BAB 7.PENJADWALAN & PENELUSURAN PROYEK
|
|
|
- Yandi Budi Tanuwidjaja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB 7.PENJADWALAN & PENELUSURAN PROYEK 7.1 KONSEP DASAR Pengiriman PL terlambat dikirimkan (jadwal yg telah) disebabkan : 1. Batas waktu yg tidak realistis karena dibuat oleh orang diluar kelompok RPL 2. Perubahan kebutuhan pelanggan yg tdk tercemin dalam perubahan jadwal 3. Memandang rendah jumlah usaha & / sumber sumber daya yg dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan 4. Resiko yang dapat diramalkan & / tidak dapat diramalkan yang tidak dipertimbangkan pada proyek tersebut 5. Kesulitan teknis dan manusia yang tidak dapat dilihat sebelumnya 6. Kesalahan komunikasi di antara staff proyek yang mengakibatkan penundaan proyek 7. Kegagalan manajer proyek untuk mengetahui bahwa proyek sudah ketinggalan dari jadwal yang ada dan kurang tindakan dalam memecahkan masalah tersebut Tindakan yang dilakukan dalam menghadapi keterlambatan jadwal proyek yaitu :
2 Lakukan perkiraan lengkap berdasarkan data dari proyek yang lalu. Tentukan usaha yang diperkirakan dan durasi untuk proyek tersebut Dengan metode Inkremental, kembangkan suatu strategi pengembangan yang akan menyampaikan fungsionalitas kritis dengan batas waktu ditentukan tetapi tundalah fungsionalitas dan dokumentasikan rencana tersebut. Komunikasikan dengan pelanggan, jelaskan mengapa jadwal tidak realistis. Lakukan pencatatan bahwa semua perkiraan yang ada pada kinerja proyek dan tunjukan % peningkatan yang dibutuhkan untuk mencapai batas waktu yang ada Menawarkan strategi pengembangan incremental sebagai alternatif Penjadwalan proyek pengembangan PL dapat dilihat dari : Tanggal akhir pelepasan sistem berbasis komputer yang telah dibuat dan organisasi PL dibatasi dalam mendistribusikan kerja di dalam batas waktu yang telah ditentukan Penjadwalan PL mengasumsikan bahwa batasan kronologis secara umum telah dibicarakan tetapi batas akhir ditentukan oleh organisasi PL
3 Prinsip dasar menentukan jadwal proyek PL : 1. Pembagian 2. Saling ketergantungan 3. Alokasi waktu 4. Validasi kerja 5. Batasan tanggungjawab 6. Batasan keluaran 7. Kejadian penting yang ditentukan 7.2 HUBUNGAN ANTARA MANUSIA DAN KERJA Bila suatu proyek mengalami keterlambatan jadwal yang ditetapkan maka akan menambah programmer untuk mengejar ketinggalan tersebut. Sayangnya, penambahan orang akan pada akhir proyek sering menjadi bencana menyebabkan jadwal menjadi lebih terlambat lagi. Karena orang ditambah akan mempelajari sistem yang telah ada dan orang yang mengajari mereka adalah orang yang sedang bekerja pada proyek tersebut sehinnga tidak bisa mengerjakan pekerjaannya. Waktu untuk mempelajari sistem mengakibatkan meningkatnya jalur komunikasi sehingga membutuhkan kerja tambahan dan tambahan waktu proyek.
4 7.3 HUBUNGAN EMPIRIS L = jumlah baris P = produktifitas E = usaha (person month) L = P B = factor skill ( 0,16 0, 39) t = durasi proyek dalam bulan kalender 1 3 ( E / B) t 4 3 E = L 3 /( P 3 t t 4 )( 7,1) E = usaha yg diperluas (person year) L = jumlah baris P = produktifitas t = durasi proyek dalam tahun 7.4 MENENTUKAN SERANGKAIAN TUGAS UNTUK PROYEK PL Rangkaian tugas adalah sekumpulan tugas kerja RPL, pondasi, dan kemampuan penyampaian yg harus diselesaikan untuk menyelesaikan sebuah proyek tertentu serta memberikan disiplin yg cukup untuk mencapai kualitas PL yg tinggi.
5 Tipe proyek PL adalah 1. Consept Development Project, untuk mencari konsep bisnis yg baru / aplikasi dgn teknologi baru 2. New Aplication Development Project, dilakukan sbg konsekunsi permintaan pelanggan khusus 3. Aplication Enhancement Project, PL yg ada mengalami modifikasi utama dari fungsi, kinerja / interface yg dapat diamati oleh pemakai akhir 4. Aplication Maintenance Projects, dilakukan untuk membetulkan, menyesuaikan / memperluas PL yg ada dgn cara tidak begitu jelas 5. Reengineering Projects, membagun sistem yg ada (warisan) secara keseluruhan / sebagian 4 Tingkat kekakuan proyek didefinisikan : Casual Structured Strict Quick Reaction 7.5 Menentukan Kriteria Adaptasi Untuk menentukan derajat kekakuan yg direkomendasikan di mana proses PL akan diaplikasikan. Kriterianya adalah:
6 1. Ukuran proyek 2. Jumlah pemakaian potensial 3. Misi kekritisan 4. Umum Aplikasi 5. Stabilitas kebutuhan 6. Mudahnya komunikasi pelanggan/pengembang 7. Kematangan teknologi yg dapat diaplikasikan 8. Batasan unjuk kerja 9. Karakteristik embedded / non embedded 10. Staffing Proyek 11. Interoperabilitas 12. Faktor Perekayasaan kembali Kreteria diatas diberi kisaran dari 1 sampai 5. 1 = mewakili sebuah proyek yg dibutuhkan sub-kumpulan kecel dari tugas proses & metodologi keseluruhan serta dokumentasi minimal 5 = mewakili sebuah proyek dimana serangkaian tugas proses lengkap harus diaplikasikan dan metodologi keseluruhan serta dokumentasi substansial
7 7.6 PERHITUNGAN NILAI TASK SET SELECTOR (TSS) Langkah-langkah menghitung nilai TSS : 1. Kajilah masing-masing kriteria adaptasi dalam sub bab 7.5 dan tetapkan angka yg sesuai (1 s/d 5) berdasarkan karakteristik proyek 2. Kajilah factor pembobotan yg ditetapkan (0,9 s/d 1,2) dan bila diperlukan dapat diubah sesuai dengan keperluan proyek 3. Hasil produk = angka x factor pembobot x entry point multiplier Entry point multiplier berharga 0 dan 1 berarti relevansi kreteria adaptasi dengan tipe proyek 4. Hitunglah rata-rata dari semua entri pada kolom produk dan tempatkan pada ruang yg ditandai TSS. Harga ini digunakan untuk memilih kumpulan tugas yg paling sesuai bagi proyek anda. 7.7 Interpretasi Harga TSS dan Pemilihan Kumpulan Tugas Tabel 7.2 Harga TSS TASK SET SELECTOR (TSS) TSS < 1,2 Tingkat Kekakuan Casual 1,0 < TSS <3,0 Structured TSS > 2,4 Stict
8 Overlap antara harga TSS dari kumpulan tugas yg disetujui dengan kumpulan tugas lain dimaksudkan untuk menggambarkan bahwa batasan yg tajam tidak mungkin ditentukan pada saat memilih kumpulan tugas. Dalam analisis akhir, harga TSS, pengalaman masa lalu, dan aturan umum harus difaktorkan ke dalam pilihan kumpulan sebuah proyek. Contoh dapat dilihat pada tabel 7.3 dimana proyek tipe proyek adalah new application development (Ndev). Harga TSS produk adalah 2,8 maka manajer memilih pilihan pemakaian terbaik dari test set structured maupun strict. Keputusan akhir diambil setelah semua factor proyek dipertimbangkan MEMILIH TUGAS TUGAS RPL Proyek pengembangan konsep dididekati dengan menerapkan tugas-tugas utama berikut ini : 1. Penentuan ruang lingkup konsep dilakukan scr menyeluruh 2. Perencanaan konsep pendahuluan membangun kemampuan organisasi untuk melakukan kerja yg diimplentasi oleh ruang lingkup proyek 3. Perkiraan risiko teknologi mengevaluasi risiko yg berhubungan dgn teknologi yg diimplementasikan sebagai bagian dari ruang lingkup proyek
9 4. Bukti dari konsep mendemontrasikan viabilitas sebuah teknologi baru dlm konteks perangkat lunak 5. Implementasi konsep mengimplementasikan representasi konsep dengan cara yg dapat dikaji oleh seorang pelanggan & digunakan sebagai pemasaran pd saat konsep harus dijual ke pelanggan / manajemen lain 6. Reaksi pelanggan terhadap konsep mengumpulkan umpan balik tentang konsep & target sebuah teknologi baru yg mengkhususkan pd aplikasi pelanggan Tim perangkat lunak harus memahami apa yg harus dilakukan (ruang llingkup), tim/manajer hrs menentukan apakah ada orang yg dapat mengerjakannya (perencanaan), menentukan risiko sehubungan dengan kerja tersebut (estimasi risiko), membuktikan teknologi dengan berbagai cara (pembuktian konsep), mengimplementasian proyek dgn prototaping sehingga dpt dievaluasi oleh pelanggan (konsep impelentasi & evaluasi pelanggan), bila konsep dapat dipercaya maka dihasilkan versi produksi. 7.8 PENYARINGAN TUGAS-TUGAS MAYOR Jadual mikroskopik harus disaring untuk menghasilkan jadual proyek lengkap, penyaringan dimulai dengan mengambil
10 setiap tugas utama & melakukan dekomposisi terhadap tugas tersebut kedlm serangkaian sub tugas. Contoh dekomposisi tugas, Penentuan Ruang Lingkup Konsep dengan pendekatan bahasa desain proses : Tugas I.1 Penentuan Ruang Lingkup Proses I.1.1 Mengidentifikasi kebutuhan, keuntungan & pelanggan potensial I.1.2 Menentukan kejadian output/kontrol & input yg diharapkan yg mengendalikan aplikasi Memulai Tugas I.1.2 I FTR mengkaji deskripsi kebutuhan tertulis I Memperoleh daftar output/input yg tampak pd konsumen Case of : mekanik Mekanik : penyebaran fungsi kualitas Bertemu dgn pelanggan untuk mengisolasi kebutuhan konsep utama; Mewawancarai pemakai akhir Meneliti pendekatan masalah, proses saat ini Mengkaji permintaan & keluhan sebelumnya Mekanik = analisis terstruktur Membuat daftar objek data minor Menentukan hubungan antar objek Mekanik = melihat objek Membuat daftar kelas bermasalah Mengembangkan hirarki kelas & hubungan kelas Menentukan atribut untuk kelas I FTR : mengkaji output / input dengan pelanggan & merevisi sesuai kebutuhan
11 I.1.3 Menentukan fungsionalitas/ tingkah laku untuk setiap fungsi utama Memulai Tugas I.1.3 I FTR : mengkaji objek data output & input yg diambil dari tugas I MENENTUKAN JARINGAN TUGAS Jaringan tugas merupakan representasi grafik dari aliran tugas sebuah proyek & digunakan sebagai mekanisme untuk seluruh rangkaian & ketergantunagn tugas merupakan input bagi suatu alat bantu penjadual proyek secara otomatis. Manajer proyek harus tanggap terhadap jalur kritis. Dapat dilihat pada gambar 7.???? PENJADUALAN Teknik kajian & evaluasi program (PERT) & metode jalur kritis (CPM) adalah dua metode penjadualan proyek yg dapat diaplikasikan pd pengembangan perangkat lunak. Kedua teknik dikendalikan oleh informasi yg sudah dikembangan pd aktifitas perencanaan proyek sebelumnya : Estimasi kerja Dekomposisi fungsi produk Pemilihan tipe proyek & rangkaian tugas
12 Kesaling-ketergantungan antara tugas-tugas dpt ditentukan dgn menggunakan sebuah jaringan tugas, ka&g-ka&g disebut Struktur Perincian Kerja (WBS) ditentukan untuk produk sebagai satu kesatuan / untuk fungsi individual. Baik PERT & CPM menyediakan piranti kuantitatif yg memperbolehkan perencanan perangkat lunak untuk 1. Menentukan jalur kritis rantai tugas yg menentukan durasi proyek 2. Membangun estimasi waktu yg paling mungkin bagi tugastugas individual dgn menerapkan model statistik 3. Menghitung batas waktu yg membatasi suatu jendela waktu untuk suatu tugas tertentu Riggs menggambarkan waktu batas yg penting dimana 8. Suatu tugas dapat dimulai ketika semua tuags sebelumnya sudah diselesaikan dalam waktu yg paling pendek yg mungkin 9. Waktu paling lambat untuk menginisiasi tugas sebelum waktu penyelesaian proyek minimum ditunda 10. Penyelesaian paling awal jumlah dari waktu mulai paling awal dari durasi tugas 11. Selesai paling akhir jumlah dari waktu mulai paling lambat ditambah ke durasi tugas 12. Total float jumlah waktu surplus / waktu ekstra yg diperbolehkan dalam penjadual tugas sehingga jalur kritis jaringan terjada sesuai jadual
13 1.11 DIAGRAM TIMELINE Dalam membuat jadual proyek PL, perencana memulainya dgn serangkaian tugas, bila piranti otomatis digunakan, rincian kerja dimasukkan sbg sebuah jaringan tugas / outline tugas. Kemudian kerja, durasi, & tanggal mulai dimasukkan bg setiap tugas dan tugas-tugas dapat ditentukan bagi individu-individu tertentu. Dengan input tersebut terbentu diagram timeline atau gantt. Contoh dapat dilihat pada gambar???? Batang horizontal adalah menunjukkan durasi dari masingmasing tugas Bila ada batang ganda pada saat yg sama pd kalender, tugastugas konkuren diimplikasikan. Tanda diamond menunjukkan kejadian penting. Hasilnya adalah tabel proyek mementukkan tanggal dimulai dan berakhirnya baik yg direncanakan maupun yg sesungguhnya PENELUSURAN JADUAL Penelusuran jadwal dapat dilakukan dengan berbagai cara : 1. Mengadakan pertemuan status proyek scr periodic di mna anggota tim melaporkan masalah & kemajuannya 2. Mengevaluasi hasil kajian yg dilakukan pd keseluruhan proses RPL
14 3. Menentukan apakah kejadian penting proyek formal (tanda diamond) telah dikerjakan sesuai tanggal yg dijadualkan 4. Membandingkan tanggal mulai actual dengan tanggal mulai yg direncanakan bg setiap tugas proyek yg ditulis dlm tabel 5. Pertemuan scr informal dgn para pelaksana untuk mendapatkan perkiraan kemajuan subjektif mereka tanggal dan masalah di masa mendatang Teknik pelacakan, biasanya dilakukan oleh manajer proyek yg berpengalaman. Kontrol digunakan oleh manajer proyek PL untuk menjalankan sumber-sumber daua proyek, menyelesaikan masalah, mengarahkan staf proyek. Bila proyek berjakan baik kontrol menjadi langgor tetapi bila sebaliknya maka kontrol diperketat dan focus ditekankan pd area masalah. Pada tekanan batas waktu yg berat, manajer proyek menggunakan metode time boxing yaitu setiap tugas disesuaikan dgn mengerjakan scr backward dari tanggal penyampaian untuk pertambahan tsb yg dibatasi batas waktu yg ditambah 10 % bila sudah sampai pd batas waktu maka pekerjaan berhenti dan dimulai dgn pekerjaan baru.
15 7.13 RENCANA PROYEK Rencana proyek PL diproduksi pada titik puncak tugastugas perencanaan yang memberikan biaya dasar dan informasi penjadualan yg dipakai pd keseluruhan proyek. Rencana proyek digunakan kepentingan orang yg berbeda berupa dokumen singkat yaitu : 1. Mengkomunikasikan ruang lingkup & sumber-sumber daya kpd manajer PL 2. Menentukan risiko & mengusulkan teknik manajemen risiko 3. Membatasi biaya & jadual untuk keperluan pengkajian 4. Memberikan pendekatan yg menyeluruh kpd pengembangan PL bagi orang-orang yg berhubungan dg proyek tersebut 5. Menguraikan bagaimana kualitas akan dijamin & perubahan akan dilakukan Langkah-langkah berikut dalam proyek PL akan berkosentrasi pada definisi, pengembangan dan pemeliharaan : I. Pendahuluan A. Tujuan Rencana B. Ruang Lingkup & Tujuan Proyek 1. Pernyataan Ruang lingkup 2. Fungsi-fungsi utama 3. Isu-isu kerja 4. Batasan manajemen & teknik II. Estimasi Proyek A. Data historis yg digunakan untuk estimasi B. Teknik-teknik estimasi
16 C. Estimasi Usaha, biaya, & durasi III. Strategi Manajemen Risiko A. Tabel risiko B. Penambahan risiko untuk dikelola C. Rencana RMMM untuk setiap risiko 1. Mitigasi risiko 2. Monitoring risiko 3. Manajemen risiko (rencana kontigensi) IV. Jadual A. Struktur Pembagian Kerja Proyek B. Jaringan tugas C. Diagram Timeline / gantt D. Tabel sumber daya V. Sumber Daya Proyek A. Orang B. Perangkat keras & Perangkat Lunak C. Sumber daya khusus VI. Staf Organisasi A. Struktur tim jika diterapkan B. Pelaporan manajemen VII. Pelacakan & Mekanisme Kontrol A. Jaminan & kontrol kualitas B. Mananjemen & kontrol perubahan VIII. Lampiran
17
18
19
20 Tabel 7.1 KRETERIA GRADE LEBAR ENTRY PRINT MULTIPIER ADAPTAS CONC NDEV ENHAN MAINT REENG PRODUCT Ukuran proyek Jumlah pemakaian Kekritikalitas Bisnis Umum Stabilitas kebutuhan Kemudahan komunikasi Kematangan teknologi Batasan kinerja Embedded/non embedded Staffing Proyek Interoperabilitas Faktor Rekayasa Ulang Task Set Selector (TSS)
21 Tabel 73 Contoh Kasus KRETERIA GRADE LEBAR ENTRY PRINT MULTIPIER ADAPTAS CONC NDEV ENHAN MAINT REENG PRODUCT Ukuran proyek 2 1, ,4 Jumlah pemakaian 3 1, ,3 Kekritikalitas Bisnis 4 1, ,4 Umur 3 0, ,7 Stabilitas kebutuhan 2 1, ,4 Kemudahan 2 0, ,8 komunikasi Kematangan teknologi 2 0, ,8 Batasan kinerja 3 0, ,4 Embedded/non 3 1, ,6 embedded Staffing Proyek 2 1, Interoperabilitas 4 1, ,4
22 Faktor Rekayasa 2 1, Ulang Task Set Selector (TSS) 2.8
BAB 7.PENJADWALAN & PENELUSURAN PROYEK
BAB 7.PENJADWALAN & PENELUSURAN PROYEK 7.1 KONSEP DASAR Pengiriman PL terlambat dikirimkan disebabkan : 1. Batas waktu yg tdk realistis karena dibuat oleh orang diluar kelompok RPL 2. Perubahan kebutuhan
BAB 7.PENJADWALAN & PENELUSURAN PROYEK
BAB 7.PENJADWALAN & PENELUSURAN PROYEK 7.1 KONSEP DASAR Pengiriman PL terlambat dikirimkan disebabkan : 1. Batas waktu yg tdk realistis karena dibuat oleh orang diluar kelompok RPL 2. Perubahan kebutuhan
PENJADWALAN DAN PENELUSURAN PROYEK
PENJADWALAN DAN PENELUSURAN PROYEK Aprilia Sulistyohati, S.Kom Jurusan Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia Your Logo KONSEP DASAR KETERLAMBATAN PENGIRIMAN PL DISEBABKAN: 1) Batas waktu yang
Pertemuan 11 Manajemen Resiko dalam Pengembangan Perangkat Lunak TIK : Menjelaskan konsep dasar dan metode manajemen resiko perangkat lunak.
1 Pertemuan 11 Manajemen Resiko dalam Pengembangan Perangkat Lunak TIK : Menjelaskan konsep dasar dan metode manajemen resiko perangkat lunak. 1. Definisi Secara Konseptual Defenisi konseptual mengenai
BAB 4 PROSES PERANGKAT LUNAK & METRIK PROYEK
Rekayasa Perangkat Lunak B4 Hal : 1 BAB 4 PROSES PERANGKAT LUNAK & METRIK PROYEK Lord Kelvin berkata : Bila Anda dapat mengukur apa yg sedang Anda bicarakan dan mengekspresikannya dalam angka, berarti
SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT
SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT Manajemen proyek perangkat lunak merupakan bagian yang penting dalam pembangunan perangkat lunak. Sekalipun tidak bersifat teknis seperti pengkodean, halhal dalam manajemen
PROSES PERANGKAT LUNAK & METRIK PROYEK
PROSES PERANGKAT LUNAK & METRIK PROYEK Lord Kelvin berkata : Bila Anda dapat mengukur apa yg sedang Anda bicarakan dan mengekspresikannya dalam angka, berarti Anda memahaminya. Tujuan pengukuran perangkat
PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK
PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK 5.1. OBSERVASI PADA ESTIMASI Kompleksitas merupakan pengukuran relatif yang dipengaruhi oleh kebiasaan dengan usaha yang sudah dilakukan pada masa sebelumnya. Ukuran
BAB 6 Manajemen Resiko
Rekayasa Perangkat Lunak Bab 6 Halaman 1 BAB 6 Manajemen Resiko Defenisi konseptual mengenai resiko : (Robert Charette) 1. Resiko berhubungan dengan kejadian di masa yg akan datang. 2. Resiko melibatkan
Manajemen Proyek Sistem Informasi DAY-1. Wiratmoko Yuwono, ST
Manajemen Proyek Sistem Informasi DAY-1 Wiratmoko Yuwono, ST Manajemen Dari Kata Manage : Yang Berarti Menata,Merencanakan, Mengatur, Mengendalikan, Mengelola. Orang yang berkecimpung dalam manajemen disebut
Pertemuan 3. Manajemen Proyek Perangkat Lunak. Proses Dalam Manajemen PL
Pertemuan 3 Manajemen Proyek Perangkat Lunak Proses Dalam Manajemen PL Manajemen proyek merupakan lapisan pertama dalam proses rekayasa perangkat lunak skala besar. Untuk menuju pada proyek yang berhasil,
BAB III KONSEP MANAJEMEN PROYEK
Rekayasa Perangkat Lunak BAB III Hal : 1 BAB III KONSEP MANAJEMEN PROYEK 3.1 SPEKTRUM MANAJEMEN Manajemen proyek Perangkat Lunak (PL) yang efektif berfokus pada 3 P, dimana harus berurut yaitu PEOPLE PRODUCT
KONSEP MANAJEMEN PROYEK
KONSEP MANAJEMEN PROYEK Manajemen proyek Perangkat Lunak (PL) yang efektif berfokus pada 3 P, dimana harus berurut yaitu PEOPLE : Elemen terpenting dari suksesnya proyek PRODUCT / PROBLEM : Software yang
PROJECT TIME MANAGEMENT (MANAJEMEN WAKTU PROYEK BAG.2 : GANTT CHART, CPM DAN PERT) (MATA KULIAH MANAJEMEN PROYEK PERANGKAT LUNAK)
PROJECT TIME MANAGEMENT (MANAJEMEN WAKTU PROYEK BAG.2 : GANTT CHART, CPM DAN PERT) (MATA KULIAH MANAJEMEN PROYEK PERANGKAT LUNAK) Sufa atin Program Studi Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia
Pertemuan 4 Manajemen Proyek (2) Rekayasa Perangkat Lunak
Pertemuan 4 Manajemen Proyek (2) Rekayasa Perangkat Lunak Pengukuran dan kualitas proyek Pengukuran/metrik dalam software engineering didefinisikan oleh IEEE Glossary of SE sebagai: a quantitative mesaure
PERTEMUAN 4 & 5 PENJADWALAN PROYEK
PERTEMUAN 4 & 5 PENJADWALAN PROYEK DAN MANAJEMEN RESIKO 1 Dasar Penjadwalan Hal-hal yang menyebabkan keterlambatan tersebut adalah: Batas waktu yang kadang tidak realistis Perubahan kebutuhan user Memandang
Manajemen Proyek Perangkat Lunak
Manajemen Proyek Perangkat Lunak Proses Dalam Manajemen PL Manajemen proyek merupakan lapisan pertama dalam proses rekayasa perangkat lunak skala besar. Untuk menuju pada proyek yang berhasil, perlu dimengerti
Dibuat Oleh : 1. Andrey ( )
Dibuat Oleh : 1. Andrey (41813120186) FAKULTAS ILMU KOMPUTER PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA 2015 Proses manajemen proyek perangkat lunak dimulai dengan beberapa aktivitas
Hal penting dalam manajemen proyek adalah :
Pendahuluan Hal penting dalam manajemen proyek adalah : Ketepatan memilih bentuk organisasi (tim) Memilih manajer proyek yang tepat Aktifitas integrasi dan koordinasi yang baik Diluar hal tsb diperlukan
BAB IV PENJADWALAN PROYEK. Penjadwalan proyek merupakan pekerjaan yang sangat menentang bagi manajer
BAB IV PENJADWALAN PROYEK A. Konsep Dasar Penjadwalan proyek merupakan pekerjaan yang sangat menentang bagi manajer perangkat lunak. Dasar pemikiran adanya penjadwalan adalah sering adanya keterlambatan
5. Aktivitas generic dalam semua proses perangkat lunak antara lain adalah : a. Spesifikasi dan pengembangan b. Validasi dan evolusi c.
Kelompok 1 1. Merupakan program-program komputer dan dokumentasi yang berkaitan, disebut dengan : a. Perangkat lunak b. Firmware c. Kernel d. Hardware 2. Sebuah program yang berisi perintah-perintah atau
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
REKAYASA PERANGKAT LUNAK PENDAHULUAN 1. Apakah Perangkat Lunak? 2. Apakah Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)? 3. Apa perbedaan antara RPL dengan ilmu komputer (computer science)? 4. Apa perbedaan RPL dan rekayasa
Muhlis Tahir PTIK A 09 UNM
Muhlis Tahir PTIK A 09 UNM BAB 4 Manajemen proyek Pengorganisasian, perencanaan dan penjadwalan proyek perangkat lunak Tujuan Untuk memperkenalkan perangkat lunak manajemen proyek dan menggambarkan karakteristik
MANAJEMEN RISIKO. Rekayasa Perangkat Lunak STMIK-AUB Surakarta
MANAJEMEN RISIKO Rekayasa Perangkat Lunak STMIK-AUB Surakarta EFINISI Definisi konseptual mengenai risiko : (Robert Charette) Risiko berhubungan dengan kejadian di masa yg akan datang. Risiko melibatkan
PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK
PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Rekayasa Perangkat Lunak Dosen Pembimbing : Wachyu Hari Haji, S.Kom, MM Disusun Oleh : Fadhilla Eka Hentino / 41813120051 UNIVERSITAS
Proses manajemen. Suhada, ST., MBA
Proses manajemen Suhada, ST., MBA Umum Dlm rangka pencapaian tujuan organisasi diperlukan serangkaian kegiatan yg disebut proses manajemen Proses manajemen terdiri dari: - penetapan tujuan - perencanaan
Manajemen Proyek Minggu 2
Project Management Process Manajemen Proyek Minggu 2 Danny Kriestanto, S.Kom., M.Eng Initiating / Requirement :...awal siklus! Planning : perencanaan... Executing : Lakukan! Monitoring and Controlling
A. Tujuan dan Ruang Lingkup Proyek Perancangan Rekayasa Perangkat Lunak
A. Tujuan dan Ruang Lingkup Proyek Perancangan Rekayasa Perangkat Lunak Secara umum tujuan RPL tidak berbeda dengan bidang rekayasa yang lain. Bidang rekayasa akan selalu berusaha menghasilkan output yang
Pertemuan 3. Manajemen Proyek Perangkat Lunak
Pertemuan 3 Manajemen Proyek Perangkat Lunak Proses Dalam Manajemen PL Manajemen proyek merupakan lapisan pertama dalam proses rekayasa perangkat lunak skala besar. Untuk menuju pada proyek yang berhasil,
Proses PL dan Metrik Proyek
Proses PL dan Metrik Proyek N Tri Suswanto Saptadi Teknik Informatika http://trisaptadiuajmacid 02/28/11 nts/rs/tiuajm 1 PROSES PL DAN METRIK PROYEK Pengukuran, Metrik, dan Indikator Pengukuran PL Pendekatan
Pengelolaan Proyek Sistem Informasi. Sistem Informasi Bisnis Pertemuan
Pengelolaan Proyek Sistem Informasi Sistem Informasi Bisnis Pertemuan 2-3 2012 Gambaran Klasik Kegagalan Manajemen Proyek SI Alokasi Proyek Sumberdaya AlokasiProyek Waktu Struktur Organisasi Fungsional,
Pengertian Manajemen Proyek
MANAJEMEN PROYEK Pengertian Manajemen Proyek Suatu manajemen yang menangani proyek secara menyeluruh, dimulai dari pengembangan ide atau gagasan awal, perencanaan pembiayaan proyek, serta perencanaan kualitas
MANAJEMEN PROYEK PERANGKAT LUNAK
MANAJEMEN PROYEK PERANGKAT LUNAK Ada 3 fokus manajemen proyek perangkat lunak (PL) : 1. People (manusia) 2. Problem (masalah) 3. Process (proses) Manusia mempertinggi kesiapan organisasi PL untuk mengerjakan
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
MODUL 2 REKAYASA PERANGKAT LUNAK Tujuan : lunak Mahasiswa mengenal dan memahami konsep dasar kerekayasaan perangkat Materi : Pandangan umum tentang rekayasa perangkat lunak Proses, metode dan alat bantu
MODEL SDLC MODEL SDLC FIRDAUS SOLIHIN UNIVERSITAS TRUNOJOYO WATERFALL PROTOTYPE SPIRAL
MODEL SDLC FIRDAUS SOLIHIN UNIVERSITAS TRUNOJOYO MODEL SDLC WATERFALL PROTOTYPE SPIRAL 1 MODEL WATERFALL Model yang melakukan tahapan SDLC secara berurutan mulai dari analisis/perencanaan, design, cooding,
Project Scheduling. Tugas Matakuliah SDI
Project Scheduling Tugas Matakuliah SDI Aris Andriyani (110400075) Astrini Ranuem (110400076) Immar Pertawijaya (110400082) Wiradika Adi Wijaya (110400099) PROJECT SCHEDULING 1. Konsep Dasar Beberapa penyebab
Konsep Manajemen Proyek
Konsep Manajemen Proyek N. Tri Suswanto Saptadi Teknik Informatika http://trisaptadi.uajm.ac.id 02/28/11 nts/rs/tiuajm 1 KONSEP MANAJEMEN PROYEK Spektrum Manajemen Manusia Masalah Proses Proyek 2 1 Pendekatan
Pengembangan Perangkat Lunak. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Univesitas Gunadarma
Pengembangan Perangkat Lunak Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Univesitas Gunadarma Tujuan Pembelajaran Memahami langkah-langkah agar dapat mengorganisir pengembangan
Perencanaan dan Pengendalian Proyek. Pertemuan V
Perencanaan dan Pengendalian Proyek Pertemuan V Pengertian Perencanaan Perencanaan atau Planning adalah sebuah proses yang dimulai dari penetapan tujuan organisasi, menentukan strategi untuk pencapaian
BAB VI ESTIMASI (PERKIRAAN) Estimasi adalah ekspresi suatu opini atau perkiraan tentang kemungkinan biaya yang akan
BAB VI ESTIMASI (PERKIRAAN) 6.1. PENDAHULUAN Estimasi adalah ekspresi suatu opini atau perkiraan tentang kemungkinan biaya yang akan digunakan pada aktivitas konstruksi, umumnya didasarkan pada beberapa
Rekayasa Perangkat Lunak
Rekayasa Perangkat Lunak Pertemuan 3 Perencanaan Proyek Perangkat Lunak ( Software Project Planning ).: Erna Sri Hartatik :. Pembahasan Observasi pada Estimasi Tujuan Perencanaan Proyek Ruang Lingkup Perangkat
Manajemen Waktu Proyek 10/24/2017
Manajemen Waktu Proyek 1 Tujuan Pembelajaran Memahami tahapan-tahapan yang dilakukan dalam melakukan Manajemen Waktu Proyek Memahami input yang dibutuhkan dalam tiap tahapan serta output yang dihasilkan
Jenis Metode Pengembangan Perangkat Lunak
Jenis Metode Pengembangan Perangkat Lunak by webmaster - Tuesday, January 05, 2016 http://anisam.student.akademitelkom.ac.id/?p=123 Menurut IEEE, Pengembangan software (software engineering ) adalah :
BAB III MANAJEMEN PROYEK SISTEM INFORMASI
BAB III MANAJEMEN PROYEK SISTEM INFORMASI 3.1. Konsep Manajemen Proyek Manajemen proyek sistem informasi ditekankan pada tiga faktor, yaitu : manusia, masalah dan proses. Dalam pekerjaan sistem informasi
Ratna Wardani. Department of Electronic Engineering Yogyakarta State University
Ratna Wardani Department of Electronic Engineering Yogyakarta State University Hirarki Materi Pemodelan Sistem Rekayasa Informasi Rekayasa Perangkat Lunak Konsep dan Prinsip Analisis Analisis persyaratan
III. METODE KONVENS IONAL 11. REKAYASA SISTEM BERBASIS KOMPUTER
III. METODE KONVENS IONAL 11. REKAYASA SISTEM BERBASIS KOMPUTER 11.1 Sistem Berbasis Komputer (Computer-based System) Sistem berbasis komputer bertujuan untuk mendukung berbagai fungsi bisnis atau untuk
3. Jaminan Kualaitas Jaminan kualitas terdiri atas fungsi auditing dan pelaporan manajemen. Tujuan jaminan kualitas adalah :
7 Software Quality Assurance 1. Jaminan Kualitas Perangkat Lunak Jaminan kualitas perangkat lunak adalah aktivitas pelindung yang diaplikasikan pada seluruh proses perangkat lunak. SQA meliputi : Pendekatan
Metode-Metode Pengembangan Desain Aplikasi
Metode-Metode Pengembangan Desain Aplikasi a. Model Waterfall Model waterfall mengusulkan sebuah pendekatan kepada perkembangan software yang sistematik dan sekuensial yang mulai pada tingkat dan kemajuan
MANAJEMEN RESIKO. Aprilia Sulistyohati, S.Kom. Jurusan Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia. Your Logo
MANAJEMEN RESIKO Aprilia Sulistyohati, S.Kom Jurusan Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia Your Logo RESIKO Menurut Robert Charette (Software Engineering Risk Analysis and Management) 1. Resiko
Ign.F.Bayu Andoro.S, M.Kom. Mata Kuliah Rekayasa Perangkat Lunak
Ign.F.Bayu Andoro.S, M.Kom Mata Kuliah Rekayasa Perangkat Lunak Cakupan Materi Pengertian proyek & Manajemen Proyek Organisasi dan Personalia Tim ( sumber daya) Cakupan manajemen Proyek Perencanaan Proyek
MANAJEMEN PROYEK PERANGKAT LUNAK PROYEK Proyek adalah suatu kegiatan mengkoordinasikan segala sesuatu dengan menggunakan perpaduan sumber daya
MANAJEMEN PROYEK PERANGKAT LUNAK PROYEK Proyek adalah suatu kegiatan mengkoordinasikan segala sesuatu dengan menggunakan perpaduan sumber daya manusia, teknik, administratif, keuangan untuk mencapai tujuan
Estimasi Proyek Perangkat Lunak. Universitas Gunadarma
Estimasi Proyek Perangkat Lunak Universitas Gunadarma Estimasi biaya dan usaha 1. Menunda estimasi sampai akhir proyek (100% akurat). 2. Berdasarkan estimasi pada proyek yang mirip sebelumnya. 3. Menggunakan
Manajemen Waktu Proyek & Penjadwalan Proyek. By Wiji Nurastuti,MT
Manajemen Waktu Proyek & Penjadwalan Proyek By Wiji Nurastuti,MT 1 PROYEK : KEGIATAN tertentu (oleh manusia ada waktunya tempat & metode/cara alat & bahan) JELAS WAKTUNYA TIDAK RUTIN ADA ALASAN YANG JELAS
Manajemen Waktu Dalam Proyek
Manajemen Waktu Dalam Proyek Pertemuan 5 Heru Lestiawan, M.Kom Manajemen Waktu Dalam Proyek 1 Tujuan Pembelajaran Memahami tahapan-tahapan yang dilakukan dalam melakukan Manajemen Waktu Proyek Memahami
KONSEP MANAJEMEN PROYEK
KONSEP MANAJEMEN PROYEK Perancangan Perangkat Lunak Bertalya Program Pasca Sarjana, Universitas Gunadarma Konsep Manajemen Proyek Manajemen proyek perangkat lunak merupakan layer pertama pada proses software
BAB V PENGEMBANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN
BAB V PENGEMBANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN A. Tujuan Pengambangan Sistem Performance (kinerja), dapat diukur dengan 2 parameter yaitu throughput dan respon time. Throughput adalah banyaknya transaksi
Perencanaan Proyek PL. A. Sidiq P. Prodi Teknik Informatika & Prodi Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta
P4 Perencanaan Proyek PL A. Sidiq P. Prodi Teknik Informatika & Prodi Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta Materi Observasi pada Estimasi Tujuan Perencanaan
JUDUL UNIT : Melakukan Komunikasi Di Tempat Kerja
Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi Bidang Programer komputer KODE UNIT : TIK.PR01.001.01 JUDUL UNIT : Melakukan Komunikasi Di Tempat Kerja DESKRIPSI UNIT : Unit ini menentukan kompetensi yang diperlukan
Metrik Proses dan Proyek Perangkat Lunak KARMILASARI
Metrik Proses dan Proyek Perangkat Lunak KARMILASARI Outline 2 - Pendahuluan - Metrik dalam domain PROSES - Metrik dalam domain PROYEK - Pengukuran Perangkat Lunak - Menintegrasikan Metrik dalam Proses
REKAYASA PERANGKAT LUNAK. 3 sks Sri Rezeki Candra Nursari reezeki2011.wordpress.com
REKAYASA PERANGKAT LUNAK 3 sks Sri Rezeki Candra Nursari reezeki2011.wordpress.com Referensi Rekayasa Perangkat Lunak Pendekatan Praktisi, Roger S. Pressman, Ph.D, Andi Jogyakarta, 2012 Buku 1 Rekayasa
BAB III LANDASAN TEORI. baik investasi kecil maupun besar dalam skala proyek memerlukan suatu
BAB III LANDASAN TEORI III. 1. Manajemen Proyek Kemajuan dan perkembangan dalam perindustrian telah mendorong untuk melakukan beberapa aspek pengelolaan dan manajemen yang dituntut memiliki kinerja, kecermatan,
REKAYASA PERANGKAT LUNAK. 3 sks Sri Rezeki Candra Nursari reezeki2011.wordpress.com
REKAYASA PERANGKAT LUNAK 3 sks Sri Rezeki Candra Nursari reezeki2011.wordpress.com Materi Perancangan, pembuatan, pengujian dan perawatan perangkat lunak serta pemrograman dengan bahasa tingkat tinggi.
Rekayasa Perangkat Lunak
Rekayasa Perangkat Lunak Pertemuan 11 Pemeliharaan Perangkat Lunak (Software Maintenance).: Erna Sri Hartatik :. Definisi Modifikasi produk software setelah di reales untuk : memperbaiki kesalahan (faults),
A Layered Technology
Proses N. Tri Suswanto Saptadi Teknik Informatika http://trisaptadi.uajm.ac.id 02/28/11 nts/sb/tiuajm 1 A Layered Technology Software Engineering tools methods process model a quality focus These courseware
BAB 14 PENJADWALAN. Bab ini merinci langkah 4, 5 dan 6, jaringan kerja dan jadwal.
BAB 14 PENJADWALAN 14.1. PENDAHULUAN Perkiraan yang sudah diperhitungkan di dalam Bab 13 adalah banyaknya orang per-hari dari usaha yang akan diperlukan untuk membuat proyek. Hal ini disebut waktu sebenarnya
BAB 14 PENJADWALAN. Bab ini merinci langkah 4, 5 dan 6, jaringan kerja dan jadwal.
BAB 14 PENJADWALAN 14.1. PENDAHULUAN Perkiraan yang sudah diperhitungkan di dalam Bab 13 adalah banyaknya orang per-hari dari usaha yang akan diperlukan untuk membuat proyek. Hal ini disebut waktu sebenarnya
Chapter 6. Development and quality plans
Chapter 6 Development and quality plans 6.1 Sasaran Rencana Pengembangan dan Kualitas Perencanaan, sebagai suatu proses, memiliki beberapa tujuan, yang dimaksudkan untuk mempersiapkan landasan yang kuat
Operations Management
Operations Management TEKNIK RISET OERASI William J. Stevenson 8 th edition ANALISA NETWORK 1. PERT (Program Evaluation and Review Technique). CPM (Critical Path Method) PERT didefinisikan sebagai suatu
Penjadwalan proyek. 1. Menunjukkan hubungan tiap kegiatan dan terhadap keseluruhan proyek
Penjadwalan proyek Penjadwalan meliputi urutan dan membagi waktu untuk seluruh kegiatan proyek. Pendekatan yang dapat digunakan diantaranya adalah Diagram Gantt. Penjadwalan Proyek membantu dalam bidang
P14 Manajemen Proyek Sistem Informasi. A. Sidiq P.
P14 Manajemen Proyek Sistem Informasi A. Sidiq P. Universitas Mercu Buana Yogyakarta 1 Kerangka Project Planning Cycle 2 Konsep MPSI Ditekankan Pada : Manusia Faktor manusia sangat berperan penting dalam
REKAYASA ULANG (REENGINEERING)
REKAYASA ULANG (REENGINEERING) Saat manager memodifikasi aturan-aturan bisnis untuk mencapai keefektifan dan komposisi yang lebih besar, perangkat lunak harus tetap berjalan maju. Artinya penciptaan sistem
PROJECT PLANNING AND CONTROL. Program Studi Teknik Industri Universitas Brawijaya
PROJECT PLANNING AND CONTROL Program Studi Teknik Industri Universitas Brawijaya PENDAHULUAN Benyamin Franklin time is money, time is money. modern finance, mengukur nilai sebuah proyek dengan menentukan
Paradigma Manajemen Resiko. control. track RISK. identify. plan. analyze
Manajemen Resiko 1 Paradigma Manajemen Resiko control track plan RISK analyze identify 2 Manajemen Resiko Strategi Risiko Reaktif & Proaktif Risiko Perangkat Lunak Identifikasi Risiko Proyeksi Risiko Pengurangan,
Bab 4 Metodologi Pengembagan Sistem(Perangkat Lunak)
Bab 4 Metodologi Pengembagan Sistem(Perangkat Lunak) 4.1 Pendahuluan Proses pengembangan atau pengembangan perangkat lunak secara umum merupakan serangkaian kegiatan yang meliputi kegiatan dalam siklus
PROFESI DAN AREA ILMU MANAJEMEN PROYEK
PROFESI DAN AREA ILMU MANAJEMEN PROYEK Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana Yogyakarta Manajemen Proyek (TKE 3101) oleh: Indah Susilawati, S.T., M.Eng.
Memahami pentingnya jadwal proyek dan manajemen waktu proyek yg baik Menentukan aktivitas sbg dasar membuat jadwal proyek Menjelaskan bgmn manajer
1 Memahami pentingnya jadwal proyek dan manajemen waktu proyek yg baik Menentukan aktivitas sbg dasar membuat jadwal proyek Menjelaskan bgmn manajer proyek menggunakan diagram jaringan dan ketergantungan
Tugas Rekayasa Perangkat Lunak
Tugas Rekayasa Perangkat Lunak Disusun Oleh : M Ikhsan Ariya Girinata 41813120052 Dosen : Wachyu Hari Haji, S.Kom, MM FAKULTAS ILMU KOMPUTER JURUSAN SISTEM INFORMASI Mata Kuliah : REKAYASA PERANGKAT LUNAK
Manajemen Proyek dan Teknologi informasi. Waktu Proyek. Asuransi
Manajemen Proyek dan Teknologi informasi Waktu Proyek Asuransi Tujuan Pembelajaran Memahami pentingnya jadwal proyek dan manajemen waktu proyek yg baik Menentukan aktivitas sbg dasar membuat jadwal proyek
BAB I MANAGEMENT PROYEK
BAB I MANAGEMENT PROYEK PENDAHULUAN Kemajuan dalam kegiatan industri pada bebrapa aspek memerlukan manajemen atau ketelitian serta keamanan yang tinggi dalam rangka memperoleh hasil yang sesuai harapan.
III. PERENCANAAN PROYEK
III. PERENCANAAN PROYEK 3.1. PENGENALAN. Jadi anda telah mengevaluasi proyek dan memutuskan untuk melanjutkannya!. Pertama, anda harus sedikit meyakinkan rekan rekan yang lain bahwa proyek tersebut sebaiknya
MANAJEMEN WAKTU PROYEK
MANAJEMEN WAKTU PROYEK Waktu proyek atau biasa disebut umur proyek merupakan salah satu atribut proyek yang sangat penting dalam manajemen proyek. Kegagalan mengelola waktu proyek akan berakibat pada penyelesaian
Project Time Management adalah suatu kegiatan yang mencakup semua proses dan
Project Time Management adalah suatu kegiatan yang mencakup semua proses dan prosedur yang diperlukan agar proyek dapat berjalan tepat waktu. Gambaran umum project time management : Plan Schedule Management
PROJECT TIME MANAGEMENT
PROJECT TIME MANAGEMENT STUDY GUIDE BASED ON PMBOK (4TH EDITION) Oleh: 1. Asep Wahyudi Zein (1111600084) 2. FX. Eko Budi Kristanto (1111600126) 3. David Ricardo Hutapea (1111600274) 4. Fuad Lutfi (1111600282)
Pengukuran Perangkat Lunak. Pengantar
Pengukuran Perangkat Lunak Rekayasa Perangkat Lunak STMIK-AUB SURAKARTA Pengantar Pengukuran adalah suatu hal pokok pada perekayasaan perangkat lunak atau software. Jangkauan luas pengukuran pada perangkat
Perencanaan Proyek PL. A. Sidiq P. Universitas Mercu Buana Yogyakarta
P5 Perencanaan Proyek PL A. Sidiq P. Universitas Mercu Buana Yogyakarta Materi Observasi pada Estimasi Tujuan Perencanaan Proyek Ruang Lingkup Perangkat Lunak Sumber Daya Estimasi Proyek Perangkat Lunak
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN. perusahaan selain manajemen sumber daya manusia, manajemen pemasaran dan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN 2.1 Definisi Manajemen Operasi Manajemen operasi adalah salah satu fungsi bisnis yang penting di dalam perusahaan selain manajemen sumber daya manusia, manajemen
TESTING & IMPLEMENTASI SISTEM 4KA PENDAHULUAN. helen.staff.gunadarma.ac.id
TESTING & IMPLEMENTASI SISTEM 4KA PENDAHULUAN Overview Pengembangan Perangkat Lunak Pengujian Perangkat Lunak Implementasi Pemeliharaan Siklus Pengembangan Perangkat Lunak Pelaksanaan kegiatan pada tahap
BAB 5 PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK
Rekayasa Perangkat Lunak B5 - YC Hal : 1 BAB 5 PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK Proses manajemen proyek perangkat lunak dimulai dengan kegiatan project planning (perencanaan proyek). Yang pertama dari
MANAJEMEN PROYEK. Pembelajaran Daring Indonesia Terbuka & Terpadu
Program Mata Kuliah Terbuka MANAJEMEN PROYEK Pembelajaran Daring Indonesia Terbuka & Terpadu MATERI DAN REFERENSI Dokumen ini merupakan rangkaian dari dokumen pembelajaran program mata kuliah terbuka MANAJEMEN
PERTEMUAN 4 P E R E N C A N A A N (PLANNING)
PERTEMUAN 4 P E R E N C A N A A N (PLANNING) A. KONSEPSI DASAR Perencanaan adalah proses dasar yang digunakan untuk memilih tujuan dan menentukan cakupan pencapainya. Merencana berarti mengupayakan penggunaan
Phase Siklus Hidup Proyek
MINGGU KE 2 MANAJEMEN PROYEK TERINTEGRASI 2.1. Tujuan, Proses dan Area Pengetahuan Proyek Mengintegrasikan manajemen proyek meliputi koordinasi semua area pengetahuan proyek ke dalam aktifitas pada siklus
MATERI 8 MEMULAI USAHA
MATERI 8 MEMULAI USAHA 1. WORK BREAKDOWN STUCTURE Memulai usaha atau sebuah project membutuhkan perencanaan. Bagaimana kita dapat menyelesaikannya terdapat berbagai batasan pada definisi manajemen proyek
Resiko Perangkat Lunak. Project Management RISK ANALYSIS AND MANAGEMENT. Kategori Resiko (1) Kategori Resiko (2) Resiko Teknis (1)
Project Management RISK ANALYSIS AND MANAGEMENT Oleh : Ir. I Gede Made Karma, MT Resiko Perangkat Lunak Resiko memiliki dua ciri: Ketidakpastian Kejadian yang menandai resiko mungkin atau tidak mungkin
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada dasarnya proyek merupakan suatu aktivitas yang bersifat sementara, kompleks, unik yang memiliki satu tujuan dan harus diselesaikan dalam waktu yang spesifik,
136 Pemeliharaan Perangkat Lunak
8.1 Pengertian Pemeliharaan Pemeliharaan perangkat lunak merupakan proses memodifikasi sistem perangkat lunak atau komponennya setelah penggunaan oleh konsumen untuk memperbaiki kerusakan, meningkatkan
EMA302 - Manajemen Operasional Materi #9 Ganjil 2014/2015. EMA302 - Manajemen Operasional
Materi #9 EMA02 Manajemen Operasional Definisi 2 Proyek Serangkaian pekerjaan yang saling terkait dan biasanya diarahkan beberapa output utama dan membutuhkan jangka waktu yang signifikan untuk melakukannya.
BAB 5 PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK
Hal : 1 BAB 5 PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK Proses manajemen proyek perangkat lunak dimulai dengan kegiatan project planning (perencanaan proyek). Yang pertama dari aktifitas ini adalah estimation
Manajemen Projek Teknologi Informasi. Project Time Management
Manajemen Projek Teknologi Informasi Project Time Management Disusun oleh: KELOMPOK 1 Yofanda Putra Prayogi (132410101005) Dimas caesa wijaya (132410101009) Kikki amarita (112410101053) PROGRAM STUDI SISTEM
OTOMATISASI PERKANTORAN
OTOMATISASI PERKANTORAN Oleh: Wahyu Nurjaya WK, S.T., M.Kom. OTOMATISASI PERKANTORAN Otomatisasi Kantor ( Office Automation) atau OA, mencakup semua sistem elektronik formal dan informal terutama berkaitan
Pertemuan 5 Penjadwalan
Pertemuan 5 Penjadwalan Tujuan : Memahami konsep penjadwalan. Memahami langkah-langkah pembuatan PERT dan GNT Chart. Memahami alat bantu PERT dan GNT Chart. Penjadwalan Proyek Salah satu faktor utama menuju
