Menggambar Objek 2D dengan Mudah

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Menggambar Objek 2D dengan Mudah"

Transkripsi

1

2 Menggambar Objek 2D dengan Mudah Oleh: Sendy PK Halo sobat coding, ada yang suka gambar? Kalo ada tutorial ini pas banget nih, karena kali ini kita akan membuat program untuk menggambar objek 2D. Berikut deskripsi program yang akan kita buat :. Program berguna untuk menggambar bentuk/shape 2D. Pilihan bentuk/shape ada tiga buah, yaitu Kotak, Segi... Halo sobat coding, ada yang suka gambar? Kalo ada tutorial ini pas banget nih, karena kali ini kita akan membuat program untuk menggambar objek 2D. Berikut deskripsi program yang akan kita buat :. Program berguna untuk menggambar bentuk/shape 2D. Pilihan bentuk/shape ada tiga buah, yaitu Kotak, Segitiga, Lingkaran. Ditambah satu buah pilihan Custom, yaitu pilihan yang membebaskan user untuk menggambar apa saja. Untuk pilihan warna yang bisa digunakan ada empat buah. Untuk ukuran dan letak shape ditentukan melalui input user pada TextBox.

3 Program akan menggunakan library yang bernama System.Drawing. Drawing2D. Sebelum coding, terlebih dahulu kita mendesain tampilan programnya Langkah-langkah mendesain tampilan program adalah sebagai berikut: Buat project baru dengan nama grafis2d, simpan di folder e-trik_5. Masukkan ke dalam Form1 komponen-komponen yang dibutuhkan sebagai berikut. 5 buah Label, dan 4 buah TextBox, 3 buah Button, 3 buah ComboBox, 1 buah CheckBox, dan 3 buah GroupBox Atur tata letaknya kira-kira seperti pada gambar di bawah ini Untuk langkah selanjutnya, kita akan mengubah semua nilai properties pada masing-masing objek yang ada pada Form1, termasuk nilai properties Form1 itu sendiri. Untuk mengetahui komponen dan properties yang mana yang akan diubah, dan apa nilainya, silahkan Anda lihat pada Tabel di bawah ini.

4

5

6 Setelah melakukan pendesainan, selanjutnya adalah pengkodean Langkah-langkah melakukan coding program adalah sebagai berikut: Klik satu kali pada Form1, lalu tekan tombol F7, ketikkan kode di bawah using System.Windows.Form; seperti dibawah ini using System.Text; using System.Windows.Forms; using System.Drawing.Drawing2D; Baris 3: memanggil namespace lain dengan menggunakan perintah using. Pada program ini namespace yang dipanggil adalah System.Drawing. Drawing2D. Setelah itu ketikkan kode berikut

7 public partial class Form1 : Form bool bolehdigambar = false; int batasareabolehdigambar = 130; Graphics objgrafik; Color warnashape = Color.Black; Brush warnafill = Brushes.Black; public Form1() InitializeComponent(); Baris 3: mendeklarasikan variabel boolean dengan nama bolehdigambar, dan di-set dengan nilai false. Baris 4: mendeklarasikan variabel Integer dengan nama batasareabolehdigambar, dan di-set dengan nilai 130. Baris 5: membuat instance dari class Graphics dengan nama objgrafik. Baris 6: membuat objek dari class Color dengan nama warnashape. Lalu set dengan warna hitam. Baris 7: membuat objek dari class Brush dengan nama warnafill. Lalu set dengan warna hitam. Kembali ke form designer, klik satu kali pada Form1, pilih event MouseDown. Kemudian ketik kode yang akan berjalan jika user menekantombol mouse di atas Form1 berikut ini. private void Form1_MouseDown(object sender, MouseEventArgs e) if (e.button == MouseButtons.Left) bolehdigambar = true; Baris 3-4: periksa apakah tombol mouse sebelah kiri ditekan, jika benar set variabel bolehdigambar menjadi true. Setelah itu kembali lagi ke form designer, dan pilih event MouseUp. Tambahkan kode berikut untuk men-set variabel bolehdigambar menjadi false. Kode ini akan berjalan apabila user melepas tombol mouse, atau dengan kata lain tombol mouse tidak ditekan private void Form1_MouseUp(object sender, MouseEventArgs e) bolehdigambar = false; Sekarang kita akan membuat kode yang akan berjalan jika user menekan tombol mouse pada Form1, lalu menggerakkannya. Caranya sama dengan sebelumnnya, akan tetapi event yang dipilih adalah

8 MouseMove. private void Form1_MouseMove(object sender, MouseEventArgs e) string strpilshape = combopilshape.text; if ((bolehdigambar) && (e.y > batasareabolehdigambar) && (strpilshape == "Custom")) objgrafik = CreateGraphics(); objgrafik.fillellipse(new SolidBrush(warnaShape), e.x, e.y, 10, 10); Baris 3: mengambil isi dari ComboBox combopilshape, simpan ke dalam variabel strpilshape. Baris 4: periksa apakah bolehdigambar bernilai true dan kursor mouse tidak melewati batasareabolehdigambar dan isi variabel strpilshape adalah Custom. Baris 6: membuat objek yang akan digunakan sebagai pengontrol fungsi- fungsi Grafis Baris 7: menggambar shape titik sesuai warna, koordinat, dan besar yang telah ditentukan. Warnanya ditentukan oleh variabel warnashape, koordinatnya ditentukan oleh posisi kursor mouse yang diwakilkan oleh e.x dan e.y. Lalu angka 10, 10, berarti tinggi dan lebar objeknya Dan yang terakhir, buat kode untuk untuk Form1 dengan eventmouseclick. Kode ini akan berjalan jika user mengklik pada Form1. Berikut kode yang sebenarnya sama dengan kode pada langkah sebelumnya. private void Form1_MouseClick(object sender, MouseEventArgs e) string strpilshape = combopilshape.text; if ((bolehdigambar) && (e.y > batasareabolehdigambar) && (strpilshape == "Custom")) objgrafik = CreateGraphics(); objgrafik.fillellipse(new SolidBrush(warnaShape), e.x, e.y, 10, 10); Setelah itu, klik dua kali pada komponen TextBox txtlebarshape, dan ketikkan kode berikut. private void txtlebarshape_textchanged(object sender, EventArgs e) if (cekukuran.checked == true) txttinggishape.text = txtlebarshape.text;

9 Baris 3: periksa apakah komponen CheckBox cekukuran dicentang. Jika benar jalankan perintah pada baris 4. Baris 4: samakan isi komponen TextBox txttinggishape dengan isi komponen TextBox txtlebarshape. Langkah selanjutnya, klik dua kali pada kompenen CheckBox cekukuran. Lalu ketikkan kode seperti berikut. private void cekukuran_checkedchanged(object sender, EventArgs e) if (cekukuran.checked == true) txttinggishape.text = txtlebarshape.text; txttinggishape.enabled = false; else txttinggishape.enabled = true; Baris 3: periksa apakah komponen CheckBox cekukuran dicentang. Jika benar jalankan perintah pada baris 5-6. Dan, jika salah jalankan baris 8. Baris 5: samakan isi komponen TextBox txttinggishape dengan isi komponen TextBox txtlebarshape. Baris 6: ubah status komponen TextBox txttinggishape menjadi false, atau dengan kata lain txttinggishape dibuat disable. Baris 8: enable komponen TextBox txttinggishape. Klik dua kali pada komponen ComboBox combopilshape, dan ketikkan kode ini. private void combopilshape_selectedindexchanged(object sender, EventArgs e) string strpilshape = combopilshape.text; if (strpilshape == "Custom") lbl_warnafill.visible = false; combopilwarnafill.visible = false; gbukuranshape.visible = false; gbposisishape.visible = false; cmdbuat.enabled = false; else lbl_warnafill.visible = true; combopilwarnafill.visible = true; gbukuranshape.visible = true; gbposisishape.visible = true;

10 cmdbuat.enabled = true; Kode ini akan berjalan apabila user mengubah pilihan pada komponen ComboBox combopilshape. Baris 3: mengambil isi dari ComboBox combopilshape, simpan ke dalam variabel strpilshape. Baris 4: periksa apakah isi dari variabel strpilshape sama dengan Custom. Jika benar, jalankan perintah pada baris Dan jika salah, jalankan perintah pada baris Baris 6-10: disable komponen-komponen seperti lbl_warnafill, combopilwarnafill, gbukuranshape, gbposisishape, dan cmdbuat. Baris 14-18: enable komponen-komponen seperti lbl_warnafill, combopilwarnafill, gbukuranshape, gbposisishape, dan cmdbuat. Masih unuk komponen ComboBox, akan tetapi kali ini untuk komponen combopilwarnagaris. Berikut kode yang peru diketik. private void combopilwarnagaris_selectedindexchanged(object sender, EventArgs e) string strpilwarnagaris = combopilwarnagaris.text; switch (strpilwarnagaris) case "Hitam": warnashape = Color.Black; case "Merah": warnashape = Color.Red; case "Hijau": warnashape = Color.MediumSpringGreen; case "Biru": warnashape = Color.Blue; default: warnashape = Color.Black;

11 Baris 3: mengambil isi dari ComboBox combopilwarnagaris, simpan ke dalam variabel strpilwarnagaris. Baris 4-21: menentukan isi dari variabel warnashape, berdasarkan warna yang dipilih oleh user yang diwakili oleh variabel strpilwarnagaris. Dan kode yang terakhir untuk komponen ComboBox, adalah kode untuk komponen combopilwarnafill. Berikut kodenya. private void combopilwarnafill_selectedindexchanged(object sender, EventArgs e) string strpilwarnafill = combopilwarnafill.text; switch (strpilwarnafill) case "Hitam": warnafill = Brushes.Black; case "Merah": warnafill = Brushes.Red; case "Hijau": warnafill = Brushes.MediumSpringGreen; case "Biru": warnafill = Brushes.Blue; default: warnafill = Brushes.Black; Baris 3: mengambil isi dari ComboBox combopilwarnafill simpan ke dalam variabel strpilwarnafill. Baris 4-21: menentukan isi dari variabel warnafill, berdasarkan warna yang dipilih oleh user yang diwakili oleh variabel strpilwarnafill. Sekarang kita akan membuat kode untuk komponen Button, yang pertama adalah untuk Button cmdbuat. Berikut kode yang harus diketik. Ingat hanya yang berwarna merah. private void cmdbuat_click(object sender, EventArgs e) bolehdigambar = true; objgrafik = CreateGraphics();

12 int posshapex = int.parse(txtposx.text); int posshapey = int.parse(txtposy.text); if ((bolehdigambar) && (posshapey > batasareabolehdigambar)) string strpilshape = combopilshape.text; int lebarshape = int.parse(txtlebarshape.text); int tinggishape = int.parse(txttinggishape.text); GraphicsPath gp = new GraphicsPath(); Pen P = new Pen(warnaShape, 3); switch (strpilshape) case "Kotak": gp.addrectangle(new Rectangle(posShapeX, posshapey, lebarshape, tinggishape)); case "Segitiga": Point pt1 = new Point(posShapeX, posshapey); Point pt2 = new Point((posShapeX - lebarshape), (posshapey + tinggishape)); Point pt3 = new Point((posShapeX + lebarshape), (posshapey + tinggishape)); gp.addpolygon(new Point[] pt1, pt2, pt3 ); tinggishape); case "Lingkaran": gp.addellipse(posshapex, posshapey, lebarshape, ditemukan"); default: MessageBox.Show("Maaf, Pilihan Shape tidak if (strpilshape!= "Custom") objgrafik.drawpath(p, gp); if (combopilwarnafill.text!= "None") objgrafik.fillpath(warnafill, gp); bolehdigambar = false;

13 Baris 3: ubah variabel bolehdigambar menjadi true. Baris 4: siapkan objek dengan nama objgrafik, sebagai pengontrol fungsifungsi untuk keperluan grafis. Baris 5 dan 6: ambil koordinat dimana shape akan digambar sesuai keinginan user. Lalu simpan ke variabel posshapex dan posshapey. Baris 7: periksa apakah variabel bolehdigambar bernilai true dan isi variable posshapey lebih besar dari isi variabel batasareabolehdigambar. Baris 9: mengambil isi dari ComboBox combopilshape simpan ke dalam variabel strpilshape. Baris 10: mengambil isi dari TextBox txtlebarshape, lalu simpan ke dalam variabel lebarshape. Baris 11: mengambil isi dari TextBox txttinggishape, lalu simpan ke dalam variabel tinggishape. Baris 12: membuat objek baru dari class GraphicsPath, dengan nama gp. Class ini mewakili rangkaian dari garis dan kurva yang saling terhubung. Baris 13: membuat objek yang bisa digunakan untuk menggambar garis dan kurva, dengan nama P. Warna yang digunakan ditentukan dari isi variabel warnashape. Dan tebal objeknya adalah 3. Baris 14: statement switch yang bertugas menentukan shape mana yang akan digambar, sesuai dengan pilihan user. Baris 16: apabila user memilih shape Kotak, maka baris akan dijalankan. Baris 17: dengan menggunakan method AddRetangle yang ada pada objek gp. Buat shape kotak, dengan variabel posshapex dan posshapey sebagai koordinat dimana shape akan digambar. Lalu, variabel lebarshape dan tinggishape sebagai penentu berapa lebar dan tinggi dari shape yang akan dibuat. Baris 16: apabila user memilih shape Segitiga, maka baris akan dijalankan. Baris 20-22: menentukan ketiga koordinat titik yang diperlukan untuk menggambar shape segitiga. Baris 23: dengan menggunakan method AddPolygon yang ada pada objek gp. Buat shape segitiga, dimana koordinat ketiga buah titik adalah variable p1, p2, dan p3. Baris 25: apabila user memilih shape Lingkaran, maka baris akan dijalankan. Baris 26: dengan menggunakan method AddEllipse yang ada pada objek gp. Buat shape lingkaran, dengan variabel posshapex dan posshapey sebagai koordinat dimana shape akan digambar. Lalu, variabel lebarshape dan tinggishape sebagai penentu berapa lebar dan tinggi dari shape yang akan dibuat. Baris 28-30: apabila shape yang dipilih user, tidak tercantum dalam daftar yang telah ditentukan, maka munculkan pesan Maaf, Pilihan Shape tidak ditemukan. Baris 32-33: periksa apakah shape yang dipilih bukan Custom. Jika benar, maka dengan menggunakan kontrol objgrafik, gambar shape yang ada pada objek gp. Baris 34-35: periksa apakah pilihan warna fill bukan None. Jika benar, maka isi (fill) shape yang sebelumnya telah digambar dengan warna yang ada pada variabel warnafill. Baris 36: set variabel bolehdigambar menjadi false. Setelah kita membuat kode untuk menggambar shape, maka perlu juga kita buat kode untuk membersihkan kertas gambar yang kita pakai tadi. Kode berikut untuk komponen Button cmdreset. private void cmdreset_click(object sender, EventArgs e) objgrafik.clear(color.white);

14 Baris 3: bersihkan shape yang ada pada objek objgrafik, dengan menggunakan method Clear. Dan warna yang digunakan adalah Putih (Color.White). Dan yang terakhir, seperti biasa kode yang berguna untuk menutup aplikasi yang kita buat ini. private void cmdkeluar_click(object sender, EventArgs e) this.close(); Pengkodean sudah selesai, sekarang saatnya untuk menjalankan program, silahkan tekan F5 untuk menjalankan program Langkah-langkah melakukan ujicoba program adalah sebagai berikut: Setelah program dijalankan, tekan tombol Buat. Maka akan tercipta menu untuk membuat bangun 2D dengan pilihan Shape : Kotak, Segitiga, Lingkaran, dan Custom, dengan Warna Garis : Hitam, Merah, Hijau, dan Biru, dengan Warna Fill : None (tidak ada warna), Hitam, Merah, Hijau, dan Biru. Lalu dengan Ukuran Shape dan Posisi Shape yang bias disesuaikan dengan mengisi text boxnya. Seperti gambar di bawah ini.

15 Sekarang coba ubah Shape menjadi Kotak, Warna Garis menjadi Hitam, Warna Fill menjadi Biru. Ubah Ukuran Shape menjadi 200 x 200, dan juga Posisi Shape menjadi 23 x 300. Tekan tombol Buat. Lalu akan tampil seperti gambar di bawah ini Tekan tombol Reset, untuk membersihkan area gambar. Tekan tombol Keluar, untuk menutup aplikasi Sekian tutorial kali ini, sampai jumpa di tutorial selanjutnya.

16 Tentang Penulis Sendy PK Saya adalah Programmer yang memiliki impian untuk menguasai dunia kunjungi situs pribadi saya di dan Online Shop saya di

Gambar 1 Tampilan Program Yang Akan Dibuat

Gambar 1 Tampilan Program Yang Akan Dibuat Pada E-Trik ini kita akan membuat program untuk menggambar objek 2D. Berikut deskripsi program yang akan kita buat. Program berguna untuk menggambar bentuk/shape 2D. Pilihan bentuk/shape ada tiga buah,

Lebih terperinci

Membuat Slide Show Gambar

Membuat Slide Show Gambar Membuat Slide Show Gambar Oleh: Sendy PK Halo Sobat Coding, kali ini kita akan membuat program yang bisa menampilkan SlideShow Gambar. Berikut deskripsi program yang akan kita buat : Program berguna untuk

Lebih terperinci

Membuat Slide Show Gambar

Membuat Slide Show Gambar Membuat Slide Show Gambar Oleh: Sendy PK Halo Sobat Coding, kali ini kita akan membuat program yang bisa menampilkan SlideShow Gambar. Berikut deskripsi program yang akan kita buat : Program berguna untuk

Lebih terperinci

Manipulasi Gambar dengan Efek yang keren

Manipulasi Gambar dengan Efek yang keren Manipulasi Gambar dengan Efek yang keren Oleh: Sendy PK Halo Sobat Coding, pada tutorial kali ini kita akan membuat program yang bisa digunakan untuk memanipulasi gambar. Berikut deskripsi program yang

Lebih terperinci

Manipulasi Gambar dengan Efek yang keren

Manipulasi Gambar dengan Efek yang keren Manipulasi Gambar dengan Efek yang keren Oleh: Sendy PK Halo Sobat Coding, pada tutorial kali ini kita akan membuat program yang bisa digunakan untuk memanipulasi gambar. Berikut deskripsi program yang

Lebih terperinci

Program Piano 1 Oktaf

Program Piano 1 Oktaf Program Piano 1 Oktaf Oleh: Sendy PK Halo Sobat Coding, siapa yang suka musik? kalau saya suka sekali main piano jadi pada tutorial kali ini kita akan membuat program piano1 oktaf sederhana, jadi kita

Lebih terperinci

Program Penghitung Poin Klub Sepak Bola

Program Penghitung Poin Klub Sepak Bola Program Penghitung Poin Klub Sepak Bola Oleh: Sendy PK Halo para pecinta coding, ini tutorial pertama yang saya tulis, saya awali dengan membuat program untuk menghitung poin klub sepak bola dengan C#,

Lebih terperinci

Membuat SlideShow Gambar

Membuat SlideShow Gambar Membuat SlideShow Gambar Pada E-Trik ini kita akan membuat program yang bisa menampilkan SlideShow Gambar. Berikut deskripsi program yang akan kita buat. Program berguna untuk menampilkan slideshow gambar;

Lebih terperinci

Program Penghitung Biaya Kuliah per SKS

Program Penghitung Biaya Kuliah per SKS Program Penghitung Biaya Kuliah per SKS Oleh: Sendy PK Halo pecinta coding, kali ini saya akan membuat program untuk menghitung berapa banyak SKS yang harus dibayarkan dalam satu semester, bagi para mahasiswa,

Lebih terperinci

Program Piano. Kenapa penanganan event keyboard ini sangat penting?

Program Piano. Kenapa penanganan event keyboard ini sangat penting? Pada E-Trik ini kita akan membuat program piano 1 oktaf sederhana. Berikut deskripsi program yang akan kita buat. Program berguna untuk meng-generate nada dari Do rendah sampai Do tinggi (8 tangga nada).

Lebih terperinci

Membuat Database Mahasiswa mengguakan XML

Membuat Database Mahasiswa mengguakan XML Membuat Database Mahasiswa mengguakan XML Oleh: Sendy PK Halo Pecinta Coding pada tutorial kali ini kita akan membuat program yang berguna untuk memanfaatkan file XML (extensible Markup Language) sebagai

Lebih terperinci

MODUL 2 SELECTION & LOOPING PADA FORM

MODUL 2 SELECTION & LOOPING PADA FORM MODUL 2 SELECTION & LOOPING PADA FORM TUJUAN : Mahasiswa mampu menguasai dan memahami penggunaan logika selection dan looping di Visual Basic.Net dengan implementasi pada Form dan object. Materi : Selection

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM VB.NET STMIK-IM BANDUNG MODUL-MODUL PRAKTIKUM. VB. Net. Oleh : CHALIFA CHAZAR S T M I K - I M B A N D U N G

MODUL PRAKTIKUM VB.NET STMIK-IM BANDUNG MODUL-MODUL PRAKTIKUM. VB. Net. Oleh : CHALIFA CHAZAR S T M I K - I M B A N D U N G MODUL-MODUL PRAKTIKUM VB. Net Oleh : CHALIFA CHAZAR MODUL 3 CONDITIONAL STATEMENT Tujuan : Mahasiswa bisa mendefinisikan dan menggunakan penggunaan struktur kondisi IF dan SELECT Pustaka : Wibowo HR, Enterprise

Lebih terperinci

PEMROGRAMAN VISUAL BASIC

PEMROGRAMAN VISUAL BASIC PEMROGRAMAN VISUAL BASIC Setelah memahami bahasa Visual Basic dasar untuk menuliskan kode program, langkah selanjutnya adalah mempelajari pemrograman VB itu sendiri. 6.1 Sub Procedure Sejauh ini, Anda

Lebih terperinci

Modul Praktikum Ke-2

Modul Praktikum Ke-2 Bahasa Pemrograman Dasar Fathurrohman 6 Modul Praktikum Ke-2 (Method, Objek Kontrol (OptionButton, CheckBox, Frame), Variabel, Tipe Data) Aktifkan VB 6 melalui tombol Start. Buka kembali project Latihan1.vbp:

Lebih terperinci

INSTRUKSI PENCABANGAN

INSTRUKSI PENCABANGAN INSTRUKSI PENCABANGAN Sebagai pengembang (programmer) sudah pasti mengetahui jenis operasi instruksi. Salah satu yang perlu dipelajari atau dimengerti adalah operasi instruksi pencabangan. 3.1 Pencabangan

Lebih terperinci

Dwiny Meidelfi, M.Cs

Dwiny Meidelfi, M.Cs Dwiny Meidelfi, M.Cs Tujuan: Praktikan mengerti perbedaan dari sistem koordinat kartesius dan sistem koordinat layar Praktikan mengetahui software yang digunakan dalam Kerja Lab Grafika Komputer titik

Lebih terperinci

MODUL IV PROCEDURE. [Private public static]sub namaprosedur (daftarargumen) End Sub

MODUL IV PROCEDURE. [Private public static]sub namaprosedur (daftarargumen) End Sub MODUL IV PROCEDURE Untuk dapat mengendalikan sebuah program, anda dapat membuat suatu blok perintah yang diberi nama. Dan ketika anda ingin menjalankan program tersebut anda tinggal memanggil nama bloknya

Lebih terperinci

Pemrograman Visual. Ramos Somya

Pemrograman Visual. Ramos Somya Pemrograman Visual Ramos Somya Menubar memberikan kesan sangat tinggi terhadap sebuah aplikasi yang dilengkapi dengan kontrol ini. Keunggulan pemakaian menubar adalah kita dapat mengorganisasi semua aksi

Lebih terperinci

1 Dasar-Dasar C# Dasar-dasar C#

1 Dasar-Dasar C# Dasar-dasar C# Dasar-Dasar C# A. Berkenalan dengan C# Dari awal dikembangkannya, C# (baca: C Sharp) memang diposisikan untuk bersaing dengan Java, terutama dari sisi keunggulan Java yang menggunakan object oriented programming

Lebih terperinci

Gambar 2.1. Komponen yang digunakan. Gunakan komponen-komponen seperti pada gambar 2.1 untuk membuat form pada gambar 2.2.

Gambar 2.1. Komponen yang digunakan. Gunakan komponen-komponen seperti pada gambar 2.1 untuk membuat form pada gambar 2.2. 2 EVENT DAN PROPERTY 2.1. Membuat User Interface Pemrograman Visual Basic adalah suatu pemrograman visual, dimana pembuatan program dilakukan menggunakan media visual atau sering disebut dengan user-interface.

Lebih terperinci

Object Oriented Programming (OOP)

Object Oriented Programming (OOP) Object Oriented Programming (OOP) A. Class dan Method A.. Class Salah satu keunggulan C# dibandingkan bahasa pemrograman lain (yang belum menggunakan konsep OOP), adalah Modular. Dimana routine atau fungsi

Lebih terperinci

PRAKTEK 1 CLASS, ATTRIBUTE, METHOD, DAN OBJEK

PRAKTEK 1 CLASS, ATTRIBUTE, METHOD, DAN OBJEK 1 PRAKTEK 1 CLASS, ATTRIBUTE, METHOD, DAN OBJEK 1.1 NetBeans 8.1 Sebelum membuat project ada baiknya kenali dulu windows yang ada pada NetBeans 8.1 Projects/Services/Files Editor Output Navigator Projects

Lebih terperinci

E-trik Visual C# Dasar-Dasar C# Suharian Ramadi

E-trik Visual C# Dasar-Dasar C# Suharian Ramadi E-trik Visual C# 2005 Dasar-Dasar C# Suharian Ramadi Dasar-Dasar C# A. Berkenalan dengan C# Dari awal dikembangkannya, C# (baca: C Sharp) memang diposisikan untuk bersaing dengan Java, terutama dari sisi

Lebih terperinci

MODUL I Pengenalan IDE Visual Basic 6.0

MODUL I Pengenalan IDE Visual Basic 6.0 MODUL I Pengenalan IDE Visual Basic 6.0 Visual Basic (VB) pada dasarnya adalah sebuah bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintah-perintah atau instruksi yang dimengerti oleh komputer

Lebih terperinci

PRAKTIKUM 1 INPUT - OUTPUT

PRAKTIKUM 1 INPUT - OUTPUT PRAKTIKUM 1 INPUT - OUTPUT I. TUJUAN Tujuan praktikum 1 adalah mahasiswa bisa membuat program untuk memasukkan (input) data dan menampilkan (output) data. Ada 2 program yang akan disusun, pertama mengunakan

Lebih terperinci

TUGAS PROGRAM DIAGONAL, VETIKAL, DAN HORIZONTAL OPENGL (MENGGUNAKAN JAVA) NAMA : SYIFA MUTIARA SARI KELAS : 3KA23 NPM :

TUGAS PROGRAM DIAGONAL, VETIKAL, DAN HORIZONTAL OPENGL (MENGGUNAKAN JAVA) NAMA : SYIFA MUTIARA SARI KELAS : 3KA23 NPM : TUGAS PROGRAM DIAGONAL, VETIKAL, DAN HORIZONTAL OPENGL (MENGGUNAKAN JAVA) NAMA : SYIFA MUTIARA SARI KELAS : 3KA23 NPM : 16115784 Untuk membuat program garis vertikal, horizontal, dan diagonal kita membutuhkan

Lebih terperinci

Universitas Komputer Indonesia. Pemrograman dengan C++ Builder 2004 Taryana S.

Universitas Komputer Indonesia. Pemrograman dengan C++ Builder 2004 Taryana S. 3.1. Statement Aspek awal yang perlu anda ketahui dalam bahasa pemograman adalah Reserved Word dan statement. Reserved word harus kita kenal bahkan harus dihapalkan, layaknya menghapal kata-kata baru apabila

Lebih terperinci

MENU DAN TOOLBOX. Menu PopUp merupakan pengembangan dari menu yang ditampilkan di luar form, lepas dari menu bar.

MENU DAN TOOLBOX. Menu PopUp merupakan pengembangan dari menu yang ditampilkan di luar form, lepas dari menu bar. MENU DAN TOOLBOX Menu dalam sebuah aplikasi digunakan untuk mengelompokkan perintah-perintah sehingga pengguna mudah dalam memanggil perintah yang diinginkan. MENU BAR Menu Bar muncul di bawah title bar

Lebih terperinci

Sebelum membahas mengenai pemrograman LabVIEW, sebaiknya pembaca mengenal istilah istilah penting berikut ini.

Sebelum membahas mengenai pemrograman LabVIEW, sebaiknya pembaca mengenal istilah istilah penting berikut ini. Pemrograman LabVIEW 6.1 Istilah-Istilah Penting Sebelum membahas mengenai pemrograman LabVIEW, sebaiknya pembaca mengenal istilah istilah penting berikut ini. 1. G: dari kata graphical, merupakan sebutan

Lebih terperinci

MODUL 2 Variabel, Val, If tunggal dan If bersarang + case

MODUL 2 Variabel, Val, If tunggal dan If bersarang + case MODUL 2 Variabel, Val, If tunggal dan If bersarang + case 1. variabel suatu tempat dalam memori yang diberi nama (sebagai pengenal) dan dialokasikan untuk menampung data. Sintax : Dim_namavariabel_As_typedata

Lebih terperinci

Membuat Program Kriptografi dengan VB.Net 2010

Membuat Program Kriptografi dengan VB.Net 2010 Membuat Program Kriptografi dengan VB.Net 2010 M. Rhifky Wayahdi [email protected] [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi

Lebih terperinci

TUGAS 3 PRAKTIKUM PEMROGRAMAN.NET

TUGAS 3 PRAKTIKUM PEMROGRAMAN.NET A. SOAL 1 TUGAS 3 PRAKTIKUM PEMROGRAMAN.NET Modifikasi dari tugas 2 sebelumnya dengan menambahkan button untuk isi data, clear dan tutup dengan proses : - Saat form dijalankan maka semua isian tidak aktif,

Lebih terperinci

Object (Control) Dalam Vb.Net

Object (Control) Dalam Vb.Net BAHASA PEMROGRAMAN Object (Control) Dalam Vb.Net Hal : 1 OBJECT (CONTROL) DALAM VB.NET Object (control) yang sering digunakan : Form CheckBox Label GroupBox TextBox Timer Button DataTimePicker ComboBox

Lebih terperinci

CHAPTER #8 DESAIN KONTROL, MENUBAR, TOOLBAR, STATUSBAR DAN FORM MDI

CHAPTER #8 DESAIN KONTROL, MENUBAR, TOOLBAR, STATUSBAR DAN FORM MDI CHAPTER #8 DESAIN KONTROL, MENUBAR, TOOLBAR, STATUSBAR DAN FORM MDI Setiap aplikasi yang berbasis Windows, kita akan menemukan kelebihan di dalamnya seperti menubar, toolbar, statusbar dan form MDI(Multiple

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Lampu Lalu Lintas 2.1.1 Pengertian Lampu Lalu Lintas Menurut Penjelasan UU Lalu Lintas No. 14 tahun 1992 pasal 8 ayat 1 huruf c menyebutkan bahwa Pengertian alat pemberi isyarat

Lebih terperinci

PENGGUNAAN EVENT, PROPERTY DAN METHOD

PENGGUNAAN EVENT, PROPERTY DAN METHOD PENGGUNAAN EVENT, PROPERTY DAN METHOD Membuat User Interface (UI) Aktifkan VB 6 melalui tombol Start. Kenali jenis-jenis komponen (control) yang ada di dalam bagian ToolBox Pada Jendela Form buatlah UI

Lebih terperinci

PERTEMUAN KE-6 STRUKTUR PERULANGAN (menggunakan Loop dan Timer)

PERTEMUAN KE-6 STRUKTUR PERULANGAN (menggunakan Loop dan Timer) PERTEMUAN KE-6 STRUKTUR PERULANGAN (menggunakan Loop dan Timer) Tujuan: 1. Menggunakan loop For...Next untuk menjalankan pernytaan selama beberapa kali. 2. Menampilkan keluaran pada form menggunakan metode

Lebih terperinci

Pengenalan Visual Basic

Pengenalan Visual Basic Pengenalan Visual Basic KETERANGAN : 1. Baris Menu, digunakan untuk memilih tugas-tugas tertentu seperti menyimpan project, membuka project, dll. 2. Main Toolbar, digunakan untuk melakukan tugastugas tertentu

Lebih terperinci

DIALOG B OX Minggu ke-7

DIALOG B OX Minggu ke-7 DIALOG BOX Minggu ke-7 Remarks Remarks digunakan untuk membantu memberikan keterangan seorang programer lain yang nanti akan memodifikasi program aplikasi dikemudian hari. Remarks memberikan pesan pesan

Lebih terperinci

Membuat Proteksi File Excel Tingkat Tinggi dengan Kode VBA. By. Samsudin_Batolay

Membuat Proteksi File Excel Tingkat Tinggi dengan Kode VBA. By. Samsudin_Batolay Membuat Proteksi File Excel Tingkat Tinggi dengan Kode VBA By. Samsudin_Batolay Tutorial disini tidak membahas persis seperti contoh gambar diatas, tetapi panduan dasar yang sederhana yang dapat langsung

Lebih terperinci

Tipe if : If tanpa else (if) If dengan else (if-else) Nested if

Tipe if : If tanpa else (if) If dengan else (if-else) Nested if Struktur kontrol keputusan pernyata-an dari Java yang mengijinkan user untuk memilih dan mengeksekusi blok kode spesifik dan mengabaikan blok kode yang lain. Tipe : If switch Tipe if : If tanpa else (if)

Lebih terperinci

APLIKASI MENGELOLA DATA ACCESS LOG MENGGUNAKAN C# Melihat LOG berdasar Hari, Jam, dan URL Terbanyak diakses

APLIKASI MENGELOLA DATA ACCESS LOG MENGGUNAKAN C# Melihat LOG berdasar Hari, Jam, dan URL Terbanyak diakses APLIKASI MENGELOLA DATA ACCESS LOG MENGGUNAKAN C# Melihat LOG berdasar Hari, Jam, dan URL Terbanyak diakses Disusun oleh Bayu Pratama RN [M0507011] S1 TEKNIK INFORMATIKA UNS FAKULTAS MIPA Batasan Aplikasi

Lebih terperinci

CHAPTER #7 APLIKASI WINDOWS FORM 2 (KONTROL- KONTROL TINGKAT LANJUT)

CHAPTER #7 APLIKASI WINDOWS FORM 2 (KONTROL- KONTROL TINGKAT LANJUT) CHAPTER #7 APLIKASI WINDOWS FORM 2 (KONTROL- KONTROL TINGKAT LANJUT) Kita sudah mengenal beberapa kontrol-sederhana yang ada pada visual C# dan bagaimana cara mempergunakannya. Tentunya kita sudah tidak

Lebih terperinci

STRUKTUR KENDALI PERULANGAN

STRUKTUR KENDALI PERULANGAN STRUKTUR KENDALI PERULANGAN Tujuan Instruksi Khusus : 1. Mengetahui dan memahami tentang perulangan (iterasi) 2. Mengerti perbedaan jenis struktur kendali perulangan Visual Basic 3. Dapat membuat program

Lebih terperinci

Aplikasi Payroll dengan ASP.Net

Aplikasi Payroll dengan ASP.Net Aplikasi Payroll dengan ASP.Net Aplikasi Payroll merupakan aplikasi yang digunakan untuk menghitung gaji karyawan. Pada aplikasi sederhana ini, penulis belum melibatkan koneksi ke database, sehingga hanya

Lebih terperinci

BAB II OBJECT, EVENT & PROPERTY

BAB II OBJECT, EVENT & PROPERTY BAB II OBJECT, EVENT & PROPERTY Pembahasan Materi : Mengenal Object, Event, Code Program dan Property. Membuat program perhitungan sederhana dengan menggunakan kontrol Label, Command Button dan TextBox.

Lebih terperinci

Praktekum VB 6.0 I. KOTAK PESAN. Contoh syntax kotak pesan

Praktekum VB 6.0 I. KOTAK PESAN. Contoh syntax kotak pesan Praktekum VB 6.0 Oleh : Bohal K. Simorangkir, S.Kom STMIK Parna Raya, Manado ========================== I. KOTAK PESAN Contoh syntax kotak pesan Private Sub Command2_Click() Dim pesan As String pesan =

Lebih terperinci

PENGENALAN VISUAL FOXPRO

PENGENALAN VISUAL FOXPRO PENGENALAN VISUAL FOXPRO BAHASA PEMROGRAMAN VISUAL FOXPRO Microsoft Visual FoxPro atau sering disingkat dengan FoxPro merupakan suatu bahasa pemrograman visual yang berorientasi pada database. Microsoft

Lebih terperinci

Objek-Objek Toolbox. Pokok Bahasan: Membuat Program Memakai ComboBox Membuat Program Memakai HScrollBar Membuat Program Memakai TrackBar

Objek-Objek Toolbox. Pokok Bahasan: Membuat Program Memakai ComboBox Membuat Program Memakai HScrollBar Membuat Program Memakai TrackBar Objek-Objek Toolbox Pokok Bahasan: Membuat Program Memakai ComboBox Membuat Program Memakai HScrollBar Membuat Program Memakai TrackBar 11.1 Pendahuluan Objek-objek untuk membentuk tampilan program pada

Lebih terperinci

Koneksi Sederhana Database dengan C# (Lihat, Tambah, dan Hapus Data)

Koneksi Sederhana Database dengan C# (Lihat, Tambah, dan Hapus Data) Koneksi Sederhana Database dengan C# (Lihat, Tambah, dan Hapus Data) Database merupakan suatu hal penting dalam membuat sebuah aplikasi, baik aplikasi berbasis desktop, maupun aplikasi berbasis web. Untuk

Lebih terperinci

Form Label Text Box Command Button

Form Label Text Box Command Button Form Label Text Box Command Button Sesi 05 UNIVERSITAS WIDYATAMA Overview Tujuan Instruksional Pengenalan Objek di Visual Basic Form Label Text Box Command Button Teknik Informatika V-2 Universitas Widyatama

Lebih terperinci

STRUKTUR KENDALI PERCABANGAN

STRUKTUR KENDALI PERCABANGAN STRUKTUR KENDALI PERCABANGAN Tujuan Instruksi Khusus : 1. Mengetahui dan memahami tentang percabangan (seleksi) 2. Mengerti dan memahami perbedaan jenis struktur kendali percabangan Visual Basic 3. Mampu

Lebih terperinci

Pernyataan Berkondisi / Percabangan

Pernyataan Berkondisi / Percabangan Praktikum IV Tugas Pemrograman Pernyataan Berkondisi / Percabangan A. Pendahuluan Pernyataan berkondisi digunakan untuk mengambil keputusan yang melibatkan dua alternatif atau lebih. Misalkan untuk menentukan

Lebih terperinci

MODUL IV CONDITION 1

MODUL IV CONDITION 1 MODUL IV CONDITION 1 A. TUJUAN Memahami bentuk-bentuk condition Memiliki strategi dalam penggunaan condition Mampu menyelesaikan kasus-kasus yang melibatkan condition B. ALOKASI WAKTU 4 js (4 x 50 menit)

Lebih terperinci

BAB II OBJECT, EVENT & PROPERTY

BAB II OBJECT, EVENT & PROPERTY BAB II OBJECT, EVENT & PROPERTY Pembahasan Materi : Mengenal Object, Event, Code Program dan Property. Membuat program perhitungan sederhana dengan menggunakan kontrol Label, Command Button dan TextBox.

Lebih terperinci

TIPE DATA PADA JAVA. Pertemuan (K-04/L-04)

TIPE DATA PADA JAVA. Pertemuan (K-04/L-04) TIPE DATA PADA JAVA Pertemuan (K-04/L-04) Alangkah baiknya kita mempelajari terlebih dahulu tentang apa itu tipe data dan mengenal ada berapa tipe data yang digunakan dalam Bahasa Pemrograman Java. Sudah

Lebih terperinci

PRAKTIKUM 2. Variabel, Tipe Data dan Operator. Tipe data dan variabel. - Microsoft Visual Studio 2010

PRAKTIKUM 2. Variabel, Tipe Data dan Operator. Tipe data dan variabel. - Microsoft Visual Studio 2010 PRAKTIKUM 2 I. JUDUL Variabel, Tipe Data dan II. TUJUAN - Memahami Variabel ; - Memahami Penggunaan Tipe Data; - Memahami Penggunaan III. ALAT DAN BAHAN - Microsoft Visual Studio 2010 IV. DASAR TEORI Tipe

Lebih terperinci

Modul Tutorial C# 1. Membuat Class Library ENRICO BUDIANTO MICROSOFT INNOVATION CENTER UNIVERSITAS INDONESIA

Modul Tutorial C# 1. Membuat Class Library ENRICO BUDIANTO MICROSOFT INNOVATION CENTER UNIVERSITAS INDONESIA Modul Tutorial C# 1 Membuat Class Library ENRICO BUDIANTO MICROSOFT INNOVATION CENTER UNIVERSITAS INDONESIA JUNI 2010 PENDAHULUAN Dalam rangkaian modul tutorial untuk pelatihan C# ini, pertama kali akan

Lebih terperinci

BAB I Pengenalan Visual Basic pada Pemrograman Akuntansi 1

BAB I Pengenalan Visual Basic pada Pemrograman Akuntansi 1 BAB I Pengenalan Visual Basic pada Pemrograman Akuntansi 1 1.1 Mengenal Visual Basic Visual Basic 6 merupakan salah satu tool untuk pengembangan aplikasi yang banyak diminati oleh orang. Di sini Visual

Lebih terperinci

Membuat Webservice Pada Visual Studio 2012 (C#.NET ver.4.5)

Membuat Webservice Pada Visual Studio 2012 (C#.NET ver.4.5) Membuat Webservice Pada Visual Studio 2012 (C#.NET ver.4.5) Mohammad Rizal Ghani [email protected] :: http://infotemenn.blogspot.com Abstrak ASP.NET adalah bahasa pemrograman yang bertujuan untuk

Lebih terperinci

UNIVERSITAS GUNADARMA

UNIVERSITAS GUNADARMA MODUL PRAKTIKUM ALGORITMA dan PEMROGRAMAN 2 Versi 3.0 Tahun Penyusunan 2012 Tim Penyusun 1. Diana Ikasari ST., MMSI 2. Widiastuti Skom.,MMSI. 3.Titik Ermawati 4. Georgi A Laboratorium Sistem Informasi

Lebih terperinci

Membuat Form Kontak yang Indah dan Atraktif dengan AJAX [Part 5]

Membuat Form Kontak yang Indah dan Atraktif dengan AJAX [Part 5] Membuat Form Kontak yang Indah dan Atraktif dengan AJAX [Part 5] Oleh: Sendy PK Sekarang kita telah menyiapkan form bukannya di-submit dengan cara yang biasa, itu akan memicu fungsi submitform () ketika

Lebih terperinci

I. JUDUL Array. Pengertian Array. Deklarasi Array PRAKTIKUM 6 ARRAY II. TUJUAN. III. ALAT DAN BAHAN - Microsoft Visual Studio 2010

I. JUDUL Array. Pengertian Array. Deklarasi Array PRAKTIKUM 6 ARRAY II. TUJUAN. III. ALAT DAN BAHAN - Microsoft Visual Studio 2010 I. JUDUL Array PRAKTIKUM 6 ARRAY II. TUJUAN - Memahami dan mengenal Array (array satu dimensi dan array multi dimensi) - Dapat membuat aplikasi sederhana dengan menggunakan array satu dimensi dan array

Lebih terperinci

URAIAN POKOK PERKULIAHAN

URAIAN POKOK PERKULIAHAN Minggu ke : 1 Penyusun : Dian Usdiyana Rini Marwati Materi : 1. Pengenalan Delphi 1.1 IDE 1.2 Bagian-bagian IDE 1.3 Membuat & Menyimpan Program 1.4 Memanggil & Mengedit Program 1.5 Simbol Button 1.6 Label

Lebih terperinci

MACROMEDIA FLASH. 1.1 Mengenal interface Macromedia Flash 8. Panel. Timeline Stage. Properties. Animasi Sederhana dengan Macromedia Flash 1

MACROMEDIA FLASH. 1.1 Mengenal interface Macromedia Flash 8. Panel. Timeline Stage. Properties. Animasi Sederhana dengan Macromedia Flash 1 MACROMEDIA FLASH Macromedia flash/adobe Flash adalah perangkat lunak aplikasi untuk pembuatan animasi yang digunakan untuk halaman web. Macromedia flash mampu melengkapi website dengan beberapa macam animasi

Lebih terperinci

Membuat Menu Login Sederhana [Full Coding]

Membuat Menu Login Sederhana [Full Coding] Membuat Menu Login Sederhana [Full Coding] Oleh: Yudi Setiawan Pada tutorial, ini saya berusaha mengajari Anda secara lebih keras lagi agar Anda mempunyai bekal ilmu dasar yang kuat di ilmu pemrograman

Lebih terperinci

int i = 0; while (i < 10) { System.out.println( Informatika Unpas ); i++; }

int i = 0; while (i < 10) { System.out.println( Informatika Unpas ); i++; } I. Bahan Kajian 1. Perulangan (Iterasi) Perulangan(iterasi), menyatakan bahwa suatu instruksi tertentu akan diulang sampai tercapai kondisi tertentu, tanpa kita harus menulis perintah tersebut secara berulang.

Lebih terperinci

Membuat Form Kontak yang Indah dan Atraktif dengan AJAX [Part 4]

Membuat Form Kontak yang Indah dan Atraktif dengan AJAX [Part 4] Membuat Form Kontak yang Indah dan Atraktif dengan AJAX [Part 4] Oleh: Sendy PK Sekarang form sudah dapat berfungsi. Kita dapat membuka halaman di browser, klik link "Send Us an Email" untuk melompat ke

Lebih terperinci

JAVA SWING. Swing merupakan library pada java untuk membuat sebuah tampilan seperti

JAVA SWING. Swing merupakan library pada java untuk membuat sebuah tampilan seperti Judul : Java Swing Tingkat : Pemula Email : [email protected] Mohon maaf bila masih terjadi kesalahan dalam penulisan. Silakan kritik sarannya ke email diatas. JAVA SWING Swing merupakan library pada

Lebih terperinci

TUGAS POLA-POLA PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERSEWAAN VCD DAN DVD. Dengan Design pattern (Factory Method)

TUGAS POLA-POLA PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERSEWAAN VCD DAN DVD. Dengan Design pattern (Factory Method) TUGAS POLA-POLA PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERSEWAAN VCD DAN DVD Dengan Design pattern (Factory Method) Disusun Oleh : Ety Sudarwati 09120008 Putu Reksa Winda Perdana 09120046 TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI 3.1 ANALISIS

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI 3.1 ANALISIS 29 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI 3.1 ANALISIS Dengan menggunakan Visual Basic 6.0 aplikasi perangkat ajar pengelolaan dan perhitungan ekspresi matematika yang akan dibangun dalam penelitian

Lebih terperinci

USB HIDClass<->IOConverter

USB HIDClass<->IOConverter Kontrol lampu LED On-Off melalui port USB dengan Visual C Sebagai mana komputer/laptop sekarang banyak yang sudah menghilangkan port paralel dan port serialnya, sebagai gantinya terpasang beberapa port

Lebih terperinci

TIPE DATA Pertemuan (K-03/L-03)

TIPE DATA Pertemuan (K-03/L-03) TIPE DATA Pertemuan (K-03/L-03) Coba Anda jawab, dimana Anda berteduh? Pasti jawabnya di rumah, lalu apakah rumah Anda punya nama? Jawabnya adalah ya, yaitu Rumah No.X (misal). Jadi apa itu data? Analogi

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Pada bab ini akan dibahas mengenai implementasi atau cara penggunaan aplikasi dan juga pengujian sistem dengan metode Black-Box. 4.1 IMPLEMENTASI APLIKASI Pada implementasi

Lebih terperinci

2.1 if Jenis-jenis Percabangan if adalah if, if else, If else if else if - else

2.1 if Jenis-jenis Percabangan if adalah if, if else, If else if else if - else I. Bahan Kajian Sebagai bahasa pemrograman, java memiliki cara untuk mengontrol alur eksekusi program bergantung pada kondisi yang telah ditetapkan Secara garis besar alur eksekusi ini dapat dikelompokan

Lebih terperinci

Program Kalkulator Sederhana Menggunakan Java Netbeans

Program Kalkulator Sederhana Menggunakan Java Netbeans Program Kalkulator Sederhana Menggunakan Java Netbeans Membuat kalkulator sederhana menggunakan Java Netbeans cukup mudah. Karena program yang di tulis tidak terlalu rumit, tapi memang perlu sedikit kesabaran

Lebih terperinci

Visual Studio.NET Integrated Development Environment

Visual Studio.NET Integrated Development Environment Visual Studio.NET Integrated Development Environment By: Uro Abdulrohim, S.Kom., MT Website: http://www.sap.arsys.or.id mailto: [email protected] Desember 2008 [email protected] 1 Visual Studio.NET The Visual

Lebih terperinci

Malang, Januari 2007 Penulis

Malang, Januari 2007 Penulis Kata Pengantar Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan saat ini. Penggunaannya tidak hanya terbatas pada pembuatan aplikasi-aplikasi baru saja, melainkan juga

Lebih terperinci

Membuat Template Interaktif pada Microsoft Word 2010

Membuat Template Interaktif pada Microsoft Word 2010 Membuat Template Interaktif pada Microsoft Word 2010 Hafid Mukhlasin [email protected] http://www.facebook.com/hafidm Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Pada bagian ini, penulis melakukan bagian implementasi dan pengujian dimana bagian ini mengacu pada analisa dan perancangan pada bagian sebelumnya. 4.1 Lingkungan Implementasi

Lebih terperinci

SIMBOL DAN LIBRARIES

SIMBOL DAN LIBRARIES SIMBOL DAN LIBRARIES Materi yang dipelajari pada bagian ini adalah: pembuatan simbol grafis, simbol tombol (termasuk teks sebagai tombol) dan simbol movieclips. Men-share simbol antar file dan meng-impor

Lebih terperinci

Langkah-langkah Membuat Multimedia

Langkah-langkah Membuat Multimedia Langkah-langkah Membuat Multimedia Jalankan program flash 8. 1. Save file dengan nama home.fla. 2. Beri nama layer1 dengan background. Membuat halaman awal 3. Buat kotak rectangle tanpa isi (no fill )

Lebih terperinci

Modul Praktikum Ke-1

Modul Praktikum Ke-1 Bahasa Pemrograman Dasar Fathurrohman 1 Modul Praktikum Ke-1 (Tampilan VB, Event, Property, Objek Kontrol : form, text, label, command) Mengenal Visual Basic (VB) Visual Basic adalah salah satu perangkat

Lebih terperinci

Pertemuan 2. Statement IF

Pertemuan 2. Statement IF Pertemuan 2 Statement IF Pernyataan if di gunakan untuk pemilihan dengan terlebih dahulu melakukan pengujian kondisi suatu ekspresi. a. Rangkaian statement if akan di kerjakan apabila ekpresi tersebut

Lebih terperinci

Kondisi adalah suatu proses perbandingan nilai-nilai data yang dihubungkan dengan operator Relasi, operator logika

Kondisi adalah suatu proses perbandingan nilai-nilai data yang dihubungkan dengan operator Relasi, operator logika Struktur Kontrol Struktur kontrol adalah sebuah proses untuk melakukan pencabangan alur program berdasarkan pada sebuah kondisi tertentu. Kondisi tersebut mengandung dua buah nilai yaitu True atau False.

Lebih terperinci

PENGOLAHAN CITRA Ch.3 M E N G O L A H C I T R A M E N J A D I G R A Y S C A L E Bayu Pratama RN [ ]

PENGOLAHAN CITRA Ch.3 M E N G O L A H C I T R A M E N J A D I G R A Y S C A L E Bayu Pratama RN [ ] PENGOLAHAN CITRA Ch.3 M E N G O L A H C I T R A M E N J A D I G R A Y S C A L E Bayu Pratama RN [ [email protected] ] Tujuan Praktikum - Mengetahui cara membuat program yang mengubah image berwarna

Lebih terperinci

FORM DAN OBJEK KONTROL (1)

FORM DAN OBJEK KONTROL (1) LAPORAN PEMOGRAMAN VISUAL FORM DAN OBJEK KONTROL (1) Disusun oleh : Nama Kelas : Syarif Hidayatullah : IK-1A/21 NIM : 3.34.12.0.21 Job : 2 PRODI TEKNIK INFORMATIKA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI

Lebih terperinci

E-Trick Visual Basic 6.0

E-Trick Visual Basic 6.0 DISCLAIMER Seluruh dokumen E-Trik di dalam CD ini dapat digunakan dan disebarkan secara bebas untuk tujuan belajar bukan komersial (non-profit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis

Lebih terperinci

1. Mahasiswa mampu membuat form pada dokumen HTML. 2. Mahasiswa memahami cara penggunaan dari fasilitas Form pada halaman dokumen HTML

1. Mahasiswa mampu membuat form pada dokumen HTML. 2. Mahasiswa memahami cara penggunaan dari fasilitas Form pada halaman dokumen HTML Bab 4. Form Overview Salah satu fasilitas yang disediakan oleh dokumen HTML memungkinkan kita untuk melakukan interaksi lebih terhadap halaman dokumen tersebut. Semisal, kemampuan dokumen HTML mampu menyediakan

Lebih terperinci

Pemrograman Visual. Oleh: Danu Wira Pangestu, S.Kom. bangdanu.wordpress.com

Pemrograman Visual. Oleh: Danu Wira Pangestu, S.Kom. bangdanu.wordpress.com Pemrograman Visual Oleh: Danu Wira Pangestu, S.Kom. Sekilas.NET Framework.NET Framework merupakan suatu kumpulan base class atau juga merupakan suatu set class library untuk mendevelop suatu program. Dengan

Lebih terperinci

BAB 3 TOOLBAR CUSTOMIZE DAN CONTROL TOOLBOX

BAB 3 TOOLBAR CUSTOMIZE DAN CONTROL TOOLBOX Objektif : BAB 3 TOOLBAR CUSTOMIZE DAN CONTROL TOOLBOX - Dapat Mengetahui Toolbar pada Excel makro - Dapat Membuat Menu pada Excel makro - Dapat Membuat Objek Combo Box dan List Box - Dapat Objek Check

Lebih terperinci

Krisna D. Octovhiana. 1.1 Membuat User Interface (UI)

Krisna D. Octovhiana. 1.1 Membuat User Interface (UI) Cepat Mahir Visual Basic 6.0 [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),

Lebih terperinci

Pertemuan 2 Struktur Kontrol Percabangan

Pertemuan 2 Struktur Kontrol Percabangan Pertemuan 2 Struktur Kontrol Percabangan Objektif : 1. Mahasiswa dapat memahami konsep struktur kontrol percabangan dalam pemrograman. 2. Mahasiswa dapat menggunakan struktur kontrol pemilihan (if, else,

Lebih terperinci

MODUL 2 PERANCANGAN INTERFACE

MODUL 2 PERANCANGAN INTERFACE 6 MODUL 2 PERANCANGAN INTERFACE A. Tujuan Praktikum 1. Mahasiswa mampu memahami struktur dasar dan konsep pemrograman berbasis objek pada Visual Basic 2. Mahasiswa mampu membuat interface antar muka untuk

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN DASAR TIPE-TIPE FUNGSI ATAU METHOD

LAPORAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN DASAR TIPE-TIPE FUNGSI ATAU METHOD LAPORAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN DASAR TIPE-TIPE FUNGSI ATAU METHOD Disusun oleh : Nama : Ach Fauzan NIM : 135150201111002 Asisten 1 : Fadel Trivandi Dipantara Asisten 2 : Karid Nurvenus Asisten 3 : Apiladosi

Lebih terperinci

Algoritma Pemrograman 2 B

Algoritma Pemrograman 2 B Algoritma Pemrograman 2 B Dr. Lily Wulandari Minggu 4 PROPERTY, METHOD DAN EVENT 1 Pengantar Pemograman Visual Basic menggunakan suatu teknik pemrograman OOP (Object Oriented Programming) yaitu suatu teknik

Lebih terperinci

MEMBUAT APLIKASI MENGGUNAKAN MICROSOFT ACCESS

MEMBUAT APLIKASI MENGGUNAKAN MICROSOFT ACCESS MEMBUAT APLIKASI MENGGUNAKAN MICROSOFT ACCESS Membuat program Aplikasi ternyata tidak sesulit seperti yang dibayangkan. Untuk kebutuhan di kantor kita bisa membuatnya sendiri dengan belajar otodidak. Selain

Lebih terperinci

Krisna D. Octovhiana. 1.1 Apa itu Operator?

Krisna D. Octovhiana. 1.1 Apa itu Operator? Cepat Mahir Visual Basic 6.0 [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),

Lebih terperinci