BAB III EKSPLORASI INTERNAL MYSQL SERVER

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB III EKSPLORASI INTERNAL MYSQL SERVER"

Transkripsi

1 BAB III EKSPLORASI INTERNAL MYSQL SERVER Bab ini akan membahas hasil eksplorasi mengenai sistem internal dari MySQL Server. Hasil eksplorasi terdiri dari arsitektur MySQL Server beserta subsistemnya, penanganan koneksi, pemutusan koneksi, dan penanganan perintah. 3.1 Arsitektur Server Mysql Gambar III-1 Arsitektur MySQL Server III-1

2 III-2 Gambar III-1 menunjukkan arsitektur MySQL secara global. Arsitektur MySQL terdiri dari lima subsistem utama yang bekerjasama untuk melayani request dari client kepada MySQL server. Lima subsistem utama tersebut adalah : - Query Engine - Storage Manager - Buffer Manager - Transaction Manager - Recovery Manager Query Engine Subsistem Query Engine terdiri atas tiga komponen yang saling terkait: - Syntax Parser - Query Optimizer - Execution Component Syntax Parser bertugas mengurai perintah SQL yang didapat dari program menjadi bentuk yang dikenal oleh MySQL engine. Pemeriksaan sintaks perintah tersebut akan dilakukan oleh Syntax Parser bersamaan dengan verifikasi hak akses program terhadap obyek-obyek yang akan digunakan. Query Optimizer bertugas menyederhanakan sintaks perintah untuk digunakan oleh Execution Component, yang selanjutnya akan menyiapkan execution plan yang paling efisien. Query Optimizer akan mencari indeks yang sebaiknya digunakan untuk memperoleh data secepat dan seefisien mungkin. Query Optimizer akan memilih satu dari beberapa execution plan yang telah dibuat sebelumnya dan selanjutnya membuat rencana eksekusi yang dipahami oleh Execution Component. Execution Component bertugas menginterpretasikan execution plan dan meminta komponen lain untuk me-retrieve record berdasarkan informasi yang didapat.

3 III Storage Manager Storage Manager berhubungan langsung dengan sistem operasi dalam hal penulisan data ke disk secara efisien. Fungsi storage berada di subsistem yang berbeda, sehingga MySQL engine beroperasi sejauh satu level abstraksi dengan sistem operasi. Oleh karena itu, pada sistem operasi yang memiliki mekanisme storage berbeda, keterbatasan ini menyebabkan hanya bagian storage dari kode yang dapat ditulisi. Dengan adanya komponen pendukung Function Libraries, Storage Manager dapat menulis ke disk semua data di tabel user, indeks, log, dan data sistem internal Buffer Manager Subsistem Buffer Manager menangani hal-hal terkait manajemen memori antara request data oleh Query Engine dan Storage Manager. Cache yang digunakan untuk result set caching, sebagai bentuk optimalisasi penggunaan memori yang mencegah duplikasi request ke Storage Manager, dikelola di Buffer Manager. Buffer Manager juga melakukan caching terhadap record baru sambil menunggu kesiapan tabel dan indeks tujuan. Jika dibutuhkan data baru, data tersebut akan diminta dari Storage Manager dan ditempatkan di buffer sebelum dikirim ke Query Engine Transaction Manager Transaction Manager bertugas memfasilitasi konkurensi dalam akses data. Subsistem ini menyediakan fasilitas locking yang memungkinkan beberapa user mengakses data sekaligus, namun tetap mendukung konsistensi basis data, tanpa merusak data dengan cara apapun. Kontrol transaksi ditangani oleh subkomponen Lock Manager, yang melakukan dan melepaskan lock terhadap objek-objek berbeda yang sedang dilibatkan dalam transaksi. Terdapat Transaction Manager pada setiap handler transactional table untuk menangani locking dan masalah konkurensi.

4 III Recovery Manager Recovery Manager bertugas menyimpan salinan data untuk di-retrieve jika suatu saat terjadi kehilangan data. Recovery Manager juga mencatat log perintah yang melakukan modifikasi terhadap data dan event penting lainnya yang terjadi di basis data. Sampai saat ini, hanya handler tabel InnoDB dan BDB yang memiliki manajemen recovery. Handler MyISAM tidak memiliki prosedur recovery untuk transaksi, namun memiliki mekanisme penanganan outage pada server. Mekanisme ini mengaplikasikan fitur recovery tertentu yang dapat memperbaiki segala inkonsistensi internal yang mungkin terjadi sebagai dampak dari crash. Inkonsistensi yang umum terjadi terkait dengan update yang tidak dilakukan dengan baik pada indeks atau penulisan record yang tidak lengkap ke basis data Interaksi antar komponen Query Engine meminta agar data yang dibaca dari atau ditulis ke Buffer Manager memenuhi query user. Query Engine memerlukan Transaction Manager untuk meminta lock terhadap data untuk menjamin konkurensi. Dalam operasi create dan drop tabel, Query Engine akan mengakses langsung Storage Manager tanpa melalui Buffer Manager untuk membuat atau menghapus file di filesystem. Buffer Manager meng-cache data dari Storage Manager untuk memungkinkan retrieval data yang efisien oleh Query Engine. Buffer Manager memerlukan Transaction Manager untuk melakukan pemeriksaan status lock terhadap suatu data sebelum melakukan operasi modifikasi berikutnya. Untuk melakukan lock terhadap data di memori, Transaction Manager memerlukan Query Cache, sedangkan untuk melakukan lock terhadap data di filesystem, Transaction Manager memerlukan Storage Manager. Recovery Manager menggunakan Storage Manager untuk menyimpan log perintah/event dan backup data di filesystem. Recovery Manager memerlukan

5 III-5 Transaction Manager untuk memperoleh lock terhadap file log yang sedang ditulis. Recovery Manager juga menggunakan Buffer Manager selama recovery dari crash. Storage Manager bergantung pada filesystem dari sistem operasi dalam hal penyimpanan dan retrieval data yang persisten. Storage Manager memerlukan Transaction Manager untuk memperoleh informasi status lock. 3.2 Penanganan Transaksi Berikut adalah langkah-langkah interaksi antar komponen MySQL server dan antara MySQL server dengan client ketika melakukan suatu transaksi: - Client mengirimkan perintah start transaction - Client mengirimkan query yang meminta perubahan terhadap data - Query tersebut di-parse, preproses, di-verifikasi keamanannya dan akhirnya dioptimisasi untuk kemudian dikirimkan kepada Query Execution Engine - Query Execution Engine kemudian akan mengoper request kepada Transaction Manager - Transaction Manager akan berinteraksi dengan Log Manager untuk mencatat log perubahan - Untuk menjamin atomicity, Transaction Manager akan berkoordinasi dengan Scheduler untuk mendapatkan lock terhadap data yang disimpan oleh Lock Manager - Jika Transaction Manager sudah mendapatkan lock dari data, Scheduler akan mengirimkan request kepada Resource Manager untuk mendapatkan file yang mengandung data tersebut - Resource Manager akan menerjemahkan request menjadi page request dan mengirimkan request tersebut kepada Buffer Manager - Buffer Manager meletakkan page yang bersesuaian di memory setelah membacanya dari disk melalui Storage Manager - Ketika data sudah ditransfer ke memory,scheduler akan melakukan update terhadap data

6 III-6 - Ketika perintah commit yang menandakan akhir transaksi diberikan, Scheduler akan melepas lock terhadap data dan memindahkan data tersebut ke tempat yang persisten. 3.3 Protokol MySQL Pada subbab ini akan dibahas mengenai protokol MySQL yang merupakan DBMS yang akan digunakan untuk implementasi solusi dari tugas akhir ini. Informasi mengenai field-field paket beserta ukurannya secara lengkap dapat dilihat di lampiran A. Pada protokol MySQL terdapat dua jenis interaksi antara client dan server yaitu interaksi handshake yang dilakukan pada saat client melakukan koneksi dan interaksi perintah setelah handshake berhasil dilakukan. Ketika client melakukan koneksi ke server, langkah-langkah handshaking-nya adalah sebagai berikut: 1. Server mengirimkan kepada client : handshake initialisation packet yang berisi informasi mengenai versi protokol, versi server, dan thread id yang merupakan id koneksi. 2. Client mengirimkan kepada server : client authentication packet yang berisi informasi mengenai username, password, dan nama database yang akan digunakan. 3. Server mengirimkan kepada client : OK packet yang menyatakan tidak ada kesalahan atau Error packet jika ditemukan kesalahan. Ketika client memberikan perintah ke server, maka client akan mengirimkan paket command yang terdiri dari satu byte perintah dan n byte argument. Kemudian server akan mengirimkan jawaban berupa paket OK jika perintah berhasil dilakukan, paket result set jika perintah mengembalikan data atau paket Error jika perintah salah.

7 III-7 Gambar III-2 Sequence diagram client mengirimkan command insert Pada Gambar III-2 dapat dilihat ketika client menginisiasi koneksi ke server (mysqld), maka server akan memanggil fungsi handle_connection_socket() yang memanggil system call accept() yang membentuk koneksi TCP kemudian menciptakan thread baru dengan fungsi create_new_thread(). Thread baru tersebut akan menangani perintah dari client dan mengurus resource koneksi. Do_command() berfungsi untuk membaca paket dari jaringan dan membuka header-nya sehingga perintah dapat diidentifikasi. perintah tersebut kemudian menjadi parameter dari fungsi dispatch_ command() yang akan memanggil fungsi yang sesuai dengan perintah yang ditentukan. Pada contoh di atas client mengirim perintah INSERT sehingga akan dieksekusi fungsi mysql_insert() kemudian thread yang bersangkutan akan mengirim result packet yang menyatakan hasil dari perintah tersebut kembali kepada client. 3.4 Penanganan Koneksi Untuk setiap koneksi yang diterima dari client, MySQL server akan membuat thread baru untuk menangani request dari client tersebut. Deskriptor dari thread tersebut dibungkus di dalam kelas yang bernama THD (Lampiran B).

8 III-8 int main(int argc, char **argv) _cust_check_startup(); (void) thr_setconcurrency(concurrency); init_ssl(); server_init(); // 'bind' + 'listen' init_server_components(); start_signal_handler(); acl_init((thd *)0, opt_noacl); init_slave(); create_shutdown_thread(); create_maintenance_thread(); handle_connections_sockets(0); DBUG_PRINT("quit",("Exiting main thread")); exit(0); Program utama yang bernama mysqld akan menginisialisasi komponen, melakukan listen di port yang ditentukan serta siap menerima koneksi baru di fungsi handle_connections_sockets. handle_connections_sockets (arg attribute ((unused)) if (ip_sock!= INVALID_SOCKET) FD_SET(ip_sock,&clientFDs); DBUG_PRINT("general",("Waiting for connections.")); while (!abort_loop) new_sock = accept(sock, my_reinterpret_cast(struct sockaddr*) (&caddr), &length); thd= new THD; if (sock == unix_sock) thd->host=(char*) localhost; create_new_thread(thd); // membuat thread baru Pada fungsi handle_connections_sockets terdapat satu loop utama yang akan siap untuk menerima koneksi dari client kemudian menghidupkan objek THD dan mengoper objek THD tersebut ke fungsi create_new_thread yang akan menciptakan thread baru. create_new_thread(thd *thd) pthread_mutex_lock(&lock_thread_count); pthread_create(&thd->real_id,&connection_attrib, handle_one_connection //fungsi yang dieksekusi oleh thread (void*) thd)); pthread_mutex_unlock(&lock_thread_count);

9 III Eksekusi Perintah Fungsi handle_one_connection merupakan fungsi yang dipanggil ketika thread baru diciptakan. Fungsi ini menerima objek THD yang menjadi deskriptor koneksi yang unik untuk masing-masing thread. Fungsi ini akan mengurus keutuhan koneksi seperti melakukan perintah melalui fungsi do_command(), menutup koneksi serta membereskan resource memory jika terjadi crash. handle_one_connection(thd *thd) init_sql_alloc(&thd->mem_root, MEM_ROOT_BLOCK_SIZE, MEM_ROOT_PREALLOC); while (!net->error && net->vio!= 0 &&!thd->killed) if (do_command(thd)) //! break; close_connection(net); end_thread(thd,1); packet=(char*) net->read_pos; Fungsi do_command akan membuka paket, memeriksa isinya, kemudian mengirimkan paket tersebut ke fungsi dispatch_command yang akan mengeksekusi perintah sesuai dengan query yang diberikan. bool do_command(thd *thd) net_new_transaction(net); packet_length=my_net_read(net); packet=(char*) net->read_pos; command = (enum enum_server_command) (uchar) packet[0]; dispatch_command(command,thd, packet+1, (uint) packet_length); 3.6 Pemutusan Koneksi Pada saat MySQL server mendeteksi ada client yang terputus, maka akan dipanggil fungsi close_connection yang membereskan resource TCP dan end_thread yang akan membereskan resource objek THD. Fungsi end_thread akan memanggil method dari objek THD yang bernama cleanup yang berfungsi untuk mendealokasi memory

10 III-10 mengenai informasi tabel, melepas lock tabel, membereskan query cache dan merollback transaksi yang belum commit. void end_thread(thd *thd, bool put_in_cache) DBUG_ENTER("end_thread"); thd->cleanup(); (void) pthread_mutex_lock(&lock_thread_count); thread_count--; delete thd; void THD::cleanup(void) DBUG_ENTER("THD::cleanup"); ha_rollback(this); xid_cache_delete(&transaction.xid_state); if (locked_tables) lock=locked_tables; locked_tables=0; close_thread_tables(this); mysql_ha_flush(this, (TABLE_LIST*) 0, MYSQL_HA_CLOSE_FINAL MYSQL_HA_FLUSH_ALL, FALSE); hash_free(&handler_tables_hash); delete_dynamic(&user_var_events); hash_free(&user_vars); close_temporary_tables(this); 3.7 Objek THD Objek THD merupakan objek yang diciptakan ketika ada client yang melakukan koneksi ke MySQL server. Objek ini berfungsi sebagai deskriptor dari koneksi tersebut. Sebagai deskriptor dari koneksi, objek THD ini menyimpan informasi antara lain mengenai basis data yang digunakan, nama dan password client ketika melakukan koneksi, informasi mengenai alamat IP dan port, transaksi dan informasi lain yang spesifik terhadap koneksi. Informasi-informasi yang disimpan di dalam objek THD dapat dikelompokkan seperti pada tabel III-1.

11 III-11 Tabel III-1 Member Objek THD Kelompok Member Keterangan Transaksi savepoint, stmt,all, xid_state,on Struktur yang berisi informasi mengenai transaksi seperti savepoint, start transaction, statement di dalam transaksi. Basis data db,db_length Informasi mengenai nama basis data yang sedang digunakan Koneksi security_ctx, remote, net,packet Struktur yang berisi keterangan mengenai nama client, password, dan alamat socket dari client yang didapat ketika client melakukan koneksi ke server.. Handler data ha_data[0]-ha_data[13] Penampung untuk handler data yang spesifik terhadap storage engine. Lock lock_info, main_lock_id, Informasi mengenai lock terhadap data lock_id,global_read_lock Query query_id, select_number, open_tables, used_tables,stmt_arena Informasi mengenai query yang dieksekusi dan tabel-tabel yang digunakan ketika melakukan query Thread Thread_id, variables, status_var Informasi mengenai id dari koneksi, variabel lokal terhadap thread dan statistik yang spesifik terhadap thread seperti lama koneksi, dan jumlah query.

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN Bab ini akan membahas mengenai permasalahan yang terjadi pada aplikasi yang menggunakan arsitektur 3 tier dan strategi penanganan masalahnya. 4.1 Identifikasi Masalah Arsitektur

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Fault tolerance merupakan properti sistem yang memungkinkan sistem tersebut tetap beroperasi walaupun terjadi kegagalan pada satu atau beberapa komponennya. Properti fault

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Bab ini membahas mengenai implementasi dan pengujian perangkat lunak yang dibangun pada Tugas Akhir ini. Pembahasan mengenai implementasi dipaparkan pada subbab 5.1 sedangkan

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Bab ini membahas tentang implementasi dan pengujian perangkat lunak yang dibangun pada tugas akhir ini. Implementasi akan dibahas pada Subbab 4.1, sedangkan pengujian

Lebih terperinci

MODUL 10 TRANSACTION

MODUL 10 TRANSACTION MODUL 10 TRANSACTION A. TUJUAN Memahami konsep dan urgensi transaksi dalam kehidupan sehari-hari Mampu mengimplementasikan transaksi basis data Mampu menyelesaikan operasi-operasi sensitif dengan memanfaatkan

Lebih terperinci

Gambar Layar pertama untuk pemecahan masalah Lost Update

Gambar Layar pertama untuk pemecahan masalah Lost Update Gambar 4. 25 Layar pertama untuk pemecahan masalah Lost Update 140 141 Gambar 4. 26 Layar kedua untuk pemecahan masalah Lost Update Setelah transaksi pada T 1 dikirimkan dengan tanpa status commit, transaksi

Lebih terperinci

Administrasi Basis Data. Transaksi dan Lock. Yoannita

Administrasi Basis Data. Transaksi dan Lock. Yoannita Administrasi Basis Data Transaksi dan Lock Yoannita Mengenal Transaksi dan Lock Transaksi dan lock dipakai untuk menjamin konsistensi dan integritas data. Transaksi adalah sebuah unit kerja logis yang

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 110 BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Untuk mengetahui manfaat dari komponen concurrency control ini, perlu dilakukan suatu implementasi. Pada sub bab ini akan dibahas arsitektur RDBMS,

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI 7 BAB II LANDASAN TEORI II.1 Konsep Jaringan Komputer Jaringan komputer adalah sekelompok komputer yang dihubungkan dengan yang lainnnya menggunakan protokol komnuikasi melalui media transmisi atau media

Lebih terperinci

DATABASE ADMINISTRATOR

DATABASE ADMINISTRATOR DATABASE ADMINISTRATOR Arsitektur Database Oracle By: Arif Basofi 2-2 Tujuan Mengenal Struktur dan Arsitektur Database Oracle 2-3 Arsitektur Database Oracle Oracle Server: DBMS Oracle menyediakan manajemen

Lebih terperinci

Operating System. I/O System. Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan. Dosen : Caca E. Supriana, S.Si

Operating System. I/O System. Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan. Dosen : Caca E. Supriana, S.Si Operating System I/O System Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan Dosen : Caca E. Supriana, S.Si [email protected] Input / Output System Perangkat Keras I/O Aplikasi Antarmuka

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi 4.1.1 Arsitektur RDBMS Sistem recovery basis data yang dibuat dalam penelitian ini merupakan bagian dari RDBMS (Relational Database Management System).

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 62 BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Kebutuhan Sistem Hal pertama yang perlu dilakukan dalam analisis kebutuhan sistem adalah menentukan dan mengungkapkan kebutuhan sistem. Kebutuhan sistem

Lebih terperinci

MINGGU XI : SQL SERVER

MINGGU XI : SQL SERVER MINGGU XI : SQL SERVER Kompetensi Khusus - Setelah mengikuti perkuliahan ini mampu mengelola data dalam SQL Server melalui C# Persyaratan Khusus - Telah mengambil mata kuliah Sistem Basis Data atau Perancangan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem 3.1.1 Gambaran Permasalahan Sistem recovery basis data adalah komponen dalam RDBMS yang digunakan untuk mengembalikan basis data ke kondisi yang

Lebih terperinci

MySQL AL AZHAR COMPUTER CLUB

MySQL AL AZHAR COMPUTER CLUB MODUL Pelatihan Web MySQL AL AZHAR COMPUTER CLUB Oleh : Achmad Fachrie Jakarta, 2006 Al Azhar Computer Club MySQL Dalam melakukan pengembangan aplikasi, salah satu komponen yang terpenting adalah database.

Lebih terperinci

ARSITEKTUR SISTEM. Alif Finandhita, S.Kom, M.T. Alif Finandhita, S.Kom, M.T 1

ARSITEKTUR SISTEM. Alif Finandhita, S.Kom, M.T. Alif Finandhita, S.Kom, M.T 1 ARSITEKTUR SISTEM Alif Finandhita, S.Kom, M.T Alif Finandhita, S.Kom, M.T 1 Sistem Terpusat (Centralized Systems) Sistem Client Server (Client-Server Systems) Sistem Server (Server Systems) Sistem Paralel

Lebih terperinci

Pemrograman Web. Koneksi dan Manipulasi Basis Data. 7 Adam Hendra Brata

Pemrograman Web. Koneksi dan Manipulasi Basis Data. 7 Adam Hendra Brata Pemrograman Web Koneksi dan Manipulasi Basis Data 7 Adam Hendra Brata Pokok Bahasan MySQL Pengenalan MySQL Dasar SQL pada MySQL Koneksi dan Manipulasi MySQL dengan PHP Koneksi dan Eksekusi Query MySQL

Lebih terperinci

MODUL VIII BASIS DATA TRANSACTION

MODUL VIII BASIS DATA TRANSACTION MODUL VIII BASIS DATA TRANSACTION A B C TUJUAN Memahami konsep dan urgensi transaksi dalam kehidupan sehari-hari, Mampu mengimplementasikan transaksi basis data, Mampu menyelesaikan operasi-perasi sensitif

Lebih terperinci

Pemrograman Web. Koneksi dan Manipulasi Basis Data. Adam Hendra Brata

Pemrograman Web. Koneksi dan Manipulasi Basis Data. Adam Hendra Brata Pemrograman Web Koneksi dan Manipulasi Basis Data Adam Hendra Brata Pokok Bahasan Koneksi Database pada Aplikasi Berbasis Web MySQLi Pengenalan MySQL dan MySQLi Dasar SQL pada MySQLi Koneksi dan Manipulasi

Lebih terperinci

RECOVERY SYSTEM. Sistem Basis Data. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom

RECOVERY SYSTEM. Sistem Basis Data. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom RECOVERY SYSTEM Sistem Basis Data Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom Ilustrasi 1 Pada ilustrasi, merupakan salah satu contoh terabaikannya sifat durability yang harus dimiliki oleh transaksi. Sifat durability

Lebih terperinci

PENGONTROLAN BERBASIS KOMPUTER

PENGONTROLAN BERBASIS KOMPUTER PENGONTROLAN BERBASIS KOMPUTER 1. Security Database Authorization Pemberian hak akses yang mengizinkan sebuah subyek mempunyai akses secara legal terhadap sebuah sistem atau obyek. Subyek Obyek user atau

Lebih terperinci

TUGAS JARINGAN KOMPUTER

TUGAS JARINGAN KOMPUTER TUGAS JARINGAN KOMPUTER Visualisasi Layanan Yang Berjalan Pada Protokol UDP Dan TCP Nama : Alfiansyah Nim : 09011281520131 SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERISTAS SRIWIJAYA 2017/2018 1. Layanan

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB 4 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Bab ini berisi proses implementasi perangkat lunak, dari hasil rancangan yang telah dibuat sebelumnya. Selain itu juga terdapat hasil-hasil pengujian terhadap kebenaran

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Kondisi pengolahan data yang telah dijabarkan sebelumnya pada bab 1 (satu) memiliki keterkaitan terhadap permasalahan yang teridentifikasi. Yaitu permasalahan terkait desain

Lebih terperinci

PENGAMANAN SISTEM basis DAta

PENGAMANAN SISTEM basis DAta BAB PENGAMANAN SISTEM basis DAta Keamanan Database Teknik-teknik pengamanan database yang handal dan memiliki integritas Perlindungan terhadap data yang sensitif Rangkuman permasalahan keamanan database

Lebih terperinci

BAB III PEMBANGUNAN API MYSQL

BAB III PEMBANGUNAN API MYSQL BAB III PEMBANGUNAN API MYSQL Setelah dilakukan studi mendalam tentang hal-hal teknis yang berhubungan dengan pengerjaan Tugas Akhir ini maka langkah selanjutnya adalah membangun API MySQL dengan menggunakan

Lebih terperinci

RECOVERY SYSTEM. Sistem Basis Data. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom

RECOVERY SYSTEM. Sistem Basis Data. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom RECOVERY SYSTEM Sistem Basis Data Gentisya Tri Mardiani, S.Kom LOG Log adalah catatan transaksi yang berjalan pada server basis data secara mendetail. Setiap record pada log menggambarkan operasi tunggal

Lebih terperinci

BAB XIV ADMINISTRASI MYSQL

BAB XIV ADMINISTRASI MYSQL BAB XIV ADMINISTRASI MYSQL Dalam BAB ini, kita akan mempelajari pengaturan administrasi bagaimana program MYSQL akan berjalan. Selain kita dapat melihat pengaturan administrasi yang sudah ada, kita juga

Lebih terperinci

SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha

SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha SISTEM BASIS DATA By Novareza Klifartha Konsep Sistem Basis Data SISTEM sebuah keterpaduan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional dengan satuan fungsi / tugas tertentu, yang saling berhubungan

Lebih terperinci

Pemrograman Web. Koneksi dan Manipulasi Basis Data. 7 Adam Hendra Brata

Pemrograman Web. Koneksi dan Manipulasi Basis Data. 7 Adam Hendra Brata Pemrograman Web Koneksi dan Manipulasi Basis Data 7 Adam Hendra Brata Pokok Bahasan MySQL Pengenalan MySQL Dasar SQL pada MySQL Koneksi dan Manipulasi MySQL dengan PHP Koneksi dan Eksekusi Query MySQL

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA BAB II KAJIAN PUSTAKA Pada bab dua ini akan dibahas mengenai definisi dan konsep dari three tier architecture, replikasi, transaksi pada database, TCP, dan JDBC. Landasan teori ini akan memberikan pemahaman

Lebih terperinci

MODUL 6 JDBC (JAVA DATABASE CONNECTIVITY)

MODUL 6 JDBC (JAVA DATABASE CONNECTIVITY) MODUL 6 JDBC (JAVA DATABASE CONNECTIVITY) TUJUAN PRAKTIKUM 1. Praktikan mengetahui definisi JDBC dan langkah-langkah standar koneksi database dengan JDBC 2. Praktikan mampu menganalisis suatu kasus dan

Lebih terperinci

DATABASE CONTROL 1. SECURITY DATABASE. Suzan Agustri 81

DATABASE CONTROL 1. SECURITY DATABASE. Suzan Agustri 81 DATABASE CONTROL 1. SECURITY DATABASE Authorization Authorization merupakan pemberian hak akses yang mengizinkan sebuah subyek mempunyai akses secara legal terhadap sebuah sistem atau obyek. Subyek Obyek

Lebih terperinci

VIEW : Tabel Virtual VIEW 5/29/2017

VIEW : Tabel Virtual VIEW 5/29/2017 VIEW : Tabel Virtual VIEW View adalah objek di dalam database yang berisi kumpulan kolom yang dihasilkan dari perintah SELECT. View adalah objek yang menyimpan hasil query, baik dari satu table atau lebih.

Lebih terperinci

Modul Praktikum Sistem Basis Data 2010

Modul Praktikum Sistem Basis Data 2010 BAB XI MENGELOLA TRANSAKSI Dalam penggunaan database, sering terjadi pengaksesan sebuah database oleh beberapa user atau beberapa program pada saat yang bersamaan, oleh karena itu dibutuhkan pengaturan

Lebih terperinci

DISTRIBUTED FILE SYSTEMS

DISTRIBUTED FILE SYSTEMS DISTRIBUTED FILE SYSTEMS OVERVIEW Sistem berkas terdistribusi adalah sebuah sistem di mana banyak pengguna dapat berbagi berkas dan sumber daya penyimpanan. Client, server, dan media penyimpanan dalam

Lebih terperinci

RECOVERY SYSTEM. Alif Finandhita, S.Kom

RECOVERY SYSTEM. Alif Finandhita, S.Kom RECOVERY SYSTEM Crash adalah suatu kegagalan dari suatu sistem Penyebab dari kegagalan adalah : Disk Crash, yaitu informasi yang ada di dalam disk akan hilang Power Failure, yaitu informasi yang disimpan

Lebih terperinci

Eksekusi file setup.exe yang ada dalam CD atau folder instalasi oracle.

Eksekusi file setup.exe yang ada dalam CD atau folder instalasi oracle. 1 2 3 Eksekusi file setup.exe yang ada dalam CD atau folder instalasi oracle. 4 Isilah konfigurasi instalasi yang akan dibuat. Oracle Home Location : biasanya terisi otomatis dgn drive yang paling banyak

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Pada bab ini akan dilakukan implementasi dan pengujian terhadap Aplikasi Power Control. Tahapan ini dilakukan setelah analisa dan perancangan selesai dilakukan dan akan

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 29 BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Blok Diagram Sistem Blok diagram sistem absensi ini dapat dilihat pada gambar 3.1 di bawah ini. Gambar 3.1. Diagram Blok Sistem Fungsi fungsi dari blok diatas adalah sebagai

Lebih terperinci

Modul 6 Function dan Trigger

Modul 6 Function dan Trigger Modul 6 Function dan Trigger 1.1 Tujuan a. Mahasiswa dapat mengenal Sintak SQL Lanjut b. Mahasiswa dapat mengoperasikan Sintak SQL Lanjut 1.2 Materi a. SQL b. Tabel 1.3 Alat dan Bahan a. sqlyog b. XAMPP

Lebih terperinci

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMAA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata Kuliah : PROGRAM PAKET NIAGA - C Kode Mata Kuliah : MI - 14407 Jurusan / Jenjang : D3 TEKNIK KOMPUTER Tujuan Instruksional

Lebih terperinci

PROSES. Sistem Terdistribusi

PROSES. Sistem Terdistribusi PROSES PERT 3. Sistem Terdistribusi Konsep Proses Proses : suatu program yang sedang dieksekusi. Eksekusi proses dilakukan secara berurutan Dalam proses terdapat Program counter : menunjukkan instruksi

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM BASIS DATA

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM BASIS DATA LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM BASIS DATA NAMA : ERIK TRI YUNIANTA NIM : 12131257 PROGRAM STUDI : TI 2 A MALAM SEKOLAH TINGGI MANAGEMEN INFORMATIKA DAN ILMU KOMPUTER EL RAHMA YOGYAKARTA 2014 TUGAS 1. Buat database

Lebih terperinci

LINGKUNGAN BASIS DATA

LINGKUNGAN BASIS DATA LINGKUNGAN BASIS DATA Tujuan utama dari sistem basis data adalah menyediakan pemakai melalui suatu pandangan abstrak mengenai data, dengan menyembunyikan detail dari bagaimana data disimpan dan dimanipulasikan.

Lebih terperinci

Praktikum MONITORING AND RESOLVING LOCK CONFLICTS. Tujuan :

Praktikum MONITORING AND RESOLVING LOCK CONFLICTS. Tujuan : Praktikum 11 MONITORING AND RESOLVING LOCK CONFLICTS Tujuan : 1. Mampu memahami konsep Locking pada Oracle 2. Mampu memahami cara mendeteksi lock conflicts pada Oracle 3. Mampu mengatasi deadlock Alat

Lebih terperinci

Administrasi Basis Data. Yoannita

Administrasi Basis Data. Yoannita Administrasi Basis Data Yoannita Database Properties Jika anda seorang administrator database atau programmer software aplikasi yang menggunakan database SQL Server dan sering dibingungkan dengan bagaimana

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK Bab keempat ini berisi penjelasan analisis dan perancangan perangkat lunak yang dibangun dalam tugas akhir ini. Analisis perangkat lunak meliputi deskripsi

Lebih terperinci

LAPORAN RESMI ADMINISTRASI & MANAGEMENT JARINGAN. PRAKTIKUM 3 Pemrograman Socket dengan TCP

LAPORAN RESMI ADMINISTRASI & MANAGEMENT JARINGAN. PRAKTIKUM 3 Pemrograman Socket dengan TCP LAPORAN RESMI ADMINISTRASI & MANAGEMENT JARINGAN PRAKTIKUM 3 Pemrograman Socket dengan TCP Oleh : Teesa Wijayanti 2 D3 IT B 2103141036 POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA Praktikum 3 Pemrograman Socket

Lebih terperinci

DISTRIBUTED TRANSACTIONS

DISTRIBUTED TRANSACTIONS DISTRIBUTED TRANSACTIONS Distributed Transactions Proses transaksi (flat / nested) yang mengakses object yang dikelola oleh beberapa server Diperlukan sebuah coordinator untuk memastikan konsep atomicity

Lebih terperinci

Distributed Transaction

Distributed Transaction Distributed Transaction Muhammad Rijalul Kahfi, 33506 Ibnu Hanif, 21566-TE Jurusan Teknik Elektro FT UGM, Yogyakarta I. PNEDAHULUAN Biasanya transaksi flat atau nested mengakses objek yang berada pada

Lebih terperinci

KONSEP DATABASE ORACLE BKPM 1

KONSEP DATABASE ORACLE BKPM 1 KONSEP DATABASE ORACLE BKPM 1 ORACLE Oracle Server adalah sebuah Database Management System (DBMS) yang memiliki sifat terbuka, comprehensive, dan terintegrasi untuk mengelola informasi. Oracle Server

Lebih terperinci

Manajemen Transaksi A. Konsep Transaksi 1. Membuat Tabel account dengan type Innodb

Manajemen Transaksi A. Konsep Transaksi 1. Membuat Tabel account dengan type Innodb Manajemen Transaksi A. Konsep Transaksi Transaksi adalah sebuah unit dari eksekusi program yang mampu mengakses dan mengupdate berbagai data yang memiliki kaitan logika transaksi itu sendiri dimana dalam

Lebih terperinci

PRAKTIKUM SISTEM BASIS DATA TUGAS 1 MANGROVE PERCETAKAN. Penyusun : Nama : Edi Sastrawijoyo NIM : Prodi : Teknik Informatika

PRAKTIKUM SISTEM BASIS DATA TUGAS 1 MANGROVE PERCETAKAN. Penyusun : Nama : Edi Sastrawijoyo NIM : Prodi : Teknik Informatika PRAKTIKUM SISTEM BASIS DATA TUGAS 1 MANGROVE PERCETAKAN Penyusun : Nama : Edi Sastrawijoyo NIM : 12131242 Prodi : Teknik Informatika SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN ILMU KOMPUTER ELRAHMA YOGYAKARTA

Lebih terperinci

Praktikum Basis Data 2017 TE UM MODUL 8 TRIGGER A. TUJUAN

Praktikum Basis Data 2017 TE UM MODUL 8 TRIGGER A. TUJUAN A. TUJUAN MODUL 8 TRIGGER Memahami konsep dasar trigger di dalam basis data. Memahami implementasi trigger sebagai bentuk respon atas suatu kejadian. Mampu menyelesaikan kasus-kasus manipulasi data yang

Lebih terperinci

Modul 4. Mengoperasikan Bahasa Pemrograman Data Description (SQL) Memahami penggunaan username dan password pada MySQL

Modul 4. Mengoperasikan Bahasa Pemrograman Data Description (SQL) Memahami penggunaan username dan password pada MySQL Modul 4 Mata Pelajaran Kelas Semester Alokasi waktu : Basis Data : II : V : 3 X 45 menit A. Standar Kompetensi Mengoperasikan Bahasa Pemrograman Data Description (SQL) B. Kompetensi Menggunakan SQL untuk

Lebih terperinci

TCP DAN UDP. Budhi Irawan, S.Si, M.T

TCP DAN UDP. Budhi Irawan, S.Si, M.T TCP DAN UDP Budhi Irawan, S.Si, M.T LAPISAN TRANSPOR adalah Lapisan keempat dari Model Referensi OSI yang bertanggung jawab untuk menyediakan layanan-layanan yang dapat diandalkan kepada protokol-protokol

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI TCP/IP UNTUK MEMBUAT SERVER DATABASE ACCESS ABSTRAK

IMPLEMENTASI TCP/IP UNTUK MEMBUAT SERVER DATABASE ACCESS ABSTRAK IMPLEMENTASI TCP/IP UNTUK MEMBUAT SERVER DATABASE ACCESS Yones Raven, Teady Matius Surya Mulyana [email protected], [email protected] Program Studi Teknik Informatika, Universitas Bunda Mulia

Lebih terperinci

STRUCTURE QUERY LANGUAGE (SQL)

STRUCTURE QUERY LANGUAGE (SQL) STRUCTURE QUERY LANGUAGE (SQL) Structure Query Language (SQL) adalah bahasa query standar yang digunakan untuk mengakses basis data relasional. SQL mempunyai kemampuan sebagai berikut : a. Query (memperoleh

Lebih terperinci

Mahasiswa memahami Pengertian Basisdata, Cara membuat basisdata, cara menginput data dan cara menampilkan data.

Mahasiswa memahami Pengertian Basisdata, Cara membuat basisdata, cara menginput data dan cara menampilkan data. Database MySql Standar Kompetensi Mahasiswa memahami Pengertian Basisdata, Cara membuat basisdata, cara menginput data dan cara menampilkan data. Indikator Hasil Belajar 1. Dapat menjelaskan pengertian

Lebih terperinci

JDBC. Imam Fahrur Rozi

JDBC. Imam Fahrur Rozi JDBC Imam Fahrur Rozi Pokok Bahasan Pengantar JDBC Langkah Penggunaan JDBC Pengantar JDBC JDBC Java Data Base Conec;vity JDBC menyediakan library yang digunakan untuk mengakses RDBMS Class- class dari

Lebih terperinci

MODUL I PENGENALAN MYSQL

MODUL I PENGENALAN MYSQL MODUL I PENGENALAN MYSQL A. TUJUAN Mengenal DBMS MySQL dan penggunaannya untuk pengelolaan basis data. Mampu memanfaatkan command-line (client) MySQL. Memahami operasi-operasi DDL dan DML di MySQL B. PETUNJUK

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. maka diperlukan suatu jaringan LAN yang terhubung antara komputer yang satu

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. maka diperlukan suatu jaringan LAN yang terhubung antara komputer yang satu 179 BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Arsitektur Database Agar komputer client dapat mengakses database pada komputer server, maka diperlukan suatu jaringan LAN yang terhubung antara komputer yang satu

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Analisis Permasalahan 3.1.1 Gambaran Umum Laboratorium Software Kampus Syahdan 3.1.1.1 Struktur Laboratorium Software Struktur lab software digambarkan sebagai berikut

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Masalah Langkah awal dalam pembuatan sistem adalah mengidentifikasi permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang disajikan dalam

Lebih terperinci

BAB IX KONEKSI POSTGRESQL PADA JAVA (Netbeans)

BAB IX KONEKSI POSTGRESQL PADA JAVA (Netbeans) BAB IX KONEKSI POSTGRESQL PADA JAVA (Netbeans) 9.1 Bahasan dan Sasaran 9.1.1 Bahasan - Pada bab kali ini akan membahas tentang koneksi PostgreSQL dengan bahasa pemrograman java. - Selain hal itu akan dibahas

Lebih terperinci

Manajemen Transaksi. Praktikum Sistem Basis Data. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom

Manajemen Transaksi. Praktikum Sistem Basis Data. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom Manajemen Transaksi Praktikum Sistem Basis Data Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom Konsep Transaksi Transaksi adalah sebuah aksi atau serangkaian aksi, yang dilakukan oleh user atau aplikasi yang mengakses

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. dan perangkat lunak yang digunakan. hasil rancangan yang ada. Halaman web dibuat dengan basis php

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. dan perangkat lunak yang digunakan. hasil rancangan yang ada. Halaman web dibuat dengan basis php BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1. Spesifikasi Sistem Sistem yang dirancang menggunakan 2 komponen utama yang menjadi pendukung, yaitu komponen perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).

Lebih terperinci

DISTRIBUTED FILE SYSTEM. Sistem terdistribusi week 11

DISTRIBUTED FILE SYSTEM. Sistem terdistribusi week 11 DISTRIBUTED FILE SYSTEM Sistem terdistribusi week 11 Outline Pendahuluan Operasi pada file File service Pilihan desain dalam file services Arsitektur file service NFS dan AFS Access control Pendahuluan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perangkat lunak isql*plus merupakan antar muka berbasis web untuk aplikasi SQL*Plus. isql*plus adalah bagian dari produk SQL*Plus pada basis data Oracle yang

Lebih terperinci

Transaction dan Trigger. M. Saefudin SKom, MMSI

Transaction dan Trigger. M. Saefudin SKom, MMSI Transaction dan Trigger M. Saefudin SKom, MMSI Kompetensi Dasar: 1. Memahami konsep transaction 2. Memahami konsep trigger 3. Memahami penerapan transaction dan trigger Indikator: 1. Mampu menjelaskan

Lebih terperinci

KONSEP INTERAKSI. Adrianus W. K X Aziz Yudi Prasetyo Gregorio Cybill

KONSEP INTERAKSI. Adrianus W. K X Aziz Yudi Prasetyo Gregorio Cybill KONSEP INTERAKSI Adrianus W. K. 120400005X Aziz Yudi Prasetyo 1204000173 Gregorio Cybill 1204000386 (c) 2005 Adrianus Wisnu Kurniawan, Aziz Yudi Prasetyo, Gregorio Cybill. Silakan menggandakan slide ini

Lebih terperinci

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL VI FAILOVER CLUSTER

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL VI FAILOVER CLUSTER PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL VI FAILOVER CLUSTER LABORATORIUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG I. TUJUAN PRAKTIKUM 1.

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 60 BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1. Spesifikasi Sistem Dalam penerapan sistem komunikasi data yang dirancang diperlukan komponen-komponen berupa perangkat keras dan perangkat lunak. 4.1.1. Spesifikasi

Lebih terperinci

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sistem aplikasi basis data pada CV. Lumbung Rejeki yaitu : Monitor : SVGA 17. : Optical Mouse.

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sistem aplikasi basis data pada CV. Lumbung Rejeki yaitu : Monitor : SVGA 17. : Optical Mouse. BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi 4.1.1 Spesifikasi Perangkat Keras Spesifikasi perangkat keras yang direkomendasikan untuk menerapkan sistem aplikasi basis data pada CV. Lumbung Rejeki

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN. 4.1 Perancangan Mobile Tracker Simulator (MTS)

BAB IV PERANCANGAN. 4.1 Perancangan Mobile Tracker Simulator (MTS) IV-1 BAB IV PERANCANGAN Bab ini akan menjelaskan perancangan AntiJam. Pembahasan perancangan pada bab ini akan diorganisasikan menjadi per-modul. Supaya pembahasan dalam Tugas Akhir ini ringkas dan padat,

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM BASIS DATA TEKNIK INFORMATIKA UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2011 PENGENALAN DATABASE MYSQL

MODUL PRAKTIKUM BASIS DATA TEKNIK INFORMATIKA UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2011 PENGENALAN DATABASE MYSQL MODUL PRAKTIKUM BASIS DATA TEKNIK INFORMATIKA 2011 PENGENALAN DATABASE MYSQL Praktikum ke-1 A. Pengenalan MySQL MySQL merupakan software yang tergolong sebagai DBMS (Database Management System) yang bersifat

Lebih terperinci

SISTEM BASIS DATA 2. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

SISTEM BASIS DATA 2. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI. SISTEM BASIS DATA 2 WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI. PERTEMUAN 7 SBD 2 Database Control Transaksi. Security Database. Transaksi Transaksi adalah sebuah aksi /serangkaian aksi, yang dilakukan oleh pengguna

Lebih terperinci

Proses Burst Time Prioritas P P1 7 1 P2 9 3 P P4 19 2

Proses Burst Time Prioritas P P1 7 1 P2 9 3 P P4 19 2 1. Pengertian sistem operasi: program yang menjadi perantara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer mengalokasi resource untuk proses-proses yang di pengguna mengontrol program 2. Gambar organisasi

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SERVER MMOG

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SERVER MMOG BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SERVER MMOG 4.1 Implementasi Server MMOG Aplikasi server MMOG ini dibuat menggunakan software Microsoft Visual C++.NET 2003 yang berjalan pada sistem operasi Microsoft

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI TRIGGER, STORED PROCEDURE, FUNCTION DAN VIEW PADA MYSQL DALAM PERANCANGAN SYSTEM INVENTORY CAFFE BOULEVARD JAYAPURA

IMPLEMENTASI TRIGGER, STORED PROCEDURE, FUNCTION DAN VIEW PADA MYSQL DALAM PERANCANGAN SYSTEM INVENTORY CAFFE BOULEVARD JAYAPURA IMPLEMENTASI TRIGGER, STORED PROCEDURE, FUNCTION DAN VIEW PADA MYSQL DALAM PERANCANGAN SYSTEM INVENTORY CAFFE BOULEVARD JAYAPURA DOSEN MATAKULIAH SISTEM MANAJEMEN BASIS DATA Dr. KHAMAMI HERUSUSANTO DISUSUN

Lebih terperinci

DATABASE - MySQL. Muhammad Zen S. Hadi, ST. MSc.

DATABASE - MySQL. Muhammad Zen S. Hadi, ST. MSc. DATABASE - MySQL Muhammad Zen S. Hadi, ST. MSc. Objectives Tujuan: Memahami perintah-perintah dasar DDL dan DML Contents Database DBMS Relational model SQL MySQL MySQL yang support ke relational model

Lebih terperinci

Pemrograman Berorientasi Obyek Lanjut (IT251) Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.

Pemrograman Berorientasi Obyek Lanjut (IT251) Ramos Somya, S.Kom., M.Cs. Pemrograman Berorientasi Obyek Lanjut (IT251) Ramos Somya, S.Kom., M.Cs. Komunikasi aplikasi dengan database Aplikasi dan sistem database tidak menggunakan bahasa dan mekanisme yang sama. Sehingga program

Lebih terperinci

Koneksi PHP -ODBC Persiapan

Koneksi PHP -ODBC Persiapan Koneksi PHP -ODBC Beberapa waktu yang lalu ada salah seorang pembaca Sony AK Knowledge Center yang bertanya mengenai cara koneksi dari PHP ke database SQL Server. Kedengarannya mungkin aneh karena biasanya

Lebih terperinci

TSI Perbankan MANAJEMEN DATA LOCK. Obyektif : 1. Mengetahui konsep lock 2. Mengetahui konsep share pada file database. AS/400 hal. B.

TSI Perbankan MANAJEMEN DATA LOCK. Obyektif : 1. Mengetahui konsep lock 2. Mengetahui konsep share pada file database. AS/400 hal. B. HOME DAFTAR ISI Obyektif : 1. Mengetahui konsep lock 2. Mengetahui konsep share pada file database MANAJEMEN DATA LOCK AS/400 hal. B.181 7.1 LOCKING Locking adalah salah satu mekanisasi pengontrol konkuren.

Lebih terperinci

J2ME GUI dan Interkoneksi Client Server

J2ME GUI dan Interkoneksi Client Server J2ME GUI dan Interkoneksi Client Server Muhammad Zen S. Hadi, ST. MSc. Arsitektur Jaringan dgn J2ME 2 Introduction J2ME menyediakan fitur jaringan ke perangkat mobile Sehingga memungkinkan untuk selalu

Lebih terperinci

Perangkat keras Kebakaran, banjir, bom, pencurian, listrik, gempa, radiasi, kesalahan mekanisme keamanan

Perangkat keras Kebakaran, banjir, bom, pencurian, listrik, gempa, radiasi, kesalahan mekanisme keamanan KEAMANAN DATABASE Keamanan merupakan suatu proteksi terhadap pengrusakan data dan pemakaian data oleh pemakai yang tidak punya kewenangan. Untuk menjaga keamanan Basis Data dgn : (1) Penentuan perangkat

Lebih terperinci

2.7.3 Modularisasi require() include() MySQL Keunggulan MySQL Sistem Server pada

2.7.3 Modularisasi require() include() MySQL Keunggulan MySQL Sistem Server pada ABSTRAK Perkembangan yang pesat di bidang teknologi aplikasi berbasis web membawa perubahan yang cukup signifikan terhadap bahasa pemograman yang digunakan. Saat ini informasi yang ditampilkan pada halaman

Lebih terperinci

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 4 SINKRONISASI DATA

PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 4 SINKRONISASI DATA PRAKTIKUM BASIS DATA TERDISTRIBUSI MODUL 4 SINKRONISASI DATA LABORATORIUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2011-2012 I. TUJUAN Mahasiswa mengenal

Lebih terperinci

Objek Terdistribusi dan Remote Invocation. I Made Andhika, S.Kom

Objek Terdistribusi dan Remote Invocation. I Made Andhika, S.Kom Objek Terdistribusi dan Remote Invocation I Made Andhika, S.Kom Middleware Remote Procedure Call (RPC) client memanggil sebuah prosedur dan menjalankan pada komputer lain Pemanggilan tersebut sama seperti

Lebih terperinci

Minggu 6 Transport Layer

Minggu 6 Transport Layer Minggu 6 Transport Layer 1 Overview Layer Transport bertugas melakukan sesi komunikasi antara komputer dalam jaringan. Menenirukan bagaimana data ditransmisikan. Dua Protocol Transport Layer yang dipakai

Lebih terperinci

SISTEM KEAMANAN PADA MYSQL

SISTEM KEAMANAN PADA MYSQL SISTEM KEAMANAN PADA MYSQL Untuk keamanan pada MySQL, kita harus mengatur hak akses (privilage) dari setiap user karena tidak semua user dibolehkan untuk mengakses data yang ada. Cara kerja sistem privilege

Lebih terperinci

Modul Praktikum Sistem Basis Data S1-TI

Modul Praktikum Sistem Basis Data S1-TI 1 MODUL 1 PENGENALAN SQL Tujuan Mengetahui konsep Bahasa SQL Mampu mengoperasikan dasar-dasar perintah SQL Server Mampu mendefinsikan obyek-obyek basis data dalam SQL Server Teori singkat SQL (Structured

Lebih terperinci

TUGAS I PRAKTIKUM SISTEM BASIS DATA. Nama: Krisna Pandu Wibowo( )

TUGAS I PRAKTIKUM SISTEM BASIS DATA. Nama: Krisna Pandu Wibowo( ) TUGAS I PRAKTIKUM SISTEM BASIS DATA Nama: Krisna Pandu Wibowo(12131353) SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN ILMU KOMPUTER EL RAHMA YOGYAKARTA 2014 1. Buat database dan 1 tabel dengan objek yang ada

Lebih terperinci

DASAR-DASAR SQL SERVER 2005

DASAR-DASAR SQL SERVER 2005 DASAR-DASAR SQL SERVER 2005 SQL SQL (Structured Query Language) adalah salah satu bahasa generasi level ke-4 yang awalnya dikembangkan oleh IBM di San Jose Research Laboratory. Berbeda dengan bahasa pemrograman

Lebih terperinci