PERANCANGAN TATA LETAK BERBANTUAN KOMPUTER (COMPUTERIZED AIDED LAYOUT)
|
|
|
- Ida Cahyadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PERANCANGAN TATA LETAK BERBANTUAN KOMPUTER (COMPUTERIZED AIDED LAYOUT) 286
2 Latar belakang computerized aided layout (CAL) Rumitnya masalah Berkembangnya komputer Kerja komputer dengan logika, matematika, statistika, dan model Peralihan pendekatan perancangan tata letak tradisional menjadi analitik 287
3 Kesulitan menggunakan CAL dalam perancangan tata letak Hasil layout dari CAL sering kurang baik, perlu penyesuaian lagi Kriteria terbatas 288
4 Masalah perancangan tata letak fasilitas dapat dipandang sebagai masalah penempatan n fasilitas pada n lokasi dengan tujuan minimasi total jarak pemindahan bahan. 289
5 Klasifikasi perancangan tata letak fasilitas 1. Metode pemasukan data untuk aliran antar departemen 2. Metode pembentukan layout 290
6 Metode pemasukan data untuk aliran antar departemen(1) Kuantitatif : form to chart Pengukuran kuantitatif menghitung total jarak pergerakan/perpindahan material dengan formula: TC = i j k l fij = frekuensi pergerakan material dari fasilitas i ke fasilitas (sel) j dkh = jarak dari lokasi k ke lokasi h xik(xjh) = 1, jika fasilitas i(j) dilokasikan pada lokasi k(h) atau 0, jika yang lainnya f ij d kh x ik x jh 291
7 Metode pemasukan data untuk aliran antar departemen(2) Kualitatif : relantionship chart Pengukuran kualitatif menggunakan skala : A = absolutely essensial (mutlak penting) E = especially important (sangat penting) I = important (penting) O = ordinary closeness (kedekatan biasa) U = unimportant (tidak penting) X = undesirable (tidak diharapkan) 292
8 Metode pembentukan layout(1) 1. Pembentukan Dimulai dari tidak ada penempatan fasilitas untuk menghasilkan tata letak fasilitas. Software yang digunakan adalah : CORELAP (Computerized Relantionship Chart) ALDEP (Automated Layout Design Problem) PLANET (Plant Layout Analysisi and Evaluation Technique) 293
9 Metode pembentukan layout(2) 2. Perbaikan Memerlukan inisialisasi penempatan fasilitas yang disebut sebagai layout awal. Software yang digunakan adalah : CRAFT (Computerized Relative Allocation of Facilities Technique) COFAD (Computerized Facilities Design) 294
10 CORELAP (Computerized Relantionship Chart) Prinsip CORELAP adalah memaksimasi total closeness rating (TCR). A = 6, E = 5, I = 4, O = 3, U = 2, X = 1 TCR i = m j 1 V ( r ij ) V(r ij ) = closeness rating untuk departemen i dan j TCR i = total closeness rating 295
11 Input yang dibutuhkan Input minimum yang diperlukan : Peta hubungan (ARC) untuk setiap departemen Jumlah departemen Luas setiap departemen Bobot untuk setiap entry pada REL Input minimum yang diperlukan : Input yang dapat ditambahkan : Skala dari tampilan output Perbandingan panjang dan lebar bangunan Penempatan awal departemen 296
12 Prinsip kerja Departemen yang memiliki TCR paling tinggi akan ditempatkan terlabih dahulu (departemen 1) di tengah layout. Periksa apakah ada departemen yang memiliki hubungan rating A dengan departemen 1. letakkan di sebelah didepartemen 1. Urutan pencarian : A, E, I, O Jika terdapat lebih dari satu departemen yang memiliki hubungan rating minimal O, maka pilih departemen yang memiliki nilai TCR yang lebih besar Jika terdapat lebih dari satu departemen yang memiliki TCR yang sama, maka pilih departemen dengan luas yang lebih besar 297
13 ALDEP (Automated Layout Design Problem) Karakteristik ALDEP: Menghasilkan banyak layout dengan rating masing-msing. Bisa digunakan untuk banyak lantai Bisa ada dummy 298
14 Input yang dibutuhkan Panjang, lebar, dan luas yang diperlukan untuk setiap lantai Skala dari tampilan layout Jumlah departemen dalam layout Jumlah layout yang akan dibentuk Minimum skor yang diijinkan untuk layout yang diterima Preferensi minimum departemen REL chart untuk departemen Lokasi dan ukuran dari setiap lantai yang dibangun 299
15 Prinsip kerja(1) Pemilihan departemen yang akan ditempatkan pada layout dipilih secara random Pencarian departemen berikutnya berdasarkan rating pada REL Chart. Urutan pencarian adalah rating A, E, I, O Jika tidak terdapat departemen yang memiliki rating cukup tinggi untuk ditempatkan, maka pemilihan dilakukan secara random pada departemen yang masih belum ditempatkan 300
16 Prinsip kerja(2) Skor layout diperoleh dengan menjumlahkan nilai yang ditentukan berdasarkan rating kedekatan : A = 43 = 64 E = 42 = 16 I = 41 = 4 O = 40 = 1 U = 0 X = -45 = ALDEP dapat menangani sampai dengan 63 departemen Departemen pertama yang ditempatkan diletakkan pada sudut kiri atas dari layout, kemudian turun ke bawah. 301
17 PLANET (Plant Layout Analysis and Evaluation Technique) 3 cara pemasukan input aliran material, yaitu : 1. tentukan urutan produksi setiap departemen untuk setiap part 2. memasukkan langsung data from to chart 3. matriks penalti 302
18 Algoritma metode seleksi(1) Metode A : Pilih departemen yang masuk ke layout menggunakan ongkos flow-between Pasangan departemen yang masuk pertama kali harus departemen yang memiliki prioritas tertinggi dan ongkos flow-between yang tertinggi Departemen yang akan masuk berikutnya adalah departemen yang memiliki prioritas tertinggi diantara departemen yang belum terpilih dan ongkos flowbetween yang tertinggi dengan departemen mana saja yang telah berada dalam layout. 303
19 Algoritma metode seleksi(2) Metode B : Pasangan departemen yang masuk pertama kali harus departemen yang memiliki prioritas tertinggi dan ongkos flow-between yang tertinggi Departemen yang masuk berikutnya adalah departemen yang memiliki prioritas tertinggi di antara departemen yang belum terpilih dan departemen yang memiliki jumlah ongkos flow-between yang tertinggi dengan seluruh departemen yang telah berada dalam layout 304
20 Algoritma metode seleksi(3) Metode C : Pasangan departemen yang masuk pertama kali harus departemen yang memiliki prioritas tertinggi dan departemen yang memiliki ongkos flow-between yang tertinggi terhadap seluruh departemen yang ada Departemen yang masuk berikutnya adalah departemen yang memiliki prioritas tertinggi dan departemen memiliki jumlah ongkos flow-between yang tertinggi dibandingkan dengan seluruh departemen yang ada 305
21 Prinsip kerja Pilih dua departemen yang akan ditempatkan pertama kali dan kemudian letakkan secara berdekatan pada bagian tengah layout Setiap departemen yang akan ditempatkan berikutnya diletakkan sedemikian rupa sehingga menghasilkan penambahan ongkos penanganan material yang paling kecil. Langkah ini dilakukan dengan trial and error Ongkos penanganan material diperoleh dengan melakukan perkalian terhadap jarak antara sentroid departemen dengan ongkos flow-between 306
22 CRAFT (Computerized Relative Allocation of Facilities Technique) Prinsip CRAFT adalah meminimasi ongkos pemindahan, di mana ongkos tersebut dinyatakan sebagai fungsi linier terhadap jarak yang ditempuh CRAFT digunakan terutama jika ongkos penanganan material menjadi pertimbangan utama 307
23 Input yang dibutuhkan Layout awal Aliran data Data ongkos Jumlah dan lokasi dari departemen yang memiliki tempat tetap 308
24 Prinsip kerja Tentukan sentroid setiap departemen pada layout awal, kemudian hitung rectilinear distance antar centroid departemen dan simpan data tersebut dalam matriks jarak Ongkos transportasi untuk layout awal diperoleh dengan melakukan perkalian terhadap setiap entri pada from to chart dengan matriks ongkos dan matriks jarak CRAFT kemudian melakukan pertukaran antar departemen 309
25 Procedur/Flow Chart dari CRAFT Baca Konfigurasi Tata Letak Awal Baca Konfigurasi Tata Letak Awal Baca Konfigurasi Tata Letak Awal Baca Konfigurasi Tata Letak Awal Baca Konfigurasi Tata Letak Awal Baca Konfigurasi Tata Letak Awal Baca Konfigurasi Tata Letak Awal Baca Konfigurasi Tata Letak Awal Apakah OngkosTotal Berkurang Ya Baca Konfigurasi Tata Letak Awal Tidak STOP 310
26 COFAD (Computerized Facilities Design) merupakan modifikasi dari CRAFT, yang memperhatikan alternatif alat material handling. CRAFT bertujuan memilih layout dan sistem penanganan material yang menghasilkan ongkos penanganan material yang terendah. 311
27 Input yang dibutuhkan Layout awal Aliran data Data ongkos Jumlah dan lokasi dari departemen yang memiliki tempat yang tetap Ongkos dari alternatif penanganan materia 312
28 Perhitungan Ongkos Pemindahan Untuk peralatan penanganan material yang memiliki lintasan tetap: Ongkos perpindahan = ongkos variabel x panjang lintasan + ongkos tetap Untuk peralatan penanganan material yang memiliki lintasan tidak tetap: Ongkos perpindahan = ongkos variabel x waktu perpindahan + ongkos tetap x utilisasi peralatan untuk pergerakan yang dilakukan 313
29 Prinsip kerja Untuk layout awal, hitung ongkso setiap perpindahan dengan setiap alternatif penanganan material yang ada. Pilih sistem penanganan material yang memberikan ongkos perpindahan yang minimum Perbaikan pertama yang dilakukan adalah untuk meningkatkan utilisasi peralatan yang digunakan. Perbedaan antara utilisasi dan kebutuhan peralatan dinamakan dengan deviasi Tugas peralatan yang memiliki deviasi yang besar sebagian akan dipindahan pada peralatan yang memiliki deviasi kecil Perbaikan kedua dilakukan untuk memperoleh sistem penanganan material yang memiliki ongkos terendah 314
30 Formulasi MPK (Masalah Penugasan Kuadratik) Formulasi MPK untuk prosedur CRAFT : Y ij = U ij V ij Total ongkos material handling : TC = 1 2 Total ongkos sebelum pertukaran adalah : TC(a) = Total ongkos setelah pertukaran adalah : TC(a ) = n n i 1 j 1 n Y Y ij d ij d n Y iu iu iv i 1 ; v i 1; u n Y d n Y d iu iu iv i 1 ; v i 1; u iu d Y iu uv Y uv d d uv uv 315
31 Layout Awal A A A A A A A A A A G G G G G G G G 2 A A G G 3 A A A A A A A A A A G G G G 4 B B B B B C C C C C E E G G G G G G 5 B B C C E E E E E E E E 6 B B C C C C C E E E E E E E E 7 B B B B B D D D D F F F F F F F F F 8 D D D D D D D F F 9 D D D F F F F F 10 D D D D D D D D H H H H H F F F F F 316
32 Matrik jarak dari layout awal A B C D E F G H A B C 7 10 D 6 12 E 3 4 F G H 317
33 Matriks ongkos transportasi layout awal A B C D E F G H Total A B C D E F G H 318
34 Matriks jarak persiapan pertukaran departemen E dan F A B C D E F G H A B C 10 7 D 6 9 E 3 7 F G H 319
35 Matriks ongkos persiapan pertukaran departemen E dan F A B C D E F G H Total A B C D E F G H 320
36 Layout setelah pertukaran departemen E dan F A A A A A A A A A A G G G G G G G G 2 A A G G 3 A A A A A A A A A A G G G G 4 B B B B B C C C C C F F G G G G G G 5 B B C C F F F F F F F F 6 B B C C C C C F F F F F F E 7 B B B B B D D D D E E E E E E F F 8 D D D D D D D E E F F 9 D D E E E E E E F F 10 D D D D D D D D H H H H H E E F F F 321
37 Matriks jarak setelah pertukaran departemen E dan F A B C D E F G H A B C 8 9 D 6 8 E 4 6 F G H 322
38 Matriks ongkos setelah pertukaran departemen E dan F A B C D E F G H Total A B C D E F G H 323
39 Hasil iterasi CRAFT Iterasi Dept. yang dipertukarkan Estimasi reduksi Aktual reduksi Ongkos transp. Akhir 1 E dan F C dan B Tidak ada pertukaran departemen lagi yang akan menurunkan ongkos transportasi 324
Keuntungan. Perhitungan dapat dilakukan lebih cepat. Mampu menyelesaikan masalah yang kompleks. Proses perancangan lebih ekonomis
Pendahuluan Algoritma terkomputer merupakan alat yang sangat ampuh baik untuk membuat perbandingan pilihan susunan wilayah kegiatan dalam batasan kriteria yang terpilih dan data yang tersedia. Keuntungan
TATA LETAK DENGAN BANTUAN KOMPUTER. Tataletak Fasilitas dengan Bantuan Komputer
TATA LETAK DENGAN BANTUAN KOMPUTER 1 KEUNTUNGAN PENGGUNAAN KOMPUTER DALAM PENYELESAIAN MASALAH TATA LETAK 1. Perhitungan dapat dilakukan lebih cepat. 2. Mampu menyelesaikan masalah yang kompleks. 3. Proses
PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS DAN ALGORITMA BLOCPLAN
PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS DAN ALGORITMA BLOCPLAN Disusun Oleh: Risya Yuthika (1102120156) Septi Kurniawan (1102130054) Tio Auzan Hawali (1102120067) Nenden Widha Soraya (1102120157) Achmad Rizaldi
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... LEMBAR PERSETUJUAN TUGAS AKHIR... LEMBAR PENGESAHAN TUGAS AKHIR... HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN... LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN... LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI... ABSTRAKSI...
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Skripsi Starta 1 Semester Ganjil 2005 / 2006 USULAN BLOCK LAYOUT LANTAI PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE CRAFT, CORELAP, DAN ALDEP UNTUK
Pembahasan Materi #13
1 TIN314 Perancangan Tata Letak Fasilitas Pembahasan 2 Latar Belakang Aplikasi Komputer PTLF Paket Program Komersial Kriteria Program Komputer PTLF Teknik Komputer PTLF Tabel Perbandingan CRAFT MULTIPLE
BAB 3 METODE PEMECAHAN MASALAH
BAB 3 METODE PEMECAHAN MASALAH 3.1 Flowchart Pemecahan Masalah Untuk memberikan gambaran yang sistematik guna mempermudah pembaca dalam memahami masalah yang dibahas dalam skripsi ini, maka dibuatlah suatu
Usulan Perbaikan Tata Letak Fasilitas dengan Menggunakan Algoritma CRAFT
Malikussaleh Industrial Engineering Journal Vol.4 No.2 (2015) 36-41 ISSN 2302 934X Industrial Management Usulan Perbaikan Tata Letak Fasilitas dengan Menggunakan Algoritma CRAFT Suharto Tahir *, Syukriah
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 TATA LETAK FASILITAS DAN RUANG LINGKUPNYA 2.1.1 Definisi Tata Letak Fasilitas Masalah tata letak fasilitas atau sering disebut juga tata letak pabrik menurut James Apple didefinisikan
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 FLOW CHART PEMECAHAN MASALAH Untuk memberikan gambaran yang sistematik guna mempermudah pembaca dalam memahami masalah yang dibahas dalam skripsi ini, maka dibuatlah suatu
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka 2.1.1 Pengertian dan Tujuan Tata Letak Definisi tata letak ditinjau dari sudut pandang produksi adalah susunan fasilitas fasilitas produksi untuk memperoleh efisiensi
3. Masukkan alasan setiap pasangan departemen pada peta keterkaitan yang. didasarkan pada informasi karyawan dan pihak manajemen atau
71 3. Masukkan alasan setiap pasangan departemen pada peta keterkaitan yang didasarkan pada informasi karyawan dan pihak manajemen atau pengetahuan tentang keterkaitan antar kegiatan. 4. Catat derajat
III. METODE PENELITIAN
19 III. METODE PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran Konseptual Penelitian ini diawali dengan melakukan studi tahap awal di CV Massitoh Catering Services, yaitu mengenai struktur organisasi, ruang lingkup,
USULAN RANCANGAN TATA LETAK FASILITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE AUTOMATED LAYOUT DESIGN PROGRAM (ALDEP) DI EDEM CERAMIC *
Reka Integra ISSN: 2338-5081 Jurusan Teknik Industri Itenas No.2 Vol.03 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional April 2015 USULAN RANCANGAN TATA LETAK FASILITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE AUTOMATED LAYOUT
USULAN PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE AUTOMATED LAYOUT DESIGN PROGRAM (ALDEP) DI CV. KAWANI TEKNO NUSANTARA *
Reka Integra ISSN: 2338-5081 Jurusan Teknik Industri Itenas No.04 Vol.02 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional Oktober 2014 USULAN PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE AUTOMATED
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA Jurusan Teknik Industri Tugas Akhir Sarjana Semester Ganjil Tahun 2006/2007 Abstrak STUDY PERBAIKAN BLOCK LAYOUT LANTAI PRODUKSI PADA PT. INDO KERAMIK INTI WIDYA UNTUK MEMINIMALISASI
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan industri yang semakin pesat membuat persaingan antara industri satu dengan yang lainnya semakin ketat, hal ini juga didukung dengan kebutuhan masyarakat
USULAN RANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS DENGAN METODE ALGORITMA CORELAP UNTUK MEMINIMUMKAN JARAK LINTASAN DI RESTORAN LIANA SIDOARJO
USULAN RANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS DENGAN METODE ALGORITMA CORELAP UNTUK MEMINIMUMKAN JARAK LINTASAN DI RESTORAN LIANA SIDOARJO Enny Ariyani Teknik Industri FTI-UPNv Jatim Abstraksi Permasalahan
TIN314 - Perancangan Tata Letak Fasilitas Materi #5 Genap 2015/2106. TIN314 - Perancangan Tata Letak Fasilitas
Materi #5 TIN314 Perancangan Tata Letak Fasilitas Pembahasan Materi #5 2 Perencanaan Aliran Material Kelompok Analisa Aliran Pola Aliran Teknik Analisa Aliran Data Analisa Aliran 6623 - Taufiqur Rachman
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat penelitian Penelitian ini dilakukan pada PT. Nusa Multilaksana, merupakan perusahaan yang bergerak pada usaha perdagangan. PT. Nusa Multilaksana berkedudukan
ANALISIS ALIRAN MATERIAL PERTEMUAN #5 TKT TAUFIQUR RACHMAN PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS
ANALISIS ALIRAN MATERIAL PERTEMUAN #5 TKT306 PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS 6623 TAUFIQUR RACHMAN PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ESA UNGGUL KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN
Khristian Edi Nugroho; Dimas Rahmawan; Prayogo Adi Utomo
USULAN TATA LETAK ULANG MENGGUNAKAN SOFTWARE QUANTITATIVE SYSTEMS UNTUK MEMINIMALKAN JARAK PERPINDAHAN BAHAN DI LANTAI PRODUKSI DEPARTEMEN MECHANIC PT JEFTA PRAKARSA PRATAMA Khristian Edi Nugroho; Dimas
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Gudang Gudang merupakan bagian dari sistem logistik yang digunakan untuk menyimpan produk (raw material, part, goods-in-process, finished goods), antara titik sumber
Rancangan Tata Letak Fasilitas Bagian Produksi pada CV. VISA INSAN MADANI
Reka Interga ISSN: 2338-5081 Teknik Industri Itenas No.3 Vol.1 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional [Desember 2013] Rancangan Tata Letak Fasilitas Bagian Produksi pada CV. VISA INSAN MADANI FARIEZA
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Definisi Tata Letak Fasilitas adalah suatu tata cara pengaturan fasilitasfasilitas produksi guna menunjang proses produksi (Sritomo, 1996). Tata letak secara
APLIKASI ALGORITMA BLOCK PLAN DAN ALDEP DALAM PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI PABRIK PENGOLAHAN KARET
APLIKASI ALGORITMA BLOCK PLAN DAN ALDEP DALAM PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI PABRIK PENGOLAHAN KARET Ukurta Tarigan, Uni P. P. Tarigan, dan Zulfirmansyah A. Dalimunthe Departemen Teknik
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Produksi Produksi dalam pengertian sederhana adalah keseluruhan proses dan operasi yang dilakukan untuk menghasilkan produk atau jasa. Sistem produksi merupakan kumpulan
PERANCANGAN ULANG TATALETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN ALGORITMA BLOCPLAN DAN ALGORITMA CRAFT DI CV. ABC HARDWARE INDUSTRY
PERANCANGAN ULANG TATALETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN ALGORITMA BLOCPLAN DAN ALGORITMA CRAFT DI CV. ABC HARDWARE INDUSTRY TUGAS SARJANA Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat-Syarat Memperoleh Gelar
Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT Sinar Terang Logamjaya merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi sparepart motor yang berbahan utama logam. Perusahaan menerapkan layout lantai produksi berupa layout by process. oleh
PERANCANGAN ULANG TATALETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN MENERAPKAN ALGORITMA BLOCPLAN DAN ALGORITMA CORELAP PADA PT. VOLTAMA
PERANCANGAN ULANG TATALETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN MENERAPKAN ALGORITMA BLOCPLAN DAN ALGORITMA CORELAP PADA PT. VOLTAMA VISTA MEGAH ELECTRIC INDUSTRY TUGAS SARJANA Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari
Jurnal Metris, 14 (2013): 73 82
Jurnal Metris, 4 (203): 73 82 Jurnal Metris ISSN: 4-3287 Usulan Perbaikan Tata Letak Lantai Produksi Menggunakan Algoritma CRAFT dalam Meminimumkan Ongkos Material Handling dan Total Momen Jarak Perpindahan
DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL... i LEMBAR PENGESAHAN... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... ix ABSTRAK...
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i LEMBAR PENGESAHAN... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... ix ABSTRAK... x BAB I BAB II PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah...
Pembahasan Materi #8
Materi #8 TIN314 Perancangan Tata Letak Fasilitas Pembahasan Materi #8 2 Dasar Penentuan Metode Penentuan Fasilitas Yang Dipertimbangkan Rancangan Alternatif Tata Letak Diagram Hubungan Ruangan Derajat
Pembahasan Materi #9
1 TIN314 Perancangan Tata Letak Fasilitas Pembahasan 2 Dasar Penentuan Metode Penentuan Fasilitas Yang Dipertimbangkan Rancangan Alternatif Tata Letak Diagram Hubungan Ruangan Derajat Nilai Kedekatan 6623
PENYUSUNAN TATA LETAK STASIUN KERJA RESTORAN X MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA CORELAP
PENYUSUNAN TATA LETAK STASIUN KERJA RESTORAN X MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA CORELAP Agung Prijo Budijono Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik UNESA ABSTRAK Restoran X dalam perjalanan usahanya mengalami
BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan industri di bidang manufaktur khususnya di Indonesia dan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan industri di bidang manufaktur khususnya di Indonesia dan sekitarnya telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Hal ini dapat dilihat dengan munculnya
PERANCANGAN ULANG SHOP FLOOR LAYOUT UNTUK MEMINIMASI WASTE
Jurnal Ilmiah Teknik Industri (2014), Vol. 2 No. 1, 37 44 PERANCANGAN ULANG SHOP FLOOR LAYOUT UNTUK MEMINIMASI WASTE Program Studi Teknik Industri Universitas Trunojoyo Madura e-mail: [email protected]
BAB I PENDAHULUAN. dengan aktivitas mesin. Mesin telah mengurangi beban kerja manusia dalam hal
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Industri mengalami perkembangan dari zaman ke zaman. Keterlibatan tangan manusia dalam aktivitas produksi semakin dikurangi dan digantikan dengan aktivitas mesin. Mesin
EVALUASI TATA LETAK FASILITAS DI PT XYZ BANDUNG
EVALUASI TATA LETAK FASILITAS DI PT XYZ BANDUNG Erlian Supriyanto.,ST Ketua PS Tek & Manaj Kal, Staf Pengajar Jurusan Teknik Industri Universitas Nurtanio ABSTRAK Proses Produksi yang digunakan dalam kegiatan
PENENTUAN KEBUTUHAN LUAS AREA PERTEMUAN #8 TKT TAUFIQUR RACHMAN PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS
PENENTUAN KEBUTUHAN LUAS AREA PERTEMUAN #8 TKT306 PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS 6623 TAUFIQUR RACHMAN PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ESA UNGGUL KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN
Landasan Teori BAB II
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Penyesuaian dan Kelonggaran Pembakuan sistem kerja tidak dapat di lepasakan dari dua aspek berikut, yaitu: pemberian penyesuaian dan pemberian kelonggaran. Penyesuaian diberikan
Seminar Nasional IENACO 2016 ISSN: PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI PT MITRA PRESISI PLASTINDO
PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI PT MITRA PRESISI PLASTINDO Bernadus Tofan Adi Pranata 1*, Slamet Setio Wigati 2 1,2 Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Atma
Ratih Setyaningrum,MT dan Rindra Yusianto, S.Kom.MT. Universitas Dian Nuswantoro Jalan Nakula I No Semarang
PERANCANGAN TATA LETAK DEPARTEMEN PACKING PADA PT. MAITLAND SMITH INDONESIA SEMARANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE ARC DAN CRAFT Ratih Setyaningrum,MT dan Rindra Yusianto, S.Kom.MT 1 Jurusan Teknik Industri,
BAB II STUDI LITERATUR
BAB II STUDI LITERATUR 2.1. Definisi Perencanaan Tata letak Fasilitas Menurut Wignjosoebroto (2003) tata letak pabrik (plant layout) atau tata letak fasilitas (facilities layout) dapat didefinisikan sebagai
USULAN PERANCANGAN LAYOUT PERKANTORAN MENGGUNAKAN METODE CRAFT DI PT. XYZ
Journal Industrial Servicess Vol. No. 1b Oktober 017 SLAN PERANCANGAN LAYOT PERKANTORAN MENGGNAKAN METODE CRAFT DI PT. XYZ Evi Febianti 1, Bobby Kurniawan, Bagya Alif Jurusan Teknik Industri, Fakultas
Perencanaan Tata Letak Fasilitas Produksi Menggunakan Pendekatan Kuantitatif Dengan Metode Alghoritma Craft (Studi Kasus CV. Graffity Labelindo)
Prosiding Teknik Industri ISSN: 2460-7976 Perencanaan Tata Letak Fasilitas Produksi Menggunakan Pendekatan Kuantitatif Dengan Metode Alghoritma Craft (Studi Kasus CV. Graffity Labelindo) 1 Rian Oktaviana
Usulan Tata Letak Fasilitas Menggunakan Automated Layout Design Program Di Industri Hilir Teh PT. Perkebunan Nusantara VIII *
Reka Integra ISSN: 2338-5081 Teknik Industri Itenas No.1 Vol.1 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional Juli 2013 Usulan Tata Letak Fasilitas Menggunakan Automated Layout Design Program Di Industri Hilir
BAB I PENDAHULUAN. meliputi pengaturan tataletak fasilitas produksi seperti mesin-mesin, bahan-bahan,
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pengaturan tataletak fasilitas produksi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja dari suatu pabrik. Pengaturan tataletak lantai produksi meliputi
BAB 3 METODE PEMECAHAN MASALAH
BAB 3 METODE PEMECAHAN MASALAH 3.1 Flowchart Pemecahan Masalah Untuk memberikan gambaran yang sistematik guna mempermudah pembaca dalam memahami masalah yang dibahas dalam skripsi ini, maka dibuatlah flowchart
Systematic Layout Planning
Materi #3 TIN314 Perancangan Tata Letak Fasilitas Systematic Layout Planning 2 (2) Aliran material (1) Data masukan dan aktivitas (3) Hubungan aktivitas (5a) Kebutuhan ruang (7a) Modifikasi (4) Diagram
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT Indta Pramatajaya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur pembuatan sparepart mobil dan motor. Bahan produksi yang digunakan oleh perusahaan semuanya adalah logam seperti pada
BAB V SIMPULAN DAN SARAN. IV, maka penulis memberikan kesimpulan sebagai berikut :
BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan penelitian yang telah diuraikan dan dibahas pada BAB IV, maka penulis memberikan kesimpulan sebagai berikut : 1. Dalam proses produksinya PT.Nusa Multilaksana
SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (SLP) PERTEMUAN #3 TKT TAUFIQUR RACHMAN PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS
SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (SLP) PERTEMUAN #3 TKT306 PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS 6623 TAUFIQUR RACHMAN PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ESA UNGGUL KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN
BAB IV STRATEGI TATALETAK (LAYOUT) OPERASI
BAB IV STRATEGI TATALETAK (LAYOUT) OPERASI INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI INFORMASI R. RIZAL ISNANTO, S.T., M.M., M.T. MANAJEMEN PROYEK MAGISTER SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG A. LAYOUT (TATA-LETAK)
I. PENDAHULUAN. 37 Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Volume 1, Nomor 1, Juli 2014
PERANCANGAN USULAN TATA LETAK FASILITAS PEMBUATAN MEETING CHAIR PADA DEPARTEMEN KONTRUKSI PT CHITOSE INDONESIA MANUFACTURING DENGAN PENDEKATAN GROUP TECHNOLOGY DAN ALGORITMA BLOCPLAN UNTUK MEMINIMASI MOMEN
SILABUS MATA KULIAH. Pengalaman Pembelajaran. 1. Mendiskusikan pentingnya. perancangan tata
SILABUS MATA KULIAH Program Studi : Teknik Industri Kode Mata Kuliah : TKI-310 Nama Mata Kuliah : Perancangan Tata Letak Fasilitas Jumlah SKS : 2 Semester : VI Mata Kuliah Pra Syarat : TKI-307 Perencanaan
Studi Kelayakan Usulan Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas (Studi Kasus di Rafi Furniture)
Studi Kelayakan Usulan Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas (Studi Kasus di Rafi Furniture) Isana Arum Primsari Teknik Industri FTI Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Email: [email protected] ABSTRAK
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Definisi Perancangan Tata Letak Fasilitas Pengertian perencanaan fasilitas dapat dikemukakan sebagai proses perancangan fasilitas, termasuk didalamnya analisis, perencanaan, desain
PANDUAN PRAKTIKUM PENANGANAN BAHAN DAN PERENCANAAN TATA LETAK FASILITAS
PANDUAN PRAKTIKUM PENANGANAN BAHAN DAN PERENCANAAN TATA LETAK FASILITAS Disusun Oleh Tim Dosen dan Asisten PLO 2017 LABORATORIUM KOMPUTASI DAN ANALISIS SISTEM JURUSAN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN FAKULTAS
SIMULASI STRATEGI TATA-LETAK BERORIENTASI PROSES DEPARTEMEN-DEPARTEMEN PABRIK SEBAGAI BAGIAN DARI SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR
SIMULASI STRATEGI TATA-LETAK BERORIENTASI PROSES DEPARTEMEN-DEPARTEMEN PABRIK SEBAGAI BAGIAN DARI SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR Rudy Krismawan*, R.Rizal Isnanto**, Aghus Sofwan** Abstrak - Dalam sistem informasi
Metode Craft Berbantuan Perangkat Lunak WinQsb Untuk Usulan Perbaikan Tata Letak Fasilitas V2.0 Pada Industri Dompet CV. X
Metode Craft Berbantuan Perangkat Lunak WinQsb Untuk Usulan Perbaikan Tata Letak Fasilitas V2.0 Pada Industri Dompet CV. X Rossi Septy Wahyuni 1a Astri Anggraini Safitri 2b 1 Jurusan Teknik Industri Fakultas
Bab I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang
Bab I Pendahuluan Bab I, pada bab ini berisi mengenai latar belakang penelitian yang akan mengarahkan penelitian menuju topik yang akan dibahas, merumuskan masalah yang menjadi permasalahan bagi perusahaan,
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT Sinar Terang Logamjaya atau yang sering disebut PT Stallion adalah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur pembuatan sparepart motor dengan bahan baku logam, seperti pedal motor, cup tanki
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT. Press Metal Indo Jaya merupakan salah satu perusahaan besar yang memproduksi produk teknologi dengan bahan utama logam, terutama spare part motor. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di perusahaan
PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA EKSTENSI DEPARTEMEN TEKNIK INDUSTRI
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN MENERAPKAN TRAVEL CHART, ALGORITMA BLOCPLAN DAN CORELAP DI PT. CAHAYA BINTANG MEDAN TUGAS SARJANA Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat-syarat
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1. Pengertian Tataletak Pabrik Tataletak pabrik adalah perancangan susunan fisik suatu unsur kegiatan yang berhubungan dengan industri manufaktur. Perencanaan tataletak mencakup
Perancangan Tata Letak Fasilitas Pada PT. Lima Jaya
Perancangan Tata Letak Fasilitas Pada PT. Lima Jaya Jonathan Wijaya Gunawan, Tanti Octavia, Felecia Abstract: PT.Lima Jaya is a company that engaged in the field of steel and metalworks. Currently, this
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Tata letak fasilitas merupakan pengorganisasian fasilitas-fasilitas fisik perusahaan untuk menghasilkan efisiensi penggunaan sumber daya perusahaan. Perencanaan fasilitas
TUGAS AKHIR. Ditulis untuk memenuhi sebagian persyaratam akademik guna memperoleh gelar Sarjana Teknik Strata satu
TUGAS AKHIR USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS INDUSTRI GUNA MENGURANGI MATERIAL HANDLING DENGAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (STUDI KASUS : CV. GARUDA PLASTIK) Ditulis untuk memenuhi sebagian
BAB I PENDAHULUAN. Perancangan tata letak fasilitas merupakan rancangan dari fasilitas-fasilitas
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Permasalahan Perancangan tata letak fasilitas merupakan rancangan dari fasilitas-fasilitas industri yang akan didirikan atau dibangun. Di dunia industri, perencanaan
BAB I PENDAHULUAN. pengaturan tataletak fasilitas produksi. Pengaturan tataletak lantai produksi
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja dari suatu perusahaan adalah pengaturan tataletak fasilitas produksi. Pengaturan tataletak lantai produksi meliputi pengaturan
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang. Kelancaran aliran produksi harus diperhatikan dalam perencanaan tata letak
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kelancaran aliran produksi harus diperhatikan dalam perencanaan tata letak lantai produksi karena perancangan lantai produksi merupakan salah satu bagian dari perencanaan
komputasi dan memori yang rendah), mampu memecahkan permasalahan dengan area fasilitas yang sama atau tidak sama (equal and unequal area), dan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Permasalahan tata letak fasilitas merupakan salah satu area penting dalam merancang sistem produksi sekaligus merupakan kunci untuk meningkatkan produktivitas pabrik.
APLIKASI ALGORITMA GENETIKA UNTUK PENENTUAN TATA LETAK MESIN
APLIKASI ALGORITMA GENETIKA UNTUK PENENTUAN TATA LETAK MESIN Hari Purnomo, Sri Kusumadewi Teknik Industri, Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang Km 4,5 Yogyakarta [email protected],
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI TAS CV.BANUA DENGAN MENGGUNAKAN ALQORITMA CORELAP
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI TAS CV.BANUA DENGAN MENGGUNAKAN ALQORITMA CORELAP Nelfiyanti 1*, Annisa Mulia Rani 2, Anwar Ilmar Ramadhan 3 Jurusan Teknik Industri Universitas
BAB 3 LANDASAN TEORI
BAB 3 LANDASAN TEORI 3.1. Definisi Tata Letak Menurut Apple (1990) tata letak pabrik merupakan suatu susunan fasilitas fisik yang terdiri atas perlengkapan, tanaga, bangunan, dan sarana lain yang harus
ONGKOS MATERIAL HANDLING
ONGKOS MATERIAL HANDLING Material Handling adalah salah satu jenis transportasi (pengangkutan) yang dilakukan dalam perusahaan industri, yang artinya memindahkan bahan baku, barang setengah jadi atau barang
III. METODOLOGI. A. Kerangka Pemikiran. B. Pendekatan Studi Kelayakan
III. METODOLOGI A. Kerangka Pemikiran Pengembangan industri tepung dan biskuit dari tepung kepala ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) harus mempertimbangkan beberapa faktor, yaitu analisis pasar dan pemasaran,
Jurusan Teknik Industri Itenas No.01 Vol.4 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional Januari 2016
Reka Integra ISSN: 2338-5081 Jurusan Teknik Industri Itenas No.01 Vol.4 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional Januari 2016 USULAN RANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE COMPUTERIZED
BAB I PENDAHULUAN. memiliki implikasi strategis bagi perusahaan. Keputusan tata letak dapat
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Keputusan perusahaan mengenai tata letak (layout) ialah keputusan yang memiliki implikasi strategis bagi perusahaan. Keputusan tata letak dapat mempengaruhi prioritas
Penentuan Lokasi dan Perancangan Tata Letak Fasilitas Tempat Packaging PT.ABC
Penentuan Lokasi dan Perancangan Tata Letak Fasilitas Tempat Packaging PT.ABC Christina Natalia Rubianto 1, Liem Yenny Bendatu 2 Abstract: PT. ABC is a company that sells cooking oil in a bulk size, however
BAB I PENDAHULUAN. Susunan mesin dan peralatan pada suatu perusahaan akan sangat
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Susunan mesin dan peralatan pada suatu perusahaan akan sangat mempengaruhi kegiatan produksi, terutama pada efektivitas waktu proses produksi dan kelelahan yang dialami
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT. Agronesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur dengan beberapa divisi, meliputi divisi karet, makanan dan minuman, serta es balok. Divisi barang teknik
APLIKASI SIMULATED ANNEALING UNTUK PENENTUAN TATA LETAK MESIN
APLIKASI SIMULATED ANNEALING UNTUK PENENTUAN TATA LETAK MESIN Sri Kusumadewi, Hari Purnomo Teknik Informatika, Teknik Industri Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang Km 14,5 Yogyakarta [email protected],
Usulan Perbaikan Tata Letak Pabrik dengan Menggunakan Systematic Layout Planning (SLP) di CV. Arasco Bireuen
Malikussaleh Industrial Engineering Journal Vol.4 No.2 (2015) 4-10 ISSN 2302 934X Industrial Management Usulan Perbaikan Tata Letak Pabrik dengan Menggunakan Systematic Layout Planning (SLP) di CV. Arasco
Pembahasan Materi #6
1 TIN314 Perancangan Tata Letak Fasilitas Pembahasan 2 Perencanaan Aliran Material Kelompok Analisa Aliran Pola Aliran Teknik Analisa Aliran Data Analisa Aliran 6623 - Taufiqur Rachman 1 Perencanaan Aliran
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Kebutuhan Penelitian preferensi konsumen terhadap produk pra bayar CDMA didapatkan dengan menyebarkan kuisioner pada mahasiswa Universitas Bina Nusantara jurusan
Usulan Perancangan Tata Letak Pabrik di PT X dengan Menggunakan Algoritma ALDEP. Proposal of Design Plant Layout in PT. X Using Algorithm ALDEP
Usulan Perancangan Tata Letak Pabrik di PT X dengan Menggunakan Algoritma ALDEP Proposal of Design Plant Layout in PT. X Using Algorithm ALDEP Ivana Christine Soetantijo, Teguh Oktiarso Universitas Ma
Rancangan Tata Letak Fasilitas Bagian Produksi pada CV. VISA INSAN MADANI *
Reka Integra ISSN: 2338-5081 Jurusan Teknik Industri Itenas No.03 Vol.01 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional Januari 2014 Rancangan Tata Letak Fasilitas Bagian Produksi pada CV. VISA INSAN MADANI
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK PT XYZ adalah salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan suku cadang dan komponen sepeda motor. Tata letak saat ini disusun berdasarkan kesamaan jenis mesin yang diletakkan
RANCANGAN TATA LETAK LANTAI PRODUKSI PT. UTAX INDONESIA DENGAN PENDEKATAAN SIMULASI ALGORITMA CRAFT TUGAS AKHIR
RANCANGAN TATA LETAK LANTAI PRODUKSI PT. UTAX INDONESIA DENGAN PENDEKATAAN SIMULASI ALGORITMA CRAFT TUGAS AKHIR Karya tulis sebagai salah satu syarat Untuk memperoleh gelar Sarjana Teknik Jurusan Teknik
USULAN PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA CORELAP
USULAN PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA CORELAP Dede Suhendar1, Ir. Amiluddin Zahri, M.T.2, H. M. Kumroni Makmuri, S.E.,M.Sc.3 Jurusan Teknik Industri
RANCANGAN TATA LETAK LANTAI PRODUKSI FENDER MENGGUNAKAN AUTOMATED LAYOUT DESIGN PROGRAM DI PT. AGRONESIA DIVISI TEKNIK KARET*
Reka Integra ISSN: 2338-5081 Jurusan Teknik Industri Itenas No.2 Vol.03 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional April 2015 RANCANGAN TATA LETAK LANTAI PRODUKSI FENDER MENGGUNAKAN AUTOMATED LAYOUT DESIGN
PDF Compressor Pro KATA PENGANTAR. Tekinfo --- Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi -- 1
Tekinfo --- Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi -- 1 KATA PENGANTAR Puji syukur Alhamdulillah, kami sampaikan ke hadirat Allah YME, karena terealisasinya Tekinfo, Jurnal Ilmiah Teknik Industri
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Penelitian merupakan suatu rangkaian tahapan proses penelitian yang panjang dan terkait secara sistematika. Tiap tahap merupakan penentu tahap berikutnya, karena itu harus
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Tata Letak Pabrik Tata letak adalah suatu landasan utama dalam dunia industri. Terdapat berbagai macam pengertian atau definisi mengenai tata letak pabrik. Wignjosoebroto
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perencanaan Tata Letak Fasilitas merupakan suatu kegiatan yang dimana penempatan suatu departemen dan sub departemennya diletakkan sesuai kebutuhan yang diinginkan
DAFTAR ISI. 1.2 Perumusan Masalah Tujuan Penelitian Ruang Lingkup Penelitian Sistematika Penulisan...
DAFTAR ISI Halaman ABTRAK...i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... x DAFTAR LAMPIRAN... xii BAB I PENDAHULUAN...1 1.1 Latar Belakang Masalah... 1 1.2
PERENCANAAN ULANG TATA LETAK FASILITAS DI PT.KARIMATA PUTRA MAKMUR DENGAN METODE BLOCPLAN
1 PERENCANAAN ULANG TATA LETAK FASILITAS DI PT.KARIMATA PUTRA MAKMUR DENGAN METODE BLOCPLAN Nama : Fredi Maulana NPM : 32410881 Pembimbing : Dr. Ir. Emirul Bahar, ACSI JURUSAN TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS
