BAB III METODOLOGI PENELITIAN
|
|
|
- Erlin Lie
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 105 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian ini berupaya untuk merumuskan model pengembangan buku teks bahasa Indonesia dalam bentuk kerangka akademis, pedoman penyusunan, dan contoh bab untuk penyusunan buku teks SMK. Penelitian yang demikian digolongkan ke dalam jenis penelitian pengembangan program pengajaran (developing of instruction program) (Creswell, 1997: 23) atau jenis penelitian dan pengembangan (research and development) menurut Borg dan Gall (1989). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memenuhi tuntutan keberadaan buku teks yang memperhatikan kecakapan hidup para siswa SMK. Adapun pendekatan yang peneliti gunakan adalah pendekatan kualitatif. Bogdan dan Biklen (1992 : 29-33) mengemukakan bahwa suatu penelitian menggunakan pendekatan kualitatif apabila memiliki karakteristik, antara lain, sebagai berikut. a. Qualitative research has the natural setting as the direct source of data and the researcher is the key instrument. b. Qualitative research is deskriptive c. Qualitative researchers are concerned with process rather than simply with outcomes or products. d. Qualitative researchers tend to analyze their data inductively. e. Meaning is of essential concern to the qualitative approach. Sementara itu, Lincoln dan Guba sebagaimana yang dikutip Moleong (1993: 4-8) mengemukakan sebelas karakteristik penelitian kualitatif, yakni (1) latar bersifat alamiah, (2) manusia sebagai alat (instrument), (3) metode kualitatif,
2 106 (4) analisis data secara induktif, (5) teori dari dasar, (6) paparan data bersifat deskriptif, (7) lebih memeintingkan proses daripada hasil (8) ada batas yang ditentukan oleh fokus, (9) adanya kriteria khusus untuk keabsahan data, (10) desain yang bersifat sementara, dan (11) hasil penelitian dirundingkan dan disepakati bersama. Berdasarkan karakteristik di atas, dalam penggunaan pendekatan penelitian kualitatif, peneliti bertindak sebagai pengumpul data penelitian utama. Proses penelitian disesuaikan dengan fokus masalah penelitian yang sedapat mungkin terbangun secara alamiah. Pendekatan kualitatif dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkapkan isi dari buku teks berdasarkan analisis dan menginterpretasikan hasil-hasil analisis dari buku teks bahasa Indonesia yang digunakan di persekolahan. Proses kerja penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pandangan dan pendirian subjek penelitian terhadap situasi yang dihadapinya. Tingkat kepercayaan terhadap data yang diperoleh dilakukan dengan melakukan verifikasi dan validasi data melalui penerapan teknik penelitian yang beragam serta dilakukan terhadap subjek penelitian yang berbeda-beda, kemudian dilakukan penyesuaian-penyesuaian. Proses penyesuaian dilakukan mengingat kemungkinan kemajemukan realitas yang ditemukan di lapangan. Data penelitian yang terkumpul melalui teknik penelitian yang dipilih, selanjutnya dianalisis secara induktif untuk mendapatkan makna dan kondisi alami yang ada. Proses pemaknaan terhadap yang ada, dilakukan dengan interpretasi idiografik (Guba dan Lincoln, 1985 : 42). Proses pemaknaan dalam penelitian ini dilakukan oleh peneliti berdasarkan
3 107 pada interpretasi bersama antara peneliti dengan subjek penelitian dengan tujuan mempertajam hasil penelitian terhadap data yang terkumpul berupa analisis terhadap pernyataan yang dikemukakan oleh subjek penelitian secara analisis isi dari tema yang terkandung dalam dokumen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hal ini karena masalah yang ada di dalamnya dijawab melalui penggambaran objek faktual (Koentjaraningrat, 1986: 32), tanpa memerhatikan aspek kesejarahan dan tidak pula memerlukan usaha-usaha eksperimentasi. Penelitian deskriptif berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek secara apa adanya Data penelitian ini pun berupa data deskriptif dalam bentuk rangkaian kata atau pernyataan deskriptif meskipun terdapat pula data yang terkumpul berupa angka-angka. Data yang dimaksud berupa hal-hal berikut: 1. keberadaan konsep pendidikan kecakapan hidup di dalam kurikulum bahasa Indonesia SMK, 2. keberadaan konsep pendidikaan kecakapan hidup yang dikembangkan di dalam buku-buku teks bahasa Indonesia SMK, 3. pandangan para guru SMK terhadap keberadaan konsep pendidikan kecakapan hidup di dalam kurikulum dan pengembangannya di dalam buku teks bahasa Indonesia yang digunakannya serta tanggapan para guru di dalam menggunakan buku teks itu, 4. tanggapan para siswa SMK terhadap model pengembangan buku teks yang peneliti susun serta komentar mereka tentang kecakapan hidup yang mereka
4 108 perlukan dalam kepentingannya berkomunikasi, bekerja sama, dan untuk dunia kerja yang akan mereka hadapi. 3.2 Sumber Data Data penelitian ini diperoleh dari beberapa sumber di lokasi penelitian, yakni yang berupa hal-hal berikut. 1. Kurikulum SMK yang sekarang sedang berlaku. Kurikulum tersebut mencakup tiga kelas, yakni semenjana, madya, dan unggul. 2. Buku teks bahasa Indonesia SMK yang banyak dipergunakan di sekolahsekolah SMK di Kota Tasikmalaya. Dalam hal ini terpilih tiga buku yang berasal dari penerbit yang berbeda, yakni a. Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia SMK karangan Dra. Suparni, Penerbit Aditya, b. Bahasa Indonesia SMK karangan Titin Fitriani, Penerbit Angkasa, dan c. Bahasa Indonesia SMK karangan Hesti Puji Rastuti dan Purwati, Penerbit Swaka Mitra Kompetensi. 3. Guru-guru bahasa Indonesia SMK, yang dalam hal ini dipilih enam orang dari sekolah yang berbeda. a. 2 orang dari SMKN 1 Tasikmalaya, b. 2 orang dari SMKN 2 Tasikmalaya, c. 2 orang dari SMKN 3 Tasikmalaya. Guru-guru tersebut peneliti pilih berdasarkan pertimbangan pengalaman mereka di dalam mengajarkan materi bahasa Indonesia. Mereka pada
5 109 umumnya adalah guru senior, bahkan pengurus MGMP Bahasa Indonesia di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya. 4. Para siswa SMK sebanyak 30 orang dari sekolah yang sama, namun rumpun (kelas) mereka tidak sama. Harapan peneliti, dengan perbedaan kelas tersebut akan didapat keberagaman tanggapan terhadap model buku teks yang peneliti sodorkan. Tabel 3.1 Data Responden Penelitian Kelas Siswa 1. Manajemen Perkantoran 10 orang 2. Bisnis Akuntansi 10 orang 3. Ekonomi Koperasi 5 orang 4. Industri Pariwisata 5 orang 3.3 Teknik Penelitian Penelitian ini menggunakan teknik analisis isi, angket, wawancara, dan pengembangan produk Analisis Isi Analisis isi atau telaah isi adalah suatu teknik penelitian untuk membuat inferensi-inferensi yang dapat ditiru dan sahih data dengan memperhatikan konteksnya. Klaus Krppendorff (1993 : 15) menjelaskannya secara lebih lanjut, sebagai berikut. Sebagai suatu teknik penelitian, analisis isi mencakup prosedur-prosedur khusus untuk pemprosesan data ilmiah. Sebagaimana semua teknik
6 110 penelitian, analisis isi bertujuan memberikan pengetahuan, membuka wawasan baru, menyajikan fakta, dan panduan praktis pelaksanaannya. Ia adalah sebuah alat. Brelson dalam Klaus Kripendorff (1993: 16) mengatakan bahwa analisis isi sebagai teknik penelitian untuk mendeskripsikan secara objektif, sistematik, dan kuantitatif isi komunikasi yang tampak (manifest). Adapun di dalam penelitian ini, teknik analisis isi dilakukan terhadap kurikulum dan buku-buku teks SMK untuk Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Kegiatan ini dilakukan untuk hal-hal berikut: a. mengetahui struktur materi yang terdapat di dalam kurikulum SMK Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dalam kaitannya dengan pengembangan kecakapan hidup para siswa, b. mengetahui pengembangan konsep pendidikan kecakapan hidup di dalam buku-buku teks bahasa Indonesia SMK Wawancara Wawancara dilakukan terhadap enam orang guru bahasa Indonesia SMK dari sekolah yang berbeda. Wawancara tersebut bertujuan untuk mengumpulkan sejumlah keterangan mengenai pandangan mereka mengenai keberadaan konsep pendidikan kecakapan hidup yang ada di dalam buku teks yang digunakannya. Wawancara juga ditujukan untuk memperoleh gambaran tentang cara mereka di dalam menggunakan buku teks itu di dalam pembelajaran di kelas. Peneliti juga ingin mendapatkan saran-saran tentang aplikasi kecakapan hidup yang dianggap ideal di dalam buku teks.
7 Angket Angket hingga saat ini dipandang sebagai suatu alat atau salah satu instrumen untuk pengumpulan data dari para responden yang kemudian ditelaah, dipelajari, dan dikategorisasikan, serta dianalisis berdasarkan aspekaspek tertentu yang ditanyakan kepada responden. Peneliti memandang penting untuk memilih angket sebagai salah satu dari alat pengumpul data dari penelitian ini. Instrumen yang berupa angket tersebut dipergunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan kemudahan siswa dalam menggunakan model buku teks yang peneliti kembangkan, tingkat kebermanfaatannya dalam meningkatkan kecakapan berkomunkasi, kerja sama, serta kesesuaiannya dengan keperluan mereka di dalam memasuki dunia kerja Pengembangan Produk Pengembangan produk bertujuan untuk merumuskan model pengembangan buku teks bahasa Indoneia yang memperhatikan penerapan kecakapan hidup para siswa SMK. Terdapat dua produk yang dihasilkan melalui penelitian ini: 1. paradigma akademis yang memuat aspek-aspek yang berkenaan dengan (a) landasan filosofis penggunaan buku teks bahasa Indonesia di SMK, (b) tujuan dan fungsi buku teks, (c) pengorganisasi bahan ajar bahasa Indonesia dalam buku teks, (d) komponen buku teks bahasa Indonesia dalam meningkatkan kecakapan hidup siswa SMK, (e) kriteria kualitas buku teks bahasa dalam
8 112 meningkatkan kecakapan hidup siswa SMK, (f) sistematika buku teks bahasa Indonesia untuk siswa SMK; 2. model pengembangan yang berupa contoh bab penyusunan buku teks SMK sebagai aktualisasi dari teori landasan dan hasil pengamatan lapangan, baik itu berdasarkan kajian kurikulum, telaah terhadap buku teks yang ada, serta pandangan-pandangan para guru. KAJIAN KEPUSTAKAAN PENELITIAN YANG RELEVAN INSTRUMENTASI 1. ANGKET 2. PANDUAN PENILAIAN BUKU TEKS 3. PANDUAN WAWANCARA RUMUSAN ANALISIS ISI PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP BUKU BAHASA INDONESIA SMK MATERI LATIHAN LATIHAN MODEL PENGEMBANGAN BUKUBAHASA INDONESIA SMK BERBASIS PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP Gambar 3.1 Alur Penelitian
9 Instrumen Penelitian Untuk mengumpulkan ketiga jenis data itu, penelitian ini menggunakan tiga instrumen, yakni (a) format analisis kurikulum dan buku teks, (b) pedoman wawancara, dan (c) lembar angket. Adapun format untuk melakukan analisis untuk isi kurikulum dan buku teks itu menggunakan format berikut. Tabel 3.2 Format Analisis Kurikulum Kompetensi Dasar Kecakapan Hidup A B C D E F Tabel 3.3 Format Analisis Buku teks Bab/ Pokok Bahasan I.... II. Kecakapan Hidup A B C D E F Keterangan: A. Kesadaran diri 1. kesadaran eksistensi diri sebagai makhluk Tuhan, makhluk sosial, dan makhluk lingkungan 2. kesadaran akan potensi diri dan terdorong untuk mengembangkannya B. Kecakapan berpikir 3. kecakapan menggali informasi 4. kecakapan mengolah informasi dan mengambil keputusan dengan cerdas 5. kecakapan memecahkan masalah secara arif dan kreatif C. Kecakapan berkomunikasi 6. kecakapan mendengarkan 7. kecakapan berbicara
10 kecakapan membaca 9. kecakapan menulis pendapat/gagasan D. Kecakaan bekerja sama 10. kecakapan sebagai teman yang menyenangkan 11. kecakapan sebagai pemimpin yang berempati E. Kecakapan akademik 12. kecakapan mengidentifikasi variabel dan hubungan satu dengan yang lainnya 13. kecakapan merumuskan suatu hipotesis 14. kecakapan merancang dan melaksanakan penelitian F. Kecakapan vokasional 15. Kecakapan vokasional dasar 16. Kecakapan vokasional khusus b. Pedoman wawancara terdiri atas butir-butir pertanyaan terbuka untuk mengetahui pendapat guru tentang pengembangan pendidikan kecakapan hidup di dalam buku teks yang mereka gunakan serta cara di dalam mempergunakan buku teks itu di kelas. Adapun masalah-masalah yang ditanyakan berkenaan dengan hal-hal berikut: 1) pandangan tentang konsep pendidikan kecakapan hidup di dalam kurikulum dan buku teks yang digunakannya, 2) kesesuaian buku teks dengan tuntutan pendidikan kecakapan hidup, 3) cara menggunakan buku teks, khususnya dalam mengembangkan pendidikan kecakapan hidup, 4) saran-saran tentang pengembangan pendidikan kecakapan hidup di dalam buku teks. c. Lembar angket berisi butir-butir pertanyaan semiterbuka utuk mengetahui komentar para siswa tentang model pengembangan buku teks dalam
11 115 kaitannya dengan kecakapan hidup yang mereka perlukan di dalam keseharian dan dunia kerja. Pertanyaan 1. Apakah buku ini membantu di dalam memahami kelebihan dan kelemahan Anda dalam berbahasa? 2. Apakah buku ini membantu Anda di dalam mengoptimalkan potensi Anda, terutama di dalam berbahasa? 3. Apakah buku ini mendorong Anda untuk melakukan pengumpulan informasi sebanyakbanyaknya? 4. Apakah buku teks ini mendorong Anda untuk bisa memanfaatkan informasi secara lebih kreatif? 5. Apakah buku ini bisa membantu Anda di dalam mengatasi masalahmasalah berbahasa pada kehidupan sehari-hari? 6. Apakah buku teks ini menambah kecakapan Anda di dalam berkomunikasi? 7. Apakah buku ini menyadarkan Anda tentang pentingnya bekerja sama/saling membantu di dalam melakukan suatu 8. kegiatan ataupun penyelesaian suatu Tabel 3.4 Lembar Angket Jawaban Ya Tidak Keterangan
12 116 masalah? 9. Apakah buku ini telah menyadarkan Anda tentang pentingnya menghargai pekerjaan ataupun prestasi teman? 10. Apakah buku ini dapat membekali Anda dengan kecakapan-kecakapan berbahasa seandainya Anda menjadi seorang pegawai di dalam suatu perusahaan nanti? 11. Apakah materi di dalam buku teks berguna pula di dalam bembuka suatu lapangan usaha nanti? Secara lebih lengkap, berikut dipaparkan jenis instrumen, topik kajian atau jenis data yang diperlukan, beserta sumbernya. Tabel 3.5 Instrumen, Topik Kajian Penelitian, dan Sumber Data INSTRUMEN TOPIK KAJIAN SUMBER DATA 1. Format analisis Relevansi kurikulum dengan Kurikulum SMK kurikulum pendidikan kecakapan hidup 2. Format analisis buku teks 3. Pedoman wawancara 4. Angket Keberadaan dan pengembangan pendidikan kecakapan hidup di dalam buku teks Pengalaman dan pandangan para guru tentang pengembangan pendidikan kecakapan hidup di dalam kurikulum dan buku teks. Pandangan para siswa tentang model pengembangan buku teks bagi penerapan pendidikan kecakapan Buku SMK Guru SMK Siswa SMK
13 Model pengembangan buku teks bahasa Indonesia SMK hidup Model penyusunan buku teks SMK berbasis pendidikan kecakapan hidup. (Peneliti) 3.5 Langkah-langkah Penelitian Secara umum, Borg & Gall (1970) mengemukakan prosedur kerja atau langkah-langkah yang mungkin ditempuh di dalam penelitian dan pengembangan (research and development), yakni sebagai berikut: 1. mengkaji dan mengumpulkan informasi (termasuk mengkaji literatur, melakukan observasi, interview); 2. merencanakan (termasuk menentukan keterampilan, menyatakan tujuan, menentukan urutan pengajaran, tes kelompok); 3. menyusun produk awal (termasuk pedoman pemakaian, handbook, alat evaluasi); 4. treatment produk awal (observasi, interview); 5. revisi hasil, treatment; 6. penerapan (uji lapangan) main product; data kuantitatif pada awal dan akhir pengajaran dikumpulkan; hasilnya dievaluasi dengan mengaju pada tujuan pengajaran; 7. mengumpulkan data kuesioner, interview; 8. revisi main product; dan 9. desminisasi serta distribusi. Dengan mengikuti saran Borg dan Gall di atas, penelitian ini dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, mulai dari pengumpulan informasi, perumusan masalah, pembuatan instrumen penelitian, pengujian lapangan, pengolahan data, penyimpulan hingga tahap deseminasi dan implementasi. Akhirnya sampai dihasilkan model penyusunan buku teks yang dapat digunakan untuk upaya pembuatan buku teks bahasa Indonesia di masa yang
14 118 akan datang. Adapun tahapan dalam kuantitatif ini dapat diuraikan sebagai berikut. 1. Melakukan pengkajian terhadap kurikulum SMK untuk mengetahui gambaran struktur materi keterampilan berbahasa dalam kaitannya dengan kecakapan hidup para siswa. Hasilnya dikelompokkan berdasarkan keenam jenis kecakapan hidup yang tersaji pada Bab II, yakni meliputi (1) kesadaran diri, (2) kecakapan berpikir, (3) kecakapan berkomunikasi, (4) kecakapan bekerja sama, (5) kecakapan akademik, dan (6) kecakapan vokasional. Hasilnya dideskripsikan ke dalam bentu tabel seperti berikut. Tabel 3.6 Format Pendeskripsian Hasil Analisis Kurikulum Sebaran Kompetensi Dasar Kaitan dengan Kecakapan Hidup 2. Melakukan penelaahan terhadap buku-buku teks SMK Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk mengetahui keberadaan materi-materi kecakapan hidup yang ada di dalamnya. Hal yang peneliti telaah adalah jumlah bab dan pokok bahasan dari setiap buku, isi paparan, serta relevansi pengembangannya dalam kaitan dengan aspek-aspek di dalam kecakapan hidup. Dengan kata lain, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melihat tingkat akomoditas pengembangan kecakapan hidup di dalam buku teks yang menjadi objek penelitian. Hasil dari telaahan ini disajikan dalam tabel berikut.
15 119 Tabel 3.7 Format Pendeskripsian Hasil Analisis Buku Teks Aspek Kecakapan Hidup 1. Kesadaran diri 2. Kecakapan berpikir 3. Kecakapan berkomunikasi 4. Kecakapan bekerja sama 5. Kecakapan akademik 6. Kecakapan vokasional Jumlah Pokok Bahasan Persentase 3. Mengadakan wawancara terbuka dengan beberapa guru SMK dalam mengembangkan materi yang ada kurikulum Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Wawancara itu juga ditujukan untuk memperoleh gambaran tentang cara guru di dalam menggunakan buku teks itu dalam kaitan dengan pengembangan pendidikan kecakapan hidup. Hasilnya berupa data kualitatif yang kemudian menjadi masukan-masukan dalam penyusunan model buku teks bahasa Indonesia yang dianggap ideal dalam pengembangan kecakapan hidup para siswa dan keperluan para guru di lapangan. 4. Merumuskan model pengembangan buku teks Bahasa Indonesia yang ideal bagi para siswa SMK dengan mempertimbangan jenis-jenis pendidikan kecakapan hidup yang sesuai dengan tuntutan kurikulum, masukanmasukan para guru, serta keperluan para siswa. 5. Menyebarkan model pengembangan buku teks, satu bab, kepada para siswa untuk memeroleh respons di dalam keterpahaman dan kebermanafaatannya
16 120 bagi mereka, khususnya di dalam keperluan mereka di dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja. Lebih terperincinya, langkah-langkah penelitian ini diuraikan sebagai berikut. a. Penelitian dan pengumpulan informasi, antara lain, melalui penggalian pandangan dari siswa dan guru, kajian pustaka dan hasil penelitian yang relevan, untuk mengetahui buku-buku teks bahasa Indonesia yang dipergunakan di SMK Kota Tasikmalaya. b. Merumuskan permasalahan yang akan diteliti. c. Pembuatan instrumen penelitian berupa panduan analisis kurikulum dan penilaian buku teks bahasa Indonesia SMK, panduan wawancara bagi guru, dan angket untuk siswa. d. Pengujian lapangan operasional dengan mengumpulkan data dari hasil analisis dokumen (kurukulum dan buku teks), hasil wawancara, dan angket. e. Pengolahan data dari semua instrumen dan pembahasan hasil studi lapangan. f. Pembuatan kesimpulan, rekomendasi, dan model buku teks bahasa Indonesia kelas XII (kelas unggul). g. Diseminasi dan implementasi. Laporan hasil penelitian ini didiskusikan antarkolega, subjek penelitian (guru dan siswa SMK), dikonsultasikan dengan pembimbing penulisan disertasi, diuji oleh tim penguji, dan diupayakan untuk dimuat dalam jurnal penelitian.
17 121 Langkah-langkah di atas dapat digambarkan dalam bagan alur berikut. Langkah 1 Penelitian & Pengumpulan Informasi Langkah 2 Perencanaan Langkah 3 Penyebaran instrumen & Penelaahan kurikulum dan buku teks bahasa Indonesia SMK Penelitian skala kecil Kajian pustaka Studi penelitian yang relevan Identifikasi aktivitas pembelajaran dengan penggunaan buku teks b. Indonesia Identifikasi permasalahan Perumusan masalah Penyebaran instrumen ke lapangan Angket Wawancara Penelaahan dengan penggunaan format analisis kurikulum dan penilaian buku teks bahasa Indonesia Langkah 4 Pengolahan dan analisis data Pengolahan data Pengolahan data hasil analisis kurikulum dan buku serta wawancara terhadap guru
18 122 Langkah 5 Pembahasan Langkah 6 Pembuatan model buku teks bahasa Indonesia SMK Pembahasan hasil analisis kurikulum dan penilaian buku teks bahasa Indonesia (deskripsi penilaian peneliti, guru & siswa ttg buku teks berbasis kecakapan hidup) Pembuatan model buku teks bahasa Indonesia SMK Langkah 7 Diseminasi dan Implementasi Diskusi Pengujian Publikasi Jurnal Gambar 3.2 Langkah-langkah Penelitian
19 Paradigma Penelitian PARADIGMA PENELITIAN Masalah Penelitian Bagaimanakah penerapan model pendidikan kecakapan hidup di dalam buku teks bahasa Indonesia? Kajian Teori Kajian Data Pentingnya penerapan kecakapan hidup di dalam buku teks bahasa Indonesia Penerapan kecakapan hidup di dalam buku teks bahasa Indonesia SMK menurut tuntunan kurikulum, pendapat guru, dan keperluan Formula Analisis-Sintesis Refleksi Formulasi Model Pengembangan Buku Teks Bahasa Indonesia SMK Berbasis Pendidikan Kecakapan Hidup
20 124 Gambar 3.3 Paradigma Penelitian
DAFTAR ISI. Abstrak... Kata Pengantar. Daftar Isi. Daftar Tabel... Dafatar Gambar. 1.1 Latar Belakang Pengajaran...
DAFTAR ISI Abstrak... Kata Pengantar. Daftar Isi Daftar Tabel... Dafatar Gambar i iii vi xii xv BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang... 1 1.1.1 Peranan Buku di Dalam Pengajaran... 1.1.2 Buku Pelajaran
kajian dalam penelitian ini menyangkut perilaku organisasi, maka metode yang dianggap tepat adalah metode deskriptif pendekatan
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Fokus kajian dalam penelitian ini menyangkut perilaku organisasi, maka metode yang dianggap tepat adalah metode deskriptif pendekatan kualitatif. Sejalan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah suatu penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yang tepat untuk melakukan sesuatu ; dan Logos yang artinya ilmu atau
57 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi penelitian berasal dari kata Metode yang artinya cara yang tepat untuk melakukan sesuatu ; dan Logos yang artinya ilmu atau pengetahuan. Jadi, metodologi artinya
Tahap awal. Tahap proses pelaksnaan. Tahap akhir pelaporan
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain Penelitian dibuat agar proses penelitian lebih terstruktur dan memiliki tahapan-tahapan serta prosedur yang jelas, memberikan prosedur untuk mendapatkan
BAB III METODELOGI PENELITIAN. Pandangan konstruktivis memelihat realitas sebagai hasil konstruksi
BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1. ParadigmaKonstruktivis Pandangan konstruktivis memelihat realitas sebagai hasil konstruksi manusia atas realitas. Konstruktivisme melihat bagaimana setiap orang pada
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. kegiatan komunikasi serta hubungan-hubungan sosialnya. Subjek memiliki
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Paradigma Penelitian Paradigma yang akan digunakan oleh peneliti dalam pelaksanaan penelitian adalah paradigma konstruktivisme. Konstruktivisme menolak pandangan positivisme
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode penelitian Penelitian ini dirancang dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R & D). Gall and Borg (2003;569) mendefinisikan
BAB III METODE PENELITIAN. Berdasarkan tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui keefektivan strategi
77 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Berdasarkan tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui keefektivan strategi membaca cepat dengan menggunakan teknik membaca skimming dan scanning dalam meningkatkan
BAB III METODE PENELITIAN
32 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah SD Negeri Layungsari yang terletak di Kecamatan Cihideung Kota
BAB III METODE PENELITIAN
13 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Metode penelitian dipilih dengan mempertimbangkan kesesuaian dengan objek studi agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan dalam sebuah penelitian, maka
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. METODE PENELITIAN 1. Pendekatan Penelitian Berdasarkan permasalahan yang diteliti mengenai pola asuh ibu bekerja dalam memberikan motivasi belajar anak, maka penelitian ini
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Berdasarkan rumusan masalah dan tujuan yang telah dirumuskan dalam
61 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Berdasarkan rumusan masalah dan tujuan yang telah dirumuskan dalam bab 1, penelitian ini secara umum bertujuan mengembangkan software untuk tes kemampuan membaca pemahaman
BAB III METODE PENELITIAN
20 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian dan Desain Penelitian Penelitian merupakan karya ilmiah yang disusun menggunakan metodemetode tertentu, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kevalitan datanya.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa model
49 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) yang dapat membantu siswa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 1) Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Peneliti memilih menggunakan penelitian kualitatif sesuai dengan pendapat Strauss dan Corbin (Basrowi&
BAB III METODELOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat
BAB III METODELOGI PENELITIAN 3.1. Sifat Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat interpretatif yaitu peneliti melakukan pengamatan langsung secara menyeluruh dari
BAB III METODE PENELITIAN. dilakukan karena peneliti ingin mengeksplor fenomena-fenomena yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Djam an Satori (2011: 23) mengungkapkan bahwa penelitian kualitatif dilakukan karena peneliti
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. dasarnya penelitian adalah upaya mengumpulkan data yang akan dianalisis.
78 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode merupakan suatu cara yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan, sedangkan penelitian merupakan sarana untuk mencari kebenaran. Pada dasarnya
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Dalam Penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya adalah deskriptif. 1. Pendekatan Kualitatif Pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN. A. Pendekatan Penelitian dan Teknik Pengumpulan Data
51 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian dan Teknik Pengumpulan Data 1. Pendekatan Penelitian Pertanyaan-pertanyaan penelitian yang diajukan lebih membutuhkan data kualitatif tetapi dalam
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan Reasearch and Development (R&D)atau dengan kata lain penelitian ini akan berfokus pada penelitian terhadap analisa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian 3.1.1 Desain Penelitian Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang pelaksanaannya direncanakan dalam dua siklus.
BAB III METODE PENELITIAN. Agar tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda maka beberapa istilah yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Definisi Operasional Agar tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda maka beberapa istilah yang digunakan dalam penelitian ini dijelaskan sebagai berikut: 1. Kesulitan belajar
Tim Uji Jumlah Karateristik sampel Proses dan orientasi produk
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Objek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Cihampelas Jln. Raya Sayuran Desa Mekarmukti Kec. Cihampelas, Kab. Bandung Barat 40562. Dipilihnya lokasi
BAB III METODE PENGEMBANGAN. experiential learning ini termasuk ke dalam jenis penelitian Research and
24 BAB III METODE PENGEMBANGAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian pengembangan modul pembelajaran menulis puisi berbasis experiential learning ini termasuk ke dalam jenis penelitian Research and Development
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan naturalistik yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan naturalistik yang menghendaki interaksi langsung secara intensif dan mendalam terhadap sumber
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Populasi atau Sampel Penelitian Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah salah satu SMA Negeri di kota Bandung, yaitu SMA Negeri 15 Bandung. Populasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini diuraikan metode penelitian yang dilaksanakan. Uraian tersebut diawali dengan uraian tentang lokasi dan subjek penelitian, desain dan metode penelitian yang digunakan,
BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian Tentang Pembinaan Kemampuan Profesional Guru
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Pendekatan Penelitian Metode penelitian Tentang Pembinaan Kemampuan Profesional Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi ini dilakukan melalui
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Menurut Sugiyono (2012:2) Metodologi merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Dalam suatu penelitian, metode digunakan
BAB III METODE PENELITIAN. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN A. Paradigma Penelitian 1. Pendekatan dan Metode Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Model penelitian dan Pengembangan Model penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) adalah metode yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (Penelitian dan Pengembangan). Hal ini dikarenakan penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. BERMUTU di MGMP Sub Rayon I Tanjungsari, sesuai dengan butir-butir
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Untuk mendapatkan gambaran mengenai implementasi pembelajaran dan pemahaman konsep Materi dan Sifatnya pada guru IPA SMP peserta program BERMUTU di MGMP
BAB III METODE PENELITIAN A. MODEL PENGEMBANGAN Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan inovasi pembelajaran yang menggunakan metode
BAB III METODE PENELITIAN A. MODEL PENGEMBANGAN Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan inovasi pembelajaran yang menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development / R&D).
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. ini berkaitan dengan proses, prinsip dan prosedur penelitian.
68 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi, dalam pengertian luas mengacu kepada pengertian yang menyangkut proses, prinsip dan prosedur yang dipergunakan untuk mendekati masalah dan mencari jawabannya.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penulis dalam penelitian ini mengambil lokasi di salah satu sekolah Menengah Kejuruan Negeri di kabupaten Bandung tepatnya
BAB III METODE PENELITIAN. A. Tempat dan Waktu Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat penelitian merupakan tempat diperolehnya data yang dibutuhkan dari masalah yang sedang diteliti. Penelitian ini dilaksanakan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini pada dasarnya merupakan penelitian dan pengembangan.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Penelitian ini pada dasarnya merupakan penelitian dan pengembangan. Penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D) merupakan sebuah proses
BAB III METODE PENELITIAN
33 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan pada studi ini adalah pendekatan kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan menggunaka pendekatan mixed methods research, yaitu menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif sebagaimana
BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada metode. penelitian dan pengembangan.
84 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Tahapan Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada metode penelitian dan pengembangan. Dalam aplikasinya melakukan penyesuaian dengan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode dan Jenis Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode deskriptif adalah pencarian fakta dengan interpretasi yang tepat. Deskriptif
Penelitian Pengembangan
1 Penelitian Pengembangan Oleh : Nunuk Suryani Tesis dan disertasi yang ditulis berdasarkan hasil kerja pengembangan menuntut format dan sistematika yang berbeda dengan tesis dan disertasi yang ditulis
BAB III METODE PENELITIAN. ilmiah, Peneliti sebagai instrument pertama, bersifat deskriptif, lebih
47 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif karena keadaan yang diselidiki memenuhi
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. kewilayahan dalam penelitian ini merujuk desain penelitian deskriptifkualitatif,
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Metode untuk penyusunan perencanaan partisipatif berbasis kewilayahan dalam penelitian ini merujuk desain penelitian deskriptifkualitatif, yaitu suatu metode
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Sebelum melakukan penelitian ke lapangan, seorang peneliti harus melakukan
60 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Sebelum melakukan penelitian ke lapangan, seorang peneliti harus melakukan persiapan yang sesuai dengan prosedur penelitian. Persiapan-persiapan ini akan membantu kelancaran
BAB 3 METODE PENELITIAN. Penelitian ini secara umum merupakan penelitian yang bertujuan untuk
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1. Metode dan Langkah-langkah Penelitian Penelitian ini secara umum merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan suatu aplikasi mobile learning berbasis WAP. Metode
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian dilakukan untuk
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian dilakukan untuk membuat pencandraan atau gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian merupakan rangkaian kegiatan ilmiah dalam rangka pemecahan suatu permasalahan. Jadi penelitian merupakan bagian dari usaha pemecahan masalah. Fungsi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
46 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian dalam Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Kecerdasan Jamak ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D)
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Metode Dan Langkah-Langkah Penelitian Penelitian ini secara umum merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan suatu sistem informasi manajemen sekolah. Metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Sesuai dengan permasalahan, penelitian ini bertujuan untuk
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Metode Penelitian Sesuai dengan permasalahan, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kondisi aktual tentang pelaksanaan Al-Quran dengan metode isyarat
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pendekatan dalam penelitian ini mengacu pada gabungan pendekatan
81 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Pendekatan dan Metode Penelitian Pendekatan dalam penelitian ini mengacu pada gabungan pendekatan kualitatif dan kuantitatif berikut: 1. Pendekatan Kualitatif Dalam
BAB III METODE PENELITIAN
45 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian dan pengembangan (research and development). Metode penelitian dan pengembangan merupakan suatu metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), yakni penelitian yang dilakukan di kencah atau medan terjadinya gejala-gejala yang diselidiki
BAB III METODE PENELITIAN. A. Pendekatan Penelitian, Metode Penelitian Dan Teknik Pengumpulan Data
92 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian, Metode Penelitian Dan Teknik Pengumpulan Data 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan pada hakekatnya merupakan suatu upaya untuk menemukan kebenaran
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. (Mulyana, 2002: 145) merupakan proses, prinsip, dan prosedur yang kita
87 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Pendekatan dan Metode Penelitian Metodologi sebagaimana dikemukakan oleh Bogdan dan Taylor (Mulyana, 2002: 145) merupakan proses, prinsip, dan prosedur yang kita gunakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Prosedur Penelitian Penelitian ini dilakukan menggunakan desain penelitian Research and development (R&D). R&D adalah suatu proses atau langkah-langkah untuk mengembangkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Tamanwinangun yang beralamat di Jalan Bocor Nomor 54, Kelurahan Tamanwinangun,
BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan kualitatif, artinya data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka,
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pengantar Bab ini menjelaskan tentang pendekatan yang dilakukan adalah melalui pendekatan kualitatif, artinya data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka, melainkan data
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Ada beberapa hal yang dibahas dalam metode penelitian, diantaranya adalah lokasi dan subyek penelitian, metode penelitian, diagram alir penelitian, instrumen penelitian, teknik
BAB III METODE PENELITIAN. Adanya keberhasilan dalam suatu penelitian dapat ditentukan oleh
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Metode Penelitian Adanya keberhasilan dalam suatu penelitian dapat ditentukan oleh pendekatan yang digunakan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini
BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. kesehatan mental menurut pandangan orang Melayu Riau, sehingga menggunakan
26 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai konsep kesehatan mental menurut pandangan orang Melayu Riau, sehingga menggunakan metode kualitatif
BAB III METODE PENELITIAN
47 BAB III METODE PENELITIAN Bagian ini akan membahas tentang (1) Pendekatan dan Rancang Penelitian, (2) Kehadiran Peneliti, (3) Sumber Data Penelitian, (4) Teknik Pengumpulan Data, (5) Analisis Data,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. merupakan suatu cara untuk mencari kebenaran secara ilmiah berdasarkan pada data
49 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Suatu penelitian ilmiah dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya apabila menggunakan suatu metode yang sesuai dengan kajian penelitian. Metode penelitian
B. Model Pengembangan Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development/r&d) yang mengacu pada model
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di program studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas
BAB III RUMUSAN PENELITIAN. mengungkapkan sesuatu yang belum diketahui dengan metode sistematis dan terarah.
BAB III RUMUSAN PENELITIAN 3.1. Pendekatan Penelitian Pada dasarnya penelitian merupakan kegiatan ilmiah yang bertujuan untuk mengungkapkan sesuatu yang belum diketahui dengan metode sistematis dan terarah.
perumusan dan pelaksanaan kebijakan program kerja PGRI, (c) peluang
70 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian deskriptif dilaksanakan dengan memfokuskan pada upaya
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. 1. Pendekatan Kualitatif Pendekatan yang
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini masuk dalam kategori penelitian kualitatif.
76 III. METODE PENELITIAN 3.1 Metode Yang Digunakan Penelitian ini masuk dalam kategori penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif dimaksudkan sebagai jenis penelitian yang temuan-temuanya tidak
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode Riset and Development atau
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode Riset and Development atau penelitian dan pengembangan. Pendekatan ini merujuk kepada teori Borg & Gall dalam bukunya
METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluasi. Pendekatan kuantitatif
III. METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan pada Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah di Kota Bandar Lampung tahun 2009. 3.2 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini
BAB III METODE PENELITIAN. dan unit yang diteliti, yaitu berusaha menggambarkan, menganalisis masalahmasalah
BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian dan Pendekatan Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriftif kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan
BAB III METODE PENELITIAN. pendidikan (educational research and development) menggunakan 4D
51 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Pengembangan bahan ajar khususnya Lembar Kegiatan Siswa (LKS) dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan pendidikan (educational
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Rancangan penelitian tindakan kelas ini adalah sebagai berikut : 1. Tempat Penelitian Penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Rancangan penelitian tindakan kelas ini adalah sebagai berikut : 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 3 Boyolali,
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan di tiga buah sekolah menengah pertama
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan di tiga buah sekolah menengah pertama negeri yang berada di Kabupaten Magelang yaitu SMP N 1 Mungkid, SMP N 2
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Subjek Penelitian Yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah Bab ikatan kimia yang terdapat dalam buku teks pelajaran kimia kelas X yang paling banyak digunakan di
pasti yang merupakan suatu nilai di balik data yang tampak. 2
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Tipe dari penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian deskriptif melukiskan secara sistematis fakta atau karakteristik populasi tertentu atau bidang tertentu
BAB III METODE PENELITIAN
ilmiah. 1 Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan jenis
