengolah informasi dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan dan menyajikannya dalam bentuk narasi dan gambar ilustrasi. 3.4 Menganalisis hubungan antara manusia dengan lingkungan sebagai akibat dari dinamika litosfer. 4.4 Menyajikan hasil analisis hubungan antara manusia dengan lingkungannya sebagai pengaruh dinamika litosfer dalam bentuk narasi, tabel, bagan, grafik, gambar ilustrasi, dan atau peta konsep. 3.5 Menganalisis hubungan antara manusia dengan lingkungan sebagai akibat dari dinamika atmosfera. 4.5 Menyajikan hasil analisis hubungan antara manusia dengan lingkungannya sebagai pengaruh dinamika atmosfer dalam bentuk Materi Pokok PENGETAHUAN DASAR GEOGRAFI Ruang lingkup pengetahuan geografi Konsep esensial geografi dan contoh terapannya Obyek studi geografi Prinsip geografi dan contoh terapannya Pendekatan geografi dan contoh terapannya Aspek geografi LANGKAH PENELITIAN GEOGRAFI Sifat studi geografi Pendekatan analisis studi geografi Metode analisis Geografi Teknik pengumpulan data geografi Teknik analisis data geografi Publikasi hasil penelitian geografi MENGENAL BUMI Teori penciptaan planet bumi. Gerak rotasi dan revolusi bumi Karakteristik lapisan bumi dan pergeseran benua Kala geologi dan sejarah kehidupan Kelayakan planet bumi untuk kehidupan. HUBUNGAN MANUSIA DAN LINGKUNGAN AKIBAT DINAMIKA LITOSFER Aktivitas manusia dalam pemanfaatan batuan penyusun litosfer Pengaruh tektonisme terhadap kehidupan Pengaruh vulkanisme terhadap kehidupan Pengaruh seisme terhadap kehidupan Pengaruh proses eksogen terhadap kehidupan Pembentukan tanah dan pemanfaatannya HUBUNGAN MANUSIA DAN LINGKUNGAN AKIBAT DINAMIKA ATMOSFER Lapisan atmosfer Cuaca dan iklim Klasifikasi tipe Iklim Kebutuhan Laboratorium Perlu Tidak
3 110 Kompetensi Dasar narasi, tabel, bagan, grafik, gambar ilustrasi, dan atau peta konsep. 3.6 Menganalisis hubungan antara manusia dengan lingkungan sebagai akibat dari dinamika hidrosfera. 4.6 Menyajikan hasil analisis hubungan antara manusia dengan lingkungannya sebagai pengaruh dinamika hidrosfer dalam bentuk narasi, tabel, bagan, grafik, gambar ilustrasi, dan atau peta konsep. 3.7 Menganalisis mitigasi dan adaptasi bencana alam dengan kajian geografi. 4.7 Menyajikan contoh penerapan mitigasi dan cara beradaptasi terhadap bencana alam di lingkungan sekitar. Materi Pokok Ciri iklim di Indonesia Dampak perubahan iklim global Research tentang iklim dan pemanfatannya HUBUNGAN MANUSIA DAN LINGKUNGAN AKIBAT DINAMIKA HIDROSFER Siklus air Perairan darat dan potensinya Perairan laut dan potensinya Pemanfaatan dan pelestarian perairan darat dalam unit Daerah Aliran Sungai (DAS) Pemanfaatan dan pelestarian laut secara berkelanjutan MITIGASI DAN ADAPTASI BENCANA ALAM jenis dan karakteristik bencana alam sebaran daerah rawan bencana alam di Indonesia usaha pengurangan resiko bencana alam kelembagaan penanggulangan bencana alam Kebutuhan Laboratorium Perlu Tidak - - Tabel 2. Kompetensi Dasar (KD) 3 dan 4 mata pelajaran Geografi Kelas XI Kompetensi Dasar 3.1 Menganalisis sebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia berdasarkan karakteristik ekosistem dan region iklim. 1.1 Mengomunikasikan sebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia berdasarkan karakteristik ekosistem dan region iklim dalam bentuk artikel ilmiah, makalah, atau bahan publikasi lainnya. 3.2 Menganalisis sebaran barang tambang di Indonesia berdasarkan nilai strategisnya. 3.3 Mengomunikasikan sebaran barang tambang di Indonesia berdasarkan nilai strategisnya dalam bentuk artikel ilmiah, makalah, atau bahan publikasi lainnya. 3.3 Menganalisis kondisi geografis Indonesia untuk ketahanan pangan nasional, penyediaan bahan industri, dan energi Materi pokok SEBARAN FLORA DAN FAUNA INDONESIA DAN DUNIA Faktor-faktor yang mempengaruhi sebaran flora dan fauna Sebaran flora dan fauna di Indonesia Sebaran flora dan fauna di dunia Pemanfataan keanekaragaman hayati Indonesia Konservasi flora dan fauna SEBARAN BARANG TAMBANG INDONESIA proses pembentukan barang tambang potensi dan persebaran barang tambang eksplorasi dan eksploitasi barang tambang ramah lingkungan pemanfaatan, efisiensi, dan reklamasi lokasi pertambangan. Tata kelola pertambangan POTENSI GEOGRAFIS INDONESIA Luas dan batas teritorial Kebutuhan Laboratorium Perlu Tidak - - -
4 111 Kompetensi Dasar alternatif. 4.2 Menyajikan data dan fakta kondisi geografis Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, penyediaan bahan industri, dan energi alternatif dalam bentuk narasi, tabel, peta, grafik, dan atau peta konsep. 3.4 Menganalisis dinamika dan masalah kependudukan serta sumber daya manusia di Indonesia untuk pembangunan. 4.4 Menyajikan laporan observasi tentang dinamika dan masalah kependudukan serta sumber daya manusia di Indonesia dengan memperhatikan prinsip-prinsip geografi dalam bentuk makalah atau bentuk publikasi lainnya. 3.5 Menganalisis keragaman budaya bangsa sebagai identitas nasional dalam konteks interaksi global. 4.5 Menyajikan analisis keragaman budaya bangsa sebagai identitas nasional pada konteks interaksi global dalam bentuk gambar dan peta. 3.6 Menganalisis bentuk-bentuk kearifan lokal dalam pemanfaatan sumber daya alam bidang pertanian, pertambangan, industri, dan pariwisata. 4.6 Menyajikan contoh tindakan bijaksana pada pemanfaatan sumber daya alam bidang pertanian, pertambangan, industri, dan pariwisata dalam bentuk makalah atau bentuk publikasi lainnya. 3.7 Mengevaluasi tindakan yang tepat dalam pelestarian lingkungan hidup kaitannya dengan pembangunan yang berkelanjutan. 4.7 Mengomunikasikan contoh tindakan yang tepat dalam pelestarian lingkungan hidup kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan dalam bentuk makalah atau bentuk publikasi lainnya. Materi pokok Potensi fisik dan sosial Potensi geografis untuk ketahanan pangan, Potensi geografis untuk penyediaan bahan industri Potensi geografis untuk energi alternatif DINAMIKA DAN MASALAH KEPENDUDUKAN Sumberdata kependudukan Kuantitas dan analisis demografi Kualitas penduduk Mobilitas penduduk dan pengendaliannya. Permasalahan kependudukan dan solusinya. BUDAYA NASIONAL DAN INTERAKSI GLOBAL Sebaran keragaman budaya nasional Identifikasi identitas nasional Interaksi global pengaruhnya terhadap budaya nasional Budaya tradisional sebagai potensi wisata dan ekonomi kreatif. KEARIFAN DALAM PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM Kegiatan pertanian Kegiatan pertambangan Kegiatan industri dan jasa sumberdaya energi ramah lingkungan dan terbarukan Pemanfaatan sumberdaya alam dengan prinsip ekoefisiensi AMDAL dan ekolabel. PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN lingkungan hidup (aliran energi, rantai makanan, siklus biogeokimia) kualitas dan baku mutu lingkungan, pencemaran, perusakan dan resiko lingkungan, faktor-faktor penyebab pemanasan global Implementasi pembangunan berkelanjutan Kebutuhan Laboratorium Perlu Tidak
5 112 Tabel 3. Kompetensi Dasar (KD) 3 dan 4 mata pelajaran Geografi Kelas XII Kompetensi Dasar 3.1 Menganalisis citra penginderaan jauh untuk perencanaan kajian tata guna lahan dan transportasi. 4.1 Mencoba menginterpretasi citra penginderaan jauh untuk perencanaan tata guna lahan dan transportasi. 3.2 Menganalisis pemanfaatan peta dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk inventarisasi sumberdaya alam, perencanaan pembangunan, kesehatan lingkungan, dan mitigasi bencana. 4.2 Menyajikan contoh hasil analisis penerapan dasar-dasar pemetaan dan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam kehidupan sehari-hari. 3.3 Menganalisis pola persebaran dan interaksi spasial antara desa dan kota untuk pengembangan ekonomi daerah. 4.3 Membandingkan pola persebaran dan interaksi spasial antara desa dengan kota dengan menggunakan peta tematik. 3.4 Menyusun konsep wilayah dan pewilayahan dalam perencanaan pembangunan nasional. 4.4 Mengomunikasikan konsep wilayah dan pewilayahan dalam perencanaan pembangunan nasional dalam bentuk narasi, tabel, peta, grafik, dan atau peta konsep. 3.5 Menyusun kajian regional negara maju dan negara berkembang untuk terjalinnya hubungan yang saling menguntungkan. 4.5 Membuat rancangan kerjasama saling Materi pokok PENGINDERAAN JAUH UNTUK TATA GUNA LAHAN DAN TRANSPORTASI Konsep penginderaan jauh (jenis, aspek interpretasi, manfaat dan keunggulan penginderaan jauh) Penginderaan jauh untuk tata guna lahan Penginderaan jauh untuk pengembangan jaringan transportasi Tata kelola dan lembaga penginderaan jauh di Indonesia PEMETAAN DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMBANGUNAN Dasar-dasar peta dan pemetaan Prinsip Sistem Informasi Geografiis Sumber data dan basis data Sistem Informasi Geografis (SIG). pemanfaatan SIG untuk inventarisasi sumber daya alam dan perencanaan pembangunan. Pemanfaatan SIG untuk kajian kesehatan lingkungan dan mitigasi bencana INTERAKSI SPASIAL DESA DAN KOTA Pola keruangan desa Pola keruangan kota Interaksi desa dengan kota dalam pembangunan daerah Perkembangan kota dan alih fungsi lahan Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang serta pengembangan ekonomi wilayah. PERCEPATAN PERTUMBUHAN WILAYAH Wilayah dan perwilayahan Kutub dan pusat pertumbuhan wilayah Pertumbuhan wilayah berkelanjutan Kajian daya dukung untuk pertumbuhan wilayah Sistem perencanaan wilayah nasional KAJIAN REGIONAL DAN INTERAKSI ANTARA NEGARA BERKEMBANG DAN NEGARA MAJU Kebutuhan Laboratorium Perlu Tidak
6 113 Kompetensi Dasar menguntungkan antara negara maju dan negara berkembang dalam bentuk artikel ilmiah, makalah, atau bahan publikasi lainnya. Materi pokok Sebaran negara-negara berkembang dan negara maju Karakteristik negara berkembang dan negara maju Pola pertumbuhan ekonomi di negara berkembang dan negara maju Jalinan kerjasama ekonomi yang saling menguntungkan antara Indonesia dengan negara sahabat Kebutuhan Laboratorium Perlu Tidak
7 LAMPIRAN 2 INSTRUMEN PENELITIAN 114
8 115 INSTRUMEN OBSERVASI PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS-GEOGRAFI UNTUK PEMBELAJARAN GEOGRAFI SMA DI KABUPATEN BANTUL Data Sekolah: Nama Sekolah : Alamat Sekolah : Kondisi Laboratorium IPS-Geografi: A. Luas laboratorium : m 2 B. Daya tampung setiap praktikum : C. Kondisi pencahayaan : D. Ketersediaan perabot : Jenis Perabot Ketersediaan Ada Tidak Ada Jumlah 1. Meja kerja 2. Meja demonstrasi 3. Kursi 4. Lemari alat 5. Lemari bahan 6. Papan tulis 7. LCD Kondisi E. Peralatan dan Media Pendidikan yang tersedia meliputi: No. Jenis Peralatan Pendidikan Ketersediaan Ada Tidak Ada Jumlah Kondisi 1. Globe 2. Gambar/maket lapisan bumi 3. Gambar/maket rupa bumi 4. Gambar/maket lapisan profil tanah 5. Gambar/maket sand dune 6. Gambar/maket gunung berapi 7. Gambar/maket pola aliran sungai 8. Gambar/maket siklus air
9 116 No. Jenis Peralatan Pendidikan 9. Gambar/maket tata surya 10. Peta curah hujan 11. Peta rawan bencana 12. Peta persebaran flora fauna 13. Peta persebaran bahan tambang 14. Peta kepadatan penduduk 15. Peta topografi 16. Peta administratif 17. Peta rupa bumi Indonesia 18. Atlas 19. Contoh dokumen AMDAL 20. Data curah hujan 21. Data statistik kependudukan 22. Citra dan foto udara 23. Sampel batuan 24. Sampel tanah 25. Sampel bahan tambang 26. Soil test kit 27. Palu geologi 28. Kompas geologi 29. Hand anemometer 30. Digital hygrometer 31. GPS 32. Rol meter 33. Galah/tongkat 34. Perangkat komputer Ketersediaan Ada Tidak Ada Jumlah Kondisi
10 117 No. F. Perlengkapan lainnya: Jenis Perabot 1. Soket listrik 2. PPPK 3. Tempat sampah 4. Jam dinding 5. Papan tata tertib 6. Papan struktur organisasi G. Catatan Lainnya: Ketersediaan Tidak Ada Ada Jumlah Kondisi
11 118 ANGKET UNTUK SISWA Pemanfaatan Laboratorium IPS-Geografi untuk Pembelajaran Geografi SMA di Kabupaten Bantul A. IDENTITAS RESPONDEN Nama : Nama Lengkap : NIS : Kelas : Nama Sekolah : B. DAFTAR PERTANYAAN ANGKET Berilah tanda silang (X) pada pilihan jawaban (a atau b) yang paling sesuai dengan kondisi sebenarnya. 1. Saya pernah melaksanakan pembelajaran geografi di laboratorium IPS- Geografi a. Ya b. Tidak Jika jawaban soal no. 1 Ya, silahkan melanjutkan menjawab pertanyaan no. 2 sampai selesai. Jika jawaban soal no. 1 Tidak, silahkan langsung melanjutkan menjawab pertanyaan no. 21 sampai selesai. 2. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang konsep esensial geografi dan contoh terapannya a. Ya b. Tidak 3. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang prinsip geografi dan contoh terapannya a. Ya b. Tidak 4. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentangpendekatan geografi dan contoh terapannya a. Ya b. Tidak 5. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang gerak rotasi dan revolusi bumi a. Ya b. Tidak 6. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang karakteristik lapisan bumi dan pergeseran benua a. Ya b. Tidak 7. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang aktivitas manusia dalam pemanfaatan batuan penyusun litosfer a. Ya b. Tidak
12 Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang pengaruh tektonisme terhadap kehidupan a. Ya b. Tidak 9. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang pengaruh vulkanisme terhadap kehidupan a. Ya b. Tidak 10. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang pengaruh seisme terhadap kehidupan a. Ya b. Tidak 11. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang pengaruh proses eksogen terhadap kehidupan a. Ya b. Tidak 12. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang pembentukan tanah dan pemanfaatannya a. Ya b. Tidak 13. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang lapisan atmosfer a. Ya b. Tidak 14. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang cuaca dan iklim a. Ya b. Tidak 15. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang klasifikasi tipe Iklim a. Ya b. Tidak 16. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang siklus air a. Ya b. Tidak 17. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang perairan darat dan potensinya a. Ya b. Tidak 18. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang perairan laut dan potensinya a. Ya b. Tidak 19. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang jenis dan karakteristik bencana alam a. Ya b. Tidak 20. Saya melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi pada materi tentang sebaran daerah rawan bencana alam di Indonesia a. Ya b. Tidak
13 Ruang laboratorium IPS-Geografi di sekolah saya dapat menampung siswasatu kelas untuk melaksanakan pembelajaran Geografi a. Ya b. Tidak 22. Kondisi laboratorium IPS-Geografi di sekolah saya kondusif dan nyaman untuk melaksanakan pembelajaran Geografi a. Ya b. Tidak 23. Jam pelajaran yang dibutuhkan untuk pembelajaran Geografi di laboratorium masih kurang a. Ya b. Tidak 24. Pelaksanaan pembelajaram di laboratorium IPS-Geografi menyita waktu a. Ya b. Tidak 25. Bapak/Ibu guru saya menjelaskan arah dan tujuan praktikum saat melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi a. Ya b. Tidak 26. Bapak/Ibu guru saya memberikan bimbingan ketika melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi a. Ya b. Tidak 27. Bapak/Ibu guru mengenalkan saya pada alat-alat praktikum yang ada di laboratorium IPS-Geografi a. Ya b. Tidak 28. Bapak/Ibu guru saya terampil dalam membimbing pembelajaran praktikum di laboratorium IPS-Geografi a. Ya b. Tidak 29. Bapak/Ibu guru saya terampil dalam mengenalkan peralatan praktikum di laboratorium IPS-Geografi a. Ya b. Tidak 30. Saya merasa antusias ketika melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi a. Ya b. Tidak 31. Pembelajaran praktikum di laboratorium IPS-Geografi dapat meningkatkan keterampilan saya a. Ya b. Tidak 32. Pembelajaran praktikum di laboratorium IPS-Geografi membantu saya dalam memahami materi pelajaran Geografi a. Ya b. Tidak
14 Pembelajaran praktikum di laboratorium IPS-Geografi dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan saya dalam materi pelajaran geografi a. Ya b. Tidak 34. Pembelajaram praktikum di laboratorium IPS-Geografi dapat memberikan peningkatan terhadap nilai mata pelajaran geografi saya a. Ya b. Tidak
15 122 INSTRUMEN ANGKET UNTUK GURU Pemanfaatan Laboratorium IPS-Geografi untuk Pembelajaran Geografi SMA di Kabupaten Bantul A. IDENTITAS RESPONDEN Nama : Nama Lengkap : NIP : Pendidikan : Umur : Nama Sekolah : Alamat Sekolah : B. ANALISIS KEBUTUHAN, KETERSEDIAAN, DAN INTENSITAS PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS- GEOGRAFI Kelas X Kompetensi Dasar 3.8 Memahami pengetahuan dasar geografi dan terapannya dalam kehidupan sehari- Materi Pokok PENGETAHUAN DASAR GEOGRAFI Ruang lingkup pengetahuan geografi Konsep esensial Kebutuhan Laboratorium Sarana dan Prasarana yang Diperlukan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Laboratorium Penggunaan Laboratorium Perlu Tidak Ada Tidak Ya Tidak Hambatan
16 123 Kompetensi Dasar hari. 4.1 Menyajikan contoh penerapan pengetahuan dasar geografi pada kehidupan sehari-hari dalam bentuk tulisan. 3.9 Menganalisis langkah-langkah penelitian geografi terhadap fenomena geosfera. 4.2 Menyajikan contoh penerapan langkahlangkah penelitian geografi dalam bentuk laporan observasi lapangan. Materi Pokok geografi dan contoh terapannya Obyek studi geografi Prinsip geografi dan contoh terapannya Pendekatan geografi dan contoh terapannya Aspek geografi LANGKAH PENELITIAN GEOGRAFI Sifat studi geografi Pendekatan analisis studi geografi Metode analisis Geografi Teknik pengumpulan data geografi Teknik analisis data geografi Publikasi hasil penelitian geografi Kebutuhan Laboratorium Sarana dan Prasarana yang Diperlukan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Laboratorium Penggunaan Laboratorium Perlu Tidak Ada Tidak Ya Tidak Hambatan
17 124 Kompetensi Dasar 3.10 Menganalisis dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan. 4.8 Mengolah informasi dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan dan menyajikannya dalam bentuk narasi dan gambar ilustrasi Menganalisis hubungan antara manusia dengan lingkungan sebagai akibat dari dinamika litosfer. 4.9 Menyajikan hasil analisis hubungan antara manusia Materi Pokok MENGENAL BUMI Teori penciptaan planet bumi. Gerak rotasi dan revolusi bumi Karakteristik lapisan bumi dan pergeseran benua Kala geologi dan sejarah kehidupan Kelayakan planet bumi untuk kehidupan. HUBUNGAN MANUSIA DAN LINGKUNGAN AKIBAT DINAMIKA LITOSFER Aktivitas manusia dalam pemanfaatan batuan penyusun litosfer Pengaruh tektonisme Kebutuhan Laboratorium Sarana dan Prasarana yang Diperlukan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Laboratorium Penggunaan Laboratorium Perlu Tidak Ada Tidak Ya Tidak Hambatan
18 125 Kompetensi Dasar dengan lingkungannya sebagai pengaruh dinamika litosfer dalam bentuk narasi, tabel, bagan, grafik, gambar ilustrasi, dan atau peta konsep Menganalisis hubungan antara manusia dengan lingkungan sebagai akibat dari dinamika atmosfera Menyajikan hasil analisis hubungan antara manusia dengan lingkungannya sebagai pengaruh Materi Pokok terhadap kehidupan Pengaruh vulkanisme terhadap kehidupan Pengaruh seisme terhadap kehidupan Pengaruh proses eksogen terhadap kehidupan Pembentukan tanah dan pemanfaatannya HUBUNGAN MANUSIA DAN LINGKUNGAN AKIBAT DINAMIKA ATMOSFER Lapisan atmosfer Cuaca dan iklim Klasifikasi tipe Iklim Ciri iklim di Indonesia Dampak perubahan iklim global Research tentang iklim Kebutuhan Laboratorium Sarana dan Prasarana yang Diperlukan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Laboratorium Penggunaan Laboratorium Perlu Tidak Ada Tidak Ya Tidak Hambatan
19 126 Kompetensi Dasar dinamika atmosfer dalam bentuk narasi, tabel, bagan, grafik, gambar ilustrasi, dan atau peta konsep Menganalisis hubungan antara manusia dengan lingkungan sebagai akibat dari dinamika hidrosfera Menyajikan hasil analisis hubungan antara manusia dengan lingkungannya sebagai pengaruh dinamika hidrosfer dalam bentuk narasi, tabel, bagan, grafik, gambar ilustrasi, dan atau peta konsep. Materi Pokok dan pemanfatannya HUBUNGAN MANUSIA DAN LINGKUNGAN AKIBAT DINAMIKA HIDROSFER Siklus air Perairan darat dan potensinya Perairan laut dan potensinya Pemanfaatan dan pelestarian perairan darat dalam unit Daerah Aliran Sungai (DAS) Pemanfaatan dan pelestarian laut secara Kebutuhan Laboratorium Sarana dan Prasarana yang Diperlukan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Laboratorium Penggunaan Laboratorium Perlu Tidak Ada Tidak Ya Tidak Hambatan
20 127 Kompetensi Dasar 3.14 Menganalisis mitigasi dan adaptasi bencana alam dengan kajian geografi Menyajikan contoh penerapan mitigasi dan cara beradaptasi terhadap bencana alam di lingkungan sekitar. Materi Pokok berkelanjutan MITIGASI DAN ADAPTASI BENCANA ALAM jenis dan karakteristik bencana alam sebaran daerah rawan bencana alam di Indonesia usaha pengurangan resiko bencana alam kelembagaan penanggulangan bencana alam Kebutuhan Laboratorium Sarana dan Prasarana yang Diperlukan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Laboratorium Penggunaan Laboratorium Perlu Tidak Ada Tidak Ya Tidak Hambatan
21 128 Kelas XI Kompetensi Dasar 3.1 Menganalisis sebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia berdasarkan karakteristik ekosistem dan region iklim. 4.1 Mengomunikasikan sebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia berdasarkan karakteristik ekosistem dan region iklim dalam bentuk artikel ilmiah, makalah, atau bahan publikasi lainnya. 3.2 Menganalisis sebaran barang tambang di Indonesia berdasarkan nilai strategisnya. 4.2 Mengomunikasikan sebaran barang tambang di Indonesia berdasarkan nilai strategisnya dalam bentuk artikel ilmiah, makalah, atau bahan publikasi lainnya. Materi Pokok SEBARAN FLORA DAN FAUNA INDONESIA DAN DUNIA Faktor-faktor yang mempengaruhi sebaran flora dan fauna Sebaran flora dan fauna di Indonesia Sebaran flora dan fauna di dunia Pemanfataan keanekaragaman hayati Indonesia Konservasi flora dan fauna SEBARAN BARANG TAMBANG INDONESIA proses pembentukan barang tambang potensi dan persebaran barang tambang eksplorasi dan eksploitasi barang tambang ramah lingkungan pemanfaatan, efisiensi, dan reklamasi lokasi pertambangan. Tata kelola pertambangan 3.3 Menganalisis kondisi geografis POTENSI GEOGRAFIS INDONESIA Kebutuhan Laboratorium Sarana dan Prasarana yang Diperlukan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Laboratorium Perlu Tidak Ada Tidak
22 129 Kompetensi Dasar Indonesia untuk ketahanan pangan nasional, penyediaan bahan industri, dan energi alternatif. 4.3 Menyajikan data dan fakta kondisi geografis Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, penyediaan bahan industri, dan energi alternatif dalam bentuk narasi, tabel, peta, grafik, dan atau peta konsep. 3.4 Menganalisis dinamika dan masalah kependudukan serta sumber daya manusia di Indonesia untuk pembangunan. 4.4 Menyajikan laporan observasi tentang dinamika dan masalah kependudukan serta sumber daya manusia di Indonesia dengan memperhatikan prinsip-prinsip geografi dalam bentuk makalah atau bentuk publikasi lainnya. Materi Pokok Luas dan batas teritorial Potensi fisik dan sosial Potensi geografis untuk ketahanan pangan, Potensi geografis untuk penyediaan bahan industri Potensi geografis untuk energi alternatif DINAMIKA DAN MASALAH KEPENDUDUKAN Sumberdata kependudukan Kuantitas dan analisis demografi Kualitas penduduk Mobilitas penduduk dan pengendaliannya. Permasalahan kependudukan dan solusinya. 3.5 Menganalisis keragaman budaya BUDAYA NASIONAL DAN Kebutuhan Laboratorium Sarana dan Prasarana yang Diperlukan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Laboratorium Perlu Tidak Ada Tidak
23 130 Kompetensi Dasar bangsa sebagai identitas nasional dalam konteks interaksi global. 4.5 Menyajikan analisis keragaman budaya bangsa sebagai identitas nasional pada konteks interaksi global dalam bentuk gambar dan peta. 3.6 Menganalisis bentuk-bentuk kearifan lokal dalam pemanfaatan sumber daya alam bidang pertanian, pertambangan, industri, dan pariwisata. 4.6 Menyajikan contoh tindakan bijaksana pada pemanfaatan sumber daya alam bidang pertanian, pertambangan, industri, dan pariwisata dalam bentuk makalah atau bentuk publikasi lainnya. 3.7 Mengevaluasi tindakan yang tepat dalam pelestarian lingkungan Materi Pokok INTERAKSI GLOBAL Sebaran keragaman budaya nasional Identifikasi identitas nasional Interaksi global pengaruhnya terhadap budaya nasional Budaya tradisional sebagai potensi wisata dan ekonomi kreatif. KEARIFAN DALAM PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM Kegiatan pertanian Kegiatan pertambangan Kegiatan industri dan jasa sumberdaya energi ramah lingkungan dan terbarukan Pemanfaatan sumberdaya alam dengan prinsip ekoefisiensi AMDAL dan ekolabel. PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN Kebutuhan Laboratorium Sarana dan Prasarana yang Diperlukan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Laboratorium Perlu Tidak Ada Tidak
24 131 Kompetensi Dasar hidup kaitannya dengan pembangunan yang berkelanjutan. 4.7 Mengomunikasikan contoh tindakan yang tepat dalam pelestarian lingkungan hidup kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan dalam bentuk makalah atau bentuk publikasi lainnya. Materi Pokok BERKELANJUTAN lingkungan hidup (aliran energi, rantai makanan, siklus biogeokimia) kualitas dan baku mutu lingkungan, pencemaran, perusakan dan resiko lingkungan, faktor-faktor penyebab pemanasan global Implementasi pembangunan berkelanjutan Kebutuhan Laboratorium Sarana dan Prasarana yang Diperlukan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Laboratorium Perlu Tidak Ada Tidak
25 132 Kelas XII Kompetensi Dasar 3.1 Menganalisis citra penginderaan jauh untuk perencanaan kajian tata guna lahan dan transportasi. 4.1 Mencoba menginterpretasi citra penginderaan jauh untuk perencanaan tata guna lahan dan transportasi. 3.2 Menganalisis pemanfaatan peta dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk inventarisasi sumberdaya alam, perencanaan pembangunan, kesehatan lingkungan, dan mitigasi bencana. 4.2 Menyajikan contoh hasil Materi Pokok PENGINDERAAN JAUH UNTUK TATA GUNA LAHAN DAN TRANSPORTASI Konsep penginderaan jauh (jenis, aspek interpretasi, manfaat dan keunggulan penginderaan jauh) Penginderaan jauh untuk tata guna lahan Penginderaan jauh untuk pengembangan jaringan transportasi Tata kelola dan lembaga penginderaan jauh di Indonesia PEMETAAN DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMBANGUNAN Dasar-dasar peta dan pemetaan Prinsip Sistem Informasi Geografiis Sumber data dan basis data Sistem Informasi Geografis (SIG). pemanfaatan SIG untuk inventarisasi sumber daya alam dan perencanaan Kebutuhan Laboratorium Sarana dan Prasarana yang Diperlukan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Laboratorium Perlu Tidak Ada Tidak
26 133 Kompetensi Dasar analisis penerapan dasardasar pemetaan dan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam kehidupan seharihari. 3.3 Menganalisis pola persebaran dan interaksi spasial antara desa dan kota untuk pengembangan ekonomi daerah. 4.3 Membandingkan pola persebaran dan interaksi spasial antara desa dengan kota dengan menggunakan peta tematik. 3.4 Menyusun konsep wilayah dan pewilayahan dalam perencanaan pembangunan nasional. 4.4 Mengomunikasikan konsep wilayah dan Materi Pokok pembangunan. Pemanfaatan SIG untuk kajian kesehatan lingkungan dan mitigasi bencana INTERAKSI SPASIAL DESA DAN KOTA Pola keruangan desa Pola keruangan kota Interaksi desa dengan kota dalam pembangunan daerah Perkembangan kota dan alih fungsi lahan Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang serta pengembangan ekonomi wilayah. PERCEPATAN PERTUMBUHAN WILAYAH Wilayah dan perwilayahan Kutub dan pusat pertumbuhan wilayah Pertumbuhan wilayah berkelanjutan Kajian daya dukung untuk pertumbuhan Kebutuhan Laboratorium Sarana dan Prasarana yang Diperlukan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Laboratorium Perlu Tidak Ada Tidak
27 134 Kompetensi Dasar pewilayahan dalam perencanaan pembangunan nasional dalam bentuk narasi, tabel, peta, grafik, dan atau peta konsep. 3.5 Menyusun kajian regional negara maju dan negara berkembang untuk terjalinnya hubungan yang saling menguntungkan. 4.5 Membuat rancangan kerjasama saling menguntungkan antara negara maju dan negara berkembang dalam bentuk artikel ilmiah, makalah, atau bahan publikasi lainnya. Materi Pokok wilayah Sistem perencanaan wilayah nasional KAJIAN REGIONAL DAN INTERAKSI ANTARA NEGARA BERKEMBANG DAN NEGARA MAJU Sebaran negara-negara berkembang dan negara maju Karakteristik negara berkembang dan negara maju Pola pertumbuhan ekonomi di negara berkembang dan negara maju Jalinan kerjasama ekonomi yang saling menguntungkan antara Indonesia dengan negara sahabat Kebutuhan Laboratorium Sarana dan Prasarana yang Diperlukan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Laboratorium Perlu Tidak Ada Tidak
28 135 INSTRUMEN WAWANCARA UNTUK GURU Pemanfaatan Laboratorium IPS-Geografi untuk Pembelajaran Geografi SMA di Kabupaten Bantul A. IDENTITAS RESPONDEN Nama : Nama Lengkap : NIP : Pendidikan : Umur : Nama Sekolah : Alamat Sekolah : B. DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA 1. Apa saja kendala yang Bapak/Ibu hadapi dalam pemanfaatan laboratorium IPS-Geografi? 2. Apakah Bapak/Ibu menghadapi kendala terkait dengan kondisi ruang laboratorium IPS-Geografi? Mengapa? 3. Apakah Bapak/Ibu menghadapi kendala terkait dengan ketersediaan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran yang ada di laboratorium IPS-Geografi? Mengapa? 4. Apakah Bapak/Ibu mengalami kendala terkait dengan waktu yang tersedia dalam melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS- Geografi? Mengapa? 5. Apakah Bapak/Ibu menghadapi kendala terkait dengan keterampilan untuk menggunakan peralatan praktikum yang ada di laboratorium IPS-Geografi? Mengapa? 6. Apa usaha yang telah Bapak/Ibu lakukan untuk mengatasi kendala yang ada?
29 136 INSTRUMEN UNTUK KEPALA SEKOLAH DAN WAKIL KEPALA SEKOLAH BIDANG SARANA PRASARANA Pemanfaatan Laboratorium IPS-Geografi untuk Pembelajaran Geografi SMA di Kabupaten Bantul A. IDENTITAS RESPONDEN Nama : Nama Lengkap : NIP : Pendidikan : Umur : Nama Sekolah : Alamat Sekolah : B. DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA Sarana dan Prasarana Laboratorium 1. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana kondisi Laboratorium IPS-Geografi di SMA ini? 2. Apakah kondisi laboratorium IPS-Geografi di sekolah ini sudah mampu mengakomodasi guru dan siswa untuk melaksanakan pembelajaran geografi? Pemanfaatan Laboratorium 3. Menurut Bapak/Ibu, bagaimanakah pemanfaatan Laboratorium IPS- Geografi untuk pembelajaran Geografi selama ini? 4. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana peranan guru mata pelajaran Geografi dalam memanfaatkan laboratorium IPS-Geografi di sekolah? Kendala Pemanfaatan Laboratorium 5. Menurut Bapak/Ibu, kendala apa saja yang dialami guru dalam memanfaatkan laboratorium IPS-Geografi? 6. Kebijakan apakah yang telah diambil sekolah untuk mengatasi kendala-kendala yang ditemui dalam pemanfaatan laboratorium IPS- Geografi?
30 LAMPIRAN 3 HASIL INSTRUMEN PENELITIAN 137
31 138 HASIL INSTRUMEN PENELITIAN No. Rspd No. Butir Pertanyaan
32 139 No. Rspd No. Butir Pertanyaan
33 140 No. Rspd No. Butir Pertanyaan
34 141 No. Rspd No. Butir Pertanyaan
35 142 No. Rspd No. Butir Pertanyaan
36 143 No. Rspd No. Butir Pertanyaan
37 144 No. Rspd No. Butir Pertanyaan
38 LAMPIRAN 4 HASIL ANALISIS DATA 145
39 146 HASIL ANALISIS SPSS 17 Intensitas Pemanfaatan Laboratorium IPS-Geografi Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Pemanfaatan Laboratorium IPS-Geografi di SMA Kab. Bantul Valid N (listwise) 157 Descriptive Statistics N Range Minimum Maximum Mean Std. Deviation Pemanfaatan Laboratorium IPS- Geografi di SMA N 1 Sedayu Pemanfaatan Laboratorium IPS- Geografi di SMA N 1 Kasihan Pemanfaatan Laboratorium IPS- Geografi di SMA N 1 Jetis Valid N (listwise) 27
40 147 Kendala Pemanfaatan Laboratorium Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Kondisi Ruang Laboratorium IPS-Geografi SMA N 1 Kasihan Kondisi Ruang Laboratorium IPS-Geografi SMA N 1 Jetis Kondisi Ruang Laboratorium IPS-Geografi SMA N 1 Sedayu Valid N (listwise) 27 Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Kendala Waktu SMA N 1 Kasihan Kendala Waktu SMA N 1 Jetis Kendala Waktu SMA N 1 Sedayu Valid N (listwise) 27 Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Keterampilan Guru SMA N 1 Kasihan Keterampilan Guru SMA N 1 Jetis Keterampilan Guru SMA N 1 Sedayu Valid N (listwise) 27
41 148 Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Ketersediaan Sarana dan Prasarana Kendala Waktu Tingkat Keterampilan Guru Valid N (listwise) 157 Hubungan Pemanfaatan Laboratorium IPS-Geografi dengan Nilai Belajar Geografi Siswa SMA di Kabupaten Bantul Correlations Intensitas Pemanfaatan Laboratorium IPS- Geografi Nilai Belajar Geografi Siswa Intensitas Pemanfaatan Laboratorium IPS-Geografi Pearson Correlation ** Sig. (2-tailed).000 N Nilai Belajar Geografi Siswa Pearson Correlation.455 ** 1 Sig. (2-tailed).000 N **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
42 LAMPIRAN 5 HASIL OBSERVASI SARANA PRASARANA 149
43 150 HASIL OBSERVASI SARANA DAN PRASARANA Ketersediaan Perabot NAMA SMA NOMOR SOAL SKOR SMA N 1 KASIHAN SMA N 1 JETIS SMA N 1 SEDAYU Ketersediaan Peralatan Dan Media Pendidikan NAMA SMA NOMOR SOAL SKOR SMA N 1 KASIHAN SMA N 1 JETIS SMA N 1 SEDAYU Ketersediaan Perlengkapan Pendukung Lainnya NAMA SMA NOMOR SOAL SKOR TOTAL SMA N 1 KASIHAN SMA N 1 JETIS SMA N 1 SEDAYU
44 LAMPIRAN 6 TABEL KECENDERUNGAN VARIABEL 151
45 152 TABEL KECENDERUNGAN VARIABEL Tabel 4. Kecenderungan Variabel Ketersediaan Perabot Rentang Skor Kategori 4,67 Tinggi 2,33 4,66 Sedang < 2,33 Rendah Tabel 5. Kecenderungan Variabel Ketersediaan Peralatan dan Media Pendidikan Rentang Skor Kategori 22,67 Tinggi 11,33 22,66 Sedang/ Cukup < 11,33 Rendah Tabel 6. Kecenderungan Variabel Ketersediaan Perlengkapan Lainnya Rentang Skor Kategori 4,00 Tinggi 2,00 3,99 Sedang < 2,00 Rendah Tabel 7. Kecenderungan Variabel Pemanfaatan Laboratorium IPS-Geografi Rentang Skor Kategori 33,33 Tinggi 26,67-33,32 Sedang < 26,67 Rendah Tabel 8. Kategori Variabel Ketersediaan dan Kondisi Ruang Rentang Skor Kategori 3,33 Tinggi 2,67 3,32 Sedang < 2,67 Rendah Tabel 9. Kategori Variabel Kendala Waktu Rentang Skor Kategori 3,33 Tinggi 2,67 3,32 Sedang < 2,67 Rendah Tabel 10. Kategori Variabel Keterampilan Guru Rentang Skor Kategori 8,33 Tinggi 6,67 8,32 Sedang < 6,67 Rendah
46 LAMPIRAN 7 HASIL ANALISIS KEBUTUHAN MATERI 153
47 154 Tabel 11. Hasil Analisis Kebutuhan Materi Kelas X No. Materi Pokok Peralatan dan media yang dibutuhkan 1. Pengetahuan Dasar Geografi a. Ruang lingkup pengetahuan geografi b. Konsep esensial geografi dan terapannya c. Objek studi geografi d. Prinsip geografi dan contoh terapannya e. Pendekatan geografi dan contoh terapannya f. Aspek geografi 2. Langkah penelitian Geografi a. Sifat studi geografi b. Pendekatan analisis studi geografi c. Metode analisis Geografi d. Teknik pengumpulan data geografi e. Teknik analisis data geografi f. Publikasi hasil penelitian geografi 3. Mengenal bumi a. Teori penciptaan planet bumi. b. Gerak rotasi dan revolusi bumi c. Karakteristik lapisan bumi dan pergeseran benua d. Kala geologi dan sejarah kehidupan e. Kelayakan planet bumi untuk kehidupan. - Gambar contoh fenomena geosfer - Peta tematik - Peta umum - Foto udara - Artikel contoh kasus - Video - Power Point - LCD - Contoh hasil penelitian - Power point - LCD - Model proses terjadi bumi - Globe - Maket penampang bumi - Maket lempeng tektonik - Gambar penampang bumi - Gambar lempeng tektonik - Gambar perkembangan muka bumi - Gambar kala geologi - Video - Power point - LCD 4. Hubungan manusia dan lingkungan akibat dinamika litosfer a. Aktivitas manusia dalam - Model tektonisme pemanfaatan batuan - Model vulkanisme penyusun litosfer b. Pengaruh - Model seisme tektonisme - Sampel tanah terhadap kehidupan - Sampel batuan c. Pengaruh vulkanisme - Maket patahan terhadap kehidupan - Maket lipatan d. Pengaruh seisme terhadap - Maket gunung api kehidupan e. Pengaruh proses - Gambar fenomena endogen eksogen - Gambar fenomena eksogen
48 155 terhadap kehidupan - Gambar lapisan bumi f. Pembentukan tanah dan - Gambar profil tanah pemanfaatannya - Gambar siklus batuan - Power point - LCD 5. Hubungan manusia dan lingkungan akibat dinamika atmosfer a. Lapisan atmosfer b. Cuaca dan iklim c. Klasifikasi tipe Iklim d. Ciri iklim di Indonesia e. Dampak perubahan iklim global f. Research tentang iklim dan pemanfatannya - Alat pengukur unsur cuaca (barometer, higrometer, anemometer, dll) - Peta - Power point - LCD 6. Hubungan manusia dan lingkungan akibat dinamika hidrosfer a. Siklus air - Model siklus air b. Perairan darat dan potensinya - Model pemanfaatan air c. Perairan laut dan potensinya - Model DAS d. Pemanfaatan dan pelestarian - Gambar pola aliran sungai perairan darat dalam unit - Gambar penampang air Daerah Aliran Sungai (DAS) - Peta wawasan nusantara e. Pemanfaatan dan pelestarian - Power point laut secara berkelanjutan - LCD 7. Mitigasi dan adaptasi bencana alam a. Jenis dan karakteristik bencana alam b. Sebaran daerah rawan bencana alam di indonesia c. Usaha pengurangan resiko bencana alam d. Kelembagaan penanggulangan alam bencana - Peta rawan bencana - Power point - LCD
49 156 Tabel 12. Hasil Analisis Kebutuhan Materi Kelas XI No. Materi Pokok Peralatan dan media yang dibutuhkan 1. Sebaran flora dan fauna Indonesia dan dunia a. Faktor-faktor yang mempengaruhi sebaran flora dan fauna b. Sebaran flora dan fauna di Indonesia c. Sebaran flora dan fauna di dunia d. Pemanfataan keanekaragaman hayati Indonesia e. Konservasi flora dan fauna 2. Sebaran barang tambang Indonesia a. Proses pembentukan barang tambang b. Potensi dan persebaran barang tambang c. Eksplorasi dan eksploitasi barang tambang ramah lingkungan d. Pemanfaatan, efisiensi, dan reklamasi lokasi pertambangan e. Tata kelola pertambangan 3. Potensi Geografis Indonesia a. Luas dan batas teritorial b. Potensi fisik dan sosial c. Potensi geografis untuk ketahanan pangan d. Potensi geografis untuk penyediaan bahan industri e. Potensi geografis untuk energi alternatif - Gambar jenis-jenis flora dan fauna - Peta persebaran flora fauna - Contoh bahan tambang - Peta persebaran bahan tambang Indonesia - Gambar - Peta 4. Dinamika dan masalah kependudukan a. Sumberdata kependudukan b. Kuantitas dan analisis demografi c. Kualitas penduduk d. Mobilitas penduduk dan pengendaliannya e. Permasalahan kependudukan dan solusinya. - Data persebaran penduduk - Grafik pertumbuhan penduduk - Peta persebaran penduduk
50 Budaya Nasional dan Interaksi Global a. Sebaran keragaman budaya - Gambar tentang budaya dan tradisi nasional b. Identifikasi identitas nasional c. Interaksi global pengaruhnya terhadap budaya nasional d. Budaya tradisional sebagai potensi wisata dan ekonomi kreatif 6. Kearifan dalam pemanfaatan sumber daya alam a. Kegiatan pertanian - Gambar pertambangan b. Kegiatan pertambangan c. Kegiatan industri dan jasa d. Sumberdaya energi ramah lingkungan dan terbarukan e. Pemanfaatan sumberdaya alam dengan prinsip ekoefisiensi f. AMDAL dan ekolabel 7. Pelestarian lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan a. Lingkungan hidup (aliran - Gambar, grafik tentang kerusakan energi, rantai makanan, lingkungan siklus biogeokimia) - Gambar, grafik tentang pelestarian b. Kualitas dan baku mutu lingkungan lingkungan c. Pencemaran, perusakan dan resiko lingkungan d. Faktor-faktor penyebab pemanasan global e. Implementasi pembangunan berkelanjutan
51 158 Tabel 13. Hasil Analisis Kebutuhan Materi Kelas XII No. Materi Pokok Peralatan dan media yang dibutuhkan 1. Penginderaan jauh untuk tata guna lahan dan transportasi a. Konsep penginderaan jauh (jenis, aspek interpretasi, manfaat dan keunggulan penginderaan jauh) b. Penginderaan jauh untuk tata guna lahan c. Penginderaan jauh untuk pengembangan jaringan transportasi d. Tata kelola dan lembaga penginderaan jauh di Indonesia - Foto udara - Citra satelit 2. Pemetaan dan sistem informasi geografis untuk pembangunan a. Dasar-dasar peta dan - Contoh-contoh peta pemetaan - Rol meter b. Prinsip Sistem Informasi - Kompas Geografiis c. Sumber data dan basis data Sistem Informasi Geografis (SIG) d. Pemanfaatan SIG untuk inventarisasi sumber daya alam dan perencanaan pembangunan e. Pemanfaatan SIG untuk kajian kesehatan lingkungan dan mitigasi bencana 3. Interaksi spasial desa dan kota a. Pola keruangan desa b. Pola keruangan kota c. Interaksi desa dengan kota dalam pembangunan daerah d. Perkembangan kota dan alih fungsi lahan e. Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang serta pengembangan ekonomi wilayah. - Gambar desa kota - Gambar aktivitas desa kota
52 Percepatan pertumbuhan wilayah a. Wilayah dan perwilayahan - Gambar pusat-pusat pertumbuhan b. Kutub dan pusat pertumbuhan wilayah c. Pertumbuhan wilayah berkelanjutan d. Kajian daya dukung untuk pertumbuhan wilayah e. Sistem perencanaan wilayah nasional 5. Kajian regional dan interaksi antara negara berkembang dan negara maju a. Sebaran negara-negara - Peta berkembang dan negara - Gambar maju b. Karakteristik - Chart/grafik negara berkembang dan negara maju c. Pola pertumbuhan ekonomi di negara berkembang dan negara maju d. Jalinan kerjasama ekonomi yang saling menguntungkan antara Indonesia dengan negara sahabat
53 LAMPIRAN 8 TRANSKIP HASIL WAWANCARA 160
54 161 Nama Lengkap Nama Samaran : Dwi Muryati Handayani, S.Pd (guru) : DM NIP : Pendidikan Umur Nama Sekolah Alamat Sekolah : S1 : 40 tahun : SMA N 1 Kasihan : Jalan Bugisan Selatan HASIL WAWANCARA 1. Apa saja kendala yang Bapak/Ibu hadapi dalam pemanfaatan laboratorium IPS-Geografi? Kalau kendala dalam memanfaatkan laboratorium IPS di SMA Kasihan tidak banyak. Ruangnya sudah ada, lumayan luas, kalau dibanding sekolah lain yang terkadang bahkan tidak punya laboratorium IPS sekolah kami jauh lebih beruntung. Kalau sarana pembelajarannya ya sudah ada walaupun masih terbatas, laboratorium IPS di sini (SMA N 1 Kasihan) masih baru kurang lebih 2 tahunan, jadi untuk pengadaan alat-alat lab nya masih bertahap. Paling ya siswa kalau diajak ke lab IPS sering lama di jalan, jadi waktu pembelajarannya kadang terpotong sedikit. 2. Apakah Bapak/Ibu menghadapi kendala terkait dengan kondisi ruang laboratorium IPS-Geografi? Mengapa? Kalau kondisi ruang sudah mencukupi dan memenuhi syarat untuk pembelajaran dan praktikum geografi, luasnya sudah lumayan lah kalau dibanding dengan SMA lain yang ruang laboratoriunya sempit, atau bahkan tidak punya laboratorium IPS. 3. Apakah Bapak/Ibu menghadapi kendala terkait dengan ketersediaan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran yang ada di laboratorium IPS- Geografi? Mengapa? Untuk kondisi sarana dan prasarana cukup memenuhi syarat untuk pembelajarann geografi dan praktikum geografi. Ada cukup banyak sampet batuan, peta-peta, beberapa maket lempeng tektonik. Hanya saja di laboratorium ini tidak ada LCD untuk menjelaskan slide-slide. Maklum lab nya masih baru.
55 Apakah Bapak/Ibu mengalami kendala terkait dengan waktu yang tersedia dalam melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi? Mengapa? Waktu untuk menuju laboratorium yang jaraknya agak jauh dari kelas tidak cukup 10 menit, belum lagi kalau siswa mampir-mampir. Waktu untuk pembelajaran jadi tersita banyak. 5. Apakah Bapak/Ibu menghadapi kendala terkait dengan keterampilan untuk menggunakan peralatan praktikum yang ada di laboratorium IPS-Geografi? Mengapa? Peralatan yang ada di lab ada maket, contoh, batuan, gambar-gambar, peta. Untuk menjelaskan dengan menggunakan media-media tersebut saya rasa tidak ada kesulitan. MGMP juga sering mengadakan kegiatan-kegiatan yang bisa menunjang keterampilan guru untuk kegiatan pembelajaran. Di SMA N Kasihan juga punya program tahunan untuk field study. Jadi siswa dibawa untuk belajar di luar sekalian belajar melakukan penelitian. Field study nya pernah ke parangtritis, sangiran, tempat-tempat ekonomi produktif. Field studi itu kan juga termasuk pembelajaran lab, tapi yang secara outdoor. 6. Apa usaha yang telah Bapak/Ibu lakukan untuk mengatasi kendala yang ada? Mengajukan ke pihak sekolah untuk pengadaan sarana dan prasarana penunjang laboratorium. Seperti tahun ini saya mengajukan hygrometer, rol meter, etalase untuk menyimpan alat, dll. Tapi itu pengadaanya bertahap, dana yang ada kan juga terbatas. Kalau untuk pembelajaran yang membutuhkan bantuan audiovisual (LCD) kegiatan pembelajarannya dilakukan di kelas. Tapi tetap menampilkan media atau alat-alat yang dibutuhkan. Jadi hal tersebut tidak menjadi masalah.
56 163 Nama Lengkap Nama Samaran : Drs. Agus Sudibyo (guru) : AS NIP : Pendidikan : S1 Umur : 50 Nama Sekolah Alamat Sekolah : SMA N 1 Jetis : Ketan Sumber Agung, Jetis, Bantul HASIL WAWANCARA 1. Apa saja kendala yang Bapak/Ibu hadapi dalam pemanfaatan laboratorium IPS-Geografi? 2. Apakah Bapak/Ibu menghadapi kendala terkait dengan kondisi ruang laboratorium IPS-Geografi? Mengapa? SMA N 1 Jetis awalnya memiliki ruang laboratorium IPS-Geografi yang bagus dan nyaman untuk pembelajaran, namun belum lama ini ruang laboratorium IPS-Geografi dipindahkan ke ruang baru yang lebih sempit karena ruang lab yang sudah ada sebelumnya dialih fungsikan menjadi ruang kelas, sehingga kondisi laboratorium IPS-Geografi yang sekarang agak berantakan, kurang tertata, dan kurang representatif untuk pembelajaran 3. Apakah Bapak/Ibu menghadapi kendala terkait dengan ketersediaan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran yang ada di laboratorium IPS- Geografi? Mengapa? Peralatan dan media pembelajaran yang ada masih terbatas. Untuk mengadakan peralatan atau media itu masih sulit. Misalnya untuk pengadaan maket-maket itu jarang ada yang menyediakan atau menjual. Kalau cantoh batuan dan tanah itu sudah ada dan lumayan lengkap. 4. Apakah Bapak/Ibu mengalami kendala terkait dengan waktu yang tersedia dalam melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi? Mengapa? Saya rasa tidak ada. Karena jam pelajaran geografi untuk kelas X itu 4 jam pelajaran. Hanya saja mungkin kalau mau melaksanakan pembelajaran di lab, waktu yang dihabiskan untuk sampai di lab cukup menyita jam pelajaran, bisa sampai seperempat jam, dan belum lagi suasana kelas tidak langsung kondusif untuk pembelajaran.
57 Apakah Bapak/Ibu menghadapi kendala terkait dengan keterampilan untuk menggunakan peralatan praktikum yang ada di laboratorium IPS-Geografi? Mengapa? Tidak ya. Lagi pula di laboratorium IPS peralatan yang ada hanya maketmaket, sampel tanah, sampel batuan. 6. Apa usaha yang telah Bapak/Ibu lakukan untuk mengatasi kendala yang ada? Menggunakan ruang laboratorium itu seadanya dulu. Kalau tidak memungkinkan ya menggunakan ruang kelas. Karena sebenarnya kondisi ruang kelas jauh lebih nyaman untuk melaksanakan pembelajaran. Yang terpenting materi yang diajarkan dapat tersampaikan kepada siswa.
58 165 Nama Lengkap Nama Samaran : Drs. Parsilah (guru) : PA NIP : Pendidikan : S1 Umur : 50 Nama Sekolah Alamat Sekolah : SMA N 1 Sedayu : Jalan Kemusuk, Argomulyo, Sedayu HASIL WAWANCARA 1. Apa saja kendala yang Bapak/Ibu hadapi dalam pemanfaatan laboratorium IPS-Geografi? Ruang laboratorium IPS (di SMA N 1 Sedayu) letaknya di lantai dua, jauh dari ruang kelas dan ruang guru. Terkadang untuk membawa siswa ke sana membutuhkan waktu yang ditidak sebentar, selain itu murid kalau disuruh ke lab mampir-mampir dulu, ngobrol-ngobrol dulu, ke kantin, jadi waktu untuk pembelajaran tersita banyak 2. Apakah Bapak/Ibu menghadapi kendala terkait dengan kondisi ruang laboratorium IPS-Geografi? Mengapa? Laboratorium IPS di SMA N 1 Sedayu ada dua, kondisinya cukup luas, dan cukup nyaman untuk pembelajaran. Tapi ya saya jarang menggunakan lab IPS karena jauh. 3. Apakah Bapak/Ibu menghadapi kendala terkait dengan ketersediaan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran yang ada di laboratorium IPS- Geografi? Mengapa? Sarana dan prasaran laboratorium IPS masih terbatas ya. Peralatanperalatannya masih seadanya. Hanya ada beberapa maket, gambar-gambar. Ada juga beberapa foto udara, batuan yang sebagian ada di sana, dan sebagian lain saya yang simpan. 4. Apakah Bapak/Ibu mengalami kendala terkait dengan waktu yang tersedia dalam melaksanakan pembelajaran di laboratorium IPS-Geografi? Mengapa? Waktu banyak tersita untuk perjalanan menuju laboratorium IPS. Siswa juga kadang-kadang sulit diatur. Letak ruang laboratorium IPS juga jauh dengan kelas dan ruang guru. Makanya itu saya jarang membawa siswa ke laboratorium.
59 Apakah Bapak/Ibu menghadapi kendala terkait dengan keterampilan untuk menggunakan peralatan praktikum yang ada di laboratorium IPS-Geografi? Mengapa? 6. Apa usaha yang telah Bapak/Ibu lakukan untuk mengatasi kendala yang ada? Saya lebih sering melaksanakan pembelajaran di ruang kelas. Jadi tidak perlu mengatur siswa untuk pergi ke laboratorium IPS. Terkadang media yang ada di laboratorium yang saya bawa ke kelas. Misalnya saya membawa contoh batuan ke kelas agar siswa bisa mengamati.
60 167 Nama Lengkap Nama Samaran : Drs. H. Suharja, M.Pd (Kepala sekolah) : SU NIP : Pendidikan : S2 Umur : 59 Nama Sekolah Alamat Sekolah : SMA N 1 Kasihan : Jalan Bugisan Selatan HASIL WAWANCARA 1. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana kondisi Laboratorium IPS-Geografi di SMA ini? Keberadaan lab IPS itu masih tersisihkan, kalau lab IPA itu sudah jelas. Tapi kalau bilang lab IPS orang masih banyak yang mikir karena tidak tahu. Keberadaan lab IPS di SMA Kasihan itu supaya adil kalau IPA ada lab, kenapa IPS tidak ada lab? Seperti itu. Di samping itu juga kalau guru PS yang menjadi kepala lab mendapat jam tambahan untuk sertifikasi, 12 jam, kenapa guru IPS tidak bisa? Seperti itu. Maka dari itu, kami juga melakukan kerjasama dengan rektor UT agar guru IPS mendapat pelatihan untuk melaksanakan tugas-tugas lab IPS. Dan sekarang tenyata keberadaan lab IPS juga laku untuk sertifikasi guru, makanya program lab IPS ini terus dilanjutkan. Awalnya guru kita memang sudah banyak, lalu ada program sertifikasi. Nah untuk memenuhi yang kurang kita membuat program itu, yang tidak menyalahi aturan. Ya kalau menyimpang sedikit mungkin ada, karena regulasi untuk lab IPS itu sampai sekarang belum ada dari pusat. Ya kami mengira-ira saja berdasarkan materi, peralatan dan benda-benda apa yang dibutuhkan untuk praktikum yang perlu dikembangkan. 2. Apakah kondisi laboratorium IPS-Geografi di sekolah ini sudah mampu mengakomodasi guru dan siswa untuk melaksanakan pembelajaran geografi? Laboratorium IPS di SMA Kasihan ini masih baru, kurang lebih 2 tahunan berjalan. Dan tentu saja alat-alat dan media yang ada masih terbatas. Maka dari itu kami terus mengembangkan lab. Guru juga terus mengikuti pelatihan agar bisa melaksanakan tugas-tugas lab. 3. Menurut Bapak/Ibu, bagaimanakah pemanfaatan Laboratorium IPS-Geografi untuk pembelajaran Geografi selama ini? Dalam rangka keperluan mapel Geografi terutama (selain itu juga ekonomi, akutansi, sejarah) bisa memanfaatkan laboratorium IPS. Untuk keperluan
61 168 mapel Geografi, kita mengacu pada lab-lab yang sudah ada. Misal kita lihat di Sangiran, apa yang ada di sana dan bisa di contoh untuk lab kita, demikian juga lab Geospasial yang ada di Parang tritis. Hal itu bisa berguna untuk meningkatkan lab IPS. 4. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana peranan guru mata pelajaran Geografi dalam memanfaatkan laboratorium IPS-Geografi di sekolah? Guru-guru IPS, seperti Geografi, Ekonomi, Akuntansi, Sosiologi harus kreatif dalam menentukan alat-alat dan media apa saja yang harus ada di lab IPS. Dan itu harus disesuaikan dengan pokok bahasan mater masing-masing pelajaran. Kalau untuk lab IPA kan sudah jelas alat dan bahan apa saja yang harus ada dan dapat dibeli di mana. Maka dari itu guru IPS harus kreatif agar lab IPS bisa terus berkembang. 5. Menurut Bapak/Ibu, kendala apa saja yang dialami guru dalam memanfaatkan laboratorium IPS-Geografi? Kendala dalam laboratorium IPS tentu saja ada, alat-alat yang digunakan untuk praktik harus dikembangkan sendiri, sehingga guru-guru harus kreatif. Kalau IPS, sudah jelas bahan dan alat apa saja yang dibutuhkan. Misal pelajaran kimia, membutuhkan cairan kimia, bisa membeli di apotek. Kalau pelajaran IPS harus dengan kreatifitas dari guru untuk melihat pokok bahasan dan materi yang menggunakan lab, sehingga bahan dan peralatan yang harus ada itu disesuikan dengan kebutuhan materi. Misal materi tentang gempa bumi, harus ada alat atau media yang dapat menggambarkanproses terjadinya gempa, bisa melalui video. Maka dari itu kreatifitas guru harus terus dikembangkan. 6. Kebijakan apakah yang telah diambil sekolah untuk mengatasi kendalakendala yang ditemui dalam pemanfaatan laboratorium IPS-Geografi? Pada prinsipnya kami mendukung pengembangan lab IPS. Diharapkan nantinya keberadaan lab IPS bisa mendapat legitimasi dari pemerintah, karena selama ini belum ada kerangkan landasan mengenai lab IPS. Seperti bagaimana lab IPS itu? Syaratnya apa saja? Alat yang harus ada apa saja? Maka dari itu kami mengawali, kalau keberadaan lab IPS betul-betul bermanfaat bagi pembelajaran, bisa menaikan proses hasil belajar saya kira suatu saat nanti keberadaan lab IPS akan diakui bukan hanya untuk sekedar untuk memenuhi syarat sertifikasi saja. Keberadaan laboratorium IPS harus terus dibenahi, yang penting ruang lab nya sudah ada, fasilitasnya terus dibenahi sehingga pembelajaran semakin menarik
62 169 Nama Lengkap Nama Samaran : Sumarmo, M.Pd (Waka sarana prasarana) : SM NIP : Pendidikan : S2 Umur : 45 Nama Sekolah Alamat Sekolah : SMA N 1 Kasihan :Jalan Bugisan Selatan HASIL WAWANCARA 1. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana kondisi Laboratorium IPS-Geografi di SMA ini? Laboratorium IPS baru di bangun 2 tahunan, alat dan kelengkapannya juga belum terlalu lengkap. Laboratorium IPS masih sebatas digunakan sebagai ruang kelas. Namun, secara berkala sudah dilakukan pengadaan beberapa alat peraga. Laboratorium IPS ada, sebenarnya itu untuk menambah jam mengajar, dengan adanya laboratorium IPS guru geografi yang menjadi koordinator lab memiliki jam tambahan 12 jam 2. Apakah kondisi laboratorium IPS-Geografi di sekolah ini sudah mampu mengakomodasi guru dan siswa untuk melaksanakan pembelajaran geografi? Ruang laboratoriumnya sudah ada. Tetapi alat-alat peraganya belum lengkap. Jadi penggunaan lab masih sebatas digunakan untuk ruang kelas. 3. Menurut Bapak/Ibu, bagaimanakah pemanfaatan Laboratorium IPS-Geografi untuk pembelajaran Geografi selama ini? Pemanfaatan laboratorium masih belum seperti yang diharapkan dalam standar nasional pendidikan, alat peraga yang ada masih belum memenuhi kebutuhan. Jadi lab IPS masih dipakai sebatas untuk ruang kelas, hanya pindah kelas ke lab gitu istilahnya. 4. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana peranan guru mata pelajaran Geografi dalam memanfaatkan laboratorium IPS-Geografi di sekolah? Guru mata pelajaran menggunakan lab IPS untuk pembelajaran, ya walaupun masih sebatas seperti menggunakan ruang kelas, belum melaksanakan praktikum yang sesungguhnya seperti yang ada di lab IPA. Tapi hal itu karena memang alat peraganya belum lengkap. Guru juga terus diminta masukannya agar lab IPS itu terus berkembang, alat apa yang dibutuhkan itu kan merupakan masukan dari guru-guru IPS, dan koordinator lab IPS. Kebetulan koordinator lab IPS di sini bu Dwi, guru
63 170 Geografi. Kami juga sering melakukan studi banding, seperti ke Sangiran, Karangsambung, tempat-tempat ekonomi produktif, dll. Itu juga dapat membantu dalam mengembangkan lab IPS terus kedepannya. 5. Menurut Bapak/Ibu, kendala apa saja yang dialami guru dalam memanfaatkan laboratorium IPS-Geografi? Dalam pemanfaatan lab tentu saja ada kendalanya, seperti masalah keberadaan peralatan lab. Itu juga terkait masalah dana yang ada untuk pembelian peralatan lab IPS. Tapi selama ini guru-guru telah banyak melakukan studi banding untuk meningkatkan pemanfaatan lab. Misal membawa batu-batuan dari Karangsambung, kerangka-kerangka dari Sangiran. Lama-lama alat peraga yang ada juga dapat terkumpul dan semakin lengkap. Kalau masalah dana, ya secara bertahap, pelan-pelan, karena dana kan juga dari dewan sekolah, jadi untuk pengadaan alat-alat peraga juga harus bertahap. 6. Kebijakan apakah yang telah diambil sekolah untuk mengatasi kendalakendala yang ditemui dalam pemanfaatan laboratorium IPS-Geografi? Sekolah setiap semester mengadakan studi lapangan, khususnya untuk siswa IPS, seperti geografi, ekonomi, dll. Itu juga dalam rangka pengembangan lab IPS. Anak-anak di bawa ke sana, trus apa-apa yang di sana yang sekiranya bisa dibawa atau dibeli ya dibeli untuk melengkapi koleksi alat-alat lab. Peran sekolah sangatlah besar untuk membantu guru-guru, seperti melaksanakan studi lapangan, studi banding, dll.
64 171 Nama Lengkap Nama Samaran : Drs. Herman Priyana (Kepala sekolah) : HP NIP : Pendidikan : S1 Umur : 57 Nama Sekolah Alamat Sekolah : SMA N 1 Jetis : Kertan, Sumber agung, Jetis HASIL WAWANCARA 1. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana kondisi Laboratorium IPS-Geografi di SMA ini? Di SMA N 1 Jetis ada lab IPS, lab IPS itu bukan hanya untuk Geografi, tapi juga Sejarah, Ekonomi, Sosiologi. Nah kenapa diadakan lab? Ya agar pembelajarannya dapat memperoleh hasil yang optimal. Diantaranya ya untuk menjelaskan materi agar maksimal, yang harus di laboratorium kan tidak harus alat peraga murni, bisa juga video. Kalau menurut saya, kebutuhan laboratorium IPS itu hanya kebutuhan guru saja. Karena setahu saya dulu juga tidak ada lab IPS, yang sangat membutuhkan lab itu ya mata pelajaran IPA saja. Keberadaan lab IPS ya hanya pelengkap saja. Karena ada sertifikasi, lalu lab di kembangkan, ada lab bahasa, lab IPA, dan sekarang ada lab IPS. 2. Apakah kondisi laboratorium IPS-Geografi di sekolah ini sudah mampu mengakomodasi guru dan siswa untuk melaksanakan pembelajaran geografi? 3. Menurut Bapak/Ibu, bagaimanakah pemanfaatan Laboratorium IPS-Geografi untuk pembelajaran Geografi selama ini? Laboratorium IPS di SMA N 1 Jetis itu masih baru, jadi untuk pemanfaatannya untuk pembelajaran, khususnya pembelajaran Geografi saya kurang faham. Selain itu, laboratorium IPS itu dibentuk dengan nawaitu yang berbeda dengan lab IPA. Guru IPS kebanyakan lebih sering menggunakan ruang kelas dari pada laboratorium IPS untuk pembelajaran karena kondisi ruang kelas yang lebih nyaman dan kondusif untuk pembelajaran. 4. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana peranan guru mata pelajaran Geografi dalam memanfaatkan laboratorium IPS-Geografi di sekolah?
65 172 Kalau lab IPS saya belum yakin. Kalau menurut saya lab itu yang benar-benar harus ada ya lab IPA. Menurut saya keberadaan lab IPS itu ya hanya karena ada program sertifikasi. Selain itu saya juga kurang paham apakah kurikulum yang baru ini, kurikulum 2013, mata pelajaran geografi membutuhkan lab untuk pembelajaran. Saya rasa kebutuhan lab untuk siswa SMA hanya untuk sekedar membuktikan teori yang dipelajari 5. Menurut Bapak/Ibu, kendala apa saja yang dialami guru dalam memanfaatkan laboratorium IPS-Geografi? 6. Kebijakan apakah yang telah diambil sekolah untuk mengatasi kendalakendala yang ditemui dalam pemanfaatan laboratorium IPS-Geografi? Lab IPS itu ada saya rasa hanya karena ada sertifikasi. Lab itu untuk menambah jam bagi guru untuk sertfikasi. Saya masih kurang yakin dengan keberadaan lab IPS itu. Berbeda dengan lab IPA, kalau pelajaran IPA kan jelas pembelajarannya membutuhkan pratikum. Kalau IPS saya rasa belum membutuhkan. Di samping itu fungsi lab di SMA dengan di SMK itu berbeda, kalau di SMA lab itu hanya untuk menguji teori, sedangkan kalau di SMK lab itu sangat penting karena fungsinya sudah untuk inovasi atau menemukan.
66 173 Nama Lengkap Nama Samaran : Drs. Agus Sudibyo (Waka sarana prasarana) : AS NIP : Pendidikan : S1 Umur : 50 Nama Sekolah Alamat Sekolah : SMA N 1 Jetis : Kertan, Sumber agung, Jetis HASIL WAWANCARA 1. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana kondisi Laboratorium IPS-Geografi di SMA ini? SMA N 1 Jetis awalnya memiliki ruang laboratorium IPS-Geografi yang bagus dan nyaman untuk pembelajaran, namun belum lama ini ruang laboratorium IPS-Geografi dipindahkan ke ruang baru yang lebih sempit karena ruang lab yang sudah ada sebelumnya dialih fungsikan menjadi ruang kelas 2. Apakah kondisi laboratorium IPS-Geografi di sekolah ini sudah mampu mengakomodasi guru dan siswa untuk melaksanakan pembelajaran geografi? Kondisi laboratorium IPS-Geografi yang sekarang agak berantakan, kurang tertata, dan kurang representatif untuk pembelajaran. Ruangnya sempit dan kurang nyaman untuk pembelajaran. Sekarang ini lab menjadi jarang dipakai 3. Menurut Bapak/Ibu, bagaimanakah pemanfaatan Laboratorium IPS-Geografi untuk pembelajaran Geografi selama ini? Dulu lab IPS itu sering digunakan tapi sekarang jarang digunakan karena lab IPS nya sudah pindah ruang. Dan ruang yang sekarang kondisinya kurang nyaman dan kurang kondusif untuk pembelajaran. Ruang lab PS yang sekarang tidak seluas dan sebaik lab IPS yang dulu. 4. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana peranan guru mata pelajaran Geografi dalam memanfaatkan laboratorium IPS-Geografi di sekolah? 5. Menurut Bapak/Ibu, kendala apa saja yang dialami guru dalam memanfaatkan laboratorium IPS-Geografi? SMA N 1 Jetis awalnya memiliki ruang laboratorium IPS-Geografi yang bagus dan nyaman untuk pembelajaran, namun belum lama ini ruang laboratorium IPS-Geografi dipindahkan ke ruang baru yang lebih sempit karena ruang lab yang sudah ada sebelumnya dialih fungsikan menjadi ruang kelas, sehingga kondisi laboratorium IPS-Geografi yang sekarang agak berantakan, kurang tertata, dan kurang representatif untuk pembelajaran
67 174 Peralatan dan media pembelajaran yang ada masih terbatas. Untuk mengadakan peralatan atau media itu masih sulit. Misalnya untuk pengadaan maket-maket itu jarang ada yang menyediakan atau menjual. 6. Kebijakan apakah yang telah diambil sekolah untuk mengatasi kendalakendala yang ditemui dalam pemanfaatan laboratorium IPS-Geografi?
68 175 Nama Lengkap Nama Samaran : Drs. Ir. Joko Kustanta, M.Pd (Kepala sekolah) : JK NIP : Pendidikan : S2 Umur : 48 Nama Sekolah Alamat Sekolah : SMA N 1 Sedayu : Jalan Kemusuk, Argomulyo, Sedayu HASIL WAWANCARA 1. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana kondisi Laboratorium IPS-Geografi di SMA ini? Laboratorium IPS belum semua memiliki. Sekolah kami sudah memiliki dua lab IPS. Belum lama ini lab IPS selesai dibenahi oleh koordinator lab, pak rahmad berkerja sama dengan guru-guru rumpun IPS. Dalam pemanfaatan lab. Kami juga semakin terdorong karena belum lama ini lab kami mendapat kunjungan dari MGMP IPS kabupaten Kulon Progo. 2. Apakah kondisi laboratorium IPS-Geografi di sekolah ini sudah mampu mengakomodasi guru dan siswa untuk melaksanakan pembelajaran geografi? Guru-guru telah disiapkan labnya, alat-alatnya sudah disediakan, kalau mau tambah alat, dipersilahkan usulannya apa. Supaya bisa kita adakan bersama. 3. Menurut Bapak/Ibu, bagaimanakah pemanfaatan Laboratorium IPS-Geografi untuk pembelajaran Geografi selama ini? Pemanfaatan laboratorium IPS itu sesuai dengan kebutuhan guru. Yang jelas sekolah sudah menyediakan ruang laboratorium. Kepala sekolah juga sudah mendorong guru untuk memanfaatkan lab, juga sudah dijadwalkan, sudah diarahkan agar dalam rangka memperoleh hasil yang maksimal dibutuhkan alat peraga, alat bantu, alat visualisasi sehingga perlu memanfaatkan laboratorium. 4. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana peranan guru mata pelajaran Geografi dalam memanfaatkan laboratorium IPS-Geografi di sekolah? Guru-guru rumpun IPS sebagian aktif menggunkan lab, seperti guru mata pelajaran PKN, guru Ekonomi, kalau guru Geografi saya kira masih agak kurang, atau saya saja yang tidak tahu. 5. Menurut Bapak/Ibu, kendala apa saja yang dialami guru dalam memanfaatkan laboratorium IPS-Geografi?
69 176 Yang jelas, untuk ruang lab IPSnya sudah ada, tinggal guru memanfaatkan lab itu. Kalau peralatan misalnya belum ada, guru diminta masukannya, nanti kita adakan bersama. Tapi ya hal tersebut harus bertahap, gantian, karena dananya juga terbatas. 6. Kebijakan apakah yang telah diambil sekolah untuk mengatasi kendalakendala yang ditemui dalam pemanfaatan laboratorium IPS-Geografi? Yang jelas sekolah sudah menyediakan ruang laboratorium, di sini sudah memiliki dua ruang lab IPS. Kepala sekolah juga sudah mendorong guru untuk memanfaatkan lab, juga sudah dijadwalkan agar tidak tumbuk karena kelasnya juga banyak, jadi untuk menggunakan lab IPS juga harus bergantian.
70 177 Nama Lengkap Nama Samaran : Drs. Budi Purwanto, M.Pd (Waka sarana prasarana) : BP NIP : Pendidikan : S2 Umur : 52 Nama Sekolah Alamat Sekolah : SMA N 1 Sedayu : Jalan Kemusuk, Argomulyo, Sedayu HASIL WAWANCARA 1. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana kondisi Laboratorium IPS-Geografi di SMA ini? Keberadaan lab IPS sudah cukup lama, kurang lebih lima tahun. Tapi ya begitu pemanfaatannya. Sudah dikasih LCD, bahkan lab IPS itu ada dua, sama seperti lab IPA, IPA itu lab Kimia ada dua, lab Fisika ada dua, lab biologi juga dua. Tetapi lab IPS itu jarang dipakai. Lab TI juga punya dua ruangan. 2. Apakah kondisi laboratorium IPS-Geografi di sekolah ini sudah mampu mengakomodasi guru dan siswa untuk melaksanakan pembelajaran geografi? Nah, saya sendiri juga kurang paham, apa yang harus ada di lab IPS, karena saya bukan guru IPS, saya tidak paham masalah itu. Tapi yang jelas lab IPS ada dua di sini, ada LCDnya, perangkat komputer, komplit tinggal memanfaatkan, sound sudah ada, tv juga sudah ada. Di sini guru IPS yang tahu apa saja yang harus ada di lab IPS, peralatan yang dibutuhkan apa saja, standar-standar lainnya bagaimana. Misal, globe disini sudah ada, peta juga sudah ada, kalau alat-alat yang lain seperti contohcontoh batuan, kami nggak ngerti gimana modelnya, apakah harus beli, atau tinggal, ambil di berbagai tempat, kalau beli dimana, hal tersebut kan yang paham benar guru IPS, apakah harus ada peta yang seperti apa. Saya tidak paham apa yang harus ada di laboratorium IPS, lalu settingnya seperti apa. Sebenarnya tugas waka sarpras itu hanya menyediakan alat, tidak ikut tahu sampai detail, alatnya apa saja, settingnya gimana. Di sini yang mengurus terkait lab ya koordinator lab, pak rahmad. Beliau yang mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan lab. walau pun kenyataannya beliau juga jarang mengumpulkan guru-guru IPS untuk menggunakan lab. 3. Menurut Bapak/Ibu, bagaimanakah pemanfaatan Laboratorium IPS-Geografi untuk pembelajaran Geografi selama ini?
71 178 Lab IPS sudah disediakan oleh sekolah, tapi masih jarang digunakan. Pemanfaatan lab kan tergantung gurunya. 4. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana peranan guru mata pelajaran Geografi dalam memanfaatkan laboratorium IPS-Geografi di sekolah? Lab IPS itu kalau saya amati hanya dipakai ketika ada kegiatan-kegiatan tertentu, seperti MGMP atau kegiatan apa. Kalau untuk pembelajaran, guru IPS jarang menggunakan lab. 5. Menurut Bapak/Ibu, kendala apa saja yang dialami guru dalam memanfaatkan laboratorium IPS-Geografi? Saya juga tidak tahu masalah itu, saya ini guru kimia, bukan guru IPS. Jadi guru IPS yang lebih tahu mengenai kendala apa saja yang dihadapi. Saya sebagai waka sarana prasarana hanya menerima masukan dari guru untuk pengadaan alat-alat. 6. Kebijakan apakah yang telah diambil sekolah untuk mengatasi kendalakendala yang ditemui dalam pemanfaatan laboratorium IPS-Geografi? Kebijakan sekolah kami buat berdasarkan kebutuhan dan masukan dari masing-masing guru. Lalu dengan dana yang ada masukan itu baru bisa diimplementasikan. Hal tersebut tergantung dengan guru masing-masing mapel. Kalau guru pasif ya jangan-jangan kita mau mengadakan alat malah salah, nanti malah tidak terpakai.
72 LAMPIRAN 9 DAFTAR SMA DI KAB. BANTUL 179
73 180 Tabel 14.Daftar SMA di Kabupaten Bantul, Ketersediaan Laboratorium IPS- Geografi serta Kurikulum yang Diterapkan pada Tahun Ajaran 2013/2014 No. Nama Sekolah Kepemilikan Kurikulum yang Laboratorium Diterapkan Geografi 1 SMA Negeri 1 Bambanglipuro SMA Negeri 2 Banguntapan SMA Negeri 1 Banguntapan SMA Negeri 1 Bantul SMA Negeri 2 Bantul SMA Negeri 3 Bantul SMA Negeri 1 Dlingo SMA Negeri 1 Imogiri SMA Negeri 1 Jetis SMA Negeri 1 Kasihan SMA Negeri 1 Kretek SMA Negeri 1 Pajangan SMA Negeri 1 Piyungan SMA Negeri 1 Pleret SMA Negeri 1 Pundong SMA Negeri 1 Sanden SMA Negeri 1 Sedayu SMA Negeri 1 Sewon SMA Negeri 1 Srandakan SMA Stella Duce Bantul SMA Bopkri Banguntapan SMA UII Banguntapan SMA "17" I Bantul SMA Muhammadiyah Bantul SMA Patria Bantul SMA Muhammadiyah Imogiri SMA Muhammadiyah Kasihan SMA PGRI I Kasihan SMA Muhammadiyah Piyungan SMA Muhammadiyah Pleret SMA Dharma Amiluhur SMA Pangudi Luhur Sedayu SMA Muhammadiyah Sewon SMA Pelita Buana Sewon Sumber: Data sekunder diolah
74 LAMPIRAN 10 DATA HASIL BELAJAR SISWA 181
75 182 DATA NILAI GEOGRAFI SISWA SMA N 1 KASIHAN Kelas : X IPS 1 No. Nama Nilai 1. Ahmad Nurul Fathoni 2,69 2. Anggun Destri Nurtauhida 3,18 3. Avit Widya Juningrum 3,16 4. Ayu Farizqa Maharani Puspa 2,70 5. Bestama Ocvareza Wandara 3,12 6. Della Esperanza Andena Putri 3,20 7. Diah Paramita Desita Dewi 3,48 8. Eka Prasanti 2,71 9. Emma Khairun Nisaa' 3, Felicia Echie Fadera H 3, Hammam Saddad Deztiaji 2, Helmawati Sholikha 3, Krisna Wardhana 2, Kurniasari Tripambudi 3, Latifah Devinda Ayuningtyas 3, Meislisha Intan Zhakya 3, Muh. Afnan Razzak Gunarto 3, Muhammad Yusuf D 2, Rafindya Razaqta Rahma 3, Rizki Asmara 2, Rizki Pratama Putra 2, Rosa Fajrina Kusumastuti 2, Syafrida 3, Teddi Aditya Nugraha 2, Thalia Margaretita N 2, Widia Cahya Rismawati 2, Yuviko Ayudhia P 2,84
76 183 DATA NILAI GEOGRAFI SISWA SMA N 1 KASIHAN Kelas : X IPS 2 No. Nama Nilai 1. Achad Imam Ma'qruf 2,80 2. Adhelia Latiefah 3,11 3. Angga Siringoringo 2,81 4. Anggi Pangesti 2,66 5. Dewi Refianingrum Muthmainah 2,80 6. Diyah Ayu Cahyaningsih 3,02 7. Enny Setyojati 2,98 8. Fakhri Syamsul Arifin 2,66 9. Gita Paramitha 2, Haikal Muhammad Baka 2, Herarefsi Arumdria 3, Intan Nur Isnaini Rahmawati 2, Krizya Chinantya Adjani 3, Lapuasa Soekma Damara 2, Laras Andar Susanti 3, Meutia Riza Dearatri 2, Nadia Azka Salsabila 3, Puspa Dwi Aryani B 2, Rachma Pertiwi Putri 3, Raden Rara Wiwit Y 3, Rakha Prasista Waradana 2, Riefky Fauzan 2, Rizka Rahmawati 3, Syahrul Alfi Q 2, Tinezia Nurfirdhausya 2, Unsa Qoyimah 2, Zalza Dilla Viardi 2,95
77 184 DATA NILAI GEOGRAFI SISWA SMA N 1 JETIS Kelas : X IPS 1 No. Nama Nilai 1. Afinda Devibrillianita Sandhy 3,19 2. Agung Kurniawan 3,12 3. Alvin Saputra 3,09 4. Anggita Satya Putri 3,02 5. Arif Dwi Prasetya 3,48 6. Bening Ayu Sekar Wangi 3,16 7. Dewi Khalimah 3,19 8. Dimas Tatag Pambudi 3,09 9. Dinda Aprilia Putri Maharani 3, Elly Nur Rahmawati 3, Endah Ika Sutami 3, Fajrin Nugroho Prihatmoko 3, Farida Kurniawan 3, Firara Dysas Prabawati 3, Fitriani 3, Ike Agustina 3, Intan Huwaida 3, Krisna Wadun Uli Subkhi 3, Muhammad Hafidz 'Imaduddin 3, Muhammad Wahid 3, Nadia Regita Putri Utami 3, Novi Dwi Astuti 3, Nurul Galuh Kusuma Wardani 3, Rafiqul Huda 3, Ratna Farida Nuryuliana 3, Riski Setyawan 3, Rizqi Atariansyah 3, Ryandika Pratama 3,33
78 185 DATA NILAI GEOGRAFI SISWA SMA N 1 JETIS Kelas : X IPS 2 No. Nama Nilai 1. Anissatul Karimah 3,05 2. Anni Niswah Nabila 3,06 3. Aulia Farantika 3,19 4. Dewa Mahardhika 3,55 5. Dewi Puspitasari 3,06 6. Diah Novita Ayu 3,14 7. Dian Asmarani 3,20 8. Dinda Ayu Puspita Dewi M. 3,38 9. Dyah Tifani 3, Eka Nurul Hidayati 3, Erly Yeniska Hermitasari 3, Marlon Bando 3, Mega Putri Akbar 3, Mir-Atush Shalikhah 3, Muhammad Addres Akmaluddin 3, Nanda Istiqomah 3, Nurul Mustafidah 3, Pamungkas Nurdiantoro 3, Raditya Bimantara Pratama T. 3, Riris Lisnarwati 3, Rizki Kartiko Aji 3, Rohmad Khusni Winanto 3, Savira Kusuma Anjani 3, Supriyati 3, Umy Muslikhah Arba'in 3, Windiari Nurlina Setiawan 3,15
79 186 DATA NILAI GEOGRAFI SISWA SMA N 1 JETIS Kelas : X IPS 3 No. Nama Nilai 1. Arbiawan Kurniambudi 3,07 2. Asmarita Dewi Sulistyorini 3,64 3. Ayu Naila Adibah 3,50 4. Daiva Moktika Maharani 3,18 5. Dikky Ferwilda 3,10 6. Dwi Agung Bowo Laksono 3,57 7. Fawaz Idham Sakabehing 3,33 8. Ghofar Ismail 3,24 9. Gita Fitria Zein 3, Hani Muflikhah 3, Hanif Fikri Indratma 3, Hartanto Ridho Darusman 3, Heni Irawati 3, Ika Nurvitasari 3, Inatsan Sani'dinan 3, Irfan Ahmad Fauzi 3, Ismala Zhoraida 3, Izmi Atmiatun 3, Janatul Latifah 3, Kurnia Dwi Yuniati 3, Muhammad Tahsinul Wafi 3, Muhammad Yusfi Arifandy 3, Nur Cahya Ningrum 3, Oka Erma Cahyani 3, Putri Dini Zahra 3, Riska Septi Dyantini 3, Syifa Farida 3, Tiara Adel Bahtera 3, Yanes Hargita 3, Refine Ihza Maharani 3,28
80 187 DATA NILAI GEOGRAFI SISWA SMA N 1 SEDAYU Kelas : X IPS 1 No. Nama Nilai 1. Alvin Thomas Aprilio 2,90 2. Ari Andrianto 2,73 3. Chavalora Dettania B 2,73 4. Deiip 2,69 5. Desi Ambarwati 2,93 6. Dewi Setyaningrum 2,69 7. Dhea Larasati 2,69 8. Dhewangga Priatmojo 2,89 9. Diah Sri Purwanti 2, Dichy Satria P 2, Eko Setyo N 2, Enggar Sari B 2, Ernita Herawati 2, Fahrul Kartika 2, Himmawan Ardhie 2, Irawan Setoaji 2, Irwan Yulianto 2, Ismawati Mella 2, Kurnia Handayani 2, Michael Riko B 2, Muhammad Farkhan 2, Nisrina Dhia K 2, Pingky Bella Y 2, Pramudita Ajeng S 2, Renny Khusna M 2, Rikho Prasetyo 2, Rizal Fakhrudin 2, Sita Dewi Astuti 2, Stella Chaterin 2, Vinda Rizky 3,17
81 188 DATA NILAI GEOGRAFI SISWA SMA N 1 SEDAYU Kelas : X IPS 2 No. Nama Nilai 1. Alvi Nur Eka P 2,73 2. Anting Andhinna 2,76 3. Aurachicka Meyrashella 2,80 4. Elly 3,03 5. Ayudya Nurfitriani 2,76 6. Aziz Abdurrohman 2,66 7. Bagas Ponco 2,79 8. Briant Kristovel 2,66 9. Catur Wulandari 2, Dimas Rizki Nur 2, Dwi Marastuti 2, Fajar Galang 2, Guspita Ayu 2, Hany Setyawan 2, Imelda Dwi K 2, Ines Dyah A 3, Ira Linwati 2, Khairun Nisya 3, Kurnia Listiaji 2, Muhammad Ali F 2, Muhammad Bintang A 3, Prasna Wangi 2, Risqi Eka A 2, Selvi Gradita 3, Tommy Kusuma P 2, Tri Lestari 3, Tuhu Gilang A 2, Vico Prasetya P 2, Vivy Rachmasari 2, Wahyu Haris F 2, Wike Windiyarti 3, Yosa Robett C 2,66
82 189 DATA NILAI GEOGRAFI SISWA SMA N 1 SEDAYU Kelas : X IPS 3 No. Nama Nilai 1. Adhe Pramana P 2,66 2. Agista Krisma 2,89 3. Alvfita Tasya R 2,93 4. Anandawati Budianingrum 2,86 5. Andang Ardhyansyah 2,93 6. Annaas Sulistya B 2,80 7. Bella Febi Kristian 2,80 8. Beni Luluk P 2,86 9. Choirul Ilyas 2, Dea Ayu Septia N 3, Desi Natalia P 2, Dhimas Ary Manumurti 3, Edi Suryanto 3, Erin Nurularifah 3, Febri Setiawan 2, Fuad Muhammad H 2, Gea Septiani 3, Ikhsanudin 2, Nanda Cahyo S 2, Novita Sari 3, Pramudika Dyatmka 2, Raden Roro Sabyla 3, Rahmat Asri T 2, Restiyana Khairunnisa 3, Rico Kurniawan 3, Sinta Ratna Wulandari 2, Titik Destiana 3, Titik Tasmiyati 3, Tri Elly Y 3, Tri Indriani 3, Wahyu Raka P 2, Yuni Suryanti 2,89
83 190 DATA NILAI GEOGRAFI SISWA SMA N 1 SEDAYU Kelas : X IPS 4 No. Nama Nilai 1. Adella Gita P 2,86 2. Amanda Septianingrum 2,83 3. Amelia Anggi P 2,89 4. Anida Septiana 2,93 5. Anin Nurul K 2,80 6. Ardi Muhammad Irfan 2,80 7. Bagus Husni M 2,83 8. Cahya Jati S 2,73 9. David Ferry A 2, Deka Rismawan 2, Devi Ade P 2, Isma 2, Erika Ardiyanti 3, Given Pratiwi 3, Ika Oktavianingrum 2, Inez Dewi Martyasari 2, Lilis Dila Nuraeni 2, Lilis Umi C 2, Lukluat Khairatul U 2, Lulu Lila W 2, Muhammad Radima R 3, Muhammad Usman 2, Nohan Rosydi 3, Okta Alif Nur Iman 2, Pratiwi Purwanto 2, Puput Indriyani 3, Raden Roro Nimas Ayu 2, Raka Dhanu W 2, Rifky Putra P 2, Risky Analta 2, Steru Yudha P 2, Vivi Adiati 3,40
84 191 DATA NILAI GEOGRAFI SISWA SMA N 1 SEDAYU Kelas : X IPS 5 No. Nama Nilai 1. Adik Tiyas N 2,73 2. Afrian Juniantoputra 2,93 3. Antana Ridho N 2,83 4. Aprilia Utari N 3,03 5. Ari Nugroho 2,73 6. Gusti Agung 2,90 7. Bagus Setiyawan 2,66 8. Cici Dian P 3,16 9. Dea Ayu Egavia 2, Dea Dika Amartha 2, Dhini Novita Sari 3, Dwi Karsa Kresiya 2, Dwi Nurfita Sari 3, Eka Wahyu L 3, Eny Kristyaningrum 2, Fariza Ikhsanditya 2, Ferizal Dian Afrianto 2, Fifi Anggraeni 3, Hendra Istyatmaja 3, Imam Nur Kholis 3, Iqbal Nur Fatuloh 2, Irwan Febriyansah 2, Istiqomah 2, Jordy Chandra G 2, Niza Nur Fauziah 3, Novia Restu Pramesti 2, Retno Widyaningrum 3, Septiana Kusumaningtiyas 2, Siti Latifah 3, Wahyu Eko Mulyanto 2, Yogi Anugrah 3, You Nanda 2,90
85 LAMPIRAN 11 SURAT IZIN PENELITIAN 192
86 l)cli.i itutn l)cnelitiln,,,'ta'".,. {i''i.i"r'1 ll, 'irr-{ : '; http ://adban g..j ogiaprov.go. ict/izi rr/pub I ici i rrclex.php/ pznl iz-i. PEMERINTAH DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA SEKRETARIAT DAERAH Kompleks Kepatihan, Danurejan, 'felepon (0274) (Hunting) YOGYAKARTA OPEIAOI,@YAhOOCO'N lrembaca Sural : DEKAN FAKULTAS ranssal : 21 APRIL 2014 SURAT KETERANGAN / IJIN atarregnr624t4tzotq ILMU SOSlAl. Norno' Perihal 987/UN.34.14lPLt2014 IJIN PENELITIANiRISET l"4engingat: 1. PeraturanPemerintahNomor4lTahun2006,tentangPerizinanbagi PerguruanTinggi Asing,LembagaPenelitiandanPengembangan Asing, Badan Usaha,Asing dan Orang Asing dalarn melakukan Kegrtan Penelitian dan Pengembangan di lndonesiai 2. peraturan l\4enteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2011, tentang Pedoman Penelitian dan Pengembangan di Lingkungan Kementriarr Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah; 3. peraturan Gubernur Daerah lstimewa Yogyakarta Nomor 37 Tahun 2008, tentang Rincian Tugas dan Fungsi Satuan Organisasi di Llngkungan Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Penvakilan Rakyat Daerah. 4. PeraturanGr.rbernurDaerahlstimewaYogyakartaNomorlsTahun200gtentangPedomanPelayananPerizinan,Rekomendasi pelaksanaar Sur./ei, Penelittan, Pendataan, Pengembangan, Pengkajian, dan Studi Lapangan di Daerah lstimewa Yogyakarta. DIIJINKAN untuk [relakukan kegiatan survei/penelitian/pendataan/pengembanean/pengkajian/studi lapangan kepada: Narrr:r FITRI RESYA M. NIP/NIM : /\ri,,il FAKULTAS ILMU SOSIAL, PENDIDIKAN GEOGRAFI, UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA ;LtrL,r PEMANFAATANLABORATORIUMIPSGEOGRAFI GEOGRAFI SMA DI KABUPATEN BANTUL DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA Loki :j u;lkru :25 APRIL TQi4 sra25 JULI 2014 UNTUK PEMBELAJARAN Dcngan Ketentuan,L lvktnyerahkat-r sural keterangan/rjin survei/penelitian/pendataan/pengernbangan/pengkajian/studi lapangan.) dari Penrerinlah Daerah DIY kepada BLrpati/Walikota rrelalui instlttisi yang berwenang mengeluarkan ilin dimaksud; 2 N4enyerahkar.r soft copy hasil peneltliannya baik kepada Gubernur Daerah lstimewa Yogyakarta melalui Biro Admilttstrasi Pembangunar.l Setda DIY LIa anr compact disk (CD) rnaupun mengunggah (upload) melalui website adbang.jog.japrov.go.ici dan menunjukkan cetakan asli yang sudah disahkan dan dibubuhi cap institusi; 3. lrn in hany;r dipergunakan untuk keperluan ilmiah, dan pemegang ijin wajib mentaati ketentuan yang berlaku di lokasi kegiatani 4 ljin penelitian dapat diperpanjang maksimal 2 (dua) kali dengan menunjukkan surat ini kembali sebelum berakhir waktunya setelah mengalukan perpanjangan melalui website adbang.jogjaprov.go idi 5 Lllit yang diberkan clapat clibatalkan sewaktu-waktu apabila pemegarg ijin ini tidak memenuhi ketentuan yang berlaku. DIY Dikeluarkarr di Yo!tyakarta l'l(lir timgsll 25 APRIL 2014 A.r r St:krutar is Daerah n:irjl( ir r I )utck(jil0rt riatt dirr r Pentbatt'rqur'rir r Ul) ristrl:lr Per]]borlgunan &]]1lrlr!-il!- 1. GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (SEBAGAILA 2. BUPATI BANTUL C.Q BAPPEDA BANTUL 3-,DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA DIY %. orxeru FAKULTAS tlmu sostal, untverstras NEGERI YOGYAKARTA 5. YANG BERSANGKUTAN 98s I clari l :27 A\,
87 :Y--j'l :_:l= J,.-\."; l:r!,.. PEMERIIVTAH KABUPATEN BADAN perencanaan BANTUL -pembnruc-ulilrv D.AERAH (BAPPEDA) J r n R o bert wor lt#: :::T:1,*,lri ::*li::r,,r9rn' eszse :, Fax. (0274) 3677e6 q-utl{ite]e&\!{g A N/I ZI N Nomor : 070 / Reg / tgl / 31 tiota ${enunjuk Surat Mengingat Diizinkan kepada Nama P T / Alamat NIF/NtM/No Kt-p Terna/Jr,rdul Kegiatan Lokasr Waktu Dari : Sekretariar Daerah Dly Nomor : OT0lRegN/624t4/2014 Tanggal : 25 April 2014 perihat : Ijin penelitian a Peraturan Daerah Nomor '17 Tahun 2oo7 tentang pembentukan Ler'baga Teknis Daerar',, oi Lingr,ffin'"p"me,nt"h oganisasi sebagarnrana te'ah Kabupaten Bantu denga-n pjra-iurun Nomor i6 ^diubah Daerah Tahuri 2009^tentrng pe*nuh;""xi; Kabupaten Bantul peraluran r-ahlrn 2007 tentang pemueritutan Daerah Nomor os";ii.:i.i 17 Lembaga Teknis, LingxunganpemerrritahKabupateng";tri,'--"' Daerah Di b, Peraturan Gubernur^D^aerrh l:i;"*'ilsvur,nrta tentang pedoman perayanan-perilinan, ij(jmendasi 1g Tahun 2009 ^tomor pelaksanaan Penetrtia,, pe'gembangan, 'Oair nengka;iin, Survei, lstirt rewa yogyakana; StuOi Lapangan di Daerah c Peraturarr Bupaii Bantur.Nomor 17 Tahun 20,,.1 tentang rjin Kuriah Kerja U::l:, (oo*, cian praktek Lapansan'fll]"ri,nu,r"n rinsgi di Kabupaten FITRI RESYA 14. flf-i]1, Sosiat,pendidikan Geografi UNy, PEMAN FAATAN LABORAT.ORIUM IPS GEOGMFI UNTUK PEMBELAJARAN GEOGRAFI sma DI KABUPATEN BAT-IiUI- -'" " SN4A N I Seworr, SIVA N l Kasihan, Si,,;;N l Jetis, SMA N l sedayu 25 April scj 24 Juti 2014 Dengan ketentuan sebagai berikut: I Dalarn nrelaksanakan kegiatan tersebut har1l;er1]u berkoordinasi (menyampaikan maksud dan tujuan) ::;:;1-] ;';]'t'si Pernerintah Desa setempat serra dinas atau instansi'terkait untuk mendapatkan perunjuk 2 Wajrrr r,enjaga keiertiban dan me rratuhi peratllran perundangan yang berraku; :j lzin hanya digunakan untr.rk kegiatan sesr-rai izin yang diberikan; 4 Penregarrg izin waiib melapotkan pelaksanaan kegiatarr bentuk softcopy (cd) dan hardcopy kepada Penrerintah Kabupaten Bantul c.q Bappeda kaoupate-n gantur ;egiahietesai melat<sanakan kegiatan; 5' izin dapat dibatalkan sewaktu-waktu apabila ticiak memenuhi ketentuan tersebut di atas; 6 Menrerruhi ketentuan, etika dan r)olna yarlg berlaku di lokasi kegiatan; dan ' n:,j,}' ::][,:?;,X,j]1"'''nnunakatrr untuk tuiuan tertentu vans dapat mensganssu ketertiban urnum dan Dikeluarkandi :Bantul Pada tanggat. 25 April2014 a mbangan, Litbang I"ellfbusan disam paika! ke 1 Bupati Bantul (sebagai laporan) 2 Ka. Kantor Kesatuan Bangsa dan politik Kab. Bantul 3 Ka Bappeda 4 Ka. Dinas Pendidikan Menengah dan Non Formal Kab. Bantul 5 tra Kantor Kantor pemuda djn Olahraga 6 SMA NEGERT 1 Sewon 7 SMA NEGERI 1 Kasihan 8 SMA NEGERI 1 Jetis 9s SMA NEGERI 1 Sedayu.1,Qr Dekan Fak llmu Sosial,Pendidikan Geografi UNy 11 Yang Bersangkutan (Mahasiswa)
88 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS ILMU SOSIAL Alamat : Karangmalang Yogtakarta Telp. (0274) , Psw. 249 (Subdik. FIS) Nomor Lampiran Hal : q$1 /1IN.34.14lPLl 2014 : Permohonan Izin Penelitian 2 I APR 2014 Yth. Gubernur Kepala Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Cq. Kepala Biro Administrasi Pembangunan Prop. DIY Bersama ini kami mohon dengan hormat, kiranya Saudara berkenan memberikan izinbagi: Nama / NIM Pekerjaan Alamat : Fitri Resya M./ : Mahasiswa Program Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Yogyakarta : Kampus Karangmalang Yogyakarta. Untuk melaksanakan survei, observasi, dan penelitian dengan kegiatan sebagai berikut : Waktu Lokasi Penelitian Tujuan/maksud Judul Bulan April 2014 sld selesai SMA di Kabupaten Bantul Penelitian Tugas Akhir Skripsi "Pemanfaatan Laboratorium IPS Geografi untuk Pemebelajaran Geografi SMA di Kabupaten Bantul" Atas perhatian, kerjasama dan bantuan yang diberikan, kami ucapkan terima kasih. Dekan, 0Y-r0^/ Prof.br. Ajat Sudrajat, M.Ag. NIP Tembusan: 1. Kepala BAPPEDA Kab. Bantul 2. KepaIaDISDIKPORA Kab. Bantul 3. Kepala SMA Negeri I Sewon 4. Kepala SMA Negeri 1 Kasihan 5. Kepala SMA Negeri I Jetis 6. Kepala SMA Negeri 1 Sedayu 7. Mahasiswa yang bersangkutan 8. Arsip Jurusan/Prodi
89 PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL DINAS PENDIDIKAN MENENGAH DAN NON FORI\4AL SMA NEGERI 1 KASIHAN Jalan Bugisan Selatan Bantulyogyakarta pos Kasihan 551g1 SURAT KETERANGAN Nomor :422/383 Kepala sma Negeri I Kasihan Kabupaten Bantul dengan ini menerangkan bahwa : Nama NIM Jurusan Fakultas Telah melaksanakan penelitian Pelaksanaan Judul Penelitian Dengan Pembimbing Nama NIP Jabatan FITRI RESYA M. t040452t009 Pendidikan Geografi Ilmu Sosial Universitas Negeri yogyakarta di SMANegeri I Kasihan: 30 April sd. l9 Mei PEMANFAATAN LABORATORruM IPS GEOGRAFI LTNTUK PEMBELAJARAN GEOGRAFI SMA DI KABUPATEN BANTUL" DWI MURYATI HANDAYANI, S.Pd. 1974A Guru Geografi Demikian surat keterangan ini dibuat semoga dapat dipergunakan sebagaimana mestinya ffi oqf..- w Banhrl,23 hil2014 H. SUHARIA, MPd. NIP
90 PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL DINAS PENDIDIKAN MENENGAH DAN NON FORMAL SMA NEGERI 1 JETIS KERTAN SUMBERAGUNG JETIS BANTUL YOGYAKARTA 5578I TELP. (0274) SURAT KETERANGAN Nornor z 4Z2l23l Kepala sekolah Menengah Atas Negeri I Jetis Kabupaten Bantul, menerangkan : Nama NIM Mahasiswa : FITRI RESYA IvI. : fiA9 : Fak Ilmu Sosial, pendidikan Geografi tiny. Telah melaksanakan peneritian pada tgr 25 April s.d24 Juni2014. Dengan Judul.. PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS GEOGRAFI LTNTUK PEMBELAJARAN GEOGRAFI SMA DI KABUPATEN BANTUL. " Guru Pembimbing NIP Pangkat i Gol Jabatan Guru Mata Pelajaran Drs. AGUS SUDIBYO s I 00s Pembina /IY/ a Guru Madya Geografi Demikian Surat Keterangan ini dibuat, agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya {d;; ri{?:1! L'.x ::. - HERMAN PzuYANA NIP I 001
91 PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL DINAS PENDIDIKAN MENENGAH DAN NON FORMAL SIVIA N l SEDAYU Argomulyo, Sedayu, Bantul, yogyakarta Kode Pos: T ax: SURAT KETERANGAN Nomor: 239 1II3.2/SMAIIKL /2014 Yang bertanda tangan di bawah ini Kepala sma Negeri 1 sedayu Bantul yogyakarta : Nama NIP Jabatan Pangkat/Gol. Instansi Alamat Drs.Ir. JOKO KUSTANTA, M.pd. t Kepala Sekolah Pembina / IV.a SMA Negeri 1 Sedayu Argomulyo Sedayu Bantul yogyakarta Menyatakan bahwa : Nama NIM Jurusan Fakultas Asal Perguruan Tinggi: FITRI RE SYA MI.]-NAWARAH Pendidikan Geografi Iirnu Sosial Universitas Negeri yogyakarta Telah selesai melaksanakan penelitia dengan judul : pemanf,aatan LABORATORIUN{ IPS GEOGRAT''I UNTUK PEMBELAJARAN GEOGRAFI SMA DI KABUPATBN BANTUL. waktu penblitiam : mulai tanggal 11 Maret 2014 s.d 13 Mei ::15: Surat Keterangan ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestrnya z7', x$ //^.+Y 8*1- g {sr'ru r t-- \6\
KISI-KISI PENULISAN SOAL USBN MATERI. Ruang lingkup pengetahuan geografi. Konsep esensial geografi dan contoh terapannya
KISI-KISI PENULISAN USBN Jenis Sekolah : SMA Mata Pelajaran : Geografi Kurikulum : 2013 Alokasi Waktu : 120 menit Jumlah Soal : Pilihan Ganda : 40 Soal Essay : 5 Soal 1 3.1 Memahami pengetahuan dasar geografi
SILABUS SMA. Sumber Belajar. Kompetensi Dasar Materi pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi waktu
SILABUS SMA Satuan Pendidikan : SMA Mata Pelajaran : Geografi Kelas/Semester : XI Kompetensi Inti : 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. 2. Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin,
KURIKULUM 2013 KOMPETENSI DASAR GEOGRAFI
KURIKULUM 2013 GEOGRAFI Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA) KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013 KI dan KD Geografi untuk Peminatan Ilmu-ilmu Sosial SMA/MA 1 A. Pengertian Geografi
BAB III METODE PENELITIAN. bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kondisi sarana dan prasarana
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kondisi sarana dan prasarana laboratorium IPS-Geografi,
SILABUS SMA. Sumber Belajar
SILABUS SMA Satuan Pendidikan : SMA Mata Pelajaran : Geografi Kelas/Semester : X Kompetensi Inti : 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. 2. Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin,
50. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR GEOGRAFI SMA/MA
50. KOMPETENSI INTI DAN GEOGRAFI SMA/MA KELAS: X Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas (SMA) di
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Bantul yang memiliki laboratorium IPS-Geografi dan telah menerapkan
STANDAR KOMPETENSI GURU
No KISI-KISI SOAL UKG MAPEL GEOGRAFI PEDAGOGIK 2015 Kompetensi Utama STANDAR KOMPETENSI GURU KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN GEOGRAFI Indikator Esensial/ Indikator Pencapaian Kompetensi
KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA) MATA PELAJARAN GEOGRAFI
KOMPETENSI INTI DAN SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA) MATA PELAJARAN GEOGRAFI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA, 2016 KOMPETENSI INTI DAN GEOGRAFI SMA/MA KELAS: X Tujuan kurikulum
KISI-KISI MATA PELAJARAN GEOGRAFI. Standar Kompetensi Guru (SKG) a b C D E 1. PEDAGOGIK Menyelenggarakan
KISI-KISI MATA PELAJARAN GEOGRAFI No Standar Guru (SKG) Inti Guru 1. PEDAGOGIK Menyelenggarakan mendidik Menggunakan media dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran
KISI-KISI UJI KOMPETENSI AWAL GURU MATA PELAJARAN GEOGRAFI. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.
KISI-KISI UJI KOMPETENSI AWAL GURU MATA PELAJARAN GEOGRAFI KOMPETENSI 1 2 3 4 PEDAGOSIS Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik,moral, spiritual, sosial, kultural,emosional, dan intelektual.
PEMANFAATAN LABORATORIUM GEOGRAFI UNTUK PEMBELAJARAN GEOGRAFI SMA (Kasus pada SMA di Kabupaten Bantul Yogyakarta)
PEMANFAATAN LABORATORIUM GEOGRAFI UNTUK PEMBELAJARAN GEOGRAFI SMA (Kasus pada SMA di Kabupaten Bantul Yogyakarta) Mawanti Widyastuti 1, Dyah Respati SS 2, Suparmini 3 Program Studi Pendidikan Geografi
بسم االله الرحمن الرحیم
بسم االله الرحمن الرحیم PERANGKAT PEMBELAJARAN PEMETAAN SK, KD DAN ASPEK Mata Pelajaran : Geografi Program : ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) Satuan Pendidikan : MA Kelas/Semester : X / 1 Nama Guru : NIP/NIK
XI. PEMINATAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL A. GEOGRAFI BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang
XI. PEMINATAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL A. GEOGRAFI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pemberlakukan Kurikulum 2013 telah banyak menerbitkan peraturan perundang-undangan yang baru, termasuk telah memperbaiki
KISI- KISI SOAL KOMPETENSI GURU (UKG) Kompetensi Guru Mata pelajaran(/guru Kelas (1) (2) (3) (4) (5) (6)
KISI- KISI SOAL KOMPETENSI GURU (UKG) MATA PELAJARAN JENJANG PENDIDIKAN : GEOGRAFI : SMA Kom- peten- si (1) (2) (3) (4) (5) (6) Profesional Menguasai materi,struktur, konsep, danpola pikir keilmuanyang
14. SILABUS MATA PELAJARAN GEOGRAFI (PEMINATAN ILMU-ILMU SOSIAL) Satuan Pendidikan : SMA
14. SILABUS MATA PELAJARAN GEOGRAFI (PEMINATAN ILMU-ILMU SOSIAL) Satuan Pendidikan : SMA Kelas : X Kompetensi Inti : KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. KI 2 : Menghayati dan
SILABUS MATA PELAJARAN SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA) MATA PELAJARAN GEOGRAFI
SILABUS MATA PELAJARAN SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA) MATA PELAJARAN GEOGRAFI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA, 2016 DAFTAR ISI DAFTAR ISI i I. PENDAHULUAN 1 A. Rasional 1
MODEL SILABUS MATA PELAJARAN SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA) MATA PELAJARAN GEOGRAFI
MODEL SILABUS MATA PELAJARAN SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA) MATA PELAJARAN GEOGRAFI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA, 2017 DAFTAR ISI. I. PENDAHULUAN A. Rasional 1 B. Kompetensi
SILABUS SMA. Sumber Belajar
SILABUS SMA Satuan Pendidikan : SMA Mata Pelajaran : Geografi Kelas/Semester : XII Kompetensi Inti : 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. 2. Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin,
KISI-KISI SOAL. Bahan Kelas/ Smt. Standar Kompetensi Lulusan. No. Soal. Ruang lingkup Materi Indikator Soal Bentuk Tes
KISI-KISI SOAL Mata Pelajaran : Geografi Jumlah Soal : 50 Soal Satuan Pendidikan : SMA Kurikulum : KTSP Alokasi Waktu : 120 Menit Penulis : Tim Dinas P dan K Kabupaten Gresik No. Urut Standar Kompetensi
SILABUS. Bentuk Tagihan Tertulis. Jenis Tagihan Unjuk kerja. Tugas individu. Tes lisan. Portofolio. Ringkasan. Unjuk kerja. Tugas individu.
SILABUS Nama Sekolah : SMA Mata Pelajaran : Kelas : X (sepuluh) Semester : 1 (satu) Standar Kompetensi : 1. Memahami konsep, pendekatan, prinsip, dan aspek Kompetensi Materi Pokok Indikator Kegiatan Dasar
KISI-KISI PENULISAN SOAL USBN. MATERI HakekatdanInformasi Geografi. HakekatdanInformasi Geografi
KISI-KISI PENULISAN USBN Jenis Sekolah : SMA Mata Pelajaran : GEOGRAFI Kurikulum : 2006 Alokasi Waktu : 120 menit Jumlah Soal : Pilihan Ganda : 40 Essay : 5 1 Menjelaskan konsep geografi HakekatdanInformasi
PETA/MATRIKS NILAI BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA (ANALISIS SKL, SK, DAN KD)
PETA/MATRIKS NILAI BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA (ANALISIS SKL, SK, DAN KD) SEMANGAT KEBANGSAAN; CINTA TANAH AIR; MENGHARGAI PRESTASI; BERSAHABAT/KOMUNIKATIF; CINTA DAMAI; SENANG MEMBACA; PEDULI SOSIAL; PEDULI
LAMPIRAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS...EKO SETIAWAN,PEND. GEOGRAFI FKIP, UMP 2016
LAMPIRAN 49 LAMPIRAN I SURAT KEPUTUSAN LAMPIRAN II SILABUS GEOGRAFI SILABUS SMA Satuan Pendidikan : SMA Mata Pelajaran : Geografi Kelas/Semester : X Kompetensi Inti : 1. Menghayati dan mengamalkanajaran
SILABUS MATA PELAJARAN SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA) MATA PELAJARAN GEOGRAFI
SILABUS MATA PELAJARAN SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA) MATA PELAJARAN GEOGRAFI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA, 2016 DAFTAR ISI DAFTAR ISI ii I. PENDAHULUAN 1 A. Rasional 1
67. Mata Pelajaran Geografi untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA)
67. Mata Pelajaran Geografi untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) A. Latar Belakang Geografi merupakan ilmu untuk menunjang kehidupan sepanjang hayat dan mendorong peningkatan kehidupan.
SILABUS MATA PELAJARAN SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA) MATA PELAJARAN GEOGRAFI
SILABUS MATA PELAJARAN SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA) MATA PELAJARAN GEOGRAFI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA, 2016 DAFTAR ISI DAFTAR ISI ii I. PENDAHULUAN 1 A. Rasional 1
14. MATA PELAJARAN GEOGRAFI UNTUK PAKET C PROGRAM IPS
14. MATA PELAJARAN GEOGRAFI UNTUK PAKET C PROGRAM IPS 14. Mata Pelajaran Geografi Untuk Paket C Program IPS A. Latar Belakang Geografi merupakan ilmu untuk menunjang kehidupan sepanjang hayat dan mendorong
UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2007/2008
UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2007/2008 PANDUAN MATERI SMA DAN MA G E O G R A F I PROGRAM STUDI IPS PUSAT PENILAIAN PENDIDIKAN BALITBANG DEPDIKNAS KATA PENGANTAR Dalam rangka sosialisasi kebijakan dan
FORMAT KISI-KISI UJI KOMPETENSI AWAL
Mapel: Satuan Pendidikan FORMAT KISI-KISI UJI KOMPETENSI AWAL : GEOGRAFI : SMA/MA/SMK/MAK Kompetensi Kompetensi Inti Guru (Standar 1. Menguasai karakteristik peserta didikdari aspek fisik, moral, spiritual,
7 2. Memahami sejarah 2.2.Mendeskripsikan tata surya dan jagad raya Hipotesis tentang terjadinya tata surya Menganalisis teori terjadinya tata surya d
PEMETAAN SKL, KD, & SOAL UN SMA N 3 SAMARINDA DINAS PENDIDIKAN KOTA SAMARINDA Penyusun Mata Pelajaran Nama Sekolah : SMAN 3 SAMARNDA Kelas/ Semester : X, XI, XII No. Kelas, Smt. Kode No. SK Uraian KD Uraian
14. Mata Pelajaran Geografi Untuk Paket C Program IPS
14. Mata Pelajaran Geografi Untuk Paket C Program IPS A. Latar Belakang Geografi merupakan ilmu untuk menunjang kehidupan sepanjang hayat dan mendorong peningkatan kehidupan. Lingkup bidang kajiannya memungkinkan
SILABUS PEMBELAJARAN Nama Sekolah : Mata Pelajaran : Geografi : X (sepuluh)
SILABUS PEMBELAJARAN Nama Sekolah : Mata Pelajaran : Geografi Kelas : X (sepuluh) Semester : 2 (dua) Standar : 3. Menganalisis unsur-unsur geosfer. 3.1. Menganalisis dinamika kecenderung an perubahan litosfer
KISI KISI UJI KOMPETENSI 2013 MATA PELAJARAN GEOGRAFI
Kompeten si Utama Kompetensi Inti Guru (Standar Kompetensi) Kompetensi Guru Mata pelajaran(/guru Kelas KISI KISI UJI KOMPETENSI 2013 MATA PELAJARAN GEOGRAFI Standar Kompetensi Standar Isi Kompe tensi Dasar
HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN GEOGRAFI FIS
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM) HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN GEOGRAFI FIS Jalan Semarang 5, Malang 65145 Telepon: 0341-551312 Pes. 376 (19), Faksimile:
USULAN REVISI SILABUS MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELOMPOK C
USULAN REVISI SILABUS MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELOMPOK C Satuan Pendidikan : SMA Kelas : X Kompetensi Inti : 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. 2. Mengembangkan perilaku (jujur,
KISI-KISI UJI KOMPETENSI 2014 MATA PELAJARAN GEOGRAFI
KISI-KISI UJI KOMPETENSI 204 MATA PELAJARAN GEOGRAFI Pedagogik Inti Guru ( ). Menguasai karakteristik peserta didikdari aspek fisik, moral, spiritual, sosial,kultural, emosional,dan intelektual. 2. Menguasai
BAB 11: GEOGRAFI SISTEM INFORMASI GEOGRAFI
1. Sistem Informasi Geografi merupakan Sistem informasi yang memberikan gambaran tentang berbagai gejala di atas muka bumi dari segi (1) Persebaran (2) Luas (3) Arah (4) Bentuk 2. Sarana yang paling baik
Sistem Informasi Geografis (SIG) Geographic Information System (SIG)
Sistem Informasi Geografis (SIG) Geographic Information System (SIG) 24/09/2012 10:58 Sistem (komputer) yang mampu mengelola informasi spasial (keruangan), memiliki kemampuan memasukan (entry), menyimpan
SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 1. Pengetahuan Dasar Geografilatihan soal 1.8
SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 1. Pengetahuan Dasar Geografilatihan soal 1.8 1. Berikut ini yang bukan merupakan manfaat dari mempelajari ilmu geografi adalah.... memetakan persebaran fenomena
STANDAR KOMPETENSI DANKOMPETENSI DASAR SERTA KISI-KISI SOAL OLIMPIADE GEOGRAFI 2011 UNTUK GURU/SEDERAJAT. Perkembangan Geografi
STANDAR KOMPETENSI DANKOMPETENSI DASAR SERTA KISI-KISI SOAL OLIMPIADE GEOGRAFI 2011 UNTUK GURU/SEDERAJAT No Mata kuliah Standar Kompetensi dasar Kisi-kisi soal kompetensi 1 2 Pengantar Memahami dan Perkembangan
KURIKULUM 2004 STANDAR KOMPETENSI. Mata Pelajaran
KURIKULUM 2004 STANDAR KOMPETENSI Mata Pelajaran GEOGRAFI SEKOLAH MENENGAH ATAS dan MADRASAH ALIYAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL Jakarta, Tahun 2003 Katalog dalam Terbitan Indonesia. Pusat Kurikulum,
BAB I PENDAHULUAN. serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Menanamkan kesadaran dan. keluarga, sekolah, dan masyarakat (Sumaatmadja, 2001:56).
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Peduli terhadap lingkungan merupakan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, untuk mengatasi permasalahan lingkungan hidup, serta mendukung pembangunan
SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 2. Penelitian GeografiLatihan Soal 2.1. Lanskap fisik. Kependudukan
1. Geografi manusia mempelajari tentang... SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 2. Penelitian GeografiLatihan Soal 2.1 Dinamika budaya Lanskap fisik Lanskap lingkungan Kependudukan Lanskap lingkungan
PERENCANAAN PERLINDUNGAN
PERENCANAAN PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP UU No 32 tahun 2009 TUJUAN melindungi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dari pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup menjamin keselamatan,
SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 1. Pengetahuan Dasar GeografiLatihan Soal Objek studi geografi. Objek formal. Objek material.
SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 1. Pengetahuan Dasar GeografiLatihan Soal Objek studi geografi 1. Cara pandang atau metode untuk memecahkan permasalahan dalam persepsi geografi dapat digunakan pendekatan
(RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER 1
(RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER 1 Mata Pelajaran : Geografi Beban Belajar : 2 SKS Pertemuan/Minggu ke- : 1 Kompetensi Dasar: 1.1. Menjelaskan konsep dasar geografi Indikator: Siswa dapat mendeskripsikan
BAB I PENDAHULUAN. tua siswa, guru, dan semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan ini.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan mempunyai tanggungjawab besar dalam menyiapkan sumber daya manusia untuk pembangunan. Sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas tersebut dihasilkan melalui
Nama Sekolah : SMA N 3 Samarinda Waktu : 90' Mata Pelajaran : Geografi Jumlah soal : 50 Kurikulum acuan : Kurikulum 2013 Penyusun : Suretno, S.
KISI-KISI PENULISAN SOAL ULANGAN SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2014/ 2015 Nama Sekolah : SMA N 3 Samarinda Waktu : 90' Mata Pelajaran : Geografi Jumlah soal : 50 Kurikulum acuan : Kurikulum 2013 Penyusun
geografi Kelas X PENGETAHUAN DASAR GEOGRAFI I KTSP & K-13 A. PENGERTIAN GEOGRAFI a. Eratosthenes b. Ptolomeus
KTSP & K-13 Kelas X geografi PENGETAHUAN DASAR GEOGRAFI I Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan memiliki kemampuan berikut. 1. Memahami pengertian geografi dan lingkungan
SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 8. SUPLEMEN PENGINDRAAN JAUH, PEMETAAN, DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI (SIG)LATIHAN SOAL 8.3.
SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 8. SUPLEMEN PENGINDRAAN JAUH, PEMETAAN, DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI (SIG)LATIHAN SOAL 8.3 1. Data spasial merupakan data grafis yang mengidentifikasi kenampakan
MATRIKS PROGRAM KERJA PPL/ MAGANG III UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2016
Universitas Negeri Yogyakarta MATRIKS PROGRAM KERJA PPL/ MAGANG III UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2016 F01 Kelompok Mahasiswa NOMOR LOKASI : NAMA MAHASISWA : DIANA PRASASTIAWATI NAMA SEKOLAH/LEMBAGA
PROGRAM TAHUNAN (PROTA) TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014
PROGRAM TAHUNAN (PROTA) TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014 Nama Sekolah : SMP Brigjend Katamso I Mata Pelajaran : Geografi Kelas : VII Semester : 1 2 STANDAR MATERI PEMBELAJARAN ALOKASI WAKTU KET 1. Memahami
penyediaan prasarana dan sarana pengelolaan sampah (pasal 6 huruf d).
TPL 106 GEOLOGI PEMUKIMAN PERTEMUAN 14 Informasi Geologi Untuk Penentuan Lokasi TPA UU No.18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah 1. Melaksanakan k pengelolaan l sampah dan memfasilitasi i penyediaan
BAB I PENDAHULUAN. pesat pada dua dekade belakangan ini. Pesatnya pembangunan di Indonesia berkaitan
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan wilayah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat pada dua dekade belakangan ini. Pesatnya pembangunan di Indonesia berkaitan dengan dua
3.2 Alat. 3.3 Batasan Studi
3.2 Alat Alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain alat tulis dan kamera digital. Dalam pengolahan data menggunakan software AutoCAD, Adobe Photoshop, dan ArcView 3.2 serta menggunakan hardware
DOKUMEN KURIKULUM FAKULTAS GEOGRAFI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA H a l a m a n
DOKUMEN KURIKULUM FAKULTAS GEOGRAFI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2015 1 H a l a m a n SK REKTOR...... 2 H a l a m a n IDENTITAS PROGRAM STUDI Program Studi/Fakultas Jenjang : Geografi/ Geografi :
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN,
PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN NOMOR 2 TAHUN 2017 TENTANG RENCANA PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP PROVINSI KALIMANTAN SELATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR KALIMANTAN
BAB III METODE PENELITIAN
9 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian ini dilakukan di Taman Wisata Alam Rimbo Panti Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli - Agustus
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Upi Supriatna, 2013
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan memegang peranan sangat penting dalam dinamika kehidupan suatu bangsa. Dapat dikatakan bahwa pendidikan merupakan agen pembangunan dan perubahan. Tanpa
BAB I PENDAHULUAN. diperbarui adalah sumber daya lahan. Sumber daya lahan sangat penting bagi
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pertumbuhan penduduk di Indonesia sekarang masih tergolong tinggi berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yaitu 1,49 % per tahun, akibatnya diperlukan usaha
WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 49 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI KANTOR LINGKUNGAN HIDUP KOTA BATU
SALINAN WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 49 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI KANTOR LINGKUNGAN HIDUP KOTA BATU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BATU, Menimbang : bahwa
KATA PENGANTAR. RTRW Kabupaten Bondowoso
KATA PENGANTAR Sebagai upaya mewujudkan perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang yang efektif, efisien dan sistematis guna menunjang pembangunan daerah dan mendorong perkembangan wilayah
Pujianto 1. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta, 14 Mei 2011
Prosiding Seminar Nasional Penelitian, dan Penerapan MIPA, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta, 14 Mei 2011 ANALISIS PROPORSI MATERI IPBA DALAM KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) SEBAGAI
BAB I PENDAHULUAN. Geografi merupakan ilmu yang mempelajari gejala-gejala alamiah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Geografi merupakan ilmu yang mempelajari gejala-gejala alamiah yang terdapat di permukaan bumi, meliputi gejala-gejala yang terdapat pada lapisan air, tanah,
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : Sebaran Flora dan Fauna Indonesia dan Dunia
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : SMA : SMA Negeri 1 Mertoyudan : Geografi : XI IPS / I : Sebaran Flora dan Fauna
BAB 4 SUBSTANSI DATA DAN ANALISIS PENYUSUNAN RTRW KABUPATEN
BAB 4 SUBSTANSI DATA DAN ANALISIS PENYUSUNAN RTRW KABUPATEN Bab ini menjelaskan aspek-aspek yang dianalisis dalam penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten dan data (time-series) serta peta
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. PBB tentang lingkungan hidup pada bulan Juni Pemerintah Indonesia
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perhatian dunia terhadap lingkungan hidup telah diawali sejak konferensi PBB tentang lingkungan hidup pada bulan Juni 1972. Pemerintah Indonesia sendiri menaruh
BAB 5. PERUBAHAN LITOSFER DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
BAB 5. PERUBAHAN LITOSFER DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) NAMA SEKOLAH : Mata Pelajaran : Geografi Kelas/Semester : X (sepuluh)/2 (dua) Standar Kompetensi : 3. Menganalisis
SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 1. Pengetahuan Dasar Geografilatihan soal 1.3. objek formal. objek material. aspek sosial.
SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 1. Pengetahuan Dasar Geografilatihan soal 1.3 1. Cara pandang atau metode untuk memecahkan permasalahan dalam persepsi geografi dapat digunakan pendekatan yang tepat
PENDEKATAN DAN KONSEP GEOGRAFI
www.bimbinganalumniui.com 1. Geografi is the mother of all sciences adalah pendapat yang dikemukakan oleh a. Preston E. James b. Bintarto c. Aristoteles d. Vidal de la Blace e. Huntington 2. Istilah geografi
PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN ( Pertemuan ke-6 ) Disampaikan Oleh : Bhian Rangga Program Studi Pendidikan Geografi FKIP -UNS 2013
PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN ( Pertemuan ke-6 ) Disampaikan Oleh : Bhian Rangga Program Studi Pendidikan Geografi FKIP -UNS 2013 Standar Kompetensi 2. Memahami sumberdaya alam Kompetensi Dasar 2.3. Menjelaskan
2016, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (Lembaran Negara Republik
No.1048, 2016 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMEN-LHK. Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion. Norma. Standar. Prosedur. Kriteria. PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA
Modul pertama Ekologi Manusia dan Alam Semesta, Modul ke-dua Bumi dan Kehidupan
i M Tinjauan Mata Kuliah ata kuliah Ekologi Manusia membahas seluk-beluk ruang dalam kehidupan, termasuk benda, energi, tatanan dan makhluk hidup khususnya hal-ikhwal keberadaan manusia di dalamnya. Atas
PANDUAN NATIONAL GEOGRAPHY COMPETITION
PANDUAN NATIONAL GEOGRAPHY COMPETITION KATA PENGANTAR Manusia mendapatkan amanah sebagai khalifah di muka bumi yang bertugas untuk mengelola bumi ini dengan baik.namun pada kenyataannya, banyak kerusakan
BAB I PENDAHULUAN. sumberdaya lahan (Sitorus, 2011). Pertumbuhan dan perkembangan kota
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Penggunaan lahan berhubungan erat dengan dengan aktivitas manusia dan sumberdaya lahan (Sitorus, 2011). Pertumbuhan dan perkembangan kota dipengaruhi oleh adanya
berbagai macam sumberdaya yang ada di wilayah pesisir tersebut. Dengan melakukan pengelompokan (zonasi) tipologi pesisir dari aspek fisik lahan
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Indonesia adalah negara bahari dan negara kepulauan terbesar di dunia dengan keanekaragaman hayati laut terbesar (mega marine biodiversity) (Polunin, 1983).
2.1. TUJUAN PENATAAN RUANG WILAYAH KOTA BANDA ACEH
2.1. TUJUAN PENATAAN RUANG WILAYAH KOTA BANDA ACEH Tujuan Penataan Ruang Wilayah Kota Banda Aceh dirumuskan untuk mengatasi permasalahan tata ruang dan sekaligus memanfaatkan potensi yang dimiliki, serta
REKLAMASI BENTUK LAIN PADA LAHAN BEKAS TAMBANG
REKLAMASI BENTUK LAIN PADA LAHAN BEKAS TAMBANG DISAMPAIKAN PADA BIMBINGAN TEKNIS REKLAMASI DAN PASCATAMBANG DIREKTORAT TEKNIK DAN LINGKUNGAN MINERAL DAN BATUBARA DIREKTORAT JENDERAL MINERAL DAN BATUBARA
Gambar 3. Peta Orientasi Lokasi Studi
BAB III METODOLOGI. Lokasi dan Waktu Kegiatan studi dilakukan di Dukuh Karangkulon yang terletak di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan luas
Mendeskripsikan pengertian pertambangan Memahami jenis barang tambang.
KISI KISI UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 015/016 Nama Sekolah : MA Negeri Cibaliung Mata Pelajaran : Geografi Kelas/ Program : XI/IPS Semester : Genap Kompetensi Inti : KI 1 Menghayati dan
BAB IV ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS
BAB IV ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS Pada bab sebelumnya telah diuraikan gambaran umum Kabupaten Kebumen sebagai hasil pembangunan jangka menengah 5 (lima) tahun periode yang lalu. Dari kondisi yang telah
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. SMA mencakup beberapa prosedur pengembangan. Langkah-langkah. pengembangan bahan ajar adalah sebagai berikut:
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Cara Pengembangan Penelitian pengembangan modul Hidrosfer sebagai Sumber Kehidupan dengan pendekatan saintifik untuk pembelajaran geografi
ANALISIS SKL MATA PELAJARAN Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam. Tingkatan Ranah C 1
ANALISIS SKL MATA PELAJARAN Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam SKL Mapel 1. Mampu mengenali gejala-gejala alam melalui pengamatan langsung dan menafsirkannya untuk kepentingan kehidupan sehari-hari
Tabel 1.1 Tabel Jumlah Penduduk Kecamatan Banguntapan Tahun 2010 dan Tahun 2016
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Tempat tinggal merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan karena merupakan salah satu kebutuhan primer manusia. Tempat tinggal menjadi sarana untuk berkumpul,
PENGANTAR GEOGRAFI Oleh: Djunijanto, S.Pd
PENGANTAR GEOGRAFI Oleh: Djunijanto, S.Pd SMA N 3 UNGGULAN TENGGARONG PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA 2009 GEOGRAFI Pengetahuan mengenai persamaan dan perbedaan gejala alam dan kehidupan dimuka
DAFTAR ISI PERNYATAAN... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... ABSTRAK...
DAFTAR ISI Halaman PERNYATAAN... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... ABSTRAK... i ii iv vii ix x xi BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang... 1 1.2. Permasalahan
BAB II KAJIAN PUSTAKA. adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori 1. Hakikat Geografi Berdasarkan hasil Seminar dan Lokakarya Geografi tahun 1988 di Semarang, yang dikutip oleh Nursid Sumaatmadja (2001: 11), geografi adalah ilmu
TPL 106 GEOLOGI PEMUKIMAN
TPL 106 GEOLOGI PEMUKIMAN PERTEMUAN 08 Teknik Analisis Aspek Fisik & Lingkungan, Ekonomi serta Sosial Budaya dalam Penyusunan Tata Ruang Tujuan Sosialisasi Pedoman Teknik Analisis Aspek Fisik ik & Lingkungan,
Program Tahunan. PAG Fácil: Advanced LearningGeography 1 for Grade X 7
Program Tahunan PAG Fácil: Advanced LearningGeography 1 for Grade X 7 PAG Fácil: Advanced LearningGeography 1 for Grade X 8 Program Tahunan SatuanPendidikan Kelas Mata Pelajaran KompetensiInti : : SekolahMenengahAtas/Madrasah
2013, No BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan: 1. Rawa adalah wadah air beserta air dan daya air yan
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.180, 2013 SDA. Rawa. Pengelolaan. Pengawasan. Pencabutan. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5460) PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. NAMA SEKOLAH : MA PPMI Assalaam Sukoharjo MATA PELAJARAN : Geografi
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NAMA SEKOLAH : MA PPMI Assalaam Sukoharjo MATA PELAJARAN : Geografi KELAS : X SEMESTER : 1 ( satu ) TAHUN PELAJARAN : 2007 / 2008 ALOKASI WAKTU : 2 x 40 menit I. STANDAR
Contoh Penelitian Geografi : -Judul Penelitian : b. Perumusan tujuan penelitian. c. Penyusunan hipotesa penelitian:
Contoh Penelitian Geografi : Konsep yang di gunakan dalam Penelitian Geografi tersebut! a... b... c... Prinsip Geografi yang di gunakan dalam Penelitian Geografi tersebut! a.. b.... c... Pendekatan Geografi
SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 1. Pengetahuan Dasar Geografilatihan soal 1.6
SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 1. Pengetahuan Dasar Geografilatihan soal 1.6 1. Pernyataan: 1. penambangan pasir 2. pertumbuhan penduduk 3. global warming 4. slum area 5. emigrasi 6. tsunami Yang
Pangkalanbalai, Oktober 2011 Pemerintah Kabupaten Banyuasin Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penanaman Modal
Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Banyuasin Tahun 2012 2032merupakan suatu rencana yang disusun sebagai arahan pemanfaatan ruang di wilayah Kabupaten Banyuasin untuk periode jangka panjang 20
BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara yang memiliki kawasan pesisir sangat luas,
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Indonesia merupakan negara yang memiliki kawasan pesisir sangat luas, karena Indonesia merupakan Negara kepulauan dengangaris pantai mencapai sepanjang 81.000 km. Selain
Analisis Materi IPBA dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
Analisis Materi IPBA dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Seminar Nasional Fisika ITB 5 6 Februari 2008 Winny Liliawati, S.Pd, M.Si Mimin Iryanti, M.Si Kurikulum 2004 Profil IPBA Untuk SMP,
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN 3.1. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni - Agustus 2007, bertempat di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMB). Taman Nasional Gunung Merbabu
PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 31 TAHUN 2009 TENTANG METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA
PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 31 TAHUN 2009 TENTANG METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA I. UMUM Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia telah
