PROGRAM STUDI MANAJEMEN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
|
|
|
- Glenna Makmur
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 DISUSUN OLEH: TIM MANAJEMEN OPERASI PROGRAM STUDI MANAJEMEN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2 PENGANTAR ini secara umum berisi panduan penggunaan software, uraian singkat teori/konsep-konsep dan soal-soal latihan yang disesuaikan dengan materi perkuliahan yang telah disampaikan di kelas. Sofware yang digunakan untuk kegiatan praktikum ini adalah POM for Windows version 1.5 (copyright by Howard J. Weiss, 1998, Software ini pada dasarnya merupakan sebuah paket yang dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan persoalan-persoalan Manajemen Produksi dan Operasi (Production and Operations Management - POM), termasuk pula untuk persoalan-persoalan yang dibahas dalam Riset Operasi. Berbagai persoalan tersebut, dalam software ini dikompilasikan dalam beberapa modul khusus (specific modules) sebagai berikut, yaitu: Aggregate Planning, Assembly Line Balancing, Assignment, Breakeven Analysis, Decision Analysis, Forecasting, Inventory, Job Shop Scheduling, Learning Curves, Linear Programming, Location, Lot Sizing, Material Requirements Planning, Operation Layout, Project Management (PERT/CPM), Quality Control, Reliability, Simulation, Transportation, Waiting Lines. Untuk dapat memanfaatkan software ini secara optimal diperlukan pemahaman konseptual dan kemampuan dalam menyelesaikan soal-soal secara manual. Kedua hal tersebut antara lain dapat diperoleh/dilakukan dalam kegiatan perkuliahan reguler, maupun kegiatan belajar mandiri yang dilakukan mahasiswa. Penyelesaian persoalan secara manual dan pemahaman konseptual diperlukan untuk dapat melakukan analisis data sebagai output yang dihasilkan oleh software, sedangkan penyelesaian dengan software disatu sisi dapat digunakan untuk mengecek akurasi hasil perhitungan secara manual, dan tentunya juga diharapkan dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan persoalan-persoalan produksi dan operasi dalam kondisi yang sesungguhnya. Dalam kegiatan praktikum ini, materi yang dibahas difokuskan pada beberapa hal sebagai berikut, yaitu: peramalan (forecasting), persediaan (inventory), dan penjadwalan proyek/manajemen proyek (project management PERT/CPM). Pemilihan sebagian materi yang dibahas dalam kegiatan praktikum ini, diharapkan dapat merepresentasikan hal-hal yang terkait dengan fungsi manajemen secara umum: planning, organizing, actuating, controlling. Untuk tujuan pemahaman lebih jauh atas berbagai materi lainnya, mahasiswa dapat mempelajari sendiri dengan bantuan menu Help dalam software POM for Windows ini, dan buku-buku penunjang lainnya. Kami, Tim Manajemen Operasi, menyadari bahwa modul ini memerlukan penyempurnaan lebih lanjut, oleh karena itu kami sangat berharap adanya masukan dari berbagai pihak. Terima Kasih, Tim Manajemen Operasi Chairul Furqon, S.Sos., MM. Rofi Rofaida, SP, M.Si. 1
3 FORECASTING / PERAMALAN Peramalan (forecasting) merupakan proses untuk memperkirakan kejadian/hal pada masa yang akan datang. Peramalan juga merupakan seni dan ilmu memprediksi peristiwa-peristiwa depan. Peramalan memerlukan pengambilan data historis dan memproyeksikannya ke masa depan dengan beberapa bentuk model matematis. Peramalan biasanya dikelompokkan oleh horizon waktu masa depan yang mendasarinya, dengan kategori sebagai berikut: Peramalan jangka pendek (< 3 bulan) Peramalan jangka menengah (3 bulan - 3 tahun) Peramalan jangka panjang (> 3 tahun) Metode permalan secara umum dibagi dua: Kualitatif; metode Delphi, judgment para ahli/opini eksekutif, survey pasar konsumen, dsb. Kuantitatif; moving average (rata-rata bergerak), exponential smoothing (penghalusan eksponensial), trend projection (proyeksi trend), linear regression (regresi linier). ( Render & Heizer, 45-90, 2001). Dalam kegiatan praktikum ini, persoalan-persoalan peramalan akan diselesaikan dengan metode kuantitatif, menggunakan software POM for Windows, yang pengopersiannya sebagai berikut. Pengoperasian Software Langkah-langkah penyelesaian/solusi untuk Peramalan (forecasting) adalah sebagai berikut: 1. Klik Module 2. Klik Forecasting 3. Klik New 4. Pilih salah satu antara; Time series analysis atau Least Squares - Simple and Multiple Reggression 5. Misalnya dipilih Time series analysis, maka kemudian, 2
4 6. Isi identitas data dengan mengarahkan mouse ke dalam format creating a new data sheet, Identitas data terdiri dari: Tittle (judul masalah) Number of past periods (jumlah periode waktu) - dalam POMWIN menunjukkan jumlah baris/rows pada tabel masalah Pilih salah satu dari Row name options (name can be changed), anda dapat pula memilih other untuk nama tertentu sesuai dengan persoalan yang dibahas. 7. Klik OK 8. Lengkapi identitas tabel masalah. Masukkan nilai setiap data sesuai dengan metode yang dipilih, misalnya dipilih Moving Average, maka isilah data demand, dst. Ketika memilih metode klik drop down box pada bagian Method. Method Data 3
5 9. Klik Solve untuk mengetahui solusi/penyelesaian masalah. 10. Klik Window untuk mengetahui semua jenis solusi. Solusi yang diberikan oleh POMWIN untuk pilihan Time Series Analysis maupun Least Squares - Simple and Multiple Reggression meliputi: Forecasting result : menampilkan hasil akhir forecasting dengan ukuran dan nilai tertentu, misal demand untuk periode berikutnya, atau kofesien korelasi, dsb. Details and Error Analysis: menampilkan total, rata-rata, nilai forecast, beta, macam error (bias, MAD, dan MSE), dsb. Graph: menampilkan grafik hasil forecasting, sesuai metode yang dipilih. Contoh Grafik Hasil Peramalan 4
6 INVENTORY / PERSEDIAAN Persediaan (inventory) memiliki arti penting bagi perusahaan karena merupakan salah satu asset yang nilainya besar, secara umum hampir mencakup 40% dari total modal yang diinvestasikan. Persediaan memiliki beberapa fungsi yang dapat menambah fleksibilitas dari operasi perusahaan, yaitu untuk: Memberikan stok barang agar dapat mengantisipasi permintaan yang akan timbul dari konsumen Menyesuaikan produksi dengan distribusi Menurunkan biaya produk, yaitu dari discount atas pembelian jumlah besar Melakukan hedging terhadap inflasi dan perubahan harga Menghindari kekurangan stok karena berbagai hal, misal cuaca, kesalahan pengiriman, dsb. Menjaga agar operasi dapat berlangsung dengan baik Terdapat 4 jenis persediaan; persediaan bahan mentah, persediaan barang dalam proses (Work-inprocess-WIP), persediaan MRO (perlengkapan pemeliharaan/perbaikan/operasi), dan persediaan barang jadi. Model Persediaan berkaitan erat dengan jenis permintaan, yaitu permintaan dependen dan independen, sehingga metode yang digunakan juga berbeda. Model persediaan untuk permintaan independen antara lain: Economic Order Quantity (EOQ), Production Order Quantity (POQ), Quantity Discount, dsb. Model persediaan untuk permintaan dependen; Material Requirement Planning (MRP). Dalam POM for Windows, model persediaan untuk permintaan independent termasuk ke dalam modul inventory, sedangkan MRP dipisahkan dalam modul tersendiri. Pengoperasian Software Langkah-langkah penyelesian/solusi untuk Persediaan (inventory) adalah sebagai berikut: 1. Klik Module 2. Klik Inventory 3. Klik New 4. Pilih salah satu antara; Economic Order Quantity (EOQ), Production Order Quantity (POQ), Quantity Discount, dst. 5. Misalnya dipilih Economic Order Quantity (EOQ), maka kemudian, 6. Isi identitas data dengan mengarahkan mouse ke dalam format creating a new data sheet, untuk beberapa model, misal EOQ, data yang harus diisi cukup hanya Tittle (judul masalah) saja. 7. Sedangkan untuk model Quantity Discount, data yang harus diisi juga meliputi Number of Price Range, untuk ABC Analysis, Number of Item, dan kemudian pilih salah satu dari Row 5
7 name options (name can be changed), anda dapat pula memilih other untuk nama tertentu sesuai dengan persoalan yang dibahas. 8. Klik OK 9. Lengkapi identitas tabel masalah. Masukkan nilai setiap data sesuai dengan metode yang dipilih, misalnya dipilih Economic Order Quantity (EOQ), maka isilah data demand rate, Ordering Cost, Holding Cost, dst. 10. Klik Solve untuk mengetahui solusi/penyelesaian masalah. 11. Klik Window untuk mengetahui semua jenis solusi. Solusi yang diberikan oleh POMWIN untuk pilihan Economic Order Quantity (EOQ) meliputi: Inventory result : menampilkan hasil akhir inventory dengan nilai tertentu untuk berbagai parameter, misalnya Optimal Order Quantity, Total Cost, dsb. Cost Curve: menampilkan kurva inventory, yang menggambarkan Quantity dan Cost (Ordering Cost, Holding Cost, dan Total Cost). Sedangkan untuk beberapa model lainnya, solusi yang ditampilkan melalui window, termasuk Detail, dengan informasi yang lebih spesifik, namun ada juga yang hanya menampilkan Inventory result nya saja. Contoh Tampilan Grafik untuk Inventory 6
8 PROJECT MANAGEMENT (PERT/CPM) Manajemen proyek digunakan untuk memperkirakan jangka waktu proyek dan menentukan aktivitas proyek mana yang bersifat kritis. Manajemen proyek secara umum mencakup tiga fase; perencanaan, penjadwalan, pengawasan dan pengendalian. Teknik yang paling umum digunakan adalah teknik telaah dan evaluasi program (PERT) dan metode jalur kritis (CPM), keduanya bisa dikatakan merupakan satu kesatuan. Pengoperasian Software Langkah-langkah penyelesian/solusi untuk Project Management (PERT/CPM) adalah sebagai berikut: 1. Klik Module 2. Klik Project Management (PERT/CPM) 3. Klik New 4. Pilih salah satu antara; Single time estimate, Triple time estimate, Crashing (to the limit), Cost Budgeting. 5. Misalnya dipilih Single time estimate, maka kemudian, 6. Isi identitas data dengan mengarahkan mouse ke dalam format creating a new data sheet, Identitas data terdiri dari: Tittle (judul masalah) Number Task (jumlah aktivitas) - dalam POMWIN menunjukkan jumlah baris/rows pada tabel masalah Pilih salah satu dari Row name options (name can be changed), anda dapat pula memilih other untuk nama tertentu sesuai dengan persoalan yang dibahas. Pilih Precedence list atau Start/end node numbers pada Table Structures. 7
9 7. Klik OK 8. Lengkapi identitas tabel masalah. Masukkan nilai setiap data sesuai dengan metode yang dipilih, misalnya dipilih Precedence list, maka isilah data, time (t), precedence, mulai dari 1 dst, berdasarkan aktivitas yang mendahuluinya. Bila dipilih Triple time estimate, maka komponen waktu yang diisi mencakup; optimistic, most likely (realistic), dan pessimistic time. 9. Klik Solve untuk mengetahui solusi/penyelesaian masalah. 10. Klik Window untuk mengetahui semua jenis solusi. Solusi yang diberikan oleh POMWIN meliputi: Project management (PERT/CPM) result: menampilkan output berupa ES, EF, LS, LF, dan Slack (Slack = 0 berarti jalur kritis), dsb. Di mana: ES = Early Start (Waktu mulai aktivitas paling awal) EF = Early Finish = ES + t (Waktu penyelesaian aktivitas paling awal) LS = Late Start = LF t (Waktu mulai aktivitas paling akhir) LF = Late Finish (Waktu penyelesaian aktivitas paling akhir) S = Slack = LF - EF or LS - ES (Waktu mundur aktivitas) Cart: secara default menampilkan diagram Gannt untuk Early times, untuk menampilkan grafik lainnya, klik di Graph, maka pilihan akan tampak; a Gantt chart for early start times, a Gantt chart for late start times, a Gantt chart for both, a Precedence graph for AON graphs. Contoh Grafik Penyelesaian Proyek: Gantt Chart & Precedence Graph 8
10 SOAL-SOAL LATIHAN SUB BAHASAN PERAMALAN (FORECASTING) 1. PT. LIGHT COMPANY membuat prediksi mengenai permintaan televisi untuk tahun 2006 didasarkan pada data permintaan selama periode Januari-Desember tahun 2005 seperti terlihat pada Tabel 1. Hitunglah: a. Prediksi jumlah permintaan televisi untuk bulan April Januari 2007 dengan metode Moving Average 3 bulan (MA3) b. Prediksi jumlah permintaan televisi untuk bulan Juni Januari 2007 dengan metode Moving Average 5 bulan (MA5)! c. Prediksi jumlah permintaan televisi untuk bulan April Januari 2007 dengan metode Weighted Moving Average 3 bulan (WMA3) d. Prediksi jumlah permintaan televisi untuk bulan Mei Januari 2007 dengan metode Weighted Moving Average 4 bulan (WMA4)! Tabel 1 Bulan Permintaan (unit) Januari 120 Februari 90 Maret 100 April 75 Mei 110 Juni 50 Juli 75 Agustus 130 September 110 Oktober 90 November 100 Desember PT.OFFICE SUPPLY COMPANY melakukan prediksi tentang permintaan alat tulis kantor untuk tahun 2006 didasarkan pada data selama 12 bulan di tahun 2005 (Tabel 2). Hitunglah: a. Prediksi jumlah permintaan alat tulis kantor untuk bulan Februari Januari 2007 dengan metode Eksponential Smoothing dengan = 0.3 b. Prediksi jumlah permintaan alat tulis kantor untuk bulan Februari Januari 2007 dengan metode Eksponential Smoothing dengan = 0.5 Tabel 2 Bulan Permintaan (unit) Januari 37 Februari 40 Maret 41 April 37 Mei 45 Juni 50 Juli 43 Agustus 47 September 56 Oktober 52 November 55 Desember 54 9
11 3. Berdasarkan data berikut ini, gunakan regresi linear untuk mengembangkan hubungan antara jumlah hari hujan dengan jumlah kekalahan pertandingan oleh Tim Maung Bandung Tabel 3 Jumlah Kekalahan Bertanding (Y) Jumlah hari hujan (X) Berdasarkan data berikut ini, gunakan regresi linear untuk mengembangkan hubungan antara jumlah penumpang bis dan jumlah turis yang berlibur di Pulau Bali Tabel 4 Jumlah penumpang bis (Y) dalam ribu orang Jumlah turis (X) dalam ribu orang 1,500 7,000 1,000 2,000 1,300 6,000 1,500 4,000 2,500 14,000 2,700 15,000 2,400 16,000 2,000 12,000 2,700 14,000 4,400 20,000 3,400 15,000 1,700 7,000 10
12 SUB BAHASAN PERSEDIAAN (INVENTORY) Contoh soal untuk permintaan independent: 1. Sharp, Inc. sebuah perusahaan yang memasarkan jarum hypodermis kepada rumah sakit, ingin menutunkan biaya persediaan mereka dengan menetapkan jumlah jarum hypodermis optimal untuk memenuhi pesanan. Permintaan tahunan untuk jarum tersebut adalah 1000 unit; biaya pemasangan atau pemesanan (setup/ordering cost) adalah $10 per pesanan; dan biaya penyimpanan (holding cost) adalah $ a. Berapakah jumlah unit optimal per pesanan? Gunakan model EOQ! b. Berapakah jumlah pemesanan yang diinginkan (N)? c. Hitung biaya persediaan tahunan total! Contoh soal untuk permintaan dependent: 2. Fun Lawn, Inc. memiliki permintaan untuk poduk A sebesar 50 unit. Setiap unit A memerlukan 2 unit B dan 3 unit C. setiap unit B memerlukan 2 unit D dan 3 unit E. lebih jauh lagi, setiap unit C memerlukan satu unit E dan 2 unit F. kemudian setiap unit F memerlukan satu unit G dan 2 unit D. Maka permintaan untuk B, C, D, E, F, dan G sangat dependent terhadap permintaan untuk A. a. Berdasarkan data-data tersebut, susunlah struktur produk / Bill-of-Material (BOM) untuk produk A! b. Dari struktur produk yang telah dibuat, rincilah jumlah unit yang diperlukan untuk memenuhi permintaan produk A tersebut! c. Jika diketahui data lead time untuk setiap komponen, susunlah kembali struktur produk tersebut secara horizontal berikut fase waktunya! No. Komponen Lead time (dalam minggu) 1. A 1 2. B 2 3. C 1 4. D 1 5. E 2 6. F 3 7. G 2 11
13 SUB BAHASAN MANAJEMEN PROYEK (PERT/CPM) 1. PT. MIKRO menyusun tim khusus untuk mengerjakan suatu proyek, diketahui kegiatankegiatan yang harus dilaksanakan sebagai berikut: No. Kegiatan Kegiatan Waktu dalam hari Sebelumnya (t) 1. A B A C B D B E C F C G D H E,F I F,G J H,I K J 0 Buatlah gambar kegiatan penyelesaian proyek dan hitung waktu normal proyek tersebut! 2. PT. BULAN memiliki data analisis PERT sebagai berikut: No. Kegiatan Kegiatan Waktu Waktu Waktu Sebelumnya Optimis (a) Realistis (m) Pesimis (b) 1. A B A C A D A E A F B G B H C I D J F, G, H K E, I, J a. Buatlah diagram PERT/CPM atau gambar kegiatan penyelesaian proyek dan hitung waktu normal proyek tersebut! b. Hitunglah ES, EF, LS, LF, dan S, sehingga dapat diketahui bahwa jalur kritis yang dipilih adalah benar! 12
14 PEMBAHASAN SOAL-SOAL SUB BAHASAN PERSEDIAAN (INVENTORY) Soal No.1 Sharp, Inc. a. 2DS EOQ atau Q * = H 2(1000)(10) Q * = = = unit b. N Demand = Jumlah unit yang dipesan = D Q * 1000 N = = pesanan per tahun c. TC = D Q S * Q * + H 2 TC = 1000 ($10) ($0.50) 2 TC = $ 50 + $50 = $100 Soal No.2 Fan Lawn Co. a. Struktur Produk / Bill-of-Material (BOM) produk A: Tingkat Struktur produk untuk produk A 0 A 1 B (2) C (3) 2 E (3) E (1) F (2) 3 D (2) G (1) D (2) 13
15 b. Rincian jumlah unit yang diperlukan untuk memenuhi permintaan produk A: KOMPONEN JUMLAH UNIT Komponen A 50 Komponen B 2 x jumlah A = (2)(50) = 100 Komponen C 3 x jumlah A = (3)(50) = 150 Komponen D 2 x jumlah B + 2 x jumlah F = (2)(100) + (2)(300) = 800 Komponen E 3 x jumlah B + 1 x jumlah C = (3)(100) + (1)(150) = 450 Komponen F 2 x jumlah C = (2)(150) = 300 Komponen G 1 x jumlah F = (1)(300) = 300 Dengan demikian, untuk memproduksi 50 unit produk A, diperlukan 100 unit B, 150 unit C, 800 unit D, 450 unit E, 300 unit F, dan 300 unit G. c. Struktur produk A dengan fase waktu, berdasarkan lead time berikut: No. Komponen Lead time (dalam minggu) 1. A 1 2. B 2 3. C 1 4. D 1 5. E 2 6. F 3 7. G 2 D E B A E G C F D Waktu dalam minggu Berdasarkan struktur produk dengan fase waktu tersebut, maka komponen yang harus ada di minggu pertama adalah komponen G, kemudian D di minggu ke dua, dst. Total waktu yang dibutuhkan untuk membuat produk A adalah 7 minggu. 14
16 SUB BAHASAN MANAJEMEN PROYEK (PERT/CPM) Soal No. 1 PT. MIKRO No. Kegiatan Kegiatan Waktu (t) Sebelumnya dalam hari 1. A B A C B D B E C F C G D H E,F I F,G J H,I K J 0 E,40 C,30 H,50 A,0 B,20 F,40 J,20 K,0 D,60 G,20 I,60 Diagram PERT/CPM - PT. MIKRO Berdasarkan diagram PERT/CPM PT. MIKRO atau gambar kegiatan penyelesaian proyek tersebut, maka dapat diketahui: No. Jalur-jalur kegiatan Waktu yang dibutuhkan ( dalam hari) 1. A-B-C-E-H-J-K = A-B-C-F-H-J-K = A-B-C-F-I-J-K = A-B-D-G-I-J-K = 180 Dengan demikian dapat diketahui bahwa jalur kritisnya adalah A-B-D-G-I-J-K (tanda panah tebal), dengan waktu yang dibutuhkan 180 hari. Jadi waktu penyelesaian yang normal dari proyek tersebut adalah 180 hari. 15
17 Soal No. 2 PT. BULAN a. Diagram PERT dan perhitungan waktu normal penyelesaian proyek, sebagai berikut: No. Kegiatan Kegiatan Waktu Waktu Waktu Waktu Sebelumnya Optimis (a) Realistis (m) Pesimis (b) Perkiraan (t)* 1. A B A C A D A E A F B G B H C I D J F, G, H K E, I, J * Keterangan: hasil perhitungan waktu perkiraan (t) diperoleh dengan menggunakan rumus: t = a + 4m + b 6 Waktu perkiraan (t) disebut juga sebagai waktu aktivitas atau waktu yang diharapkan untuk menyelesaikan aktivitas. A,1 B,5.83 C,5 D,3 E,10 F,7 G,6.83 H,3.67 I,6 J,4.5 K,3.5 Diagram PERT/CPM - PT. BULAN 16
18 Berdasarkan diagram PERT/CPM PT. BULAN atau gambar kegiatan penyelesaian proyek tersebut, maka dapat diketahui: No. Jalur-jalur kegiatan Waktu yang dibutuhkan ( dalam bulan) 1. A-B-F-J-K = A-B-G-J-K = A-C-H-J-K = A- D-I-K = A-E-K = 14.5 Dengan demikian dapat diketahui bahwa jalur kritisnya adalah A-B-F-J-K (tanda panah tebal), dengan waktu yang dibutuhkan bulan (atau bila 1 bulan = 30 hari, maka = 680 hari). Jadi waktu penyelesaian yang normal dari proyek tersebut adalah bulan. b. Perhitungan ES, EF, LS, LF, dan S, menggunakan rumus-umus berikut: ES = Early Start EF = Early Finish = ES + t LS = Late Start = LF t LF = Late Finish S = Slack = LF - EF or LS - ES (Waktu mulai aktivitas paling awal) (Waktu penyelesaian aktivitas paling awal) (Waktu mulai aktivitas paling akhir) (Waktu penyelesaian aktivitas paling akhir) (Waktu mundur aktivitas) Dengan menggunakan rumus-rumus tersebut, hasil perhitungannya adalah sebagai berikut: No. Kegiatan Kegiatan Waktu Sebelumnya aktivitas (t) ES EF LS LF S 1. A B A C A D A E A F B G B H C I D J F, G, H K E, I, J Dari hasil perhitungan tersebut, dapat diperoleh nilai S (Slack), dimana kegiatan A, B, F, J, K memiliki nilai S = 0, artinya jalur yang dilewati oleh kegiatan-kegiatan tersebut adalah jalur kritis, dan hal tersebut sesuai dengan perhitungan sebelumnya dimana jalur kritisnya adalah A-B-F-J-K. 17
19 Referensi: Materi-materi Perkuliahan Mata Kuliah Manajemen Operasi di Program Studi Manajemen Universitas Pendidikan Indonesia. Render, Barry & Jay Heizer Prinsip-prinsip Manajemen Operasi. Jakarta. Salemba Empat Prentice Hall, Inc. T. Hani Handoko Manajemen Produksi dan Operasi, Latihan Pemecahan Soal. BPFE Yogyakarta. Weiss, Howard J POM for Windows version
PENDAHULUAN. Program POM program komputer yang digunakan untuk
PENDAHULUAN Program POM program komputer yang digunakan untuk memecahkan masalah dalam bidang produksi dan operasi yang bersifat kuantitatif. Tampilan grafis yang menarik dan mudahan pengoperasiannya membantu
PANDUAN MENGGUNAKAN POM for WINDOWS DISUSUN OLEH BAMBANG YUWONO, ST, MT PUTRI NUR ISTIANI ( )
PANDUAN MENGGUNAKAN POM for WINDOWS DISUSUN OLEH, ST, MT PUTRI NUR ISTIANI (123030113) JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UPN VETERAN YOGYAKARTA 2007 I. PENDAHULUAN Program POM for
PENGENALAN WINQSB I KOMANG SUGIARTHA
PENGENALAN WINQSB I KOMANG SUGIARTHA PENGENALAN WINQSB Software QSB (Quantity System for business) atau umumnya juga dikenal dengan nama WINQSB (QSB yang berjalan pada sistem operasi Windows) merupakan
MODUL PRAKTIKUM OPERATIONAL RESEARCH (OR)
MODUL PRAKTIKUM OPERATIONAL RESEARCH (OR) JURUSAN AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN PETERNAKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2014 KATA PENGANTAR Alhamdulillah atas segala rahmat dan karunia Allah SWT, perbaikan
MODUL PRAKTIKUM MANAJEMEN OPERASI (MBOP201)
MODUL PRAKTIKUM MANAJEMEN OPERASI (MBOP201) Disusun oleh: Gama HNNR PROGRAM STUDI MANAJEMEN STIMIK ESQ DEKLARASI HAK CIPTA DAN LISENSI Hak cipta 2015 oleh Gama HNNR, ST, MSc. Program Studi Manajemen, Sekolah
BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. Kriteria optimasi yang digunakan dalam menganalisis kebutuhan produksi pada
BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH 3.1 Penetapan Kriteria Optimasi Kriteria optimasi yang digunakan dalam menganalisis kebutuhan produksi pada PT Dinamika Indonusa Prima terkait dengan jumlah permintaan akan
BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. Kriteria optimasi yang digunakan dalam menganalisis kebutuhan produksi
BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH 3.1 Penetapan Kriteria Optimasi Kriteria optimasi yang digunakan dalam menganalisis kebutuhan produksi pada PT. Sebastian Citra Indonesia terkait dengan jumlah penjualan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. bidang manufaktur, suatu peramalan (forecasting) sangat diperlukan untuk
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Peramalan 2.1.1 Pengertian Peramalan Di dalam melakukan suatu kegiatan dan analisis usaha atau produksi bidang manufaktur, suatu peramalan (forecasting) sangat diperlukan untuk
PERT / CPM. Materi MPK. www.adamjulian.net MANAJEMEN PENGAMBILAN KEPUTUSAN. Penjelasan PERT dan CPM METODE MANUAL: PERT CPM SOFTWARE POM QM: PERT CPM
MANAJEMEN PENGAMBILAN KEPUTUSAN PERT / CPM THE DECISION PROCESS IN OPERATIONS Materi MPK Penjelasan PERT dan CPM METODE MANUAL: PERT CPM SOFTWARE POM QM: PERT CPM Analisis Jaringan Kerja Metode yang digunakan
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Operasi Menurut Mahadevan (2010 : 3) manajemen operasi adalah kunci untuk mencapai keunggulan kompetitif bagi organisasi, apakah mereka berada di industri manufaktur
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen 2.1.1 Pengertian Manajemen Manajemen berasal dari bahasa kata to manage yang artinya mengatur atau mengelola. Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan
BAB III METODOLOGI. Jenis data Data Cara pengumpulan Sumber data 1. Jenis dan jumlah produk yang dihasilkan
BAB III METODOLOGI 3.1 Waktu dan Lokasi Penelitian Kegiatan penelitian ini dilaksanakan pada Bulan April 2011 sampai Mei 2011 di PT. Pindo Deli Pulp and Paper di bagian Paper machine 12. Lokasi Industri
BAB 3 Metode Penelitian
BAB 3 Metode Penelitian 3.1 Penetapan Kriteria Optimasi Kriteria optimasi yang digunakan dalam menganalisis kebutuhan konsumen pada PT. Aneka Indofoil terkait dengan jumlah persediaan adalah sebagai berikut:
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Desain penelitian merupakan seluruh proses dalam perencanaan serta pelaksanaan suatu penelitian. Dan menurut Murti Sumarmi dan Salamah Wahyuni (2005, p47),
TINJAUAN PUSTAKA II.1 Peramalan...7
DAFTAR ISI Halaman Lembar Judul...i Lembar Pengesahan...ii Lembar Pernyataan...iii Kata Pengantar...iv Daftar Isi...vi Daftar Tabel...x Daftar Gambar...xii Daftar Persamaan...xiii Daftar Lampiran...xv
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
10 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pengertian Material Requirement Planning (MRP) Material Requirement Planning (MRP) adalah metode penjadwalan untuk purchased planned orders dan manufactured planned orders,
BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. CV. JOGI CITRA MANDIRI adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri
BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH 3.1 Penetapan Kriteria Optimasi 3.1.1 Analisa Kondisi Perusahaan saat ini CV. JOGI CITRA MANDIRI adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri parfum. Merek parfum
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 VARIABEL PENELITIAN DAN DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL Variabel Penelitian di sini merupakan suatu atribut atau nilai atau sifat dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai
ANALISIS PERENCANAAN PENGENDALIAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN TEKNIK LOTTING DI PT AGRONESIA INKABA BANDUNG
ANALISIS PERENCANAAN PENGENDALIAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN TEKNIK LOTTING DI PT AGRONESIA INKABA BANDUNG I Made Aryantha dan Nita Anggraeni Program Studi Teknik Industri, Universitas Komputer Indonesia,
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Persediaan 2.1.1 Pengertian Persediaan Keberadaan persediaan dalam suatu unit usaha perlu diatur sedemikian rupa sehingga kelancaran pemenuhan kebutuhan pemakai dapat dijamin
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
64 4.1 Pengumpulan Data 4.1.1 Data Penjualan BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN PT. Surya Toto Indonesia bergerak di bidang ceramic sanitary wares and plumbing hardware., salah satu produknya yaitu kloset tipe
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1 Pengumpulan Data Pengumpulan data yang dilakukan dengan cara pengamatan dari dokumen perusahaan. Data yang di perlukan meliputi data penjualan produk Jamur Shiitake,
EMA302 Manajemen Operasional
1 PERAMALAN (FORECASTING) EMA302 Manajemen Operasional Pengertian (1) 2 Oxford Dictionary, Forecast is a statement about what will happen in the future, based on information that is available now. (Peramalan
ANALISIS PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BBM PADA SPBU PT. MANASRI USMAN *)
ANALISIS PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BBM PADA SPBU PT. MANASRI USMAN *) Jonathan Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka 2.1.1 Arti dan Peran Persediaan Persediaan sesungguhnya memiliki arti yang penting bagi perusahaan, baik yang berorintasi perdagangan, industri jasa maupun industri
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Perusahaan 4.1.1 Profil PT. Sinar Perdana Ultra PT. Sinar Perdana Ultra (SPU) yang berdiri pada tahun 1990 pada mulanya adalah Home Industry dan mulai menjadi Perseroan
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Manajemen Menurut Robbins dan Coulter (2009:7) manajemen adalah aktivitas kerja yang melibatkan koordinasi dan pengawasan terhadap pekerjaan orang lain, sehingga pekerjaan
BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH
BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH 3.1 Penetapan Kriteria Optimasi Seiring dengan meningkatknya pangsa pasar, permintaan konsumen juga menjadi semakin sulit untuk diperkirakan. Sebenarnya perusahaan sudah
Manajemen Operasi. Manajemen Persediaan.
Manajemen Operasi Manajemen Persediaan [email protected] PENTINGnya Persediaan Melibatkan dana/modal yg sangat besar Berpengaruh pd MO, MP, MK Darah The Material Flow Cycle Tujuan Menyediakan persediaan
BAB V ANALISA HASIL. Berdasarkan data permintaan produk Dolly aktual yang didapat (permintaan
BAB V ANALISA HASIL Bab ini berisikan mengenai analisa hasil dari pengolahan data dalam perhitungan MRP Dolly pada satu tahun yang akan datang yang telah dibahas pada bab sebelumnya. 5.1 Analisa Peramalan
LAMPIRAN 1. Langkah-langkah Pengerjaan QM ABC Analysis Langkah 1, klik menu Module Inventory. Lampiran 1.1 Langkah 1 Perhitungan ABC Analysis
L-1 LAMPIRAN 1 Langkah-langkah Pengerjaan QM ABC Analysis Langkah 1, klik menu Module Inventory Lampiran 1.1 Langkah 1 Perhitungan ABC Analysis Langkah 2, klik menu File New ABC Analysis Lampiran 1.2 Langkah
Manajemen Waktu Proyek 10/24/2017
Manajemen Waktu Proyek 1 Tujuan Pembelajaran Memahami tahapan-tahapan yang dilakukan dalam melakukan Manajemen Waktu Proyek Memahami input yang dibutuhkan dalam tiap tahapan serta output yang dihasilkan
BAB 2 LANDASAN TEORI. future. Forecasting require historical data retrieval and project into the
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Peramalan Forecasting is the art and science of predicting the events of the future. Forecasting require historical data retrieval and project into the future with some
BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH
BAB III LANGKAH PEMECAHAN MASALAH 3.1 Penetapan Kriteria Optimasi Koperasi Niaga Abadi Ridhotullah (KNAR) adalah badan usaha yang bergerak dalam bidang distributor makanan dan minuman ringan (snack). Koperasi
BAB I PENDAHULUAN. yang ada di dunia usaha saat ini semakin ketat. Hal ini disebabkan tuntutan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi, kondisi persaingan yang ada di dunia usaha saat ini semakin ketat. Hal ini disebabkan tuntutan konsumen
BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH
49 BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH 3.1 Penetapan Standar Optimasi Dasar evaluasi untuk mengoptimalkan supply chain management pada Honda Tebet (PT. Setianita Megah Motor) dari proses bisnis perusahaan
ANALISIS PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN PADA KOPERASI NIAGA ABADI RIDHOTULLAH *)
ANALISIS PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN PADA KOPERASI NIAGA ABADI RIDHOTULLAH *) Kartika Aprilia Benhardy, Rudi Aryanto Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia ABSTRAK Tujuan dari penelitian
BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. Seiring dengan meningkatknya pangsa pasar, permintaan konsumen juga menjadi
BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH 3.1 Penetapan Kriteria Optimasi Seiring dengan meningkatknya pangsa pasar, permintaan konsumen juga menjadi semakin sulit untuk diperkirakan. Selama ini, manajer PT. Focus
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. WAKTU DAN TEMPAT PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di PT Klip Plastik Indonesia sejak dari Agustus-Desember 2015, penulis tertarik untuk melakukan penelitian di PT Klip Plastik
BAB V ANALISA HASIL. Januari 2008 sampai dengan Desember 2008 rata-rata permintaan semakin
BAB V ANALISA HASIL Pada bab sebelumnya telah dilakukan pengolahan data-data yang dikumpulkan untuk pembuatan Perencanaan Kebutuhan Material (MRP). Kemudian dalam bab ini berisikan analisa berdasarkan
PERAMALAN (Forecast) Disajikan oleh: Bernardus Budi Hartono. Teknik Informatika [Gasal ] FTI - Universitas Stikubank Semarang
PERAMALAN (Forecast) Disajikan oleh: Bernardus Budi Hartono Web : http://pakhartono.wordpress.com E-mail: pakhartono at gmail dot com budihartono at acm dot org Teknik Informatika [Gasal 2009 2010] FTI
EMA302 - Manajemen Operasional Materi #3 Ganjil 2015/2016. EMA302 Manajemen Operasional
Materi #3 EMA302 Manajemen Operasional Pengertian (1/2) 2 Oxford Dictionary, Forecast is a statement about what will happen in the future, based on information that is available now. (Peramalan adalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan perkembangan dunia industri menyebabkan terjadinya persaingan yang cukup ketat antar perusahaan. Kualitas merupakan faktor dasar konsumen terhadap
ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN UNTUK MENGOPTIMUMKAN PESANAN DAN PERSEDIAAN BARANG PADA CV. GARUDA LANGIT BERLIAN
ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN UNTUK MENGOPTIMUMKAN PESANAN DAN PERSEDIAAN BARANG PADA CV. GARUDA LANGIT BERLIAN Aldi Firmansyah Universitas Bina Nusantara, Jl. KH. Syahdan No. 9, Palmerah, Jakarta Barat
BAB III PERAMALAN. Praktikum Sistem Produksi ATA 2014/2015
BAB III PERAMALAN 3.1 Landasan Teori Peramalan merupakan suatu bentuk usaha untuk meramalkan keadaan di masa mendatang melalui pengujian keadaan di masa lalu. Esensi peramalan adalah perkiraan peristiwa-peristiwa
Manajemen Waktu Dalam Proyek
Manajemen Waktu Dalam Proyek Pertemuan 5 Heru Lestiawan, M.Kom Manajemen Waktu Dalam Proyek 1 Tujuan Pembelajaran Memahami tahapan-tahapan yang dilakukan dalam melakukan Manajemen Waktu Proyek Memahami
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN RERANGKA PEMIKIRAN. penggerakan, dan pengendalian aktivitas organisasi atau perusahaan bisnis atau jasa
5 BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN RERANGKA PEMIKIRAN A. Kajian Pustaka A.1. Teori A.1.1 Manajemen Produksi dan Operasi Menurut Haming (2011:24) Manajemen Operasional dapat diartikan sebagai kegiatan yang berhubungan
PENERAPAN SISTEM PERENCANAAN KEBUTUHAN KOMPONEN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN HUB TIPE SUPRA PADA PT ASTRA HONDA MOTOR
PENERAPAN SISTEM PERENCANAAN KEBUTUHAN KOMPONEN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN HUB TIPE SUPRA PADA PT ASTRA HONDA MOTOR Yusuf Arifin ; Siti Nur Fadlillah 2 ABSTRACT Planning system of customer needs in Astra
Abstrak. Universitas Kristen Maranatha
Abstrak Perusahaan Plastik X adalah perusahaan penghasil plastik injection process dengan orientasi pasar lokal, sehingga harus dapat mempertahankan dan meningkatkan produktivitasnya agar dapat memenangkan
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TEMPE \MENGGUNAKAN MATERIAL REQUIREMENT PLANNING
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TEMPE \MENGGUNAKAN MATERIAL REQUIREMENT PLANNING Kusumawati, Aulia Jurusan Teknik Industri Universitas Serang Raya Jl Jalan Raya Serang, Cilegon KM. 5 Taman
RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)
RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS) Kode / Nama Mata Kuliah : B11.3404 / manajemen Operasional II (MO II) Revisi ke : 1 Satuan Kredit Semester : 2 SKS Tgl revisi : 14 Desember 2009 Jml
ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN PADA PT. CENTRAL KARYA SENTOSA
ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN PADA PT. CENTRAL KARYA SENTOSA Christianto¹ dan Harry Indra² Universitas Bina Nusantara, Jl. K.H Syahdan No 9, Kemanggisan-Jakarta Barat, 021-5345830
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Pengumpulan Data 4.1.1 Data Penjualan Data penjualan grout tipe Fix pada PT.Graha Citra Mandiri mulai dari Januari 2004 sampai dengan Oktober 2006 ditunjukkan pada
1 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l
1 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-nya-lah modul praktikum ini dapat kami selesaikan dengan
Daftar Isi Lembar Pengesahan Lembar Pernyataan Abstrak Lembar Peruntukan Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar Daftar Lampiran
Daftar Isi Lembar Pengesahan... i Lembar Pernyataan... ii Abstrak... iii Lembar Peruntukan... iv Kata Pengantar... v Daftar Isi... vi Daftar Tabel... ix Daftar Gambar... xii Daftar Lampiran... xiv Bab
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Manajemen Heene dan Desmidt (2010:8), menyatakan bahwa manajemen adalah serangkaian aktivitas manusia yang berkesinambungan dalam mencapai suatu tujuan yang telat ditetapkannya.
BAB V ANALISA HASIL. periode April 2015 Maret 2016 menghasilkan kurva trend positif (trend meningkat)
102 BAB V ANALISA HASIL 5.1 Peramalan Metode peramalan yang digunakan dalam penelitian ini adalah proyeksi trend yang terdiri dari linier trend model, quadratic trend model, exponential growth curve trend
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Kajian Pustaka 2.1.1 Pengertian Manajemen Operasi Menurut Jay Heizer dan Barry Render (2010 : 4), manajemen operasi adalah serangkaian aktivitas yang menghasilkan nilai dalam bentuk
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Pengumpulan Data Hasil pengumpulan data yang didapat dari departemen PPIC (Production Planning and Inventory Control) PT. Pulogadung Pawitra Laksana (PT. PPL) adalah
BAB III TINJAUAN PUSTAKA
BAB III TINJAUAN PUSTAKA 3.1 Teori Dunia industri biasanya tak lepas dari suatu peramalan, hal ini disebabkan bahwa peramalan dapat memprediksi kejadian di masa yang akan datang untuk mengambil keputusan
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Manajemen Operasional Menurut Heizer dan Render (2009:4) mengatakan bahwa manajemen operasi adalah serangkaian aktivitas yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan
BAB 1 PENDAHULUAN. Praktikum Sistem Produksi ATA 2014/2015
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Aktifitas produksi yang terjadi pada sebuah perusahaan tidak hanya terbatas pada hal yang berkaitan dengan menghasilkan produk saja, namun kegiatan tersebut erat kaitannya
RISET OPERASI. DISUSUN OLEH: tim dosen riset operasi UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
RISET OPERASI DISUSUN OLEH: tim dosen riset operasi UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Daftar Isi 1 Hal. I. RISET OPERASI 2 I.1 Linear Programming 2 I.2 Metode Transportasi 5 I.3 Teori Antrian 8 I.4 Soal-soal
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Manajemen Pengertian manajemen menurut Robbins dan Coulter (2010;23) adalah pengkoordinasikan dan pengawasan dari aktivitas pekerjaan orang lain sehingga pekerjaan mereka
BAB III PERAMALAN 3.1 Landasan Teori Peramalan
BAB III PERAMALAN 3.1 Landasan Teori Peramalan Menurut Gaspersz (2004), aktivitas peramalan merupakan suatu fungsi bisnis yang berusaha memperkirakan permintaan dan penggunaan produk sehingga produk-produk
qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwerty uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasd fghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx cvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq
qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwerty uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasd fghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx cvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq Software Application II (Before Final Test) wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN TERHADAP PRODUK OBAT, VITAMIN, DAN VAKSIN PADA PT. ROMINDO PRIMAVETCOM
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN TERHADAP PRODUK OBAT, VITAMIN, DAN VAKSIN PADA PT. ROMINDO PRIMAVETCOM Jonathan Nandana Pratama Binus University, Jakarta, Indonesia, [email protected]
PERAMALAN (FORECASTING)
#3 - Peramalan (Forecasting) #1 1 PERAMALAN (FORECASTING) EMA302 Manajemen Operasional Pengertian (1) 2 Oxford Dictionary, Forecast is a statement about what will happen in the future, based on information
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BAJA MS DI DIREKTORAT PRODUKSI ATMI CIKARANG
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BAJA MS DI DIREKTORAT PRODUKSI ATMI CIKARANG Siti Rohana Nasution 1, Temotius Agung Lukito 2 1,2) Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Pancasila 1) [email protected],
ANALISIS PERAMALAN PERMINTAAN DAN PERENCANAAN PEMESANAN PUPUK SERTA PENERAPAN SIMULASI MONTE CARLO PADA PT. INDONUSA AGROMULIA
ANALISIS PERAMALAN PERMINTAAN DAN PERENCANAAN PEMESANAN PUPUK SERTA PENERAPAN SIMULASI MONTE CARLO PADA PT. INDONUSA AGROMULIA ABSTRAK Vendy Santoso Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Bina
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan teknik analisa berupa wawancara, analisa dokumentasi dan observasi langsung.
Bab 3 Metodologi Penelitian
Bab 3 Metodologi Penelitian 3.1. Flowchart Pemecahan Masalah Flowchart pemecahan masalah merupakan tahapan-tahapan yang dilakukan pada saat melakukan penelitian. Dimulai dari tahap observasi di PT. Agronesia
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada bagian ini akan diuraikan beberapa teori yang menjadi landasan dalam pelaksanaan penelitian tugas akhir ini. Teori-teori yang dimaksud antara lain definisi proyek, definisi
BAB V ANALISA HASIL. yang digunakan untuk meramalkan keadaan yang akan datang memiliki. penyimpangan atau kesalahan dari keadaan aslinya.
BAB V ANALISA HASIL 5.1 Analisa Hasil Peramalan Permintaan Pada umumnya setiap metode peramalan hanya merupakan sebuah alat yang digunakan untuk meramalkan keadaan yang akan datang memiliki penyimpangan
BAB 3 METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Perusahaan PT. Surya Wahana Fortuna.
47 BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini dilakukan di Perusahaan PT. Surya Wahana Fortuna. Penelitian ini merupakan penelitian terapan (applied research). Penelitian terapan adalah
SI403 Riset Operasi Suryo Widiantoro, MMSI, M.Com(IS)
SI403 Riset Operasi Suryo Widiantoro, MMSI, M.Com(IS) Mahasiswa mampu melakukan perencanaan untuk memastikan kelancaran operasi rantai pasok 1. Peramalan dalam organisasi 2. Pola permintaan 3. Metode peramalan
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Operasional
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Operasional Heizer dan Render (2009:4) mengatakan bahwa manajemen operasi adalah serangkaian aktivitas yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah
TUGAS BESAR RISET OPERASI PROGRAM QM
TUGAS BESAR RISET OPERASI PROGRAM QM Dosen Pengampu : Ika Atsari Dewi, STP., MP Nama Anggota : Dian Fatmawati (115100300111021) Saundra Rosallina L. (115100300111043) Ita Winda Sari H. (115100300111063)
ANALISIS PERENCANAAN PERSEDIAAN DENGAN PENDEKATAN METODE MONTE CARLO PADA PT DELIJAYA GLOBAL PERKASA
ANALISIS PERENCANAAN PERSEDIAAN DENGAN PENDEKATAN METODE MONTE CARLO PADA PT DELIJAYA GLOBAL PERKASA Eriani Lestari Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia ABSTRAK PT. Delijaya Global Perkasa
Nama : Rian Surya Aji NPM : Jurusan : Manajemen Pembimbing : Martani, SE, MM.,
ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN TERHADAP PENJUALAN DEPOT AIR CV. RAYA AIR DENGAN MENGUNAKAN METODE MA (MOVING AVERAGE), WMA (WEIGHT MOVING AVERAGE), ES (EXPONENTIAL SMOOTHING), TREND LINEAR Nama : Rian Surya
METODE KUANTITATIF, MENGGUNAKAN BERBAGAI MODEL MATEMATIS YANG MENGGUNAKAN DATA HISTORIES DAN ATAU VARIABLE-VARIABEL KAUSAL UNTUK MERAMALKAN
METODE KUANTITATIF, MENGGUNAKAN BERBAGAI MODEL MATEMATIS YANG MENGGUNAKAN DATA HISTORIES DAN ATAU VARIABLE-VARIABEL KAUSAL UNTUK MERAMALKAN Peramalan kuantitatif hanya dapat digunakan apabila terdapat
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1 Pengumpulan Data 4.1.1 Obyek Penelitian Proyek modifikasi silo powder plant di PT.Sayap Mas Utama Jakarta merupakan salah satu proyek internal yang dilaksanakan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.2. Manajemen Persediaan Persediaan adalah bahan atau barang yang disimpan yang akan digunakan untuk memenuhi tujuan tertentu, misalnya untuk proses produksi atau perakitan untuk
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1 Pengumpulan Data 4.1.1 Sejarah Perusahaan CV. Kurnia Teknik adalah sebuah CV spesialis moulding dan juga menerima jasa CNC, EDM, INJECT, dan DIGIT. CV. Kurnia
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kondisi Industri Kertas Indonesia Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kertas yang besar. Sampai tahun 2011 terdapat 84 pabrik pulp dan kertas. Pabrik-pabrik tersebut
1 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l
1 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-nya-lah modul praktikum ini dapat kami selesaikan dengan
Yayah Sopiyah 1 Didiek Pramono 2. Abstrak. Kata kunci : Material, Persediaan, Teknik Lot Sizing, Biaya Persediaan Minimum.
ANALISIS PERBANDINGAN PENYEDIAAN BAHAN MATERIAL STRUKTUR LANTAI 2 DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) (STUDI KASUS: PROYEK GEDUNG GUEST HOUSE V HOTEL) Yayah Sopiyah 1 Didiek Pramono 2 1,2
BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN
BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN 5.1 Peramalan Kebutuhan Bahan Baku Pada bab ini berisikan tentang analisa hasil dari pengolahan data dalam perhitungan Forecasting dan MRP tepung terigu untuk 12 bulan yang
Seminar Nasional IENACO 2015 ISSN:
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) PADA USAHA DAGANG (UD) MITRA USAHA KAYU DI KABUPATEN ENREKANG Arminas 1*, Neno Ikranegara 2 1,2 Prodi Teknik & Manajemen
LAMPIRAN. Lampiran 1 Data Pendukung dari PT. Sebastian Citra Indonesia. Data Penjualan Roti O Outlet Stasuin Kota Jakarta Tahun 2012
L1 LAMPIRAN Lampiran 1 Data Pendukung dari PT. Sebastian Citra Indonesia Data Penjualan Roti O Outlet Stasuin Kota Jakarta Tahun 2012 Bulan Penjualan Mei 1.826 Juni 6.089 Juli 5.268 Agustus 5.083 September
PERENCANAAN PERSEDIAAN BARANG MENGGUNAKAN METODE FORECASTING DAN EOQ PADA PT. COSMO MAKMUR INDONESIA
Strategi Bisnis, Jurnal Management Strategic, Aug 2015 PERENCANAAN PERSEDIAAN BARANG MENGGUNAKAN METODE FORECASTING DAN EOQ PADA PT. COSMO MAKMUR INDONESIA Ardiz Sebastian [email protected] Mulyono,
BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Model Perumusan Masalah Metodologi penelitian penting dilakukan untuk menentukan pola pikir dalam mengindentifikasi masalah dan melakukan pemecahannya. Untuk melakukan pemecahan
PERT dan CPM adalah suatu alat manajemen proyek yang digunakan untuk melakukan penjadwalan, mengatur dan mengkoordinasi bagian-bagian pekerjaan yang
CPM dan PERT PERT dan CPM adalah suatu alat manajemen proyek yang digunakan untuk melakukan penjadwalan, mengatur dan mengkoordinasi bagian-bagian pekerjaan yang ada didalam suatu proyek. PERT yang memiliki
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Material Requirements Planning 2.1.1 Definisi MRP MRP adalah dasar komputer mengenai perencanaan produksi dan inventory control. MRP juga dikenal sebagai tahapan waktu perencanaan
BAHAN AJAR : Manajemen Operasional Agribisnis
Mata Kuliah Semester PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS ANDALAS BAHAN AJAR : Manajemen Operasional Agribisnis : IV Pertemuan Ke : 9 Pokok Bahasan Dosen : Perencanaan Produksi : Prof.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengendalian bahan baku kayu di perusahaan manufaktur Sagitria Collection yang beralamat di Jl.
MANAJEMEN PROYEK. Manajemen proyek meliputi tiga fase : 1. Perencanaan 2. Penjadwalan 3. Pengendalian
MANAJEMEN PROYEK MANAJEMEN PROYEK Proyek didefinisikan sebagai sederetan tugas yang diarahkan pada suatu hasil output utama Contoh proyek perusahaan pembangunan jalan, jembatan, gedung, perrumahan, pabrik
BAB I PENDAHULUAN. antar perusahaan pun merupakan hal yang sangat penting. Karena jika hal hal
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Dalam situasi perekonomian yang masih dilanda krisis ekonomi seperti di Indonesia ini, maka setiap perusahaan harus dapat menentukan strategi operasi perusahaannya
Manajemen Operasional PENJADWALAN DAN PENGAWASAN PROYEK
Manajemen Operasional PENJADWALAN DAN PENGAWASAN PROYEK Putri Irene Kanny [email protected] Sub Pokok bahasan pertemuan ke-11 Membuat network proyek: simpul event, anak panah aktifitas,
