PENERAPAN METODE ATTRIBUTE EXTRACTION
|
|
|
- Djaja Halim
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 ISSN PENERAPAN METODE ATTRIBUTE EXTRACTION PADA PROSES PERANCANGAN BERBASIS KOMPUTER DAN PENYUSUNAN BILL OF MATERIALS PRODUCT Kasus Perancangan Desain Tempat Tidur Pasien Rumah Sakit Agus Mansur, Evin K. Prasetia Adi Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang Km. 14 Yogyakarta Telp. (0274) 89528, Faks. (0274) ext ABSTRACT During the design process, there still many industries use conventional system which can not completely accommodate the need of information. That s why we need a system that can accommodate the necessity of designer and also end product user. Until now, what computer does in design process is only use as drawing tools. While the other vital functions like attribute geometric data and attribute non-geometric data is not use. This researcht is discussed about the design of patient s bed in the hospital by using CAD, we hope that by using Attribute Extraction Method in CAD, we can get ergonomic design, Bill of Materials Poduct, Component of Draw Template, Supplier of the Basis Geometric Data and also to design animation s product. So that, the experiment s result can easier the machine process design and also the management supply of materials need. Keywords: product design, attribute extraction, bill of materials. 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Mulai bergesernya orientasi desain produk dari orientasi kemudahan produksi ke arah orientasi pada kebutuhan konsumen merupakan tantangan tersendiri bagi para perancang produk dan pengambil keputusan untuk membuat produk yang berorientasi pada keinginan konsumen [6]. Banyaknya konsumen yang mulai kritis dalam memilih dan menentukan produk, dan dengan dilatarbelakangi krisis ekonomi seperti ini menjadikan konsumen lebih selektif dalam memilih produk yang diinginkan. Hal ini menuntut perusahaan untuk semakin meningkatkan pelayanan terhadap konsumen, dengan harapan konsumen tidak berpindah keperusahaan lain. Penelitian ini membahas tentang bagaimana merancang desain tempat tidur pasien rumah sakit yang ergonomic berdasarkan data anthropometri manusia, sekaligus dapat memberikan laporan mengenai susunan Bill of Materials produk yang dibuat. Dengan menggunakan CAD sebagai salah satu teknik di bidang perancangan yang memfokuskan pada perilaku perancangan berbasis computer, sehingga diharapkan desain yang dibuat mampu merepresentasikan secara jelas bentuk produk yang diinginkan [9]. TEKNOIN, Vol. 10, No. 2, Juni 2005,
2 1.2 Batasan Masalah Beberapa batasan dibuat untuk memfokuskan penelitian: 1. Produk yang akan diteliti adalah tempat tidur pasien mekanis dengan penggerak sistem elektrik untuk konsumen rumah sakit kelas VIP. 2. Komponen yang didesain hanya mencakup komponen utama penyusun produk tersebut. 3. Penelitian hanya mencakup proses desain saja dan tidak membahas rangkaian sistem kelistrikan yang dipasang pada objek penelitian. 4. Aktivitas ekstraksi atribut sebagai penyusun Bill of Materials produk hanya bersifat sebagai penyedia basis data, dan bukan sebagai aplikasi basis data. 1.3 Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Menerapkan dan memaksimalkan penggunaan CAD (Computer-Aided Design) pada pembuatan desain produk sehingga dapat mengakomodasi produsen dalam mengefektifkan proses perancangan. 2. Mendapatkan hasil desain yang mudah untuk dimodifikasi, baik data geometris maupun non-geometrisnya. 3. Menemukan cara yang lebih baik pada proses perancangan produk. 2. LANDASAN TEORI 2.1 Anthropometri Antropometri adalah suatu studi atau pengetahuan yang menyangkut pengukuran tubuh manusia khususnya yang berhubungan dengan dimensi fisik manusia. Hal ini didasari oleh keragaman bentuk badan, ukuran tubuh, berat badan dan perbedaan fisik lain yang ada pada fisik manusia. Secara luas antropometri digunakan sebagai pertimbangan-pertimbangan ergonomis dalam proses perancangan produk maupun sistem kerja yang memerlukan interaksi manusia [10]. Dalam sistem pengukuran, antropometri terbagi menjadi 2 bagian yaitu antropometri statis dan antropometri dinamis. Antropometri statis merupakan cara pengukuran dimensi tubuh manusia yang dilakukan pada saat posisi diam. Dimensi ini diambil secara linier dan tepat diletakkan pada permukaan tubuh. Agar hasil pengukuran tersebut representatif, maka pengukuran harus dilakukan dengan metode tertentu terhadap beberapa individu [7]. 2.2 Computer-Aided Design Systems CAD (Computer-Aided Design) merupakan suatu konsep perilaku desain berbantuan komputer dengan alat bantu berupa perangkat lunak yang memiliki banyak keunggulan. Keunggulan tersebut antara lain cepat, akurat, estetis dan efektif, sehingga sangatlah tepat jika diterapkan oleh produsen untuk memenuhi keinginan para konsumennya [8]. Tidak mengherankan jika penggunaan sistem CAD diterapkan pada proses perancangan, maka total waktu produksi akan dapat direduksi. Keuntungan menggunakan CAD dalam perancangan produk adalah [3]: 152 Mansur & Adi Penerapan Metode Attribute Extraction pada Proses Perancangan...
3 1. Mutu Produk. CAD memungkinkan bagi desainer dalam alternatif pengembangan dan mengetahui masalah yang terdapat dalam desain sebelumnya. 2. Waktu perancangan terpendek. CAD benar-benar mempengaruhi pada biaya maupun waktu pelemparan hasil pengembangan ke pasar. 3. Pengurangan biaya proses produksi. Perubahan rancangan secara mudah sudah disediakan, group technology selanjutnya membantu dengan mengelompokkan komponen untuk proses produksinya. 4. Manajemen data base. Biasanya data base berarti informasi yang menjadikan akurat. Kecepatan transfer dan perbaikan dokumen menjadi lebih mudah. 5. Meningkatkan kemampuan. Kemampuan untuk melihat desain dari berbagai macam sudut pandang kelihatan jelas dalam model 3-D menjadikan desain lebih realistis dalam hal ruangan dan pengamatan perencanaan penting lainnya. Juga hubungan dan kombinasi antar desain menjadikan mungkin ketika kita menginginkan. Karena itu, sistem CAD (Computer-Aided Design) sesungguhnya merupakan penggabungan antara kemampuan seorang desainer terbaik dengan komputer untuk menghasilkan desain terbaik dan proses manufaktur dari produk [1]. 3. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Diagram Alir Penelitian Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini ditunjukkan pada Gambar 1. TEKNOIN, Vol. 10, No. 2, Juni 2005,
4 Gambar 1. Diagram alir penelitian 4. PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1 Pengumpulan Data Preferensi Konsumen Dari survey yang dilakukan didapatkan atribut dalam desain produk yang diinginkan konsumen (lihat Tabel 1), atribut-atribut ini kemudian dijadikan sebagai salah satu acuan dalam pendesainan produk. 154 Mansur & Adi Penerapan Metode Attribute Extraction pada Proses Perancangan...
5 Tabel 1. Preferensi konsumen No Deskripsi Konsumen menginginkan rancangan tempat tidur pasien yang dapat diatur posisi 1 tinggi-rendahnya agar dapat disesuaikan pada saat akan digunakan. Konsumen menginginkan bahwa tempat tidur tersebut memiliki alas yang dapat 2 disesuaikan pada saat digunakan. (terdapat 4 bagian utama pada alas) Konsumen menginginkan agar tempat tidur tersebut dilengkapi pembatas kanankiri agar faktor keamanan pada saat penggunaan dapat dirasakan. 3 Pengguna selain pasien (perawat) menginginkan tempat tidur tersebut memiliki 4 roda agar dapat dipindah-pindahkan tanpa harus memindahkan pasien ke ruangan lainnya. Pengguna selain pasien (perawat) menginginkan agar panel pembatas kepala dan 5 kaki dapat dilepas sehingga memudahkan pada saat melakukan perawatan pada pasien. Konsumen dalam hal ini pasien maupun perawat menginginkan sistem penggerak 6 tempat tidur tersebut bersifat elektris agar lebih mudah dalam pengoperasiannya. Konsumen menginginkan bahwa material penyusun yang digunakan terbuat dari 7 bahan-bahan yang awet dan memiliki nilai estetis yang bagus secara visual. Konsumen menginginkan agar alas yang dipakai terbuat dari bahan yang dapat 8 menyerap panas. Konsumen menginginkan adanya pengaman pada roda, sehingga pada saat tempat 9 tidur dalam kondisi diam tidak bergeser. Konsumen menginginkan adanya tiang infus yang dapat dipasang di tempat tidur 10 tersebut atau dilepas dari tempat tidur. Dari data preferensi konsumen tersebut, maka komponen-komponen utama yang perlu untuk dirancang adalah: 1. Alas tempat tidur (terdiri dari: back raise, knee raise) 2. Ketinggian alas tempat tidur (Hi-Lo bed position) 3. Infuse Stand (tempat untuk meletakkan infus) 4. Kondisi head and foot panel 5. Kondisi safety side guard 6. Kondisi roda (castor) 7. Kondisi poros angkat 8. Mekanisme sistem penggerak Data Anthropometri Acuan Perancangan Setelah mendapatkan data preferensi konsumen, langkah berikutnya adalah melakukan pengukuran terhadap Anthropometri manusia (calon pengguna potensial). Data anthropometri yang digunakan ditunjukkan pada Tabel 2. TEKNOIN, Vol. 10, No. 2, Juni 2005,
6 Tabel 2. Data Anthropometri (ukuran dalam cm) tdt Lb plb tpo tsb tbt Selanjutnya data diuji tingkat keseragaman dan kecukupannya, hal ini dilakukan untuk menghindari nilai bias yang ekstrim. 4.2 Pengolahan Data Data Anthropometri Acuan Perancangan Berdasarkan Table 3 dan 4, dapat dinyatakan data sudah seragam dan cukup reliable untuk dijadikan sebagai input perancangan. Selanjutnya dengan memasukkan nilai persentil yang sesuai dengan kebutuhan end-user didapatkan dimensi perancangan seperti yang diterangkan dalam Table 5. Tabel 3. Tes keseragaman data Data Data Min. Data Max. BKA BKB Keterangan Tdt Lb Plb Tpo Tsb Tbt Seragam Seragam Seragam Seragam Seragam Seragam 156 Mansur & Adi Penerapan Metode Attribute Extraction pada Proses Perancangan...
7 Tabel 4.Tes kecukupan data Data N N Keterangan Tdt Lb Plb Tpo Tsb Tbt Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Tabel 5. Data dimensi acuan perancangan No. Data geometris Persentil Hasil dari Dimensi (cm) 1 Tinggi tempat tidur posisi tinggi P5 Tsb-Plb Tinggi tempat tidur posisi rendah P50 Tpo Alas bagian punggung P99 Tdt Tinggi lubang pegangan panel posisi berdiri dari P10 Tsb lantai 5 Tinggi tempat infuse P5 Tbt+Plb Lebar matras P99 Lb+(0.5*Lb) Panjang matras P99 Tbt Jarak lubang pada panel P1 Lb Tahap Perancangan Gambar Langkah-langkah berikut dilakukan pada tahap perancangan gambar: 1. Sketsa manual objek yang akan didesain pada komputer. 2. Sesuaikan data anthropometri dengan objek yang akan didesain. 3. Buat objek gambar pada AutoCAD dan terapkan prosedur Layer Properties Management. Berikan nama Layer sesuai dengan kondisi komponen sebenarnya. 4. Hasil gambar siap untuk diproses Tahap Pendefinisian Atribut Untuk memaksimalkan gambar yang sudah dibuat dengan urutan proses diatas, maka diperlukan adanya suatu manajemen gambar (lihat Gambar 2). Manajemen gambar ini berupa pemberian atribut yang berisi tentang informasiinformasi yang diperlukan untuk tiap-tiap komponen. Pemberian atribut dilakukan dengan perintah Attribute Definition/ATTDEF sehingga setiap komponen akan memiliki keterangan sesuai dengan yang diisikan oleh user. TEKNOIN, Vol. 10, No. 2, Juni 2005,
8 Gambar 2. Pendefinisian atribut pada gambar; (a) komponen yang telah terdefinisi dalam Layer aktif; (b) penentuan atribut-atribut yang akan diekstrak; (c) hasil penentuan atribut dalam bentuk Attribute Dialog box dan siap diisikan ke objek; dan (d) gambar telah terdefinisi sesuai dengan data yang diisikan Tahap Pengisian Data Atribut Setelah masuk ke perintah Insert dan memilih komponen, maka komponen siap dimasukkan ke dalam file gambar aktif. Adapun sistem yang dibangun untuk pemasukan identitas atribut ditunjukkan pada Gambar 3. (a) ` Gambar 3. Contoh sesi pemberian atribut pada salah satu komponen; (a) gambar; dan (b) fasilitas pemasukan atribut Pemasukan atribute dari masing-masing part, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3 adalah sebagai basis data penyusunan BOM (bill of material) Hasil Ekstraksi Atribut dari Sistem yang Dikembangkan Untuk memperoleh data penyusun produk, maka yang perlu dilakukan adalah mengelompokkan seluruh komponen penyusun produk ke dalam satu file. Fungsi dari pengelompokan ini adalah menyatukan entitas-entitas hasil block sehingga membentuk satu produk utuh baik secara gambar maupun data. Di bawah ini merupakan hasil ekstraksi atribut data non-geometris BOM dari AutoCAD ke Microsoft Excel (lihat Tabel 6). (b) 158 Mansur & Adi Penerapan Metode Attribute Extraction pada Proses Perancangan...
9 Tabel 6. Bill of material produk hasil ekstraksi Block name Part number Part_name ALAS--BAGIAN ATAS MK A Alas bagian atas ALAS--BAGIAN TENGAH 1 MK B Alas bagian tengah atas ALAS--BAGIAN TENGAH 2 MK C Alas bagian tengah 2 ALAS--BAGIAN BAWAH MK D Alas bagian bawah ALAS--HOLDER PANJANG MK A Penjepit matras panjang ALAS--HOLDER PENDEK MK B Penjepit matras pendek ALAS--PENGUNCI PANJANG MK A Pengunci alas panjang ALAS--PENGUNCI PENDEK MK B Pengunci alas pendek INFUSE_STAND M Tiang infuse KAKI--BAGIAN ATAS MK Kaki bagian atas KAKI--BAGIAN TENGAH MK Kaki bagian tengah (penghubung) KAKI--BAGIAN BAWAH MK Kaki bagian bawah KAKI CASTOR MK Castor (roda) KAKI--PIN JOIN MK Pin join KAKI--TUTUP CASTOR MK Cover castor PANEL_1--DUDUKAN MK Dudukan panel tipe 1 PANEL_1 HEAD & FOOT MK Panel kepala dan kaki tipe 1 RANGKA--BEARING BESAR MK A Bearing besar RANGKA--BEARING KECIL MK B Bearing kecil RANGKA--HUB REDUCER PANJANG MK B Penghubung reducer panjang RANGKA--HUB REDUCER PENDEK MK B Penghubung reducer pendek RANGKA--POROS PENGGERAK KECIL MK B Poros pengangkat kecil RANGKA--POROS UTAMA MK A Poros penggerak utama RANGKA--UTAMA MK Rangka utama SIDE_GUARD--TIPE FOLDED MK Pembatas samping bertipe lipat SISTEM_PENGGERAK--DC MOTOR SISTEM_PENGGERAK HIDROLIK SISTEM_PENGGERAK REDUCER SISTEM_PENGGERAK TRANSPORTER MK Motor arus searah MK Hydrolic pump MK Reducer 1:30 MK Transporter MATRAS MK Matras TEKNOIN, Vol. 10, No. 2, Juni 2005,
10 4.2.6 Ilustrasi Proses Perancangan Untuk lebih memudahkan memahami konsep pengembangan perancangan dan perencanaan produksi, Gambar 4 memberikan ilustrasi proses dimulai mendapatkan preferensi konsumen, pengambilan data antrophometri, pendesainan hingga animasi proses perakitan Gambar 4. Ilustrasi proses perancangan 5. PEMBAHASAN 5.1 Proses Desain dengan AutoCAD Proses pembuatan gambar menggunakan teknik konversi struktur bangun 2D 3D. Desain 2D yang telah dikonversi strukturnya dilakukan secara terpisah untuk masing-masing komponen penyusun produk disesuaikan dengan BOMnya. Desain pada tahap ini memanfaatkan entity dasar dan perintah editing 2D serta editing 3D. 5.2 Penambahan Atribut Data Gambar Penambahan atribut pada gambar komponen produk yang diteliti berfungsi untuk memberikan informasi-informasi mengenai komponen yang dibutuhkan kepada bagian produksi dan konsumen. Informasi-informasi yang diperlukan antara lain nomor part, nama part, material, model, deskripsi part, jumlah part, waktu perakitan tiap komponen, dan harga tiap komponen. Data untuk masingmasing komponen dibuat dengan mendefinisikan Attribute terlebih dahulu dan kemudian menyatukan seluruh Attribute yang dibuat ke dalam satu Block dengan mendefinisikannya pada metode WBlock. Perintah ATTDEF akan memberikan pilihan untuk mendefinisikan Attribute mulai dari titik penempatannya, tinggi huruf, tag hingga mode yang diinginkan. 160 Mansur & Adi Penerapan Metode Attribute Extraction pada Proses Perancangan...
11 5.3 Penggabungan Komponen Menjadi Produk Utuh Dalam menggabungkan komponen-komponen produk untuk membuat satu produk jadi, penulis menggunakan perintah insert block. Perintah ini digunakan untuk: 1. Meletakkan objek baru yang akan dimasukkan ke dalam file gambar pengelola data 2. Sebagai pengaktif data dari sistem yang dibangun 3. Sebagai penentu apakah objek yang akan dimasukkan tersebut berupa entitas solid atau entitas dalam bentuk block Keuntungan dari menggunakan perintah ini adalah waktu loading tidak terlalu lama untuk kebutuhan sistem standar dan data yang ditampilkan akan lebih lengkap, baik data yang bersifat geometris objek maupun non-geometris (atributivitas). Gambar 5 adalah contoh hasil desain tempat tidur pasien rumah sakit. Gambar 5. Salah satu contoh hasil desain tempat tidur pasien rumah sakit 5.4 Ekstraksi Atribut Penyusun Produk (Bill of Materials Extractor) Untuk memperoleh data penyusun produk, maka yang perlu dilakukan adalah mengelompokkan seluruh komponen penyusun produk ke dalam satu file. Fungsi dari pengelompokan ini adalah menyatukan entitas-entitas hasil block sehingga membentuk satu produk utuh baik secara gambar maupun penyediaan basis data. 6. SIMPULAN DAN SARAN 6.1 Simpulan Beberapa simpulan yang dapat ditarik adalah: 1. Pemanfaatan prosedur perancangan Layer Properties, Insert Block serta metode WBlock dan Attribute Extraction pada CAD telah mampu menghasilkam rancangan desain menjadi ergonomic dan lebih estetis. 2. Bill of Materials produk dapat diperoleh secara otomatis dengan memanfaatkan metode Attribute Extraction pada CAD. TEKNOIN, Vol. 10, No. 2, Juni 2005,
12 6.2 Saran Dengan penggunaan metode Attribute Extraction dalam perilaku perancangan produk tempat tidur pasien, maka hasil keluaran yang dapat diperoleh menjadi lebih lengkap sehingga dalam penelitian selanjutnya dapat diteruskan ke proses permesinan (CAM) dan analisis kekuatan material (CAE). PUSTAKA [1] Autodesk (2005) AutoCAD 2005 User s Guide, Autodesk Canada Inc., Canada. [2] Bedworth, D.D., et al. (1991) Computer Integrated Design and Manufacturing, Mc.Graw Hill International Editions, Singapore. [3] Chang, T., dan Wysk, R.A. (1998) Computer-Aided Manufacturing (Second Edition), Prentice Hall International Inc, New Jersey. [4] Jones, C.J., dan Ertas, A. (1996) The Engineering Design Process, Texas Tech University, John Wiley & Sons Inc., Texas. [5] Middleditch, A.E., Reade, C.M.P. (2000) Theories of Shape and Cell Structure for Computer Aided Design, Workshop on Geometric Modeling and Computer Graphics, Seoul. [6] Prasetyowibowo, B. (2002) Manajemen Desain,, Yayasan Delapan-Sepuluh, Bandung. [7] Rahayu, T.S. (2001) Perancangan Ulang Tempat Tidur Dengan Menggunakan Metode Value Engineering Dan Data Antropometri, Tugas Akhir, Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. [8] Rao, P.N. (2002) CAD/CAM Principles and Applications, University of Iowa, McGraw Hill Inc., Iowa. [9] Wahyono, A.D. (2001) Pemanfaatan Computer-Aided Design Pada Perancangan Produk Yang Berorientasi Pada Konsumen, Tugas Akhir, Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. [10] Wignjosoebroto, S. (1995) Ergonomi, Study Gerak dan Waktu, PT. Guna Widya, Surabaya. 162 Mansur & Adi Penerapan Metode Attribute Extraction pada Proses Perancangan...
PERANCANGAN PROGRAM SISTEM PENGKODEAN FITUR PRODUK (CODING SYSTEM) METODE OPITZ DENGAN MENGGUNAKAN PRO/ENGINEER
Juni 9, Surabaya, Indonesia PERANCANGAN PROGRAM SISTEM PENGKODEAN FITUR PRODUK (CODING SYSTEM) METODE OPITZ DENGAN MENGGUNAKAN PRO/ENGINEER Sunardi Tjandra Program Studi Teknik Manufaktur Universitas Surabaya
ANALISA ERGONOMI KANOPI SEPEDA MOTOR
ANALISA ERGONOMI KANOPI SEPEDA MOTOR Akmal Asari 1), Hari Purnomo 2), M. Ridlwan 3) 1, 3) Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi
BAB I PENDAHULUAN I-1
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pesatnya perkembangan dunia industri di Indonesia memberikan dampak pada persaingan global antar perusahaan. Meningkatkan daya saing terhadap industri dari negara lain
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) Mata Kuliah : Sistem Kode/ Bobot : TKM XXXX Status : Mata Kuliah Penunjang Disertasi Prasyarat : - Deskripsi Singkat : Mata kuliah ini berisi tentang pemecahan masalah
Planning of the Ergonomic Seat for Four Wheel Tractor Based on Anthropometry
Perencanaan Tempat Duduk Traktor dengan Antropometri (Nurhidayah dkk) PERENCANAAN TEMPAT DUDUK TRAKTOR RODA EMPAT YANG ERGONOMIS DENGAN ANTROPOMETRI Planning of the Ergonomic Seat for Four Wheel Tractor
Bab 1. Pendahuluan. menggunakan bantuan aplikasi CAD (Computer-Aided Design) untuk. menggunakan komputer ini disebut sebagai mesin Computer based
Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan kemajuan teknologi, komputer digunakan untuk berbagai keperluan, baik sebagai sarana untuk membantu pekerjaan maupun sarana hiburan. Penggunaannya
TIN305 - Perancangan dan Pengembangan Produk Materi #1 Genap 2014/2015. TIN305 - Perancangan dan Pengembangan Produk
Materi #1 TIN305 Perancangan dan Pengembangan Produk Deskripsi Mata Kuliah 2 Mata kuliah Perencanaan dan Perancangan Produk memuat tentang tahapan dalam perancangan produk dengan aplikasinya pada dunia
BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Dewasa ini ilmu pengetahuan dan teknologi telah berkembang dengan pesat. Kemajuan ini juga merambah dunia industri manufaktur. Sebagai contoh dari kemajuan tersebut,
PRODUCT DATA MANAGEMENT DALAM KAITAN DENGAN CAD/CAM
PRODUCT DATA MANAGEMENT DALAM KAITAN DENGAN CAD/CAM Teknik by dian Berlandaskan efisiensi dan efektivitas produksi yang diterapkan pada suatu perusahaan yang berkompetensi di kancah perindustrian global.
TIN310 - Otomasi Sistem Produksi Materi #1 PENGANTAR OTOMASI TIN310 OTOMASI SISTEM PRODUKSI
1 PENGANTAR OTOMASI TIN310 OTOMASI SISTEM PRODUKSI Detail Mata Kuliah 2 Kode TIN310 Nama Otomasi Sistem Produksi Bobot 2 sks 6623 - Taufiqur Rachman 1 Deskripsi Mata Kuliah 3 Mata kuliah ini memberikan
PERANCANGAN ULANG ALAT BANTU MANUAL MATERIAL HANDLING OPERATOR PEMINDAH TABUNG GAS LPG 3 KG UNTUK MEREDUKSI TINGKAT BEBAN KERJA
PERANCANGAN ULANG ALAT BANTU MANUAL MATERIAL HANDLING OPERATOR PEMINDAH TABUNG GAS LPG 3 KG UNTUK MEREDUKSI TINGKAT BEBAN KERJA (Studi Kasus: Agen Gas LPG Rutin Makmur Grogol, Sukoharjo) Taufiq Rochman,
Jasa Desain Mesin Autodesk Inventor Malang
Jasa Desain Mesin Autodesk Inventor Malang Autodesk Inventor adalah salah satu dari produk Autodesk Corp. yang diperuntukkan untuk engineering design and drawing. Inventor merupakan software yang bersifat
PENGELOLAAN BIAYA MANUFAKTUR PADA LINGKUNGAN TEKNOLOGI MANUFAKTUR MAJU. Oleh : Edi Sukarmanto Th. 1 Abstrak
PENGELOLAAN BIAYA MANUFAKTUR PADA LINGKUNGAN TEKNOLOGI MANUFAKTUR MAJU Oleh : Edi Sukarmanto Th. 1 Abstrak Tingginya tingkat persaingan yang terjadi sebagai akibat adanya globalisasi ekonomi mendorong
USULAN PERBAIKAN FASILITAS KERJA YANG ERGONOMIS PADA STASIUN PERAKITAN COVER ASSY 24DC
USULAN PERBAIKAN FASILITAS KERJA YANG ERGONOMIS PADA STASIUN PERAKITAN COVER ASSY 24DC (Studi Kasus PT. SANWA ENGINEERING BATAM) Musa¹ Nandar Cundara,² Hery Irawan 3 1 Program Studi Teknik Industri, Universitas
SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR DALAM KERANGKA KERJA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
JURNAL TEKNIK INDUSTRI VOL. 3, NO. 2, DESEMBER 2001: 80-86 SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR DALAM KERANGKA KERJA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Bernardo Nugroho Yahya Dosen Fakultas Teknologi Industri, Jurusan
TUGAS AKHIR. Tugas Akhir ini Disusun Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu. Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik
TUGAS AKHIR ANALISIS STRUKTUR RANGKA PADA RANCANG BANGUN KURSI RODA DENGAN SISTEM HIDROLIK DAN SISTEM MOTOR PENGGERAK BEBAN 150 KG MENGGUNAKAN SOFTWARE CATIA V5R15 Tugas Akhir ini Disusun Guna Memperoleh
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan a. Berdasarkan hasil analisis risiko kegagalan proses perakitan bagian (sub assembly) pada produk Intensive Care Unit (ICU) bed 77001 dengan metode failure mode
TIN310 - Otomasi Sistem Produksi Materi #1 Ganjil 2016/2017 TIN310 OTOMASI SISTEM PRODUKSI
Materi #1 TIN310 OTOMASI SISTEM PRODUKSI Detail Mata Kuliah 2 Kode TIN310 Nama Otomasi Sistem Produksi Bobot 2 sks 6623 - Taufiqur Rachman 1 Deskripsi Mata Kuliah 3 Mata kuliah ini memberikan pemahaman
PERANCANGAN MESIN PENYAYAT BAMBU SECARA ERGONOMIS
Jurnal Ilmiah Teknik Industri, Vol. 11, No. 2, Des 2012 ISSN 1412-6869 PERANCANGAN MESIN PENYAYAT BAMBU SECARA ERGONOMIS Agung Kristanto 1 dan Yusuf Arifin 2 Abstrak: Jamboel Kipas adalah UKM yang memproduksi
SIMAPEM MESIN PERCETAKAN DIGITAL PRINTING BERBASIS DESKTOP PADA CV. WUJUD UNGGUL
SIMAPEM MESIN PERCETAKAN DIGITAL PRINTING BERBASIS DESKTOP PADA CV. WUJUD UNGGUL Virgina Septiara 1), Awalludiyah Ambarwati 2), dan Aryo Nugroho 3) 1,2,dan 3) Program Studi Sistem Informasi, Universitas
SISTEM OTOMASI PADA MODUL PROCESSING DENGAN MENGGUNAKAN SEQUENTIAL FUNCTIONAL CHART
SISTEM OTOMASI PADA MODUL PROCESSING DENGAN MENGGUNAKAN SEQUENTIAL FUNCTIONAL CHART Moergen Tandinata 1), Didi Widya Utama 2) dan Soeharsono 3) Program Studi Teknik Mesin Universitas Tarumanagara, Jakarta
:Dr. Ir. Rakhma Oktavina, MT
USULAN PERBAIKAN RANCANGAN TROLI TANGAN PT SEIKI MITRA TECH BERDASARKAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK SOLID WORK Disusun Oleh: Nama : Ario Windarto NPM : 31410107 Jurusan Pembimbing
DESAIN BENTUK FISIK KERETA DORONG SESUAI ANTROPOMETRI ANAK-ANAK UNTUK PENJUAL COBEK ANAK
DESAIN BENTUK FISIK KERETA DORONG SESUAI ANTROPOMETRI ANAK-ANAK UNTUK PENJUAL COBEK Abstrak ANAK Delta Pralian - NPM : 30402264 Program Studi Teknik Industri, Universitas Gunadarma E-mail : [email protected]
PENGANTAR OTOMASI PERTEMUAN # TAUFIQUR RACHMAN TKT312 OTOMASI SISTEM PRODUKSI
PENGANTAR OTOMASI PERTEMUAN #1 TKT312 OTOMASI SISTEM PRODUKSI 6623 TAUFIQUR RACHMAN PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ESA UNGGUL VISI DAN MISI UNIVERSITAS ESA UNGGUL Materi #1 TKT312
Analisis Proses Bisnis. III.1 Tinjauan terhadap Proses Bisnis Saat Ini
Bab III Analisis Proses Bisnis Bab ini menjelaskan tentang kondisi proses bisnis dalam pelaksanaan estimasi biaya produksi manufaktur yang dilakukan oleh IKM manufaktur yang dijadikan sebagai objek penelitian.
LAMPIRAN 1. Data Anthropometri Tubuh Manusia Dan Data yang Berhubungan dengan Produk
DAFTAR PUSTAKA 1. Dosen dan Team Asisten Lab APK & E II, Kumpulan Teori dan Diktat Kuliah APK & E II, Jurusan Teknik Indutri Universitas Kristen Maranatha, Bandung, 2005. 2. Nurmianto, Eko, Ergonomi, Konsep
Perancangan ulang alat penekuk pipa untuk mendukung proses produksi pada industri las. Sulistiawan I BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
Perancangan ulang alat penekuk pipa untuk mendukung proses produksi pada industri las Sulistiawan I 1303010 BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA Pada bab ini akan diuraikan proses pengumpulan dan pengolahan
PERANCANGAN ALAT BANTU PEMINDAHAN GALON AIR MINERAL (STUDI KASUS: DEPOT AIR MINERAL PEKANBARU)
PERANCANGAN ALAT BANTU PEMINDAHAN GALON AIR MINERAL (STUDI KASUS: DEPOT AIR MINERAL PEKANBARU) Merry Siska, Dedi Suarman Jurusan Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau
KONTROL ROBOT MOBIL PENJEJAK GARIS BERWARNA DENGAN MEMANFAATKAN KAMERA SEBAGAI SENSOR
KONTROL ROBOT MOBIL PENJEJAK GARIS BERWARNA DENGAN MEMANFAATKAN KAMERA SEBAGAI SENSOR Thiang, Felix Pasila, Agus Widian Electrical Engineering Department, Petra Christian University 121-131 Siwalankerto,
PERANCANGAN MEKANISME DAN PENGATUR POSISI DUDUKAN KURSI RODA PADA KEMIRINGAN LINTASAN 30 0
TUGAS AKHIR PERANCANGAN MEKANISME AN PENGATUR POSISI UUKAN KURSI ROA PAA KEMIRINGAN LINTASAN 30 0 RONNY HARVEY M NRP 2103 100 068 osen Pembimbing: Prof.r.-ing I Made Londen Batan M.Eng JURUSAN TEKNIK MESIN
SIMULASI PENGENDALI KECEPATAN MOTOR DC DENGAN PENYEARAH TERKENDALI SEMI KONVERTER BERBASIS MATLAB/SIMULINK
ISSN: 1693-6930 41 SIMULASI PENGENDALI KECEPATAN MOTOR DC DENGAN PENYEARAH TERKENDALI SEMI KONVERTER BERBASIS MATLAB/SIMULINK Ikhsan Hidayat Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri Universitas
PERANCANGAN NAMPAN TRANSFER STRETCHER UNTUK MENGURANGI KECACATAN PRODUK (Studi Kasus: PT. MEGA ANDALAN KALASAN)
PERANCANGAN NAMPAN TRANSFER STRETCHER 31209 UNTUK MENGURANGI KECACATAN PRODUK (Studi Kasus: PT. MEGA ANDALAN KALASAN) Dian Pritasari 1*,Etika Muslimah 2 1,2 Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Tata letak fasilitas merupakan pengorganisasian fasilitas-fasilitas fisik perusahaan untuk menghasilkan efisiensi penggunaan sumber daya perusahaan. Perencanaan fasilitas
SUSTAINABLE PRODUCT DEVELOPMENT PAGAR LIPAT DENGAN MENGGUNAKAN 3D PARAMETRIC MODULARITY DESIGN DAN VIRTUAL REALITY
Yogyakarta, 16 Oktober 2008 SUSTAINABLE PRODUCT DEVELOPMENT PAGAR LIPAT DENGAN MENGGUNAKAN 3D PARAMETRIC MODULARITY DESIGN DAN VIRTUAL REALITY Willyanto Anggono 1), Stefanus Ongkodjojo 2), Dedrick Moejiharta
Rancangan Aplikasi Customer Service Pada PT. Lancar Makmur Bersama
Rancangan Aplikasi Customer Service Pada PT. Lancar Makmur Bersama Suryasari 1, Astrid Callista 2, Juwita Sari 3, 1,2,3 Jurusan Sistem Informasi, Universitas Pelita Harapan 1 e-mail: [email protected];
Gambar 1. Sistem PLC
PENGENDALIAN MODUL PROCESSING BEBASIS SEQUENTIAL FUNCTION CHART (SFC) Suhendra 1), Agus Halim 2) dan Soeharsono 3) 1) Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara 2) Praktisi PT.
Perancangan Produk Tongkat Manusia Berkebutuhan Khusus Ergonomis
Perancangan Produk Tongkat Manusia Berkebutuhan Khusus Ergonomis Hery Murnawan *1), Wiwin Widiasih *2) 1,2) Teknik Industri, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Jl. Semolowaru No 45 Surabaya, 60118,
MANAJEMEN PRODUKSI DAN OPERASI
MANAJEMEN PRODUKSI DAN OPERASI MATERI 1. Konsep dasar operasi dan produktivitas 2. Strategi Operasi 3. Perencanaan pengendalian operasi, Perencanaan dan 4. persediaan 5. Perencanaan Kebutuhan Bahan (MRP)
BAB 2 LANDASAN TEORI. tersebut digunakan sebagai dasar dan penunjang pemecahan masalah.
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Landasan Teori Penyelesaian masalah yang diteliti dalam penelitian ini memerlukan teoriteori atau tinjauan pustaka yang dapat mendukung pengolahan data. Beberapa teori tersebut
RANCANG BANGUN ALAT TANAM BENIH JAGUNG ERGONOMIS DENGAN TUAS PENGUNGKIT
RANCANG BANGUN ALAT TANAM BENIH JAGUNG ERGONOMIS DENGAN TUAS PENGUNGKIT Rindra Yusianto Fakultas Teknik, Universitas Dian Nuswantoro, Semarang 50131 E-mail : [email protected] ABSTRAK Salah satu
Alternatif Material Hood dan Side Panel Mobil Angkutan Pedesaan Multiguna
JURNAL TEKNIK ITS Vol. 4, No. 1, (2015) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) E-1 Alternatif Material Hood dan Side Panel Mobil Angkutan Pedesaan Multiguna Muhammad Ihsan dan I Made Londen Batan Jurusan Teknik
PERANCANGAN SISTEM PENGKODEAN FITUR PRODUK (CODING) DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE PRO/ENGINEER
PERANCANGAN SISTEM PENGKODEAN FITUR PRODUK (CODING) DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE PRO/ENGINEER Sunardi Tjandra, Arum Soesanti Program Studi Teknik Manufaktur, Fakultas Teknik Universitas Surabaya Jln. Raya
ASPEK PERANCANGAN BODI KENDARAAN (2)
ASPEK PERANCANGAN BODI KENDARAAN (2) 2. Ergonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang segala pertimbangan manusia (membahas kelebihan dan keterbatasan manusia), dan secara sistematis manfaat tersebut
PERANCANGAN MEJA DAN KURSI TAMAN UNTUK MAHASISWA (STUDI KASUS : MAHASISWA UNIVERSITAS KADIRI)
PERANCANGAN MEJA DAN KURSI TAMAN UNTUK MAHASISWA (STUDI KASUS : MAHASISWA UNIVERSITAS KADIRI) Sri Rahayuningsih 1,*, Sanny Andjar Sari 2 1 Universitas Kadiri, 2 Institut Teknologi Nasional Malang Kontak
T E K N O S I M 2009 Yogyakarta, 12 November 2009
Yogyakarta, 12 November 2009 Sustainable Product Development Mesin Kantong Plastik dengan Aplikasi Tali Pengikat dengan Menggunakan 3D Modelling Product Innovation and Development Centre Petra Christian
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: a. Meja dan Kursi yang dirancang terbukti menurunkan keluhan kedua operator
Pembahasan dan Analisis
Gambar rancangan troli dapat dilihat pada gambar di bawah: Gambar 4.8 Hasil Rancangan Troli Box Identifikasi Pendapat Responden Identifikasi pendapat responden dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada
KONVERTER ELEKTRONIKA DAYA UNTUK PEMAKAIAN TENAGA LISTRIK PADA BEBAN LISTRIK STATIS DAN LISTRIK DINAMIS
PROSIDING 20 13 HASIL PENELITIAN FAKULTAS TEKNIK KONVERTER ELEKTRONIKA DAYA UNTUK PEMAKAIAN TENAGA LISTRIK PADA BEBAN LISTRIK STATIS DAN LISTRIK DINAMIS Muhammad Tola, Baharuddin M. Diah, Rahmat Santosa
TATA LETAK PABRIK KULIAH 2: PERENCANAAN LAYOUT
TATA LETAK PABRIK KULIAH 2: PERENCANAAN LAYOUT By: Rini Halila Nasution, ST, MT Alat, bahan dan pekerja harus diatur posisinya sedemikian rupa dalam suatu pabrik, sehingga hasilnya paling efektif dan ekonomis.
C. Materi Pembelajaran I. Pendahuluan I.1. Ergonomi I.2. Teknik Tata Cara Keija I.3. Faktor Manusia Dalam Sistem Produksi
Nama mata kuliah Kode/SKS Status : Teknik Tata Cara Kerja (TTCK) : TPI 2503/2 SKS : Wajib A. Deskripsi Singkat Mata Kuliah: Teknik Tata Cari Kerja merupakan mata kuliah yang mempelajari interaksi manusia
PENERAPAN METODE EARLIEST DUE DATE PADA PENJADWALAN PRODUKSI PAVING PADA CV. EKO JOYO
Yogyakarta,19Juni2010 PENERAPAN METODE EARLIEST DUE DATE PADA PENJADWALAN PRODUKSI PAVING PADA CV. EKO JOYO Agus Rudyanto 1, Moch. Arifin 2 1 Jurusan Sistem Informasi, Sekolah Tinggi Majemen Informatika
SISTEM KONTROL PADA KENDARAAN RODA DUA BERPENGGERAK HIBRIDA
SISTEM KONTROL PADA KENDARAAN RODA DUA BERPENGGERAK HIBRIDA Didi Widya Utama 1), Kennard Dhammabhakti 1) dan Asrul Aziz 2) 1) Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara 2) Fakultas
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR DI LABORATORIUM PLASTIK INJEKSI POLITEKNIK MANUFAKTUR ASTRA
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR DI LABORATORIUM PLASTIK INJEKSI POLITEKNIK MANUFAKTUR ASTRA Mada Jimmy Fonda Arifianto 1 ; Edi Santoso 2 ABSTRACT Article presents manufacture information system
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam siklus proses produksi, fixturing merupakan salah satu tahapan penting dalam proses manufaktur yang berfungsi untuk mendukung, menempatkan, dan menahan workpiece
ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI MANAJEMEN STUDIO INTERAKTIF X BERBASIS WEB
Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia, 22 September 2014 ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI MANAJEMEN STUDIO INTERAKTIF X BERBASIS WEB Andri Pradipta 1), Meliana Christianti J. 2) 1,2 Jurusan Teknik
BAB I PENDAHULUAN. yang penuh persaingan,. Inovasi yang dilakukan harus disesuaikan dengan. agar merancang produk dengan fungsi yang maksimal.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan teknologi yang pesat menyebabkan cepatnya perubahan yang terjadi di dunia usaha. Perusahaan dituntut untuk terus melakukan inovasi terhadap produk yang
PENJADWALAN MESIN PADA SISTEM PRODUKSI FLOW SHOP UNTUK MEMINIMALKAN KETERLAMBATAN
PENJADWALAN MESIN PADA SISTEM PRODUKSI FLOW SHOP UNTUK MEMINIMALKAN KETERLAMBATAN Irwan Adi Saputro Siti Mundari Teknik Industri-Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya [email protected] ABSTRAK Tingginya
PERANCANGAN ULANG ALAT PERONTOK PADI YANG ERGONOMIS UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS KEBERSIHAN PADI
PERANCANGAN ULANG ALAT PERONTOK PADI YANG ERGONOMIS UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS KEBERSIHAN PADI Agung Kristanto 1, Slamet Cahyo Widodo 2 Abstract: Salah satu tahapan dalam proses panen
SIMULASI TEKNIK PENANGANAN MATERIAL SISTEM PRODUKSI SECARA MANUAL DAN OTOMATIS BERBASIS AUTOMATIC GUIDED VEHICLE (AGV)
SIMULASI TEKNIK PENANGANAN MATERIAL SISTEM PRODUKSI SECARA MANUAL DAN OTOMATIS BERBASIS AUTOMATIC GUIDED VEHICLE (AGV) Ardian Ari Budi Sulistyono, Andi Sudiarso Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas
Systematic Layout Planning
Materi #3 TIN314 Perancangan Tata Letak Fasilitas Systematic Layout Planning 2 (2) Aliran material (1) Data masukan dan aktivitas (3) Hubungan aktivitas (5a) Kebutuhan ruang (7a) Modifikasi (4) Diagram
SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR DALAM KERANGKA KERJA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR DALAM KERANGKA KERJA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SISKA CAHYANINGSIH DAN SUMPENA Program Studi Teknik Elektro, Universitas Suryadarma, Jakarta. ABSTRACT The value of an information
PERTEMUAN #3 TEORI DASAR OTOMASI 6623 TAUFIQUR RACHMAN TKT312 OTOMASI SISTEM PRODUKSI
TEORI DASAR OTOMASI Sumber: Mikell P. Groover, Automation, Production Systems, and Computer-Integrated Manufacturing, Second Edition, New Jersey, Prentice Hall Inc., 2001, Chapter 3 PERTEMUAN #3 TKT312
PERANCANGAN HELM ANAK YANG ERGONOMIS (STUDI KASUS DI TK AN-NAMIROH PEKANBARU)
PERANCANGAN HELM ANAK YANG ERGONOMIS (STUDI KASUS DI TK AN-NAMIROH PEKANBARU) Merry Siska 1 dan Henedy 2 Abstrak: Kenyamanan anak merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan oleh orang
Tujuan. Pengenalan Konsep Interaksi Manusia dan Komputer. memahami aspek teoritis dan praktis tentang perancangan user-interface.
Pengenalan Konsep Interaksi Manusia dan Komputer Pemrograman Visual (TH22012 ) by Kartika Firdausy 081.328.718.768 [email protected] [email protected] blog.uad.ac.id/kartikaf kartikaf.wordpress.com
BAB III PERANCANGAN ALAT. Muiai. Kapasitas: A4 Bahan pola : Lilin Pahat: Gurdi Daya: 1/16HP. Sketsa alat. Desain gambar
BAB III PERANCANGAN ALAT 3.1 Diagram Alir Perancangan Muiai Kapasitas: A4 Bahan pola : Lilin Pahat: Gurdi Daya: 1/16HP I Sketsa alat Desain gambar Perancangan alat Kerangka Mesin Kerangka Meja Poros Perakitaiimesin
Menggamba r Teknik & CAD
MODUL PERKULIAHAN Menggamba r Teknik & CAD Peralatan dan Penggunaan Alat Gambar Fakultas Teknik Program Studi Teknik Industri Tatap Kode MK Disusun Oleh Muka 02 MK1020 Abstract Kompetensi Modul ini meliputi
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN PADA SMP NEGERI 3 SURUH KABUPATEN SEMARANG
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN PADA SMP NEGERI 3 SURUH KABUPATEN SEMARANG Maula Ihsan Adrianto Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro Semarang Jl. Nakula I No. 5-11 Semarang, Kode
PERENCANAAN ALAT BANTU PENGANGKAT DAN PEMINDAH KERTAS GULUNG
PERENCANAAN ALAT BANTU PENGANGKAT DAN PEMINDAH KERTAS GULUNG Anthony Angwin Lumanto 1), Suwandi Sugondo 2) Program Studi Teknik Mesin Universitas Kristen Petra 1,2) Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya 60236.
PERANCANGAN MEJA KERJA UNTUK ALAT PRES PLASTIK YANG ERGONOMIS MENGGUNAKAN METODE RASIONAL DAN PENDEKATAN ANTHROPOMETRI
PERANCANGAN MEJA KERJA UNTUK ALAT PRES PLASTIK YANG ERGONOMIS MENGGUNAKAN METODE RASIONAL DAN PENDEKATAN ANTHROPOMETRI Oleh : Adi Susanto E12.2006.00205 Fakultas Teknik industri Universitas Dian Nuswantoro
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1 Pengumpulan Data Pengambilan data dilakukan dengan cara melihat langsung pekerjaan yang dilakukan oleh pekerja pada perusahaan yang diteliti. Data yang diambil
Usulan Perbaikan Meja Kerja Yang Ergonomis Untuk Proses Pemasangan Karet Kaca Pada Kendaraan Niaga Jenis TD di PT XYZ
Usulan Perbaikan Meja Kerja Yang Ergonomis Untuk Proses Pemasangan Karet Kaca Pada Kendaraan Niaga Jenis TD di PT XYZ Ririn Regiana Dwi Satya Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indraprasta
PERANCANGAN KONSTRUKSI PADA SEGWAY
PERANCANGAN KONSTRUKSI PADA SEGWAY Alvin Soesilo 1), Agustinus Purna Irawan 1) dan Frans Jusuf Daywin 2) 1) Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara, Jakarta 2) Teknik Pertanian
SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN PART MESIN UNIT PABRIKASI DRUM PLANT MENGGUNAKAN DATA BASE MANAGEMENT SYSTEM (Studi kasus di PT. ABC)
D-1-1 SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN PART MESIN UNIT PABRIKASI DRUM PLANT MENGGUNAKAN DATA BASE MANAGEMENT SYSTEM (Studi kasus di PT. ABC) * Agus Mansur, ** Budi Rianto Aribowo Jurusan Teknik Industri, Fakultas
PEMODELAN 3D KONSTRUKSI KAPAL MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK STUDI KASUS GRAND BLOCK 09 M.T. KAMOJANG
JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 2, No. 1, (2013) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) 1 PEMODELAN 3D KONSTRUKSI KAPAL MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK STUDI KASUS GRAND BLOCK 09 M.T. KAMOJANG Suraj Nurholi dan Djauhar
PENGARUH INERSIA COUPLE PADA PROPELLER TERHADAP GETARAN SISTEM PROPULSI KAPAL. Debby Raynold Lekatompessy * Abstract
PENGARUH INERSIA COUPLE PADA PROPELLER TERHADAP GETARAN SISTEM PROPULSI KAPAL Debby Raynold Lekatompessy * Abstract The problem of axial vibration and torsional vibration at the ship propulsion system
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI REKAM MEDIS PASIEN POLI UMUM DI RUMAH SAKIT RIMBO MEDICA MENGGUNAKAN PHP DAN MySQL
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI REKAM MEDIS PASIEN POLI UMUM DI RUMAH SAKIT RIMBO MEDICA Ade Oktarino STIKes Prima Korespondensi Penulis : [email protected] ABSTRAK Pengelolaan data rekam medis merupakan
ABSTRAK. Kata Kunci: AHP, DSS, kriteria, supplier
ABSTRAK. Teknologi dewasa ini perkembangannya sudah sedemikian pesat. Perkembangan yang pesat ini tidak hanya teknologi perangkat keras dan perangkat lunak saja, tetapi metode komputasi juga ikut berkembang.
Interaksi Manusia & Komputer (Human Computer Interaction)
Interaksi Manusia & Komputer (Human Computer Interaction) Apa itu IMK? Secara sederhana IMK adalah studi tentang manusia, teknologi komputer dan cara bagaimana mereka saling berinteraksi. Kita mempelajari
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DI BENGKEL LANCAR MOTOR PADA BAGIAN BENGKEL MESIN
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DI BENGKEL LANCAR MOTOR PADA BAGIAN BENGKEL MESIN Oleh : Arip Budiono, ST. Ign. A. Sandy, S.Si., M.T. Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Katolik
1 Pendahuluan. 2 Tinjauan Literatur
Malikussaleh Industrial Engineering Journal Vol.4 No. (015) 17-3 ISSN 30 934X Ergonomic and Work System Perancangan Kursi yang Ergonomis sebagai Alat Bantu di Stasiun Kerja Produksi Air Galon ( Studi Kasus
PENGEREMAN DINAMIK PADA MOTOR INDUKSI TIGA FASA
Pengereman Dinamik Pada Motor Induksi Tiga Fasa (A. Warsito, M. Facta, M Anantha BP) PENGEREMAN DINAMIK PADA MOTOR INDUKSI TIGA FASA Agung Warsito, Mochammad Facta, M Anantha B P [email protected],
ABSTRACT. Keywords: The number of concrete structure material and Wages. viii
ABSTRAK Material adalah salah satu hal yang utama dalam sebuah proyek. Oleh karena itu diperlukan adanya sistem yang mengatasi permasalahan kompleksitas pada data material. Tujuan dari penelitian ini untuk
BAB III PROSES PERANCANGAN PANEL MCC
BAB III PROSES PERANCANGAN PANEL MCC DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE SOLIDWORKS 3.1 Data yang diperlukan Dalam SOP (Standart Operational Prosedur) yang berlaku di PT. Industira, sebelum membuat atau mendesain
PERBANDINGAN PROSES PEMESINAN SILINDER SLEEVE DENGAN CNC TIGA OPERATION PLAN DAN EMPAT OPERATION PLAN ABSTRACT
PERBANDINGAN PROSES PEMESINAN SILINDER SLEEVE DENGAN CNC TIGA OPERATION PLAN DAN EMPAT OPERATION PLAN Sutiyoko 1), Muhammad Farid Nur 2) 1),2) Jurusan Teknik Pengecoran Logam, Politeknik Manufaktur Ceper,
Elemen Dasar Sistem Otomasi
Materi #4 Sumber: Mikell P Groover, Automation, Production Systems, and Computer-Integrated Manufacturing, Second Edition, New Jersey, Prentice Hall Inc., 2001, Chapter 3 Elemen Dasar Sistem Otomasi 2
BAB I PENDAHULUAN. Perancangan adalah tindakan mewujudkan sebuah gagasan atau konsep
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perancangan adalah tindakan mewujudkan sebuah gagasan atau konsep menjadi informasi nyata. Persaingan yang ketat di era globalisasi ini menuntut perusahaan untuk melakukan
RANCANG BANGUN DYNAMOMETER UNTUK PENGUKURAN GAYA POTONG MESIN BUBUT
RANCANG BANGUN DYNAMOMETER UNTUK PENGUKURAN GAYA POTONG MESIN BUBUT SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Oleh : GANDUNG SAM PURWOKO I1408507 JURUSAN TEKNIK MESIN
PERHITUNGAN KOMPLEKSITAS FUNCTION POINT UNTUK SUATU WEB
D-7-1 PERHITUNGAN KOMPLEKSITAS FUNCTION POINT UNTUK SUATU WEB Silvia Rostianingsih e-mail : [email protected] Jurusan Teknik Informatika, Universitas Kristen Petra, Surabaya Siwalankerto 121-131
BAB 1 PENDAHULUAN. Alat bantu penerangan sangat dibutuhkan pada saat mati lampu. Macammacam
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Alat bantu penerangan sangat dibutuhkan pada saat mati lampu. Macammacam alat bantu penerangan yang umum digunakan diantaranya adalah lilin, senter, dan emergency lamp.
Ergonomic and Work System Usulan Fasilitas Kerja yang Ergonomis Pada Stasiun Perebusan Tahu di UD. Geubrina
Industrial Engineering Journal Vol.5 No.2 (2016) 17-22 ISSN 2302 934X Ergonomic and Work System Usulan Fasilitas Kerja yang Ergonomis Pada Stasiun Perebusan Tahu di UD. Geubrina Amri 1*, Syarifuddin, As
MODUL 4 PERENCANAAN PROSES
MODUL 4 PERENCANAAN PROSES 1. Deskripsi Perencanaan proses merupakan tahapan untuk menentukan bagaimana suatu produk itu diproduksi. Tahapan tersebut mendefinisikan secara detil proses produksi dan perakitan,
BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN
1 BAB IV PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN 1.1 Proses Machining Dengan Software MasterCAM Kemajuan proses produksi dengan menggunakan mesin CNC sudah sangat pesat. Mesin CNC yang sekarang ada di dunia industri
Perancangan Ulang Alat Perajangan Daun Tembakau Untuk Mengurangi Keluhan Pada Pekerja
Performa (013) Vol. 1, No.: 105-114 Perancangan Ulang Alat Perajangan Daun Tembakau Untuk Mengurangi Keluhan Pada Pekerja Lobes Herdiman, Taufiq Rochman *), dan Agus Budi Susilo Jurusan Teknik Industri
LAPORAN PROYEK AKHIR DESAIN DAN ANALISIS RANGKA LENGAN CNC SUMBU Z PADA PC BASED CNC MILLING MACHINE
LAPORAN PROYEK AKHIR DESAIN DAN ANALISIS RANGKA LENGAN CNC SUMBU Z PADA PC BASED CNC MILLING MACHINE Disusun guna memenuhi sebagian syarat Untuk menyelesaikan studi dan mendapatkan gelar Ahli Madya Teknik
PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK SISTEM OPERASI MESIN MILLING CNC TRAINER
PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK SISTEM OPERASI MESIN MILLING CNC TRAINER * Mushafa Amala 1, Susilo Adi Widyanto 2 1 Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro 2 Dosen Jurusan
Integrasi Zachman Framework dan TOGAF ADM (Architecture Development Method)
INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS Vol.1, No. 2, Juni 2016, 157-166 E-ISSN: 2548-3587 157 Integrasi Zachman Framework dan TOGAF ADM (Architecture Development Method) Rully Pramudita 1,*,Nadya
I. PENDAHULUAN. 37 Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Volume 1, Nomor 1, Juli 2014
PERANCANGAN USULAN TATA LETAK FASILITAS PEMBUATAN MEETING CHAIR PADA DEPARTEMEN KONTRUKSI PT CHITOSE INDONESIA MANUFACTURING DENGAN PENDEKATAN GROUP TECHNOLOGY DAN ALGORITMA BLOCPLAN UNTUK MEMINIMASI MOMEN
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
6 KESIMPULN DN SRN 6.1. Kesimpulan 1. erdasarkan hasil uji NOV yang dilakukan terhadap indeks hasil konversi makespan, diperoleh kesimpulan untuk menolak H 0. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran lot mempengaruhi
DESAIN SISTEM INFORMASI PRODUKSI DI PT INDOSIPA BETON
DESAIN SISTEM INFORMASI PRODUKSI DI PT INDOSIPA BETON David Sundoro* dan Arif Djunaidy** * PT Indosipa Beton Raya Surabaya-Mojokerto Km 19, Sepanjang, Sidoarjo email : [email protected] ** Program
BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM
BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM III.1. Analisa Masalah Simulasi 3D mempunyai fungsi utama untuk membuat pemodelan 3D. Dari pemodelan 3D dapat diciptakan karya yang spektakuler seperti special
