PROFIL KESEHATAN KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2012

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PROFIL KESEHATAN KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2012"

Transkripsi

1 PROFIL KESEHATAN

2 KATA PENGANTAR Puji Syukur kita Panjatkan Kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-nya telah dapat disusun Buku Profil Kesehatan Kota Yogyakarta tahun Profil Kesehatan Kota Yogyakarta merupakan buku statistik kesehatan kota yang menggambarkan situasi dan kondisi kesehatan masyarakat di Kota Yogyakarta. Profil kesehatan ini berisi data / informasi menggambarkan derajat kesehatan, sumber daya kesehatan dan upaya kesehatan serta pencapaian indikator pembangunan kesehatan di Kota Yogyakarta, yang dapat dipakai sebagai alat untuk mengevaluasi kemajuan Pembangunan Kesehatan di Kota Yogyakarta dari tahun ke tahun. Kami menyadari bahwa buku ini masih banyak kekurangan, maka sangat diharapkan masukan dan kritik membangun dari berbagai pihak. Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam menyusun dan menyelesaikan buku ini. Semoga bermanfaat untuk pelaksanaan pembangunan kesehatan di Kota Yogyakarta, sejalan dengan Visi dan Misi Kota Yogyakarta. Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Drg.Hj.RR. Tuty Setyowati, MM NIP

3 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... 2 DAFTAR ISI BAB I. PENDAHULUAN 4 BAB II. GAMBARAN UMUM.. 6 BAB III. DERAJAD KESEHATAN.. 12 A. ANGKA KEMATIAN.. 12 B. ANGKA KESAKITAN.. 15 C. STATUS GIZI.. 24 BAB IV. UPAYA KESEHATAN.. 27 A. PELAYANAN KESEHATAN. 27 B. AKSES DAN MUTU UPAYA KESEHATAN. 37 C. PHBS.. 39 D. KEADAAN LINGKUNGAN.. 41 BAB V SUMBER DAYA KESEHATAN 43 A. SARANA KESEHATAN. 43 B. TENAGA KESEHATAN. 44 C. PEMBIAYAAN KESEHATAN. 48 BAB VI. KESIMPULAN 49 A. KESEIMPULAN. 49 B. SARAN.. 52 DAFTAR TABEL

4 BAB 1 PENDAHULUAN Untuk mewujudkan Visi Pembangunan Kesehatan di Kota Yogyakarta perlu dilakukan langkah-langkah optimal baik oleh sektor kesehatan, swasta maupun lintas sektor. Visi tersebut adalah Menjadi fasilitator, motivator, regulator dan pemberi pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau. Dari seluruh upaya atau rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan perlu adanya pencatatan dan penyajian informasi yang komprehensif dalam suatu sistem yaitu Sistem Informasi Kesehatan (SIK). SIK diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang akurat, lengkap, tepat waktu sehingga dapat bermanfaat sebagai bahan dalam pengambilan keputusan di berbagai tingkatan administrasi. Data maupun informasi yang dihimpun berdasarkan hasil kegiatan bidang kesehatan di wilayah Kota Yogyakarta, kemudian dirangkum di dalam sebuah dokumen Profil Kesehatan Kota Yogyakarta Tahun 2013 yang berisi data dan informasi tahun Selain informasi tentang kesehatan, juga didukung dengan data kependudukan, pendidikan, keluarga berencana dan anggaran pendapatan dan belanja daerah. Dengan dokumen Profil Kesehatan ini dapat dilihat gambaran derajad kesehatan masyarakat Kota Yogyakarta, antara lain angka kesakitan, angka kematian maupun angka kelahiran. Selain itu, juga merupakan bahan yang penting di dalam proses perencanaan, monitoring, serta evaluasi kegiatan atau program pembangunan kesehatan, khususnya di Kota Yogyakarta. Dengan demikian dapat diketahui prioritas permasalahan yang lebih dahulu perlu mendapatkan perhatian, agar kegiatan yang dilakukan lebih efisien dan efektif. Adapun sistematika dalam Profil Kesehatan Kota Yogyakarta ini adalah sbb : Bab 1 : Pendahuluan Dalam Bab I ini berisi penjelasan tentang maksud dan tujuan profil kesehatan dan sistematika dari penyajian Bab 2 : Gambaran Umum Berisi tentang gambaran umum Kota Yogyakarta. Selain uraian tetang letak geografis, administrative dan informasi umum lainnya, bab ini juga mengulas factor-faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan dan factor-faktor lainnya missal kependudukan, ekoomi, pendidikan, social budaya dan lingkungan. 4

5 Bab 3 : Situasi Derajad kesehatan Bab ini berisi uraian tentang indicator mengenai angka kematian, angka kesakitan, dan angka status gizi masyarakat. Bab 4 : Situasi Upaya Kesehatan Bab ini menguraikan tentang pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan rujukan dan penunjang, pemberantasan penyakit menular, pembinaan kesehatan lingkungan dan sanitasi dasar, perbaikan gizi masyarakat, pelayanan kefarmasian dan alat kesehatan, pelayanan kesehatan dalam situasi bencana. Upaya pelayanan kesehatan yang diuraikan dalam bab ini juga mengakomodir indicator kinerja Standard Pelayanan Minimal (SPM) Bidang kesehatan serta upaya pelayanan kesehatan lainnya yang diselenggarakan oleh Kota Yogyakarta. Bab 5 : Situasi Sumber Daya Kesehata Bab ini menguraikan tentang sarana kesehatan, tenaga kesehatan, pembiayaan kesehatan dan sumber daya kesehatan lainnya. Bab 6 : Kesimpulan Bab ini memuat sajian tentang hal-hal penting yang perlu disimak dan ditelaah lebih lanjut dari Profil Kesehatan Kota Yogyakarta Tahun Selain keberhasilankeberhasilan yang perlu dicatat, bab ini juga mengemukakan hal-hal yang dianggap masih kurang dalam rangka penyelenggaraan pembangunan kesehatan. LAMPIRAN Pada lampiran ini berisi tabel resume/angka pencapaian kota dan 79 tabel data kesehatan dan yang terkait kesehatan yang responsive gender. 5

6 BAB 2 GAMBARAN UMUM A. Geografi Luas wilayah Kota Yogyakarta kurang lebih hanya 1,02 % dari seluruh luas wilayah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu 32,5 km 2. Terbagi menjadi 14 wilayah kecamatan dan 45 wilayah kelurahan yang sebagian besar tanahnya regosol dengan formasi geologi batuan sedimen old andesit. Secara administratif, Kota Yogyakarta berbatasan dengan : - Sebelah utara : Kabupaten Sleman - Sebelah timur : Kabupaten Bantul dan Sleman - Sebelah selatan : Kabupaten Bantul - Sebelah barat : Kabupaten Bantul dan Sleman Gamping Sleman Tega lre jo Mlati Sleman Depok Sleman PEMERINTAH DINAS KESEHATAN TAHUN 2013 Je tis Gondokusum an Gedongtengen Dan urejan Nga mp ilan Pakualam an Gondom anan W irobrajan KETERANGAN : Kasihan Bantul Kraton Mantrijeron U m bul har jo Mergangs an Ko tag ede Batas Wilayah Kecamatan Wilayah Kota Yogyakarta Wilayah Kabupaten Sleman Sewon Bantul Banguntapan Bantul Wilayah Kabupaten Bantul Terdapat 3 buah sungai yang mengalir dari utara ke selatan, yaitu : - Sungai Gajah Wong yang mengalir di bagian timur kota - Sungai Code yang mengalir di bagian tengah kota - Sungai Winongo yang mengalir di bagian barat kota 6

7 B. Posisi Wilayah Wilayah Kota Yogyakarta terletak antara 110 o sampai 110 o Bujur Timur dan 07 o sampai 07 o Lintang Selatan, dengan ketinggian tanah rata-rata 75 meter sampai dengan 132 meter di atas permukaan air laut. Wilayah utara pada umumnya mempunyai permukaan tanah yang lebih tinggi dibandingkan wilayah-wilayah kecamatan di bagian selatan. Luas wilayah berdasarkan tinggi tempat dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 1 Luas Wilayah Berdasarkan Ketinggian Wilayah Kecamatan Di Kota Yogyakarta (di atas permukaan laut) NO KECAMATAN Sumber Data : Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta LUAS MENURUT KETINGGIAN (Ha) 0-25 m m m m m 1 Mantrijeron , Kraton , Mergangsan , , Umbulharjo , , Kotagede ,4915 4, Gondokusuman , Danurejan , Pakualaman , Gondomanan , , Ngampilan , , Wirobrajan , , Gedongtengen , Jetis , Tegalrejo , Jumlah (Ha) , , C. Kemiringan Lahan Secara umum Kota Yogyakarta merupakan daratan dengan permukaan tanah yang datar dengan kemiringan lahan maksimum relative datar dengan kemiringan lahan 0-2% seluas 2.790,88 Ha dan kemiringan lahan > 40 % seluas 10,94 Ha. Wilayah kecamatan yang mempunyai kemiringan di atas 40% terluas terdapat di Kecamatan Kotagede dengan kemiringan mencapai 3,94 Ha. Luas wilayah berdasarkan kemiringan lahan per kecamatan dapat dilihat pada data sebagai berikut : 7

8 NO Tabel. 2 Luas Wilayah Kota Yogyakarta Berdasarkan Kemiringan Lahan KECAMATAN LUAS BERDASARKAN LERENG/ KEMIRINGAN LAHAN/Ha 0-2% 2-15% 15-40% >40% 1 Mantrijeron 244, ,1800 4, Kraton 140, Mergangsan 105, , Umbulharjo 764, ,0400 1,6600 0, Kotagede 277, ,2600 2,5200 3, Gondokusuman 328, ,7600 2, Danurejan 75, ,6400 5,9400 0, Pakualaman 63, Gondomanan 105,9200 6, Ngampilan 50, , Wirobrajan 147, ,2600 6,0600 1, Gedongtengen 84,4400 8,3200 2,8200 0, Jetis 148, ,7400 0,4800 0, Tegalrejo 254, ,0200 8,8200 3,5000 Jumlah 2.790, , , ,9400 Sumber Data : Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta D. Demografi Jumlah penduduk yang diperoleh dari Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Yogyakarta menunjukkan bahwa tahun ini terjadi penurunan sebanyak jiwa atau sebesar 2,85 %. Hal ini juga terjadi pada tahun 2011 yang terjadi penurunan jumlah penduduk sebesar 3,8 %, sehingga kepadatan penduduk di Kota Yogyakarta mengalami penurunan menjadi jiwa/km 2. Grafik 2.1 Kepadatan Penduduk (jiwa/km2) di Kota Yogyakarta Th

9 Bila dibandingkan antara laki-laki dan perempuan, jumlah penduduk Kota Yogyakarta, walaupun tidak terpaut banyak namun lebih banyak yang perempuan, baik pada tahun 2010, 2011 maupun Pada tahun 2012 ini, dari seluruh pendudu, jumlah perempuan mencapai 50,8 %, sedangkan jumlah laki-laki hanya 49,2 % yang berarti terdapat selisi sebesar 1,6 % atau sebanyak jiwa. Grafik 2.2 Jumlah Penduduk Laki-laki dan Perempuan di Kota Yogyakarta Th Data selengkapnya mengenai jumlah penduduk dirinci menurut laki-laki, perempuan, dan kepadatan penduduk di Kota Yogyakarta selama tahun adalah sebagai berikut : Tabel. 3 Jumlah Penduduk dan Kepadatan Penduduk Th Item Th Th Th Laki-laki jiwa jiwa jiwa Perempuan jiwa jiwa jiwa Jumlah penduduk jiwa jiwa jiwa Kepadatan penduduk jiwa/km jiwa/km jiwa/km 2 9

10 Berdasarkan piramida penduduk, jumlah antara laki-laki dan perempuan pada usia di bawah 25 tahun lebih banyak laki-laki, namun pada umur di atas 25 tahun ternyata perempuan yang lebih banyak. Bahkan pada usia 75 tahun keatas selisih antara laki-laki dan perempuan cukup banyak, yaitu perempuan dan laki-laki. Data selengkapnya kami sajikanpada grafik berikut : Grafik 2.3 Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur di Kota Yogyakarta Tahun 2012 E. Pendidikan Pendidikan merupakan fakta penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pada tingkat pendidikan masyarakat yang lebih baik dapat berpengaruh pada peningkatan derajad kesehatan. Karena itu dalam profil ini juga disajikan data tingkat pendidikan masyarakat dan jumlah melek huruf pada usia > 10 tahun. Jumlah penduduk melek huruf di Kota Yogyakarta dilaporkan sudah mencapai 100 % dari seluruh jumlah penduduk berusia > 10 tahun. 10

11 Adapun jumlah penduduk berusia 10 tahun ke atas adalah sebanyak jiwa, atau 86,5 % dari seluruh penduduk. Bila dilihat pendidikannya menunjukkan bahwa perempuan mempunyai tingkat pendidikan yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki. Jumlah penduduk perempuan yang tamat universitas lebih banyak, sedangkan jumlah penduduk yang tamat SMA lebih banyak pada laki-laki. Grafik 2.4 Jumlah Penduduk Menurut Pendidikan di Kota Yogyakarta Tahun 2012 Apabila dibandingkan dengan data tahun lalu maka selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 4 Persentase Penduduk Berusia 10 Tahun ke Atas Menurut Tingkat Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan Tahun No JENJANG PENDIDIKAN Th Th L P JML % L P JML % 1 TDK/BLM SEKOLAH , ,8 2 TDK/BLM TAMAT SD , ,2 3 SD/MI , ,6 4 SMP/MTS , ,5 5 SMA/SMK/MA , ,0 6 AK/DIPLOMA , ,8 7 UNIVERSITAS , ,1 Jumlah Sumber : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Yogyakarta 11

12 BAB III DERAJAT KESEHATAN A. ANGKA KEMATIAN 1. Angka Kematian Bayi Angka kematian bayi dihitung berdasarkan jumlah kematian bayi dengan umur kehamilan lebih dari 22 minggu yang lahir dalam keadaan meninggal dalam masa 7 hari setelah persalinan, dibandingkan dengan jumlah kelahiran hidup. Bertambahnya jumlah kematian bayi dibandingkan dengan tahun lalu, dan berkurangnya jumlah kelahiran hidup mengakibatkan angka kematian bayi terjadi peningkatan yang cukup berarti. Pada tahun 2011 Angka Kematian bayi sebesar 9,4 / 1000 kelahiran hidup, pada tahun 2012 meningkat menjadi 11,1 per 1000 kelahiran hidup. Dengan terjdainya peningkatan angka kematian bayi setiap tahun, perlu adanya evaluasi yang lebih mendalam untuk mengetahui penyebab dan penanggulangannya. Angka Kematian bayi selama 5 tahun berturut-turut dapat ditunjukkan pada grafik berikut : Grafik 3.1. Angka Kematian Bayi di Kota Yogyakarta Tahun ,1 8,7 9,35 6,79 5,56 3, Walaupun jumlah kematian bayi yang terbanyak adalah di Puskesmas Umbulharjo I dan Tegalrejo, namun apabila dihitung angka kematian bayi, ternyata yang tertinggi berada pada puskesmas Ngampilan dengan angka 22,8 per 1000 kelahiran hidup sebagaimana pada tabel berikut : 12

13 Tabel 5 Angka Kematian Bayi (per 1000 kelahiran hidup) di Kota Yogyakarta Th No. Puskesmas Jml Lahir hidup Jml Kematian bayi Angka kematian bayi 1 Danurejan ,7 2 Danurejan ,7 3 Gedongtengen ,0 4 Gondokusuman ,3 5 Gondokusuman ,4 6 Gondomanan ,7 7 Jetis ,0 8 Kotagede ,8 9 Kotagede ,8 10 Kraton Mantrijeron ,6 12 Mergangsan ,8 13 Ngampilan ,8 14 Pakualaman ,7 15 Tegalrejo ,4 16 Umbulharjo ,5 17 Umbulharjo ,8 18 Wirobrajan ,1 TOTAL ,1 Lahir mati (still birth), yaitu bayi dengan berat lahir lebih dari 500 gram atau umur kehamilan > 22 minggu yang dilahirkan tanpa tanda-tanda kehidupan. Lahir mati dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu lahir mati dengan tanda maserasi dan lahir mati tanpa tanda maserasi (masih tampak segar). Lahir mati di Kota Yogyakarta tahun 2011 sebesar 5,8 per 1000 kelahiran hidup dan pada tahun 2012 meningkat tajam menjadi 23,6 per 1000 kelahiran hidup (Tabel 6). Hanya satu wilayah puskesmas yang tidak ditemukan kematian bayi, yaitu Puskesmas Kraton. 13

14 2. Angka Kematian Balita Terdapat penurunan Angka Kematian Balita (AKABA) di Kota Yogyakarta tahun ini sebagaimana ditunjukkan pada grafik berikut : Grafik 3.2. Angka Kematian Balita di Kota Yogyakarta Tahun ,5 2 1,5 1 0,5 0 2,09 1,64 1,6 1 1,1 1, Jumlah Kematian Ibu Kematian Ibu Maternal merupakan kematian yang terjadi pada ibu karena peristiwa kehamilan, persalinan dan masa nifas. Tahun 2012 jumlah kematian ibu maternal di Kota Yogyakarta sebanyak 7 orang sedangkan tahun lalu 6 orang (Tabel 8). Kematian Ibu Maternal terutama terjadi pada ibu hamil dan ibu nifas, masing-masing 3 kematian, sedangkan pada ibu melahirkan hanya 1 kematian. Grafik 3.3. Jumlah Kematian Ibu di Kota Yogyakarta Tahun

15 B. ANGKA KESAKITAN 1. AFP (Acute Flaccid Paralysis) Target penemuan kasus AFP di Kota Yogyakarta tahun 2012 sebanyak 3 penderita. Target ditentukan berdasarkan jumlah penduduk umur < 15 tahun, setiap ditargetkan dapat menemukan 3 kasus AFP (tabel 9) Tabel 6 Jumlah Penemuan Kasus AFP di Kota Yogyakarta Th Tahun Jml. Penduduk Usia < 15 th Jml Kasus AFP Ditemukan AFT Rate TB Paru a. Prevalensi Tuberkulosis pada Tahun ini menurun dibandingkan dengan tahun lalu, dari 84/ menjadi 63/ , sedangkan pada tahun 2010 sebesar 59/ TAHUN JML PENDUDUK JML KASUS PREVALENSI (per ) b. Angka Penemuan Kasus TB Paru BTA+ (Tabel 11) Perkiraan jumlah penderita TB Paru BTA (+) pada tahun 2012 adalah sebanyak 282 penderita. Dari jumlah tersebut ditargetkan penemuan kasus (Case Detection Rate/CDR) sebesar 70 % atau 198 penderita. Berdasarkan data hasil kegiatan, realisasi CDR TB PAru BTA (+) setiap tahun relative stabil, dari tahun 2007 hingga 2012 selalu dapat mencapai target. Angka Penemuan Kasus TB Paru BTA+ antara Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2012 dapat dilihat pada grafik di bawah ini : 15

16 per Grafik 3.4. Angka Penemuan Kasus TB Paru BTA(+) Di Kota Yogyakarta Th CAPAIAN ,8 TARGET c. Angka Kesembuhan Penderita TB Paru BTA+ (Tabel 12) Angka kesembuhan TB Paru BTA+ dari Tahun 2007 hingga Tahun 2012 masih di bawah target nasional (85%). Pada Tahun 2011 angka kesembuhan menurun menjadi 77,88% dibandingkan Tahun 2010 yang mencapai 80% dan tahun 2012 hanya. Angka kesembuhan TB Paru BTA+ di Kota Yogyakarta dari Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2011 dapat dilihat pada grafik sebagai berikut : 84 Grafik 3.5. Angka Kesembuhan Penderita TB Paru BTA(+) Di Kota Yogyakarta Th , , ,

17 3. Persentase Balita dengan Pneumonia Ditangani (Tabel 13) Target penemuan penderita Pneumonia Balita adalah 10 % dari jumlah balita yang ada. Dari balita yang ada pada tahun 2012 ditargetkan dapat menemukan penderita. Namun pada kenyataannya realisasi penemuan penderita pneumonia di puskesmas tidak pernah mancapai target. Melihat situasi tersebut, masih perlu dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan intensitas penemuan dan kualitas tatalaksana di sarana pelayanan kesehatan. Walaupun demikian, sejak tahun 2006 hingga 2012 semua kasus pneumonia dapat tertangani 100% sehingga tidak ada kematian balita karena pneumonia Grafik 3.6. Jumlah Penderita Pneumonia Ditemukan di Kota Yogyakarta Th Kasus HIV/AIDS Sejak tahun 2004 telah ditemukan kasus HIV di Kota Yogakarta sebanyak 375 penderita, dengan rata-rata penemuan per tahun sebanyak 42 penderita. 17

18 Grafik 3.7. Kumulatif Kasus HIV dan Trend Epidemi di Kota Yogyakarta Th Selain HIV Positif, juga makin banyak ditemukan kasus AIDS yang rata-rata mencapai 21 penderita per tahun. Grafik 3.8. Gambaran Kumulatif Kasus AIDS dan trend Epidemi Berdasarkan kelompok umurnya, penderita HIV dan AIDS yang terbanyak adalah umur tahun dan tahun. 18

19 Grafik 3.9. Kasus HIV & AIDS di Kota Yogyakarta berdasarkan golongan Umur HIV AIDS < > 60 TDK DIK E T Bila dilihat proporsi menurut kelompok usia, maka kelompok usia terbesar adalah kelompok usia tahun, disusul usia tahun dan usia tahun sebagaimana ditampilkan dalam grafik diatas. Bila dilihat distribusi kasus HIV/AIDS berdasarkan jenis kelamin, dapat dilihat bahwa kelompok laki laki (61 %) masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan kelompok perempuan (32 %), hal ini dapat dilihat pada grafik dibawah ini. Grafik Distribusi Kasus HIV di Kota Yogyakarta Berdasarkan Jenis Kelamin 19

20 Bila dilihat distribusi kasus HIV berdasarkan jenis kelamin, dapat dilihat bahwa kelompok laki laki lebih banyak dibandingkan perempuan. 5. Kasus Infeksi Menular Seksual (Tabel 14) Jumlah kasus Infeksi Menular Seksual yang ditemukan di Kota Yogyakarta pada berdasarkan hasil survei di 2 lokasi ditemukan sebanyak 559 penderita dengan perincian 318 penderita di wilayah gedongtengen dan 241 di wilayah Umbulharjo. 6. Kasus Diare Ditangani (Tabel 16) Menurut perkiraan secara nasional jumlah penderita Diare yang datang ke puskesmas setiap tahun lebih kurang 3 % dari jumlah penduduk ATAU sebanyak penderita. Namun yang ditemukan selama tahun 2012 sebanyak penderita (95,4 % dari perkiraan). Beberapa puskesmas dapat menemukan penderita diare lebih dari yang diperkirakan, namun beberapa lainnya jauh dibawah perkiraan. Puskesmaspuskesmas yang dapat menemukan penderita diare melebihi perkiraan pada umumnya dikarenakan banyaknya pasien dari luar wilayah kerja puskesmas. Grafik Prosentase Penemuan Penderita Diare Berdasarkan Perkiraan Di Kota Yogyakarta Th

21 7. Prevalensi Kusta (Tabel 19) Tahun 2012 ada 3 kasus penyakit kusta yang diobati di RS. Dr. Sardjito dari wilayah Puskesmas Gondokusuman I, Tegalrejo dan Umbulharjo II. Dari ketiga kasus tersebut, sudah dilakukan kontak tracing dan tidak ditemukan adanya penularan. Semua penderita berumur lebih dari 15 tahun dan jenis penyakitnya adalah Multi Basiler (atau Kusta Basah). Angka penemua kasus baru (New Case Detection Rate) sebesar 0,70 per penduduk. 8. Jumlah Kasus Penyakit Menular yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) Sebagaimana Tabel 21 dan Tabel 22 jumlah penderita Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) beberapa diantaranya sudah tidak ditemukan lagi, yaitu Difteri, Tetanus Neonatorum, Polio dan Hepatitis B. Penyakit Batuk Rejan (Pertusis) klinis tanpa pemeriksaan laboratorium pada tahun 2012 ditemukan di 10 puskesmas dan yang terbanyak ditemukan oleh Puskesmas Kotagede I sebanyak 7 penderita. Hasil penyelidikan epidemiologi dari seluruh penderita yang ditemukan (23 penderita) tidak ditemukan adanya kematian. Disamping Pertusis, juga masih ditemukan adanya penderita Campak Klinis. Penderita campak pada umumnya adalah balita dengan status imunisasi negative, dan merupakan penduduk pindahan. Seluruh penderita Campak Klinis yang ditemukan yaitu sebanyak 356 penderita, sedangkan yang positif campak berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium tidak lebih dari 10 %. 9. Angka Kesakitan Demam Berdarah Dengue (Tabel 23) Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Yogyakarta merupakan kasus yang perlu diwaspadai sepanjang tahun. Penyakit DBD merupakan penyakit endemis. Angka kesakitan DBD pada tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 dapat dilihat pada grafik sebagai berikut : 21

22 Grafik Jumlah Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Yogyakarta Tahun Jumlah penderita DBD pada tahun 2012 merupakan jumlah terendah selama 7 tahun terakhir, terutama bila dibandingkan dengan tahun 2010 saat terjadinya KLB. Jumlah kematiannya pun cenderung semakin menurun dan diharapkan dapat menjadi NOL dengan penatalaksanaan kasus yang lebih baik. Penatalaksanaan penderita di rumah, sebelum dibawa ke sarana pelayanan kesehatan, maupun penatalaksanaan di Rumah Sakit atau di puskesmas. Gambaran situasi DBD dilihat dari angka kesakitannya, sebagaimana disajikan pada grafik adalah sebagai berikut : 22

23 Grafik Angka Kesakitan Demam Berdarah Dengue (DBD) Per penduduk di Kota Yogyakarta Tahun Menurunnya jumlah dan angka kesakitan DBD ini ternyata tidak seiring dengan angka bebas jentik (ABJ). Menurunnya ABJ dari 83,48 % pada tahun 2011 menjadi 80,37 % pada tahun 2012 ini justru diikuti dengan menurunnya angka kesakitan DBD. Hal ini disebabkan ABJ yang masih dibawah ambang batas yang diharapkan, yaitu 95 % sehingga jumlah penderita DBD masih cukup tinggi, walaupun menurun. Hasil pemantauan jentik menunjukkan bahwa ABJ di seluruh wilayah puskesmas masih berada di bawah ambang batas yang diharapkan. Pada Tabel 63 tampak ABJ yang tertinggi yaitu Puskesmas Pakualaman (91%) dan yang terendah Puskesmas Tegalrejo (75,34%). 10. Angka Kesakitan Malaria per Penduduk (Tabel 24) Walaupun kasus baru penyakit malaria tidak ditemukan lagi dalam beberapa tahun ini namun malaria masih menjadi perhatian di Kota Yogyakarta. Kasus yang ada hanya kasus impor/pendatang yang berdomisili tidak tetap di Kota Yogyakarta. Kewaspadaan malaria dilakukan karena adanya penderita import 23

24 yang sering ditemukan dan adanya nyamuk yang dimungkinkan dapat menjadi vector malaria. Dan pada tahun ini ditemukan kasus impor malaria sebanyak 7 penderita. 11. Kasus Penyakit Filariasis Kasus Filariasis yang ditemukan di wilayah Puskesmas Jetis merupakan kasus lama yang baru ditemukan karena merupakan penduduk pendatang dari luar wilayah kota. Jumlah penderita selama tahun ini adalah 1 penderita. C. STATUS GIZI 1. Persentase Berat Bayi Lahir Rendah (Tabel 26) Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) adalah bayi premature maupun bayi cukup bulan yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram. Persentase bayi BBLR juga menentukan derajat kesehatan masyarakat. Persentase bayi BBLR di Kota Yogyakarta pada tahun 2007 sampai dengan tahun 2012 dapat dilihat pada grafik sebagai berikut : Grafik Persentase Berat Bayi Lahir Rendah dibandingkan dengan yang ditimbang di Kota Yogyakarta Th ,96 4,96 5,51 4,92 3, ,

25 BBLR di Kota Yogyakarta diharapkan dapat selalu menurun semaksimal mungkin sebagaimana yang sudah terjadi selama dua tahun ini. 2. Persentase Balita dengan Gizi Buruk dan Gizi Kurang (Tabel 27) Pengukuran status gizi balita dilakukan satu tahun sekali dalam kegiatan pemantauan status gizi (PSG). Persentase balita Gizi buruk dengan indikator berat badan menurut umur dari hasil pemantauan status gizi dalam lima tahun terakhir dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2012 khusus untuk balita gizi buruk dengan indikator berat badan menurut umur, dapat dilihat pada grafik berikut ini : 1,4 Grafik Persentase Balita dengan Gizi Buruk dan Gizi Kurang di Kota Yogyakarta Th ,35 1,2 1,1 0,98 1,04 1,01 1 0,8 0, ,71 Berdasarkan Hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2012 dapat dilihat pada grafik sebagai berikut: 25

26 Grafik Pemantauan Status Gizi (PSG) di Kota Yogyakarta Th % 1% 5% 88% Gizi Lebih Gizi Baik Gizi Kurang Gizi Buruk Balita dengan status gizi baik 88 %, gizi kurang 6 %, gizi buruk 1 %, dan gizi lebih 5 %. Status gizi balita sangat dipengaruhi oleh gizi ibu pada saat hamil, berat badan lahir dan asupan makanan serta pola makan selama masa balita. 26

27 BAB IV UPAYA KESEHATAN A. PELAYANAN KESEHATAN 1. Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (Tabel 28) Cakupan K4 ibu hamil adalah cakupan ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal sesuai dengan standar, paling sedikit 4 kali dengan distribusi waktu 1 kali pada trimester I, 1 kali pada trimester II, dan 2 kali pada trimester III di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Dengan indikator ini, dapat diketahui cakupan pelayanan antenatal secara lengkap (memenuhi standar pelayanan dan menepati waktu yang ditentukan) yang menggambarkan tingkat perlindungan ibu hamil di suatu wilayah, disamping menggambarkan kemampuan manajemen ataupun kelangsungan program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Sedangkan cakupan K1 ibu hamil adalah cakupan ibu hamil yang pertama kali mendapat pelayanan antenatal oleh tenaga kesehatan di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Indikator akses ini dapat digunakan untuk mengetahui jangkauan pelayanan antenatal serta kemampuan program dalam menggerakkan masyarakat. Cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan adalah cakupan ibu bersalin yang mendapatkan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Dengan indikator ini dapat diperkirakan proporsi persalinan yang ditangani nakes dan ini menggambarkan kemampuan manajemen program KIA dalam pertolongan persalinan sesuai standar. Cakupan pelayanan nifas oleh nakes adalah cakupan pelayanan kepada ibu pada masa 6 jam sampai dengan 42 hari pasca bersalin sesuai standar paling sedikit 3 kali dengan distribusi waktu 6 jam sampai dengan hari ke-3 (KF1), hari ke-4 sampai dengan hari ke-28 (KF2), dan hari ke-29 sampai dengan hari ke-42 (KF3) setelah bersalin di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Dengan indikator dapat diketahui cakupan pelayanan nifas secara lengkap (memenuhi standar pelayanan dan menepati 27

28 waktu yang ditetapkan serta untuk menjaring KB pasca persalinan), yang menggambarkan jangkauan dan kualitas pelayanan kesehatan ibu nifas, Keluarga Berencana disamping menggambarkan kemampuan manajemen/ kelangsungan program KIA. Dengan target nasional K4 sebesar 95 % ternyata Cakupan K1 bumil di Kota Yogyakarta Tahun 2012 : 100 %, sedangkan cakupan K4 masih di bawah target yaitu 92,79 %. Seluruh persalinan di Kota Yogyakarta ditolong oleh tenaga kesehatan, sehingga Cakupan ibu bersalin ditolong nakes sudah mencapai 100% sebagaimana yang ditargetkan secara nasional. Namun cakupan ibu nifas yang mendapatkan pelayanan kesehatan yaitu sebesar 92 % masih perlu ditingkatkan (Tabel 28). 2. Persentase Cakupan Imunisasi TT Ibu Hamil (Tabel 29) Pada Tahun 2012, jumlah ibu hamil TT-1 adalah 1735 dengan persentase 34 %. jumlah ibu hamil TT-2 adalah 1024 dengan persentase 21.1 %, jumlah ibu hamil TT-3 adalah 472 dengan persentase 9.3 %, jumlah ibu hamil TT-4 adalah 163 dengan persentase 4,4 %, jumlah ibu hamil TT-5 adalah 132 dengan persentase 3.2 %. Angka ini dihitung berdasarkan jumlah ibu hamil sebanyak bumil. 3. Persentase Ibu Hamil yang Mendapatkan Tablet Fe (Tabel 30) Jumlah ibu hamil yang mendapatkan tablet Fe 1 adalah jumlah ibu hamil yang mendapatkan minimal 30 tablet tambah darah selama kehamilannya. Persentase ibu hamil yang mendapatkan tablet Fe 1 pada Tahun 2012 menurun dibandingkan Tahun Pada Tahun 2010, persentase ibu hamil yang mendapatkan tablet Fe 1 mencapai 80,26 %, sedangkan Tahun 2011 hanya mencapai 79,17%. Persentase ibu hamil yang mendapatkan tablet Fe 1 pada tahun 2007 sampai dengan tahun 2012 dapat dilihat pada grafik sbb : 28

29 Grafik 4.1 Persentase Ibu Hamil yang Mendapatkan Tablet Fe 1 di Kota Yogyakarta Th ,39 82,19 87, ,26 79, Jumlah ibu hamil yang mendapatkan tablet Fe 3 yaitu ibu hamil yang mendapatkan minimal 90 tablet selama kehamilannya. Persentase ibu hamil yang mendapatkan tablet Fe 3 pada Tahun 2012 menurun dibandingkan Tahun Pada Tahun 2011, persentase ibu hamil yang mendapatkan tablet Fe 3 mencapai 75,68%. Sedangkan Tahun 2012 dari bumil yang ada cakupan Fe 3 hanya mencapai 73,07 %. Persentase ibu hamil yang mendapatkan tablet Fe 3 pada tahun 2007 sampai dengan tahun 2012 dapat dilihat pada grafik sebagai berikut : Grafik 4.2 Persentase Ibu Hamil yang Mendapatkan Tablet Fe 3 Di Kota Yogyakarta Th ,07 84,02 86,94 75,68 73,07 66,

30 4. Cakupan Komplikasi Kebidanan yang Ditangani dan Cakupan Neonatus dengan Komplikasi yang Ditangani (Tabel 31) Cakupan pelayanan komplikasi obstetri/kebidanan adalah cakupan ibu dengan komplikasi kebidanan di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu yang ditangani secara definitif sesuai dengan dtandar oleh nakes kompeten pada tingkat pelayanan dasar dan rujukan. Penanganan definitif adalah penanganan/pemberian tindakan terakhir untuk menyelesaikan permasalah setiap kasus komplikasi kebidanan. Indikator ini mengukur kemampuan manajemen program KIA dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara profesional kepada bumil, bulin, dan bufas dengan komplikasi. Cakupan pelayanan komplikasi neonatus adalah cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani secara definitif oleh tenaga kesehatan kompeten pada tingkat pelayanan dasar dan rujukan di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Penanganan definitif adalah pemberian tindakan akhir pada setiap kasus komplikasi neonatus yang pelaporannya dihitung 1 kali pada masa neonatal. Indikator ini menunjukkan kemampuan sarana pelayanan kesehatan dalam menangani kasus-kasus kegawat daruratan neonatal yang kemudian ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan atau dapat dirujuk ke tingkat pelayanan yang lebih tinggi. Perkiraan jumlah ibu hamil dengan komplikasi adalah 20% dari jumlah semua ibu hamil sedangkan perkiraan jumlah neonatus dengan komplikasi adalah 15% dari jumlah semua neonatus yang ada. Adapun hasil dari cakupan pelayanan komplikasi kebidanan di tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2012 yaitu 92,7%. Adapun target nasional sebesar 80%. Cakupan pelayanan komplikasi neonatus di tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2011 sebesar 87,0%. Target nasional cakupan pelayanan komplikasi neonatus 80%. 5. Cakupan Pemberian Vitamin A pada Bayi, Anak Balita, dan Ibu Nifas (Tabel 32) Pemberian vitamin A pada bayi dan balita dilakukan pada Bulan Februari dan Agustus secara serempak. Bayi umur 6-11 bulan diberikan kapsul vitamin A warna biru ( IU) dan balita umur bulan diberikan kapsul vitamin A 30

31 warna merah ( IU). Sedangkan untuk ibu nifas diberikan 2 kapsul vitamin A berwarna merah ( IU). Adapun hasil distribusi pemberian vitamin A pada bayi sudah hampir mencapai 100%, yaitu 101%. Sedangkan untuk pemberian vitamin A pada balita mencapai 99,6%. Pada pemberian vitamin A untuk bufas ditingkat kota mencapai 85,6%. 6. Persentase Peserta KB Baru dan KB Aktif (Tabel 35) Pada Tabel 35 Jumlah Peserta KB Baru tidak dapat dirinci per puskesmas karena data diambil dari kantor KB, sedangkan untuk data peserta KB Aktif dapat diambil dari puskesmas sehingga dapat dirinci per puskesmas. Tahun 2012 peserta KB baru sebanyak dari PUS sehingga diperoleh angka 3,7%, menurun dibandingkan pada Tahun 2011 yang mencapai 8,7%. 7. Persentase Peserta KB Aktif (Tabel 35) Cakupan peserta KB Aktif adalah cakupan dari peserta KB yang baru dan lama yang masih aktif menggunakan alat dan obat kontrasepsi (alokan) dibandingkan dengan jumlah pasangan usia subur di suatu wilayah kerja pasa kurun waktu tertentu.indikator ini menunjukkan jumlah peserta KB baru dan lama yang masih aktif memakai alokon terus menerus hingga saat ini untuk menunda, menjarangkan kehamilan, atau yang mengakhiri kesuburan. Adapun hasil cakupan peserta KB Aktif di Kota Yogyakarta Tahun 2012 sebesar 76,8% dan sudah mencapai terget nasional yaitu 70%. 8. Cakupan Kunjungan Neonatus (Tabel 36) Cakupan pelayanan neonatus pertama (KN I) adalah cakupan neonatus yang mendapatkan pelayanan sesuai standar pada 6-48 jam setelah lahir di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu dengan indikator ini dapat diketahui akses/jangkauan pelayanan neonatal. Sedangkan cakupan pelayanan kesehatan neonatus lengkap (KN Lengkap) adalah cakupan neonatus yang mendapatkan pelayanan sesuai standar paling sedikit tiga kali dengan distribusi waktu 1 kali ada 6-48 jam, 1 kali pada hari ke-3 sampai dengan ke-7, dan 1 kali pada hari ke-8 sampai dengan hari ke-28 setelah lahir di suat wilayah pada kurun waktu tertentu. 31

32 Adapun hasil cakupan KN I Kota Yogyakarta Tahun 2012 yaitu 99,2%. Sedangkan cakupan KN Lengkap di Kota Yogyakarta Th 2012 sebesar 90,6% menurun disbanding tahun lalu 92,3%. 9. Cakupan Kunjungan Bayi (Tabel 37) Cakupan kunjungan bayi adalah cakupan bayi yang mendapatkan pelayanan peripurna minimal 4 kali, yaitu 1 kali pada umur 29 hari-2 bulan, 1 kali pada umur 3-5 bulan, 1 kali pada umur 6-8 bulan, dan 1 kali pada umur 9-11 bulan sesuai standar di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Dengan indikator ini dapat diketahui efektivitas, continuum of care dan kualitas pelayanan kesehatan bayi. Adapun hasil cakupan kunjungan bayi di Kota Yogyakarta Tahun 2012 sebesar 90,6 % yang berarti meningkat disbanding tahun 2011 yaitu 81,4%. Target nasional untuk cakupan kunjungan bayi yaitu 90% sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil kunjungan bayi di Kota Yogyakarta dapat mencapai target nasional. 10. Cakupan Desa /kelurahan Universal Child Immunization (UCI) (Tabel 38) Indikator yang dipakai untuk melihat standard pelayanan minimal pelayanan imunisasi selain imunisasi campak adalah cakupan desa/kelurahan yang terlayani program Universal Child Imunization (UCI). Seluruh kelurahan di Kota Yogyakarta sejak tahun 2008 telah tercakup program UCI (100%) 11. Persentase Cakupan Imunisasi Bayi (Tabel 39) Berdasarkan cakupan imunisasi campak, dapat diketahui persentase bayi yang telah diimunisasi dasar lengkap di Kota Yogyakarta. Persentase bayi yang diimunisasi lengkap berdasarkan cakupan imunisasi campak / imunisasi dasar lengkap pada tahun 2012 lebih tinggi (100,8 %) dari standard pelayanan minimal (80 %). Jumlah bayi sasaran dalam Profil Kesehatan ini tidak menggunakan perkiraan yang ditentukan dalam program imunisasi melainkan menggunakan jumlah bayi dari kohort KIA. Cakupan Imunisasi Campak dari tahun dapat dilihat pada grafik sebagai berikut: 32

33 Grafik 4.3 Cakupan Imunisasi Campak di Kota Yogyakarta Th ,8 98, Persentase Bayi yang Mendapat ASI Eksklusif (Tabel 41) Bayi mendapat ASI Eksklusif adalah bayi umur 0-6 bulan yang diberi ASI saja tanpa makanan atau cairan lain kecuali obat, vitamin, dan mineral. Cakupan ASI Eksklusif di Kota Yogyakarta pada Tahun 2012 mencapai 46,4 % menurun dari Tahun 2011 yang hanya mencapai 34,7%. Cakupan pemberian ASI Eksklusif di Kota Yogyakarta antara Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2012 dapat dilihat pada grafik berikut : Grafik 4.3 Cakupan ASI Eksklusif di Kota Yogyakarta Th ,4 35,51 34,7 30,09 30,91 28,

34 13. Cakupan Pemberian Makanan Pendamping ASI pada Anak Usia 6-23 Bulan Keluarga Miskin (Tabel 42) Cakupan pemberian MP ASI pada anak usia 6-23 bulan keluarga miskin adalah cakupan pemberian makanan pendamping ASI pada anak usia 6-23 bulan dari keluarga miskin selama 90 hari. Tahun 2012, cakupan MP ASI pada anak usia 6-24 bulan keluarga miskin sudah mencapai 95.3% sesuai target nasional. 14. Jumlah Balita Ditimbang (Tabel 44) Jumlah balita ditimbang (D) dibandingkan dengan jumlah balita seluruhnya (S) adalah wujud partisipasi masyarakat untuk menimbangkan balitanya di posyandu. Sedangkan tingkat keberhasilan program dapat dilihat dari balita yang berat badannya naik (N) dibandingkan dengan balita yang datang rutin ke Posyandu (D). Sedangkan BGM adalah balita yang ditimbang di posyandu dengan berat badan menurut umur berada pada dan di bawah garis merah pada Kartu Menuju Sehat (KMS). Tingkat partisipasi masyarakat ke posyandu (D/S) dapat dilihat bahwa di tingkat kota mencapai 74,7%. Sedangkan untuk keberhasilan program (N/D) yaitu 24,7% masih jauh di bawah target nasional yaitu 80%. Untuk persentase BGM di tingkat kota yaitu 0,7 % lebih bagus dibanding target nasional <5%. 15. Cakupan Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan (Tabel 45) Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan adalah balita gizi buruk (indikator BB/TB) yang ditangani di mana pelayanan kesehatan sesuai tata laksana gizi buruk di wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Tahun 2012, balita gizi buruk mendapat perawatan sudah 100% baik di tingkat puskesmas, Rumah Pemulihan Gizi, maupun rumah sakit. 16. Cakupan Pelayanan Anak Balita (Tabel 43) Cakupan pelayanan anak balita adalah cakupan anak balita (12-59 bulan) yang memperoleh pelayanan sesuai standar meliputi pemantauan pertumbuhan minimal 8 kali/th, pemantauan perkembangan minimal 2 kali/th, dan pemberian vitamin A 2 kali/th. Cakupan pelayanan anak balita di Kota Yogyakarta Th sebesar 79,65 % masih di bawah target nasional sebesar 90%. 34

35 17. Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat (Tabel 46) Salah satu tujuan penjaringan kesehatan anak seklah adalah terdeteksinya secara dini masalah kesehatan peserta didik. Penjaringan kesehatan peserta didik merupakan bagian dari pelayanan kesehatan dasar kesehatan sebagai urusan wajib pemerintah daerah, dan dilakukan satu tahun sekali pada awal tahun pelajaran dalam hal ini terhadap siswa kelas 1 SD/MI. Penjaringan kesehatan ini meliputi : a. Pemeriksaan keadaan umum b. Pengukuran tekanan darah dan denyut nadi c. Penilaian status gizi d. Pemeriksaan gigi dan mulut e. Pemeriksaan indera penglihatandan pendengaran f. Pemeriksaan laboratorium g. Pengukuran kesegaran jasmani h. Deteksi dini penyimpangan mental emosional Adapun jumlah anak sekolah dasar dan yang setingkat di Kota Yogyakarta pada tahun 2012 sebanyak siswa (Tabel 47), dan berdasarkan pendataan kegiatan imunisasi sebanyak siswa diantaranya adalah kelas 1. Penjaringan kesehatan yang dilaksanakan padaq tahun 2012 baru berhasil mencakup sebanyak siswa atau sebesar 95,7 %. Banyak puskesmas yang sudah berhasil mencakup > 90 % namun masih ada yang kurang dari 50 %. 18. Cakupan Pelayanan Kesehatan Usila (Tabel 48) Pelayanan kesehatan usila yang dimaksudkan adalah penduduk usia 60 tahun ke atas yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar oleh tenaga kesehatan baik di puskesmas maupun di Posyandu Kelompok Usia Lanjut. Hasil kegiatan pelayanan kesehatan Usia lanjut di Kota Yogyakarta Tahun 2012 sebanyak orang padahal jumlah Usila hanya orang. Sistem pencatatan kegiatan belum sesuai dengan format dalam data profil sehingga mengakibatkan angka yang pelayanan tampak jauh sangat tinggi, yaitu 367,6 %. Hal ini karena data yang ditampilkan adalah frekuensi kunjungan usila. 35

36 19. Cakupan Pelayanan Gawat Darurat Level 1 (Tabel 49) Gawat darurat level 1 adalah tempat pelayanan gawat darurat yang memiliki dokter on site 24 jam dengan kualifikasi GELS (General Emergency Life Support) dan/atau ATLS (Advance Trauma Life Support) dan ACLS (Advance Cardiac Life Support), serta memiliki alat transportasi dan komunikasi. Sarana kesehatan dengan kemampuan gawat darurat yang dapat diakses oleh masyarakat di Kota Yogyakarta tahun 2012 sebanyak 20 unit (86,96 %) dan yang mempunyai kemampuan Gadar terdiri dari 9 RSU (100 %), 1 RSJ (100 %), 7 RSK (62,50 %) dan 3 puskesmas perawatan (100 %). Sampai tahun 2015 secara nasional ditargetkan sebesar 100 % semua pelayanan kesehatan tersebut mampu melakukan pelayanan gawat darurat level 1. Namun di Kota Yogyakarta sampai tahun ini masih terdapat 3 rumah sakit khusus yang belum dapat melaksanakan pelayanan gadar lebel 1 dikarenakan khusus THT, khusus mata dan khusus gigi + mulut. Apabila ketiga RSK ini tidak dimasukkan dalam penghitungan cakupan gadar dikarenakan merupakan RS Khusus maka cakupan gadar level 1 di Kota Yogyakarta sudah 100 %. 20. Jumlah Penderita dan Kematian pada KLB (Tabel 50 dan Tabel 51) Jumlah seluruh kejadian luar biasa yang dapat dideteksi selama tahun 2012 adalah sebanyak 12 kejadian dengan jumlah penderita 245 dan 1 diantaranya meninggal dunia. Kasus-kasus tersebut memenuhi kriteria sebagai KLB (kejadian luar biasa) dan ditanggulangi sebagaimana penanggulangan KLB. KLB yang terbanyak adalah Keracunan Pangan sebanyak 5 kali dengan jumlah penderita 191 orang. Dan Leptospirosis 5 kali dengan jumlah penderita 6 orang dan 1 diantaranya meninggal dunia (Tabel 51). 21. Rasio Tambal/Cabut Gigi Tetap (Tabel 52-53) Kegiatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang dilaksanakan di puskesmas diantaranya adalah tumpatan gigi tetap dan pencabutan gigi tetap. Jumlah pasien yang dilakukan tindakan tumpatan gigi tetap selama tahun 2012 sebanyak orang, sedangkan pencabutan gigi tetap sebanyak orang. Dari jumlah tersebut bila dihitung rasionya diperoleh angka 1,08. 36

37 Di dalam pelayanan UKGS, (Tabel 53) dari murid SD/MI yang ada, yang dilakukan pemeriksaan kesehatan gigi siswa (49,3%), yang perlu mendapat perawatan sebanyak siswa dan yg mendapat perawatan 51,6%. 22. Jumlah Kegiatan Penyuluhan Kesehatan (Tabel 54) Penyuluhan kelompok pada sasaran tertentu seperti kader kesehatan, warga RT/ RW, tokoh masyarakat, sekolah dan sebagainya dilaksanakan dengan frekuensi yang cukup tinggi. Jumlah seluruh penyuluhan kelompok yang tercatat pada umumnya hanya yang bersifat formal sehingga selama tahun 2012 hanya tercatat 1005 kali penyuluhan kelompok. Selain penyuluhan kelompok, juga dilaksanakan penyuluhan massa yang jumlahnya tidak tercatat pada Tabel 54. Penyuluhan massa selalu dilaksanakan setiap tahun, terutama pada momentum hari besar, hari kesehatan, HUT Kota, sekaten dan sebagainya serta siaran-siaran radio maupun TV local. B. AKSES DAN MUTU UPAYA KESEHATAN (UPT PJKD) 1. Cakupan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Prabayar (Tabel 55) Jaminan kesehatan daerah Kota Yogyakarta meliputi Askes peserta, Jamkesmas peserta dan jaminan lainnya peserta. Secara keseluruhan terdapat 46,7 % penduduk yang mempunyai jaminan kesehatan. 2. Cakupan Pelayanan Kesehatan Rawat jalan Masyarakat Miskin dan Hampir Miskin (Tabel 57) Untuk masyarakat miskin dan hampir miskin yang dicakup Jamkesmas melalui pelayanan dasar di Puskesmas sebanyak kasus, dari masyarakat miskin yang ada. Kakau dihitung berdasarkan kuota rata-rata penduduk miskin mengakses layanan kesehatan dasar setiap tahun adalah sebesar 0,6 kali. 3. Cakupan Pelayanan Dasar Rawat Inap Masyarakat Miskin dan Hampir Miskin (Tabel 56) Untuk pelayanan kesehatan di PPK II/III bagi penduduk miskin 5,9% dari seluruh kunjungan rawat inap dan rawat jalan di PPK II/III. 37

38 4. Jumlah Kunjungan Rawat Jalan, Rawat Inap di Sarana Pelayanan Kesehatan (Tabel 58) Jumlah kunjungan rawat jalan di puskesmas dan di rumah sakit diakumulasikan selama tahun 2012 sebanyak pasien. Jumlah kunjungan rawat inap di puskesmas dan di rumah sakit diakumulasikan selama tahun 2012 sebanyak pasien. Sangat tingginya jumlah kunjungan tersebut antara lain karena adanya pasien luar wilayah, terutama di sumah sakit yang sulit untuk dipilahkan dengan pasien dalam wilayah. 5. Jumlah Kunjungan Gangguan Jiwa di Sarana Pelayanan Kesehatan (Tabel 58) Gangguan jiwa yang berkunjung ke puskesmas sebanyak pasien, dengan perincian laki-laki pasien dan perempuan pasien. Data ini diambil dari SP2TP yang terdiri dari Gangguan Neurotik, Gangguan Psikotik, Retardasi Mental, dsb. Bila dijumlahkan antara puskesmas dan rumah sakit maka jumlah kunjungan gangguan jiwa selama tahun 2012 sebanyak pasien dengan perincian laki-laki pasien dan perempuan pasien. 6. Angka Kematian di Rumah Sakit (Tabel 59) Angka kematian umum untuk setiap penderita keluar dari rumah sakit (GDR : Gross Death Rate) adalah sebesar 0,7/1000. Angka ini diperoleh dari jumlah kematian di rumah sakit sebanyak 821 pasien dan jumlah pasien yang keluar, baik hidup maupun mati sebanyak pasien. Sedangkan angka kematian >48 jam dirawat (NDR: Net Death Rate) di RS sebesar 1,1/ Indikator Kinerja Pelayanan di Rumah Sakit (Tabel 60) Dari seluruh rumah sakit se Kota Yogyakarta, jumlah tempat tidur yang ada adalah 1.949, jumlah pasien (hidup dan mati) sebanyak pasien dan jumlah hari perawatan sebanyak hari, maka BOR (Bed Occupancy Rate) menjadi sebesar 44,4 %. BOR adalah persentase pemakaian tempat tidur di rumah sakit pada satu satuan waktu. Selain itu, rata rata lama rawatan seorang pasien di rumah sakit se Kota Yogyakarta (LOS : Length of Stay) sebasar 2,6 % dan rata-rata hari tempat tidur tidak ditempati dari saat terisi sampai saat terisi berikutnya (TOI : Turn Over Interval) sebesar 3,2 %. 38

39 C. PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT (PHBS) MASYARAKAT Target kegiatan pembinaan PHBS pada tingkat nasional Tahun 2012 adalah 65% rumah tangga telah ber-phbs, sedangkan target di Kota Yogyakarta adalah 70 %. 1. Persentase Rumah Tangga Ber-PHBS (Tabel 61) Pendataan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Kota Yogyakarta dilakukan setiap tahun. Mulai dari Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2012 pendataan dilakukan pada semua KK yang ada di Kota Yogyakarta. Pendataan dilakukan oleh kader PHBS yang ada di setiap Rukun Tetangga (RT) menggunakan format PHBS. Mulai Tahun 2011 pendataan PHBS dilakukan dengan menggunakan 10 indikator, yaitu persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, ASI Eksklusif, menimbang balita setiap bulan, menggunakan air bersih yang memenuhi syarat, menggunakan jamban memenuhi syarat, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk, olah raga atau beraktivitas fisik setiap hari, makan buah dan sayur setiap hari, serta tidak merokok di dalam rumah. Sedangkan pada tahun sebelumnya menggunakan 18 indikator (11 indikator perilaku dan 7 indikator lingkungan). Data persentase cakupan rumah tangga ber-phbs di Kota Yogyakarta Tahun 2007 sampai dengan tahun 2012 adalah sebagai berikut: Grafik 4.4 Cakupan Rumah Tangga ber-phbs di Kota Yogyakarta Th ,17 97,03 97,3 81,1 57,2 56, Berdasarkan grafik tersebut diatas, cakupan rumah tangga yang ber-phbs dari tahun 2007 sampai dengan tidak dapat dibandingkan karena indikator penilaian yang dipakai tidak sama. 39

40 Cakupan tahun 2007 sampai dengan 2009 mencapai lebih dari 95 % karena indikator yang dipakai adalah strata III ( melaksanakan 7 sampai 15 indikator PHBS) dan strata IV (melaksanakan lebih dari 15 indikator). Pada tahun 2010 penilaian rumah tangga ber PHBS mempergunakan strata IV, sehingga cakupannya baru tercapai 57,2 %. Cakupan rumah tangga yang ber-phbs pada Tahun 2011 dan 2012 adalah dilihat dari rumah tangga sasaran yang sudah melaksanakan indikator 1 sampai dengan 7, yaitu persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, ASI Eksklusif, menimbang balita setiap bulan, menggunakan air bersih yang memenuhi syarat, menggunakan jamban memenuhi syarat, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk. Menurunnya jumlah ber-phbs dari 81,1 % menjadi 56,9 % pada tahun ini lebih banyak disebabkan oleh kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menurunnya angka bebas jentik. Pembinaan untuk peningkatan PHBS tidak hanya pada indikator yang rendah, tetapi semua indikator perlu dilakukan peningkatan melalui sosialisasi terus menerus dan pemberdayaan kelompok masyarakat akan pentingnya perilaku yang merupakan salah satu faktor berpengaruh terhadap derajat kesehatan masyarakat selain lingkungan, pelayanan kesehatan, dan faktor keturunan. Hidup sehat tidak dapat dicapai hanya dengan melakukan satu atau beberapa indikator saja, tetapi hidup sehat harus melakukan semua indikator. 2. Persentase Posyandu Purnama dan Mandiri (Tabel 72) Jumlah posyandu di Kota Yogyakarta pada Tahun 2012 sebanyak 662 posyandu, dengan posyandu yang aktif sejumlah 449 posyandu. Berdasarkan kategori posyandu, terdiri dari 173 posyandu madya, 257 posyandu purnama, dan 192 posyandu mandiri. 40

41 D. KEADAAN LINGKUNGAN 1. Persentase Rumah Sehat Dari seluruh jumlah rumah di Kota Yogyakarta pada tahun 2012 sebanyak rumah, terdapat rumah yang sehat (89,14 %). Bila dibandingkan dengan tahun lalu terdapat sedikti peningkatan, sebagaimana grafik berikut : Grafik 4.6 Cakupan Rumah Sehat di Kota Yogyakarta Th ,63 86,46 89,53 89,1 88,0 89, Persentase Rumah/Bangunan yang Diperiksa Jentik Nyamuk Aedes. (Tabel 63) Dari seluruh rumah/bangunan yang ada, yang dilakukan pemeriksaan jentik sebanyak rumah (8,07 %), dan dari jumlah tersebut diantaranya bebas dari jentik (80,37 %). Angka ini masih cukup jauh dari angka yang diharapkan yaitu sebesar 95 %. 3. Persentase Keluarga menurut Jenis Sarana Air Bersih yang Digunakan (Tabel 64) Jenis sarana air bersih yang digunakan oleh masyarakat di kota Yogyakarta pada umumnya adalah sumur gali sebanyak 54,1 %. 4. Persentase Keluarga dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi Dasar (Tabel 66) Sarana Sanitasi Dasar meliputi persediaan air bersih, jamban, tempat sampah dan pengelolaan air limbah. Cakupan kepemilikan sanitasi dasar dihitung dari jumlah KK yang memiliki dibagi jumlah KK yang diperiksa dikalikan seratus persen. Cakupan kepemilikan menurut jenis sanitasi dasar mulai tahun adalah sebagai berikut : 41

42 No Tabel 4.1 Cakupan Kepemilikan Sanitasi di Kota Yogyakarta Tahun Sarana Sanitasi Dasar Tahun Persediaan Air Bersih 98,2% 100% 100% 99.0% 97,3% 62,8% 2 Jamban 93,5% 95,3% 92,4% 95.0% 94,5% 89,7% 3 Tempat Sampah 98,9% 98,9% 91,8% 90.6% 95,1% 90,0% 4 Pengelolaan Air Limbah 95,5% 90,5% 90,4% 90.3% 94,7% 89,9% Sumber : Seksi PL Dinkes Kota Yogyakarta 5. Persentase Tempat-tempat Umum dan Pengelolaan Makanan (TUPM) Sehat Sebagaimana Tabel 67, jumlah TPUM yang ada pada tahun 2012 sebanyak tempat, dan yang diperiksa sebanyak tempat dengan hasil : Hotel 97,26 % sehat, Restoran/rumah makan 91,47 % sehat Pasar 100 % sehat Lainnya 90,41 % sehat 6. Persentase Institusi Dibina Kesehatan Lingkungannya (Tabel 68) Jumlah institusi yang ada di Kota Yogyakarta sebanyak tempat yang meliputi sarana kesehatan, sarana pendidikan, sarana ibadah, sarana perkantoran dan institusi lainnya. cakupan institusi yang dibina adalah sbb: Grafik 4.7 Persentase Institusi dibina Kesling di Kota Yogyakarta Th % 100% 80% 100% 94,40% 86,80% 87,00% 78,70% 60% 40% 20% 0% Kesehatan Pendidikan Ibadah Perkantoran Lainnya 42

43 BAB V SUMBER DAYA KESEHATAN A. SARANA KESEHATAN 1. Ketersediaan Obat menurut Jenis Obat (Tabel 69) Ketersediaan obat menurut jenis obat di Kota Yogyakarta Tahun 2012 sejumlah 34 jenis. Berdasarkan persentase tingkat kecukupan dalam Tahun 2011 rata-rata sebesar 432,37 % atau sudah melebihi 150%, yang berarti, untuk perencanaan terpadu obat yang terdiri dari jenis, kebutuhan, dan anggaran untuk ketersediaan obat sudah cukup. 2. Jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan menurut Kepemilikan/Pengelola (Tabel 70) Grafik 5.2. Sarana Pelayanan Kesehatan menurut Kepemilikan/Pengelola Di Kota Yogyakarta Th GFK TOKO OBAT APOTEK PRAKTK PENGOBATAN PRAKTIK DOKTER PRAKTIK DOKTER BERSAMA BALAI PENGOBATAN/KLINIK RUMAH BERSALIN RUMAH SAKIT KHUSUS RUMAH SAKIT BERSALIN RUMAH SAKIT JIWA RUMAH SAKIT UMUM SWASTA TNI/POLRI PEM.KAB/KOTA 43

44 3. Posyandu menurut Strata (Tabel 72) Jumlah posyandu di Kota Yogyakarta pada Tahun 2012 sebanyak 662 posyandu, dengan posyandu yang aktif sejumlah 449 posyandu. Berdasarkan kategori posyandu, terdiri dari 173 posyandu madya, 1257 posyandu purnama, dan 192 posyandu mandiri. 4. Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) (Tabel 73) Jumlah Kelurahan Siaga di Kota Yogyakarta pada tahun 2012 sebanyak 45 kelurahan dengan 25 Kelurahan Siaga Aktif atau 55,56%. 5. Data Dasar Puskesmas Jumlah puskesmas di Kota Yogyakarta sebanyak 18 puskesmas dan 11 puskesmas pembantu. Dari 18 puskesmas tersebut, 3 merupakan puskesmas rawat inap, yaitu Puskesmas Mergangsan, Puskesmas Jetis, dan Puskesmas Tegal Rejo dan 3 puskesmas ISO, yaitu Puskesmas Mantrijeron, Puskesmas Jetis, dan Puskesmas Umbulharjo II. B. TENAGA KESEHATAN 1. Tenaga Medis Berdasarkan hasil pendataan tenaga kesehatan di sarana kesehatan di Kota Yogyakarta Tahun 2012, untuk Tenaga Medis yaitu Dokter Umum, Dokter Gigi dan Dokter Spesialis, terdata sebanyak 900 orang. Situasi tenaga medis di sarana kesehatan di Kota Yogyakarta tahun 2012 disajikan pada gambar berikut ini : Grafik 5.3. Jumlah Tenaga Medis Menurut Sarana Kesehatan di Kota Yogyakarta Tahun

45 2. Tenaga Keperawatan dan Bidan Tenaga Keperawatan (Perawat dan Perawat Gigi) dan Bidan di Kota Yogyakarta berdasarkan hasil pendataan berjumlah orang. Berdasarkan sarana kesehatan, terbanyak tenaga keperawatan yang bertugas di Rumah Sakit Swasta sejumlah 1863 orang. Selengkapnya berikut disajikan gambar jumlah ketenagaan keperawatan dan Bidan menurut sarana kesehatan di Kota Yogyakarta berdasarkan rekapitulasi hasil pendataan tenaga kesehatan tahun Grafik 5.4. Jumlah Tenaga Keperawatan Menurut Sarana Kesehatan di Kota Yogyakarta Tahun Tenaga Kefarmasian Tenaga kefarmasian meliputi tenaga farmasi dengan pendidikan SMF/SAA, AMF, Sarjana Farmasi, Apoteker dan Magister Farmasi, yang berjumlah 638 orang. Sebagian besar tenaga kefarmasian di Kota Yogyakarta dari hasil pendataan tenaga kesehatan adalah Apoteker (247 orang) dan terbanyak bertugas di Apotek (182 orang). Berikut selengkapnya disajikan gambar jumlah tenaga kefarmasian menurut sarana kesehatan di Kota Yogyakarta tahun

46 Grafik 5.5. Jumlah Tenaga Kefarmasian Menurut Sarana Kesehatan di Kota Yogyakarta Tahun Tenaga Kesehatan Masyarakat Tenaga Kesehatan Masyarakat terdiri atas tenaga kesehatan masyarakat dan sanitarian berjumlah 102 orang. Dari hasil pendataan ketenagaan kesehatan, tenaga kesehatan masyarakat terbanyak adalah tenaga kesehatan masyarakat (50 orang), yang sebagian besar bekerja di Dinas Kesehatan sejumlah 15 orang. Untuk sanitarian berjumlah 48 orang, sebagian besar berpendidikan Ahli Madya Kesehatan Lingkungan (AMKL) sebanyak 35 orang, terbanyak bertugas di puskesmas (16 orang). 5. Tenaga Ahli Gizi Tenaga Ahli Gizi menurut hasil pendataan berjumlah 86 orang, terbanyak berpendidikan Ahli Madya Gizi sejumlah 72 orang, yang sebagian besar bertugas di Puskesmas (19 orang). Berikut selengkapnya disajikan gambar jumlah tenaga ahli gizi di Kota Yogyakarta menurut sarana kesehatan tahun

47 Grafik 5.6. Jumlah Tenaga Ahli Gizi Menurut Sarana Kesehatan di Kota Yogyakarta Tahun Tenaga Keterapian Fisik dan Medis Grafik 5.7. Jumlah Analis Kesehatan Menurut Sarana Kesehatan di Kota Yogyakarta Tahun

48 Dokter Grafik 5.8. Jumlah dan Rasio Tenaga Kesehatan di Kota Yogyakarta Tahun Dokter Spesialis Dari gambar diagram batang tersebut terlihat bahwa untuk profesi Bidan, Sanitarian dan Tenaga ahli Gizi rasionya masih di bawah standar target Indikator Indonesia Sehat. Pada Dokter, Dokter Umum dan Dokter Spesialis rasionya melebihi target Indikator Indonesia Sehat, hal ini dimungkinkan karena adanya kesempatan bagi Dokter bisa berpraktek pada 3 sarana kesehatan Dokter Gigi Perawat Bidan Apoteker Sanitarian Tenaga Ahli Gizi Indikator Indonesia Sehat Ratio C. PEMBIAYAAN KESEHATAN Persentase Anggaran Kesehatan dalam APBD Kabupaten/Kota. APBD Kota Yogyakarta Tahun 2012 sebesar Rp ,-. Adapun anggaran bidang kesehatan yang terdiri dari Dinas Kesehatan dan rumah Sakit Jogja sebesar Rp ,- dengan rincian belanja langsung sebesar Rp ,- dan belanja tidak langsung sebesar Rp ,- sehingga persentase APBD bidang kesehatan pada Tahun Anggaran 2012 sebesar 12,28 %. 48

49 BAB VI KESIMPULAN A. Kesimpulan 1. Keadaan umum Kota Yogyakarta yang berkaitan dengan geografi, demografi, tingkat pendidikan, sosial ekonomi, sarana pelayanan kesehatan menggambarkan sebagai berikut : a. Kota Yogyakarta terletak di tengah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan merupakan pusat dari Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. b. Kepadatan penduduk cukup tinggi yaitu mencapai jiwa per Km2. c. Fasilitas pendidikan cukup lengkap mulai tingkat TK hingga perguruan tinggi, baik yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta. Ditinjau dari segi jenjang pendidikan, persentase tertinggi adalah pada tingkat pendidikan menengah ( SMA) yaitu 30 %, meningkatdibandingkan tahun lalu 28,57 %. Selain itu masih ada penduduk yang tidak/belum tamat SD dan tidak sekolah yang jumlahnya cukup banyak. Pada jenjang pendidikan tinggi, perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki. d. Jumlah penduduk miskin dan hampir miskin di Kota Yogyakarta meningkat dari tahun sebelumnya, dari jiwa pada tahun 2011 menjadi jiwa pada tahun e. Sarana pelayanan kesehatan di Kota Yogyakarta baik yang dikelola Pemerintah maupun Swasta secara kuantitas dan kualitas cukup memadai, walaupun masih perlu ditingkatkan kualitas pelayanannya agar angka kesakitan dan kematian suatu penyakit dapat menurun. 2. Standar pelayanan yang digunakan sebagai acuan kinerja adalah Indikator Indonesia Sehat 2010, SPM berdasarkan SK Menkes No. 1457/Menkes/SK/IX/2003, dengan pencapaian program kesehatan sebagai berikut : a. Derajat Kesehatan di Kota Yogyakarta dilihat dari angka kematian, angka kesakitan, dan status gizi masyarakat Kota Yogyakarta. Secara umum angka kematian bayi dan angka kematian Balita dalam delapan tahun terakhir mengalami penurunan dan di bawah angka maksimal, tetapi untuk angka kematian ibu maternal mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, 49

50 penyebab kematian ibu maternal sebagian besar dikarenakan perdarahan pada saat persalinan. Perdarahan waktu persalinan dapat disebabkan antara lain karena anemia ibu hamil, disamping penyakit lainnya seperti halnya hipertensi yang mengakibatkan eklamsia. Morbiditas di Kota Yogyakarta adalah angka kesembuhan (Cure rate) TB paru BTA + yang baru mencapai 75,3 % masih dibawah angka harapan yang seharusnya yaitu diatas 85%. Upaya meningkatkan ketaatan minum obat melalui PMO dan upaya perbaikan sanitasi perumahan masih perlu ditingkatkan. Status gizi penduduk Kota Yogyakarta masih perlu mendapat perhatian, hal ini diperkuat dengan data status gizi buruk Balita sebesar 1,01%, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun dibawah target nasional sebesar 5 % masih menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian. Masih ditemukannya balita dengan status gizi burukjuga merupakan permasalahan yang perlu diselesaikan. Walaupun demikian angka gizi buruk di Kota Yogyakarta hanya sebesar 0,71 % yang berarti sudah lebih baik dari target Nasional ( <1 % ). Kasus penderita DBD mengalami penurunan yang cukup tajam, dari 448 penderita pada tahun 2011, menjadi hanya 359 penderita pada tahun Sedangkan jumlah kematian DBD sama dengan tahun lalu, yaitu 2 penderita (CFR 12,1 %). Angka tersebut masih dapat diupayakan menjadi lebih rendah bila kegiatan PSN dapat ditingkatkan sehingga angka bebas jentik menjadi tinggi. Pada tahun ini ABJ yang diharapkan sebesar 95 % hanya dapat mencapai 80,37 %. b. Persentase rumah sehat pada tahun ini juga terjadi peningkatan dibandingkan tahun lalu. Hasil rumah yang diperiksa (inspeksi sanitasi) pada tahun 2012 terdapat rumah yang sehat (89,14 %). Sedangkan tahun 2011 persentase rumah sehat sebesar 87,77 %. Angka ini berarti sudah dapat mencapai target SPM yaitu sebesar 80 %. c. Dilihat dari perilaku masyarakat, berdasarkan hasil survei PHBS menunjukkan bahwa persentase perilaku sehat penduduk Kota Yogyakarta masih sangat rendah, yaitu 56,9 %. Namun angka ini sudah lebih baik dibandingkan tahun lalu yang baru mencapai 56,4 %. 50

51 Cakupan Posyandu mandiri sudah mencapai 30,9 % dan Posyandu Purmana 41,3 %. Sedangkan persentase bayi mendapat ASI eksklusif mengalami penurunan yang cukup tajam dibandingkan tahun 2011 yang sudah mencapai 75,04 %. Tahun 2012 ini turun menjadi 46,4 %, padahal target nasional sebesar 80%. d. Hasil pelayanan kesehatan di Kota Yogyakarta secara umum adalah : 1) Cakupan kunjungan ibu hamil di Kota Yogyakarta pada dua tahun terakhir dapat mencapai target > 90 %. K1 tahun ini sebesar 100 % sedangkan K4 92,8 % yang berarti terdapat DO (drop out) rata-rata sebesar 7,2 %. Dengan semakin banyaknya sarana kesehatan yang melayani pemeriksaan kehamilan, maka diharapkan Kunjungan ibu hamil (K4) akan terus meningkat. 2) Persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan meningkat pada Tahun 2012 dapat mencapai 100 %. Sedangkan Ibu Nifas yang mendapat pelayanan kesehatan juga sudah mencapai target, yaitu 92,0 %. 3) Persentase peserta KB terhadap pasangan usia subur juga sudah mencapai target standar pelayanan minimal secara nasional (70%) yaitu sebesar 76,8 %. 4) Belum efektifnya pelaksanaan PWS Imunisasi secara konsisten menyebabkan terjadinya cakupan yang melebihi 100 %. Adanya bayi luar wilayah yang diimunisasi di Kota Yogyakarta menyebabkan cakupan imunisasi dasar lengkap tahun 2012 menjadi sebesar 100,8 %. Walaupun demikian dapat dipastikan bahwa cakupan imunisasi bayi di Kota Yogyakarta sudah mencapai target standar pelayanan minimal secara nasional (80%). 5) Cakupan ibu hamil mendapat Fe masih berada di bawah target nasional (90 %). Pada tahun 2012 ini cakupan Bumil mendapat Fe 1 sebesar 79,17 %, dan cakupan Fe3 sebesar 73,07 %. 6) Cakupan Vitamin A yang diberikan pada Balita dan Ibu Nifas sudah mencapai angka yang cukup tinggi. Cakupan Balita mendapat Vit A 2 kali sebesar 99,63 % dan Cakupan Ibu Nifas mendapat Vit A sebesar 85,58 % berada di bawah standar pelayanan minimal secara nasional (100 %). 7) Ketersediaan obat essensial sudah sesuai kebutuhan dan persentase penulisan resep obat generik telah sesuai kebutuhan artinya 100% 51

52 terpenuhi. Angka ini telah diatas target nasional yang diharapkan yaitu sebesar 70%. 8) Anggaran Pembiayaan kesehatan dari sektor pemerintah mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. B. Saran Perlu dilakukan evaluasi yang lebih intensif terhadap kegiatan-kegiatan maupun pelaksanaan program yang cakupannya masih berada di bawah standar pelayanan minimal atau yang belum seprti yang diharapkan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut : 1. Cakupan Keluarga ber-phbs. 2. Status Gizi Balita. 3. Angka kesembuhan penyakit TB paru BTA (+). 4. Kegiatan pendampingan ibu hamil, suami siaga dan kelurahan siaga sebagai bagian dari upaya untuk mengeliminasi kasus kematian ibu maupun neonatus 5. Perlu adanya peningkatan sosialisasi penerapan cara pengelolaan makanan yang benar, mulai dari pemilihan bahan hingga penyajian makanan 6. Diperlukan peningkatan profesionalisme tenaga kesehatan melalui pendidikan dan pelatihan untuk peningkatan mutu SDM di bidang kesehatan. 7. Pembiayaan kesehatan melalui APBD perlu ditingkatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan pada masyarakat melalui advokasi pada Pemerintah Kota Yogyakarta. 8. Perlu adanya peningkatan kerjasama lintas sektor, sektor swasta, dan masyarakat dalam membahas permasalahan kesehatan dan lebih meningkatkan komunikasi. 52

53 53

54 Daftar Tabel 54

55 55

56 NO KECAMATAN LUAS JUMLAH JUMLAH RATA-RATA KEPADATAN JUMLAH WILAYAH RUMAH JIWA/RUMAH PENDUDUK DESA KELURAHAN DESA+KEL. PENDUDUK (km 2 ) TANGGA TANGGA per km Danurejan 1, , Gedongtengen 0, , Gondokusuman 3, , Gondomanan 1, , Jetis 1, , Kotagede 3, , Kraton 1, , Mantrijeron 2, , Mergangsan 2, , Ngampilan 0, , Pakualaman 0, , Tegalrejo 2, , Umbulharjo 8, , Wirobrajan 1, , JUMLAH 32, , Sumber : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Yogyakarta DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KECAMATAN 56

57 TABEL 2 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN, KELOMPOK UMUR, RASIO BEBAN TANGGUNGAN, RASIO JENIS KELAMIN, DAN KECAMATAN NO WILAYAH PUSKESMAS JUMLAH PENDUDUK JUMLAH PENDUDUK LAKI-LAKI PEREMPUAN >=65 JUMLAH >=65 JUMLAH RASIO BEBAN TANG GUNGAN RASIO JENIS KELAMIN Danurejan ,42 99,34 Danurejan ,42 99,49 2 Gedongtengen ,75 96,78 3 Gondokusuman ,75 96,20 Gondokusuman ,72 99,01 4 Gondomanan ,49 95,81 5 Jetis ,37 96,19 6 Kotagede ,30 96,00 Kotagede ,31 100,24 7 Kraton ,14 95,51 8 Mantrijeron ,49 97,09 9 Mergangsan ,98 94,90 10 Ngampilan ,34 97,62 11 Pakualaman ,57 91,02 12 Tegalrejo ,95 97,74 13 Umbulharjo ,80 98,17 Umbulharjo ,80 98,00 14 Wirobrajan ,01 96,92 JUMLAH ,99 96,92 Sumber : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Yogyakarta 57

58 TABEL 3 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR NO KELOMPOK UMUR (TAHUN) JUMLAH PENDUDUK LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI+PEREMPUAN JUMLAH Sumber : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Yogyakarta 58

59 TABEL 4 PERSENTASE PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF MENURUT JENIS KELAMIN DAN KECAMATAN NO KECAMATAN JUMLAH LAKI-LAKI MELEK HURUF % JUMLAH JUMLAH PENDUDUK USIA 10 KE ATAS PEREMPUAN MELEK HURUF % JUMLAH LAKI-LAKI + PEREMPUAN MELEK HURUF Danurejan , , ,0 2 Gedongtengen , , ,0 3 Gondokusuman , , ,0 4 Gondomanan , , ,0 5 Jetis , , ,0 6 Kotagede , , ,0 7 Kraton , , ,0 8 Mantrijeron , , ,0 9 Mergangsan , , ,0 10 Ngampilan , , ,0 11 Pakualaman , , ,0 12 Tegalrejo , , ,0 13 Umbulharjo , , ,0 14 Wirobrajan , , ,0 % JUMLAH , , ,0 Sumber : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Yogyakarta 59

60 TIDAK/ BELUM PERNAH SEKOLAH TIDAK/ BELUM TAMAT SD/MI SD/MI SMP/ MTs SMA/ SMK/ MA AK/ DIPLOMA UNIVERSITAS JUMLAH TIDAK/ BELUM PERNAH SEKOLAH TIDAK/ BELUM TAMAT SD/MI SD/MI SMP/ MTs SMA/ SMK/ MA AK/ DIPLOMA UNIVERSITAS JUMLAH TIDAK/ BELUM PERNAH SEKOLAH TIDAK/ BELUM TAMAT SD/MI SD/MI SMP/ MTs SMA/ SMK/ MA AK/ DIPLOMA UNIVERSITAS JUMLAH TABEL 5 PERSENTASE PENDUDUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BERUSIA 10 TAHUN KE ATAS MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN DAN KECAMATAN LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN NO KECAMATAN Danurejan Gedongtengen Gondokusuman Gondomanan Jetis Kotagede Kraton Mantrijeron Mergangsan Ngampilan Pakualaman Tegalrejo Umbulharjo Wirobrajan JUMLAH Sumber : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Yogyakarta 60

61 TABEL 6 JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN DAN PUSKESMAS JUMLAH KELAHIRAN NAMA NO KECAMATAN LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN PUSKESMAS HIDUP + HIDUP + HIDUP + HIDUP MATI HIDUP MATI HIDUP MATI MATI MATI MATI Danurejan Danurejan Danurejan Gedongtengen Gedongtengen Gondokusuman Gondokusuman Gondokusuman Gondomanan Gondomanan Jetis Jetis Kotagede Kotagede Kotagede Kraton Kraton Mantrijeron Mantrijeron Mergangsan Mergangsan Ngampilan Ngampilan Pakualaman Pakualaman Tegalrejo Tegalrejo Umbulharjo Umbulharjo Umbulharjo Wirobrajan Wirobrajan JUMLAH ANGKA LAHIR MATI (DILAPORKAN) 23,6 Sumber : Data PWS KIA 2012 Keterangan : Angka Lahir Mati (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan Angka Lahir Mati yang sebenarnya di populasi 61

62 TABEL 7 JUMLAH KEMATIAN BAYI DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS BAYI LAKI - LAKI ANAK BALITA BALITA PEREMPUAN BALITA ANAK BALITA Danurejan Danurejan Danurejan Gedongtengen Gedongtengen Gondokusuman Gondokusuman Gondokusuman Gondomanan Gondomanan Jetis Jetis Kotagede Kotagede Kotagede Kraton Kraton Mantrijeron Mantrijeron Mergangsan Mergangsan Ngampilan Ngampilan Pakualaman Pakualaman Tegalrejo Tegalrejo Umbulharjo Umbulharjo Umbulharjo Wirobrajan Wirobrajan JUMLAH ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN) #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 11,1 1,5 12,6 Sumber: Data PWS KIA 2012 Keterangan : Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi BAYI JUMLAH KEMATIAN ANAK BALITA LAKI - LAKI + PEREMPUAN BAYI BALITA 62

63 TABEL 8 JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH LAHIR HIDUP JUMLAH KEMATIAN IBU KEMATIAN IBU HAMIL KEMATIAN IBU BERSALIN KEMATIAN IBU NIFAS JUMLAH KEMATIAN IBU < 20 th th 35 th JUMLAH < 20 th th 35 th JUMLAH < 20 th th 35 th JUMLAH < 20 th th 35 th JUMLAH Danurejan Danurejan1 104 Danurejan Gedongtengen Gedongtengen Gondokusuman Gondokusuman1 231 Gondokusuman Gondomanan Gondomanan Jetis Jetis Kotagede Kotagede Kotagede Kraton Kraton Mantrijeron Mantrijeron Mergangsan Mergangsan Ngampilan Ngampilan Pakualaman Pakualaman Tegalrejo Tegalrejo Umbulharjo Umbulharjo1 622 Umbulharjo Wirobrajan Wirobrajan JUMLAH ANGKA KEMATIAN IBU (DILAPORKAN) 1 150,3 Sumber: Data PWS KIA 2012 Keterangan: - Jumlah kematian ibu = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu bersalin + jumlah kematian ibu nifas - Angka Kematian Ibu (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKI yang sebenarnya di populasi 63

64 TABEL 9 JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) DAN AFP RATE (NON POLIO) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PENDUDUK <15 TAHUN JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) AFP RATE POLIO) (NON Danurejan Danurejan Danurejan Gedongtengen Gedongtengen Gondokusuman Gondokusuman Gondokusuman Gondomanan Gondomanan Jetis Jetis ,69 6 Kotagede Kotagede ,83 Kotagede Kraton Kraton Mantrijeron Mantrijeron ,13 9 Mergangsan Mergangsan Ngampilan Ngampilan Pakualaman Pakualaman Tegalrejo Tegalrejo Umbulharjo Umbulharjo Umbulharjo Wirobrajan Wirobrajan JUMLAH (KAB/KOTA) ,26 Sumber: Seksi Surveilans dan SIK Dinkes Kota Yogyakarta Keterangan: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di di RS Catatan : Jumlah kolom 4 = jumlah penduduk < 15 tahun pada tabel 3, yaitu sebesar:

65 TABEL 10 NO KECAMATAN JUMLAH KASUS BARU TB PARU DAN KEMATIAN AKIBAT TB PARU MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS JUMLAH KASUS TB PARU PUSKESMAS JUMLAH PENDUDUK KASUS BARU KASUS LAMA KASUS BARU + KASUS LAMA PREVALENSI (PER PENDUDUK) L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P Danurejan Danurejan Danurejan Gedongtengen Gedongtengen Gondokusuman Gondokusuman Gondokusuman Gondomanan Gondomanan Jetis Jetis Kotagede Kotagede Kotagede Kraton Kraton Mantrijeron Mantrijeron Mergangsan Mergangsan Ngampilan Ngampilan Pakualaman Pakualaman Tegalrejo Tegalrejo Umbulharjo Umbulharjo Umbulharjo Wirobrajan Wirobrajan JUMLAH KEMATIAN AKIBAT TB PARU JUMLAH ANGKA INSIDENS PER PENDUDUK ,7 42,4 57,3 KEMATIAN PER PENDUDUK 3,7 Sumber : Seksi P2 Dinkes Kota Yogyakarta 65

66 TABEL 11 JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PERKIRAAN KASUS BARU KLINIS TB PARU BTA (+) ANGKA PENEMUAN KASUS (CDR) L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P Danurejan Danurejan #DIV/0! #DIV/0! 123,9 Danurejan #DIV/0! #DIV/0! 146,0 2 Gedongtengen Gedongtengen #DIV/0! #DIV/0! 105,8 3 Gondokusuman Gondokusuman #DIV/0! #DIV/0! 78,4 Gondokusuman #DIV/0! #DIV/0! 122,8 4 Gondomanan Gondomanan #DIV/0! #DIV/0! 65,4 5 Jetis Jetis #DIV/0! #DIV/0! 111,3 6 Kotagede Kotagede #DIV/0! #DIV/0! 72,4 Kotagede #DIV/0! #DIV/0! 102,9 7 Kraton Kraton #DIV/0! #DIV/0! 58,7 8 Mantrijeron Mantrijeron #DIV/0! #DIV/0! 44,3 9 Mergangsan Mergangsan #DIV/0! #DIV/0! 92,1 10 Ngampilan Ngampilan #DIV/0! #DIV/0! 87,4 11 Pakualaman Pakualaman #DIV/0! #DIV/0! 107,4 12 Tegalrejo Tegalrejo #DIV/0! #DIV/0! 94,5 13 Umbulharjo Umbulharjo #DIV/0! #DIV/0! 81,2 Umbulharjo #DIV/0! #DIV/0! 78,3 14 Wirobrajan Wirobrajan #DIV/0! #DIV/0! 86,1 97 JUMLAH #DIV/0! #DIV/0! 86,8 Sumber : Seksi P2 Dinkes Kota Yogyakarta 66

67 TABEL 12 NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH KASUS DAN KESEMBUHAN TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS TB PARU BTA (+) DIOBATI KESEMBUHAN PENGOBATAN LENGKAP ANGKA KESUKSESAN L P L + P L P L + P L P L + P (SUCCESS RATE/SR) Jml Jml Jml Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % L P L+P Danurejan Danurejan ,0 3 60,0 6 60,0 1 20, ,0 60,0 80,0 70,0 Danurejan ,0 2 40,0 1 33,3 1 20,0 33,3 100,0 60,0 2 Gedongtengen Gedongtengen , ,0 9 69,2 1 9,1 1 7,7 72,7 100,0 76,9 3 Gondokusuman Gondokusuman ,7 5 62, ,7 2 25, ,3 116,7 87,5 100,0 Gondokusuman , ,0 5 71,4 2 50,0 2 28,6 100,0 100,0 100,0 4 Gondomanan Gondomanan ,7 3 50,0 7 58,3 1 16,67 1 8,3 66,7 66,7 66,7 5 Jetis Jetis ,8 9 90, ,2 77,8 90,0 84,2 6 Kotagede Kotagede ,0 1 33,3 9 69,2 80,0 33,3 69,2 Kotagede ,0 #DIV/0! 2 100,0 #DIV/0! 100,0 #DIV/0! 100,0 7 Kraton Kraton , , ,3 80,0 100,0 83,3 8 Mantrijeron Mantrijeron , , ,2 1 7,69 1 5,3 83,3 92,3 89,5 9 Mergangsan Mergangsan ,9 8 80, ,2 1 10,00 1 5,3 88,9 90,0 89,5 10 Ngampilan Ngampilan ,8 7 87, ,4 2 22,2 2 11,8 100,0 87,5 94,1 11 Pakualaman Pakualaman ,1 2 50,0 6 54,5 1 14,3 1 25, ,2 71,4 75,0 72,7 12 Tegalrejo Tegalrejo , ,0 7 63,6 3 42,9 3 27,3 85,7 100,0 90,9 13 Umbulharjo Umbulharjo ,3 9 69, ,0 1 7,69 1 4,0 83,3 76,9 80,0 Umbulharjo ,0 3 60, ,0 90,0 60,0 80,0 14 Wirobrajan Wirobrajan , ,0 6 85,7 83,3 100,0 85,7 JUMLAH , , ,3 10 7,6 8 8, ,8 82,6 83,8 83,1 Sumber : Seksi P2 Dinkes Kota Yogyakarta 67

68 TABEL 13 PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH BALITA JUMLAH PERKIRAAN PENDERITA L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % Danurejan Danurejan ,6 Danurejan ,8 2 Gedongtengen Gedongtengen ,9 3 Gondokusuman Gondokusuman ,1 Gondokusuman ,5 4 Gondomanan Gondomanan ,1 5 Jetis Jetis ,8 6 Kotagede Kotagede ,6 Kotagede ,4 7 Kraton Kraton ,9 8 Mantrijeron Mantrijeron PNEUMONIA PADA BALITA PENDERITA DITEMUKAN DAN DITANGANI L P L + P 9 Mergangsan Mergangsan ,9 10 Ngampilan Ngampilan ,1 11 Pakualaman Pakualaman ,5 12 Tegalrejo Tegalrejo ,4 13 Umbulharjo Umbulharjo ,4 Umbulharjo ,0 14 Wirobrajan Wirobrajan ,0 JUMLAH ,6 Sumber: Seksi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Keterangan: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS 68

69 TABEL 14 JUMLAH KASUS BARU HIV, AIDS, DAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL LAINNYA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS H I V * JUMLAH KASUS BARU A I D S * INFEKSI MENULAR SEKSUAL LAINNYA JUMLAH KEMATIAN AKIBAT HIV dan AIDS * L P tdk diket L+P L P L+P L P L+P L P L+P Danurejan Danurejan Danurejan2 2 Gedongtengen Gedongtengen Gondokusuman Gondokusuman Gondokusuman2 4 Gondomanan Gondomanan Jetis Jetis Kotagede Kotagede1 1 1 Kotagede Kraton Kraton Mantrijeron Mantrijeron Mergangsan Mergangsan Ngampilan Ngampilan 11 Pakualaman Pakualaman Tegalrejo Tegalrejo Umbulharjo Umbulharjo Umbulharjo2 14 Wirobrajan Wirobrajan Tidak diketahui wilayah (alamat) JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber: Seksi P2 Dinkes Kota Yogyakarta dan STP 2012 Ket: *) Data jumlah komulatif tahun 2004 sampai dengan

70 TABEL 15 PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV-AIDS MENURUT JENIS KELAMIN DONOR DARAH NO UNIT TRANSFUSI DARAH JUMLAH PENDONOR SAMPEL DARAH DIPERIKSA POSITIF HIV L P L + P L P L + P L P L+P Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % UTD PMI Kota Yogyakarta ,19 2 0, ,17 JUMLAH ,19 2 0, ,17 Sumber: UTD PMI Kota Yogyakarta 70

71 TABEL 16 NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS JUMLAH PENDUDUK L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % Danurejan Danurejan ,0 Danurejan ,0 2 Gedongtengen Gedongtengen ,0 3 Gondokusuman Gondokusuman ,0 Gondokusuman ,0 4 Gondomanan Gondomanan ,0 5 Jetis Jetis ,0 6 Kotagede Kotagede ,0 Kotagede ,0 7 Kraton Kraton ,0 8 Mantrijeron Mantrijeron ,0 9 Mergangsan Mergangsan ,0 10 Ngampilan Ngampilan ,0 11 Pakualaman Pakualaman ,0 12 Tegalrejo Tegalrejo ,0 13 Umbulharjo Umbulharjo ,0 Umbulharjo ,0 14 Wirobrajan Wirobrajan , JUMLAH , , ,0 Sumber : Seksi P2 Dinkes Kota Yogyakarta dan STP Puskesmas JUMLAH PERKIRAAAN KASUS DIARE DIARE DITANGANI L P L + P 71

72 TABEL 17 JUMLAH KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KASUS BARU NO KECAMATAN PUSKESMAS Pausi Basiler (PB)/ Kusta kering Multi Basiler (MB)/ Kusta Basah 0-14 TAHUN 15 TAHUN JUMLAH 0-14 TAHUN 15 TAHUN JUMLAH PB + MB L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P Danurejan Danurejan1 Danurejan2 2 Gedongtengen Gedongtengen 3 Gondokusuman Gondokusuman Gondokusuman2 4 Gondomanan Gondomanan 5 Jetis Jetis 6 Kotagede Kotagede1 Kotagede2 7 Kraton Kraton 8 Mantrijeron Mantrijeron 9 Mergangsan Mergangsan 10 Ngampilan Ngampilan 11 Pakualaman Pakualaman 12 Tegalrejo Tegalrejo Umbulharjo Umbulharjo1 Umbulharjo Wirobrajan Wirobrajan JUMLAH ANGKA PENEMUAN KASUS BARU (NCDR/NEW CASE DETECTION RATE ) PER PENDUDUK 0,48 0,92 0,70 Sumber : Seksi P2 Dinkes Kota Yogyakarta 72

73 TABEL 18 KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS BARU PENDERITA KUSTA 0-14 TAHUN CACAT TINGKAT 2 PENDERITA KUSTA L P L+P L P L+P L P L+P Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Danurejan Danurejan #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! Danurejan #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 2 Gedongtengen Gedongtengen #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 3 Gondokusuman Gondokusuman #DIV/0! #DIV/0! Gondokusuman #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 4 Gondomanan Gondomanan #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 5 Jetis Jetis #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 6 Kotagede Kotagede #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! Kotagede #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 7 Kraton Kraton #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 8 Mantrijeron Mantrijeron #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 9 Mergangsan Mergangsan #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 10 Ngampilan Ngampilan #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 11 Pakualaman Pakualaman #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! 12 Tegalrejo Tegalrejo #DIV/0! #DIV/0! Umbulharjo Umbulharjo #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! Umbulharjo #DIV/0! #DIV/0! Wirobrajan Wirobrajan #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0! JUMLAH Sumber : Seksi P2 Dinkes Kota Yogyakarta 73

74 TABEL 19 JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS TERCATAT PB MB JUMLAH L P L+P L P L+P L P L+P Danurejan Danurejan1 Danurejan2 2 Gedongtengen Gedongtengen 3 Gondokusuman Gondokusuman Gondokusuman2 4 Gondomanan Gondomanan 5 Jetis Jetis 6 Kotagede Kotagede1 Kotagede2 7 Kraton Kraton 8 Mantrijeron Mantrijeron 9 Mergangsan Mergangsan 10 Ngampilan Ngampilan 11 Pakualaman Pakualaman 12 Tegalrejo Tegalrejo Umbulharjo Umbulharjo1 Umbulharjo Wirobrajan Wirobrajan JUMLAH ANGKA PREVALENSI PER PENDUDUK 0,05 0,02 Sumber : Seksi P2 Dinkes Kota Yogyakarta 74

75 TABEL 20 PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KUSTA (PB) KUSTA (MB) NO KECAMATAN PUSKESMAS PENDERITA PB RFT PB PENDERITA MB RFT MB 2012 L P L + P 2012 L P L + P L P L+P Jml % Jml % Jml % L P L+P Jml % Jml % Jml % Danurejan Danurejan1 #### #### #### #### Danurejan2 #### #### #### #### #### #### 2 Gedongtengen Gedongtengen #### #### #### #### #### #### 3 Gondokusuman Gondokusuman1 #### #### #### #### #### #### Gondokusuman2 #### #### #### #### #### #### 4 Gondomanan Gondomanan #### #### #### #### #### #### 5 Jetis Jetis #### #### #### #### #### #### 6 Kotagede Kotagede1 #### #### #### #### #### #### Kotagede2 #### #### #### #### #### #### 7 Kraton Kraton #### #### #### #### #### #### 8 Mantrijeron Mantrijeron #### #### #### #### #### #### 9 Mergangsan Mergangsan #### #### #### #### Ngampilan Ngampilan #### #### #### #### #### #### 11 Pakualaman Pakualaman #### #### #### #### #### #### 12 Tegalrejo Tegalrejo #### #### #### #### #### #### 13 Umbulharjo Umbulharjo1 #### #### #### #### #### #### Umbulharjo2 #### #### #### #### #### #### 14 Wirobrajan Wirobrajan #### #### #### #### JUMLAH (KAB/KOTA) #### #### 11 #### #### Sumber : Seksi P2 Dinkes Kota Yogyakarta Keterangan : 2 penderita mulai diobati TW 2 dan 1 penderita mulai diobati pada TW 3 75

76 TABEL 21 JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH KASUS PD3I * DIFTERI TETANUS (NON TETANUS NEONATORUM PERTUSIS NEONATORUM) JUMLAH KASUS MENI JUMLAH KASUS MENI JUMLAH KASUS MENI NG- NG- NG- L P L+P GAL L P L+P L P L+P GAL L P L+P GAL Danurejan Danurejan Danurejan Gedongtengen Gedongtengen Gondokusuman Gondokusuman Gondokusuman Gondomanan Gondomanan Jetis Jetis Kotagede Kotagede Kotagede Kraton Kraton Mantrijeron Mantrijeron Mergangsan Mergangsan Ngampilan Ngampilan Pakualaman Pakualaman Tegalrejo Tegalrejo Umbulharjo Umbulharjo Umbulharjo Wirobrajan Wirobrajan JUMLAH (KAB/KOTA) CASE FATALITY RATE (%) ##### 0 ##### Sumber: Seksi P2 Dinkes Kota Yogyakarta Ket : *) Tidak ada kasus 76

77 TABEL 22 JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS CAMPAK JUMLAH KASUS MENINGGA POLIO HEPATITIS B L P L+P L L P L+P L P L+P Danurejan Danurejan Danurejan Gedongtengen Gedongtengen Gondokusuman Gondokusuman Gondokusuman Gondomanan Gondomanan Jetis Jetis Kotagede Kotagede Kotagede Kraton Kraton Mantrijeron Mantrijeron Mergangsan Mergangsan Ngampilan Ngampilan Pakualaman Pakualaman Tegalrejo Tegalrejo Umbulharjo Umbulharjo Umbulharjo Wirobrajan Wirobrajan JUMLAH KASUS PD3I JUMLAH CASE FATALITY RATE (%) Sumber Seksi Surveilans dan SIK Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta 77

78 TABEL 23 JUMLAH KASUS DBD MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH KASUS MENINGGAL CFR (%) L P L+P L P L+P L P L+P Danurejan Danurejan ,0 0,0 0,0 Danurejan ,0 14,3 9,1 2 Gedongtengen Gedongtengen ,0 6,3 3,0 3 Gondokusuman Gondokusuman ,0 0,0 0,0 Gondokusuman ,0 0,0 0,0 4 Gondomanan Gondomanan ,0 0,0 0,0 5 Jetis Jetis ,0 0,0 0,0 6 Kotagede Kotagede ,0 0,0 0,0 Kotagede ,0 0,0 0,0 7 Kraton Kraton ,0 0,0 0,0 8 Mantrijeron Mantrijeron ,0 0,0 0,0 9 Mergangsan Mergangsan ,0 0,0 0,0 10 Ngampilan Ngampilan ,0 0,0 0,0 11 Pakualaman Pakualaman ,0 0,0 0,0 12 Tegalrejo Tegalrejo ,0 0,0 0,0 13 Umbulharjo Umbulharjo ,0 0,0 0,0 Umbulharjo ,0 0,0 0,0 14 Wirobrajan Wirobrajan ,0 0,0 0,0 JUMLAH ,0 20,5 12,1 INCIDENCE RATE PER PENDUDUK 96,0 72,3 84, Sumber : Seksi Surveilans dan SIK Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS 78

79 TABEL 24 KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS MALARIA * PENDERITA NO KECAMATAN PUSKESMAS TANPA PEMERIKSAAN DENGAN PEMERIKSAAN MENINGGAL CFR SEDIAAN DARAH SEDIAAN DARAH L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P Danurejan Danurejan #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! Danurejan #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 2 Gedongtengen Gedongtengen #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 3 Gondokusuman Gondokusuman #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! Gondokusuman #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 4 Gondomanan Gondomanan #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 5 Jetis Jetis #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 6 Kotagede Kotagede #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! Kotagede #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 7 Kraton Kraton #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 8 Mantrijeron Mantrijeron #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 9 Mergangsan Mergangsan #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 10 Ngampilan Ngampilan ,0 #DIV/0! 0,0 11 Pakualaman Pakualaman #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 12 Tegalrejo Tegalrejo #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 13 Umbulharjo Umbulharjo ,0 #DIV/0! 0,0 Umbulharjo ,0 #DIV/0! 0,0 14 Wirobrajan Wirobrajan #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! JUMLAH (KAB/KOTA) ,0 #DIV/0! 0,0 ANGKA KESAKITAN (API) PER PENDUDUK 0,0 0,0 0,0 Sumber: Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Seksi P2 Ket : *) Tidak ada kasus 79

80 TABEL 25 PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS PENDERITA FILARIASIS * NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS BARU DITEMUKAN JUMLAH SELURUH KASUS L P L+P L P L+P Danurejan Danurejan Danurejan Gedongtengen Gedongtengen Gondokusuman Gondokusuman Gondokusuman Gondomanan Gondomanan Jetis Jetis Kotagede Kotagede Kotagede Kraton Kraton Mantrijeron Mantrijeron Mergangsan Mergangsan Ngampilan Ngampilan Pakualaman Pakualaman Tegalrejo Tegalrejo Umbulharjo Umbulharjo Umbulharjo Wirobrajan Wirobrajan JUMLAH (KAB/KOTA) ANGKA KESAKITAN PER PENDUDUK (KAB/KOTA) 0 0 0,23 Sumber: Seksi P2 Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Ket : *) Tidak ada kasus 80

81 TABEL 26 NO KECAMATAN PUSKESMAS BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS JUMLAH LAHIR HIDUP L BAYI BARU LAHIR DITIMBANG P L + P L P L + P Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Danurejan Danurejan , , ,85 Danurejan , , ,51 2 Gedongtengen Gedongtengen , , ,42 3 Gondokusuman Gondokusuman , , ,90 Gondokusuman , , ,00 4 Gondomanan Gondomanan , , ,37 5 Jetis Jetis , , ,03 6 Kotagede Kotagede , , ,33 Kotagede , , ,73 7 Kraton Kraton , , ,57 8 Mantrijeron Mantrijeron , , ,46 9 Mergangsan Mergangsan , , ,45 10 Ngampilan Ngampilan , , ,95 11 Pakualaman Pakualaman , , ,75 12 Tegalrejo Tegalrejo , , ,56 13 Umbulharjo Umbulharjo , , ,14 Umbulharjo , , ,62 14 Wirobrajan Wirobrajan , , ,11 JUMLAH , , ,0 0 0,0 0 0, ,8 L BBLR P L + P Sumber: Seksi Kesga dan Gizi Dinas Keseh

82 TABEL 27 STATUS GIZI BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS BALITA NO KECAMATAN PUSKESMAS BALITA DITIMBANG GIZI LEBIH GIZI BAIK GIZI KURANG GIZI BURUK L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Danurejan Danurejan , , , , , , , , ,78 1 0,37 1 0,40 2 0,38 Danurejan ,58 9 4, , , , ,51 8 3,72 8 4, ,89 1 0,47 1 0,51 2 0,49 2 Gedongtengen Gedongtengen , , , , , , , , ,53 9 1,82 5 1, ,60 3 Gondokusuman Gondokusuman , , , , , , , , ,83 3 0,96 8 2, ,69 Gondokusuman ,50 7 3, , , , ,77 5 2,50 8 4, ,34 1 0,53 1 0,26 4 Gondomanan Gondomanan , , , , , , , , ,82 1 0,46 1 0,22 5 Jetis Jetis , , , , , , , , ,48 7 1,63 2 0,51 9 1,10 6 Kotagede Kotagede , , , , , , , , ,64 3 0,62 1 0,18 4 0,38 Kotagede , , , , , , , , ,57 2 0,70 2 0,36 7 Kraton Kraton , , , , , , , , ,78 1 0,29 2 0,66 3 0,47 8 Mantrijeron Mantrijeron , , , , , , , , ,51 7 0,95 5 0, ,84 9 Mergangsan Mergangsan , , , , , , , , ,97 6 1,13 8 1, ,37 10 Ngampilan Ngampilan , , , , , , , , ,64 1 0,47 2 0,87 3 0,68 11 Pakualaman Pakualaman ,70 3 1, , , , , , , ,63 12 Tegalrejo Tegalrejo , , , , , , , , ,41 4 0,67 1 0,16 5 0,41 13 Umbulharjo Umbulharjo , , , , , , , , ,15 6 0,83 2 0,28 8 0,56 Umbulharjo , , , , , , , , ,74 3 0,56 3 0,29 14 Wirobrajan Wirobrajan , , , , , , , , ,26 8 1,28 1 0,16 9 0,71 JUMLAH , , , , , , , , , , , ,71 Sumber: Seksi Kesga dan Gizi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta 82

83 DITOLONG NAKES MENDAPA T YANKES TABEL 28 CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS IBU HAMIL IBU BERSALIN IBU NIFAS NO KECAMATAN PUSKESMAS Jml K1 % K4 % Jml % Jml % Danurejan Danurejan , , , ,12 Danurejan , , , ,91 2 Gedongtengen Gedongtengen , , , ,26 3 Gondokusuman Gondokusuman , , , ,39 Gondokusuman , , , ,94 4 Gondomanan Gondomanan , , , ,55 5 Jetis Jetis , , , ,49 6 Kotagede Kotagede , , , ,74 Kotagede , , , ,00 7 Kraton Kraton , , , ,93 8 Mantrijeron Mantrijeron , , , ,05 9 Mergangsan Mergangsan , , , ,63 10 Ngampilan Ngampilan , , , ,00 11 Pakualaman Pakualaman , , , ,01 12 Tegalrejo Tegalrejo , , , ,91 13 Umbulharjo Umbulharjo , , , ,15 Umbulharjo , , , ,34 14 Wirobrajan Wirobrajan , , , ,36 JUMLAH , , , ,00 Sumber : PWS KIA

84 TABEL 29 PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH IBU HAMIL IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5 TT2+ Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Danurejan Danurejan , , ,1 2 1, ,1 Danurejan , , ,4 4 4,9 3 3, ,8 2 Gedongtengen Gedongtengen , , ,5 12 6,0 7 3, ,0 3 Gondokusuman Gondokusuman , , ,0 5 2,3 3 1, ,2 Gondokusuman , ,3 10 8,2 2 1,6 1 0, ,0 4 Gondomanan Gondomanan , ,8 9 4,7 1 0, ,0 5 Jetis Jetis , ,0 20 4,3 2 0,4 2 0, ,2 6 Kotagede Kotagede , , ,6 8 2,7 4 1, ,1 Kotagede , , ,9 6 4,3 4 2, ,6 7 Kraton Kraton , , ,4 3 1,5 5 2, ,1 8 Mantrijeron Mantrijeron , ,0 44 7,5 10 1,7 5 0, ,0 9 Mergangsan Mergangsan , ,6 12 3,1 1 0, ,0 10 Ngampilan Ngampilan , ,5 13 7,6 6 3,5 2 1, ,7 11 Pakualaman Pakualaman , , ,9 11 9,1 11 9, ,6 12 Tegalrejo Tegalrejo , ,1 43 8,4 14 2,7 15 2, ,2 13 Umbulharjo Umbulharjo , ,9 57 8,1 31 4,4 17 2, ,9 Umbulharjo , , , ,9 12 5, ,4 14 Wirobrajan Wirobrajan , ,9 17 4,7 10 2,8 8 2, ,5 JUMLAH , , , ,2 99 1, ,5 Sumber: Seksi P2 Dinkes KotaYogyakarta 84

85 TABEL 30 JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1 DAN FE3 MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN FE1 (30 TABLET) FE3 (90 TABLET) JUMLAH % JUMLAH % Danurejan Danurejan , ,03 Danurejan , ,71 2 Gedongtengen Gedongtengen , ,50 3 Gondokusuman Gondokusuman , ,27 Gondokusuman , ,03 4 Gondomanan Gondomanan , ,67 5 Jetis Jetis , ,64 6 Kotagede Kotagede , ,96 Kotagede , ,14 7 Kraton Kraton , ,36 8 Mantrijeron Mantrijeron , ,42 9 Mergangsan Mergangsan , ,21 10 Ngampilan Ngampilan , ,64 11 Pakualaman Pakualaman , ,60 12 Tegalrejo Tegalrejo , ,02 13 Umbulharjo Umbulharjo , ,71 Umbulharjo , ,47 14 Wirobrajan Wirobrajan , ,82 JUMLAH , ,07 Sumber : PWS GIZI 2012 PUSKESMAS JUMLAH IBU HAMIL 85

86 TABEL 31 JUMLAH DAN PERSENTASE IBU HAMIL DAN NEONATAL RISIKO TINGGI/KOMPLIKASI DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN S % L P L + P L P L + P S % S % S % Danurejan Danurejan , , , ,1 Danurejan , ,6 6 87, ,9 2 Gedongtengen Gedongtengen , , , ,5 3 Gondokusuman Gondokusuman , , , ,7 Gondokusuman , , , ,0 4 Gondomanan Gondomanan , , , ,7 5 Jetis Jetis , , , ,7 6 Kotagede Kotagede , , , ,4 Kotagede , , , ,3 7 Kraton Kraton , ,3 7 49, ,1 8 Mantrijeron Mantrijeron , , , ,4 9 Mergangsan Mergangsan , , , ,0 10 Ngampilan Ngampilan , ,0 6 48, ,8 11 Pakualaman Pakualaman , , , ,2 12 Tegalrejo Tegalrejo , ,7 7 19, ,3 13 Umbulharjo Umbulharjo , , , ,0 Umbulharjo , ,5 8 44, ,6 14 Wirobrajan Wirobrajan , , , ,8 JUMLAH , , , ,0 Sumber : PWS KIA 2011 PUSKESMAS JUMLAH IBU HAMIL BUMIL RISTI/ KOMPLIK ASI BUMIL RISTI/KOMPLIKASI DITANGANI JUMLAH LAHIR HIDUP PERKIRAAN NEONATAL RISTI/KOMPLIKASI NEONATAL RISTI/KOMPLIKASI DITANGANI L P L + P 86

87 TABEL 32 NO KECAMATAN PUSKESMAS CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI, ANAK BALITA, DAN IBU NIFAS MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS JUMLAH BAYI ANAK BALITA (1-4 TAHUN) IBU NIFAS BAYI 6-11 BULAN MENDAPAT VIT A L P L + P L P L+P S % S % S % L P L+P S % S % S % S % Danurejan Danurejan , , ,408 Danurejan , ,739 2 Gedongtengen Gedongtengen , ,241 3 Gondokusuman Gondokusuman , ,107 Gondokusuman , Gondomanan Gondomanan , Jetis Jetis , , ,921 6 Kotagede Kotagede , ,159 Kotagede , ,254 7 Kraton Kraton , ,326 8 Mantrijeron Mantrijeron , ,864 9 Mergangsan Mergangsan , Ngampilan Ngampilan , Pakualaman Pakualaman , ,01 12 Tegalrejo Tegalrejo , Umbulharjo Umbulharjo , , ,218 Umbulharjo , , Wirobrajan Wirobrajan , , JUMLAH , #### - #### , ,58 JUMLAH L MENDAPAT VIT A 2X P L + P Jml MENDAPAT VIT A Sumber : PWS GIZI

88 TABEL 33 1 Danurejan Danurejan ,9 Danurejan ,0 2 Gedongtengen Gedongtengen ,0 3 Gondokusuman Gondokusuman ,1 Gondokusuman ,4 4 Gondomanan Gondomanan ,7 5 Jetis Jetis ,8 6 Kotagede Kotagede ,2 Kotagede ,2 7 Kraton Kraton ,9 8 Mantrijeron Mantrijeron ,4 9 Mergangsan Mergangsan ,9 10 Ngampilan Ngampilan ,5 11 Pakualaman Pakualaman ,8 12 Tegalrejo Tegalrejo ,9 13 Umbulharjo Umbulharjo ,7 Umbulharjo ,6 14 Wirobrajan Wirobrajan , PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS PESERTA KB AKTIF MKJP NON MKJP % NO KECAMATAN PUSKESMAS MKJP + MKJP + IM KON OBAT LAIN NON IUD % MOP % MOW % % JUMLAH % SUNTIK % PIL % % % % JUMLAH % NON PLAN DOM VAGINA NYA MKJP MKJP ,9 0,3 0,8 0,9 0,6 1,6 0,6 0,1 0,3 1,0 0,5 0,4 0,7 0,4 0,5 0,7 1,0 0, ,8 8,2 8,3 6,9 6,6 8,4 5,0 4,5 5,9 5,3 7,0 5,1 5,0 7,3 8,5 6,2 6,9 5, , ,02 2, ,79 3, ,63 2, ,18 3, ,22 2, ,51 3, ,14 4, ,51 3, ,73 1, ,71 1, ,91 1, ,91 2, ,82 2, ,03 3, ,98 4, ,35 3, ,45 2, , ,5 39,3 38,5 22,7 27,1 32,9 32,0 41,6 29,8 30,2 25,6 21,2 27,7 22,0 37,5 33,3 37,6 30, , , , ,00 11, , , ,00 8, , , ,00 10, , , ,00 11, , , ,00 14, , , ,00 8, , , ,00 15,1 14 0, , ,00 7, , , ,00 10, , , ,00 10, , , ,00 9, , , ,00 18, , , ,00 11, , , ,00 6, , , ,00 11, , , ,00 14,4 27 1, , ,00 8, , , ,00 JUMLAH , , , , , , , ,6 14 0, , , Sumber: Kantor KB Pemerintah Kota Yogyakarta Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Data yang diambil adalah data dari sarana kesehatan yang ada di wilayah kecamatan 88

89 TABEL 34 NO KECAMATAN PUSKESMAS PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS MKJP IUD % MOP % MOW % IMPLAN % JUMLAH % PESERTA KB BARU SUNTI K % PIL % KONDO M NON MKJP MKJP + OBAT LAIN % VAGIN % % JUMLA NON % NYA H MKJP A Danurejan Danurejan1 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! ##### ##### #DIV/0! ##### #DIV/0! #DIV/0! Danurejan2 2 Gedongtengen Gedongtengen 3 Gondokusuman Gondokusuman1 Gondokusuman2 4 Gondomanan Gondomanan 5 Jetis Jetis 6 Kotagede Kotagede1 Kotagede2 7 Kraton Kraton 8 Mantrijeron Mantrijeron 9 Mergangsan Mergangsan 10 Ngampilan Ngampilan 11 Pakualaman Pakualaman 12 Tegalrejo Tegalrejo ,3 24,6 20, ,4 1, , ,67 5, ,20 7, ,64 8,7 2 8,70 72,3 67,8 35,6 32,7 19, , ,1 1,0 4, , ,85 0, ,63 1, ,50 5, ,46 1, ,81 37,5 3 37,50 88, ,73 24,6 32,1 53, ,9 10, , ,07 8, ,79 4, , ,9 57,6 61,0 87,0 8,5 26,6 42,3 36,5 64,5 50,0 5,1 62,3 28,6 33, , , ,00 8,5 2 1, , ,00 11, , ,00 1 4, , ,00 10,6 9 19, ,00 2,2 9 2, , ,00 6, , , ,00 7,7 6, ,7 5 9, , ,00 3, , ,00 12,5 5 62, ,00 5,6 14,3 3, , , ,00 1, , ,00 5, , ,00 4, , ,00 13 Umbulharjo Umbulharjo1 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! ##### ##### #DIV/0! ##### #DIV/0! #DIV/0! % MKJP + NON MKJP Umbulharjo ,5 1 1,4 2 2, , , , , , ,00 14 Wirobrajan Wirobrajan 56 57,1 1 1,0 2 2, , ,7 4 4,1 3 3, , ,00 JUMLAH (KAB/KOTA) ,1 6 0,3 22 1,0 50 #DIV/0! #DIV/0! , ,7 50 2,4 19 0, , #DIV/0! 1226 Sumber: Kantor KB Pemerintah Kota Yogyakarta Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Data diambil berdasarkan kecamatan yang ada 89

90 TABEL 35 PESERTA KB BARU JUMLAH % JUMLAH % Danurejan Danurejan , ,79 Danurejan , ,66 2 Gedongtengen Gedongtengen , ,34 3 Gondokusuman Gondokusuman , ,29 Gondokusuman , ,12 4 Gondomanan Gondomanan , ,81 5 Jetis Jetis , ,05 6 Kotagede Kotagede , ,80 Kotagede , ,10 7 Kraton Kraton , ,72 8 Mantrijeron Mantrijeron , ,66 9 Mergangsan Mergangsan , ,66 10 Ngampilan Ngampilan , ,10 11 Pakualaman Pakualaman , ,43 12 Tegalrejo Tegalrejo , ,23 13 Umbulharjo Umbulharjo , ,67 Umbulharjo , ,75 14 Wirobrajan Wirobrajan , ,60 JUMLAH , ,8 Sumber : PWS KIA 2012 JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PUS PESERTA KB AKTIF 90

91 TABEL 36 CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS KUNJUNGAN NEONATUS 1 KALI (KN1) KUNJUNGAN NEONATUS 3 KALI (KN LENGKAP) JUMLAH BAYI LAHIR HIDUP L P L + P L P L + P L P L + P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % Danurejan Danurejan , , , , , ,8 Danurejan , , , , , ,8 2 Gedongtengen Gedongtengen , , , , , ,7 3 Gondokusuman Gondokusuman , , , , , ,6 Gondokusuman , , , , , ,0 4 Gondomanan Gondomanan , , , , , ,8 5 Jetis Jetis , , , , , ,2 6 Kotagede Kotagede , , , , , ,4 Kotagede , , , , , ,1 7 Kraton Kraton , , , , , ,8 8 Mantrijeron Mantrijeron , , , , , ,5 9 Mergangsan Mergangsan , , , , , ,7 10 Ngampilan Ngampilan , , , , , ,7 11 Pakualaman Pakualaman , , , , , ,0 12 Tegalrejo Tegalrejo , , , , , ,7 13 Umbulharjo Umbulharjo , , , , , ,0 Umbulharjo , , , , , ,6 14 Wirobrajan Wirobrajan , , , , , ,9 JUMLAH , , , , , ,6 Sumber : PWS KIA

92 TABEL 37 CAKUPAN KUNJUNGAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS KUNJUNGAN BAYI (MINIMAL 4 KALI) JUMLAH BAYI L P L + P L P L + P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % Danurejan Danurejan , , ,6 Danurejan , , ,1 2 Gedongtengen Gedongtengen , , ,4 3 Gondokusuman Gondokusuman , , ,1 Gondokusuman , , ,0 4 Gondomanan Gondomanan , , ,3 5 Jetis Jetis , , ,0 6 Kotagede Kotagede , , ,9 Kotagede , , ,1 7 Kraton Kraton , , ,4 8 Mantrijeron Mantrijeron , , ,8 9 Mergangsan Mergangsan , , ,7 10 Ngampilan Ngampilan , , ,8 11 Pakualaman Pakualaman , , ,2 12 Tegalrejo Tegalrejo , , ,4 13 Umbulharjo Umbulharjo , , ,0 Umbulharjo , , ,4 14 Wirobrajan Wirobrajan , , ,4 JUMLAH , ,6 Sumber : PWS KIA

93 TABEL 38 CAKUPAN DESA/KELURAHAN UCI MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH DESA/KEL DESA/KEL UCI % DESA/KEL UCI Danurejan Danurejan Danurejan Gedongtengen Gedongtengen Gondokusuman Gondokusuman Gondokusuman Gondomanan Gondomanan Jetis Jetis Kotagede Kotagede Kotagede Kraton Kraton Mantrijeron Mantrijeron Mergangsan Mergangsan Ngampilan Ngampilan Pakualaman Pakualaman Tegalrejo Tegalrejo Umbulharjo Umbulharjo Umbulharjo Wirobrajan Wirobrajan JUMLAH Sumber: Seksi P2 Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta 93

94 TABEL 39 CAKUPAN IMUNISASI DPT, HB, DAN CAMPAK PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS BAYI DIIMUNISASI DO RATE (%) JUMLAH BAYI DPT1+HB1 DPT3+HB3 CAMPAK NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L + P L P L + P L P L + P L P L+P JUMLA % JUMLA % JUMLA % JUMLA % JUMLA % JUMLA % JUMLA % JUMLA % JUMLA L P L + P % H H H H H H H H H , Danurejan Danurejan , , ,1 #### #### 5,6 Danurejan , , ,0 #### #### -1,9 2 Gedongtengen Gedongtengen , , ,3 #### #### 2,2 3 Gondokusuman Gondokusuman , , ,5 #### #### 0,6 Gondokusuman , , ,0 #### #### 4,0 4 Gondomanan Gondomanan , , ,1 #### #### -3,2 5 Jetis Jetis , , ,6 #### #### -2,6 6 Kotagede Kotagede , , ,5 #### #### -0,4 Kotagede , , ,3 #### #### 7 Kraton Kraton , , ,1 #### #### -2,0 8 Mantrijeron Mantrijeron , , ,9 #### #### -2,7 9 Mergangsan Mergangsan , , ,6 #### #### -0,6 10 Ngampilan Ngampilan , , ,5 #### #### 0,6 11 Pakualaman Pakualaman , , ,7 #### #### 0,9 12 Tegalrejo Tegalrejo , , ,1 #### #### 1,4 13 Umbulharjo Umbulharjo , , ,8 #### #### 1,7 Umbulharjo , , ,6 #### #### 0,4 14 Wirobrajan Wirobrajan , , ,5 #### #### -3, JUMLAH (KAB/KOTA) #### #### , , ,8 #### #### 48,2 Sumber: Seksi P2 Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta 94

95 TABEL 40 CAKUPAN IMUNISASI BCG DAN POLIO PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS BAYI DIIMUNISASI JUMLAH BAYI BCG POLIO3 L P L + P L P L + P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % Danurejan Danurejan , , , , , ,2 Danurejan , , , , , ,7 2 Gedongtengen Gedongtengen , , , , , ,5 3 Gondokusuman Gondokusuman , , , , , ,1 Gondokusuman , , , , , ,0 4 Gondomanan Gondomanan , , , , , ,6 5 Jetis Jetis , , , , , ,9 6 Kotagede Kotagede , , , , , ,3 Kotagede , , , , , ,3 7 Kraton Kraton , , , , , ,7 8 Mantrijeron Mantrijeron , , , , , ,7 9 Mergangsan Mergangsan , , , , , ,8 10 Ngampilan Ngampilan , , , , , ,0 11 Pakualaman Pakualaman , , , , , ,1 12 Tegalrejo Tegalrejo , , , , , ,9 13 Umbulharjo Umbulharjo , , , , , ,3 Umbulharjo , , , , , ,0 14 Wirobrajan Wirobrajan , , , , , ,7 JUMLAH (KAB/KOTA) , , , , , ,1 Sumber: Seksi P2 Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta 95

96 TABEL 41 JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS JUMLAH BAYI JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF NO KECAMATAN PUSKESMAS (umur 6 bulan) L P L + P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % Danurejan Danurejan ,9 Danurejan ,7 2 Gedongtengen Gedongtengen ,1 3 Gondokusuman Gondokusuman ,9 Gondokusuman ,2 4 Gondomanan Gondomanan ,9 5 Jetis Jetis ,7 6 Kotagede Kotagede ,6 Kotagede ,8 7 Kraton Kraton ,0 8 Mantrijeron Mantrijeron ,1 9 Mergangsan Mergangsan ,7 10 Ngampilan Ngampilan ,1 11 Pakualaman Pakualaman ,3 12 Tegalrejo Tegalrejo ,9 13 Umbulharjo Umbulharjo ,3 Umbulharjo ,1 14 Wirobrajan Wirobrajan ,0 JUMLAH ,4 96

97 TABEL 42 PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI ANAK USIA 6-23 BULAN KELUARGA MISKIN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS ANAK 6-23 BULAN NO KECAMATAN PUSKESMAS DARI KELUARGA MISKIN MENDAPAT MP-ASI % L P L+P L P L+P L P L+P Danurejan Danurejan #DIV/0! #DIV/0! 100,0 Danurejan #DIV/0! #DIV/0! 100,0 2 Gedongtengen Gedongtengen #DIV/0! #DIV/0! 85,7 3 Gondokusuman Gondokusuman #DIV/0! #DIV/0! 100,0 Gondokusuman #DIV/0! #DIV/0! 100,0 4 Gondomanan Gondomanan 15 6 #DIV/0! #DIV/0! 40,0 5 Jetis Jetis #DIV/0! #DIV/0! 88,9 6 Kotagede Kotagede #DIV/0! #DIV/0! 100,0 Kotagede #DIV/0! #DIV/0! 100,0 7 Kraton Kraton #DIV/0! #DIV/0! 89,5 8 Mantrijeron Mantrijeron #DIV/0! #DIV/0! 100,0 9 Mergangsan Mergangsan #DIV/0! #DIV/0! 100,0 10 Ngampilan Ngampilan #DIV/0! #DIV/0! 100,0 11 Pakualaman Pakualaman 9 9 #DIV/0! #DIV/0! 100,0 12 Tegalrejo Tegalrejo #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 13 Umbulharjo Umbulharjo1 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! Umbulharjo2 9 9 #DIV/0! #DIV/0! 100,0 14 Wirobrajan Wirobrajan 2 2 #DIV/0! #DIV/0! 100,0 #DIV/0! JUMLAH #DIV/0! #DIV/0! 95,3 97

98 TABEL 43 ANAK BALITA (12-59 BULAN) L P L + P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % Danurejan Danurejan , , ,98 Danurejan , , ,92 2 Gedongtengen Gedongtengen , , ,66 3 Gondokusuman Gondokusuman , , ,55 Gondokusuman ,48 4 Gondomanan Gondomanan , , ,71 5 Jetis Jetis , , ,35 6 Kotagede Kotagede , , ,79 Kotagede , , ,82 7 Kraton Kraton , , ,07 8 Mantrijeron Mantrijeron , , ,30 9 Mergangsan Mergangsan , , ,06 10 Ngampilan Ngampilan , , ,84 11 Pakualaman Pakualaman , , ,83 12 Tegalrejo Tegalrejo , , ,32 13 Umbulharjo Umbulharjo , , ,34 Umbulharjo , , ,48 14 Wirobrajan Wirobrajan , , , JUMLAH , , ,65 Sumber : PWS KIA 2012 CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (MINIMAL 8 KALI) L P L + P 98

99 TABEL 44 JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS BALITA NO KECAMATAN PUSKESMAS BALITA YANG ADA DI POSYANDU L DITIMBANG P L+P L BB NAIK P L+P L P BGM L+P L P L+P Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Danurejan Danurejan , ,61 8 1,90 Danurejan , ,06 4 1,06 2 Gedongtengen Gedongtengen , ,86 5 0,70 3 Gondokusuman Gondokusuman , , ,90 Gondokusuman , ,02 4 0,91 4 Gondomanan Gondomanan , ,06 4 1,06 5 Jetis Jetis , , ,51 6 Kotagede Kotagede , ,28 5 0,59 Kotagede , ,95 8 1,41 7 Kraton Kraton , , ,83 8 Mantrijeron Mantrijeron , , ,38 9 Mergangsan Mergangsan , , ,96 10 Ngampilan Ngampilan , ,72 8 1,44 11 Pakualaman Pakualaman , , ,75 12 Tegalrejo Tegalrejo , , ,60 13 Umbulharjo Umbulharjo , , ,17 Umbulharjo , , ,99 14 Wirobrajan Wirobrajan , ,49 9 0, JUMLAH #### #### ,6 #### #### ,7 #### #### 213 0,7 Sumber : PWS GIZI

100 TABEL 45 CAKUPAN BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS BALITA GIZI BURUK L P L+P S % S % S % Danurejan Danurejan Danurejan Gedongtengen Gedongtengen Gondokusuman Gondokusuman1 - - Gondokusuman Gondomanan Gondomanan Jetis Jetis Kotagede Kotagede1 - - Kotagede Kraton Kraton Mantrijeron Mantrijeron Mergangsan Mergangsan Ngampilan Ngampilan Pakualaman Pakualaman Tegalrejo Tegalrejo Umbulharjo Umbulharjo Umbulharjo Wirobrajan Wirobrajan JUMLAH #DIV/0! - #DIV/0! ,5 Sumber : PWS GIZI 2012 JUMLAH L MENDAPAT PERAWATAN P L + P 100

101 TABEL 46 CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS MURID KELAS 1 SD DAN SETINGKAT NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN L P L + P L P L + P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % Danurejan Danurejan , , ,0 Danurejan , , ,0 2 Gedongtengen Gedongtengen , , ,0 3 Gondokusuman Gondokusuman , , ,6 Gondokusuman , , ,0 4 Gondomanan Gondomanan , , ,0 5 Jetis Jetis , , ,8 6 Kotagede Kotagede , , ,0 Kotagede , , ,8 7 Kraton Kraton , , ,0 8 Mantrijeron Mantrijeron Mergangsan Mergangsan , , ,0 10 Ngampilan Ngampilan , , ,6 11 Pakualaman Pakualaman , , ,0 12 Tegalrejo Tegalrejo , , ,1 13 Umbulharjo Umbulharjo , , ,0 Umbulharjo , , ,9 14 Wirobrajan Wirobrajan , , ,0 JUMLAH (KAB/KOTA) , , ,7 CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN S ,0 100,0 95,7 Sumber: Data Imunisasi dan Promkes 101

102 TABEL 47 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN SISWA SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS MURID SD DAN SETINGKAT NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN SESUAI STANDAR L P L + P L P L + P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % Danurejan Danurejan Danurejan Gedongtengen Gedongtengen Gondokusuman Gondokusuman Gondokusuman Gondomanan Gondomanan Jetis Jetis Kotagede Kotagede Kotagede Kraton Kraton Mantrijeron Mantrijeron Mergangsan Mergangsan Ngampilan Ngampilan Pakualaman Pakualaman Tegalrejo Tegalrejo Umbulharjo Umbulharjo Umbulharjo Wirobrajan Wirobrajan JUMLAH (KAB/KOTA) ,0 Sumber: Dinduk Capil 102

103 TABEL 48 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P L % P % L+P % Danurejan Danurejan , , ,5 Danurejan , , ,7 2 Gedongtengen Gedongtengen , , ,1 3 Gondokusuman Gondokusuman , , ,5 Gondokusuman , , ,2 4 Gondomanan Gondomanan , , ,7 5 Jetis Jetis , , ,1 6 Kotagede Kotagede , , ,8 Kotagede , , ,8 7 Kraton Kraton , , ,9 8 Mantrijeron Mantrijeron , , ,6 9 Mergangsan Mergangsan , , ,5 10 Ngampilan Ngampilan , , ,9 11 Pakualaman Pakualaman , , ,2 12 Tegalrejo Tegalrejo , , ,6 13 Umbulharjo Umbulharjo , , ,0 Umbulharjo , , ,6 14 Wirobrajan Wirobrajan , , ,3 JUMLAH (KAB/KOTA) , , ,6 Sumber: Seksi Surveilans dan SIK Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Ket : *) Pelayanan di Puskesmas DK dan LK USILA (60TAHUN+) JUMLAH MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN *

104 TABEL 49 PERSENTASE SARANA KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR ) LEVEL I NO SARANA KESEHATAN JUMLAH SARANA MEMPUNYAI KEMAMPUAN YAN. GADAR LEVEL I JUMLAH % 1 RUMAH SAKIT UMUM ,00 2 RUMAH SAKIT JIWA ,00 3 RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA ,00 4 PUSKESMAS PERAWATAN ,00 JUMLAH (KAB/KOTA) ,96 Sumber: Seksi SDMK Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta 104

105 TABEL 50 NO JENIS KEJADIAN LUAR BIASA YANG TERSERANG JUMLAH KEC JUMLAH DESA JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUT JENIS KLB JUMLAH PENDUDUK TERANCAM JUMLAH PENDERITA ATTACK RATE (%) JUMLAH KEMATIAN L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P CFR (%) 1 Chikungunya ,42 0,35 0, Keracunan pangan ,45 0,42 0, Leptospirosis ,02-0, #DIV/0! 16,67 4 Campak ,03 0,07 0, Thypus ,07 0,10 0, Sumber: Seksi Surveilans dan SIK Dinkes Kota Yogyakarta 105

106 TABEL 51 DESA/KELURAHAN TERKENA KLB YANG DITANGANI < 24 JAM MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS DESA/KELURAHAN TERKENA KLB NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH DESA/KELURAHAN JUMLAH RATA2 KEJADIAN DESA/KELURAHAN KLB PER JUMLAH DESA/KELURAHAN DITANGANI <24 JAM % Danurejan Danurejan1 2 #DIV/0! Danurejan , Gedongtengen Gedongtengen 2 #DIV/0! 3 Gondokusuman Gondokusuman1 3 #DIV/0! Gondokusuman2 2 #DIV/0! 4 Gondomanan Gondomanan 2 1 0, Jetis Jetis 3 #DIV/0! 6 Kotagede Kotagede1 2 #DIV/0! Kotagede2 1 #DIV/0! 7 Kraton Kraton 3 1 0, Mantrijeron Mantrijeron 3 1 0, Mergangsan Mergangsan 3 1 0, Ngampilan Ngampilan 2 #DIV/0! 11 Pakualaman Pakualaman 2 1 0, Tegalrejo Tegalrejo 4 1 0, Umbulharjo Umbulharjo , Umbulharjo , Wirobrajan Wirobrajan 3 1 0, JUMLAH (KAB/KOTA) , Sumber: Seksi Surveilans dan SIK Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta 106

107 TABEL 52 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT NO KECAMATAN PUSKESMAS TUMPATAN GIGI TETAP PENCABUTAN GIGI TETAP RASIO TUMPATAN/ PENCABUTAN L P L + P L P L + P L P L + P Danurejan Danurejan ,6 0,9 0,8 Danurejan ,4 1,4 1,4 2 Gedongtengen Gedongtengen ,9 1,0 1,0 3 Gondokusuman Gondokusuman ,0 1,5 1,3 Gondokusuman ,4 1,2 1,3 4 Gondomanan Gondomanan ,4 1,8 1,6 5 Jetis Jetis ,7 0,9 0,8 6 Kotagede Kotagede ,5 1,9 1,7 Kotagede ,8 1,1 1,0 7 Kraton Kraton ,6 2,6 2,2 8 Mantrijeron Mantrijeron ,1 0,9 1,0 9 Mergangsan Mergangsan ,2 1,4 1,3 10 Ngampilan Ngampilan ,6 0,7 0,7 11 Pakualaman Pakualaman ,9 1,4 1,2 12 Tegalrejo Tegalrejo ,4 0,6 0,5 13 Umbulharjo Umbulharjo ,7 2,0 1,4 Umbulharjo ,7 1,6 1,7 14 Wirobrajan Wirobrajan ,4 1,1 1,2 JUMLAH (KAB/ KOTA) ,0 23,9 1,08 Sumber: Seksi Surveilans dan SIK Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta 107

108 TABEL 53 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS UKGS (PROMOTIF DAN PREVENTIF) NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLA JUMLA JUML H H AH SD/MI % SD/MI % JUMLAH MURID SD/MI MURID SD/MI DIPERIKSA PERLU PERAWATAN MENDAPAT PERAWATAN SD/MI DGN MENDA SIKAT PAT L P L + P L % P % L + P % L P L + P L % P % L + P % GIGI 5 6 YAN Danurejan Danurejan , , ,1 Danurejan , , ,2 2 Gedongtengen Gedongtengen , , , , ,3 3 Gondokusuman Gondokusuman ,9 14 7,0 24 8,5 Gondokusuman , , , , Gondomanan Gondomanan , , ,0 5 Jetis Jetis , , , Kotagede Kotagede , , ,0 Kotagede , , Kraton Kraton ,0 8 Mantrijeron Mantrijeron , , , ,2 9 Mergangsan Mergangsan , , ,8 10 Ngampilan Ngampilan Pakualaman Pakualaman , , ,3 12 Tegalrejo Tegalrejo , , , , ,8 13 Umbulharjo Umbulharjo , , ,8 Umbulharjo , , ,7 14 Wirobrajan Wirobrajan ,7 33 6,5 63 6,1 JUMLAH (KAB/ KOTA) , , , , , ,6 Sumber: Seksi Promosi Kesehatan Dinkes Kota Yogyakarta 108

109 TABEL 54 PENYULUHAN KESEHATAN JUMLAH SELURUH KEGIATAN PENYULUHAN KELOMPOK JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN MASSA Danurejan Danurejan1 6 Danurejan Gedongtengen Gedongtengen 33 3 Gondokusuman Gondokusuman1 24 Gondokusuman Gondomanan Gondomanan 30 5 Jetis Jetis Kotagede Kotagede1 21 Kotagede Kraton Kraton 35 8 Mantrijeron Mantrijeron 20 9 Mergangsan Mergangsan Ngampilan Ngampilan Pakualaman Pakualaman Tegalrejo Tegalrejo Umbulharjo Umbulharjo1 121 Umbulharjo Wirobrajan Wirobrajan 16 SUB JUMLAH I Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota 2 Rumah Sakit JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH (KAB/KOTA) 1994 Sumber: Surveilans dan Sistem Informasi Dinkes Kota Yogyakarta 109

110 TABEL 55 CAKUPAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRA BAYAR MENURUT JENIS JAMINAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PENDUDUK ASKES JAMSOSTEK JUMLAH PESERTA JAMINAN KESEHATAN PRA BAYAR ASKESKIN/JAMKESMAS LAINNYA JUMLAH % L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P Danurejan Danurejan ,5 Danurejan ,6 2 Gedongtengen Gedongtengen ,3 3 Gondokusuman Gondokusuman ,9 Gondokusuman ,6 4 Gondomanan Gondomanan ,1 5 Jetis Jetis ,4 6 Kotagede Kotagede ,8 Kotagede ,5 7 Kraton Kraton ,4 8 Mantrijeron Mantrijeron ,7 9 Mergangsan Mergangsan ,5 10 Ngampilan Ngampilan ,7 11 Pakualaman Pakualaman ,3 12 Tegalrejo Tegalrejo ,0 13 Umbulharjo Umbulharjo ,1 Umbulharjo ,7 14 Wirobrajan Wirobrajan ,1 JUMLAH (KAB/KOTA) PERSENTASE (KAB/KOTA) ,9 18,0 12,8 46,7 46,7 Sumber: UPT Jamkesda dan UPT Jamkesos 110

111 TABEL 56 CAKUPAN PELAYANAN RAWAT JALAN MASYARAKAT MISKIN (FAKIR MISKIN, MISKIN, DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS MASYARAKAT MISKIN MENDAPAT YANKES RAWAT JALAN NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH YANG ADA DICAKUP ASKESKIN/JAMKESMAS PELAYANAN KESEHATAN DASAR (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1) PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 2 DAN STRATA 3) L P L + P L P L + P L P L + P L P L+P Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Danurejan Danurejan #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,5 #### #### 656 7,9 Danurejan #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,9 #### #### 306 5,7 2 Gedongtengen Gedongtengen #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,1 #### #### 857 8,0 3 Gondokusuman Gondokusuman #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,6 #### #### 516 6,5 Gondokusuman #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,2 #### #### ,8 4 Gondomanan Gondomanan #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,4 #### #### 131 1,4 5 Jetis Jetis #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,5 #### #### 598 5,5 6 Kotagede Kotagede #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,4 #### #### 380 3,6 Kotagede #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,6 #### #### 480 7,8 7 Kraton Kraton #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,1 #### #### 332 4,7 8 Mantrijeron Mantrijeron #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,1 #### #### 928 7,3 9 Mergangsan Mergangsan #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,9 #### #### ,4 10 Ngampilan Ngampilan #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,4 #### #### 211 1,9 11 Pakualaman Pakualaman #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,3 #### #### 295 3,0 12 Tegalrejo Tegalrejo #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,1 #### #### 517 3,4 13 Umbulharjo Umbulharjo #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,3 #### #### 751 4,3 Umbulharjo #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,7 #### #### ,7 14 Wirobrajan Wirobrajan #### #### , #DIV/0! #DIV/0! ,3 #### #### 770 7,8 4 JUMLAH (KAB/KOTA) #### , ####### #DIV/0! ,1 #### ,9 Sumber: UPT PJKD Dinkes Kota Yogyakarta 111

112 TABEL 57 CAKUPAN PELAYANAN RAWAT INAP MASYARAKAT MISKIN (FAKIR MISKIN, MISKIN, DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH YANG ADA L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % Danurejan Danurejan #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! Danurejan #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 2 Gedongtengen Gedongtengen #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 3 Gondokusuman Gondokusuman #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! Gondokusuman #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 4 Gondomanan Gondomanan #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 5 Jetis Jetis #DIV/0! #DIV/0! 143 1,3 #DIV/0! #DIV/0! 182 1,7 6 Kotagede Kotagede #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! Kotagede #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 7 Kraton Kraton #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 8 Mantrijeron Mantrijeron #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 9 Mergangsan Mergangsan #DIV/0! #DIV/0! 472 3,9 #DIV/0! #DIV/0! 431 3,6 10 Ngampilan Ngampilan #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 11 Pakualaman Pakualaman #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 12 Tegalrejo Tegalrejo #DIV/0! #DIV/0! 59 0,4 #DIV/0! #DIV/0! 414 2,7 13 Umbulharjo Umbulharjo #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! Umbulharjo #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 14 Wirobrajan Wirobrajan #DIV/0! #DIV/0! 685 6,9 #DIV/0! #DIV/0! 4 MASYARAKAT MISKIN DAN HAMPIR MISKIN PELAYANAN KESEHATAN DASAR (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1) L P L + P MENDAPAT YANKES RAWAT INAP PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 2 DAN STRATA 3) L P L + P JUMLAH (KAB/KOTA) #DIV/0! ,8 #DIV/0! ,6 Sumber: UPT PJKD Dinkes Kota Yogyakarta 112

113 TABEL 58 NO JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN, RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN SARANA PELAYANAN KESEHATAN JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH L P L+P L P L+P L P L+P Puskesmas Tegalrejo Puskesmas Jetis Puskesmas Gedongtengen Puskesmas Ngampilan Puskesmas Wirobrajan Puskesmas Mantrijeron Puskesmas Mergangsan Puskesmas Gondomanan Puskesmas Kraton Puskesmas Pakualaman Puskesmas Danurejan Puskesmas Danurejan Puskesmas Gondokusuman Puskesmas Gondokusuman Puskesmas Umbulharjo Puskesmas Umbulharjo Puskesmas Kotagede Puskesmas Kotagede SUB JUMLAH I RSK Soedirman RSUD Jogja RSU Bethesda RSU Hidayatullah RSU Lempuyang Wangi RSK Puri Nirmala RSU Panti Rapih RSK PKU M Kotagede RSK Permata Bunda RSGMP UMY RSU Ludira Husada Tama RSU DKT( RST Dr. Sutarto ) RSK Empat Lima RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta RS Happy Land MC SUB JUMLAH II JUMLAH (KAB/KOTA) JUMLAH PENDUDUK KAB/KOTA CAKUPAN KUNJUNGAN (%) 312,2 588,1 452,3 16,6 21,8 19,2 Sumber: Seksi Surveilans Dinkes Kota Yogyakarta 113

114 TABEL 59 ANGKA KEMATIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT NO NAMA RUMAH SAKIT a JENIS RS b TEMPAT JUMLAH TIDUR PASIEN KELUAR (HIDUP + MATI) PASIEN KELUAR MATI PASIEN KELUAR MATI 48 JAM DIRAWAT L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P GDR NDR RSU PKU Muhammadiyah Umum , RSU Panti Rapih Umum ,1 4,0 2,3 3,1 3 RSU Bethesda Umum ,5 2,8 2,5 2,7 4 RSK Puri Nirmala RSKJ ,4 0,5 0,4 5 RSUD Jogja Umum ,0 2,6 1,8 2,2 6 RSK Bhakti Ibu RSKIA #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 7 RSK Soedirman Bedah RSK Sari Asih THT #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 9 RSK Empat Lima Anak ,5-0,3 0,2 10 RSK Permata Bunda Ibu, anak ,2-0,0 11 RSU Lempuyang Wangi Umum ,0 0,0 12 RSK PKU M kotagede Ibu, anak ,1 0,1 13 RSGMP UMY Gilut Happy Land Medical Center Umum #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 15 RSU Hidayatullah Umum ,1 0,1 1,9 0,3 16 RSU Ludira Husada Tama Umum ,0 1,3 2,3 1,8 17 RSU DKT( RST Dr. Sutarto ) Umum ,8 0,9 0,1 0,4 18 RSK Dr. Yap Mata #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! KABUPATEN/KOTA ,7 2,5 1,1 1,1 Sumber: Seksi surveilans dinkes kota yogyakarta Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta b Jenis rumah sakit RS umum atau RS khusus, untuk RS khusus sebutkan jenis kekhususannya (RS Jiwa, RS TB Paru, RS Kusta, dll) 114

115 TABEL 60 INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT NO NAMA RUMAH SAKIT a JENIS RS b JUMLAH TEMPAT TIDUR PASIEN KELUAR (HIDUP + MATI) JUMLAH PASIEN PASIEN KELUAR MATI PASIEN KELUAR MATI 48 JAM DIRAWAT JUMLAH HARI PERAWATAN BOR LOS TOI RSU PKU Muhamma Umum ,6 2 RSU Panti Rapih Umum ,8 5,0 1,6 3 RSU Bethesda Umum ,4 5,6 2,7 4 RSK Puri Nirmala RSKJ ,6 22,2 10,2 5 RSUD Jogja Umum ,7 4,3 4,7 6 RSK Bhakti Ibu RSKIA 25 #DIV/0! #DIV/0! 7 RSK Soedirman Bedah ,3 3,7 10,5 8 RSK Sari Asih THT 25 1 #DIV/0! #DIV/0! 9 RSK Empat Lima Anak ,1 4,4 9, RSK Permata Bunda Ibu, anak ,0 11 RSU Lempuyang Wa Umum ,4 0,3 0,9 12 RSK PKU M kotagedeibu, anak ,9 3,0 9,6 13 RSGMP UMY Gilut ,0 0,0 1,2 14 Happy Land Medical Umum ,6 #DIV/0! #DIV/0! 15 RSU Hidayatullah Umum ,5 1,8 1,2 16 RSU Ludira Husada TUmum ,8 3,3 8,1 17 RSU DKT( RST Dr. SUmum ,4 4,0 14,6 18 RSK Dr. Yap Mata ,6 #DIV/0! #DIV/0! KABUPATEN/KOTA ,4 2,6 3,2 Sumber: Seksi Surveilans Dinkes Kota Yogyakarta Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta b Jenis rumah sakit RS umum atau RS khusus, untuk RS khusus sebutkan jenis kekhususannya (RS Jiwa, RS TB Paru, RS Kusta, dll) 115

116 TABEL 61 PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH JUMLAH DIPANTAU % DIPANTAU BER PHBS * % Danurejan Danurejan , ,1 Danurejan , ,4 2 Gedongtengen Gedongtengen , ,9 3 Gondokusuman Gondokusuman , ,4 Gondokusuman , ,2 4 Gondomanan Gondomanan , ,2 5 Jetis Jetis , ,3 6 Kotagede Kotagede , ,0 Kotagede , ,8 7 Kraton Kraton , ,9 8 Mantrijeron Mantrijeron , ,2 9 Mergangsan Mergangsan , ,6 10 Ngampilan Ngampilan , ,8 11 Pakualaman Pakualaman , ,5 12 Tegalrejo Tegalrejo , ,8 13 Umbulharjo Umbulharjo , ,6 Umbulharjo , ,0 14 Wirobrajan Wirobrajan , ,5 JUMLAH (KAB/KOTA) , ,9 Sumber Seksi Promosi Kesehatan RUMAH TANGGA 116

117 TABEL 62 PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS RUMAH NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH YANG ADA JUMLAH YANG DIPERIKSA % DIPERIKSA JUMLAH YANG SEHAT % RUMAH SEHAT Danurejan Danurejan , ,78 Danurejan , ,81 2 Gedongtengen Gedongtengen , ,52 3 Gondokusuman Gondokusuman , ,44 Gondokusuman , ,57 4 Gondomanan Gondomanan , ,03 5 Jetis Jetis , ,87 6 Kotagede Kotagede , ,41 Kotagede , ,99 7 Kraton Kraton , ,70 8 Mantrijeron Mantrijeron , ,89 9 Mergangsan Mergangsan , ,63 10 Ngampilan Ngampilan , ,16 11 Pakualaman Pakualaman , ,34 12 Tegalrejo Tegalrejo , ,10 13 Umbulharjo Umbulharjo , ,74 Umbulharjo , ,04 14 Wirobrajan Wirobrajan , ,00 JUMLAH , ,14 Sumber : Seksi Penyehatan lingkungan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta 117

118 TABEL 63 PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK NYAMUK AEDES MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH RUMAH/BANGUNAN YANG ADA RUMAH/BANGUNAN DIPERIKSA RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK JUMLAH % JUMLAH % Danurejan Danurejan , ,82 Danurejan , ,10 2 Gedongtengen Gedongtengen , ,52 3 Gondokusuman Gondokusuman , ,10 Gondokusuman , ,77 4 Gondomanan Gondomanan , ,77 5 Jetis Jetis , ,83 6 Kotagede Kotagede , ,97 Kotagede , ,73 7 Kraton Kraton , ,05 8 Mantrijeron Mantrijeron , ,68 9 Mergangsan Mergangsan , ,28 10 Ngampilan Ngampilan , ,82 11 Pakualaman Pakualaman , ,95 12 Tegalrejo Tegalrejo , ,34 13 Umbulharjo Umbulharjo , ,68 Umbulharjo , ,28 14 Wirobrajan Wirobrajan , ,66 JUMLAH ( KAB/KOTA) , ,37 Sumber: Seksi Surveilans dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Yogyakarta 118

119 TABEL 64 PERSENTASE KELUARGA MENURUT JENIS SARANA AIR BERSIH YANG DIGUNAKAN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS JUMLAH % JUMLAH KELUARGA KELUAR JENIS SARANA AIR BERSIH NO KECAMATAN PUSKESMAS KELUARGA DIPERIKSA GA KEMASAN LEDENG SPT SGL MATA AIR PAH LAINNYA JUMLAH YANG ADA SUMBER DIPERIK AIR SA Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % BERSIHNYA Danurejan Danurejan , , ,1 2 0, ,6 Danurejan , , ,0 2 Gedongtengen Gedongtengen , ,7 3 0, , ,0 3 Gondokusuman Gondokusuman , , , ,1 Gondokusuman , ,8 3 0, ,9 1 0, ,0 4 Gondomanan Gondomanan , ,1 29 2, , ,2 5 Jetis Jetis , , , ,0 6 Kotagede Kotagede ,5 6 0,1 25 0, , ,0 Kotagede , ,3 2 0, , ,0 7 Kraton Kraton , ,1 2 0, , ,0 8 Mantrijeron Mantrijeron , ,0 10 0, , ,6 9 Mergangsan Mergangsan , ,0 14 0, , ,4 10 Ngampilan Ngampilan , ,0 3 0, , ,0 11 Pakualaman Pakualaman , ,1 17 1, , ,0 12 Tegalrejo Tegalrejo , , , ,0 13 Umbulharjo Umbulharjo , ,9 2 0, , ,3 Umbulharjo ,0 43 1, , ,5 14 Wirobrajan Wirobrajan , , , ,0 JUMLAH ,5 6 0, ,0 85 0, , , ,3 Sumber : Seksi PL Dinkes Kota Yogyakarta 119

120 TABEL 65 PERSENTASE KELUARGA MENURUT SUMBER AIR MINUM YANG DIGUNAKAN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH KELUARGA DIPERIKSA SUMBER AIR MINUMNYA AIR KEMASAN AIR ISI ULANG LEDING METERAN LEDING ECERAN SUMBER AIR MINUM KELUARGA POMPA SUMUR TERLINDUNG MATA AIR TERLINDU NG SUMUR MATA AIR TAK TAK TERLINDU TERLINDU NG NG AIR SUNGAI LAIN-LAIN Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % AIR HUJAN KELUARGA DENGAN SUMBER AIR MINUM TERLINDUNG Danurejan Danurejan , , ,9 Danurejan , , ,3 2 Gedongtengen Gedongtengen ,9 3 0, , ,7 3 Gondokusuman Gondokusuman , , , ,0 Gondokusuman ,5 3 0, , ,9 4 Gondomanan Gondomanan , , ,0 5 Jetis Jetis , , ,2 6 Kotagede Kotagede , , ,3 Kotagede ,3 20 0, , ,4 7 Kraton Kraton , , ,9 8 Mantrijeron Mantrijeron ,6 10 0, , ,1 9 Mergangsan Mergangsan , , ,4 10 Ngampilan Ngampilan ,9 3 0, , ,9 11 Pakualaman Pakualaman , , ,4 12 Tegalrejo Tegalrejo , , ,6 13 Umbulharjo Umbulharjo , , ,2 Umbulharjo ,2 43 0, , ,3 14 Wirobrajan Wirobrajan , , ,7 JUMLAH , ,3-33 0, , ,8 Sumber : Seksi PL Dinkes Kota Yogyakarta 120

121 TABEL 66 PERSENTASE KELUARGA DENGAN KEPEMILIKAN SARANA SANITASI DASAR MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS JAMBAN TEMPAT SAMPAH PENGELOLAAN AIR LIMBAH JUMLAH NO KECAMATAN PUSKESMAS KELUAR KELUARGA KELUARGA SEHAT KELUARGA KELUARGA SEHAT KELUARGA KELUARGA SEHAT DIPERIKSA MEMILIKI DIPERIKSA MEMILIKI DIPERIKSA MEMILIKI GA Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml % Danurejan Danurejan , , , , , , , , ,8 Danurejan , , , , , , , , ,5 2 Gedongtengen Gedongtengen , , , , , , , , ,8 3 Gondokusuman Gondokusuman , , , , , , , , ,8 Gondokusuman , , , , , , , , ,6 4 Gondomanan Gondomanan , , , , , , , , ,5 5 Jetis Jetis , , , , , , , , ,7 6 Kotagede Kotagede , , , , , , , , ,7 Kotagede , , , , , , , , ,9 7 Kraton Kraton , , , , , , , , ,8 8 Mantrijeron Mantrijeron , , , , , , , , ,4 9 Mergangsan Mergangsan , , , , , , , , ,3 10 Ngampilan Ngampilan , , , , , , , , ,2 11 Pakualaman Pakualaman , , , , , , , , ,3 12 Tegalrejo Tegalrejo , , , , , , , , ,0 13 Umbulharjo Umbulharjo , , , , , , , , ,0 Umbulharjo , , , , , , , , ,9 14 Wirobrajan Wirobrajan , , , , , , , , ,5 JUMLAH , , , , , , , , ,9 Sumber: Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta 121

122 JUMLAH YG ADA JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH SEHAT % SEHAT JUMLAH YG ADA JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH SEHAT % SEHAT JUMLAH YG ADA JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH SEHAT % SEHAT JUMLAH YG ADA JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH SEHAT % SEHAT JUMLAH YG ADA JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH SEHAT % SEHAT TABEL 67 PERSENTASE TEMPAT UMUM DAN PENGELOLAAN MAKANAN (TUPM) SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS HOTEL RESTORAN/R-MAKAN PASAR TUPM LAINNYA JUMLAH TUPM NO KECAMATAN PUSKESMAS Danurejan Danurejan , , , , ,0 Danurejan , , , , ,4 2 Gedongtengen Gedongtengen , , , ,0 3 Gondokusuman Gondokusuman , , , , ,7 Gondokusuman , , , , ,4 4 Gondomanan Gondomanan , , , ,0 5 Jetis Jetis , , , , ,1 6 Kotagede Kotagede , , ,0 Kotagede , , , , ,9 7 Kraton Kraton , , , , ,0 8 Mantrijeron Mantrijeron , , , , ,2 9 Mergangsan Mergangsan , , , ,1 10 Ngampilan Ngampilan , , , ,0 11 Pakualaman Pakualaman , , , , ,0 12 Tegalrejo Tegalrejo , , , , ,9 13 Umbulharjo Umbulharjo , , , , ,5 Umbulharjo , , , , ,3 14 Wirobrajan Wirobrajan , , , , ,0 JUMLAH , , , , ,37 Sumber: Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta 122

123 TABEL 68 NO KECAMATAN PERSENTASE INSTITUSI DIBINA KESEHATAN LINGKUNGANNYA MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS PUSKESMAS SARANA PELAYANAN KESEHATAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM SARANA PENDIDIKAN Jml DIBINA % Jml DIBIN % Jml DIBIN % Jml DIBIN % Jml DIBINA % Jml DIBIN % Jml DIBINA % A A A A Danurejan Danurejan ,0 #### , , #DIV/0! ,2 Danurejan ,0 #### , , #DIV/0! ,0 2 Gedongtengen Gedongtengen ,0 #### , , #DIV/0! ,0 3 Gondokusuman Gondokusuman ,0 #### , , #DIV/0! ,0 Gondokusuman ,0 #### , , , ,2 4 Gondomanan Gondomanan ,0 #### , , , ,6 5 Jetis Jetis ,0 #### , , , ,3 6 Kotagede Kotagede ,0 #### , , #DIV/0! ,0 Kotagede ,0 #### , , #DIV/0! ,0 7 Kraton Kraton ,0 #### , , #DIV/0! ,0 8 Mantrijeron Mantrijeron ,7 #### , , #DIV/0! ,5 9 Mergangsan Mergangsan ,0 #### , , #DIV/0! ,4 10 Ngampilan Ngampilan ,0 #### , , , ,7 11 Pakualaman Pakualaman ,0 #### , , #DIV/0! ,0 12 Tegalrejo Tegalrejo ,0 #### , , #DIV/0! ,1 13 Umbulharjo Umbulharjo ,0 #### , , #DIV/0! ,1 Umbulharjo ,8 #### , ,0 ##### #DIV/0! ,3 14 Wirobrajan Wirobrajan ,0 #### , , #DIV/0! , SARANA IBADAH PERKANTORAN SARANA LAIN JUMLAH ,5 - - #### , , , , ,8 JUMLAH Sumber: Seksi PL Dinkes Kota Yogyakarta 123

124 TABEL 69 KETERSEDIAAN OBAT MENURUT JENIS OBAT NO NAMA OBAT SATUAN STOCK OBAT PEMAKAIAN RATA- RATA/ BULAN TINGKAT KECUKUPAN (BULAN) PERSENTASE TINGKAT KECUKUPAN Amoksisilin sirup kering 125 mg/ml Btl 60 ml ,01 122,28 2 Amoksisilin kapsul 500 mg 120 kap ,68 109,34 3 Antasida DOEN tablet 1000 tab ,21 134,53 4 Antalgin tablet 500 mg 1000 tab ,62 142,33 5 Deksametason inj 5 mg/ml 2ml 100 ampul 25 0,5 50,70 281,67 6 Dekstrometorfan Sirup 10 mg/5ml Btl 60 ml ,04 122,42 7 Dekstrometorfan Tab 15 mg 1000 tab ,49 174,95 8 Difenhidramin HCl inj 10 mg/ml-1ml 100 ampul 6 0,2 31,60 175,56 9 Gliserin Guaiakolat tab 100 mg 1000 tab ,96 144,24 10 Glukosa Larutan Infus 5 % steril Btl 500 ml ,66 170,32 11 Ibuprofen tablet 200 mg 100 tab ,75 109,73 12 Kloramfenikol kapsul 250 mg 250 Kapsul ,80 176,67 13 Kotrimoksazol tablet 480 mg 100 tab ,90 99,45 14 Kotrimoksazol tablet 120 mg 100 tab ,00 155,56 15 Kotrimoksazol Sirup Btl 60 ml ,32 124,00 16 Klorfeniramini Maleat tab 4 mg Tablet ,83 104,60 17 Kloroquin tablet Tablet Natrium Klorida Infus 0,9 % steril Btl 500 ml ,73 76,26 19 Parasetamol Tablet 500 mg 1000 tab ,40 124,45 20 Ringer Laktat Infus steril Btl 500 ml ,23 129,03 21 Vitamin B Kompleks Kapsul 1000 Kapsul ,81 115,59 22 Retinol IU 30 Kapsul ,58 103,21 23 Tablet Tambah darah 30 Tablet , ,93 24 Multivitamin Sirup Botol ,13 128,51 25 Garam Oralit Bungkus ,33 162,92 26 OAT Kat 1 Pkt ,10 106,10 27 OAT Kat 2 Pkt ,91 238,38 28 OAT Kat 3 Pkt OAT Kat Sisipan Pkt ,14 172,99 30 OAT Kat Anak Pkt ,68 220,45 31 Pyrantel Pamoat 125 mg tablet 1000 Tablet 18 0,3 67,42 374,53 32 Salep 2-4 Pot ,89 132,71 33 Infus set dewasa Kantong ,21 78,96 34 Infus set anak Kantong ,85 165,81 Sumber: Gudang Farmasi Kota Yogyakarta 124

125 TABEL 70 JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN MENURUT KEPEMILIKAN NO FASILITAS KESEHATAN PEMILIKAN/PENGELOLA KEMENKES PEM.PROV PEM.KAB/KOTA TNI/POLRI BUMN SWASTA JUMLAH RUMAH SAKIT UMUM RUMAH SAKIT JIWA RUMAH SAKIT BERSALIN RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA PUSKESMAS PERAWATAN PUSKESMAS NON PERAWATAN PUSKESMAS KELILING PUSKESMAS PEMBANTU RUMAH BERSALIN BALAI PENGOBATAN/KLINIK PRAKTIK DOKTER BERSAMA PRAKTIK DOKTER PERORANGAN PRAKTK PENGOBATAN TRADISIONAL POSKESDES - 15 POSYANDU APOTEK TOKO OBAT GFK INDUSTRI OBAT TRADISIONAL - 20 INDUSTRI KECIL OBAT TRADISIONAL - Sumber: Seksi Regulasi Dinkes Kota Yogyakarta 125

126 TABEL 71 SARANA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN LABKES DAN MEMILIKI 4 SPESIALIS DASAR NO SARANA KESEHATAN JUMLAH LABORATORIUM KESEHATAN 4 (EMPAT) SPESIALIS DASAR JUMLAH % JUMLAH % RUMAH SAKIT UMUM , ,00 2 RUMAH SAKIT JIWA ,00 3 RUMAH SAKIT KHUSUS ,00 4 PUSKESMAS ,00 5 PUSKESMAS PEMBANTU 11 JUMLAH (KAB/KOTA) , ,37 Sumber: Seksi Regulasi Dinkes Kota Yogyakarta 126

127 TABEL 72 NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH POSYANDU MENURUT STRATA, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS POSYANDU PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI JUMLAH POSYANDU AKTIF JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % Danurejan Danurejan1 8 44,4 8 44,4 2 11, , ,6 Danurejan2 6 22, ,9 7 25, , ,8 2 Gedongtengen Gedongtengen 17 48, , , ,0 3 Gondokusuman Gondokusuman , , , , ,4 Gondokusuman2 9 52,9 5 29,4 3 17, ,0 8 47,1 4 Gondomanan Gondomanan 1 4, ,0 5 20, , ,8 5 Jetis Jetis 18 48, ,7 8 21, , ,4 6 Kotagede Kotagede ,5 9 29,0 2 6, , ,5 Kotagede2 2 13,3 7 46,7 6 40, , ,7 7 Kraton Kraton 13 30, , , , ,8 8 Mantrijeron Mantrijeron 22 38, , , , ,4 9 Mergangsan Mergangsan 36 60, , , ,0 10 Ngampilan Ngampilan 5 23,8 7 33,3 9 42, , ,2 11 Pakualaman Pakualaman 10 52,6 3 15,8 6 31, ,0 9 47,4 12 Tegalrejo Tegalrejo 22 47, ,6 9 19, , ,2 13 Umbulharjo Umbulharjo1 1 2, , , , ,0 Umbulharjo , , , , ,9 14 Wirobrajan Wirobrajan 8 22, , , , ,8 JUMLAH (KAB/KOTA) RASIO POSYANDU PER 100 BALITA , , , ,2 2,25 Sumber: Seksi Promosi Kesehatan Dinkes Kota Yogyakarta 127

128 TABEL 73 NO KECAMATAN PUSKESMAS UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) MENURUT KECAMATAN DESA/ KELURAHAN DESA SIAGA JUMLAH DESA SIAGA AKTIF JUMLAH % JUMLAH % POSKESDES POSYANDU 1 Danurejan Danurejan ,00-18 Danurejan , Gedongtengen Gedongtengen , Gondokusuman Gondokusuman ,00-49 Gondokusuman , , Gondomanan Gondomanan , Jetis Jetis , Kotagede Kotagede ,00-31 Kotagede , Kraton Kraton , Mantrijeron Mantrijeron , Mergangsan Mergangsan , , Ngampilan Ngampilan , Pakualaman Pakualaman , , Tegalrejo Tegalrejo , , Umbulharjo Umbulharjo , ,00-51 Umbulharjo , , Wirobrajan Wirobrajan , ,33-36 JUMLAH (KAB/KOTA) , , Sumber: Seksi Promosi Kesehatan Dinkes Kota Yogyakarta 128

129 TABEL 74a JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN NO UNIT KERJA DR SPESIALIS a DOKTER UMUM JUMLAH DOKTER GIGI b L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P Pusk Wirobrajan Pusk Umbulharjo I Pusk Umbulharjo II Pusk Tegalrejo Pusk Pakualaman Pusk Ngampilan Pusk Mergangsan Pusk Mantrijeron Pusk Kraton Pusk Kotagede I Pusk Kotagede II Pusk Jetis Pusk Gondomanan Pusk Gondokusuman I Pusk Gondokusuman II Pusk Gedongtengen Pusk Danurejan I Pusk Danurejan II UPT PJKD SUB JUMLAH I (PUSKESMAS)

130 TABEL 74b JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN NO UNIT KERJA DR SPESIALIS a DOKTER UMUM JUMLAH DOKTER GIGI b L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P RSK Bhakti Ibu RSK Dr. Yap RSK Empat Lima RSK Permata Bunda RSK PKU M kotagede RSK Puri Nirmala RSK Sari Asih RSK Soedirman RSU Bethesda RSU DKT( RST Dr. Sutarto ) RSUD Jogja RSU Hidayatullah RSU Lempuyang Wangi RSU Ludira Husada Tama RSU Panti Rapih RSU PKU Muhammadiyah Happy Land Medical Center RSGMP UMY 19 - RB Puri Adisty RB Amanah RB Sarbini RB Fajar RB Aisyah RB Khadijah RB Pura Raharja RB Sang Timur SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT)

131 TABEL 74c JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN NO UNIT KERJA DR SPESIALIS a DOKTER UMUM JUMLAH DOKTER GIGI b L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P a. Balai Pengobatan Balai Pengobatan LPM Pelita Kasih Balai Pengobatan Kedaulatan Rakyat Balai Pengobatan PDAM Tirtamarta Balai Pengobatan Lanal Balai Pengobatan Intan Balai Pengobatan Gading Balai Pengobatan Istana Merdeka Balai Pengobatan Kantor Pos Pusat Balai Pengobatan PMI Kota Yogyakarta Balai Pengobatan Mitra Medika Balai Pengobatan Ramadhan Balai Pengobatan BKM Pondok Krapyak Balai Pengobatan Pertamina Balai Pengobatan UST Medikal Center Balai Pengobatan Sari Husada Balai Pengobatan Sang Timur b. Laboratorium Klinik Lab. Sentra Diagnostik Waskitha Lab. Klinik Prodia Bintaran Kidul Lab. Pramita Lab. Avilena Lab. Klinik Prodia Jl P Mangkubumi _ Lab. Klinik Ultra Medika

132 TABEL 74d JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN NO UNIT KERJA DR SPESIALIS a DOKTER UMUM JUMLAH DOKTER GIGI b L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P c. Apotik Apotik Kasih Farma Apotik Citra Apotik Gamelan Apotik Yogya Farma Apotik Kranggan Apotik Merapi Apotik Farmarin Apotik Wisnu Apotik SW Apotik Melati Farma Apotik Poeji Rahayu Apotik Kusumanata Apotik Panasea Apotik Puji Waras d. Salon / Klinik Kecantikan Salon Kecantikan Golden Skin Care Salon Kecantikan London Beaty Centre Salon Kecantikan Natasha Skin Care Klinik Kecantikan GoldenSkin Care Jl Diponegoro Klinik Kecantikan Natasha Skin Care Jl Adisucipto Klinik Kecantikan LBC Jl Suroto Klinik Kecantikan Natasha Skin Care Jl Sabirin Klinik Kecantikan Kucala Medical Center Klinik Kecantikan L' Beaute Jl Kapten Tendean Klinik Kecantikan Golden Skin Care Jl Magelang Klinik Kecantikan Erha Clinic Klinik Kecantikan Larisha Aesthetis Center Klinik Kecantikan LBC Jl Bhayangkara

133 TABEL 74e JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN NO UNIT KERJA DR SPESIALIS a DOKTER UMUM JUMLAH DOKTER GIGI b L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P e. Praktek Dokter / Dokter Gigi Berkelompok Praktek Dokter Bersama Praktek Dokter Gigi Berkelompok Osmik Praktek Dokter Bersama Bayeman Praktek Dokter Bersama Rajawali Praktek Dolter Bersama K-24 Gajah Mada Praktek Dokter Gigi Bersama Prima Medika Praktek Dokter Gigi Bersama Fresh Dental Praktek Dokter Berkelompok AMC Praktek Dokter Berkelompok Kimia Farma Praktek Dokter Berkelompok dr. Bambang Suryo Praktek Dokter Gigi Berkelompok drg. Lisiani Dewi Sp.KG Praktek Dokter Gigi Berkelompok Drg. Tri Kuncoro P Praktek Dokter Berkelom[pok Griya Sehat Lansia Praktek Dokter Gigi Denta Hozz Praktek Dokter Berkelompok Adhiwanga PKBI DIY Praktek Dokter Gigi Berkelompok Dentes Praktek Dokter Gigi Berkelompok Dolphin Ortho Dentios Klinik Khusus THT Sari Asih f. Optic g. Toko Obat Toko Obat Ramai SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN RASIO TERHADAP PDDK 1,4 106,9 11,4 31,3 87,9 11,4 31,8 176,1 1,0 16,1 33,0 INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH (KAB/KOTA) Keterangan : a termasuk S3 b termasuk Dokter Gigi Spesialis 133

134 TABEL 75a JUMLAH TENAGA KEPERAWATAN DI SARANA KESEHATAN NO UNIT KERJA BIDAN BIDAN DIII BIDAN JUMLAH PERAWAT PERAWAT GIGI SARJANA KEPERAWATAN a D-III PERAWAT D-I PERAWAT b JUMLAH L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P Pusk Wirobrajan Pusk Umbulharjo I Pusk Umbulharjo II Pusk Tegalrejo Pusk Pakualaman Pusk Ngampilan Pusk Mergangsan Pusk Mantrijeron Pusk Kraton Pusk Kotagede I Pusk Kotagede II Pusk Jetis Pusk Gondomanan Pusk Gondokusuman I Pusk Gondokusuman II Pusk Gedongtengen Pusk Danurejan I Pusk Danurejan II UPT PJKD SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) Keterangan : a termasuk S2 dan S3 b termasuk SLTA 134

135 TABEL 75b JUMLAH TENAGA KEPERAWATAN DI SARANA KESEHATAN 2012 NO UNIT KERJA BIDAN BIDAN DIII BIDAN JUMLAH PERAWAT PERAWAT GIGI SARJANA KEPERAWATAN a D-III PERAWAT D-I PERAWAT b JUMLAH L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P RS Happyland RS Ludira Husada Tama RSK Mata "Dr Yap" RSK Bedah Soedirman RSK anak"empat Lima" RSK Permata Bunda RSK Bhakti Ibu RS Pantirapih RS Dr.Sutarto RS UD Kota Yk RS Islam Hidayatullah RS Bethesda lempuyang sari RSK Puri Nirmala RS Bethesda RS PKU Muhammadiyah RSK Ibu Anak PKU Muhammadiyah Happy Land Medical Center _ RB Puri Adisty _ RB Amanah _ RB Sarbini _ RB Fajar _ RB Aisyah _ RB Khadijah _ RB Sang Timur RB Pura Raharja _ RB Khadijah SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN RASIO TERHADAP PDDK INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH (KAB/KOTA) Keterangan : a termasuk S2 dan S3 b termasuk SLTA 135

136 TABEL 76a JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN TENAGA KEFARMASIAN TENAGA GIZI NO UNIT KERJA APOTEKER DAN D-III FARMASI D-IV/SARJANA SARJANA DAN JUMLAH FARMASI a GIZI a ASS APOTEKER DI DAN D-III GIZI JUMLAH L P L + P L P L + P L P L + P L P L+P L P L+P L P L+P Pusk Wirobrajan Pusk Umbulharjo I Pusk Umbulharjo II Pusk Tegalrejo Pusk Pakualaman Pusk Ngampilan Pusk Mergangsan Pusk Mantrijeron Pusk Kraton Pusk Kotagede I Pusk Kotagede II Pusk Jetis Pusk Gondomanan Pusk Gondokusuman I Pusk Gondokusuman II Pusk Gedongtengen Pusk Danurejan I Pusk Danurejan II UPT PJKD SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) Keterangan : a termasuk S2 dan S3 136

137 TABEL 76b TENAGA KEFARMASIAN TENAGA GIZI APOTEKER DAN D-III FARMASI D-IV/SARJANA NO UNIT KERJA SARJANA DAN JUMLAH DI DAN D-III GIZI JUMLAH FARMASI a GIZI a ASS APOTEKER L P L + P L P L + P L P L + P L P L+P L P L+P L P L+P RS Happyland RS Ludira Husada Tama RSK Mata "Dr Yap" RSK Bedah Soedirman RSK anak"empat Lima" RSK Permata Bunda RSK Bhakti Ibu RS Pantirapih RS Dr.Sutarto RS UD Kota Yk RS Islam Hidayatullah RS Bethesda lempuyang sari RSK Puri Nirmala RS Bethesda RS PKU Muhammadiyah RSK Ibu Anak PKU Muhammadiyah _ RB Amanah SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) Sumber Data Profil SDM Kesehatan tahun 2011 (sebutkan) Keterangan : a termasuk S2 dan S3 JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN 137

138 TABEL 76c JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN TENAGA KEFARMASIAN TENAGA GIZI APOTEKER DAN D-III FARMASI D-IV/SARJANA NO UNIT KERJA SARJANA DAN JUMLAH DI DAN D-III GIZI JUMLAH FARMASI a GIZI a ASS APOTEKER L P L + P L P L + P L P L + P L P L+P L P L+P L P L+P a. Balai Pengobatan _ Balai Pengobatan LPM Pelita Kasih _ Balai Pengobatan Lanal _ Balai Pengobatan Intan _ Balai Pengobatan Gading _ Balai Pengobatan Pertamina b. Laboratorium Klinik _ Lab. Sentra Diagnostik Waskitha _ Lab. KlinikProdia Bintaran Kidul _ Lab Klinik Prodia Jl P Mangkubumi c. Apotik Apotik Ivana Apotik Panti Afiat Apotik Rejeki Apotik Eka Manunggal Apotik K 24 Jl. Kusuma Negara Apotik Vita Farma Apotik Dantisa Apotik Serafim Apotik Shinta Apotik Umbulharjo Apotik Abadi Farma Apotik Harmoni Apotik K 24 Jl. Bhayangkara Apotik K 24 Jl. Brigjen Katamso Apotik Kasih Farma Apotik Fit Plus Apotik Saerah Apotik Citra Sumber Data Profil SDM Kesehatan tahun 2012 (sebutkan) 138

139 TABEL 76d JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN TENAGA KEFARMASIAN TENAGA GIZI APOTEKER DAN D-III FARMASI D-IV/SARJANA NO UNIT KERJA SARJANA DAN JUMLAH DI DAN D-III GIZI JUMLAH FARMASI a GIZI a ASS APOTEKER L P L + P L P L + P L P L + P L P L+P L P L+P L P L+P Apotik Mataram Apotik Ramadhan Apotik Bayeman Apotik Gamelan Apotik Wipa Apotik Berkah Farma Apotik Perdana Apotik Yogya Farma Apotik KD farma Apotik Jadi Waras Apotik Natasha Jl. Adisucipto Apotik Natasha Jl. Sabirin Apotik AMC Apotik Caritas Apotik Citra Gading Farma Apotik Pondok Krapyak Apotik Kimia Farma Apotik Bumijo Apotik Rajawali Apotik Kranggan Apotik Merapi Apotik Enggal Semi Apotik Farmarin Apotik Wisnu Apotik SW Apotil K 24 Jl. Parangtritis Apotik Ratna Apotik Satriya Apotik Panji Anom

140 TABEL 76e JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN TENAGA KEFARMASIAN TENAGA GIZI APOTEKER DAN D-III FARMASI D-IV/SARJANA NO UNIT KERJA SARJANA DAN JUMLAH DI DAN D-III GIZI JUMLAH FARMASI a GIZI a ASS APOTEKER L P L + P L P L + P L P L + P L P L+P L P L+P L P L+P Apotik Pelangi Apotik Aditya Farma Apotik K 24 Jl. Bantul Apotik Pratama Apotik Sanitas Apotik Kimia Farma Apotik Almas Farma Apotik Budi Asih Apotik Chrisstella Apotik Maranata Apotik Dian Farma Apotik Galaxy Farma Apotik K 24 Jl. Magelang Apotik Erhazi Apotik Dina Farma Apotik Artha Farma Apotik XP Apotik Sehat Husada Apotik Annisa Apotik Dharma Husada Apotik Klinik Sultan Agung Apotik Sentul Apotik K 24 Gajah mada Apotik Demangan Apotik Waringin Apotik Melati Farma Apotik Sutji Apotik Pendowo Apotik Indra Giri

141 TABEL 76f JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN TENAGA KEFARMASIAN TENAGA GIZI APOTEKER DAN D-III FARMASI D-IV/SARJANA NO UNIT KERJA SARJANA DAN JUMLAH DI DAN D-III GIZI JUMLAH FARMASI a GIZI a ASS APOTEKER L P L + P L P L + P L P L + P L P L+P L P L+P L P L+P Apotik Panji Farma Apotik Kucala Apotik Natasha Skin Care Apotik Poeji Rahayu Apotik Pasena Farma Apotik Puji Waras Apotik K 24 Herman Yohanes Apotik K 24 Kotabaru Apotik Medistra Apotik Medika farma Apotik Rodiyah Apotik Perdana Apotik Telefarma Apotik Kusumanata Apotik Kenari Apotik UAD Apotik Ngudi saras Apotik Panasea Apotik PT GMUM Apotik LBC d. Salon / Klinik Kecantikan _ Salon Kecantikan London Beauty Centre _ Salon Kecantikan Natasha Skin Care _ Klinik Kecantikan Kucala Medical Center _ Klinik Kecantikan L' Beaute Jl Kapten Tendean Klinik Kecantikan Larisha Aesthetis Cente _ Klinik Kecantikan LBC Jl Bhayangkara

142 TABEL 76g TENAGA KEFARMASIAN TENAGA GIZI APOTEKER DAN D-III FARMASI D-IV/SARJANA NO UNIT KERJA SARJANA DAN JUMLAH DI DAN D-III GIZI JUMLAH FARMASI a GIZI a ASS APOTEKER L P L + P L P L + P L P L + P L P L+P L P L+P L P L+P e. Praktek Dokter / Dokter Gigi Berkelompok _ Praktek Dokter Berkelompok AMC _ Klinik Khusus THT Sari Asih f. Optic g. Toko Obat Toko Obat Kurnia Perdana Toko Obat Panji Husada Toko Obat Vitalitas Toko Obat Mailina Toko Obat A Siong Toko Obat Sumber Waras Toko Obat Thay An Tjan Toko Obat Progo Toko Obat Enggal Husada Toko Obat Ramai Toko Obat Adi Sehat Toko Obat Mirota Kampus SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN RASIO TERHADAP PDDK INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber Data Profil SDM Kesehatan tahun 2012 (sebutkan) Keterangan : a termasuk S2 dan S3 JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN 142

143 TABEL 77a JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN SANITASI DI SARANA KESEHATAN NO UNIT KERJA SARJANA KESMAS a TENAGA KESMAS D-III KESMAS b JUMLAH TENAGA SANITASI L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P Pusk Wirobrajan Pusk Umbulharjo I Pusk Umbulharjo II Pusk Tegalrejo Pusk Pakualaman Pusk Ngampilan Pusk Mergangsan Pusk Mantrijeron Pusk Kraton Pusk Kotagede I Pusk Kotagede II Pusk Jetis Pusk Gondomanan Pusk Gondokusuman I Pusk Gondokusuman II Pusk Gedongtengen Pusk Danurejan I Pusk Danurejan II UPT PJKD SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) RS Happyland RS Ludira Husada Tama RSK Mata "Dr Yap" RSK Bedah Soedirman RSK anak"empat Lima" RSK Permata Bunda RSK Bhakti Ibu RS Pantirapih RS Dr.Sutarto RS UD Kota Yk RS Islam Hidayatullah RS Bethesda lempuyang sari RSK Puri Nirmala RS Bethesda RS PKU Muhammadiyah RSK Ibu Anak PKU Muhammadiyah 1 - SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT)

144 TABEL 78a JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI SARANA KESEHATAN TENAGA TEKNISI MEDIS NO UNIT KERJA ANALIS LAB. TEM & P.RONTG P.ANESTESI JUMLAH FISIOTERAPIS L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P Pusk Wirobrajan Pusk Umbulharjo I Pusk Umbulharjo II Pusk Tegalrejo Pusk Pakualaman Pusk Ngampilan Pusk Mergangsan Pusk Mantrijeron Pusk Kraton Pusk Kotagede I Pusk Kotagede II Pusk Jetis Pusk Gondomanan Pusk Gondokusuman I Pusk Gondokusuman II Pusk Gedongtengen Pusk Danurejan I Pusk Danurejan II UPT PJKD SUB JUMLAH I (PUSKESMAS)

145 TABEL 78b JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI SARANA KESEHATAN TENAGA TEKNISI MEDIS NO UNIT KERJA ANALIS LAB. TEM & P.RONTG P.ANESTESI JUMLAH FISIOTERAPIS L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P L P L + P RS Happy Land Medical Center RS Ludira Husada Tama RSK Mata "Dr Yap" RSK Bedah Soedirman RSK anak"empat Lima" RSK Permata Bunda RSK Bhakti Ibu RS Pantirapih RS Dr.Sutarto RS UD Kota Yk RS Islam Hidayatullah RS Bethesda lempuyang sari RSK Puri Nirmala 14 RS Bethesda RS PKU Muhammadiyah RSK Ibu Anak PKU Muhammadiyah SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT)

146 TABEL 79 ANGGARAN KESEHATAN KABUPATEN/KOTA NO SUMBER BIAYA ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN Rupiah % ANGGARAN KESEHATAN BERSUMBER: 1 APBD KAB/KOTA ,49 a. Belanja Langsung ,01 b. Belanja Tidak Langsung ,30 2 APBD PROVINSI ,00 3 APBN : ,01 - Dana Dekonsentrasi ,00 - Dana Alokasi Khusus (DAK) ,81 - Jamkesmas RS ,81 - BOK (Tugas Pembantuan) ,19 - Jamkesmas puskesmas ,59 4 PINJAMAN/HIBAH LUAR NEGERI (PHLN) ,67 - GF HIV ,93 - GF TBC ,39 5 SUMBER PEMERINTAH LAIN - - TOTAL ANGGARAN KESEHATAN TOTAL APBD KAB/KOTA , % APBD KESEHATAN THD APBD KAB/KOTA 12,28 9,85 80,21 ANGGARAN KESEHATAN PERKAPITA

147 147

RPJMD Kab. Temanggung Tahun I X 47

RPJMD Kab. Temanggung Tahun I X 47 2 KESEHATAN AWAL TARGET SASARAN MISI 212 213 214 215 216 217 218 218 Kunjungan Ibu Hamil K4 % 92,24 95 95 95 95 95 95 95 Dinas Kesehatan Jumlah Ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal sesuai

Lebih terperinci

PROFIL KESEHATAN KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2013

PROFIL KESEHATAN KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2013 PROFIL KESEHATAN KATA PENGANTAR Puji Syukur kita Panjatkan ke Hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-nya telah dapat disusun Buku Profil Kesehatan Kota Yogyakarta tahun 2014.Profil Kesehatan Kota

Lebih terperinci

PROFIL KESEHATAN PROVINSI KEP. BANGKA BELITUNG TAHUN 2012

PROFIL KESEHATAN PROVINSI KEP. BANGKA BELITUNG TAHUN 2012 PROFIL KESEHATAN PROVINSI KEP. BANGKA BELITUNG TABEL 1 LUAS WILAYAH, DESA/KELURAHAN, PENDUDUK, RUMAH TANGGA, DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KECAMATAN NO KABUPATEN/KOTA LUAS RATA-RATA KEPADATAN WILAYAH

Lebih terperinci

KATA SAMBUTAN DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN 1 BAB II GAMBARAN UMUM 3

KATA SAMBUTAN DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN 1 BAB II GAMBARAN UMUM 3 DAFTAR ISI hal. KATA SAMBUTAN DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN i ii iv v x BAB I PENDAHULUAN 1 BAB II GAMBARAN UMUM 3 A. KEADAAN PENDUDUK 3 B. KEADAAN EKONOMI 8 C. INDEKS PEMBANGUNAN

Lebih terperinci

PERATURAN WALIKOTA TASIKMALAYA

PERATURAN WALIKOTA TASIKMALAYA WALIKOTA TASIKMALAYA PERATURAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR : 24 TAHUN 2006 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN DI KOTA TASIKMALAYA WALIKOTA TASIKMALAYA Menimbang : a. bahwa berdasarkan ketentuan

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN OBYEK PENELITIAN. wilayah kecamatan dan 45 wilayah kelurahan yang sebagian besar tanahnya. formasi geologi batuan sedimen old andesit.

BAB II GAMBARAN OBYEK PENELITIAN. wilayah kecamatan dan 45 wilayah kelurahan yang sebagian besar tanahnya. formasi geologi batuan sedimen old andesit. BAB II GAMBARAN OBYEK PENELITIAN Deskripsi Kota Yogyakarta a. Geografi Luas wilayah Kota Yogyakarta kurang lebih hanya 1,02 % dari seluruh luas wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu 32, km2. Terbagi

Lebih terperinci

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 15 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN SITUBONDO

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 15 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN SITUBONDO BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 15 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN SITUBONDO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SITUBONDO, Menimbang

Lebih terperinci

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013 A. GAMBARAN UMUM LUAS WILAYAH 8,5 Ha 2 JUMLAH DESA/KELURAHAN 68 3 JUMLAH PENDUDUK 50,884 493,947,004,83 4 PENDUDUK 0 TAHUN KE ATAS MELEK HURUF 4 407,97 382,66 790,533 5 PENDUDUK 0 TAHUN KE ATAS DENGAN

Lebih terperinci

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013 A. GAMBARAN UMUM 1 LUAS WILAYAH 1 1118KM2 2 JUMLAH DESA/KELURAHAN 1 367 3 JUMLAH PENDUDUK 1 576,544 561,855 1,138,399 4 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS MELEK HURUF 4 469,818 464,301 934,119.0 5 PENDUDUK 10 TAHUN

Lebih terperinci

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013 A. GAMBARAN UMUM 1 LUAS WILAYAH 1 1.753,27 KM 2 JUMLAH DESA/KELURAHAN 1 309 3 JUMLAH PENDUDUK 1 2,244,772 4 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS MELEK HURUF 4 5 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS DENGAN PENDIDIKAN TERTINGGI

Lebih terperinci

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013 RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 203 KABUPATEN CIREBON NO INDIKATOR TABEL A. GAMBARAN UMUM LUAS WILAYAH 2 JUMLAH DESA/KELURAHAN 3 JUMLAH PENDUDUK 4 PENDUDUK 0 TAHUN KE ATAS MELEK HURUF 4 5 PENDUDUK 0

Lebih terperinci

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013 A. GAMBARAN UMUM 1 LUAS WILAYAH 1 972 2 JUMLAH DESA/KELURAHAN 1 192 3 JUMLAH PENDUDUK 1 852,799 4 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS MELEK HURUF 4 682,447 5 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS DENGAN PENDIDIKAN TERTINGGI

Lebih terperinci

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013 A. GAMBARAN UMUM - 1 LUAS WILAYAH 1 2 JUMLAH DESA/KELURAHAN 1 381/ 5 3 JUMLAH PENDUDUK 1 4 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS MELEK HURUF 4 5 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS DENGAN PENDIDIKAN TERTINGGI SMP+ 6 JUMLAH

Lebih terperinci

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013 A. GAMBARAN UMUM 1 LUAS WILAYAH 1 2 JUMLAH DESA/KELURAHAN 1 343 3 JUMLAH PENDUDUK 1 4 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS MELEK HURUF 4 5 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS DENGAN PENDIDIKAN TERTINGGI SMP+ 6 JUMLAH BAYI

Lebih terperinci

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013 A. GAMBARAN UMUM 1 LUAS WILAYAH 1 299,019 2 JUMLAH DESA/KELURAHAN 1 417 desa/17 kel 3 JUMLAH PENDUDUK 1 5,077,210 4 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS MELEK HURUF 4 17,650 5 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS DENGAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013 A. GAMBARAN UMUM 1 LUAS WILAYAH 1 20,994 2 JUMLAH DESA/KELURAHAN 1 DESA=309 KEL=8-3 JUMLAH PENDUDUK 1 869,767 819,995 1,689,232 4 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS MELEK HURUF 4 673,079 551,261 1,224,340 5 PENDUDUK

Lebih terperinci

Standar Pelayanan Minimal Puskesmas. Indira Probo Handini

Standar Pelayanan Minimal Puskesmas. Indira Probo Handini Standar Pelayanan Minimal Puskesmas Indira Probo Handini 101111072 Puskesmas Puskesmas adalah unit pelaksana teknis (UPT) dari Dinas Kesehatan Kabupaten/kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan

Lebih terperinci

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR GRAFIK...

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR GRAFIK... DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR GRAFIK... I II VII VIII X BAB I PENDAHULUAN BAB II GAMBARAN UMUM KOTA BANDUNG A. GEOGRAFI... 4 B. KEPENDUDUKAN / DEMOGRAFI...

Lebih terperinci

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013 RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 203 K0TA TASIKMALAYA NO INDIKATOR TABEL A. GAMBARAN UMUM LUAS WILAYAH 2 JUMLAH DESA/KELURAHAN 3 JUMLAH PENDUDUK 4 PENDUDUK 0 TAHUN KE ATAS MELEK HURUF 4 5 PENDUDUK 0

Lebih terperinci

PROFIL KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2012

PROFIL KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2012 -1- BAB I PENDAHULUAN Penyelenggaraan upaya kesehatan yang bermutu dan mengikuti perkembangan IPTEK, harus lebih mengutamakan pendekatan promosi, pemeliharaan, peningkatan kesehatan, dan pencegahan penyakit.

Lebih terperinci

RESUME PROFIL KESEHATAN DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2012

RESUME PROFIL KESEHATAN DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2012 RESUME PROFIL KESEHATAN NO A. GAMBARAN UMUM L P L + P Satuan 1 Luas Wilayah 37.116,5 Km 2 Tabel 1 2 Jumlah Desa/Kelurahan 5.918 Desa/Kel Tabel 1 3 Jumlah Penduduk 22.666.168 21.882.263 44.548.431 Jiwa

Lebih terperinci

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013 A. GAMBARAN UMUM 1 LUAS WILAYAH 1 1762,4 km2 2 JUMLAH DESA/KELURAHAN 1 desa 270+ kel 10 = 280 3 JUMLAH PENDUDUK 1 341700 4 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS MELEK HURUF 4 2388161 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS DENGAN

Lebih terperinci

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013 A. GAMBARAN UMUM 1 LUAS WILAYAH 1 belum mendapat data dari BPS 2 JUMLAH DESA/KELURAHAN 1 Kabupaten 3 JUMLAH PENDUDUK 1 4 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS MELEK HURUF 4 5 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS DENGAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013 A. GAMBARAN UMUM 1 LUAS WILAYAH 1 305,519 2 JUMLAH DESA/KELURAHAN 1 442 3 JUMLAH PENDUDUK 1 1,277,610 1,247,873 2,525,483 4 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS MELEK HURUF 4 5 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS DENGAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013 A. GAMBARAN UMUM 1 LUAS WILAYAH 1 4037,6 ha 2 JUMLAH DESA/KELURAHAN 1 15 3 JUMLAH PENDUDUK 1 558178 4 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS MELEK HURUF 4 327536 5 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS DENGAN PENDIDIKAN TERTINGGI

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TIMUR KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 27 TAHUN 2004 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN KABUPATEN / KOTA

GUBERNUR JAWA TIMUR KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 27 TAHUN 2004 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN KABUPATEN / KOTA GUBERNUR JAWA TIMUR KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 27 TAHUN 2004 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN KABUPATEN / KOTA Dl JAWA TIMUR GUBERNUR JAWA TIMUR Menimbang : a. bahwa sesuai

Lebih terperinci

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013

RESUME HASIL DESK PROFIL KESEHATAN 2013 A. GAMBARAN UMUM 1 LUAS WILAYAH 1 167 2 JUMLAH DESA/KELURAHAN 1 151 3 JUMLAH PENDUDUK 1 1260565 1223412 2483977 4 PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS MELEK HURUF 4 1083136 1048577 2131713 5 PENDUDUK 10 TAHUN KE

Lebih terperinci

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas ijin dan. kehendak-nya sehingga Laporan Tahunan dan Profil Kesehatan Puskesmas

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas ijin dan. kehendak-nya sehingga Laporan Tahunan dan Profil Kesehatan Puskesmas Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas ijin dan kehendak-nya sehingga Laporan Tahunan dan Profil Kesehatan Puskesmas Kecamatan Matraman Tahun 2017 selesai disusun. Laporan Tahunan dan Profil

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN PROFIL KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN

BAB I PENDAHULUAN PROFIL KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN BAB I PENDAHULUAN Penyelenggaraan upaya kesehatan yang bermutu dan mengikuti perkembangan IPTEK, harus lebih mengutamakan pendekatan promosi, pemeliharaan, peningkatan kesehatan, dan pencegahan penyakit.

Lebih terperinci

Juknis Operasional SPM

Juknis Operasional SPM DIREKTORAT JENDERAL OTONOMI DAERAH KEMENTERIAN DALAM NEGERI Juknis Operasional SPM 1. KESEHATAN KABUPATEN/KOTA PROVINSI KABUPATEN : Jawa Timur : Tulungagung KEMENTERIAN KESEHATAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL

Lebih terperinci

MISI 5 Mewujudkan Peningkatan Budaya Sehat dan Aksesibilitas Kesehatan Masyarakat SATU AN

MISI 5 Mewujudkan Peningkatan Budaya Sehat dan Aksesibilitas Kesehatan Masyarakat SATU AN MISI 5 Mewujudkan Peningkatan Budaya Sehat dan Aksesibilitas Masyarakat No PROGRAM SI AWAL PENGGU NG WAB 1 Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K4 Cakupan

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERANG

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERANG LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERANG NOMOR : 738 TAHUN : 2006 PERATURAN DAERAH KABUPATEN SERANG NOMOR 17 TAHUN 2006 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN SERANG Menimbang : DENGAN

Lebih terperinci

PROFIL KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN ii -

PROFIL KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN ii - PROFIL KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG - ii - DAFTAR ISI Judul Halaman Halaman Judul... i Kata Pengantar... ii Daftar Isi... iii Daftar Gambar... iv Daftar Tabel... v BAB I PENDAHULUAN... 1 BAB II GAMBARAN

Lebih terperinci

PROFIL KESEHATAN PROVINSI BENGKULU TAHUN 2012

PROFIL KESEHATAN PROVINSI BENGKULU TAHUN 2012 PROFIL KESEHATAN TABEL 1 LUAS WILAYAH, DESA/KELURAHAN, PENDUDUK, RUMAH TANGGA, DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KABUPATEN/KOTA LUAS RATA-RATA KEPADATAN KABUPATEN/KOTA WILAYAH RUMAH JIWA/RUMAH PENDUDUK DESA

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Tulungagung, Juni 2014 KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

KATA PENGANTAR. Tulungagung, Juni 2014 KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG i KATA PENGANTAR Dalam rangka penyediaan data atau informasi kesehatan, kualitas serta pemanfaatan guna mendukung sistem manajemen di Dinas Kesehatan, maka penyajian informasi kesehatan yang akurat, tepat

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Dalam rangka penyediaan data atau informasi kesehatan, kualitas

KATA PENGANTAR. Dalam rangka penyediaan data atau informasi kesehatan, kualitas KATA PENGANTAR Dalam rangka penyediaan data atau informasi kesehatan, kualitas serta pemanfaatan guna mendukung system manajemen di Dinas Kesehatan, maka penyajian informasi kesehatan yang akurat, tepat

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Tulungagung, Juni 2015 KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

KATA PENGANTAR. Tulungagung, Juni 2015 KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG KATA PENGANTAR Dalam rangka penyediaan data atau informasi kesehatan, kualitas serta pemanfaatan guna mendukung sistem manajemen di Dinas Kesehatan, maka penyajian informasi kesehatan yang akurat, tepat

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Gorontalo, Agustus 2011 KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI GORONTALO

KATA PENGANTAR. Gorontalo, Agustus 2011 KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI GORONTALO KATA PENGANTAR Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillahirobbilalamin, segala puji bagi Allah SWT atas segala berkat, rahmat, taufik, serta hidayah-nya sehingga Buku Profil Kesehatan Provinsi

Lebih terperinci

1. Pendahuluan. 1.1 Latar belakang

1. Pendahuluan. 1.1 Latar belakang 1. Pendahuluan 1.1 Latar belakang Derajat kesehatan yang tinggi merupakan salah satu perwujudan dari kesejahteraan umum masyarakat Indonesia. Oleh karena itu salah satu agenda pemerintah dalam rangka pembangunan

Lebih terperinci

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) UNIT KERJA : DINAS KESEHATAN A. Tugas Pokok : Melaksanakan urusan pemerintahan daerah bidang kesehatan berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan serta melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh

Lebih terperinci

Seluruh isi dalam buku ini dapat dikutip tanpa izin, dengan menyebut sumber.

Seluruh isi dalam buku ini dapat dikutip tanpa izin, dengan menyebut sumber. Pelindung/ Penasehat : Dr. dr. H. Rachmat Latief, SpPD., M.Kes., FINASIM drg.hj. Susilih Ekowati, M.Si Pengarah : Hj. Asmah, SKM., M.Kes Penyusun : Mohamad Nur, SKM Syahrir, S.Kom Agusyanti, SKM Nurmiyati

Lebih terperinci

Mewujudkan Peningkatan Budaya Sehat dan Aksesbilitas Kesehatan Masyarakat.

Mewujudkan Peningkatan Budaya Sehat dan Aksesbilitas Kesehatan Masyarakat. Mewujudkan Peningkatan Budaya Sehat dan Aksesbilitas Kesehatan Masyarakat. Pada misi V yaitu Mewujudkan Peningkatan Budaya Sehat dan Aksesbilitas Kesehatan Masyarakat telah didukung dengan 8 sasaran sebagai

Lebih terperinci

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) TAHUN 2015

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) TAHUN 2015 UNIT KERJA : DINAS KESEHATAN A. Tugas Pokok : Melaksanakan urusan pemerintahan daerah bidang kesehatan berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan serta melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh

Lebih terperinci

TUGAS POKOK : Melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang kesehatan berdasarkan asas otonomi dan tugas

TUGAS POKOK : Melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang kesehatan berdasarkan asas otonomi dan tugas Indikator Kinerja Utama Pemerintah Kota Tebing Tinggi 011-016 3 NAMA UNIT ORGANISASI : DINAS KESEHATAN TUGAS POKOK : Melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang kesehatan berdasarkan asas otonomi

Lebih terperinci

Kata Sambutan KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI SULAWESI SELATAN

Kata Sambutan KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI SULAWESI SELATAN Kata Sambutan KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI SULAWESI SELATAN Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas berkat dan rakhmatnya sehingga buku Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan

Lebih terperinci

RESUME PROFIL KESEHATAN KOTA PADANG TAHUN 2011

RESUME PROFIL KESEHATAN KOTA PADANG TAHUN 2011 RESUME PROFIL KESEHATAN NO INDIKATOR ANGKA/NILAI L P L + P Satuan No. Lampiran A. GAMBARAN UMUM 1 Luas Wilayah 695 Km 2 Tabel 1 2 Jumlah Desa/Kelurahan 104 Desa/Kel Tabel 1 3 Jumlah Penduduk 421.900 424.831

Lebih terperinci

TABEL PROFIL KESEHATAN KOTA PANGKAL PINANG TAHUN 2013

TABEL PROFIL KESEHATAN KOTA PANGKAL PINANG TAHUN 2013 TABEL PROFIL KESEHATAN KOTA PANGKAL PINANG RESUME PROFIL KESEHATAN NO INDIKATOR ANGKA/NILAI L P L + P Satuan No. Lampiran A. GAMBARAN UMUM 1 Luas Wilayah 118.41 Km 2 Tabel 1 2 Jumlah Desa/Kelurahan 42

Lebih terperinci

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) TAHUN 2016

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) TAHUN 2016 UNIT KERJA : DINAS KESEHATAN A. Tugas Pokok : Melaksanakan urusan pemerintahan daerah bidang kesehatan berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan serta melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR dr. Hj. Rosmawati

KATA PENGANTAR dr. Hj. Rosmawati KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena kami dapat menyelesaikan Profil Kesehatan Kabupaten Kolaka ini dengan baik. Profil Kesehatan Kabupaten Kolaka merupakan salah

Lebih terperinci

Tim Penyusun Pengarah : dr. Hj. Rosmawati. Ketua : Sitti Hafsah Yusuf, SKM, M.Kes. Sekretaris : Santosa, SKM

Tim Penyusun Pengarah : dr. Hj. Rosmawati. Ketua : Sitti Hafsah Yusuf, SKM, M.Kes. Sekretaris : Santosa, SKM KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena kami dapat menyelesaikan Profil Kesehatan Kabupaten Kolaka 2014 ini dengan baik. Profil Kesehatan Kabupaten Kolaka merupakan

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR Masyarakat Kolaka yang Sehat, Kuat. Mandiri dan Berkeadilan Profil Kesehatan Kabupaten Kolaka 2016 Hal. i

KATA PENGANTAR Masyarakat Kolaka yang Sehat, Kuat. Mandiri dan Berkeadilan Profil Kesehatan Kabupaten Kolaka 2016 Hal. i KATA PENGANTAR Puji syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas Taufik dan Hidayah - NYA, sehingga buku Profil Kesehatan Tahun dapat disusun. Profil Kesehatan Kabupaten Kolaka Tahun merupakan gambaran pencapaian

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TINGKAT SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH INDIKATOR KINERJA UTAMA TARGET Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K4

PERJANJIAN KINERJA TINGKAT SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH INDIKATOR KINERJA UTAMA TARGET Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K4 SKPD : Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi Tahun Anggaran : 2015 PERJANJIAN KINERJA TINGKAT SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH INDIKATOR KINERJA UTAMA NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA TARGET 2015

Lebih terperinci

BAB III INDIKATOR PEMANTAUAN

BAB III INDIKATOR PEMANTAUAN BAB III INDIKATOR PEMANTAUAN Indikator pemantauan program KIA yang dipakai untuk PWS KIA meliputi indikator yang dapat menggambarkan keadaan kegiatan pokok dalam program KIA, seperti yang diuraikan dalam

Lebih terperinci

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2015

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2015 PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2015 DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH Jl. Piere Tendean No. 24 Semarang Telp. 024-3511351 (Pswt.313) Fax. 024-3517463 Website : www.dinkesjatengprov.go.id

Lebih terperinci

PROFIL KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2012

PROFIL KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2012 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG BAB I PENDAHULUAN Penyelenggaraan upaya kesehatan yang bermutu dan mengikuti perkembangan IPTEK, harus lebih mengutamakan pendekatan promosi, pemeliharaan, peningkatan

Lebih terperinci

Profil Kesehatan Provinsi DKI Jakarta

Profil Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Profil Kesehatan Provinsi DKI Jakarta 2016 i KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang selalu memberi rahmat dan hidayah Nya sehingga dapat tersusunnya Profil Kesehatan Dinas Kesehatan

Lebih terperinci

SITUASI UPAYA KESEHATAN JAKARTA PUSAT

SITUASI UPAYA KESEHATAN JAKARTA PUSAT SITUASI UPAYA KESEHATAN JAKARTA PUSAT A.UPAYA KESEHATAN IBU DAN ANAK Salah satu komponen penting dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat adalah pelayanan kesehatan dasar. UU no.3 tahun 2009 tentang

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. PROFIL KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN ii -

KATA PENGANTAR. PROFIL KESEHATAN KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN ii - KATA PENGANTAR Dalam rangka penyediaan data atau informasi kesehatan, kualitas serta pemanfaatan guna mendukung sistem manajemen di Dinas Kesehatan, maka penyajian informasi kesehatan yang akurat, tepat

Lebih terperinci

RESUME PROFIL KESEHATAN KABUPATEN/KOTA LHOKSEUMAWE TAHUN 2011

RESUME PROFIL KESEHATAN KABUPATEN/KOTA LHOKSEUMAWE TAHUN 2011 RESUME PROFIL KESEHATAN NO INDIKATOR ANGKA/NILAI L P L + P Satuan No. Lampiran A. GAMBARAN UMUM 1 Luas Wilayah 181 Km 2 Tabel 1 2 Jumlah Desa/Kelurahan 68 Desa/Kel Tabel 1 3 Jumlah Penduduk 80.041 90.463

Lebih terperinci

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2012

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2012 PROFIL KESEHATAN RESUME PROFIL KESEHATAN NO INDIKATOR ANGKA/NILAI L P L + P Satuan No. Lampiran A. GAMBARAN UMUM 1 Luas Wilayah 37,117 Km 2 Tabel 1 2 Jumlah Desa/Kelurahan 5891 Desa/Kel Tabel 1 3 Jumlah

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari... Daftar isi... Daftar tabel... Daftar Grafik... Daftar Bagan... Daftar Lampiran...

DAFTAR ISI. Sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari... Daftar isi... Daftar tabel... Daftar Grafik... Daftar Bagan... Daftar Lampiran... DAFTAR ISI Sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari... Daftar isi... Daftar tabel... Daftar Grafik... Daftar Bagan... Daftar Lampiran... i ii iii iv v vi Bab I Bab II Bab III Bab IV Bab V

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2011 NOMOR 35 SERI E PERATURAN BUPATI BANJARNEGARA NOMOR 862 TAHUN 2011 TENTANG

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2011 NOMOR 35 SERI E PERATURAN BUPATI BANJARNEGARA NOMOR 862 TAHUN 2011 TENTANG BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2011 NOMOR 35 SERI E PERATURAN BUPATI BANJARNEGARA NOMOR 862 TAHUN 2011 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN BANJARNEGARA BUPATI BANJARNEGARA,

Lebih terperinci

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016 PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016 DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH Jl. Piere Tendean No. 24 Semarang Telp. 024-3511351 (Pswt.313) Fax. 024-3517463 Website : www.dinkesjatengprov.go.id

Lebih terperinci

HASIL KEGIATAN PUSKESMAS BALARAJA

HASIL KEGIATAN PUSKESMAS BALARAJA HASIL KEGIATAN PUSKESMAS BALARAJA I.Upaya Promosi Kesehatan A. Penyuluhan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat 1. Rumah Tangga : Rumah di Periksa : 1050 Target : 75 % x 1050 = 788 2. Institusi Pendidikan sekolah

Lebih terperinci

RESUME PROFIL KESEHATAN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2013

RESUME PROFIL KESEHATAN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2013 RESUME PROFIL KESEHATAN NO INDIKATOR ANGKA/NILAI L P L + P Satuan No. Lampiran A. GAMBARAN UMUM 1 Luas Wilayah 1.281 Km 2 Tabel 1 2 Jumlah Desa/Kelurahan 460 Desa/Kel Tabel 1 3 Jumlah Penduduk 586.021

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Plt. KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BONDOWOSO. dr.h.mohammad IMRON,M.MKes. NIP

KATA PENGANTAR. Plt. KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BONDOWOSO. dr.h.mohammad IMRON,M.MKes. NIP KATA PENGANTAR Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso telah dapat menyusun Profil Kesehatan Kabupaten Bondowoso Tahun 2012, yang berisi apa yang telah dikerjakan oleh Dinas

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA DINAS KESEHATAN TAHUN 2016

PERJANJIAN KINERJA DINAS KESEHATAN TAHUN 2016 PERJANJIAN KINERJA DINAS KESEHATAN TAHUN 2016 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO NOMOR : 15 TAHUN : 2011 PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 15 TAHUN 2011 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2013

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2013 PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2013 DAFTAR ISI Halaman Halaman Judul Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Gambar Daftar Tabel Daftar Lampiran BAB I PENDAHULUAN... A. Latar Belakang. B. Sistematika

Lebih terperinci

BUPATI SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI SEMARANG NOMOR 26 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI SEMARANG NOMOR 26 TAHUN 2016 TENTANG BUPATI SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI SEMARANG NOMOR 26 TAHUN 2016 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KABUPATEN SEMARANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA SE PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2015 JUMLAH KELAHIRAN

JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA SE PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2015 JUMLAH KELAHIRAN TABEL 4 JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA SE JUMLAH KELAHIRAN KABUPATEN KOTA LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Profil Kesehatan Kota Pekalongan Tahun 2013

KATA PENGANTAR. Profil Kesehatan Kota Pekalongan Tahun 2013 kk KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadiran Allah SWT atas rahmat, hidayah dan inayah-nya sehingga Buku Profil Kesehatan Kota Pekalongan Tahun 2013 ini dapat terselesaikan dengan baik. Buku

Lebih terperinci

BAB I P E N D A H U L U A N

BAB I P E N D A H U L U A N BAB I P E N D A H U L U A N Untuk mengukur keberhasilan pembangunan kesehatan sesuai dengan Visi Departemen Kesehatan Masyarakat Yang Mandiri Untuk Hidup Sehat dengan Misinya Membuat Rakyat Sehat diperlukan

Lebih terperinci

BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN. dilaporkan sebesar 100% sehingga sudah mencapai target K1 100%.

BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN. dilaporkan sebesar 100% sehingga sudah mencapai target K1 100%. BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN A. PELAYANAN KESEHATAN 1. Kesehatan Ibu Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil yaitu meliputi Pemeriksaan Ibu Hamil K1, K4, Persalinan ditolong tenaga kesehatan, Pemberian tablet

Lebih terperinci

DINAS KESEHATAN BUKU SAKU DINAS KESEHATAN P R O V I N S I K A L I M A N T A N T I M U R

DINAS KESEHATAN BUKU SAKU DINAS KESEHATAN P R O V I N S I K A L I M A N T A N T I M U R DINAS KESEHATAN BUKU SAKU DINAS KESEHATAN 2012-2016 P R O V I N S I K A L I M A N T A N T I M U R KATA PENGANTAR KEPALA DINAS KESEHATAN Assalamu alaikum Wr.Wb. Segala Puji Syukur kita panjatkan Kehadirat

Lebih terperinci

BUKU SAKU DINAS KESEHATAN KOTA MAKASSAR TAHUN 2014 GAMBARAN UMUM

BUKU SAKU DINAS KESEHATAN KOTA MAKASSAR TAHUN 2014 GAMBARAN UMUM BUKU SAKU DINAS KESEHATAN KOTA MAKASSAR TAHUN 214 GAMBARAN UMUM Kota Makassar sebagai ibukota Propinsi Sulawesi Selatan dan merupakan pintu gerbang dan pusat perdagangan Kawasan Timur Indonesia. Secara

Lebih terperinci

RESUME PROFIL KESEHATAN KABUPATEN KLUNGKUNG TAHUN 2015

RESUME PROFIL KESEHATAN KABUPATEN KLUNGKUNG TAHUN 2015 RESUME PROFIL KESEHATAN NO INDIKATOR ANGKA/NILAI No. L P L + P Satuan Lampiran A. GAMBARAN UMUM 1 Luas Wilayah 315 Km 2 Tabel 1 2 Jumlah Desa/Kelurahan 59 Desa/Kel Tabel 1 3 Jumlah Penduduk 86,900 88,800

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA PRABUMULIH DINAS KESEHATAN

PEMERINTAH KOTA PRABUMULIH DINAS KESEHATAN PEMERINTAH KOTA PRABUMULIH DINAS KESEHATAN KANTOR PEMERINTAH KOTA PRABUMULIH LANTAI V JL. JEND SUDIRMAN KM 12 CAMBAI KODE POS 31111 TELP. (0828) 81414200 Email: [email protected] KOTA PRABUMULIH Lampiran

Lebih terperinci

RESUME PROFIL KESEHATAN

RESUME PROFIL KESEHATAN RESUME PROFIL KESEHATAN NO INDIKATOR ANGKA/NILAI No. Lampiran A. GAMBARAN UMUM 1 Luas Wilayah 203.269 Km 2 Tabel 1 2 Jumlah Desa/Kelurahan 1.581 Desa/Kel Tabel 1 3 Jumlah Penduduk 3.164.800 Jiwa Tabel

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Tersusunnya laporan penerapan dan pencapaian SPM Tahun 2015 Bidang Kesehatan Kabupaten Klungkung.

BAB I PENDAHULUAN. Tersusunnya laporan penerapan dan pencapaian SPM Tahun 2015 Bidang Kesehatan Kabupaten Klungkung. BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sesuai Pasal 13 dan 14 huruf j Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dikatakan bahwa Kesehatan merupakan urusan wajib dan dalam penyelenggaraannya

Lebih terperinci

PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 (PERUBAHAN ANGGARAN) PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 (PERUBAHAN ANGGARAN) PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 (PERUBAHAN ANGGARAN) PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel

Lebih terperinci

RESUME PROFIL KESEHATAN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2012

RESUME PROFIL KESEHATAN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2012 RESUME PROFIL KESEHATAN NO INDIKATOR ANGKA/NILAI L P L + P Satuan No. Lampiran A. GAMBARAN UMUM 1 Luas Wilayah 1.281 Km 2 Tabel 1 2 Jumlah Desa/Kelurahan 460 Desa/Kel Tabel 1 3 Jumlah Penduduk 581.947

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN PANGANDARAN

SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN PANGANDARAN SISTEM INFORMASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN PANGANDARAN Nama SKPD : DINAS KESEHATAN Jenis Data :Pemerintahan Tahun : 2015 KESEHATAN Nama Nilai Satuan Ketersediaan Sumber Data 1 2 3 4 5 A. Sarana Kesehatan

Lebih terperinci

Target Tahun. Kondisi Awal Kondisi Awal. 0,12 0,12 0,12 0,12 0,12 0,12 Program pengadaan, peningkatan dan penduduk (tiap 1000 penduduk

Target Tahun. Kondisi Awal Kondisi Awal. 0,12 0,12 0,12 0,12 0,12 0,12 Program pengadaan, peningkatan dan penduduk (tiap 1000 penduduk PEMERINTAH KOTA MALANG MATRIK RENCANA STRATEGIS DINAS KESEHATAN KOTA MALANG (PENYEMPURNAAN) TAHUN 2013-2018 Lampiran : KEPUTUSAN KEPALA DINAS KESEHATAN KOTA M Nomor : 188.47/ 92 / 35.73.306/ 2015 Tanggal

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Jakarta, September 2015 KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI DKI JAKARTA. dr. R. KOESMEDI PRIHARTO, Sp.OT,M.Kes NIP

KATA PENGANTAR. Jakarta, September 2015 KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI DKI JAKARTA. dr. R. KOESMEDI PRIHARTO, Sp.OT,M.Kes NIP KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang selalu memberi rahmat dan hidayah Nya sehingga dapat tersusunnya Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015. Profil

Lebih terperinci

RESUME PROFIL KESEHATAN PROVINSI BANTEN TAHUN 2015

RESUME PROFIL KESEHATAN PROVINSI BANTEN TAHUN 2015 RESUME PROFIL KESEHATAN NO INDIKATOR ANGKA/NILAI L P L + P Satuan No. Lampiran A. GAMBARAN UMUM 1 Luas Wilayah 8,972 Km 2 Tabel 1 2 Jumlah Desa/Kelurahan 1557 Desa/Kel Tabel 1 3 Jumlah Penduduk 5,932,601

Lebih terperinci

RESUME PROFIL KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR 0 TAHUN 0

RESUME PROFIL KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR 0 TAHUN 0 RESUME PROFIL KESEHATAN 0 TAHUN 0 NO INDIKATOR ANGKA/NILAI L P L + P Satuan No. Lampiran A. GAMBARAN UMUM 1 Luas Wilayah 148,640 Km 2 Tabel 1 2 Jumlah Desa/Kelurahan 1034 Desa/Kel Tabel 1 3 Jumlah Penduduk

Lebih terperinci

KEPUTUSAN KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN MUSI RAWAS NOMOR : 440 / 104 / KPTS / KES / 2015 TENTANG

KEPUTUSAN KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN MUSI RAWAS NOMOR : 440 / 104 / KPTS / KES / 2015 TENTANG PEMERINTAH KABUPATEN MUSI RAWAS DINAS KESEHATAN Jl. Pangeran Moehamad Amin Komplek Perkantoran Pemkab Musi Rawas Telp. 0733-4540076 Fax 0733-4540077 MUARA BELITI KEPUTUSAN KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN

Lebih terperinci

PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017

PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil,

Lebih terperinci

REVISI CAPAIAN INDIKATOR KINERJA RPJMD REALISASI TAHUN 2013, 2014 dan 2015 SKPD : DINAS KESEHATAN

REVISI CAPAIAN INDIKATOR KINERJA RPJMD REALISASI TAHUN 2013, 2014 dan 2015 SKPD : DINAS KESEHATAN REVISI CAPAIAN INDIKATOR 2011-2016 TAHUN 2013, 2014 dan 2015 SKPD : DINAS KESEHATAN NO 2010 2011 2013 2014 2015 2016 2013 PEMBILANG PENYEBUT 2014 PEMBILANG PENYEBUT % 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 9 10 11 12 13

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, akhirnya laporan tahunan Dinas Kesehatan Kota Padang Tahun 2009 telah selesai dengan baik. Laporan Tahunan tahun 2009 ini disusun dengan

Lebih terperinci

IINDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) DINAS KESEHATAN KABUPATEN BOALEMO BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN

IINDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) DINAS KESEHATAN KABUPATEN BOALEMO BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN IINDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) DINAS KESEHATAN KABUPATEN BOALEMO BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG KESEHATAN N O SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA TARGET (%) PENGERTIAN FORMULA

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. semua pihak yang telah menyumbangkan pikiran, tenaga dan

KATA PENGANTAR. semua pihak yang telah menyumbangkan pikiran, tenaga dan KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan atas kemurahan dari Alloh yang Maha Kuasa bahwasannya buku Profil Kesehatan Kabupaten Rembang tahun 2012 telah dapat diterbitkan. Buku Profil Kesehatan Kabupaten

Lebih terperinci

PROFIL DINAS KESEHATAN

PROFIL DINAS KESEHATAN PROFIL DINAS KESEHATAN PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2012 DINAS KESEHATAN PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT KATA PENGANTAR Alhamdulillahirrabbil alamiin. Puji syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan

Lebih terperinci

BAB II PERENCANAAN KINERJA

BAB II PERENCANAAN KINERJA 1 BAB II PERENCANAAN KINERJA Dalam mencapai suatu tujuan organisasi diperlukan visi dan misi yang jelas serta strategi yang tepat. Agar lebih terarah dan fokus dalam melaksanakan rencana strategi diperlukan

Lebih terperinci

RESUME PROFIL KESEHATAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN TAHUN 2016

RESUME PROFIL KESEHATAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN TAHUN 2016 RESUME PROFIL KESEHATAN NO INDIKATOR ANGKA/NILAI L P L + P Satuan No. Lampiran A. GAMBARAN UMUM 1 Luas Wilayah 9 Km 2 Tabel 1 2 Jumlah Desa/Kelurahan 7 Desa/Kel Tabel 1 3 Jumlah Penduduk 113.883 115.084

Lebih terperinci

Tabel 4.1 INDIKATOR KINERJA UTAMA DINAS KESEHATAN KABUPATEN KERINCI TAHUN Formulasi Penghitungan Sumber Data

Tabel 4.1 INDIKATOR KINERJA UTAMA DINAS KESEHATAN KABUPATEN KERINCI TAHUN Formulasi Penghitungan Sumber Data Tabel 4.1 INDIKATOR KINERJA UTAMA DINAS KESEHATAN KABUPATEN KERINCI TAHUN 2017-2019 Lampiran 2 No Sasaran Strategis 1 Mengembangkan dan meningkatkan kemitraan dengan masyarakat, lintas sektor, institusi

Lebih terperinci

BAB V SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN. tahun. Berikut data ketenagaan pegawai di Puskesmas Banguntapan III per 31

BAB V SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN. tahun. Berikut data ketenagaan pegawai di Puskesmas Banguntapan III per 31 BAB V SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN A. KETENAGAAN Situasi ketenagaan di Puskesmas Banguntapan III berubah dari tahun ke tahun. Berikut data ketenagaan pegawai di Puskesmas Banguntapan III per 31 Desember

Lebih terperinci

PROFIL KESEHATAN KOTA TEGAL TAHUN 2013 PEMERINTAH KOTA TEGAL DINAS KESEHATAN

PROFIL KESEHATAN KOTA TEGAL TAHUN 2013 PEMERINTAH KOTA TEGAL DINAS KESEHATAN PROFIL KESEHATAN KOTA TEGAL PEMERINTAH KOTA TEGAL DINAS KESEHATAN Jl. Proklamasi No. 16 Tegal (0283) 353351 Website : http://dinkes.tegalkota.go.id PROFIL KESEHATAN KOTA TEGAL PEMERINTAH KOTA TEGAL DINAS

Lebih terperinci