BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENGAMATAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENGAMATAN"

Transkripsi

1 BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENGAMATAN Seperti yang telah diketahui, bahwa PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang Asuransi jiwa. Dalam perusahaan Asuransi jiwa, beberapa kegiatan yang sering dilakukan anatara lain pencetakan polis, pembayaran premi maupun penanganan klaim. Salah satu jenis klaim di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta adalah klaim ekspirasi atau klaim Jatuh tempo. Proses klaim dilakukan oleh bagian pertanggungan secara manual dan aplikasi komputer. Proses klaim ekspirasi di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta adalah sebagai berikut: a. Secara Manual Proses secara manual adalah proses yang dilakukan tanpa bantuan komputer atau sistem lainnya melainkan menggunakan sumber daya manusia dengan bantuan pensil dan sejenisnya. Proses secara manual yang dilakukan di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta adalah ketika mengoreksi persyaratan yang dikumpulkan oleh pemegang polis dengan menggunakan pensil untuk memberi tanda ceklis untuk dokumen yang lengkap dan melingkari untuk dokumen yang salah, sedangkan untuk proses selanjutnya menggunakan aplikasi komputer. b. Secara aplikasi komputer Proses secara aplikasi komputer meliputi: meng-input data, memprosesnya pada bagian pertanggungan dan menghasilkan output. Proses ini membutuhkan sebuah sistem untuk menunjang kelancaran proses klaim ekspirasi di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta. Untuk itu, kantor pusat mendesain sebuah aplikasi komputer JL-Indo dan GL-indo yang dapat digunakan semua kantor cabang, kantor wilayah maupun kantor pusat untuk proses penyelesaian klaim ekspirasi. Aplikasi JL-Indo digunakan 43

2 44 untuk polis perseorangan (PP) sedangkan GL-Indo digunakan untuk polis kumpulan (PK). Aplikasi JL-Indo di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta bertujuan unuk menghasilkan ouput nota desisi sebagai surat keputusan bayar yang digunakan untuk mencetak SIP (Surat ijin pembayaran) manfaat asuransi. Pengajuan dan pembayaran klaim ekspirasi dapat selesai tepat, cepat dan efisien sehingga kepuasan konsumen terhadap pelayaan PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta meningkat. Pernyataan tersebut juga didukung pendapat kasi pertanggungan Bapak Rodiq Rovian pada wawancara tanggal 8 April 2016 sebagai berikut : Proses klaim ekspirasi di PT. Asuransi Jiwasraya (persero) cabang Surakarta dilakukan secara manual dan sistem komputer. Sistem manual dilakukan pada saat mengoreksi persyaratan yang dikumpulkan oleh pemegang polis seperti pengecekkan formulir pengajuan klaim yang terdapat banyak poin yang harus diisi. Pengoreksian formulir ini menggunakan pensil dengan cara melingkari bagian yang salah dan memberikan tanda cek list untuk yang benar. Sedangkan langkah selanjunya dilakukan secara aplikasi komputer dengan menggunakan aplikasi JL-Indo. Dengan aplikasi JL-Indo dapat mempercepat proses penyelesaian klaim ekspirasi, selain itu juga dapat meminimalisir kesalahan karena nominal uang klaim akan secara otomatis muncul. Proses secara manual dan secara aplikasi komputer dilakukan oleh bagian peranggungan. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan penulis, prosedur pengajuan klaim ekspirasi adalah sebagai berikut :

3 45 Gambar 4.1 Prosedur Pengajuan klaim ekspirasi Datang ke kantor Jiwasraya Pengisian Formulir dan pengupulan berkas persyaratan Proses pengajuan Klaim Sumber: PP klaim PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta Penjelasan prosedur pengajuan klaim ekspirasi di PT Asuransi Jiwsraya (Persero) cabang Surakarta : 1. Tertanggung/ pemegang polis datang langsung ke kantor asuransi terdekat. Semua klaim termasuk klaim ekspirasi dapat diproses disemua kantor Asuransi Jiwasraya (Persero) diseluruh Indonesia, karena pengarsipan polis telah dilakukan secara online melalui aplikasi SAE (Sistem Arsip Elektronik) sehingga. Namun, untuk pengajuan di luar kantor cabang asal, harus membuat nota pengajuan jatuh tempo ke kantor cabang asal. 2. Pengisian formulir oleh tertanggung, kemudian mengumpulkan syarat-syarat klaim ekspirasi berupa polis asli, fotokopi KTP, dan bukti pembayaran premi terakhir. Transfer manfaat ke rekening pemegng polis

4 46 3. Setelah itu, akan diproses pada bagian pertanggungan menggunakan aplikasi JL-Indo jika Polis Perseorangan (PP). 4. Setelah proses klaim selesai, manfaat asuransi/ uang klaim ditransfer atau dibayarkan Cash kepada pemegang polis. Menurut pegawai seksi pertanggungan di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta, Ibu Izzatun Nisa mengenai proses pengajuan klaim ekspirasi adalah sebagai berikut : Proses pengajuan klaim ekspirasi sangat mudah, dapat diselesaikan dalam beberapa jam saja jika syarat dan ketentuan sudah dilengkapi, atau paling lambat 8 hari kerja karena sekarang sudah menggunakan sistem digital. Pihak tertanggung hanya datang ke kantor asuransi Jiwasraya cabang terdekat dan melengkapi persyaratan kemudian akan di proses menggunakan aplikasi JL-Indo/ GL-indo sesuai dengan jenis polisnya (wawancara, 12 Februari 2016) A. Komponen-komponen sistem informasi dalam pengajuan dan pembayaran klaim ekspirasi di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta Berdasarkan hasil pengamatan penulis di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta pada bagian pertanggungan yang mempunyai tugas utama antara lain : Melaksanakan pembayaran klaim ekspirasi, klaim penebusan, klaim tahapan, klaim berkala, klaim anuitas dan penggadaian. Melakukan supervisi penerbitan polis dan berita keputusan dari aplikasi (Surat Asuransi Jiwa) yang masuk. Membuat laporan biaya asuransi, laporan perkembangan portofolio dan perkembangan laporan ISO. Membantu agen dalam hal permintaan tarif, memberikan perhitungan premi dan penutupan polis. Memberikan informasi kepada pemegang polis apabila ada pertanyaan. Pemeliharaan portofolio seperti: penghidupan polis, permintaan duplikat polis, perubahan status polispada maser dan koreksi polis. Melakukan korespondensi (pembuatan nota-nota dan surat menyurat). Pencetakan berita keputusan untuk membantu operasional agen.

5 47 Dari ke delapan tugas pokok seksi pertanggungan, yang akan dibahas oleh penulis adalah melaksanakan proses klaim. Di PT. Asuransi Jiwasraya (persero) cabang Surakarta terdapat beberapa jenis klaim diantaranya adalah klaim tebus, klaim tahapan, klaim anuitas/ beasiswa, klaim meninggal dunia, klaim gadai dan klaim ekspirasi/ jatuh tempo. Dalam laporan tugas akhir ini, penulis akan membahas mengenai pengajuan dan pembayaran klaim ekspirasi/ klaim jatuh tempo khususnya mengenai sistem informasinya yaitu apikasi JL-Indo. Sistem informasi pengajuan dan pembayaran klaim merupakan hal yang penting untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta khususnya pada bagian pertanggungan untuk memberikan pelayanan yang memuaskan kepada para nasabah dalam proses klaim. Sistem pengajuan dan pembayaran klaim merupakan prosedur atau rangkaian menginput data dari nasabah, kemudian memprosesnya sehingga mengeluarkan output dengan teknologi. Proses penanganan klaim ekspirasi dengan sistem aplikasi JL-indo, hanya bisa dilakukan oleh pegawai PT. Asuransi Jiwasraya (Persero). Karena dalam menu awal terdapat User ID dan password. User ID diisi nama pegawai dan Pasword diisi pasword yang hanya pegawai tersebut yang mengetahuinya. Karena setiap pegawai mempunyai pasword yang berbedabeda. Pengaplikasian JL-indo untuk penanganan klaim dimulai dari data yang merupakan bahan mentah yang diperoleh dari dokumen BAP (bendel arsip polis). Kemudian data tersebut diproses dan mengeluarkan output nota desisi yaitu surat keputusan bayar yang isinya jumlah uang yang dibayarkan ke tertanggung/ pemegang polis. Tugas aplikasi JL-Indo dalam pengajuan dan pembayaran klaim ekspirasi adalah melakukan pengolahan data mengenai hal-hal yang berkaitan dengan klaim ekspirasi. Menurut Jogiyanto (2005: 43-52), untuk melakukan pengolahan data tersebut, maka diperlukan komponen-komponen didalamnya, yaitu komponen input, komponen database, komponen process, komponen output serta komponen pendukung lainnya yaitu komponen

6 48 teknologi dan komponen kontrol. Disini, penulis akan menjelaskan lebih jelas mengenai komponen-komponen aplikasi JL-Indo dalam pengajuan dan pembayaran klaim ekspirasi di PT. Asuransi Jiwasraya cabang Surakarta : 1. Komponen Input Proses Input diawali dengan menyusun berkas-berkas persyaratan yang telah dikumpulkan oleh pemegang polis. Penyusunan berkas persyaratan ini dimaksudkan agar mempermudah proses penginputan data. Data yang diinput berupa nomer polis, jenis klaim, dan tanggal pengajuan klaim yang terdapat pada dokumen formulir pengajuan klaim. Adapun berkas persyaratan klaim ekspirasi sebagaimana yang tercantum dalam Syarat-syarat Umum Polis Asuransi Jiwa Perorarngan (SUP) pasal 18 ayat (2) huruf a adal;ah sebagai berikut : Fotokopi tanda bukti diri dari pemegang polis Polis asli yang bersangkutan; Bukti pembayaran premi terakhir yang sah (premi lunas) Urutan Penyusunan berkas persyaratan tersebut adalah lembar pertama yaitu formulir pengajuan klaim yang ditulis oleh pemegang polis, lembar kedua adalah bukti pembayaran premi terakhir, ketiga fotokopi KTP, dan lembar keempat adalah polis asli Pengumpulan berkas persyaratan klaim ekspirasi maksimal adalah 3 tahun sejak tanggal ekspirasi/ jatuh tempo. Setelah itu maka pengajuan klaim ekspirasi akan ditolak oleh pihak penanggung (perusahaan asuransi). Misalnya apabila jatuh tempo sebuah polis asuransi adalah bulan Maret 2016, maka berkas persyaratan klaim ekspirasi dikumpulkan sebelum bulan Maret Hambatan yang sering terjadi adalah dalam pengumpulan polis asli. Ini disebabkan karena masa kontrak asuransi jiwa adalah jangka panjang bisa sampai 20 tahun bahkan lebih sehingga menyebabkan polis asli hilang. Ini bisa ditanggulangi dengan duplikat polis. Duplikat polis adalah pembuatan polis baru dikarenakan polis asli telah hilang. Proses pembuatan polis duplikat memerlukan waktu yang cukup lama hingga 3

7 49 bulan bahkan lebih. Karena prosesnya tidak hanya dikantor cabang dan kantor wilayah tapi langsung dari kantor pusat. Apabila polis duplikat telah jadi, maka polis asli tidak berlaku. Kesempatan membuat polis duplikat hanya 3 kali saja. Biaya pembuatan polis duplikat pertama adalah Rp , kedua Rp dan yang ketiga Rp jika berkas persyaratan belum lengkap dan salah maka berkas akan dikembalikan lagi kepada pemegang polis untuk dilengkapi. Dan jika masih ada hambatan-hambatan yang penulis sebutkan diatas maka klaim tidak dapat diproses lebih lanjut. Pemberitahuan dilakukan melalui telepon atau sms pribadi. Pernyataan tersebut didukung oleh pendapat kasi pertanggungan bapak Rodiq Rovian (wawancara 8 April 2016) : Syarat pengajuan klaim ekspirasi sangat simpel dibandingkan dengan syarat klaim lainnya seperti klaim meninggal dunia, yaitu hanya mengumpulkan polis asli, fotokopi KTP, pembayaran premi terakhir dan formulir pengajuan klaim. Semua persyaratan tersebut harus dikumpulkan oleh pemegang polis maksimal Setelah berkas persyaratan 3 tahun sejak tanggal ekspirasi. Umumnya, hambaan yang paling sering terjadi adalah pengumpulan polis asli dikarenakan hilang. Kendala ini bisa diatasi dengan membuat polis duplika sebagai penggani polis baru. Untuk persyaratan yang belum lengkap atau salah maka akan diberitahukan kepada pemegang polis melalui telepon pribadi atau sms. Berkas persyaratan yang telah lengkap kemudian digandakan oleh staff pertanggungan. Penggandaan tersebut antara lain : a. Formulir pengajuan klaim : digandakan menjadi dua untuk bagian pertanggungan dan bagian keuangan b. Polis asli : digandakan menjadi dua, polisasli untuk bagian pertanggungan dan fotokopi unuk bagian keuangan c. Fotokopi KTP : digandakan menjadi dua untuk bagian pertanggungan dan bagian keuangan d. Bukti pembayaran premi terakhir : digandakan menjadi dua, bukti pembayaran asli untuk bagian keuangan dan fotokopi untuk bagian peratanggungan.

8 50 2. Komponen Basis Data/ Data Base Data-data yang disimpan dalam bentuk basis data adalah data permohonan klaim ekspirasi yang masuk pada bagian pertanggungan. Aplikasi JL-Indo memiliki database terpusat (centralized database), jadi data seluruh kantor cabang PT. Asuransi Jiwasraya tersimpan dalam satu database dengan server data center yang berada di kantor pusat. Sehingga semua data yang masuk bisa terbaca di seluruh kantor Asuransi Jiwasraya seluruh Indonesia. Basis data berfungsi untuk menyimpan data-data dari input data yang kemudian disimpan, setelah masuk langsung diproses dalam bank data. Sehingga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, dapat dicari menggunakan aplikasi JL-Indo. Aplikasi JL-Indo memiliki menu Bank Data yang akan membantu menyembunyikan data-data mengenai nasabah yang biasanya hanya tersimpan di komputer dan arsip di gudang. Selain itu, dengan aplikasi JL-Indo juga dapat mempermudah dalam pencarian data apabila dibutuhkan mendadak dari pada harus mencari digudang atau dikomputer yang membutuhkan waktu lebih lama. 3. Komponen Process Setelah melakukan input data makaproes selanjutnya adalah process/ proses. Proses merupakan prosedur kerja. Berikut adalah prosedur kerja dalam pengajuan dan pembayaran klaim ekspirasi di PT. Asuransi Jiwasraya (persero) cabang Surakarta :

9 51 Gambar 4.2 Alur proses pengurusan klaim ekspirasi Mengagendakan berkas masuk Pengecekan berkas persyaratan Entri data Pencetakan nota desisi Sumber: PP Klaim Ekspirasi PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta a. Mengagendakan berkas yang masuk Setelah menerima berkas persyaratan dari nasabah dan telah lengkap maka dilakukan agenda ke dalam log book. Log book adalah buku persyaratan yang berisi masalah-masalah yang membutuhkan tindak lanjut (follow up).

10 52 Gambar 4.3 Tampilan log book Sumber: PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta b. Pengecekan berkas persyaratan Melakukan pengecekkan berkas persyaratan yang dikumpulkan oleh narasumber. Pengecekkan berkas persyaratan dilakukan oleh bagian pertanggungan secara manual dan seara sisem kompuer. Secara manual menggunakan pensil dan secara sistem komputer menggunakan aplikasi JL-Indo dengan menu manajemen informasi. Didalam menu ini, pegawai dapat melakukan pengecekkan kebenaran pengajuan klaim ekspirasi tersebut. Bila ada kesalahan atau kecurangan dari pemegang polis, maka klaim ekspirasi bisa ditolak oleh pihak penanggung. Hal ini dikarenakan semua berkas di PT. Asuransi Jiwasraya (persero) cabang Surakarta telah diarsipkan secara online. Pernyatan ini

11 53 didukung dengan pendapat seksi pertanggungan bapak Rodiq Rovian pada wawancara 8 April 2016 sebagai berikut : proses yang paling lama dalam proses klaim ekspirasi adalah tahap pengecekkan, dimana bagian pertanggungan harus mengecek secara manual dan secara sistem komputer menggunakan aplikasi JL-Indo. Semua berkas pemegang polis telah diarsipkan secara online dilengkapi dengan barcode. Dulu pernah terjadi penipuan dengan memalsukan barcode, namun berkat pengarsipan secara online yang dilengkapi dengan barcode, kecurangan tersebut ketahuan setelah di cek dengan alat barcode data tidak muncul dan akhirnya permohonan klaim ditolak. c. Entri data Entri data dilakukan melalui aplikasi JL-Indo dengan server Jiwasraya pusat (Jakarta). Entri data dilakukan oleh bagian pertanggungan. Langkah-langkah dalam meng-entridata adalah sebagai berikut : - Langkah pertama adalah membuka aplikasi JL-Indo dengan alamat - Selanjutnya akan muncul tampilan awal, kemudian log in menggunakan user ID dan pasword. Gambar 4.4 Tampilan awal aplikasi JL-indo Sumber: PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta

12 54 - Setelah log in, maka akan muncul menu utama aplikasi JL- Indo, aplikasi JL-indo memiliki beberapa menu diantaranya adalah sebagai berikut : Gambar 4.5 Tampilan menu aplikasi JL-Indo Sumber: PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta Gambar 4.5 diatas merupakan menu menu yang terdapat di dalam aplikasi JL-Indo bagian pertanggungan. Masing-masing menu diatas, mempunya fungsi yang berbeda, berikut adalah fungsinya : Bank data : meng-entri data nasabah Asuransi perjalanan : (belum di operasikan) All New Unit Link : untuk proses entri JL-4 (JS pro mapan dan JS pro idaman) Pemeliharaan polis : untuk membuat polis duplikat dan pengajuan klaim. Pertanggungan baru : untuk membuat polis baru Manajemen informasi : untuk melakukan pengecekan polis. JL-Indo Roadmap : (belum di operasikan)

13 55 Sistem utilitas : untuk mengubah user ID dan pasword oleh pegawai PT. Asuransi Jiwasraya. Menurut pegawai seksi pertanggungan di PT. Asuransi Jiwasraya Surakarta, Ibu Izzatun Nisa mengenai proses pengajuan klaim ekspirasi adalah sebagai berikut : Dalam pengajuan klaim menggunakan aplikasi JL-Indo sanagatlah mudah dan cepat, karena sudah menggunakan sistem digital. Namun, perlu diketahui dalam menjalankan aplikasi JL-indo harus memiliki pengetahuan dulu mengenai menu di JL-indo, karena aplikasi JL-indo tidak hanya digunakan untuk proses klaim saja. Dalam proses klaim juga berbeda-beda tergantung jenis klaimnya, jadi beda jenis klaim beda menunya (wawancara 12 Febuari 2016) - Untuk melakukan proses klaim maka dipilih menu pemeliharaan polis, sesuai dengan fungsi yang telah dijelaskan diatas. Menu pemeliharaan polis adalah menu yang disediakan untuk melakukan pemeliharaan polis diantaranya adalah proses pengajuan klaim dan pemeliharaan lainnya seperti pembuatan polis duplikat. Berikut adalah menu yang terdapat didalam menu pemeliharaan polis:

14 56 Gambar 4.6 Menu-menu pemeliharaan polis Sumber: PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta Untuk proses klaim, maka dipilih menu klaim asuransi yang didalamnya terdapat : pengajuan klaim untuk melakukan proses klaim status proses klaim untuk mengecek apakah proses klaim telah dilakukan atau belum dilakukan. Pengajuan klaim tahapan astha plus kolektif untuk pengajuan klaim khusus tahapan produk astha plus kolektif. Pengajuan klaim JS extra income kolektif untuk pengajuan klaim khusus produk JS ektra income kolektif Pengajuan klaim anuitas kolektif untuk pengajuan klaim khusus produk anuitas kolektif.

15 57 Status proses klaim anuitas kolektif digunakan untuk pengecekan status klaim khusus produk anuitas kolektif. Dari keenam menu tersebut, untuk melakukan proses klaim ekspirasi/ jatuh tempo maka dipilih menu pengajuan klaim. Maka akan muncul tampilan sebagai berikut : Gambar 4.7 form pengajuan klaim ekspirasi Sumber: PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta Gambar 4.7 diatas merupakan gambar form klaim ekspirasi untuk melakukan input nomer polis, jenis klaim dan tanggal pengajuan klaim ekspirasi. Langkah-langkah dalam input data adalah sebagai berikut : Klaim diajukan : pada kolom ini, diisi jenis klaim yang diajukan yaitu klaim ekspirasi/ jatuh tempo. Tanggal pengajuan : pada kolom ini, diisi tanggal pengajuan klaim ekspirasi yang diajukan oleh nasabah, contohnya tanggal 29 Januari Nomor polis : pada kolom ini, diisi nomor polis yang tertera dalam polis asli, contohnya PC

16 58 Setelah ketiga kategori tersebut diisi maka secara otomatis kategori yang lain akan muncul karena arsip polis telah diarsipkan secara digital melalui aplikasi SAE (sistem arsip polis). Namun, apabila ketiga kategori tersebut telah diisi dan kategori yang lain tidak muncul secara otomatis, maka klaim ekspirasi sudah pernah dilakukan sebelumnya. Jadi, dengan aplikasi JLindo ini, klaim tidak dapat dilakukan lebih dari 1 kali sehingga meminimalkan kecurangan pegawai/ pihak pemegang polis. Apabila semua kolom telah terisi, maka klik tombol cek polis dan akan muncul tampilan daftar polis, sebagai berikut : Gambar 4.8 Tampilan dafar polis Sumber: PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta d. Mencetak nota desisi Setelah serangkaian input data dilakukan, dan tidak ada kesalahan maka dilakukan pencetakan nota desisi. Nota desisi

17 59 adalah surat keputusan bayar yang isinya jumlah uang yang dibayarkan ke tertanggung/ pemegang polis. 4. Komponen Output/ keluaran Setelah dilakukan serangkaian process pengolahan informasi, tahap selanjunya adalaha tahap keluaran/ output. Adapun output dalam sistem informasi pengajuan dan pembayaran klaim ekspirasi ini adalah berupa nota desisi. Gambar 4.9 Tampilan Nota Desisi Sumber: PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta Gambar 4.9 diatas adalah bentuk dari nota desisi. Setelah dicetak, nota desisi kemudian diserahkan kepada kepala kantor cabang (bapak Slamet) untuk ditandatangani. Apabila nominal yang harus dibayarkan

18 60 kurang dari Rp maka dapat langsung dibayarkan oleh kantor cabang melalui transfer ke rekening pemegang polis atau dibayar cash. Namun, apabila nominal yang harus dibayarkan lebih besar dari Rp maka harus meminta perijinan dari kantor wilayah. Setelah Nota desisi ditandatangani oleh kepala kantor cabang Surakrta, nota desisi digandakan menjadi dua. Nota desisi asli untuk pegawai administrasi dan fotokopi nota desisi untukbagian pertanggungan sebagai arsip. Selanjutnya nota desisi asli akan diproses oleh pegawai administrasi keuangan dan umum untuk mencetak SIP. SIP adalah surat ijin pembayaran yang digunakan kasir keuangan untuk mencairkan dana guna diberikan ke tertanggung/ pemegang polis. Sebelum dana dicairkan oleh bagian kasir keuangan, SIP terlebih dahulu di cek kebenarannya oleh bagian kasi keuangan. Salah satu yang harus di cek biasanya adalah nominal uang dalam bentuk dolar yang harus diubah dahulu dalam bentuk rupiah. Setelah dicek dan dinyatakan benar maka SIP diserahkan kepada kepala kantor cabang untuk ditandatangani. Kemudian diserahkan kepada kasir keuangan untuk mencairkan dana manfaat asuransi. Manfaat asuransi dapat dibayarkan dengan cara tunai atau transfer. Apabila tunai, maka SIP digandakan menjadi 3 yaitu untuk pemegang polis, bagian pertanggungan, dan bagian keuangan. Sedangkan apabila dibayarkan melalui transfer, SIP digandakan menjadi 2 yaitu untuk bagian pertanggungan dan bagian keuangan. Pernyataan tersebut didukung oleh pendapat pegawai administrasi keuangan bapak Arif Iswanto (wawancara 8 April 2016) : Dari SIP yang saya proses kemuadian dicek terlebih dahulu oleh bagian kasi keuangan biasanya adalah nominal dalam bentuk dolar karenaharus di ubah dalam bentuk rupiah terlebih dahulu. Setelah SIP dicek oleh kasi keuangan dan benar kemudian diserahkan kepada kasir keuangan untuk pencairan dana manfaat asuransi. Manfaat asuransi tersebut bisa dibayarkan dengan dua cara yaitu tunai dan transfer.apabila dibayarkan tunai maka SIP digandakan menjadi 3 yaitu untuk bagian pertanggungan, keuangan, dan pemegang polis. Sedangkan apabila dibayarkan melalui transfer, SIP digandakan menjadi 2yaitu untuk bagian pertanggungan dan keuangan.

19 61 5. Komponen Teknologi Teknologi merupkan salah satu komponen penunjang yang penting dalam sistem informasi pengurusan klaim ekspirasi,tanpa adanya teknologi yang mendukung maka sistem informasi tidak akan menghasilkan informasi yang tepat waktunya. Dalam sistem informasi terdapat beberapa komponen teknologi yaitu : a. Perangkat keras Penggunaan komputer sebagai media didalam menjalankan sistem informasi mutlak diperlukan karena adanya komputer tersebut telah menempatkan komputer sebagai pengolah data didalam kedudukan yang sangat penting. Pada bagian pertanggungan di PT. Asuransi Jiwasraya (persero) cabang Surakarta dalam melakukan proses klaim ekspirasi telah memadai, seperti yang dikemukakan oleh bapak Rodiq Rovian sebagai kasi pertanggungan (wawancara, 8 April 2016) : Pada bagian pertanggungan teknologi yang digunakan sudah cukup memadai yaitu terdapat 2 komputer pentium 4, memory RAM, 2 printer, dan 2 dotmatrix. Dari wawancara tersebut maka dapat diuraikan bahwa perangkat keras (hardware) yaitu komputer sebagai sub-sistem dari sistem komputer juga memunyai komponen yaitu: Komponen alat masukan, terdiri dari dua mouse, dua keyboard, dan dua unit komputer. Komponen alat proses, terdiri dari dua CPU, prosessor pentium 4, dan memori RAM. Komponen alat keluaran yang digunakan berbentuk hardcopy (kertas dengan menggunakan media printer dan dotmatrixs yang digunakan secara bersama sama dan berbentuk softcopy (file/ flashdisk)

20 62 b. Perangkat lunak Aplikasi yang digunakan dalam pengurusan klaim ekspirasi adalah aplikasi JL-Indo dengan server utama kantor pusat, pihak PT. Asuransi Jiwasraya (persero) cabang surakarta sebagai kantor cabang hanya bertugas mengentri data yang selanjutnya akan diproses kantor pusat. c. Teknisi/ sumber daya manusia Teknisi/ sumber daya manusia adalah pihak yang mengoperasikan aplikasi JL-Indo dalam pemprosesan klaim ekspirasi. Terdapat dua orang teknisi yang bertugas dalam pemprosesan klaim ekspirasi. Kedua teknisi tersebut sebagai berikut: Bapak Rodiq Rovian A (Kasi pertangungan) Ibu Izatun Nisa (Pegawai Administrasi Pertanggungan) d. Teknologi sistem telekomunikasi/ jaringan Dibutuhkan jaringan komputer untuk mendukung proses entri data, dalam proses tersebut harus disambungkan dengan jaringan LAN. Tujuan pemasangan jaringan LAN adalah media komunikasi dalam pengolahan data. Tanpa adanya jaringan LAN, aplikasi JL-Indo tidak bisa digunakan walaupun terdapat wifi. Pernyataan tersebut didukung oleh pendapat pegawai administrasi operasional dan penjualan bapak Rachmad Santoso (wawancara 8 April 2016) : Aplikasi JL-Indo hanya bisa digunakan apabila menggunakan jaringan LAN, walaupun ada wifi namun tidak ada jaringan LAN aplikasi JL-Indo tidak bisa digunakan. 6. Komponen Kontrol Komponen kontrol meliputi kontrol ketepatan, kontrol keamanan dan kontrol privasi. Ketiga komponen tersebut telah diterapkan pada bagian pertanggungan di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta. Sebelum data di input, dilakukan prosedur kontrol. Hal ini dilakukan untuk menjamin data yang masuk ke dalam sistem adalah data

21 63 yang benar. Berikut adalah penjelasan mengenai komponen kontrol sebagai berikut : a. Kontrol ketepatan Kontrol ketepatan dilakukan untuk memastikan data yang masuk ke dalam sistem adalah data yang benar dan akurat. Kontrol ketepatan dilakukan secara manual oleh pegawai seksi pertanggungan menggunakan pensil mulai dari proses input data sampai output data. b. Kontrol keamanan Kontol keamanan dimaksudkan untuk menjaga keakuratan data dan menghindari terjadinya kerusakan. Jadi data yang masuk di bagian pertanggungan PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta diproses dan disimpan ke dalam komputer server dalam bentuk softfile, dan mengarsipkan data ke dalam rak arsip dalam bentuk hardfile. Ini dilakukan untuk menghindari adanya kerusakan pada database atau hilangnya arsip. c. Kontrol Privasi Kontrol privasi dilakukan dengan menggunakan sistem management user yang mengharuskan akses penggunaan sesuai dengan level dan kewenangannya dengan cara menggunakan User ID dan Pasword. Dengan kontrol sistem management user ini akuntabilitas data lebih dapat dijalankan, karena untuk mengakses dan merubah data hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki wewenang. Kontrol privasi ini penting untuk menghindari penyalahgunaan data pribadi nasabah. B. Kelebihan aplikasi JL-Indo dalam pengajuan dan pembayaran klaim ekspirasi di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta Dengan menggunakan Aplikasi JL-Indo, proses pengajuan dan pembayaran klaim ekspirasi menjadi lebih mudah, cepat dan tepat. Ini disebabkan karena Aplikasi JL-Indo memiliki beberapa kelebihan, antara lain :

22 64 1. Aplikasi JL-Indo merupakan sistem online, jadi data yang diinput dapat terbaca di semua kantor PT. Asuransi Jiwasrya. 2. Menggunakan jaringan LAN sehingga meminimalisir kendala dalam mengakses yang dikarenakan sinyal. 3. Bekerja secara otomatis, maksudnya Aplikasi JL-Indo, hanya bisa melakukan klaim ekspirasi sebanyak 1 kali dalam nomer polis yang sama. Sehingga tidak bisa terjadi kecurangan oleh pihak pegawai atau pemegang polis. 4. Proses pengajuan dan pembayaran klaim ekspirasi dapat dilakukan lebih cepat, tepat dan akurat, karena dilakukan secara digital dimana semua data yang diperlukan sudah terdapat pada aplikasi tersebut dan jumlah pembayaran klaim juga bisa secara otomatis muncul dengan perhitungan rumus yang ditetapkan. C. Kelemahan Aplikasi JL-Indo dalam pengajuan dan pembayaran klaim ekspirasi di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta Menurut pegawai seksi pertanggungan di PT. Asuransi Jiwasraya Surakarta, Ibu Izzatun Nisa tentang aplikasi JL-Indo dalam proses pengajuan dan pembayaran klaim ekspirasi adalah sebagai berikut: Penggunaan apliksii JL-Indo dalam proses pengajuan klaim ekspirasi sudah cukup membantu, namun untuk menggunakan aplikasi JL- Indo harus memiliki pengetahuan terlebih dahulu mengenai menu-menu dan fungsinya, karena sistem JL-Indo tidak hanya digunakan untuk pengajuan klaim saja. Kesulitan yang lain adalah masalah jaringan, Aplikasi JL-Indo masih sering terjadi eror ketika digunakan dan biasanya karena koneksi. Sedangkan untuk keseluruhannya, aplikasi JL-Indo sudah cukup membantu dalam proses pengajuan dan pembayaran klaim ekspirasi (wawancara, 12 Februari 2016).

23 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis yang telah penulis uraikan pada bab sebelumnya mengenai Sistem Informasi Aplikasi JL- Indo dalam Pengajuan dan Pembayaran Klaim Ekspirasi di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta, maka penulis dapat menarik beberapa kesimpulan, bahwa sistem informasi Aplikasi JL-Indo dalam pengajuan dan pembayaran klaim ekspirasi di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta terdiri dari 6 komponen, yaitu: 1. Komponen Input Syarat-syarat yang harus dipenuhi pemegang polis untuk pengajuan klaim ekspirasi adalah mengumpulkan fotokopi KTP, Polis Asli, bukti pembayaran premi terakhir dan pengisian formulir pengajuan klaim. Dalam proses permohonan klaim ekspirasitidak terjadi kesulitan bagi pegawai bagian pertanggungan, namun yang menjadi hambatannya adalah pengumpulan berkas oleh pemegang polis yang berlarut-larut sehingga menghambat proses penanganan klaim ekspirasi. 2. Komponen Basis data/ database Basis data berfungsi untuk menyimpan data-data dari input data yang kemudian disimpan, setelah masuk langsung diproses dalam bank data. Basis data (database) aplikasi JL-Indo memiliki basis data terpusat (centralized database) sehingga memudahkan pegawai dalam mencari data mengenai nasabah Asuransi Jiwasraya diseluruh Indonesia. Oleh karena itu, pengajuan klaim dapat di lakukan di semua kantor Asuransi Jiwasraya. Dengan adanya basis data juga memudahkan pencarian apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. 65

24 66 3. Komponen Process Setelah berkas persyaratan dilengkapi oleh pemegang polis, maka langkah selanjutnya adalah proses. Langkah pertama yang dilakukan adalah dengan pengecekan kebenaran berkas persyaratan. Apabila berkas persyaratan dianggap benar maka akan diproses lebih lanjut menggunakan aplikasi JL-Indo. Dalam pengecekan berkas pesyaratan, dilakukan secara manual dan secara sistem komputer. Oleh karena itu, pengecekkan berkas persyaratan membutuhkan waktu yang lebih lama dan ketelitian. 4. KomponenOutput Hasil keluaran/output dari serangkaian proses yang dilakukan oleh pegawai seksi pertanggungan dengan aplikasi JL-Indo adalah nota desisi. Nota desisi merupakan surat keputusan bayar yang digunakan untuk mencetak SIP (Surat Ijin Pembayaran) pada bagian keuangan. Setelah Nota desisi dicetak maka SIP bisa dicetak oleh bagian keuangan, namun sebelum nota desisi diberikan kepada bagian keuangan, nota desisi diserahkan terlebih dahulu kepada kepala kantor cabang PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta untuk di tandatangani. Apabila nominal yang harus dibayarkan kurang dari Rp maka dapat langsung dibayarkan oleh kantor cabang melalui transfer ke rekening pemegang polis atau dibayar cash. Namun, apabila nominal yang harus dibayarkan lebih besar dari Rp maka harus meminta perijinan dari kantor wilayah. 5. Komponen Teknologi Komponen teknologi merupakan komponen penunjang yang penting. Karena tanpa adanya komponen teknologi aplikasi JL-Indo tidak bisa digunakan. Komponen teknologi di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta telah memadai dan menunjang proses klaim ekspirasi. Namun hambatannya adalah pada teknisi atau sumber daya manusia yang hanya memiliki 2 sumber daya manusia saja sedangkan memiliki tugas yang banyak salah satunya adalah

25 67 melaksanakan pembayaran klaim ekspirasi dengan rangkaian proses yang panjang dan membutuhkan keelitian. 6. Komponen Kontrol Komponen kontrol meliputi kontrol ketepatan, kontrol keamanan dan kontrol privasi. Ketiga komponen tersebut telah diterapkan pada bagian pertanggungan dalam proses klaim ekspirasi di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta, sehingga dalam proses pembayaran klaim ekspirasi prosesnya sudah berjalan dengan lancar dan aman. Jadi, sistem informasi Aplikasi JL-Indo dalam pengajuan dan pembayaran klaim ekspirasi di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta adalah serangkaian dari beberapa komponen yang dapat menerima masukan data (input) dan instruksi, mengolah data kemudian menghasilkan sebuah output yang dapat bermanfaat bagi penggunanya dengan didukung komponen teknologi, basis data dan komponen kontrol. Dengan adanya aplikasi JL-Indo, pengajuan klaim ekspirasi oleh pemegang polis dapat dilakukan dengan cepat, tepat dan akurat karena diolah secara canggih dengan aplikasi komputer sehingga informasi sebagai output bisa menjadi informasi yang akurat. B. Saran Berdasarkan pengamatan yang penulis lakukan, pada kegiatan Sistem Informasi Aplikasi JL-Indo dalam Pengajuan dan Pembayaran Klaim Ekspirasi di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) cabang Surakarta sudah berjalan dengan baik. Tetapi masih ada permasalahan yaitu jumlah tenaga kerja/ SDM yang mampu menggunakan aplikasi JL-Indo dalam pengajuan dan pembayaran klaim Ekspirasi. Maka pada kesempatan ini, penulis ingin memberikan saran yang berkaitan dengan masalah tersebut yaitu: 1. Sebaiknya tugas pegawai di bagian pertanggungan sebagian dilimpahkan ke bagian lain, yang diharapkan agar proses

26 68 pengajuan dan pembayaran klaim tidak terkendala dengan tugas lainnya. Termasuk pembayaran klaim ekspirasi bisa dilakukan dengan cepat dan tepat sehingga menambah kepercayaan masyarakat terhadap PT. Asuransi Jiwasraya (persero) cabang Surakarta. Sehingga tidak diperlukanuntuk menambah tenaga kerja lagi guna mengisi kekurangan sumber daya manusia di bagian Pertanggungan dan dapat meminimalisir pengeluaran biaya untuk memberikan gaji kepada pegawai baru. 2. Sebaiknya Aplikasi JL-Indo tidak hanya digunakan oleh pegawai PT. AsuransiJiwasraya (Persero) saja, melainkan bias iaplikasikan oleh Pemegang Polis sehingga apabila ingin mengajukan klaim Ekspirasi tidak perlu dating kekantor, yang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan terhadap nasabah sehingga PT. Asuransi Jiwasraya menjadi perusahaan Asuransi Jiwa yang terdepan. 3. Untuk pemegang polis agar selalu menyimpan Polis asli dengan baik agar polis asli tidak hilang sehingga mempermudah dalam pengajuan klaim Ekspirasi.

HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN

HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN 44 BAB IV HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN A. Komponen-Komponen Dalam Sistem Informasi Pengurusan Pensiun PNS Berdasarkan hasil pengamatan penulis di BKD Kabupaten Sragen pada Bagian Pembinaan dan Pemberhentian

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. Pemilik : 100% milik Pemerintah Indonesia. Dasar Hukum Pendirian. Modal Disetor : 235 Miliar. Alamat Lengkap

BAB III PEMBAHASAN. Pemilik : 100% milik Pemerintah Indonesia. Dasar Hukum Pendirian. Modal Disetor : 235 Miliar. Alamat Lengkap BAB III PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Perusahaan 1. Profil Perusahaan Nama Perusahaan : PT. Assuransi Jiwasraya Bidang Usaha : Asuransi Jiwa Pemilik : 100% milik Pemerintah Indonesia Dasar Hukum Pendirian

Lebih terperinci

BAB III DESKRIPSI PERUSAHAAN. A. Logo PT. Asuransi Jiwasraya. Logo PT. Asuransi Jiwasraya (PERSERO) Gambar 3.1

BAB III DESKRIPSI PERUSAHAAN. A. Logo PT. Asuransi Jiwasraya. Logo PT. Asuransi Jiwasraya (PERSERO) Gambar 3.1 BAB III DESKRIPSI PERUSAHAAN A. Logo PT. Asuransi Jiwasraya Logo PT. Asuransi Jiwasraya (PERSERO) Gambar 3.1 Sumber: Website PT. Asuransi Jiwasraya (PERSERO) Logo dari PT. Asuransi Jiwasraya (PERSERO)

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI APLIKASI JL-INDO DALAM PENGAJUAN DAN PEMBAYARAN KLAIM EKSPIRASI DI PT. ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO) CABANG SURAKARTA

SISTEM INFORMASI APLIKASI JL-INDO DALAM PENGAJUAN DAN PEMBAYARAN KLAIM EKSPIRASI DI PT. ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO) CABANG SURAKARTA SISTEM INFORMASI APLIKASI JL-INDO DALAM PENGAJUAN DAN PEMBAYARAN KLAIM EKSPIRASI DI PT. ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO) CABANG SURAKARTA Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan dalam Memperoleh Sebutan Vokasi

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENGAMATAN

BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENGAMATAN BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENGAMATAN A. Administrasi Penerimaan Premi Pertama Administrasi menurut The Liang Gie dalam bukunya Ilmu Administrasi mengemukakan bahwa Administrasi adalah segenap rangkaian kegiatan

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. A. Gambaran Objek Penelitian. 1. Profil Perusahaan

BAB III PEMBAHASAN. A. Gambaran Objek Penelitian. 1. Profil Perusahaan BAB III PEMBAHASAN A. Gambaran Objek Penelitian 1. Profil Perusahaan Nama Perusahaan : PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Bidang Usaha : Asuransi Jiwa Pemilik : 100% dimiliki Pemerintah Indonesia Dasar Hukum

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Teori Prosedur Polis Asuransi

BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Teori Prosedur Polis Asuransi BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Teori 3.1.1. Prosedur Prosedur merupakan komponen dari sistem informasi baik itu sistem informasi manajemen maupun sistem informasi akuntansi yang sering dilupakan, padahal

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISIS 53 BAB IV HASIL DAN ANALISIS Pada penelitian ini, peneliti menggunakan system informasi akuntansi berbasis RAD ( Rapid Application Development) yang akan diterapkan pada Toko TIP TOP. Metode tersebut merupakan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. terlebih lagi jika terjadi hal yang tidak terduga sebelumnya. Asuransi merupakan

BAB I PENDAHULUAN. terlebih lagi jika terjadi hal yang tidak terduga sebelumnya. Asuransi merupakan BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Keselamatan dalam melakukan aktifitas merupakan hal yang penting, terlebih lagi jika terjadi hal yang tidak terduga sebelumnya. Asuransi merupakan pemberian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISIS 43 BAB IV HASIL DAN ANALISIS IV.A. TAHAP INVESTIGASI AWAL Tahap investigasi awal merupakan tahapan pertama dalam mengetahui jalannya sebuah proses bisnis yang berlangsung di toko kelontong Putra Jaya.

Lebih terperinci

Plita LIIS (Life Insurance Information System)

Plita LIIS (Life Insurance Information System) Pendahuluan Meningkatnya Kesadaran dan pengetahuan masyarakat akan pentingnya perlindungan financial terhadap resiko kematian, kecelakaan, dan resiko lainnya, mendorong bisnis asuransi di Indonesia tumbuh

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. salah satu peusahaan BUMD yang bergerak di bidang pelayanan air bersih.

BAB III ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. salah satu peusahaan BUMD yang bergerak di bidang pelayanan air bersih. 55 BAB III ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. PEMBAHASAN MASALAH Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kota Surakarta merupakan salah satu peusahaan BUMD yang bergerak di bidang pelayanan air bersih. Air bersih

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. A. Gambaran Umum Perusahaan

BAB III PEMBAHASAN. A. Gambaran Umum Perusahaan BAB III PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Perusahaan 1. Profil Perusahaan Nama Perusahaan : PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Bidang Usaha : Asuransi Jiwa Pemilik : 100% dimiliki Pemerintah Indonesia Dasar Hukum

Lebih terperinci

User Guide Front-End 2011

User Guide Front-End 2011 I. Pendahuluan ArthaKU dibangun untuk membuka lapangan usaha mandiri bagi masyarakat umum. Dengan modal kecil dan sedikit pengetahuan tentang komputer agen telah bisa memulai usaha Resmi dan Pasti dengan

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sistem yang telah di buat sebelumnya. Tahap ini akan dijelaskan mengenai

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sistem yang telah di buat sebelumnya. Tahap ini akan dijelaskan mengenai BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1. Implementasi Sistem Implementasi sistem adalah tahapan implementasi dari Analisa dan desain sistem yang telah di buat sebelumnya. Tahap ini akan dijelaskan mengenai

Lebih terperinci

BAB III DESKRIPSI INSTANSI. A. Gambaran Umum PT Asuransi Jiwasraya Surakarta

BAB III DESKRIPSI INSTANSI. A. Gambaran Umum PT Asuransi Jiwasraya Surakarta BAB III DESKRIPSI INSTANSI A. Gambaran Umum PT Asuransi Jiwasraya Surakarta 1. Profil Perusahaan (Sejarah Singkat Perusahaan) PT Asuransi Jiwasraya Kantor Asuransi Jiwasraya dibangun dari sejarah yang

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. telah dibuat pada tahap tiga. Adapun kebutuhan software (perangkat lunak) dan

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. telah dibuat pada tahap tiga. Adapun kebutuhan software (perangkat lunak) dan BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Kebutuhan Sistem Pada tahapan ini sistem yang telah dirancang pada tahap ke tiga akan dikembangkan sehingga sistem yang dibuat harus mengacu pada rancangan yang telah

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. menggunakan Aplikasi Penerimaan dan Pembayaran Siswa/Siswi Baru yaitu: Software yang mendukung aplikasi ini, yaitu:

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. menggunakan Aplikasi Penerimaan dan Pembayaran Siswa/Siswi Baru yaitu: Software yang mendukung aplikasi ini, yaitu: BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN 5.1 Sistem Yang Digunakan Berikut ini adalah hardware dan software yang dibutuhkan untuk menggunakan Aplikasi Penerimaan dan Pembayaran Siswa/Siswi Baru yaitu: A. Software

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Pada bab empat ini akan dibahas mengenai hasil analisis dan

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Pada bab empat ini akan dibahas mengenai hasil analisis dan 71 BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI Pada bab empat ini akan dibahas mengenai hasil analisis dan perancangan aplikasi perhitungan gaji karyawan pada Koperasi Udara Jawa meliputi tahap implementasi, uji

Lebih terperinci

2 Gambaran Aplikasi e-pi Secara garis besar, aplikasi e-pi memiliki alur proses seperti pada skema berikut :

2 Gambaran Aplikasi e-pi Secara garis besar, aplikasi e-pi memiliki alur proses seperti pada skema berikut : 1 Pendahuluan Aplikasi e-pi merupakan kepanjangan dari Elektronic Performance Individu adalah aplikasi untuk menilai / mengukur kinerja individu / pegawai di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Aplikasi

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI. dan perangkat lunak adalah sebagai berikut.

BAB IV IMPLEMENTASI. dan perangkat lunak adalah sebagai berikut. 42 BAB IV IMPLEMENTASI 4.1 Kebutuhan Sistem Untuk dapat menjalankan aplikasi ini maka diperlukan perangkat keras dan perangkat lunak dengan kondisi dan persyaratan tertentu agar aplikasi dapat berjalan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS KERJA PRAKTEK

BAB IV ANALISIS KERJA PRAKTEK 24 BAB IV ANALISIS KERJA PRAKTEK 4.1. Analisis Sistem 4.1.1. Analisis Dokumen Aliran dokumen menggambarkan bagaimana, dan untuk apa saja dokumen-dokumen itu digunakan dalam sistem penerimaan nasabah. Untuk

Lebih terperinci

Flow System. Diperiksa oleh CSO. Surveyor menganalisa Permohonan. Memenuhi Syarat. Input ke Computer Dan dicetak Oleh ADM. Kelengkapan Kredit

Flow System. Diperiksa oleh CSO. Surveyor menganalisa Permohonan. Memenuhi Syarat. Input ke Computer Dan dicetak Oleh ADM. Kelengkapan Kredit Flow System 1 Nasabah Baru Calon Nasabah mengisi Formulir Diperiksa oleh CSO Surveyor menganalisa Permohonan Calon Nasabah melengkapi persyaratan Ya Memenuhi Syarat Tidak Dilanjutkan? Tidak Ya Input ke

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1 Tampilan Program Adapun hasil dan pembahasan sistem akuntanasi piutang pada PT. Pertamina UPMS 1 Medan adalah seperti berikut : IV.1.1 Tampilan Input 1. Login Adapun hasil

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. satu dari metode strategi pengembangan yaitu Rapid Application Development

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. satu dari metode strategi pengembangan yaitu Rapid Application Development BAB IV HASIL DAN ANALISIS Pada penelitian ini, sistem informasi akuntansi yang penulis gunakan adalah salah satu dari metode strategi pengembangan yaitu Rapid Application Development (RAD). Metode strategi

Lebih terperinci

Lampiran 1. Tabel Check List Pengendalian Manajemen Operasional

Lampiran 1. Tabel Check List Pengendalian Manajemen Operasional Lampiran 1. Tabel Check List Pengendalian Manajemen Operasional 1. Adanya pemisahan tugas sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing karyawan? Pembagian dan pemisahan tugas sesuai dengan wewenang

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sehingga menghasilkan aplikasi. Pada tahap implementasi ini dibagi dua sub yaitu

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sehingga menghasilkan aplikasi. Pada tahap implementasi ini dibagi dua sub yaitu BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Sistem Tahap implementasi sistem adalah tahap yang mengubah hasil analisis dan perancangan ke dalam bahasa pemrograman yang dimengerti oleh komputer sehingga

Lebih terperinci

BAB III DESKRIPSI INSTANSI

BAB III DESKRIPSI INSTANSI BAB III DESKRIPSI INSTANSI A. Sejarah singkat PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Kantor Asuransi Jiwasraya dibangun dari sejarah yang sangat panjang dan bermula dari NILLMIJ (Neerlandsch Indiesche Levensverzekering

Lebih terperinci

1. User Interface Menu Utama

1. User Interface Menu Utama 1. User Interface Menu Utama Gambar 4.41 : User Interface Menu Utama 2. User Interface Login User Interface tampilan menu dasar untuk petugas merupakan tampilan awal yang akan disajikan oleh sistem ketika

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil 1. Tampilan Login Pada tampilan login ini sebagai halaman untuk masuk ke dalam sistem informasi akuntansi pada asuransi prudential dapat dilihat pada gambar

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJICOBA

BAB IV HASIL DAN UJICOBA BAB IV HASIL DAN UJICOBA IV.1. Tampilan Hasil tampilan program aplikasi sistem informasi akuntansi retur penjualan pada UD Anugerah Lestari yang dirancang penulis dapat dilihat pada gambar berikut ini:

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN. Alur Pengajuan Tambah Daya Listrik

BAB IV HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN. Alur Pengajuan Tambah Daya Listrik digilib.uns.ac.id 44 BAB IV HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Pengamatan Berdasarkan hasil pengamatan penulis selama melaksanakan magang pada tanggal 05 Januari sampai dengan 06 Februari 2015 di

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN 5.1 Teknologi yang dibutuhkan Setelah pada bab sebelumnya menjelaskan tentang analisis dan desain sistem yang baru, maka di bawah ini akan diuraikan piranti-piranti yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. keuangan non bank cukup memberikan pengaruh yang besar. Sekarang ini banyak

BAB I PENDAHULUAN. keuangan non bank cukup memberikan pengaruh yang besar. Sekarang ini banyak BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kerja Praktek Perkembangan asuransi di Indonesia jika dibandingkan dengan lembaga keuangan non bank cukup memberikan pengaruh yang besar. Sekarang ini banyak orang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1. Tampilan Hasil Berikut adalah tampilan hasil dan pembahasan dari rancangan sistem informasi pinjaman pada Koperasi Credit Union Harapan Kita dengan menggunakan metode

Lebih terperinci

SIPP Online. User Manual SIPP Online

SIPP Online. User Manual SIPP Online PETUNJUK PENGGUNAAN : Aplikasi Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan (SIPP) Online BPJS Ketenagakerjaan, adalah : aplikasi untuk pengelolaan laporan mutasi data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Buku ini

Lebih terperinci

BUKU PETUNJUK PENGGUNAAN APLIKASI PAYMENT POINT ONLINE BANK (PPOB)

BUKU PETUNJUK PENGGUNAAN APLIKASI PAYMENT POINT ONLINE BANK (PPOB) BUKU PETUNJUK PENGGUNAAN APLIKASI PAYMENT POINT ONLINE BANK (PPOB) PT. ARINDO PRATAMA Application Data Communication-Network Jl. Dewi Sartika No.1 Gd Polikindo Jakarta Timur Tlp.(021) 8007001. (021) 95020497.

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. menggunakan program sistem informasi pembelian dan proses retur pada CV.

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. menggunakan program sistem informasi pembelian dan proses retur pada CV. BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN 5.1 Sistem yang Digunakan Berikut ini adalah hardware dan software yang dibutuhkan untuk menggunakan program sistem informasi pembelian dan proses retur pada CV. Media

Lebih terperinci

Lampiran 1. Tabel Check List Pengendalian Manajemen Operasional

Lampiran 1. Tabel Check List Pengendalian Manajemen Operasional L I - 1 Lampiran 1. Tabel Check List Pengendalian Manajemen Operasional 1. Adanya pemisahan tugas Pembagian dan pemisahan tugas sesuai sesuai dengan dengan wewenang dan tanggung jawab wewenang dan tanggung

Lebih terperinci

Frequently Asked Question (FAQ)

Frequently Asked Question (FAQ) Frequently Asked Question (FAQ) Bidang Teknologi Informasi Sistem Informasi Penerimaan OJK (SIPO) Glossary 1. SIPO SIPO atau Sistem Informasi Penerimaan OJK adalah sistem informasi / aplikasi berbasis

Lebih terperinci

[MANUAL APLIKASI EDABU- BADAN USAHA] Aplikasi Elektronik Pendataan Badan Usaha (edabu) berbasis web ( web base) dibangun

[MANUAL APLIKASI EDABU- BADAN USAHA] Aplikasi Elektronik Pendataan Badan Usaha (edabu) berbasis web ( web base) dibangun 2014 [MANUAL APLIKASI EDABU- BADAN USAHA] Aplikasi Elektronik Pendataan Badan Usaha (edabu) berbasis web ( web base) dibangun untuk mendukung bisnis proses pemasaran BPJS-KESEHATAN. I. PENDAHULUAN Aplikasi

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO

BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Edisi Januari 2009 1 PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Pendaftaran Uji Kompetensi Manajemen Risiko dapat dilakukan secara kolektif dari

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. telah dibuat pada tahap tiga. Adapun kebutuhan software (perangkat lunak) dan

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. telah dibuat pada tahap tiga. Adapun kebutuhan software (perangkat lunak) dan BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Kebutuhan Sistem Pada tahapan ini sistem yang telah dirancang pada tahap ke tiga akan dikembangkan, sehingga sistem yang dibuat harus mengacu pada rancangan yang telah

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. A. Sistem Penerimaan Kas dari Pemasangan Sambungan Baru

BAB IV PEMBAHASAN. A. Sistem Penerimaan Kas dari Pemasangan Sambungan Baru BAB IV PEMBAHASAN A. Sistem Penerimaan Kas dari Pemasangan Sambungan Baru Penerimaan kas dari PDAM Tirta Satria Cabang Purwokerto 2 terbagi menjadi 2 yaitu penerimaan kas air dan non air. Penerimaan kas

Lebih terperinci

ADMINISTRASI PENERIMAAN PREMI PERTAMA DAN PENAGIHAN BULANAN DI PT ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO) CABANG SURAKARTA

ADMINISTRASI PENERIMAAN PREMI PERTAMA DAN PENAGIHAN BULANAN DI PT ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO) CABANG SURAKARTA ADMINISTRASI PENERIMAAN PREMI PERTAMA DAN PENAGIHAN BULANAN DI PT ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO) CABANG SURAKARTA Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan dalam Memperoleh Sebutan Vokasi Ahli Madya (A.Md) Program

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Kebutuhan Sistem Tahap implementasi sistem adalah tahap yang mengkonversi hasil analisis dan perancangan sebelumnya ke dalam sebuah bahasa pemrograman yang dimengerti

Lebih terperinci

PAYMENT POINT ONLINE BANK BRI PANDUAN TEKNIS INSTALASI DAN PENGGUNAAN APLIKASI PAYMENT POINT

PAYMENT POINT ONLINE BANK BRI PANDUAN TEKNIS INSTALASI DAN PENGGUNAAN APLIKASI PAYMENT POINT PAYMENT POINT ONLINE BANK BRI PANDUAN TEKNIS INSTALASI DAN PENGGUNAAN APLIKASI PAYMENT POINT A. INSTALASI APLIKASIBARU LANGKAH 1 : Download Installer Aplikasi di website dengan alamat http://www.mitrapln.com/download/ppob_bri.exe

Lebih terperinci

PANDUAN MENJALANKAN POS PROFESIONAL

PANDUAN MENJALANKAN POS PROFESIONAL PANDUAN MENJALANKAN POS PROFESIONAL Setting Tanggal : Gunakan setting dari negara Indonesia, caranya sebagai berikut : 1. Dari Control Panel, pilih Regional Setting. 2. Pada tab Regional Setting, pilih

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. Berikut sistem pelayanan yang diolah ada beberapa tahap :

BAB IV PEMBAHASAN. Berikut sistem pelayanan yang diolah ada beberapa tahap : digilib.uns.ac.id BAB IV PEMBAHASAN PT. Nasmoco Bengawan Motor Solo Baru merupakan salah satu perusahaan otomotif swasta cabang dari Nasmoco Group yang memberikan pelayanan penjualan, servis, dan part

Lebih terperinci

FORMULIR PERUBAHAN POLIS

FORMULIR PERUBAHAN POLIS FORMULIR PERUBAHAN POLIS Gunakan tinta hitam, huruf cetak yang jelas dan memberi tanda pada kotak jawaban yang dipilih. Jika terjadi salah penulisan, coret bagian yang salah dan bubuhkan tandatangan Pemegang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISIS 20 BAB IV 4.1. TAHAP INVESTIGASI AWAL HASIL DAN ANALISIS Dalam tahap investigasi awal dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses suatu bisnis yang terjadi di Apotek Ben Sehat. Tahap ini dilaksanakan meelaluiwawancara

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. perancangan aplikasi penjualan dan pengiriman spare part komputer pada Bismar

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. perancangan aplikasi penjualan dan pengiriman spare part komputer pada Bismar BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI Pada bab empat ini akan dibahas mengenai hasil analisis dan perancangan aplikasi penjualan dan pengiriman spare part komputer pada Bismar Komputer Surabaya Jawa Timur meliputi

Lebih terperinci

BAB III PEMBAHASAN. A. Tata Cara Perekaman Data Dengan Menggunakan Aplikasi Sistem

BAB III PEMBAHASAN. A. Tata Cara Perekaman Data Dengan Menggunakan Aplikasi Sistem BAB III PEMBAHASAN A. Tata Cara Perekaman Data Dengan Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Direktorat Jenderal Pajak Aplikasi Sistem Informasi Direktorat Jenderal Pajak merupakan suatu sistem informasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN 4.1. Prosedur e-filing dalam pengadministrasian perpajakan Sesuai dengan peraturan PER-146/PJ/2006 tanggal 29 September 2006, tentang Petunjuk Pengisian SPT Masa PPN dan Lampiran

Lebih terperinci

Petunjuk Pembayaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri ( UMPTKIN )Tahun2015 MelaluiBank Mandiri

Petunjuk Pembayaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri ( UMPTKIN )Tahun2015 MelaluiBank Mandiri Alur Pembayaran dan Pendaftaran UM-PTKIN 2015 Petunjuk Pembayaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri ( UMPTKIN )Tahun2015 MelaluiBank Mandiri Pelaksanaan Pembayaran dan Pendaftaran UM-PTKIN

Lebih terperinci

BAB I PENGENALAN A. LATAR BELAKANG

BAB I PENGENALAN A. LATAR BELAKANG BAB I PENGENALAN A. LATAR BELAKANG Perkembangan ilmu dan teknologi informasi yang terjadi saat ini semakin meningkatkan penerapan teknologi komputer dalam aplikasi perbankan. Pada saat ini hampir seluruh

Lebih terperinci

BAB III PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN

BAB III PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN BAB III PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN 3.1 Bidang Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan Selama melaksanakan praktek kerja lapangan penulis ditempatkan pada bagian administrasi keuangan dan umum, karena

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari PT Galamedia Bandung Perkasa maka penulis dapat mengambil kesimpulan : Pengolahan data elektronik penjualan memberikan

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI..Net 2005 dan menggunalan SQL Server 2005 sebagai database.

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI..Net 2005 dan menggunalan SQL Server 2005 sebagai database. BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Impementasi Sistem Tahap implementasi program merupakan suatu tahap penerapan dari analisa dan perancangan sistem yang telah dibuat sebelumnya. Aplikasi uang dibangun,

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS SISTEM. Analisis sistem didefinisikan sebagai penguraian dari sistem informasi yang

BAB III ANALISIS SISTEM. Analisis sistem didefinisikan sebagai penguraian dari sistem informasi yang BAB III ANALISIS SISTEM Analisis sistem didefinisikan sebagai penguraian dari sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 41 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Kredit 1. Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Kredit Pada PT. Anugrah. Sistem penjualan yang dilakukan oleh PT. Anugrah

Lebih terperinci

BAB III TINJAUAN UMUM OBYEK PENELITIAN

BAB III TINJAUAN UMUM OBYEK PENELITIAN BAB III TINJAUAN UMUM OBYEK PENELITIAN 3.1. Sejarah PT.Asuransi Jiwasraya Jiwasraya dibangun dari sejarah teramat panjang, bermula dari NILLMIJ (Nederlandsch Indiesche Levensverzekering en Liffrente Maatschappij

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA 57 BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Program Adapun hasil dan pembahasan sistem transaksi adalah sebagai berikut : IV.1.1 Tampilan Input 1. Login Adapun hasil form login admin dapat dilihat pada

Lebih terperinci

TIPS PENGAMANAN TRANSAKSI

TIPS PENGAMANAN TRANSAKSI TIPS PENGAMANAN TRANSAKSI Setelah beredarnya berita mengenai penipuan transaksi melalui channel Internet Banking yang menerpa beberapa Nasabah Bank di Indonesia, ada baiknya Anda para Nasabah BNI untuk

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM. yang harus dipenuhi untuk menguji coba user interface serta

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM. yang harus dipenuhi untuk menguji coba user interface serta BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM 4.1 Kebutuhan Sistem Tahap kebutuhan sistem merupakan tahap menjelaskan kebutuhankebutuhan yang harus dipenuhi untuk menguji coba user interface serta menjalankan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS SISTEM

BAB III ANALISIS SISTEM BAB III ANALISIS SISTEM Analisis sistem adalah sebuah istilah yang secara kolektif mendeskripsikan fase-fase awal pengembangan sistem. Analisis sistem adalah teknik pemecahan masalah yang menguraikan bagian-bagian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 72 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1 Hasil Hasil dari Sistem Informasi Akuntansi Pamasukan Kas Pada Top Diesel yang dibangun dapat dilihat pada gambar-gambar dibawah ini. IV.1.1 Tampilan Form Koneksi Server

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. pembuatan daftar gaji, dan prosedur pembayaran gaji. Penjelasan secara

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. pembuatan daftar gaji, dan prosedur pembayaran gaji. Penjelasan secara BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Sistem dan Prosedur Penggajian Sistem dan prosedur penggajian yang diterapkan PT. Framas Indonesia sesuai dengan peraturan Manajemen Perusahaan. Prosedur-prosedur

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. pada SMA Negeri 15 Surabaya. Penjelasan yang diberikan yaitu mengenai

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. pada SMA Negeri 15 Surabaya. Penjelasan yang diberikan yaitu mengenai 72 BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN Bab ini berisi tentang hasil desain program sistem informasi perpustakaan pada SMA Negeri 15 Surabaya. Penjelasan yang diberikan yaitu mengenai spesifikasi hardware

Lebih terperinci

Universitas Islam Negeri Surabaya USER GUIDE SISTEM PENDAFTARAN ONLINE PENERIMAAN MAHASISWA BARU ONLINE (UINSA) PENDAFTAR

Universitas Islam Negeri Surabaya USER GUIDE SISTEM PENDAFTARAN ONLINE PENERIMAAN MAHASISWA BARU ONLINE (UINSA) PENDAFTAR Universitas Islam Negeri Surabaya USER GUIDE SISTEM PENDAFTARAN ONLINE PENERIMAAN MAHASISWA BARU ONLINE (UINSA) PENDAFTAR 2014 Contents 1 BAGAIMANA MENGAKSES PENERIMAAN MAHASISWA BARU ONLINE?... 2 2 BAGAIMANA

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Implementasi program adalah implementasi dari analisis dan desain analisis yang sebelumnya dibuat. Sehingga dengan adanya implementasi dapat dipahami jalannya

Lebih terperinci

FORMULIR PERUBAHAN POLIS SYARIAH

FORMULIR PERUBAHAN POLIS SYARIAH FORMULIR PERUBAHAN POLIS SYARIAH Gunakan tinta hitam, huruf cetak yang jelas dan memberi tanda [ ] pada kotak jawaban yang dipilih. Jika terjadi salah penulisan, coret bagian yang salah dan bubuhkan tandatangan

Lebih terperinci

Ringkasan Informasi Produk

Ringkasan Informasi Produk Ringkasan Informasi Produk Selamat! Anda telah mengambil langkah tepat untuk mencapai hidup yang lebih berkualitas. Untuk membantu Anda semakin memahami produk asuransi yang Anda miliki, berikut adalah

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 47 BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Pada implementasi menunjukkan penerapan dari hasil analisis dan perancangan sistem yang telah dibuat. Dengan demikian pada implementasi ini menunjukkan

Lebih terperinci

BAB 4 AUDIT SISTEM INFORMASI APLIKASI PENJUALAN KREDIT PADA PT RODAMAS

BAB 4 AUDIT SISTEM INFORMASI APLIKASI PENJUALAN KREDIT PADA PT RODAMAS BAB 4 AUDIT SISTEM INFORMASI APLIKASI PENJUALAN KREDIT PADA PT RODAMAS 4.1 Perencanaan Audit Sebelum melakukan audit terhadap sistem aplikasi penjualan kredit di PT. Rodamas, kami terlebih dahulu membuat

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN

BAB III ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN BAB III ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Sejarah Perusahaan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 adalah perusahaan asuaransi jiwa nasional milik bangsa Indonesia yang pertama. Ia didirikan pada tanggal

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. menggunakan Aplikasi Pendaftaran Atlet Pekan Olahraga Daerah yaitu: Software yang mendukung aplikasi ini, yaitu:

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. menggunakan Aplikasi Pendaftaran Atlet Pekan Olahraga Daerah yaitu: Software yang mendukung aplikasi ini, yaitu: BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN 5.1 Sistem Yang Digunakan Berikut ini adalah hardware dan software yang dibutuhkan untuk menggunakan Aplikasi Pendaftaran Atlet Pekan Olahraga Daerah yaitu: A. Software

Lebih terperinci

TUGAS KELAS PTIK 03 REKAYASA PERANGKAT LUNAK SRS SISTEM KOPERASI SIMPAN PINJAM RAHMATANG PTIK 03 PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER

TUGAS KELAS PTIK 03 REKAYASA PERANGKAT LUNAK SRS SISTEM KOPERASI SIMPAN PINJAM RAHMATANG PTIK 03 PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER TUGAS KELAS PTIK 03 REKAYASA PERANGKAT LUNAK SRS SISTEM KOPERASI SIMPAN PINJAM RAHMATANG 1329040112 PTIK 03 PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS

Lebih terperinci

PROPOSAL PENAWARAN SIMANYS

PROPOSAL PENAWARAN SIMANYS PROPOSAL PENAWARAN SIMANYS Sistem Manajemen Administrasi Yayasan dan Sekolah CV Sophia Akadia Jalan Terusan Kopo KM 13.15, No. 196, Katapang, Bandung www.simanys.com Phone: +62-22- 8777-6262 dan WA: +62-813-2223-2014

Lebih terperinci

PEDOMAN PENGGUNAAN. Reksa Dana Online

PEDOMAN PENGGUNAAN. Reksa Dana Online PEDOMAN PENGGUNAAN Reksa Dana Online Versi 2.0 PT. Danareksa, 2010 I. PERMULAAN Selamat Datang dan Terima Kasih karena Anda telah memilih Reksa Dana Online (RDO) sebagai aplikasi Anda untuk melakukan transaksi

Lebih terperinci

Ringkasan Informasi Produk

Ringkasan Informasi Produk Ringkasan Informasi Produk Selamat! Anda telah mengambil langkah tepat untuk mencapai hidup yang lebih berkualitas. Untuk membantu Anda semakin memahami produk asuransi yang Anda miliki, berikut adalah

Lebih terperinci

FORMULIR PERUBAHAN POLIS

FORMULIR PERUBAHAN POLIS FORMULIR PERUBAHAN POLIS Gunakan tinta hitam, huruf cetak yang jelas dan memberi tanda pada kotak jawaban yang dipilih. Jika terjadi salah penulisan, coret bagian yang salah dan bubuhkan tandatangan Pemegang

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. dalam bidang pendistribusian consumer goods kepada para konsumen. Transaksi

BAB III METODE PENELITIAN. dalam bidang pendistribusian consumer goods kepada para konsumen. Transaksi BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Lokasi dari penelitian ini adalah PT. Tigaraksa Satria Malang yang beralamat di Jl. Tenaga Baru Kav. 4 No. 12 Malang. Perusahaan ini bergerak dalam bidang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Pada tahapan ini menjelaskan hasil dari perancangan aplikasi serta uji coba yang dilakukan dari sistem yang telah selesai dan dapat digunakan. Hasil sistem yang dibuat

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. 1. PC dengan Processor minimal 1800 MHz. sistem ini yaitu Windows 2000 atau XP, Microsoft Visual Basic.

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. 1. PC dengan Processor minimal 1800 MHz. sistem ini yaitu Windows 2000 atau XP, Microsoft Visual Basic. BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN 5.1 Sistem yang Digunakan Perangkat keras maupun lunak yang digunakan untuk mendukung jalannya sistem ini yaitu: a. Hardware 1. PC dengan Processor minimal 1800 MHz 2.

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. diambil berdasarkan model waterfall yang meliputi komunikasi, perancangan

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. diambil berdasarkan model waterfall yang meliputi komunikasi, perancangan BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Pada bab ini akan membahas tentang analisis dari permasalahan yang ada pada CV. Gemilang Indonesia (GI). Analisis dan perancangan pada sistem ini diambil berdasarkan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1 Tampilan Hasil Berikut adalah tampilan hasil dan pembahasan dari Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Management Fee Jasa Outsourcing Pada PT. Dara Indonesia. IV.1.1 Halaman

Lebih terperinci

BAB V PENGUJIAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM. perangkat lunak secara manual maupun otomatis untuk menguji apakah

BAB V PENGUJIAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM. perangkat lunak secara manual maupun otomatis untuk menguji apakah BAB V PENGUJIAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM 5.1. Pengujian Pengujian adalah proses menjalankan dan mengevaluasi sebuah perangkat lunak secara manual maupun otomatis untuk menguji apakah perangkat lunak sudah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Ashiim Bird Farm bergerak dibidang penjualan burung kicau online. Dengan

BAB I PENDAHULUAN. Ashiim Bird Farm bergerak dibidang penjualan burung kicau online. Dengan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Ashiim Bird Farm bergerak dibidang penjualan burung kicau online. Dengan semakin berkembangnya teknologi, penjualan burung kicau online ini masih mempunyai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1.Analisis Sistem Yang Berjalan Analisis sistem yang berjalan bertujuan untuk mengetahui lebih jelas bagaimana cara kerja sistem tersebut dan masalah yang dihadapi

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. dari sistem. Terdiri dari 2 subbab, yaitu: implementasi, dan evaluasi.

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. dari sistem. Terdiri dari 2 subbab, yaitu: implementasi, dan evaluasi. BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI Implementasi dan Evaluasi ini berisi tentang implementasi dan evaluasi dari sistem. Terdiri dari 2 subbab, yaitu: implementasi, dan evaluasi. 4.1 Implementasi Untuk dapat

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. menggunakan Aplikasi Administrasi Informasi Publik yaitu: Software yang mendukung aplikasi ini, yaitu:

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. menggunakan Aplikasi Administrasi Informasi Publik yaitu: Software yang mendukung aplikasi ini, yaitu: BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN 5.1 Sistem Yang Digunakan Berikut ini adalah hardware dan software yang dibutuhkan untuk menggunakan Aplikasi Administrasi Informasi Publik yaitu: a. Software Pendukung

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1. Tampilan Hasil Adapun hasil dan pembahasan system informasi sumber daya manusia pada PT. Sarana Agro Nusantara adalah sebagai berikut : IV.1.1. Tampilan Input 1. Form

Lebih terperinci

Panduan Penggunaan. AndaraLink Web Portal (AWP) Version 2.0. Bank Andara 2015

Panduan Penggunaan. AndaraLink Web Portal (AWP) Version 2.0. Bank Andara 2015 Panduan Penggunaan AndaraLink Web Portal (AWP) Version 2.0 Bank Andara 2015 1 P a n d u a n P e n g g u n a a n A n d a r a L i n k W e b P o r t a l ( A W P ) DAFTAR ISI I. Login AWP... 3 II. Request

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Pengamatan Berdasarkan hasil pengamatan penulis selama melaksanakan magang pada tanggal 16 Februari sampai dengan 31 Maret 2015 di Kantor Pelayanan Pajak

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari Sistem Informasi Penerimaan Siswa Baru yang dibangun, dapat dilihat sebagai berikut : 1. Tampilan Halaman Utama

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN BANTUL. No.22,2016 Dinas Perijinan Kabupaten Bantul. ADMINISTRASI.PELAYANAN.PERIZINAN. Pelayanan Perizinan, Online

BERITA DAERAH KABUPATEN BANTUL. No.22,2016 Dinas Perijinan Kabupaten Bantul. ADMINISTRASI.PELAYANAN.PERIZINAN. Pelayanan Perizinan, Online 1 2016 BERITA DAERAH KABUPATEN BANTUL No.22,2016 Dinas Perijinan Kabupaten Bantul. ADMINISTRASI.PELAYANAN.PERIZINAN. Pelayanan Perizinan, Online BUPATI BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI

Lebih terperinci