Introduction to Health Economics
|
|
|
- Widyawati Salim
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Introduction to Health Economics (Pengantar Ekonomi Kesehatan) Prof. Bhisma Murti Department of Public Health, Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret
2 What is Economics? Economics is the study of how people choose to use resources. Economics is the social science that analyzes the production, distribution, and consumption of goods and services. Ekonomi adalah ilmu untuk membuat pilihan yang efisien dan adil (equitable) dalam penggunaan sumber daya, baik untuk memproduksi barang/ pelayanan atau mengkonsumsi barang/ pelayanan, untuk mencapai kesejahteraan masyarakat (social welfare)
3 Why Do We Need Economics? Ekonomi diperlukan karena sumber daya di alam terbatas, sedang keinginan (wants) manusia tidak terbatas. Karena itu sumber daya perlu digunakan dengan efisien dan adil Resources include money, the time and talent people have available, the land, buildings, equipment, and other tools on hand, and the knowledge of how to combine them to create useful products and services.
4 Types of Resources Various types of resources are needed to produce health care: 1. Lahan (land): Gedung dan tanah untuk Puskesmas, RS. 2. Modal (capital): Obat-obatan, alat-alat kedokteran, bahan habis pakai, kendaraan. 3. Pekerja (labour): Dokter, perawat, bidan, paramedis, tenaga administrasi. 4. Perusahaan: Organisasi/ manajemen faktor-faktor produksi untuk memproduksi barang dan pelayanan 5. Informasi (ilmu pengetahuan, teknologi)
5 Relevance of Economics to Health There is relationship between economy and health: Kesehatan mempengaruhi ekonomi (e.g. Ill-health reduces healthy days, in turn reduces productivity and income of individuals) Ekonomi mempengaruhi kesehatan (e.g. Individuals with stronger ability to pay for health inputs can produce more health. That is why people in wealthy countries are healthier than those in poor countries). Resources for health care are scarce (e.g. Number of doctors, nurses, medicine, hospital beds), while the demand and need for health care are high
6 1. Ekonomi positif Positive Economics and Normative Economics Mempelajari efisiensi, yaitu penggunaan dan alokasi sumber daya yang efisien. Positive economics addresses what is and predicts observable and testable tendencies in economic relationships. 2. Ekonomi normatif Mempelajari keadilan, yaitu penggunaan, alokasi sumber daya, dan distribusi barang/ pelayanan yang adil Normative economics depends on value judgments and addresses what should be.
7 Ekonomi Kesehatan Ekonomi kesehatan adalah ilmu yang mempelajari suplai (penyediaan) dan demand (permintaan) sumber daya pelayanan kesehatan dan sumber daya kesehatan, serta dampak sumber tersebut terhadap kesehatan populasi Health economics is the study of how scarce resources are allocated among alternative uses for the care of sickness and the promotion, maintenance and improvement of health, including the study of how health care and health-related services, their costs and benefits, and health itself are distributed among individuals and groups in society.
8 Need, Demand, and Want 1.Need (kebutuhan) Kuantitas barang atau pelayanan yang secara objektif dipandang terbaik untuk digunakan memperbaiki kondisi kesehatan pasien/ populasi, biasanya ditentukan tenaga kesehatan profesional. 2.Demand (permintaan) Barang atau pelayanan yang digunakan/ dibeli oleh pasien. Permintaan tersebut dipengaruhi oleh pendapat medis dari dokter, dan faktor lain seperti pendapatan dan harga obat. Dalam ekonomi, demand (permintaan)= use (penggunaan)= purchase (pembelian) barang/ pelayanan 3.Wants (keinginan) Barang atau pelayanaan yang diinginkan orang karena dianggap terbaik bagi mereka (misalnya, obat yang bekerja cepat), tetapi orang belum menggunakannya Need Demand Want Need, demand, dan want pelayanan kesehatan perlu diupayakan agar cocok.
9 Characteristics of Health Care that Distinguish It From Other Services 1. Intangibility Pelayanan kesehatan tidak bisa dinilai oleh panca indera. Konsumen (pasien) tidak bisa melihat, mendengar, membau, merasakan, mengecap pelayanan kesehatan. 2. Inseparability Produksi dan konsumsi pelayanan kesehatan terjadi secara simultan (bersama). Tindakan operatif yang dilakukan dokter bedah pada saat yang sama digunakan oleh pasien. 3. Inventory (Perishability) Pelayanan kesehataan tidak bisa disimpan untuk digunakan pada saat dibutuhkan oleh pasien nantinya. 4. Inconsistency (Variability) Untuk diagnosis penyakit yang sama, komposisi dan kualitas pelayanan kesehatan yang diterima pasien bervariasi menurut dokter, rumahsakit, dan waktu.
10 Demand dan Supply Demand (permintaan) adalah jenis dan jumlah barang/ pelayanan yang diminta (digunakan) oleh orang Penyediaan (supply) adalah jenis dan jumlah barang/ pelayanan yang disediakan atau diproduksi Salah satu determinan penting yang menentukan kuantitas permintaan dan suplai adalah harga (price) Efisien jika jumlah barang yang disuplai sama dengan jumlah barang yang diminta Efisien jika biaya marginal (untuk memproduksi) sama dengan manfaat marginal (dari mengkonsumsi) tambahan 1 unit barang/ pelayanan
11 Pasar Kompetitif 1. Prinsip ekonomi menyatakan, penggunaan sumberdaya akan efisien pada pasar kompetitif 2. Pada pasar kompetitif (competitive market, perfect market), demand dan supply ditentukan secara independen. Produsen menentukan supply, konsumen menentukan demand. 3. Pada pasa kompetitif, demand akan sama dengan supply. Harga barang naik atau turun hingga jumlah yang disuplai sama dengan jumlah yang diminta, yaitu tercapainya ekuilibrium. 4. Contoh: jika hanya terdapat seorang dokter spesialis di sebuah kota, maka permintaan dan penyediaan pelayanan medis spesialis itu tidak berlangsung dalam pasar kompetitif. Jumlah permintaan lebih besar daripada suplai, dan harga pelayanan medis spesialis itu akan lebih tinggi daripada normal
12 Kondisi untuk Pasar Kompetitif Conditions for existence of a perfect competitive market: 1. Multiple buyers, multiple sellers 2. Perfect information 3. Homogenous product 4. No externalities 5. No barrier to entry or exit to market 6. No government intervention When a market fails to allocate resources efficiently, there is said to be market failure. Market failure may occur because of imperfect knowledge, differentiated goods, concentrated market power (e.g., monopoly or oligopoly), or externalities. Meskipun terjadi market failure (kegagalan pasar), beberapa aspek supply dan demand tetap berlaku.
13 Kegagalan Pasar: Akibat Monopoli Terhadap Kuantitas dan Harga Pelayanan Monopoli terjadi jika hanya terdapat seorang dokter spesialis/ RS di sebuah kota Monopoli mengakibatkan pasar gagal berfungsi dengan efisien Dokter/ RS monopoli bisa menetapkan harga tinggi dan jumlah pelayanan yang disediakan (suppply) lebih rendah daripada yang diminta (demand) Banyak permintaan pelayanan yang tidak terpenuhi, dan/ atau pelayanan dibeli dengan harga lebih tinggi daripada normal
14 Productive Efficiency and Technical Efficiency Efisiensi produktif (productive efficiency) Sebuah puskesmas atau RS mencapai efisiensi produktif jika memproduksi kuantitas output (misalnya, jumlah pasien yang dilayani) dengan kuantitas input seminimal mungkin, atau memproduksi semaksmimal mungkin kuantitas output dengan kuantitas input yang tersedia. Efisiensi teknis (technical efficiency, cost efficiency) Sebuah puskesmas atau RS mencapai efisiensi teknis jika memproduksi kuantitas output dengan kombinasi biaya seminimal mungkin, atau memproduksi semaksmimal mungkin kuantitas output dengan biaya yang tersedia
15 Allocative Efficiency Allocative efficiency is using our limited resources to produce: THE RIGHT MIX OF GOODS MORE OF WHAT PEOPLE WANT LESS OF WHAT PEOPLE DON'T WANT in order to maximize society's satisfaction If we want to achieve the maximum satisfaction possible from our limited resources, we not only have to be productively efficient (use as few resources as possible, use our resources where they are best suited, and use the appropriate technology), BUT WE ALSO HAVE TO PRODUCE THE RIGHT GOODS AND SERVICES. It would be a waste of our limited resources to produce a lot of things that we don't want and few of the things that we do want. Example of a question addressing allocative efficiency: Should available money be allocated for primary care at puskesmas or secondary care at hospital?
16 Keadilan Keadilan (equity) tidak sama dengan kesamaan (equality). Untuk bisa adil tidak harus semua pihak mendapatkan porsi yang sama. Horizontal equity Equal treatment for equal need/ condition Semua pasien TB diberi DOTS Semua penduduk di kecamatan disediakan sebuah puskesmas Vertical equity Unequal treatment for unequal need/ condition» Pasien flu burung diberi prioritas lebih tinggi daripada flu biasa Health financing based on ability to pay.» Orang yang lebih kaya membayar lebih besar daripada orang yang lebih miskin untuk pelayanan kesehatan yang sama
17 Cakupan Semesta Cakupan semesta (universal coverage) = Setiap warga memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu dan dibutuhkan, dengan biaya yang terjangkau Syarat cakupan semesta: 1. Akses pelayanan kesehatan 2. Perlindungan terhadap risiko mengeluarkan biaya kesehatan yang tinggi (melalui sistem pembiyaan pra-upaya)
18 Pembiayaan Kesehatan 1. Pembayaran langsung (out-of-pocket) Pasien membayar langsung kepada dokter atau pemberi pelayanan kesehatan lainnya untuk pelayanan kesehatan yang sudah diterima. Diupayakan untuk dihentikan, karena memiskinkan individuindividu sakit dan keluarganya 2. Pembiayaan pra-upaya (prepaid system) Dianjurkan di semua negara untuk menuju cakupan semesta
19 Out-Of-Pocket dan Pengeluaran Kesehatan Katastrofik Persen rumah tangga yang mengalami pengeluaran kesehatan katastrofik Pengeluaran kesehatan katastrofik > 40% kemampuan membayar (pendapatan dikurangi makanan/ kebutuhan dasar) Pembayaran langsung menyebabkan pengeluaran kesehatan katastrofik, memiskinkan individu sakit dan keluarganya Persen out-of-pocket expenditure dari total pengeluaran pelayanan kesehatan
20 Pembiayaan Pra-Upaya 1. Pajak (Taxation). Pemerintah menarik pajak umum (general taxation) dari warga yang antara lain digunakan untuk membiayai pelayanan kesehatan. Contoh: NHS, Jamkesmas 2. Asuransi (Insurance). Perusahaan asuransi menarik dan mengumpulkan premi dari peserta, membayar pemberi pelayanan kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta 1. Asuransi wajib (compulsory insurance). Contoh: Askes 2. Asuransi sukarela (voluntary insurance). Contoh: Prudential 3. Asuransi sosial (social insurance) 4. Asuransi swasta (private insurance).
21
Bab 7 EKONOMI KESEHATAN
Bab 7 EKONOMI KESEHATAN EKONOMI Ekonomi adalah ilmu untuk membuat pilihan. Sumber daya di alam terbatas, sedang keinginan (wants) manusia tidak terbatas. Demikian juga jumlah dokter, perawat, obat-obatan,
EKONOMI KESEHATAN BANDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT. 02/05/2016 bandi.staff.fe.uns.ac.id 1
EKONOMI KESEHATAN BANDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT 02/05/2016 bandi.staff.fe.uns.ac.id 1 KONSEP-KONSEPEKONOMI UNTUK EKONOMI KESEHATAN Kuliah 2 02/05/2016 bandi.staff.fe.uns.ac.id 2 Tujuan Pembelajaran Kuiah
Pembekalan Blok Kedokteran Komunitas
Pembekalan Blok Kedokteran Komunitas Kurikulum Berbasis Kompetensi FK UNS Prof Bhisma Murti Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret Skenario 1: Keywords Dokter
Pertemuan Ke 2. Mekanisme Pasar
Pertemuan Ke 2 Mekanisme Pasar The Basic Decision-Making Units A firm is an organization that transforms resources (inputs) into products (outputs). Firms are the primary producing units in a market economy.
TEN PRINCIPLES OF ECONOMICS
1 TEN PRINCIPLES OF ECONOMICS (disarikan dari Gregory N. Mankiw, Principle of Economics, Bab 1) Apa Ekonomi itu? 2 Ekonomi adalah masalah pengelolaan rumah tangga (household) Dalam household, terdapat
Teori Produksi. Course: Pengantar Ekonomi.
Teori Produksi Course: Pengantar Ekonomi Firms Firms demand factors of production in input markets and supply goods and services in output markets. Firm objectives: How much output to supply (quantity
Marketing Channels and Supply Chain Management
Marketing Channels and Supply Chain Management Disarikan dari : P. Khotler, Amstrong, dan sumber lainnya Saluran ditribusi memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pemasaran, mengingat dengan
VERSI BAHASA INDONESIA
Peraturan Ujian: Tutup buku Cheat Sheet (harap kumpulkan bersamaan berkas jawaban) diperbolehkan dengan syarat: satu halaman, tidak bolak balik, ukuran A4,tulisan tangan sendiri, bukan hasil fotokopi/hasil
EKONOMI SUMBERDAYA AIR
EKONOMI SUMBERDAYA AIR Topik 4 Air Sebagai Barang Ekonomi: Suatu Solusi atau Masalah? Yusman Syaukat DEPARTEMEN EKONOMI SUMBERDAYA & LINGKUNGAN FEM - IPB 1 2 Pendahuluan Proklamasi Air sebagai Barang Ekonomi
Pengantar Ekonomi Mikro EKI 106. Chapter I: PENDAHULUAN: RAP dan Prinsip-Prinsip Dasar Ekonomi
Pengantar Ekonomi Mikro EKI 106 Chapter I: PENDAHULUAN: RAP dan Prinsip-Prinsip Dasar Ekonomi Uraian dan Tujuan Mata Kuliah Mata kuliah Ekonomi Mikro terdiri dari Pengantar Ekonomi Mikro atau Ekonomi Mikro
Soal penyisian ekonomi. 25 soal pilihan ganda 2 soal b.inggris
Soal penyisian ekonomi 25 soal pilihan ganda 2 soal b.inggris 1. Pada beberapa wilayah di Negara Indonesia terdapat harga air bersih/minum relatif lebih mahal dibandingkan di daerah lain. Hal ini lebih
ABSTRACT. Keywords: Inventory, inventory control, ABC classification, EOI Multiple Item method, efficiency cost inventory. vii
ABSTRACT In performing its operation, a company must have inventory to satisfy the consumers needs. Inventory is needed to perform the production process, thus a company must control the inventory. One
Pertemuan Ke 2. Mekanisme Pasar Permintaan dan Penawaran
Pertemuan Ke 2 Mekanisme Pasar Permintaan dan Penawaran 1 PERMINTAAN DALAM PASAR PRODUK/OUTPUT Permintaan rumah tangga atas kuantitas dari output atau permintaan ditentukan oleh: Harga produk Pendapatan
KONSEP DASAR PEMASARAN Untuk Rumah Sakit SEPTO P. ARSO, SKM, MARS MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO
KONSEP DASAR PEMASARAN Untuk Rumah Sakit SEPTO P. ARSO, SKM, MARS MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO Tujuan Instruksional Umum: Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa mampu
SURPLUS THEORY. Elasticity Concept 3/15/2017. Bahasan "Ekonomi Kesehatan" 1
Eri Witcahyo Pokok Bahasan dalam MK Ekonomi Kesehatan Health Administration & Policy Department, School of Public Health University of Jember SURPLUS THEORY Marginalism approach is use for analyze market.
Mekanisme Pasar dan Kesejahteraan
Maksi/Semester Genap 2012/2013 13 Februari 2013 1 Permintaan dan Penawaran Mengapa alat analisis S & D perlu? Definisi S & D Shifting dan Moving of the Curve 2 Definisi Kondisi Keseimbangan 3 4 5 Pengantar
PENGANTAR ILMU EKONOMI
HANDOUT MATA KULIAH PENGANTAR ILMU EKONOMI, SE., M.Si. Jurusan Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Padjadjaran HANDOUT 8 FAKTOR PRODUKSI 1 Hand out #6# Unit Bisnis pada umumnya
KEGAGALAN PASAR DAN PERAN KELEMBAGAAN
KEGAGALAN PASAR DAN PERAN KELEMBAGAAN POKOK BAHASAN 1 4 Definisi Pasar Makna kegagalan pasar Externalitas, common pool resources, public goods, Peran kelembagaan dalam mengatasi kegagalan pasar 1 1. DEFINISI
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Rumah sakit adalah salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang selalu diupayakan keberadaannya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pada umumnya aktivitas
PERUMUSAN KRITERIA BANK 'TERPOPULER BERDASARKAN FAKTOR-FAKTOR KESADARAN MERK NASABAH TESIS MAGISTER. Oleh. Henny Herawati NIM.
PERUMUSAN KRITERIA BANK 'TERPOPULER BERDASARKAN FAKTOR-FAKTOR KESADARAN MERK NASABAH TESIS MAGISTER Oleh Henny Herawati NIM. : 2340118 BIDANG KHUSUS MANAJEMEN INDUSTRI PROGRAM MAGISTER TEKNIK DAN MANAJEMEN
SURPLUS EKONOMI. Bhisma Murti Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret
1 SERI EKONOMI KESEHATAN SURLUS EKONOMI Bhisma Murti rogram Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat rogram ascasarjana, Universitas Sebelas Maret ekonomi merupakan konsep ekonomi yang merujuk kepada keuntungan
Pengantar Diskusi: Ideologi, Rasionalisme Pragmatisme dalam penetapan agenda kebijakan pembiayaan kesehatan di Indonesia
Pengantar Diskusi: Ideologi, Rasionalisme Pragmatisme dalam penetapan agenda kebijakan pembiayaan kesehatan di Indonesia Laksono Trisnantoro Center for Health Service Management Gadjah Mada University
Monopolistic competition is a market in which many firms produce similar goods or services but each maintains some
Apa ciri pasar persaingan monopolistik? Monopolistic competition is a market in which many firms produce similar goods or services but each maintains some independent control of its own price. Mengapa
Bab 10 PASAR MONOPOLI
Bab 10 PASAR MONOPOLI Pasar Monopoli Pasar monopoli (dari bahasa Yunani: monos, satu + polein, menjual) adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga
" Ideologi Jaminan Kesehatan di Indonesia: Apakah akan bertabrakan atau seiring dengan "ideologi dokter (spesialis) dan rumah sakit?
" Ideologi Jaminan Kesehatan di Indonesia: Apakah akan bertabrakan atau seiring dengan "ideologi dokter (spesialis) dan rumah sakit? Laksono Trisnantoro Center for Health Service Management Gadjah Mada
ADLN-Perpustakaan Universitas Airlangga
PEMANFAATAN EOQ (ECONOMIC ORDER QUANTITY) DAN ANALISA ABC (ALWAYS BETTER CONTROL) UNTUK MENGEFISIENSIKAN BIAYA PERSEDIAAN OBAT DI UNIT USAHA APOTEK PRIMKOPAL RUMKITAL DR. RAMELAN SURABAYA DIAJUKAN UNTUK
Manajemen Keuangan. Sesi 2 Prastuti Soewondo
Manajemen Keuangan Sesi 2 Prastuti Soewondo Setiap institusi pasti membutuhkan informasi untuk pengambilan keputusan Kondisi Lalu institusi tidak butuh informasi keuangan yg canggih, tepat dan cepat: Bisnis
ABSTRACT. Keywords: The cost of quality, Profitability. viii Universitas Kristen Maranatha
ABSTRACT The development at this time rapidly growing business that certainly had an impact on the economic development in Indonesia. In order to be competitive, the company's products should have advantages
Introduction to. Chapter 11. Managing Employees. MultiMedia by Stephen M. Peters South-Western College Publishing
Introduction to Chapter 11 Managing Employees Learning Objectives Uraikan teori motivasi. Jelaskan bagaimana perusahaan dapat tingkatkan kepuasan kerja dan tingkatkan motivasi. Motivation and Performance
Week 10 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENGELUARAN. Awalludiyah Ambarwati
Week 10 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENGELUARAN Awalludiyah Ambarwati Accounting Information Systems Sales order processing Billing Accounts receivable Cash Receipts General ledger Financial reporting
PENDAHULUAN BAB ILMU EKONOMI 1.2. PENGERTIAN EKONOMI MIKRO
Teori Ekonomi Mikro PENDAHULUAN BAB 1 1.1 ILMU EKONOMI Secara umum ilmu ekonomi atau ekonomika dapat diartikan sebagai suatu ilmu tentang usaha-usaha manusia untuk memenuhi kebutuhannya dengan adanya alat-alat
November 1, 2012 DIE-FEUI. Kuliah ke-8: Monopoli dan Monopsoni. Rus an Nasrudin. Outline. Kekuatan Pasar. Sumber Konsekuensi dari Monopoli Monopoli
dan Pasar: dan DIE-FEUI November 1, 2012 dan Pasar: 1 2 3 dengan : Rujukan dan Pasar: Pindyck Bab 10 dan Bab 11 Apa itu monopoli dan apa itu kekuatan pasar? dan Pasar: Struktur pasar yang hanya terdiri
PEMBELAJARAN KEMAMPUAN GERAK DASAR
PEMBELAJARAN KEMAMPUAN GERAK DASAR State of Victoria, Department of Education (1996). Fundamental motor skills: A manual for classroom teacher. Melbourne: Community Information Service. (4-8) Back Next
Pembiayaan Kesehatan (Health Financing) Universitas Esa Unggul Jakarta 6 Januari 2016 Sesi-13 Ekonomi Kesehatan Kelas 13
Pembiayaan Kesehatan (Health Financing) [email protected] Universitas Esa Unggul Jakarta 6 Januari 2016 Sesi-13 Ekonomi Kesehatan Kelas 13 The Questions are... Dari mana pembiayaan kesehatan berasal?
Mengapa perlu sektor publik?
Mengapa perlu sektor publik? Musgrave : Sektor publik (pemerintah) dibutuhkan untuk mengatasi : Kompetisi tidak efisien (monopoli) Kontrak dan pertukaran membutuhkan proteksi, jaminan, penegakan hukum
Pengelolaan Dana JKN Secara Efektif dan Efisien Untuk Menjamin Mutu Pelayanan Kesehatan
Pengelolaan Dana JKN Secara Efektif dan Efisien Untuk Menjamin Mutu Pelayanan Kesehatan PENGALAMAN RS AN-NISA TANGERANG dr. Ediansyah Direktur 2014 : RUMAH SAKIT AN-NISA TANGERANG KELAS C, 100 TT RUMAH
PROSES PENENTUAN KEBIJAKAN PEMBIAYAAN KESEHATAN
PROSES PENENTUAN KEBIJAKAN PEMBIAYAAN KESEHATAN PENDAHULUAN Inpres 1 Tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2010 RAKER Presiden dengan Para Menteri dan Gubernur
BAB 4. Permintaan (Demand)
BAB 4 (Demand) 1 Hal-hal yang akan dipelajari: Fungsi Hukum Fungsi Individu Perubahan Jumlah yang Diminta Perubahan Kurva Pasar 2 Fungsi Fungsi permintaan timbul dari perilaku konsumen, yaitu keinginan
mikm-detail-tesis-perpustakaan-print-abstrak-152.html MIKM UNDIP Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Administrasi Rumah Sakit
N I M : E4A004025 Nama Mahasiswa : Rohani Aziz Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Administrasi Rumah Sakit Universitas Diponegoro 2007 ABSTRAK ROHANI AZIS Analisis Kebutuhan Tenaga Perawat
BPJS Kesehatan, Supply, dan Demand Terhadap Layanan Kesehatan. Oleh: Novijan Janis. Kepala Subbidang Analisis Risiko Ekonomi, Keuangan, dan Sosial
BPJS Kesehatan, Supply, dan Demand Terhadap Layanan Kesehatan Oleh: Novijan Janis Kepala Subbidang Analisis Risiko Ekonomi, Keuangan, dan Sosial Email: [email protected] Pendahuluan Pemerintah telah mencanangkan
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Pada tahun 1945 sejak Indonesia merdeka dari penjajahan, Indonesia telah mengalami krisis ekonomi seperti krisis moneter yang mengakibatkan perekonomian di Indonesia menjadi tidak stabil. Krisis
MINGGU 7. MARKET OVER SPACE
MINGGU 7. MARKET OVER SPACE Oleh TIM TATANIAGA PRODUK AGRIBISNIS DEPARTEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2013 Markets Over Space Harga produk agrbis akan bervariasi
ABSTRAK. Kata-kata kunci: Job order costing method, efisiensi, dan efektivitas. vii. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Berkembangnya suatu perusahaan mengakibatkan kompleksnya aktivitas usaha yang dijalankan, sehingga menuntut perusahaan untuk meningkatkan kinerja secara efisien dan efektif. Perusahaan harus mampu
STRUKTUR PASAR, KEGAGALAN PASAR, EKSTERNALITAS DAN PERAN KELEMBAGAAN
PENGANTAR EKONOMI KELEMBAGAAN (ESL224) KULIAH 8: STRUKTUR PASAR, KEGAGALAN PASAR, EKSTERNALITAS DAN PERAN KELEMBAGAAN Koordinator : Dr. Ir. Aceng Hidayat, M.T Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Efisiensi merupakan salah satu bagian dari pengukuran kinerja suatu organisasi (Porcelli, 2009). Istilah efisiensi berdasarkan konsep ekonomi merujuk pada
Pasar Persaingan Sempurna(Perfect Competition)
Pasar Persaingan Sempurna(Perfect Competition) PertemuanVII Tujuan Memahami definisi (perfect competition) Menjelaskan bagaimana perusahaan mengambil keputusan dan mengapa terjadi pemberhentian kerja dan
ABSTRACT. Keyword : Quality, Defect Product, Statistical Quality Control, and np Control Chart. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRACT Quality is the most important element in bussines world competition. A company can be compete and survive by always produce a very good quality product and appropriate with customer expectation.
Manajemen Rantai Pasok -Strategi SCM (2) TIP FTP UB 2015
Manajemen Rantai Pasok -Strategi SCM (2) TIP FTP UB 2015 Strategi Kompetitif-Strategi Supply Chain Strategi Kompetitif : strategi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan/keinginan konsumen melalui barang dan
TIF APPLIED MATH 1 (MATEMATIKA TERAPAN 1) Week 3 SET THEORY (Continued)
TIF 21101 APPLIED MATH 1 (MATEMATIKA TERAPAN 1) Week 3 SET THEORY (Continued) OBJECTIVES: 1. Subset and superset relation 2. Cardinality & Power of Set 3. Algebra Law of Sets 4. Inclusion 5. Cartesian
KEBIJAKAN HARGA OBAT Dl INDONESIA DAN PERBANDINGANNYA DENGAN NEGARA-NEGARA LAIN
KEBIJAKAN HARGA OBAT Dl INDONESIA DAN PERBANDINGANNYA DENGAN NEGARA-NEGARA LAIN Selma Siahaan1 ABSTRACT Indonesia is facing challenge of medicines prices. Many people complaining about high price of medicines.
Analisis dan Dampak Leverage
Analisis dan Dampak Leverage leverage penggunaan assets dan sumber dana oleh perusahaan yang memiliki biaya tetap dengan maksud agar peningkatan keuntungan potensial pemegang saham. leverage juga meningkatkan
Pengertian barang publik Tipe-tipe barang publik Problem barang publik
Pengertian barang publik Tipe-tipe barang publik Problem barang publik Barang Publik Barang yang bersifat non-rivaled dan non-excludable. untuk mengkonsumsi barang publik orang tidak harus bersaing dan
The Role of Ministry of Health in Health Financing: More on Management?
The Role of Ministry of Health in Health Financing: More on Management? Prastuti Soewondo, Mardiati Nadjib, Kurnia Sari, Yunita, Tire, Lili Nur Indah Sari, Amilia Wulandhani [Team National Health Accounts
MANAJEMEN RISIKO 1 (INDONESIAN EDITION) BY IKATAN BANKIR INDONESIA
Read Online and Download Ebook MANAJEMEN RISIKO 1 (INDONESIAN EDITION) BY IKATAN BANKIR INDONESIA DOWNLOAD EBOOK : MANAJEMEN RISIKO 1 (INDONESIAN EDITION) BY IKATAN Click link bellow and free register
ANALISIS KEMAMPUAN DAN KEMAUAN MEMBAYAR PETUGAS PARKIR TERHADAP PELAYANAN PUSKESMAS DI KABUPATEN BANYUMAS
ANALISIS KEMAMPUAN DAN KEMAUAN MEMBAYAR PETUGAS PARKIR TERHADAP PELAYANAN PUSKESMAS DI KABUPATEN BANYUMAS ANALYSIS OF PARKING ATTENDANT ABILITY TO PAY AND WILLINGNESS TO PAY FOR PRIMARY HEALTH SEVICES
ABSTRAK. Kata kunci : biaya standar, pengendalian, efektivitas, efisiensi, biaya bahan baku, analisis selisih
ABSTRAK Penerapan biaya standar digunakan sebagai suatu alat untuk mengendalikan biaya yang ada di perusahaan. Biaya standar diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan proses produksi
PEMBIAYAAN PENDIDIKAN
PEMBIAYAAN PENDIDIKAN Dr. Danny Meirawan Prodi Administrasi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia BENEFITS OF EDUCATION HUMAN CAPITAL APPROACH SUCCESS EDUCATION INCOME INVESTMENT
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN RAWAT JALAN DAN RAWAT INAP PELAYANAN KESEHATAN Dl JAWA, SUMATERA, DAN KALIMANTAN
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN RAWAT JALAN DAN RAWAT INAP PELAYANAN KESEHATAN Dl JAWA, SUMATERA, DAN KALIMANTAN Yuslely Usman1, Ning Sulistiyowati2, dan Noor Edi W idya Sukoco 1 Background:
ABSTRAK. Kata Kunci : Informed Consent dalam keadaan darurat, Perlindungan Hukum bagi Dokter
TINJAUAN YURIDIS PERLINDUNGAN HUKUM BAGI DOKTER DIHUBUNGKAN DENGAN PERATURAN MENGENAI PERSETUJUAN TINDAKAN KEDOKTERAN DALAM KEADAAN DARURAT YANG MEMBUTUHKAN PEMBEDAHAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 29
ABSTRACT. : Inventory, EPQ, Cost Efficiency. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRACT In today s era of globalization, companies are required to deal witk the increasingly tight competition. Various efforts were to be done in order to achieve maximum results. It can be either the
KAJIAN ASPEK RISIKO KEGAGALAN BANGUNAN PADA KELAYAKAN PROYEK PRIVATISASI INFRASTRUKTUR TESIS MAGISTER OLEH : ADI TISNA RAYADI
KAJIAN ASPEK RISIKO KEGAGALAN BANGUNAN PADA KELAYAKAN PROYEK PRIVATISASI INFRASTRUKTUR TESIS MAGISTER OLEH : ADI TISNA RAYADI BIDANG KHUSUS.MANAJEMEN DAN REKAYASA KONSTRUKSI PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
KADIN INDONESIA. Bidang Telekomunikasi, Teknologi Informasi & Media
KADIN INDONESIA Bidang Telekomunikasi, Teknologi Informasi & Media Arah Pengembangan Industri Teknologi Informatika Dan Komunikasi (TIK) Di Era Konvergensi Jakarta, 28 th April 2010 Rakhmat Junaidi Perubahan
Rahasia Cermat & Mahir Menguasai Akuntansi Keuangan Menengah (Indonesian Edition)
Rahasia Cermat & Mahir Menguasai Akuntansi Keuangan Menengah (Indonesian Edition) Hery Hery Click here if your download doesn"t start automatically Rahasia Cermat & Mahir Menguasai Akuntansi Keuangan Menengah
Pertemuan Ke 1. Konsep Dasar Ilmu Ekonomi dan Permasalahan
Pertemuan Ke 1 Konsep Dasar Ilmu Ekonomi dan Permasalahan 1 Definisi Ilmu Ekonomi Ilmu Ekonomi sangat penting bagi manusia untuk mengelola sumberdaya yang sifatnya terbatas agar dapat digunakan secara
SKRIPSI ANALISIS EFISIENSI USAHA GENTENG PRESS DI KECAMATAN JATEN, KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2012
SKRIPSI ANALISIS EFISIENSI USAHA GENTENG PRESS DI KECAMATAN JATEN, KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2012 Diajukan untuk Melengkapi Tugas dan Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Ekonomi Pembangunan
KAJIAN TARIF ANGKUTAN KOTA (Studi Kasus Kota Bandung)
KAJIAN TARIF ANGKUTAN KOTA (Studi Kasus Kota Bandung) ABSTRAK KAJIAN TARIF ANGKUTAN KOTA (Studi Kasus Kota Bandung) Oleh Desmon Manurung Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung Sebagian besar
Evaluasi Ekonomi Pelayanan Kesehatan
Evaluasi Ekonomi Pelayanan Kesehatan Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat 26/11/2014 bandi.staff.fe.uns.ac.id 1 Konsep Teoretis dalam Evaluasi Ekonomi Pelayanan Kesehatan BANDI 26/11/2014 bandi.staff.fe.uns.ac.id
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT KUNJUNGAN ULANG PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD MARIA WALANDA MARAMIS Sherly Nayoan*
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT KUNJUNGAN ULANG PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD MARIA WALANDA MARAMIS Sherly Nayoan* *Program Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi Manado ABSTRAK Dengan adanya
EKONOMI KESEHATAN (HEALTH ECONOMICS) )
EKONOMI KESEHATAN (HEALTH ECONOMICS) ) BANDI Ilmu Kesehatan Masyarakat UNS 04/01/2017 bandi.staff.fe.uns.ac.id 1 EKONOMI KESEHATAN DAN APLIKASINYA ASURANSI DI INDONESIA Sesi 6 04/01/2017 bandi.staff.fe.uns.ac.id
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sejak pertemuan kesehatan dunia ke 58 yang mengesahkan UHC (universal health coverage) (WHO, 2005), dan laporan kesehatan dunia tahun 2010, yang menemukan peran
ABSTRACT. Key Words : Raw Materials, Material Requirement Planning, Lot for Lot. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRACT In running a manufacturing company, the company need several steps to transform raw materials into finished goods. The process starts from ordering raw materials until distribution to the consumer.
HUBUNGAN BISNIS DENGAN POLITIK, PEREKONOMIAN, DAN PEMERINTAH
By: Dr. Ida Nurnida LOGO HUBUNGAN BISNIS DENGAN POLITIK, PEREKONOMIAN, DAN PEMERINTAH Week-6 Contents 1 Bisnis dan Politik 2 Bisnis dan Perekonomian 3 Bisnis dan Pemerintah 1 BISNIS DAN POLITIK 1. BISNIS
BAB I PENDAHULUAN. setelah krisis ekonomi melanda Indonesi tahun 1997/1998. Sebagian besar
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tingginya biaya pelayanan kesehatan di Indonesia merupakan masalah yang sangat serius karena sangat membebani masyarakat pengguna jasa pelayanan kesehatan. Masalah
Integrated Care for Better Health Integrasi Layanan untuk Kesehatan Yang Lebih Baik
Integrated Care for Better Health Integrasi Layanan untuk Kesehatan Yang Lebih Baik An ounce of prevention is worth a pound of cure Pencegahan kecil mempunyai nilai yang sama dengan pengobatan yang banyak
MEDIA ECONOMICS Media massa adalah institusi ekonomi yang berkaitan dengan produksi dan penyebab isi media yang ditargetkan pada khalayak atau konsume
EKONOMI MEDIA MATA KULIAH EKONOMI POLITIK INTERNASIONAL Universitas Muhammadiyah Jakarta Aminah, M.Si MEDIA ECONOMICS Media massa adalah institusi ekonomi yang berkaitan dengan produksi dan penyebab isi
ABSTRAK. Keyword : inventory, income tax. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Pada saat sekarang ini, kurang stabilnya iklim perekonomian di indonesia, ketatnya persaingan antara perusahaan dan juga inflasi mengakibatkan perusahaan harus mencari alternatif untuk dapat tetap
ABSTRACT. "The Effect of Compensation, Discipline on Employee Performance" (Case studies on Ardan Group)
ABSTRACT "The Effect of Compensation, Discipline on Employee Performance" (Case studies on Ardan Group) This study would like to see the compensation factor to employee performance and discipline. Compensation
USAHA PENINGKATAN DAYA SAING PERUSAHAAN MELALUI PENGGUNAAN ACTIVITY-BASED COSTING DALAM PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI
USAHA PENINGKATAN DAYA SAING PERUSAHAAN MELALUI PENGGUNAAN ACTIVITY-BASED COSTING DALAM PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI (Studi Kasus : PT. Fitotek Unggul) ABSTRA K Pergeseran paradigma industri pertanian
Household Production Theory
Household Production Theory Oleh: Dr. Ir. Hartoyo, M.Sc Departemen IKK - IPB Outline: Pendahuluan: Alokasi Waktu Work and Leisure: How the Household Spends its Time Utility Function Time and Income Constraints
Tinjauan Umum Functional Strategy Riri Satria
Tinjauan Umum Functional Strategy Riri Satria Konsultan manajemen stratejik dan pengembangan organisasi [email protected] Topik hari ini Review tentang strategi. Pengenalan strategi pemasaran. Pengenalan
ILMU EKONOMI: PENGANTAR
ILMU EKONOMI: PENGANTAR Ilmu Ekonomi: Konsep Ilmu Ekonomi Kajian bagaimana masyarakat menggunakan sumber daya yang langka untuk memproduksi komoditi komoditi dan mendistribusikan kepada masyarakat (Samuelson,
BAB 1 PENDAHULUAN. dan rehabilitasi dengan mendekatkan pelayanan pada masyarakat. Rumah sakit
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Rumah sakit merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan yang kompleks dan mempunyai fungsi luas menyangkut fungsi pencegahan, penyembuhan dan rehabilitasi dengan
STAKEHOLDER THEORY. Dr. Ratna Candra Sari ratna_candrasari.uny.ac.id
STAKEHOLDER THEORY Dr. Ratna Candra Sari Email : [email protected] email ratna_candrasari.uny.ac.id email ratna_candrasari.uny.ac. id HAKIKAT EKONOMI EKONOMI/OIKONOMIA/PENGELOLAAN RUMAH TANGGA:
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Market Segmenting, Targeting dan Positioning Para pembeli yang berada di suatu pasar terdiri dari berbagai macam orang dengan tipe, kebutuhan dan kemampuan yang berbeda - beda
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Perusahaan percetakan di Bandung berkembang dengan pesat, dimana terdapat berbagai perusahaan percetakan dalam jumlah yang cukup banyak. Perkembangan jumlah perusahaan percetakan tersebut mengakibatkan
VARIABEL KLIEN DAN MUTU RUMAHSAKIT. Mubasysyir Hasanbasri
VARIABEL KLIEN DAN MUTU RUMAHSAKIT Mubasysyir Hasanbasri 1 Kerangka Kelangsungan Hidup Rumahsakit Efisiensi Efektivitas Bahan Mentah Pengolahan Layanan Klien Survival Mana yang lebih diprioritaskan antara
ANALISIS BEBAN KERJA DAN KEBUTUHAN TENAGA PERAWAT DI PUSKESMAS PONCOL KOTA SEMARANG
ANALISIS BEBAN KERJA DAN KEBUTUHAN TENAGA PERAWAT DI PUSKESMAS PONCOL KOTA SEMARANG Nafizta Rizcarachmakurnia, Putri Asmita Wigati, Ayun Sriatmi Bagian Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan
Analisis biaya rawat inap kelas III berbasis diagnosis demam berdarah dengue di RSUD Pasar Rebo periode Maret - Juni tahun 2004
Universitas Indonesia Library >> UI - Tesis (Membership) Analisis biaya rawat inap kelas III berbasis diagnosis demam berdarah dengue di RSUD Pasar Rebo periode Maret - Juni tahun 2004 Deskripsi Dokumen:
PENGANTAR BISNIS VANESSA GAFFAR
PENGANTAR BISNIS VANESSA GAFFAR BUSINESS DEFINITION Brown and Petrello (19776) Business is an institution which produces goods and services demanded by people Huges and Kapoor (1985) Business is the organized
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. peranan yang amat vital untuk penyelenggaraan pelayanan kesehatan dalam
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pembiayaan Kesehatan Pembiayaan kesehatan yang kuat, stabil dan berkesinambungan memegang peranan yang amat vital untuk penyelenggaraan pelayanan kesehatan dalam rangka mencapai
EFISIENSI EKONOMI dan PASAR
EFISIENSI EKONOMI dan PASAR Kuliah Ekonomi Lingkungan Sesi 5 Efisiensi Ekonomi (1) Efisiensi Ekonomi keseimbangan antara nilai produk dengan nilai dari input yang digunakan untuk memproduksinya (dgn kata
Surplus adalah selisih antara keuntungan dengan biaya. Not only Tangible cost but also Intangible Cost.
TKS 733 EKONOMI TRANSPORTASI PRODUCER SURPLUS AND CONSUMER SURPLUS Dr. GITO SUGIYANTO, S.T., M.T. Jumat, 20 April 2012 Surplus adalah konsep dasar yang digunakan dalam evaluasi proyekproyek transportasi.
Key Words: cost, production, quality, profit. vii. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRACT Increasingly strong competition between industries in the business to dominate the market and obtain maximum profit directly give imperative for companies to improve product quality in order to
RUANG LINGKUP EKONOMI. Pertemuan 1
RUANG LINGKUP EKONOMI Pertemuan 1 Kebutuhan tidak terbatas Alat pemuas kebutuhan (sumber daya) terbatas 2 PENGERTIAN ILMU EKONOMI Samuelson: Ilmu ekonomi adalah studi mengenai individu-individu dan masyarakat
