Abhidhammatthasaṅgaha
|
|
|
- Deddy Halim
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Abhidhammatthasaṅgaha Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam
2 Dasa Tathāgatabala 5. Tathāgata memahami apa adanya bagaimana mahlukmahluk mempunyai kecenderungan-kecenderungan yang berbeda (M 12). Mahluk-mahluk yang mempunyai kecenderungan rendah tergantung kepada, mendekati, berkumpul dengan mahlukmahluk yang berkecenderungan rendah. Mahluk-mahluk yang mempunyai kecenderungan tinggi bergantung kepada, mendekati, berkumpul dengan mahluk-mahluk yang berkecenderungan tinggi. Di masa lalu pun juga demikian; dan di masa depan pun akan demikian juga. (Vibh. 813)
3 Apabila guru dan guru penahbis berkepribadian tidak baik (dussīla) dan teman2 bhikkhu-nya berperilaku yang baik (sīlavanta) maka mereka tidak mendekat kepada guru mereka melainkan mendekati hanya bhikkhu-bhikkhu yang seperti mereka. Untuk yang berkecenderungan rendah dipahami sebagai kebalikannya. Cerita Tipiṭakacūḷābhaya Thera bersama 500 bhikkhu mengunjungi Nāgadīpa. (Vibh.A. 458) Lihat Dhātu Saṃyutta khususnya Caṅkamana Sutta (S.14)
4 6. Tathāgata memahami apa adanya kecenderungan daya-pengendali (indriya) mahluk lain, orang lain. (M 12) Memahami: kecenderungan; tendensi laten, perilaku; sifat; mahluk2 dengan sedikit debu, dengan banyak debu di mata mereka, dengan daya-pengendali yang tajam; dengan daya pengendali yang lemah; dengan kualitas-kualitas yang baik; dengan kualitas-kualitas yang jelek, mudah untuk diberi instruksi, sulit untuk untuk diberi instruksi, mampu atau tidak mampu. (Vibh. 814)
5 Kitab Komentar Kecenderungan (āsaya=tempat yang sering dikunjungi, habitat) yaitu pandangan-salah (diṭṭhigataṃ) atau pengetahuan sesuai realitas (yathābhūtaṃ ñāṇaṃ atau magga ñāṇa ). Tendensi laten (anusaya): kekotoran batin yang tertidur dan tidak hancur (appahīnānusayitaṃ kilesaṃ). Perilaku (carita): kusala dan akusala yang terbentuk oleh tubuh dll.
6 Sattānusaya ( 7 Tendensi Laten) 1. Kāmarāgānusaya: Tendensi laten thd nafsu sensual. 2. Paṭighānusaya: Tendensi laten thd antipati. 3. Mānānusaya: Tendensi laten thd kesombongan. 4. Diṭṭhānusaya: Tendensi laten thd pandangan-salah. 5. Vicikicchānusaya: Tendensi laten thd keraguraguan. 6. Bhavarāgānusaya: Tendensi laten thd nafsu terhadap eksistensi. 7. Avijjānusaya: Tendensi laten ketidak-tahuan.
7 8 Keragu-raguan (Dhs.A. 354) 1. Ragu terhadap Guru: keraguan terhadap tubuh dan kualitas Buddha; apakah beliau memiliki 32 tanda atau tidak, apakah beliau Maha Mengetahui tentang masa lampau, masa depan dan saat ini, atau meragukan apakah benar ada Buddha yang mencapai kemaha-tahuan atas apapun. 2. Ragu terhadap Dhamma: ragu apakah benar ada 4 Magga dan 4 Phala yang meninggalkan kekotoran batin, atau apakah benar ada Nibbāna. atau apakah Dhamma bisa membebaskan kita.
8 8 Keragu-raguan (Dhs.A. 354) 3. Ragu terhadap Saṅgha: apakah benar permatasaṅgha terdiri dari 8 mahluk mulia, apakah benar bahwa orang mulia benar-benar suci dan berperilaku sempurna, apakah persembahan kepada Saṅgha benar-benar bermanfaat atau tidak. 4. Ragu terhadap latihan: meragukan sīlasikkhā, samādhisikkhā dan paññāsikkhā. 5. Ragu terhadap masa lalu: meragukan eksistensi agregat-agregat, elemen-elemen, landasanlandasan di masa lalu.
9 8 Keragu-raguan (Dhs.A. 354) 6. Ragu terhadap masa depan: ragu-ragu apakah benar ada kehidupan di masa depan. 7. Ragu terhadap masa lalu dan masa depan: meragukan kedua kehidupan. 8. Ragu terhadap pengkondisian khusus dan kemunculan yang bergantungan: ragu apakah benar ada perputaran 12 rangkaian dan apakah satu rangkaian mengkondisikan rangkaian yang lain.
10 Tempat Tidur 7 Anusaya (Yam. 268) 1. Tendensi laten nafsu sensual tertidur di 2 jenis perasaan di lingkup-inderawi. 2. Tendensi laten kebencian tertidur di perasaan tubuh dan batin yang sakit/tidak menyenangkan. 3. Tendensi laten kesombongan tertidur di 2 jenis perasaan di lingkup-inderawi, dan di lingkup materi halus serta non-materi. 4. Tendensi laten pandangan-salah tertidur di semua dhamma yang berkaitan dengan identitas. 5. Tendensi laten keragu-raguan tertidur di semua dhamma yang berkaitan dengan identitas.
11 Tempat Tidur 7 Anusaya (Yam. 268) 6. Tendensi laten nafsu terhadap eksistensi tertidur di lingkup materi halus dan lingkup non-materi. 7. Tendensi laten ketidak-tahuan tertidur di semua dhamma yang berkaitan dengan identitas.
12 6. Tathāgata memahami apa adanya kecenderungan daya-pengendali (indriya) mahluk lain, orang lain. (M 12) Memahami: kecenderungan; tendensi laten, perilaku; sifat; mahluk2 dengan sedikit debu, dengan banyak debu di mata mereka, dengan daya-pengendali yang tajam; dengan daya pengendali yang lemah; dengan kualitas-kualitas yang baik; dengan kualitas-kualitas yang jelek, mudah untuk diberi instruksi, sulit untuk untuk diberi instruksi, mampu atau tidak mampu. (Vibh. 814)
13 Kitab Komentar Sifat (adhimutti): kecenderungan watak (ajjhāsayaṃ). dengan sedikit debu di mata mereka : mempunyai sedikit, tidak banyak debu keserakahan, kebencian dan delusi (LDM) di mata kebijaksanaan mereka (paññāmaye akkhimhi). dengan banyak debu di mata mereka (mahārajakkha): mempunyai banyak LDM di mata kebijaksanaan mereka.
14 Kitab Komentar dengan daya-pengendali yang tajam : mereka yang mempunyai daya-pengendali seperti saddhindriyaṃ, viriyindriyaṃ, satindriyaṃ, samādhindriyaṃ, paññindriyaṃ tajam. Sebaliknya adalah mereka dengan daya-pengendali yang lemah. dengan kualitas2 yang baik : mereka yang habitat dll-nya baik. Jenis kebalikannya adalah mempunyai kualitas2 yang tidak baik. Mampu : mereka yang mempunyai kemampuan (upanissaya) untuk menembus 4 KM. Jenis kebalikannya adalah yang tidak mampu.
15 Kitab Komentar Untuk tidak-mampu adalah mahluk yg terhalang oleh pañca ānantariya kamma, terhalang oleh kilesa (niyata micchadiṭṭhi), terhalang oleh buah-kamma (ahetuka dan dvi hetuka paṭisandhi). Tidak mempunyai saddhā kepada Tiratana, tidak mempunyai keinginan untuk mengerjakan sesuatu yang baik, tidak mempunyai kebijaksanaan (dalam paṭisandhinya), tidak mampu memunculkan magga citta.
16 Selesai
Kāmāvacarasobhana Cittaṃ (1)
Kāmāvacarasobhana Cittaṃ (1) Kesadaran Indah-Lingkup Inderawi Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id Saṅgaha: Pāpāhetukamuttāni, sobhanānīti vuccare. Ekūnasaṭṭhi cittāni, athekanavutīpi vā.
Abhidhammatthasaṅgaha. Dhammavihārī Buddhist Studies
Abhidhammatthasaṅgaha Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id Saṅgaha: Setelah menghormat sepenuh hati kepada Yang Sepenuhnya Tercerahkan, Yang Tanpa Tandingan, bersama dengan Ajaran Luhur
Mengapa berdana? Pariyatti Sāsana hp ; pin. Friday, April 12, 13
Dāna-3 Mengapa berdana? Pariyatti Sāsana www.pjbi.org; hp.0813 1691 3166; pin 2965F5FD 1 Pandangan Tentang Dāna Kaum materialis: Dāna tidak ada buah karena tidak ada kehidupan setelah ini. Kaum Theis:
WHAT WE DO DAG // PORTFOLIO
DAG (Drauff Architecture & Graphic design) merupakan studio yang bergerak di bidang arsitektur dan desain grafis. Berdiri dan tumbuh di Jakarta sejak tahun 2014. WHAT WE DO Identity Design Stationary Design
Abhidhammatthasaṅgaha
Abhidhammatthasaṅgaha Lokuttaracittaṃ Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id Saṅgaha: (1) Sotāpatti,magga,cittaṃ, (2) sakadāgāmi,magga,cittaṃ, (3) anāgāmi,magga,cittaṃ, (4) arahatta,magga,cittañceti
62 PANDANGAN SALAH (3) Dhammavihārī Buddhist Studies
62 PANDANGAN SALAH (3) D. PAHAM PENYANGKALAN TANPA AKHIR Amarāvikkhepavāda Para bhikkhu, beberapa pertapa dan Brahmana seperti belut yang menggeliat. Pada saat ditanya tentang sesuatu, mereka menjawab
KAMMA 1 Bukan kata lain dari fatalisme atau takdir. Pariyatti Sāsana hp ; pin!
KAMMA 1 Bukan kata lain dari fatalisme atau takdir Pariyatti Sāsana www.pjbi.or.id; hp.0813 1691 3166; pin! 2965F5FD KEMUNCULAN TEORI KAMMA Ciri khas agama-agama di India sejak awal periode Vedic (1750-500
Kamma (6) IV. Berdasarkan Tempat Kematangan Kamma Lingkup Inderawi
Kamma (6) IV. Berdasarkan Tempat Kematangan Kamma Lingkup Inderawi Tiga Pintu Kamma 1. Pintu-kamma-tubuh (kāyakammadvāra) Isyarat-tubuh (kāyaviññatti). Manusia dan pekerjaan manusia adalah dua hal yang
4. Sebutkan apa yang termasuk dalam catuparamatthadhammā! Yang termasuk catuparamatthadhammā adalah : Citta, Cetasika, Rūpa dan Nibbāna.
Soal dan jawaban pendalaman materi kelas Murid Berbagi I. 1. Ada berapa agregat pada makhluk yang lahir di alam binatang? Sebutkan! Ada lima agregat, yaitu : A. Rūpakkhandha agregat materi B. Vedanākkhandha
Sifat Agung dari Tiga Permata
Sifat Agung dari Tiga Permata Buddha Puncak proses evolusi spiritual selama 4 asaṅkheyya kappa dan 100.000 putaran dunia. Budh = memahami, mengerti, telah bangun : karena dia telah memahami 4KM dan bangkit
Membuat Scrollspy Dengan Bootstrap
Membuat Scrollspy Dengan Bootstrap Oleh: Hasyemi Rafsanjani Asyari Hai JagoCodingers. Apa kabar? Pernah ngga kalian membuka sebuah website lalu ada menu link navigasi yang akan terupdate atau terlihat
62 PANDANGAN SALAH (1)
Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id DARI BRAHMAJĀLA SUTTA DAN KITAB KOMENTARNYA 62 PANDANGAN SALAH (1) PENDAHULUAN Saṃsāra Vs. Nibbāna Pandangan-benar adalah pelopor; memahami pandangan-salah
Sifat Agung Dari Tiga Permata 2
Sifat Agung Dari Tiga Permata 2 Pariyatti Sāsana www.pjbi.org; hp.0813 1691 3166; pin 2965F5FD Sugata: yang telah pergi [ke tempat sempurna] dan membabarkan Dhamma dengan benar. Sobhaṇagamana: dikarenakan
Abhidhammatthasaṅgaha. Dhammavihārī Buddhist Studies
Abhidhammatthasaṅgaha Aṭṭhakathā Atthasāliṇī oleh Ācariya Buddhaghosa Sammohavinodanī oleh Ācariya Buddhaghosa Pañcappakaraṇa Aṭṭh a k a t h ā o l e h Ā c a r i y a Buddhaghosa Abhidhammatthasaṅgaha oleh
MATERI PRESENTASI Abhidhammatthasaṅgaha Bab 1 Oleh Ashin Kheminda
MATERI PRESENTASI Abhidhammatthasaṅgaha Bab 1 Oleh Ashin Kheminda Dhammavihārī Buddhist Studies 2016 2017 KELAS KE-1 Saṅgaha: Setelah menghormat sepenuh hati kepada Yang Sepenuhnya Tercerahkan, Yang Tanpa
Sutta Kalama: Kepada Para Kalama (Kalama Sutta: To the Kalamas)
1 Sutta Kalama: Kepada Para Kalama (Kalama Sutta: To the Kalamas) [Anguttara Nikaya 3.65] Demikianlah telah saya dengar. Bhagavan sedang melakukan perjalanan bersama orang-orang Kosala dengan sekumpulan
Agama dan Tujuan Hidup Umat Buddha Pengertian Agama
Agama dan Tujuan Hidup Umat Buddha Pengertian Agama Kata agama berasal dari kata dalam bahasa Pali atau bisa juga dari kata dalam bahasa Sansekerta, yaitu dari akar kata gacc, yang artinya adalah pergi
62 Pandangan Salah (6)
62 Pandangan Salah (6) Dari Brahmajāla Sutta dan Kitab Komentarnya Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id PAHAM SPEKULATIF TENTANG MASA DEPAN (44) (APARANTAKAPPIKA) I. Paham tentang Pemusnahan
Ikhtisar Perasaan (Vedanāsaṅgaha) Dhammavihārī Buddhist Studies
Ikhtisar Perasaan (Vedanāsaṅgaha) Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id Sekilas Tentang Pañcakkhandha (Lima Agregat) Khandha = rāsi (massa, kumpulan) VibhA. 2 Mahāudakakkhandha kumpulan
Sutta Nipata menyebut keempat faktor sebagai berikut: Lebih lanjut, murid para
1 Ciri-ciri Seorang Sotapanna (The Character of a Stream-enterer) Pada umumnya Tipitaka menjelaskan seorang Sotapanna sehubungan dengan empat faktor. Tiga faktor pertama dari keempat faktor Sotapatti ini
ABHIDHAMMATTHASAṄGAHA
ABHIDHAMMATTHASAṄGAHA CATUPARAMATTHADHAMMA Dhammavihārī Buddhist Studies CATUPARAMATTHA DHAMMA (EMPAT DHAMMA HAKIKI) Saṅgaha: Hal-hal yang ada di dalam Abhidhamma, yang dibicarakan di sana dari sudut-pandang
Daftar Isi. Kata Pengantar Pendahuluan. i ii. iii. Daftar Isi
Kata Pengantar Seiring dengan dinamika BKKBN sebagai lembaga yang selalu relevan dengan perkembangan bangsa dari dulu hingga kini, maka revitalisasi identitas institusi (logo) adalah salah satu bagian
ABHIDHAMMATTHASAṄGAHA AKUSALACITTĀNI
Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id ABHIDHAMMATTHASAṄGAHA AKUSALACITTĀNI Saṅgaha: (9) Domanassasahagataṃ paṭighasampayuttaṃ asaṅkhārikamekaṃ (Satu kesadaran, disertai dengan perasaan tidak
Abhidhammatthasaṅgaha
Abhidhammatthasaṅgaha Bhūmibhedacitta Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id Klasifikasi Kesadaran Berdasarkan Tingkatannya Saṅgaha: Disana, pertama-tama, kesadaran dibagi menjadi empat,
Lima Daya Pengendali. Pañcindriya. Dhammavihārī Buddhist Studies
Lima Daya Pengendali Pañcindriya Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id Definisi Daya Pengendali Kata Indriya (Daya Pengendali) berasal dari nama salah satu Dewa Hindu, yaitu Dewa Inda (Indra).
Permintaan Untuk Membabarkan Dhamma. Pariyatti Sāsana Yunior 2 hp ; pin
Permintaan Untuk Membabarkan Dhamma Pariyatti Sāsana Yunior 2 www.pjbi.or.id; hp.0813 1691 3166; pin 2965F5FD Aspirasi Superior (Abhinīhāra) Setelah Aku menyeberang lautan saṃsāra d e n g a n u s a h a
HEALTHCARE KESEHATAN ANDA ADALAH PRIORITAS KAMI
HEALTHCARE KESEHATAN ANDA ADALAH PRIORITAS KAMI MIULTIMATE HEALTHCARE KESEHATAN ANDA ADALAH PRIORITAS KAMI Sehat itu mudah dan murah! Mudah bila Anda mengikuti pola makan dan hidup sehat secara teratur
Bodhipakkhiyā Dhammā (2)
Bodhipakkhiyā Dhammā (2) Empat Fondasi Perhatian Penuh Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id Cattāro Satipaṭṭhāna Terminologi satipaṭṭhāna: 1. Sati + paṭṭhāna = perhatian-penuh + fondasi/landasan/tumpuan/
graphic standard manual
graphic standard manual Selamat datang di panduan brand RINJANI Dokumen ini menyediakan tinjauan brand secara visual juga dasar-dasar penerapan konsisten identitas brand RINJANI, sebagai alat bantu untuk
BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN
BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN 5.1 Konsep Visual 5.1.1 Visual Logo masterbrand Pempek Selamat terdiri dari dua bagian, yaitu logogram dan logotype. Logotype Pempek Selamat menggunakan font Bellota dengan
TABEL 1.1. RINGKASAN 89 dan 121 CITTA
TABEL 1.1 RINGKASAN 89 dan 121 CITTA I. LOKIYA CITTA (KESADARAN-DUNIAWI) 81 A. Kāmāvacara Citta (Kesadaran Lingkup-Indrawi) 54 1. Akusala Citta (Kesadaran Tidak Baik) 12 (1) - (8) Lobhamūla citta 8 (Kesadaran
Empat Kebenaran Mulia. Pariyatti Sāsana Yunior 2 hp ; pin 7E9064DE
Empat Kebenaran Mulia Pariyatti Sāsana Yunior 2 www.pjbi.or.id; hp.0813 1691 3166; pin 7E9064DE Nilai Penting Empat Kebenaran Mulia Para bhikkhu, dikarenakan tidak memahami, tidak menembus Empat Kebenaran
PERTAPA GOTAMA MEMILIH JALAN TENGAH & ARIYASĀVAKA TANPA JHĀNA. Pariyatti Sāsana Yunior 2 hp ; pin!
PERTAPA GOTAMA MEMILIH JALAN TENGAH & ARIYASĀVAKA TANPA JHĀNA Pariyatti Sāsana Yunior 2 www.pjbi.or.id; hp.0813 1691 3166; pin! 2965F5FD JALAN TENGAH PERUMPAMAAN TENTANG KECAPI Gb: Vīnā (kecapi India)
Dāna-4. Berdana Kepada Bhikkhu Leher Kuning? Pariyatti Sāsana hp ; pin. Friday, April 12, 13
Dāna-4 Berdana Kepada Bhikkhu Leher Kuning? Pariyatti Sāsana www.pjbi.org; hp.0813 1691 3166; pin 2965F5FD Definisi Bhikkhu Leher-Kuning Anggota-anggota dari silsilah Buddha Gotama yang berleherkuning,
D. ucapan benar E. usaha benar
1. Keyakinan yang dituntut dalam agama Buddha adalah A. keyakinan tanpa dasar terhadap seluruh ajaran Buddha B. keyakinan yang muncul dari proses pembelajaran, pengalaman, dan perenungan C. keyakinan yang
Dhammavihārī Buddhist Studies LIMA RINTANGAN BATIN PAÑCA NĪVARAṆA
Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id LIMA RINTANGAN BATIN PAÑCA NĪVARAṆA ETIMOLOGI Nīvaraṇa (rintangan batin) = nis (kebawah) + VṚ (menutupi). Dipahami sebagai: āvaraṇa: layar, hambatan,
Sutta Mahavacchagotta (The Greater Discourse to Vacchagotta)
1 Sutta Mahavacchagotta (The Greater Discourse to Vacchagotta) Demikianlah telah saya dengar. Suatu ketika Bhagavan sedang berada di Kalantakanivapa, Hutan Bambu, di Rajagaha. Kemudian Samana Vacchagotta
Pentahbisan Yasa dan Buddha Memulai Misinya. Pariyatti Sāsana Yunior 2 hp ; pin
Pentahbisan Yasa dan Buddha Memulai Misinya Pariyatti Sāsana Yunior 2 www.pjbi.or.id; hp.0813 1691 3166; pin 2965F5FD Anattalakkhaṇa Sutta (S 3:67) Sutta tentang Karakteristik Bukan-diri dibabarkan 5 hari
Dāna. Pariyatti Sāsana hp ; pin. Sebuah Perhiasan dan Pendukung untuk Batin. Sunday, October 6, 13
Dāna Sebuah Perhiasan dan Pendukung untuk Batin Pariyatti Sāsana www.pjbi.org; hp.0813 1691 3166; pin 2965F5FD Posisi Dāna di dalam Praktik Spiritual Buddhis Dāna menempati urutan pertama di: Penjelasan
Dhamma Inside. Kematian Yang Indah. Orang-orang. Akhir dari Keragu-raguan. Vol September 2015
Dhamma Inside Vol. 22 - September 2015 Kematian Yang Indah Akhir dari Keragu-raguan Orang-orang Kematian Yang Indah Oleh : Bhikkhu Santacitto Kematian adalah peristiwa yang tidak dapat dihindari oleh siapapun,
TANYA JAWAB DI GROUP ABHIDHAMMA
TANYA JAWAB DI GROUP ABHIDHAMMA (Pada tanggal 30 Nopember 2016 terjadi tanya-jawab antara Ashin Kheminda dan murid-murid Abhidhamma. Tanya-jawab ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman para murid tentang
MENGHENTIKAN GAYA HIDUP AUTOPILOT
www.pjbi.or.id MENGHENTIKAN GAYA HIDUP AUTOPILOT MENGHENTIKAN GAYA HIDUP AUTO PILOT Dikendalikan oleh masa-lalu membuat kita seperti robot atau pesawat terbang dengan mode auto pilot. Kita adalah kecenderungan-laten.
Kamma (7) Kamma Baik Lingkup-Indra. Dhammavihārī Buddhist Studies
Kamma (7) Kamma Baik Lingkup-Indra Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id Tiga Jenis Virati 1. Pantangan kesempatan telah datang (sampattavirati) Seseorang, walaupun tidak sedang melatih
Sutta Maha Kammavibhanga: Penjelasan Mendetail Tentang Kamma (Maha Kammavibhanga Sutta: The Great Exposition of Kamma) Majjhima Nikaya 136
1 Sutta Maha Kammavibhanga: Penjelasan Mendetail Tentang Kamma (Maha Kammavibhanga Sutta: The Great Exposition of Kamma) Majjhima Nikaya 136 1. Demikianlah telah saya dengar. Pada suatu waktu, Bhagavan
Mengapa bhikkhu harus dipotong rambutnya? Mengapa bhikkhu itu tidak boleh beristeri? Mengapa anak perempuan tidak boleh dekat bhikkhu?
TENTANG SANG BUDDHA 1. Apa arti kata Buddha? Kata Buddha berarti "Yang telah Bangun" atau "Yang telah Sadar", yaitu seseorang yang dengan usahanya sendiri telah mencapai Penerangan Sempurna. 2. Apakah
Abhidhammatthasaṅgaha. Dhammavihārī Buddhist Studies
Abhidhammatthasaṅgaha Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id Cetasika (Faktor-faktor Mental) Abhidhammatthasaṅgaha: Lima puluh dua dhamma yang terkait dengan kesadaran, yang muncul dan lenyap
Kāmāvacarasobhana Cittaṃ (2)
Kāmāvacarasobhana Cittaṃ (2) Kesadaran Indah Lingkup Inderawi Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id Saṅgaha: Somanassasahagataṃ ñāṇasampayuttaṃ asaṅkhārikamekaṃ, sasaṅkhārikamekaṃ, somanassasahagataṃ
Abhidhammatthasaṅgaha. Dhammavihārī Buddhist Studies
Abhidhammatthasaṅgaha Kitab-kitab Komentar dan Sub-Komentar: Atthasāliṇī oleh Ācariya Buddhaghosa Sammohavinodanī oleh Ācariya Buddhaghosa Pañcappakaraṇa Aṭṭh a k a t h ā o l e h Ā c a r i y a Buddhaghosa
MEDITASI VIPASSANĀ & EMPAT KESUNYATAAN MULIA
(edited version 15/8/06, Daung) (edited version 17/8/06, Andi Kusnadi) CERAMAH DI CAMBRIDGE MEDITASI VIPASSANĀ & EMPAT KESUNYATAAN MULIA OLEH : SAYADAW CHANMYAY Kata Pengantar Minggu sore 11 Juli 2004
Dhammacakka Pavattana Sutta!
Khotbah Pertama Dhammacakka Pavattana Sutta! (S 5:420-424) Bagian1 Pariyatti Sāsana Yunior 2 www.pjbi.or.id; hp.0813 1691 3166; pin! 2965F5FD Bertemu Pertapa Telanjang Upaka Setelah 49 hari retret, Buddha
Kasih dan Terima Kasih Kasih dan Terima Kasih
Namo tassa bhagavato arahato sammā sambuddhassa. Pada kesempatan yang sangat baik ini saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus Dhammavihārī Buddhist Studies (DBS)
Sutta Devadaha: Di Devadaha (Devadaha Sutta: At Devadaha) [Majjhima Nikaya 101]
1 Sutta Devadaha: Di Devadaha (Devadaha Sutta: At Devadaha) [Majjhima Nikaya 101] [Buddha]: Menghampiri para Nigantha yang mengajarkan demikian, saya bertanya kepada mereka, Sahabat- sahabat Nigantha,
JUDUL TUGAS AKHIR/SKRIPSI
JUDUL TUGAS AKHIR/SKRIPSI Proposal Tugas Akhir/Skripsi Ditulis sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Seni (S.Sn) Nama NIM Program Studi : Nama Mahasiswa : xxxxxxxxxxxxxx : Desain Komunikasi Visual
Merenungkan/Membayangkan Penderitaan Neraka
Merenungkan/Membayangkan Penderitaan Neraka Oleh: U Sikkhānanda (Andi Kusnadi) Seseorang harus benar-benar mempertimbangkan dan merenungkan penderitaan yang akan dijalaninya di neraka. Sewaktu Sang Buddha
Meditasi Mettā (Meditasi Cinta Kasih)
Meditasi Mettā (Meditasi Cinta Kasih) oleh: U Sikkhānanda (Andi Kusnadi) Dari ceramah Dhamma Chanmyay Sayadaw pada retret meditasi vipassanā tanggal 2-3 Jan.2009 di Pusat Meditasi YASATI, Bacom, Cianjur,
Agama Buddha dan Kehidupan Sosial (Konsep dasar pola pikir Buddhis berdasarkan Sutta)
Agama Buddha dan Kehidupan Sosial ) A. Filsafat dan ciri-ciri Filsafat Buddhis. 1. Panna bersifat menembus hakikat kenyataan (Dhamma) dan langsung dihasilkan dari samadhi. Barang siapa bersamadhi, ia akan
COLOR PALETTE M 100 Y 100 K 100. CATATAN Aturan ini mohon diaplikasikan sesuai dengan ketentuan ukuran yang telah diatur pada guidelines ini.
LOGO COLOR PALETTE C 0 M 100 Y 100 K 0 C 0 M 0 Y 0 K 100 STATIONERY Left Margin 3 cm Right Margin 2 cm Top Margin 2.15 cm Left Margin 0.3 cm Right Margin 0.3 cm AAN RACHMAN Direktur Operasional Top Margin
Tidak Ada Ajahn Chan. Kelahiran dan Kematian
Tidak Ada Ajahn Chan Kelahiran dan Kematian Latihan yang baik adalah bertanya kepada diri Anda sendiri dengan sungguh-sungguh, "Mengapa saya dilahirkan?" Tanyakan diri Anda sendiri dengan pertanyaan ini
PEDOMAN KERJA PRAKTEK DAN MAGANG. Teknik Informatika FTI UAJY
PEDOMAN KERJA PRAKTEK DAN MAGANG Teknik Informatika FTI UAJY BAB I PENDAHULUAN 1.1. Kerja Praktek Kerja Praktek adalah sebuah mata kuliah yang ada di dalam kurikulum Strata 1 Program Studi Teknik Informatika
Dāna. Sebuah Perhiasan dan Pendukung untuk Batin 2. Pariyatti Sāsana hp ; pin. Sunday, October 13, 13
Dāna Sebuah Perhiasan dan Pendukung untuk Batin 2 Pariyatti Sāsana www.pjbi.org; hp.0813 1691 3166; pin 2965F5FD Dāna Mahapphala Sutta Vaṇṇanā Cittālaṅkāracittaparikkhāranti samathavipassanācittassa alaṅkārabhūtañceva
Mahā Maṅgala Sutta (1)
Mahā Maṅgala Sutta (1) Azimat Buddhis Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id Pseudo Sebab-Akibat Jangan memindah guci-abu-jenasah yang sudah disimpan di vihāra. Penempatan guci-abu. Ibu mengandung
BAB 5 METODE PERANCANGAN
BAB 5 METODE PERANCANGAN 5.1 Konsep Visual 5.1.1 Visual Menggunakan ilustrasi vektor yang simpel dan mudah dipahami oleh setiap orang. Selain menggunakan ilustrasi vektor juga dipadukan dengan fotografi
Ikhtisar Objek (3) (Ālambaṇasaṅgaha) Dhammavihārī Buddhist Studies
Ikhtisar Objek (3) (Ālambaṇasaṅgaha) Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id 54.Tesu cakkhuviññāṇādīni yathākkamaṃ rūpādiekekārammaṇāneva (Di antara semuanya, kesadaran-mata dll., masingmasing
Fungsi Require dan Include Donny Reza, S.Kom Aplikasi IT-2 Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia
Fungsi Require dan Include Donny Reza, S.Kom Aplikasi IT-2 Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia Di dalam PHP terdapat fungsi yang dapat digunakan untuk menyisipkan/menyertakan
Tools Pengelolaan Publikasi Ilmiah. Deden Sumirat Hidayat, M.Kom LIPI
Tools Pengelolaan Publikasi Ilmiah Deden Sumirat Hidayat, M.Kom LIPI PUBLIKASI ILMIAH (JURNAL, KONFERENSI, BUKU) Manajemen Penerbitan Jurnal Ilmiah STATE OF THE ART PENELITIAN Open Journal System PROPOSAL
Pembabaran Dhamma yang Tidak Lengkap (Incomplete Teachings)
Pembabaran Dhamma yang Tidak Lengkap (Incomplete Teachings) Oleh: U Sikkhānanda (Andi Kusnadi) Ada beberapa alasan dari tidak tercapainya Dhamma Mulia. Sebuah contoh dari tidak terealisasinya Dhamma Mulia
o Di dalam tradisi Theravāda, pāramī bukanlah untuk Buddha saja, tetapi sebagai prak/k yang juga harus dipenuhi oleh Paccekabuddha dan sāvakā.
o Apakah yang dimaksud dengan pāramī? Pāramī adalah kualitas mulia seper/ memberi, dll., yang disertai oleh belas kasih dan cara- cara yang baik (upāya kosalla) serta /dak ternoda oleh nafsu- keinginan,
Kebahagiaan Berdana. Diposkan pada 02 Desember 2015
Kebahagiaan Berdana Diposkan pada 02 Desember 2015 Berdana dan melaksanakan Dhamma di dalam kehidupan sehari-hari, itulah berkah utama Kehidupan berlangsung terus dari waktu ke waktu. Hari berganti bulan
Manfaatkan Waktu. Semaksimal Mungkin
Manfaatkan Waktu Semaksimal Mungkin Oleh: U Sikkhānanda (Andi Kusnadi) Pernahkah anda merenungkan seberapa baik anda memanfaatkan waktu yang anda miliki? Dapat dipastikan jawabannya adalah TIDAK. Sebagian
BAB I PENDAHULUAN. yang memeluk suatu ajaran atau agama tersebut. Manusia terikat dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Agama memiliki pengaruh besar terhadap tindakan dan prilaku manusia yang memeluk suatu ajaran atau agama tersebut. Manusia terikat dengan aturan-aturan dan ideologi
MEDITASI KESADARAN ASHIN TEJANIYA TUNTUNAN UNTUK BERLATIH PUSAT MEDITASI SHWE OO MIN DHAMMA SUKHA TAWYA MARET 2010
ASHIN TEJANIYA MEDITASI KESADARAN TUNTUNAN UNTUK BERLATIH PUSAT MEDITASI SHWE OO MIN DHAMMA SUKHA TAWYA MARET 2010 DITERJEMAHKAN KE BAHASA INDONESIA OLEH: HUDOYO HUPUDIO NAMO TASSA BHAGAVATO ARAHATO SAMMA
Aṅguttara Nikāya Khotbah-Khotbah Numerikal Sang Buddha
DhammaCitta Press Business Park Kebon Jeruk E2 No. 5# Jl. Meruya Ilir Raya No. 88 - Jakarta Barat 11620 - Indonesia http://dhammacitta.org Aṅguttara Nikāya Khotbah-Khotbah Numerikal Sang Buddha Judul Asli
SĪLA-2. Pariyatti Sāsana hp ; pin!
SĪLA-2 Pariyatti Sāsana www.pjbi.or.id; hp.0813 1691 3166; pin! 2965F5FD Murid-buangan (Upāsakacaṇḍāla) Vs Murid-permata (upāsakaratana) Murid buangan atau pengikut-yang-ternoda (upāsakamala) atau pengikut-kelas-bawah
KUMPULAN 50 TANYA JAWAB (12) Di Website Buddhis Samaggi Phala Oleh Bhikkhu Uttamo Online sejak tanggal 08 Maret 2005 s.d. tanggal 26 April 2005
KUMPULAN 50 TANYA JAWAB (12) Di Website Buddhis Samaggi Phala Oleh Bhikkhu Uttamo Online sejak tanggal 08 Maret 2005 s.d. tanggal 26 April 2005 01. Dari: Harry Simanirja S, Banjarmasin Namo Buddhaya Bhante,
HARTA SESUNGGUHNYA Lokuttara Dhamma BHIKKHU ASSAJI
HARTA SESUNGGUHNYA Lokuttara Dhamma BHIKKHU ASSAJI NAMO TASSA BHAGAVATO ARAHATO SAMMA SAMBUDDHASSA Buku ini dipublikasikan hanya untuk dibagikan secara GRATIS dan TIDAK UNTUK DIJUAL Materi di dalam buku
Meditasi Sarana untuk Mencapai Kesuksesan
Perihal Sukses Meditasi Sarana untuk Mencapai Kesuksesan Hidup sukses acapkali menjadi idaman banyak orang. Sukses dalam pemahaman masyarakat luas, berarti berhasil atau beruntung. Orang disebut sukses
Ikhtisar Fungsi (Kiccasaṅgaha) Dhammavihārī Buddhist Studies
Ikhtisar Fungsi (Kiccasaṅgaha) Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id Abhidhammatthasaṅgaha: 18.Kiccasaṅgahe kiccāni nāma paṭisandhibhavaṅgāvajjanadassanasavanaghāyanasāyanaphu sanasampaṭicchanasantīraṇavoṭṭhabbanajavanatadārammaṇa
KAMMA / KEWUJUDAN SEMULA
BAHAGIAN 1 1. Apa itu kamma? KAMMA / KEWUJUDAN SEMULA Kamma dalam Bahasa Pali bermaksud perlakuan (action). Apa itu kewujudan semula atau punarjadi? Suatu keadaan yang mana makhluk (manusia, dewa, haiwan,
62 pandangan-salah (2)
62 pandangan-salah (2) Dari Brahmajāla Sutta dan Kitab Komentarnya Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id b. Kekekalan parsialme (ekaccasassatavāda -4) Paham Poytheisme. 6. Deva khiḍḍāpadosikā
PANDANGAN BENAR : Upa. Jayagandho Willy Yandi Wijaya Proof Reader : Upa. Sasanasanto Seng Hansun
PANDANGAN BENAR Penulis : Upa. Jayagandho Willy Yandi Wijaya Proof Reader : Upa. Sasanasanto Seng Hansun Ukuran Buku : 80 x 120 mm Kertas sampul : Art Cartoon 210 gsm Kertas isi : HVS 70 gsm Jumlah Halaman
Sabbadānam Dhammadānam Jināti Diantara semua pemberian, pemberian Dhamma adalah yang tertinggi
Sabbadānam Dhammadānam Jināti Diantara semua pemberian, pemberian Dhamma adalah yang tertinggi The Key to Liberation (Jalan Menuju Pembebasan) Nama Penulis: YM. Ajahn Chah Penerjemah: Aina Viriyawati Penyunting:
Perkembangan Pandangan Terang
Perkembangan Pandangan Terang Diterjemahkan oleh: Henny Gunarsa 19-02-2007 Diedit oleh: Andi Kusnadi 23-02-2007 Buku Dhamma mengenai perkembangan pandangan terang ini hanyalah kutipan-kutipan dari beberapa
Brahmavihāra (1) Pendahuluan. Pariyatti Sāsana Yunior 2 hp ; pin
Brahmavihāra (1) Pendahuluan Pariyatti Sāsana Yunior 2 www.pjbi.or.id; hp.0813 1691 3166; pin 7E9064DE Terminologi (Ref: Pali-English Dictionary) Brahma: Berkualitas seperti Brahma (contoh: brahmappatta:
Dharmayatra tempat suci Buddha
Dharmayatra tempat suci Buddha 1. Pengertian Dharmayatra Dharmayatra terdiri dari dua kata, yaitu : dhamma dan yatra. Dharmma (Pali) atau Dharma (Sanskerta) artinya kesunyataan, benar, kebenaran, hukum,
Abhidhammatthasaṅgaha
Abhidhammatthasaṅgaha Ahetukacittaṃ Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id Kesadaran Tanpa Akar (Ahetuka Citta) Saṅgaha: (1) Upekkhāsahagataṃ cakkhuviññāṇaṃ; tathā (2) sotaviññāṇaṃ; (3) ghānaviññāṇaṃ;
1.Definisi Hukum. 2.Pembagian/jenis-jenis Hukum
1.Definisi Hukum Hukum adalah himpunan petunjuk hidup (perintah atau larangan) yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat yang seharusnya ditaati oleh anggota masyarakat dan jika dilanggar dapat
Lampiran 1 Tampilan client. Lampiran 2 Tampilan server
LAMPIRAN Lampiran 1 Tampilan client Lampiran 2 Tampilan server Lampiran 3 Tampilan saat melakukan koneksi pada client Lampiran 4 Tampilan saat melakukan koneksi pada server Lampiran 5 Contoh pengiriman
KUMPULAN 50 TANYA JAWAB (8) Di Website Buddhis Samaggi Phala Oleh Bhikkhu Uttamo Online sejak tanggal 21 Agustus 2004 s.d. tanggal 09 Oktober 2004
KUMPULAN 50 TANYA JAWAB (8) Di Website Buddhis Samaggi Phala Oleh Bhikkhu Uttamo Online sejak tanggal 21 Agustus 2004 s.d. tanggal 09 Oktober 2004 01. Dari: Jaya Mudita, Jakarta Namo Buddhaya, Bhante,
THE MOST FUNDAMENTAL OF OUR CONDUCT INTEGRITY. ACCOUNTABILITY. TRANSPARENCY LAPORAN TAHUNAN 2008 ANNUAL REPORT
THE MOST FUNDAMENTAL OF OUR CONDUCT INTEGRITY. ACCOUNTABILITY. TRANSPARENCY LAPORAN TAHUNAN 2008 ANNUAL REPORT INTEGRITY Integrity defines the perceived consistency of actions, values, methods, measures
Akusalacetasika. Dhammavihārī Buddhist Studies
Akusalacetasika Dhammavihārī Buddhist Studies www.dhammavihari.or.id Abhidhammatthasaṅgaha: (1) Delusi, (2) ketidak-maluan, (3) ketidak-takutan akan perbuatan tidak-baik, (4) kegelisahan, (5) keserakahan,
Sampul & Tata Letak: Jimmy Halim, Leonard Halim Tim Dana: Laura Perdana. Diterbitkan Oleh:
Sutta Paticca-samuppada-vibhanga: Analisis dari Kemunculan Bersama yang Dependen Judul Asli: Paticca-samuppada-vibhanga Sutta: Analysis of Dependent Co-arising Diterjemahkan dari bahasa Pali oleh : Bhikkhu
LEMBAR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN SMA EHIPASSIKO SCHOOL BSD
LEMBAR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2016-2017 SMA EHIPASSIKO SCHOOL BSD Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Hari, Tanggal : Rabu 8 Maret 2017 Kelas/Semester : XII/VI Alokasi Waktu : 120 menit
MANFAATKANLAH WAKTU ANDA
MANFAATKANLAH WAKTU ANDA Oleh : Lie Jan Tjong ( Aji ) 1. Waktu tidak terbatas. Berbicara tentang waktu, tentunya tidak terlepas dari putaran bumi yang mengelilingi matahari, yang disebut rotasi. Kita tidak
Citta adalah keadaan yang mengetahui objek atau keadaan yang menerima, mengingat, berfikir dan mengetahui objek.
Citta adalah keadaan yang mengetahui objek atau keadaan yang menerima, mengingat, berfikir dan mengetahui objek. Adalah sankhata dhamma, tertampak dilahirkan, tertampak dilahirkan, tertampak lenyapnya
KISAH INSPIRATIF PUTERI BUDDHA
i KISAH INSPIRATIF PUTERI BUDDHA Free Distribution Only Penerbitan PVVD 2012 ii Pustaka 34 Penerbitan PVVD Kisah Inspiratif Puteri Buddha Penerjemah Tim Penerbitan PVVD Widya Putra - Fernandy- Rini Oktaviani
DEWAN PENGURUS DAERAH PEMUDA THERAVADA INDONESIA SUMATERA UTARA
www.patria.or.id Pesan Sang Buddha Bhikkhu Dhammavuddho Maha Thera DEWAN PENGURUS DAERAH PEMUDA THERAVADA INDONESIA SUMATERA UTARA www.patria.or.id 1 Namo Tassa Bhagavato Arahato Samma Sambuddhassa PENDAHULUAN
